Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Film ini diadaptasi dari kejadian nyata dengan adegan spesifik bersifat fiktif. Peristiwa dalam film tini bukanlah representasi nyata dari kehidupan nyata karakter tertentu. =-
-= Berita Korea =-
-= Dinamika Presiden =-
Presiden Chun Doo Hwan dalam rangka penyambutan tahun baru
mengunjungi Departemen Keamanan.
Memberi penghargaan dan pengakuan atas jasa mereka mencari mata-mata internasional.
Presiden Chun Do Hwan mengungkapkan beberapa unsur ekstrim kiri
dan kekuatan-kekuatan negatif yang anti-negara.
Dan kolusi mata-mata.
Dan kolusi mata-mata. -= Penangkapan mahasiswa Asosiasi Atlet terkait dengan spionase yang menyusup ke dalam dua organisasi mahasiswa. 9 orang ditahan, 3 dibebaskan. =-
Bahkan ditemukan adanya hasutan untuk melakukan aksi kekerasan -= Penangkapan mahasiswa Asosiasi Atlet terkait dengan spionase yang menyusup ke dalam dua organisasi mahasiswa. 9 orang ditahan, 3 dibebaskan. =-
Bahkan ditemukan adanya hasutan untuk melakukan aksi kekerasan
yang merongrong sistem demokrasi liberal negara kita.
Kita harus tetap menaruh perhatian besar atas hal ini.
Presiden Chun menegaskan kita terlebih dahulu harus mencoba menjamin
Tatanan dasar nasional dan stabilitas sosial.
Apa?
-= Park Cheo Won/ Departemen Keamanan Publik/ Lahir di Pyeong-an Namdo Yonggang/ Vietnam tahun 1950 =-
Buka gerbangnya!
-= Buguk Institut Oseanografi =-
-= 14 Januari 1987 pukul 12.30 siang Namyeong-dong Daegongbunsil =-
-= Oh In Sang / Internist / Universitas Chung Ang RS. Yongsan =-
Orangnya sudah meninggal.
Selamatkan dia!
- Kardiotonik! - Siap.
- Hidupkan mesin mobilnya! - Baik.
Di Namyeong-dong ada seorang pria muda yang meninggal.
Mobil Cheojang sudah melewati gerbang. [Cheojang - semacam direktur/kepala bagian]
Tidak bisa diselamatkan.
Pindahkan!
Maaf.
Tidak bisa kau gotong dengan baik ya?
Kontra Komunis!
Ayo cepat! Cepat!
Siapa yang memanggil dokter?
Saya.
Bukan komunis.
Hanya saksi saja.
Kau meminta bantuan tanpa melapor duluan, kampret!
Hei, sekarang jadi ada saksi, 'kan? Ada saksi!
Bagaimana cara kau kerja?
Hanya sebuah beban yang hilang. Kenapa sampai serepot ini?
Ayo makan!
Siap!
Mayatnya harus diapakan?
Bakar saja.
Siap!
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
Selamat datang!
Aigoo, Cheojang-nim selamat!
Sudah sepatutnya aku hadir di upacara yang begitu mulia ini.
Aku telah lancang.
Aku telah lancang. -= Direktur Jang / Direktur Keamanan, Pro Chun Do Hwan =-
-= Direktur Jang / Direktur Keamanan, Pro Chun Do Hwan =-
Yang Mulia Presiden meminta maaf tidak bisa menyerahkannya secara pribadi kepadamu.
Ini adalah kehormatan bagiku.
Apa yang sudah kau persiapkan?
-= Kasus Organisasi mata-mata Kim Jeong Nam =-
Kim Jeong Nam?
Partai Revolusioner Rakyat.
Partai Revolusioner Rakyat. -= Informasi Pribadi =-
Asosiasi Mahasiswa dan ilmuwan Min Cheong. -= Informasi Pribadi =-
Menyebarkan propaganda...
Kelompok yang memanipulasi di belakang insiden Incheon.
Hanya dengan jabatan yang tidak seberapa ini bisa apa dia?
Sebelumnya aksi tuntutan mogok makan Kim Yong Sam...
...adalah hasil dari kerja sama dia dengan Kim Dae Jung dan Kim Yeong Sam.
Ketiga-tiganya mau diringkus sekaligus?
Jika investigasi membuktikan mereka adalah antek-antek Kim Il Sung,
bajingan-bajingan yang setiap hari kerjanya hanya memprotes pemilihan presiden.
Hebat sekali.
Semua orang mengatakan jika tuan rumah Cheongwadae akan berubah, akan tetapi tidak demikian dengan Namyeong-dong.
Secepat mungkin bajingan ini harus ditangkap.
Bereskan dia sebelum Daehakga dibuka.
Tentu.
-= Jaksa Choi / Kantor Kejaksaan Seoul, Direktur Keamanan Publik. Bertanggung-jawab atas berbagai situasi. =-
Tadi katanya jam lima?
Kampret, bicara yang benar!
Sudah lupa.
Tadi siang makan apa saja sudah lupa. Mana mungkin masih ingat yang itu?
Kampret!
Mengisi botol-botol suci tersebut dengan bensin.
Bukan bensin.
Lalu apa?
Thinner.
Jjajangmyeon datang!
Taruh sini!
Thinner ya thinner, memang maunya apa?
Kampret!
Dasar kampret! Puas ya kau sekarang?
Menyakiti hati kedua orang-tuamu dan kau masih bisa merasa puas?
Puas?
Bacot banyak banget.
Masa Direktur Keamanan Publik kita makan makanan beginian?
Ada urusan apa jam segitu?
Keluarlah.
Aku telah mengatur semuanya.
Boleh kalau begitu.
Mau ke mana?
Tolong bubuhkan stempel.
Ini.
Kukira aku bisa makan dan minum gratis.
Kukira aku bisa makan dan minum gratis. -= Departemen Keamanan =-
Lama tidak berjumpa kau jadi jahat.
Omong-kosong apa itu?
-= Nama lengkap: Park Jong Cheol. Pekerjaan: Mahasiswa Universitas Seoul. Alamat: Gyeongju-gu, Seoul, Korea. =- -=Nama lengkap: Jo Han Gyeong. Pekerjaan: Polisi. Alamat: Yongsan-dong 2-ga, Yongsan-gu, Seoul #89-58. =-
Park Jong Cheol, mahasiswa Universitas Seoul. -= Nama lengkap: Park Jong Cheol. Pekerjaan: Mahasiswa Universitas Seoul. Alamat: Gyeongju-gu, Seoul, Korea. =- -=Nama lengkap: Jo Han Gyeong. Pekerjaan: Polisi. Alamat: Yongsan-dong 2-ga, Yongsan-gu, Seoul #89-58. =-
Park Jong Cheol, mahasiswa Universitas Seoul. -= Diagnosa penyebab kematian adalah serangan jantung. =-
Serangan jantung? Pada orang yang berumur 22 tahun? -= Diagnosa penyebab kematian adalah serangan jantung. =-
Serangan jantung? Pada orang yang berumur 22 tahun?
Harus dikremasi malam ini.
Aku undur diri dengan tenang.
Kau boleh melepaskan ikat pinggangmu dan bersenang-senang.
Kita telah bekerja keras untuk saudara-saudara kita.
Si Mahasiswa Universitas Seoul itu...
Tidak akan ada masalah, 'kan?
Tentu tidak.
Sedang dibereskan seperti biasanya.
-= Jenazah. Persetujuan untuk dikremasi. =-
Waktu kematiannya belum sampai delapan jam.
Ayahnya sudah atau belum melihat anaknya yang sudah meninggal?
Belum melihat ya?
Belum melihat, 'kan?
Kami sudah mendapat surat persetujuan dari ayahnya yang berada di Busan.
Ini orang...
Mana ada ayah yang langsung menyetujui proses kremasi tanpa melihat dahulu jenazah putranya yang kuliah di Universitas Seoul?
Kalau mau bohong yang masuk akal dikit!
Ini... Ini... masuk akal tidak ini?
Ini adalah prosedur normal, tolong bubuhkan stempel.
Kampret, kau suruh aku cap seenak jidatmu?
Bawa pulang sana!
Kenapa harus begitu?
Ayo, ayo.
Pejamkan matamu dan bubuhkan stempelmu.
Kutraktir kau makan yang pedas dan panas.
Mukaku sudah panas pedas seperti ini. Setidaknya harus yang lebih masuk akal sedikit.
Harus ada autopsi dulu untuk mencari penyebab kematiannya, baru kemudian dibicarakan mau dikebumikan atau mau dikremai.
Seperti itu menurut hukum, menurut hukum.
Iya, siapa sih yang tidak tahu?
Orang-orang di atas memerintahkan supaya dikremasi sebelum subuh.
Apa?
Di atas di mana?
An-gibu? Atau Cheongwadae? [Angibu - Dept. Keamanan; Cheongwadae - Istana Kepresidenan]
Gyeonggam-nim, tolonglah aku. [Gyeonggam - semacam petugas kepolisian]
Besok pagi lakukan autopsi.
Sorenya dikremasi.
Mienya sampai ngembang.
Selamat jalan.
Krematorium juga sudah tutup sekarang.
=Kau tidak tahu jika sikapmu yang seperti ini akan mempersulit ayah mertuamu?=
Tentu saja tahu.
Walaupun tahu...
=Jangan membuat urusan menjadi semakin besar. Jika disuruh merangkak, kau merangkak!=
=Mengerti, kampret?=
Iya.
Bujang-nim, Anda diminta keluar sebentar.
Ada perlu apa?
Katanya Anda sudah ada janji temu malam ini.
Mendapat panggilan dari Cheongwadae mana ada selera makan?
Kau kenapa?
Orang-orang itu mengira jaksa adalah pajangan?
Mereka harus terlebih dahulu mengubah sikap.
Kau yang harus lebih dulu berubah.
Masih ketawa?
Bubuhkan stempel!
Jika tidak kita semua bisa kena.
Aku tahu apa yang harus kulakukan.
Menurutku kau tidak lebih dari bajingan yang mengandalkan ayah mertuamu.
Jangan sampai aku menerima telepon seperti itu satu kali lagi. Jika sampai terjadi, aku sendiri yang akan membubuhkan stempelnya. Mengerti?
Tidak mau jawab?
Akan kububuhkan.
Sepertinya panggilan darurat.
-= Penerima: Markas Besar Keamanan memerintahkan preservasi jenazah untuk sementara waktu. =-
Awas jika kau berani menyentuh jasadnya!
Aku akan menangkapmu dengan tuduhan menghambat tugas aparat.
Gyeoanggam-nim!
Gyeonggam-nim!
Gyeonggam-nim! Gyeonggam-nim!
Hei, buka!
Kampret, tidak bisa ya datang lebih cepat?
Kampret, tidak bisa ya datang lebih cepat? -= Jaksa Lee / Kepala Keamanan Dan 4 Kantor Kejaksaan =-
-= Jaksa Lee / Kepala Keamanan Dan 4 Kantor Kejaksaan =-
Tidak ada disiplin sama sekali.
Hyeong, aku sibuk sekali.
Waktu untuk cuci tangan habis dari toilet pun aku hampir tidak punya.
Kapan kau pernah cuci tangan?
Kapan kau pernah lihat aku tidak cuci tangan?
Kau sungguh amat sangat mencintaiku.
Cukup bilas-bilas saja.
Sudah lama tidak minum-minum. Dipadu dengan jjigae bikinan hyeongsu (kakak ipar), ditambah soju...
