All language subtitles for Presumed.Innocent.2024.S01E02.ATVP.WEB-DL.DDP5.1.H.264-NTb.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Mau aku ulang?

Kau tahu siapa ayahnya?

- Tidak. - Tidak.

Kau tahu hubungan intim lain yang mungkin Carolyn jalani?

Bersediakah kau menjalani tes paternitas?

Kau menikmati ini, Tommy?

Aku... Tidak. Tidak. Dia seorang teman dan kolegaku.

Jawabanmu?

Aku tersangka?

Aku baru menangani kasus ini.

Astaga.

Sudah berapa lama kau meniduri Carolyn?

- Kau bercanda? - Kami memiliki hubungan pribadi.

Tak terpikir olehmu untuk memberitahuku?

Tidak, ini urusan pribadi.

Aku baru kalah pemilu... kehilangan karierku...

- Sebagian karena urusan pribadimu. - Baik. Tidak.

Itu tidak benar.

- Omong kosong! - Tidak.

Investigasi ini penentu hidupku,

- dan kupercayakan kepadamu. - Tidak.

Dengar, kau memintaku. Kau memaksaku. Bukan aku yang mau.

Kau bahkan tidak berpikir,

"Tunggu. Mungkin aku ada konflik kepentingan."

- Ya, tentu. - "Aku berhubungan seks dengan korban"?

Raymond, tentu saja.

- Dia mengandung anakmu? - Aku tak bisa.

Aku hanya, kumo... Ayolah.

Rusty.

Hei, Rusty.

Rusty.

Dengar, alangkah baiknya jika kau menjalani tes paternitas.

Lepaskan tanganmu.

Baiklah.

Minta surat perintah.

Baiklah.

Ya.

Hai.

- Hei, B. - Hei.

Di mana anak-anak?

Mereka di atas. Mereka mengerjakan PR.

- Mereka sudah makan? - Belum.

Bisakah kau duduk?

Ya, tentu.

Aku baru diberi tahu bahwa...

Carolyn hamil dan mereka pikir itu anakku,

dan aku tersangka dalam pembunuhannya.

Tapi itu berakhir setahun silam.

Benar.

Tapi kami kembali bersama

hanya... sesaat,

bahkan tidak sampai satu pekan.

Maaf.

Kau tak mencurigai apa pun?

Tentu tidak.

Menurutmu aku akan mengizinkan itu?

- Kau mungkin berpura-pura tak melihat. - Tidak.

Aku harus menelepon Barbara.

Apa? Kenapa?

Karena dia temanku.

Dia akan berpikir, mungkin berasumsi, bahwa kau tahu soal hubungan itu,

yang berarti dia akan berpikir aku tahu, dan aku harus meyakinkannya aku tak tahu.

Kau tahu, kupikir kau harus menunggu

sampai Rusty berbicara dengannya dulu.

Sudah berapa lama?

Aku sendiri baru tahu, Lo.

Itu bukan jawaban.

Yah, aku tak punya jawaban.

Kenapa kau menyerangku?

Karena orang punya firasat tentang temannya, koleganya.

Intuisimu sangat tajam, dan ini terjadi di depan matamu,

yang berarti itu cerminan dirimu,

yang menjadikannya cerminan diriku, yang memberiku hak untuk marah.

Kasihan Barbara. Astaga.

Ini gampang dan cepat.

- Lima menit. - Lima menit?

Itu waktu yang lama.

- Apa yang kita lakukan? - Angkat tangan, buka.

- Angkat tangan, buka. - Ya.

Angkat...

- Angkat. - Lalu buka.

- Baiklah. - Ke arah lain.

- Kenapa ini... Baiklah. - Kau tidak...

Kita searah, jadi...

Tapi jika kita...

KEPOLISIAN CHICAGO

LAPORAN AUTOPSI

Apa?

MENGANDUNG SPERMATOZOA DARI PIHAK TAK DIKETAHUI

Keparat.

Pembunuhan Bunny Davis.

Kenapa?

Ada sampel spermatozoa kedua di korban selain Liam Reynolds?

