Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kota ini tak pernah jadi kota besar.
Hilda Van Der Koy merebutnya dari kami.
Begitulah dia menguasainya.
Mereka menyebutnya "Culling."
Sudah agenda tahunan.
Pertunjukan kejam dibuat untuk menakuti orang-orang.
Tiap tahun, dia mendata musuh-musuhnya.
Jika namamu ada,
dia akan menemukanmu.
Hilda merenggut semuanya dariku.
Kelak saat aku jadi prajurit hebat,
aku akan membalasnya.
Tapi saat ini, aku terkubur hidup-hidup...
Memakan serangga bau.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Aku gagal.
Kembali ke lubang itu lagi.
Tak boleh marah.
Aku siap jalani ini.
Kuharap latihannya tak begitu... Kotor.
DITERJEMAHKAN | PEA MASAMBA
Lagi!
Shaman bilang jadi prajurit hebat,
aku tak boleh kayak bocah lagi.
Bocil itu mudah terpengaruh.
Bocah itu benci mengerjakan tugas rumah.
Tapi aku tidak.
Aku ini pembunuh paling rapi,
sangat bersih dan mematikan.
Di waktu senggang, aku bermain sama sahabatku,
Gabe dan Alfonzo, juara Beetle Fight Club.
Sebelum mereka dilibas.
Shaman bilang prajurit tak butuh teman.
Atau makanan, katanya.
Membaca kamus.
Berhenti memikirkan makanan dan Mina.
Sarapan Frosty Puffs tiap pagi.
Sarapan terbaik.
Aku tahu Ibuku agak...
berlebihan.
Aku tak begitu ingat sebelum kejadian itu,
tapi aku masih ingat Mina.
Jadi kubuat rencana kabur dari tempat totaliter ini.
Rencana Sempurna Ajaib
Semuanya ada di gambar ini.
Kau ikut?
Selamanya.
Aku sudah lupa seperti apa suaraku saat itu.
Super Dragon Punch Force 2.
Pemain Kedua sudah siap bermain.
Makanya aku bersuara seperti suara super keren ini.
Suara video game kesukaan kami.
Pemain Kedua menang.
Kami sangat senang saat itu.
Kenangan yang susah terlupakan.
Liminal.
Hidup diantara dua keadaan.
Terjaga dan juga tertidur.
Begitulah perasaanku belakangan ini,
terutama saat kami ke kota.
Tak bisa kubedakan lagi antara apa yang nyata dan bukan.
Mau apel-nya?
- Ada di mana? - Apa ini?
- Kau bawa apa? - Tunggu, berhenti.
Pasar ini bukan tempat untuk bocah.
Pergi ke Ibumu.
Hai, aku bisu dan tuli, tapi aku bisa baca gerak bibir
Meski tuli, aku mahir baca bahasa bibir.
Mending jangan bicara sama para bajingan ini.
Mina.
Aku masih selalu melihatnya dimana pun.
Dia memang menyenangkan.
Dialah penyebab semuanya jadi kacau.
Mereka takut, kecuali aku.
Lihat.
Kuacungkan jari tengah lima kali ke dia...
dengan nunjukin semua lima jariku.
Cobalah.
Dia adikku.
Tak takut sama siapa pun, termasuk Hilda Van Der Koy.
Kami naif.
Kata Shaman ingatanlah yang memperlemah kita.
Kau bukan anak-anak lagi.
Semua yang pernah kau alami sudah mati.
Prajurit tak boleh lemah.
Aku sebuah alat yang ditugaskan untuk satu tujuan,
membunuh Hilda Van Der Koy.
Tunjukkan jalannya.
♪ La, la ♪
♪ La, la, la, la ♪
♪ La, la, la ♪
Akan kubunuh Hilda Van Der Koy.
Aku akan membuatmu bangga.
Aku sudah bangga.
Dan aku menyayangimu.
Dia cuma main-main, kan?
Ya, ini cuma khayalanku saja.
Gelembung mata.
♪ La, la ♪
Perbaikan diri.
Agar siap menghadapi pertempuran besar.
Aku siap.
Kau belum siap, Boy.
Fokus.
Fokuslah...
Apa itu?
Abaikan saja.
Pikirkan saja...
Oke, ini bisa mempengaruhimu.
Tak apa. Fokus.
Oke, kenapa pikiranmu tertuju ke kentang gorengnya?
Jangan melihatnya.
Jika kau tak melihatnya, berarti dia tak ada.
Sialan.
Ulangi mantranya.
Aku sebuah alat yang ditugaskan untuk satu tujuan.
Fokus saja.
Fokus.
Apa?
Anggun.
Tampak berseri-seri.
Van Der Koy.
Mereka datang.
Cepat, cepat!
- Oke. Lewat sini. - Semuanya harus kerja sama...
- Aku suka Culling. Kau? - ...Dan ikuti instruksi.
Semua warga wajib berpartisipasi...
- Kau kenapa? - ...Dalam berbagai kegiatan.
...Pihak berwenang setempat.
Wajib menjaga ketertiban.
Jika ada yang mengacau akan ada konsekuensinya.
Semua warga harus taat pada aturan keluarga Van Der Koy.
Jika ada yang melawan atau mengabaikan aturan...
- keluarga Van Der Koy... - Jangan ngelawan.
Ayo.
- Ayo! - Kembali!
Semua warga diwajibkan segera melapor ke alun-alun...
sesuai aturan Van Der Koy.
Yang melawan akan dihukum.
Semoga harimu menyenangkan.
Jangan menoleh.
- Oh, hei! - Maju!
Ayo, cepat!
Tn. Van Der Koy.
