Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan Oleh Edin Chawla Jakarta, 21 Februari 2017
Penulis di India kini telah berkembang dari hari ke hari.
Biasanya dulu mereka datang dengan menggunakan sepeda.....
.. kini mereka datang dengan mobil.
Aku juga memiliki sebuah sepeda tahun lalu...
tapi aku harus menjualnya untuk mempublikasikan novel ku.
Ayo kita masuk - Ya.
Yang terhormat, Dr. Banerjee,...
Dr. Kulkarni dan hadirin semua...
Saya mewakili Rustomii Petit mengucapkan terima kasih untuk ...
mengumunkan Saraswati award dan keberanian penulis.
Award ini diberikan kepada Buku Terbaik tahun ini.
Fakta paling luar biasa tahun ini adalah...
ini adalah hasil karya pertama dari penulisnya.
Dan penulisnya adalah seorang dokter. Doctor Bhaskar Banerjee.
Dia tidak hanya dikenal dengan pengobatannya dan alkohol...
Tolong, singgung hanya masalah pengobatan.
Maafkan saya, Dr.Baneriee dikenal hanya untuk pengobatannya dan...
bukan karena alcohol.
Dia adalah spesialis kanker yang terkenal.
Dalam keadaan yang seperti ini...
menulis novel seperti Anand cukup mengherankan.
Sebelum memberikan award saya minta Dr Banerjee...
untuk mengucapkan beberapa kata tentang novel nya 'Anand'.
Dimana dan bagaimana dia menemukan inspirasi menulis buku ini.
Saya...
Maaf, saya tidak tahu bagaimana harus bicara...
Bicara sejujurnya, saya bukanlah penulis.
Menulis adalah kebiasaan aku sejak dulu, yaitu menulis buku harian.
Dan cerita saya yang anda asumsi sebagai novel...
adalah beberapa kisah dalam buku harian saya.
Jika kalian merasa Anand adalah kisah fiksi atau imaginasiku...
maka itu adalah kelemahan dalam penulisan saya. Kekurangan itu adalah dari saya.
Anand senang bersahabat.
Dimanapun, disetiap tempat, dia membuat persahabatan.
Itulah kenapa aku mempublikasikan novelku.
Supaya semangat persahabatannya menyebar keseluruh dunia.
Ketika pertama kali aku bertemu Anand, pikiranku dalam keadaan tidak stabil.
Aku merasa kecewa dengan profesi pengobatan aku.
Setelah melihat banyak penyakit. kesedihan dan penderitaan..
.. Aku kehilangan harapan terhadap kehidupan. Aku putus asa.
Aku bisa berjuang melawan penyakit, tapi bagaimana aku bisa melawan kelaparan dan kemiskinan.
Aku mencoba berjuang, tapi aku tidak memiliki senjata yang tepat.
Aku melihat ribuan orang mendapatkan vitamin.
Tapi ketika mereka kelaparan, apa gunanya vitamin?
Obat-obatan bisa menyembuhkan penyakit tapi tidak kemiskinan.
Setelah bertahun-tahun dalam kemerdekaan, aku melihat...
orang-orang tidak memiliki uang beli beras.
Bagaimana aku bisa meminta mereka untuk membeli obat.
Doctor. - Ini diluar kuasaku.
Doctor, tolong lakukan sesuatu. - Apa yang bisa kulakukan. Apa aku Tuhan?
Berdoalah kepada Tuhan.
Doctor, makanlah manisan ini, Laxmi mendapatkan bayi laki laki.
Cucuku.
Satu orang baru saja meninggal, dan satu lagi lahir untuk meninggal.
Aku akui kehidupan itu lebih kuat daripada kematian.
Tapi apakah hidup tidak lebih buruk dari kematian.
Saat menimba ilmu dikuliah, aku bersumpah akan menolong nyawa orang.
Dan sekarang dalam setiap langkah aku merasa aku mencoba menyelamatkan kematian.
Munna. Kamu belum makan?
Paman makan duluan saja. Jika mau, aku akan makan nanti.
Kamu dokter macam apa ? Ayahmu juga seorang dokter.
Dia bekerja siang dan malam, tapi dia tidak pernah menolak makanan.
Dia juga mencari uang dan membeli beberapa barang.
Kamu tidak tertarik dalam mencari uang.
Kamu hanya bekerja keras.
Kawanmu Prakash telah membangun rumah sakit yang besar.
Paman Raghu tolong tinggalkan aku sendiri.
Maukah kamu melakukan sesuatu untukku? - Apa?
Bawakan menantu kedalam rumah ini...
maka aku akan pulang ke desaku.
Aku serius. Aku telah membesarkan kamu...
..aku tidak bisa melihatmu seperti ini dan juga tidak bisa meninggalkan kamu.
Hey, paman Raghu.
Ayo siapkan makanan. Lebih baik makan daripada menikah.
Parkir mobilnya didepan.
Hello doctor. - Tolong tunggu diluar, Aku sedang periksa pasien.
Aku sedang terburu-buru. - Anda bisa datang besok.
Baiklah, Aku akan menunggu.
Ambil alamat ini dan pergilah lakukan pemeriksaan X-Ray.
Apa itu perlu?
Aku memberikan les musik 2 lagi...
Jadi tenggorokan ku pasti robek dan kini berdarah.
Apa saja bisa terjadi, tapi pergilah untuk cek X-Ray.
Kenapa, ada apa? - Tidak apa apa, tapi untuk X-Ray...
Anda tahu keadaan saya.
Kamu tidak ada uang untuk bayar. Aku akan menghubungi dia.
Dr. Prakash Kulkarni. Pergi dan temui dia.
Doctor, apakah laporan aku sudah datang?
Ya. Silahkan duduk. Kamu baik baik saja.
Kamu tampak kecewa. - Tidak.
Dr. Kulkarni mengatakan bahwa anda adalah ahli dalam kanker.
Ahli dalam apa. Aku memberi kanker atau mengobati kanker.
Semua tidak masalah doctor.
Tapi aku memiliki komplikasi baru.
Aku tidak bisa tidur dimalam hari dan merasa sangat letih sepanjang hari.
Berikan aku obat yang bagus.
Kamu sangat suka minum obat ya?
Jika aku memberikan kamu beberapa kapsul dan tablet berwarna...
Atau memberitahumu obat yang tidak tersedia...
maka kamu akan merasa puas dan meyakini bahwa aku doktor yang bagus.
Jika kau bisa memberikan aku obat, maka berikan,...
atau tidak ada kelangkaan doktor.
Aku menerima bayaran dari pengobatan, bukan dari konsultasi.
Berapa biaya konsultasi kamu?
Aku menerima bayaran dari pengobatanl take fees for medicines not for giving some sense.
Tolong dengan Dr. Kulkarni. dari Dr. Banerjee.
Prakash, Aku Bhaskar.
Aku mengirim seorang laki laki untuk X-Ray. Namanya Ranjit.
Tolong diperiksa.
Apa kau memiliki sampel streptomycin. Simpan beberapa untukku.
Surat siapa? Trivedi.
Gynaecologist dari Delhi, setelah beberapa lamu dia ingat dengan teman.
Aku akan ke laboratorium sore hari...
Aku akan sampa disana jam 4.OO sore.
Sister. - Selamat pagi, Dr. Banerjee.
Apa Dr. Kulkarni ada. - Ya, dia menunggu kamu.
Ingat Ny. Sanyal ambil kapsul hijau dan merah secara bersamaan...
dan setelah satu setengah jam tablet pink.
Berikutnya capsul hijau dan kuning...
dan satu jam setengah kemudian tablet pink.
Dan ya, tablet putih yang aku berikan, lanjutkan itu...
satu dipagi hari dan satu disore hari.
Maafkan aku. - Tidak masalah, Bhaskar, masuklah.
Duduk.
Aku lupa mengatakan satu hal.
Aku tidak tahu apa yang salah denganku beberapa hari ini...
Aku merasa gelisah. - Kenapa ?
Aku menjahit baju bulan lalu, dan sekarang sudah ketat.
ltu bahannya sanfrize.
Tidak, Ny. Sanyal jangan abaikan itu.
Aku akan cek kolesterol darah kamu. Datanglah sabtu depan.
Oh tidak, jangan Sabtu, Aku ada pesta kitty.
Bisakah aku datang hari Jumat? - Jumat,... Coba aku cek.
Baiklah. Jumat pagi jam 9.OO. - Okay.
Ini cek senilai 5001- rupees untuk bulan lalu.
Terima kasih. - Eh !
Maksudku untuk cek nya. - Tidak apa apa, doctor. Bye Bye.
Mari, Bhaskar...
Silahkan duduk.
Kamu bicara tentang kolesterol darah, memang dia tahu?
Kamu akan tetap menjadi doctor.
Jika aku tidak menciptakan kesan, bagaiamana dia akan merasa nyaman?
Aku tahu apa yang kamu sampaikan di dia saat dia datang ketempatmu.
Hal yang sama yang kau sampaikan pada Chandranath yang membuatnya marah.
Bekerjalah 2 jam pada pagi hari dan bermainlah selama 2 jam di sore hari...
Dan setelah 15 hari dia tidak akan butuh kamu atau aku lagi.
Dia akan bermain badminton...
dan kita akan mengemis dijalanan.
Jika kau ingin melakukan ini kenapa kau menamatkan pendidikan kedokteran kamu?
Buka saja sebuah toko.
Lalu bagaimana? Jika aku ingin menjual susu aku akan mencampurnya dengan air...
dan jika aku seorang pengacara...
Aku akan menerima uang dari sebuah masalah dan mencoba menyelamatkan dia,
Dalam profesi ini setidaknya aku bisa mengurangi sakit pertu atau sakit giginya.
Apa kamu pikir yang kau lakukan ini benar?
Tidak ada yang buruk dalam hal ini, Bhaskar.
