Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
www.fmsubs.com
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
www.fmsubs.com
www.fmsubs.com
Sejak awal "Dunia Tercipta".
Para Dewa Khayangan telah mengemban...
tugas untuk menjaga "Kedamaian Dunia".
Keselarasan antara: Dewa, Manusia & Siluman.
Bangsa Siluman merasa diri-nya "Tertindas",
mereka "Menentang" kekuasaan Para Dewa.
Selama ribu-an tahun...
Bangsa Siluman berusaha:
Menguasai "3 Bangsa". (Dewa, Manusia, Siluman)
Terjadilah perang.
Sehingga menyebabkan: "Matahari & Bulan Padam".
Hentikan... "Kakak".
Jika kau membunuh-nya,
bunuh aku juga.
Kau ingin...
Dewa & Siluman...
dapat: "Hidup Rukun"?
Aku bisa "Wujudkan".
Dewa & Siluman dilarang "Mencintai".
Kakak.
Beri "Dia" kesempatan...
juga "Dunia" ini...
begitu-pun "Aku".
Jaga diri-mu:
"Dibawah Sana".
Ini "Dosa Besar".
Tetap harus: "Dihukum".
Kalian di-buang ke: "Gunung Api".
Dan dilarang kembali lagi ke: "Khayangan".
Bila melanggar...
kalian akan: "Dimusnahkan".
Dewi Nüwa melihat: "Khayangan Hancur".
Itu membuat-nya "Sangat Berduka".
Ia-pun mengorbankan diri menjadi "Ribuan Kristal"...
untuk memperbaiki "Khayangan".
Kemudian ia membangun: "Gerbang Kristal Selatan".
Untuk mencegah Siluman agar tidak bisa "Masuk".
Dewi Kwan Im...
ada perlu apa kesini?
Guru Bodhi...
ini soal: "Kera Sakti".
Dia terlahir dari: "Kristal Nüwa".
Bila "Di-didik", kelak akan "Berguna" bagi umat manusia.
Tapi...
dia punya sisi: "Baik & Buruk".
Aku cemas...
Maka "Didik" ia dengan kesabaran...
agar menjadi: "Baik".
Dimana "Kera" itu?
"Gunung Huāguǒ".
Aku datang.
Dia datang.
Wow...
Tangkap...
...aku!
Kau baik saja?
"Dia Mati".
Kenapa dia bisa "Mati"?
Tentu saja.
Kau: "Menyakiti-nya".
Aku: "Tidak Sengaja".
Ajari...
Kau mau: "Belajar"?
Ya.
Baiklah. Ikut aku.
Aku pergi dulu...
jaga diri kalian.
"Da-dagh"!
"Dagh"...
Kita sudah sampai?
Aku memiliki: "12 Murid".
Termasuk kau.
Dan kau adalah: "Murid Termuda".
Hmmm...
Baiklah.
Mulai kini...
nama-mu:
"Sun Wukong". (Sun Gokong)
"Sun Gokong".
Aku: "Gokong".
"Gokong".
Ya.
Lancang!
"Gokong"...
karena kau "Berbakat".
Maka ku-ajari kau: "72 Perubahan"...
dan ku-berikan:
"Awan Kinto'un".
Namun semua "Kemampuan" ini.
Harus di-gunakan untuk "Kebajikan".
Ingatlah... Ingatlah...
Sebuah "Peluang" untuk para Siluman kembali ke Khayangan.
Yang Mulia...
ini ada dalam: "Ramalan Kuno"...
"3 Pertanda" untuk merebut kekuasaan:
1. "Tsunami Laut Timur".
2. "Gerbang Selatan Terbuka".
3. "Kemunculan Kristal Nüwa".
Dan melahirkan...
sesosok "Makhluk".
Yang mampu menembus: "Gerbang Selatan".
Dia-lah "Kunci" keberhasilan kita.
Meskipun ia "Sakti"...
tetap sulit untuk: "Menembus Gerbang".
Kita membutuhkan: "Orang Dalam".
