All language subtitles for Kickboxer.1989.REMUX DTS-HD MA 5 1-C0DEX

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

KICKBOXER

- Ayo, juara! - Wow!

Ke sudut netral!

Satu, dua, tiga, empat, lima-- baik.

Mulai!

- Kalahkan dia, juara! - Ayo!

- Pukul dia lagi, juara! - Istirahat! Bawa dia kesudutnya.

Sang juara benar-benar hebat.

Tidak ada yang bertahan sampai 5 ronde dalam 8 pertandingan terakhirnya.

Dia benar seorang penghancur.

Perhatikan dik. Dia akan kukalahkan di ronde ini.

- Kau pasti bisa, juara! - Ayo bertarung!

- Ya, juara! - Kau yang terbaik!

- Kau berhasil, juara! - Ya. selesai sudah.

Pemenang dalam 38 detik pada ronde ke-4...

dan masih juara dunia kelas berat...

Eric "Sang Penghancur" Stone!

Hey, juara, kenapa kau tidak menggunakan pelatih lagi?

Aku memiliki adik kecilku disudut kini. Dia bilang mau jadi dokter hewan.

Kubilang ia akan jadi pengacara, atau akan kutendang bokongnya!

Sekarang kau telah kalahkan semua lawan, apa berikutnya?

Menjadi yang terbaik sedunia. Tunjukan pada mereka siapa bos nya.

- Bagaimana dengan Thailand? - Bagaimana dengan itu?

Kudengar "Kickboxing" berasal dari sana, dan mereka "Yang Terbaik".

Oh, benarkah? Dik, pesan penerbangan ke Taiwan, lebih dulu.

- Bangkok. - Bangkok, Taiwan, Tokyo--

Apa bedanya? Aku mengalahkan orang dimananapun aku pergi.

HENTIKAN SUBTITLE SAMPAH: GOOGLE TRANSLATE & MENCURI KARYA ORANG!

Sampai jumpa, dik.

Jangan lupa, minggu depan kau bertarung pertahankan gelar juara.

Aku tau. Aku siap. Jangan khawatir.

- Perhatikan dompetmu. - Wanita ini tidak inginkan dompetku.

Dia hanya mau bercinta dengan sang juara.

Kau yakin akan mudah, dengan ibu yang sedang di eropa.

Ayah tidak akan membiarkan.

Jika aku tidak jadi yang terbaik ditiap olah raga, dia menyebutku pecundang.

Ayah selalu jadi masalahku...

Tapi dia membuatku menjadi kuat.

Kau tau, Eric, Ibu, Dia adalah wanita yang spesial juga.

Dia ingin aku mempelajari 3 bahasa...

Kursus Balet, sebelum aku belajar Karate.

Aku sungguh rindu padanya.

Aku harap mereka ada disana untuk melihat ku menjadi juara.

Hmm, ka, mereka tak akan pernah "akur".

tapi aku lega kita berdua akrab.

- Mereka akan bangga. - Ya.

Kau benar, dik. Kurt!

Ayo.

Sialan, dik!

Berapa kali harus kukatakan? Kau tak akan menang dengan "omong kosong" itu.

Kekuatan. Tendangan kuat.

Lapaskan sarung tinjumu. Ayo latihan "sandsack".

Ayo.

Itu baru kekuatan, dik.

Wow! Santai.

Mengerti, dik. Ayo.

Hai. Selamat datang di Bangkok.

Terima kasih.

Bagaimana pendapatmu tentang petarungan melawan sang juara, Tong Po?

- Tidak ada apa-apanya. - Kau pikir begitu?

Kau pikir akan menang kali ini?

Dimana es nya di tempat kumuh ini?

- Ambilkan aku beberapa es, ayo? - Baiklah.

Hey, berapa lama yang kita punya?

Sekitar 30 menit.

Kau tak pernah melawan gaya seperti ini sebelumnya. Ini sangat berbeda.

Hey, pukulan tetap sebuah pukulan. Tendangan tetap sebuah tendangan. Kita datang untuk bertarung.

Ambilkan aku beberapa es, maukah? Ayo.

Darimana saja kau? Berikan es nya.

Eric, jangan lakukan ini.

Aku melihat tatapan matanya. Orang ini gila.

