Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aku satu-satunya cenayang di sini.
Nomor satu manusia serigala.
Tersisa dua manusia serigala.
Berdasarkan pengamatanku...
...dan insting tajamku.
Manusia serigalanya nomor 8!
Kenapa menghindari mataku?
Tatap aku.
Kau manusia serigala terakhir!
Baiklah, aku mengaku.
Tunjukkan kartu kalian.
Baiklah, permainan berakhir.
Masing-masing manusia serigala berikan 500.
Kenapa kau menyerah? Kita bisa menang.
Yau Shing bisa membaca kita.
Aku kehilangan seribu dolar hari ini!
Aku juga mau ikut Tim Shing!
Aku tetap kalah entah kau manusia serigala atau dewa.
Kocok.
Kalah mengasah kemampuanmu membaca orang.
Jelly, daftar jalanan Mongkok dari barat ke timur.
Jalan Tong Mi, Jalan Canton...
...Jalan Reklamasi, Jalan Shanghai...
...Jalan Portland Street, Jalan Nathan, Jalan Tung Choi.
Salah.
- Jalan Sai Yeung Choi Utara. - Benar.
Selamat pagi.
Selamat pagi, Pak!
Ada apa ini?
Bukan apa-apa, Pak Wong.
Setelah mengulas misi terakhir, kami menguji ingatan geografi.
Kami harus mengingat setiap jalanan dan setiap kanal...
...untuk mengendalikan para pencuri.
Bagus.
Menjaga dengan hati, melindungi dengan nyawa.
Kami mengamankan semua yang berharga di dunia.
Bergabunglah dengan So Good Security.
Kami memerlukan tenagamu.
Halo, namaku Kei-on!
Panggilanku Penguin. Staf nomor 2648.
Impianku dulu menjadi detektif hebat, tapi sekarang...
...menjadi warga bermartabat yang melawan orang jahat.
Aku akan bekerja dengan giat, profesional, dan andal.
Yau Shing, kau mengurus anak baru.
Tn. Pang minta beberapa berlian dipindahkan ke vila miliknya.
- Bergerak 15 menit lagi. - Baik, Pak.
Perhatian!
Apa motto kita?
Menjaga dengan hati, melindungi dengan nyawa!
- So Good! - So Good!
- Beraksi! - Beraksi!
Beraksi!
Astaga, aku bisa menjadi tuli.
Maaf, Pak!
Hei, jangan melongo!
Itu hanya properti. Cepat kemari!
Jangan melamun seperti itu.
Tunjukkan kerja sama tim.
Jelly.
Apakah pintu mobilnya otomatis?
Tidak, Kak.
Maaf.
Kudengar produksi lokal murni sekarang ini semakin murahan.
- Bagaimana menurut Sutradara? - Jangan buat film yang sia-sia!
Mungkin maksud Sutradara...
...perfilman Hong Kong adalah tentang semangat.
Bukan uang, benar?
Topik berikutnya...
Pak, hati-hati!
Itu tidak ada isinya.
Bagaimana kalau terjadi perampokan, Pak?
Hei.
Lihat gedung di seberang jalan?
Ya, Pak.
Tahu berapa harganya apartemen 40 meter persegi?
Maaf, Pak, aku tidak...
Per meter persegi 25 ribu.
Artinya 10 juta untuk satu unit.
Berapa kali merampok untuk itu?
Kecuali setelah merampok...
...hasilnya dibawa ke tempat lain.
Kalau Kakak, dibawa ke mana?
Malaysia.
Beberapa hari lalu...
...teman sekolahku dulu pamer rumah baru di Malaysia.
Hanya dengan dua juta, dapat taman dan kolam renang.
Dapat istri gadis Malaysia juga.
Sungguh? Coba kulihat.
Astaga, benar! Lihat!
- Temanmu perampok? - Bukan!
Dia berjualan kripto, NFT, dan tiket konser.
Sekarang di Hong Kong, sekali klik bisa menghasilkan uang.
Orang bodoh mana yang mau merampok?
Hei.
Ini model terbaru.
Bisa mendeteksi detak jantung, oksigen darah, GPS...
...bahkan ovulasi.
Permintaan di luar sana gila-gilaan.
Yau Shing biasa menjualnya 17 ribu.
Tapi berhubung kau terlihat miskin...
...mau 8 ribu saja?
Pak...
- Berhenti bilang "Pak". - Senior!
Kenapa kita rendahkan diri sendiri? Pasti banyak pencuri di luar sana.
Anak Kecil, sudah 20 tahun aku melakukan ini.
Aku sudah melihat semuanya.
Kecuali perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Terjadi perampokan.
Kak, kita harus bagaimana?
Ikuti kami.
Kepala dingin menyelamatkan nyawa.
Sudah kuduga kalian tidak bisa menembak kami.
Tapi siapa sangka semudah ini?
Sampah.
Tugas pengawal keamanan adalah melindungi klien dan hartanya!
Kalian bisa membunuhku, tapi aku tidak akan menyerah.
Ini hari pertamanya bekerja!
Biasa kalau terlalu bersemangat.
Kalian juga tahu.
Dua bulan lagi dia pasti kehilangan semangatnya!
Jelly!
Katamu tidak ada masalah!
Jelly!
Katakan.
Di mana Jelly? Mana berliannya?
Katakan.
Di mana Jelly? Mana berliannya?
Katakan. Di mana Jelly? Mana berliannya?
Katakan! Di mana Jelly? Mana berliannya?
Tunggu!
Bos, kali ini polisinya cepat. Kita harus bagaimana?
Bawa semuanya. Interogasi nanti.
