Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Episode 9]
Aku akan meninggalkanmu di ruang ini.
Tetap saja, aku tidak berpikir kau akan kesepian.
Karena ketika kau berbaring di ranjang ini sendirian, aku akan selalu berbaring di sampingmu.
Aku berjalan menjauhi selubungku.
Aku meninggalkan diriku yang sebenarnya di sini.
Tetap saja, jika kau merasa kesepian, aku akan memberitahumu dengan baik.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Di malam-malam yang sulit untukmu tidur karena kau sensitif,
suaraku akan berbisik padamu.
Aku akan mengunci cintaku di ruang ini.
Kebahagiaanku, aku akan meninggalkannya semua di sini.
Aku kira aku akan hidup hanya dengan dagingku sekarang.
Aku mencintaimu.
Sampai jumpa.
♬ Mata sedihku ♬
♬ Seperti kemarin ♬
♬ Terisi dengan air mata malam ini ♬
- Hyeon Soo, ♬ Aku menyimpan ♬
- Aku sudah datang. ♬ diriku yang muda ♬
♬ Tapi itu menyakitkan, aku ingin bersandar padamu ♬
♬ Jika aku dengan tenang mengikuti jejak kakimu ♬
♬ Mungkin aku akan melihatmu ♬
♬ Aku ingin menemukan nafasmu ♬
♬ Aku bisa merasa tenang jika kau di depanku saat ini ♬
♬ Nafasmu ♬
♬ Wajahmu ♬
♬ Tanpa sadar ♬
- Di mana aku akan menunggumu sekarang, Hyeon Soo? ♬ Hatiku pergi kepadamu ♬
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Mysterious Team @ Viki
- Bisakah aku dapat kantung? - Ya.
Kepala akan datang.
Oh, lagi? Ini bahkan bukan jam kerja dia, jadi mengapa dia datang?
Dia dapat tempat terlalu dekat sini. Itu menyebalkan.
Aku menyukainya karean dia membawa barang untuk kita makan.
Dia bisa mengirimnya. Mengapa datang sendiri? Dia kurang cerdas.
Kalian kerja keras. Makanlah ini.
Terima kasih.
Kepala, mengapa membeli makanan enak untuk kami begitu sering...
Kami akan menikmatinya.
Mengapa membiarkan pemabuk tidur di sini?
Bangunkan dia dan...
Apa ini? Ah, astaga...
- Hei, kakiku keram. - Uh!
Apa yang kau lakukan di sini?
Hei, apakah tempatmu di sekitar sini?
Ya, dekat.
Bagus. Aku menggigil kedinginan, dan kakiku... uh!
No Doo Gil. Apakah kau benar-benar menangkap dia?
Apakah kau tidak menonton TV?
Aku mengatakan begitu karena aku melihatnya. Bu Guru Yoo ada di sana juga.
Benarkah? Mengapa dia pergi ke sana?
Apakah ini tempatmu? Wow, ini bagus.
Apakah kau benar-benar akan menginap?
Di luar dingin, bodoh. Lantai berapa?
Ah, sungguh...
Lantai berapa? Lantai 2?
Di lantai 3, lantai 3.
- Nomor berapa?- Minggir.
Yang ini?
Apa kodenya?
Oh...?
- Aku akan menekannya untukmu.- Jangan lihat.
Kami harus membuatmu menikah.
- Aku akan mandi.- Baiklah.
Anggaplah di rumah sendiri.
Ini rumahku, kau tahu. Tentu saja, aku akan menganggap di rumah sendiri.
Apa itu? Kamar mandi?
Astaga...
Begitu bersih.
Apa ini?
Ini lebih nyaman daripada handuk segera setelah mandi.
Akan lebih nyaman jika kau tidak mandi.
Jadi orang mengenakan barang-barang seperti ini... Apa ini?
Piyama.
Wow, kau melakukan segala hal. Cepatlah mandi.
Jangan menyentuh apapun.
Kau punya banyak air panas, bukan?
Apakah dia punya wanita? Tempat ini terlalu bersih.
Apa yang dia lakukan?
Apakah kau makan nasi merah?
Aku punya perut yang sensitif.
Aku hanya makan nasi putih. Aku cukup dimanjakan waktu tumbuh.
Itu piyamaku.
Ini benar-benar nyaman. Aku pikir aku akan tidur nyenyak memakainya.
Sekarang aku mengerti mengapa orang mengenakan barang seperti ini.
Hei! Apakah kau membelinya dengan warna yang sesuai waktu belanja?
Itu penawaran satu plus satu.
Aku tidak bisa melewatkan penawaran seperti itu.
Haruskah kita berpakaian seperti pasangan walaupun di antara kita pria?
"Kotak makan siang Dong Ho"?
Hei! Aku tahu kau. Aku bisa menciumnya, menciumnya.
Kaulah yang mencium. Aku akan suka kalau kau mandi.
Hei! Aku Anjing Narkoba dari Kantor Seodong. Aku bisa melihat dari pandangan pertama.
