Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Semua orang, peristiwa, dan latar belakang"
"Dalam drama ini fiktif dan tidak berkaitan dengan kenyataan"
"Anak-anak dan hewan direkam di bawah panduan produksi"
"Penutupan darurat, Jalan ditutup karena salju dan es"
"'Harapan Besar'"
"Bab 1. Rumah Merpati"
Kamu di sini.
Aku sudah membuat makan malam. Ayo makan.
Aku lelah. Aku akan makan nanti.
Jangan seperti itu. Makan saja.
Akan lebih merepotkan jika makan nanti.
Aku ingin istirahat sekarang karena lelah.
Aku membuat makanan untukmu. Kenapa kamu marah?
Bukan begitu.
"'No Yeong Won's Everlasting Solution'"
"Pasangan tidak mengerti gaya komunikasi satu sama lain"
Aku mengerti kenapa mereka disebut Pasangan Tidak Bisa Berkomunikasi.
Dari sudut pandang suaminya, dia melakukan sesuatu untuk istrinya,
tapi istrinya kesal.
Pasti karena itu dia mengekspresikan betapa kesalnya dia.
Ya, suaminya jelas orang baik yang menjaga istrinya
dengan baik.
Namun,
ini gaslighting.
- "Gaslighting"? - Ya.
Baru-baru ini, kami menyarankan orang-orang memakai istilah,
"kendali emosional dan psikologis."
Karena itu biasanya terjadi di antara hubungan dekat,
itu mengambil bentuk keterikatan.
Terkadang itu terjadi di antara anggota keluarga tanpa pengakuan.
Situasi ini bisa dialami siapa pun,
dan aku juga bisa memanipulasi orang lain.
Ya, orang sering mengatakan ini.
"Keluarga itu berharga."
"Aku mengatakan semua ini demi kebaikanmu sebagai keluargamu."
Aku yakin itu semua dikatakan karena kasih sayang dan cinta,
tapi terlalu bersikeras pada sesuatu
dan menghalangi kemandirian emosional anggota keluarga
tidaklah baik.
Setelah mendengar itu, kurasa aku harus mempertimbangkan ucapanku
kepada suami dan anakku juga.
Ya.
Dalam hubungan dengan pasangan, orang tua, dan anak-anakmu,
kita harus memikirkan
apakah kita mengendalikan seseorang
secara emosional atas nama cinta.
Cut!
- Astaga, kerja bagus, Semuanya. - Kerja bagus, Semuanya.
- Terima kasih atas kerja kerasmu. - Terima kasih.
- Sayang. - Hei, tidurmu nyenyak?
Astaga, kamu cantik pagi-pagi sekali.
Sebentar.
Ini.
Lolos?
Kamu cocok memakai warna hijau zaitun.
Begitukah?
Bersiaplah dan turun. Aku akan membangunkan Do Hyun.
Baiklah.
Tidak ada yang tidak kamu ketahui tentangku, Dokter No Yeong Won?
Tentu saja.
Do Hyun. Ini dia.
Sulit pergi ke sekolah setiap pagi, bukan?
Bolehkah aku tidur sepuluh menit lagi?
Bukankah menyenangkan tidak melakukan hal hanya karena sulit?
"Nilai tukar dan nilai uang"
"Strategi perusahaan dalam negosiasi"
"Olimpiade Sains Korea, Penghargaan Partisipasi"
"Kompetisi Debat Membaca, Hadiah Emas, Choi Do Hyun"
Nak.
Bukankah jadwalmu terlalu padat?
Ibu, kurasa aku bisa mencalonkan diri sebagai wali kota.
Ada terlalu banyak orang yang kutemui setiap hari.
Apa ibu bilang?
Belajar itu untuk dirimu sendiri, bukan untuk ibu.
Setiap keputusan ada di tanganmu.
Ya. Aku memilih ini.
Bumbunya pas.
- Ayah akan menyukainya. - Ya.
Mata kami bertemu.
Tangan kami saling menyentuh.
Dan bibir kami bersentuhan.
Aku membuka kancing kemejanya,
dan tangannya
memegang kepalaku
dan menariknya lebih dekat.
Seperti itu, kami menjadi satu.
Dia rekan yang tidak akan pernah kutemui lagi.
