All language subtitles for THE DRUG KING. 2017.1080p.FHDRip.H264.AAC-NonDRM-id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Methyl amfetamin.

Philopon.

Biasanya lebih dikenal sebagai met kristal.

Begitu high akan terasa sangat berenerjik dan tidak bisa tidur.

Tidak akan ada lagi rasa takut.

Singkatnya, obat ini akan membuat orang merasa melambung ke udara.

Obat ini diciptakan pertama kali pada saat perang Pasifik.

Jepang mengambil kesempatan dan menggunakan racun ini dalam perang.

Mereka yang pertama kali mendapat kesempatan mencicipi obat ini...

...adalah pilot dari pasukan khusus kamikaze.

Setelah mengonsumsi met kristal ini,

mereka menerjang ke markas musuh tanpa ada sedikit pun rasa takut.

Supaya para buruh pabrik bekerja tanpa istirahat, met kristal dimasukkan ke dalam pabrik.

Untuk menghilangkan rasa takut para prajurit di medan perang, met kristal diberikan kepada mereka.

Walaupun perang telah berakhir,

para pencandu sulit untuk melupakan rasa narkoba itu secara alami menjadi sangat banyak.

Pemerintah Jepang mengeluarkan UU yang membatasi met kristal.

Para pengedar narkoba Jepang mengalihkan perhatian mereka ke perbatasan dekat Busan.

Pada saat itu seluruh bangsa mendengungkan kehidupan yang aktif.

Jepang butuh pabrik.

Dan bagi kami, ekspor merupakan kepentingan kedua pihak.

Dengan demikian...

...era meth telah dimulai.

Dan ada seseorang yang bagaikan legenda dan membuka zaman keemasan putih ini.

Made in Korea.

Raja narkoba legendaris yang mengendalikan Kepulauan Jepang dengan kristal kualitas terbaik.

Pada siang hari ia adalah warga negara teladan yang baik.

Pada malam hari ia menjelma menjadi raja narkoba.

Menjalani dua kehidupan yang sangat berbeda.

Pada saat itu semua orang menyukainya.

Semua orang juga membencinya.

Dan pria ini adalah...

Lee Doo Sam.

-= Tahun 1972 Busan =-

Ini adalah pengrajin emas yang pernah kusinggung itu.

Bahasa Jepangnya lumayan bagus.

Namaku Lee Doo Sam.

Jika hari ini sampai gagal,

beberapa toko emas yang berada di Busan akan menjadi hancur.

Kau harus melakukannya dengan luar biasa baik.

Lama tidak bertemu.

Emasnya asli, jam tangan ini.

Semuanya jangan bergerak!

Sini! Sini! Sini!

Unit kontrol datang! Unit kontrol!

Sebentar!

Jangan bergerak!

Ketangkap! Ketangkap!

Di sini! Di sini!

Masakannya lumayan.

Baru hari pertama sudah harus melihat lagak orang Jepang. Terasa sesak pasti ya?

Anda juga keterlaluan. Kenapa dia tidak diberitahu?

Makan yang banyak!

Dihitung.

Kau pernah kuliah?

Cuma bayar uang kuliah tapi tidak pernah masuk.

Tidak heran matamu sangat jeli.

Kapan kau mulai belajar kerajinan emas?

Awalnya cuma mikir harus punya ketrampilan buat cari makan, makanya dipelajari.

Jika harus meraba, tentu saja harus meraba barang yang berharga.

Dasar kampret!

Kalau begitu bisa jadi emas-emas itua dalah emasmu.

Aku juga harus memikirkan diri sendiri.

Kalau tidak, dari mana enerji buat menyentuh barang-barang ini?

152 lembar nih!

Ada dua lembar yang sobek.

Jangan lupa untuk mengamati sekeliling. Itu yang paling penting.

Ke depannya bekerja sama yang baik dengan Le Siljang. [Siljang - setara dengan direktur]

Aigoo, yang cepat!

S

Su

Sub

Subt

Subti

Subtit

Subtitl

Subtitle

Subtitle

Subtitle o

Subtitle ol

Subtitle ole

Subtitle oleh

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~ D

Subtitle oleh: ~ Da

Subtitle oleh: ~ Dam

Subtitle oleh: ~ Damn

Subtitle oleh: ~ Damn!

Subtitle oleh: ~ Damn!S

Subtitle oleh: ~ Damn!Su

Subtitle oleh: ~ Damn!Sup

Subtitle oleh: ~ Damn!Supe

Subtitle oleh: ~ Damn!Super

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Numpang lewat!

Ini.

Yang rileks jari tangannya.

Nak, les pianomu berjalan dengan lancar?

Ayo, ayo, semuanya lihat ke depan!

Semuanya senyum! Sebentar saja sudah selesai.

Ayo senyum!

Siap? Mulai ya!

Satu, dua...

Tiga.

Ulang sekali lagi.

Doo Sam...

Di antara pria pada saat bertemu, yang dipegang di tangan itu tidak seharusnya uang.

Tapi kartu nama.

Orang-orang itu menguasai seluruh Busan.

Dengan memasuki lingkaran itu, sekalipun berbuat jahat tidak akan diekspos.

Hei! Gwak Isa!

Itu adalah Gwak Isa dari Yeongdoo Seonbak.

Yeongdoo Seonbak?

Aku baru pertama kali dengar.

Bukan perahu nelayan.

Atas persetujuannya...

...kapal militer AS dirombak menjadi ini.

Di saat sedang berlabuh dan sibuk berbisnis di daratan,

berniat untuk mencari sedikit keuntungan.

Kita hanya perlu meminjam kapalnya dan saling membantu.

Kapal ini cukup besar.

Konon kapal ini dulunya adalah kapal milik AS.

Kalau begitu...

Itu... itu Missouri.

Missouri.

Kapal ini boleh dibilang termasuk adiknya.

Begitu katanya.

Ah, untukmu.

Silakan dicek.

Baik, aku permisi dulu kalau begitu.

Wah, Oppa...

Mainan ini keren sekali.

Dari apa ini?

Jangan cuma dimakan sendiri, bagi dikit ke anak-anak!

Masih tinggal di gereja. Kau tuh cukup hebat.

Mereka yang mengambil semua uang pajak itulah yang dinamakan pencuri.

Di Alkitab kan juga ada tertera jika penagih pajak tidak disukai.

Moon Ik Jeon Seonsaeng juga pernah membawa pulang biji kapas tapi tidak dideklarasi.

Aigoo, manusia bergantung pada dandanan dan kuda bergantung pada sadel.

Entah itu penyelundupan atau keluar jalur, jangan sampai ketahuan.

Gini-gini aku adalah putri seorang pendeta.

Mau dengar sebuah lagu?

Tolong jangan dilakukan lagi!

Jangan lakukan!

Ayo cepat!

Kusuruh jangan lakukan, dasar!

Aigoo, dasar!

Serius!

Mau joget seperti ini, aku adalah ahlinya.

Oppa!

Oppa!

Ada masalah besar!

Doo Hwan Oppa hampir mati.

Kenapa?

Dasar bajingan!

Hei, dasar bajingan kalian!

Bangsat!

Kampret!

Kampret!

Kampret!

Apa? Kampret!

Mampus kau sana, kampret!

Kau adalah hyeong-nya kampret ini?

Aku... aku akan memberi kalian kompensasi.

Jangan lihat dia begini. Nyalinya sama sekali 'gak ada.

Sudah pasti apa-apa takut.

Ya 'kan?

Ya, 'kan?

Mohon supaya dimaklumi.

Kami telah melakukan kesalahan fatal.

Ada apa?

Kalau sudah melakukan kesalahan fatal,

ya harus mati.

Betul tidak menurutmu, bajingan?

Siapa kau?

Sebenarnya aku tidak begitu ikut campur.

Ini mau apa?

Hyeong!

Pegang erat-erat!

Mau apa? Mau apa?

Bangsat!

Jahanam!

Aigoo... aigoo... aigoo...

Kau tidak apa-apa?

Masih di atas?

Oke, oke, kita pergi.

Kita pergi makan saja.

Oh Doo Sam!

Kenapa ini?

- Kenapa? - Oh, Doo Hwan.

Kau terluka?

Tidak apa-apa.

Ke sini mau apa?

Temani aku merokok sebatang yuk!

Osaka itu tidak ada bedanya dengan lingkungan kita sendiri.

Mereka itu membawa grup pertunjukan Jepang dan manggung di mana-mana.

Yang ini tidak penting.

Mungkin usus buntunya pecah sekarang jadi tidak bisa bergerak.

Katanya sih barangnya akan dikirim ke sana hari ini.

Barang apa?

Zaman sekarang yang sejenis penanak nasi sudah tidak bisa menghasilkan uang lagi.

Lalu kalau bukan penanak nasi lantas barang apa?

Barang itu... kokain.

Kokain?

Seumur hidup kalian pernah merasakan perut dibedah?

Jika sampai gagal, perut kalian yang akan kusobek.

Kita semua cari makan dengan mengandalkan kredibilitas.

Tidak bersedia bekerja sama dengan orang yang tidak mempercayai kita.

- Sana! Sana! - Hei!

Kaget aku, sialan!

Apa?

Barang itu sangat berharga.

Jika tidak berharga, melihatnya pun aku tidak sudi.

-= Osaka, Jepang =-

Usus buntu Hideki pecah?

Kau orang Korea?

Iya.

Aku orang Korea Utara, kenapa memangnya?

Abeoji dan Eomma ku tinggalnya di Pulau Jeju.

Ah, oh ya?

Anu...

Kalau aku lahir lebih cepat beberapa tahun, aku juga orang Korea Utara.

Aigoo, sungguh senang!

Aku tuh... aku lahir di Manchuria.

Habis itu keliling ke sana ke mari dan akhirnya jadi orang Busan.

Jadi begitu aku melihat orang yang hidup di negara lain,

Aku serasa melihat saudaraku sendiri.

Ada apa?

Sudah gila ya kau?

Kampret itu adalah komunis.

Terus aku harus bagaimana?

'Kan dia sudah bilang dia orang utara.

Kalau tidak hati-hati, kita bisa ditangkap dan dituduh komunis.

Entah itu ditangkap karena dituduh komunis ataupun ditangkap karena menyelundup,

jauh lebih mending daripada harus mati kelaparan.

Serahkan saja padaku.

Kau diam saja.

- Kau lapar ya? - Iya.

