All language subtitles for Fox.Spirit.Matchmaker_.Red-Moon.Pact.EP03.iQIYI.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]

[Fox Spirit Matchmaker: Red-Moon Pact]

[Episode 3]

Kakak Seperguruan Fu.

Lepaskanlah kami berdua.

Kakak Seperguruan Fu.

Apakah ada kesalahpahaman dalam masalah ini?

Kamu lihat, semua orang sendiri.

Benar.

Sudah lama bersekutu.

Tidak perlu diikat lagi, bukan?

Lepaskanlah kami.

[Murid Wisma Gunung Api Dewa, Fu Kui]

Siapa itu?

Leluhur Buzui-mu.

Maju!

Pergi sana.

Tunggu apa lagi? Cepat lari.

Pergi sana.

Dewa Hu dan He.

Dasar tak berguna.

Orang yang sudah didapat,

masih bisa diculik di tengah jalan.

Ketua Wisma jangan marah.

Siluman rubah itu yang bertindak terlalu tiba-tiba.

Para murid tidak mempunyai persiapan,

sehingga baru masuk jebakannya.

Anak haram ini

bisa-bisanya bekerja sama dengan Gunung Tu untuk menjebakku.

Klan Rubah Gunung Tu

selalu bersembunyi di pegunungan yang terpencil dan tidak pernah keluar.

Karena kali ini mereka datang cari mati,

aku jebak saja mereka dengan rencana mereka sendiri.

Pergilah.

Beri tahu Wisma Gunung Wangquan.

Bilang saja Klan Rubah datang menyerang.

Cepat datang dan tangkap siluman.

[Pasar Klan Manusia]

Kupu-kupu spiritual Kakak Peri Siluman.

Pak Tua Hu dan He di kedai arak?

Minggir, minggir.

Minggir! Minggir!

Klan Rubah datang menyerang pasar.

Semuanya pergi ke hutan untuk bersiap-siap.

Kakak Peri Siluman juga datang ke Klan Manusia?

Tidak disangka, Jin Renfeng

bisa memadatkan kabut menjadi formasi dalam sekejap.

Kakak Peri Siluman.

Kenapa kamu ada di sini?

Tidak menerima surat?

Mereka ternyata memang benar datang untukmu.

Jin Renfeng.

Berdasarkan senioritas,

kamu masih harus memanggilku Paman Guru.

Kamu tidak akan bisa sombong lagi untuk waktu yang lama.

Sebentar lagi,

seluruh Aliansi Yiqi akan mengetahui kejahatanmu.

Benarkah?

Oh, ya.

Aku lupa memberitahumu.

Aku sudah meminta orang Wisma Gunung Wangquan

untuk berjaga ketat di luar.

Mengenai di dalam,

semua orang sendiri.

Aku pasti akan menyelamatkanmu dari siluman rubah ini.

Menyambutmu kembali ke Wisma Gunung Api Dewa dengan tanganku sendiri.

Beberapa tahun tidak bertemu,

kamu memang lebih hina dari dulu.

Benarkah?

Kemampuanku yang bertambah

bukan hanya ini saja.

Matilah!

Mundur. Biar aku saja.

Kakak Peri Siluman, hati-hati!

Biar aku membantumu.

Jin Renfeng bisa-bisanya menyusun formasi lebih awal.

Kamu diam di sini.

Aku bukan hanya menyusun formasi lebih awal.

Tak disangka, menyusun formasi lebih awal dan menambah kekuatan dewa,

tetap tidak bisa menang sedikit pun dari Tushan Honghong.

Kakak Peri Siluman,

kamu tidak apa-apa, 'kan?

Apakah kamu tahu kesalahanmu?

Aku sudah salah.

Salah di mana?

Salah karena...

Salah karena tidak seharusnya membohongimu dan membuatmu marah.

Tidak seharusnya bermalas-malasan saat latihan.

Apa lagi?