Dia: "Yang Jian", alias Dewa Erlang.
Seorang panglima "Berjubah Emas"...
pemimpin: "Pasukan Langit"...
Ia hanya di-tugaskan: "Menjaga Gerbang Selatan".
Itu membuat-nya "Kesal".
"Anjing Penjaga" ini akan membantu kita.
Akhir-nya tiba hari: "Kebangkitan Siluman".
Sebentar lagi...
"Siluman Berkuasa".
Setelah ribuan tahun...
Perlukah kita bertempur lagi?
Bangsa Siluman sudah banyak yang menderita.
Sejak kita "Diciptakan"...
Takdir kita adalah "Melawan Para Dewa".
Bila ada yang "Meragukan"...
akan "Mati" seperti dia.
Berubah!
Berubah!
(Mantra Krishna)
Berubah!
Gokong...
sedang apa di "Pohon"?
Ayo kita "Berlatih"!
Aku sudah "Bisa".
Omong kosong.
Itu mustahil.
"Monyet Tetap Monyet".
Tak mungkin jadi: "Dewa".
Benar.
Dia cuma "Monyet" yang pakai "Baju".
"Aku Bukan Hewan"!
"Aku Bukan Hewan"!
Jangan, kak!
Minggir kau!
Kenapa harus "Kasar"?
Biar aku yang "Balas".
"Kakak Pertama"!
Ayo!
Aduh!
Hati-hati!
Tak apa?
Oh...
"Guru" datang!
Baik saja?
Ayo angkat.
Gokong...
jika kau selalu: "Kekanak-kanakan".
Maka tak akan bisa dapat "Pencerahan".
Aku sudah kuasai: "72 Perubahan"...
Hebat kan.
"Sehebat" apapun...
percuma kalau kau tidak "Tercerahkan".
Guru...
aku di-pukul.
Mereka: "Menghina-ku".
Gokong...
ikut aku.
Baiklah.
Guru kau dimana?
Gokong...
kau lihat apa?
"Ilusi".
Tidak juga.
Lalu apa menurut-mu?
"Mimpi".
Bukan.
Itu: "Takdir-mu".
Jadi begitu.
Bertemu "Guru"...
...juga "Takdir"?
Itu: "Takdir Kita".
Takdir-mu: "Penuh cobaan...
...yang silih berganti".
Jika berhasil akan "Lulus"...
namun bila kau gagal...
akan: "Musnah".
Apa arti-nya?
Entah-lah...
"Mati"?
Semua akan: "Mati".
Tolong ajari aku...
"Jurus Hidup Abadi".
Semua sudah ku-ajari.
Kini tinggal diri-mu...
untuk bisa "Berkembang".
Apa maksud-nya?
Kau harus mencari "Jawaban" sendiri...
Mencari...
sendiri?
Guru: "Mengusir-ku".
Udara-nya "Dingin"...
Guru jagalah "Kesehatan".
Aku pamit.
"Awan Kinto'un"!
"Penjaga Gerbang" sedang apa disini?
Bernyali juga kau menemui-ku.
Tidak takut "Ditangkap"?
Tak perlu: "Basa-basi".
Kau ada disini-pun...
bukan suatu "Kebetulan".
Aku datang kesini...
untuk "Menangkap-mu".
Berjasa bagi: "Kaisar Langit".
Dan mendapat "Imbalan".
Kau masih percaya pada "Kaisar" itu?
Semua orang tau...
..."Kemampuan-mu".
Kenapa cuma jadi:
"Penjaga Gerbang"?
Tapi yang jelas:
"Kau Butuh Aku".
Untuk menyerang...
..."Istana Langit".
Bukan begitu?
Datang-nya hari itu,
sudah "Didepan Mata".
Bagaimana dengan: "Gerbang Selatan"?
Siapa-pun...
yang coba "Menerobos".
Akan langsung "Musnah".
Kecuali: "Si Monyet".
"Raksasa"!
Lari!
Lari!
Lari!
"Gua Tirai Air Terjun".