Hei...
Kalian pasti mimpi buruk!
- Kalian semua orang jahat! - Kami tidak mencurinya!
Hanya air!
- Kami tidak takut! - Turunkan aku!
Tidak!
Tn. Lai.
Jangan bakar kayu terlalu lama.
Kita semua bisa keracunan karbon monoksida.
Perlu biaya banyak untuk membakar semua mayat.
Baik.
Siapa yang pesan piza?
Tn. Lai, orang kita berbulan-bulan konsumsi makanan pesan antar.
Kupikir mereka perlu makanan yang layak.
Makanan pesan antar tidak pantas untukmu?
Bagaimana dengan "sehidup semati"?
Kuhabiskan uang geng untuk senjata dan mobil.
Kau bilang pasti berhasil. Bajingan. Mana berliannya?
Tn. Lai, sepertinya malas sembayang membuat kesialan menimpa kami.
Kalau begitu sembayang sana.
Atau kau akan menghirup satu tabung propana itu.
Hei! Telepon Jelly.
Dia tidak menjawab. Kami jarang berbincang di luar pekerjaan.
- Halo? Kawan? - Hei!
Kau mendengarku?
Hei, Jelly.
Senangnya mendengar suaramu. Kau membuatku khawatir.
Kau di mana?
Aku melakukan seperti katamu.
Kecuali setelah merampok, hasilnya dibawa ke tempat lain.
- Dibawa ke mana, Kak? - Malaysia.
Jangan khawatir, Kawan.
Aku sudah mengatur semuanya.
Aku pergi malam ini.
Tunggu. Dengarkan aku...
Kau dan Pig Blood bisa menyusul.
Setelah aku beradaptasi di sini...
...dan menemukan gadis Malaysia cantik...
...kubawa kalian ke sini.
Kita bisa mulai membangun kehidupan yang layak.
Bukan hanya bertahan hari demi hari.
Aku senang sekali, tapi aku tidak suka gadis Malaysia.
- Kembalikan berliannya... - Jaga dirimu, Kawan.
Sampai bertemu lagi.
Kita pasti berjumpa lagi.
- Sampai nanti. - Bertemu sekarang saja!
Jelly!
Jelly!
Aku akan meneleponnya...
Halo? Hai.
Aku menelepon untuk konfirmasi.
Kapal malam ini dari Pulau Lantau ke Malaysia.
Satu untuk Tn. Tse.
Bebas rokok?
Aku perlu obat mabuk laut.
Baiklah, terima kasih. Sampai nanti.
Tempat ini gila!
AH YEH FAK
- Bangun, Pig Blood! - Jangan mengobrol?
Dia memanggilmu "kawan".
Lalu mengoceh tentang bertemui lagi.
Kalian jelas kerja sama.
Empat puluh, seratus, dua puluh.
Kau makan apa?
Dua pai keju dan satu sayap ayam.
Totalnya 52 dolar 30 sen.
Dipotong dari gajimu.
Susun mereka berbaris.
Satu peluru lebih murah daripada tiga.
Ayo!
Apa-apaan? Hei! Aku tidak mau mati!
Aku tidak mau mati!
Tempatku paling belakang.
Seorang pria sejati meninggal tanpa penyesalan!
Masa bodoh! Aku tidak mau ini menjadi hari terakhirku!
Tunggu, ayo kita bicara!
Aku tahu cara menemukan Jelly. Aku bisa melacaknya!
Berhubung kau terlihat miskin, mau 8 ribu saja?
Kunyalakan GPS di jam tangan pintarnya.
Habis bermain Rummikub minggu lalu, dia berutang 200 dolar padaku.
Karena aku khawatir dia kabur, jadi kunyalakan...
...GPS di jam tangannya.
Apakah kalian merokok?
Kenapa bicara terus? Tembak saja...
Tn. Lai, ya?
Kalian orang jahat!
Diam kau!
Dia saja.
Sepertinya paru-parunya paling bersih.
- Harga mereka seratus ribu. - Aku?
Aku perokok pasif! Ayahku, ibuku, nenekku, semua keluargaku merokok!
Kenapa aku?
- Pig Blood! - Tolong! Tolong aku!
Kalian bertiga.
Waktu kalian tiga hari untuk menemukan berliannya.
Atau bukan hanya paru-parumu yang kuambil.
Tiga, Tn. Lai? Aku juga?
Tapi kau bilang aku boleh cuti dua minggu.
Aku bisa menunggu.
Tapi tabung gas itu tidak bisa.
Mulai sekarang, hanya makanan yang dipanaskan di oven.
โช Hutan dan burung-burung memanggil โช
โช Datanglah dan dengarkan saksama โช
โช Tumbuhan hidup dengan penuh kasih โช
โช Mereka memanggilmu โช
โช Hutan dan burung-burung memanggil โช
โช Datanglah dan dengarkan saksama โช
โช Tumbuhan hidup dengan penuh kasih โช
โช Mereka memanggilmu โช
โช Tidak ada tangis pedih di sini โช
โช Tidak perlu takut malam hari โช
โช Dituntun takdir, kami mewujudkan roh kasih โช
โช Bersama kami merasakannya โช
โช Matahari milik kami, bulan milik kami โช
โช Angin, api, air, dan tanah โช
โช Kami tetap di tempat kami, kau tetap di tempatmu โช
โช Kami tetap di tempat kami, kau tetap di tempatmu โช
โช Kami adalah penduduk di sini โช
โช Kami adalah dunia โช
Hari ini tepat delapan tahun kita di Ah Yeh Fak.
Kalkun panggang ini untuk merayakan.
