All language subtitles for Cosmos.S01.E09-Indonesia

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese) Download
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

NEIL DEGRASSE TYSON: Ya, ini adalah rumah.

Inilah Bumi.

Kesulitan menemukan benua yang kamu kenal?

Masa lalunya adalah sebuah planet lain.

Sebenarnya, lebih banyak.

Aku berdiri di atas hamparan waktu yang telah berlalu

sejak kejadian Big Bang. Untuk mudah membayangkannya,

kita telah memadatkan semuanya menjadi satu tahun tunggal.

Disini adalah pagi hari pada tanggal 23 Desember

pada Kalender Kosmis kita,

atau sekitar 350 juta tahun yang lalu,

ketika Bumi kita baru berumur empat miliar tahun.

Bumi tampak sangat berbeda.

Kamu bahkan tak mengenal tempatnya.

Bintang-bintang tak akan memberimu petunjuk.

Bahkan rasi bintang pun sangat berbeda pada waktu itu.

Dinosaurus pun baru akan muncul

sekitar 100 juta tahun kemudian di masa depan.

Tak ada burung, tak ada bunga.

Dan udaranya pun berbeda.

Atmosfirnya memiliki lebih banyak oksigen dibanding masa-masa lainnya

dalam sejarah Bumi, baik sebelumnya maupun setelah itu.

Ini memungkinkan serangga untuk tumbuh lebih besar daripada yang ada sekarang.

Bagaimana mungkin?

Serangga tak memiliki paru-paru.

Kehidupan mengambil oksigen melalui celah

yang ada di luar badannya

dan diangkut melalui jaringan tabung (trakea).

Jika serangganya terlalu besar,

bidang terluar dari tabung tersebut akan menyerap semua oksigen

sebelum oksigen itu sendiri sampai ke dalam tubuh serangga.

Tapi selama periode Karbon,

atmosfir memiliki nyaris dua kali lebih banyak oksigen dibanding sekarang.

Serangga pun bisa tumbuh lebih besar

dan tetap mendapat cukup oksigen dalam tubuhnya.

Itulah mengapa capung disini sebesar elang

dan si kaki seribu ini berukuran sebesar buaya.

Jadi kenapa ada begitu banyak oksigen saat itu?

Ia dihasilkan oleh jenis baru kehidupan.

Cosmos Eps 9 - The Lost Worlds of Planet Earth Diterjemahkan oleh: @zakwannur

DEGRASSE TYSON: Kehidupan jenis apa yang telah merubah

atmosfer Bumi secara drastis?

Tumbuhan yang tumbuh begitu tinggi--

pepohonan.

Dalam persaingannya untuk mendapat sinar matahari,

pohon mengembangkan cara untuk melawan gravitasi.

Sebelum adanya pohon, tanaman tertinggi

hanyalah setinggi pinggang.

Kemudian, sesuatu yang menakjubkan terjadi.

Molekul tumbuhan berevolusi hingga begitu kuat namun fleksibel,

sebuah bahan yang mampu menahan beban yang besar,

sekaligus tertekuk ketika tertiup angin tanpa patah.

Lignin (zat kayu) lah yang memungkinkannya.

Sekarang kehidupan pun bisa membangun keatas.

Dan ini membuka wilayah baru,

sebuah matriks tiga dimensi

bagi kelompok yang berada di daratan.

Bumi menjadi Planet Pepohonan.

Namun lignin punya sisi negatif:

lignin sulit untuk ditelan.

Ketika kru perombak alam, jamur dan bakteri,

mencoba untuk memakan apapun yang mengandung lignin,

mereka pun terkena gangguan pencernaan.

Dan rayap belum berevolusi

hingga 100 juta tahun kemudian.

Apa yang harus dilakukan dengan semua pohon mati ini?

Jamur dan bakteri membutuhkan waktu jutaan tahun

untuk mengembangkan cara biokimia untuk mengkonsumsinya.

Sementara itu, pohon-pohon terus bermunculan,

mati, tumbang

dan terkubur oleh lumpur yang terbentuk selama ribuan tahun.

Hingga akhirnya, ada ratusan miliar pohon

yang terkubur di Bumi,

Hutan yang tertimbun di seluruh penjuru Bumi.

Apa bahaya yang mungkin datang dari sana?

(ombak di kejauhan)

Tebing di Nova Scotia ini adalah jenis lain dari kalender.

Tebing ini menceritakan kisah dunia lainnya

yang pernah berkembang disini.

Dan ini adalah topeng kematian

dari pohon berumur 300 juta tahun itu.

Topeng yang terbentuk dari mineral yang menggantikan pohon

sel per sel-- dengan kata lain, sebuah fosil.

Pohon menyerahkan molekul organiknya

pada lingkungan dahulu kala,

karbon dan airnya. Hanya bentuknya yang bertahan.