Siapa yang berani buat "Onar" disini?
Jangan pernah...
muncul lagi di: "Gunung Huāguǒ"!
Kami janji.
Ampuni kami.
"Raja Kera"...
Monyet paling tampan di "Gunung Huāguǒ"!
"Raja Kera" tampan!
"Raja Kera" tampan!
"Raja Kera" tampan!
Aku akan...
"Lindungi Kalian".
Tapi...
saat kau pergi?
Kami bagaimana?
Jangan...
...cemas!
Aku cari: "Senjata".
"Senjata"!
"Senjata"!
Kemari...
Ada apa?
Lubang ini menuju: "Istana Laut Timur".
Disana banyak: "Senjata Pusaka".
Tempat-nya ada di "Dasar Laut".
Bila kita memiliki "Senjata" dari sana...
kita tak akan "Takut Lagi".
Aku pergi dulu.
Dalam sekali...
"Waktu Makan"!
Makan...
Lapar-nya...
Makan...makan...makan!
Kenyang-nya...
"Gadis Baik".
Aku sudah "Menjaga-mu".
Saat-nya kau "Balas Budi".
Pergilah ke: "Gunung Huāguǒ".
Apa-pun yang nanti terjadi.
Jangan takut...
Jangan ragu...
Jangan tanya...
Jalankan saja "Perintah-ku".
Dan "Rahasiakan" soal hubungan kita berdua...
paham?
(Iya)
Hei...
Lapaskan aku!
Ku-peringatkan.
Tenang...
kalian sudah: "Kuselamatkan".
"Monster-nya Mati".
Ikan sebesar itu pasti-nya akan...
"Memangsa Kalian".
Iya kan?
Kau...
telah membunuh: "Penjaga-ku"!
Kau...
siapa sih kau?
"Tetangga Jauh".
Sun Gokong: "Raja Kera Tampan Gunung Huāguǒ".
Dan maksud kedatangan-ku...
ingin "Meminjam" senjata-mu.
Meminjam senjata-ku?
Mentri Kura...
ambil: "Senjata".
Siap.
Untuk: "Membunuh-nya".
Makasih...
Lanjutkan...
"Penipu"!
Menarik juga.
Jangan! (GR)
"Berubah"!
"Mengecil".
Yang Mulia: Raja Laut Timur,
beri saja dia:
"Senjata Jelek".
Kalau begitu cepat ambil.
Siap...
"Senjata Biasa"!
"Bungkus".
Silahkan...
bawa semua.
Yang itu apa?
Itu adalah harta kami:
"Baju Zirah Sakti"...
yang juga memiliki:
"Kemampuan Gaib".
Akan "Pas" untuk orang yang baik...
Dan "Tidak Pas"...
untuk "Orang Jahat".
Kira-kira kau "Baik / Jahat"?
"Berubah"!
Waktu muda dulu "Pas" di badan.
"Berubah"!
Sepertinya...
kurang "Pas".
"Cocok" kok.
Hei kembalikan!
"Cocok Untuk-ku".
Itu bukan milik-mu.
Itu adalah "Pusaka" warisan keluarga-ku.
"Pinjam" sebentar.
Jangan dibawa.
Kembalikan!
Hei, Raja Kera...
Benda itu adalah: "Peninggalan Dewa"...
berguna untuk menjaga: "Keseimbangan Samudra".
Apalagi...
tak ada yang bisa "Mencabut-nya".
Sebaik-nya...
jangan beri tau hal itu:
"Pada-nya".
Baiklah...
jika bisa "Mencabut-nya", maka itu jadi "Milik-mu".
Kau sendiri yang bilang.
Angkat!
"Mengecil"!
Kau tak apa?
Baik saja?
Fenomena alam yang dahsyat: "Ombak Menutupi Matahari".
"Si Monyet Kristal" yang memicu Tsunami.
"2 Pertanda" telah muncul.
Saat-nya hari: "Kebangkitan Siluman".
Apa yang terjadi dengan "Laut Timur"?