Aigooya...

Saking terburu-burunya ke sini, sampai kencing pun aku belum sempat.

Mau makan bersama?

Lihat tuh! Lihat tuh!

Jika tertangkap di Jepang karena membuat narkoba,

tinggal tunggu dieksekusi mati saja.

Karena itu pabriknya dibangun di Korea Selatan.

Yang dimaksud pabrik itu bukanlah sesuatu yang luar biasa.

Masih tergantung pada ketrampilan, ketrampilan.

Harus lihat orang yang memiliki ketrampilan itu hidupnya seperti apa.

Untuk bisa membedakan yang baik dari yang buruk.

Di sini ada seorang pemimpin yang lumayan terkenal.

Namanya Baek gyosu.

Baek gyosu?

Awalnya dia ditangkap untuk diperalat.

Tapi kemudian dia belajar banyak di kampus di sini.

Keahlian Baek gyosu itu boleh dibilang sangat tersohor. [Gyosu - profesor]

Yang paling top itu yang Korea Utara. Yang Tiongkok atau Taiwan biasa saja.

Aigoo, bangsa kita aslinya memang memiliki ketrampilan yang bagus.

Tapi Korea Utara bukan milik kita.

Daerah Busan ini...

Baik itu air ataupun udara, sangat cocok untuk membuat kokain.

Warna dari kokain ini sungguh indah.

Kalau ini aku kurang tahu.

Airnya bagus.

Bentar! Bentar!

Jadi, kalau bahan dasarnya diambil dari sini,

lalu dibawa ke Korea Utara untuk diproduksi dan kemudian dibawa ke sini lagi untuk dijual....

Ini... Ini bagaimana?

Itu berarti emas.

Selama bisa dijual.

Sama dengan pohon uang, pohon uang.

=Presiden Park Chung Hee secara khusus memerintahkan untuk memberantas penyelundupan dan transaksi ilegal lainnya.=

Kau bilang inspektur jenderal Badan Intelijen Pusat Korea (KCIA) akan ke sini?

Kim Banjang bangsat... [Banjang - setara dengan ketua tim]

Kau harus bertanggung-jawab.

Kami sama sekali tidak tahu.

Bisa gila aku!

Kau mau melihatku jatuh tersungkur di Namsan?

Kau mau melihatku jatuh tersungkur di Namsan? [Note: Pada saat itu Badan Intelijen Pusat Korea berlokasi di Namsan, Seoul]

Anu, Doo Sam diaโ€ฆ [Note: Pada saat itu Badan Intelijen Pusat Korea berlokasi di Namsan, Seoul]

Anu, Doo Sam diaโ€ฆ

...tidak bisa dihubungi lagi. Bagaimana baiknya?

Kim Banjang...

Aku akan menyelamatkan mukamu. Tolonglah aku.

Sebagai syaratnya, aku bisa menyerahkan Lee Doo Sam kepada kalian.

Ini orang-orang pada ke mana semuanya?

Sialan!

Suruh orang ke sini tapi tidak berada di tempat. Aku bukan orang yang kurang kerjaan.

Aku ini sibuk sekali dan waktuku sangat mahal.

Gwa--Gwak Isa-nim, mukamu kenapa?

O--Orang-orang ini...

Hei, menjadi kurir menagih uang...

Kau tahu kapal ini kapal apa? Beraninya mengangkut sakarin?

Bbu--Bukan Sakarin.

Kau ingin ke Namsan dan merasakan semangkok sup salju?

Ekstra bubuk cabe.

Aku sungguh tidak tahu. Sungguh!

Tolong ampuni aku sekali ini.

Kapal ini adalah kapal sewaan. Aku mana tahu apa-apa?

Makanya, kapal yang sangat disayang-sayang oleh negara...

Digunakan oleh kalian untuk memuaskan keinginan pribadi. Mana bisa begitu?

Dasar kampret.

Ampuni aku...

Tolong ampuni aku.

Aku punya anak.

Masih ada tiga adik perempuan yang belum menikah.

Ini urin?

Banyak betul?

Dasar kampret!

Aigoo, aigoo, takut ya?

Mau kupanggilkan ibumu?

Kampret itu...

Katanya paling ahli dalam bidang ini.

Penyelundupan ke Jepang semuanya dikendalikan oleh Choi Bujang-nim.

Kabarnya kali ini bukan penyelundupan.

Tapi dia ditangkap karena berzinah.

Oyabun-mu sudah melarikan diri ke Jepang. [Oyabun - pemimpin tertinggi yakuza]

Kau itu cuma ekor! Ekor buat apa?

Begitu setia padanya siang dan malam.

Bagaimana kondisimu?

Dengar baik-baik!

Kau tahu bagaimana Eomoni-nya Kim Gu Seonsaeng menjaganya 'kan?

Kau tahu bagaimana Eomoni-nya Kim Gu Seonsaeng menjaganya 'kan? [Note: Kim Gu adalah aktivis kemerdekaan Kor-Sel yang terkenal. Saat di penjara, ibundanya berjuang mati-matian untuknya]

[Note: Kim Gu adalah aktivis kemerdekaan Kor-Sel yang terkenal. Saat di penjara, ibundanya berjuang mati-matian untuknya]

Sekarang keluarga harus bergantung padamu.

Dari awal memang aku yang menjadi tumpuan hidup keluarga.

Kenapa?

Apa lagi yang kau rencanakan?

Kau punya duit?

Wah...

Menurutku makanan di penjara lebih cocok dengan seleramu.

Bagaimana jika kau tetap berdiam di dalam saja?

Bagaimanapun juga, para pegawai negeri itu pasti ada hubungannya dengan itu.

Coba kau ke sana bujuk rayu dia dan bawa dia ke sini.

Mengerti?

Kepala keamanan di sini adalah seonbae-ku waktu main basket dulu.

Tapi orangnya sangat tegas dan tidak bisa neko-neko.

Iya, sepertinya begitu.

Lagipula dia seharian berada di sini dan berhadapan dengan orang-orang jahat.

Sudah pasti orangnya harus tegas.

Tapi bisa tidak kira-kira dia menutup sebelah mata?

Kenapa mau cari dia?

Aigoo, Anda ini sudah pasti Samonim ya?

Aigoo, sungguh maaf.

Kukira Anda adalah putrinya.

Aigoo, Anda sungguh cantik.

- Aigoo, rumahnya bagus sekali. - Hei!

Halo!

Siapa...

- Pergi kau! - Gyejang-nim!

Apaan Gyejang-gyejang?

Kau anggap aku ini apa?

Cepat pergi!

Hei, cepat tabur garam!

Hei, cepat tabur garam! [Note: Untuk buang sial]

Bo-an Gyejang-nim!

Bo-An Gyejang-nim!

Dia memiliki temperamen yang tidak biasa.

Bukan berarti hanya dengan basa basi bukan berarti pendiriannya yang tegas itu akan langsung berubah.

Aku tuh kurang ngerti apa yang dimaksud dengan tegas.

Tanggung-jawab Banjang-nim dalam hal menjinakkan kepala keamanan itu diharapkan.

Jika tidak...

Aku akan ke Badan Intelijen Pusat sambil membawa buku catatan ini.

Napi nomor 1538.

Skearang kau adalah Baek Byeong Jae.

Dijatuhi hukuman tahanan rumah.

Dibebaskan dari penjara setelah menjalani masa tahanan.

Kalau begitu...

Aku disuruh berdiam di dalam rumah terus?

Jadi?

Kau berniat mendekam di sini terus?

Aku akan mendekam di dalam rumah.

Perlakukan isterimu dengan baik sepanjang hidupmu.

Yang lalu biarlah berlalu. Jangan berpikiran untuk melakukan yang tidak-tidak.

=Mantan Kandidat Presiden Kim Dae Jung dari Partai Simin...=

=Setelah lima hari dan sembilan jam, sekitar pukul 10:20 pada malam kemarin...=

=akhirnya kembali ke kediamannya di Mapo Seoul.=

=Untuk melacak para penculik kapal dari pelabuhan Kobe di hari serangan...=

=Untuk melacak para penculik kapal dari pelabuhan Kobe di hari serangan...= -=Kim Dae Jung kembali ke keluarganya di Seoul.=-

=Semua kapal dengan tujuan dalam negeri, Buja-ho, Johwa-ho, Yongman-ho dan seterusnya...= -=Kim Dae Jung kembali ke keluarganya di Seoul.=-

=Semua kapal dengan tujuan dalam negeri, Buja-ho, Johwa-ho, Yongman-ho dan seterusnya...=

=sedang menjadi subjek investigasi.=

Yakin dia bebas hari ini?

Tahunya saja sudah hampir dingin.

Demikianlah pemberitahuan ini disiarkan.

Bus dengan keberangkatan pukul 10:20 akan segera berangkat.

Aku punya sebuah ide baru buat bisnis.

Aku berani jamin ke depannya bisnis ini pasti akan booming.

Cuma perlu membawa masuk sumber dayanya.

Dibuat dengan ketrampilan kita.

=Kemudian diekspor keluar.=

Kau lagi dengar?

=Kau mau ke Seoul?=

=Kalau polisi cari ke sini bagaimana?=

Lalu... lalu kau serius mau aku mendekam di dalam rumah terus?

Duduk tunggu mati kelaparan?

Kau anggap saja aku hilang untuk sementara waktu.

Hubungan terputus.

Kau tidak berencana mau hidup bersama denganku lagi?

Begitu?

Sook Kyeong, kita juga harus seperti orang lain.

Hidup itu harus dipenuhi dengan warna.

Percayalah padaku dan bersabarlah beberapa waktu.

Aku pasti akan membuatmu...

...menjadi Yuk Yeong Soo. Kau tahu Yuk Yeong Soo, 'kan?

...menjadi Yuk Yeong Soo. Kau tahu Yuk Yeong Soo, 'kan? [Note: Isteri dari Presiden Park Chung Hee yang sedang menjabat saat itu]

Aku pasti akan membuatmu menjadi seperti itu. [Note: Isteri dari Presiden Park Chung Hee yang sedang menjabat saat itu]

Aku pasti akan membuatmu menjadi seperti itu.

Kau tunggu saja.

Pada bilang jika kurang Choi Bujang dari triad Yongpal, tidak akan bisa berbuat apapun.

Tapi kalau kau memang begitu hebat,

kenapa kau bisa masuk juga?