Ketika pohon ini masih hidup, ia menyerap karbon dioksida dan air

serta menggunakan sinar matahari

untuk mengubahnya menjadi bahan organik yang kaya akan energi.

Pohon melepas oksigen sebagai produk limbah.

Itulah yang masih dilakukan pohon dan tumbuhan sampai saat ini.

Ketika tanaman mati, mereka membusuk,

dan ini membalikkan transaksi.

Bahan organiknya bergabung dengan oksigen

dan terurai,

mengembalikan karbon dioksida ke udara.

Ini menyeimbangkan perubahan kimiawi di atmosfer Bumi.

Tapi jika pohon terkubur sebelum mereka membusuk,

terjadi dua hal... mereka mengambil karbon

dan menyimpan tenaga surya bersamanya

dan meninggalkan oksigen dibaliknya

agar terbentuk lebih banyak di atmosfir.

Itulah yang terjadi sekitar 300 juta tahun yang lalu.

Jumlah oksigen berlebihan.

Begitulah sehingga serangga menjadi besar.

Dan apa yang terjadi pada karbon yang terkubur itu?

Ia tergeletak selama ribuan tahun hingga nantinya berhubungan dengan kehidupan Bumi

dalam serangannya yang paling merusak sepanjang masa.

Ada suatu tempat di planet ini dimana kamu bisa berjalan melintasi waktu

dan membaca sejarah yang tertulis di bebatuan.

Pantai di Nova Scotia ini adalah salah satunya.

Setiap lapisan adalah halaman.

Masing-masing menceritakan kisah tentang banjir,

silih berganti, selama jutaan tahun.

Lapis endapan banjir itu perlahan-lahan terkubur

dan berubah menjadi batu karena panas dan tekanan.

Kekuatan yang sama yang membentuk pegunungan

kemudian memiringkan dan mengangkatnya,

bersama-sama dengan fosil hutan yang terkubur.

Lapisan terbaru selalu

mengendap di atas lapisan yang lama.

Semua halamannya ada dalam urutan yang benar,

menjadi saksi tentang apa yang terjadi disini

selama jutaan tahun.

Di belakang sana,

terletak masa lalu yang lebih jauh.

Dan dalam setiap langkahku,

aku berpindah mendekat sekitar 1000 tahun ke masa depan

dan menjauh dari dunia yang ada 300 juta tahun yang lalu.

50 juta tahun kemudian, terbentang yang yang disana.

Ini adalah awal dari kiamat dunia Perm,

peristiwa pembantaian yang tak tertandingi.

Periode Perm adalah lorong paling kelam

dalam monumen untuk cabang-cabang rusak dari Pohon Kehidupan--

Balai Kepunahan.

Kematian belum pernah sedekat ini

bagi yang berkuasa di dunia ini

dalam 250 juta tahun setelahnya.

Letusan itu, pada suatu tempat yang kini dikenal sebagai Siberia,

terus terjadi selama ratusan ribu tahun.

Laharnya membanjiri dan mengubur lebih dari satu juta km persegi.

Peristiwa ini mengerdilkan letusan gunung berapi manapun

yang tercatat sejarah.

(Balai Kepunahan)

Sejumlah besar karbon dioksida keluar

dari retakan vulkanik.

Gas rumah kaca ini menghangatkan iklim.

Dan ini adalah masa ketika hutan yang telah lama terkubur

dari periode Karbon kembali memasuki cerita.

Turut campur tangan selama 50 juta tahun,

pohon-pohon itu telah berubah menjadi timbunan batu bara

dan kebetulan,

salah satu timbunan batu bara paling banyak

telah terkubur di Siberia.

Panasnya lahar memanggang batu bara itu,

membuat metana dan gas kaya belerang keluar dari permukaan.

Mereka sarat dengan racun dan partikel abu radioaktif--

Asap batu bara.

Masakan penyihir ini mencemari atmosfir

dan secara drastis membuat iklim Bumi tidak stabil.

Kabut asam sulfat menghalangi sinar matahari

dan membuat planet menjadi gelap.

Suhu global anjlok dibawah titik beku.

Selama masa tenang dalam letusan tersebut,

kabut asam jatuh ke permukaan.

Namun karbon dioksida tetap ada

dan bertambah di atmosfir menyebabkan pemanasan global.

Tahun-tahun yang dingin

bergantian dengan ribuan tahun yang panas

menghajar populasi tumbuhan dan hewan yang semakin sedikit.

Mereka tidak punya kesempatan

untuk beradaptasi dengan perubahan iklim yang drastis.

Karena pemanasan global

terus berlanjut, permukaan dan bagian dasar air

perlahan-lahan bercampur, meningkatkan suhu

dasar laut yang sebelumnya dingin.

Es yang kaya akan metana

yang telah beku dalam endapan mulai mencair.

Gas metana yang baru saja terbebas mulai menuju ke permukaan

dan masuk atmosfir.

Metana memerangkap panas dengan jauh lebih efisien

dibandingkan karbon dioksida, jadi iklimnya

menjadi lebih panas.