Ya, meragukan.

Ya, tapi tak tertera di dokumen bukti

yang kami serahkan ke pembela.

Bukan masalahku.

Itu masalahmu karena berpotensi

- terjadi pelanggaran jika... - Tunggu.

Itu sampel lama dari hari lain.

Tetap, itu tak penting. Itu bisa melepaskan pelaku.

Carolyn memiliki semua informasi ini, Sabich.

Tapi aku tidak!

Mungkin seharusnya kau baca laporan itu.

Entah aku harus bilang apa.

Ada dua sampel spermatozoa yang berbeda di TKP.

Sekali lagi, Carolyn tahu.

Kau bilang apa padanya?

Sampel yang bisa diidentifikasi adalah Reynolds.

Semen yang lain meragukan. Ia terkontaminasi.

Apa itu milikmu?

Kita menutupi barang bukti! Kita...

Aku tak menutupi apa pun.

Semuanya ada di laporanku, dan kau benar-benar butuh bantuan.

Sialan. Cepat angkat.

Kau menghubungi Detektif Rodriguez. Silakan tinggalkan pesan.

Rigo, ini aku.

Bisa hubungi aku? Ini sangat penting, ya?

Pokoknya hubungi aku.

Sialan.

Maksudmu, dia menganiayanya?

Dia mencengkeram tenggorokan pria itu. Dia melakukan ini.

Dia sakit. Kau tahu maksudku.

Dia sakit jiwa.

Ya. Tommy, duduklah.

Aku tidak perlu duduk.

Dengar, orang ini...

Tenang dulu.

Aku baik-baik saja.

Walau prospeknya sangat menggoda,

bahwa Rusty bisa dipersalahkan...

Ya.

Aku hanya ingin kau mengikuti fakta.

- Aku paham. Aku tahu maksudmu. - Ya, 'kan?

Karena tugas kita bukan menjerat Rusty Sabich.

Tugas kita menegakkan kebenaran.

Aku profesional. Aku mengerti maksudmu.

Jadi, biarkan alat bukti yang mengarahkanmu,

bukan perasaanmu.

Kau menghubungi Detektif Rodriguez. Silakan tinggalkan pesan.

Hei.

Hai, Ayah.

- Hai. Makan apa? - Hei.

- Masakan Tionghoa. - Masakan Tionghoa.

- Hei. - Bagaimana di kantor, Ayah?

Menyebalkan.

Kalian mau serbet?

Apa yang terjadi?

Banyak hal.

Tolong letakkan ponsel kalian.

Letakkan ponsel.

Jadi, sesuatu telah terjadi.

dan sebelum kalian tahu dari orang lain,

Ibu mau kalian tahu dari...

kami.

Jadi, ada sesuatu yang ingin ayah kalian...

katakan pada kalian.

Kurasa waktu dan tempatnya kurang pas.

Adakah waktu atau tempat yang lebih baik?

Kau mau mereka tahu dari berita? Sekolah?

Apa yang terjadi?

Carolyn Polhemus dan Ayah sempat berselingkuh.

Itu tak berlangsung lama,

tapi para detektif di investigasi ini,

kalian tahu, punya banyak pertanyaan mengenai ini... mengenai itu.

Ayah pikir ibu kalian benar.

Ayah pikir lebih baik kalian tahu dari Ayah

daripada melihatnya di berita

atau mendengarnya dari salah satu teman sekolah, jadi...

Ayah mau kalian tahu bahwa Ayah menyesal

dan Ayah sayang kalian.

Kyle.

Aku tak akan sendirian kali ini.

Maafkan Ibu, Nak. Ibu minta maaf.

Tak apa. Ini mengejutkan.

Benar.

Dengarkan, kehidupan nyata datang lebih awal

dan kita akan mengalami masa sulit, mengerti?

Tapi kita akan melaluinya.

Ibu akan meninggalkannya?

Ibu belum tahu.

Ayah kalian pria yang baik...

dan Ibu pikir dia mencintai wanita itu.

Itu sangat sulit bagi Ibu.