Tidak heran kau diam saja ketika Ahjumma berada di mana-mana waktu kita menyelidiki.
Hei! Kau menerima sogokan dari Ahjumma, bukan?!
Apa maksudmu?
Aku bisa melihat semua ini lebih dari ₩30,000 dari pandangan pertama, lemari esmu juga penuh.
Kau melanggar hukum Kim Yeong Ran.
Apakah kau tahu betapa seriusnya tuntutan sogokan itu? Mereka semua masuk penjara sekarang ini!
Semua itu ₩28,000 dan aku menggunakan kartuku. Puas?
Pasti? Wanita itu benar-benar picik. Kau banyak membantu dia dan dia membuatmu bayar untuk ini?
Kau akan merusaknya dengan makan dari tempatnya seperti itu!
Bagaimanapun, tempat itu punya lauk pauk yang enak.
Cobalah.
Apakah kau akan menikah denganku? (Menunjuk dia sebagai wanita)
Apakah kau tidak akan pergi? Tidak ada yang berjalan dengan baik sejak aku bertemu denganmu!
Hei, beras merah tidak jelek.
Toko itu benar-benar punya lauk pauk yang enak.
Dan mereka orang-orang yang kita kenal juga. Ini enak.
Makanlah.
Makanlah.
Kau datang pagi.
Aku harus mengejar pekerjaanku.
Selamat atas petunanganmu.
Kau lambat dalam mendapatkan informasi, bukan?
Ya?
Pengacara Jeong.
Karena kau tidak menjawab teleponmu, Hyungnim khawatir sekali sekarang.
Ah, aku sibuk dengan kehidupan pribadiku.
Ah, begitu...
Hyungnim ada di penjara--
Aku sadar itu, dia ditangkap atas tuntutan percobaan pembunuhan.
Jadi, itu... Ranjangnya tidak nyaman di penjara.
Dia berharap kau akan datang mengunjungi dia segera.
Aku tidak berpikir itu perlu.
Apa yang dia ketahui?
Mandilah dan makan.
Aku tidur di dalam sebagai selingan.
[Pulang Pergi: Pulau Daeja - Pulau Seonhae]
Seok Ok, aku tahu kau pergi ke Pulau Seonhae.
Hanya karena dia punya tiket, tidak membuktikan aku pergi ke pulau itu.
Apa ini? Mengapa tiketnya ada di sini?
Kyung Mi dan Dong Ho yang pergi ke sana.
Aku meminjamkan dia tasku.
Oppa percaya apapun yang aku katakan padanya.
Air?
Terima kasih.
Kriminal akan menyangkal dulu bahkan jika aku perlihatkan bukti padanya.
Kalau Kim Kyung Mi terlibat dalam alibinya, maka ada sesuatu pastinya.
Pria mabuk dan berada di luar sepanjang malam selalu mengatakan ayah teman mereka meninggal.
Nasinya akan matang semenit lagi.
Ya.
Jadi, kapan Pengacara Jeong datang ke sini?
Itu... Dia bilang kedatangannya ke sini tidak perlu.
Apa?
Karena saksinya detektif, kalau mereka punya kesaksian korban, melalui pemeriksaan pengadilan tidak akan berpengaruh.
Dia tidak bisa mengelak di penjara.
Benar, berbahaya menggunakan Kyung Mi sebagai alasan.
Sementara ibu mertuaku minum dua liter sickhae di toko kemarin,
aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan.
Ah, baunya enak.
Dia selalu begitu. Hanya baunya yang enak.
Lebih baik kau jangan berharap banyak rasanya.
Mengapa tidak? Kelihatannya enak.
Asin.
Aku tidak bisa santai mengenai itu.
Ayo masuk.
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Mysterious Team @ Viki
Sepatuku penuh lumpur dari pantai.
Oppa percaya benar bahwa aku pergi ke pulau.
Agashi! Agashi! Agashi!
Apakah kau mengatakan agar aku membusuk di penjara?!
Itu hanya jika kita ke pengadilan.
Seorang pengacara yang benar-benar ahli tidak akan membawa kasusnya ke pengadilan.
Aku dengar Presdir Jang senang makanan enak. Beritahu dia, dia akan bisa menikmati makan malamnya di tempat menyenangkan.
Beritahu dia aku tidak perlu datang menjenguk dia.
Dan tempatnya bukan di mana kau bisa datang dan pergi sesukamu.
Jangan menghalangi jalanku dengan kasar.
Kalau kau menemuiku untuk urusan bisnis, maka ikuti proses yang benar.
Sungguh?
Ya. Dia bilang kau akan dilepaskan hari ini bagaimanapun.
Bagaimana dengan wanita yang di loker?
Aku sudah perintahkan untuk periksa dia.
Aku merasa tidak tenang hanya mengandalkan pengacara.
Cari tahu alamat, keluarga, dan segalanya dari wanita itu.
Dia adalah bom waktu yang akan meledak kapan saja.
Aku akan mengurusnya.
Pengacara yang tidak mau membawa kasusnya ke pemerikaan pengadilan... Wanita jahanam.
