All language subtitles for The.Mermaid.Lake.Of.The.Dead.2018.720p.BluRay

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

...

Diterjemahkan oleh: Agus "APRAS" Praseno

Pepatah kuno Rusia mengatakan: "Jangan pergi ke danau pada malam hari,

disana putri duyung sedang menanti.

Sekali kau memberikan milikmu, perasaan cinta akan muncul,

dia akan memperdayaimu dan menyanjungmu,

dan kemudian menarikmu ke bawah.

Apakah kau mencoba menolak pesonanya, dia tidak kenal ampun.

Ia akan menjadi cinta sejatimu yang terpisah.

Dia akan menyiksamu, sampai hari terakhirmu di bumi.

Kau hanya bisa menyelamatkan dirimu...

...jika kau memberinya benda paling berharga yang kau miliki.

Tapi wanita yang tenggelam itu belum pernah membebaskan siapa pun.

Kehilangan cintanya membiarkan mereka semua mati.

Dan sekarang kau akan menderita dengan nasib yang sama."

Misha...

Aku memintamu, bawa aku.

Aku memintamu, bawa aku.

Jangan katakan sepatah kata pun, aku mohon.

Aku memintamu, bawa aku.

Sama-sama.

Aku mohon padamu.

Anya!

Cepat!

Aku minta maaf.

Dia ada di sini.

Ayo, pegang tanganku!

Pegang tanganku!

Rapatkan kaki, jari kaki sejajar. Yah.. Itu bagus.

Roma, katakan padaku, rumah itu, apakah ada banyak ruang?

Itu saja untuk hari ini. Jangan sampai terlambat besok.

Sebagai seorang anak, aku merasa cukup tinggi.

Tapi itu 20 tahun yang lalu.

Lagipula itu untuk dijual.

Ayo kita memperbaikinya.

Mengapa, apa yang kau inginkan?

Kau nanya itu?

Tinggal disana.

- Bagus, sudah cukup. - Hei.

Ayo, coba saja.

- Hati-hati. Ayo. - Jangan, jangan, jangan,...

- Ayo. - Tidak...

- Jangan, Roma, itu tidak akan berhasil. - Dengar.

Tidak ada yang berhasil tanpa mencoba.

Kau harus percaya dengan airnya.

Aku tidak mau percaya itu.

Kalau gitu, percaya sama aku.

Oke.

Oke.

Pegang erat-erat.

Jauh-jauh, bung.

Hei, Marina, dengar.

Boleh pinjam tunanganmu hari ini?

Mau ngapain?

Acara budaya selebrasi...

...untuk mengakhiri masa lajangnya.

Ah, modus buat membatalkan pernikahan?

Jangan khawatir, aku akan pulangin pacarmu dengan aman.

Aku akan pulang sendiri. Kita akan ada persaingan secepatnya.

Apa kau mencuri?

Tidak, kau akan dapat kesulitan.

Maka kau akan tenggelam.

Apakah itu aku?

Baiklah Kitaev, itu kedengarannya seperti sebuah tantangan.

Aku serius, balapan melewati dua jalur.

Ayo kita lihat siapa yang kalah.

Kau akan kalah.

Cukup. Ayo buktikan.

Oke, aku akan segera kembali. Jangan pegangan pada ujungnya.

Kau harus terus berlatih.

Aku... aku harus percaya padanya.

Aku percaya pada airnya.

Roma!

Jangan menangis, lain kali itu berhasil.

Tenang.

Ambil nafas, bernafaslah. Lihat aku, semuanya baik-baik saja.

Ambil nafas.

Apa yang bisa dimakan?

Kerannya rusak lagi.

Apa kau masih marah tentang kolam renangnya?

Aku ada di sana tepat waktu.

Roma, aku tidak bisa berenang.

Kau ingin tinggal bersamaku.

Kau ada di tepi, kan? Lalu apa yang terjadi?