Mungkin cuma: "Kejadian Alam".
Jangan pikirkan.
Kita mau kemana?
"Rumah Baru".
Tak jauh lagi.
Lelah-nya...
Siapa mereka?
Minggir!
Minggir!
Minggir!
Minggir!
3103...
3104...
3105...
3106...
Siluman apa kau?
Kenapa masuk: "Gunung Huāguǒ"?
Bicara!
Ini aku...
"Rubah Putih".
Dulu kita "Berteman".
Kau ingat?
Ternyata kau: "Gadis Rubah".
Aku ingat.
Dan kau: "Bocah Kera".
Dulu aku "Bocah"...
sekarang: "Raja Kera".
Satu-satunya...
yang paling "Tampan".
Siapa dia?
Mungkin pacar-nya.
"Si Monyet"?
Kangen deh...
"Gadis Rubah".
Mau apa kesini?
Rumah kami...
hancur oleh: "Tsunami".
Kemarin ada:
"Ombak Besar"?
Iya.
Tinggalah di-sini.
"Teman-temanku Banyak".
Nanti malah "Merepotkan".
Tak masalah, ayo ikut aku.
Jangan takut.
Pelan-pelan.
Semua tempat ini "Milik-ku".
Yang ini juga.
Begitupun ini.
Tunggu, aku segera kembali.
Raja Laut Timur.
Ada masalah apa...
kau datang kesini?
"Yang Jian". (Erlang)
"Istana Laut-ku" telah dihancurkan.
"Pusaka Keluarga-ku" dibawa pergi orang.
Dan "Tongkat Ruyi" juga telah dicabut!
Setelah berunding dengan:
Raja Laut Selatan...
Raja Laut Barat...
dan Raja Laut Utara.
Kami memutuskan untuk:
Melapor pada "Raja Langit".
Untuk: "Menindak Lanjut".
Siapa pelaku-nya?
"Siluman Kera Gunung Huāguǒ".
Siluman?
Kau tak perlu...
"Melapor" dulu.
Biar aku: "Tangani".
Nazha!
Siap.
Pergilah ke: "Gunung Huāguǒ".
Tangkap: "Siluman Kera".
Siluman?
Kau wakil: "Khayangan"...
jangan sampai "Gagal".
Tidak bosan: "Naik Itu"?
Kau sudah: "Bosan Hidup"?
Ini...
Ayo makan.
Itu membuat:
"Bulu-mu Halus".
Ayo habiskan...
semua-nya.
Aku belum tau...
siapa "Nama-mu"?
Namaku: Ruxue.
Ruxue...
Namaku:
"Gokong".
Dulu kau masih terlihat "Kecil".
Tak disangka kini menjadi "Dewasa".
Kau juga...
dulu "Segini".
Sekarang: "Segitu"!
Umur-ku masih:
"120 Tahun".
Umur-mu?
"Tidak Tau".
Kau masih terlihat "Muda"...
Menurut-ku:
"250 Tahun".
Umur-ku:
250 tahun...
250 tahun....
Siluman Rendah seperti-ku tak akan sampai 200 tahun.
Aku akan "Mati" dulu-an.
Kemudian...
"Reinkarnasi"?
Itu hal: "Mustahil".
Makanya aku selalu...
"Memandangi Matahari".
Kau benar...
Matahari itu "Abadi".
Selalu "Terbit" lagi.
Matahari itu terlihat "Aneh".
Dan semakin... "Mendekat"!
Ayo...
lari!
Siluman Kera!
"Pembuat Onar".
Mencuri & sebabkan bencana!
Menampung Siluman lain...
Kau harus: "Dihukum".
Kau siapa?
Aku utusan Dewa Erlang:
Nazha!
Ekor-ku terbakar!
Ekor-ku terbakar!
Kau tak apa? Duduk-lah.
"Berubah".
Kembali!
Siapa lagi ini?
Kau baik saja?
Aku tak apa.
Yang Mulia.
Siapa kau?
Siluman Penguasa "Gunung Api"...
...Raja Kerbau!