- Hei. - Bisa tandatangani ini?
Tentu, sayang.
- Makasih. - Siapa namamu?
- Anna. - Anna.
Terima kasih atas bantuanmu untuk kota ini.
- Sama-sama. - Hidup Hilda.
Ya.
Saatnya pidato.
Selesaikan secepatnya.
Darrel, matikan lagu menyeramkan itu.
- Ayo. - Ya, pak.
"Bergembiralah dan bersyukurlah, warga yang baik.
Hari ini kita merayakan pengabdian kalian untuk dinasti Van Der Koy...
sebagai pelajaran...
bagi yang menimbulkan ancaman...
dan bahaya,
yang mengancam dan membahayakan kehidupan kita."
Sialan. Tidak, bukan...
- Gideon. - Ya?
"Ancaman dan bahaya"?
Artinya sama aja, bro
Astaga.
"Seperti burung hantu yang bisa melihat semuanya di ketinggian,
mencari tikus-tikus kotor, Van Der Koy...
Aku tak bisa.
Maaf.
Burung hantu?
Kalian pernah lihat burung hantu?
Angkat tangan jika ada yang pernah lihat.
Sudah kuduga.
- Oke? - Pidatonya bagus.
Mungkin ada masalah sama boneka yang sampaikan.
Kau anggap aku boneka.
Menganggapmu boneka?
Kau iparku.
Baca saja pidatonya.
Sudahlah. Kalian semua mengenalku.
Tahu kenapa kita di sini. Oke?
Jadi, ada daftar yang bermasalah...
dan 12 nama.
Ya.
12 sukarelawan yang beruntung untuk acara penting malam ini.
Siapa yang duluan?
Kau, pak.
Pemilikan senjata ilegal.
Kau sembunyikan dimana? Katakan. Apa kau simpan?
Ayolah, si kecil Houdini.
Tidak, ini semua karena aku.
- Bukan mereka. - Ulahmu?
- Ya, ulahku. - Tidak.
- Tidak... - Bukan cuma dia? Kau juga?
- Kayaknya dia mau duluan, Pak. - Tidak.
Wanita duluan. Mungkin kita dahulukan dia.
- Lepaskan kami. - Astaga.
Ini luar biasa, saudara-saudara.
Ini cinta sejati. Mereka bingung.
- Kalian.. - Lepaskan mereka!
Itu anak-anak. Lepaskan mereka!
- Jangan ganggu aku. - Kau ini kenapa?
Jangan bentak-bentak.
Kau hanyalah boneka. Brengsek!
Panggil aku boneka lagi, jalang!
Kau boneka!
- Sialan. - Tahan barisan!
Singkirkan tanganmu!
Itu tak disengaja.
Itu tak disengaja, kawan.
27 Juni, kau sudah sadar.
Gideon, itu tak disengaja.
Aku mengerti.
Hentikan Culling!
Oke, kuletakkan pistolnya.
- Ini permen buat kalian! - Hentikan Culling!
- Permennya enak. - Hentikan Culling!
- Persetan kau! - Ayo nyanyi bareng, teman.
- Ayo, semuanya. - Hentikan Culling!
Hentikan Culling! [Pembunuhan]
Glen gagal.
Glen membuat kesalahan besar. Bereskan masalah ini.
GLEN SIALAN
Minggir!
Tidak!
Tidak!
Tuhan. Agak berlebihan, kan?
Targetnya harus tercapai.
Harus 12 tahanan untuk acara Culling.
Sebaiknya mereka masih punya anggota tubuh.
Harus 12.
Kita bisa tangkap anak ini.
Dan dia.
Jangan anak-anak.
Apa, mau jadi penasehat moral sekarang?
Mau kuingatkan kau patuhi siapa?
Pastinya bukan kau.
JANGAN ANAK-ANAK
Baiklah, ayo bereskan ini!
Siapa bonekanya sekarang?
Ini. Ambil. Bagikan.
Astaga.
Alangkah baiknya kalau kau mendukungku.
Begitulah. Aku seorang pejuang. Untuk misi penting.
Tidak ada jalan kembali.
Keberuntungan. Harapan kesuksesan atau kemenangan.
Siap menghadapi apa saja yang...
Oh, sial!
- Maaf. - Hei!
Tunggu!
Kau sudah gila?
- Baiklah! - Terus jalan!
- Ayo! - Ayo jalan.
Ayo cepat! Minggir!
Astaga. Mayat.
Oh, bagus.
Hai.
Geser sedikit.
Mati, seperti yang lainnya.
Selebihnya hidup dalam ketakutan.
Itulah kota yang dibangun Hilda.
Sudah pasti aku akan membunuhnya.
Malam ini, kerajaannya akan runtuh.
6 orang?
Kau tak bisa cari enam lagi?
Astaga. Melanie akan marah.
Ada apa, Glen?
Takut ke istrimu?
- Tidak, aku tidak takut. - Ya?
Akan kutenangkan hatinya, oke?
Caramu bagus juga untuk menjatuhkanku.
Kau sudah seperti saudaraku, oke?
Aku tak akan menyalahkanmu atas bus itu.
Cuma segini?
6 bulan kupersiapkan acara malam ini,
tapi kalian tak bisa temukan 12 anak jalanan untuk rekaman?
Itu karena kakakmu, sayang.
- Itu bus-nya. - Sudah kubilang!
Bikin malu nama keluarga. Dengar pidatonya?
- Tidak. Kenapa? - Aku sudah di podium, dan bicara.
Semuanya berjalan lancar.
Isi pidatonya cuma tentang burung hantu.
- Burung hantu? - Ya.