Aku...

Aku hanya tidak ingin menyakiti siapa pun.

Aku atau kau, atau...

Aku berpikir...

kita ada pada titik itu.

Aku tak sanggup lagi.

Tidakkah kau setuju?

"Hanya pria biasa," katamu.

"Masih hijau." Banyak sampah tentang idealisme Amerika.

Ya, itu benar-benar sampah.

Dengar, Senator...

Entahlah. Ini dunia yang baru bagiku.

Hei.

- Hei. - Kau baik-baik saja?

Ayah mencintai Ibu?

Sangat.

Lantas, kenapa?

Kyle?

Hei, ini belum pukul 06.00.

Ayolah.

Ayolah. Kau membuat keributan.

Aku tak bisa tidur.

Kyle.

Masuklah. Ayo.

- Ayah buatkan panekuk. - Aku tidak mau panekuk, Ayah.

Claude, sedang apa?

Maaf, Rusty. Perintah penggeledahan.

Istri dan putriku di dalam.

Mereka akan dibangunkan.

Silakan beri tahu mereka, tapi kami harus masuk.

Ayo. Cepat.

Kenapa komputerku diambil?

- Sayang, mereka harus bawa semuanya. - Ayah, itu milikku.

Rusty.

- Apa yang terjadi? - Ini untuk...

Yang lainnya.

Kami bisa membawamu ke lab, tapi lebih mudah di sini.

Tommy, kita bicara sebentar.

- Kau ke rumahku saat fajar? - Hei, jangan begini.

Di depan keluargaku.

Anak-anakku.

Kami menjalankannya saat fajar, sesuai preferensimu.

Faktanya, kau menyimpan berkas dari kantor ini yang tidak...

- Itu kasus yang kutangani. - Kau tak menangani kasus lagi.

Mulai kini, kau cuti administratif.

Kau pikir aku tak mengerti?

- Berhenti menyerangku. - Kawan, kau tak apa-apa?

- Ayolah. Bagaimana kalau... - Jangan coba-coba.

- Kau tak berkuasa. - Tidak.

Koroner. Kau mengancam jaksa.

Kau mengancamku. Aku tak mengancammu.

Ya, dengan kata-kata, intonasi, dan bahasa tubuhmu.

Kau mengancam.

Kau benar-benar berpikir aku membunuh Carolyn? Serius?

- Dengar, pendapatku tak penting. - Serius?

Aku cuma bisa mengatakan kau sengaja mengarahkan

- dan menghambat investigasi ini. - Astaga.

- Reputasi kita bisa tercemar. - Baik.

- Baiklah. Ya. - Reputasimu bisa tercemar.

Sial.

Kau membohongi terapismu.

Kukira kau bilang ini bukan soal mempersalahkan.

Kita menjalani satu sesi dan kau... Kau membohongiku mentah-mentah.

Aku bukan pembohong.

Ya. Jelas kau pembohong.

Dengan tak menyebutkan.

- Kau bilang... - Aku bohong soal itu.

Kau bilang hubungan itu berakhir.

Aku bohong soal itu, soal Carolyn.

Aku bohong soal hubungan itu,

tapi hanya itu.

- Kabar baiknya... - Aku bukan pembohong.

Kabar baiknya adalah Barbara... dia ada di sini.

Banyak orang tak akan mau.

Jadi, bagaimana?

Apa sasarannya?

Barbara?

Aku tidak tahu.

Sepertinya aku merasa terperangkap.

Oleh?

Kami punya anak-anak.

Rusty, kau mau menyelamatkan pernikahan ini?

Ya. Ya, aku mau menyelamatkannya.

Bukan hanya karena ada anak-anak.

Aku mencintaimu.

Aku tahu itu terdengar kosong.

Jika kau ditangkap...

Tidak, itu...

Tak ada kata "jika".

Aku akan ditangkap.

Maksudku, mereka memeriksa ponsel dan komputerku sekarang

dan mereka akan tahu dulu aku terobsesi padanya.

Maksudku, dulu aku bisa dibilang menguntitnya.