Makasih.
Tak masalah.
Jangan sungkan.
Dia siluman "Terkenal".
Pimpinan kami: "Raja Kera".
Pernah dengar?
Monyet tampan!
Monyet tampan!
Aku: Sun Gokong.
Penyebab: "Tsunami"?
Kaisar Langit...
"Si Monyet" telah sebabkan "Bencana".
Juga "Mencuri".
Ia harus: "Dihukum".
Dia bukan: "Monyet Jahat".
Nama-nya: Sun Gokong.
Dia "Murid-ku".
Terlahir dari: "Kristal Nüwa".
Yang sekarang menjadi:
"Pelindung Khayangan".
Dia itu: "Polos".
Kaisar Langit...
Sebenar-nya dia bertujuan "Baik".
Namun tanpa sengaja...
menyebabkan "Bencana".
Dewi Nüwa: "Welas Asih".
Telah berkorban...
demi menjaga "Khayangan".
Berkat dia, kita masih bisa "Hidup Nyaman" di Khayangan.
Dengan ada-nya: "Sun Gokong".
Maka kita harus: "Membalas Budi".
Guru Bodhi...
ayo beri dia: "Kesempatan".
Saudara-ku...
ini untuk-mu.
Makasih...
Aku sudah dengar "Sepak Terjang-mu"...
...saat di: Istana Laut Timur.
Kau sungguh "Luar Biasa".
Namun...
itu masih "Biasa Saja".
Kau pantas: "Dapat Lebih".
Apa itu?
Kau seharusnya...
dapat julukan:
"Raja Setara Dewa".
Raja...Setara...Dewa.
Bagus juga!
Aku suka itu!
Rakyat-ku sekalian.
Mulai kini panggil aku:
"Raja Setara Dewa".
Raja Setara Dewa!
Nama yang bagus sekali.
Kau memang "Saudara-ku".
Ayo raya-kan!
Raja...
kau lahir dari: "Kristal Nüwa".
Artinya:
"Dewa Khayangan".
Tempat-mu bukan di "Gunung Huāguǒ".
Aku suka di-sini.
Ini adalah: "Rumah-ku".
Kau itu berasal dari: "Khayangan".
Khayangan...
apa lebih indah dari: "Gua Tirai Air Terjun"?
Yang kudengar Khayangan itu tempat yang "Ajaib".
Ceritakan...
Terdiri dari: "33 Lapisan".
Penduduk-nya bisa: "Jurus Hidup Abadi".
"Jurus Hidup Abadi".
Aku harus bisa...
"Menguasai-nya".
Siapa yang berkuasa?
Kaisar Langit.
Kau mau kemana?
Aku mau ke: "Khayangan".
Mempelajari: "Jurus Hidup Abadi".
Aku akan tetap disini.
Tunggu aku.
Aku tak akan lama.
Jangan sampai: "Ratusan Tahun"!
Aku pergi dulu.
Meski-pun dia: "Kera Sakti".
Dan murid: "Guru Bodhi".
Tapi itu belum cukup...
untuk "Menembus Gerbang".
Kalian punya: "Pil Mujarab".
Milik: Kaisar Langit.
Meningkatkan "Kemampuan".
Kalau dia meminum-nya...
apa tidak "Bahaya"?
Kita manfaatkan:
"Sisi Buruk-nya".
Untuk hancurkan: "Khayangan".
Dan kau sisa-nya.
Ini adalah: "Gerbang Selatan".
Mau apa: "Siluman Monyet"?
Jika aku Siluman...
lalu "Monster Mata 3" seperti-mu itu apa...?
Siapa kau?
Aku: Dewa Erlang.
"Penjaga Gerbang".
Jika memaksa masuk...
maka akan "Dimusnahkan".
Aku tidak takut...
Karena aku: "Raja Setara...
...Dewa". Sun Gokong!
Apa mata-mu itu "Asli"?
Lihat apa kau?
"Aku Siluman 300 Tahun".
Ini saat-nya...
aku akan berhasil: "Menembus Gerbang".
