Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Anda menyaksikan YTN berita jam 9.
Setelah sebulan upaya gabungan penegak hukum digelar,...
...mayat anak sekolah yang menghilang itu ditemukan hari ini.
Kasus penculikan dan pembunuhan anak sekolah..
Setelah tiga bulan...
...sejak unit penyelidikan khusus dikerahkan..
Mayat yang termutilasi ditemukan pagi ini.
100 petugas dikerahkan untuk mencari sisa-sisa mayat.
Masyarakat semakin resah, polisi menghadapi krisis terbesar.
Presiden Kim mengunjungi kantor polisi nasional.
Dalam keterangan soal penyelidikan,..
Presiden Kim membatalkan jadwal pagi demi mengunjungi NPA.
Lembaga hukum merespon krisis ini.
Dalam pernyataannya, Presiden..
Komisaris jenderal memberikan keterangan..
Presiden memberikan kritik pedas terhadap NPA...
...karena gagal membongkar kasus, sementara korban terus bermunculan.
Wajah Presiden kaku saat memberikan keterangan.
Setelah memberi keterangan, Presiden berkata..
Berhenti!
Dasar bodoh, berhenti! Kau mau mati?
Yoo Min-cheol Tersangka
Jatuhkan senjatamu!
Kalau kutembak kepalanya berarti mempertahankan diri.
Tenanglah.
Jatuhkan senjatamu!
Kita bisa membicarakannya.
Dalam hitungan ketiga, kalian berdua letakkan senjata.
Satu..
Bedebah! Bukan aku yang..
ORANG YANG TIDAK ADIL
Apa kita yakin dia pembunuhnya?
- Kami percaya itu. - Kepolisian Nasional, 10 Mei, pkl. 7:32
Kami yakin, Pak.
Kau tak punya bukti tapi masih menembaknya?
Detektif yang menembaknya adalah salah satu paman korban.
Apa kata masyarakat nanti?
Kita tidak bisa membuktikan dia pelakunya.
Kami menemukan jejak darah di mayat korban.
Tapi sampelnya sudah begitu tercemar.
Apakah mustahil mendapatkan sampel DNA?
Jangan katakan itu sekarang.
Kalau kau mau menemuiku setelah membuat kekacauan...
...bukankah seharusnya kau mengusulkan cara mengatasinya?
Ini bukan kasus biasa.
Presiden berpura-pura di hadapan publik.
Setiap pagi aku harus melaporkan ini ke Rumah Biru!
Sebenarnya ada orang yang sempurna untuk pekerjaan ini.
Choi Cheol-gi, baru-baru ini dia menangkap direktur TK.
Dia detektif terbaik kami.
- Dia bukan lulusan akademi. - Itu mempermudah kita.
Di mana dia?
Nona-nona, bergerak ke dinding!
Kita tamu, jangan merusak apa-apa.
Temukan buku anggarannya. Kuberi waktu satu menit.
Siap, Pak!
Kau sekretarisnya?
Kemarilah.
Apakah kami ini pelacur desa? Kenapa MIS memeriksa kami?
Penuntut menyelidiki kami untuk kecurangan tender.
Mari kita hidup harmonis.
Jang Seok-gu CEO HAEDONG
Apa yang kaulakukan dengan itu?
Bawa ke bawah.
Kapten, bagaimana dengan hak asasi manusia?
Beberapa hari lalu adik iparmu datang kemari.
Aku memberinya uang saku, kenapa tidak membalas budi?
Aku menjaga keluargamu, siapa yang menjagaku?
Kau lentur.
Kantor Jaksa Penuntut Seoul 10 Mei, 8:54 pagi
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Tn. Kim.
Mau kuambilkan kopi?
Aku tidak mau merepotkanmu.
Lagipula, perutku sedang sakit.
Kim Yang-soo Direktur TK
Aku yakin.
Cara mereka bertindak,...
...bukan itu cara hidup yang benar.
Mereka melakukan apa pun untuk naik pangkat.
Jangan khawatir, besok surat keterangan akan diajukan.
Terima kasih atas kerja kerasmu.
Bagaimana tempat tinggal barumu?
Bagus, lahannya mengandung energi yang positif.
Aku kenal banyak orang yang tinggal di sana.
Tn. Kim, kita tidak perlu repot-repot soal ini.
Tidak banyak yang bisa kita lakukan soal pajak.
Bayarlah pajakmu, tidak akan sia-sia.
Kalau aku bayar semuanya, siapa yang akan membayar setelanmu?
Apakah ada yang bisa kaulakukan soal Choi Cheol-gi?
Sudah dua kali dia menangkapku.
MIS tidak peduli. Aku tak bisa bicara dengan mereka.
Bertahanlah, aku akan mencari akal.
Ayo, alumni Akademi Kepolisian! Ayo, akademi!
Selamat! Kerja yang bagus.
Maaf karena sudah naik pangkat.
Bukankah pengumumannya minggu depan?
Mereka memberitahu lebih awal.
Aku tidak mengharapkannya karena sekarang giliranmu.
Jangan marah karena aku naik pangkat duluan.
Bantulah aku.
Mereka hanya membantu sesamanya.
Itu karena ikatan antara alumni akademi.
Kau tidak bisa menyalahkan orang atas kegagalanmu.
Apa katamu?
Apa?
Apa katamu?
Kau akan memukulku?
Jangan bicara sembarangan.
Apakah ini urusanmu?
Bagaimana kalau kau pergi saja?
Seharusnya kau juga masuk ke akademi.
Ayo, maju!
Apa yang terjadi?
Ayo, siapa takut?
Apa yang kau lihat?
Ada apa ini?
Kau tidak bisa melakukan ini pada kami.
Diam kau!
Masa bodoh dengan naik pangkat.
Selamat sore, saudara-saudara.
Apakah sekarang waktu yang buruk?
Apa kapten Choi ada?
Kami mengkonfirmasi tuduhan atas adik iparmu.
Kami punya bukti kalau Jang mengirim uang ke akunnya.
Kami mendapatkanmu, kapten, kenapa tidak mengaku saja?
Yang tidak kupahami adalah...
...kau menangkap Direktur TK, supaya Jang menang tender.
Lalu kenapa hari ini kau menggeledah kantor Jang?
Untuk menemukan berkas tentang adik iparmu?
Jangan terlalu memaksa.
Aku akan mengabarimu.
Kapten Choi.
Tataplah aku saat berbicara denganmu.
Tenang, kapten.
Kita ini keluarga.
Apakah kau akan terus bersikap seperti ini?
Kita bicara secara pribadi demi menyelamatkan reputasimu.
Kalau sikapmu terus begini, kami tidak bisa menolongmu.
Menolong siapa?
Aku mendengar banyak hal baik soal dirimu dan pekerjaanmu.
Aku ingin mendengar ceritamu.
Apa kau tidak bisa lebih bekerja sama?
Hanya demi kebaikanmu...
...kami mengabaikan keluhan tentang timmu.
Jangan membuat kami membencimu, kita semua manusia.
Kalau kau membawa mata-mata, pembicaraan kita selesai.