Terima kasih, Wong Cool.
Halo?
Buka! Ada orang di sini?
Tolong jawab aku...
Tidak.
Halo. Aku mengalami kecelakaan.
Aku tersesat dan ponselku mati.
Boleh kupinjam teleponmu?
Tidak.
Boleh menumpang mengisi daya ponselku?
Ini properti pribadi. Orang asing dilarang masuk.
Hari semakin gelap.
Di mana hati nuranimu?
Aku tidak punya hati nurani?
Angkat tangan yang berpikiran aku tak punya hati nurani.
Demokrasi dengan lima orang saja?
Benar-benar membuka mataku.
Angkat tangan yang mau aku membiarkan orang asing masuk.
Ya ampun...
Lihat? Tidak ada yang mau angkat tangan.
Seribu.
Untuk toilet dan listrik saja.
Angkat tangan kalau setuju.
Itu namanya demokrasi.
- Silakan. Sebelah sini. - Terima kasih.
- Satu saja? - Ya.
- Ikuti kami. - Selamat datang!
- Ada colokan Android? - Colokan apa saja ada!
- Bagus. Siapa namamu? - Chun Chong. Aku Libra.
Sudah berapa kali kukatakan?
Kursi ini terlalu pendek.
WAI @ KAPAL DISKON
Jangan sentuh barang milik orang lain.
Halo?
Dia sedang buang air besar. Ini siapa?
Kapal sudah siap.
Dia bisa buang air besar di Malaysia.
Semua penumpang sudah menunggu.
Tetap bertahan.
Dia sebentar lagi selesai.
- Tunggu saja. - Yang benar saja.
Scarface.
Dengar.
Jangan kembali ke sini di kehidupan berikutnya.
Ke mana aku harus pergi?
Ke mana aku harus pergi!
Maaf.
Aku ingin kalian semua mati bersamanya.
Halo?
Pergi ke dermaga tengah malam begini.
Orang itu pasti menyembunyikan sesuatu.
Jangan berisik.
Cari dia setelah makan malam.
Apa dia buron?
Dia sudah pergi cukup lama. Maaf.
Periksa dia.
Periksa dia.
Biar kuperiksa dia.
Seribu dolar.
Perubahan bodoh.
Buron? Ada yang mengejarmu!
Aku hampir selesai.
Biar kutahan mereka.
Cepat pergi dari sini!
Aku sedang mengelap!
Di mana anak itu?
Keluarkan senjatamu!
- Aku datang! - Tebas dia!
Aku tak bisa menahan mereka!
Mereka dapatkan ayamnya!
Kejam sekali! Aku tak sanggup menyaksikan!
Dia pasti di balik pintu ini!
Dia minum begitu banyak.
Dia pasti dalam masalah besar.
Dia pasti dalam masalah besar.
Dia mati muda.
Mungkin tak pernah bersenang-senang.
- Sangat disayangkan. - Sudahlah.
Dia tamu.
Mengutip sedikit biaya untuk menguburnya...
...adalah hal biasa.
Kita bisa membeli mesin pencuci piring dengan ini.
Dengan berlian ini...
...kita bisa membeli semua mesin pencuci piring.
Aku akan punya uang untuk membeli obat nyamuk sonik.
Kau bisa berhenti menggambar, Bodoh.
Kita akan buatkan sasana untukmu.
Jangan sentuh barang milik orang lain!
Kubur dia besok pagi.
Jangan cari masalah.
Dapat? Cari dengan teliti.
Ayo berbagi.
Berbagi siapa?
Bukan itu.
Maksudku...
Mari kita berbagi.
Aku tak berbagi apa pun.
Kalau dia?
Boleh bergabung?
- Boleh. - Hei!
Awas batu!
Dia berat!
Dia berat sekali!
Lewat sini.
Satu.
Dua.
Tiga!
Tak sebaiknya kita ambil kembali?
Aku punya ide gila...
Itu sangat gila.
Apa harus kita ikuti?
Kami bukan...
Kematian adalah masalah besar.
Kami hanya ingin memastikan...
Aku akan panggil taksi. Apa yang...
Sembunyikan dia dulu. Kita pikirkan nanti.
Peras ini juga.
Apa kita tak terlalu mencolok?
Aku sudah berpakaian tak mencolok.
Maksudku, mobilnya.
Coba kutanya penulisnya.
Mengapa kau memilih genre ini?
Bukan pilihanku.
Di Hong Kong, sutradara dan produser sangat berperan.
Penulis hanya sebagai pekerja.
Penulis skenario kami sangat kreatif...
...dan berpengalaman dalam genre apa pun.
Kami akan kembali setelah berita.
Tak perlu menodong pistol ke kepalaku.
Jangan sampai ada yang celaka.
Belum terlambat, Monk.
Kau masih bisa menyerahkan diri.
Aku, Monk, tak akan melakukan kesalahan yang sama...
...dua kali.
Senior. Senior!
Jangan khawatir.
Karena mobilnya hilang...
...Pak Wong pasti tahu kita dalam bahaya.
Dia akan lakukan segalanya untuk menyelamatkan kita.
Berita terkini.
Polisi sedang mencari empat pria pengawal keamanan...
...yang diduga terlibat pencurian berlian.
Perusahaan pengawalan mendesak keempatnya menyerahkan diri.
Keempat perampok itu sudah lama dalam pengawasan kami.
Sebenarnya, semua ini bagian dari rencana kami...
...untuk menumpas komplotan kriminal...
...di balik kejahatan ini.
Yau Shing, aku mengawasimu!
Aku pasti akan menangkapmu!
