All language subtitles for Condor_46__540p_ZASK_

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Episode 46 resync tag-dgn

Kalian telah melukai macan penjaga kami, kalian harus pergi.

Itu bukan pilihanmu.

Klan Binatang Buas selalu berada di LiangZhou...

Kenapa kalian pindah kemari sekarang dan menjadi bandit?

Jika kami memilih pindah, apa harus bilang pada kalian?

Jika kakak tertuaku bilang pergi, maka kalian harus pergi.

Kakak ke-3 ku punya penyakit menular dan tak ingin diganggu.

Tidakkah kau tahu itu?

Bukankah kau monyet bertangan 8, Tuan Shi?

Maafkan aku, bahwa kakak ke 3 mu tidak sehat.

Tapi kami punya urusan yang sangat mendesak.

Jadi, mohon minggir saja.

Tidak.

Kakak tertuaku sudah bilang, dan menyuruh kalian pergi, mengerti?

Celaka ini.

Apa yang kalian lakukan?

Jika kalian masih tidak mau minggir,

Kami akan bakar seluruh hutan ini.

Itu mungkin akan mengagetkan kakak ke 3 kami.

Kami akan balas dendam untuk ini nanti.

Mereka bernasib buruk bertemu kita.

Kita lihat saja, apa mereka masih berani mengacau.

Lebih cepat! Kita tangkap itu!

Rubah itu di depan.

Berhenti lari!

Cepat!

Jangan biarkan kabur!

Mengapa ada begitu banyak binatang buas?

Tidak bagus, Rubah itu melarikan diri!

Kami perkumpulan Binatang Buas, tak pernah bermusuhan dengan Hantu2 Aneh dari Barat.

Mengapa kalian ada di wilayah kami...

...menghalangi kami menangkap Rubah ekor 9?

Masalah hari ini, di sebabkan oleh kalian.

Klan Binatang Buas harusnya berada di daerah LiangZhou.

Secara tiba2, kalian datang ke Shanxi di tengah2 malam...

Menolak orang untuk lewat.

Ini sangat tidak masuk akal, namun kalian menyalahkan orang lain?

Kalian penyebab rubah ekor 9 kabur, kenapa kau masih banyak bicara?

Tak ada satupun hantu2 aneh dari Barat yang bisa pergi dari sini hidup2.

Kalian semualah yang tak masuk akal.

Dasar hantu aneh! Kalian akan bayar dengan nyawa kalian!

Berhenti berkelahi!

Berhenti berkelahi!

Tidak ada alasan berkelahi di antara kalian.

Jika kalian terus berkelahi, mungkin ada yang mati

Hantu2 aneh dari Barat gagal memegang janji mereka.

Dan membuatku setengah malam menunggu mereka.

Namun mereka ternyata disini main2 dengan sekumpulan binatang Buas.

Pendekar Rajawali?

Pendekar Rajawali!

Kalian pasti 5 Shi bersaudara dari klan Binatang Buas, benarkan?

Apa kau orang yang mereka panggil Pendekar Rajawali?

Tidak salah.

Aku minta kau untuk menghentikan binatang2 ini untuk sementara.

Jika tidak, hantu2 palsu ini akan menjadi hantu2 nyata.

Setelah hantu2 palsu ini mati, maka kami akan berurusan denganmu.

Tapi aku punya urusan dengan hantu2 ini.

Jadi, jika binatang buas kalian membunuh mereka...

Maka aku tak bisa berurusan dengan mereka.

Memangnya kenapa jika kau pendekar Rajawali?

Jika kau punya ilmu, maka kau bisa menghentikan binatang buasku.

Tidak sulit menghentikan mereka, tapi aku takut melukai mereka.

Omong kosong, dengan hanya kau seorang..

Kau pikir, kau bisa menghentikan semua binatang buas ini?

Saudara ke 3.

Tolong jangan salahkan aku.

Tapi aku sudah punya perjanjian dengan Hantu2 Aneh dari Barat.

Setelah aku sudah selesaikan,

Kalian bisa bertarung terserah apa yang kalian mau.

Aku pastinya akan mengawasi dari samping dan tidak ikut campur.

Pendekar Rajawali, kau punya kungfu yang lihai.

Kami akan dengarkan perintahmu.

Bagaimana dengan kalian?

Kita akan bertarung satu lawan satu atau kalian semuanya?

Pendekar Rajawali.

Kungfu kami tak bisa dibandingkan dengan kungfumu

Bagaimana kami berani bertarung denganmu?

Terlebih lagi, kau sudah menyelamatkan nyawa kami.

Kami akan turuti semua perintah yang kau berikan.

Terlepas dari mereka.

Jika kau ingin kami meninggalkan Shanxi,

Kami akan pergi tanpa ragu-ragu.

Apa nama margamu Fan dan nama belakangmu Yiweng?

Benar, aku Fan Yiweng.

Aku akan mematuhi perintahmu.