Aku malas pulang.
Bertengkar? Lagi?
Jika telepon rumah rusak dibanting,
bisa dimarahi istriku nanti.
Siapa lagi yang mencolek emosi hyeong-ku?
Bajingan-bajingan daegung itu berulah lagi.
Mereka pikir jaksa-jaksa di Republik Korea adalah sekedar pajangan? Bajingan!
Terlalu dituruti jadinya mereka kira semua orang bisa diatur seenak jidat.
Bagaimana kalau langsung menerjang ke atas dan mengundurkan diri saja?
Kalau begitu benjol kecil pun tidak akan bisa kau dapatkan.
Hanya akan melukai kepala Hyeong.
Makanya...
Kau harus menebar racun tikus.
Racun tikus apa?
Nice shot!
Telah menyusahkanmu.
Telah menyusahkanmu.
Aigoo, bola jauhnya sungguh cepat sekali.
Sepertinya Cheojang menjadi muda kembali. [Cheojang - semacam direktur/kepala bagian]
Sepertinya khasiat dari obat cambuk anjing laut berhamburan keluar.
Keberadaan Direktur Keamanan Publik tidak diketahui.
Bahkan hotel yang berada di sekitar sudah dicari.
Kampret itu adalah komunis?
Aku tidak bisa menemukan alasannya.
Sambungkan ke Kepala Jaksa wilayah Seoul!
-= Kantor Kejaksaan Seoul Tanggal 15 Januari 1987 pukul 7.30 pagi. =-
Ji Geomjang-nim, Choi Bujang tidak diketahui di mana keberadaannya.
Bagaimana cara kau kerja?
Masalah besar akan terjadi.
Kumpulkan semua penyidik dan cari orangnya sampai dapat!
Baik.
Sialan! Terkejut.
Bawa sial, bawa sial.
Choi Bujang. bangun!
Kenapa pagi-pagi aku sudah harus menerima telepon dari Park Cheojang?
Sungguh bawa sial, bawa sial.
Kau coba tolong bereskan sisanya, oke?
Yang lain tidak usah dibicarakan.
Tapi autopsi tetap harus dilakukan.
Tolong deh sekalipun sifat keras kepalamu kumat tapi harus lihat-lihat orang juga.
Sejauh ini aku masih belum pernah melihat orang yang berani menantang Park Cheojang...
masih bisa mempertahankan hidupnya.
Waktu interogasi kasus seksual Bucheon itu...
karena menurut perkataan mereka sehingga kita tidak mengajukan gugatan.
Alhasil kita yang harus menanggung akibatnya.
Kali ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan prosedur hukum.
Coba tolong lihat ini...
Ambil saja satu orang dari mana kek terus diinterogasi habis-habisan saja.
Setidaknya pasti akan ketemu satu yang membelot dari utara.
Kenapa sih kau sama sekali tidak tahu yang namanya Namyeong-dong itu?
Ditilik dari situasi ini pasti tewas gara-gara disiksa pada saat diinterogasi.
Makanya semakin tidak boleh.
Jika hal ini sampai bocor keluar,
kau dan aku bagaimana sanggup menanggung akibatnya?
Aku tidak sanggup.
Maka dari itu harus diselesaikan dengan rapi dan bersih.
Jika sampai terjadi apa-apa, yang sial itu kita.
Dasar kepala batu satu ini!
Aku tidak mau tahu lagi ah!
Lebih bagus begitu.
Seonbae-nim bilang saja ada satu kepala batu yang tidak bisa diomongin...
Dan nyatakan penyesalan yang mendalam.
Biar aku saja yang tangani, biar aku saja.
Biar aku saja.
Kau percaya diri bisa?
Tidak.
Apa?
Tidak ada.
Tapi aku bisa mabuk berat.
Minum alkohol itu sebaiknya dengan perut kosong.
Sudah kuduga kau akan begitu.
Aigoo, Bapa...
Aigoo, Bapa.... -= Keamanan Publik Dan 4 =- -= Jaksa Lee Jong Gyoo. =-
-= Keamanan Publik Dan 4 =- -= Jaksa Lee Jong Gyoo. =-
-= Keamanan Publik Dan 4 =- -= Jaksa Lee Jong Gyoo. =- Semuanya sudah disepakati.
Semuanya sudah disepakati.
Oh, Sin Gija! [Gija - reporter]
Geomsa-nim, apa kabar?
Iya.
Iya, iya, baik.
Jangan khawatir. Baik.
Baik.
Hari ini juga orang yang pertama datang nih!
Untuk bisa mendapatkan sesuatu harus tekun.
Terima kasih.
Polisi-polisi ini tidak bisa diremehkan.
Kabarnya adalah mahasiswa Universitas Nasional Seoul.
Maaf?
Maaf? -= Reporter Sin Seong Ho / Harian Jong Ang, Bagian Permasyarakatan =-
-= Reporter Sin Seong Ho / Harian Jong Ang, Bagian Permasyarakatan =-
Aigoo, hari ini Harian Jong Ang datangnya agak telat. -= Seoul, Ruang keluar masuk Pers/Tanggal 15 Januari 1987 pukul 15.00. =- -= Reporter Sin Seong Ho / Harian Jong Ang, Bagian Permasyarakatan =-
-= Reporter Sin Seong Ho / Harian Jong Ang, Bagian Permasyarakatan =-
Sepertinya begitu.
Katanya sih anak hukum.
Bukan Fakultas Hukum, tapi Linguistik.
Namanya Park Jong... apa gitu.
Ah iya.
Benar, anak linguistik dia.
Nyawa yang begitu berharga hilang begitu saja.
Singkatnya, kampret-kampret Namyeong-dong itu begitu ceroboh dalam bertindak dan tidak memperhitungkan akibatnya.
Namyeong....
Orang-orang ini kenapa begitu berani dalam bertindak?
Apa sih?
Ha--Ha---halo, Bujang?
Kabarnya mahasiswa Universitas Nasional Seoul yang dibawa ke Namyeong-dong untuk diinterogasi...
...sudah tewas.
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang =-
Cheol ku ada di sini ya?
Kok bisa?
Dia terluka sedikit.
Silakan masuk.
Baik.
Hei, lepas! Lepaskan!
Kenapa aku dibawa ke kamar mayat?
Aigoo Cheol Abeoji!
Kenapa kau bisa ada di sini?
Ada apa denganmu?
Cheol ada di mana?
Jong--Jong Cheol... Jong Cheol!
-= Almarhum: Park Jong Cheol =-
Anakku! Anakku!
Anakku!
Apa yang terjadi?
Selera makanmu lumayan nih!
Ngapain saja kau baru makan sekarang?
Ngapain saja kau baru makan sekarang? -= Sembilan orang dari pendukung gerakan buruh ditahan. =-
-= Sembilan orang dari pendukung gerakan buruh ditahan. =-
-= Yoon Sang Sam (Reporter) / Harian Dong A Bagian Permasyarakatan =-
Sang Sam telah menulis laporan terkait pergerakan buruh.
Artikelnya mengalir bagaikan aliran air.
Apa gunanya bagaikan aliran air?
Siapa tahu suatu hari tanpa diketahui tiba-tiba dia menghilang.
Bukankah ada yang namanya kalimat di dalam kalimat?
Bicara setengah-setengah, antara jelas dan gak jelas, mengerti setengah-setengah.
Semuanya setali tiga uang.
Kenapa sih kau begitu sensitif?
Hyeong, kau masih pisah ranjang sama hyeongsu? [Hyeongsu - istri dari hyeong]
Menurutku sebaiknya kau segera memohon ampun.
Aigoo, hari ini Harian Jong Ang datangnya agak telat.
Aigoo, hari ini Harian Jong Ang datangnya agak telat. -= Seoul, Ruang Pers/Tanggal 15 Januari 1987 pukul 15.00. =-
-= Seoul, Ruang Pers/Tanggal 15 Januari 1987 pukul 15.00. =-
-= Seoul, Ruang Pers/Tanggal 15 Januari 1987 pukul 15.00. =- Mau coba cek jika diktenya ada typo atau tidak?
Mau coba cek jika diktenya ada typo atau tidak?
- Cepat! - Apa ini?
Ada situasi apa?
- Cepat cari! - Mana? Di mana?
Cepat! Cepat keluarkan!
- Di mana? - Bukan di halaman utama, ke belakang lagi!
Bukan yang ini, bukan yang ini.
Bukan yang ini, cari lagi!
Yang mana sih?
Apa sih?
Harus ke mana sebenarnya?
-= Mahasiswa meninggal dikarenakan syok. =-
-= Mahasiswa meninggal dikarenakan syok. =- -= Mahasiswa yang sedang diinterogasi polisi tewas karena syok. =-
-= Mahasiswa meninggal dikarenakan syok. =- -= Mahasiswa yang sedang diinterogasi polisi tewas karena syok. =- Halo?
-= Mahasiswa meninggal dikarenakan syok. =- -= Mahasiswa yang sedang diinterogasi polisi tewas karena syok. =- Aku sudah lihat beritanya.
Aku sudah lihat beritanya.
Ya, Bujang?
Ada yang pernah tahu tentang CV-nya?
Masalah ini tidak penting sekarang.
Sekarang polisi sedang menerjang ke sini dan membuat kekacauan.
Maaf?
Bukankah kejadian itu adalah fakta?
Mau itu fakta atau bukan...
Gara-gara menerbitkan berita ini, sekarang jadi...
Sebaiknya kau segera menyembunyikan diri di hotel dan jangan menampakkan batang hidungmu.
Jika sampai tertangkap oleh mereka, nyawamu bisa melayang.
Dia ada di sana!
Kami berhasil menemukannya.
- Mau apa kalian? - Keluar! Ikut aku keluar!
=Bajingan!=
=Bajingan! Sudah bosan hidup ya?=
=Apa?=
=Bajingan kau! Dasar bajingan!=
=Lepaskan! Bajingan!=
Maaf!
Iya!
Sisanya biar saya...
Iya, iya.
Iya, iya. -= Direktur Kang / Markas Besar Keamanan Publik, Direktur Keamanan =-
-= Direktur Kang / Markas Besar Keamanan Publik, Direktur Keamanan =-
Kau siapa?
Situasi tidak menguntungkan.
Bekerja demi negara, bukankah ini sudah merupakan hal yang lumrah?
Cuma masalah yang sepele saja...
Hei, Park Cheojang!
Yang kau sebut masalah sepele itu telah menyeret kita semua ke dalam jurang sekarang!
Sialan!
Sekarang bukan saatnya saling menyalahkan.
Duduklah!
Kabarnya Yang Mulia Presiden sampai membanting koran ke lantai.
Sedikit saja ada kecerobohan, mampuslah kita semua.
Singkatnya, masalah mendesak ini harus kita selesaikan terlebih dahulu.
Berikan pernyataan seperti ini saja.
-= Keputusan rapat penanggulangan instansi terkait. =- -= Mahasiswa pro sayap kiri meninggal karena serangan jantung. =-
Begini kronologi kejadian...
Dengan kemuliaan polisi, saya memberitahu kepada Anda sekalian...
Dengan kemuliaan polisi, saya memberitahu kepada Anda sekalian... -= Departemen Keamanan, Ruang kerja Direktur. Tanggal 15 Januari 1987 pukul 16.00. =-
Sama sekali tidak ada tindakan penyiksaan. -= Departemen Keamanan, Ruang kerja Direktur. Tanggal 15 Januari 1987 pukul 16.00. =-
Lalu kenapa bisa tewas? -= Departemen Keamanan, Ruang kerja Direktur. Tanggal 15 Januari 1987 pukul 16.00. =-
Lalu kenapa bisa tewas?
