All language subtitles for Presumed.Innocent.2024.S01E01.ATVP.WEB-DL.DDP5.1.H.264-NTb.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Saya Rusty Sabich, jaksa di persidangan ini.

Yang duduk di sana adalah tersangka, James McDavid, dan menurut saya

beliau belum dianggap bersalah

karena itu adalah aturan undang-undang kita.

Saya akan mengeluarkan bukti yang menunjukkan bahwa tersangka bersalah.

Jika Anda merasa itu mungkin benar...

mungkin... silakan memilih tak bersalah.

Jika merasa itu sangat mungkin benar, Anda harus membebaskannya.

Tugas saya adalah membuktikan kesalahan tanpa keraguan...

dan sebagai juri, itu adalah tugas yang mulia.

Dipercaya dengan penuntutan dan memenuhi pembuktian,

itu juga tugas yang mulia.

Saya akan menjalankan tugas dengan baik dan saya harap Anda sekalian juga begitu.

Mari mulai tugas kita, ya?

Itu ketinggian.

Sangat ketinggian. Ayolah.

Lempar lagi. Fokus. Tarik napas.

Hei, tarik napas.

Kau terlalu terburu-buru. Tenanglah.

Bagaimana kondisi di sana?

Bagus.

Kudengar ada yang berhasil melintasi base kedua dan ketiga.

Jangan ke testis!

Jorok!

Hei, Kawan, kita sudah sepakat tak boleh bola lambung.

Biarkan dia melempar, Say. Biarkan saja.

- Ayah. - Ya?

Dari Raymond.

Beberapa lemparanmu bagus hari ini.

Pasti ada perhitungan suara baru.

Kau pasti bercanda.

Itu saran Ayah.

Hei.

Kapan?

Ya. Aku segera ke sana.

Barbara, bisa bicara sebentar?

Ya. Tentu.

Ya?

Carolyn Polhemus dibunuh.

Kapan?

Entahlah. Aku harus... Aku akan... Aku harus pergi. Aku akan kembali.

POLISI

Jangan masuk ke sana. Kondisinya buruk.

Baiklah. Pakai sarung tangan.

FORENSIK

Aku harus tangani kasus ini,

kasus sebesar ini harus ditangani oleh Rusty atau aku,

- dan Rusty terlalu akrab. - Tidak, biar aku yang pimpin.

Kenapa harus begitu?

Pertama, karena Raymond yang memintaku,

dia jaksa wilayahnya, Nico, meski kau sangat ingin jabatan itu.

Kedua, aku lebih baik daripada Tommy, jadi...

Oke, dengar. Catat ini, sampai aku memenangkan pemilu,

dan aku pasti menang, aku akan tetap menjadi pesuruhmu yang patuh dan andal.

Ini kasus Rusty, paham?

Tommy, penilaianmu selalu bias. Akui itu.

Pandanganmu dipengaruhi arahan Nico.

- Nanti kau rasakan akibatnya. - Enyahlah.

Aku mau pengacara terbaik yang tangani kasus ini, dan itu Rusty.

Eugenia, bisa panggil Rigo ke ruanganku?

Oke, ya.

Sialan.

Aku paham.

Aku paham.

Astaga.

Rigo, apa yang kau dapat?

Polisi melakukan autopsi,

kronologi semalam, nomor yang terakhir dihubungi.

Kita mulai dari mana?

Daftar pembebasan terbaru. Yang bebas bersyarat.

Astaga.

- Menurutmu ini balas dendam? - Entahlah. Siapa yang tahu?

Entahlah.

Saat hasil lab keluar,

pastikan itu hanya diberikan padaku, ya?

Hanya padaku. Bukan ke Molto atau Delay.

Ya, aku mengerti.

Salah satu letnan terbaik Raymond Horgan,

jaksa penuntut terkeras yang memiliki aspirasi politik,

Nona Polhemus dilaporkan meninggal di rumahnya akibat pemukulan,

ART menemukan mayatnya pagi ini sekitar pukul 10.00.

Ini hari yang buruk bagi Wall Street karena harga menurut skala Dow...

Kepada keluarga, kami turut berduka atas kepergian Carolyn.

Kami sungguh terkejut dan resah

akan kekerasan yang aneh dan sadis ini.