Itu seperti bermain api untuk satu malam.
Namun, rekan yang bermain api denganku
muncul di rumahku keesokan sorenya.
Dia melempar bom.
"Bertanggung jawablah."
Ini sore yang buruk.
"'Bertanggung jawablah.' Ini sore yang buruk"
"Ini sore yang buruk."
Hei, aromanya enak.
Ini kesukaan Ayah, ikan bream laut.
Ini segar, karena sedang musim.
Astaga, ikan bream laut terdengar lezat.
Kalau begitu, ayah harus mencicipinya.
Itu sempurna.
Kamu dan ayah punya selera yang sama.
Coba kulihat.
Kelihatannya enak.
Ini enak. Cepat sajikan.
- Baiklah. Mari makan. - Baiklah.
Bi. Aku mau roti panggang untuk sarapan.
Kita keluarga.
Keluarga seharusnya berbagi makanan yang sama.
Astaga.
Apa itu keluarga?
Kamu bahkan tidak bisa berkomunikasi denganku secara emosional.
Astaga, kalian berdua. Kenapa kalian bertengkar sepagi ini?
Bi, biar aku saja.
Ibu, aku akan membuatkan roti panggang.
Lagi pula, arugulanya enak dan segar.
- Makanlah. Silakan. - Baiklah.
Kamu bilang upacara penghargaan Dokter Choi bulan depan?
Ya, awal bulan depan.
Orang-orang sudah mengirim ucapan selamat dan membuat keributan.
Putra ibu luar biasa.
Yeong Won.
Penghargaan dokter yang kamu dapatkan.
Pasangan menikah menerimanya bersama adalah yang pertama, bukan?
Ya.
Astaga, Dokter No memang hebat.
Dokter No adalah dokter nasional.
Sudah jelas kamu harus memenangi anugerah ini, bukan?
Ini semua berkat Jae Jin.
Operasi rekonstruktif bukan sesuatu yang bisa dilakukan semua orang.
Tapi kamu juga bekerja dengan baik, Bu No.
Ibu.
Bagaimana dengan pakaian kami untuk upacara penghargaan?
Aku biasanya memilih pakaian Jae Jin,
tapi Ibu tahu cara berpakaian untuk acara formal itu.
Dokter Choi cocok memakai apa pun,
tapi ibu juga akan memberi tahu CEO Kim tentang pakaianmu, Bu No.
Baiklah.
Kakek, tolong kirim aku ke Pulau Jeju.
Pulau Jeju? Kenapa?
Apa yang kamu bicarakan tiba-tiba?
So Yi bilang dia akan pergi ke Pulau Jeju selama liburan
untuk kemah bahasa Inggris.
Tidak bisakah Ayah mengizinkanku pergi juga?
Do Hyun.
Ayah lihat kamu tergila-gila dengan So Yi.
So Yi?
Kamu mirip siapa sampai mudah jatuh cinta?
Kakek penasaran siapa.
Tidak salah jika cucu kakek romantis.
- Pergilah. - Benarkah?
- Ya, pergilah. - Ayah, tapi masalahnya...
Tidak apa-apa.
- Ayo, Ayah. - Tunggu.
Rasakan ini! Ini.
Ini.
Kamu menginginkan ini, bukan?
Ini.
- Ayo. - Ayo, Ayah.
- Ayo. - Baiklah.
Apa yang harus kita lakukan saat makan siang?
Halo. Ini Klinik No Yeong Won.
Ya. Terima kasih sudah menelepon, tapi maafkan aku.
Jadwal Dokter No sudah penuh.
Benar sekali.
Ya. Saat ini, janji temu tersedia setelah enam bulan.
Maafkan aku. Sampai jumpa.
Dokter No, orang-orang mendesak kita menerima lebih banyak janji temu.
Tidak. Putraku kelas 11. Aku harus mengurusnya dengan banyak cara.
Yeong Won.
Kamu harus memanfaatkan kesempatan selagi ada.
Jika kubuat lebih besar, aku akan menjauh dari keluargaku.
Aku selalu memberitahumu.
Pekerjaan itu penting,
- tapi keluargaku juga penting. - Keluargamu juga penting.
Kamu benar-benar seperti Wonder Woman.