Aku akan mematuhi perintahmu.

Karena kalian sudah mendengarkanku, Maka kalian tak perlu meninggalkan Shanxi.

Si kedok aneh, bisa kau lepaskan ke 4 istrimu untuk dikembalikan ke rumah mereka?

Tentu saja, jika mereka tak mau pergi...

Maka aku akan pukuli mereka sampai mereka pergi.

Jika mereka mau pergi, maka kau tak boleh menahan mereka.

Tapi jika mereka mau tinggal, itu artinya mereka mencintaimu.

Dan kau harus perlakukan mereka dengan baik.

Kau bilang, kau mau menikahi ke 4 istri lagi, apa itu benar?

Aku sedang marah dan aku berdebat dengan istri2ku.

Aku memalukan hingga buang2 tenagamu.

Dan meresikokan nyawa saudara2ku.

Aku bersumpah akan menjadi orang yang lebih baik.

Di masa depan.

Di masa depan...

Kalau aku begini lagi..

Saudara tertuaku akan mengatasinya.

Baiklah.

Masalahku sudah berakhir.

Kalian bisa bertarung sekarang.

Saudara Shi, kami semua terluka dari binatang buas di wilayahmu.

Jadi, kami akan kembali mulai sekarang.

Jika kau mau menetap di Shanxi, atau kembali ke LiangZhou.

Kami pastinya akan datang berkunjung.

Kami memang mau kembali ke LiangZhou...

...kalau saudara ke 3-ku tidak terluka.

Kami mau menuntut balas pastinya.

Jika itu terjadi, tak ada gunanya kalian semua berkunjung ke LiangZhou.

Saudara2ku tidak menolak kedatangan kalian.

Sepertinya memang luka saudara ke-3 Shi sangat serius.

Tapi dia bisa disembuhkan apa tidak, kita juga bersama2 ikut bertanggung jawab

Benar, kali ini sepertinya kalianlah yang salah pengertian

Saudara ketigaku, dia...

Kakak pertama, karena nasibku sudah begini..

Juga tak perlu menyalahkan mereka hanya karena nyawaku.

Jika ada sesuatu, katakan saja. Dimana kami salahnya?

Hantu2 Aneh Dari Barat tidak takut apapun.

Mungkinkah kami takut minta maaf pada kalian?

Bola api kalian telah membuat kabur Rubah Ekor Sembilan.

Peledak yang kalian punya bahkan 1000 kali lipat.

Apa gunanya itu?

Itu hanya seekor Rubah. Apa gunanya itu?

Jika kau bisa mencari Rubah berekor sembilan...

Aku akan menyembahmu seratus kali.

Ada apa ini? Jelaskan lebih rinci.

Tak bisakah kami hantu2 Barat menolong kalian?

Lihatlah diri kalian masing2..

Kalian juga terluka dan sakit.

Jika kalian mau bicarakan, duduk dan bicarakan pelan2.

Pendekar Rajawali.

Mengapa kau tidak jadi penengahnya?

Silahkan.

Saudara Shi, lukamu tidaklah ringan.

Siapa yang melukaimu?

Saudara ketigaku, di LiangZhou bertarung demi keadilan, membantu orang2.

Tiba-tiba ada pihak lain yang menggunakan trik..

Saudara ketigaku kurang hati2 dan terluka serius.

Saudara ketiga Shi kungfunya tinggi....

Siapa yang begitu hebat bisa melukainya?

Nona keliru, aku sendiri punya skil yang tidak tinggi.

Benar2 hanya tak ada apa2nya. Nona bicara seperti ini..

Bagaimana bisa dibandingkan dengan pendekar Rajawali?

Dia? Dia berbeda.

Aku mengacu pada orang lain.

Orang yang melukai adik ketigaku adalah Pangeran Mongolia yang bernama Huo Du.

Aku dengar dia itu orang nomor satu kerajaan...

...dan murid dari Jinlun Guoshi.

Jadi, ternyata dia.

Tak heran kungfunya sangat hebat.

Pendekar Rajawali, kau janji padaku untuk mengatasi pangeran Mongolia itu..

...dan balaskan dendam Kakak ketiga Shi.

Nona, bagaimana masalah ini, meminta pada pendekar Rajawali

Setelah luka dalamku sembuh...

Aku akan cari dan bertarung dengannya.

Aku tak akan kalah lagi.

Hanya latihan tenaga dalamku belumlah berhasil seluruhnya.

Tenaga dalamku belum merasa baikan.

Hanya darah dari Rubah Ekor 9 yang bisa menyembuhkanku.

Aku mengerti.

Rubah Ekor 9 itu, binatang yang sangat langka, sangat misterius.

Saudara2ku dan aku...

Sudah mencarinya lebih dari setahun, hanya di Jin Nan jejak rubah itu terlacak.

Lebih lanjut, tempat persembunyian rubah itu juga benar2 aneh.

Jarak lokasinya lebih dari 30 mil ke Barat Laut itu,

Diantara sebuah rawa yang besar.