Kabarnya kau dijebloskan ke dalam gara-gara perzinahan ya?

Jadi pria itu harus sedikit temperamen baru bisa hebat.

Dengan begitu baru bisa duduk menunggu hubae-mu yakni aku, datang mencarimu.

Terima kasih, Jesu-ssi. [Jesu - isteri dari adik]

Choi Bujang...

Bekerja sama denganku.

Hei, makan malam bersamaku saja kau masih belum punya level.

Aku mengerti.

Choi Bujang-nim adalah seonbae-ku.

Tapi kau berniat untuk terus bergelut di lingkaran ini

dan meringkuk di sini.

Ah iya! Aku sudah dengar.

Katanya kau gara-gara naik kapal milik Badan Intelijen Pusat sehingga kau tersungkur.

Kabarnya hubunganmu dengan kepala tim pengontrol narkoba itu bagaikan kakak adik.

Izinkan aku memanfaatkan bekingmu juga.

Aku berencana mau bisnis meth.

Kokain.

Enyah kau!

Aku tidak sudi berbisnis narkoba.

Oke.

Benar katamu.

Waktu aku diseret oleh Badan Intelijen Pusat, aku hampir kehilangan nyawa.

Kau tahu seperti apa rasanya digebuki hingga semaput?

Ayah dan kakekku berdua mati dipukuli.

Mau gila rasanya.

Sepertinya ini adalah tradisi bagi keturunan lelaki di keluargaku.

Hari itu saat aku mencuci pakaian dalamku yang berlumuran darah, aku bersumpah...

Kelak aku harus memiliki kemampuan di mana ada orang yang akan membantuku hanya karena aku telepon.

Waktu itu aku terpuruk hingga sedemikian.

Jika aku tidak memiliki beking yang bisa kuteleponin,

aku tidak bisa bertahan hidup lagi di negara ini.

Choi Bujang...

Izinkan aku memanfaatkan bekingmu.

Bahan bakunya?

Bahan bakunya diimpor langsung dari Tiongkok dan Taiwan. Kemudian diproduksi di Korea dan kemudian diekspor ke Jepang.

Sekarang kita juga harus mengikuti perkembangan zaman.

Membangun sebuah piramida ekspor.

Menjual narkoba ke Jepang merupakan tindakan yang patriotisme, 'kan?

Dinasti Qing dulu runtuh juga dikarenakan opium.

Kita juga bisa mengalahkan Jepang dengan narkoba.

Choi Bujang...

Asalkan berhasil menyelundupkan narkoba keluar dengan menyembunyikannya dalam penanak nasi, kau akan sukses lagi dalam hitungan menit.

Itu...

Kau tahu polisi juga mengawasi dengan ketat perihal bahan baku, 'kan?

Tahu.

Dan juga...

Ini adalah barang yang paling disukai oleh para wanita.

Aku 'kan bekerja di toko emas.

Cari sebuah biara kecil dan langsungkan upacara pernikahan juga boleh, 'kan?

Beri salam dulu! Ini adalah Seo Sang Hoon Gwajang-nim dari Tim pengontrol narkoba.

Namaku Lee Doo Sam.

Mohon bimbingannya.

Ini ada sedikit buah tangan.

Kecil-kecilan saja semoga berkenan.

Belakangan ini karena mencoba mengendalikan kampret-kampret pengisap ganja,

sibuknya luar biasa.

Kurasa kalian juga tahu tentang itu.

Yang paling penting adalah...

Begitu para pengedar menyentuh kokain,

habislah sudah.

Camkan itu!

Bayangkan seperti apa anak-anakmu di wisuda mereka sambil memegang buket bunga.

Karena itu jangan coba-coba menyentuh kokain.

Aku tidak menyentuh kokain.

Betapa mahalnya menyedot barang seperti itu.

Hari pertama di mana kau menyedot bubuk tersebut kau akan mengerti maksudku.

Pertama kali sensasinya pasti enak sekali.

Pada bilang pertama kali rasanya paling nikmat.

Pertama kali pakai rasanya seperti melambung di udara.

Orang yang tidak sanggup melupakan sensasi pertama menggunakan kokain pasti akan terjerumus.

Kau belum pernah lihat, 'kan?

Jangan bicarakan ini dulu.

Kau sudah menemukan ahli yang akan membuat kokain itu?

Hidup orang itu bergantung pada selingkuhan.

Harapan dari kokain ini tergantung pada profesor.

Baek Gyosu?

Hei, jangan-jangan maksudmu Baek Gyosu yang itu? [Gyosu - profesor]

Sudahlah, profesor satu itu sulitnya bukan main.

Masa kau tidak tahu? Entah itu pencuri atau pun polisi sedang sibuk mencari 'kunci' di lingkaran itu.

Baek Gyosu adalah kunci di lingkaran itu.

Hati-hati nanti kau bisa kena.

Anda sudah tiba?

Wah, ternyata benar dia.

Beliau adalah Baek Gyosu.

Beliau bagaikan Dan Gun Halbae yang menaburkan serbuk putih ke dunia.

Beliau bagaikan Dangun Halbae yang menaburkan serbuk putih ke dunia. [Dangun: raja pendiri Gojoseon dalam mitologi Korea]

[Dangun: raja pendiri Gojoseon dalam mitologi Korea]

Sepertinya tidak perlu kujelaskan lagi.

Kalian sudah pasti merasa terkagum-kagum.

Ini adalah Choi Bujang yang terkenal yang memulai sepak terjangnya dari usia 15 tahun.

Dan memiliki hubungan persaudaraan yang dekat dengan kepala bagian tim narkoba.

Kepala bagian tim pengontrol narkoba.

Yang ini Wang Moon Ho.

Dia adalah Tionghoa perantauan. Taiwan dan HongKong serahkan saja pada Moon Ho.

Kampret ini... anu...

Bahasa Inggrisnya juga lumayan.

Coba ngomong bahasa Inggris sedikit!

"What can I do for you?"

Dia juga bisa akupuntur dan bekam.

Kapan-kapan praktekkan ilmu bekammu pada Baek Gyosu.

Untuk membentuk sebuah tim nasional sungguh tidak mudah.

Doo Sook, cepat seduhkan secangkir kopi Taster's Choice.

Taster's Choice?

Ini adalah adik perempuanku.

Dia lulus dari Universitas Wanita Busan jurusan bisnis dengan peringkat kedua.

Tadinya dia mau bekerja sebagai sekretaris presiden bank tapi kutarik dia ke sini.

Caranya menghitung persis sama denganku.

Apalagi kalau hitung uang dia sangat hati-hati.

Kampret satu ini...

Lee Do Hwan, adik sepupuku.

Kalau bukan gara-gara aku, dia pasti sudah mengadu untung ke Amerika.

Kau juga pasti bisa berbahasa Inggris, 'kan?

Coba dikit...

Ayo, silakan duduk.

Aku tuh... tidak mencari yang lain.

Ingin supaya sandang pangan anak-anak kita tercukupi.

Tapi karena berada di sisiku,

sekalipun itu mengemis juga tidak akan mati kelaparan.

Ayo! Ini tidak lebih dari saling pengertian, 'kan?

Bersulang!

Apa kabarmu belakangan ini?

Halo, apa kabar?

Apa?

Lee Doo Hwan bagaimana?

Bisa dipercaya, otak juga lumayan encer. Sepertinya orangnya lumayan.

Bawahan dia bagaimana?

Siapa? Choi Jin Pil?

Anak itu jauh di atas Lee Doo Sam.

Kenapa bisa Choi Jin Pil berada jauh di atas Lee Do Sam?

Betul, Choi Jin Pil jauh di atasnya.

Choi Jin Pil jauh di atasnya?

Choi Jin Pil memiliki pembukuan terpisah.

Dia dan Wang Moon Ho berdua. Benar!

Ya 'kan? Ya 'kan?

Mampus!

Nih! Sekalipun sudah punya duit, penggunaannya jangan terlalu mencolok.

Jangan sembarangan difoya-foyakan sampai dilaporkan orang sebagai mata-mata.

Aku akan menghubungimu lagi.

Kau waktu sekolah waktu belajar matematika tidak pernah belajar pecahan?

Pecahan.

Itu bukannya jurusan bahasa?

Jadi orang harus tahu batas.

Jadi orang harus tahu batas. [Note: "pecahan" dan "tahu batas" adalah homonim]

Hutang piutang ini harus dikalkulasi ulang lagi.

Kalau bukan berkat aku, kampret sepertimu sudah ditangkap dari dulu.

Sialan, siapa yang sedang berbisnis di sini?

Kampret! Ngomong apa kau?

Siapa yang menyekop taiknya?

Lepaskan!

Telah menyusahkanmu. Telah menyusahkanmu.

Berikan barangnya pada Baek Gyosu.

Sialan!

Yang satu adalah aroma musk.

Musk dikenal memberi manfaat pada hati dan menyegarkan.

Bumbu berharga yang bisa langsung menyadarkan orang pingsan begitu mencium baunya.

Yang satunya lagi bukan musk.

Katanya kau berada di bawah Choi Jin Pil yang pernah bergabung di Geng Delapan Naga.

Aku... siapa? Aku?

Siapa yang menjadi bawahannya? Barangnya saja ada padaku.

Barang kami aromanya enak. Sudah lama terkenal di Osaka.

Tapi semua informasi dan keuntungan intelijen diambil semuanya oleh pihak Jepang.

Aku sungguh merasa sangat disayangkan.

Karena itu kali ini aku ingin juga coba menjualnya di Busan.

Aigoo, kakiku ini...

Berlutut sebentar saja sudah sakit.

Kita coba saja bagaimana, Jo Sajang-nim?

Lee Doo Sam-ssi...

Menurutku kau lebih cocok jika membuka toko emas.

Bikin cincin buat bayi yang genap berusia sebulan atau apalah itu.

Entah itu emas atau kokain, begitu sampai di tanganku akan berubah menjadi uang.

Gendutan sepertinya. Jas ini kok terasa sempit?

Kabarnya pemimpin geng Kobe yang paling terkenal adalah orang Korea Utara.

Maksudmu Soo Gon Hyeong-nim?

Hubunganku dengannya bagaikan saudara.

Jika aku yang buka mulut...

...harusnya bisa naik kapal Hyeong-nim dan ke sana dengan leluasa.

Tapi Hyeong-nim yang satu itu sangat lain daripada yang lain.

Seperti madam yang di bar Ginza yang dapat menelanjangimu dengan tatapan matanya.