- Dan, apa dia marah padamu? - Ya, sepertinya begitu.

Oh masa bodoh.

Dia hanya sedikit panik. Itu tidak masalah.

Aku seharusnya tidak pergi.

Apa maksudnya?

Kita sudah dalam perjalanan.

Sekarang kita pergi ke rumah itu dan bersantai dulu,

nikmati udara segar.

Bikin santai aja. Panik sebelum pernikahan itu normal.

Dia juga khawatir.

Oh, dimana dia?

Siapa?

Roma, pastinya.

Oh, ya.

Mungkin di rumah musim panas.

Rumah musim panas apa?

Rumah tua itu, yang diberikan ayahnya kepada kami...

...sebagai hadiah pernikahan.

Tunggu, ayah kita telah menghilang.

Olga, jangan bergerak.

Tidak tahu. Dia punya sertifikatnya dan mengirim kunci,

kami harus menjualnya.

Aku lebih suka menebusnya.

Aneh.

Apanya yang aneh?

Aku belum melihatnya selama 20 tahun.

Oh... masih mangkrak. Aku pikir itu sudah lama terjual.

Bagaimana dengan dia?

Ayahmu maksudku.

Apakah kau melihat danau di sini?

Ya.

Ibuku tenggelam di sana.

Ayahku menjadi gila karena itu. Aku tidak ingat lagi.

Paham.

Olga dan aku mendatangi kakek-nenek kami.

- Sejak itu dia menghilang. - Kedengarannya sangat buruk.

Apakah kau pernah menghubunginya sesekali?

- Siapa? Ayahku? - Ya.

Terangi ini.

Aku tidak kenal dia, apa yang harus dia katakan padaku?

Sesuatu tentang ibumu?

Kit, apakah ada listrik di sini?

Cari kotak sekeringnya.

Kotak sekering, ah ya.

Ilya?

- Yo, apa yang kau cari di bawah? - Turunkan lampunya.

Wow.

Banjir mungkin.

Drainasenya harus dibersihkan.

- Buka, ayo! - Apa-apaan.

- Ada apa ini, Ilya? - Coba tebak.

Kami membeku di sini. Ayo, ini dingin.

- Bukalah! - Ya, ayo masuk!

- Aku lagi tidak mood. - Aku tahu. Ini akan berubah.

Kita harus bersenang-senang dulu demi masa depan.

Kami duduk berhadapan dan memandang dua cermin karena Mr. Right.

- Dan apakah kalian menemukannya? - Tidak, itu percuma.

Tapi tidak membakar rambutmu?

Aku tidak percaya Mr. Right,

tapi rambut adalah kekuatan.

Jangan pernah meninggalkannya, bahkan di sini.

Sini.

Jangan khawatir dengan Roma. Kalian pasangan yang hebat.

Jangan bertengkar, oke?

Ya. Daah.

- Baiklah... - Hei teman-teman.

Untuk pengantin pria! Marina baik, tentu saja...

Aku bersungguh-sungguh itu,

tapi itu berarti seumur hidup. Jadi, kawan,

ini hari terkahir bujanganmu, nikmati itu.

Kami punya sebuah hadiah untukmu.

Ayo, pestanya bisa dimulai!

Wow keren!

Teman-teman, makasih. Selamat menikmati,

tapi aku harus pergi sekarang. Jangan tersinggung, ya?

Kenapa dia? Apakah ada sesuatu?

Apakah kau mencintaiku?

Roma!

- Kit! - Kit!

- Roma! - Roma!

Kit, dimana kau?

- Kit! - Kitaev!

Roma, dimana kau?

Roma, kenapa kau berbaring di tanah? Kau bisa sakit.

- Roma, kenapa kau berbaring di sini? - Teman-teman, kemari!

- Cewek itu. Dimana cewek itu? - Cewek yang mana?

- Dia tadi disini. Dimana dia? - Oke, ayo pergi.

Sial, cewek apaan?

Kau sudah lama di sini?