Senior, kau dengar itu?
Pak Wong mengirimi kita kode.
Dia mengawasimu!
Dia akan selamatkan kita.
Ini tempatnya!
Telapak tanganmu berkeringat.
Lap saja tanganmu jika basah. Kenapa mengelap tanganku?
- Maaf. - Kau bercanda?
Omong kosong apa ini?
Di sinilah posisi terakhir dia.
Ah Yeh Fak?
Apa ini desa sungguhan?
Senior!
Tampaknya ada orang yang tinggal di sana.
Aku datang.
EVERYTHING UNDER CONTROL
Desa antah berantah.
Tampak menyeramkan.
Terus bekerja.
Kita dicari polisi.
Apa mereka tak kaget jika kita masuk?
Kalian berdua yang dicari, bukan aku.
Ayo.
Kita pantau dulu.
Senior, jika soal kriminal...
...kita harus dengarkan Monk.
Dia lebih berpengalaman.
Kenapa kau membelanya?
Kenapa kau memarahinya?
- Kenapa kau melindunginya? - Kapan aku melindunginya?
Kenapa kau memelukku?
Kenapa kalian ada di sini?
Maaf. Kami sedang mendaki di dekat sini.
Teman kami tersesat.
Kulit sawo matang, ramping, cukup jelek.
Seperti Thor terkena radiasi.
Kalian melihatnya?
Tidak.
Kami sudah berjalan jauh.
Dia bisa terkena serangan panas.
Ayo istirahat di sini.
Tidak bisa.
Hentikan basa-basi ini. Ayo pergi.
Jangan paksa aku.
Sebenarnya, aku ingin menyamar lebih lama.
Polisi.
Kami menduga ada buron bersembunyi di sini.
Mohon kerja sama kalian.
Kalian berhak diam!
Semua perkataan bisa digunakan untuk melawanmu di pengadilan!
Salah tempat.
Maaf, Pak.
Polisi?
Apa aku harus percaya?
Jangan main-main dengan kami.
Pernah lihat pria ini?
Sama sekali tidak.
Tempat ini terpencil. Jarang orang datang.
Menjadi tempat persembunyian yang sempurna. Ayo cari!
- Siap, Pak! - Hei!
Tempat ini luas. Aku tak ingin kalian tersesat.
Bawa mereka keliling.
Siap, Wong Cool!
Ayo.
Mari kita berpencar untuk mencari Jelly.
Sebelah sini.
Ini tidak seperti yang kau kira.
- Ini... - Bukan...
Itu Jeffrey.
Suamiku memeluknya saat tidur.
- Katanya kau suka yang keras! - Berhenti bicara!
Aku tidak tanya urusan pribadi kalian!
- Kenapa kau ceritakan? - Kau lebih menyukai Jeffrey.
Apa ini?
Kecap. Usia 20 bulan. Kedelai tiga kali difermentasi.
Kecapku.
Sudah kuduga ini kecap.
Pak.
Bawa aku ke tempat lain.
Ruangan apa ini?
Ini galeri Poussin.
Siapa Poussin?
Dia sangat pemalu.
Semua yang ada di sini adalah ciptaannya.
Aku bisa merasakan ada cerita di dalamnya.
Bukan, ini tragedi.
Penuh dengan ketidakberdayaan.
Bukan.
Keputusasaan.
Hati-hati.
Seseorang mengawasimu.
Jangan main-main denganku.
Bukan dia.
Dia.
Bertahun-tahun aku jadi gangster.
Aku sudah melihat semuanya.
Orang-orang takut padaku. Aku tidak takut pada siapa pun.
Aku menyesal. Tolong maafkan aku.
Sebenarnya lukisan ini tentang sebuah legenda di desa ini.
Hutan ini sangat aneh.
Terutama bunganya.
Tidak semua orang dapat bertahan.
Jelly!
Apa kau lihat orang lewat?
Kau yakin itu orang?
Ini hutan. Tidak aneh melihat babi atau serigala.
Hati-hati.
Apakah ada banyak babi hutan yang harus dijebak?
Babi hutan.
Babi hutan.
Tidak perlu takut.
Bagaimana kalau mereka menggigit?
Babi hutan biasanya sembunyi dari manusia.
Mereka tidak menyerang manusia.
Kecuali kalau seseorang mendorong mereka ke pojok.
Lalu kenapa ada jebakan?
Jebakan bukan untuk babi hutan.
Lalu untuk apa?
Untuk menangkap tamu tidak diundang yang seharusnya tidak ada di sini.
Legenda mengatakan...
...ada hantu wanita di desa ini...
...yang menculik pria jantan...
...untuk disiksa.
Astaga! Haleluya!
Dia menggunakan segala cara untuk menganiaya pria yang diculik.
Dia meninju mereka...
...menendang mereka...
...menenggelamkan mereka...
...mengikat mereka...
...dan...
...memecahkan biji mereka.
Semua pria yang diculik, tidak ada yang kembali.
Sudah cukup.
Aku mau kencing.
Silakan.
Bapa kami di surga, dikuduskanlah nama-Mu.
Pak.
Aku tidak menemukan apa-apa. Bagaimana denganmu?
Tolong gantung ini.
Apa kau takut?
- Perhatian. - Ya, Pak!
- Gantung ini. - Pakunya rusak, Pak!
- Pasang lagi. - Aku akan coba, Pak!
Sekarang.
Dia sudah gila menceritakan kisah hantu di siang bolong.
Halo, Jelly?
Jelly, di mana kau?
Aku tidak bisa dengar. Kau ada di mana?
Kau sudah menemukan rumah?