Orang ini belum pernah lihat burung hantu.
- Belum pernah lihat. - Jika mau kritik seniku,
kau bacalah dulu?
Burung hantu itu terkait di akhir cerita dan menyatukan semuanya.
Ini bukan proyek seni, Gideon.
Kau boleh tulis pidato jelekmu itu...
agar kau tak keluhkan pekerjaanmu lagi.
Makanya kau cocok adegan laga dan dia adegan berbicara.
- Kau benar. - Jadi lain kali, berikan Glen...
dialog yang bisa dia sampaikan.
Glen tak bisa ke toliet....
- tanpa petunjuk. - Astaga!
Mau ikut ke toilet?
Tapi cuma dia yang mau dilihat mereka, orang yang mereka percaya.
Bilangi ke suami jelekmu ini...
jangan lagi menembak penggemarnya.
Ya, kita semua tahu insiden kecil tadi.
- Itu tak disengaja, sayang. - Ya.
Glen sudah jadi anak nakal tadi....
biar nanti malam akan jadi anak baik di Culling.
Benar, 'kan, sayang?
Ya, sayang.
Apa kau akan nurut,
mematuhi perintah, jadi tuan rumah baik dan menyenangkan?
Selalu.
Bagus. Makanya kamera menyukaimu.
Ganti baju dan mandilah. Akan ada malam besar untukmu.
Ini? Aku bisa bersihkan ini, sayang,
- dengan... - Cepat.
Butuh 6 orang lagi. Tak peduli kau dapat dimana.
Hei, Shakespeare, temukan lagi burung hantunya.
Enyahlah.
- Maaf, mau bicara denganku? - Ya.
- Sekarang? - Ya.
Aku tak bisa. Aku mau baca naskahku.
Masa bodoh dengan tulisanmu, Gideon!
Hei.
Apa-apaan? Bagaimana kau kemari?
- Entahlah. - Mau bicara sekarang?
Tentu saja.
Kau tak pernah bertanya padaku.
Jika kita bisa singkirkan si tua pemarah itu, aku akan bebas.
Aku tak suka orang itu. Baunya kayak susu basi.
Aku tak mau main-main kemari. Ada misiku.
Aku suka misi.
Kita harus menyamar.
Aku akan jadi ninja, tapi bersayap kupu-kupu.
Ninja terbang. Tunggu, butterninja.
- Tunggu... - Diam.
Kenapa? Mereka tak akan mendengarku.
Aku bisa teriak kalau aku mau.
- Lihat. - Tidak.
Sial.
Oke, aku sudah menyamar.
Sekarang aku jago menyelinap, juga bisa terbang.
Diamlah.
Tunggu. Aku harus duluan karena aku sudah menyamar.
Ini bukan penyamaran. Kupu-kupu tak bisa menyamar.
Betul. Aku terlalu mencolok.
Kau tak tahu caranya menyamar.
Kau tak tahu cara kerja kupu-kupu.
Itu tidak... Bukannya tadi kubilang diamlah?
Mereka pasti disekitaran sini.
- Mereka kesini. - Tunggu.
Aman.
- Ayo. - Tidak. Minggirlah!
- Tidak, pak. - Dasar bodoh.
Ketat sekali di selangkangan.
Yang cuma bisa ketat di selangkanganku...
bibir istri cantikku.
Siapa dia?
Siapa dia?
Kejar!
Jangan lari!
Sepertinya kau membuatnya marah.
Baik, aku bisa.
Ingat saja kata-kata Shaman.
Dasar tak guna...
Tidak, bukan itu.
- Ke sini! - Kesana!
Kita harus sembunyi.
Hei!
Apa yang kau lakukan?
- Gigih. - Ini tidak adil!
Untuk fokus melaksanakan satu tugas.
Oh, sial!
Mundur!
Rencana baru, tanpa senjata. Tak butuh itu.
Tunggu, apa dia bilang begitu?
Kaulah senjatanya.
Akulah senjatanya.
Hentikan!
Hei, Boy!
- Tangkap! - Terima kasih.
Sama-sama.
- Yang benar saja? - Oh, sial! Maaf!
Hai, kawan. Hei, dengar.
Aku pasti akan membantumu,
tapi kau harus juga bantu.
Mau bunuh para bajingan itu, aku bisa bantu.
Aku bisa.
Kau mau Hilda.
Oke, aku bisa antar jika kau lepaskan aku.
Licik. Kayak tak bisa dipercaya.
Tunggu apa lagi? Lepaskan rantainya!
Baik, maaf.
Oke.
Kita harus kerja tim?
Tim. Aku belum pernah masuk anggota tim.
Hadapi dengan itu. Bam!
Dan aku sembunyi di belakang gerobak itu.
Lalu kudorong gerobaknya.
Ya? Ayo!
Oh, ayo.
Lihatlah aku, anggota tim.
Tunggu, timku dimana?
Oke, lakukan aksi gerobaknya.
Ronde kedua. Bertarung!
Pukulan sedang. Pukulan keras.
TKO.
Itu tadi seru.
Kita harus ketemu begini, kan?
Namaku Basho.
Seperti "bash" (pukul)! Mengerti?
Tadi aku mau bantu, tapi lututku sakit!
Jadi, aku harus tetap laksanakan tugasku.
- Melakukan aksi gerobak. - Oke, gerobak. Apa kita perlu ini?
Itu masuk akal.
Awas!
Ya.
Namanya Dave. Dia banyak masalah.
Lawan dia. Semoga berhasil.
Ronde ketiga. Bertarung!
Persetan kau, Dave?
Oh, sial.
Pemain Pertama menang. Permainan selesai.