Dan kepada semua warga, kami mendengar derita dan ketakutan kalian

karena kami juga merasakannya.

Pasti sulit bagi kalian untuk merasa aman,

apa lagi, saat kami gagal melindungi salah satu jaksa kami.

- Wow. Dasar berengsek. - Kami akan lakukan yang terbaik.

Malah, kami harus lakukan yang terbaik.

- Dia tak membuang waktu, ya? - Tidak.

Kami berjanji, bukan hanya kepada Carolyn Polhemus,

tapi kepada seluruh teman dan keluarga yang berduka...

Kau tak apa-apa?

Ya.

Ya.

Rusty.

Aku akan mencoba mendukungmu...

Tapi aku tak bisa datang ke pemakamannya.

Aku paham.

Terima kasih sudah datang.

Terima kasih atas...

Terima kasih.

Apa kabarmu?

Kurasa sama denganmu.

Ada info baru?

Tak ada, tapi kusuruh Rigo menyelidikinya.

Kita hampir kehabisan waktu,

dan masa jabatanku di ujung tanduk.

Ya, tenang saja. Kita akan temukan pelakunya.

Siapa petugas medis kita?

Painless.

- Kumagai. Astaganaga. - Raymond.

Rusty.

- Delay. - Aku tak suka dipanggil begitu.

Hanya lelucon.

Siaran persmu, Nico.

Bisakah kita bahas di tempat lain?

Enyahlah. Memanfaatkan pembunuhan Carolyn demi kepentingan politik.

Hei, Raymond, jangan sekarang.

- Enyahlah, Tommy. - Kita tak boleh begini.

- Tutup mulutmu. - Kita tak boleh begini.

Bagiku, semuanya boleh. Aku pernah bercinta dengan orang Ottoman.

Tuhan dekat dengan mereka yang patah hati,

yang tertekan dan tak sanggup hadapi penderitaan,

karena kesedihan yang menghancurkan roh mereka

atau karena dosa dan penyesalannya

yang membuat hati mereka terpukul...

- Mantannya. - ...mereka terluka olehnya...

- Kau pernah temui dia? - Tidak.

- ...dan hancur bersamanya. - Dasar aneh.

Ini hanya kata-kata.

Dia punya alibi.

- Carolyn Polhemus hanyalah manusia... - Siapa anak di sebelahnya?

- ...seorang putri... - Putranya.

...ibu, dan pelayan publik.

Kau tak tahu?

Tak ada kata yang bisa menggambarkan

atau meringankan duka kita.

Kita selalu bilang untuk mengenangnya di hati dan pikiran kita.

- Permisi, Raymond, aku harus... - Ya.

Debu bukan sekadar debu.

Debunya bukanlah debu biasa.

Kenangan dirinya akan kita ingat.

Aneh sekali, dia tak pernah bilang kalau punya anak.

Dan mantannya yang dapat hak asuh?

Kurasa begitu. Ya.

Dengar, tolong beri tahu aku bahwa kita punya petunjuk

dan tak buta soal kasus ini.

Aku punya ide.

- Baiklah. - Bunny Davis.

Reynolds? Dia sudah dijatuhi hukuman.

Ya, tapi aku dan Carolyn yang menangani kasus itu.

Jadi, kita memenjarakan pria tak bersalah,

karena itu pembunuh aslinya membunuh salah satu jaksa penuntut?

Bagus. Aku pasti akan menang pemilu.

Mereka berdua diikat dengan cara yang sama.

Kau yakin ada hubungannya?

Tadi kau bertanya apa kita buta.

Ayah?

Kok, sudah pulang?

Tadi Ayah ke pemakaman Carolyn.

Kau mau coba lagi?

Ayo. Mari lihat bola lambungmu. Ayo.

Tunjukkan bola lambungmu.

Lagi. Ulangi lagi.

LAPORAN AUTOPSI POLHEMUS, CAROLYN

Luka akibat pukulan benda tumpul. Itu penyebab kematian resmi.

Baca laporannya. Aku sudah kirim.

Sudah kubaca. Tak ada laporan kimia, patologi, toksikologi. Itu kurang lengkap.

Wow. Dasar berengsek.