Ah itu... Itu dikarenakan pada saat penyidikan...
Karena meja penyidik.... meja...
Kenapa dengan meja?
Karena mahasiwa tersebut terlalu ketakutan.
Melihat penyidik menggebrak meja dengan keras.
Langsung mengeluarkan suara "ugh"...
Dan roboh ke lantai.
Menurutmu masuk akal tidak?
Jadi gara-gara suara gebrakan meja dia langsung roboh ke lantai?
Bisa dikatakan meninggal karena syok jantung.
Anu...
Usia muda dan sangat enerjik meninggal begitu saja gara-gara syok?
Atau meninggal karena syok jantung?
Memang meninggal karena syok.
Dan sudah dikonfirmasi secara langsung oleh dokter dari Jungdae.
Rumah Sakit Jungdae?
Siapa nama dokter tersebut?
Itu...
Namanya... siapa ya namanya?
Tidak pernah dikonfirmasi 'kan?
Bukan begitu.
Sepertinya Oh Yeon Sang.
Oh Yeon Sang! Oh Yeon Sang!
Kalau begitu kita interview Oh Yeon Sang saja.
Oh Yeon Sang.
Apaan ini?
Aku membuat masalah jadi semakin kacau.
Maaf.
-= Jong Ang Universitas afiliasi RS. Yongsan =-
-= Jong Ang Universitas afiliasi RS. Yongsan =- Minggir!
Minggir!
Dengan kata lain, dia benar meninggal karena syok jantung?
Itu... aku kurang jelas.
Harus diautopsi dulu baru bisa diketahui.
Saat dibawa ke ruang UGD dia masih hidup?
Bukan di UGD tapi di Namyeong-dong.
- Namyeong-dong ya? - Namyeong-dong?
Apa yang dilakukan di sana?
Waktu aku tiba di situ saat itu, sudah...
...dalam kondisi henti jantung.
Tolong ceritakan secara rinci.
Artinya pada saat aku tiba di sana,
dan membersihkan semprotan air yang ada di jasadnya
kemudian melakukan beberapa pengecekan--
Semprotan air?
Tolong ceritakan secara terperinci.
Maksudnya ada bekas semprotan air pada jasadnya, begitu?
Ah, bukan.
Menurut keterangan polisi...
Saat itu korban dalam keadaan mabuk berat.
Sehingga dalam proses penyelidikan sempat meminum banyak air.
Kondisi mabuk berat?
Kondisi mabuk berat.
Terlalu banyak mengonsumsi makgeolli. [Makgeolli - arak yang terbuat dari beras]
Makgeolli?
Berarti bukan mati karena syok.
Gimana caranya reporter harus menulis berita?
Sungguh menjengkelkan.
Kenapa kau yang jengkel?
Tulis saja sesuai fakta.
Kau punya dokter kenalan?
Jika punya, sudah dari pasti aku mendapat laporan eksklusif.
Jangan meninggalkan tempat ini. Berjaga-jaga di sini.
Baik, selamat jalan.
Aigoo, ke toilet dulu ah sebentar.
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang tanggal 15 Januari 1987 pukul 16:00. =-
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang tanggal 15 Januari 1987 pukul 16:00. =- Selamat sore, Bujang-nim.
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang tanggal 15 Januari 1987 pukul 16:00. =- Anda sudah tiba?
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang tanggal 15 Januari 1987 pukul 16:00. =- Aku bawa beberapa film.
Aku bawa beberapa film.
Aku sudah mempersiapkan 10 kotak film.
Bagus.
Dokter Oh, Anda sudah datang?
Dokter Oh, Anda sudah datang? -= Rumah Sakit Universitas Hanyang Ruang Anatomi 1. =-
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang Ruang Anatomi 1. =-
Aku adalah Hwang Jeok Jun dari Badan Pencarian Nasional.
Aku Park Dong Ho.
Situasi sekarang ini sangat serius.
Harap ikuti prinsip autopsi.
Sekalipun untuk hal yang sekecil-kecilnya,
Dalam laporan autopsi harus ditulis dengan jelas.
Perlukah sampai begitu?
'Kan tidak lebih dari prosedural saja.
'Kan tidak lebih dari prosedural saja. -= Jaksa Pyo/Distrik Seoul, Bagian Polisi Kriminal =-
-= Jaksa Pyo/Distrik Seoul, Bagian Polisi Kriminal =-
Kampret!
Jangan coba-coba menyimpang!
Aku akan introspeksi diri.
Silakan!
Telah menyusahkan kalian.
- Dasar bajingan kalian. - Siapa yang memberi persetujuan autopsi?
Kalian berani melanggar perintah polisi?
Kami sama sekali tidak menerima perintah seperti ini.
Pergi sana!
Dasar kampret.
Aku adalah jaksa.
Aigoo, Geomsa-nim...
Bagaimana bagusnya ya?
Aigoo... aigoo... aigoo...
Aigoo, maaf.
Aigoo, aigoo...
Lepaskan! Lepaskan aku!
Eomma! Eomma!
Cuma sekejap saja, cukup sekejap saja.
Sekali saja, biarkan kulihat sekali saja.
Izinkan aku melihatnya sekali saja.
Hei, lepaskan!
Aku akan mengingat muka kalian.
Keluar! Keluar!
Dasar bajingan.
-= Diagram Organisasi mata-mata Kim Jeong Nam =-
-= Jang Yeong Dal, tertangkap. =-
-= Kim Jeong Nam. =-
Telepon buat Anda.
Ini aku.
Siapa?
=Aku Direktur Keamanan Publik Distrik Seoul.=
Di sini adalah Rumah Sakit Pusat Hanyang.
Anggotamu sedang menghalangi kinerja tugas resmi kami.
=Semua pimpinan instansi sudah menerima tembusan.=
=Kenapa harus diautopsi? Segera hentikan!=
Ajeossi kau kenal aku?
Kenapa kau menggunakan banmal saat berbicara denganku? [Banmal - B. korea non-baku]
Aku adalah kepala jaksa kalian.
=Kampret!=
=Buat apa ungkit-ungkit kepala atau bukan?=
=Kau tidak perlu mematuhi peraturan negara, begitu?=
=Perlu kukumpulkan semua jaksa yang ada dan membicarakannya?=
Apa katamu?
Coba kau cek lagi buku manual polisi.
Pastikan siapa sebenarnya yang memiliki wewenang perintah pencarian.
Dan juga...
Sebaiknya jangan bicara menggunakan dialek.
Ini adalah dialek Kim Il Seong, oke?
Hei, panggil orang-orang Dan 1 dan Dan 2 ke sini!
Baik.
Dasar orang gila!
Mau apa ini?
Ini adalah surat perintah autopsi.
Seorang pria sejati sepertimu bersembunyi di balik selembar kertas. Hebat sekali kau.
Kalian semua jangan emosi dulu dong!
Semuanya harus dilaksanakan sesuai prosedur hukum.
Jika sesama anjing pemburu kehilangan mangsanya,
menurutmu majikannya akan diam tanpa melakukan apapun?
Kita taruhan bagaimana?
Menurutmu di antara kita berdua siapa yang akan ketiban sial?
Aku hanyalah seekor anjing kampung yang tidak memiliki silsilah.
Sifat buas juga bukan buas yang biasa.
Lagipula...
Menggigit siapapun yang dijumpainya adalah merupakan daya tarik anjing kampung?
Aku takut sekali.
Mau menggigit sebuas apapun yang ada giginya pada tanggal semua.
Sebentar!
Putri ketiga dari paman sepupu bibi...
Putrinya menikahi seorang reporter asing yang bekerja di tabloid ini.
Orang yang bernama Peter Hendall itu...
selalu saja merongrongku untuk meminta diberikan bocoran berita penting.
Jika terjadi sedikit pun kecacatan pada Olympiade '88 nanti...
Sudah pasti Yang Mulia Presiden akan merasa kesal.
Apa yang akan kau lakukan?
Coba katakan!
Apa yang kau inginkan sebenarnya?
Ah, sialan.
Kalau itu sih aku kurang jelas.
Aku hanya ingin melaksanakan tugasku dengan baik.
Oh ya?
Kalau begitu, silakan kau gigit saja.
Sekalipun begitu, tidak akan mengubah apapun.
Mundur!
Aku akan melakukan autopsi.
Kau akan mati di tanganku.
Seekor anjing kampung, sudah sepantasnya memakan sampah.
Usaha yang sia-sia, yang ada aku dipermalukan.
Kalau gitu lewati hari dengan minum soju saja.
-= Rumah Sakit Universitas Hanyang Tanggal 9 Januari 1987 pukul 09.50. =-
Kau adalah wakil dari keluarga?
Siapa namamu?
Samchon, Park Wol Gil. [Samchon - Paman yang belum menikah]
Wol Gil ya?
Sambil menunggu silakan duduk dulu.
Hwang Baksa, silakan dimulai. [Baksa - panggilan untuk dokter, profesor]
Aku butuh ke toilet.
Seonsaeng-nim...
Saya adalah reporter Yoon Sang Sam dari Harian Dong A.
Ada tanda-tanda disiksa?
Aku menunggu lama sekali di kamar mandi.
Sebelumnya katanya ada bekas air pada jasad, 'kan?
Bagaimana kondisi jasadnya?
Cukup ceritakan sesuai dengan apa yang kau lihat saja.
Seonsaeng-nim!
Di lantai... Terdapat banyak sekali air.
Di situ juga ada sebuah bak berendam.
Ada suara gelembung air di dalam perut.
Suara gelembung air?
Ini adalah penyebab kematiannya?
Benar.
Hwang Baksa, tolong dijelaskan!
Tolong dijelaskan.
Hwang Baksa-ssi! Hwang baksa-ssi!
Dibunuh oleh polisi! Dibunuh oleh polisi!
Bukan meninggal karena syok tapi dibunuh oleh polisi!
Disiksa sampai mati, benar begitu?
Disiksa dengan air, 'kan?
Disiksa pakai air, 'kan?
Besok ke bagian audit, begitu saja.
Mereka juga sudah tahu.
Baik.
Aku ke sana cuma untuk membantu saja.
Cuma sekedar formalitas saja.
Anggap saja liburan dan main-mainlah dengan anak-anak bagian audit.
Bukankah kau pintar menjilat?
Apa salahku? Kenapa aku harus diaudit?
Kampret, masih berani kau melotot?
Suruh aku membungkuk, aku membungkuk. Suruh aku berlutut, aku berlutut.
Suruh aku diinjak, aku diinjak.
- Kenapa aku harus-- - Han Gyeong...
Ya, Cheojang?
Kau pergilah.
Saya mematuhi perintah Anda.
Iya!
Masalah autopsi itu harus diungkap!
Yang pasti lenganku sudah patah dan aku harus terus maju.
Jangan-jangan ada berita penting yang berhasil digali?
- Apa yang harus dipertanggung-jawabkan? - Kenapa dia begini?
Keluar dia.
- Hei, kau tidak apa-apa? - Apa yang terjadi sebenarnya?
- Ayo kita pergi bersama! - Hei! Kau mau ke mana?
- Hei! - Perhatian semuanya!
Mulai besok tindakan penyiksaan akan dilarang.
Maaf?