Ya.
Permainan belum selesai?
Sudah kubilang, dia bermasalah.
Pemain Kedua menggila.
Mati.
Tidak juga.
Oke. Tunggu.
Kita berhasil.
Kita berhasil!
Kita berhasil. Aku yakin kita...
Kirain kita akan mati.
Kau menembakku! Kau menembakku...
Kita tim yang hebat, kan?
- Ayo. - Ya Tuhan!
Sial! Tuhan, sakitnya.
Kakiku mati rasa! Aku ditembak...
- Tidak, jangan bunuh dia! - Jangan...
Jangan bunuh dia! Dia punya informasi.
Dia suami Van Der Koy. Benarkan, Glen?
- Ada informasi. - Ya?
Aku ada informasi. Beneran.
Sebenarnya aku diam-diam bekerja untuk Van Der Koy.
- Aku lagi menyamar... - Persetan! Bohong!
Oke, aku tak menyamar, tapi aku bisa.
Saatnya fokus! Sial!
Atau aku bisa menyamar bekerja denganmu.
Astaga, tidak!
- Baik! Oke. - Astaga, tidak!
- Siap? - Tidak!
Di mana Hilda?
Ada di rumah besar itu! Dia di rumah Van Der Koy!
Oh, tidak. Bohong.
Hilda sudah lama tak di sana. Dia dan kau bohong!
Tidak, aku tak bohong.
Tiap tahun sebelum acara Culling,
Hilda adakan pesta besar-besaran untuk keluarga gilanya.
Semuanya akan ada di sana.
Jika kau mau mereka mati, aku bisa bantu.
Aku orang yang tepat. Aku bisa bantu.
Aku tak seperti mereka.
Aku tadi bersama terapisku,
dia menyuruhku intropeksi diri, dan aku merenung.
Setelah aku merenung, kusadari ini bukanlah diriku.
Bukanlah diriku.
Diriku tak begini. Mereka memaksaku untuk begini.
Mereka memaksaku.
Ikut program pembersihan tubuh dengan jus, ganti nama pula.
Sampai bajuku juga dipilihkan sama istriku.
Padahal aku tak suka jus.
Ya.
Tahu tidak? Persetan mereka.
Aku akan membantumu.
Ya, akan kubantu.
Akan kubawa kau ke rumah itu. Kita ke sana bersama...
Oh, sial.
Oh, sial.
- Tanganku keringat. - Aku tahu.
Mungkin dia tak mau bantu kita.
Pasti dia mau bantu.
Sial.
♪ La, la ♪
♪ La, la, la, la ♪
Oh, ya.
Kau tadi hebat bertarung, teman. Suatu hari aku pasti butuh kau.
Ayo.
3 tahun aku di tempat kumuh itu membuat senjata untuk mereka.
Tapi aku rakit agar bisa jadi senjata makan tuan.
Yang pertama mereka renggut darimu adalah harapan,
tapi aku tak akan biarkan.
Dan lihatlah. Basho bebas, sayang!
Sudah saatnya juga. Banyak yang berharap padaku.
Aku memang pemberontak.
Ya.
Mereka memanfaatkan Culling,
untuk takutin orang agar tak membantu kami, tapi tak berhasil!
Semuanya cuma bohong dan ilusi, semua pada tahu.
Kami masih kuat. Masih kuat.
Ya.
Ayo. Cepat. Oke.
Jika mau kalahkan Hilda, kita butuh pasukan.
Ini dia. Saat itulah orang-orangku membantu.
Selamat datang di...
di Kubu Pemberontak.
Sebentar.
Oke, tunggu. Cuma sebentar.
Apa-apaan?
Benny! Benny, jangan! Dia teman.
Dia menolongku. Hei, ini aku.
Hei.
Turunkan. Ini aku.
Ini aku.
Apa kabar, kawan?
Pada kemana semua? Mana yang lainnya?
Mapple apel onta.
Mapple apel apaan? Ini tak beres.
Semuanya?
Ya?
Bagaimana bisa?
"Dodo buns untuk lampu panjang."
Aku tak bisa baca bibirnya.
Dia ngomong bahasa lain?
Tunggu, sebentar.
Kalau Yanmai? Di mana dia?
Yanmai.
Parkiran Momo.
Mungkin tak bilang begitu. Kalau aku fokus, mungkin aku bisa...
- Pilih tas kerja pod. - Apa itu acar.
- Schnoogleboob atap terbuka. - Apa kata-katanya? Aku tidak...
Dodo buns untuk burung kura-kura.
Dodo buns itu menyenangkan.
Tunggu. Dodo buns bukan menyenangkan.
Belum pernah kudengar seorang pria menangis.
Aku tak tahu suaranya seperti apa.
Tidak, itu salah.
Turut berduka atas dodo buns-mu.
Hei.
Jalang itu akan menerima balasannya!
Tahu tidak, Benny?
Kita akan bunuh sendiri. Itu senjata rahasia kita.
Dia membicarakanku.
Pria ini tadi menghabisi satu skuad...
pasukan Van Der Koy.
Aku yang habisi.
- Ratusan lebih orang dia bantai. - Agak dilebih-lebihkan.
- Dengan tangan kosong. - Bohong.
Bohong.
Ini kesempatan kita.
Ya.
Tahu tidak? Ini kesempatan pertama kita juga selama ini.
Tahu apa yang aku tahu?
Aku tahu Hilda dimana.
Ya.
Kita cuma butuh cara masuk.
Jam berapa ini?
Saatnya merencanakan.
Dia menonjok si Tami Tam!
Setan membalas si Tami Tam!
- Ayo, kerja bagus tim. - Oke.