- Dia benar-benar tidak waras! - Bagus. Penonton akan suka.

- Kau tidak mengerti. - Tidak, kau yang tidak mengerti, dik.

Aku yang terbaik. Ini hanya kesempatan lain untuk aku buktikan.

Jadi lihat dan pelajari. Semua ada di kaki.

Kaki!

Dia menendang tiang itu dengan kakinya.

Debu berjatuhan.

Jadi kenapa? Dapatkah dia bergerak sepertiku?

Tidak. Kita kalahkan dia.

Eric, kumohon, Aku punya perasaan jelek tentang yang satu ini.

- Hey! - Percayalah padaku. Jangan melawan orang ini.

Hey! Kau disini untuk bekerja disisiku.

Apa masalahmu? Kau ikut aku, atau pulang kerumah.

Kita adalah keluarga. Saatnya beraksi. Ayo.

Oke. Maju, juara.

Tidak!

Hentikan!

-"Musik berengsek" ini membuatku gila. - Lupakanlah soal musiknya.

Apa kau lihat itu? Dia menyerangku dengan sikut.

Itu cara mereka bertarung disini. Aku kan sudah bilang.

Keparat itu ingin "pertarungan jalanan"? Akan kuperlihatkan padanya.

- Ayo batalkan. - Jangan.

Berengsek!

Kau tak boleh begitu!

Ya Tuhan, lepaskan aku! Kau bisa buat Amerika dapat reputasi buruk!

Mereka akan membunuhmu disini.

Itu saudara-ku!

- Aku coba menolongmu. - Bawa kami ke rumah sakit!

Masih 2 pertandingan lagi!

Hey, mau kemana kalian?

Dimana rumah sakitnya?

Kau mendengarku?

Tunggu disini.

Taksi!

Ke rumah sakit. Aku ingin ke rumah sakit.

Keparat itu mungkin akan membawamu ke "Rumah Bordil".

Dia terlihat parah. Ayo angkat.

Ayo cepat. Bawa dia ke rumah sakit.

Baik, kalian keluarlah. Nanti kita pesta lagi. Keluar!

Para pelacur "tidak pernah merasa cukup denganku".

Namaku Taylor, "Tentara Pasukan Khusus".

Pensiun, kira-kira begitu.

Bertahanlah, sobat. Kau sedang menaiki "Roda Tercepat di Bangkok".

- Dapatkah aku melihatnya sekarang? - Dokter bilang datang lagi besok.

- Besok? - Ya. Kami akan lakukan sebisanya.

Ini akan jadi malam yang panjang. Kau juga seharusnya istirahat.

Tidur? Aku tak bisa tidur!

Tolong cobalah. Itu lebih baik untukmu.

Maafkan aku. Tak ada yang dapat ku lakukan lagi.

Saudara mu menjadi lumpuh.

- Apa maksudmu, lumpuh? - Persendian utamanya rusak...

kira-kira 10 urat.

Aku khawatir dia tidak bisa berjalan lagi.

Kau harus membuatnya berjalan lagi.

Sabar, sabar!

Baiklah! sabar!

Ini keberuntungan...

dia masih selamat.

Dia harus dirawat sekitar 3 bulan sebelum dia bisa dibawa pulang.

Aku sangat menyesal.

Aku ingin--

Aku ingin balas dendam!

Lupakan itu. Aku tidak akan tandatangani surat kematianmu juga!

- Katakan saja dimana dia. - Ya ampun, tidak!

Aku tidak mau terlibat soal ini! Pulanglah!

Tunggu selama 3 bulan dan Pulanglah dengan selamat!

Aku tak mau darahmu ada ditanganku. Aku sudah cukup merasakannya.

Dia akan membayar semua ini. Kau dengar aku?

Aku akan menemukannya. Aku tidak butuh bantuanmu.

Satu-satunya cara menemui-nya hanya di-"Arena", dan kau belum cukup baik untuk itu!

- Aku tidak tau dimana-- Aku akan mencarinya. - Kau tak mengerti juga.

Jika kau bertemu dengannya "diluar arena" kita akan mati- -kita semua!

Dia terlalu berharga bagi mereka!

Satu-satunya cara adalah "Didalam Arena".

Dan seperti yang kubilang, kau belum cukup baik!

Kita akan lihat. Oke?