Bunganya sudah mekar sekarang.

Lenganmu, Kitaev! Lenganmu!

Rodionov, lebih cepat! Jangkau lebih jauh, lebih jauh!

Rodionov, berapa kali lagi? Biarkan sikumu di bawah air.

Ada apa ini? Kompetisinya besok!

Roma, jangan campakkan kerja kersa kita.

Ada sesuatu yang terjadi, Roma? Apa kau sakit, apa kau demam?

- Aku tidak bisa tidur nyenyak. - Kurang tidur...

Besok saja, coach.

Kau mulai besok.

Teruslah berenang sampai ini membaik.

Valeriy Nikolayevich,

Tapi aku punya janji untuk makan malam.

Kau bisa lakukan itu juga.

Terserah kau.

- Kau baik-baik saja? - Tidak masalah.

Kelihatannya tidak begitu.

- Semua baik-baik saja. - Kau yakin?

Ya bung.

Sialan!?

Apa kau mencintaiku?

Marina, berhenti.

Aku lagi tidak enak badan.

Sudah cukup!

Pelatihmu benar-benar menuntut.

Dia perlu mencadangkanmu, saat kau sedang sakit..

Sini, minum ini.

Berbaring.

Berbaring, ayo berbaring.

Badanmu panas.

Aku tidak mencintai kau. Aku tidak mencintai kau.

- Bagaimana keadaannya? - Sudah baikan, kelihatannya.

- Dia sedang tidur. - Baguslah.

Aku bertanya-tanya, kanapa kau ingin memperbaiki rumah itu?

Jual lewat makelar, lebih gampang, kan?

Ga tahulah, aku perlu rundingan dulu sama Roma.

Kalian berantem lagi?

Oh tidak.

Ini cuma...

Dia bertingkah agak aneh.

Mungkin dia ketemu seseorang.

- Tidak mungkin. - Aku menemukan sesuatu.

- Ini. - Apa itu sampah? Lebih dekat.

- Apa kau tanya dapat dari mana dia? - Tidak.

Kelihatannya kau mulai lelah. Istirahatlah, itu akan baikan.

- Makasih. - Dah.

Dah.

Roma?

Tenang, tenang.

Cuma mimpi, itu cuma sebuah mimpi buruk.

Dia sangat cepat, sangat mengesankan.

Perlombaan selesai. Dimohon perhatiannya!

Kitaev, Rodionov, silahkan berdiri.

Oke anak-anak, jaga semangatnya perhatikan tekniknya. Ilya, sikunya.

Roma, sama seperti kemarin.

Sekarang pergi. Semoga berhasil!

- Beri aku minum. - Air putih. Yang mana?

Terima kasih.

Apakah kau mencintaiku?

Jangan, jangan, jangan.

Tolong! Aku perlu bantuan di sini!

Hei, hei, apa yang terjadi?

Bagaimana dengan dia? Kenapa dia?

- Apakah dia baik-baik saja? - Ya, dia bernapas.

Ayo, bernapas.

Ada seorang gadis remaja.

Seorang gadis remaja.

Aku selalu berpikir kalau dia ada di sini.

Setiap kali aku menutup mata,

aku melihat wajahnya.

Seperti apa wajahnya?

Dia seperti seekor binatang buas.

Roma, kata dokter kau mengalami dehidrasi.

Kau hanya harus tidur,

kau kecapaian.

Tidak, bukan itu.

Ceritakan lagi, Roma.

Di mana kau pertama kali melihatnya?

Di danau.

Dia mengenakan bajuku.

- Aku tertarik padanya. - Dia berfantasi.

- Tidak ada siapa pun. - Sungguh, aku tidak bisa apa-apa.

Kami berciuman...

Kupikir aku tidak bisa bernapas lagi.

- Roma? - Marina,

Maaf, aku tidak mengatasinya. Marina!

Roma, apa yang kau ingat?