Ayo kita mulai.
Siapa saja yang membangkang...
akan segera ditangkap.
Mencari tempat ajaib sempurna kita dan tinggal selamanya.
Kau ikut?
Kami yakin seluruh keluarga Van Der Koy ada di rumah itu.
Ada tiga bersaudara dari keluarga Van Der Koy.
Gideon, penguasa jalanan.
Melanie mengelola bisnis dan humas.
27 Juni, kepala keamanan.
Dan Glen, dia sudah tak berkepala.
Tangan keringatan.
Sekarang, semuanya patuh sama perintah Hilda!
Acara Culling akan dimulai jam 10, dan akan keluar rumah jam 8.
2 jam lagi kami akan membawamu masuk.
Tapi kita tak bisa masuk sembrono.
Keamanannya sangat ketat.
Ruang makan!
Di situlah rencana Benny masuk. Silahkan, Benny.
"Gitar robot go-go biskuit."
Sebentar.
"Seorang penari penyelam laut membawa daging ham."
Apa-apaan ini?
- Ya, dia hebat. - Tidak.
Apa aku harus pahami ini?
"- Kita akan padamkan api, kan?" - Kayaknya penting.
Ini semua rencananya.
Pura-pura saja mengerti.
Mengangguk saja. Tampak terkesan.
Ya.
"Pembersih tunggul bemper."
"Caplinky?"
Tentu. "Caplinky."
Basho tampak senang. Pasti rencananya bagus.
Aku tak suka rencananya.
Aku yakin rencana ini akan berhasil.
Seperti sulap.
Banyak peralatan aneh...
Tapi ada sesuatu yang hebat terjadi.
Kecuali aku pesulapnya, dan aku tak tahu sulap.
Tidak ada yang tahu sulap. Makanya di sebut ajaib.
Oke. Jadi, ini tak masalah.
Tidak masalah.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Oke. Rencananya begitu.
Senjata, bahaya. Kita akan perang.
Saatnya perang. Berikan saja senjata...
Sekarang bagian tersulitnya.
Tato di bawah pinggang.
Membingungkan. Sangat membingungkan.
Sangat membingungkan.
Akhirnya. Penyamaran.
Oke, aku seorang koki. Kenapa aku jadi koki?
Acara makan malamnya tak lama lagi.
Cepat sajikan "crème brûlée". [Krim Bakar]
Aku tak tahu maksudnya apa.
Bagaimana caranya sajikan crème?
Jangan sampai ketahuan.
Bersikaplah seperti koki.
Oh, macaron.
Cicipi satu.
Koki itu makan apa saja.
Baik. Satu macaron.
Tapi aku perlu mencari...
Apa ini?
Macaron.
Enaknya.
Makan lagi. Kau 'kan koki.
Stroberi.
Caramel.
Vanilla.
Lembek dan kenyal.
Dia tidak suka.
Malam. Selamat menikmati Culling.
Gideon sudah siapkan menu enak buat kalian.
Aku sebuah alat yang ditugaskan satu tujuan. Untuk membunuh...
Kau tak tampak seperti alat.
Ada yang mau kuurus. Sendirian.
Tetaplah di sini dan kumpulkan kue macaron itu.
Jika aku sudah selesai,
kita bawa macaronnya ke tempat sempurna ajaib kita.
Ide bagus?
Misi diterima.
Tapi apa rencanamu?
Aku mau jadi koki.
Aku masih menunggu krimnya...
Aku berhasil! Ya!
Pemain Pertama menang.
Tunggu.
Penampilan mereka beda.
Kenapa mereka beda sekali?
Dia memenggal kepala wanita itu.
Ada yang aneh.
Apa aku salah membunuh Hilda?
Kena kau.
Aku tak mau ikut-ikutan. Aku pergi sekarang.
Tunggu.
Jatuhkan pisaunya.
Semuanya, diamlah!
Kembali ke peran kalian!
Duduk!
Terima kasih.
Mereka semua cuma aktor.
Tinggal menunggu waktu saja sampai ada yang mau...
membunuh ratu di hari Culling,
jadi setingan acara makan malam keluarga ini...
aku yang tulis sendiri.
Mengundang orang bodoh!
Oh, tenanglah.
Tak usah baper karena tertipu...
oleh dialog yang dibuat sangat profesional dan realistis.
Kerja bagus, semuanya.
Kecuali kau, Dennis.
Aku...
Entah aku harus bilang apa lagi.
Kau tak mengerti.
Rasakan perasaan itu, Dennis.
Coba pikirkan itu.
Kau cuma badut di sini.
Masih mau ngomongin permainan bocah itu?
Tak apa, Nek. Makan saja mangganya.
Nenek itu asli. Cuma lebih mudah kalau dia di sini.
Tembak saja gelandangan itu agar aku bisa nonton acaraku.
Aku akan urus, Nenek Nenek.
Kembalilah...
Kesalahan besar, bajingan.
Jatuhkan pistolnya, atau dia yang akan jatuhkan.
PERGILAH!!
Oke.
Kita jangan ganggu wanita ini bekerja, oke?
Ayo.
Cuma segitu kemampuanmu?
Ayo.
Ooh, dia cantik juga.
Seluruh hidupku dipersiapkan untuk momen ini,
dan aku gagal.
Aku kenal ibumu.
Kau akan balaskan dendamnya.
Hei.
Gaya tarungmu.
Aku sangat mengenalinya.
Kau dilatih Shaman. Di mana dia?
Beritahu saja dia...
atau dia akan menjadikanmu mainan pribadinya.
Baca gerak bibirku.