Aku tidak berbicara dengan provos atau keluarga iparku.
Sampai jumpa.
Tapi kami mencabutmu sampai semua selesai.
"DIREKTUR TK BEBAS"
Kenapa kau menulis begitu buruk tentang kami?
Ini memberikan citra yang sangat buruk.
Aku tidak bisa menuntut orang yang tak bersalah.
Aku mempelajari kasus TK.
Sepertinya Kapten Choi bertindak berlebihan.
Apakah dia selalu seperti itu?
Tidak. Aku tidak mengenalnya.
Baiklah, kau mau makan malam?
Nanti kita bicara lagi.
Kau sudah mendapat arsip Choi?
Kapten Choi dari MIS.
Aku sedang mengerjakannya.
Saat mempelajarinya, aku menemukan bahwa...
...polisi baru saja memulai penyelidikan internal terhadapnya.
Penyelidikan internal? Cari tahu lebih banyak.
Mengenai penyelidikan internal, polisi merasa...
...sedikit kesal tentang hal itu.
Kesal soal apa?
Tapi kita harus memikirkan hubungan antar departemen.
- Kepolisian akan marah. - Itu masalahnya.
Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi.
Aku hampir membuat kesalahan besar.
Bagus, kau bisa memahaminya!
Seorang jaksa penuntut sepertiku hampir membuat kepolisian marah!
Semuanya adalah kesalahanku, apa yang kupikirkan?
Jangan lakukan apa pun yang bisa menyinggung kepolisian.
Bahkan, sebelum melakukan apa-apa, minta izin dulu dari mereka!
Dengarkan baik-baik!
Kalau takut menyinggung orang, mereka akan menginjakmu.
Kalau takut melukai perasaan, pekerjaanmu takkan selesai.
Mengerti?
Apa yang mereka lakukan? Mencabut jabatanmu?
Kenapa kau menyerahkan lencanamu?
Aku sudah muak dengan ini.
Aku akan memarahi para atasan lalu diskors.
Duduklah, kau terlalu banyak minum.
- Maafkan aku. - Ayo, duduklah.
Kau masih kesulitan keuangan?
Apa?
- Tidak, aku baik-baik saja. - Ya, benar.
Kasus perjudian.
Itu..
Kau menerima uang dari mereka?
Aku meminjam dari mereka.
Apa kau sudah gila?
Kau sudah gila?
Cukup berbicara, mari kita hajar mereka!
Hajar siapa?
Menyebalkan, bukan?
Sudah 15 tahun kita saling mengenal.
Tapi aku masih merasa canggung denganmu.
Kadang anggotamu sendiri lebih menakutkan dari musuh.
Aku bisa melindungi timmu dari kasus penyuapan.
Tapi, provos serius dengan kasus Jang.
Kau detektif terbaik kami.
Aku tidak bisa melihatmu dibuang begitu saja.
Jadi aku bernegosiasi dengan komisaris jenderal.
Kita tutup kasus Jang sekarang...
...dan mencarikan kasus yang baru untukmu.
Sampai jumpa, Pak.
Apakah protes kita berhasil?
Inilah sebabnya kita butuh serikat pekerja.
Sudah, diamlah!
- Kau bersenang-senang? - Tidak, Pak.
- Lucu? - Tidak, Pak.
Siapa yang membawa payung?
Sial.
Kita tak punya pilihan.
Harus ada pembunuh...
...yang kita tangkap dan disodorkan di depan pers.
Lupakan prosedur, kita membutuhkan hasil.
Tertangkap.
Terhukum.
Diadili.
Dipenjara.
Kau harus mendapat hasil.
Walaupun prosedurnya salah.
Aku mudah dibuang dan tidak punya ikatan.
Aku memintamu karena tidak ada orang yang lebih baik.
Kalau berhasil, kau mendapat banyak koneksi.
Tidak bisa dibandingkan dengan para lulusan akademi.
Akademi masih merupakan sebuah cabang.
Dengan ini, kau akan terhubung langsung ke akar.
Langsung.
Ini bukan hanya soal dirimu.
Kau juga harus memikirkan timmu.
Bukankah sudah tiga kali kau dilewatkan dari promosi?
Aku menahan promosi Park.
Jadi, bagaimana menurutmu?
Ingat, tawaran ini berhadiah tiket ke Rumah Biru.
Kau tak bisa menelepon?
Bagaimana anakmu?
Kupikir dia menderita flu burung tapi ternyata hanya flu biasa.
Kau mau potong rambut?
Kau tak mau menikah?
Bagaimana dengan wanita yang kujodohkan denganmu?
Kau tahu betapa menyedihkan keadaanmu?
Berhenti mengomel, aku sedang makan.
Keluarga hanya tinggal kita berdua.
Jangan berpenampilan seperti gelandangan.
Orang akan menyalahkanku.
Cari seorang asisten.
Asisten?
Kau yang membayar gajinya?
Kau hanya omong besar.
Satu-satunya adikku, suamiku, benar-benar unik.
Kenapa dia pulang larut malam?
Apa dia membawa uang?
Uang apa?
Mau ke mana kau?
Uang apa? Dia meminjam lagi darimu?
Tidak, lupakanlah.
Aku ingin kau mencari seseorang.
Aku mencintaimu, sayang.
- Hei, apa masalahmu? - Lakukan sesuatu.
Kau merusak pestaku.
Kenapa kau kemari?
Ini teman-temanku.
Dengarlah, akan kuceritakan apa yang terjadi.
Astaga!
Tolong dengarkan aku!
Kau memakai namaku untuk bermain dengan pelacur?
Aku tidak tahu apa yang salah denganku.
Kenapa aku seperti ini?
Di mana uangnya?
Aku belum menghabiskan banyak.
Aku tidak mau menerima tapi dia memaksa.
Lupakan, berikan saja kepada istrimu.
Sekarang kau langsung pulang, tidak perlu ganti baju, mengerti?
Baik, Pak.
Dasar bedebah, kalau aku menangkapmu lagi..
Sampai jumpa.
Kau begitu sibuk tapi masih sempat menjadi relawan?
Tidak bisa ke Afrika atau Kamboja, jadi aku melakukan sebisanya...
...untuk melayani masyarakat.
Tentang permintaanmu...
...aku menyelidiki lebih dalam soal kapten Choi dari MIS.
Dia sedang diselidiki secara internal.
Apa tuduhannya?
Aku mencari tahu tapi menemukan jalan buntu.
Bagaimana kalau kita makan?
- Kau sudah makan? - Belum.
Tulislah mengenai pekerjaan sosial kami.
Kami melakukan banyak hal baik untuk masyarakat.
Kenapa dia menelepon?
Kesetiaan!
Kugenggam erat di kedua belah tanganku.
Ini saudaraku Joo Yang? Kau sudah makan siang?
Baru saja, Pak.
Apa makan siangmu?
Sup ikan kembung.
Aku makan di kantin, hidupmu pasti sukses.
Apa kau minum setelah makan?
Apakah kita keluarga?
Tentu saja.