Aku sudah bilang aku tidak makan pagi.
Sudah lama sekal seluruh keluarga berkumpul makan, jadi mengapa tidak bergabung saja?
Ke sini dan duduklah di sini cepat.
Oppa, apa alasannya kau ada di rumah di jam segini?
Apakah kau dipecat?
Mulut itu!
Aku ada inspeksi di Kantor Seodong hari ini.
Tapi mereka tidak suka jika aku muncul terlalu pagi.
Kantor Seodong? Mengapa harus...?
Aku berjanji untuk bersaksi hari ini. Apa yang harus aku lakukan?
Hei, mengapa dia tidak datang?!
Ah, tunggu saja. Dia akan datang.
Mengapa kau begitu tidak sabar?
Siapa yang berperilaku seperti seekor anak anjing yang harus pergi?
Hei! Kepala Seksi dalam perjalanan untuk mendapat surat perintah sekarang!
Dia akan ke sini setelah menyiapkan makan pagi.
Tenang saja. Santai. Santai.
Santai, kepalamu.
Aku pikir kau menelpon karena Do Jang, tapi sudah terlambat.
Dia tidak bisa keluar dari ini. Ini tuntuan percobaan pembunuhan.
Karena kesaksian Yoo Seol Ok?
Aku pikir aku tidak perlu melaporkannya ke pengacara.
Kau harus menahan kesaksian Yoo Seol Ok secara pribadi.
Apakah aku gila? Mengapa aku harus?
Presdir Jang adalah klien kita.
Kau tahu bagaimana H & Jeong akan menggunakan Dewan Direktur, bukan?
Jangan menyeret Ahjumma itu dalam urusan ini.
Kalau begitu putuskan. Aku hanya memberitahu kau situasinya.
Aku akan melempar bolanya, jadi terserah kau apakah akan menangkapnya atau tidak.
Kalau kau dorong terlalu kencang untuk menangkap Presdir Jang, apakah kau pikir wanita itu akan baik-baik saja?
Atau... apakah kau mencoba mendapatkan kesaksian Yoo Seol Ok dengan mengetahui itu.
Ji Won. Ji Won. Jeong Ji Won!
Hei, hei. Hei! Hei, kau akan pergi ke mana?!
Ah, astaga...
Apakah yang harus aku lakukan kalau dia muncul?!
Mengapa kau harus pergi ke pulau untuk menulis tesismu?
Huh?
Sebuah pulau?
Kalian berdua pergi bersama, dalam bahaya?
Apakah dia tahu dengan siapa aku pergi? Ataukah dia hanya mencari tahu?
Ini tanda bahaya.
Aku pergi ke pulau dengan Detektif Ha.
Aku datang ke jalanmu, jadi bicaralah padaku.
Kalau kau menyentuh wanita itu, aku tidak akan membiarkan kalian semua.
Hei! Hei! Dia menutupnya? Aish.
Siapa Detektif Ha?
Itu...
Dia adalah detektif yang bekerja di bawah Oppa.
Dia menyeret kami ke mana-mana sepanjang hari untuk membantu dia dengan tesisnya.
Karena dia, aku bahkan kehilangan ponselku.
Apakah Detektif Ha mengatakan sesuatu? Seperti kesaksian...
Dia kelihatannya meminta sesuatu karena suamiku seorang jaksa.
Tapi aku tahu istri jaksa tidak bisa menerima permntaan, bukan?
Tidak menghindari kontak mata untuk memastikan apakah pihak lawan percaya atau tidak apa yang dia baru katakan.
Mengapa? Karena itu adalah kebohongan.
Situasi seperti apa ini?
Reputasi Detektif itu tidak begitu bagus, jadi hati-hatilah.
Ketika kapiler melebar tiba-tiba, akan disertai dengan gatal.
Kebohongan. Dia maksudkan, "Aku tidak akan membiarkannya lewat kalau aku melihatmu lagi."
Aku hanya khawatir.
Ada kemungkinan aku bisa bertemu dengan dia di jalan, jadi aku bahkan tidak akan keluar sementara.
Dia bahkan terlihat menakutkan.
Dia menggunakan otak kirinya. Itu artinya dia menggunakan imajinasinya.
Bohong. Dia maksudkan, "Aku tidak akan tertangkap lagi."
Tapi kau masih harus pergi ke toko kotak makan siang.
Itu bukan hanya untuk uang, tapi apakah kau tidak merasa sesak hanya tinggal di rumah?
Ya, Ibu mertua.
Ibuku bertindak benar untuk menutupi rasa malunya.
Bohong, "Aku lihat kau perlu uang."
Kau akan pergi ke mana tanpa makan?
Sudah kukatakan, aku biasanya tidak makan pagi sejak SMA.
Mengapa kau melihat segalanya?
Sungguh melelahkan. Mungkin aku harus mengubah jurusanku.
Hei, Jeong Ji Won! Apa yang sedang kau coba lakukan?
Presdir Jang adalah klien kami, dan aku adalah pengacaranya.
Aku hanya melakukan kerja yang terbaik.
Hanya itu saja?!