Halo? Jelly?
Jangan main-main. Kembalikan berliannya.
Aku tidak dengar. Halo?
Berhenti dulu mengebornya.
Halo?
Halo? Jelly?
Halo?
Sial.
Legenda mengatakan ada hantu wanita di desa ini...
...yang menculik pria jantan untuk disiksa.
Dia meninju mereka...
...menendang mereka...
...menenggelamkan mereka...
...mengikat mereka...
...dan memecahkan biji mereka.
Tidak ada apa-apa di sini. Mari kita berpencar.
- Aku melihat... - Hantu?
Ayo pergi.
Sepertinya gula darahku rendah.
Makan pisang agar bertenaga lagi.
Terima kasih.
Pintar sekali kau membawa pisang.
Masih banyak di sana.
Dasar bodoh.
Mari berpencar.
Jelly meneleponku.
- Sebentar lagi gelap. - Ya.
Apa?
Kalau tidak pergi sekarang, kalian tidak akan selamat.
Kami memutuskan untuk menginap.
Hei.
Apa ada obat nyamuk?
Mana aku tahu?
Aku tanya apa ada obat nyamuk.
Mana aku tahu apa ada obat nyamuk?
Sejujurnya...
...malam musim panas di Ah Yeh Fak, ada 30 spesies nyamuk berkeliaran.
23 di antaranya pengisap darah.
18 spesies menyebabkan bentol.
12 spesies menyebabkan bentol sebesar ini.
7 spesies terlalu kecil untuk dilihat mata telanjang.
Apa ada kelambu?
Tidak ada.
Dia sudah gila.
Jangan sentuh dia.
Dia mengawasimu.
Apa yang kau lakukan?
Bikin kaget saja.
Kenapa kau masih belum tidur?
Apa kalian dengar suara napas lemah?
- Tidak. - Tidak.
Baiklah.
Pria di atas 25 tahun tidak bisa mendengar frekuensi tertentu.
Aku tahu di mana Jelly.
Jelly datang ke sini karena dia kecelakaan.
Terima kasih.
Dia minta bantuan penduduk desa.
Desa tidak menerima orang luar.
Tapi...
...uang berbicara.
Namun, Jelly mengalami kecelakaan dan terluka cukup parah.
Tanpa sepengetahuan Wong Cool...
...yang lain ingin mencuri berlian Jelly.
Inilah masalahnya.
Mereka mengira Jelly meninggal dan ingin menyingkirkan mayatnya.
Tapi kami tiba tepat waktu.
Terima kasih.
Tempat paling berbahaya adalah tempat paling aman.
Mereka menyembunyikan Jelly...
...tepat di balik tembok ini!
Kau merasakannya?
Andai saja semudah itu.
Jangan berkhayal.
Aku sungguh mendengar suara perut keroncongan di balik tembok.
Kapan kau terakhir makan?
Aku makan roti sebelum kerja kemarin.
- Sejak itu tidak makan lagi. - Tentu saja.
Kau kelaparan, itu sebabnya perutmu bunyi.
- Tidak, di dinding... - Cukup!
Kau tidak masuk akal!
Berhenti jadi Sherlock Holmes!
Biarkan aku tidur.
Bodoh!
Ini makan malamku yang terlambat.
Lalu, kau makan apa?
Sisakan aku sepotong nanas.
Makanlah.
Nanas.
Halo, Tn. Lai?
Tn. Lai?
Selamat pagi, Tn. Lai.
Sudah menemukan batunya?
Penasaran saja, aku tidak mendesakmu.
Sebenarnya, belum.
Sudahlah, aku mau bicara dengan si penjaga.
Baik, Tuan.
Tahukah kau bahwa di suatu tempat di luar sana...
...remaja Hongkong kehilangan organnya setiap 60 menit?
Dengan kata lain...
...lebih banyak orang sakit akan diselamatkan.
Lepaskan aku!
Pig Blood!
Pig Blood!
- Pig Blood! - Tn. Lai?
Tn. Lai, ini Monk.
Sebenarnya, kami butuh waktu lagi.
Tapi aku harus ke Bangkok untuk mewakili geng...
...di Festival Film Geng ke-27.
Dan aku masih belum berkemas.
Bisakah kau kirim orang untuk menggantikanku di sini?
Tentu saja.
Aku akan kirim penggantinya ke festival filmmu itu.
- Kenapa? Tapi, Tn. Lai... - Cukup!
Haruskah kutelepon ibumu?
Jangan, Tn. Lai. Tolong jangan telepon ibuku!
Dengar, Tn. Lai. Ibuku tidak tahu pekerjaanku.
Ibu bilang jika kau belum pernah ke festival film...
...kau tidak bisa mengaku sebagai penggemar film.
Kau hanya ingin menonton film?
Kenapa repot? Tonton di internet saja.
Masih ada tempat di paket keluargaku.
Mau bergabung dengan keluargaku?
Apa kau menonton film sambil buang air besar?
Ya.
Saat kau bermalas-malasan di tempat kerja...
...apa kau menonton film saat sedang istirahat merokok?
Ya.
Aku tidak begitu!
Kau menonton film untuk menghabiskan waktu.
Aku menonton film untuk melihat dunia!
Persetan dengan paket keluargamu.
Aku akan kembali...
...untuk menanyakan di mana Jelly berada.
Jika mereka tidak mau bicara...
...salahkan aku atas apa yang terjadi.
Tenang, Monk.
Monk yang kukenal tidak seperti ini.
Sudah berapa lama kau mengenalnya?
Sudah berapa lama kau mengenalku?
Bodoh.