Bagaimana dengan kepolisian?
Kepolisian adalah kerabat jauh?
Tidak boleh terlalu keras dengan keluarga.
Kau menyelidiki kepolisian?
Kau harus mendengarku, aku dapat sumber yang bagus.
Kasusnya kuat.
Kenapa mencari masalah?
Ayolah!
Jangan sampai kuulangi, kau dicabut dari kasus ini.
Kenapa kau mencabutku dari kasus yang bahkan belum dibuka?
Itulah alasannya! Hei, kemarilah!
Kasus belum dibuka, berhenti dan lupakan saja!
Berhenti bermain-main dan tonton berita!
Apa kau pernah membaca koran?
Bodoh.
- Aku mencintaimu, Pak. - Kurang ajar.
Kapan dia datang?
Seharusnya kalian meneleponku!
- Tn. Joo? - Apa?
Ada apa?
"Bersumpah untuk menjaga kehormatan kepolisian"
"Kunjungan dari Presiden mengubah kepolisian"
"Detektif terbaik MIS ditugasi menyelidiki kasus"
Coba lihat ini.
Semoga beruntung.
Menyingkir dari hadapanku.
Urus dirimu sendiri.
Unit Investigasi Khusus
Kami menyelidiki residivis yang dibebaskan pada saat itu...
...dan mendapat 5 tersangka dengan pola kejahatan yang sama.
Tidak ada barang bukti yang ditemukan di TKP.
Semua memiliki alibi kecuali Yoo Min-cheol.
Dengar baik-baik, pelaku ada diantara mereka.
Bukan dia, semua ini bukan.
Yang ini sudah dipenjara.
Siapa ini?
Alibinya gagal saat interogasi...
...tapi buktinya tidak cukup.
Sekarang dia di mana?
Dia mendapat stroke setelah wawancara.
Masih dalam kondisi kritis.
Keluar!
Bagaimana dengannya?
Cho Chun-bong, dia tersangka berikutnya.
Yang itu..
Bulan lalu dia melakukan operasi pergantian kelamin.
Keluar dari sini!
Siapa ini?
- Dia.. - Berikan kepadaku.
Istrinya disabilitas kelas II, cacat seumur hidup?
Itu Lee Dong-seok, beberapa perampokan...
...dan dua tuduhan pemerkosaan anak.
Tapi sejak istrinya menderita penyakit jantung,...
...dia hidup bersih.
Mereka memiliki seorang putri.
Istrinya mengkonfirmasi alibinya.
Jadi dia langsung dicoret dari daftar tersangka.
Kita punya satu hari dan hanya satu tersangka.
- Kalian tahu artinya itu? - Siap, Pak.
Jangan malu dilihat orang.
Siap, Pak.
Kau pergi ke laboratorium dan cek ulang barang buktinya.
Kalian periksa lagi rekaman CCTV. Kita tak punya waktu, ayo cepat!
Kau ikut denganku.
Kalau ada kemajuan segera laporkan.
Bagaimana perkembangan kasus Jang?
Kepala menahan kasusnya.
Dia tidak menugasi tim yang lain.
Direktur TK dibebaskan.
Kau sudah dengar soal itu?
Luar biasa, kita tangkap lalu langsung dibebaskan.
Begitu keluar, dia mulai memblokir keterangan finansial Jang.
Dia pasti sangat gugup.
Bagaimana putramu?
Dia mendapat masalah lagi di sekolah.
Dia memukuli teman sekelasnya.
Katanya kau mengajarinya untuk memukul duluan.
Dia bilang karena paman Cheol-gi.
Aku tidak pernah mengatakan itu, aku hanya bilang jangan mengalah.
Zaman sudah berubah, biaya rumah sakit mahal.
Pindah jalur.
Apa ada yang membuntuti?
Aku harus makan, di sini tidak ada restoran.
Seharusnya kau mengatakan sesuatu sebelum aku memukulmu.
Penuntut Joo.
Siapa jaksa penuntut untuk kasus TK?
Seharusnya kubelikan hidangan yang lebih lezat.
Aku lebih suka membuka dompet daripada membuka mulut.
Tapi tak banyak yang bisa kulakukan dengan dompet kosong.
Andaikan kau bertindak lebih cepat...
...aku pasti memenangkan tender itu.
Sekarang gedung itu milik Jang.
DREAM CITY "HAEDONG Dream City"
Aku juga menyesal.
Choi Cheol-gi menangkapku sebelum penawaran dimulai.
Aku tidak melakukan ini karena dendam pribadi.
Supaya bisa bertugas demi negara kau membutuhkan dukunganku.
Aku juga sedang mengawasinya.
"Choi menyelidiki pembunuhan anak sekolah"
Untuk apa ini?
Kau masih begitu kuat di lapangan...
...dan posisimu bagus.
Kau bisa membangun gedung-gedung lainnya.
Jangan bercanda!
Kau tahu berapa banyak uang yang keluar untuk proyek itu?
Malam hari aku terbangun dan berteriak.
Apa seharusnya aku mendukung Choi saja?
Sudah cukup, dasar orang tua.
Mungkin karena terlalu sering makan bersama, kau lupa siapa diriku.
Apa sebaiknya kita kembali ke kantor dan melanjutkan diskusi ini?
Apa kau perlu kuinjak-injak sebelum kau ingat siapa diriku?
Kenapa kita membuang-buang hidangan lezat ini?
Bagaimana aku bisa menerima itikad baikmu?
Kau membuatku merasa tidak nyaman.
Sial.
Aku harus pergi.
Tuan penuntut...
...sampai jumpa di lapangan golf minggu depan.
Berapa lantai katamu?
Tidak terlalu banyak, 33 lantai.
Luar biasa!
Kau akan mendapat banyak keuntungan.
Hampir saja kulakukan.
Tapi mungkin akan masuk dalam tenggorokan seseorang.
Maksudmu Direktur TK?
Kau bercanda.
Pelanggar hukum sepertimu hidup lebih enak dari kami.
Bukan begitu?
Itu wajar saja.
Kami mempertaruhkan nyawa. Kami harus baik untuk tetap hidup.
Benar, kalau mau tetap hidup.
Ini.
Aku mencoba berhenti.
Kau menonton berita?
Ada kasus yang membuat presiden kebingungan.
Mereka menemukan pembunuhnya, tapi dia mati dalam pengejaran.
Apa maksudmu?
Kau butuh seorang pengganti?
Kuberi 3 hari.
Ini jauh berbeda dari mencari seseorang untuk kasus penusukan.
Menjadi kambing hitam mafia masih bisa menguntungkan.
Tapi tidak untuk pembunuhan! Mana ada orang yang mau?
Itulah sebabnya aku memilih seseorang untukmu.
Aku tunggu kabar darimu!
Hei, aku tidak bilang akan melakukannya.
Kau tidak mau proyek ini? Apa sebaiknya aku bicara dengan TK?
Ada apa denganmu? Katakan, apa yang terjadi?
Aku berusaha untuk tidak ketahuan.
Kau tidak bisa melakukan pekerjaanmu?
