Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Di suatu negeri makmur yang jauh di
sana. Hidup
seorang putri cantik jelita dengan
rambut panjangnya berwarna merah
yang menyerupai bunga mawar.
Putri cantik tersebut bernama
putri mawar.
Putri tersebut memiliki seekor burung
kecil berwarna emas yang selalu
menemaninya. Sang
putri sering memanggil burung tersebut
untuk datang padanya dengan
cara menepuk tangan.
Burung pun seketika datang dan hinggap
di bahu sang putri.
Hampir setiap hari sang
putri ditemani burung emas
tersebut berdiri menikmati
hari di depan balkon istana.
Ketika burung tersebut datang,
rambut putri mawar secara ajaib
mengeluarkan cahaya kemilau yang sangat
indah. Burung
emas juga suka menghibur sang putri
dengan bersenandung nada nada indah.
Kemudian putri mawar mengikuti dan
mereka selalu bernyanyi bersama.
Aktivitas tersebut dilakukan
berulang ulang sampai putri masuk
kamar dan tertidur.
Namun suatu hari nyanyian
burung emas dan sang putri.
Terdengar sampai ke telinga penyihir
jahat yang iri hati.
Penyihir tersebut kemudian memantrai
sang putri ketika putri sedang
tidur. Bim
salabim abrakadabra
hilanglah warna sang mawar.
Mantra yang diucapkan penyihir jahat
tersebut secara tiba tiba
membuat rambut merah sang putri hilang
berganti menjadi warna hitam yang sangat
kelam. Ketika pagi
hari, sang putri terbangun dari
tidurnya. Ia sangat kaget dan
sedih karena warna rambutnya berubah
menjadi hitam. Ia
pun bertanya kepada sahabatnya,
si burung emas.
Bagaimana ya?Caranya
supaya rambutku bisa kembali seperti
dahulu lagi. Aku
sangat sedih dengan ini.
Ungkap sang putri sambil menangis.
Di sisi lain, beriringan
dengan rambut sang putri yang berubah
menjadi hitam.
Satu kerajaan mengalami mimpi buruk
yang sangat aneh.
Kabar tersebut pun sampai di telinga sang
putri dan ia pun bertanya kepada
sahabatnya lagi.
Apa yang bisa ku perbuat
supaya rakyat di kerajaanku tidak
mengalami mimpi aneh dan buruk lagi
seperti ini. Bahkan
mereka pun terkena imbasnya.
Burung emas pun menjawab.
Putri coba rendamlah
rambutmu ke dalam air mawar.
Mungkin mimpi aneh dan buruk tersebut.
Ada kaitannya dengan warna rambutmu yang
menghitam. Putri
mawar pun menuruti perkataan burung
emas. Setelah
itu secara ajaib rambut
sang putri kembali berubah menjadi
merah kembali.
Bersamaan dengan hal itu,
rakyat pun tidak mengalami mimpi aneh
dan buruk lagi.
Ketika tidur rakyat
kembali selalu bermimpi indah,
senang tenang,
damai dan bahagia.
Sang putri tentu sangat senang dengan hal
tersebut. Namun tidak dengan
sang penyihir.
Penyihir jahat dan iri hati
tersebut sangat marah.
Ia kembali memantrai sang
putri. Namun kali
ini ia sekaligus membuat bunga
mawar di seluruh penjuru kerajaan
lenyap. Putri mawar
tentu sangat kebingungan dengan hal
tersebut. Ia tak
lagi dapat berendam di air mawar
seperti apa yang dulu menjadi saran dari
burung emas. Ia
menuju balkon dengan sangat sedih.
Ia pun menangis tersedu sedu.
Namun tanpa diduga, seorang
Pangeran yang mendengar kabar tentang
kerajaan di mana putri mawar tinggal.
Ia membawa sebuah kotak berisi rambut
merah. Kotak tersebut
tanpa sengaja terkena tetesan air mata
sang putri dan isi di dalam
kotak tersebut berubah menjadi kelopak
mawar berwarna merah yang sangat indah.
Putri mawar segera merendam
rambutnya menggunakan air
mawar tersebut.
Setelahnya. Rakyat di
kerajaan kembali dapat bermimpi
indah seperti sedia kala.
Sementara si penyihir
menerima karmanya.
Ia mengalami kejadian buruk bertubi
tubi dan tak memiliki mantra
untuk menangkalnya.
Sementara putri mawar berakhir
bahagia. Ia juga
menikah dengan sang Pangeran yang
menyelamatkan hidupnya dan hidup
bahagia selamanya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.