Maksudku...

perpisahan kami tak baik.

Jika berada di posisi jaksa, aku tak akan ragu.

Dan karena ini Tommy Molto, tidak ada kata "jika".

Kapan tersangka diumumkan?

Tidak, saat ini kami belum siap,

tapi kami pasti akan mengumumkannya.

Saya memimpin badan ini atas janji untuk membalaskan masyarakat.

Saya berniat memenuhi sumpah itu.

Usai sudah masanya kepala kejaksaan

melihat kejahatan terhadap wanita dan menutup mata.

Pembunuh Carolyn Polhemus akan ditemukan.

Pembunuh itu akan diminta pertanggungjawabannya.

Cukup sudah.

Apa Raymond ada?

Ya.

Rumahku digerebek.

Mereka mengambil ponselku, komputerku, Barbara, anak-anak.

Yah, apa yang kau harapkan, Rusty?

Maksudku, kau sering melakukannya

kepada banyak orang, bukan?

Itu prosedurnya. Kini kau tahu rasanya.

Mereka akan menuntutku.

Kau yakin?

Ya. Mereka akan mengakses komputerku

dan melihat banyak surel untuknya pada pekan terakhir itu.

Ponselku akan diakses.

Ada banyak panggilan dan pesan.

Mereka akan bilang aku menguntitnya.

Lalu tambahkan sidik jari di TKP.

Tidak ada bukti yang menunjuk orang lain.

Tommy Molto jelas tak akan mencarinya.

Sebaiknya kau cari pengacara.

Untuk itu aku ke sini.

Astaga.

Tidak.

Aku butuh orang yang menguasai Delay dan Molto.

Kau perlu orang yang menguasai ranah pembelaan.

Tidak, aku butuh orang yang bisa mengusik mereka, Raymond.

Kau pengacara terbaik yang kukenal.

Aku membutuhkanmu.

Punyakah kau sedikit kerendahan hati?

Kelancanganmu datang ke rumahku...

- Aku seharusnya bilang. Dengar. - ...menatap Lorraine...

Dengarkan aku.

Aku...

Aku salah.

Tapi tahukah kau? Itu kejutan.

Aku melakukannya karena mau kau menang.

Itu bukan tindakan tepat.

Sungguhkah kau berpikir aku membunuhnya? Sungguhkah? Kau kenal aku.

Kukira begitu.

Sial.

Sial!

Ayolah.

Di mana kau?

Angkat.

Hei.

Dari mana saja kau? Aku meneleponmu seharian.

Sialan kau, Rusty.

Dengar, aku butuh bantuanmu.

Kumohon.

Aku mau kau membantuku bertemu Reynolds lagi.

Aku dikeluarkan dari kasus. Aku tak bisa bantu.

Tidak. Dengarkan. Kumohon, dengarkan aku.

Rigo, aku membutuhkanmu, ya?

Ada sampel sperma kedua, dan aku tahu Reynolds tahu sesuatu.

Aku perlu menemuinya, dan kau bisa membantuku. Kumohon.

RUANG KUNJUNGAN

Kenapa kita bertemu di sini?

Aku...

Aku tak punya izin hari ini.

Jadi, kau pengunjung biasa? Bukan lagi "petugas pengadilan".

Ini jahat sekali.

Aku tahu kau tahu sesuatu.

Kau tersangka?

Aku di sini, Liam, karena jika kau punya informasi

yang mengarah ke pembunuhnya,

hukumanmu bisa saja dikurangi.

Kau suka kejahatan?

Walau kau membunuh Carolyn, itu bisa menguntungkanmu.

Kau pasti punya antek, artinya kau ingin bertransaksi.

Kau dipenjara seumur hidup karena membunuh Bunny Davis.

Dengan mengarahkan kami ke Carolyn,

kau mungkin bisa bebas, tahu?

Walau kau terlibat dalam pembunuhannya juga.

Nah, itu baru kejahatan.

Baiklah, supaya jelas saja, kau mengatakan memberatkan diriku...

- Jika kau punya antek. - ...dalam pembunuhan jaksa,

- bisa membebaskanku? - Ya.