Beritahu saja dia atau dia akan menjadikanmu mainan pribadinya.
Jangan anggap itu lucu.
Dia salah membaca bibirku atau...
- Oh, tidak. - Tidak. Dia mengerti.
Oke.
Tenang, June. Dia akan jawab.
Ini tak bisa dilakukan dengan cara kasar.
Tinggalkan kami dulu, oke?
Oke. Katakan dengan jujur.
Tolong jangan paksa aku.
Penyiksaan model begini bikin aku mimisan.
Kau marah, membunuh orang, aku mengerti.
Hilda adikku. Kau kira aku tak tahu siapa dia?
Aku juga sudah muak dengan omong kosong Culling ini.
Tiap tahun.
Kami selalu disuruh mengejar...
musuh-musuhnya yang tak jelas.
Kami sudah kehabisan ide tahun lalu.
Aku disana cuma mengumpulkan burung dara.
Jalan-jalannya bersih.
Kami menangkan perang, tapi dia belum puas.
Dia bermimpi, bersembunyi di bunkernya.
Kenapa?
Karena dia masih di luar.
Bajingan hutan keparat itu.
Shaman.
Aku muak. Muak.
Mau kekerasan ini berakhir? Serahkan Shaman.
Hilda memang bajingan, tapi dia juga.
Ini takkan berakhir jika salah satunya belum mati.
Aku sudah tak peduli siapa yang mati.
Aku juga tidak.
Siap mati demi ini?
Kegigihanmu sangat kuat.
Aku sudah lupa rasanya itu.
Masa bodoh.
Saatnya mencoba cara lain.
Kita lihat saja sekuat apa kegigihanmu.
Siap untuk kota pembunuhan, keparat?
Mau lagi?
Aku belum selesai dengan dia.
Sepertinya kau belum memulainya.
Ada apa?
Dia bikin hidung Gideon mimisan?
Minggir.
Malammu pasti apes. Jadi bahan omongan.
Lebih muda dari yang kukira, tapi ini bagus. Ini akan berhasil.
Kita belum kenalan. Melanie.
Kau pasti yang remukkan kepala suamiku dengan ragum.
Tapi kau buat kesalahan kecil.
Kau salah target membunuh Van Der Koy.
Tahu tidak susahnya...
menemukan pengganti host sejam sebelum siaran ini?
Butuh lama mengubah Glen seperti sekarang ini, bocah nakal.
Menurutmu kau sudah menyabotase pertunjukkanku,
malah kau berikan sesuatu yang menarik.
Kau ingin jadi simbol, kan?
Ancaman buat dinasti kami.
Sayangnya tidak, sayang.
Kau lupa siapa yang mengatur narasinya.
Akan kudandani agar kau tampan buat mereka.
Tampan, rapuh.
Begitulah mereka melihatmu.
Mereka akan nonton sambil bersorak-sorai saat kau mati.
Bawa dia ke studio.
Acara ini tanpa pembawa acara,
artinya aku butuh kamera buat cerita.
Aku mau kamera tiga di zona percikan darah.
Jika kameranya tak berlumuran darah,
berarti caramu salah.
Kita ubah intronya.
- Hilda masuk dari kanan panggung... Hilda? - Dia di sini?
Ya. Akhirnya dia keluar dari guanya.
Glen mati. Akan ada pertanyaan.
Mereka butuh kepastian kalau kita masih menguasai.
Cuma Hilda yang bisa berikan kepastian.
Jangan kasih tahu siapa sponsornya dan jauhkan dia dari senjata.
Dia sudah lama tak keluar dari bunker itu.
Dia belingsatan. Kita tak bisa kendalikan dia...
Maaf, apa yang tak bisa kukendalikan?
Siapa yang ubah persepsi warga kota tentang Hilda...
selama dia paranoid dan psiko?
Dia penggagas revolusi, tapi siapa yang membayarnya?
Kubuat auman harimau dari suara anak kucing.
Kalian semua, harusnya tahu ini.
Lagian, siapa yang buat mereka takut padamu?
Ayolah.
Lihat saja akan kubuat jalang gila itu mengaum lagi.
Siapkan si brengsek ini di depan kamera.
Sebaiknya kau serahkan saja Shaman.
Sepertinya Tn. Pemarah ini perlu dihibur.
Bagaimana kalau ngegosip?
Aku bisa membunuhnya.
- Kenapa kau menghalangiku? - Aku tidak tahu.
Itu masih belum cukup.
Harusnya kau membantuku.
Selamat Datang di Culling.
Sudah 25 tahun kita merayakannya dengan...
menyingkirkan siapa saja yang menghambat kemajuan kota ini.
Tradisi paling membanggakan yang berasal dari awal yang sederhana.
Seorang wanita pemberani berjanji akan menertibkan jalanan...
demi sebuah impian.
Impian itu masih hidup malam ini....
- Aku benci hari ini. - ...saat kita menyambut di panggung....
jantung kota kita, pemimpin pemberani kalian,
Hilda Van Der Koy!
Baiklah, dia datang.
Dan lampunya.
Hilda, kau cantik sekali!
- Hilda! - Kami mencintaimu!
25 tahun...
sejak kita merebut kembali kota ini dari para penjahat dan pembunuh....
yang membanjiri jalanan kita dengan darah.
Aku tak suka permainan ini lagi.
Satu tujuan.
Aku mau pulang.
Ditugaskan.
Satu tujuan.
Satu tujuan saja.
Bunuh Hilda Van Der Koy.
Bunuh Hilda Van Der Koy.
Bunuh...
Dengan menghukum...
Siapa saja yang berani menghalanginya.
Mereka mirip kita, kan?