Tim investigasi khusus akan dibentuk.
Kenapa bisa tewas? Siapa yang bunuh?
Harus diselidiki sampai sedetail-detailnya!
Bujang, terus yang itu bagaimana?
Bujang, terus yang itu bagaimana? -= Pedoman Laporan =- -=Mahasiswa Universitas Nasional Seoul meninggal. Dilarang mempublikasi laporan. =-
-= Pedoman Laporan =- -=Mahasiswa Universitas Nasional Seoul meninggal. Dilarang mempublikasi laporan. =-
Setelah diinterogasi polisi, mahasiswanya tewas. Bajingan!
Apa hebatnya pedoman laporan ini?
Jangan ada yang ditutup-tutupi! Usut sampai tuntas!
Siap!
Oh ya?
Ayo cepat!
Aigoo, Hwang Baksa!
Sungguh merepotkanmu. Silakan duduk.
Bagaimana?
Anu... ini adalah kematian yang disebabkan oleh tekanan di bagian leher.
Pada proses penyiksaan di dalam bak rendam,
bagian leher ditekan ke sisi bak rendam.
Hati-hati kalau bicara!
Dengar baik-baik!
Jika kau sampai membocorkan keluar ini tewas karena penyiksaan saat interogasi,
seluruh negeri ini akan menjadi geger dan kita akan mampus.
Itu... Karena bukti yang tertinggal pada mayat sangatlah jelas...
Sudah dibilang akan dikremasi!
Semua ini tidak akan ada artinya.
Pada laporan autopsi tulis saja penyebab kematiannya adalah syok jantung.
Ini adalah uang makan-makan bagi semua teman-teman di Pencarian Sains Nasional.
Maaf, Bonbujang-nim. [Bonbujang - setara dengan direktur]
Kau hanya akan menghancurkan dirimu sendiri jika kau berbuat seperti itu.
Besok mereka-mereka juga akan mengumumkan penyebab kematiannya adalah syok.
Mengerti?
Ektravasasi darah seukuran bola ping-pong yang ditemukan pada bagian kanan,
Ektravasasi darah seukuran bola ping-pong yang ditemukan pada bagian kanan, -= Tanggal 16 Januari 1987 pukul 09.00. =-
kemungkinan besar adalah tuberkulosis. -= Tanggal 16 Januari 1987 pukul 09.00. =-
kemungkinan besar adalah tuberkulosis.
Ekstravasasi darah pada bagian leher dan dada,
terjadi pada saat proses pernafasan buatan.
Sama sekali tidak ada jejak penyiksaan.
- Eomma! Eomma! - Eomma! Eomma!
Eomma! Eomma!
Eomma! Eomma!
Anak keluarga kami bukan komunis.
Sudah datang! Sudah datang!
Upacara pemakaman sudah berakhir.
Nomor 2 gerak untuk konfirmasi!
Atas alasan apa tidak mengizinkan akses?
Baris dengan baik!
Atas alasan apa melarang akses?
-= Krematorium =-
Anggota keluarganya muncul!
Abeoji!
Mobil yang itu Yoon Gija! Kita balik arah?
Sebentar! Sebentar!
Bukan, bukan.
Kamera... kamera.
- Butuh kamera? - Iya, kamera.
Busnya jalan lurus.
Tidak, tidak jalan lurus.
Apa yang sedang dilakukan oleh bajingan-bajingan ini?
Mobil yang mana sebenarnya?
2382, belok kiri! Belok kiri!
- Belok kiri? - Belok kiri! Belok kiri!
Hei, jalankan mobilnya!
Kusuruh kau jalankan mobilnya!
Hei, hei, hei, cegat mereka!
Cegat!
- Pergi dari sini! - Aku adalah reporter dari Harian Dong A.
Kenapa kamera orang dibuang?
Keluar! Keluar!
Kenapa tidak diizinkan wawancara?
Kenapa tidak diizinkan wawancara?
Jong Cheol...
Abeoji.
Kenapa? Kenapa begini?
Kenapa pergi begitu saja?
Kenapa masih berada di sini?
Selamat jalan... selamat jalan.
Tidak ada yang sanggup Abeoji katakan.
Kau sungguh menjengkelkan.
Sudah dibilang hari ini tidak bisa.
Aku adalah reporter, kenapa tidak diizinkan masuk?
Sudah kami bilang tidak bisa hari ini.
- Kenapa sih ngotot mau masuk? - Lain kali baru datang lagi. Lain kali.
Bertambah seekor anjing kampung.
Kenapa reporter tidak diizinkan masuk?
Minggir! Minggir!
Minggir!
Pergi kalau diusir! Kampret!
Kampret? Siapa yang kau panggil kampret?
Kampret!
Yoon Gija, jangan emosi.
Aku datang untuk mengonfirmasi fakta. Mati karena ditenggelamkan, 'kan?
Tewas saat disiksa di dalam air, 'kan?
Kata siapa mati karena ditenggelamkan?
Lalu apa? Mati karena tindakan kekerasan?
Ngomong dong! Dasar kampret!
Kenapa aku harus memberitahumu? Kau selidiki saja sendiri.
Kau itu satu komplotan, 'kan?
Mereka menjanjikanmu posisi jabatan yang tinggi?
Departemen Keamanan atau Cheongwadae?
Iya, kampret!
Iya, aku ingin lebih tinggi dan sukses dari orang. Puas?
Kau harus tahu kata malu.
Tulis berita dengan baik, kampret.
-= Tewas dicekik pada saat disiksa dalam air. =-
-= Sin Gil Industri / Departemen Keamanan Divisi Singil-dong =-
-= Tanggal 19 Januari 1987 pukul 4 sore =-
Aigoo, bukankah ini adalah Departemen Pengawasan?
Iya.
Gukjang-nim, apa maksudmu?
Seret!
Hei, lepaskan! Mau apa kalian ini?
Jangan macam-macam!
Bajingan!
Hei, jangan macam-macam!
Jangan macam-macam!
Kalian ditahan atas tuduhan perbuatan penyiksaan hingga kehilangan nyawa.
Mulai sekarang, kalian bukanlah polisi lagi.
- Tapi kriminal, kriminal. Oke? - Gukjang-nim.
Aku bisa apa? Cheongwadae memberiku perintah untuk menangkap mereka.
Yang mana?
Tidak bisa kuberitahu. Kau akan mengacau ke sana.
Siapa yang berani tanggung-jawab jika terjadi sesuatu?
Park Cheojang! Kau harus tegas! [Cheojang - setara dengan direktur]
Jika ingin menyelamatkan dirimu, harus kau potong ekormu!
Di Singil-dong.
Dilarang masuk.
Siapa?
Keluar!
Loyalitas!
Cheojang, anu...
Loyalitas!
- Loyalitas! - Loyalitas!
Dasar bajingan kalian semua.
Segera lepaskan!
Hajar terus!
Hei, Park Cheojang!
Kau tahu ini atas perintah siapa?
Sini kau!
Bajingan!
Berani membangkang perintah dan berperilaku kasar terhadap yang lebih tinggi?
Kau kira semua polisi itu adalah sama?
Saat kalian menerima uang suap buat makan enak minum enak,
kami berhadapan dengan pisau demi menangkap komunis.
Jika bukan karenaku, mungkin negara ini
terpaksa harus diberikan pada Kim Il Sung, bajingan kalian. Mengerti?
Bajingan, kau membuat kesalahan yang sangat besar.
Berani membangkang perintah dari Yang Mulia Presiden?
Dengarkan aku baik-baik!
Jika ada orang yang berani menghalangiku menangkap komunis,
dan aku tanpa pengecualian akan menganggapnya sebagai komunis.
-= Dilarang keluar masuk =-
-= Dilarang keluar masuk =- Gukjang-nim!
-= Dilarang keluar masuk =- Mundur!
Mundur!
Mundur semuanya!
Bangun! Bangun!
Keluar!
Sakit?
Aku tidak bersalah.
Tegakkan kepalamu!
Kalian adalah patriot.
Tegakkan kepala dan busungkan dadamu!
Menyiksa hingga kehilangan nyawa hukumannya tidak termasuk berat.
Kau bertahanlah beberapa bulan.
Akan diubah menjadi kematian karena kelalaian. Dan kau akan kuselamatkan dengan hukuman percobaan.
Jumlah anggota keluargaku ada lima orang.
Aku akan bertanggung-jawab.
Aku akan menaati perintah.
Bagus, ini baru namanya Namyeong-dong.
-= Han Byeong Yong / Sipir Penjara Yeongdeungpo. Di non-aktifkan sehubungan dengan pembentukan serikat sipir, kemudian diaktifkan kembali. =-
Tolong suruh dia diam.
Jangan mengganggu orang tidur.
Jangan mengganggu orang tidur. -= Lee Bu Yong / Wartawan Harian Dong A yang dipecat. Diduga memotori 5.3 insiden Incheon dan ditahan untuk menerima pengawasan lebih lanjut. =-
-= Lee Bu Yong / Wartawan Harian Dong A yang dipecat. Diduga memotori 5.3 insiden Incheon dan ditahan untuk menerima pengawasan lebih lanjut. =-
Tidak bisa didekati.
Hukuman mati?
Bukan.
Yang menginterogasi mahasiswa Universitas Nasional Seoul itu.
Bajingan-bajingan yang mengakibatkan kematiannya.
Hei, sini! Hei! Sini kau!
Keluarkan tanda pengenalmu!
Cuma ini? Tidak ada yang lain?
Ajumma, dari sini ke Singil-dong naik bus nomor berapa ya?
Hei, tangkap bajingan itu!
Hei, tangkap dia!
Kampret!
Seret dia!
-= Toserba Yeonhee-ga =-
Aku pulang.
Aigoo, kenapa taruh di tengah jalan?
Kau sehabis pulang kerja gak bisa langsung pulang dan tidur?
Keluyuran ke mana saja kau sebenarnya?
Hati-hati masuk penjara. Kau tuh masih belum punya istri.
Aigoo...
Justru dengan berkeliaran di luaran aku bisa mengenal wanita-wanita.
Sungguh pintar menyanggah.
Terus kau sudah dapat kencan? Sudah kencan?
Seharian cuma tahunya bacot saja seharian.
Aduh, apa lagi ini?
Jangan-jangan kau bergaul lagi dengan orang-orang aneh?
Ngomongin aneh, aku tuh sudah yang paling aneh.
Umur sudah segitu tapi masih saja harus mendengar Nuna ngoceh terus sepanjang hari.
Menurutku aku bisa normal?
- Sinting. - Apaan sih?
Aku sudah masak jjigae di belakang. Makan sana!
Aku harus cari pacar yang persis seperti Nuna.
Tapi entah kenapa susah sekali dapat yang seperti Han Yeosa ini. [Yeosa - panggilan sopan untuk wanita yg sudah menikah]
Kumat ya? Salah makan obat ya?
Iya, iya.
Yeon Hee mana?
Molor sambil menutupi kepalanya.
Begitu cepat perilakunya sudah seperti ajumma padahal dia masih seorang mahasiswa.
=.... Ada pendengar yang ingin mendengar dan merikues lagu Yoo Jae Ha.=
=Ya, tentu saja akan kami putar untuk Anda.=
=Ini adalah lagu bagi para kawula muda yang galau.=
=Ini adalah lagu bagi para kawula muda yang galau.= -= Yoo Jae Ha =-
=Jalan yang tersembunyi.= -= Yoo Jae Ha =-
=Jalan yang tersembunyi.=
Sialan!