Rawa yang besar, kolam rahasia? / Benar itu.

Semua orang yang tinggal di Jin Nan, secara umum sudah tahu itu.

Kolam rahasia itu, didalamnya sebuah tempat tinggal

Manusia dan binatang semuanya tak mampu menemukan tempatnya.

Kami sudah gunakan segala cara untuk memikatnya ke hutan ini.

Jadi, ini alasannya kalian memasuki hutan.

Karena itu....

Kami keluarga Shi datang ke Jin Nan memang sebagai tamu..

Tentu saja tak bisa menduduki tanah Jin Nan ini dengan kekerasan.

Benar tidak, menurut kalian?

Benar itu.

Kami tak bisa mengejar rubah itu.

Kalian juga melihatnya tadi.

Ketika Rubah Ekor 9 itu mulai berlari...

Ia larinya sangat cepat, kami pemimpin kelompok Binatang mengatasinya di sekitar hutan...

Sudah cukup dekat untuk menangkap hidup2 rubah itu,

Tak disangka...

Kalian membuat kacau semuanya.

Membiarkan Rubah Ekor 9 itu melarikan diri.

Rubah itu kabur untuk bersembunyi, sulit buat ia keluar lagi.

Itu hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

Luka saudara ketigaku ini...

...semakin parah setiap harinya, kami tak bisa menundanya lagi.

Kami bersaudara khawatir seperti ingin dikubur.

Sehingga berperilaku kami kasar dan tidak sabaran.

Kami bicara kurang etika, pada kalian semua, kami minta maaf.

Kami juga minta maaf, minta maaf.

Masalah ini, seharusnya aku Hantu aneh dari Barat yang minta maaf.

Sebelumnya, kalian sudah memikat Rubah itu untuk keluar.

Mengapa kali ini, tak bisa mengulang apa yang terjadi?

Bukan begitu.

Rubah kalau takut, akan sulit untuk di tangkap.

Kewaspadaan dan kecerdikan rubah ini, tak bisa ditandingi.

Pada saat itu...

Kami menggunakan seribu anak ayam..

Semua ayam2 itu secara berulang di asapi

Hingga aroma ayam panggang itu..

...memasuki Rawa Hitam.

Membuat hari ini makan satu ayam,

Besok, makan satu lagi.

Selama 2 bulan, kami harus memakan ayamnya

Untuk menjaga terhadap kondisi yang menurun.

Pada akhirnya, kami perlahan2 menggiringnya ke dalam hutan.

Tetapi hari ini, menderita penuh ketakutan.

Bahkan harus menunggu hingga 10 tahun lagi...

Juga tak mungkin menangkapnya lagi.

Saat ini...

Mengapa kita tidak masuk ke Rawa Hitam menangkapnya.

Rawa hitam ini dalamnya 10 kaki dan berlumpur.

Tak peduli kau tinggi dan hebat, tak mampu menahannya.

Apakah itu perahu, rakit atau batang pepohonan tak bisa memasukinya.

Rubah Ekor 9 itu tubuhnya kecil dan telapak kakinya ringan, larinya cepat.

Mampu melewati lumpur itu tanpa terselip

Pendekar Rajawali..

Selama kau bersedia membantu, semua itu tidak masalah

Saudara2 Shi sekalian dan semuanya dari perkumpulan Binatang Buas

Karena sudah seperti ini, aku segera berusaha keras, bagaimana?

Pendekar Rajawali, saudaraku di ambang kematian.

Kami membungkuk pada Pendekar Rajawali untuk berbelas kasih.

Kalian semuanya berdiri. Karena sudah begini...

Besok aku akan pergi ke Rawa Hitam.

Jika aku tidak berhasil, tolong jangan salahkan aku.

Baiklah, aku meminta pendekar dan semua saudara2 dari Shanxi

Untuk beristirahat di tempatku, kami sudah ambil keputusan

Bencana ini terjadi disebabkan saudara2ku.

Karena itu ijinkan kami tinggal.

Ijinkan kami tinggal.

Jangan sungkan, Kita semua tidak berselisih sebelumnya..

Kalian semua, jika tidak keberatan...

Kami Shi bersaudara akan berteman dengan kalian.

Baiklah, saudara sekalian.

Besok pagi, aku akan pergi ke Rawa Hitam.

Terima kasih banyak, Pendekar Rajawali.

Pendekar Rajawali.

Pendekar Rajawali, tunggu aku.

Siapa orang yang menjijikkan yang telah memperolokmu?

Kau mencuri sapu tanganku.

Tentu saja, kau yang memperolokku.

Aku memunggutnya untukmu dengan niat baik.

Tapi kau malah menuduhku.

Kau jelas2 ada di depanku.

Sapu tanganku terjatuh.

Bagaimana kau bisa memunggutnya?

Kau ini gadis kecil..

Aku belum tanya padamu, kenapa kau mengikutiku?