Gini saja...

Aku akan memberimu bagianmu padamu.

Tapi kau harus bisa membuatku naik ke kapal itu.

Hyeong-nim Kobe yang bagaikan Madam di Ginza, biar aku yang taklukkan.

Di sini adalah organisasi Yamaguchi. Kau tahu, 'kan?

Katanya ini adalah kampung halaman mereka.

Putranya adalah yakuza yang sesungguhnya.

Putra ini berkunjung ke Busan memesan jjajangmyeon.

Yang datang berlima tapi cuma mesan empat mangkok, empat mangkok.

Kenapa?

Hilang satu jari.

Kenapa memangnya?

Ajumma, empat mangkok.

Jarinya kurang satu, 'kan? Jadi akhirnya cuma mesan empat.

Jarimu tidak terpakai semuanya, 'kan?

Cukup punya satu buat ngupil saja. Sini!

Tapi, apa benar mereka bersedia ke sini untuk berjumpa dengan kita?

Jangan bercanda! Tunggu saja.

Katanya akan ada transaksi di sini hari ini.

Iya, sudah dipersiapkan.

Kamar 703.

Lee Doo Sam yang datang dari Busan. Dan ada satu orang lagi namanya Lee Doo Hwan.

Kami akan berdandan seperti mereka dan kemudian menyingkirkannya.

Iya, baik.

Tutup pintu! Cepat tutup pintu!

Kau naik dulu ke kamar 703 bawa tas ini!

Ada apa?

Kerjakan sesuai perintahku.

Begitu di sana buka tasnya, beritahu harganya dan bilang kita adalah Lee Doo Sam dan Lee Doo Hwan.

Mengerti?

Cepat! Cepat!

Jangan hilang fokus!

Tolong sambungkan dengan kamar 793. Benar.

Saya adalah Lee Doo Hwan. Hari ini sudah ada janji temu dengan Anda.

Kami tiba agak cepat.

Tapi maaf, selain kami masih ada...

...janji... dengan orang lain? Tidak ada? Tidak ada ya?

Bu--Bukan itu. Sebentar! Sebentar! Tidak ada orang Korea Utara?

Dasar!

Lee Doo Sam dari Busan.

Sialan! Tidak ngerti bahasa manusia.

Ada orang yang berguling ke bawah!

Cepat ke sini! Cepat!

Berhenti!

Doo Hwan!

Tangkap kampret itu!

Kampret yang ada di depanmu!

Tangkap dia! Tangkap!

Kampret!

Sebelah sini! Cepat!

Lepaskan, kampret!

Singkirkan dia!

Maju!

Mampus kau!

Doo Hwan! Doo Hwan...

Doo Hwan!

Hei! Hei! Dia masuk ke dalam!

Tangkap dia! Tangkap dia!

Kampret!

Kau dari mana?

Dasar bajingan!

Hei, bentar! Sebentar!

Sudah disingkirkan semuanya.

Anda sudah boleh keluar.

Saya Lee Doo Sam.

Lee Doo Sam dari Busan.

Ayo, Doo Sam! Minum segelas, minum.

Ayo kita minum segelas bersama. Untuk merayakan.

Terima kasih.

Bersulang!

Doo Hwan! Doo Hwan!

Doo Hwan...

Cepat bangun, kampret!

-= Tahun 1974, Kantor Kejaksaan Distrik Busan =-

Toilet bisa tolong dibersihkan? Hampir saja keracunan.

Aku Kim In Goo Geomsa dari Seoul.

Oh, iya apa kabar.

Aku Seo Sang Hoon.

Halo!

Ayo, bertegur-sapa dulu dengan yang lain-lainnya.

Ayo, beri salam semuanya.

Ini adalah jaksa yang dikirim dari Seoul kali ini.

Halo!

Halo!

Aku Kim In Goo Geomsa.

Eonni, kau lagi bikin apa?

Suamiku pulang jadi aku masak sup dogani. [Dogani-tang: sejenis sup tulang sapi]

Bukan dogani-nya suamimu, 'kan?

Kalau itu sih harus tunggu dia punya wanita idaman lain dulu.

Pada saat itu baru kugodok jadi sup.

Aigoo, Eonni juga...

Apa sih bagusnya Oppa-ku?

Kau juga pacaran, 'kan?

Kita cerai saja.

Gila ya kau?

Coba lihat, keadaanku sekarang ini adalah hilang.

Ini bisa dijadikan alasan untuk bercerai.

Bilang saja Lee Doo Sam sudah tidak bisa diketemukan lagi dan kau juga tidak perlu sembunyi.

Terus aku?

Hari itu kau pernah bilang jika di cell doa Kang Moksa ada beberapa anak yang abnormal? [Moksa - pendeta]

Yang otaknya agak kurang beres hingga nama sendiri pun tidak tahu.

Kau ambil saja KTP dari salah satu orang itu.

Buat?

Kau nikah lagi dengan orang ini.

'Gak ngerti?

Ke depannya aku akan hidup menggunakan identitas dia.

Kau jalani hidupmu dengannya.

Sook Kyeong, kau 'kan memang begitu orangnya.

Seumur hidup dengan hanya satu pria sepertinya terlalu mubazir.

Wah... Nyaliku tidak sebesar itu.

Sepertinya tidak sanggup lagi aku hidup bersamamu.

Tuh kan? Kau sudah ketawa.

Sialan!

Sinting! Bercanda ya?

Cari tahu di mana daerah orang kaya.

Dari daerah-daerah tersebut cari rumah yang paling megah dan pindah ke sana.

Kita memulai baru.

Aku akan membuka semua institut untukmu, bagaimana?

Suamiku itu sekarang berkecimpung dalam bisnis distribusi makanan.

Sebenarnya pemahamannya dalam hal budaya sangat dalam.

Nadanya sudah pasti tepat.

Do...re...mi...fa...

Oke.

Bagaimana dengan kesehatanmu?

Lee Sajang...

Selanjutnya, apa benar saatnya bagi kita untuk keluar dari Busan?

Saatnya memenuhi permintaan pasar domestik?

Aku bukannya belum pernah berpikiran seperti itu.

Kenapa? Gentar?

Bukan itu.

Ini berbeda dengan sifat pasokan ke Jepang.

Dikarenakan protes dari kaum mahasiswa negara ini sudah cukup kacau.

Sebaiknya dipertimbangkan lagi.

Pengedar narkoba juga harus mempertimbangkan keamanan nasional.

Sungguh patriotik.

Aigoo, Kim Geomsa-nim kita...

Sudah pernah ikut militer Amerika mempelajari cari investigasi FBI kenapa masih belum berhasil menangkap?

Apa ini? Ini bukannya uang palsu?

Ini adalah pinjaman dari Kim Geomsa-nim dalam rangka membeli rumah pengantin baru.

Sudah di tempat semuanya?

Hari ini...

Sini kau.

Dia ini adalah...

...pengedar narkoba.

Halo semuanya!

Hari ini kita berhasil menahan pengedar met kristal anggota geng Seonggang, Hama (Kuda Nil).

Kode konektornya adalah Janis Joplin.

Tapi mereka sangat waspada. Aku saja tidak pernah bertemu dengan mereka.

Tidak apa-apa, kau pasti bisa.

Aku akan berusaha semaksimal mungkin.

Baik.

Gwajang-nim?

Ya?

Anda tidak usah tegang.

Aku tidak tegang.

-= Rikues lagu: Janis Joplin - Musim Panas. =- -= Cerita: Saya suka piringan hitam Janis Joplin terbakar. =-

-= Rikues lagu: Janis Joplin - Musim Panas. =- -= Cerita: Saya suka piringan hitam Janis Joplin terbakar. =- Siapa yang menginginkan piringan hitam terbakar Janis Joplin?

Siapa yang menginginkan piringan hitam terbakar Janis Joplin?

Tolong diterima panggilan teleponnya.

Janis Joplin terbaik.

Teleponnya diganti.

Lokasi?

Di sana?

Oke, aku sudah tahu.

Orang-orang ini sungguh diburu-buru oleh waktu.

-= Rumah Sakit Cheo Il =-

Dengan rumah sakit?

Tidak ada truk dari pedesaan yang tiba di sana?

Oh, harusnya sudah lama tiba di situ.

Saat pemupukan dipatuk oleh ular berbisa.

Langsung berangkat.

Aigoo, sepertinya tewas di tengah jalan.

Tunggu apa lagi? Segera cek ke sana!

Tidak apa-apa?

Yang mana? Yang dipatuk ular berbisa itu.

- Maaf? - Oh!

Seonsaeng-nim!

- Ada apa ini? - Turunkan sebentar kaca jendelanya.

Katanya Anda dipatuk ular, benar?

Anu, tidak ada.

Bisa ular ini...

Kau dipatuk ular?

Nggak tuh!

Tolong dibuka pintunya, boleh?

Bukan mobil yang ini, oke?

Seonsaeng-nim!

Anda baik-baik saja?

Tidak ada gejala kejang-kejang?

Cepat jalan!

Tunggu apa lagi? Cepat!

Ikuti mobil itu!

Berhenti!

Dasar bangsat!

Stop!

Dapat dari mana metamfetamin-nya?

Aku ingin makan seoltang guksu jadi aku beli sakarin. [Sakarin - pemanis buatan]

Kau pergi ke Jepang. Kenapa kau pergi ke sana?

Bertemu dengan teman.

Teman apa?

Ya teman.

Bertemu temanmu si Jo Jong Yeon?

Ada apa bertemu dengan Jo Jong Yeon?

Kenapa? Mau apa?

Aku memiliki latar belakang sebagai jaksa keamanan publik.

Mata-mata yang berhasil kuringkus sudah tidak terhitung tapi dari antara mereka berapa yang benar-benar komunis?

Kau pilih.

Komunis atau pengedar narkoba.

Coba tebak mana yang lebih menyiksa.

Namanya Lee Doo Hwan.

Ada buronan seperti itu.

Nama hyeongnya Lee Doo Sam.

Dulu pernah bekerja di lingkaran penyelundupan dan sekarang jadi pengedar narkoba di Jepang.

Lee Doo Sam?

Lee Doo Sam dibebaskan dari penjara Masan dikarenakan TBC.

Setelah itu keberadaannya tidak diketahui.

Choi Jin Pil?

Choi Jin Pil, kampret itu...