Anak laki yang kau kirim padaku untuk pemeriksaan X-Ray pagi ini.
Ya, kenapa dia?
Ada T.B pada paru paru kirinya.
Aku katakan padanya untuk datang injeksi setiap hari.
Apa kau pikir dia bisa membayarnya...
Untuk pengobatan seperti ini aku harus mengambil uang dari orang seperti Ny. Sanyal.
Dia tidak menerima pengobatan gratis.
Aku tahu dia tidak sakit.
Tapi dia memiliki keraguan terhadap kesehatannya...
Aku mengobati keraguannya. Apa yang salah dengan itu.
Aku tahu, Prakash.
Tapi apa kau tidak pikir ada sesuatu yang salah?
Lupakan itu. Kau tidak akan mengerti dan aku juga tidak akan bisa membuatmu mengerti.
Ini surat dari Trivedi dan dia mengirim sebuah kasus.
Riwayat kasus, siapa ?
Bacalah. Dia ada seorang teman, Anand Sehgal.
Aku bertemu dengannya 5 tahun lalu di Delhi.
Kami menjadi teman baik dan dia sangat periang.
Ada apa dengannya? - Lymphocercoma usus.
Lymphocercoma. Apa dia sudah menjalani biopsy? - sudah.
Apa gunanya dikirim kesini?
Apa Trivedi tahu bahwa dia sudah tidak bisa disembuhkan?
Dia tahu. Tapi Anand sudah tidak memiliki siapapun.
Dan dia masih dalam tahap ambulatory.
Dia masih bisa berjalan makanya dia datang kesini untuk melihat Bombay.
Dan dia ingin bertemu kita.
Dan treatment yang dia dapatkan disana, juga bisa diberikan disini.
Ini adalah gambar X-Ray dia... Lihatlah.
Untuk apa melihat?
Dalam beberapa bulan, akan ada penggelembungan diperutnya...
dan tumor nya akan pecah.
Atau dia akan mengalami anemia akut dan dia tidak bisa bernafas.
Dia akan hidup sekurangnya 4 sampai 6 bulan.
Pak, Anand Sehgal dari Delhi telah datang.
Anand dari Delhi. Dia harusnya datang besok.
Panggil dia masuk. - Dia akan tinggal dimana?
Aku menyiapkan tempatnya disini.
Bhasker
Dia adalah temannya Trivedi.
Dia akan tinggal selama 3 sampai 4 bulan kemudian pergi.
Selama dia disini kita harus ...
Kawan... Hello, kawan.
Ayo Anand ayo.
Aku sudah bilang kita akan bertemu lagi. Kita bertemu kan?
Silahkan duduk. - Aku dengar kau sudah menikah.
Bagaimana kabar istrimu ? - Sangat baik.
Ada junior, senior... - Belum.
kamu sudah menikah selama 3 tahun dan ...
Kamu belum menghasilkan apa apa...
Pergi dan konsultasi pada Trivedi. - Bagaimana kabar Tirvedi ?
Keluarganya berencana. 2 lebih dari cukup.
Bagaimana anaknya? - Anaknya?
Ya, dua tambah tiga berarti 5.
Anand, kenalkan Dr. Bhaskar Banerjee.
Babumushai. Para gadis memanggil kamu Babumushai dikampus.
Dr. Trivedi menceritakan semuanya.
Aku dengar banyak gadis yang tergila gila padamu.
Anand, kamu harusnya datang besok kan.
Saat aku lahir dokter memberi saran ...
Aku akan lahir pada tanggal 21 tapi aku lahir lebih awal.
Jika dokter menyebut tanggal kematianku...
Aku akan meninggal lebih awal.
Aku menaruh barang barang ku di kantormu.
Tasku dan sebuah tape rekaman.
Aku bawa baju tapi tidak ranjang.
Jangan khawatir, ranjangmu sudah siap di kabin atas.
Kamu bisa tinggal disini.
Aku menunjukkan hasil X-Ray kamu kepada Dr. Banerjee.
Oh, jadi film ku sudah mulai ditunjukkan disini.
Hey Babumushai, apa yang kau temukan?
Aku akan informasikan kepada Trivedi jangan khawatir.
ltu tentang aku... kenapa aku harus khawatir?
Apa yang kau ingin tahu ? - Setidaknya katakan nama penyakitku.
Apa yang kau dapat dari mengetahui nama penyakit.
Mungkin aku tidak dapat apa-apa, Tapi katakanlah.
Jika aku katakan, kau menderita Lymphocercoma usus...
Apa kamu mengerti? - Apa ? Coba ulangi.
Lymphocercoma usus.
Hebat! Nama yang keren! Seperti nama Viceroy.
Penyakit yang keren.
Anda adalah doctor yang hebat, Babumushai.
Lymphocercoma usus.
ltu terdengar seperti pengumuman di radio.
Jika wanita yang menderita penyakit ini...
itu terdengar seperti dia mengadopsi bayi dari Inggris.
Ini bukan lelucon. Apa kau tahu arti dari Lymphocercoma.
Apa kau tahu arti dari penyakitmu?
Ada tumor mengerikan di dalam perut ku...
dan aku tidak akan hidup lebih dari 6 bulan.
Mungkin itu adalah nama medis untuk itu.
Tapi kenapa kau marah secara tiba tiba?
Aku mengerti. Kamu tidak marah denganku tapi dengan dirimu sendiri...
karena aku tidak bisa disembuhkan.
Terlalu banyak cinta juga tidak baik.
Bolehkan aku memeriksamu? - Kenapa? Ada apa denganku?
Berikan tanganmu. - Nadinya disini.
Tidak ada kesempatan. Berapa umurmu. - 30.
30. Jika kau mengurangi 30 dari 100, berapa?
70. - 70.
Kamu tidak akan hidup lebih dari 70 tahun.
Kau tahu apa penyakitmu?
Tubuhmu memburuk perlahan.
Apa maksudmu ?
Apa bedanya 70 tahun dan 6 bulan.
Kematian datang dalam sedetik.
Tapi dalam 6 bulan ini aku akan hidup dalam setiap saat.
Babumushai, hidup harus hebat... bukan lama.
Jika kau takut pada kematian... Lalu apa esensi dari kematian?
Selama aku hidup, Aku tidak mati.
Ketika aku mati, Aku tidak ada.
Jadi kenapa harus takut mati? - Maafkan aku, Tn. Anand.
Babumushai, Hidup itu memang singkat dan waktu sangat kurang...
Kita harus hidup dengan cepat. dan terus cepat...
Tapi tidak perlu terlalu resmi.
Bagaimana pendapatmu. - Baiklah, dia akan melakukan itu...
Suster, ada kamar diatas. Bawa dia kesana...
Aku akan datang.
Anand, kamu akan diperiksa dalam 2 hari.
Tentu. Ini hanya pemeriksaan...
Dalam hal ini aku tidak harus belajar...
tapi orang yang memeriksa yang harus.
Maafkan aku. Trivedi memperingatkan aku untuk tidak bercanda denganmu...
..tapi apa yang bisa kulakukan? Sudah menjadi kebiasaan.
Bhaskar, dia tahu dia sedang sekarat ...
tetap dia hidup dengan begitu riang dan...
Mungkin karena itu dia... Bagaimana menurutmu?
Apa kita bisa melakukan sesuatu? - Tidak, penyakit ini begitu buruk...
sampai manifestasi kedua, kita tidak dapat mendeteksi apapun.
Tapi itu sudah terlalu terlambat. Tak ada yang bisa dilakukan.
Simpan barang-barangnya disini.
Jika kau membutuhkan sesuatu, tekan saja bel nya.
Anda mau kemana ? - Aku sedang tugas.
Tapi siapa yang akan merawatku ? - Aku, jangan khawatir.
Mari duduk dan bicara. Aku sendirian.
Aapa kau takut sendiri?
Tidak. Tapi aku butuh seseorang untuk bicara.
Lakukan satu hal. Ada kaca disebelah sana...
duduklah didepannya dan bicara.
Aku sudah mencobanya. Itu membosankan.
Matron akan datang, temuilah dia.
Dia sangat baik.
Apa yang kau lakukan disini? - Aku berada di ruangan...
Apa kau tidak tahu jam kunjungan?
Tidak.
Kau tidak bisa bertemu pasien sebelum jam 4.
Dan jika aku ingin bertemu doctor?
Pergilah kekantor. Kamu akan tahu peraturannya.
Apakah kita bisa melanggarnya suata saat?
Baiklah, tapi kenapa kita harus melanggar peraturan?
Anand apa yang kau lakukan disini ?
Semua orang yang datang menanyakan ini.
Apa ini rumah sakit atau sekolah?
Barusan ada guru menanyakan pertanyaan yang sama.
Sekarang ada kepala sekolahnya.
Doctor, tidak ada pasien di kamar.
Pasien nya sangat nakal suster.
Kamu harus menggunakan tali untuk menjaganya.
Anand, kenalkan matron kami, Ny. D'sa.
Suster, dia adalah pasien kita... Anand.
Ayo, suster. Mari kita ke kamar.
Ayo, suster. Silahkan duduk.
Jadi anda matron nya.
Aku dengar anda banyak bicara. - Diam.
Apa begini cara anda bicara?
Apa kamu tidak dengar? Sudah kubilang diam.
Seseorang tidak bisa mati dalam diam, suster... kita harus membuat suara.
Dalam 24 jam, kita menghabiskan 8 jam untuk tidur...
dan 4 jam untuk makan dan minum.
Jika aku hidup untuk setahun, 6 bulan akan habis
Jika aku hidup untuk 6 bulan, maka 3 bulan akan habis.
Jika aku hidup untuk 3 bulan, maka aku akan kehilangan 1 bulan. - Aku bilang diam.
Tidur. Aku perintahkan kamu tidur.