Tapi kau malah berbalik menuduhku.

Kau benar2 punya nyali.

Haruskah aku memberimu pelajaran?

Pendekar Rajawali orang yang adil..

Tak bisa memperolok gadis kecil seperti aku.

Kau gadis kecil, katakan siapa nama keluargamu?

Perguruan apa?

Mengapa kau mengikutiku?

Siapa nama keluargamu?

Beritahu aku dulu dan aku akan beritahumu.

Lupakanlah jika kau tak mau beritahu aku.

Aku hanya penasaran. Kau masih muda.

Bagaimana kau bisa mengenalku?

Sebenarnya...

Aku tidak mengenalmu sama sekali.

Tapi semalam saat aku ingin melintasi pegunungan..

Aku dengar banyak orang membicarakan perbuatan pahlawanmu.

Sangat dikagumi.

Karena itu, aku mengikuti Paman Hantu Kepala Besar..

Dengan harapan bisa bertemu denganmu.

Apa aku dianggap pendekar terkenal?

Kau akan sangat kecewa bertemu denganku.

Jika kau tidak dianggap pendekar terkenal...

Apa ada pendekar2 lain di dunia ini?

Tentu saja.

Kau bukan satu2nya pendekar terkenal.

Kau masih muda, berapa banyak pendekar2 yang kau telah temui?

Begini saja..

Jika aku bisa menyebutkan beberapa pendekar terkenal...

Ajak aku bersamamu mencari Rubah Ekor Sembilan itu.

Bagaimana?

Baiklah.

Kenapa kau tidak sebutkan sekarang?

Baiklah, aku akan sebutkan.

Ada pendekar...

Dia menjaga Kota Xiangyang, tak gentar melawan Mongol...

Dan melindungi warga

Bukankah dia dianggap pendekar terkenal?

Pendekar Besar Guo Jing, adalah pendekar terkenal.

Ada juga pendekar lainnya.

Dia membantu suaminya melawan musuh menjaga kota.

Akalnya tak tertandingi, punya kejelian luar biasa.

Bukankah dia dianggap pendekar terkenal?

Nyonya Guo, ketua pengemis Huang

Dia juga dianggap pendekar terkenal.

Ada juga pendekar tua yang lainnya..

Dia salah satu dari 5 tokoh besar, ilmunya tak terduga.

Kemampuannya luar biasa, langka.

Bukankah dia dianggap pendekar terkenal juga?

Huang YaoShi, Guru Pulau Persik, dia senior di dunia persilatan.

Masihkah ada orang yang kau kagumi selain diriku?

Ada juga satu yang lainnya.

Dia memimpin kelompok pengemis secara ksatria.

Menjaga kota Xiangyang, tanpa kenal lelah.

Bukankah dia dianggap pendekar terkenal juga?

Ketua partai pengemis, Lu You Jiao Kungfunya rata-rata.

Dia benar2 tidak berbuat banyak.

Tetapi, melihat dia secara ksatria...

...menjaga kota XiangYang, rasa persaudaraannya nomor satu.

Kau sendiri luar biasa

Ruang lingkupmu sangat tinggi.

Nyonya Guo, Pendekar Guo, Tetua Huang, Ketua Lu

Keempat orang ini, nama2 pendekar ternama di dunia persilatan.

Untuk gadis muda seperti diri tahu tentang mereka, tidak mengejutkan sama sekali.

Jika kau bisa menyebutkan satu orang lagi,

Aku akan mengajakmu ke Rawa Hitam...

...untuk mencari Rubah Ekor 9 itu.

Baiklah.

Ada satu lagi.

Dia memberikan pertolongan, bersikap adil.

Nama Marganya Yang, itu pendekar Rajawali.

Jika ini tidak dianggap pendekar hebat,

Berarti kamu memalukan.

Kau berencana menyanjung dan memujiku, iya kan?

Kalau begitu kau akan mengajakku ke Rawa Hitam?

Karena kau mengatakan bahwa aku pendekar hebat.

Pendekar hebat tidak akan membohongi gadis kecil.

Ayo.

Tunggu aku.

Apa kau pernah melihat Rubah Ekor Sembilan?

Tempat ini sangat aneh.

Bagaimana kita berjalan kemari?

Bahkan ranting yang begitu ringan bisa tenggelam

Bagaimana kita berjalan melewatinya?

Aku pikir, aku punya caranya.

Apa itu?

Di tahun ketika aku berada di Utara..

Aku melihat penduduk desa menggunakan ini melewati air.

Alat2 yang mereka gunakan ini sangat tidak asing.

Pendekar Rajawali, kau sangat pintar.

Kau harus ingat, kau tak boleh gunakan kekuatan apapun di kedua kakimu...

Kau harus terus bergerak dan tak boleh berhenti sedetikpun

Aku mengerti.

Itu Rubah Ekor Sembilan.

Rubah itu terluka.

Siapa yang berani melukai Rubah Ekor Sembilanku?