Kamu menangani semua pekerjaanmu sambil mengurus keluargamu.
Bukankah itu membuatmu sesak?
Bernapaslah sedikit.
Gaya konselingku bukan keuntungan kecil dan cepat kembali.
- Itu harus ada di tingkat lain. - Tentu saja.
Baiklah. Ini daftar pasien hari ini.
- Ini pasien baru. - Benar.
"Karena Dokter No Yeong Won cantik"
Apa-apaan ini?
Karena aku cantik?
Benar sekali.
Silakan lewat sini.
Dokter No, pasiennya datang.
Duduklah di sini.
Halo, Nona Lee Se Na.
- Halo, Dokter No. - Senang bertemu denganmu.
Aku sangat ingin bertemu denganmu.
Aku menunggu lama sekali.
Benarkah? Maafkan aku.
Di kolom rute kunjungan,
kamu menulis "karena Dokter No cantik." Kamu tidak serius, bukan?
- Itu benar. - Benarkah?
Ini cukup menyenangkan.
Bagaimana gejala sesak napasmu?
Bagaimana denganmu?
Kamu baik-baik saja?
Terkadang aku merasa sesak.
Kurasa semua orang punya sesuatu yang menyesakkan mereka, bukan?
"Bukan hanya aku."
"Semua orang juga begitu."
Cara berpikir ini adalah salah satu mekanisme pertahanan.
Kamu akan membaik seiring waktu mencari penyebabnya.
Menurutmu apa yang membuatmu sesak?
Kecemasan...
Frustrasi?
Sebenarnya,
ada seseorang yang kucintai.
Tapi dia tidak tahu perasaanku.
Rasanya aku seperti sekarat.
Seperti sekarat?
Bagaimana dengan orang lain?
Apa orang itu tahu kamu memiliki emosi ini?
Mungkin tidak.
Emosi mana yang kamu ingin dia sadari?
Aku gelisah dan frustrasi karena dia tampak tidak bahagia.
Dia punya keluarga yang tidak cocok dengannya.
Keluarga yang tidak cocok dengannya?
Bagaimana mengatakannya, ya?
Yang membuatku frustrasi adalah
bukan karena kebahagiaanku itu aku ingin dia bercerai.
Kenapa mereka tidak bisa bercerai padahal hanya pura-pura menikah?
Kenapa mereka tinggal bersama dengan sia-sia
hanya karena mereka keluarga?
Seperti itu.
Aku hanya
ingin dia bahagia.
Tetap saja, orang mungkin akan menyalahkanku.
Kamu takut dengan kritik orang?
Tidak juga.
Itu tidak penting.
Tapi
aku penasaran
apa yang akan terjadi jika keluarganya tahu soal hubungan kami.
Mereka saling tidak tahu apa-apa,
tapi mereka bersikap seperti tahu hanya karena mereka keluarga.
Itu agak menyedihkan.
Dokter No.
Bagaimana denganmu?
Apa maksudmu?
Apa kamu tahu segalanya
tentang keluargamu?
Ya...
Keluarga tidak selalu berarti mereka saling tahu.
Begitu rupanya.
"'Beast's Yesterday'"
"Membosankan seperti dugaan."
"Membosankan seperti dugaan"
Kamu lebih membosankan.
"Aku menyukainya. Jangan hiraukan mereka"
Kamu yakin tidak mengalami kekalutan mental?
Kamu tidak akan mengalami kekalutan mental jika menjadi aku?
Aku yakin wanita seperti dia tidak punya suami.
Meskipun punya, suaminya pasti akan berselingkuh.
"Aku yakin wanita seperti dia tidak punya suami"
"Meski punya, suaminya pasti akan berselingkuh"
Sedikit lebih tinggi.
Astaga!
Apa yang kamu lakukan?
Apa?
Aku menghargai karya seni itu sekarang.
Aku tahu seleramu aneh,
tapi mari singkirkan lempengan besi ini.
Kurasa aku bermimpi buruk setiap malam karena ini.
Apa maksudmu? Ini kamarku.
Tidak bisakah kita mematikan lampu ini?
Baiklah. Ya.
Siapa yang tahu?
Benda itu mungkin akan jatuh.