Apa alasan kau datang terburu-buru ke sini?
Kalau kau ingin menangkap Presdir Jang, kau hanya perlu mendapatkan kesaksian wanita itu, bukan?
Mengapa kau ragu?
Apakah kau punya hubungan?
Ah, sungguh. Jangan konyol.
Bagaimana kau bisa... kepada wanita?
Berikan ini pada Yoo Seol Ok.
Katakan padanya aku penasaran mengapa dia menaruh sesuatu seperti itu di mobilku.
Aku dengar dia adalah istri Jaksa Kim Ho Cheol. Itu mengejutkan. Aku pikir dia lajang.
- Hei, aku belum selesai bicara padamu. - Tapi aku sudah.
Dia seorang wanita biasa dan baik kecuali keberaniannya untuk keadilan.
Aku tidak melihat dia jatuh dalam bahaya, sebagai detektif.
Kalau begitu pilihlah. Presdir Jang atau Yoo Seol Ok?
Apa?
Presdir Jang sedang mencari info Yoo Seol Ok.
Kalau kau khawatir, maka jangan mendorong untuk medapatkan kesaksiannya.
Aku juga tidak ingin Yoo Seol Ok jatuh dalam bahaya. Aku sungguh-sungguh.
Apakah itu rasa bersalah atau apapun, aku tidak ingin dia tetap ada di hatimu.
Itulah sebabnya sebelum bajingan itu melakukan sesuatu---!
Apakah kau benar-benar pikir kau bisa menangkap dia hanya dengan kesaksiannya?
Apakah kau pikir Ha & Jeong semudah itu?
Apa bagusnya Ha & Jeong? Kita punya korban dan saksi.
Aku tidak tahu mengapa kau begitu terobsesi dengan Presdir Jang.
Kaulah yang menempatkan Yoo Seol Ok dalam bahaya, bukan Ha & Jeong.
Apakah kau lupa... apa yang terjadi pada Seo Hyeon Soo?
- Apakah kau langsung pergi ke kantor polisi?- Ya.
Sekitar jam berapa kau akan selesai di kantor polisi?
Mengapa? Ada sesuatu yang harus kau lakukan?
Tidak, Aku berpikir kapan aku siapkan makan malamnya.
Jangan menungguku dan makanlah dulu. Aku mungkin harus bekerja sepanjang malam.
Aku kira kau akan mengalami hari yang sulit hari ini.
Dengan apa?
Tidak. Aku hanya mengatakan itu pasti berat untukmu.
Aku tidak apa-apa. Aku akan kembali.
Pulanglah dengan selamat.
Aku bisa melupakan pergi ke kantor polisi. Apa yang harus dilakukan.
Ah, ah...
Adalah benar Jang Do Jang mencoba menusukku dengan pisau di loker.
Aku menyaksikan Petugas Ha Wang Seung ditusuk sebagai ganti aku.
Aku mengkonfirmasi semua hal tersebut adalah kebenaran.
Kota Seoul, Seodong-gu, Baebang-dong, 104-2.
Yoo Seol Ok.
Apakah kau punya hubungan gelap, Unni?
Dengan siapa?
Dengan Kepala Batu itu? Apakah aku gila?
Lupakanlah, kalau kau tidak.
Bagaimana bisa kau, Kepala Batu itu...? Aku terperangah.
Aku tidak salah. Benar.
Alasan aku merekam kesaksian ini,
karena suamiku seorang jaksa. Aku mendukung suamiku!
- Semua ini untuk membantu promosi Oppa!- Bohong.
Mendeteksi kebohongan peringkat #4. Ketika wanita Korea berbohong suaranya tambah keras.
Kapan aku menaikkan suaraku?
Dan kau mengatakan, "Benar" atau "Bohong" Di akhir kalimat orang lain itu sangat tidak sopan.
Kau tahu orang berbohong atau menipu, tapi kau bilang "Bohong" di depan wajah mereka,
itu cukup kasar.
Kau benar-benar tidak punya tata krama.
Terima kasih telah membolehkan aku menggunakannya.
Apakah dia mengeluh karena aku bisa mendeteksi kebohongan?
[Berkas Rekaman Kesaksian Yoo Seol Ok] subtitles ripped and synced by riri13
Apakah kau sudah lupa... apa yang terjadi pada Seo Hyeon Soo?
Ya, Ketua Tim.
Jangan berpikir datang ke kantor polisi.
- Mengapa demikian?- Kim Ho Cheol ada di sini sekarang
dan mengacaukan segalanya.
Ah, bajingan itu sungguh.
Pasti dia datang karena Jang Do Jang.
Itulah yang aku katakan. Jadi, pergilah ke wilayah dan hindari pertengkaran.
Ke mana aku pergi kalau tidak menjaga rumahku? Aku akan datang sekarang.
Aku perlu laporan hasil penyelidikan, jurnal,
dan laporan personil.
Ah, bawa berkas-berkas pemeriksaan mabuk dan mengemudi, juga.
Mengapa kau seperti ini, Jaksa Kim?