Hari ini aku bertemu Anand Sehgal dari Delhi.
Aku merasa seperti sebuah tornado menyapu sebuah kamar.
Dia tertawa dan bercanda setiap menit...
bahkan saat dia tahu bahwa kematian sudah dekat.
Aku memikirkan apakah dia menertawakan kematian atau kehidupan.
Apa Babumushai ada ? - Babumushai ?
Ya, doctor. - Ya, dia ada. Nama kamu?
Katakan ada Anand.
Tn. Anand. - Apa yang sudah kita putuskan?
Okay. Bagaimana kau datang kesini?
Aku melarikan diri. Teman macam apa kamu?
Kamu meninggalkan aku disana dan menghilang.
Jika kau ingin aku ada disana maka kau harus tinggal bersamaku.
Aku tidak mau tinggal sendiri.
Tapi itu perlu untukmu. - Tidak.
Jika aku harus hidup, maka aku akan hidup dengan tertawa.
Aku akan merasa sakit di rumah sakit itu.
Aku tidak datang untuk pengobatan. Aku tahu semuanya.
Aku datang untuk bertemu dengan kamu.
Babumushai, aku tidak punya siapa siapa, kau juga tidak punya siapa siapa...
Selama aku masih hidup ijinkan aku tinggal disini.
Ya, kamu boleh. Tapi apa kau sudah memberitahu pihak rumah sakit?
Belum, tapi aku sudah menulis pesan untuk matron.
Tolong hubungi temanku dan beritahu dia.
Paman Raghu... Dimana barang=barangmu? - Dirumah perawatan
Tidak masalah. Paman Raghu antar dia keatas...
siapkan kamar tamu.
Aku akan menghubungi Prakash.
Paman Raghu, duduklah. Kita bisa kekamar nanti.
Katakan siapa yang memasak disini? - Aku.
Aku harap masakan paman enak. Aku punya dua hobi dalam hidup...
Bicara dan makan. Saat aku banyak bicara, maka makanku juga banyak.
kau bisa melihat kesehatanku kan? Ayo, bawa aku kedapur.
Hello, apa Prakash ada? Kemana dia?
Dari Baneriee.
Ke tempatku, mreka berdua? Okay.
Aku menelpon dari rumah.
Ayo, Prakash, dimana istrimu?
Dia ikut. Bagaimana kau tahu ?
Aku baru saja menelpon rumahmu.
Hello kakak ipar, kau mengejutkan aku.
Suman datang untuk mengundangmu.
Mengundangku? Aku sangat beruntung. Ada acara apa?
Tiga tahun lalu aku membuat sebuah kesalahan, dia ingin merayakannya.
Oh, perayaan hari pernikahanmu!
Dia pintar. Dia menyadari kesalahan yang aku buat.
Dia yang membuat kesalahan tapi aku yang terjebak didalamnya.
Mari masuk.
Babumushai. Paman Raghu membuat masakan enak...
Aku tertangkap. - Bagaimana kau kesini ?
ltu bukan salahku. Babumushai yang memaksaku.
Aku sudah katakan kamu akan marah, tapi dia akan menjelaskan...
dan aku tidak bisa berkata apa apa.
Jangan marah padanya, dia sendirian.
Ya. Aku mengerti. - Kamu tahu?
Kenalkan, ini Suman, dia...
Hello, kakak ipar. maafkan aku, aku tidak melihatmu.
Dia sedang mencoba mengenalkan kita.
Sesungguhnya aku datang dari Delhi untuk bertemu denganmu.
Aku ! - Aku ada pekerjaan penting.
Pekerjaan apa ? - nyanyikan lagu...
yang suka kau nyanyikan sebelum kau menikah dengan temanku.
Kenapa kawan? dimana lokasi untuk lagu itu!
Siapa yang memberitahumu tentang itu?
Seperti kau tidak tahu. Kamu pasti yang memberitahunya.
Aku tidak suka ini. Kau mempermalukan aku didepan orang lain.
Tapi aku benar2 tidak memberitahunya. - Ya, dia tidak memberitahuku.
ltu dari astrology. Aku bisa membaca wajah.
Ayahmu menamparmu sebelum kamu menikah.
Tidak, tidak pernah. - Jangan berbohong dan jangan merasa malu.
Ingat, kau pergi ke Metro untuk menonton film...
dan kau duduk di restoran Kit-Kat disebelah...
bioskop dan kau makan bersama sahabatku.
Ayahmu melihat suatu sore dan menamparmu...
Sekarang beritahu aku kau tidak mengatakan apapun.
Ya, katakan padanya.
Trivedi pasti yang memberitahumu. - Itu berarti kau mengatakan segalanya pada Trivedi.
Untuk apa bertengkar sekarang? Tolong, Bhabhi (kakak ipar).
Ya, Bhabi - Ya. Bhabi.
Mengapa kalian memanggil aku Bhabi?
Aku mengikuti yang lain.
Aku mengatakan yang sesungguhnya. Aku tidak bisa menyanyi. Dia hanya menggodaku.
Anand, lusa adalah perayaan hari pernikahan kami.
Datanglah bersama Bhaskar. - Aku pasti datang.
Bhabhi, bunga apa yang paling kau suka? Aku akan membawa karanga bunga yang besar.
kamu tidak perlu datang. - Kenapa ?
Kami tidak menerima hadiah. - Apa kau menerima uang tunai?
Kami tidak mengadakan pesta. Kami hanya mengundang kalian.
Jangan terlalu resmi.
Aku tidak akan, tapi kau harus.
Menyediakan banyak makanan supaya perutku tidak kelaparan.
Tidak masalah, Aku akan siapkan untukmu.
Tapi ada satu syarat. - Apa?
Kau harus bernyanyi satu lagu sekarang.
Aku tahu kau pandai bernyanyi. - Bagaimana kau tahu ?
Kisah astrology yang sama. - Maksudmu membaca wajah?
Ya, aku adalah astrologer dia. Aku katakan padanya. Menyanyilah sekarang.
Anand, tolong nyanyi.
Okay, Aku tidak akan menolak. Kosongkan bangkunya.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan symphony.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan symphony.
Ada sedikit senyum dan ada sedikit kesedihan.
Mencari kenangan dengan mencurinya dari matamu.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan symphony.
Masalah masalah kecil..
Masalah-masalah kecil masih hidup di ingatanku.
Aku bahkan tidak bisa lupa satu kejadianpun.
Masalah masalah kecil..
Masalah-masalah kecil masih hidup di ingatanku.
Aku bahkan tidak bisa lupa satu kejadianpun.
Aku telah menunggumu sejak beberapa kelahiran.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan symphony.
Malam yang merajuk.
Kadang aku meyakinkan malam-malan yang sedang merajuk.
Untuk dirimu, kadang aku bahkan memanggil pagi.
Malam yang merajuk.
Kadang aku meyakinkan malam-malan yang sedang merajuk.
Untuk dirimu, kadang aku bahkan memanggil pagi.
Tanpa dirimu, hanya untukmu.....
..Aku masih tetap menunggumu.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan symphony.
Beberapa senyuman dan beberapa kesedihan.
Mencari kenangan dengan mencurinya dari matamu.
Aku merajut tujuh mimpi untukmu.
Impian dengan with symphony.
Anand, kau tunggu di kantor Prakash. Aku akan menyusul.
Kapan matron datang? - Siapa? Ny. D'sa?
Dia sudah datang. - Mati aku.
Kenapa? Aada apa ? - Tidak ada, segera masuk.
Hey, gendut.
Murarilal, Bagaimana kamu bisa ada disini? Apa kamu baik-baik saja?
Apa kau tidak mengenaliku? Aku Anand
Kita minum beer bersama di Qutub Minar dan kita mabuk.
Bagaimana dengan bisnis jaggery mu?
Aku bukan Murarilal dan aku tidak menjual Jaggery.
Namaku Chandranath dan aku menjual minyak.
Kamu mulai bisnis minyak. - Tidak.
ltu bisnis keturunan.
Lalu kenapa, Murarilal? Bisnis apapun yang penting bagus.
Aku sudah katakan namaku Chandranath.
Apa artinya nama?
Jika namamu bukan itu, apa kau akan berubah?
Tidak kan, kau akan melakukan bisnis yang sama dan bertemu denganku.
Ayolah, berjabat tangan. Aku senang bertemu denganmu. Kau senang kan?
Jadi Tn. Chandranath, apa yang baru?
Ada komplikasi baru. Nyeri yang menjalar.
Nyeri menjalar. Aku juga mengalami itu. Tidak ada doctor yang lebih baik.
Aku pertama menderita disini dan...
kemudian menjalar keatas dan kemudian keluar dari kepalaku.
Dimana sakitnya? - Di lutut ku.
Itu akan membutuhkan waktu lama. Masalah.
Doctor, apa ada obat yang bisa memindahkannya dari kaki.
Ya, doctor, berikan aku obat seperti itu.
Baiklah, pergi kekantor pendaftaran.
Baiklah. - Jangan khawatir, Murarilal.
Namaku bukan Murarilal! Namaku Chandranath.
Anand, apa kau mau menghentikan bisnisku?
Mengapa kau menggoda dia?
Menggoda dia? Tidak! Aku sedang memuji kamu.
Boleh aku masuk, pak ? - Matron! Oh Tuhanku!
Masuklah, Ny. D'sa.
Pak, Dr. Baneriee sudah menunggu kamu.
Baik.
Apa yang kau lakukan disini? - Aku sedang berdoa.
Kemana kamu pergi? - Rumah.
Rumah? - Rumahnya Dr. Banerjee.
Kenapa kau tidak memberitahu aku? - Aku takut.
Apa kau tahu Dr. Kulkarni memaki aku karena kamu?
Memang kenapa? Kamu juga memaki aku.
Kamu terlalu banyak bicara. - Ya, aku. Itulah kenapa aku pergi.