Aku seorang dokter,

tunjukkan rasa hormatmu saat berada di ruangan ini.

Tak ada luka yang menunjukkan bahwa dia ditusuk.

- Tidak, dia tak ditusuk. - Tak ada tanda kekerasan seksual.

Tidak, kau akan tahu semua itu jika membaca laporannya.

Astaga, dasar orang-orang berengsek.

Apa?

Kubilang "dasar," lalu "orang-orang," dan "berengsek."

Aku mau makan siang, ya...

Senang bertemu denganmu, Sabich. Nikmati pemandangannya.

Liam Reynolds mengamati Bunny Davis.

Dia tahu, dengan heroin seharga 12 dolar dia bisa dapatkan segalanya,

makanya, dia menipu wanita ini agar masuk ke kamarnya.

Sepanjang pekan itu, dia selalu buat wanita ini teler.

Saking telernya, dia harus berikan Narcan pada tiga momen yang berbeda

untuk membangkitkannya.

Bunny Davis mati tiga kali selama bersama Reynolds.

Dan dia membangkitkannya tiga kali.

Dia terlalu teler untuk menolak, tapi dia tak mati rasa.

Saat kehabisan obat

dan tak bisa membius Bunny Davis, dia mengikat kaki dan tangannya.

Tiga hari dengan tali di leher, yang menarik dan mencekikmu.

Bunny Davis adalah seorang putri...

adik...

dan teman.

Bunny Davis berusia 26 tahun

saat dia terikat di dalam motel kotor bersama seorang monster,

dia berdoa... memohon...

agar pria ini melepaskannya.

Tapi tidak.

Pria ini, Liam Reynolds, adalah pria yang melakukan ini...

dan ini...

dan ini.

Kau ingat Bunny Davis?

Ya.

Carolyn juga diikat dengan cara yang sama.

Baiklah. Kau pikir ini ada hubungannya?

Sepertinya Rusty berpikir begitu.

Ya, tapi Liam Reynolds ada di penjara.

- Ya. - Baiklah.

Bagaimanapun, ini bukan kasus kita.

Belum saja.

LEMBAGA PEMASYARAKATAN ILLINOIS

Kurasa bukan dia pelakunya.

Mungkin saja

dia menyuruh orang lain di luar penjara untuk melakukannya.

Itu terlalu berlebihan.

Beda motif. Korban lain ditikam di jantung.

Carolyn dipukul benda tumpul.

Omong-omong, oleh penyodok perapian.

Sungguh?

Ya, dia punya peralatan perapian lengkap.

Penyodoknya hilang.

Itu pas dengan lukanya.

- Sungguh? - Kau boleh masuk.

Kurasa terjadi begitu saja. Tak direncanakan.

Begitu saja? Itu rapi sekali.

Tidak, dia diikat dengan rapi.

Tapi pembunuhannya tak begitu.

Mirip seperti yang kulakukan.

Persis seperti yang kusukai.

Aku jadi tersangka?

Ya, kuharap begitu.

Di sini terlalu membosankan.

Apa aku akan kembali ke pengadilan, memakai dasi, berpakaian rapi?

Kau berharap dapat pencerahan?

Enyahlah.

Dia sudah menangkap banyak penjahat, aku salah satunya.

Jadi, jika kau mau pengakuan dariku, ini pengakuanku. "Hore."

Tidak, ini yang lebih baik.

Ini pengakuan yang lebih baik. "Apa yang kau tabur itu yang kau tuai."

Kau sudah selesai?

Aku ingin sekali memecahkan kepalanya.

Kau pria yang bijak, ya?

Baiklah. Anggap saja ini alasannya...

alasanmu, bukan alasanku...

kau pria bijak yang dipenjara seumur hidup.

Bukan karena ulah Carolyn.

Jika kau punya informasi apa pun,

kurasa kau beruntung

bisa duduk di depan Wakil Ketua Jaksa.

Apa yang kau mau?

Kau mau terus-menerus begini?

Aku mau bertanya.

Apa kau pikir

aku ada hubungannya dengan kematian rekanmu yang terhormat?

Tadinya kupikir kau akan tertarik

dengan kesamaan antara Bunny dan dia.