Hei, barang jangan sampai dirusak dong!
Perlu kuambilkan palu buatmu?
Samchon!
'Kan sudah kuminta supaya barang ini diperbaiki.
Kau kira Samchon itu tukang reparasi?
Aigoo, coba lihat anak satu ini.
Coba lihat, coba lihat...aigoo.
Hei, kulihat di depan pintu tergeletak barang ini.
Aku... demi bisa memberikannya padamu, jadi barangnya kubawa pulang.
Apa itu?
Makanan?
Walkman?
Samchon!
- Aigoo... - Ternyata memang Samchon ku yang paling hebat.
Jijik banget ah!
Kau begitu kalau dikasih hadiah saja.
Ini hadiah untukmu masuk perguruan tinggi.
Wah!
Yeon Hee...
Ya?
Ini...
Kau mau ketemu Ajeossi itu lagi?
Coba lihat tampangmu yang seperti ini.
Setiap kali kalau ada pos pemeriksaan pasti ditahan.
Tapi kau tidak akan ditangkap.
Tolong sadarkan dirimu.
Kau hampir saja ditendang dari serikat buruh.
Kau sungguh tahan banting.
Sudah kubilang itu bukan serikat buruh, dasar!
Aigoo...
Yeon Hee...
Ini adalah sebuah hal yang baik. Serius.
Hei, menurutmu mungkinkah Samchon menyuruh keponakannya untuk melakukan apa saja?
Seperti ini?
Kau seorang pegawai negeri tapi kok malah disuruh-suruh oleh napi?
Kalau kau tidak suka, ya sudah!
'Kan tadi katanya ini adalah hadiah aku berhasil masuk perguruan tinggi?
Doo Bong juga berhasil masuk.
- Doo Bong itu siapa? - Putranya Gyejang-nim. [Gyejang - setara dengan Kepala Bagian]
Sialan!
Ini yang terakhir kali ya?
Tentu saja.
Terakhir kali.
Bisa buat merekam juga.
Bisa otomatis ganti sisi kaset juga.
Serius?
Cepetan, kampret!
Oke.
Hei! Hei!
Orang-orang ini membuat konsentrasiku buyar.
Sinting!
Lihat apa kalian, dasar kampret.
Kalau begitu aku permisi dulu.
Baik.
Ada kejadian apa?
-= Pastor Han Se Woong/ Perwujudan Keadilan Persatuan Gereja Katolik Nasional =-
-= Kim Jeong Nam / Dicari karena berencana memimpin berbagai kampanye demokratisasi. =-
Meminta untuk menyelidiki kebenaran Park Jong Cheol-gun.
Katanya mereka akan memberi pernyataan.
Di esok hari.
Selain polisi yang melakukan penyiksaan,
tekankan untuk menghukum orang yang bertanggung-jawab.
Jika secara gegabah mencari musuh yang salah,
akan membangunkan singa tidur.
Dan akan menjadi sulit untuk dalam mencari kebenaran.
Kepala keamanan di penjara Yeongdeungpo, Si Ahn Gyejang itu polisi saja tidak diperbolehkan masuk. Bagaimana bisa?
Harus dibuat menjadi bisa.
Para pelaku penyiksaan yang sebenarnya...
Di departemen mana, pangkatnya apa dan namanya siapa...
Ditambah mereka yang membantu menyembunyikan dan merekayasa...
Semuanya akan kuselidiki sampai sejelas-jelasnya.
Sinbu-nim... [Sinbu - pastor]
Senjata terakhir yang kita miliki...
Hanyalah kebenaran.
Dan kebenaran itu...
Akan menghancurkan rezim ini.
Ajeossi!
Ah, Yeon Hee ya?
Samchon minta maaf karena tidak bisa membawa berita yang Anda nantikan.
Iya.
Seragam ini tidak mirip seragam bikhu agama Buddha.
Ah, Sinbu-nim adalah kepalanya?
Dia adalah keponakan sipir penjara Han Byeong Yong.
Segeralah menyerah dan temukan cahaya kebenaran.
Loyalitas!
Loyalitas! -= Ahn Gyejang/Kepala Keamanan Penjara Yeongdeungpo =-
-= Ahn Gyejang/Kepala Keamanan Penjara Yeongdeungpo =-
- Yeobo! - Jin Gyoo!
Jin Gyoo!
Yeobo!
Jin Gyoo!
- Jin Gyoo! - Eomma!
-= Tanggal 20 Februari 1987, pukul 4.30 sore =-
-= Tanggal 20 Februari 1987, pukul 4.30 sore =- Kau sehat-sehat saja?
Kau sehat-sehat saja?
Apa sebenarnya yang terjadi?
Eomma, ini bukan masalah yang serius.
Tidak usah khawatir.
Kau sudah membunuh orang, masih bilang bukan masalah serius?
Kampret!
Bagaimana aku membesarkanmu selama ini?
Sampai kau bisa membunuh orang, kampret!
Abeoji...
Aku... dituduh secara tidak benar.
Sungguh aku dituduh secara tidak benar, Abeoji.
Dituduh secara tidak benar?
Salah tuduh apa?
Aku hanya memegang kakinya.
Yang membunuh adalah orang lain.
Aku sama sekali bukan bagian dari tim tersebut.
- Aku tidak ikutan... - Cukup!
- Cukup, bangsat! - Mau apa?
- Yeobo! - Jin Gyoo!
- Cukup! - Jin Gyoo!
- Jin Gyoo! - Jangan macam-macam!
Yeobo!
Jin Gyoo!
Itu...
Harap perhatikan peraturan kunjungan!
Jin Gyoo! Jin Gyoo!
Jika kau berani menulis barang seperti ini lagi...
Aku akan meledakkan penjaramu.
-= Buku catatan kunjungan =-
Ya, dengan Ahn Gyejang.
= Ya Ahn Gyejang, saya Han Byeong Yong.=
=4879 memohon untuk bertemu muka.=
Aku segera ke sana.
Halo!
Oh, Ahn Gyejang.
Katanya kau meminta untuk bertemu?
Ada yang dirasakan kurang nyaman?
Kabarnya belakangan ini demi membantu membereskan masalah polisi yang melakukan penyiksaan itu jam kerja Anda jadi terganggu.
Topik pembicaraan ini tidak ada kaitannya dengan pekerjaan administratif penjara.
Silakan kemukakan apa yang membuatmu tidak nyaman.
Katanya...
Ada lagi polisi yang melakukan penyiksaan. Benarkah begitu?
Jika tidak ada hal penting yang lain, pertemuan ini cukup sampai di sini saja.
Berhubung kau sudah datang, istirahatlah sejenak sebelum kembali.
Kau mau menjadi kaki-tangan mereka?
Seorang pegawai negeri sipil tidak diperbolehkan membocorkan informasi yang diperoleh melalui jabatannya.
Kebenaran tidak boleh terkungkung di dalam penjara!
Kewajibanku...
hanyalah memenjarakan dan menahan.
-= Alm. Park Jong Cheol ke-49 hari / Tanggal 3 Maret 1987, pukul 2 siang =-
Lihatin apa?
Jeong Mi!
Hei, rumahmu begitu dekat...
Ternyata dandan habis-habisan ya?
Gila juga!
Aku cuma cuci muka saja.
Kulitku terlihat lembab dan cerah ya?
Sebaiknya kau bersihan dulu lipstik yang nempel di gigimu itu.
Bersumpah untuk menggulingkan!
Penyiksaan yang berujung kematian oleh diktator militer.
Bersumpah untuk menggulingkan! Bersumpah untuk menggulingkan!
- Semua warga-negara yang patriotik... - Ayo kita pergi!
Hei, hei, hei, sebentar!
Ganteng banget!
Tolong dibaca.
... Kita akan memulai konfrontasi nasional.
Mari kita semua bersatu!
Hidup Park Jong Cheol!
- Hidup Park Jong Cheol! - Bisa tolong dibaca ini?
Hidup Park Jong Cheol!
-= Alm. Park Jong Cheol-gun =- -= Upacara Peringatan Nasional =-
Ayo kita pergi!
Yeon Hee!
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dam
Subtitle oleh: ~ Damn
Subtitle oleh: ~ Damn!
Subtitle oleh: ~ Damn!S
Subtitle oleh: ~ Damn!Su
Subtitle oleh: ~ Damn!Sup
Subtitle oleh: ~ Damn!Supe
Subtitle oleh: ~ Damn!Super
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
Lepaskan! Aku tidak ikutan!
Sudah kubilang aku tidak ikutan!
Bajingan!
Berhenti!
Berhenti!
Jalang!
Berhenti kau, perempuan jalang!
Berhenti, bajingan!
Sini! Sini!
Cepat!
Kami tidak dagang.
Tidak dagang.
Buka pintunya!
Sudah kubilang tidak dagang, kamrpet!
- Kampret, buka pintunya! - Tidak dagang!
Berhenti!
Aku masih punya persekutuan.
Panas sekali.
Jika digosok pakai tangan akan terasa lebih panas.
Cucilah mukamu dulu.
Anu...
Sepatumu...
Tidak apa-apa.
Masih ada kaus kaki kok!
Keluar dalam keadaan begini kau bisa ditangkap.
Kau pakai yang 270, 'kan?
Yang ini harganya 8000 Won, tapi kau cukup bayar 5000 Won saja.
Maaf, aku tidak punya uang.
Biar aku yang bayar.
Tidak.
Tidak usah, tidak apa-apa.
Tidak--
Ini.
Ini adalah balas budiku terhadapmu.
Omo!
Omo!
A--Anu...
-= Catatan keluar masuk karyawan =-
'Kan sudah kubilang jangan membuat catatan apapun? Kampret!
Pengakuanmu selalu tidak konsisten. Aku cuma ingin...
...memastikan satu hal.
Kau memborgol tangan korban di belakang pungungnya,
Seperti begini pengakuanmu.
Akan tetapi pergelangan tangan korban
sama sekali tidak ada jejak borgolan.
Ini adalah kelalaian yang menyebabkan kematian. Apa bedanya?
Lebih kurang saja.
Kelalalain yang menyebabkan kematian...
Kejahatanmu adalah penyiksaan hingga mati.
Interogasi dengan penyiksaan.
Tuduhannya belum diubah?
Ngomong apa kau kampret? Jangan macam-macam!
Jika kau masih tidak mau sadar, hukumanmu adalah 15 tahun!
Berikan pengakuan yang sebenarnya!
Bajingan!
Apa? Bajingan?
Bukan aku yang bunuh.
Apa?
Budek ya kau?
Pembunuhnya adalah orang lain!
Kau tidak bisa begitu.
Ada apa ini?
Lain kali baru diteruskan lagi.
Lain kali baru diteruskan.
Mau apa kalian?
Mau apa kalian?
Lagi-lagi gerombolan ini.
Macam-macam lagi kalian.
Ingatkan Park Cheojang untuk menepati janjinya!
Ngomong apa kau, kampret.
Kau mau coba rasanya seperti apa?
Yang harus merasakannya adalah mereka.
Hei, Jo Banjang-nim!
Lagi ngapain kau?
Yang membunuh orang adalah kalian.
Bukankah begitu?
Pegang erat-erat bangsat ini!
Jangan coba-coba bergerak!
Hidup kalian semuanya tergantung di mulutku.
Pikirkan dengan baik-baik.
Jam kunjungan selesai.
Sialan!
Loyalitas!
Mau untuk apa bawa uang sebanyak itu?