Ada lagi?

Kamu jelas-jelas tahu Dewa Hu dan He ada di kedai arak,

kenapa masih bersikeras mengambil risiko dengan datang kemari?

Karena...

Karena kamu di sini.

Orang yang hidup lebih penting.

Aku khawatir kamu dalam bahaya.

Dewa Hu dan He bisa dibunuh kapan saja.

Tapi kesempatan untuk menyelamatkan orang

biasanya selalu hanya sesaat.

Waktu itu jika aku datang lebih awal,

orang tuamu mungkin tidak akan mati.

Itu bukan salahmu.

Jika kamu cukup cepat,

masih sempat memasak Dewa Hu dan He itu.

Ayam bakar.

Ayam panggang.

Ayam air liur.

Ayam irisan putih.

Ayam bon bon.

Ayam minyak daun bawang.

Aku bilang,

sudah delapan jam.

Kenapa kalian berdua selalu menulis beberapa jenis ayam ini saja?

Lanjut tulis.

Serius sedikit.

Saudara He.

Ayam punya cara masak apa lagi?

Tidak boleh bisik-bisik.

Baik.

Pemimpin Pertama menyuruhku menahan dua orang ini

selama empat jam.

Sekarang sudah delapan jam.

Seharusnya sudah cukup, 'kan?

Kakek Buzui.

Coba... coba sekarang lihat lagi.

Saudara He.

Gawat.

Bukan hanya Jin Renfeng yang menginginkan nyawa kita,

kenapa Klan Siluman juga mengincar kita berdua?

Bagaimana langkah kita selanjutnya?

Kalau begitu,

Jin Renfeng memang ada hubungannya

dengan kekuatan kegelapan.

Tubuhnya memang ada kekuatan kegelapan,

tapi dengan kemampuannya,

tidak cukup untuk mengendalikan kekuatan itu

dan mengikis Pohon Kepahitan.

Jadi, maksud Pemimpin Pertama adalah

ada orang lain di balik Jin Renfeng?

Benar.

Sekarang,

dia berada di pasar Klan Manusia.

Penjagaan Wisma Gunung Api Dewa pasti akan lengah.

Aku ingin meminta Anda untuk mencari tahu

sebenarnya siapa yang bersekongkol dengannya.

Pemimpin Pertama tenang saja.

Serahkan saja padaku si rubah tua ini.

Apa Pemimpin Pertama akan kembali ke Gunung Tu sekarang?

Kebetulan kita berdua sejalan.

Aku masih harus menunggu seseorang.

Menunggu seseorang?

Siapa?

Apakah ada hubungannya dengan

dua berandal yang kamu suruh aku tahan itu?

Kalau begitu, aku pamit dulu.

[Balai Pengobatan Yuanqing]

Dasar wanita jalang.

Serahkan obat penawar Ribuan Kesedihan.

Dengan begitu, aku tidak akan membunuhmu hari ini.

Tidak bisa membunuh Jin Renfeng,

jadi menindas wanita untuk melampiaskan amarah.

Kalian berdua memang sampah dari Aliansi Yiqi.

Bagus sekali, dasar bajingan kecil.

Kamu sendiri yang datang ke sini.

Terakhir kali di Gunung Tu,

kalian berdua beruntung bisa menghindarinya.

Kali ini,

dendam Ayah dan Ibu,

juga utang lama diburu oleh kalian,

akan kukembalikan semuanya kepada kalian.

Kalian

yang sudah merebut kebahagiaanku.

Aku hanya ingin sekeluarga aman.

Kalian berdua panjang umur.

Hari ini adalah hari kematian kalian!

Apa ini?

Ini adalah Teknik Pelindung Gunung Tu.

Besok kamu pergi ke pasar Klan Manusia.

Jika terjadi sesuatu,

ilmu sihir ini

bisa membantumu menahan satu kali serangan orang lain.