Setelah mencuci tangan sepertinya sekarang berbisnis di bidang tekstil.

Kalau begitu hubungkan dulu Lee Doo Sam dan Choi Jin PIl untuk menangkap Jo Seong Gang.

Aigoo, Kim Geomsa-nim...

Jo Seong Gang itu adalah ketua Geng Seong Gang.

Kita cukup tangkap seorang pengedar narkoba saja.

Tidak, tidak, menggunakan kesempatan ini

basmi semua yakuza sampai ke akar-akarnya.

Aku akan mengajukan surat perintah penangkapan sekarang juga.

Lacak dulu lokasi mereka!

Dia mau apa?

Totalnya berapa? Yang kalian jual secara ilegal lewat kapal ini?

Kau ke Jepang dengan Jo Seong Gang, 'kan?

Bukan jual secara ilegal.

Aku ke sana untuk membuka pasar. Ngerti?

Kampret, aku sudah pernah wanti-wanti jangan pernah bertransaksi dengan mafia, 'kan?

Terus? Masa mau bisnis dengan orang-orang di gereja?

Hebat betul kau! Bersama dengan para mafia.

Masa kau tidak tahu apa yang akan terjadi jika ada kesilapan dengan para mafia itu?

Bisa apa?

Kau yang berhubungan dengan istri hubae coba jelaskan padaku.

Kuperingatkan, kau keluyuran ke mana-mana seperti yang kau lakukan sekarang...

cepat lambat suatu hari kau bisa mati dibacok orang.

Kampret, ngomong apa kau?

Kau, aku, dan juga Geng Seong Gang... sebentar lagi akan keluar surat penangkapan kita.

Jaksa yang ditugaskan dari Seoul bilang dia harus menangkap kita.

Beritahu Baek Gyosu juga untuk lebih berhati-hati dan bersembunyi.

Cari Jo Seong Gang dan minta dia untuk melindungimu.

Kampret!

Jo Sajang, kali ini sepertinya tidak akan setenang itu lagi.

Aku berencana untuk melarikan diri malam ini. Kedua anakku kutitipkan padamu.

Baiklah, kau ke Yeouido cari Goo Sajang.

Masa-masa di militer AS itu adalah masa-masa yang paling menyenangkan.

Entah itu kulit putih, kulit hitam, Indian, Eskimo...

Orang macam apapun itu tidak ada halangan.

Semuanya digilai oleh para Nuna itu.

Pertahanan, perdamaian, persaudaraan, kemanusiaan merajalela.

Narkoba juga merajalela.

Dinasti Qing runtuh karena opium. Kenapa Amerika Serikat baik-baik saja?

Bagi kalangan artis, ini adalah sebuah keharusan.

Jika negara kita ingin menjadi negara maju,

setidaknya harus melonggarkan pengontrolan terhadap ganja, ya 'gak?

Ganja paling pas dihisap oleh para halmae di ladang setelah lelah bercocok tanam.

Ini adalah cara yang tercepat.

Speed?

Di luar negeri pada suka suasana tenang seperti meditasi begitu.

Coba Anda bandingkan dengan barang Amerika.

Kampret!

Oke! Oke!

Anda punya sebuah pabrik farmasi, 'kan?

Sepertinya kau dan aku akan ada kerja sama transaksi.

Bagaimana? Murid mengalahkan guru?

Ke depannya kita tidak perlu bertemu lagi.

Langsung tahu tanpa harus dicoba dulu?

Kau pernah mengisapnya, 'kan?

Orang yang mengisap ini, pertama kali akan memberikannya kepada isterinya.

Aku paling benci ini.

Jalani hidup dengan benar.

Oke, ayo! Mari kita mulai!

Hey, Man!

Ini adalah temanku, Doo Sam.

Ayo kita ke sana! Ayo!

S

Su

Sub

Subt

Subti

Subtit

Subtitl

Subtitle

Subtitle

Subtitle o

Subtitle ol

Subtitle ole

Subtitle oleh

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~ D

Subtitle oleh: ~ Da

Subtitle oleh: ~ Dam

Subtitle oleh: ~ Damn

Subtitle oleh: ~ Damn!

Subtitle oleh: ~ Damn!S

Subtitle oleh: ~ Damn!Su

Subtitle oleh: ~ Damn!Sup

Subtitle oleh: ~ Damn!Supe

Subtitle oleh: ~ Damn!Super

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Subtitle oleh: ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Mau apa ini? Mau apa ini?

Baunya begitu enak ya?

Jeong Ah Kim...

Pernah menjadi madam yang terkenal.

Fasih berbahasa Jepang, Perancis dan Inggris.

Bawa dia sebagai penerjemah.

Siapa?

Para kekasihnya.

Siapa para kekasihnya?

Jika bisa menghabiskan waktu bersamanya, berarti kau adalah orang penting.

Bisa dibilang begitu.

Bos besar di Ginza, Jin Hoejang kau tahu?

Oya.

Oyabunnya oyabunnya oyabun, benar? [Oyabun - ketua yakuza]

Jin Hoejang yang itu?

Putri angkatnya Jin Hoejang.

Katanya sih putri angkat, siapa tahu?

Perempuan bermasalah.

Yang di samping itu... Siapa pria itu?

Dia adalah Ham Siljang ketua Badan Intelijen Pusat.

Mantan pemimpin angkatan bersenjata.

Ada rumor yang mengatakan jika dia dan Kim Jeong Ah memiliki hubungan seperti itu.

Ada juga yang bilang ia melindunginya dari belakang.

Yang pasti dia adalah orang nomor tiga di dalam Badan Intelijen Pusat. Bangsat orangnya.

Oh ya?

Saya Lee Hwang Soo.

Iya.

Lee Hwang Soo-ssi.

Boleh tanya jika Anda besok punya waktu?

Besok aku sibuk sekali.

Sesibuk apapun juga harus makan, bukan?

Berikan kehormatan padaku dan makanlah denganku.

Besok pada saat makan aku akan memikirkanmu.

Anggap saja kita sudah makan bersama, oke?

Rumahnya lumayan bagus.

Kau berkecimpung di trading?

Pendapatan ekspor Korea semuanya bergantung kepadamu?

Aku tidak begitu menyukai warna merah.

Hotel Savoy di London ada sebuah bar yang bergaya Amerika.

Sebuah bar yang sangat hidup dan memiliki lebih dari seratus tahun tradisi dan sejarah.

Marilyn Monroe, Clarke Gable, Grace Kelly...

Sudah tidak terhitung berapa banyak selebriti terkenal yang pernah ke sana.

Jika bisa menikmati segelas sampanye di sana...

...akan memberi perasaan seolah-olah sedang bersama dengan mereka-mereka yang ada di era tersebut.

Lee Hwang Soo-ssi bisa mengerti perasaan seperti ini?

Kim Jeong Ah-ssi...

Jangan bicara hal yang sulit dimengerti.

Kita bicarakan masalah percintaan saja.

Orang harus menyadari kapasitasnya sendiri.

Itu adalah rahasia umur panjang.

Yang paling kubenci adalah...

Hanya yang punya uang yang bisa pamer.

Pemilihan kali ini...

...akan membutuhkan dana yang sangat besar.

Tapi tidak bisa menggunakan air di Sungai Han dan mengubahnya menjadi uang.

Sajang-nim kami ingin berkontribusi.

Murni dikarenakan rasa patriotisme, karena itulah Siljang-nim diundang ke sini.

Saya lahir di Manchuria.

Saya tahu Gakha juga lahir di Manchuria, tidak heran kemampuan dan wawasan ini... [Gakha - Yang Mulia]

Aku tuh... yang namanya uang sudah cukup banyak.

Jika ditanya masih punya impian apa,

cuma ingin bisa bertemu dengan Gakha dan berjabatan tangan dengan beliau.

-= Lee Hwang Soo =-

-= Lee Hwang Soo =- Jadi demi Gakha dan tanah airku, aku bersedia untuk memberikan yang terbaik.

Jadi demi Gakha dan tanah airku, aku bersedia untuk memberikan yang terbaik.

Katanya Anda mengekspor makanan ke Jepang.

Jalan keluar bagi negeri kita ini seperti yang dikatakan oleh Gakha.

Selain ekspor tidak ada pilihan lain lagi.

Sepertinya Anda adalah kekuatan utama ekspor?

Aigoo, terlalu berlebihan.

Baiklah.

Kita lihat apa yang sanggup diperbuat oleh Lee Sajang bagi Gakha dan tanah air ini.

Kita pelajari bersama.

Punya uang itu sungguh menyenangkan. Bisa naik pesawat.

Barangnya sudah beres?

Nama produknya apa?

Nama produknya?

Heroin ya heroin, bisa punya nama lain apa lagi?

Ini juga termasuk ekspor. Tentu saja harus punya merek.

Merek?

Merek...

Made in Korea.

Made in Korea.

Betul, made in Korea.

-= Tokyo, Jepang =-

Jika ingin masuk ke Jepang, harus melalui Jin Hoejang.

Yakuza zaman sekarang itu semuanya lulusan perguruan tinggi dan berbisnis legal.

Juga banyak melakukan kegiatan amal untuk mendukung warisan budaya.

Sipil, Badan Intelijen Pusat...

Bahkan kaum politisi juga ada hubungannya.

Kau bilang politisi Jepang bisa bekerja sama dengan mafia untuk berpartisipasi dalam eleksi?

Mau dipoles juga setidaknya harus di level itu.

Tidak peduli seberapa kotor pekerjaan itu,

selama orang tidak bisa menemukan sesuatu untuk dibicarakan.

-= Upacara penyambutan pemain tim voli nasional wanita Korea =-

Papa!

Kau jadi begitu cantik.

Papa...

Ini adalah mitra kerjaku yang baru.

Lee Doo Hwan Shochล. [Shochล - setara dengan direktur]

Kali ini hadir di sini sebagai presiden pendukung tim Korea.

Terima kasih atas undangan Anda. Sungguh sebuah kebanggaan bagiku.

Lee Shochล akan banyak membantumu.

Ini dibuat oleh pengrajin nomor satu di Korea.

Barangnya ada di dalam patung Buddha ini.

Berat sekali.

Berat sekali.

Hei, sobat lamaku!

Kau sukses berkat penjualan sakarin nih!

Apa gunanya ganti baju melulu? Tidak bisa menutupi bau gembel.

Di sini bukan tempat yang bisa kau datangi dengan sesuka hati.