Makanya bisa ada di tengah kita.
Penyakit gaib yang menyebar dari dalam, menjangkiti semuanya.
Di mana-mana kulihat. Aku...
Dia ngomong apa?
Aku berikan kau cahaya!
Aku berjuang menyembuhkanmu!
Baca teleprompternya.
Yang sudah terjadi tak bisa diubah.
Kau tak bisa memperbaiki yang sudah rusak.
Dia sudah gila.
Kau...
Ambillah pisau beda,
lalu iris lebih dalam dan lebih dalam lagi...
sampai kau temukan....
Dan sedikit...
Kubilang tidak ada senjata.
Siapa yang berikan pistol itu?
Berikan mikrofonnya.
Ada yang gedor-gedor pintu gerbang.
Hilda Van Der Koy, semuanya!
Keluarkan dia.
Oke.
Sudah tak sabar. Kita mau nonton apa di sini?
Culling!
Siapa yang membersihkan kota kita?
Culling!
Tunggu.
Kita lihat saja sekuat apa kegigihanmu.
Keluarga ini butuh terapi.
Siapa sponsor acara untuk malam ini?
Frosty Puffs!
Apa-apaan ini?
Ini dia.
Pineapple Pal!
Pineapple Pal!
Octo Thief.
♪ Susunya cukup Kau ketagihan Frosty Puffs ♪
♪ Sekarang siapa yang mau ikut ke terumbu frosty? ♪
♪ Ada Pineapple Pal dan Octo Thief ♪
Ciluk ba.
♪ Ayo main dengan si Kambing Gary ♪
Dan yang terbandel akan dapat hadiah kejutan...
dari teman berbulu favorit kita,
si Kambing Gary!
Gary!
Perkenalkan Pelaut Sereal Frosty Puff,
Kapten Frostington.
Delirium.
Kondisi mental yang membingungkan dan bisa menyebabkan...
hasulinasi tak sesuai dengan kenyataan.
♪ Cincin manis ini membuat kita semua tergila-gila ♪
♪ Dengan satu, dua, tiga, Orang jahat semua diringkus ♪
♪ Kau akan senang makan Frosty Puffs ♪
Terima kasih atas pengabdian kalian...
untuk dinasti Van Der Koy.
Ayo kita mulai acara Culling-nya.
Siapa yang mau duluan?
Kalau dia?
Jangan lari.
Jangan, kumohon. Kumohon.
Cepat!
Cepatlah!
Kita harus pergi dari sini.
Rekam seluruh tubuhnya.
- Aktifkan remote di leher bajingan itu. - Baik, Bu.
Aku sebuah alat yang ditugaskan untuk satu tujuan...
Kamera dua, perbesar lebih dekat.
Bersiaplah.
Jatuhlah ke laut!
Tidak.
Hei, berhenti! Hentikan!
Gary datang.
Mati ditangan kambing.
Bukan begini yang kurencanakan.
Gary!
Hancurkan kepalanya, Gary!
Basho?
Aku kambing, kawan!
Banyak tanya.
Ayo.
Benny!
Timku kembali.
Keparat!
Siapa dia?
- Siaga. - Untuk penutupan.
Ayo! Lewat sini! Cepat!
Bajingan tentakel. Memek moluska.
Kita hampir gagal.
Tapi rencananya, rencananya berhasil.
Ayo. Boom!
Bergerak! Ayo, cepat!
Pertama, kami menyamar.
Lalu kami colong kartu akses kepala keamanan saat kau buat pengalihan.
Pemain Pertama menang.
Rencana sempurna. Kerja bagus.
Lalu menjemputmu dari tempat pertemuan.
Jika kameranya tak berlumuran darah...
Mengamati sistem pengamanan.
Lalu Benny berhasil. Persetan kau!
"Taruh kue tarnya di keranjang."
"Banyak peta si tukang roti."
Jangan begini lagi.
"Memotong kaki petani di lumbung."
Buat pemindainya.
Itu bagian serunya.
"Perahu apung si penyelam. Tuan apel pura-pura menampar dodo."
Sekarang, kita di sini.
Masuk akal?
Sebagian masuk akal.
Selesaikan tugasmu.
Kita adalah revolusi.
Malam ini, harus berakhir.
Siap? Ya!
Bertarung!
Juju-boo tetek gede!
Jadi...
Bagaimana pertunjukan bocahmu?
Brengsek kau.
Suruh anak buahmu. Bereskan ini.
Tahu 'kan,
kalau ada yang berak di wastafel dapur,
aku berhenti cuci piring.
Dia takkan bebas tanpa ada yang bantu.
Aku tahu itu kau. Perbaiki ini!
Sudah kuperbaiki.
Kembalilah.
Jangan coba-coba kabur dariku!
Sialan.
Pergilah.
Benny!
Oke, bajak laut sereal lembek.
Mapple dabloom!
Tak boleh ada yang mengacaukan acaraku.
Benny!
"Selai kaki emas."
Oh, tidak!
Sialan.
Akulah jagonya di dunia penyiaran.
Sangat susah mencari sponsor perusahaan sereal...
untuk acara pembunuhan massal ini?
Hanya aku!
Justru ini yang menaikkan ratingku.
Ayo. Rekam.
Jadikan aku seorang martir.
Mau ke mana?
Pengecut.
Tunggu.
Tidak, tunggu.
Hei. Kerja bagus.
Apa masih ada waktu? Aku mau tidur siang sebentar.
Penonton yang susah dihibur. Hei, tidak.
Tidak, tak apa. Tenang saja.
Sudah kubilang akan kupertemukan kau ke Hilda,
dan pasti akan kulakukan.