Biarkan hidup mereka berharga.
Kami bersyukur, dan semoga Engkau memberkati dalam nama Yesus Kristus.
Amin.
- Amin. - Amin.
Amin.
- Jaksa Choi. Lama tidak bertemu. - Astaga.
Kuharap kamu baik-baik saja.
Melihatmu setelah sekian lama
mengingatkanku saat kamu menjadi jaksa.
Benarkah?
Setiap kali aku datang ke sini, pemandangan Kantor Kejaksaan Umum
membuatku pusing karena aku selamat dari masa-masa itu.
- Astaga. - Waktu cepat berlalu.
Bu,
kudengar sulit membuat janji di klinik Dokter No.
Keponakan suamiku bertanya.
Apa akan sulit meski aku berdoa?
- Dokter No. - Ya, Ibu?
Kenapa kamu tidak membuat ruang untuknya pekan depan?
Keponakan Pak Lee bertanya.
Apa itu mungkin, Dokter No?
Sejujurnya,
aku tidak bisa mengubah janji temu yang ada demi bantuan.
Sebentar.
Maaf,
tapi jadwalku sudah penuh untuk bulan ini.
Tapi jika Anda memberiku nomor telepon keponakan Anda,
aku akan menyuruh manajerku menghubunginya.
Benarkah?
Astaga. Terima kasih banyak.
- Pimpinan Lee. - Ya?
Dokter No akan membuat janji.
Astaga. Terima kasih, Dokter No.
Sama-sama.
Kamu pasti sangat bahagia, Jaksa Choi.
Ya, tentu saja.
Menantuku membiarkanku bersikap angkuh.
Astaga.
Ini sesuatu yang harus kulakukan.
Mengingat hubungan antara Anda dan Ayah.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Ayo. - Ya.
- Luar biasa. - Ya, tentu saja.
Ayo, Ibu.
Amin.
Nak.
Semua baik-baik saja?
Apa yang bisa terjadi? Rutinitas selalu sama.
Apakah...
Apa?
Apakah ini tentang So Yi?
Bukan.
Bukan?
Kamu dicampakkan?
Tidak.
Lalu apa?
Kamu berpacaran dengannya?
Astaga.
Katakan. Ayah tidak akan memberi tahu siapa pun.
Yang benar saja. Ayah akan memberi tahu Ibu jika dia bertanya.
Ayah tidak akan mengatakan itu.
Ayah membiarkan Ibu mengendalikan Ayah.
Itu karena ayah mencintainya.
Bagaimana dengan So Yi? Seperti apa dia?
Ayah tidak perlu khawatir.
Dia sangat berbeda dari Ibu.
Apa dia mengikutimu?
Apa kamu gila?
Lihat wajahnya.
So Yi.
Apa yang kamu lakukan hari ini?
Sudah waktunya potong rambut.
Menurutmu begitu?
Mereka mirip.
Yeong Won.
Sedang apa kamu di sini selarut ini? Kamu seharusnya bekerja.
Astaga.
Won Yeong, kurasa aku tidak cocok menjadi wiraniaga.
Tidak, bukan begitu. Aku tidak akur dengan dokter.
Kenapa aku harus meluangkan waktu
saat dokter ingin makan denganku?
Aku juga punya kehidupan.
Itulah yang dilakukan wiraniaga sepertimu.
Jika kamu akan terus bersikap seperti itu, hentikan.
Ya, jadi, aku berhenti.
Apa?
Yang benar saja! Dasar kamu...
Kamu berhenti lagi kurang dari sebulan?
Aku punya rencana.
Rencana? Apa itu?
Aku akan memulai perusahaan rintisan.
Perusahaan rintisan apanya?
Yeong Won, aku sudah memikirkannya.
Kita akan membiarkan orang mendengarkan diagnosismu
lewat telepon.
Atau pesan teks.
Ini seperti sistem chatbot kecerdasan buatan.
Kita akan menagih biaya agar lebih banyak orang bisa...
Yeong Won. Dunia
kini beroperasi dengan mahadata.
Ini belum pernah terjadi.
Yang benar saja.
Yeong Won, pikirkanlah.
Agar lebih banyak orang berbagi konseling berhargamu,
tidak ada layanan yang lebih baik daripada ini.