Dengan kultivasimu saat ini,

seharusnya masih sempat untuk kabur.

Dasar anak haram.

Dia berhasil kabur lagi.

Di tubuhmu ada aura darah spiritual Dongfang.

Kamu orang Jin Renfeng, 'kan?

Sampaikanlah beberapa kalimat ini kepada tuanmu.

Dia bisa membalikkan fakta,

tapi dia tidak bisa menutupi kebenaran.

Semua yang dia dapatkan sekarang adalah hasil curian.

Kelak, aku pasti akan membuatnya membayar harganya.

Biar dia juga merasakan rasanya dikhianati orang dan ditinggal keluarga,

rasanya tidak bisa pulang ke rumah.

Ayah.

Ibu.

Hari ini aku membunuh Dewa Hu dan He.

Juga termasuk sudah membalaskan setengah dendam kalian.

Aku

juga diam-diam menanam bunga anggrek,

tapi tidak kunjung bertunas.

Aku dengar Ibu bilang

di Wisma Gunung Api Dewa,

ada sebuah

bunga anggrek yang ditanam sejak dia lahir.

Dia selalu merindukannya,

tapi tidak pernah ada kesempatan untuk kembali melihatnya.

Kelak setelah kamu merebut kembali Wisma Gunung Api Dewa,

kamu bisa mewakilinya pergi melihatnya.

Kali ini kamu datang ke pasar Klan Manusia,

bukankah untuk balas dendam pada Jin Renfeng?

Kamu sengaja membiarkanku keluar untuk balas dendam?

Tidak.

Kamu ingin memanfaatkanku untuk memancing Jin Renfeng keluar,

karena kamu juga ingin melawannya.

Tidak terlalu bodoh juga.

Tapi beberapa tahun ini,

Wisma Gunung Api Dewa dan Gunung Tu

selalu tidak mengganggu satu sama lain.

Kenapa kamu melakukan ini?

Pokoknya,

aku tidak keberatan kamu membalas dendam pada Jin Renfeng.

Hanya saja kamu tidak boleh bertindak gegabah.

Jin Renfeng juga musuh Gunung Tu.

Kamu harus tahu bahwa Jin Renfeng dari seorang pengemis,

sampai akhirnya mendapatkan darah spiritual,

menguasai Wisma Gunung Api Dewa,

bukan karena seberapa tinggi kultivasinya,

melainkan karena dia sangat licik.

Bisa kejam.

Bisa bertahan.

Kamu benar.

Aku yang sekarang masih belum bisa melawannya.

Hanya ketika aku cukup kuat,

baru bisa mengupas kulit munafiknya itu dengan tanganku sendiri.

Rongrong.

Kakak Kedua.

Kamu berpatroli semalaman lagi di gunung?

Kakak tidak ada, tentu saja aku harus melindungi Gunung Tu.

Kamu setiap hari tidur tidak sampai dua jam,

melindungi Gunung Tu seperti tong besi saja.

Jika Kakak tahu,

pasti akan sangat tenang.

Kakak dan yang lain sudah akan kembali, 'kan?

Sebentar lagi, dalam dua hari ini.

Semua salah bocah tengik itu.

Menagih utang saja tidak bisa.

Menunda terus sepanjang hari.

Juga tidak tahu Kakak beristirahat dengan baik atau tidak di luar.

Kakak Kedua.

Lebih baik kamu pulang dan istirahat saja.

Sisanya nanti baru patroli juga tidak terlambat.

Tidak bisa.

Waktu itu,

saat Kakak melindungi kita

dari tangan Iblis Besar,

aku sudah bersumpah.

Apa pun yang Kakak ingin lindungi,

aku pasti akan melindunginya untuknya.

Kalau begitu, aku tidak mengobrol lagi denganmu.

Aku akan berkeliling lagi.

Gunung Tu yang sekarang sangat bagus.

Kakak Kedua

juga sudah bisa melindungi Gunung Tu.