Jika kau ingin mengatakan sesuatu,

ini kesempatanmu.

Carolyn Polhemus.

Carolyn Polhemus...

menghancurkan hidupku.

Kau membantunya.

Kami, para juri dalam kasus ini,

memutuskan bahwa tersangka, Liam Reynolds, bersalah atas pembunuhan tingkat satu.

Ya!

Ada dua hal yang tak akan kulupakan.

Wajah, dan saat dicurangi!

Meski Carolyn disayangi banyak orang,

dia juga punya banyak musuh.

Dia jaksa yang gigih

yang telah memenjarakan banyak penjahat.

Beberapa di antaranya mungkin mau balas dendam.

Fantasi terburuk bagi semua jaksa

adalah saat seseorang yang mereka hukum ingin balas dendam.

Dendam penjahat bengis bukanlah sesuatu yang mau kau kembangkan.

Keadaan tak boleh begini terus. Banyak ketakutan.

Warga tak merasa aman,

mereka juga merasa cemas. Semua itu wajar saja,

karena Raymond Horgan gagal menjaga keamanan,

dan itu yang ingin kami ubah.

Kini, warga tak merasa bebas dan tak merasa aman.

Jadi, dua pekan lagi, Chicago, pergilah ke TPS dan memilih.

Tuan Caldwell, maaf aku datang tiba-tiba.

- Namaku Rusty Sabich. - Aku tahu siapa kau.

Carolyn sering cerita tentangmu.

Aku sudah coba menelepon.

Polisi sudah ke sini.

Bisakah kita bicara?

Kami bercerai sembilan tahun yang lalu. Kami pun jarang berkomunikasi.

Kau tahu soal kehidupan pribadinya?

Tidak.

Kalau kau?

Dia terlalu sering bekerja, kurasa rekan kerjanya

pasti lebih mengetahuinya.

Sungguh, itu alasan kami cerai.

Kau sering bekerja dengannya,

kalau aku tak salah.

Dia tangan kananku.

Aku tak pernah tahu dia punya anak.

Ya, terkadang yang tak kau tahu dapat menjelaskan segalanya.

Carolyn memisahkan hidupnya dari pekerjaannya.

Aku yakin banyak yang tak kuketahui mengenai hidupnya.

Semua yang kulihat dan yang kutahu hanyalah hal yang ingin dia buka.

Jika penasaran apakah aku membunuhnya,

polisi yakin bahwa aku tak membunuhnya.

Ini putraku, Michael.

Ini Tn. Sabich.

Halo, Michael. Aku turut berduka.

Terima kasih.

Dia marah...

pada dunia, pada ibunya, padaku.

Keluarganya berantakan.

Aku yakin dia menyalahkanku.

Baiklah, Semuanya. Ayo mulai.

Dengar, aku tahu kita kewalahan.

Kita sedang lalui masa-masa sulit.

Carolyn sangat spesial, salah satu anggota tim.

Dengar, tak masalah jika bersedih.

Dan tak masalah jika kau tak bisa maju.

Begitulah sifat manusia.

Tapi saling membantu juga sifat manusia.

Berbelaskasihan.

Apa...

Maaf.

Apa kabar terbaru soal pembunuhan Carolyn?

Kita belum terima laporan patologi menyeluruh.

Di baju dan tubuh Carolyn

ada sedikit serat karpet yang tak ada di apartemennya.

Berbahan sintesis, buatan domestik.

Warnanya malt Skotlandia.

Pewarnanya belum diketahui

dan serat itu entah hasil tenunan pabrik atau rumahan...

Warnanya malt Skotlandia.

Kemungkinannya dipersempit.

Sepertinya tak ada perlawanan sebelum dia dibunuh,

tak ada tanda pembobolan, mungkin Carolyn kenal pembunuhnya.

Hasil autopsi menyimpulkan tiga pukulan di kepala.

Lalu, talinya?

Tali rami standar, satu sentimeter, buatan Amerika.

Baiklah. Itu bisa dibeli di mana saja.

Target, Walgreens, Home Depot.

Jadi, saat kau bilang investigasi ini tak berkembang, kau serius.

Itu yang mau kau laporkan ke Delay,

agar kalian bisa gelar siaran pers dan nyatakan ketidakmampuan?