Orang yang tinggal di luar kota atau di luar negeri.
Mereka semua calon pelangganmu.
Kamu tidak lihat uangnya?
Tidak?
Astaga, ini ide luar biasa. Kamu tidak terpengaruh?
Yeong Won,
kamu tidak bosan
berurusan dengan orang dan memberi konseling?
Bagaimana jika mencoba hal baru dan memberi anjing konseling?
Ada sepuluh juta orang yang tinggal dengan anjing sekarang.
Kemah anjing bersama Dokter No Yeong Won.
- Bukankah itu... - Dasar kamu...
Orang-orang salah besar.
Mereka pikir kamu murah hati,
tapi mereka harus tahu betapa kasarnya kamu...
Hentikan.
- Aku kecewa... - Pergilah sekarang.
Aku pergi.
Berhentilah mendesakku.
Aku kecewa.
Astaga.
"Penerima: No Y. Won"
"Keluargamu baik-baik saja?"
"Keluargamu baik-baik saja?"
"Keluargamu baik-baik saja?"
- Apa itu? - Apa?
Bukan apa-apa.
Aku sudah membuat janji untuk keponakan Pimpinan Lee
sepekan setelahnya.
Bagus. Terima kasih.
Bahkan Pimpinan Lee tidak bisa
membuat janji denganmu.
Hentikan.
- Semoga harimu menyenangkan. - Kamu juga.
Baiklah.
Bertahanlah denganku.
Yeong Won, tidak apa-apa.
Terkadang kamu tergelincir dalam hidup.
Rasanya sakit saat aku tergelincir.
Itulah gunanya salep.
Saat lebih menyakitkan, kamu punya ayah.
Ini.
Sudah selesai.
Yeong Won,
hidup tidak selalu
semulus ini.
Kamu mungkin gagal,
dan terkadang kamu tergelincir seperti tadi.
Jadi, hidup
berjalan naik dan turun,
lalu begitulah orang menjadi tangguh.
Kalau begitu, apa perosotan di taman bermain
ada untuk berlatih tergelincir?
Tidak.
Aku tidak akan tergelincir.
Kamu baik-baik saja?
Aku baik-baik saja. Aku tidak apa-apa.
Bagus, Jae Jin.
Ayo makan.
Semua orang pasti lapar.
Baiklah.
Harus.
"Pusat Bedah Rekonstruksi dan Plastik J"
Astaga.
Restoran kimchi jjigae yang kutahu...
Pak Choi.
Tae Oh.
Kenapa kamu kemari? Seharusnya kamu meneleponku.
Kamu sudah punya rencana untuk makan siang?
Seharusnya aku meneleponmu.
Begini...
Dokter Oh, aku lupa sudah ada janji.
Janji?
Kamu tidak menyebutkan itu.
Aku lapar.
Baiklah.
Ini. Pergi dan makanlah sesuatu yang lezat.
Makanlah sesuatu yang lezat. Sampai jumpa.
Apa ini? Kamu bahkan tidak meneleponku.
Aku ingin bertemu denganmu.
Penghargaan Dokter Terbaik Tahun Ini?
Aku berharap banyak dari Dokter No.
Tapi aku tidak menduga Dokter Choi juga akan mendapatkannya.
Bu Kim, biasanya tebakanmu tidak tepat.
Omong-omong, kamu pasti sangat senang putra dan menantumu
menerima penghargaan.
Pakaian ini juga akan sangat bagus untuk seremoni anugerah.
Entahlah. Apa aku harus pergi?
Bukankah kamu juga akan menghadiri seremoni anugerah?
Entahlah.
Lalu, di mana kamu akan memakai pakaian seperti ini?
Omong-omong, kapan pemenang anugerah kita
datang untuk mengepas baju?
Sudah berapa tahun sejak kamu mendandani dokter Choi?
Pilih saja sesuatu yang menurutmu pas.
Kamu tahu, Jae Jin-ku sayang.
Dia tidak tertarik menerima penghargaan dan semacamnya.
Tidak, maksudku, Dokter No tersayang kita.
Mereka bilang semua pakaian yang dipakai Dokter No sedang tren.
Aku merasa cukup tertekan.