Aku berusaha sebaik-baiknya..
Jangan beralasan! Bukankah sudah kukatakan?
Kalau bicara denganku jangan memberi alasan!
Maafkan aku.
Ayah sedang bekerja, nanti aku telepon lagi.
Hari ini adalah kasus..
2387?
Jaksa penuntut Joo Yang, kantor cabang Seoul.
Ini Kapten Choi Cheol-gi dari MIS.
Kapten Choi?
Oh, aku ingat, sepertinya kau sibuk.
Sepertinya kau juga sibuk dengan Direktur TK.
Tentu saja.
Kenapa kau menghubungiku?
Aku mau minta maaf soal tadi pagi.
Aku tidak mengerti.
Seseorang membuntutiku tanpa memberi identitas.
Ternyata dia anak buahmu.
Kenapa dia melakukannya? Aku akan menyelidikinya.
Aku ingin memastikan kalau kau tidak tersinggung.
Tidak masalah.
Dalam pekerjaan kita, salah paham bisa saja terjadi.
Aku yakin bukan hal pribadi.
Aku mengerjakan kasus yang melapor langsung ke Rumah Biru.
Mungkin aku sedikit sensitif.
Semoga berhasil dengan kasusmu dan juga untuk Rumah Biru.
Baiklah, sampai jumpa.
Polisi negara ini sudah sangat maju.
Berusaha sejajar dengan jaksa penuntut.
Bagaimana menurutmu?
Menurutku itu salah.
Tn. Jang.
Apa?
Direktur Chung ada di sini.
Di mana dia?
Tn. Chung!
Apa kabar? Sibuk mencari uang?
Aku datang untuk pijat, bahuku semakin sakit.
Tempat ini memiliki banyak tukang pijat yang handal.
Apa minggu ini kita bisa menyelesaikan kontrak investasinya?
Aku akan menghubungimu soal kontraknya.
- Aku akan menelepon. - Baiklah.
Sampai jumpa.
Tn. Kim, kau juga datang?
Kudengar kau sudah keluar, maaf belum mengunjungimu.
Aku sangat sibuk.
Seharusnya aku menelepon.
Aku tahu kau sibuk, tidak perlu minta maaf.
Kebetulan sekali semua investor HAEDONG ada di sini.
- Investor HAEDONG? - Ya.
Sepertinya Tn. Jang bingung antara TK dan HAEDONG.
Kau tak bisa mengatakan itu tentang proyek yang tendernya kumenangkan.
Orang-orang bisa salah paham.
Kau sudah semakin maju.
Aku tidak tahu kalau mereka mengijinkan orang bertato di sini.
Dia baru-baru ini menukar pisaunya dengan jas.
Kembalilah ke urusanmu, kami sudah memesan tempat.
Bagaimana kalau kita pergi?
- 13 Mei, pkl. 14:31 - Hubungi Choi.
- Hai, Soo-yeon. - Halo.
- Mau ke mana? - Ke pemandian umum.
Tn. Lee Dong-seok?
Aku sudah membayar bunga bulan lalu.
Kau menyusahkanku!
Perampokan, penganiayaan, pemerkosaan, dasar bedebah.
Siapa kau? Kenapa melakukan ini?
Aku tidak tahu bagaimana menjawabnya.
Siapa aku?
Tolong jangan membunuhku!
Hei, lihatlah ini!
Kau punya jiwa seorang pejuang.
Ayolah.
Di sini sangat bau, mari kita selesaikan saja.
Kutanyakan terakhir kalinya.
Kau yang memerkosa dan memutilasi anak itu, bukan?
Kau polisi?
Tidak! Aku bebas dari tuduhan, alibiku sempurna.
Katakan saja "ya"!
Dibebaskan karena kurang bukti bukan berarti tak bersalah!
Jadi kau mendengar kata-kata itu.
Bisakah kau mengeja "alibi"? Bedebah, coba tuliskan!
Apa harus kita ulangi lagi?
Tidak, jangan! Ampuni aku!
Berikan padaku.
Yang mana? Yang ini?
Kau punya putri yang tidak mirip dengan ayah dan ibunya.
Kenapa kau melakukan ini padaku?
Dan kenapa kau melakukan ini padaku?
Mulai sekarang jadilah seorang pembunuh.
Divisi Penyelidikan Metropolitan 14 Mei, pkl. 7:12
Ada 100 ribu di akun ini.
Ada lebih banyak lagi.
Kau juga punya banyak hutang, akan kubayar semuanya.
Kau takut akan mendapat hukuman mati?
Kalau ada kondisi fisik dan mental yang mempengaruhi keputusanmu...
...artinya, tidak punya kapasitas untuk membuat keputusan rasional...
...kau akan dibebaskan dari hukuman mati.
Itu tertulis dalam undang-undang nomor 10, pasal 1.
Tidak apa-apa.
Kau tidak perlu menangis.
Di negara ini...
...orang yang tak waras tidak bisa dihukum mati...
...walau apa pun tindak pidananya.
Bahkan mereka akan merawatmu di rumah sakit.
Akan kupastikan kau mendapatkan itu.
Aku jujur denganmu.
Apakah masih "tidak"?
Kau tidak memberiku pilihan.
Tunggu.
Ayolah, istrimu sakit, putrimu semakin dewasa.
Kau tidak bisa egois dan memikirkan diri sendiri.
Percayalah padaku.
Hei, kau sangat lentur.
Kapten, ada komentar?
Sejak awal dia sudah menjadi tersangka utama.
Tapi mereka menutup wajahnya saat penangkapan.
Polisi mengumumkan bahwa bukti-bukti tentang kejahatannya...
...termasuk rekaman CCTV, senjata, dan sidik jari sudah didapatkan.
Penangkapan ini mengakhiri pemerkosaan dan pembunuhan berantai.
Kasus yang meneror kota ini selama tiga bulan.
Dia selalu beruntung.
Ini sangat menyebalkan.
Hari ini tidak jadi main golf.
Ini pernyataanmu, tanda tangani setiap halamannya.
8 tahun lalu, kau memperkosa dan menganiaya anak usia 9 tahun...
...dan dihukum 12 tahun.
Lalu hanya mendapatkan 6 tahun kurungan?
Tanda tangan!
Kubilang jangan telepon sampai semuanya selesai.
Kau sangat dingin.
Aku tidak tahu sudah selesai sebelum kau memberitahuku.
Sekarang kita senasib.
Jangan menempelku.
Itu menyakitkan, tidak bisa bicara lebih halus?
Jangan menghubungiku lagi.
Kapten, aku mau menolongmu.
Ada lapangan golf di Namyangju.
Hari ini seseorang mungkin berada di sana.
Sangat pemarah.
Mereka sudah bergerak.
Suruh mereka tunggu.
Karena kapten tak mau bicara...
...aku akan mengirim SMS.
Pukulan bagus!
Bagus, kau pasti sering berlatih.
Hari ini kau mengeluh soal pukulanmu, kau sempurna.
Bagaimana kalau kita akhiri?