Kau hanya perlu melihat berkas penangkapan yang terkait dan kesaksian korban terlibat, jadi mengapa tanpa guna...
- Bawakan berkasnya. - Ah, Kepala Seksi.
- Apa ini? - Hei, hei, hei!
Kau menyerobot masuk tanpa pemberitahuan.
Kelakuan seperti ini, menuntut segala macam dokumen...
Tidakkah itu berhenti ketika orang-orang berhenti menggunakan pager, Ketua Tim?
Aku lupa.
Jawab itu.
Ini Jaksa Kim Ho Cheol dari Kantor Pusat, aku datang untuk inspeksi hari ini.
Senang?
Jaksa, apakah kau punya begitu banyak waktu luang untuk memeriksa catatan pengeluaran harian rumah tangga orang lain?
Kami makan roti karena kami bahkan tidak punya waktu untuk makan, apalagi tidur!
Kepala Seksi,
berikan dia semua yang dia mau dan biarkan dia pergi secepatnya.
Ya.
Permisi, Jaksa. Apa yang kau minta aku bawakan tadi?
Karena kau mengatakan begitu banyak...
Apakah kau ingin aku mencatatnya untukmu?
Ya, karena kau bisa ingat.
Seorang jaksa penuntut mengurus 150 kasus per bulan.
Kalau polisi bekerja dengan baik, kenapa aku datang kemari kalau aku sudah sibuk?
Bebaskan tersangka, kau menahannya tanpa dasar hukum.
Dia hampir membunuh seseorang! Percobaan pembunuhan!
Percobaan pembunuhan?
Apa kau punya bukti?
Korban–
Kaulah yang menaruh Yoo Seol Ok dalam bahaya, bukan Ha&Jeong.
Bawakan aku pernyataan korban.
Kau tidak memilikinya kan? Bebaskan dia sekarang juga.
Haruskah kau berbuat sejauh ini?
- Ini bagian dari pekerjaan penuntut untuk melindungi hak asasi seorang tersangka dan memonitor polisi.- Gila...
Petugas Ha, apakah kau tahu Pasal 311 Hukum Pidana tentang penghinaan, kan?
Apakah kau ingin masuk penjara?
Setelah kau masuk, aku yakin kau tahu akan lebih sulit untukmu daripada seorang anggota dari khalayak umum.
Jadi bagaimana?
Akankah kau melepaskan tersangka yang kau tahan tanpa dasar dan mengakhiri pemantauanku hari ini?
[Penandatanganan Buku Inspektur Woo]
Itu Inspektur Woo.
Oh. Inspektur Woo.
Apakah aku terlihat mirip?
Aku benar-benar ingin pergi melihat konser Inspektur Woo.
Dapatkah aku libur kerja hari ini saja?
Apa? Apa maksudmu kau akan pergi sendiri? Kau picik.
Hanya sebentar saja, marilah kita tutup toko dan pergi bersama. Ya? Ya?
Eh. Kau harus setia kepada para pelanggan yang menyisingkan waktu untuk datang ke toko.
Ini, ini. Dapatkah kau melihat waktunya di sini?
Sampai waktu ini, toko harus buka tidak peduli apapun. Tidak ada pengecualian walaupun untuk Inspektur Woo.
Tolong beritahu Presdir aku sudah menyelesaikannya dengan baik. Aku punya banyak kasus beberapa hari ini.
Pastikan beritahu dia, aku mengenyampingkan semuanya dan menyelesaikannya karena dia tanya secara pribadi.
Ya.
Oke.
Kau selalu sibuk.
Terima kasih karena kau, aku sibuk sedikit.
Karena kau sibuk, aku menang taruhan golf setiap kali.
Jadi, aku sangat suka.
Kau menang karena kelebihanmu sendiri.
Oh ya. Berikan salam.
Ini adalah Presdir Ha Jae Ho dari Ha Jeong.
Ini adalah Ketua Kantor Polisi Seodong, Jang Gi Taek.
Sungguh kehormatan bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu.
Apa kau main golf?
Ya, aku senang bermainnya.
Oh ya? Marilah kita bermain beberapa waktu.
Aduh. Terima kasih.
Aku memohon bantuanmu.
Ayo minum.
Apa yang kau lakukan hari ini?
Oh ya? Aku juga ingin melihatnya.
Nikmatilah!
Apakah kau kelinci atau lainnya? Semuanya sayur.
Aku sedang diet.
Kenapa diet kalau kau sudah kurus?
Aku akan berkencan buta untuk pertama kalinya.
Kencan butamu yang pertama kali?
Di kampung asalku, kalau kau berkencan buta, gosip buruk akan tersebar ke seluruh kota.
Aduh, aku iri.
Hatimu pasti berdebar-debar mengantisipasikannya kan?
Ya. Datang ke Seoul, impianku adalah mengenakan celana pendek di musim panas dan berkencan buta.
Celana pendek?
Kalau aku mengenaka sesuatu seperti ini di kampungku, ayahku akan memukulku sampai mati–
Kau sudah mencapai setiap impianmu.