Bisakah kita bicara?
Ada apa?
Jangan!
Di mana Jelly?
Aku sudah bilang aku tidak tahu.
Monk.
Tenang, aku tidak mau kau menyesal.
Tenang!
Tenang!
Diam.
Hentikan agresimu atau akan kutembak.
Senior.
Senior.
Senjatamu tidak berpeluru.
Pistol yang ini berpeluru.
Aku menembak sekali ke Monk dan sekali ke udara.
Senjata itu kehabisan peluru.
Masih sisa dua.
Ada di aku.
Tangkap!
Jatuhkan!
- Ambil, Sayang. - Terima kasih, Manis.
Kemarilah.
Jangan sentuh barang orang lain.
Mari berpencar, sekarang!
Monk.
Kau punya senjata lain?
Kenapa tidak dikeluarkan?
Itu benar. Kenapa tidak kau keluarkan?
Senior, bukankah kau mengambil jam tangan Jelly?
Kenapa kau tidak memojokkan mereka?
- Kenapa kau membela dia? - Kenapa kau memarahinya?
- Kenapa kau melindunginya? - Melindungi bagaimana?
Kenapa kau tidak menunjukkan jam tangannya semalam?
Kita harus menghabiskan sepanjang malam di sini.
Kenapa menunggu sampai sekarang untuk bertanya?
Siapa yang memberimu jam tangan itu?
Di mana kau mengambil jam itu?
Aku tidak mengambilnya.
Ini...
- Aku ingat. - Maksudnya?
Aku sudah ingat.
Di sana.
Aku mengambil jam tangan di sana.
Dia mungkin ada di sana.
Tempat ini...
...pasti memiliki rahasia yang tidak terungkapkan.
Pemilik gubuk itu adalah Tang Lap Tak.
Tempat apa ini?
Kenapa aku ada di sini?
Ini adalah dunia fantasiku.
Aku sudah lama tidak kedatangan pengunjung.
Sepertinya kita semakin dekat.
Turuti perkataanku. Sembunyi di kamar.
Jangan keluar sampai kupanggil, ya?
Dia adalah Tang Lap Tak.
Kita pernah bertemu.
- Kapan? - Kau makan pisangnya.
Ada banyak lagi di sana.
Dia tampak ketakutan.
Karena ada yang mengejarnya.
Begitulah cara Tang mati.
Aku pernah melihat gadis ini.
Ibuku bilang hantu takut dengan aura maskulin.
Berdiri di depan.
Kau juga maskulin!
Kau menyembah Dewa Prajurit!
Aku pikir kau yang begitu.
Aura maskulin? Aku memilikinya.
- Bagaimana menurutmu? - Itu menjijikkan.
Singkirkan itu.
Singkirkan itu!
Aku punya ide bagus.
Sempurna.
Tenang.
Selama kita tidak malu...
...merekalah yang akan malu.
Ikuti aku.
Siap!
Menjaga dengan hati kami, melindungi dengan hidup kami!
Menjaga dengan hati kami, melindungi dengan hidup kami!
Menjaga dengan hati kami, melindungi dengan hidup kami!
Sial. Mereka tidak malu.
Kita tidak menemukan berlian...
...tidak menemukan Jelly...
...dan kita bertemu hantu.
Kini, kita antara akan membusuk di penjara...
...atau akan dicincang oleh Lai.
Kenapa kita tidak kabur?
Orang bijak tahu kapan harus berhenti.
Benar.
Kenapa kita tidak berbuat baik sebelum kita pergi?
Laporkan penduduk desa.
Berhenti mencari masalah.
Laporkan mereka dengan bukti apa?
Kau melihatnya juga!
Aku punya foto yang akan memperkuatnya.
Itu fantasimu, Bodoh!
Tunggu!
Apa lagi?
- Di mana ponselku? - Mencari ini?
Sepertinya kalian pergi ke tempat terlarang.
Teman-teman, mari dibicarakan.
Mari kita bicarakan.
Kami tahu perbuatan buruk yang telah kau lakukan!
Pembunuh!
Kalian tidak akan lolos!
Mari lihat siapa yang tidak bisa lolos.
Kami atau kalian?
Tidak ada seorang pun di sini...
...yang akan selamat hari ini!
Panas sekali.
Aku berjanji pada tuanku...
...untuk tidak menunjukkan kungfuku pada sembarang orang.
Wong Cool, serahkan padaku!
Aku tidak memukul wanita.
Aku tidak memukul pria.
Tonjok!
Tendang!
Piting!
Menenggelamkan!
Sentil-sentil alat kelamin!
Mana? Aku tak bisa menemukannya.
Berhenti, kalian semua!
Senior, jangan beri ampun para penjahat ini!
Jangan bergerak!
Kau pernah membunuh orang?
Berhenti, atau aku akan menembak!
Lepaskan mereka!
- Chi! - Chi...
- Chi! - Chi!
Pistolnya meletus sendiri.
Dia masih anak-anak! Kau menembak seorang bocah!
Kau biadab, kau menembaknya!
Aku biadab?
Kalianlah yang biadab!
Katakan kepadaku...
...bagaimana Tang Lap Tak mati?
Itu akibat ulahnya sendiri. Dia pantas mati!
Berhenti menangis!
Hentikan itu!
Diam!
Kenapa?
Kenapa kau mengkhianati kami?
Kita tidak bisa melawan orang-orang kaya itu.
Bagaimana kau tahu bahwa kita akan kalah dalam gugatan itu?
Kita seharusnya berada di pihak yang sama.
Jika kita tahu kapan harus menyerah...