Permisi, tuan. kami harus pergi.

Maaf, tuan.

- Halo. - Bisa kubantu?

Ya, aku ingin belajar "Muay Thai".

- Oh, benarkah? - Ya.

Aku ingin dia. Aku menginginkan Tong Po. Aku ingin melawannya.

- Kau? - Ya.

- Apa yang kau inginkan? - Apa kau serius mau belajar "Muay Thai".

- Apa yang kau pikirkan? - Aku pikir pikiranmu kacau.

Jika aku bisa menghentikanmu, aku tau seseorang yang bisa melatihmu.

- Seseorang? - Mungkin.

- Siapa? - Ada seseorang yang cukup gila...

untuk membawamu ke arena melawan Tong Po.

Namanya Xian.

- Tinggal diluar kota. - Maukah dia melakukannya?

Aku tidak tau. Itu masalahmu.

- Aku cuma tau bagaimana menemukannya. - Ayo.

- Bagaimana jika dia tidak mau mengajarmu? - Dia akan mau. Ayo.

- Sekarang. - Sekarang? Sekarang apanya. aku mau pergi 'minum'.

- Aku tidak mau minum. - Kau mau aku membawamu besok...

kita minum malam ini, dan itu perjanjiannya.

Setuju.

Jadi, Mau kemana kita? "Pink Pussy" atau "Klub Kitten Candy"?

Menurutku kita langsung kembali ke Hotel saja.

Tidak mau!

Santai. Tempat yang bagus dekat sini.

Sayang, ayo lakukan!

"Sakiti aku"! "Sakiti aku"!

- Ayolah. - Ini idemu tentang tempat yang bagus?

Oh, ya. Aku "tidak ketempat maksiat lagi".

Yang ditawarkan hanya "minuman soda".

Duduklah. Ayo.

Aku pesan "yang biasa". Kau mau minum apa?

- "Air putih". - Bawakan ia "Bir". Yeah!

Aku tidak temukan ada "alasan untuk kembali".

disana aku tak punya apa-apa lagi, jadi aku tetap disini.

Aku lebih baik disini saja. Hanya sedikit resiko untuk semuanya.

Mengapa? Apa kerjamu?

Senjata, granat, ranjau, mobil tentara, tank.

Apa saja yang aku mampu. Jangan cemas, kau aman denganku.

Aku "mampu bertahan hidup".

"Foya-foya", "jago bicara", "cepat kabur"...

dan "minuman enak" kawan.

Aku hanya suka menikmati hidup dalam banyak kenikmatan.

Kuberi tau soal Bos-nya Tong Po, "Freddy Li".

Itu baru "Bajingan Jahat".

Beda "budaya". Beda "dunia".

Kau harus bisa memahami hal itu atau kau akan "kehilangan nyawa".

Mengapa kau membantuku?

aku pernah punya sahabat di 'Nam-- seperti saudara sendiri.

Ia ajari aku segalanya.

Bagaimana "bertahan hidup" dan "keluar dengan selamat".

Suatu saat dia membutuhkan-ku...

dan aku tidak ada disana.

Gagal "menyelamatkan-nya"...

lalu aku "trauma".

Kemudian, Aku lihat "bocah" yang ingin menolong saudaranya. Dan disinilah kita.

Terima kasih.

Inilah tempatnya, kawan-ku. "Shangri-La digabung Alice In Wonderland".

- Tempat apa ini? - Ini "Negri Xian".

Kuberitau kau kawan, dia itu "lebih aneh" dari "kucing berkepala 3". Semoga berhasil.

- Kau pergi? - Yeah, Aku ada urusan lain dijalan.

- Kau boleh ikut lagi denganku. - Tidak, akan "kucoba peruntungan-ku" disini.

AKu kembali beberapa jam lagi.

Ngomong-ngomong, kau jangan "memanasi-nya", kau dengar?

Jangan "memanasi-nya"?

- Bisa kubantu? - Ya. "turunkan aku".

- Tidak. Aku tak bisa. - Mengapa?

Aku tidak kenal kau, apa mau-mu.

Aku mau turun. Dan aku ingin kau mengajariku "Muay Thai".

Benarkah? Tapi kau orang Amerika.

- Terus? - Orang Amerika punya "kepala yang bebal".