Sekarang impianku adalah mendapatkan pacar.
Aku akan bayar untuk itu.
Perasaan hati berdebar-debar.
Kau pasti bosan karena temanku pergi melihat film di hari liburmu.
Bagaimana kau tahu?
Aku sedikit meramal.
Kalau kau begitu bosan, maukah kau menjaga toko hari ini?
Kenapa... ke seorang pelanggan ?!
Ya. Aku akan melakukannya.
Maukah kau?
Benar?
Sebagai gantinya, semuanya di tray itu gratis.
Benarkah? Terima kasih.
Tidak. Kita berterima kasih.
Kalau begitu satu hal lagi.
Itu saja.
Ya.
Ya.
Detektif Ha, Jang Do Jang dibebaskan.
Duh, ini menjengkelkanku.
Ada apa dengan wanita itu kalau dia seharusnya bersaksi?
Kita tidak akan dapat menahan Jang Do Jang lagi kecuali menangkap basah di lokasi kejahatan.
Mungkin, Kim Ho Cheol membuat ribut untuk menghentikannya bersaksi.
Apakah wanita itu akan baik-baik saja? Tidak mungkin Jang Do Jang akan...
Duh! Lupakanlah! Lupakan!
Dia tidak akan melakukan apapun ke istri jaksa...
Duh, aku lapar. Ayo panggil Dong Ki dan pergi makan.
Kau makan dengan Dong Ki. Aku harus pergi ke suatu tempat.
Oh? Detektif!
Oh ya.
- Permisi. Apakah kau sudah menangkap pencurinya?- Ya?
Maksudku pencuri celana dalam.
Oh! Aku harus menangkapnya sekarang.
Celana dalamku dicuri lagi beberapa hari yang lalu. Biarkan aku tunjukkan padamu seperti apa itu bentuknya.
Oh itu. Jangan tunjukkan padaku, tunjukkan pada Kepala Hong. Kepala yang muda itu.
Aku akan ditugaskan ke markas besok, jadi aku tidak dapat mencari celana dalam seperti itu.
- Sebagai balasannya, aku akan mengalihkan kasusnya dengan baik.
Apa itu? Merah Muda Mazinga.
Merah Muda Magenta.
Merah Muda Magenta.
- Ya.- Aku pasti akan mengalihkan itu juga.
Kurasa pencurinya akan tertangkap karena seorang detektif terkenal datang.
Aku penasaran berapa harganya CCTV.
Wah! Semahal ini?!
Tetapi ke mana kedua wanita itu pergi?
Metoda pembunuh serial saat memilih korbannya sangat mirip dengan cara binatang buas memilih korbannya.
Mereka menargetkan yang paling lemah di antara semua binatang.
Maka itu kejahatan memangsa lansia dan yang lemah dan terutama terjadi banyak pada para wanita.
Di kasus pembunuh serial, mereka kadang mengambil uang.
Tetapi hanya ada satu tujuan untuknya.
Membunuh.
Di kasus pembunuhan 4 pita yang kubicarakan tadi, perhiasan tidak disentuh.
Kalau pembunuh serial, kita biasanya berpikir tentang korban wanita muda. Tetapi heran ada juga banyak korban lelaki.
Memang, dia juga modis. Lihat bagaimana dia memasangkan jaket pada dasinya.
Lihat bagaimana pas celananya, bukan lelucon.
Tenanglah. Dia sedang membicarakan kasus pembunuhan pita.
Kenapa?
Dia berkata sepertinya dia benar. Apakah dia pernah menangkap pelaku?
Dan dapatkah dia menyebarkan kasus terbuka seperti itu?
Di depan binatang yang lebih kuat dari dirinya sendiri,
dia tidak akan menunjukkan giginya.
Kenapa kau ada di sini?
Terima kasih.
Terima kasih.
Halo.
Kim Kyung Mi.
Seorang polisi menangkap pelaku adalah tugasnya, jadi kenapa sombong dan bahkan menulis buku? Kurasa dia akan menghasilkan uang.
Kalau begitu kenapa kau datang ke penandatanganan buku?
Ini.
Ini, ponselmu.
Dari mana kau menemukan ini?
Di mobil.
Tentu saja, ada di mobil...
Aku ingin membeli ponsel baru hari ini kalau aku tidak menemukannya.
Ahjumma, kebetulan, apakah kau sudah melihat orang-orang aneh di sisimu?
Kau yang teraneh, Detektif.
Untunglah.
Orang aneh ini sudah selesai di wilayah dan akan balik ke kantor polisi.
Apakah kau sudah ditugaskan kembali? Wah, kau dapat untung dariku.
Siapa yang untung dari siapa? Berapa kali aku menyelamatkanmu?
Siapa yang menyelamatkan siapa?
Aku menyelamatkan diri sendiri di pulau.
Oke. Baiklah.
Aku akan pergi jadi kita tidak ada urusan untuk bertemu lagi.
Apa?
Bagaimana dengan wanita di loker itu?
Ah, Hyungnim, dia benar-benar lebih dekat dari yang kita pikirkan.