Aku tidak bisa bertahan tanpa bicara dan kamu menyuruh aku untuk diam tidur.
Apa aku galak untuk kepentingan aku?
Aku harus mengurus orang-orang seperti kamu.
Tidakkah Ibu memarahi anaknya?
Ya, aku menyadarinya.
Kenapa semua orang memanggil kamu sister?
Mereka harusnya memanggil kamu Ibu. Ibu Matron.
Kamu akan mendengarkan Ibu.
Ya, sekarang kita sudah berteman, Ibu. - Maka aku akan masuk ke kamar.
Tidak, jangan ke kamar. Aku akan mati disna sendirian.
Bawa aku ke rumahmu.
Aku akan mengikatmu.
Tidak ada yang bisa mengikat aku, Ibu.
Aku akan pergi ke jalanku.
Selamat pagi, Ny. D'sa. - Selamat pagi, doctor.
Apa Anand akan tinggal bersama kamu?
Ya. Dia tidak suka rumah perawatan kamu.
Dimanapun dia tinggal, dia akan memikat hati orang.
Dia mengatakan, kenapa orang memanggil kamu sister?
Mereka harus memanggil kamu Ibu Matron.
Dia benar.
Dr. Banerjee, apa yang terjaid padanya?
Dia... menderita kanker Lymphocercome usus.
Oh! Masih stadium satu kan? Dia akan baik-baik saja kan?
Tidak, sister, dia sudah sudah stadium akhir.
Tuhan memberkatimu. Semoga Tuhan memberkatimu dengan anak yang cukup.
Nakal.
Siapa? Aku atau Tuhan? - Apa kau tidak malu?
Apa yang aku katakan? Ketika seseorang beranjak dewasa, akan ada yang...
dan ketika akan ada satu lagi...
Diam. Kau sudah banyak bicara.
Kau mengejek Tuhan. - Bahkan hari ini kalian berdua berargumentasi?
Ny. D'sa - Silahkan masuk.
Kalian tidak mengundang aku,
Tapi bagaimana aku lupa hari pernikahan kalian?
Bunga favorit kamu.
Tidak, aku akan memberikan untuk kalian berdua, Pak.
Kamu sudah menjadi bagian kamil, Ny. D'sa kamu masih memanggil aku pak....
dan ini adalah puteri kamu.
Aku tidak akan memanggil kamu Pak. Aku akan berdoa kepada Tuhan untuk kebahagiaanmu.
Semoga Tuhan memberkatimu, sayang.
Masuklah. - Tidak.
Bow your head first or else you'll say l'm partial.
Sekarang bersiaplah.
Kenapa? Aku hanya mengundang Anand dan Bhaskar.
Apa Anand datang juga? - Ya.
Kalau begitu aku pergi. - Kenapa?
Sejak aku mendengar penyakitnya, Aku tidak bisa menemuinya.
Apa yang terjadi padanya? - Tidak ada, dia akan baik saja.
Aku akan pergi Pak. - Pak lagi.
Oh, Aku pergi, sayang.
Makan manisan dulu. - Aku harus pergi ke Gereja.
Kau tahu kan aku tidak makan sebelum menyalakan lilin.
Baiklah, Aku harus pergi.
Dengar... Ada apa dengan Anand?
Dia sakit, tapi dia akan baik-baik saja.
Lalu kenapa Ny. D'sa takut menemui dia.
Dia memang seperti itu, sedikit perasa.
Dia takut dengan semua pasien. - Ny. D'sa adalah matron keras.
Aku yakin ini pasti serius, itulah kenapa kau menyembunyikannya.
Pendeta belum menyelesaikan doanya...
dan pengantin sudah berada disisinya.
Katakan, pengobatan apa yang dia berikan padamu?
Ada apa denganmu? - Hanya flu biasa.
Katakan yang sebenarnya, jangan bercanda.
Itulah masalahnya. Aku katakan dalam bahasa Hindi untuk itu...
Tapi jika aku katakan istilah medis seperti Lymphocercoma hidung...
kau akan percaya padaku. - Kamu bohong.
Aku bukan kakakmu. Kamu adalah iparku.
Bukan. Aku adikmu dan kau adalah kakakku.
Baiklah. Selanjutnya aku akan memanggil nama kamu Suman.
Cukup, kakak ipar, duduklah.
Apa yang terjadi padamu tiba tiba?
Dia sudah berdiri sejak lama.
Apa kau tidak malu? Bagaimana perasaannya?
Suman, dia benar.
Kamu adalah adikku dan dia adalah iparku...
Biar dia memanggilku begitu.
Bhaskar, Aku tahu kamu tidak akan bohong.
Katakan sejujurnya. Ada apa dengan Anand?
Kenapa kau tanya dia? Doctors tidak tahu apa apa.
Jangan khawatirkan aku.
Seorang peramal mengatakan padaku bahwa aku akan hidup sampai usial 80.
Aku belum ditanya.
Jadi kamu percaya dengan peramal dan Sadhus juga.
Kenapa tidak? - Apa kau mau ikut bersamaku?
Aku punya seorang Guru, dia adalah sadhu yang terkenal.
Mouni baba, dia tidak bicara.
Oh Tuhan, mati aku. Apa dia tidak pernah bicara?
Tidak, Aku membawa banyak orang padanya.
Jadi semua pasien kamu pergi ke dia.
Tidak heran dia mengeluh bisnisnya sedang tidak baik.
Jangan bercanda, kamu mau ikut kan? - Tentu. Guru kamu juga guru aku.
' Prasad'. Berdoalah untuk kami.
Apa kamu harus memberitahu aku. Aku selalu berdoa untukmu.
Aku memanggil kamu saudaraku, jadi berkatilah aku.
Berkati aku. Aku akan menyiapkan teh untukmu.
Aku harus memberkati kamu dengan apa?
Aku bahkan tidak bisa meminta Tuhan untuk memberikan hidupku untukmu.
Ketika hariWhen day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
When day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
Somebody knocks my heart then.
Somebody knocks..
When day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
When l started feeling suffocated..
..and tears suddenly filled in my eyes.
When l started feeling suffocated..
..and tears suddenly filled in my eyes.
Somebody unseen gives a caring and sympathizing touch.
Somebody unseen..
When day sets somewhere
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
Sometimes the hearts never meet..
..and sometimes we share strong relationships.
Sometimes the hearts never meet..
..and sometimes we share strong relationships.
lt's a sweet confusion. Our mind itself becomes our foe.
lt's our mind but it feels for others.
lt feels for others.
When day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
My heart knows all my secrets.
How l've woven these dreams.
My heart knows all my secrets.
How l've woven these dreams.
They are so dear to me.
They'll never separate from me.
Never in future.
When day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
Somebody knocks my heart then.
Somebody knocks..
When day sets somewhere..
..in zenith dusk appears stealthily and silently.
Hey, Babumushai... kapan kamu tiba?
Apa kau mendengarkan laguku diam-diam? - Ya.
Apa kau suka? - Indah, tapi sedikit sedih.
Bukankah itu melankolis yang indah, Babumushai?
Ya, tapi aku selalu melihat kamu tersenyum itulah kenapa...
Tidak berarti setiap senyuman adalah penuh kebahagiaan...
Kadang kesedihan juga...
Anand, kamu selalu berbagi kebahagiaanmu bersama orang lain...
Berilah kesedihanmu hari ini kepadaku.
Tidak, Babumushai, aku tidak akan pernah membagi kesedihanku dengan orang lain.
Maafkan aku, untuk hal ini aku sangat egois.
Anand tiba-tiba berhenti ketika sedang memberitahuku sesuatu...
Dia menyembunyikan kesedihannya dariku.
Mungkin kesedihan itu adalah hal paling penting dalam hidupnya...
Jika tidak bagaimana hal itu mungkin bagi seorang laki laki...
yang keadaannya memburuk dari hari ke hari, memiliki pikiran yang stabil seperti itu?
Aku tidak tahu apa yang membuat dia sedih, tapi aku tidak berdoa...
tapi jika kekuatan ini membuat dia tetap hidup...
maka biarkan rasa sakit hilang selamanya dari dia.
Berkatilah dia.
Baba, dia kakakku. Dia sedang sakit. Sembuhkanlah dia.
Tunggu, Suman. Kamu sudah selesai.
Biarkan aku bicara dengan Baba dulu. - Bagaimana kau bicara dengannya?
Bukankah sudah kuberitahu bahwa dia tidak bicara? Dia telah bersumpah untuk itu.
Tapi, Baba,
Semoga kamu panjang umur.
Apa kau tidak akan pernah bicara?
Mati aku. Aku tidak akan pernah bisa bicara denganmu.
Katakan, Baba; tidakkah bermasalah buatmu untuk tetap diam?
Aku akan mati jika aku tetap diam selama 5 menit.
Jangan mmebuang waktunya. Baba, berkati kakakku.
Aku yakin, jika kau berdoa maka dia akan baik baik saja.
Apa dia bisa melakukan itu? - Ya, dia bisa.
Baba, tidak bisakah kau melakukan sesuatu sehingga aku hidup untukn 200 tahun...
dan selama aku hidup tidak ada penyakit yang bisa mempengaruhiku.
Aku tidak akan sakit...
dan thermometer semua sahabat dokterku tetap berdiri.
Apa maksudnya? - Yang sekarat adalah tubuhku.
Baba, lalu kenapa aku harus meminta kamu untuk hal kecil seperti itu?
Masalahnya adalah tubuhku sedang sekarat.
Berkati pikiranku agar aku bisa tersenyum dan membuat orang lain tersenyum.
Baba, berkati aku agar aku bisa bicara sebanyak yang aku bisa...
Biarkan aku bicara mengenai hal baik tentang orang lain bukan hal buruk atau kekurangannya.
Bisa begitu kan, Baba?