Ingat yang pertama mereka rampas darimu?
Harapan.
Jangan sampai kehilangan itu.
Ayo.
Sampai ketemu lagi, Benny.
Ternyata kau orangnya pendiam, ya?
Aku suka.
Ayo!
Ayo!
Jangan menoleh. Habisi mereka. Cepat!
Habisi.
Habisi siapa saja yang menghalangiku.
Habisi mereka.
Bayangkan saja tempat ajaib sempurna kita.
Kau melihatnya?
Berharap mau duel?
Duel bos klasik.
Maaf mengecewakan. Adik-ku Melanie menembak punggungku.
Dan dia orangnya baik.
Kau akan butuh ini.
Mereka sudah kabur.
Mereka di bunker. Dia ada di situ.
Yah...
Lakukan tugasmu.
Dia membantu kita.
Tidak ada lagi gangguan.
Kau tak boleh bunuh semuanya.
Kau tak nyata.
Dengar. Aku adikmu.
Adikku sudah mati.
Aku tak butuh kau lagi.
Ding-dong.
Kau sudah tiba di tempat tujuanmu.
Sebentar lagi, kru jagoan kami akan buka pintunya,
melepaskan rentetan peluru anti baju besi...
dan mencabik-cabikmu.
Kau akan mati sendirian dan dilupakan.
Pengorbananmu sia-sia.
Tidak, tak akan sia-sia.
Ini demi dia.
DIA MAU MENEMUIMU
Satu tujuan. Tujuan.
Aku adalah alat.
Ditugaskan. Untuk satu tujuan.
Satu tujuan saja.
Membunuh Hilda Van Der Koy.
Membunuh dia.
Alat. Tujuan.
Membunuh Hilda Van Der Koy.
Ini beneran kau, kan?
Maafkan Ibu.
Maaf Ibu tidak mengenalimu tadi.
Dia yakinkan kami kau sudah mati.
Tapi sekarang kau disini.
Kau masih ingat Ibu, kan?
Ini aku.
Ibumu.
Dia melukaimu.
Dia membuatmu lupa siapa dirimu.
Pasti dia sudah apakan dirimu.
Bisa kubayangkan.
Ini ibumu?
Ibumu sudah mati, Boy.
Ini ibumu.
Ibumu sudah mati.
Hilda yang lakukan ini.
Hilda membunuh keluargamu.
Aku menyelamatkanmu.
Ini aku.
Ibumu.
Ya.
Kau lihat?
Aku juga bisa lihat.
Lihat dia.
Orang itu yang membunuh ayahmu.
Tentara terlatih untuk menghabisi keluarga kita.
Dia kira kita lemah.
Kita tidak lemah, kan?
Benarkan?
Ya, begitu.
Seperti saat kita latihan.
Kumohon. Ampuni anak-anak ini.
Kumohon.
Kumohon!
Kumohon!
Tidak!
Banggakan keluargamu.
Akhiri ini.
Tangkap dia! Cepat!
- Cepat! - Minggir!
Tak apa.
Dia memanfaatkanmu untuk membalaskan dendamnya.
Berbalik melawanku. Melawan keluargamu.
Melawan adikmu.
Mina.
Ibu lakukan demi kita.
Demi kau.
Karena Ibu menyayangimu, dan dia menculikmu.
Aku sudah lama mengejar dia.
Kulihat dia kemanapun aku pergi.
Dia beracun, seperti...
Bagai bara tajam yang sangat menyakitkan.
Tapi malam ini, beda.
Dia tadi di sana menonton.
Katakan!
Maafkan Ibu.
Maafkan Ibu. Ini bukan salahmu.
Tidak. Dia sudah memantraimu.
Mantranya tidak akan hilang sebelum dia mati.
Kumohon kau masih sadar,
sayangku.
Sadarlah. Kumohon.
Kumohon?
Dia bukan kakakmu.
Dirinya yang dulu sudah hilang.
Kita tak bisa memaksanya.
Shaman ingin kita mati.
Dialah senjatanya.
Tangani dia dengan baik.
Bunuh dia!
Tangkap mereka!
Jalan keluarnya cuma jalan masuk tadi.
Kita harus lari sekencang-kencangnya.
Oke
Oke.
Ayo lari.
Ayo Pergi!
Sial!
Hei, ayo!
Itu! Di sana!
Ayo!
Aku selalu mencarimu.
Katanya Shaman sudah membunuhmu, tapi aku tetap mencarimu.
Andai aku ada saat itu, itu tak bakalan terjadi.
Liminal.
Hidup di antara dua keadaan.
Aku benci mereka karena merenggutmu dariku.
Semuanya.
Mereka harus menderita.
Dan mereka menderita.
Mereka semuanya.
Hei.
Hei.
Kau tak apa?
Hei, bangsat.
Akhiri ini sekarang juga.
Hei.
Tak usah khawatirkan aku.
Lebih baik begini.
Kau sudah bebas. Pergilah.
Tinggalkan semua ini.
Aku tidak bisa.
Aku sudah janji.
Kita akan berhasil lagi.
Mulai sekarang, kita buat aturan sendiri.
Tidak ada yang memerintah kita.
Akan kubawa kita sejauhnya dari tempat totaliter ini.
Aku tahu kita tak bisa tinggal di sini.
Tapi sekarang, ada hal yang mereka tak bisa renggut.
Momen yang sempurna.
Cuma kau dan aku saja di sini.
Jika ada sesuatu begitu spesial, kau bisa kembali.
Jadi, ayo buat ini spesial.
Kau ikut?
Selamanya.
Pemain Kedua sudah siap bermain.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.