Oh!
Jika masih "Nekat"...
Silahkan saja.
Tapi...
bersiaplah: "Jadi Abu".
Karena...
kau: "Siluman".
Aku: Sun Gokong!
Perhatikan ini.
Berhasil masuk!
Berhasil masuk!
Dia terlihat: "Lelah".
Kurangi beban-nya...
...begini.
Kau: "Bebas"!
Terbanglah sepuas-nya.
Aneh...
selama ini...
belum ada yang: "Memahami-nya".
Kecuali: Kau.
Dimana: Kaisar Langit?
"Disini".
Disini?
Itu aku.
Kaisar Langit?
Dan kau: Sun Gokong?
"Disini".
Maafkan hamba.
Guru!
Kaisar Langit...
ampuni murid-ku: Sun Gokong...
yang tidak "Tau Menahu".
Gokong: Berlutut!
Gokong... Gokong...
"Kakak Seperguruan"!
Kalian semakin cantik saja.
Gokong juga jadi terlihat "Gagah".
Benar.
Ini cuma...
"Barang Pinjaman".
Ayo kita: "Ngobrol-ngobrol".
Tidak Sopan!
"Yang Jian", jangan terlalu diambil hati.
Rupanya kau senang: "Bertemu Teman Lama".
Lalu ada perlu apa menemui-ku?
Aku ingin belajar:
"Jurus Hidup Abadi".
Untuk tujuan apa?
Bila aku menguasai-nya...
maka tak akan ada lagi:
"Teman-teman Yang Mati".
Tolong ajari.
Menguasai-nya tidaklah mudah.
Butuh pengalaman serta pembelajaran yang lama.
Tergantung kau:
"Pantas / Tidak".
Kau harus pahami dulu: "Arti Hidup & Mati".
Baru akan bisa.
Lihatlah...
"Kuda Langit" itu terlihat gembira.
Seperti-nya kau "Cocok" untuk ini.
Ku-angkat kau sebagai: "Perawat Kuda Langit".
Jagalah mereka sebaik-baiknya.
Aku menyukai-mu.
Kenapa?
Kau adalah: "Orang Baik".
"Perawat Kuda Langit" bekerja di tempat ini.
Untuk mengurus: "Kuda Milik Kaisar".
Semua "Kuda Langit"...
harus diajari untuk: "Jinak & Menurut".
"Salam Kenal"!
Kini aku: "Bos Kalian".
Namaku: Sun Gokong.
Hebat kan...
Gimana?
"Buang Air"!
Tidak boleh.
Sebelum jam 5 sore.
"Makan Siang"?
Tidak boleh.
Sebelum jam 12 siang.
"Minum Air" saja.
Tidak boleh.
Hanya untuk pagi & malam.
"Minum Saja Diatur"?
Oh...
Khayangan...
adalah tempat "Suci" dengan "Aturan" ketat.
Berlutut! Berlutut!
Semua makhluk harus "Patuh".
Seperti berlutut pada "Pangkat Lebih Tinggi".
Paham?
Aku tak akan...
berlutut pada "Siapapun Juga"!
"Hewan Tetap Hewan".
Tak mengerti "Bahasa Orang".
Hentikan!
Hewan harus: "Disiplin".
Sakit tidak?
Pasti!
Disini...
"Aku Penguasa-nya"!
Kalian mau...
"Jalan-jalan"?
Kembali!
Panggil: "Pasukan".
"Pohon Persik" ini...
butuh 6000 tahun untuk "Berbuah".
Hanya boleh dimakan "Dewa".
Bahkan ada yang...
sampai 9000 tahun untuk "Berbuah".
Benar.
Cepat cari dia!
Siap.
Disana ada: "Persik Terbang"?
Kak, lihat.
Ayo.
"Perawat Kuda".
Kau makan: "Tanpa Izin"!
Cuma "Persik"...
kok dilarang?
Hanya Dewa yang boleh memakan buah, dan kau...
"Siapa"?