...maka kita bisa berada di pihak yang sama.
Ini bukan yang kami inginkan, Kepala Desa.
Lalu kenapa jika kalian mendapatkan lahan itu kembali?
Kalian hanya akan menjadikannya lahan pertanian.
Berapa banyak yang bisa kalian hasilkan?
Uang kompensasinya lebih baik.
Sudah syukurilah saja!
Bertani di Hong Kong itu tak ada gunanya.
Itu karena orang-orang sepertimu!
Kau merendahkan orang-orangmu sendiri.
Masing-masing dari kita punya sesuatu yang harus dilindungi.
Namun kau merendahkan desamu sendiri.
Kau tidak berhak memutuskan untuk kami.
Jangan berpura-pura mulia.
Tanpa rumah-rumah desa milik leluhurku...
...kalian akan berada di jalanan!
Tidak ada yang perlu dilindungi!
Sayang sekali Chi punya ayah sepertimu.
Aku pun malu memiliki anak perempuan autistik!
Sepanjang hari, dia...
Beraninya kau!
- Berhenti berkelahi! - Bersembunyi!
Berhenti berkelahi!
Itu adalah sebuah kecelakaan...
...yang sudah sebaik mungkin kami coba tebus.
Kalian hanya tidak ingin hati nurani yang bersalah.
- Apa katamu? - Memangnya aku salah?
Jika kalian sungguh ingin bertanggung jawab...
...serahkan diri kalian...
...dan biarkan gadis itu hidup normal di masyarakat.
Normal? Apanya yang normal?
Dunia di luar sana normal?
Lalu, apakah bersembunyi di sini adalah hal normal?
Senior...
Yang tadi kau katakan agak keterlaluan.
Terdengar sangat kejam.
Itulah yang sebenarnya!
Memang seperti itulah dunia!
Dunia tak bisa berkutat di sekeliling gadis itu.
Bagaimana jika dunia tidak harus seperti itu?
Kami pernah mempertimbangkan untuk menyerahkan diri...
...tapi kami tak sanggup menelantarkan Chi.
Chi bukan anak normal.
Tinggal di sini adalah hal terbaik untuknya.
Tak ada lagi yang perlu kami sampaikan.
Apa yang harus dilakukan selanjutnya, itu terserah kau.
Qi, ayo kita pulang.
Mari kita pulang!
Mari berbaris bersama!
Yau Shing!
Senior...
Aku telah memaafkanmu.
Kakak.
Kakak.
Berengsek!
Kak.
Setelah semua yang kita lalui...
...bisa bertemu denganmu lagi...
...aku merasa sungguh terharu.
Lekas keluarkan berlian-berlian itu.
Tidak percaya aku akan pergi ke festival film.
Di mana berliannya?
- Berliannya... - Serahkan.
Kau menelannya? Yang benar saja.
Jangan khawatir. Lai takkan membedahmu...
...untuk mengambil berlian-berlian itu.
- Tidak apa-apa. - Sudah, serahkan saja.
Berliannya tidak ada padaku!
Lalu ada di mana?
Jelly.
Jika ada yang kau sembunyikan, kau bisa beri tahu kami.
- Kalau begitu, aku akan bicara. - Bicaralah!
Inilah yang terjadi...
Aku terbangun, ternyata aku terikat di orang-orangan sawah.
Mendadak aku ingin buang air besar.
Aku lari secepat kilat ke sungai untuk membuangnya.
Kita kembali ke sana.
Berlian-berlian itu ada di sungai.
Tidak!
Aku mengambilnya.
Celaka!
Makanan "Sampai jumpa besok"?!
Setelah kupunguti berlian-berlian itu...
...seekor kappa mendadak mengintip dari dalam air.
Terima kasih.
Tolong pegangkan sebentar.
Dia curi berliannya.
Terima kasih. Kappa itu lalu melemparkan berlian itu...
...kepada seekor makhluk Nian.
Jangan tanya bagaimana aku mengetahui makhluk Nian.
Saat kecil aku pernah dipukul makhluk Nian. Aku trauma.
Aku pasti akan mengenalinya di mana pun.
Aku mohon. Bisakah kau kembalikan berliannya?
Makhluk Nian, Makhluk Nian!
Nian Makhluk, Nian Makhluk!
Namun hal yang paling gila...
...seorang wanita yang tampak seperti Dewi Keberuntungan muncul.
Hei, Bung.
Dadanya besar.
Ucapkan "Gong Xi Fa Cai".
Berhenti main-main dan berikan berlian itu kepadaku.
Sial, ucapkan "Gong Xi Fa Cai"!
Untuk apa? Ini bukan Tahun Baru Imlek!
Dengan begitu saja, para dewa mengambil berliannya.
Kakak.
Jangan menatapku seperti itu.
Aku berkata jujur! Untuk apa aku berbohong?
Itu Tuan Lai.
Siapa Tuan Lai?
- Halo? - Ya, Pak?
Bagaimana?
Waktunya habis...
...di mana berlian-berliannya?
Ada masalah di sini.
- Kau mencuri dariku? - Tentu saja tidak.
Lalu cepat jelaskan.
Katakan sejujurnya kepadanya.
Jadi sebenarnya inilah yang terjadi.
Para penduduk desa mengikat Jelly ke orang-orangan sawah.
Namun mendadak dia ingin buang air besar.
Maka dia berlari secepat kilat ke sungai.
Namun dia pintar.
Dia ingat untuk mengambil berlian yang dia telan.
Saat dia baru akan melakukannya...
...tiba-tiba...
...ada seekor kappa...
...mencuri berlian-berlian itu.