-= Lee Hwang Soo =-

Aku sudah lama cuci tangan. Sekarang hanya berbisnis yang legal.

Aku sudah bertobat.

Kampret sepertimu jika mau bertobat,

kau harus mati satu kali.

Dulu sudah seharusnya kau direndam di laut.

Sampai menjadi ikan asin.

Kita harus cari waktu buat ngobrol.

Sembari menikmati angin laut.

Kau kenapa?

Kenapa bangsat itu bisa ada di sini?

Kampret yang pernah menjabat sebagai kepala Badan Intelijen Pusat.

Baek Siljang? Kau kenal?

Bajingan ini...

Dia sekarang di kedutaan besar.

Ngapain dia di sana?

Ngapain lagi kalau bukan menangkap untuk mata-mata?

Ada apa?

Aku juga tidak berurusan dengan orang ini.

Bagaimana? Mau cari wanita untuk bersenang-senang?

Sialan! Tidak seharusnya ke sini.

Sudah ketemu Jin Hoejang?

Lee Doo Sam, belakangan ini hanya berinteraksi dengan orang-orang penting.

Pemikiran politik di sini memang berbeda.

Sialan! Segerombolan preman bisa punya pemikiran seperti apa?

Di sini masih 6.25 oke?

Terserah mereka mau ribut seperti apa.

Cek saja!

Tidak peduli siapa yang berkuasa, aku cuma butuh jual heroin saja.

Iya juga.

Kalian orang-orang Korea Selatan yang tidak tahu apa itu loyal.

Apaan Joseon Joseon? Joseon sudah lama runtuh, kampret!

Jangan sumpah serapah terus!

Kampret ini...

Kampret ini... sialan!

Siapa?

Orang dari Badan Intelijen Pusat yang berada di kedutaan besar.

Ketika aku melakukan penyelundupan, aku ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Direktur Badan Intelijen Pusat.

Kampret satu ini...

Aku tahu bajingan ini.

Memanipulasi geng mata-mata mahasiswa kompatriot yang sedang berada di Jepang.

Adik sepupuku juga kena getahnya.

Keluarga kami sampai hancur.

Di dalam keluarga kalian ada mafia, seniman dan mata-mata.

Dasar idiot!

Gara-gara bangsat satu ini, aku sampai mengubah kartu keluargaku.

Kampret iblis satu ini.

Bangsat ini berniat melemparku ke dalam laut dan menjadi mangsa ikan-ikan.

Apa?

Sialan!

Keluar!

Apa ini? Bangsat yang wajahnya membawa hoki ini.

Keluar kalian berdua!

Hai, bedebah!

Lee Doo Sam...

Sekarang kau berhubungan dengan komunis ya?

Bajingan! Berikan sedikit kesempatan bagiku untuk hidup!

Mampus kau sana!

Bagaimana? Sudah mati?

Mulai sekarang kita adalah saudara angkat.

Harus sehidup dan semati.

Mengerti?

Baik, mulai sekarang...

Sita barang-barang, dan kita akan memulai baru dengan bersih.

Tempat ini, teman, keluarga, rekan kerja tidak boleh ada yang tahu.

Pembicaraan di sini...

tidak boleh ada satu orangpun yang tahu.

Made in Korea.

Didapatkan oleh salah seorang detektif.

Beredar di luaran dengan menggunakan mana "Made in Korea".

Menurut informasi terpercaya, saat ini beredar di daerah sekitar Busan.

Bukannya aku tidak mempercayaimu.

Hal semacam ini hanya bisa dilakukan dengan mengandalkan kepercayaan dan persahabatan.

Semua itu adalah fundamental untuk bisa melakukannya.

Nih!

Terima kasih, Hyeong-nim.

Duluan yah!

- Selamat jalan. - Selamat jalan.

Sialan! Jantungan aku! Apaan ini?

Kampret!

Sungguh maaf.

Rumah pengantin baru...

Ah, nginap beberapa waktu di hotel.

Berkat kau, aku mengundang tamu kehormatan di hotel.

Jang Sook. [Nama Jang Sook dan "nginap lama" adalah homonim]

[Nama Jang Sook dan "nginap lama" adalah homonim]

Jang Sook? [Nama Jang Sook dan "nginap lama" adalah homonim]

Akomodasi jangka panjang.

Jang Sook... Jang Gi Ju Sook

Jangan buang-buang waktu lagi.

Kau sekarang masih penjual?

Aku diminta untuk menjual.

Idiot mana yang memintamu jual?

Seo Sang Hoon, Seo Sang Hoon. Seo Sang Hoon.

Si Seo Sang Hoon

Seo Sang Hoon?

Bagian pengontrol narkoba, Seo Sang Hoon.

Seo Sang Hoon ju--jual narkoba?

Dia ingin mendobrak pasar, jadi diberikan dulu padaku.

Barang Seo Sang Hoon berasal dari mana?

Dari suap.

Aslinya Choi Jin Pil dan Seo Sang Hoon memang satu komplotan.

Satu komplotan, tapi Choi Jin Pil pergi.

Jadi dia bergabung dengan Lee Doo Sam.

Lee Doo Sam memberikan sisa barangnya padaku.

Terus dia bilang jual saja itu barang dan uangnya dipakai buat jajan.

Aku bisa bagaimana?

Ngomongnya sih uang jajan.

Tapi sebenarnya banyak sekali uangnya.

Sebentar!

Lee Doo Sam? Yang dulunya preman UN Lee Doo Sam yang itu?

Ah Kim Geomsa-nim, Anda itu juga...

Lee Doo Sam yang sekarang itu bukan preman yang dulu lagi.

Busan, Jepang...

Raja pengedar narkoba.

Kau ketinggalan zaman.

Tidak ngerti apa-apa.

-= Tahun 1976, Busan =-

Ayo makan, makan.

- Moon Ho. - Ya?

Cuma makan jjajangmyeon saja bisa membuatmu jadi kuat?

Kampret, takut orang tidak tahu kalau kau itu orang Korea perantauan yang kembali?

Makan jjajangmyeon melulu.

Selamat jalan.

Setiap kali melihatmu kau pasti sedang makan jjajangmyeon.

-= Kim Seong Television =-

-= Daging sapi =-

-= Pertemuan Umum Tahunan ke- 77 Asosiasi Anti-Komunis Korea =-

Jangan ke sini!

Doo Hwan, kau ini kenapa kampret?

Jangan mendekat, bangsat!

Doo Hwan, letakkan pisaumu! Sifat aslimu sangat baik.

Jangan hiraukan aku, kampret!

Doo Hwan!

Kenapa kau jadi begini, kunyuk!

Kusuruh kau berdoa dengan benar di bilik doa.

Kenapa kau memindahkanku ke sana?

Kau tahu apa yang sudah kuperbuat di sana?

Setiap hari dipukuli dengan kayu, bangsat.

Maaf, maaf.

Kenapa berbuat seperti ini terhadapku?

Aku telah bersalah padamu.

Mampus kau! Aku mau membunuhmu, bangsat!

Kubunuh kau! Kubunuh kau!

Setelah orang mati baru bisa melihatmu.

Kampret!

Coba kulihat. Dia telah membunuh orang.

Repot sekali waktu menyingkirkan mayatnya.

Baiklah.

Lee Doo Sam, bajingan kau!

Kau sudah lupa siapa yang membuatmu memiliki kesuksesan ini?

Tapi kau menganggapku sebagai penagih hutang dan kabur dariku.

Tidak tahu diri. Tidak tahu membalas budi.

Jo Sajang, apa maksudmu dengan tidak tahu diri?

Kau masih tetap bajingan yang dulu.

Jangan coba macam-macam!

Hati-hati batok kepalamu pindah tempat.

Kalimat yang merdu di kuping tidak akan diulang dua kali.

Saat itu kau harus mempersiapkan dua peti mati untukmu dan dongsaeng-mu.

Di sini buka sebuah toko pakaian.

Madam terkenal sebuah klub malam di Seoul.

Eonni!

Kau mau apa?

Eonni! Eonni!

Orang yang berpendidikan tinggi sepertimu, kenapa jadi simpanan orang?

Ambisi Lee Doo Sam sedalam lautan di Busan.

Kau sanggup menghadapinya?

You wanted to look like the first lady?

Apa katamu?

Datang ke sini semua orang mengenalku.

Kukira Yuk Yeong Soo hidup kembali.

Apa?

Aku harus memanggilmu dengan sebutan Wonjang-nim?

Suamimu mendapatkan uang bukan mengandalkan profesi yang mulia atau semacamnya.

Tidak usah berlagak di hadapanku.

Lebih baik kau asuh anak-anakmu dengan benar.

Sekalipun tidak punya rezeki dari suami, setidaknya masih bisa menikmati rezeki anak.

Jalang!

Kau ingin menikmati makanan penjara gara-gara berzinah?

Dasar! Ajumeoni!

Jika aku harus dipenjara karena berzinah, dalam perutku sudah tumbuh gandum, kampret!

Kamrpet?

Kau sudah gila ya?

Iya, iya.

Kalau sudah selesai menikmati kegilaan orang lain,

silakan segera angkat kaki dari sini!

Lee Doo Sam!

Lee Doo Sam datang, datang.

Kenapa? Kenapa?

Ada apa?

Sudah datang. Lee Doo Sam datang. Ada apa?

Semuanya berjalan sesuai dengan keinginanmu sehingga kau jadi congkak, begitu?

Mau lihat apa yang dimaksud dengan congkak?

Iya, iya, jangan ribut.

Ayo pulang.

Cukup! Kau sudah tidak punya rumah.

Ke depannya jangan coba-coba menginjakkan kaki ke rumahku.

Aku tidak akan membuat anak-anakku menjadi anak-anak seorang pengedar narkoba.

Aku... tidak, kau...

Jangan berharap bisa melihat anak-anakmu lagi.

Anakku kenapa aku tidak boleh lihat?

Ini apa? Ini apa?

Ini ada nilai sentimentalnya.

Kenapa kau?

Kau... Kau!

Apa?

Lee Doo Sam sudah hilang.

Kenapa kau menghancurkan hidupmu sendiri?

Tanpa aku, kau bukanlah siapa-siapa.

Kenapa kau berbuat seperti ini padaku?

Cepat atau lambat, kau akan hancur dikarenakan keserakahan ini.

Kotoran babi!

Pakaian yang mengeluarkan bau kotoran babi...