Dan metana juga merusak

lapisan ozon di stratosfer.

Tabir surya alami yang melindungi kehidupan

dari sinar ultraviolet telah digerogoti.

Sistem sirkulasi air dari lautan dunia telah dimatikan.

Air yang tergenang ini menjadi kekurangan oksigen,

membunuh hampir semua ikan yang ada di laut.

Namun satu jenis kehidupan tumbuh subur dalam lingkungan yang kejam ini...

bakteri yang memproduksi gas hidrogen sulfida yang mematikan

sebagai produk limbah.

Itu merupakan pukulan terakhir.

Gas beracun membunuh hampir semua tumbuhan

dan hewan yang tersisa di daratan.

Ini adalah "The Great Dying" (Kepunahan di era Permian)

Kehidupan terdekat di Bumi yang sampai pada kepunahan.

Sembilan per sepuluh dari semua spesies; binasa.

Butuh waktu yang lama bagi kehidupan untuk bangkit kembali.

Selama beberapa juta tahun, Bumi bisa disebut sebagai

Planet Kematian.

Kita adalah keturunan salah satu dari beberapa spesies

yang mencicit.

(mencicit)

Kamu adalah manusia dan hidup saat ini

karena mereka berhasil bertahan, membawa

DNA mereka melewati salah satu periode yang paling berbahaya

dalam sejarah kehidupan.

DEGRASSE TYSON: Gunung ini seluruhnya dibentuk oleh kehidupan.

Kehidupan yang tumbuh subur dalam masa kejayaan

periode Perm, sebelum semua pintu neraka terbuka.

Ini adalah bagian dari 400 mil

rantaian Gunung Guadalupe yang membentang antara

Texas dan New Mexico.

Ini adalah karang fosil terbesar di dunia.

Semua ini dulunya adalah pedalaman laut yang luas.

Karang tumbuh subur selama jutaan tahun,

dan merupakan rumah bagi porifera, alga hijau

dan hewan-hewan yang sangat kecil.

Ketika makhluk-makhluk tersebut mati,

mereka tenggelam ke bawah dan terkubur di lumpur.

Selama jutaan tahun,

jasad mereka diubah menjadi minyak dan gas.

Pada akhirnya, cekungan ini

tertimbun lumpur dan karangnya mati.

Kota hantu di dalam laut ini kemudian terkubur

satu mil (1,6 km) di bawah permukaan.

Kemudian, kekuatan tektonik mengangkat rangka karang

tinggi di atas permukaan laut, di mana ia terkikis dan terpahat

selama ribuan tahun oleh angin dan hujan.

Bayangkan saja seperti apa tempat ini terlihat

275 juta tahun yang lalu,

ketika ia masih hidup, dataran tropis di dalam laut,

dihiasi dengan pulau-pulau

dan penuh dengan kehidupan.

Hingga sekitar 220 juta tahun yang lalu,

New England dan Afrika Utara adalah tetangga dekat.

Tak ada yang namanya Samudra Atlantik.

Yang biru di tengah-tengah itu-- itu adalah danau.

Mereka adalah pertanda awal bahwa benua besar

sedang terbagi dua dan

kehidupan di Bumi akan menghadapi goncangan besar lainnya.

Satu juta tahun berikutnya, danau itu menjadi teluk panjang,

yang akan menjadi Samudra Atlantik.

Perubahan besar di permukaan ini

hanyalah tanda ada drama yang berlangsung jauh di bawah,

di kedalaman Bumi.

Pada saat kita berada disini, jejak tanda

dari pergolakan Bumi telah terkubur

di dasar laut dalam.

Kita benar-benar terpisah dari kisah besar

kerasnya masa lalu Bumi--

spesies yang amnesia mencoba untuk mencari tahu

siapa diri kita ini dan apa yang terjadi

sebelum kita terbangun.

Pada tahun 1570, Abraham Ortelius membuat atlas modern pertama

mencerminkan penemuan

dari 80 tahun sebelumnya--

Masa Kejayaan dari Penjelajahan.

Sebelum tintanya mengering,

Ortelius melangkah dari mahakaryanya

dan menjadi yang pertama menyadari betapa mencoloknya

kecocokan bentuk-bentuk benua seperti potongan puzzle

di kedua sisi Samudra Atlantik.

Ia kemudian menuliskan bahwa Amerika terobek menjauh

dari Eropa dan Afrika akibat gempa dan banjir.

Namun pengamatan Ortelius

tak lebih hanya berupa dugaan

sampai berabad-abad setelahnya...

hingga pada awal abad ke-20

astronom dan ahli meteorologi asal Jerman

mengumpulkan bukti

untuk membangun kasus ilmiahnya.

Alfred Wegener menjalani wajib militer selama Perang Dunia I,

tapi terluka pada saat perang itu.

Saat ia memulihkan diri di rumah sakit lapangan,

ia mengumpulkan karya ilmiah

sebagai petunjuk ke masa lalu Bumi.