Jadi, rubah itu berpura2 mati dan mengakali kita.

Aku datang memakai topeng, maukah senior memaafkan aku?

Memang tidak mudah bagi kalian memasuki Rawa Hitam.

Aku tinggal di daerah terpencil ini dan tak mau menemui tamu2. Kalian pergilah.

Senior, aku punya teman yang terluka parah.

Kami butuh darah Rubah Ekor Sembilan untuk menyembuhkan lukanya.

Aku mohon pada kebaikan tetua dan selamatkan temanku.

Berikan kesan kebaikan yang sama pada temanku.

Apa? Terluka dalam dan menyelamatkannya?

Kenapa ketika anakku terluka parah...

Tak ada orang yang bersedia menyelamatkan nyawanya?

Tak tahu luka apa yang anakmu derita...

Apa kami bisa menyembuhkan dia sekarang?

Apakah masih punya waktu?

Anakku sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Mayatnya sudah membusuk.

Beritahu aku, apakah itu masih punya waktu?

Aku datang tidak sopan meminta rubahnya..

Jika kau punya sesuatu untuk aku lakukan...

Tolong beritahu kami, jika aku bisa melakukannya, aku akan selesaikan untukmu.

Aku tak punya keluarga. Temanpun tak punya.

Aku hanya punya rubah ini sebagai teman.

Jika kau mau membawanya, bisa saja. Tapi kau harus tinggalkan nona muda ini.

Untuk menemaniku selama 10 tahun.

Aku?

Apa enaknya disini? Tempat ini hanya punya cabang pohon dan lumpur.

Aku tak akan mampu tinggal disini.

Jika kau merasa bosan, kau bisa datang ke rumahku.

Kau bisa tinggal disana selama 10 tahun.

Orang tuaku akan menyukaimu.

Memang siapa orang tuamu?

Apakah mereka akan mengundangku?

Adikku ini tidak mampu memahami pengajaranmu....

....yang sangat sulit untuk dimengerti.

Tapi akhirnya dia sendiri dengan tidak nyaman bisa bilang akan minta ijin orang tuanya.

Kau dengan dia hubungannya apa?

Dia adalah Kakak Tertuaku.

Adikku ini belum dewasa.

Aku hanya membawanya keluar untuk bermain-main.

Beberapa waktu lalu, dia terpesona dengan Rubah Ekor Sembilan.

Jadi dia berpikir, rubah itu pasti dibesarkan oleh orang yang hebat.

Jadi aku membawa dia kemari untuk bertemu tetua.

Pujian tidak berhasil untukku.

Kalian mengejar dan menyerang rubahku, itukah cara kalian menghormati orang yang lebih tua?

Kalian pergilah dan jangan mengangguku.

Kakak Tertua, apa kau terluka?

Kau terkena pukulan pendinginku, kau tak akan mampu hidup sampai besok.

Kau yang cari masalah sendiri. Jangan salahkan aku.

Bawa gadis kecilmu dan pergilah.

Atau kau akan mati disini.

Tetua, kau ada di tempat terpencil ini..

Kau tidak tahu bagaimana di dunia luar punya kungfu yang tinggi.

Setiap orang punya tingkat kungfu yang berbeda-beda.

Bagus sekali, kakak Tertua. Aku tahu kau baik2 saja.

Kungfumu memang hebat. Mengagumkan.

Tapi jangan berpikir bisa merebut rubah ini dari tanganku.

Jika kau masih berani mendekat,

Aku akan cekik rubah ini sampai mati.

Ini akan mengajarimu datang dengan semangat...

Dan kembali dengan tangan hampa.

Pendeta Yideng disini memohon bertemu dengan adik Ying Gu.

Pendeta Yideng disini memohon bertemu dengan adik Ying Gu.

Pendeta Yi Deng kungfunya jauh lebih tinggi dari kungfunya.

Sepertinya ia datang ingin bertemu, tapi dia bisa menolaknya.

Mengapa begitu susah2 ingin mencarinya?

Kakak Tertua, pendeta Yideng orang yang luar biasa.

Ayo kita pergi dan temui dia, bagaimana?

Baiklah, dalam hal ini, aku mau bertemu dia juga.

Kakak tertua, pendeta Yi Deng ada dimana?

Ketika aku dengar dia bicara, suaranya sepertinya di dekat sini.

Pendeta Yi Deng berada di utara, masih berjarak ribuan mil.

Dia bisa bicara jarak jauh menggunakan ilmu transfer.

Kau juga tahu ilmu itu? Ajari aku, bagaimana?

Mulai sekarang, ketika kita berpisah ribuan mil..

Kau bisa gunakan ilmu itu untuk bicara padaku, bukankah ini menarik?

Itu namanya ilmu transfer jarak jauh, tapi jika bisa mendengar suara itu,

Ilmu yang luar biasa.