- Ada siapa saja? - Masih ada bagian humas.
Berikan kebijakan laporan khusus padaku!
Semua demonstrasi itu dikarenakan oleh pemilihan langsung.
Dikarenakan kekacauan seperti ini, negara ini akan hancur di depan mata.
Fokuskan laporan pada area ini!
- Baik, mengerti. - Dan juga...
- Departemen Dalam Negeri. - Ya?
Berikan saya lembaga politik dan ekonomi daerah dalam bentuk daftar! Tingkatkan pemeriksaan universitas-universitas besar.
Baik.
Siaga 24 jam dan jangan sampai terjadi masalah apapun!
Baik.
Hal seperti begini masih perlu kukhawatirkan?
Kabarnya terjadi kericuhan di penjara.
Agen yang ditangkap itu meminta hukumannya diganti menjadi kelalaian yang menyebabkan kematian.
Ini adalah pertolongan Tuhan kita berhasil memadamkan api ini.
Kau mau menyiram minyak ke dalam api?
Kau mau menyiram minyak ke dalam api? -= Kim Man Cheol sekeluarga datang ke Seoul. =-
Kau mau menyiram minyak ke dalam api? -= Darurat [Reli terkait Park Jong Cheol-gun] =-
-= Darurat [Reli terkait Park Jong Cheol-gun] =-
Dengan memenuhi janji, hal-hal yang tidak diinginkan bisa dicegah.
Saya bisa membuat persidangan diperpanjang tanpa tenggat waktu
Dalam batasan ini, kau ambil saja keputusan sendiri.
Park Cheojang...
Yang Mulia Presiden sangat khawatir.
-= Kang Jin Gyoo, Seoul Trust Bank. =-
-= Saldo =-
-= Saldo =- Jutaan, puluhan juta, ratusan juta.
Jutaan, puluhan juta, ratusan juta.
Mau menggunakan ini untuk mengganti 10 tahun hidupku?
Akhir bulan ini keluarkan aku.
Tunggu Yang Mulia Presiden menyerahkan jabatannya kepada penerusnya,
...akan ada grasi.
Aku mau disuruh tunggu sampai tahun depan?
Kau kira aku dibohongi itu cuma sekali dua kali saja?
Yang pasti ini adalah pertarungan hidup mati.
Lebih baik kuceritakan semuanya sesuai dengan hati nurani supaya mendapat potongan hukuman.
Sekarang ini adalah saat-saat yang penting.
Setidaknya tunjukkan sifat patriotisme-mu.
Patriotisme, patriotisme... patriotisme sialan!
Selama di sini belum pernah sekalipun aku tidur dengan nyenyak.
Sepasang tangan ini...
Jeritan dan tangisan dari orang-orang yang pernah dihajar dengan kedua tangan ini...
...selalu muncul dalam kepalaku.
Kita...
Kita adalah patriot?
Bajingan kau!
Jangan macam-macam!
Kau mau batok kepalamu dibolongi?
Tembak saja.
Tembak!
Tidak...
Tidak.
Isterimu...
Dan juga anak-anakmu...
Langsung dibuang ke Sungai Imjin sja.
Setelah membereskan pembelot dari utara dan memotong gas...
Berhubung kau pernah melakukannya, kau pasti mengerti.
Pada saat itu hatimu yang tercabik-cabik
Akan kusaksikan dengan seksama.
Cheojang-nim...
Silakan pilih!
Mau jadi seorang patriot atau mau jadi pembelot?
Aku terima.
Aku akan menerima... Aku akan menerima.
Cheojang-nim!
Tolong patuhi aturan penjara.
Sesuai dengan aturan, kunjungan--
Tidak boleh terjadi...
Kontak fisik dengan pihak lain.
Sungguh berkomitmen dalam bertugas.
Buat makan-makan bersama dengan yang jaga pintu!
Hei, berdiri sebelah sana!
Cepat lewat!
Tidak punya kartu pengenal mahasiswa?
Coba sebutkan nomor induk mahasiswamu!
8711023.
Sialan, biasanya aku tidak pernah ditahan.
Aku terlihat seperti atlit mahasiswa?
Hari ini entah kenapa...
Kau terlihat seperti atlit mahasiswa.
Sepertinya serasi dengan ksatria hitam yang telah menyelamatkanmu itu.
Ha?
Ah, Oppa itu.
Sudah kubilang bukan atlit mahasiswa.
Oppa?
Sadarkan dirimu, kampret!
Sekalipun bertemu lagi dengannya, dia juga tidak akan ingat mukamu seperti apa.
Tapi yang pasti dia akan ingat muka cemongmu yang penuh make-up itu.
Mau kugosok dengan air liur?
- Hei! - Jangan!
Sini kugosokkan!
Hei, makanya....
Kau juga harus sepertiku, pegang ini.
Dijamin kau tidak akan ditahan.
Terlihat begitu lugu, 'kan?
Kim Hee Ae.
Kim Hee Ae. [Bintang film legendaris Korea]
Aku sekarang ini persis Kim Hee Ae.
Kenapa semua orang memeluk buku di dadanya?
Sekalipun dadamu rata,
Tetap saja harus pede.
Pede!
Hei!
Harga diriku sungguh terluka.
Apa?
Oppa yang itu?
Omo, omoya...
Jika tampangnya seperti itu sekalipun dia adalah mata-mata tetap harus dipacari.
Gimana nih? Gimana nih?
Dia ingat.
Senyum.
Mahasiswi baru ya?
Iya.
Bicara tidak usah begitu sungkan.
Yang pasti...
Sebelumnya sudah pernah ketemu.
Oh ya?
Nanti organisasi kami akan memutar video.
Mau ikut?
Maaf?
Setelah acara selesai akan ada acara bagi-bagi komik.
Kami... pasti akan hadir.
Omona!
Sepatu olah-ragamu keren banget.
Terlihat mahal.
Barang murah kok!
Terima kasih, sampai jumpa nanti.
Hei, dia tidak tahu, sama sekali tidak tahu.
Orang sama sekali tidak ingat kau.
Dia bilang murah, murah.
- Benar ya? Kau belikan sepatu murahan buat dia? - Lepaskan! Lepaskan!
Lepaskan!
Orang dia sama sekali tidak ingat padamu.
Sudah kubilang aku tidak mau ke sana!
- Ayo sini! - Bentar, bentar!
Bentar!
Apaan sih?
Kau mau dandan dulu?
Masuk dari sini saja.
- Sungguh menyebalkan. - Halo!
Silakan duduk sebelah sini.
Duduk saja di sebelah sana.
- Sudah? - Duduk saja sebelah sini.
Sudah bisa dimulai?
Tirai!
Pemutaran video oleh klub pencinta komik akan dimulai sekarang.
Film apa yang akan diputar?
Bukan film tapi dokumenter.
Dibuat di luar negeri.
Kalian semua tentu sudah tahu situasi di Gwangju, 'kan?
Yang ada dalam ini adalah fakta.
Sialan, apaan ini? Ayo kita pergi.
Pada awalnya aku juga tidak kuat nonton sampai habis.
Kenyataannya sangat menegangkan dan terlalu menakutkan.
Lalu kenapa harus memperlihatkan barang seperti ini pada orang-orang?
Kalian mau kami berbuat apa?
Kami mau disuruh berperang dengan tentara yang memegang senjata itu?
Mau berperang bagaimana?
Jika terjadi lagi korban jiwa,
siapa yang akan bertanggung-jawab?
Dua puluh dua orang telah didistribusikan, termasuk informasi kontak dari departemen bimbingan.
Sepertinya tidak ada yang tahu di mana Kim Jeong Nam bersembunyi.
Karena takut mendapat masalah sehingga kerjanya menjadi lamban?
Sungguh maaf.
Tapi situasi sekarang ini tidak seperti dulu lagi.
Hentikan tindakan!
Aku adalah Direktur Kontra Komunis.
=Segera nyalakan TV sekarang!=
=Pidato akan segera dimulai.=
Baik.
Yang Mulia Presiden sedang menunggu tertangkapnya Kim Jeong Nam.
Yang Mulia Presiden sedang menunggu tertangkapnya Kim Jeong Nam. -= Insiden grup mata-mata Kim Jeong Nam =-
Tuduh Kim Dae Joong dan Kim Yeong Sam sebagai mata-mata untuk mengalihkan insiden Park Jong Cheol. -= Insiden grup mata-mata Kim Jeong Nam =-
Tuduh Kim Dae Joong dan Kim Yeong Sam sebagai mata-mata untuk mengalihkan insiden Park Jong Cheol.
Dengan demikian kita baru bisa selamat.
=Kau tahu jika kali ini adalah kesempatan yang terakhir.=
Bebaskan dia!
Cheojang-nim.
Di saat-saat seperti ini, sangat penting membangun karir.
Saat aku tinggal di Utara, aku pernah memelihara seekor anjing jantan.
Anak ini suka menghilang tanpa sebab.
Setiap kali pulang ke rumah kau tahu seperti apa aku mencarinya?
Berkeliling sambil membawa seekor anjing betina yang lagi berbirahi tinggi.
Dengan demikian anjing-anjing jantan yang masuk ke dalam lubang anjing itu
akan menjadi ngiler dan keluar tanpa perlawanan.
=Sekarang secara pribadi saya merasa hal seperti ini tidak mungkin terjadi pada masa jabatanku.=
=Sekarang secara pribadi saya merasa hal seperti ini tidak mungkin terjadi pada masa jabatanku.= -= Tanggal 9 April 1987, jam 09:00, Deklarasi Konstitusional =-
=Sesuai dengan konstitusi yang sedang berjalan,= -= Tanggal 9 April 1987, jam 09:00, Deklarasi Konstitusional =-
=Tahun depan bulan Februari tanggal 25,= -= Tanggal 9 April 1987, jam 09:00, Deklarasi Konstitusional =-
=Tahun depan bulan Februari tanggal 25,=
=masa jabatanku akan berakhir.=
Sekarang sudah saatnya harus keluar.
Lepaskan semua anjing betinanya.
Kerjakan dengan baik.
Siap!
- Ikut aku! - Siap!
Hei, kalian bawa serta barangnya!
-= Pidato khusus Presiden Chun Doo Hwan =-
=... untuk bisa termovitasi, terhadap...= -= Pidato khusus Presiden Chun Doo Hwan =-
=... untuk bisa termovitasi, terhadap...=
Artinya akan diadakan pemilihan langsung, 'kan?
Sialan, sistem pemilihan langsung itu buat kalian saja.
Bujang, ini 'kan sama dengan mengumumkan akan memperpanjang kediktatorannya?
Terus ke depannya harus bagaimana?
Bisa bagaimana lagi?
Hei!
Bagian politik! Bagian kemasyarakatan!
Tunggu apa lagi?
Apa maksudnya?
Apanya apa maksudnya?
Artinya dia yang akan memilih secara pribadi presiden selanjutnya.
Kampret! Ajumma, tolong sebotol soju.
Sebentar.
Tidak, tidak usah.
Byeonhosa-nim, sejam lagi harus sidang. [Byeonhosa - pengacara]
Aku tidak mau ke sana, kampret.
Sialan! Kampret!
Sialan! Kampret! -= Pidato khusus Presiden Chun Doo Hwan =-
Masih mau lanjut tujuh tahun lagi? -= Pidato khusus Presiden Chun Doo Hwan =-
Masih mau lanjut tujuh tahun lagi?