Yang pasti saat ini kau dipenjara seumur hidup tanpa bebas bersyarat.

Aku menawarkanmu kesempatan untuk mengubah itu.

Astaga.

Ini indah.

Kau putus asa.

Jadi, nihil?

Belum ada.

- Belum ada. - Yah, dia sakit jiwa, tahu?

Maksudku, dia mengecam dan mengancam Carolyn.

- Dia dibunuh seperti cara Davis dibunuh. - Bunny ditikam.

Lalu diikat seperti Carolyn.

Entah berapa kali aku harus mengatakan ini.

Aku perlu mendapatkan kebenaran.

Aku hanya... Aku...

Maksudku... Dan...

Maksudku, sebelum itu... Berlakukanlah asas praduga tak bersalah.

Kau bisa memberitahuku, tahu?

Bahwa aku tidur dengannya.

Jika bukan untuk alasan selain menghemat waktuku.

Aku tak membunuhnya.

Maksudku, aku...

Aku tak sanggup... Maksudku...

Kau tahu, polisi jelas tak akan mencari pelakunya.

Maksudku, setidaknya tak banyak.

Jadi, aku membutuhkanmu.

Jangan membohongiku lagi.

Ya?

- Aku tak mengiyakan. - Kau tak mengiyakan.

- Aku tak mengiyakan. - Kau tak menolak.

Kau sayang Carolyn.

- Ini bukan soal Carolyn. - Ya.

Dialah yang dibunuh.

Dengar...

jika sedetik pun aku berpikir Rusty bertanggung jawab...

Kau memikirkannya. Kau bilang.

- Rusty tak mampu melakukan ini. - Omong kosong.

Dia lakukan atau tidak...

Dia teman dekatku.

Mungkin sahabatku.

Maksudku, bukannya tak terpikir olehku bahwa aku mau membantunya.

Ini pensiun?

Kenapa kita tak bisa berpelesir seperti obrolan kita?

Beli rumah kecil di Florida...

Kenapa harus Florida? Florida itu untuk orang mati. Aku...

Aku belum mati.

Terkadang aku merasa begitu, tapi...

Ternyata itu intinya.

Kau tidak mau mati.

Saat ini, peninggalanku...

Aku kalah.

Aku dikalahkan si berengsek yang mengadakan jumpa pers tiap hari,

menari di atas makam politikku.

Andai saja aku dapat membalas kedua manusia celaka itu...

Itu akan bermakna.

Bukanlah kejahatan jika aku mau bangun tiap pagi

dan hidupku bermakna.

Aku sedih kau tak merasakannya.

Ini bukan soal dirimu.

Kau istriku.

Kau segalanya bagiku. Kau tahu itu.

Tapi tidak cukup.

Hei.

Jay...

bisa lihat Ayah?

Di mana ibumu?

Di belakang, merokok di dekat rumah pohon.

Bukannya aku tahu itu.

Halo?

Hei, hasil tesnya sudah ada.

Paternitas terkonfirmasi.

Maaf, Rusty. Aku tahu bukan ini yang kau mau dengar.

Apa itu?

Jay, panggil ibumu.

Panggil ibumu.

- Baik. - Jay?

Jaden.

Ayah menyayangimu.

Ibu!

Tn. Sabich, kami bawa surat penangkapan Anda.

Anda berhak untuk diam.

Perkataan Anda dapat dan akan digunakan untuk memberatkan Anda di pengadilan.

Silakan berbalik, tangan di belakang.

Anda berhak didampingi pengacara.

Jika tak mampu menyewa, kami akan sediakan.

Dengar, ini hari menyedihkan.

Hari yang sangat menyedihkan ketika anggota penegak hukum kita,

yang dipercayakan menjaga masyarakat, dituduh melakukan kejahatan keji.

Saat seorang pelayan masyarakat mengkhianati tugasnya,

melanggar komitmennya terhadap keadilan,

terhadap kemanusiaan,

dengan mencabut nyawa orang lain.