Bagus! Bagus!

Kamu menyuruhku tinggal di Klan Manusia,

katanya ada urusan.

Apakah untuk datang ke pasar ini?

Kakak Peri Siluman, kita sudah datang.

Anggap saja kamu menemani aku kembali ke tempat masa lalu.

Lain kali tidak akan kuulangi lagi.

Tidak disangka, pasar ini

jauh lebih ramai dari saat aku kecil.

Toko sudah banyak,

orang yang berlalu-lalang juga sudah banyak.

Bingtanghulu.

Kakak Peri Siluman, tunggu aku sebentar.

Topeng.

Jual topeng.

Topeng.

Nona, seleramu sungguh bagus.

Ini adalah topeng yang paling laris di tempat kami.

Apakah kamu ingin mencobanya?

Ini.

Baik.

Anda pegang baik-baik.

Terima kasih.

Di mana Kakak Peri Siluman?

Kamu juga suka topeng ini?

Suka.

[Wisma Gunung Api Dewa]

[Paviliun Xiaoxiang]

Menurutmu, bagaimana suasana hatiku hari ini?

Hamba tidak berani asal menebak niat Ketua Wisma.

Hari ini suasana hatiku sangat baik.

Meskipun tidak menangkap sendiri anak haram itu,

tapi melihat darah spiritual Dongfang di tubuhnya,

kelak,

tidak perlu khawatir tidak bisa menemukannya.

Menurutmu, benar tidak?

Benar.

Jin Renfeng.

Aku ingin lihat siapa yang memberimu kekuatan itu.

[Gunung Tu, Inti Pohon Kepahitan]

[Inti Pohon Kepahitan Gelap]

[Gunung Tu]

Setiap kali Kakak kembali ke Gunung Tu,

selalu akan melihat-lihat di bawah Pohon Kepahitan dulu.

Apa yang terjadi selama aku tidak ada

beberapa hari ini?

Semuanya baik-baik saja.

Hanya saja ada satu hal

yang perlu Kakak putuskan.

Apa itu?

Menurut adat Gunung Tu,

setiap seratus tahun, akan diadakan sebuah acara perjodohan.

Agar Klan Siluman yang memiliki hati yang tulus,

pergi ke bawah Pohon Kepahitan untuk meminta Bunga Yu

melindungi jodoh.

Tidak lama lagi,

adalah hari acara besar ini.

Diselenggarakan sesuai jadwal.

Tapi...

Aku tahu.

Kamu khawatir ketika Klan Siluman datang untuk meminta Bunga Yu,

akan menemukan rahasia Pohon Kepahitan

dikikis oleh kekuatan kegelapan.

Tapi jika acaranya ditunda,

menurutmu apa yang akan mereka pikirkan?

Aku mengerti.

Kakak pasti masih ada pertimbangan lain.

Pohon Kepahitan menurunkan Bunga Yu kepada Klan Siluman yang jatuh hati

untuk menjalin jodoh.

Dan jodoh-jodoh ini juga akan berbalik pada Pohon Kepahitan,

sehingga meningkatkan kekuatan spiritualnya.

Kakak ingin mengadakan acara kali ini,

agar lebih banyak jodoh yang terjalin, berbalik pada Pohon Kepahitan.

Melawan kekuatan kegelapan dari dalam.

Benar, 'kan?

Benar.

Selain itu,

Kakak bilang di surat,

sudah mengutus Tetua untuk memeriksa ke Wisma Gunung Api Dewa.

Apakah ada kabar?

Sementara belum ada.

Sebenarnya masalahnya di mana?

Kenapa setelah latihan berkali-kali,

serangan balik malah makin parah?

Kakak Peri Siluman.

Apa yang terjadi?

Ini...

Ulurkan tanganmu.

Kenapa begitu terburu-buru ingin berhasil?

Aku ingin segera melatih Api Yang Murni

ke tingkat yang lebih tinggi.