Aku rasa aku perlu pergi membeli lauk-pauk.
Detektif!
[Penandatanganan buku Inspektur Woo]
Kau memang sungguh cepat.
Bagaimana dengan kesaksianku?
Apakah kau menangkap Jang Do Jang dengan itu?
Siapa yang mau percaya kesaksian wanita yang sudah menikah?
Aku meminta itu hanya untuk berjaga-jaga, tapi ternyata, itu tidak berguna.
Kenapa kau tak dapat menangkapnya ketika korbannya sudah bersaksi?
Ada sesuatu serupa itu yang tidak perlu kau ketahui.
Kau mulai mengabaikan aku lagi.
Ahjumma, hari ini jangan menjadi sibuk, sungguh.
Aku akan membuatmu mengganggu urusan resmi -
Lupakan itu. Aku juga sibuk.
Aku bahkan tidak akan menginjak jalan yang kau lalui, jadi jangan khawatir.
Dan hapus nomor ponselku juga.
Aku akan menghapusnya sekarang juga.
Ahjumma, jangan sampai tertangkap olehku dan hiduplah dengan benar.
Kau, jangan masuk ke dalam wilayahku dan hiduplah dengan benar.
Ah, benar. Karena kau tidak kalah, aku akan melihat kasus itu.
Apa kau masih ingat taruhan kita?
Sebagai gantinya, jika aku benar, tunjukkan sebuah berkas kasus.
Ahjumma, aku ini pegawai negeri. Jika aku mengekspos berkas kasus ini, aku akan mendapat tindakan disipliner, tindakan disipliner.
Benarkah? Kau tidak lupa akan hal itu?
Kasus apa itu?
Kasus sopir taksi yang tewas di Shinim-dong.
Shinim-dong?
- Shinim-dong.- Shinim-dong.
Kasus tanggal 14 November 2007.
Terima kasih, Detektif. Bagaimana dengan menghapus nomor pon...
Lupakan itu. Aku akan menghubungimu setelah aku melihatnya.
♬ Bahumu yang letih ♬
♬ sembunyilah di sana♬
Dia bersikap sangat aneh.
♬ Sepertinya aku disa mendengarnya ♬
♬ Sengsara sia-sia dalam angin ♬
Kenapa kau sendirian hari ini?
Di mana istri-istrimu?
Mereka semua berselingkuh.
Aigoo, nak. Kau sudah terlalu banyak minum. Istirahatlah.
♫ Mimpi bersulam ♫
Aku tahu. Aku banyak minum hari ini, tapi pikiranku masih tetap waspada.
♫ Cahaya itu ♫
Bibi, tolong buatkan aku ramen.
Ramen lagi?
Aku hanya mau makan ramen buatanmu.
Aigoo. Tunggu.
Kerja bagus.
Noona.
Kerja yang bagus.
Kau datang lagi?
Ada yang ingin kukatakan padamu, Noona.
Aku tidak tahu apa itu, tapi jangan kemari lagi.
Aku suka padamu, Noona.
Aku bisa berakting karena aku terganggu olehmu.
Aku pergi.
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Mysterious Team @ Viki
- Kerja bagus.- Kerja bagus. Sampai bertemu besok.
Noona!
Apa yang membawamu ke sini?
I-Ini.
[Studio Foto]
Apa ini?
Ini adalah... sebuah hadiah?
Apa kau terluka?
Ah, ini. Aku hanya tergores sedikit.
Apa yang akan dikatakan dunia tentang diriku? ♫
- Ini dia! - Wah.
Aku tidak pandai memasak. Tapi kau doyan ramen, kan?
Tentu saja.
Tapi, tidak apa-apa kalau aku makan sendiri?
Tentu saja.
Terima kasih untuk makanannya.
♫ Aku juga penasaran dengan hal ini, terutama hari ini ♫
♫ berpura-pura tidak tahu, dan meski aku tersenyum ♫
Jangan sampai terluka lagi.
♫ Aku yang bukan apa-apa ♫
Yeah.
Aku masih melanjutkan.
♫ Waktu yang menumpuk di hatiku ♫
♫ mungkinkah dia masih menunggu sampai sekarang? ♫
♫ Apakah dia tidak lelah menanti? ♫
Nak, mulutmu bisa berkobar. Makanlah perlahan.
Oh, ini aku.
Aku dalam perjalanan ke rumah.
Oh, aku hampir sampai di rumah.
Oh...
Oh, aku hampir sampai di rumah.
Tapi jangan ditutup sampai aku sampai ke rumah, ya?
Ah, benar. Cuciannya.
Aku tidak melakukan hal-hal seperti pesta perpisahan.
Apa perlunya pesta perpisahan untukku yang hanya akan sering kembali.
Jangan khawatir, kami tidak berencana mengadakan pesta perpisahan sama sekali.
Iya...Terima kasih.
Seorang pemabuk yang tidak teratur dilaporkan di Baebang-dong.
Silakan menuju Baebang-dong.
Kantor cabang siap ke sana.
Kami telah menerima orang mabuk di Baebang-dong.