Bertahun-tahun sebelumnya,

Wegener secara tak terduga menemukan karya ilmiah yang menarik

di perpustakaan universitasnya.

Membuat Wegener bingung

karena fosil dari spesies yang sama dari pakis yang telah punah

dilaporkan ditemukan di kedua tepi Atlantik.

Yang lebih mengherankan adalah penemuan fosil

dari dinosaurus yang sama di kedua benua.

Pada awal abad ke-20,

ahli geologi menjelaskan bagaimana kehidupan melintasi lautan

dengan membayangkan jembatan daratan yang sebelumnya ada diantara benua itu.

Diperkirakan jembatan daratan tersebut secara perlahan-lahan terputus

dan hilang dibalik ombak dahulu kala.

Namun ada satu bukti yang meyakinkan Wegener

bahwa pandangan ilmiah kebanyakan orang pastilah salah...

Bumi itu sendiri.

Mengapa jejeran pegunungan bisa menyeberangi samudra

dan berlanjut di bagian benua lain?

Dan mengapa kamu menemukan pola unik yang sama

dalam lapisan bebatuan di Brazil dan Afrika Selatan?

Dan satu hal lagi...

atas dasar apa tumbuhan tropis pernah tumbuh subur

di Kutub Utara?

Wegener menyimpulkan hanya ada

satu penyelesaian logis bagi teka-teki ini...

Pernah ada satu benua besar di Bumi.

Ia menamakannya Pangea.

Jadi Wegener menjadi pahlawan di dunia ilmiah, bukan?

Tidak juga.

Kebanyakan ahli geologi menganggap hipotesis Wegener adalah konyol

tentang pergeseran benua.

Mereka lebih suka jembatan darat alami imajiner mereka

untuk menjelaskan bukti-bukti yang dari Wegener.

Bagaimana mungkin, mereka bertanya, sebuah benua bisa menembus

batuan padat dari dasar laut?

Wegener tak memiliki jawaban yang meyakinkan.

Ia menjadi bahan tertawaan di bidangnya;

kasta terendah saat konferensi ilmiah.

(anjing menggonggong)

Meskipun demikian, Wegener terus memperjuangkan gagasannya,

melakukan ekspedisi penelitian yang berani untuk mengumpulkan bukti.

Saat itu, ia menyadari bahwa rekannya

terjebak di dataran es tanpa makanan.

Dalam perjalanannya kembali dari misi,

ia menghilang dalam badai salju.

Satu atau dua hari setelah ulang tahunnya yang ke-50,

ia menghilang,

tak pernah mengetahui, bahwa suatu saat,

ia akan terbukti benar dan dilihat sebagai

salah satu ahli geologi hebat di dalam sejarah.

Ilmuwan juga manusia.

Kita juga punya kelemahan dan prasangka.

Sains adalah suatu mekanisme

yang dirancang untuk menyisihkan kelemahan itu.

Permasalahannya adalah, kita tak selalu setia

pada nilai-nilai pokok dari sains.

Sedikit orang yang mengetahui ini dengan baik, kecuali Marie Tharp.

Saat itu tahun 1952, dan Marie dengan sabar menahan segala penghinaan

dari rekan-rekannya dari departemen geologi.

Gelarnya di geologi dan matematika

dianggap remeh oleh mereka.

Bruce Heezen, seorang sarjana dari Iowa,

baru saja kembali dari ekspedisi panjangnya

untuk memetakan dasar lautan menggunakan sonar.

(Heezen menggerutu)

Akankah kamu melakukan sesuatu dengan ini?

Bruce, lihatlah.

Ini-- ini semua menyatu.

Ada retakan lembah besar ini

di dasar lautan Atlantik.

Ya ampun, Marie, ayolah.

Ini hanyalah omong kosong belaka.

Apa kamu merasa belum cukup bermasalah dengan semua orang disini?

Ini terdengar mirip teori pergeseran benua.

Kau mau bernasib seperti Wegener?

DEGRASSE TYSON: Tapi Marie tak mudah terpengaruh.

Bertahun-tahun kemudian, ketika Marie dan Bruce menempatkan peta

pusat gempa dasar laut di meja cahaya

di atas peta lantai dasar laut,

gempanya tepat berada

di retakan lembah.

Ini adalah bukti yang menguatkan

teori Wegener tentang pergerakan benua.

Heezen kini tahu

bahwa Marie telah benar selama ini.

Bersama-sama, mereka membuat peta Bumi yang sebenarnya untuk pertama kali,

termasuk dasar laut.

Kita setidaknya telah siap untuk membaca

otobiografi Bumi.

DEGRASSE TYSON: Mari kita bawa Kapal Imajinasi...

ke bagian dunia yang menjadi batas

bagi kebanyakan orang di antara kita.

Dua pertiga bagian Bumi

terbentang 1000 kaki dibawah permukaan air.