Jangan, masih ada beberapa lubang lagi.
Ayo cepat.
Apakah jam barumu bekerja dengan baik?
Sebuah jam hanyalah sebuah jam.
Ini edisi khusus.
Hanya ada 50 di dunia.
Apa itu?
Ini pasti lelucon.
Bagaimana aku bisa bermain?
Mungkin seharusnya aku main bilyar saja.
Kau bisa main Bola-4?
Skor rata-rataku 500.
Dasar bodoh!
Kau mau kepalamu retak?
Jangan menghalangi!
Pukul saja bolanya, seseorang akan membuka jalan.
Hari ini kau belum bicara soal kapten Choi.
Membicarakannya tidak akan menyelesaikan masalah.
Aku tidak bisa mengganggumu selagi sibuk dengan urusan negara.
Bertindak saja sendiri.
Aku bingung kalau kau tiba-tiba berubah.
Apa-apaan ini?
Apa ini? Matikan sekarang!
Matikan airnya!
Matikan!
Aku kemari bermain golf bukan untuk menjadi basah!
Dasar orang gila.
Lapangan golf itu istimewa.
Siapa kau? Matikan airnya!
Dasar bodoh!
Mereka bekerja begitu keras.
Jangan diladeni! Kembalilah kemari!
Apa?
Tn. Kim!
Hei, kau!
Siapa itu?
14 Mei, pkl. 21:39 Direktur TK terbunuh
Jadi, apa itu?
Dan, apa ini?
Kami meminta surat penangkapan dari departemen.
Banyak yang mengawasi kasus itu.
Berhati-hatilah supaya tidak menimbulkan masalah.
Baik, Pak.
Berikutnya adalah kasus Lee Dong-seok.
Inspektur Kong
Karena ini kasus besar...
...kita harus memberikannya kepada orang yang berpengalaman.
Joo, kau yang mengurus pembunuhan berantai di barat.
Kasus ini untukmu.
Aku?
Ada masalah?
Tentu tidak, ini kasus yang bagus.
Aku akan melakukan yang terbaik.
Kepala polisi mengikuti kasus ini.
Telepon lagi nanti.
Jangan sekarang.
Kubilang tidak ada telepon saat rapat.
Kepolisian terus menelepon soal insiden di lapangan golf...
...tentang kenapa kau bermain golf bersama Direktur TK.
Seperti yang kujelaskan kemarin...
...aku menemui Kim untuk melanjutkan penyelidikan.
Inspektur Kong!
Tentu saja sudah kujelaskan pada mereka.
- Sudah kau lakukan? - Ya, Pak.
Kalau begitu, aku ke kantor polisi dan memberikan pernyataan.
Tn. Joo, kau tidak perlu melakukan itu.
Tn. Kong.
Kumohon lakukan pekerjaanmu dengan benar!
- Aku mohon! - Siap, Pak!
Kembalilah bekerja.
Kasus Lee Dong-seok ditugaskan pada kita, jangan lengah.
Siap, Pak.
Jamnya!
Sial!
- Bersihkan ruangannya. - Ya, Pak.
Sebelum pembunuhan anak-anak sekolah...
...bukankah Choi menyelidiki kasus Jang?
Benar.
Katakan pada kapten Choi kalau aku ingin bertemu.
Dan minta surat perintah untuk catatan telepon Jang.
Atas dasar apa?
Aku tidak peduli, tapi aku mau melihatnya.
Kita bisa bertemu di tempat yang lebih nyaman.
Aku ingin membantumu.
Aku mengirim beberapa foto ke jaksa penuntut.
Dia tidak akan berani ikut campur.
Kenapa kau tak bisa menghilangkan jejak?
Hei, ini terlalu kasar.
Kurang ajar.
Bukan hanya kepalamu yang menjadi taruhannya.
Kasus Lee Dong-seok belum ditutup...
...kau tidak bisa menebak apa yang akan mereka lakukan!
Sial!
Kalau ada kesalahan, kau bersihkan sendiri.
Siapa yang mau membersihkan untukmu?
Diamlah.
Kau kenal seseorang?
Kubilang diam.
- Cari orang lain. - Diam!
Besok kasus Lee Dong-seok diberikan untuk kejaksaan.
Kalau ada kesalahan..
Kurang ajar.
Akhir-akhir ini aku sibuk...
...jadi tidak bisa menghadiri interogasi kepolisian.
- 16 Mei, pkl. 10:13 - Aku pembela yang ditunjuk pengadilan.
Tapi, aku tidak tahu seberapa banyak aku bisa membantumu.
- Karena kejahatanmu.. - Permisi.
Kalau kau butuh nasihat hukum...
- ...atau pertanyaan. - Permisi?
Akan kulakukan sebisanya.
Kau ingin mengatakan sesuatu?
Ditunjuk pengadilan?
Kalau tidak ditunjuk, siapa yang mau membela orang sepertimu?
Tapi tidak mungkin.
Apa maksudmu?
Kau tahu berapa banyak aku dibayar untuk ini?
300 dolar.
Kalau ada masalah...
...gunakan uangmu sendiri dan cari pengacara yang bagus.
Bagaimana dengan evaluasi psikologis?
Evaluasi apa?
Pengacara pengadilan sudah pergi, kusiapkan interogasinya sekarang?
Tidak perlu.
Menurutku dia mau lolos dengan evaluasi psikologis.
Tidak bisa dipercaya.
Lihatlah aku. Lihat!
Apa kau makan dengan benar? Tidak ada yang mengganggu Nuri?
Ada orang yang mengganggumu?
Semuanya bohong, jangan menonton TV.
Ayo kita pulang.
Kita pulang sekarang.
Sebentar lagi aku keluar, jagalah Nuri.
Kami akan mengobatimu saat aku sudah keluar.
Jaga buku tabunganmu, mengerti?
Waktu habis.
Ayo pergi.
Baiklah.
Kenapa mereka hanya menangkap orang tak bersalah?
Atau mengaku tak bersalah saat berada di sini?
Kata-kata pertama mereka adalah, "aku tak bersalah".
Dulu aku biasa melakukan konsultasi suka rela...
...membantu orang yang tidak beruntung.
Kapan kau akan menutup kasus ini?
Seharusnya tidak lama.
Kau yang melakukan semua pekerjaan berat.
Aku hanya perlu menandatanganinya.
Aku punya pertanyaan.
Kenapa kau berhenti menangkap HAEDONG separuh jalan?
Dari yang kudengar, itu tidak seperti dirimu.
Kekurangan bukti.
Tidak perlu malu, kita profesional.
Aku akan jujur padamu.
Aku berada di sana saat Direktur TK ditusuk.
Kasus ini bisa menjadi rumit.
Aku memikirkan insiden itu...
...dan satu-satunya orang yang bisa melakukannya adalah Jang.
Kalau kita menimbang situasinya.
Kalau itu situasinya, kenapa tidak mengurusnya sendiri?
Aku minta maaf kalau kau marah soal kesalahan anak buahku.
Interogasi Jang, lihat apa yang bisa kau dapatkan.