- Seperti apa wajahnya? - Lepaskan aku.

Marina.

Marina... Marina.

Dia tidak membutuhkanmu...

Marina?

Marina?

Roma?

Apa ini?

Roma!

Tolong! Tolong aku!

Roma!

Kit!

- Kit, buka! - Roma!

Tampaknya dia sedang berjuang melawan kematian.

Haruskah kita mengantarnya kembali ke danau?

Tapi kita harus bertemu seseorang lebih dulu.

Hai ayah.

Kau meninggalkan rumah itu kepada Roma. Mengapa?

Seharusnya kalian tidakkemari, aku sedang sakit.

Roma melihat seorang gadis.

Seseorang dengan rambut panjang.

Dan sekarang dia sedang sakit.

Tidak mungkin, dia meninggal sejak lama.

Kau tahu apa itu?

Tidak. Aku tidak tahu. Pergi sekarang.

Ayah, apa tepatnya yang terjadi 20 tahun yang lalu?

- Olga .. - Beritahu kami.

- Olga! - Bagaimana mama meninggal?

- Olga, tidak. - Putramu dalam bahaya!

Tinggalkan aku sendiri! Aku mohon, hentikan.

- Beritahu kami! - Hentikan. Pergi!

- Kau ingin bersembunyi selamanya? - Dia tenggelam!

Dia tenggelam!

Ayah.

Kau...

Jangan berbicara dengannya.

Jangan pernah berani berbicara dengannya.

Dia akan merenggutmu!

Beraninya... jangan berani-beraninya!

Aku bertemu dengannya di danau.

Dia bertanya apakah aku mencintainya.

Aku tidak menjawabnya.

Dan dia selalu menyelam lagi dan menyiksaku.

Aku tidak bisa menghindarinya.

Sebaliknya, ibumu menemukan cara untuk menyingkirkan mereka.

Tapi itu salah dan ibumu diculik.

Dia tidak pernah kembali.

Sejak saat itu semua kehilangan artinya. Semuanya kecuali dia.

Aku memikirkannya setiap hari.

Bukan kepada ibumu, tapi untuknya.

Aku lihat rambutnya, matanya.

Aku tidak mungkin melupakannya.

Apa yang sebenarnya ibu lakukan?

Aku tidak tahu.

Dia di bawah dermaga tua menemukan sesuatu di dalam air.

Tetapi itu tidak akan menolongmu.

Anakku,

dia membuatmu gila.

Kami ingin melihatnya dulu. Pergi ke danau sialan itu!

Duduk.

Apakah semuanya baik-baik saja?

20 tahun sudah lewat...

...tapi tidak ada perubahan di sini.

Marina, kau tidak marah pada Kitaev, kan?

- Tidak seharusnya di kesana. - Tinggalkan itu. Lebih baik masuk ke air.

- Semuanya baik-baik saja. - Tetap bersama Roma.

- Hei, tuan "swimwears", ikut aku. - Kau mengatakannya sekarang?

Ayolah, itu tidak akan berhasil tanpamu.

Tidak ada rasa takut.

Tolong maafkan aku.

Mari kita bicarakan.

Kita akan bersama lagi.

Aku akan memberimu segelas air.

Saya menemukannya di sini. Sisir itu terletak di sampingnya.

Buka pakaianmu, kau harus menyelam di sana.

Sial.

Aku mendapatkan sesuatu!

Lizaveta Grigorieva 1835 - 1853

Ilya!

Ilya!

Ilya!

Lisa, namanya adalah Lisa Grigorieva.

Ambil milikmu. Berikan aku cintamu.

Ambil milikmu. Berikan aku cintamu.

Ambil milikmu. Berikan aku cintamu.

Ambil milikmu. Berikan aku cintamu.

Ambil milikmu. Berikan aku cintamu.

Berikan aku cintamu.

Roma.

Roma?

Roma.

Roma.

Aku melihatnya.

Siapa?

Ibumu.