Jelly mengejarnya...
...tapi kappa itu melemparkan berliannya...
...ke seekor Makhluk Nian. Bukan itu saja.
Tiba-tiba di belakang Jelly...
...ada seorang wanita berpakaian seperti Dewi Keberuntungan...
...yang memiliki dada besar.
- Menyuruhnya mengatakan... - Ucapkan "Gong Xi Fa Cai"!
Jelly menganggapnya aneh.
Ini bukan Tahun Baru Imlek.
Untuk apa mengatakan "Gong Xi Fa Cai"?
Setelah itu...
...Dewi Keberuntungan, Kappa, dan Makhluk Nian...
...mengambil berliannya lalu hidup bahagia selamanya.
Haruskah aku mengulanginya?
Monk.
Kau selalu bisa mengubah situasi menjadi kekecewaan.
Untungnya aku sudah siap.
Sebentar lagi mereka tiba.
Itu bagus sekali, Tn. Lai.
Kami berempat takkan bisa mengatasinya.
Tak ada yang boleh mempermainkanku.
Kau dan seluruh penduduk desa...
...harus mati.
Kedengarannya dia sangat marah.
Memangnya tadi aku bilang apa?
Kau menceritakannya dengan baik.
Chi, Chi...
Serahkan berliannya kepada kami.
BUNUH BABI-BABINYA
Angin, api, air, tanah!
Pesan tiket kapal ke Malaysia.
Lalu katakan pada Wong Sir untuk menyelamatkan Pig Blood.
Karma baik juga berlaku.
Pig Blood pasti selamat.
Bagaimana dengan penduduk desa?
Tn. Lai itu gila.
Dia pernah meledakkan ratusan orang dengan propana.
Menjaga dengan hati, melindungi dengan nyawa.
Kita tak boleh membiarkan mereka mati.
Persetan denganmu. Sok pahlawan.
Kau bahkan tak bisa menyelamatkan diri sendiri.
Apa yang bisa kau jaga?
Apa yang bisa kau lindungi?
Aku yang memulai semua ini.
Aku juga harus bertanggung jawab.
Semua ini salah Dewa Keberuntungan!
- Kau kekanak-kanakan. - Hentikan mobilnya.
Aku tak punya pilihan saat itu. Kini aku memilih jadi orang baik.
Berhenti.
Pura-pura berbudi.
Yau Shing.
Aku harus mengejar kapal.
Senior!
Ingat perkataanmu di pertemuan pertama kita?
Kau tak mengatakan apa pun.
Aku kasihan padamu.
Pasti ada yang pernah menyakiti dan mengkhianatimu.
Itu sebabnya kau bersikap seperti bajingan.
Ini kesempatanmu untuk membuktikan dirimu sesungguhnya!
Aku ingin bertanya tentang aspek kreatif.
Kita hampir sampai pada topik pencerahan protagonis.
Bagaimana konsepnya menurutmu?
Kami memikirkan banyak cara...
...tapi hanya punya waktu dua pekan hingga produksi...
...jadi kami hanya melakukannya begitu saja.
Kami hampir tak selesai tepat waktu.
Konsep?
Lebih baik bangunkan saja dia.
Itu benar.
Film harus menciptakan insiden...
...untuk membenarkan pencerahan karakter bagi penonton.
Tapi nyatanya...
...kita tak dicerahkan faktor eksternal.
Yang terpenting adalah pedoman moral.
Bangun atau tidur tak pernah kita sendiri yang mengatur.
Karakter yang memilih sendiri.
Selalu bicara tentang kepahlawanan.
Kau pikir orang menganggapmu pahlawan?
Mereka menganggapmu bodoh!
Kau tahu alasanku bergabung dengan perusahaanmu?
Karena aku setuju dengan motomu.
Menjaga dengan hati, melindungi dengan nyawa.
Itu prinsip inti So Good!
Hanya orang bodoh sepertimu yang termotivasi omong kosong itu.
Aku sangat kecewa padamu.
Orang egois sepertimu tak akan mengerti.
Melepaskan tembakan membuatku dalam masalah, mengerti?
Aku melepaskan tembakan itu bukan untuk jadi pahlawan.
Aku melindungi sumpah pada klien kita.
Jangan bergerak!
Kami pengawal dari So Good Security!
Dan gangster karena kebetulan.
- So Good! - So Good!
- Beraksi! - Beraksi!
Kukira kau bilang dunia memang seperti ini.
Kita lihat apa dunia bisa jadi tempat berbeda.
MENJAGA DENGAN HATI, MELINDUNGI DENGAN NYAWA
Selesai sudah Reel Talk episode kali ini.
Terima kasih pada pemain dan kru...
...yang memberi pendapat mereka tentang perfilman Hong Kong.
Semoga mereka terus menggunakan film...
...untuk mendokumentasikan semua yang layak disimpan...
...agar masyarakat tidak lupa...
...bahwa mereka pernah ada.
Teman-teman.
Apa kalian melupakan sesuatu?
Tolong aku!
Siapa pun, tolong aku!
Tolong!
Seperti itulah kehidupan.
Orang tak dikenal seperti kita akhirnya akan dilupakan.
Kumohon, jangan lakukan itu.
Jangan potong aku. Aku kurang gizi.
- Tolong jangan! - Jangan bilang begitu.
Berakhirnya kehidupan seseorang...
...jadi awal bagi banyak kehidupan lain.
Dengan kata lain...
...kau menggunakan cara lain...
...untuk terus bertahan di dunia.
Jangan...
Kau percaya pada para Dewa?
Dewa apa?
Dewa Keberuntungan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.