Akan mengubahmu menjadi makanan babi.

Kau akan kehilangan segalanya.

Lapor polisi!

Lapor polisi untuk menangkap pengedar narkoba ini!

Mau apa kau?

Sudah gila ya?

Enyah! Enyah!

Kumat ya dia?

Ini harus bagiamana? Ini...

Apa kabar Ham Siljang akhir-akhir ini?

Bisa dipercaya?

Tidak mungkin aku berpegang pada tali usang.

Pihak HongKong akan menghubungimu.

Jadi kalau aku berubah menjadi tali usang, akan kau potong langsung, 'kan?

Karena itu, berhati-hatilah.

Rebab saja.

Aku di sini bukan untuk melap pantat orang.

Kepedulian dari atas juga ada batasnya.

Kepedulian apa?

Mereka kira dengan melap mulut mereka setelah mencuri makan,

tidak akan tercium bau busuk kotoran?

Iya, tidak akan.

Tidak peduli bagaimana caranya menerima uang, tidak akan ada bau sama sekali.

Aku pernah melihat beberapa pria yang hancur dikarenakan narkoba.

Kau kenal begitu banyak orang yang bersinggungan dengan narkoba?

Sama denganmu.

Jangan karena ini kau mengira akan bisa memperoleh dunia.

Ada yang kau sembunyikan dariku?

Siapa yang menyembunyikan?

Maaf, maaf.

Makan pelan-pelan.

Awas keselek.

Aku langsung berangkat begitu mendengar di rumah sakit ada laporan pengedar narkoba.

Dia mengatakan beberapa hal yang aneh.

Dia bilang jika dia adalah adik Lee Doo Sam si pengedar narkoba.

Adik sepupu Lee Doo Sam, Lee Do Hwan.

Begitu kumat kau akan mencari mantanmu?

Salah satu gejala penyandu narkoba...

...adalah rasa curiga. Sungguh aneh.

Kenapa tidak percaya pada orang yang ada di samping?

Pada akhirnya tidak ada orang yang dia percayai.

Entah itu saudara ataupun orang tua.

Ya, 'kan?

Kau cukup terkenal di rumah sakit.

Aku tidak sudi balik lagi ke sana.

Mereka juga tidak ingin kau balik.

Katanya kau terlalu menakutkan.

Tapi kalau di penjara... Harusnya kau punya banyak kenalan.

Tidak akan merasa kesepian.

Aigoo...

Ayo cepat dihabiskan!

Aigoo, dasar...

Hyeongmu sungguh keterlaluan.

Hyeongmu sudah jadi tirani lokal.

Entah itu Busan ataupun Jepang. Made in Korea?

Menggunakan itu untuk menyatukan dunia?

Salah!

Aku yang melakukan semua itu untuknya.

Kenapa?

Lee Doo Hwan-ssi...

Pada bilang darah lebih kental dari air. Menurutmu darah bisa lebih kental dari narkoba?

=Hyeong, di mana kau?=

=Aku hampir mati kelaparan.=

Doo Hwan! Doo Hwan!

Bajingan!

Mau apa?

Pelan-pelan! Pelan-pelan! Pelan-pelan! Pelan-pelan!

Doo Hwan, kau kenapa?

Bajingan!

Siapa kau pikir dirimu?

Doo Hwan! Doo Hwan!

Lee Hwang Soo...

Salah, Lee Doo Sam-ssi...

Isterimu menikah dua kali dengan pria yang sama.

Karma buruk apa yang telah dilakukan di kehidupan yang lalu?

Malam hari membuat narkoba, siang hari bekerja keras memperjuangkan demokrasi nasional.

Lee Doo Sam, ini adalah nama aslimu 'kan?

Kampung halamanmu di mana?

Manchuria.

Manchuria.

Ternyata memang sungguh berbeda.

Pensiunan Seo Sang Hoon kapan dibayarkan?

Kim Geomsa-nim, kampung halamanmu di mana?

Lee Doo Sam-ssi, aku tuh...

Dibandingkan dirimu dan geng mafiamu...

...lebih benci para kampret yang ada di dekatmu dan makan gaji negara itu.

Kenapa? Kau mau menangkap para kampret yang ada di dekatku itu?

Sungguh tidak tahu dari mana kau peroleh keberanian ini.

Hei, jahanam!

Menurutku kau itu hebat sekali.

Mereka yang bekerja keras tanpa lelah siang dan malam di pabrik-pabrik...

Kau tahu berapa gaji mereka sehari?

600 Won.

Tapi Lee Doo Sam baksa-nim kita ini...

Sekali bisa dapat satu milyar Won.

Aigoo, sampai-sampai merek dari kokain itu diberi nama made in Korea.

Kau kira kau itu Ahn Jung Geun?

Uang haram tersebut kau pergunakan ke mana saja?

Direktur konstruksi perumahan baru...

Asosiasi Pengembangan Nasional Busan. Direktur.

Asosiasi Voli Wanita Korea. Presiden.

Aliansi Anti-Komunis Korea. Konsultan.

Asosiasi Penelitian Schubert Korea...

Schubert ini adalah Schubert yang kukenal?

Geomsa-nim...

Kau bertanya uang haram yang kuperoleh itu kupergunakan di mana?

Mencari uang bagai seekor anjing tapi tidak menikmati hidup layaknya seorang menteri.

Mencari uang bagai seekor anjing tapi tidak menikmati hidup layaknya seorang menteri. [Pepatah: Carilah uang bagai seekor anjing, nikmatilah hidup layaknya seorang menteri]

Tapi menghabiskannya untuk para menteri. [Pepatah: Carilah uang bagai seekor anjing, nikmatilah hidup layaknya seorang menteri]

Tapi menghabiskannya untuk para menteri.

Jika aku...

meletakkan bungkusan berisi uang 100 juta Won di depanmu...

Apa yang akan kau lakukan?

Aku akan menjaga kerahasiaannya.

Aigoo, sudah lihat?

Lihat tuh! Barusan terbersit di benakmu...

Ini bukanlah apa-apa. Sama sekali tidak perlu merasa malu.

Iya, iya.

Katanya di lingkaranmu itu jika berbuat seperti ini sudah pasti mampus.

Kenapa menggali kuburan sendiri?

Katanya jika menghisap barang ini, malaikat dan iblis di langit akan jatuh dalam waktu bersamaan.

Menurutmu siapa yang akan berdiri di sampingmu?

Antara malaikat dan iblis, siapa yang akan menghajarmu?

Dongsaeng mengkhianati hyeongnya. Kau tidak khawatir binimu akan selingkuh?

Sekalipun kau memiliki gunung emas, hatimu tidak bisa tenang 'kan?

Karena cepat lambat kau akan tertangkap.

Hari ini adalah hari itu.

Tuhan itu punya mata. Aku juga akan menjebloskan isterimu ke dalam.

Bajingan!

Kau sudah kecanduan narkoba.

Hei, hei, aku ini jaksa penuntut Republik Korea, bangsat!

Bangsat!

Bedebah!

Seorang pengedar narkoba. Apa yang kau banggakan?

Sebentar! Aku sungguh...

Orang atas memerintahkan kita untuk membebaskannya.

Sialan! Kenapa?

Hei, made in Korea!

Hei! Beking pengedar narkoba jauh lebih kuat dari seorang jaksa hah?

Hebat sekali!

Bangsat!

Ayo jalan!

Kampret, sini kau!

Hei! Hei!

Wah! Jeong Ah Kim?

Kenapa beking seorang pengedar narkoba jauh lebih kuat dari jaksa penuntut Republik Korea?

Ada apa ini?

Jeong Ah Kim yang terkenal itu sampai bersedia menginjakkan kaki ke tempat seperti ini.

Dan melap pantat seorang pengedar narkoba.

Kalau mau orang yang tidak punya beking, tangkap saja mata-mata.

Kenapa kau terpuruk sampai begini?

Bunga baru bisa dianggap bunga pada saat terlihat bersih.

Menurutmu bagaimana?

Aku juga harus bersikap baik di depan Yeosa-nim.

Aku tidak tahu kau ternyata begitu hebat.

Lee Doo Sam, pengedar narkoba.

Hei kau kira bekingmu akan sanggup melindungimu seumur hidup?

Pikirkan baik-baik siapa sebenarnya yang berada di pihakmu.

Aku sudah memperingatkanmu untuk lebih berhati-hati.

Demi menghentikan isteri dan adik perempuanmu, sudah berapa banyak usaha yang kulakukan?

Biarkan adik laki-lakimu masuk penjara.

Tidak bisa melindunginya lagi.

Kenapa tidak memohon pada jaksa itu?

Apa?

Aku tidak bersedia memohon pada bocah bau kencur itu.

Menurutku hubunganmu dengan bocah bau kencur itu bukanlah hubungan biasa.

Dasar kalian pria busuk. Pikirannya selalu ke situ.

Apa katamu?

Aku bebas karenamu?

Berapa banyak uang yang sudah kuinvestasikan ke dalam?

Jangan berlagak sombong di depanku.

Apa?

Mau apa melotot?

Siapa yang kau pelototin?

Gila ya kau?

Kau sudah jadi begini sekarang.

Punya otak tidak kau ini?

Kau kira membebaskan seorang pecandu dari tangan jaksa itu gampang?

Sialan! Akhirnya keluar juga watak aslimu.

Mulutmu busuk, kampret!

Aigoo, bau apa ini?

Gurita sudah busuk ternyata. Jangan menjadi duri di depan mataku. Keluar!

- Aku akan turun! - Cepat turun!

Hyeongnim, kabarnya Kim Soo Pyeong datang ke Busan.

Kim Soo Pyeong?

Dia membunuh bos mafia.

Orang-orang yang ingin membunuhnya sekarang tidak hanya satu atau dua.

Doo Sam, tolong aku.

Demi keselamatanku, aku kabur ke Busan.

Tapi orang-orang dari Badan Intelijen Pusat sedang memburuku.

Orang yang dulu bersama kita itu melaporkanku.

Terus?

Saudara-saudaraku semuanya mati dibacok dengan golok.

Aku khawatir jika aku tetap bertahan di kampung halamanku,

Abeoji dan Eommaku setiap hari memarahiku.

Tolong aku.

Aku akan mencarikanmu sebuah kapal. Kau pulanglah.

Selain kau, tidak ada orang lagi yang bisa menolongku.

Kita adalah saudara angkat.

Pergi.