Jika kau bisa melatihnya sampai bisa seperti Pendeta Yi Deng,

Bahkan untuk orang sepintar dirimu, akan perlu waktu yang lama.

Kakak Tertua, apa kau lebih hebat darinya atau dia yang lebih hebat darimu?

Kungfu Pendeta Yi Deng beberapa tahun lalu sudah mengagumkan.

Pada saat itu, dimana ada 5 Tokoh Hebat, dia adalah Kaisar Selatan.

Bagaimana bisa kungfuku dibandingkan dengannya?

Kakak Tertua, jika kau lahir 10 tahun sebelumnya.

Kau akan menjadi Tokoh ke 6 Dunia Persilatan.

Si Sesat Timur, Racun Barat, Kaisar Selatan, Pengemis Utara,

Dewa Pusat, juga ada pendekar Rajawali

Juga ada Pendekar Besar Guo Jing dan nyonya Guo.

Maka akan ada 8 tokoh kungfu

Apa kau pernah bertemu Pendekar Besar Guo dan nyonya Guo?

Tentu saja, aku pernah bertemu.

Mereka sangat menyukaiku.

Apa kau kenal mereka? Ketika masalah ini sudah selesai...

Pergilah bersamaku untuk bertemu mereka, bagaimana?

Tunggu sampai tahun depan.

Mungkin aku akan mengunjungi mereka.

Tapi untuk saat ini, aku harus menunggu istriku dulu.

Aku akan temui mereka bersamanya.

Istrimu pasti sangat cantik dan kungfunya hebat.

Kau tidak salah.

Ketika nanti saatnya tiba, kau harus bawa aku menemui istrimu, bagaimana?

Baiklah, aku janji padamu.

Aku percaya istriku juga akan sangat menyukaimu.

Amitaba.

Murid Yang Guo memberi salam pada Pendeta.

Apa kabar Pendeta Yi Deng

Saudara Yang, sudah lama sekali.

Ada apa dengan pendeta Ci En?

Dia terluka parah, aku sudah coba yang terbaik.

Tapi masih tak bisa merubah situasinya

Kungfu dia sangat tinggi, bagaimana bisa dilukai seseorang?

Aku dan dia tinggal dalam pengasingan di Xiangxi, mendengar pasukan Mongol yang menyerang kota Xiangyang..

...juga akan akan menyerang ke Selatan Taily, mengepung dan menarik pasukan dari kota Xiangyang...

Ci En melihatku memikirkan tanah kelahiranku.

Dia keluar mencari kabar, dan bertemu seseorang disana.

Kedua orang ini bertarung siang malam, dan satu orang akhirnya terluka.

Jangan beritahu aku bahwa Jinlun Guoshi datang ke pusat daratan lagi?

Kakak tertua, bagaimana kau tahu itu Jinlun Guoshi?

Pendeta Yi Deng belum mengatakan itu dia.

Di dunia ini, dengan keahlian yang bisa melukai dia...

Tidak banyak orang dengan kemampuan begitu.

Diantara orang2 itu, hanya Jinlun Guoshi orangnya

Kakak Tertua, kita selesaikan masalah ini dengannya, bagaimana?

Untuk membalaskan dendam biksu ini.

Ada apa? Kau tak mau balas dendam?

Oh, kau katakan Jinlun Guoshi itu sangat hebat.

Kau takut kakakku bukan tandingannya, benarkan?

Nona kecil, tebakanmu salah.

Muridku sudah melakukan banyak kesalahan dalam hidupnya.

Dalam 10 tahun ini, sifat jahatnya tak pernah hilang.

Tetapi ada satu hal yang membuat dia dari awal memikirkannya.

Dia tak bisa mati dengan tenang dalam menghadapi kematiannya.

Dia tak mengharapkan ada orang yang mau balas dendam untuknya.

Dia hanya berharap mendapat permohonan maaf dari seseorang.

Sehingga dia akan mudah matinya.

Apa yang ia cari nenek yang ada di danau berlumpur itu?

Nenek itu sangat keras kepala.

Jika kau menyinggungnya, dia tak akan melepaskanmu dengan mudah

Kami sudah menunggunya selama 7 hari 7 malam.

Dia masih tidak bersedia untuk menemui kami.

Apa ada hubungannya ini dengan anaknya yang terluka dan meninggal?

Kau juga tahu tentang ini?

Aku tidak tahu alasan detailnya.

Aku hanya mendengar dia menyebutkan ini.

Temperamennya benar2 sangat keras.

Namanya Liu Ying.

Dia mantan istriku.

Haruskah kita benar2 lakukan ini?

Yang Mulia, jika melihat kedua sisi peperangan selama bertahun2...

Rakyat biasa sudah sangat menderita.

Karena orang Jin itu memandang kagum pada selir Ming Yue,

Pernikahan adalah solusi terbaik untuk peperangan ini.

Hamba pergi dulu.

Tebak siapa aku?

Ming Yue.

Ini tidak menyenangkan, Kau selalu menebak benar

Siapa yang suruh kau menjadi seperti ini setiap saat?