Hanya dengan begitu,

saat bertemu dengan Jin Renfeng,

aku baru bisa melawannya.

Jika ingin cepat, maka tidak akan berhasil.

Api Yang Murni perlu menggerakkan darah spiritual seluruh tubuh.

Pada dasarnya memang sangat menguji garis keturunan.

Jika menerobos secara paksa,

hanya akan melukai pembuluh nadi

dan merusak tubuh.

Tapi...

Jangan terburu-buru.

Kali ini sudah mencabut sebagian sayapnya.

Sekali demi sekali,

pasti ada saatnya menyingkirkan dia total.

Lain kali,

jangan biarkan aku melihat kamu terburu-buru lagi.

Baik.

Sepertinya jika ingin meningkatkan kultivasi secepat mungkin,

harus memikirkan cara lain.

Satu pukulan Tongkat Dinghai mengalahkan semua siluman.

Waktu itu Tuan Muda Ketiga Negara Aolai menggunakannya

untuk memisahkan lingkaran dalam dan luar.

Tongkat Dinghai yang mirip sekali dengan aslinya.

Dari mana kamu menemukannya?

Dengan berpikir keras, juga dengan menghabiskan waktu.

Kamu juga akan beruntung.

Yuechu yang baik.

Kamu masih ingin mempelajari beberapa hal tentang jurus pengusir iblis.

Benar, 'kan?

Takutnya selain masalah-masalah sebelumnya,

kamu masih harus menghabiskan lebih banyak waktu.

Bagaimana baru kamu bisa memberiku Tongkat Dinghai?

Bantu aku melatih jurus pengusir iblis ke tingkat yang lebih tinggi.

Ini adalah Tuan Muda Ketiga Negara Aolai.

Orang terkuat di Klan Siluman.

Banyak orang yang berebutan untuk mendapatkannya, tapi tidak pernah mendapatkannya.

Sudahlah jika kamu tidak mau.

Tunggu dulu.

Sepakat.

[Negara Aolai berkabut, tercium aroma bunga dari Gunung Huaguo. Satu pukulan Tongkat Dinghai mengalahkan semua siluman]

Tuan Muda Ketiga Negara Aolai.

Itu dia.

Di dunia ini, hanya dia yang setampan ini.

Kalau begitu, ilmu sihir Gunung Tu lainnya...

Kuajarkan.

Klan Manusia.

Rubah liar dari mana?

Beraninya bersikap lancang di Gunung Tu!

Klan Manusia sialan.

Cepat lepaskan aku!

Kamu tidak mengenalku?

Kalau begitu,

kamu adalah rubah putih yang dipungut itu?

Aku tahu kamu pernah ditindas oleh Klan Manusia.

Aku berbeda dengan Klan Manusia lainnya.

Lain kali lebih sopan padaku.

Kak Yaya, ingat atur waktu dengan baik.

Kak Yaya.

- Klan Manusia ini... - Tuan Muda Ketiga Negara Aolai menggunakan Tongkat Dinghai

untuk memisahkan lingkaran dalam dan luar.

Benar-benar pahlawan besar yang langka.

Kali ini kamu datang mencariku secara khusus

untuk memintaku melarang

Klan Manusia berlalu-lalang di Gunung Tu.

Pemimpin Pertama.

Gunung Tu adalah tempat tinggal Klan Rubah.

Memang seharusnya tidak membiarkan Klan Manusia datang ke sini.

Lebih tidak seharusnya membiarkan mereka bertindak sembarangan.

Klan Manusia yang ada di Gunung Tu

hanya Yuechu seorang.

Karena dulu aku pernah tinggal di Klan Manusia.

Aku tahu betul kalau mereka jahat dan licik.

Mereka bisa melakukan apa pun

demi keegoisan sendiri.

Benar-benar lebih jahat dan kejam

dari serigala.

Kakak Peri Siluman.

Kakak Peri Siluman.