Ketidakmampuanmu sangat terlihat hari ini.

Wow, kau berengsek sekali, ya, Tommy?

Kurasa bagian berbelaskasihannya sore ini sudah selesai.

Tommy, bisa bicara?

Apa-apaan sikapmu tadi, Tommy?

- Apa? - Kau pikir itu produktif?

Aku tak sadar itu yang mau kita capai.

- Kau tahu? - Aku tahu banyak.

Aku muak dengan pembangkanganmu, paham?

Jika kau ketahuan menghalangi investigasiku, aku...

Menghalangi... Kau punya serat karpet.

Kasus ini sudah terpecahkan.

Kau bercanda?

Kau mau berkelahi?

Kau mau berkelahi?

- Tidak. - Kau pikir itu ide bagus?

Apa gunanya bagimu, Tommy?

Kau kesal.

Ya.

Sialan.

Tn. Sabich, ada komentar soal kasus Polhemus?

Aku belum bisa bilang apa-apa.

Investigasinya masih berjalan,

- tapi saya yakinkan, kantor kejaksaan... - Bagus, Rusty. Ayolah.

...sedang banting tulang, dan Raymond Horgan juga begitu.

Sungguh keterlaluan jika menganggap kami tak melakukan apa-apa.

Aku paham apa tujuan Nico Della Guardia,

menyebarkan ketakutan memang menguntungkan karier politiknya.

Tapi Nico Della Guardia sudah lama tak ikut sidang.

- Dia selalu gunakan kesepakatan. - Ayo!

Metode pilihannya adalah menunda terus-menerus

sampai pengacara pembela menyerah

karena kliennya tak bisa bayar gajinya.

Sudah bodoh. Dia gunakan cara hina.

Jika keduanya digabungkan...

Nico Della Guardia dijuluki Nico "Delay" Guardia

karena sering menunda dan gunakan kesepakatan.

Dan satu hal lagi.

Jika kalian masuk ke gang gelap dan ada bahaya di depan,

kalian mau ditolong siapa?

Persepakatan dan penunda...

- Berengsek. - ...seperti Nico Della Guardia,

atau pejuang seperti Raymond Horgan?

Jangan bilang kalau kau yang urus kasus Carolyn.

Benar?

Rusty?

Raymond yang memintaku.

Raymond yang memintamu.

Jika bukan aku, ini jatuh ke Tommy Molto, yang tak akan lakukan apa-apa

karena kasus yang tak terpecahkan menghancurkan peluang terpilihnya Raymond.

Maksudku, jika Della Guardia menang, dia akan berikan pekerjaanku pada Tommy.

Dan bagaimana jika tersebar...

Bahwa kalian pernah berhubungan.

Bagaimana nasib kasusmu,

kariermu, dan anak-anak kita?

Aku?

Hubunganku dan Carolyn sudah lama usai.

Aku hanya butuh dua pekan, dari sekarang sampai sidang perdana,

Raymond butuh kasus, Barbara.

Dan hanya aku yang bisa menyelesaikannya.

Tak ada jaksa lain yang tak pernah bercinta dengan Carolyn?

Maafkan aku.

Pernikahan kita nyaris hancur karena ini.

Aku nyaris hancur karena ini.

Aku mengenalmu, Rusty.

Kau akan terlarut dengan kasus ini.

Kau akan terlarut dan terdiam.

Itu akan menghancurkanku.

Ayahku berselingkuh dari ibuku...

dan...

aku bersumpah tak akan melakukannya.

Dan sekarang aku di sini.

Menurutmu kenapa itu terjadi?

Entahlah. Itu bukan soal seks.

Maksudku, akhirnya begitu.

Tapi, dengan Barbara, memang begitu awalnya.

Aku dan B bertemu saat kami berusia 20 tahun.

Enam bulan kemudian dia hamil,

Jaden lahir, lalu Kyle.

Makanya, kami berkomitmen.

Saat kita tidur, kita terbangun karena kecemasan.

Permasalahan anak-anak di sekolah, beban kasusku.

Dengan Carolyn, aku damai.

Dia membangkitkan hidupku, ya?

Carolyn itu humoris, kuat, dan cerdas.

Sangat cerdas.