Tinggalkan saja itu bawang? Mengapa kau memotongnya...
Bukan salahku. Bawang ini membuatku menangis.
kenpa kamu ke dapur? Biar aku yang melakukan ini.
Kembali ke kamarmu. - Kamu bisa mengusir aku keluar...
tapi kamu tidak akan mampu mengusirnya saat dia datang dan mengambil alih...
Hari libur tidak ada dalam takdirku.
Aku tidak bicara tentang paman Raghu, Aku bicara tentang Munna.
Ya aku juga sedang membicarakan dia.
Apa aku harus menikah dalam usia segini?
Kenapa paman tidak menikahkan dia? - Aku sudah berusaha tapi dia menolak.
Carikan dia gadis yang baik. Aku yang akan meyakinkan dia.
Dia tidak akan setuju.
Dulu ada seorang gadis sering datang kesini, sekarang tidak pernah lagi.
Siapa dia paman ?
Dia gadis yang baik, aku pikir Munna juga menyukainya.
Tapi kau tahu sendiri Munna.
Memang kau pikir ada seorang gadis yang melamar pria?
Tidak ada. - Siapkan tanggal pernikahan...
bawa pendeta dan tangkap Munna kemudian nikahkan dia.
Apa hal seperti itu pernah terjadi? - Tidak pernah.
Munna tidak mengerti. Dia melakukan pelayanan sosial...
dan tidak pernah memikirkan dirinya sendiri.
Babumushai, apa yang kau lakukan disini sendiri? Ayo, kita jalan-jalankeluar.
Tapi kemana? - Kemana saja, yang penting pergi.
Ayo. Tak ada yang bisa berargumentasi denganmu.
Tapi tidak dengan mobilmu. - Lalu ?
Dari sini ke terminal Victoria dan dari terminal victoria kesini.
Artinya dengan kereta kuda. - Kenapa?
victoria memiliki keagungan sendirihas it's own grandeur...
ltu terasa seperti orang kaya kuno yang sampai di...
Lucknowi Raibahadur Murarikhan sharif.
Ayo, Babumushai, ayo pergi.
Dengar, kita harus menunggu bus selama satu jam.
Lalu kenapa, Babumushai?
Hey, Murarilal... - Apa ?
Apa kau tidak mengenaliku? Kita minum beer bersama di Qutub Minar dan ...
kita mabuk... - Anda salah.
Aku tidak pernah ke Delhi. - Ingatanmu sangat lemah.
Aku mengatakan yang sejujurnya. Namaku bukan Murarilal, tapi Jagdish.
Aku punya teman bernama Murarilal dan wajah dia mirip sekali dengan kamu...
Sudahlah? Aku telah bertemu Murarilal yang lain kali ini...
Mari bersalaman, Aku senang bertemu denganmu. Kamu senang juga kan?
Ya. - Dan ingat setiap kita bertemu, jangan lupa. Sekarang kau boleh pergi.
Anand, kamu seharusnya melihat terlebih dulu apa dia Murarilal atau bukan.
Aku tidak kenal siapapun dengan nama Murarilal...
Lalu? Aku merasa senang bertemu dengannya dan aku berkenalan dengan dia.
Dengar apa kamu pernah merasa kamu tidak tahu seseorang...
yang menolongmu dan sebelumnya kamu tidak pernah menyukainya?
Ya. - Kadang kadang...
kadang pernahkah kamu bertemu orang yang tidak pernah menolongmu tapi kamu menyukainya?
Ya, tapi kenapa ? - Ya, katakan padaku kenapa.
Karena dia...
Aku akan katakan padamu. Setiap tubuh seseorang adalah pemancar dan penerima.
Ada getaran dari tubuh Jagdish dan tubuhku menerimanya. Sudah kita jadi teman.
ltu teori yang hebat, Babumushai...
Jika kau melakukan penelitian, kamu akan menerima Noble prize.
Kegilaan macam apa ini. - Babumushai, kau katakan ini kegilaan.
Dalam hidup kamu bertemu dengan lelaki baik, kamu bicara dan bersalaman dengan dia...
Apa lagi yang kau ingin?
Lihat itu... ada satu lagi Murarilal.
Mau pergi kemana kau? Dia disini.
Babumushai, Murarilal...
Pak, belilah bunga ini untuk istrimu.
Babumushai, boleh aku beli ini untuk kakak ipar?
Ya, beli saja. - Berikan aku dua yang wangi.
Aku mengambilnya sendiri dari kebun, pak. - Apa, kebun.
Kebun bunga. - Oh begitu.
Jika aku tidak membeli bunga ini, kamu tidak akan pernah memberi tahu aku.
Katakan siapa dia? Dimana di atinggal?
Siapa yang kau bicarakant? Aku pikir kau beli bunga itu untuk Suman.
Jangan mengelak. Katakan siapa dia dan dimana dia tinggal?
Siapa yang kau bicarakan ? - Gadis yang selalu...
kau ikuti... - Ikuti ! Ikut apa ?
Dalam bahasa Hindi itu disebut cinta.
Tuan dan nyonya. Ada lelaki muda yang...
tidak tahu apa apa tentang cinta. - Anand! Apa yang kau lakukan?!
Maka katakan padaku. - TSudah kukatakan tidak ada.
Bohong lagi. Bapak, Ibu...
Kau mengancam ku. - Katakan padaku. Wanita atau pria?
Apa yang harus kuceritakan? - Siapa dia?
Pasti ada seseorang yang membuat hatimu berdebar.
Babumushai, matamu mengatakan bahwa memang ada seseorang.
Babumushai, katakanlah. Kamu tahu aku...
Dia adalah pasien ku, dia menderita pneumonia...
Sementara mengobatinya, aku...
Aku mengerti. Siapa namanya? - Renu.
Dimana dia tinggal? - Dia mengajar disekolah.
Apa kau menciumnya? - Apa?!
Apa kau pernah menciumnya? - Cabul.
Apa yang membuatmu malu? - Anand, jangan bodoh.
Ini kisah cinta Bengali yang aneh. Cinta harus seperti itu.
Siapa ?
Apa dokter ada? - Ya, dia ada.
Bisakah kau memanggilnya? - Ya, tentu.
Silahkan duduk.
Katakan apa masalahmu.
Jangan khawatir. Dokter kita adalah seorang pesulap.
Saat dimana dia menyentuh pasien, maka dia akan langsung bangun...
dan mulai bermain kriket.
Tapi kamu seorang gadis; kamu akan main badminton.
Kamu tertawa. Aku katakan yang sesungguhnya.
Kamu tidak akan temukan dokter seperti dia.
Anand, dengan siapa kau bicara?
Renu! Kamu disini? - Matilah aku.
Mati apa? Renu, dia adalah sahabatku, Anand.
Babumushai, bukankah dia itu.
Yang membuat hatimu berdebar debar dan kau tidak bisa tidur sepanjang malam?
Anand! Apa yang terjadi ? - Tidak, kau tidak bilang padaku
Renuii, kau mengajar disekolah. - Ya.
Kamu menderita pneumonia. - Ya.
dan dia yang mengobatimu. - Ya.
Bagaimana aku tahu? Dia ceritakan semuanya.
Dia sangat malu dan pengecut. - Anand.
Maaf, aku belum bisa memanggil dia adik iparku.
Tapi kenapa kau berteriak padaku?
kamu jatuh cinta pada seorang gadis dan kamu tidak bisa memgungkapkannya.
Bisakah kamu diam?
Ketika Salim dan Anarkali saling diam...
Mughal-E-Azam berbicara.
Tapi Renuii, Aku katakan yang sesungguhnya. Si bodoh ini jatuh cinta padamu.
Aku pergi.
Aku harap kau tidak percaya Anand. - Tidak.
Kenapa tidak, Dia mengatakan yang sebenarnya.
Apa yang sejak lama tak bisa kukatakan, temanku mengatakannya.
Tapi Renu jika rasa ini hanya aku yang merasakan, maka katakanlah...
Supaya nanti aku tidak merasa malu.
Temanmu benar; Kamu memang pengecut.
Seperti itu. Segalanya sempurna.
Sekarang Anand telah menghancurkan temboknya...
Aku merasa ingin mengungkapkan segala perasaan didalam hatiku.
Maka lakukan. - Mari kita pergi keluar. Mau kan?
Kalian berdua mau pergi?
Ya, Anand, kami mau jalan jalan. Apa kau mau ikut?
Apa yang kau lihat? Apa kamu mau ikut?
Ya, Aku akan ikut. Aku ambil mantelku dulu.
Kenapa kamu mengajak dia? - Aku hanya basa basi.
Bodoh! Dia langsung setuju.
No problem, kita pergi. Untuk apa aku perlu mantel?
Ayo Babumushai... kita pergi.
Apa kau memperhatikan cuaca disini?
ltu terlihat seperti mentari sore tenggelam dan...
Sial! Aku merasa seperti anak kecil yang jatuh...
dan terluka hidungnya berdarah.
kamu bodoh, jika kau mencintai seornag gadis, pegang tangannya dan...
dan lamar dia.
Kenapa menunjukan laut dan langit?
Pengecut. Hypocrite. Aku benci kamu.
Aku tidak pernah melihat teman seperti kamu sebelumnya.
Dia datang sebulan yang lalu dari Delhi untuk pengobatan.
Apa yang terjadi? Apa penyakitnya.
Apa kau tahu dia dia tidak akan bertahan lebih dari 2 sampai 3 bulan.
Kecuali Tuhan menunjukkan mukzijatnya.
Kamu tidak pernah percaya Tuhan.
Aku merasa ingin Yakin pada NYA.
Aku tidak masalah meyakini sesuatu untuk kesembuhan Anand.
Dia sangat periang. Tolong jangan beritahu dia.
Dia tahu. Dia tahu segalanya.
dan tetap...