Bukan tujuh tahun. Selama pemilihan stadion
yang pasti dunia orang-orang ini tidak akan berakhir.
Ngomong-ngomong yang dimaksud dengan pemilihan stadion itu apa?
Dasar kampret yang gak tahu apa-apa.
Kau pasti mata-mata ya?
Ini orang beneran dari Universias Yonsei?
Kau pasti adalah mata-mata musuh, 'kan?
Pret, kau tuh seorang mahasiswa.
Ini adalah sebuah permainan yang sudah disepakati oleh mereka.
Kau mau ngapain?
Aku harus melakukan sesuatu.
Hei, ayo sama-sama!
Sang Ho, mesin mimeografi!
Aku pergi sebentar, Seunim. [Seunim - biksu]
Kau keluar seperti ini akan sangat berbahaya.
Apaan ini?
Apa yang dimaksud dengan sistem pemilihan langsung?
Semua voternya sudah menerima suap untuk memberikan suaranya.
Iya.
Standar masyarakat negara ini masih terlalu rendah.
Sedang apa kalian semua tidak ganti shift?
=Ini adalah sebuah titik balik yang bersifat revolusioner.=
=Aku sangat percaya akan hal ini.=
Aku akan mendukungmu.
Tidak perlu khawatir sama sekali.
Para komunis yang berniat masuk ke Cheongwadae...
...harus dibasmi semuanya!
Siap!
Kirim anggota kita untuk mengawasi orang-orang di sekitar Kim Jeong Nam!
4879.
Pertemuan.
Di sini.
-= Ayah, aku sangat dirugikan, sangat dirugikan. =- -= Dirugikan? Kenapa dirugikan? Coba ceritakan. =-
Sisanya ditulis berdasarkan apa yang ada diingatan.
Yang bisa kulakukan... hanyalah sebatas ini.
Harus sudah selesai sebelum jam bangun tidur tiba.
Berhenti!
Anda memanggilku?
Kukira hari ini tidak akan ketemu yang beginian.
Aku adalah pegawai negeri bagian Kementerian Kehakiman.
Itu... hanyalah majalah.
Sipir ya?
Tampangmu ini sungguh... jelek.
Iya, seperti seorang penjahat, penjahat.
Hari ini sudah dua kali kudengar.
Tidak bisa menyalahkan orang-tua.
Ini apa?
Cuma majalah yang dibeli pas lagi kesepian. Buat apa sih dicek-cek?
Lolos.
Iya, iya, telah menyusahkanmu.
Saat kesepian majalah Sunday memang paling pas.
Majalah.
Marga Ahn baru saja keluar dari kuil.
Si Kim Jeong Nam 'kan umat Katholik?
Aku juga merasa aneh.
Cepat masuk cek ke dalam!
Hei, kau awasi pintu belakang!
Sebaiknya melapor dulu. Kalau cuma kita berdua yang bertindak...
Kau ingin menyerahkan jasa kita yang sudah di depan mata kepada orang lain?
Kita bagi jasa ini berdua.
=Target sudah ditemukan!=
=Target sudah ditemukan, mohon dukungan.=
Di belakang.
Cepat naik!
Ke mana perginya dia?
Naik!
Maaf.
Bajingan sialan!
Halo!
Laporkan posisi si Bayangan, laporkan posisi si bayangan.
=Target tidak ditemukan, tidak ada di sini.=
=Tidak kelihatan orangnya. Tidak ada di sini, tidak ada di sini.=
=Cepat cari! Dasar bajingan kalian!=
Maaf.
Cheojang-nim!
Kim Seonsaeng-nim sudah dipindahkan ke tempat yang aman?
=Iya, susah payah akhirnya berhasil lolos.=
Untunglah.
=Beliau ke Gereja Hyangrim.=
Aku tahu tempatnya di mana, aku...
=Jangan, jangan.=
- Aku pulang. - =Segala gerak-gerikmu sekarang sangat berbahaya.=
- Eomma mana? - =Kau juga tahu deklarasi yang sedang dikerjakan oleh Kim Seonsaeng, 'kan?=
=Tanpa burung merpati, semuanya akan sia-sia.=
- =Harus bisa tersampaikan.= - Sebentar.
=Sudah terlalu banyak orang-orang kita yang terekspos.=
Bagaimanapun juga, aku akan berusaha mencari cara lain.
Yeon Hee...
Bikin kaget saja!
Ada apa?
Tidak!
Nak, sungguh ini yang terakhir kalinya.
Ini sangat penting, harus diekspos.
Terus kalau sudah terekspos bagaimana? Ujung-ujungnya yang terluka adalah Samchon.
Bagaimana mungkin melihat seseorang meninggal tanpa melakukan apapun juga?
Tidak hanya Samchon seorang, masih banyak orang-orang yang akan membantuku.
Jangan lupa bagaimana Appaku meninggal dunia.
Mereka yang ribut-ribut menuntut tunggakan gaji itu...
...pada akhirnya kabur semua.
Maehyeong telah melakukan apa yang seharusnya dia lakukan. [Maehyeong - suami kakak perempuan]
Yang harus disalahkan adalah Sajang sialan yang berhutang upah tersebut.
Kenapa harus menyalahkan orang yang tidak bersalah?
Appa minum-minum gara-gara Sajang?
Pada dasarnya dia memang tidak bisa minum.
Dia minum karena orang-orang telah mengecewakannya.
Yeon Hee...
Itu hanyalah sebuah kecelakaan lalu-lintas biasa.
- Jangan menyalahkan orang lain. - Jangan bercanda!
Jika pada saat itu orang-orang tersebut tidak kabur...
Appa pasti tidak akan meninggal.
Aku tidak butuh barang seperti ini.
250 Won, kurang 50 Won.
Baiklah.
Nikmati dan jalani hidup dengan baik.
Hati-hati, jangan sampai jatuh!
Samchon mana?
Entah!
Byeong Yong! Byeong Yong!
Pindahkan barang-barang yang ada di luar ke dalam! Sepertinya mau turun hujan.
Kalian berdua bertengkar?
Bertengkar apaan?
Dasar ini anak.
Sudah berapa kali kubilang, anggaplah Samchon itu sebagai ayahmu.
Kau ini cuma tahunya membangkang. Pantesan saja ribut terus.
Ada apa?
Byeong Yong!
Mundur!
Bajingan kau!
Byeong Yong!
Jangan! Jangan!
Jangan! Ampunilah dia.
- Samchon! - Byeong Yong!
Bajingan!
- Kenapa aku ditangkap? Apa salahku? - Diam!
Hei, seret dia!
Jangan!
- Bawa dia! - Yeon Hee!
Byeong Yong! Byeong Yong!
Jangan khawatir! Aku tidak apa-apa.
- Samchon! - Byeong Yong!
- Yeon Hee! - Samchon!
- Apa lihat-lihat? - Kenapa bisa begitu?
Pernah ketemu dengan anggota penting kami di penjara, bukan?
Iya, pernah ketemu beberapa kali.
Kau... kenal Kim Jeong Nam?
Tidak kenal.
Kim Jeong Nam, 'kan?
Katanya dia menerima dana aktivitas dari Kim Il Seong.
Dan dibagi-bagikannya kepada anggota dari partai oposisi.
Benar begitu?
Aku tidak tahu. Aku tidak kenal dengan orang ini.
-= Diagram Organisasi mata-mata Kim Jeong Nam =-
-= Organisasi pro Demokrasi =-
-= Meremehkan pemerintah. =-
Mulutmu bilang tidak tahu tapi kenapa kau terlihat begitu kaget?
Lakukan!
Mau lakukan keseluruhan saja?
Biar dia tahu betapa hebatnya kita.
Hei!
Sipir!
Ini adalah kamar baru.
Segera selesaikan biar bisa pulang secepatnya.
Sebelum kau mati konyol di sini.
Hei!
Koran!
Tempat tinggalmu lumayan tinggi juga.
Kenapa ke sini?
Tentu saja untuk merekrutmu.
Bergabunglah dengan klub kami.
Jeong Mi juga sudah gabung.
Ini adalah salah satu karya klub kami.
-= Untuk menggulingkan konstitusi dan menyiksa rezim tersebut, ajukan banding nasional =-
Kau mau ikutan pawai demo?
Dengan berbuat seperti ini dunia akan berubah?
Betapa mulianya kalain.
Tidak pernah memikirkan perasaan keluarga?
-= Lagu Hari Ini =-
Hari itu tidak akan pernah tiba.
Jangan bermimpi di siang bolong. Sadarlah!
Aku juga ingin begitu.
Tapi tetap saja tidak bisa.
Hatiku terlalu sakit.
Pulanglah.
Aku pulang dulu.
Yeon Hee!
Hubungi aku jika kau berubah pikiran.
-= Pertarungan solidaritas menunggu Anda untuk menghubungi! 754-6512
-= Sunday Seoul =-
-= Yeon Hee, ini yang terakhir kalinya. Ini adalah hal yang sangat penting. Pergilah ke Gereja Hyangrim dan cari Kim Seonsaeng-nim. 362-2664. Tolong ya! =-
Halo?
=Yeon Hee...=
Halo? Eomma?
Eomma, kenapa? Apa yang terjadi?
=Byeong Yong dibawa pergi oleh agen khusus.=
=Mereka akan membunuhnya.=
Kampret satu ini sungguh gigih.
Masih sanggup dia bertahan?
Sudah ronde ketujuh tapi masih belum bersedia buka mulut.
Sungguh tahan banting.
Bawa ke sini informasi pribadinya!
Apa yang terjadi di sana?
MInggir, dasar bajingan kalian!
Kami tahu mereka ada di dalam.
Han Byeong Yong! Nuna sudah datang.
Nuna sudah datang!
Mau apa kalian?
Halangi mereka!
Dongsaeng-ku!
Eomma! Eomma!
Eomma, kau tidak apa-apa?
Punya hak apa kau? Punya hak apa kau memukul orang?
Preman ya? Preman ya kau?
Punya hak apa kau memukul orang?
Eomma, tenangkan dulu dirimu!
Punya hak apa memukul orang?
- Eomma! - Yeon Hee!
Sini kau! Naik! Jangan macam-macam!
Tolong!
Eomma!
Jangan gerak-gerak! Jangan gerak-gerak! Diam di sana, dasar perempuan jalang!
Mundur semuanya!
-= Salon Hwajeong =-
=Mendefinisikan reli tersebut sebagai pertemuan ilegal.=
=Dalam mencegah pertemuan yang dianggap melanggar hukum tersebut, partai oposisi...=
Jangan gerak-gerak!
Hormat!
Dua, tiga, empat.
Lima, enam, tujuh...
Satu, dua, tiga...
Empat, lima, enam.
Anak muda yang berdiri di samping Eomoni ini...
Namanya adalah Dong Hee.
Waktu kecil dia hampir mati, Eomoni lah yang telah menyelamatkannya.
Anak ini otaknya berputar cepat sekali.
Abeoji ku menganggapnya sebagai keluarga dan membantunya berkeluarga dan berkarier.
Aku menganggap Dong Hee sebagai hyeongnim.
Akan tetapi...
Setelah Kim Il Seong berbuat ulah,
Dia mulai ikut serta dalam yang namanya demokrasi.
Mengenakan ban merah di lengan.
Kemudian Tentara Rakyat malah dibawa pulang ke rumah dan kau tahu apa yang dilakukannya?
Musuh rakyat! Tuan tanah yang kejam!
Kirim semua penentang revolusi ini ke neraka!