Terutama jika "tergantung terbalik" terlalu lama.

Lucu sekali. Bisakah kau memotong talinya, tolong?

AKu dengar soal "Juara Amerika" kemarin. benar-benar "kepala bebal".

"Kalah telak di pertarungan".

Dia itu saudara-ku, dan kini ia "lumpuh".

Tunggu! Tunggu!

Yo! Hey, tunggu!

"Balas dendam adalah keinginan berbahaya".

"Juga sangat kuat".

Jangan injak disana.

Jadi mengapa kau pikir aku akan ajari "Muay Thai"?

Taylor. Dia bilang kau mungkin orang yang mau mengajari-ku.

Winston Taylor?

- Kau kenal dia? - Yeah.

Pria lucu. Dan Gila.

Dia bilang hal yang sama tentangmu.

- Kau pernah bertarung? - Yeah.

- Apa kau bagus? - Yeah, Aku bagus.

- Bagus bertahan? - Yeah.

Pasti latihannya berbeda di Amerika. "Pertahanan-mu payah".

"Ajari aku".

Aku tak mengenalmu. Mungkin tahun depan.

Tidak! Aku harus berlatih sekarang.

- Mengapa? - Saudaraku. Ingat?

Ikuti jalan ini pergilah ke desa.

- Di "Toko Mylee", beli "klontong". - "Klontong"?

- "Klontong": Beras, tepung, madu-- - Buat apa?

"Makan siang". "Menolong orang tergantung" membuatku lapar.

Bagaimana latihannya?

"Tidak bisa buat keputusan bila perut kosong".

"Kiki".

Apa ini "Toko Mylee"?

Ya, Aku Mylee. Bisa kubantu?

Aku disuruh Tuan Xian untuk beli "Klontong".

Paman Xian menyuruhmu?

- Dia pamanmu? - Ya, bagaimana kau kenal dia?

Aku memintanya mengajariku "Muay Thai".

Dan paman Xian mau mengajarimu?

Pamanku tidak lagi mengajari orang.

Banyak sekali yang datang sebelumnya. Saat ini dia memilih untuk menyendiri.

Biar kuambil pesanan-nya.

Darimana asalmu?

Aku lahir di Belgia, tapi kini aku tinggal di Los Angeles.

Mengapa kau ke Thailand?

Saudaraku kesini untuk melawan Tong Po.

Dia terluka. Itu alasan aku kesini.

Kau ingin melawan Tong Po?

Ya. Itulah mengapa aku menemui paman-mu.

Tong Po sangat kejam. Sangat berbahaya.

Dia "menguasai propinsi ini" berkat Freddy Li.

- Apa maksudmu? - Kita semua harus bayar pajak, atau akan ada masalah.

Panggilah Polisi.

Freddy Li "Membayar Polisi" agar tidak ikut campur.

Kumohon, kau jangan bilang apa-apa.

Aku tidak mau "Kehilangan Toko-ku". Cuma ini yang kupunya.

Tolong, jangan ikut campur.

Jangan biarkan "keparat" itu mengambil uang-mu.

- Aku harus bayar. Tidak masalah. - Tidak, tidak begitu!

Kembalikan uangnya.

Itu sangat tolol!

- Apa maksudmu? - Aku akan dapat "masalah besar" sekarang!

- Tapi aku yang lakukan, bukan kau - Freddy Li "tak akan perduli".

Lihatlah "Ulah-mu pada Toko-ku"!

Aku harus bagaimana? Biarkan mereka ambil uangmu?

Aku akan bicarakan hal ini pada Paman Xian.

Kau tidak mengerti.

- Apa kau dapat pesananku? - Yeah. Aku bawa semuanya.

- Bagus. - Hey, kawan.

Apa yang terjadi? Kau tinggal, ikut atau apa?

Kau disini sebentar. Ada banyak hal yang harus kita bicarakan.

Taylor.

Maksudku, siapa juga yang mau disini?

Aku akan kembai dalam beberapa hari untuk menjemputmu menemui Eric.

Dan, uh--

Kau akan "meneyesali ini". Ingat kata-kataku.

- "Tak akan". - Masuklah kedalam.

Sampai jumpa.

Ganti pakaian.

Bernafaslah. "Simpan disini".

"Hembuskan bila menyerang".