Sebuah perbatasan besar yang belum terjamah.

Semua orang tau pegunungan Alpen dan Rocky,

namun sebagian dari pegunungan yang paling menakjubkan di dunia

tersembunyi dari pandangan kita.

Dibawah 1000 meter, kita memasuki dunia

yang tak disinari matahari.

Tersembunyi di kegelapan, dunia keajaiban.

Ini adalah pegunungan dunia terpanjang dibawah permukaan laut,

Mid-Atlantic Ridge. Bukit ditengah Atlantik (MAR)

Membungkus bola dunia kita bagaikan jahitan di bola bisbol.

Masa lalu Bumi tampak seperti planet lain,

namun kebanyakan dari kita tak mengetahui ini.

Kita tak melihat gunung di bawah air.

Ini adalah dunia yang pertama kali dibayangkan oleh Marie Tharp.

Puncak tertinggi dari perbukitan

muncul sekitar empat kilometer

dari dasar lautan.

Disana juga tergeletak pegunungan dan jurang.

Kita memasuki Palung Mariana,

jurang terdalam yang ada di Bumi,

lebih dari 10 kilometer dalamnya.

Ia terbentuk ketika kekuatan tektonik mendorong dasar laut

di bawah lempeng benua.

Lebih banyak orang yang telah berjalan di Bulan

dibanding yang pernah berjalan di bawah sini.

Tekanan disini sebesar 8 ton per inci persegi.

Berada di kedalaman laut seperti ini

terasa seperti tubuh ditimpa 50 pesawat boeing.

Namun tetap saja, kehidupan ada disini.

Fakta bahwa matahari tak dapat menembus laut dalam

bukan berarti tak ada cahaya disini.

Banyak spesies dari laut dalam bisa menyala dalam gelap,

melalui proses yang disebut bioluminens.

Sejarah panjang kita sebagai mamalia darat,

penghuni dunia yang disinari matahari, tak menyiapkan kita

akan begitu menakjubkannya beragam kehidupan yang telah dibentuk

oleh evolusi di laut dalam.

Karena tak ada cahaya matahari di bawah sini,

jadi tak ada fotosintesis.

Itu berarti tak ada tumbuhan yang bisa dimakan,

dan juga, bahkan disini, di dunia yang terus menerus malam,

ada rantai makanan yang tumbuh subur.

Ini dimulai dengan proses yang disebut kemosintesis.

Makhluk mikroskopis ini telah belajar untuk memakan

apa yang menyembur keluar dari celah itu...

senyawa berbahaya yang disebut hidrogen sulfida.

Asap tebal hitam itu menyediakan energi kimia

yang memungkinkan adanya kehidupan disini.

Krustasea kecil memakan bakteri,

dan hewan yang lebih besar memakan krustasea itu.

Suatu hari, di masa depan Bumi,

gunung ini bisa saja

berada di atas permukaan laut.

Kekuatan tektonik terus menerus mengubah bentuk planet kita.

Masa depan Bumi akan tampak seperti planet lain.

Gunung berapi yang seperti inilah

yang menciptakan pulau Hawaii jutaan tahun yang lalu.

Kita hidup diatas kerak dari kuali yang mendidih.

Di tengah-tengah planet kita, ada inti besi.

Ia terletak didalam cangkang besi cair yang panas.

Bagian yang membungkusnya disebut mantel.

Ia keras namun panas dan kental.

Seperti panci yang sedang memasak sup di atas kompor, mantel ini

sedang bergejolak.

Apa yang membuatnya terus bergerak?

Dua hal... panas yang tersisa dari pembentukan Bumi,

dan peluruhan unsur-unsur radioaktif di dalam inti Bumi.

Dan lapisan terluar ini-- kerak Bumi,

dimana kamu dan aku serta semua orang yang kita kenal--

hanya setebal kulit apel jika dibanding apelnya.

Mantel ini

menggeser bagian padat diatasnya bersama dengan kerak.

Kerak menahannya karena telah dingin dan keras.

Seiring waktu, ia mencapai puncaknya.

Ketika itu terjadi, Bumi pun bergoncang.

Gempa itu bukan karena orang-orang berbuat salah

dan kemudian dihukum karena kesalahannya.

Peristiwa ini disebabkan oleh kekuatan acak

yang diatur oleh hukum alam.

Perasaan kita tentang Bumi yang stabil, adalah ilusi

akibat dari pendeknya usia hidup kita.

Jika kita bisa menyaksikan planet kita dengan skala planet ini sendiri,

dimana perubahan besar butuh waktu selama jutaan tahun untuk terjadi,

kita akan melihatnya sebagai organisme yang dinamis.

(kertak retakan)

Ini adalah dunia pada akhir periode Trias

sekitar 200 juta tahun yang lalu.

Si kecil itu?

Ia adalah salah satu nenek moyang kita.

Dia tinggal di Newark, New Jersey.