Tidak heran bahkan Tuhan tidak bisa jauh darinya.
Hidup adalah sebuah teka teki.
Membuat kita tertawa dan menangis diwaktu yang sama.
Hidup itu teka teki.
Membuat kita tertawa dan menangis diwaktu yang sama.
Even then this mind do not learn.
lt runs after the dreams.
Even then this mind do not learn.
lt runs after the dreams.
One day the person..
..himself goes away far beyond the dreams.
Life is a riddle.
lt makes us laugh and cry at times.
Those who lived here..
..have experienced both, the happiness and sorrows.
Those who lived here..
..have experienced both, the happiness and sorrows.
Finally choosing the silence..
..they leave somewhere alone.
Life is a riddle.
lt makes us laugh and cry at times.
Ayo, Bhaskar. Masih terlalu pagi?
Apa Anand tidak ikut. - Tidak.
Dia pergi ke kantor polisi. - Kantor polisi? Kenapa?
Dia pergi ke suatu tempat, saat aku tanya dia menjawab...
Aku pergi ke kantor polisi, untuk melaporkan kamu.
Dia sedang bercanda.
Aku sering katakan padanya untuk tidak keluar sendiri...
Kau tidak pernah memberitahuku tentang Anand.
Apa yang terjadi padanya?
Ambilkan minum dulu untuk Bhaskar.
Duduklah.
Prakash, aku punya kabar buruk. - Kenapa, ada apa?
Kita harus segera menginformasikan kepada Trivedi.
Anand tidak akan bertahan lama.
Suman.
Apa ini? Apa kau mengobati dia hanya dengan teh?
Kamu mau apa? - Oh ! Apa kamu harus bertanya padanya?
Kue yang kita punya kemarin...
Maukah kamu memotongnya tahun depan dihari ulang tahunmu?
Kamu selalu ada untukku.
Trivedi menelpon kemarin dari Delhi.
Anand telah menulis surat yang panjang untuknya.
Dia menulis sebelum dia menetapkan pernikahanmu...
dan menyelesaikan pekerjaannya...
Sebelum dia menyelesaikan semuanya dia tidak akan kembali ke Delhi...
tidak mau pergi kemana lagi.
Prakash, satu hal yang menggangguku.
Bagaimana keluarganya bisa hidup tanpa dia?
Aku bahkan tidak bisa hidup sehari tanpa dia.
Anand tidak memiliki siapapun, Bhaskar.
Apa maksudmu tidak punya siapapun? Pasti ada seorang kerabatnya.
Tidak, dia sendiri yang datang ke Delhi selama Partisi...
Dia tinggal bersama kerabatnya hanya sementara.
Ketika dia sudah mendapat pemasukan, dia pergi.
Kerabatnya selalu berpikir dia selalu mencoba untuk pergi.
Dia sangat mencintai Suman, dia sudah memberitahu segalanya.
Dia juga mengatakan, berharap seseorang bisa memilih teman...
seperti seorang kerabat.
Dia juga mengatakan setelah bertemu kita...
dia mulai percaya dengan hubungan jangka panjang.
Percayalah, sebanyak kita khawatir tentang dia...
lebih banyak lagi dia khawatir tentang kita. - Aku tahu Prakash.
Aku juga tahu cinta ini adalah kekuatan dia.
Itulah kenapa dia bisa bertahan.
Jika itu orang lain pasti sudah gerbaring ditempat tidur sekarang.
Kadang aku merasa takut mengingat bulan yang akan datang...
akan berakhir untuk Anand secepatnya.
Ketika aku meninggalkannya dipagi hari.,.
Aku takut apakah aku bisa melihatnya tetap hidup disore hari.
Edin Chawla FB: EDIN DVDBluray
Permisi. Apa seorang guru sekolah bernama Renu tinggal disini.
Apa kalian bisa memberitahuku nomor rumahnya?
Renu... oarng dengan anyaman panjang...
dan sindoor di belahan rambutnya...
Seseorang yang memiliki lesung pipi? - Ya.
kamu mau tahu nomor rumah dia.
pertama katakan dulu nomor kamu? Apa?
pertama katakan dulu nomor kamu. - Apa maksud kamu ?
Setiap orang memiliki nomor disini.
Yang pertama adalah lelaki tinggi yang tidak tinggal disini...
tapi kadang mengantar dia kesini.
Yang kedua adalah saya dan yang ketiga adalah dia.
Kita semua punya nomor disini.
Jika kau ingin merayu dia, bergabung dengan gang.
Ya.
Sekarang katakan berapa nomor rumah dia.
Dua lima. - Dua lima. Terima kasih.
Berapa nomor kamu? - Nomor sepuluh.
Biarkan dia kembali. Kita akan memberi dia nomor.
Ibu.
Kamu hebat. Kamu mengenali aku segera setelah melihat aku.
Kamu Ibunya Renu kan. - Ya.
Tuhan memberkatimu.
Maaf, tapi aku tidak kenal kamu.
Kamu tidak kenal aku tapi Renu kenal. Aku datang untuknya.
Dia datang terlambat hari ini. - Itulah kenapa aku datang lebih awal.
Jangan duduk disana. - Memang kenapa? Kamu temani aku.
Aku memiliki pekerjaan penting denganmu. - Pekerjaan apa ?
Apa yang biasa dilakukan orang tua kini dilakukan oleh seorang kakak.
Aku tidak mengerti. - Aku membawa lamaran untuk Renu.
Aku ingin menjadikan dia adik iparku.
Apa yang bisa kukatakan? Renu yang akan memutuskan untuk itu.
Zaman sudah berubah...
Anak gadis tidak lagi menurut langsung dengan keinginan orang tua untuk menikah.
Hari ini kecuali seorang pemuda dan gadis sudah saling bertemu...
Gadis dan pemudanya sudah bertemu...
dan aku melihat mereka saling mencintai.
Itulah kenapa aku datang kepadamu.
Paman Raghu dan aku sudah menyetujui gadisnya.
Jika kau ingin bertemu dengan lelakinya, kamu boleh.
Dia adalah seorang dokter dan ketika adik ipar...
Maksudku gadisnya menderita pneumonia dia yang mengobatinya.
Siapa, Bhaskar ? - Ya, dia adalah adikku.
Apa itu benar? Aku sangat beruntung.
Bhaskar bagaikan seorang permata.
Renu terus memuji dia.
Itulah. Berarti sekarang sudah fix ya.
Maaf, Ibu. Maksudku kamu harus mengerti sekarang.
Aku tahu. Jika mereka sudah setuju, itu bagus. Tapi...
karena kau adalah kakaknya maka aku harus katakan padamu...
Aku tidak memiliki apapun untuk diberikan pada puteriku untuk pernikahannya.
Kenapa kau khawatir tentang itu?
Apa kau pikir pengantin pria bisa memberikan... aspirin atau pencillin?
Maka hubungan ini sudah ditetapkan. Segalanya akan siap.
Berikan aku horoscope. Kita akan menentukan tanggal dalam seminggu ini.
Tapi kita tidak bisa melakukan apapun selama 3 bulan ini.
Tiga bulan. Kenapa ?
Ayah Renu meninggal 9 bulan lalu dan makanya...
Ini sulit. Aku tidak bisa datang ke pernikahannya.
Kenapa? Apa kamu mau pergi ke suatu tempat?
Ya, Aku akan pergi setelah sebulan atau sebulan setengah.
Kamu mau pergi kemana? - Tempat yang jauh.
Tidak bisakah kamu kembali untuk pernikahan.
Tidak, itu mustahil dan ada banyak rintangan.
Kita tidak memiliki tiket kembali dari sana.
Tapi kamu bisa mulai menyiapkan pernikahannya.
Aku akan pergi sekarang. Aku memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Makanlah manisan. - Tidak, aku tidak mau.
Aku akan kembali dalam 2 hari dan Kmau harus memberi aku makan siang.
Kamu mau kan?
Kamu membawa lamaran untuk Renu, Aku sangat bahagia...
tapi di waktu yang sama takut.
Aku hanya memiliki satu puteri. Apa dia bisa selamat sendiri?
Tapi kini aku merasa puteriku orang asing dan kau puteraku.
Aku berdoa semoga tuhan memberimu umur panjang.
Hey, kamu melewati antrian kami dan pergi.
Maaf. Ini kasus darurat.
Kita harus memberinya pelajaran bersama si tinggi.
kita akan melumpuhkan gadisnya. Dia tidak akan pergi atau keluar...
atau tidak ada yang datang kesini. - Aku mengerti
Kamu terlihat bijaksana.
Kuharap kamu tidak mendapat masalah saat kembali.
Apa yang kau katakan? Aku harus datang. Ada getaran kuat.
Jadi kita akan bertemu lagi? - Tidak hanya bertemu tapi juga memukulimu.
Apa maksud dia?
Maksudnya menendang. - Dia mengancam kita.
Apa masalahnya? Hello - Hello.
Apa yang kau mau? - Debu. Aku ingin sedikit debu.
Disana ada arena gulat; Kau tidak akan mendaptakn debu disini.
Aku ingin debu dari kakimu.
Kamu adalah lambang kekuatan. Aku ingin ada di kakimu.
Jika kau ingin membangun badanmu, keluarkan bajumu.
Kamu harus membayar aku.
Tidak, papaii, Aku tidak ingin dilatih olehmu...
Aku melihat kekuatanmu dan meminta debu dari kakimu.
Lihat aku; aku tidak berguna. Aku tidak bisa melindungi diriku atau keluargaku.
Apa yang terjadi? Siapa yang mengganggumu?
Ada beberapa lelaki di jalanan...
yang menyusahkan adik iparku setiap hari.
Maksudku, aku tidak bisa dengan bebas datang menemui adik iparku dirumahnya.
Jeetu, Aku akan kembali.
Ayo, kita lihat siapa yang membuat masalah denganmu. Aku akan...