"Tarik nafas...

saat bertahan".

Bila kau bisa lakukan keduanya bersamaan...

itu bagus.

- Siap "melindungi"? - Uh-huh.

"Kurasa tidak".

Kurt.

Ini akan membuat "lari tambah cepat".

Ini? Bagaimana?

- Dia melakukan itu? - Ya. Apa kau percaya?

Bagus untuknya.

Bagus?

"Toko-ku berantakan".

Aku bekerja 4 hari untuk membereskannya.

Namun "Anak Buah Freddy Li" juga "pembawa masalah".

Sesuatu yang sudah lama ingin kulakukan untukmu.

Namun bila ku lakukan, Aku akan membahayakanmu.

"Si Orang Amerika" melakukan-nya, jadi itu bagus.

Ya, namun bagaimana bila ia tidak selamat dari ini?

- Aku khawatir. - Dia belajar "ajaran-ku".

- Kau terlambat makan malam. - Aku pikir akan sempat--

Dengar, Maafkan aku bila menyusahkan-mu.

Tak apa. Kau suka makanan-nya?

- Sempurna. - Keponakan-ku punya banyak bakat.

Bagus untuk latihan juga. Kau akan tau.

Aku yakin itu. "Jadi penasaran".

Makan hidanganmu.

Orang tua kami bercerai saat Eric dan aku masih Sekolah Dasar.

Ibu mengasuhku di Eropa, dan Ayah mengasuh Eric di Amerika.

Dalam beberapa hal, kami berbeda...

namun kami saudara.

Dan kini hanya hal itu yang kami miliki.

Kau sangat beruntung.

Paling tidak kalian mendapatkan kasih sayang dari 1 orang tua .

Aku malah tidak tau orang tua-ku.

Seluruh keluarga-ku diculik saat aku masih balita.

Namun Nasib masih berbaik hati temukan aku dengan Paman Xian...

jadi aku bahagia.

Paman Xian. Dia sangat berbeda.

Ya. Dan sangat bijak sana.

Bila kau bersamanya, dia akan membuat-mu jadi lebih baik.

Dan kau akan membantu?

Aku biasa membantu Paman-ku.

Aku butuh semua bantuan yang dapat kuperoleh.

- Haruskah kau melawan-nya? - Aku harus.

Kau sangat cantik.

Aku harus pergi sekarang.

Tempat apa ini?

Ini "Kota Batu", tempat para "Petarung Masa Lampau" berkumpul.

Saat berlatih disini, "dengarkan".

Dengarkan apa?

"Dengarkan saja"...

"Dengan pikiran-mu, perasaan-mu, seluruh dirimu".

Kau harus "lebih cepat dari pukulan dan tendangan apapun".

Dengan begitu, "tidak terkena serangan".

Jangan ditendang. Pakai gerakan kaki. Paham? Oke!

Apa itu cukup?

"Pohon Palem" menang!

Tendang pohon-nya.

Benar begitu.

Bawa tas-mu dan keluar rumah-ku.

Apa?

- Apa yang terjadi? - "Kau tidak niat berlatih".

Hey, kau ingin aku menghancurkan kaki-ku?

Saudara-mu. ingat?

Kau inginkan ini?

Bagaimana dengan ini? Huh?

Siap "melindungi"?

Yeah!

Aku baik saja.

Jangan injak disana.

Tepat waktu.

Aku siapkan makan siang, lalu maukah jalan-jalan?

Apa dia bilang?

Dia bilang latihan-mu belum selesai hari ini.

- Setelah makan siang pergi ke "Tempat Khusus". - "Tempat Khusus"?

Apa yang harus kupelajari disini?

Belajar belakangan. Pertama, santai.

Panas.

ini enak sekali. Apa ini?

Diterjemahkan: "Kecupan Kematian" Kau suka?

Oh, yeah. Ini enak sekali.

- Kau jago dansa? - Dansa?

Yeah, Dansa Amerika. "Disko".

Oh, yeah, dansa. Aku jago. Mengapa?

"Ingin melihatmu berdansa", "meneliti keseimbangan-mu".

Disini? Serius?