Roma!

Roma!

Minum ini,

setelah itu kau akan merasa lebih baik.

Mungkin itu sebabnya sisir ini.

"LG"

Lisa Grigorieva.

Lisa.

Bunuh diri.

Kenapa dia harus melakukan itu?

Bunuh diri tidak akan di kubur.

Apakah dia dimakamkan di sini, di danau?

Tidak, di pantai.

Dengan dibangunnya bendungan, maka permukaan airnya naik.

Lalu,

- Apa yang harus kita lakukan? - Itu pasti pemicunya.

Kita seharusnya tidak mengambil sisirnya.

"Ambil milikmu. Berikan aku cintamu."

Kau bilang, rambut adalah kekuatan.

Apakah sisir adalah kunci ibumu,

sehingga ritual dilakukan di kamar mandi? Itu bisa membantu kita.

Sebuah ritual?

Maka itu tidak berhasil. Tidak, tidak begitu.

Apalagi yang ada disana?

- Mari kita pergi dari sini. - Tidak, dia menemukannya di mana-mana.

- Kita harus melewan. - Marina...

Apa ini, Roma?

Roma, apa yang terjadi?

Apakah kau kedinginan? Kau membutuhkan selimut?

Marina.

Ada sesuatu di bawah sana.

Kita harus melakukan sesuatu. Aku mencoba ritualnya.

Tolong aku, tetap di sini.

Apa kau yakin

Ya.

Berteriaklah, jika itu yang terjadi.

Aku di sini.

Lisa Grigorieva.

Ambil milikmu.

Berikan aku cintaku.

Aku bermimpi saat masih anak-anak.

Aku sendirian di rumah, orang tuaku sedang keluar.

Tiba-tiba... Aku mendengar seseorang di luar sana.

Dia berkata, "Buka pintunya."

Tapi tidak aku lakukan.

Dan kemudian pintu itu terbuka pelan-pelan dengan sendirinya.

Engselnya berderit.

Baut pintu berputar.

Aku bergerak ke arah pintu untuk membukanya.

Di luar, mama sedang berdiri.

Dia menatapku dan berbisik:

"Aku membawa orang yang sendirian di rumah.

Yang kau cintai."

Aku sangat ketakutan.

Apakah kau mencintaiku?

Ya aku mencintaimu.

Apakah kamu mendengar?

Roma?

Roma?

- Apa yang kau lakukan di sana? - Bawa aku...

- Roma. - Aku tidak tahan lagi. Bawa aku.

- Roma. - Bawa aku.

Apa yang kau lakukan di sana? Hentikan. Hentikan!

Itu tidak bisa dilanjutkan lagi.

Aku tidak bisa lagi!

Lisa Grigorieva, ambil milikmu. Berikan aku cintaku.

Kami telah melihat ke masa depan untuk bersenang-senang.

Kami duduk berhadapan dan memandang dua cermin karena Mr. Right.

Lisa Grigorieva,

ambil milikmu. Berikan aku cintaku.

- Apakah kau mencintaiku? - Melebihi dari hidup.

- Lihat siapa yang datang. - Dia tidak mencintaimu.

Pergi, pergi!

Kau katakan, kau mencintaiku melebihi dari hidup.

Dia tidak mencintaimu...

Pergilah...

Dia tidak mencintaimu...

- Pembunuh! - Pembunuh!

Diam. Sst, diam.

Marina.

Marina... Marina.

Marina.

Marina.

Apakah kau mencintaiku?

Dan aku?

Dan aku?

Dan aku?

Apakah kau mencintaiku?

Bagaimana ini?

Apakah kau mencintaiku?

Pilih aku.

Apakah kau mencintaiku?

Apakah kau mencintaiku?

Pilih aku.

Pilih aku.

Apakah kau mencintaiku?

Aku mencintaimu.

Ini berhasil,

dia mengambil sisirnya.

Hari ini tidak akan turun hujan.