Ya, ayo kesana.
Papaji, itu mereka disana.
Aku kesana duluan. Saat mereka mulai memukuliku, kau datang.
Papaji, ikut saja langsung atau mereka akan menghabisiku.
Kau takut pada mereka? Pergi sana.
Aku pergi... - Ya, sana.
Ini dia datang lagi. - Hey mister...
Kau ingin berkelahi dengan siapa? Dengan kita, atau dengan Juliet mu?
Pertama berlatih dulu dengan kami... Nanti kamu akan lebih mudah.
Ya, mari.
Papaji!
Anak sial! Kau menggoda adiknya.
Lari sana... Tunggu.
Apa ini namanya? - Pipa pembuangan.
Apa artinya itu ? - Itu berarti pembuangan kotor.
Lain kali kau memakai itu lagi, aku akan melemparmu ke kotoran.
Papaji, kamu hebat.
Kamu seperti Bisma yang kuat. - Tuhan memberkatimu Ghatodkach.
Terjemahan oleh : Edin Chawla
Tuhan, sembuhkanlah Anand. Aku mohon padamu. Aku mohon.
Suman.
Suman. - Apa yang terjadi?
Kau duduk disini bicara dengan Tuhan dan aku disana mencarimu.
Makan manisan ini. - Manisan, dalam rangka apa ?
Sini, duduklah.
Babumushaiku sudah sembuh.
Memang dia kenapa? - Dia menderita penyakit parah.
Untunglah aku menyadari gejalanya dan segera mencari obatnya.
Tapi sebelum aku menemukan obatnya, Obat itu sendiri menemui pasiennya.
Aku tidak mengerti. Siapa yang menemukan siapa?
Renu menemui Babumushai. - Siapa Renu ?
Obatnya Babumushai. Kamu tidak tahu, Suman.
Babumushai mengobati Renu...
dan kemudian dia menderita sakit cinta.
Bagaimana kau tahu ? - Aku tahu dari kuda.
Kamu sudah kenal dia lama tapi tidak tahu.
Aku yang mengetahui. Kamu tidak perduli dengan orang.
Jangan berdoa untuk diri sendiri. Terkadang berdoalah untuk orang lain.
Tapi hari ini aku meminta sesuatu yang spesial kepada Tuhan untukku.
Apa? Katakan apa yang kau minta?
Oh aku tahu. Haruskah aku belikan mainan?
Aku ini pamannya. Apa yang akan dia katakan?
Doa apa yang kau minta? Keponakanku?
Jangan merasa malu. Katakan padaku apa yang kau minta ?
Aku meminta untuk kehidupan Abangku.
Jadi dia sudah mengatakan segalanya.
Suman...Suman.
Lihat aku. Kau adalah adikku, tapi kau tetap menangis.
Kamu begitu lemah. Kamu berdoa setiap hari kepada Tuhan...
Apa kekuatan seperti ini yang DIA berikan kepadamu.
Apa kau menangis karena takut aku meninggalkanmu.
Hari ini aku hidup, apa kau tidak bahagia? Apa kau tidak bisa tersenyum?
Renu, masuklah. Silahkan duduk.
Dimana kau belajar itu?
Dari temanku yang pegulat. Dia sangat kuat.
Hey, Babumushai. - Aku datang untuk bertemu denganmu.
Aku? - Ya. Bukan temanmu.
Bicara perlahan atau dia nanti dengar.
Bicara tentang orangnya, dia datang.
Kapan kamu sampai ? - Tidak Babumushai, kembalilah.
Salah nomor. Dia datang untuk bertemu denganky. Katakan padanya.
Ya, Aku datang untuk bertemu denganmu. - Benar. Dia cemburu.
Muralilal. Kau bicaralah dengan dia. Aku harus bertemu Murarilal.
Siapa Murarilal - Lihat saja.
Hey, Murarilal bagaimana kamu bisa disini?
Apa maksud jenggot seperti Raja Shahjahan.
Kau tidak mengenaliku?
KIta minum beer di Qutub Minar dan kita juga mabuk bersama?
Jaichand. Kamu keterlaluan.
Kau meninggalkan Delhi. - bukan dua tapi empat.
Taruhan. Mereka adalag dua tapi ukuran besar.
Ayo, kita pergi. - Aku sudah berhenti minum.
Bagaimana denganmu ? - Tidak, aku tidak bisa. Sudah menjadi kebiasaanku sekarang.
Babumushai, kesini.
Apa kau sudah menikah?
Belum. Gadis yang aku suka, Ayahku menolak.
Dia bilang gadisnya terlalu muda.
Dan gadis yang dia setujui, aku tidak suka karena dia terlalu tua.
Katakan tentang kekasihmu. Yang ukurannya sedang.
Ada apa, Anand? - Babumushai. Bukankah sudah kukatakan padamu...
Suatu hari aku akan bertemu Murarilal? Kini aku telah menemukannya.
Murarilal, ini adalah Dr. Bhaskar. Aku tinggal bersama dengannya
Jaichand dan aku adalah teman masa kecil.
Dulu dia sangat nakal.
Namanya bukan Jaichand tapi Anand.
Namaku juga bukan Murarilal tapi Issa bhai.
lssabhai Suratwala. Ingat aku?
Nama kamu Bhaskar kan? - Ya.
Guru, mau kemana kamu? Aku sudah lama mencarimu.
Kamu hebat Guru. Ayo kita minum teh.
Aku tidak bisa. Aku harus latihan hari ini. - Latihan?
Ya, Aku memiliki usaha pertunjukan drama. - Kamu melakukan pertunjukan drama.
Berikan aku peran. Aku juga bisa sedikit akting.
Aku baru saja melihat akting kamu. Ayo kita pergi.
Babumushai, jaga dia. Aku akan pergi ke pertunjukan dramanya.
Boleh aku pergi? - Apa kau benar ingin bertemu Anand?
Ya, aku berencana bertemu dia juga.
Kau ingin bertemu dia. Bagaimana dengan aku?
Duduklah bersamaku sebentar. - Bukannya kau harus berangkat kerja?
Masih ada waktu setengah jam. Aku juga bisa melakukannya kapan saja.
Jangan, selesaikan dulu pekerjaanmu. Aku akan menunggumu disini.
Hello, Panditii. Silahkan duduk.
Bisa kita mulai latihan? - Ya, sudah bisa.
Tapi kondisinya tidak seperti ini.
lni adalah drama berbahasa Urdu; kenakan kostum kamu.
Raini, apa kau siap? - Ya aku siap.
Bagus. Mainkan tape nya. Dimana turbanku?
Yang mulia. - Aku malu.
Sebagai seorang pangeran... Kau jatuh cinta pada gadis biasa.
Ayah, jika dia gadis biasa... mendekatlah kesini.
Jika kau bisa mengatakan orang yang lebih baik dari dia...
Aku tidak bisa, tapi aku tidak bisa memberimu ijin untuk kesana...
??
Aku mengerti, Ayah
Aku malu memiki anak seperti kamu.
ltu adalah tugas setiap orang untuk malu dengan kesalahannya sendiri.
Diam, kau kurang ajar. Aku akan membakarmu hidup hidup.
Kau berani bertaruh. Kau bisa membakarku tapi tidak memberiku hidup.
Kenapa kau tidak mati dihari kelahiramu?
Hidup dan mati ada ditangan Tuhan Yang mulia.
Kau maupun aku tidak bisa merubahnya.
Kita hanya ibarat boneka yang bertali...
dan tali itu dipegang kuasanya oleh DIA.
Kapan, siapa dan bagaimana kita tidak ada yang tahu.
Hebat Guru! Kamu luar biasa.
Baik, ayo kita istirahat.
Bagaimana tadi? - Sangat indah.
Siapa? - Apanya siapa? Apa maksud kamu ?
Aku bertanya bagaimana tadi latihannya?
Latihannya bagus tapi gadisnya lebih bagus lagi.
Yana mana? - Yang membawa pisau.
Oh Raini. - apa dia saudara perempuanmu.
Mau ku kenalkan? - Ya.
Raini,kesini sebentar.
Dia Anand, aktor yang bagus dari Delhi.
Dia ingin bicara denganmu.
Pertunjukan apa di Delhi yang sudah kau mainkan?
Mati aku. Aku tidak berakting, Aku hanya menyanyi.
Apa yang kau katakan? Apa kau tidak bisa bicara Gujarati ?
Bagaimana aku bisa bicara dengan dia.
Kamu benar. Kau tidak bisa bahasa Hindi dan dia tidak mengerti bahasa Gujarati.
Aku gagal karena masalah bahasa.
Ya.
l can't concentrate..
l can't concentrate anywhere in your absence.
l can't concentrate..
l can't concentrate anywhere in your absence.
l can't concentrate..
l don't remember when l had forgotten to live.
Moment l obtained you, l'm relived.
l don't remember when l had forgotten to live.
Moment l obtained you, l'm relived.
Life..
l don't like to live without you.
l can't concentrate..
l can't concentrate anywhere in your absence.
l can't concentrate..
l can't concentrate..
l can't concentrate..
Beloved, this fan of yours can't control herself.
l can't concentrate..
Beloved, this fan of yours can't control herself.
Whenever you need to go out somewhere.
Tell the time to halt right there.
Whenever you need to go out somewhere.
Tell the time to halt right there.
That moment..
That moment must stay there and should not pass away.
l can't concentrate..
l can't concentrate anywhere in your absence.
l can't concentrate..
Paman Raghu, Renu dimana? - Diatas.
kamu sudah datang. Aku sudah menunggumu berjam jam.
Apa yang bisa kulakukan? Profesi dokter memang seperti ini.
Apa Anand suka merekam?
Ya. Dia senang bicara. Saat dia letih, dia akan mulai memainkan tape.
Darimana saja kau, Anand ?