Aku sekarang sudah cukup sibuk dengan urusanku sendiri, kampret!

Aku selalu merasa menyesal.

Kau tidak akan mengabaikanku begitu saja, bukan?

Setelah jadi begini kau memalingkan wajah dan tidak mau peduli sama sekali?

Seperti ini perasaanku sekarang.

Lautan yang luas, lautan yang luas.

Sekarang kau harus menjadi mercu suarku.

Menerangi jalan hatiku.

Aku percaya padamu.

Aku ingin minta tolong sesuatu.

Berpusat pada filosofi pembimbing Gakha President Park Chung Hee, [Gakha - Yang Mulia]

Konsolidasi persatuan...

Tidak hanya melestarikan legitimasi demokratis,

juga memberikan loyalitas kepada negara.

Hancurkan plot dari Utara.

Dengan tatanan nasional yang tertata dengan baik.

Jadikan keamanan sebagai tonggak besi.

Lakukan yang terbaik dalam memenuhi tugas Anda.

Gara-gara banyak pikiran, sampai tidur pun tidak bisa. Mana bisa begitu?

Kenapa tidak ada makanan kecil sebagai teman minum?

Awas bisa cepat mabuk.

Diam ah!

Kim Geomsa-nim, temannya ini dulu adalah anggota geng Seonggang.

Dia dihubungi dan dimintai bantuan untuk menjual heroin.

Katanya atas suruhan yakuza Jepang.

Saat Lee Doo Sam baru mulai melakukan transaksi di Osaka,

orang Korea perantauan yang bermitra dengannya adalah yakuza.

Kabarnya sekarang sudah datang ke Busan.

Membuat masalah di Osaka dan menyelundup ke sini.

Katanya kepepet uang karena itu butuh transaksi heroin.

Sungguh segar.

Maju!

Bajingan!

Bedebah!

Ya?

Seoul bagaimana?

Setidaknya harus lihat-lihat ke sana.

Kau tidak lihat berita?

Negara sekarang sedang dalam keadaan kacau.

Tolong lebih perhatian sedikit pada negara.

Dasar pria-pria busuk! Tidak pernah memikirkan negara.

=Mengenai kerusuhan mahasiswa di Busan...=

=Sesuai dengan pasal 54 UU Konstitusi...=

=...perintah darurat militer dikeluarkan untuk kotamadya langsung oleh pemerintah pusat Busan.=

Sialan!

=Sekitar pukul tujuh lewat limapuluh menit malam tadi, Presiden Park Chung Hee=

=Di sebuah restoran di Departemen Intelijen Pusat Korea di Gungjeong...=

=...terbunuh oleh peluru yang ditembakkan oleh Direktur Badan Intelijen Pusat Korea, Kim Jae Gyoo =

=Wafat di usia 62 tahun.=

=Sesuai dengan pasal 48 UU Konstitusi=

=Perdana Menteri Choi Gyoo Ha akan menjalankan wewenang kepresidenan.=

=Pada tanggal 27 jam 4, pemerintah...=

=...telah meluncurkan kondisi darurat di seluruh bagian negara kecuali Pulau Jeju.=

-= Lee Hwang Soo =-

-= Lee Hwang Soo =- Tolong sambungkan saya ke Heo Gwajang-nim.

Tolong sambungkan saya ke Heo Gwajang-nim.

Ya, Jo Bujang-nim ada di tempat?

Bilang dari Busan dia sudah tahu.

Bilang dari Busan dia sudah tahu. -= Seoul Plaza Hotel =-

Bilang dari Busan dia sudah tahu.

Sebentar! Sebentar!

Kalau begitu Lee Jae Seong Siljang-nim di tempat?

Jigeomjang-nim ada di tempat? [Jigeomjang - setara dengan kepala inspektur]

Dongsaeng-nya yang dari Busan.

Goo Sajang, ini aku, aku.

Apa yang terjadi?

Bajingan-bajingan itu tidak menjawab teleponnya. Jangan-jangan sudah kabur semua?

Terus aku?

Aku bagaimana?

=Doo Sam, santai saja. Kau cukup duduk manis nonton keramaian.=

=Jangan telepon aku lagi.=

=Oke?=

Goo Sajang!

Dasar bajingan!

Kabur membawa uangku.

=Langit sepertinya ikut berkabung. Udara dipenuhi dengan kabut.=

=Tidak sedikit rakyat yang merasa syok.=

=Menangis histeris.=

Sebenarnya aku ingin menjadi orang yang baik.

Ini...

...akan membunuh mereka semua.

Bunuh semuanya.

-= Tahun 1980, Busan =-

Sini!

Ayo sini!

Ini aku.

Tidak ada orang yang meneleponku?

Dengarkan aku baik-baik.

Sekarang ada orang memburuku dan mau membunuhku.

Kim Il Seong memerintahkan angkatan bersenjata

untuk menangkap Lee Doo Sam.

Kim Sin Joo demi membunuhku melintasi paralel ke-38, merusak dinding luar Cheongwade. Lihat tuh! Lihat tuh! [Jepang menduduki semenanjung Korea antara tahun 1910 dan 1945. Ketika Jepang menyerah, paralel ke-38 didirikan sebagai batas antara zona pendudukan Soviet dan Amerika.]

Cepat tangkap!

=Mereka akan datang membunuhku.=

=Ganti Jin Soo, Jin Soo.=

=Hei, ngapain kau?=

=Aku cari dia. Cepat panggil dia!=

Kau tahu aku, 'kan?

Aku telah mendedikasikan hidupku untuk memodernisasi ibu pertiwi ini.

Kau tahu aku mendapat medali dari Gakha, 'kan?

Aku adalah orang yang seperti ini.

Negara ini tidak bisa tanpaku.

Aku yang memberi makan.

Jika bukan karenaku, semuanya sudah pada mati kelaparan.

Karena itu kau jangan berpikir yang lain-lain.

Harus baik-baik...

Baik-baik menjaga anak-anak.

Sook Kyeong...

=Maaf.=

=Aku telah bersalah padamu.=

=Maaf.=

Maaf.

Dasar perempuan jalang!

Jika kau mengkhianatiku, aku akan membunuhmu.

Bajingan-bajingan ini... Aku mau bunuh semua orang yang mau menangkapku.

Aku adalah Lee Doo Sam! Lee Doo Sam!

Siapa... Siapa yang memanggil namaku?

=Aku adalah Lee Doo Sam.=

=Siapa yang memanggil namaku?=

-= Manli-dong 73-89 =-

-= Manli-dong 73-89 =- =Aku adalah Lee Doo Sam.=

=Aku adalah Lee Doo Sam.=

=Siapa? Jangan sembunyi!=

=Bajingan!=

=Aku adalah Lee Doo Sam.=

Kenapa harus sembunyi?

Aku ada! Aku ada!

Lee Doo Sam di sini. Ada apa?

Aigoo, ada CCTV di sini.

Badan Intelijen juga bukan.

Apaan?

Makan peluru ini, bajingan!

Jangan mendekat!

Bangsat ini punya senapan.

Punya pistol?

Tidak punya.

Kutembak mati kalian semua bajingan!

Sepertinya harus punya pistol baru bisa.

Bajingan sialan.

Kubunuh kalian semua.

Lihat tuh! Lihat tuh!

Sudah kubilang 'kan dia akan melewati paralel ke-38 untuk menangkapku.

Benar, benar, benar.

~ Kami yang melindungi negeri yang indah ini... ~

~ Seperti layaknya pria yang jantan. ~

~ Melewati hari ini... ~

~ Menerjangi terjangan peluru dan lautan api...

~ Demi orang-tua dan saudara di kampung halaman dan perdamaian...

~ Biar kulindungi...~

Dasar gerombolang bajingan semua!

Ayo keluar! Biar kutembak mati kalian semua!

Lee Doo Sam!

Letakkan senjatamu!

Siapa kau?

Kim Il Seong ya?

Aku adalah Kim In Goo Geomsa.

Geomsa-nim ya?

Senapan ini...

...sudah kuisi dengan banyak sekali peluru.

- Peluru... - Sudah usai semuanya.

Letakkan senjatamu!

Kau datang untuk membunuhku?

Bukan seperti itu.

Jangan gegabah!

Pikirkan keluargamu.

Letakkan senjatamu!

Aku tidak sudi diinjak-injak lagi.

Lee Doo Sam-ssi...

Aku kena tembak.

Di sini... Di sini kena tembak.

Bagaimana kondisimu?

Kenapa kau tidak melarikan diri?

Kenapa aku harus melarikan diri?

Dasar!

Kim Jeong Ah dihajar hingga babak belur setelah dia berhasil tertangkap.

Lee Doo Sam-ssi...

Dunia ini telah berubah.

Keluar dan bereskan semuanya.

Apa?

Geomsa-nim... jadilah seorang jaksa yang menangkap penjahat yang sesungguhnya.

Tangkap orang seperti aku tidak ada gunanya.

Semua ini demi kehidupan yang lebih baik.

Orang yang bergantung hidup padaku tidak hanya satu atau dua orang saja.

Seperti itu.

Aku berani jamin dengan menggunakan otoritasku.

Jika kau tidak kooperatif, kau akan dipenjara seumur hidupmu.

Sadarkan dirimu, Lee Doo Sam-ssi.

-= Catatan keuangan =-

Lepaskan aku, sialan!

-= Jaksa yang berpihak kepada rakyat =-

-= Karena tindakan jaksa yang cergas berhasil menghentikan aksi bunuh diri =-

-= Memiliki [kartu identitas] dan paspor palsu =-

-= Memperluas pencarian untuk penyelundup manufakturing met dalam skala besar. Apakah tidak ada zona aman untuk obat-obatan? Aktivitas ditangguhkan selama enam tahun setelah hukuman. =-

-= Pengedar narkoba "bekingku harus ditangkap" =-

-= Kebenaran mengejutkan tentang korupsi di negara kita, aku adalah raja narkoba =-

Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman penjara 15 tahun pada Lee Doo Sam.

Setelah kasus Lee Doo Sam,

Kejaksaan Tinggi membentuk sebuah divisi perobatan yang baru.

Terima kasih telah menggunakan subtitle dari: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Damn!SuperSub Indonesia Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/DamnSuperSubIndo

Kunjungi blog ~ http://ngesub.com ~

~ Follow twitter kami di: @DSSIndo dan @ngesub dan nantikan karya kami berikutnya. ~

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.