"Tak apa"

"Perasaan"

"nyaman sekali hari ini"

"Tak ada siapapun"

"Menghalangi jalanku"

"Besok"

"Harus bayar hutang"

"Ada gunung yang harus kudaki"

"Sangat tinggi dan aku tertinggal"

"Naik ke atas"

"Segera bergerak"

"Tak ada tempat untuk ragu"

"Ada sungai yang harus kulalui"

"Diseberangnya"

"Semakin dekat aku tak berhenti"

"Aku tak akan gagal"

"Saat ini"

"Aku ingin merayakan"

Yeah. Ya!

Saudaranya "Kalah Telak" dari Tong Po.

namun yang ini "berbeda".

Kau sudah lihat dia "permainkan" para "petarung mudamu" didalam?

Mengapa tidak atur pertandingan dengan para petarung mu yang bagus?

Kau tidak akan kecewa.

Apa yang terjadi? Mengapa mereka mau melukai-ku?

- Apa mereka berhasil? - Tidak.

Bagus.

Mengapa kau pergi? Dan mengapa mereka "begitu kesal" denganku?

Karena aku bilang pada mereka katamu "mereka petarung yang buruk"...

juga katamu: "Ibu mereka bercinta dengan penyamun"

Kau bilang apa?

Oh, buat mereka sangat marah, bertarung sungguh-sungguh.

Latihan yang baik.

Dan sekarang, "Antar aku naik Taksi Pedi".

Ayo.

Dia terlihat "sangar" menurutku.

Dan kuat.

Makasih, Taylor. Bagaimana pendapat Xian?

Kira-kira apa yang dia mau bilang?

"Susah diterjamakan"...

"Hajar pantat bajingan itu."

Ya!

Apa yang mereka bilang?

"Petarung Putih."

Aku inginkan Tong Po!

Bawa kemari Tong Po!

Hey, Eric! Mereka izinkan kau keluar cepat?

Aku bilang pada mereka bahwa mereka akan menyesal; Aku besar di Neraka.

Selamat. Aku dengar soal pertarungan-mu kemarin malam.

Aku harap kau ada disana.

Mereka sebut aku: "Nack Suk Cao"-- "Si Petarung Putih."

- Benarkah? - Yeah.

Ayo kita bicarakan lagi itu nanti. Saat ini aku lapar.

Kau dapat "sarapan" diluar sini?

Yang benar saja? yang terbaik. Akan kubuatkan sarapan.

Tunggu! biar kubantu. Aku juga "Jago Masak".

Aku punya Resep Andalan: "Bertahan Hidup Di Hutan".

Apa yang dibutuhkan untuk "Bertahan Hidup"?

"Kepala Ular Kobra".

Pagi, Xian.

Sampai ketemu didalam.

Pagi, Eric.

- Apa Kurt ada? - Dia sedang latihan sendirian.

Kembalinya masih lama.

Jadi, "Kiki", bagaimana menurutmu? Apa aku sudah siap?

Ya. Makasih. Terima kasih banyak.

- Huh? - Ayo bicara.

Suatu hari nanti anjing itu akan mempercayai aku.

Apa kabar?

- Aku tak mau kau melawan-nya. - Apa?

Aku tidak mau kau melawan Tong Po. Kau paham maksudku.

Dia membuat-mu "Di Kursi Roda" seumur hidup.

Itu benar. Dan aku tidak ingin kau "mengalaminya juga".

Menyerahlah. Ayo pulang.

Aku seharusnya mendengar-mu.

Sekarang giliran-mu mendengarkan aku.

Lihatlah aku. Aku mampu mengalahkan-nya.

- Aku juga pernah berpikir begitu. - Aku berlatih "Muay Thai" dengan "orang tua" itu.

Ini "berbeda".

Tong Po adalah pembunuh!

Sadarlah! Dia tidak akan biarkan "kau keluar dari ring hidup-hidup".

Eric, Aku sedang dalam "kondisi terbaik-ku selama ini".

"Aku kini petarung yang lebih baik dari yang pernah kukira sebelumnya...

lebih dari kau dulu".

Aku mampu kalahkan Tong Po.

Akan kumenangkan pertarungan itu demi kau dan aku.

Ayo, cepat!

Ayo berangkat.

Ada apa?

"Pesan dari Freddy Li".

Mengapa dia "berpakaian seperti itu"?

Dia mengenakan "Pakaian Tradisonal Seorang Pembawa Pesan"...