Baru selesai dipanggang, sangat harum.

Di sini tidak ada urusanmu lagi.

Keluarlah.

Aku hanya pernah mendengar anjing tak tahu malu,

belum pernah melihat rubah tak tahu malu.

Siapa yang kamu bilang tak tahu malu?

Menurutmu, siapa yang kumaksud?

- Tentu saja kamu. - Bawa pergi.

Aku tidak mau makan.

Kakak Peri Siluman, ini baru selesai dipanggang.

Kalau begitu, aku pergi dulu, Kakak Peri Siluman.

Pemimpin Pertama, lihatlah dia.

Di hadapanmu saja begitu tidak sopan.

Apalagi...

Saat menghadapi rubah kecil lainnya.

Kalau begitu,

kamu bantu aku awasi dia.

Jika dia melakukan hal yang tidak pantas,

baru diskusikan lagi.

Baik.

Terima kasih, Pemimpin Pertama.

Berani berebut Kakak Peri Siluman denganku.

Nanti aku akan membotaki rambutmu.

Yuechu.

Kamu masak makanan enak apa lagi?

Pergi sana.

Jangan.

Aku sedang kesal.

Biarkan aku menciumnya.

Jangan rebut.

Berikan padaku.

Coba aku lihat.

Buku rahasia ilmu sihir siluman?

Liushang.

Sejak kapan kamu menjadi begitu rajin?

Kamu tidak membaca literatur yang kubawakan dari Klan Manusia,

malah membaca buku rahasia kultivasi.

Cepat kembalikan padaku.

Kembalikan apanya? Tidak mau.

Kalau begitu...

Pinjamkan dulu buku rahasia sebagus ini padaku.

Kembalikan padaku!

[Buku Rahasia Ilmu Sihir Siluman]

Mengelola percintaan harus terus berubah,

menyempurnakan diri sendiri.

Harus belajar seni cinta,

belajar berkomunikasi,

belajar berkembang.

Apa-apaan ini?

Tanda mencintai seseorang.

Satu,

cemburu.

Yaitu saat melihat dia

bersama orang lain,

akan merasa sangat tidak senang.

Dua,

sering tanpa sadar memikirkan dia.

Tiga,

sangat peduli dengan kabarnya.

Kakak Peri Siluman.

Tidak mungkin.

Pengikut kecil sepertiku ini

bukan benar-benar dari pura-pura jadi asli, 'kan?

Kamu harus lebih teliti.

Aku sudah lama menantikan acara perjodohan ini.

Detail apa pun,

tidak boleh sembarangan.

Liushang.

Dibuat semegah ini?

Acara perjodohan ini sungguh begitu penting?

Tentu saja.

Acara perjodohan ini diadakan sekali dalam seratus tahun,

adalah festival terpenting bagi Klan Siluman.

Sampai hari itu,

semua siluman pria

akan datang ke sini,

untuk memohon Bunga Yu.

Siluman pria datang memohon Bunga Yu?

Bagaimana dengan siluman wanita?

Siluman wanita...

Tentu saja menerima Bunga Yu.

Hanya dua siluman yang saling mencintai,

dua siluman yang dipastikan saling mencintai,

baru bisa mendapatkan Bunga Yu

dan dilindungi oleh Pohon Kepahitan.

Apakah Klan Manusia bisa memohon Bunga Yu pada Pohon Kepahitan?

Pohon Kepahitan ini

adalah pohon suci jodoh Klan Siluman.

Sampai sekarang,

belum pernah ada Klan Manusia yang memohon Bunga Yu.

Tapi,

kamu tiba-tiba menanyakan ini,

jangan-jangan

ada siluman wanita yang kamu sukai?

Pergi sana. Jangan asal menebak.

Maksudmu,

Yuechu sedang mencari tahu tentang Klan Manusia memohon Bunga Yu?

Benar.