Lihatlah.

Aku menyiapkan pakaian pernikahan ini, terlihat bagus kan?

Yang Mulia, kapan kau akan membawaku masuk ke istana?

Ming Yue, Orang Jin baru saja mengirim surat ...

...yang menyatakan bahwa Raja mereka kagum padamu.

Apa kau menolaknya?

Kau tahu kan, Taily ini negara kecil,

Bertahun2 terdapat peperangan, rakyat biasa sudah lama menderita.

Aku rasa itu...

Kau bersiap ingin mengirimku.

Ming Yu, kau tahu bahwa aku tak mau melakukan ini.

Aku Kaisar Taily, ada masalah tertentu yang aku harus pertimbangkan.

Aku bukan pria yang baik.

Maafkan aku.

Sudahlah.

Aku mengerti.

Aku akan mendoakanmu.

Ming Yue.

Aku pikir...

Setelah menghadapi berbagai masalah,

Kau berjanji padaku untuk melangkah dengan berani

Mampu demi tujuanku, melakukan semua hal2 yang tidak rasional.

Tapi tidak terpikir, ternyata aku salah.

Aku berharap suatu hari nanti,

Kau bisa bertemu orang yang bisa memahami dirimu.

Ming Yue, tidak beberapa lama menikah dengan kaisar Jin.

Lalu aku merasa putus asa pada akhirnya.

Sejak saat itu, hatiku sepertinya berubah jadi dingin.

Aku tak bisa berlatih lagi.

Aku hanya sekali berlatih kungfu dan mabuk2an setiap harinya.

Sampai suatu hari, ada sesosok muncul.

Luar biasa.

Ming Yue?

Maaf, aku kehilangan kendali.

Tanganmu tak apa-apa? Biar aku lihat.

Untungnya, kau baik2 saja.

Maaf. Maaf.

Ayo, kembalikan pedangku.

Mengapa orang ini sangat tak masuk akal?

Ruang dan waktu, hidup atau mati telah pergi selama bertahun2.

Jiwa tak pernah datang memasuki mimpi.

Mengapa aku tidak mengerti?

Lepaskan aku. Lepaskan aku.

Jika kau tidak melepaskanku, aku akan teriak.

Pengawal! Pengawal!

Kau lihat. Kau lihat.

Pengawal, kemari dan tangkap dia.

Lepaskan aku.

Yang Mulia, maaf kami datang terlambat...

Tolong maafkan kelalaian kami.

Yang Mulia.

Kau seorang kaisar?

Salamku pada Yang Mulia.

Siapa nama keluargamu?

Nama keluargaku Liu, panggil saja aku Ying Gu.

Ying Gu, mulai hari ini, kau adalah selir Liu.

Aku? Aku selir Liu?

Aku tidak mimpi, kan?

Lihat sekelilingmu, Bagaimana tempat ini?

Ini sangat indah.

Tentu saja, kau akan tinggal disini.

Tempat ini memiliki aromamu dimana-mana.

Aku tahu kau pastinya akan suka ini.

Ini pertama kalinya aku disini, Bagaimana bisa ada aromaku?

Yang Mulia, apa kau sakit?

Kau sekarang bukanlah Ying Gu.

Kau sekarang orang lain.

Jika aku bisa punya impian...

Aku lebih suka selamanya tidak hidup dalam kenyataan.

Aku tidak mengerti.

Bagaimana kau bisa tidak mengerti?

Jika kau tidak mengerti,

Tak ada orang lain yang akan mengerti.

Ayo.

Mainkan sesuatu pada kecapi untukku.

Bagian kesukaan yang kau paling suka.

Tapi aku....aku tak bisa bermain kecapi.

Kalau begitu nyanyikan aku lagu

Aku ingat kau dulunya suka bernyanyi.

Langit luas berkabut, bidang tak terbatas.

Angin menghembusi rumput, sapi dan domba.

Langit luas berkabut, bidang tak terbatas.

Aku bahkan belum dengar lagunya, bagaimana aku bisa menyanyikannya?

Kau ini tidak tahu, itu tidak tahu, Lalu apa persisnya yang kau tahu?

Aku bisa memegang pedang.

Aku juga bisa menyemburkan api.

Yang Mulia, bukankah kau sudah tahu itu?

Kalau begitu, mengapa aku tidak melayani Yang Mulia?

Kau bukanlah dia. Kau bukanlah dia.

Perlu waktu lama sebelum aku akhirnya mengerti.

Apapun yang aku hilangkan, takkan pernah datang kembali lagi.

Walaupun ada orang yang mirip dengannya, orang itu bukanlah dia.

Singkatnya setelah itu, aku berhenti mengunjunginya.

Aku kecanduan belajar kungfu,

Aku sepertinya berhasil menyingkirkan perasaanku

Dan mencari kehidupan lainnya.