Kapan dia akan datang untuk pengepasan baju?
Apa-apaan ini?
Bu Kim, kamu tidak sebaik dahulu.
Kamu kehilangan sentuhanmu dengan pakaian ini.
"Tangan Lembut"
Tempat ini masih ada.
"Tangan Lembut"
Astaga.
Selamat datang.
Apa kaldunya
sesuai dengan seleramu?
Sudah lama tidak bertemu.
Ya.
Kamu baik-baik saja, bukan?
Tapi bagaimana tempat ini...
Kamu bertanya apa yang harus dimakan saat seseorang merasa hampa.
Saat itu, ini satu-satunya hidangan yang kusajikan untukmu.
Aku ingat kamu menyukainya. Jika rasanya berubah,
aku membeli tempat ini.
Apa terlalu manis?
Aku akan mencobanya. Terima kasih.
Ini terlalu manis.
Minumlah kopi.
Ada yang ingin kutanyakan kepadamu.
Do Hyun berusia 18 tahun, bukan?
Ya, dia kelas 11.
Kurasa kamu akan menjadi ayah yang sangat ramah. Benarkah?
Tentu saja, kami seperti teman.
Dia dan aku punya otak terburuk di rumah kami.
Dahulu dia sangat menggemaskan
- Jae Jin. - Sayang.
- Ini suamiku, Jae Jin. - Benar.
- Halo. - Halo.
- Kami akan keluar dahulu. - Baiklah.
- Kamu makan siang di sini juga. - Ya.
Ini putra dokter senior. Dia baru diterima di sekolah kedokteran.
Dia akan satu almamater denganmu.
Begitu rupanya. Senang bertemu denganmu.
Halo. Aku Moon Tae Oh.
Bukankah kita pernah bertemu? Kamu tampak tidak asing bagiku.
- Ya, pernah. - Di mana?
Di TV.
Kamu sangat terkenal.
- Baiklah. Kamu harus makan. - Baiklah, sampai jumpa di rumah.
Baiklah, sampai nanti.
- Senang bertemu denganmu. - Ya, hati-hati di jalan.
Aku merasa seperti baru bertemu selebritas! Astaga!
Dia pasti makan siang di sini.
Aku sangat gugup.
- Kamu terlihat seperti itu. - Benarkah?
Hei, Ra Kyung.
Yeong Won, sebuah video beredar di tabloid.
Apa itu?
Itu...
Itu tentang kasus ayahmu.
Baiklah. Kirimkan kepadaku sekarang.
Dokter No Yeong Won bilang bahkan anggota keluarga
harus disingkirkan jika mereka membuatmu menderita.
Tapi apa kamu tahu ini?
Bahwa ada anggota keluarga yang tidak bisa dia singkirkan.
Dokter No punya ayah yang bunuh diri.
Diketahui bahwa dia bunuh diri
saat diselidiki atas penggelapan dana.
Tapi kalian juga tahu dia juga terlibat
dalam kasus pelecehan seksual, bukan?
Apa pendapatnya tentang ayahnya yang melecehkan seseorang?
Dia bahkan tidak bisa menyingkirkan anggota keluarganya sendiri,
tapi dia bersikeras pasiennya memutus hubungan dengan orang lain.
Apa masuk akal
dia bisa memperbaiki kesehatan mental orang lain?
Direktur Grup Hwang Ju, No Sun Ho, diselidiki
atas penggelapan semalaman dan pulang pagi-pagi sekali.
Investigasi dimulai kemarin pukul 10.00 dan berlangsung semalaman.
Itu berakhir sekitar pukul 5.00 hari ini setelah 19 jam.
Selama penyelidikan kejaksaan pada tanggal 22,
Pak No dicurigai menggelapkan dana perusahaan Grup Hwang Ju.
Kenapa kamu melakukannya?
- Apa maksudmu? - Jangan seperti itu, Sun Ho.
Sekretaris Song sudah membuat pernyataan
bahwa dia dilecehkan secara seksual.
Kamu tidak mengenalku? Sudah kubilang, itu tidak benar!
Bukan itu yang penting.
Sekretaris Song membuat pernyataan
yang sangat mendetail dan konsisten.
Go Myeon.
Kamu harus memercayaiku, apa pun kata orang!