Dia sebagai Klan Manusia,

bagaimanapun tidak sehati dengan Klan Siluman.

Acara perjodohan bukan hal kecil.

Aku khawatir dia berniat jahat,

makanya sengaja datang melapor pada Pemimpin Pertama.

Selain itu,

apakah masih ada yang lain?

Tidak ada lagi.

Baiklah.

Kamu terus ikuti saja.

Baik.

Aku pasti tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan Pemimpin Pertama.

Awalnya ingin membiarkan Guoguo berinteraksi lebih banyak dengan Yuechu

untuk menghilangkan dendamnya terhadap Klan Manusia.

Tidak disangka, dendam hatinya begitu dalam.

Jika ingin menghilangkannya,

harus mengandalkan dirinya sendiri.

Tapi, kenapa bocah itu

mencari tahu tentang Klan Manusia memohon Bunga Yu?

Kamu juga suka topeng ini?

Kakak Peri Siluman.

Kenapa tiba-tiba

selalu memikirkan dia?

Nanti setelah bertemu Kakak Peri Siluman,

kalimat pertamaku adalah

"Kakak Peri Siluman."

"Kudengar belakangan ini kamu tidak enak badan."

"Aku sengaja datang menjengukmu."

Tidak bisa.

Bicara seperti ini terlalu sungkan.

"Kakak Peri Siluman."

"Ini adalah sup ayam yang kubeli

dengan mahal dan kubuat sepenuh hati."

Bicara seperti ini seperti menekankan uang.

Bagaimana aku harus mengatakannya, ya?

Masuklah.

Aku datang.

Ada apa mencariku selarut ini?

Kakak Peri Siluman, ini sup ayam.

Terima kasih atas niat baikmu.

Tapi sebelum acara perjodohan,

aku mau makan makanan vegetarian.

Aku tidak bisa minum sup ini.

Kamu bawa kembali saja.

Baik.

Kakak Peri Siluman, aku ada urusan penting mencarimu.

Waktu itu Jin Renfeng gagal,

dia pasti tidak akan diam saja.

Gunung Tu akan segera mengadakan acara perjodohan.

Pada saat itu,

akan ada banyak Klan Siluman dari luar yang masuk ke sini.

Aku khawatir dia akan mengambil kesempatan untuk menyusup

dan merugikan Gunung Tu.

Benar.

Selama Jin Renfeng tidak mati,

ancaman dia terhadap Gunung Tu akan selalu ada.

Hanya saja Gunung Tu tidak boleh takut,

melepaskan kehidupan normal karena dia.

Kalau begitu,

bisakah biarkan aku berpartisipasi dalam persiapan juga?

Bagaimanapun juga, aku sudah tinggal bertahun-tahun di Gunung Tu.

Terlebih lagi,

waspada terhadap Jin Renfeng adalah tugasku.

Jika kamu berniat,

pergilah membantu Yaya dan Rongrong.

Baik.

Sudah larut malam.

Jika kamu tidak ada urusan lain,

kembali saja.

Hormat kepada Ratu Siluman.

Di pasar Klan Manusia,

kamu kalah.

Aku

ceroboh sesaat.

Apakah kamu masih ingat kata-kata saat aku mencarimu untuk bekerja sama?

Tiga kesempatan.

Kamu sudah kehilangan satu kali.

Acara perjodohan Gunung Tu akan segera tiba.

Aku ingin kamu melakukan sesuatu untukku.

Ini...

Takutnya tidak mudah.

Kalau begitu, artinya

Ketua Wisma Jin tidak bisa menyelesaikannya?

Aku pasti akan berusaha sekuat tenaga.

Hanya saja kekuatan siluman Tushan Honghong sangat kuat.

Aku khawatir...

Tenang saja.

Aku punya cara untuk melawannya.

Tapi omong-omong,

kelemahannya

tidak terlepas dari Wisma Gunung Api Dewa-mu.

Acara perjodohan.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.