Pada saat itu, tokoh yang paling tinggi kungfunya Wang Chongyang datang berkunjung

Dan aku menikahi Ying Gu ini, suatu hubungan yang malang.

Sejak awal kedatangan ke Taily

Tapi terlalu banyak pikiran menganggu

Dari awal sampai akhir, tak sanggup naik tingkat.

Saran apa yang kau miliki?

Kita mengasingkan diri untuk konsentrasi latihan.

Untuk mencari tahu seberapa besar kesulitannya

Ini ide yang bagus.

Aku akan biarkan kau kabur.

Kau tak bisa menangkapku.

Kemarilah.

Bagaimana bisa ada pria yang muncul di dalam istana?

Yang Mulia, mohon jangan marah, dia adik seperguruanku, Zhou Botong

Salam pada Yang Mulia.

Kakak.

Kenapa kau menjadi seperti ini?

Apa kau tidak menghormati Yang mulia?

Kau Yang Mulia, yang memerintah Taily?

Kau nampak biasa saja, kau tahunya hanya berlatih kungfu setiap hari.

Kau tidak tahu bagaimana memperhatikan istrimu.

Apa selirku mengeluhkan sesuatu?

Aku tidak berani.

Tidakkah kau bicara omong kosong?

Mereka semua selir2mu, apa kau berani bilang pada mereka yang jujur?

Zhou Botong, jangan kurang ajar.

Dasar skandal.

Kakak, aku tidak kurang ajar pada Kaisar Taily itu.

Yang Mulia, memang kenapa? Bukankah dia juga seorang pria?

Jika kau menjadikan dia selirmu, kau harusnya merawatnya.

Bagaimana bisa ada orang sepertimu, tidak punya waktu bersamanya, dan biarkan orang lain melakukannya?

Terlalu sembrono.

Saudaramu punya pendapat yang bagus.

Baiklah, kakakmu dan aku akan mengurung diri untuk berlatih kungfu.

Jika kau bebas, terus temani selirku dan bermainlah dengannya.

Aku ijinkan.

Memang ini sudah seharusnya.

Ayo tangkap aku.

- Ayo... - Botong.

Apa yang lainnya tidaklah penting,

Kita lebih baik berlatih kungfu, itu yang lebih penting.

Ayo, aku di sebelah sini.

Ayo tangkap aku sekarang.

Aku menangkapmu.

Botong, aku disebelah sini.

Ayo.

Ini sangat sakit.

Aku tak mau main lagi

Kita bermain ini setiap hari.

Tidak menarik sama sekali.

Bagaimana kalau kita main sesuatu yang lebih menyenangkan?

Baiklah, apa itu? Kau katakan.

Ini bukan ide yang bagus.

Mengapa tidak?

Kecuali...Kau tidak berani.

Aku Zhou Botong. Aku tidak takut apapun.

Yang Mulia! Yang Mulia!

Siapa yang mengijinkanmu masuk?

Bukankah sudah kubilang pada kalian...

Jangan masuk kesini tanpa ijin.

Yang Mulia, ada kabar buruk.

Selir Liu bersama seseorang tertangkap basah.

Siapa dia?

Dia....Dia Zhou BoTong.

Orang celaka.

Bagaimana bisa melakukan hal2 yang tidak bermoral.

Biar kuatasi dia dengan caraku.

Kalian bubar.

Baik.

Kau selalu bermain2.

Aku melihatmu masih muda dan tak mengajarimu pelajaran.

Tapi kau melakukan kejahatan besar dan tak bisa dimaafkan hari ini.

Aku disini akan membersihkan nama baik perguruan.

Botong.

Pendeta, kebodohan orang muda tak bisa dihindari.

Pepatah baik mengatakan...

Persaudaraan seperti tangan dan kaki, tak bisa dipisahkan.

Selir Liu hanyalah salah satu selir istana,

Bagaimana harus merusak pertemanan antara kau dan aku.

Karena saudara Zhou sudah melakukan hubungan intim dengannya,

Kenapa tidak biarkan saudara Zhou menikahinya? Bagaimana menurutmu?

Ini terlalu mudah baginya.

Tak apa-apa.

Kau perlu mengarahkan dia dengan baik, jangan kecewakan harapannya.

Yang Mulia, aku tidak tahu kau orang yang baik.

Ini salahku, aku bukan manusia.

Aku minta maaf padamu.

Aku kembalikan selir Liu padamu.

Mulai hari ini, aku tak akan menemuimu lagi.

Botong!

Zhou Botong!

Zhou Botong, kau tak boleh lakukan ini padaku.

Ini adalah salah kita pada awalnya.

Aku tak boleh melakukan kesalahan lagi.

Aku pergi.

Jaga dirimu.

Botong.

- Bajingan. - Botong!

Bajingan.

Kau tak perlu begitu marah, mari kita lanjutkan latihannya.

Mulai hari ini, kau tak perlu keluar istana.

Tetap tinggal di istana dan lakukan intropeksi diri.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.