Dimanapun kamu berjalan di Bumi...

dunia yang hilang telah terkubur jauh dibawah kakimu.

50 atau 100 juta tahun yang lalu,

bahkan tempat yang terlihat seperti tempat biasa

pernah mengalami perubahan yang luar biasa.

Tebing Palisade ini adalah monumen

peninggalan dari kejadian terbelahnya benua besar Pangea.

Letusan gunung berapi yang terus menerus terjadi

yang membentuk tebing ini, juga menyebabkan kepunahan massal berikutnya--

kiamat yang mengakhiri dunia Trias.

Namun bencana besar

yang membuat suatu spesies punah

adalah peluang emas bagi spesies lainnya.

Kepunahan periode Trias memberikan kesempatan

bagi suatu kelompok yang telah ada pada zaman itu

kesempatan untuk mengambil alih panggung.

Dinosaurus menguasainya dengan baik,

selama 170 juta tahun.

Saat itu, India adalah sebuah pulau.

Ia bergerak ke utara dengan kecepatan beberapa inci pertahun

dengan perlahan menuju tempat pertemuannya dengan Asia.

Kemudian, sekali lagi,

batuan cair di bawah permukaan Bumi

menyembur keluar dan membanjiri area yang luas di barat India.

Pukulan maut

sungguh terjadi dengan tak terduga.

(gemuruh, mendesing)

Beberapa hewan

yang berukuran kira-kira 100 pon

selamat dari bencana alam di akhir periode Kapur.

Debu menyebabkan malam panjang yang dingin pada permukaan Bumi selama berbulan-bulan.

Dinosaurus pun membeku dan mati kelaparan.

Namun ada makhluk kecil

yang berlindung di dalam Bumi.

Dan ketika mereka keluar...

mereka menyadari bahwa monster yang selalu memburu

dan meneror mereka telah mati.

Bumi pun berubah menjadi Planet Mamalia.

Dan Bumi terus berubah tanpa henti.

Tempat ini dulunya adalah gurun yang tak ada tumbuhan.

Luasnya sekitar satu juta mil persegi dan terdiri dari pasir dan garam,

jauh lebih ganas dari lingkungan manapun yang ada di Bumi saat ini.

Suhu di siang hari cukup panas untuk memanggang roti.

Dan tempat ini berada sekitar 1,6 km di bawah permukaan laut

sehingga tekanan atmosfernya

50% lebih tinggi dari tekanan yang kita rasa saat ini.

Sulit bagi kita untuk membayangkan

lingkungan yang lebih tak bersahabat di planet ini.

Dulu ini adalah cekungan Mediterania

sekitar lima setengah juta tahun yang lalu,

sebelum akhirnya menjadi lautan.

Bumi tidak pernah berhenti bergerak.

Bendungan alami di ujung barat

dari cekungan yang dalam ini

runtuh, mungkin disebabkan oleh gempa bumi.

Dan air bah pun dimulai.

Air deras masuk ke cekungan dengan debit air 40.000 kali lebih banyak

daripada Air Terjun Niagara, mengubah padang pasir yang luas

menjadi Laut Mediterania...

dalam waktu kurang dari setahun.

Pada masa itu belum ada manusia

yang menyaksikan banjir maha dahsyat ini,

ataupun untuk mengagumi keindahan yang tercipta karenanya.

Sementara itu, di belahan dunia lain,

perairan yang luas memisahkan Amerika Utara dan Selatan...

memungkinkan arus laut mengalir

dari Atlantik menuju Samudra Pasifik.

Kekuatan tektonik secara bertahap menjadikan

dua benua ini menyatu, menutup jalur air itu

dan membentuk Tanah Genting Panama.

Ini mengatur ulang pola arus laut di seluruh dunia,

yang pada akhirnya, mempengaruhi iklim global.

Di Afrika, kanopi hutan hijau yang subur

berubah menjadi bentang alam yang gersang.

Beberapa spesies

yang tadinya begitu ahli untuk hidup di pepohonan

menjadi punah.

Namun yang pintar, yang mampu menemukan cara

untuk bertahan tanpa peduli apa yang telah diberikan kehidupan pada mereka,

akan bertahan dan berevolusi.

Nenek moyang kita dulu pernah bersembunyi jauh di dalam tanah

untuk menghindari predator yang mengintai mereka di permukaan.

Tapi ketika dinosaurus musnah,

mereka berkeliaran di siang hari,

dan selama ribuan tahun, membentuk kehidupan baru

di ranting pohon.

Mereka mengembangkan jempol dan jari kaki yang bisa menyentuh sisi lain jarinya

untuk bisa berayun antara cabang-cabang pohon,

melintasi luasnya puncak pohon,

dimana semua kebutuhan mereka terpenuhi.

Mereka juga dapat berjalan sambil berdiri, namun hanya untuk jarak yang pendek.

Dengan begitu banyaknya pohon, mereka tak perlu berjalan jauh-jauh.