Yang tak kupahami, mungkin kau bisa membantuku memahaminya?

Ada sesuatu saat perjumpaan pertama...

yang selalu kupikirkan.

Mungkin dia tak hanya tertarik dengan diriku.

Maksudmu?

Apa dia tertarik dengan kekuasaanmu?

Kedengarannya itu bukan cinta.

Tapi itu cinta.

Kau akan kuajari sesuatu.

- Kau tak mendengarkan. - Aku sedang belajar.

- Kau tak mendengarkan. - Aku mendengar sedikit.

Aku rindu masa lalu,

saat dua orang dewasa ingin bersentuhan, mereka bebas untuk bersentuhan.

Kami suka aktivitas fisik.

Dia sangat agresif.

Dia suka sekali kalau aku agresif.

Kau sedang bahas soal seks?

Dan saat aku dan Carolyn melakukan sesuatu

yang tak pernah kulakukan dengan B,

Carolyn menatapku dan bertanya,

"Barbara lakukan ini untukmu?"

Seakan ingin membawa Barbara ke ranjang bersama kami.

Seakan ingin Barbara di ranjang bersama kami.

Dia seakan ingin orang lain menyaksikan ketakberdayaanku.

Apa kau merasakan hal yang sama dengan Barbara?

Tidak.

Barbara lakukan ini untukmu?

Sialan.

Sialan!

Aku tak bisa berhenti memikirkannya.

DELLA GUARDIA SEBAGAI JAKSA WILAYAH

Della Guardia.

Terima kasih.

Apa...

Malam yang luar biasa.

Tapi, ingatlah, Kawan-kawan, ini hanya permulaan.

Aku juga ingin berterima kasih

kepada sahabat dan lawan yang kuhormati, Raymond Horgan.

Terima kasih... Jangan.

Dia melayani kota ini dengan setia untuk sekian lama.

- Dengan baik dan terhormat. - Setia untuk sekian lama.

Raymond adalah teman terbaikku.

- Raymond adalah teman terbaikku. - Akan selalu kukenang.

Jadi, Raymond Horgan, terima kasih.

Ya.

Tapi, dengar,

itu masa lalu, dan kita di sini untuk...

Masa depan!

Berarti kau akan dipecat malam ini?

Aku masih bekerja, tapi bukan sebagai Wakil Kepala Jaksa.

Itu Tommy, 'kan?

Ya. Itu Tommy Molto.

...kalian mendukungku?

- Persetan dengan mereka. - Oke, ya.

- Kyle. - Persetan dengan mereka.

Maksudku, lihat mereka.

Dia tak salah.

Kau tak akan mau kerja di sana saat mereka yang berkuasa.

Oke. Jadi, aku harus ke mana?

Aku harus lakukan apa?

Bagaimana dengan kasusnya?

Entahlah.

Bagaimana sesimu dengan dr. Rush?

Kau pasti akan suka.

Dia berpihak padamu.

Tentu saja. Aku "korbannya".

Aku ikut sedih soal pemilu...

dan pekerjaanmu.

Aku hampir lega, ya?

Terima kasih sudah jadi penopangku.

Aku tak akan lupa bahwa kau, ya...

Tonggak penopang?

Aku tak lemah lunglai.

Aku bisa saja pergi.

Aku bisa saja maju. Sekarang pun bisa.

Aku tak begitu karena kita punya keluarga...

dan aku bersikeras untuk mempertahankannya.

Aku mencintaimu.

Itu satu lagi.

Aku akan berjuang... Kita akan berjuang...

untuk menyelamatkan yang kita punya, ada banyak yang harus kita selamatkan.

Tapi, berhentilah mencintainya.

Kau harus berhenti mencintainya.

Aku sudah hubungi Nico.

Memberikan selamat atas kemenangan dan perlawanannya yang baik.

Aku juga bilang akan secepatnya menyerahkan jabatan,

agar dia bisa menikmati jabatan itu

sebelum pemilu.

Lagi pula, seorang jaksa lemah

tak akan bisa melayani kepentingan kota kita.

Rigo, hei.

Hei, apa kabar?

- Entahlah. - Ya. Aku ikut sedih.

Kau sedang apa di sini?