Dong Hee juga berpesan tidak boleh menyia-nyiakan peluru.
Dan menusukkan pistol bambu ke dada Abeoji-ku.
Bajingan, mati kau sana!
Waktu itu aku menyembunyikan diri di bawah koridor...
...dan menyaksikan semuanya.
Hei!
Andaikan pada saat itu aku merangkak keluar, sanggupkah aku menyelamatkan ibuku?
Dong Hee, terkutuk kau!
- Eomma! - Harusnya aku bisa menyelamatkan nyawa adikku, 'kan?
Karena dia mati menggantikanku.
Kau... tahu apa itu neraka?
Anggota keluargaku mati satu persatu...
...tapi aku sama sekali tidak sanggup menggerakkan jariku.
Sama sekali tidak sanggup bersuara...
Itulah neraka.
Bagaimana?
Maaf.
Tolong jangan biarkan Samchon ku disiksa lagi.
-= Sunday Seoul =-
Terima kasih karena sudah mempercayaiku.
Sinbu-nim...
Tadi pagi merpatinya sudah terbang ke sini.
-= Gereja Hyangrim =-
Cepat!
Tutup pintunya!
Cepat tutup pintu!
Cepat! Cepat!
Cepat lari!
Sinbu-nim...
Cepat pergi!
Tempat ini adalah Bait Allah!
Jangan sembarangan!
Mau apa kalian?
Di mana Kim Jeong nam?
Geledah!
Kim Jeong Nam!
Turun kau!
Cepat!
Coba buka!
-= Mei 18 Misa Peringatan Gwangju =-
-= Mei 18 Misa Peringatan Gwangju =- Kita mengadakan persekutuan...
Kita mengadakan persekutuan...
Menyambut peringatan ketujuh Mei 18.
Menyambut peringatan ketujuh Mei 18. -= 18 Mei 1987 Jam 11:30 =-
Di dalam Bait suci Allah... -= 18 Mei 1987 Jam 11:30 =-
Memberikan pernyataan yang sangat penting. -= 18 Mei 1987 Jam 11:30 =-
Memberikan pernyataan yang sangat penting.
-= Pastor Kim Seung Hoon Pastor Perwakilan dari Perwujudan Keadilan Persatuan Gereja Katolik Nasional =-
-= Pastor Kim Seung Hoon Pastor Perwakilan dari Perwujudan Keadilan Persatuan Gereja Katolik Nasional =- Fakta dari meninggalnya Park Jong Cheol-gun karena disiksa,
-= Pastor Kim Seung Hoon Pastor Perwakilan dari Perwujudan Keadilan Persatuan Gereja Katolik Nasional. =- telah disembunyikan dan direkayasa.
telah disembunyikan dan direkayasa.
Pelaku yang menginterogasi dan menyiksa Park Jong Cheol secara langsung adalah...
Depertemen Keamanan Publik, Tim Kontra Komunis.
Tim II Dan V Fak 2-1 ...
Letnan Jo Han Gyeong.
Fak 2-1, Polisi Lee Jeong Ho.
Fak 2-1, Letnan Hwang Jeong Woong.
Fak 2-1, Sersan Ban Geum Gon.
Fak 5-2, Sersan Kang Jin Gyoo.
[Menyanyikan lagu kebangsaan Korea, Aegukga/Patriot]
Sialan!
Duduk dengan benar!
Jong Cheol...
Ini adalah Namyeong-dong.
Satu nyawa yang melayang sama sekali bukan hal yang penting.
Di mana Jong Woon?
Aku tidak tahu.
Sungguh tidak tahu.
Dasar.
Sudah lama sekali tidak menyiksa.
Jangan terlalu berlebihan!
- Kampret satu ini masih bilang tidak tahu? - Jangan!
Jangan!
Ampun.
- Aku tidak tahu! - Berdiri!
Ampun.
Kampret!
-Cepat bilang! - Jangan!
Bajingan!
Kampret!
Eomma...
Eomma...
Sanggup atau tidaknya negara kita menuju negara yang demokrasi...
Kuncinya terletak pada kasus ini.
Tahun 1987 bulan Mei tanggal 18.
Perwujudan Keadilan Persatuan Gereja Katolik Nasional...
Cepat sebarkan beritanya! Sekarang!
Sialan!
Cepat telepon!
Pelaku interogasi dan penyiksaan Park Jong Cheol hingga meninggal.
Polisi Lee Jeong Ho.
Letnan Hwang...
Tidak ada orang.
Ayo!
Cheojang-nim!
Cheojang-nim!
=Mohon dihubungkan! Mohon dihubungkan!=
=Segera hubungi Cheojang!=
=Situasi darurat! Situasi darurat!=
Kenapa rapat penanggulangan dilaksanakan di ruang kerja Kepala Departemen Keamanan Publik?
Baik, mengerti.
Bakar!
Semuanya.
Cepat! Cepat! Gerak cepat!
Cepat!
Cepat! Cepat!
Hei!
Hwang Gyeongwi. [Gyeongwi - Letnan]
Gukjang-nim, kenapa Anda bisa ke sini? [Gukjang - setara dengan Kepala Departemen]
Lama tidak berjumpa.
Tangkap!
Sialan!
Lepaskan aku!
Bangsat!
Lepaskan aku!
- Lepaskan aku! - Lepaskan aku!
-= Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat =-
Cheojang-nim! Cheojang-nim!
Total ada lima orang yang melakukan penyiksaan, Anda tahu?
Kami tidak tahu.
Mana mungkin tidak tahu?
Dia disiksa secara sistematis, 'kan?
Tidak ada kejadian seperti itu. Aku tidak tahu.
Perintah dari atasan, 'kan?
Tutup mulutmu, bangsat!
Cheojang, tolong beri tanggapan.
Memberikan uang sebanyak 100 juta Won pada polisi, bukan?
Keluarganya sudah bersaksi.
Dari mana asal uang tersebut?
Membunuh dengan menyiksa, menyembunyikan, memalsukan dan menyuap.
Habislah kau.
Loyalitas!
-= Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat =-
-= Putusan bersalah =-
-= Yang Mulia Presiden =- -= Petugas Keamanan Publik: Jang Se Dong =- -= Topik: Direktur Tim Kontra Komunis Pejabat Eselon III Park Chi Ahn, kesalahannya tidak dapat dimaafkan. =-
-= Tertanda: Presiden Chun Doo Hwan =-
-= Tanggal 30 Mei 1987, pukul 15.00 =-
Butuh racun tikus di dalam ruang resepsionis.
Ukutan tikusnya sudah sebesar kucing.
Senang rasanya bertemu dengan kalian.
Nih!
Jika butuh pengacara, silakan hubungi aku.
Semoga kalian memiliki peruntungan yang baik.
Permisi.
Jalan!
Jangan lihat lagi, ayo masuk!
Makanya...
Singkirkan dulu iklannya!
Bujang-nim! Bujang-nim!
Negara ini sudah berubah menjadi medan perang.
Tidak sanggup mencakup semuanya.
Kalau begitu utamakan universitas dan daerah ternama.
Siap!
Perhatian! Perhatian semuanya!
Mulai hari ini jam enam.
Semua persekutuan ibadah, kuil, dan gereja akan membunyikan lonceng.
Kenderaan juga akan membunyikan klakson.
Kalian harus siap melakukan wawancara, mengerti?
- Iya! - oke!
Hei! Hei! Gas air mata! Gas air mata!
Kampret!
=Halo?=
=Nuna!=
=Kenapa nangis?
=Kau baik-baik saja?=
=Yeon Hee bagaimana?=
Surat kabar!
-= Universitas Yonsei dibombardir dengan gas air mata =-
-= Terdapat benda asing di dalam batok kepala. =-
-= Lee Han Yeol-gun yang tumbang =- -= Pada saat demo di kampus tanggal 9, bagian belakang kepala Lee Han Yeol-gun mengalami benturan keras dan dibawa ke RS. Universitas Yonsei dan berada dalam kondisi kritis. Ini adalah kondisinya setelah terluka. Pada saat itu bagian kepala Lee Han Yeol-gun mengalami pendarahan masif yang mengucur hingga ke wajahnya. Dalam keadaan tidak sadarkan diri dia dipapah oleh temannya. =-
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator! -= Tanggal 9 Juni 1987, pukul 5 sore =-
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
Angkat senapannya!
Tembak!
Choo Yeol!
Choo Yeol!
Tahan!
Choo Yeol, kau bagaimana?
Bajingan!
Gulingkan kediktatoran militer yang telah menyiksa dan membunuh secara brutal!
Gulingkan kediktatoran militer yang telah menyiksa dan membunuh secara brutal!
Empat puluh juta orang bersatu!
Gulingkan kediktatoran militer yang telah menyiksa dan membunuh secara brutal!
Empat puluh juta orang bersatu!
Gulingkan kediktatoran militer yang telah menyiksa dan membunuh secara brutal!
-= Hidup Park Jong Cheol =-
-= Hidup Park Jong Cheol =- Menyiksa hingga mati!
Menyiksa hingga mati!
Rezim penipu!
Kembalikan Park Jong Cheol kepada kami!
Menyiksa hingga mati!
- Rezim penipu! - Tunggu apa lagi? Tembak!
Kembalikan Park Jong Cheol kepada kami!
Kembalikan kepada kami!
Han Yeol! Han Yeol!
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dam
Subtitle oleh: ~ Damn
Subtitle oleh: ~ Damn!
Subtitle oleh: ~ Damn!S
Subtitle oleh: ~ Damn!Su
Subtitle oleh: ~ Damn!Sup
Subtitle oleh: ~ Damn!Supe
Subtitle oleh: ~ Damn!Super
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
-= Ingin hidup di negara tanpa aksi penyiksaan. =- Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
Satu lagi mahasiswa yang menjadi korban.
Mari kita semua bersama-sama menuju ke Balai kota!
Ayo kita semuanya bersatu!
Gulingkan diktator!
Gulingkan! Gulingkan!
Ini sudah melampaui batas!
Gulingkan diktator!
Gulingkan! Gulingkan!
Empat puluh juta orang bersatu semuanya!
Gulingkan diktator!
Gulingkan! Gulingkan!
Gulingkan diktator!
Hingga hari di mana air Laut Timur mengering dan Gunung Baekdu runtuh tiba,
Minumlah, minum.
Semoga Tuhan menjaga negara kita...
- Selama sepuluh ribu tahun lamanya. - =Kita semuanya harus bangkit!=
- Bunga hibiskus dan tiga ribu Li... - =Sekarang Lee Han Yeol sedang berjuang antara hidup dan mati!=
=Semua warga-negara majulah serentak!=
Lindungi konstitusi dan gulingkan diktator!
-= Tanggal 29 Juni 1987 Republik Korea telah mengeluarkan sebuah kesepakatan mengenai pemilihan presiden secara langsung. [Deklarasi Juni 29] =-
-= Lee Han Yeol yang terkena tembak peluru air-mata dan dibawa ke rumah sakit, wafat pada tanggal 7 Mei. =-
-= Sebanyak satu juta orang menghadiri pemakamannya yang dihela pada tanggal 9 Juli. =-
Terima kasih telah menggunakan subtitle dari: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Damn!SuperSub Indonesia Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/DamnSuperSubIndo
Kunjungi blog Damn!SuperSub Indonesia di: ~ http://ngesub.com ~
~ Follow twitter kami di: @DSSIndo dan @ngesub dan nantikan karya kami berikutnya. ~
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.