Bagaimana keadaanmu?

Semuanya baik-baik saja.

Ayo, kita pulang.

Sudah siap?

Ibumu cantik.

Mari kita pergi dari sini.

Aku mencintaimu...

Dimana Ilya?

Dia tadi di belakangmu.

Ini. Masuklah, aku akan segera kembali.

Ilya!

Ilya.

Aku ambil semua yang kau cintai.

Roma!

Roma, pegang erat-erat! Pegang aku erat-erat!

Ayo!

- Di mana Ilya? - Dia menangkapnya.

Apa yang...!?

Ayo...

Sial!

- Roma! - Sebentar.

Roma... Roma. Roma!

Tolong kami, dia di sini! Roma! Roma!

Roma!

Dia memiliki sisir itu lagi.

- Dia memiliki sisir. - Bukan itu,

dia membutuhkan sesuatu yang lain.

Dia membutuhkanku.

Roma. Ro... Roma!

Jangan lakukan itu! Hentikan!

Roma. Roma!

Roma!

Apakah kamu mencintaiku?

- Ya. - Tidak!

Kau mencintainya.

Lisa Grigorieva. Ambil pengantin wanita, kembalikan saudaraku.

Lisa Grigorieva. Ambil pengantin wanita, kembalikan saudaraku.

Lisa Grigorieva.

Ambil pengantin wanita, kembalikan saudaraku.

Olga.

Lisa Grigorieva. Ambil pengantin wanita, kembalikan saudaraku.

Ada apa denganmu?

Dia tidak bisa dibunuh.

Itu tidak akan berhasil.

Inilah hidup melawan kehidupan.

Ibu telah memberinya untuk ayah.

Lalu kau memberikan milikmu untuk Roma.

- Aku minta maaf. - Olga...

Olga, tolong lepaskan aku.

- Olga, tolong... - Lisa Grigorieva. Ambil pengantin wanita,

kembalikan saudaraku.

Olga. Olga, tolong lepaskan aku!

Tidak, tolong jangan lakukan itu.

- Lisa Grigorievna. - Olga.

Kembalikan saudaraku.

Biarkan aku keluar dari sini, jangan lakukan itu!

Lisa Grigorieva. Ambil pengantin wanita, kembalikan saudaraku.

Olga!

Ini tidak akan berhasil.

Ibumu memberikan hidupnya dengan sukarela.

- Kau tidak bisa memaksanya. - Kembali!

Kita hanya bisa memberinya cinta kita.

Yang kemudian mengubahnya menjadi kebencian.

Kesakitan.

Dia ingin kita menderita.

Aku lemah,

tapi kau kuat.

Kau lebih kuat dari kita semua, sayangku.

Kau memiliki mata ibumu.

Mata yang sama.

Aku tidak meninggalkan Roma sendirian. Aku tidak akan meninggalkannya sendirian.

Kau tidak perlu lakukan itu.

Kami menemukan jalan keluarnya, sayang.

Maafkan aku.

Tolong maafkan aku.

Maafkan aku.

Ayah,

Ayah.

Itu sudah lama sekali.

Bawa aku.

Tinggalkan dia sendiri.

Jangan, ayah.

Aku masih mencintaimu.

Ayah!

Ayah!

Ayah!

Ayah! Ayah!

Roma... Roma!

Kita salah, itu bukan sisir.

Roma... Roma, kekuatannya ada di rambut.

Potong itu! Potong, apakah kau dengar?

Roma... Roma... Roma.

Roma.

Roma... Roma... Roma!

Hidup melawan kehidupan. Ibu memberinya untuk ayah.

Apakah kau mencintaiku?

Tentu saja.

He.

Bangun, bangun!

Sekarang!

Tolong, aku mohon. Tolong, masih ada waktu!

Bangun!

Masih ada waktu, bernafas!

Diterjemahkan oleh: Agus "APRAS" Praseno

Thanks to: Shreyashjit

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.