Aku sungguh tidak tahu.
Sudah terlambat bagiku untuk menangani ini.
Aku akan pergi.
Go Myeon. Hei.
Itu tidak benar, Yeong Won.
Tidak.
Ayah merasa difitnah.
Ayah tidak melakukan hal seperti itu. Ayah berkata jujur.
Buktikan.
Jika berkata jujur, Ayah bisa membuktikannya.
Ayah sendiri yang bilang.
Bahwa seseorang menjadi tangguh saat tergelincir dan jatuh.
Ayah tergelincir dan jatuh sejauh ini.
Ayah harus menjadi kuat sekarang.
Setidaknya Ayah harus melindungi keluarga Ayah.
Ayah ayahku.
Bisa tanda tangani ini?
"CEO Hwang Kyung Ju"
"Buah Berair"
"Mengejutkan dan Eksklusif"
"Perselingkuhan Keluarga Buruk Dokter No Yeong Won"
"Orang gila mengobati orang gila"
Jadi, kamu sudah menyelidikinya?
Aku tidak menemukan catatan kriminal.
Akun media sosialnya juga bersih.
Itu bersih, Pak Choi.
Tapi karena itulah ini aneh.
Selidiki lagi.
Aku yakin ada sesuatu.
Baik.
Aku akan menyiapkan segelas wiski untuk Anda.
Ayah masih minum.
- Kamu belum tidur? - Belum.
Ambil gelas dan duduklah.
Mari minum setelah sekian lama.
Tentu.
Biar kutuangkan.
- Mau? - Ya.
Ini.
Ayah mengkhawatirkan sesuatu?
Begini...
Ayah sangat teringat kepadanya hari ini.
Maksud ayah, ayah mertuamu. Ayah Yeong Won.
Begitu rupanya.
Kamu harus bersikap baik kepadanya.
Ya, Ayah.
Bagus.
Jae Jin, mendekatlah.
Dahulu, ayah...
Jae Jin. Bukankah kamu harus tidur?
Dokter Choi, kamu tidak lelah?
Begini...
Dia lelah, dan kamu...
Ayah rasa ibumu masih menganggapmu sebagai anak kecil.
Tidurlah sekarang. Beristirahatlah.
Ayah banyak minum. Ayah harus tidur setelah ini.
Baiklah.
Selamat malam.
Apa yang membuatmu tidak senang kali ini?
Seumur hidupmu, kamu selingkuh dariku dan jarang tinggal di rumah.
Dan sekarang, kamu tiba-tiba sok menjadi ayah.
Ini sudah terlambat, tapi tidak akan sakit.
Dan
saat dia tumbuh dewasa, kamu tidak pernah membiarkanku mendekat.
Menurutmu kenapa aku melakukan itu?
Dia tidak bisa belajar apa pun dari ayahnya.
Menjauhkan seorang putra dari hal kotor.
Itu disebut naluri keibuan.
Banyak sekali perselingkuhanmu.
Perbuatanmu di belakang Jae Jin.
Dan yang telah kulakukan untuk mempertahankan gelar jaksamu.
Aku tidak akan memintamu berterima kasih untuk itu.
Jadi,
jangan membuatku kesal.
Kamu melakukan itu untukku?
Kamu melakukan itu untuk keluarga kita?
Tidak.
Itu semua untuk menjaga citramu yang anggun.
Kenapa? Kamu akan dipermalukan jika kebenarannya terungkap.
Jangan membuatku tertawa.
Kamu tidak punya empati, ya?
Selama bertahun-tahun, aku melindungimu
karena kamu bagian dari keluargaku.
Tapi aku sangat menyesalinya.
Dengar. Nyonya Hong Sa Kang.
Kamu sungguh berpikir keluarga kita dan semua yang kita miliki
bisa dilindungi hanya melalui usahamu?
Menyesal?
Arogansi dan prasangkamu
menghancurkan hidupmu dan Jae Jin.
Kamu tahu itu?
Di sana.
Bukan seperti itu.
Anjing pintar.
Pelan-pelan.
Kita hampir sampai.
Astaga.
Aku baik-baik saja, Jae Bok.
Itu bisa saja buruk.