Aku diangkat langsung oleh Kaisar Langit...
Sama saja bukan?
Tapi kau tetap...
"Kelas Rendahan".
Apa maksud-nya?
Derajat-mu:
"Dibawah Kami".
Kau bukan kami.
Mengerti?
Jangan harap...
kau bisa: "Naik Derajat".
Memalukan...
Tak tau malu!
Dasar pencuri.
BERISIK SEKALI!!!
"Lepas".
Tuan-ku...
Apa ini...
perbuatan "Si Monyet"?
Ya.
Dia makan tanpa izin.
Temui Kaisar...
dan laporkan:
"Peristiwa Ini".
Adalah ulah-nya.
Baiklah.
Akan kulakukan.
"Tok"!
Sudah lama ingin kulakukan.
Enak gak?
Beraninya...
"Menyerang Kaisar"?!
Maafkan aku.
Ini gara-gara: "Si Monyet".
Dia memakan: "Buah Persik".
Aku...
cuma melakukan "Tugas-ku".
Kita punya banyak "Pohon Persik"...
Lalu kenapa?
Bukankah itu...
hanya untuk: "Para Dewa"?
Jadi menurut-mu...
"Dia Tidak Pantas"?
Berikan itu pada-nya.
Gokong...boleh: "Makan...Buah"!
Paham tidak?
Paham gak?!
"Dasar Siluman"!
Berani menipu-ku?!
"Monster Mata 3" apa kabar?
Yang Mulia...
"Tentara Siluman" sudah dipersiapkan.
Dan senjata-mu hampir selesai...
..."Kapak Terkutuk"...
Yang dapat: "Membunuh Dewa".
Apa-apaan ini?
Kau dilarang datang kesini.
Kau berjanji...
untuk melupakan: "Dendam Masa Lalu".
Dan patuh pada: "Khayangan".
Aku...
rela meninggalkan Khayangan demi kau.
Padahal itu adalah: "Dosa Terbesar".
Lalu kenapa kau masih begini...?
Demi kehormatan: "Leluhur-ku"...
Lalu bagaimana...
dengan aku...
dan Anak-mu?
"Aku Sayang Kalian".
Lanjutkan.
Jangan cemas...
kali ini aku pasti "Berhasil".
Kalian akan: "Hidup Bahagia".
"Kapak Terkutuk" tiada tandingan.
Jadikan kami kekuatan bagi "Bangsa Siluman"!
"Kompor Besar" itu untuk apa?
Rupanya kau: "Sun Gokong".
Begitulah...
Aku sedang membuat "Pil Mujarab"...
Dengan mengumpulkan "Energi Suci".
"Mujarab"?
Khasiat-nya untuk: "Tingkatkan Kekuatan".
1 Pil sama saja dengan: "Latihan 30.000 Tahun".
Kaisar Langit saja...
cuma sanggup meminum "1.750 Tahun Ilmu".
Sekarang tinggal: "129.600 Tahun Ilmu".
Tapi cuma dengan jumlah segitu...
ia mampu menguasai: "3 Alam Sekaligus".
Tempat ini: "Terlarang".
Cepatlah pergi, atau kau dihukum.
"Bodoh"...
Guru, kenapa "Mengikat-ku"?
Karena kau akan buat "Masalah".
Tangkap dia!
"Pukuli Dia".
Bisakah...
kau melakukan:
"Terbang Jauh"?!
"72 Perubahan"?!
Bisakah?
Ayo lakukan!
Tidak mampu?
Kau mencuri: "Buah Persik".
Kini mengincar: "Pil Mujarab"?
Gokong: "Tobat"!
Akui "Dosa-mu".
Jangan melawan!
Aku tak maksud: "Mencuri"...
ini "Salah Paham".
Alasan saja!
Kau ingin melepas-nya?
"Coba Saja".
Jangan!
Gokong!
Itu adalah:
"Api Suci".
Kau bisa mati!
"Pengecut"...
"Lemah"...
Yang Jian!
Gokong!
Guru...
ini adalah...