Hall and Oates ingin tanya jawab soal beberapa kasus.

Beberapa kasus?

Hei, kau akan baik-baik saja?

- Selalu. - Sampai jumpa.

Ya.

- Hei. - Hei.

Wow, tak sabar untuk keluar dari sini, ya?

Ya. Jika kau percaya wartawan, waktuku hampir habis.

Aku seperti pejantan unggul dilepas ke padang rumput.

Seandainya bagian pejantannya masih berfungsi.

Kau siap?

Apa, ke padang rumput?

Bukan, untuk rapat ini.

Bersama Tweedledum dan Tweedledumber.

Baiklah.

Kau sudah lihat raut wajahku. Senang?

Sudahlah. Ayo, Raymond. Silakan duduk.

Kau juga, Rusty. Dan tutup pintunya.

Pertama, aku mau berterima kasih atas ucapanmu semalam.

Itu sangat menyentuh, penuh kasih.

Enyahlah.

Tapi, pernyataan publikmu sebelumnya membuatku sedih

Maaf jika kau merasa begitu.

Tommy akan menjabat sebagai Wakil Ketua Jaksa,

secepatnya.

Jadi, langsung saja, segera serahkan semua daftar kasus,

catatan tuntutan, berkas jadwal, dan semuanya.

Dan karena minat membeludak warga akan kasus Carolyn Polhemus...

Yang kau hebohkan tanpa malu?

Kasusnya sudah sampai di mana?

Aku sudah berikan laporan lengkap pada Tommy.

Sebenarnya, belum kau berikan.

Masih ada beberapa hal yang belum lengkap.

Seperti apa?

Misalnya, analisis sidik jari.

Aku masih menunggu hasilnya.

Hasilnya sudah keluar.

Jadi, sudah kau utak-atik?

Ya, lagi pula, ini investigasiku.

Beberapa sidik jari ditemukan di apartemennya, termasuk sidik jarimu.

Jadi, kapan terakhir kali kau datang ke apartemen Carolyn?

Aku datang ke TKP setelah kematiannya.

Kau pakai sarung tangan, 'kan?

Dan sidik jarimu ditemukan di kamarnya.

Tak ada yang melihatmu masuk ke sana.

Jadi, kapan terakhir kalinya kau berada di apartemen Carolyn

sebelum pembunuhannya?

Kami tangani kasus bersama... persidangan... dan terkadang kami lembur,

dan terkadang kami bekerja di apartemennya.

Jadi, kau membahas kasus di apartemennya?

Kami adalah rekan kerja.

Jadi, aku memeriksa daftar panggilan di ponsel Carolyn.

- Kalian sering bertelepon. - Apa tujuan semua ini?

Tujuannya adalah, aku mau mencari tahu

kapan terakhir kau ke apartemen Carolyn sebelum dia dibunuh.

Dan kau bilang, kalian pernah kerjakan kasus bersama di sana.

Apa aku harus didampingi pengacara di rapat ini?

Apa kasus terakhir yang kalian kerjakan bersama?

Maaf, apa aku sedang diinterogasi?

Dengar, aku Wakil Ketua Jaksa yang baru.

Aku hanya ingin tanya jawab dengan mantan Wakil Ketua.

Aku punya pertanyaan.

Itu wajar.

Apa kau dan Carolyn punya hubungan asmara?

Mau kuulangi pertanyaannya?

Hubungan personalku dengan Carolyn Polhemus

tak ada kaitannya dengan investigasi ini.

Kau bercanda?

- Kau bodoh, Tommy. - Hei, Rusty.

Aku memang menyebutmu tak berkompeten

soal investigasi ini.

Sepertinya kau sengaja, atau bahkan licik.

- Kau bodoh sekali, Tommy. - Hei, mungkin...

Kau sangat bodoh.

Rusty, sebaiknya kau tutup mulut.

Ini masalahnya.

Laporan patologi pembunuhan Carolyn sudah keluar, dan dia hamil.

Apa kau tahu Carolyn sedang hamil saat dibunuh?

Tidak.

Kau tahu siapa ayah bayinya?

BERDASARKAN NOVEL OLEH SCOTT TUROW

Terjemahan subtitle oleh Yosef Sianipar

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.