Tapi kemudian suhu menjadi dingin,

dan pepohonan mulai menipis,

padang rumput yang luas bermunculan, dan nenek moyang kita

terpaksa untuk menyeberangi padang rumput itu untuk mencari makanan.

Kamu membutuhkan keterampilan yang benar-benar berbeda

agar berhasil hidup di savanna.

Di masa lalu,

kamu bisa duduk di atas pohon

dan menyaksikan 'kucing besar' dari jarak yang aman.

Sekarang kamu berada di tempat yang sama bahayanya.

(menggeram)

Spesies yang bertahan hidup adalah yang mengembangkan kemampuan

untuk berjalan jarak jauh dengan kaki belakang mereka

dan berlari jika dibutuhkan.

(menggeram)

Ini merubah

cara mereka memandang dunia

Tangan dan lengan tak lagi harus dipakai untuk berjalan.

Mereka bebas untuk mengumpulkan makanan dan mengambil tongkat serta tulang.

Benda tersebut bisa digunakan sebagai senjata dan perkakas.

Bayangkan..

Sebuah perubahan muka bumi pada sebagian kecil daratan

di belahan bumi lain telah merubah arus laut.

Afrika pun menjadi lebih dingin dan kering.

Kebanyakan pohon tak mampu bertahan pada iklim yang baru.

Primata yang tinggal di pohon

harus mencari rumah lain, dan sebelum kau mengetahuinya,

mereka telah menggunakan perkakas untuk merubah cara hidup di planet ini.

Bumi telah membentuk jalan takdir manusia,

begitu pun dengan gaya tarik tak terlihat dari dunia-dunia yang jauh.

DEGRASSE TYSON: Planet-planet telah mempengaruhi

hidup kita, tapi bukan seperti yang kamu bayangkan.

Tarikan gravitasi dari Venus--

kecil namun dekat--

dan dari Yupiter-- yang besar tapi jauh--

telah merubah poros Bumi kesana kemari...

dan juga sedikit mengubah bentuk dari orbit Bumi.

Hal ini secara berkala mengubah

jumlah cahaya matahari

yang menyinari Kutub Utara.

Kadang-kadang ini membuat musim panas disana lebih dingin,

dan gletser bergerak ke selatan

dari tahun ke tahun,

menabrak dan menggores,

dan menghancurkan apapun yang ada di jalurnya.

Ini lah yang kita sebut Zaman Es.

Di lain waktu, perubahan poros Bumi dan orbitnya

membuat musim panas di Arktik menjadi lebih hangat.

Dan gletser yang mencair mulai bergerak mundur.

Bayangkan betapa pintarnya nenek moyang kita selama itu

agar bisa selamat dalam perubahan iklim yang radikal ini.

Dalam setiap periode es,

lapisan es berkembang menutupi lautan;

permukaan laut dunia berkurang lebih dari 400 kaki (122 m),

membuka bidang tanah yang luas

di setiap tepian benua.

15 hingga 25.000 tahun yang lalu,

ada masa ketika gletser surut,

memunculkan jembatan darat untuk sementara.

Jalur untuk memasuki bagian lain dari bumi pun terbuka.

Sekelompok pengembara melintasi jembatan darat ini

menuju Amerika dan bagian selatan.

Sekitar 10.000 tahun yang lalu, perubahan drastis

dari iklim dan permukaan laut pun mulai berhenti.

Era iklim baru dan yang lebih lembut pun dimulai

Itulah iklim yang kita kenal sekarang.

Ketika lapisan es raksasa mencair,

permukaan laut naik ke ketinggiannya saat ini

dan sungai-sungai membawa lumpur dari dataran tinggi

untuk membentuk dataran delta besar dimana mereka bertemu dengan laut.

Pada dataran yang subur itu, kita mempelajari cara hidup baru...

bagaimana cara menumbuhkan sesuatu, untuk memberi makan kita dan yang lainnya.

Bagi kebanyakan dari kita, ini bukan berarti akhir

dari jutaan tahun pengembaraan itu.

Bagaimana cara planet-planet saling mempengaruhi satu sama lain,

cara kulit Bumi bergerak,

cara pergerakan itu mempengaruhi iklim

serta evolusi kehidupan dan kecerdasan--

mereka semua menyatu untuk memberi kita cara

untuk mengubah lumpur di delta tersebut

menjadi peradaban yang pertama.

Tak ada satupun periode diantara zaman es,

yang nyaman seperti masa jeda itu.

Dan kabar baiknya, iklim yang nyaman ini akan terus berlangsung

hingga 50.000 tahun nanti.

Benar-benar masa istirahat bagi kita.

Hanya satu masalahnya.

Kita sepertinya tak bisa berhenti membakar

semua pohon yang terkubur pada Zaman Karbon,

dalam bentuk batu bara;

dan jasad planton purba,

dalam bentuk minyak dan gas.