Takdir pilihan-ku!
"3 Coba-an".
Aku adalah:
RAJA SETARA DEWA!
"Aku Bukan Hewan"! "Aku Bukan Hewan"!
Maju!
Gokong!
Biarkan dia.
Ini semua...
"Salah-ku".
Bukan...
Dia memilih: "Takdir-nya".
Kita tak bisa mencegah-nya.
Relakan dia.
"Jurus Hidup Abadi".
"Jurus Hidup Abadi".
"Jurus Hidup Abadi".
Selamat...
Untuk apa?
Selamat...
..."Kena Tipu"!
Selamat...
..."Kena Tipu"!
Ulangi!
Selamat...
atas "Keberhasilan-nya"!
Ini perbuatan: "Tentara Langit".
Tentara Langit?
Kenapa?
Aku juga tidak tau...
mungkin karena "Marah".
Mereka membunuh semua: "Monyet & Siluman".
Meski kau sudah jadi penghuni "Khayangan"...
tapi mereka disini: "Bukan Siapa-siapa".
Nasib kita berdua sama:
"Dibuang Oleh Khayangan".
Tak disangkal lagi...
"Gunung Huāguǒ" telah di-bakar oleh mereka.
Marilah...
kita...
Bertempur bersama:
"Melawan Khayangan"!
Vaisravana Utara. Dhrita-rastra Timur.
Vidradhaka Selatan. Virapaksa Barat. (4 Dewa Penjaga)
Menjauh dari Khayangan!
Ruxue...
Ini saat-nya: "Balas Budi".
Untuk apa?
"Demi Cinta".
Dia akan jadi: "Jahat".
Inilah "Karma" kalian berdua.
Aku-lah yang akan akhiri.
Kumohon jangan sakiti dia...
Maju!
Ayo!
Majulah, Gokong!
Aku siap melawan-mu.
Kau yang membakar "Gunung Huāguǒ"...
dan membunuh "Teman-teman"?
Bukan kami "Pelaku-nya".
Kuberi kau...
kesempatan untuk:
"Berpikir"!
Aku tak butuh "Berpikir"!
Guru.
Gokong...
semua akan: "Mati"...
Ayo kita habisi Siluman Monyet!
"Penipu"...
Aku panglima: "Berjubah Emas".
Dewa Penjaga Gerbang Selatan.
Gokong...
kau lihat apa?
"Aku Sendiri".
Tapi itu: "Bukan Aku".
Jika takdir-mu: "Hidup Kekal"...
maka kau harus siap jalani: "Banyak Cobaan".
Jika selalu: "Berbuat Jahat".
Apalah arti: "Hidup".
Semua makhluk...
pasti mengalami:
"Hidup & Mati".
Selama ada: "Kesempatan...
...Hidup Setelah Mati" (Reinkarnasi)
Maka "Harapan"...
...akan selalu ada.
"Hidup Kembali".
Hebat kan?
Jadi "Apapun" kau...
...kami tetaplah: "Istri & Anak-mu".
Rusak parah.
Berapa lama memperbaiki?
Kira-kira: "Ratusan Tahun"...
Benarkah?
Iya.
Sun Gokong...
Kau mau pergi kemana?
Aku tidak mau pergi.
Aku cuma ingin: "Memperbaiki".
Hal itu diluar "Kemampuan-mu".
Namun terimalah:
"Takdir Karma-mu".
Melalui "Cobaan" ini.
Kau akan dikurung di: "Gunung Lima Jari".
Selama masa: "Pertobatan".
Saat kau meraih: "Pencerahan"...
"Cobaan Baru" siap menanti.
Baiklah.
Buddha...
"Tangan-mu Berat Sekali".
Hebat!
Gokong dikurung di: "Gunung Lima Jari".
Jalani hukuman "500 Tahun"...
Hingga datang-nya: "Cobaan Baru". (Misi Ke Barat Mengambil Kitab Suci)
www.fmsubs.com
www.fmsubs.com
www.fmsubs.com
www.fmsubs.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.