Jika ada suatu penghiburan, kita semua dapat percaya

pada salah satu asas yurisprudensi yang dijunjung tinggi.

Tidak ada yang tak tersentuh hukum.

Tidak seorang pun.

Penangkapan mantan jaksa menimbulkan kehebohan,

bukan cuma di Chicago.

Kasus ini menarik perhatian nasional.

Tn. Sabich ditangkap di kediamannya tadi malam.

Penangkapannya terjadi tanpa insiden.

Tn. Sabich melewatkan malam di sel, di bangunan di belakang saya,

tempat dia menunggu dakwaan.

Kasus pidana 861246.

Masyarakat Illinois melawan Rozat K. Sabich.

Terdakwa ini dituduh

telah melakukan pembunuhan tingkat satu

serta bahwa dia dengan sadar, sengaja, dan berniat jahat

masuk paksa dan menganiaya orang bernama Carolyn Polhemus,

dan kemudian merenggut nyawanya...

Yang Mulia, Thomas Molto,

Kepala Deputi Jaksa Wilayah untuk Illinois,

mendaftarkan diri saya

juga Jaksa Wilayah, Nico Della Guardia.

Raymond Horgan sebagai pembela, Hakim.

Yang Mulia, terdakwa hadir di pengadilan.

Kami akan menyatakan menerima dakwaan

dan menolak pembacaan sisa tuntutan.

Mewakili Tn. Sabich,

kami mohon pengadilan menerima pengakuan tak bersalah.

Pengakuan tidak bersalah.

Jaminan ditetapkan senilai 1,5 juta dolar.

Ada permintaan dari para pihak untuk praperadilan?

Yang Mulia, mengingat kebejatan yang telah disematkan

pada komunitas penegak hukum,

Masyarakat memohon agar praperadilan

dilaksanakan secepat mungkin.

Itu membuang waktu pengadilan.

Tuduhan dalam kasus ini sepenuhnya salah.

Reputasi salah satu pelayan masyarakat terbaik kota ini

yang juga pengacara telah tercemar, mungkin dihancurkan

tanpa alasan mendasar.

Keadilan dalam kasus ini harus cepat

dan kami memohon pengadilan menentukan tanggal sidang secepatnya.

Hati-hati permintaan Anda, Penasihat.

Saya sudah mengajukan permohonan.

Pembela menolak praperadilan.

Perkara ini akan disidangkan secepatnya.

Mosi terdakwa diberkaskan dalam 14 hari,

dan penuntut harus merespons dalam tujuh hari.

Tn. Molto, Tn. Della Guardia,

kasus ini mungkin mengilhami banyak pidato

yang tampaknya cenderung Anda berikan.

Tn. Horgan benar saat mengatakan tuduhan-tuduhan ini sangat serius.

Terhadap pengacara yang cemerlang melayani pengadilan ini sekian tahun.

Mari kita mencari keadilan.

Ia tidak perlu kemegahan berlebihan.

Sama halnya dengan Anda, Tn. Horgan.

Saya tidak demikian, Hakim.

Terdakwa dikembalikan.

Jaminannya akan diproses. Sidang selesai.

- Terima kasih atas... - Ya, jelas.

Jangan bicara dengan siapa pun. Makan sesuatu, ya?

Kau bercanda.

Aku tidak bercanda.

Aku sangat serius, Nico.

Mungkin kita harus mulai dengan berhenti tersenyum.

Keparat Satu. Keparat Dua.

Tampaknya Ayah beruntung dengan hakim ini.

Ya, dia mantan pengacara pembela dan dia...

dia adil, kau tahu?

Ayah cuma mau bilang Ayah tahu bahwa...

hari ini pasti berat bagi kalian semua.

Ayah mau berterima kasih karena sudah hadir.

Baguskah jika ini berlangsung cepat?

Ya.

Waktu memihak penuntutan. Jadi, makin cepat, makin baik.

Untuk semuanya.

KAU DI SANA. AKU MELIHATMU.

DIANGKAT DARI NOVEL SCOTT TUROW

Terjemahan subtitle oleh C. Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.