Jika kita bisa menghentikannya, kita akan selamat, dan bijak terhadap lingkungan.

Sebaliknya, kita malah sedang membuang karbon dioksida ke atmosfir

pada laju yang belum pernah dialami Bumi sebelumnya

sejak bencana dahsyat yang menimpa masa lalu,

bencana yang menyebabkan kepunahan massal.

Tampaknya kita tak mampu menghentikan candu kita terhadap jenis bahan bakar

yang akan kembali membawa iklim yang terakhir kali dirasakan oleh dinosaurus;

iklim yang akan menenggelamkan kota-kota pesisir kita dan menyebabkan malapetaka

pada lingkungan dan merusak kemampuan kita untuk memberi makan diri kita sendiri.

Sementara itu, Matahari

memberikan energi yang sempurna bagi kita;

melebihi apa yang kita butuhkan.

Mengapa kita tak bisa membangkitkan kecerdasan dan keberanian

dari generasi yang ada sebelum kita?

Dinosaurus tak pernah tau asteroid itu datang.

Apa lagi dalih kita?

Ada sebuah lorong

dalam Balai Kepunahan yang saat ini

kosong dan tak bernama.

Kisah kehidupan Bumi masih sedang ditulis.

Ada kemungkinan bahwa sejarah kita akan berakhir disana.

DEGRASSE TYSON: Selamat!

Kamu masih hidup.

Ada benang tak terputus yang terentang

lebih dari 3 miliar tahun

yang menghubungkan kita dengan kehidupan pertama

yang pernah ada di Bumi ini.

Bayangkan betapa tangguhnya, cerdas dan beruntungnya

semua nenek moyang kita yang tak terhitung

untuk bertahan hidup begitu lama

untuk mewariskan pesan kehidupan bagi generasi-

ke generasi berikutnya...

hingga pada generasi berikutnya,

ratusan juta kali...

sebelum akhirnya sampai kepada kita.

Ada begitu banyak sungai yang harus diseberangi,

begitu banyak bahaya mengancam di sepanjang jalan.

Predator, kelaparan, penyakit,

salah perhitungan, musim dingin yang panjang,

kekeringan, banjir dan kekerasan.

Belum lagi bencana yang sesekali

meletus dari dalam planet kita

dan bola kejutan dari langit yang tak terduga.

Tak peduli darimana kita berasal

atau siapa orang tua kita,

kita adalah keturunan dari spesies yang selamat

dari bencana dahsyat yang tak terbayangkan.

Setiap dari kita adalah pelari estafet dalam perlombaan yang panjang dan berbahaya

yang pernah ada,

dan pada saat ini, kita memegang tongkat estafet di tangan kita.

Masa lalu adalah sebuah planet lain.

Begitu juga dengan masa depan.

Sekitar 250 juta tahun dari sekarang,

banyak ahli geologi berpikir bahwa daratan di Bumi

akan kembali bersatu.

Semua keindahan ini akan lenyap

dan Bumi yang kita kenal saat ini

akan berada di antara dunia-dunia yang hilang.

Mesin besar di dalam lempengan tektonik

tak peduli pada kehidupan kita,

layaknya perubahan kecil yang terjadi pada orbit Bumi dan kemiringannya

dan tabrakan yang sesekali terjadi

dengan benda-benda kecil yang ada di dalam orbit.

Proses ini tak memperdulikan apa yang telah terjadi

selama miliaran tahun di permukaan planet kita.

Mereka tak peduli.

Kita semua adalah makhluk kecil

yang tinggal di kulit terluar pada salah satu planet kecil

untuk berputar beberapa kali mengelilingi bintang terdekat.

Benda-benda yang berumur panjang di Bumi

hanya bertahan sekitar 1/1.000.000 usia planet kita.

Jadi, tentu saja,

makhluk individu tak melihat keseluruhan pola itu.

Yaitu pola dari perubahan benua...

iklim...

evolusi.

Bahkan pemahaman kita yang sangat sedikit tentang asal muasal kita

adalah suatu prestasi besar dari wawasan dan keberanian manusia.

Siapa diri kita dan mengapa kita ada disini hanya dapat dilihat sekilas

dengan cara menyatukan seluruh potongan-potongan dari gambaran lengkap,

yang melalui ribuan kali...

jutaan spesies...

dan berbagai dunia.

Dalam sudut pandang ini, tidaklah mengejutkan

bahwa kita adalah misteri bagi diri kita sendiri,

dan terlepas ini merupakan keinginan kita yang sebenarnya,

kita sama sekali tidak menguasai rumah kecil kita sendiri.

Lorong baru ini tak memiliki nama di pintu masuknya

untuk menetukan zamannya, dan kita belum tahu

spesies gagal mana yang akan dikenang di dindingnya.

Apa yang terjadi disini, dengan berbagai cara, besar maupun kecil,

kita sendiri yang menuliskannya.

Sekarang.

=== Diterjemahkan oleh: Zakwan Oebit

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.