Aku kembali ke kntor polisi utama.
Aku akan pergi.
Kau bergabung ke dalam?
Kenapa harus aku? Aku sudah dipulihkan.
Lalu kenapa?
Kemarin aku minum alkohol dan meninggalkan mobilku di sana.
Antarkan saja aku ke seberang jalan.
Jangan kau katakan akan datang ke rumahku hari ini seperti biasanya?
Oh, benar. Aku punya kasus untuk dialihkan kepadamu. Di mana itu ya...
Oh, ini dia.
Ini dia, sebuah hadiah. Merah muda magenta.
Apa ini?
Sebuah kasus. Kami diminta untuk menangkap pencuri yang mengambil barang semacam itu.
Tapi karena aku harus menangkap keparat sialan itu, aku jadi tidak bisa. Jangan memandang enteng kasus ini.
Pencuri pakaian dalam ini juga merupakan kejahatan berantai. Ini akan menjadi pengalaman kerjamu yang hebat.
Ini sama saja dengan menghancurkan barang bukti.
Ya ampun, kau berterus terang sekali, berandal. Benar-benar gayaku.
Jika aku kembali ke kantor polisiku, jangan menangis karena kau merindukan aku, ya?
Ah, seriuslah. Ada apa denganmu? Menjadi begitu lekat.
Kau sangat manis.
"Kode Zero. Nomor kasus 4793".
Kasus pembunuhan di Baebang-dong. Kasus pembunuhan bukan oleh pemabuk berantakan.
Aku akan menurunkanmu di sini.
Kau bercanda? Kasus kekerasan semacam itu sangat berarti untukku.
Ayo kita pergi bersama-sama.
Lauk Joo Yeon sepertinya tertinggal.
- Hah? Ah, gadis yang menjaga toko kemarin?- Iya.
Jika kau membiarkannya itu akan segera menjadi basi.
Kalau begitu apa perlu aku antarkan padanya?
Iya. Aku punya nomor ponselnya. Aku akan meneleponnya, jadi kau bisa membawa itu padanya.
Baiklah, ayo.
Katakan padanya untuk singgah! Kita ada kepiting pedas.
Iya, baiklah.
Berikan padaku.
Ada apa ini?
Apakah ada pencuri yang masuk?
Kita harus melepaskan pita perekat dari wajahnya agar kita bisa mengenalinya.
Kita harus memindahkan tubuhnya ke kamar jenazah sehingga kita bisa melakukan otopsi untuk mengidentifikasi dirinya.
[Kencan buta pertamaku]
Kita sudah melakukan yang terbaik untuk tidak mencemari TKP.
Bukan itu masalahnya.
Ini membuatku menggigil.
Ini pertama kalinya aku menyaksikan sesuatu seperti ini.
"Aku harus kembali dan menangkap orang brengsek yang lebih besar".
Betapa bodohnya. Aku harus menangkap bajingan itu.
Ini bukan salahmu, Detektif.
Bagaimana bukan salahku?
Aku terganggu oleh pemulihanku, jadi aku bahkan tidak menyelidiki kasus ini dan menyerahkannya kepadamu.
Detektif Ha.
Detektif? Apakah kau serius menganggapku seorang detektif yang baik?
Bagaimana mungkin kau mencegah semua kejahatan?
Bisakah kau mengatakan itu...pada gadis yang tewas itu?
Dia baru berumur 23 tahun. Dia bahkan belum pernah kencan buta sebelumnya. Kencan buta pertamanya hari ini.
Sunbae-nim...
Seharusnya aku menghentikannya. Jika aku adalah seorang Detektif sejati, maka seharusnya aku menghentikan ini terjadi.
Baiklah. Apapun yang terjadi, aku akan menangkapnya.
Bajingan gila tak berperikemanusiaan itu. Aku akan menangkapnya, pasti.
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Mysterious Team @ Viki
♬ Bahumu yang lelah ♬
♬ Di sana tersembunyi, hari yang panjang ♬
♫ Terukir pada harimu ♫
♫ Harapan dan impian yang tersulam ♫
~Mystery Queen~
Inspektur Woo. Apakah kau masih ingat padaku?
Ini benar-benar seperti mimpi.
Korban itu... aku mengenalnya.
Sejak sampai pada hal ini, kita harus menangkapnya. Kita tidak bisa kehilangan dia.
Bukankah pekerja paruh-waktu itu datang? Lupakan saja, sampai jumpa lagi.
iya, aku juga kehilangan beberapa celana dalamku.
Kebetulan, apakah orang yang tinggal di gedung sebelah, laki-laki?
Ada sesuatu mencurigakan.
Ahjumma, itu kau? Aku sudah bilang, jangan ikut campur.
Apakah menurutmu kau memiliki seluruh lingkungan, Detektif-nim?
Ahjumma, kenapa kau di sini lagi?
Aku datang untuk bekerja. Sekarang aku adalag profiler sipil.
Pro-- apa? Sipil apa?
Investigasi Sipil Profesional, Yoo Seol Ok.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.