Menantu ayah tersayang, kamu mengingatkan ayah
pada bahasa bunga, kecantikan abadi. Semangat.
Hai, Jae Jin.
Ya.
Ada apa?
"Belasungkawa"
Astaga. Go Myeon.
Kamu mengurus dirimu sendiri,
jadi, bagaimana bisa kamu dihantam batu sampai mati?
Kamu bukan tipe orang yang akan mati seperti itu.
- Astaga. Go Myeon. - Haruskah kita mengantarnya pulang?
Go Myeon.
- Go Myeon! - Silakan masuk.
Semua akan baik-baik saja.
Aku akan menyiapkan mobilnya.
Pak An, kamu harus tetap di sini.
Kamu sangat mengenal pelayat ayahku.
Begini... Biarkan aku mengantarnya pulang.
Kamu mau melakukan itu?
Terima kasih, Dokter Oh.
Dokter No.
Nona Lee Se Na?
Sedang apa kamu di sini?
Kamu mengenal ayah mertuaku?
Sebenarnya,
ada seseorang yang kucintai.
Dia punya keluarga yang tidak cocok dengannya.
Kenapa mereka tidak bisa bercerai padahal hanya pura-pura menikah?
Kenapa mereka tinggal bersama dengan sia-sia
hanya karena mereka keluarga?
Seperti ini.
Maafkan aku.
Sampai jumpa lagi, Dokter No.
Benar. Kamu juga tidak akan berselera makan.
Tunggu sebentar.
Jaksa Choi menyukai foto ini.
Sudah cukup lama sejak kamu mulai bekerja untuknya.
Sudah 15 tahun.
Dia bercanda soal itu, menyuruhku bekerja untuknya
setidaknya selama 20 tahun, meski aku muak dengannya.
Dia sangat menyukaimu.
Terima kasih sudah tetap bersama kami.
Seharusnya aku minum segelas lagi dengan Ayah.
"Go Myeon sayang, bagaimana kabarmu?"
"Bagaimana keadaannya jika kamu masih hidup? Apa kamu harus pergi?"
"1990 hingga 1998"
"Latihan menyanyi, 'Three Bears'"
Lihat aku.
"Ada tiga beruang di rumah"
"Ayah beruang, ibu beruang, bayi beruang"
"Ayah beruang gemuk"
"Latihan balet"
"Latihan balet"
Jaksa Choi,
urus Direktur No.
Kamu harus bergabung dengan kami di Grup Hwang Ju.
Tapi Pak,
dia orang yang jujur.
Kurasa Direktur No tidak akan diam saja.
Itu sebabnya kita harus melibatkannya
dengan kasus pelecehan seksual ini.
Ya,
maksudmu sekretaris itu akan memberikan pernyataan palsu
bahwa dia dilecehkan secara seksual oleh Direktur No, bukan?
Tapi Pak,
sekretaris wanita itu harus melakukan bagiannya.
Kamu tahu ini, bukan?
Tentu saja.
Baiklah.
Kita akan mencobanya.
Pak, sekretaris wanita itu harus melakukan tugasnya.
Kita akan dapat masalah besar jika ada bahasan pernyataan palsu
dan tidak terjadi apa-apa. Kamu tahu ini, bukan?
Dia pasti akan melakukan tugasnya.
Kamu tahu berapa banyak aku membayarnya?
Itu tidak benar, Yeong Won. Ayah merasa difitnah.
Jika berkata jujur, Ayah bisa membuktikannya.
Setidaknya kamu harus melindungi keluargamu.
"Hwang Kyung Ju"
"Hwang Kyung Ju"
Yeong Won.
Jae Jin. Turunlah.
Yeong Won!
"Bitter Sweet Hell"
Ada rumor bahwa ibu mertuamulah
yang membunuh ayah mertuamu.
Kematian Jaksa Choi
sama persis dengan novel Novelis Hong.
Sampai kapan konferensinya?
Tidak ada konferensi untuk operasi plastik.
Aku sudah kembali dengan selamat.
Aku bangga dengan hal-hal yang bisa kita capai sampai sekarang.
Ibu tahu soal ini?
Apa itu penting?
Anggota keluarga tidak boleh tahu segalanya tentang satu sama lain.
Apa ini benar?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.