Dikirim untuk sampaikan "Pesan Pertarungan", dalam "Tradisi Kuno".

"Tradisi Kuno"?

Dikatakan disini bahwa kau akan "Bertarung Dalam Tata Cara Kuno"--

"Tangan dibungkus Tali dan Getah"...

"Lalu dicelupkan pada Pecahan Kaca".

Omong Kosong!

Aku harus pergi.

Tunggu sebentar! Kau tak akan melawan-nya dengan "cara itu" kan!

Kurt, dengarkan aku!

"Akan kutendang pantat-mu keseluruh penjuru".

Dengarkan aku!

Brengsek.

Inilah "Kota Batu"...

diamana para "Petarung Masa Lampau" datang.

Saat berlatih disini, "dengarkan".

"Tao Liu", "Bos Besar"...

Aku datang dengan "berita baik" dan "sebuah permintaan".

Bicaralah.

Aku telah "mengatur sebuah petarungan"...

antara Tong Po dan "Penantang dari Amerika".

Dia telah dilatih oleh Xian Chou.

- Xian Chou? - "Orang Amerika" itu tak akan menang.

Aku janjikan padamu bahwa mereka akan bertarung...

dengan "Tata Cara Kuno"...

di "Makam Tua Bawah Tanah".

Apa permintaan-mu?

Aku ingin meminjam 1 Juta Dolar...

sebagai "Taruhan" untuk Tong Po.

Aku percaya kau tak akan "kecewakan aku".

ini akan segera "dipersiapkan".

Tong Po.

Gigit dia, "Kiki"!

Eric, kita harus segera berangkat. Aku harus urus beberapa hal--

Apa yang sebenarnya terjadi?

Freddy Li.

- Kau tadi disini? - Tidak.

Apa kau pikir aku akan "diam saja"?

Kau pernah melakukan sebelumnya.

Taylor, "Kiki" masih hidup.

Bawa kami menuju kota, ke dokter.

Tolong.

Aku akan ambil Mobil Van.

Mereka ingin memastikan kau tak akan menang.

Kau pasti tau dimana dia.

Kau harus menuruti mereka, atau kalian berdua akan mati.

Ayolah. Dengarkan. Tolong aku.

Aku tak mau "menantang" Freddy Li.

Oke, pergilah!

Jadilah "pengecut" seumur hidupmu.

Seperti yang pernah kukatakan...

Aku tak butuh bantuan-mu.

- Kau harus menolong Kurt. - Aku "tidak terlibat".

Dengarkan aku.

Tong Po "perkosa aku"...

tapi aku tidak bilang Kurt.

Pikirannya harus "jernih" untuk pertarungan.

Jadi, kau pahamkan...

kau harus membantunya menolong Eric.

Xian...

dimana dia?

Kau mau saudara-mu hidup?

Saudara ku--

"Hiburlah Penonton".

Biarkan Tong Po "menghukum-mu"...

"Sepanjang Ronde".

Kau harus bertahan hingga akhir...

atau saudara-mu mati...

"dengan perlahan".

Kau paham, huh?

Ayo mulai.

Maju, bunuh dia!

Aku telah menunggu-mu, Winston.

- Mengapa lama sekali? - Maaf butuh waktu lama.

"Terjebak kemacetan". Ada "Pertarungan Besar" di Kota.

Terima kasih. Kini kita "impas".

bahkan "Kiki" juga.

Kau "Berdarah seperti Mylee".

"Mylee ahli bercinta".

Katakan padaku.

Katakan sejujurnya.

Katakan!

Aku mencintaimu.

Hajar dia, Kurt!

Mylee, "potong tali ini".

- Apa? - Potong saja.

- Dia datang. - Jangan khawatir.

Yeah!

Ayo. Bangun!

Hajar dia!

Ya!

"Jangan terpojok"

Begitu semestinya, dik!

Hebat, jagoan-ku!

Bagus!

"Kau Terlahir Sebagai Petarung"

"Dalam darah seorang Petarung Kuat"

"Didorong oleh Hasrat"

"Sorakan Kemenangan telah menanti-mu"

"Saat mereka coba menjatuhkan-mu kau "tak akan gentar".

Indonesian Subtitle: ARTFICIAL Resync BluRay By edoe

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.