Kapten, anggap saja ini untuk menolongku.
Kalau tidak ada yang lain, aku akan pergi.
Ayolah, jangan terlalu kaku.
Aku tidak lama.
Dia memberinya padaku tanpa bertanya-tanya.
Uangnya tak tersentuh.
Anaknya masih sangat muda, aku memberi uang untuk susu.
Apa kau dari UNICEF?
Bagaimana kalau Kapten Choi mengetahuinya?
Pada akhirnya kita ingin dia mengetahuinya.
Dia takkan mencariku kalau tidak ada masalah.
Ini akan membuatku aman sampai dia pensiun.
Hari yang luar biasa, aku bekerja keras demi 300 dolar.
Aku baru bertemu dengan penuntut.
Menimbang situasi dan bukti, tidak mungkin terjadi.
Terima saja kenyataan.
- Itu yang terbaik. - Tapi aku tak pernah bilang.
- Apa maksudmu? - Mereka berjanji padaku.
- Janji apa? - Ini tidak sesuai perjanjian.
- Duduklah. - Kenapa kau tidak tahu?
- Tentang apa? - Mereka berjanji!
Apa? Penjaga!
Kau tidak bisa mengurus hal sederhana seperti ini?
Maafkan aku.
Bedebah! Kenapa kau lakukan ini padaku?
Hati-hati!
Panggil Jang Seok-gu! Sekarang!
Jang Seok-gu?
Sayang, apa yang kau lakukan di sini?
Aku keluar untuk merokok.
Mari masuk, ayah mencarimu.
Ayo.
- Kau sudah makan? - Sudah.
- Ayah. - Halo, sayang.
Ini menantuku, jaksa penuntut Joo.
- Senang bertemu denganmu. - Sama-sama.
- Dia anak Direktur Young-shin. - Oh, begitu.
Dia pewaris keluarga Young-shin.
Kau harus berteman baik dengannya.
Pak Kepala tidak mengatakan apa-apa padamu?
Aku makan 20 belut bersamanya untuk memberimu kasus ini.
Terima kasih karena sudah menolongku, Pak.
Tutup kasus ini dengan baik, dan kau akan sukses.
Tepat sebelum promosi bulan depan.
Lalu kapan kau akan memberiku seorang cucu?
Maafkan aku, sekarang aku sangat sibuk.
Senang bertemu denganmu.
Ini penuntut Joo.
- Dia menantuku. - Menantumu.
Maaf, tapi ada telepon soal kasus Lee Dong-seok.
- Terimalah. - Permisi.
- Tn. Kong. - Pak.
Kenapa kau kemari?
Aku membawa catatan telepon Choi dan Jang.
Mereka juga saling mengirim pesan.
- Ayo pergi. - Baik, Pak.
Jang sering menelepon Kapten Choi...
...terutama dalam lima hari saat penangkapan Lee.
Dia juga menerima telepon dari nomor tak terlacak.
Detil koneksi dan lokasi...
...cocok dengan pergerakan Kapten Choi.
Choi Cheol-gi..
Tn. Lee Dong-seok.
Kau harus jujur padaku.
Lee Dong-seok.
Hei.
Hei!
Hidup penuh dengan kejutan.
Bukankah ada sesuatu yang ingin kau katakan?
Bukan kau yang melakukannya, apa yang kau lakukan di sini?
Tidak apa-apa, jangan menangis.
Kau tahu apa yang kami lakukan?
Kami menolong orang yang tak bersalah.
Mereka sangat pandai.
16 Mei, pkl. 23:08
Kau sudah bertemu dengan jaksa penuntut?
Sepertinya tidak akan ada masalah.
Kalau begitu, kita tutup Unit Investigasi Khusus itu.
Kudengar alumni akademi bersiap-siap...
...mengajukan protes tentang promosi Park.
Kau memulai ini karena kau memercayaiku.
Kalau begitu, percayalah sampai akhir.
Halo?
Bedebah, Choi Cheol-gi!
Apakah kau meremehkan seorang jaksa penuntut?
Beraninya kau mengelabuiku?
Kau pasti membawa banyak lencana!
Kau melakukan kesalahan dalam kasus ini.
Beraninya kau bekerja dengan sembrono.
Kurang ajar!
Investigasi ulang! Investigasi ulang!
Kau pikir pantas melakukan ini?
Pak, ini bisa menjadi bencana.
Lee Dong-seok bukan pelakunya.
Maksudmu kepolisian membuat kesalahan?
Mereka menggunakan seorang pengganti.
Dan kau tak punya bukti?
Sebaiknya kau memiliki bukti.
Aku baru bertemu langsung dengan Lee Dong-seok.
Dia berkata tidak melakukannya.
Apa kau sudah gila?
Bagaimana kalau kita buat kasus pembunuhan sendiri?
Apa yang kau ingin aku lakukan?
Persiapkan beritanya dari awal.
Kalau tidak tepat waktu, aku mendapat masalah.
Kenapa tiba-tiba kau berhati-hati?
Kasus ini memberiku begitu banyak masalah.
Tapi aku tak punya pilihan selain mengejar kebenaran.
Sesuatu seperti, ada sebuah rumor..
Sumber kami mengatakan..
Aku tahu apa yang kau bicarakan, tapi kemungkinannya kecil.
Tapi ada sesuatu, bukan?
Ayolah, Tn. Joo.
Kau tahu kalau aku orang yang berprinsip.
Sudahlah, prinsip apa?
- Wartawan, temanku! - Tn. Joo.
- Ayolah! - Aku punya perasaan buruk.
Apa kau akan membuatku malu?
Ayolah, ambil saja.
Jangan sungkan, kau melukai perasaanku.
Aku punya telepon genggam.
- Aku tidak butuh sebuah jam. - Aku tidak memerlukannya.
Kapan kau datang? Kau tidak menelepon.
Aku harus pergi karena sudah melihat wajah kesayanganku.
Kau mau ke mana? Malam masih panjang.
Kau mau membuat masalah?
Saat seperti ini, tak ada orang yang berpesta semalaman.
Aku harus segera pulang dan menemui keluargaku.
Pria ini sulit dipegang.
Malam ini layani dia dengan baik, dua kali.
- Ini hebat! - Kau orang hebat!
Luar biasa!
- 18 Mei, pkl. 8:51 - Tidak, kami masih mencari Choi.
Di mana Choi?
Kau tidak bisa melakukan pekerjaanmu?
"Kecurigaan dan pertanyaan tentang penangkapan"
Itu bagus.
Tn. Joo!
Dia tidak ada, dia sedang rapat di luar.
Kurang ajar, ke mana dia setelah membuat masalah?
- Segera telepon kalau dia kembali. - Siap, Pak.
Sampai jumpa.
Kenapa kau masuk dengan pak kepala?
Jangan coba menipu seorang veteran.
Kau bisa terbunuh.
Sampai jumpa, Pak. Kami mencintaimu, Pak.
Sial!
Halo?
Siapa?
Oh, kapten Choi?
Ada apa dengan semua artikel ini?
Kau ingin bertemu?
Aku sibuk dengan kasus Lee, mungkin akan sedikit terlambat.
Kenapa kapten Choi yang begitu sibuk ingin bertemu denganku?
Mari berjabat tangan.
Kau akan meneruskan ini?
Pekerjaanku adalah untuk mendapat keadilan.
Kau punya bakat dalam membuat orang merasa tak nyaman.
Kenapa tidak menjaga bicaramu?
Aku juga memberikan salinan kepada wartawan itu.
Wartawan yang kukenal baik?
Aku tahu kau hebat dalam pekerjaanmu, tapi..
Aku menyelidiki wartawan itu...
...dia sering menerima suap.
Dia pasti mengenal orang kuat, dia menerima uang yang banyak.
Terima kasih atas hadiahnya...
...tapi bukankah kau seharusnya sibuk menangkap penjahat?
Tidak sopan menerima hadiah dan tidak memberi balasan.
Sepertinya kau sibuk menelepon.
Aku juga melakukan penyelidikan sendiri.
Ternyata kau sengaja meloloskan HAEDONG.
Jangan membuat situasi semakin memanas.
Aku menjadi seorang penuntut karena aku mudah takut.
Kurang ajar!
Halo? Ya, kapten.
Kenapa menghubungiku?
Aku membaca koran dan ingin meneleponmu.
Maaf, sinyalnya buruk di sini.
Rekaman Suara
Sekarang lebih baik, apa katamu?
Apa yang dilakukan tersangka? Kenapa dia melakukannya?
Kau pasti kesulitan. Kau butuh bantuan?
Kenapa malam-malam mengirim orang?
19 Mei, pkl. 8:39
Kau sudah dengar?
Kurang ajar!
Lee Dong-seok menggantung diri di selnya.
Waktu kematian belum dikonfirmasi.
Mereka tidak tahu apa yang terjadi.
Siapa yang bertanggung jawab? Apakah kau?
Kau tahu soal ini?
Di mana dia sekarang?
Aku baru mendengarnya.
Andaikan kau tidak menyelidiki kepolisian!
Kepolisian sedang berusaha menjilat Rumah Biru.
Kenapa kau mau mengganggu mereka?
Jangan membuat masalah.
Mereka lebih putus asa daripada kita.
Mereka akan menyalahkan kita, kalau kau ikut campur...
...akan terjadi perang.
Dasar bodoh, mempermalukan kita seperti ini.
Tn. Joo..
Hei, Joo sang pembantai! Kerja bagus!
- Kerja bagus. - Kau hebat.
Potong rambutmu, kau akan masuk TV.
Itu mengejutkanku!
Cari tahu semua orang yang berhubungan dengan Choi Cheol-gi.
Bawa semua orang yang berkata "aku mengenalnya".
Aku tak peduli kalau itu neneknya!
Apa?
Aku ingin bedebah itu dicabut dari kasus ini, paham?
Aku mau semua orang yang mengenalnya dibawa ke kantorku!
Pak..
Secara sukarela atau dengan surat penangkapan...
...aku mau mereka semua ada di kantorku malam ini.
Tidak selesai dengan bersih, tapi kerja yang bagus.
Tidak ada yang bisa kau perbuat, karena ini sudah takdir.
Mari kita bersihkan kasusnya dan lupakan saja.
Bau itu tidak bisa menempel di seragammu.
Bersihkan semuanya.
Bolehkah aku menerimanya?
Kantor kejaksaan dicopot dari kasus perjudian.
Surat perintah dikeluarkan oleh penuntut Joo Yang.
Komandan.
Kalian diam saja?
Apakah itu yang namanya keluarga?
Kemarilah, sekarang!
Ada petugas datang kemari...
...dan mengobrak-abrik akun suamiku.
Jangan sentuh itu!
Kemarilah sekarang!
Halo?
Sudah kubilang jangan membuat situasi memanas.
Ternyata kau lebih kotor dari perkiraanku.
Mari kita bertemu.
Apa yang kaulakukan di sini?
Keluar!
Apa yang kau lakukan?
Meminta orang sibuk untuk makan malam?
Maafkan aku Tn. penuntut.
Aku ingin membuatmu senang.
Kau memanggilku Tn. penuntut.
Kenapa tidak memanggil namaku saja?
Sepertinya ada kesalahpahaman.
Kesalahpahaman apa?
Aku ditertawakan, karirku terancam.
Tn. penuntut, maafkan perbuatanku.
Kalau aku sudah menyusahkanmu...
...tolong lupakan saja.
Aku menjadi penuntut karena ingatanku sangat kuat.
Bagaimana aku bisa melupakan sesuatu seperti ini?
Ini semua yang kumiliki tentang kasus lapangan golf.
Ini aslinya dan tidak ada salinan lain.
Aku juga akan segera mengurus Jang Seok-gu.
Kita bisa melakukan ini dengan mudah.
Pakai bajumu.
Mari kita bicara sambil minum.
Malam ini aku tidak bisa, sampai jumpa nanti.
Kapten Choi yang penuh karisma.
Seharusnya aku memberi tip, kerja bagus!
- Terima kasih. - Sama-sama.
Sampai jumpa nanti.
Kepolisian Republik Korea sangat dipercaya!
Bagaimana kau bisa memakai seorang pengganti?
Tapi, dia sangat buruk.
Benarkah? Bagiku dia sangat meyakinkan.
Kau yang terbaik! Ayo pergi!
- Sampai jumpa. - Selamat malam.
- Sial! - Hei!
Apa kesalahanku?
Karena adikku yang polisi...
...aku diperlakukan seperti seorang kriminal.
- Istirahatlah. - Apa?
Kau ingin aku melakukan apa?
Tidak ada!
Kau butuh tumpangan?
Ayo kita makan.
- Baik. - Ayo pergi.
Tidak banyak laporan otopsi, dia bunuh diri.
Maaf menjadi seperti ini.
Jang Seok-gu.
Apa ada sesuatu yang tidak kuketahui?
Lee Dong-seok bunuh diri dan masalah dengan penuntut itu.
Tidak akan menyusahkanmu.
Aku tidak mau menyinggungmu...
...tapi kita melakukan ini dengan benar, bukan?
Apa bedanya?
Yang penting kita yakin kalau ini benar.
Berikan ini pada mereka.
Ini untuk makan bersama ibumu.
Terima kasih.
Terima kasih, Pak.
Halo?
Kapten, kenapa sulit sekali dihubungi?
Kau pasti sangat sibuk.
Aku akan mengirim SMS.
Lalu kupikir kau merindukan suaraku.
Untung aku menunggu, bukan?
Aku ingin bicara denganmu.
Petugas perencanaan mengomel soal perubahan struktur.
Setelah kuselidiki...
...ternyata dia seseorang yang kau kenal dari kasus lama.
Dunia yang sempit.
Menurutmu aku bisa melanjutkan rencanaku?
Kau yang menyetir?
Hari ini aku cuti, jangan menghubungiku.
Istirahatlah.
Lihatlah waktunya.
Aku lebih suka kalau kau bekerja lebih keras.
Departemen perencanaan melihat kasusku.
Mari kita tunggu pendapat penuntut.
Aku tahu kau bukan tipe pengkhianat...
...tapi aku memiliki jaminan, kalau kau melakukannya.
Aku merekam percakapan denganmu, dan juga dengan Lee.
Ini bisa menjadi ancaman...
...bahkan untuk komisaris jenderal.
Aku sedang mengurusnya, tunggu beberapa hari sampai situasi tenang.
Aku pergi.
Kalau kau gagal, kita semua masuk penjara.
Aku tidak akan masuk sendirian.
Kalau berhasil, kuberikan mesin minuman untukmu di gedung ini!
Aku makan di rumah, sop juga tidak apa-apa.
Kau sudah bertemu dengan dokter?
Apa ini?
Tunggu.
Apa-apaan ini?
Debunya banyak sekali.
Kupikir kalian berdua sudah seperti keluarga.
Bukan keluarga yang sesungguhnya.
Ini yang Jang miliki tentang dirimu.
Rekaman dengan Lee dan pembicaraan teleponmu.
Semua ada di sini.
Aku menunggu kerjasama denganmu.
Mana aslinya?
Untuk jaminan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi.
Dia mengajarimu dengan baik.
Kurasa begitu.
Kapten, kau membuatku takut.
Apakah kau menguji keberanianku?
Aku bukan seseorang yang mudah kau injak-injak.
Aku sudah muak dengan kalian.
Kapten!
Apa yang kau lakukan di sini?
Apa yang kau lakukan, Pak?
Letakkan senjatanya.
Aku datang ke sana.
Ayolah.
Aku tidak peduli dengan mereka.
- Aku tidak mau kau terluka. - Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Aku yang akan membunuh mereka untukmu.
Turunkan aku!
Tidak perlu ada darah di tanganmu.
Lepaskan!
Tolong hentikan!
Apa kau sudah gila?
Kita ini polisi!
Kita tidak bisa melakukan ini!
Temanku!
Biar kuselesaikan di sini!
Jangan mati! Tetaplah bersamaku!
Tidak! Jangan mati!
Bedebah! Buka matamu!
Kenapa kau mengikutiku? Kenapa?
Polisi menyimpulkan bahwa penembakan di lokasi bangunan...
...disebabkan oleh keterlibatan Letnan Ma dan anggota geng,...
...kepolisian akan menyelidiki tentang tuduhan penyuapannya.
Kepolisian menerima kecaman atas kurangnya disiplin.
Dalam pernyataannya tentang skandal ini...
...komisaris jenderal merasa menyesal...
...dan menyatakan bahwa tuduhan ini akan diselidiki.
Tidurlah.
Berhenti minum-minum.
Selidiki apa yang dilakukan Jang.
Dia yang mengirim pesan...
...dari TKP HAEDONG.
Jang punya anak buah yang mengikutinya diam-diam.
Sejak insiden itu, dia menghilang.
Kau juga menciumnya?
Naluriku berkata kalau dia juga ada di TKP.
Kalau kita bisa menemukannya, kita tahu apa yang terjadi hari itu.
Mari kita temukan orang ini.
Kami menyerahkan sertifikat untuk pelayanan masyarakat.
Silakan duduk.
Berikutnya kapten Choi Cheol-gi.
Kami memberi kenaikan pangkat menjadi komandan...
...dan menunjukmu menjadi kepala detektif MIS.
Kenapa dia tidak datang?
Dia mendapat kenaikan pangkat.
24 Mei 2010, atas nama komisaris jenderal..
Dia naik pangkat dan kita dibuang.
Bahkan Ma turun pangkat di dalam kuburnya.
Komandan Choi Cheol-gi
Laboratorium Kejahatan Nasional
Laporan otopsi
Ini Choi Cheol-gi.
Apakah yang tertulis di dalam laporan ini akurat?
Tentu saja, kapten, maksudku, komandan.
Bukankah katamu sampel darah sudah terlalu tercemar?
Kami mencoba semua metode yang ada.
Kami beruntung bisa mendapatkan hasil.
Kau yakin itu darah Lee Dong-seok?
DNA tak pernah berbohong.
Kenapa? Ada masalah?
Ayo, kita sudah mendapatkan posisinya.
Keluar!
Sial!
Kau meminta kita memercayai itu?
Bos menyuruhku bersembunyi dan merekam semuanya.
- Merekam apa? - Di kamera telepon ini.
Berikan padaku.
Lihat.
Berhenti menangis.
Dengar baik-baik.
Selamat, komandan.
Kau sudah mendapat laporan otopsi dari laboratorium?
Apa nalurimu memang tajam atau hanya sekedar beruntung?
Kau melakukan semua itu...
...setelah menangkap pembunuh sebenarnya?
Dan, kau tahu?
Ternyata putri Lee Dong-seok bukanlah putri kandungnya.
Istrinya yang terbelakang hanya untuk menutupi penganiayaan anak itu.
Tn. Penuntut, apa kau percaya kalau kita melakukan kebaikan?
Maafkan aku, kawan.
Maafkan aku.
Aku penjahatnya, seharusnya aku tidak melakukannya.
Sudah kubilang..
Maafkan aku.
Ampuni aku.
Siapa?
Kau bisa hidup kalau melakukan apa yang kukatakan.
Selesaikan pekerjaannya dan jangan pernah kembali.
- Detektif Nam! - Kenapa?
Kenapa kau melakukannya?
Kenapa?
Karena ini?
Apa yang kau lihat?
Dasar bedebah.
Pagi ini, di parkiran rumah Charnel...
...komandan Choi dari MIS tertembak mati.
Dia sebelumnya menerima promosi atas perannya...
...dalam pecahkan kasus pembunuhan dan pemerkosaan anak sekolah.
Polisi menyelidiki dengan teori bahwa ini penembakan mafia.
Sebuah rekaman video yang menguatkan tuduhan...
...kolusi ilegal antara para penuntut dan donatur...
...diedarkan ke publik.
Jaksa penuntut Joo dari Kantor Kejaksaan Seoul...
...dipanggil untuk interogasi.
Para skeptik bertanya-tanya apakah penuntut Joo...
...akan secara resmi dituntut untuk semua tuduhannya.
Karena dikecam sebagai ancaman tak beralasan..
Pasal satu dari etika penuntut menyatakan bahwa...
...para penuntut, sebagai wakil kepentingan publik..
Maaf merepotkanmu.
Seharusnya kau lebih berhati-hati dengan koneksimu.
Orang hanya tersandung saat naik dan bukan saat turun.
Berapa lama prosesnya?
Bersembunyilah untuk sementara.
Ada isu bahwa skandal narkoba akan terbongkar di dunia hiburan.
Kalau waktunya tepat, itu bisa diurus secara diam-diam.
Itu tidak akan terjadi lagi, Pak.
Istriku sedang hamil, tolong jaga dia.
Seorang pria boleh mengalami jatuh-bangun.
Sebentar lagi kau akan menjadi seorang ayah, jadi tabahlah.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.