Sudah seharian ini? Maksudku, Renu sudah menunggu kamu.
Apa yang terjadi. Kenapa nafasmu berat?
Tidak apa-apa Babumushai. Aku menemukan gadis untuk kamu...
dan hari ini aku mencari gadis untuk diriku sendiri.
Apa kau bertemu ? - Ya, aku bertemu.
Tapi gagal dalam bahasa. - Kenapa? Apa yang terjadi?
Dia adalah gadis Gujarati dan tidak tahu bahasa apapun selain itu.
Tapi aku belum kehilangan harapan. Aku membeli 4 buku Gujarati.
Babhumushai, Aku bisa belajar bahasa Gujarati dalam setahun kan?
Aku tahu. Jika tidak sekarang mungkin untuk kehidupanku yang mendatang.
Aku membawa handycam bersamaku. Dikehidupan berikutnya...
Aku akan jatuh cinta diusia 10.
Apa kalian mau keluar? - Ya, tapi kau tidak usah ikut.
Kau dnegar itu? Si pengecut memaki aku.
Tidak masalah.
Anand, kau dapat surat dari Trivedi. Bacalah.
Aku tidak akan pergi bahkan jika Trivedi atau Indira Gandhi yang memanggilku.
Tidak ada tempat seperti Bombay.
Punjab, Sind, Gujarat, Maratha Dravid, semuanya tinggal disini.
Aku sudah memutuskan aku akan hidup dan mati di Bombay.
Anand menarik nafas saat bicara hari ini.
Ini adalah gejala pertama darinya.
Dalam ilmu medis ada stadium dimana tidak ada pengobatan yang bisa menolong...
dan dokter hanya tinggal menunggu kematian pasien.
Tak ada yang bisa menghindari keadaan tidak berdaya ini termasuk seorang dokter.
Oh Tuhan! Sebuah ketidakberdayaan yang menakutkan.
Teks by listening oleh Edin Chawla
Aku tidak akan membiarkanmu pergi secara diam diam, mummy.
Apa yang kau lakukan secara diam diam?
Aku berdoa kepada Tuhan. - Doa apa yang kau minta dari NYA?
Aku meminta Jesus untukmu...
Mati aku. Apa yang kau lakukan? - Kenapa, ada apa?
Apa kau tidak tahu, aku adalah pengikut setia Dewa Shiva ...
Dan kau berdoa kepada Jesus. Bagaimana jika mereka bertengkar?
Kau bodoh. - Mummy, kau tidak tahu...
Shivji itu mudah marah. Itu benar.
Tapi biarkanlah, DIA belum pernah melihat kemarahanku. Jika aku marah...
Maka aku akan meminta untuk dikehidupan selanjutnya sebagai anakmu.
APa yang kau pikirkan?
Bagus, kamu kesini.
Kamu akan menjadi saksi.
Aku membuat kontrak dengan mummy
Dikehidupan ku selanjutnya aku akan trelahir sebagai anaknya.
Dia gila. Dia terus mengoceh.
Kenapa harus dikehidupan selanjutnya? Apa sekarang kau bukan anakku?
Ya, itu benar.
Jadi dia belum keluar dari rumah... - Ya.
Aku sudah melihat banyak kematian, tapi aku tidak mampu melihat kematian yang ini.
Kita akan mencoba melakukan yang terbaik yang kita bisa.
Apa yang akan kita lakukan? Manusia sudah sampai ke bulan...
Kita bahkan sudah menjelajahi luar angkasa...
Apa yang telah kita lakukan untuk melawan penyakit manusia, rasa sakit dan penderitaan?
Tidak ada! Kadang aku merasa tidak berdaya, Prakash.
Apa kau tidak mau bertemu dan melihat Anand?
Pergilah dan temui dia sekali.
Dia tidak akan bertahan lama.
Tidak, Bhaskar, Aku tidak memiliki kekuatan.
Baiklah nak, aku pergi. Aku harus pergi ke Gereja.
Kamu duduk dan bicaralah dengan dia. Aku akan datang lagi.
Membuat orang lain menangis, tidak baik kan? - Kenapa ?
Aku ingin melihat Mummy tertawa tapi dia menangis.
Aku mencoba membuat semua orang tertawa tapi mereka semua malah menangis.
Kamu tidak mengerti. Ketika seseorang terlalu bahagia...
air mata keluar dari mata kita.
mummy kamu tidak menangis karena dia sedih...
tapi karena dia sangat bahagis. Dimana lagi dia akan menemukan anak seperti kamu?
Kamu benar.
Dan dimana lagi kau akan menemukan kakak seperti aku?
Lihat apa yang akan kuberikan padamu. Tunggu disini. Aku akan ambilkan.
Anand kamu... Kamu gila...
Jangan maki aku dalam bahasa Bengali.
Tidak. Aku bilang kamu gila.
Kenapa kau mengambil bunga dari rambutku?
Aku ingin menyimpannya di buka puisiku. - Kenapa ?
Seperti puisi yang mengingatkan kita akan waktu yang berlalu...
Dalam masalah yang sama bunga ini akan menjadi puisiku.
Sudah kukatakan kamu gila. - Ya aku memang gila, aku tergila gila padamu.
Kadang aku ingin membawamu kabur dibahuku...
dan kamu akan meleleh menyatu denganku.
Kamu akan berada dibahuku selamanya.
Ketika aku bernafas, Aku akan mendengar nafas kamu bersama nafasku...
dan kamu akan memanggil namaku Anand... Anand...
Siapa dia? - Siapa ?
Gadis ini. - Dia adalah teman Bengali ku.
Kamu sangat nakal. Kau meminta saudaramu menceritakan semuanya kepadamu...
dan kau menyembunyikan masalahmu sendiri.
Siapa dia. Siapa namanya ?
Apa yang akan kau lakukan dengan mengetahui namanya.
Dimana dia tinggal? - Di Delhi.
Delhi dimananya ? - Di rumah suaminya.
Oh, jadi dia sudah menikah.
- Tidak dik, dia belum menikah saat bertemu denganku.
Suaminya adalah lelaki yang baik. Dia sangat mencintainya.
Dia akan bahagia.
Jika dia menikah denganku, dia akan mati.
Kau tahu kami hanya memiliki waktu sedikit untuk bertemu.
Itulah kenapa aku menggunakan rekaman untuk merekam suaraya diam diam saat bertemu.
Dan setelah dia pergi aku akan mendengarkan suara itu lagi dan lagi.
Kapan dia menikah?
Tiga bulan tujuh hari yang lalu.
Kapan kamu tiba dari Delhil - Aku...
Benar benar tiga bulan lebih tujuh hari. Iya kan?
Lupakan itu. Kenapa sangat mendetil sekarang?
Lihat, apa yang aku bawa untuk kalian berdua.
Bagaimana, dik. Kau suka kan?
Boleh kukatakan sesuatu. Pakailah saat aku masih hidup.
Hey Babumushai, apa yang kau lakukan sendiri disini?
Oh ! Kamu memikirkan dia.
Cinta memang seperti itu. Kau jatuh cinta dan cinta menyulitkanmu...
Anand, tinggalkan aku sendiri.
Jika aku meninggalkanmu sendiri sekarang, maka akan ada masalah.
Mari kita pergi ke kamar sebelah dan merekam suara kita.
Anand, tolong pergi ke kamar kamu. - Ya aku akanl, tapi kau harus ikut.
Sudah kukatakan aku ingin sendiri. - Sudah kukatakan aku tidak ingin meninggalkanmu sendiri.
Anand, kenapa kau mengikutiku ?
Kenapa kau berharap aku mengikuti apapun yang kau katakan.
Kau tertawa dan aku harus tertawa...
Maafkan aku, Babumushai.
Anand jangan marah. Kamu tahu aku...
Babumushai, berapa kali kau akan mengingatkan bahwa waktuku sudah dekat...
Akhirku adalah disini.
Babumushai, sampai saat ini tidak ada yang bisa menghadapi kematian.
Tapi aku merasa beruntung bahwa setiap hari, setiap saat dan setiap detik melihat kematian...
diwajahmu...
dimatamu...
Tidak, Babumushai, Aku bisa menghadapi kematian...
tapi tidak tahan melihat wajah ketakutanmu.
Aku akan pergi. Aku akan berangkat besok.
Tidak, Anand, kamu tidak akan kemana mana.
Kamu tidak memiliki siapapun...
Jika kau harus mati, kau akan mati disini di bahuku.
Begitu dong.
Apa kau tahu masalahku?
semangat kesenangan kita selalu kita selalu dibasahi dengan melankolisy...
dan meracuni keceriaan kita
Babumushai, Aku tidak akan mati hari ini. Dan jika aku harus mati...
Aku tidak akan meninggalkan kamu sendiri. Aku akan selalu berada disini.
Ya, Anand, Aku tahu kau adalah bagian dariku...
Bagian dari diriku.
Hanya satu hal yang aku tidak punya. - Apa ?
Suara kamu, celotehanmu ini. - Ya sudah mari kita rekam ocehanku ini.
Tapi pertama kita akan merekan puisimu dulu. - Puisi yang mana ?
Itu puisi yang kamu tulis di kampus.
Tentang kematian ! puisi...
Kematian adalah sebuah puisi...
Meski begitu aku berjanji pada puisi bahwa suatu hari akan menemuinya...
Saat tidur mengatasi rasa sakit pada...
Bulan jingga perlahan naik ke langit...
Ketika matahari terbenam di senja dan malam berada di horizon...
Tidak dalam kegelapan, tidak dalam cahaya.. Belum malam dan juga tidak siang...
Saat tubuh kita tidak lagi hidup namun jiwa kita masih mulai bernafas...
Aku berjanji kepada puisi bahwa suatu hari akan menemuinya...
Sekarang kau yang bicara. - Apa ?
Apa saja, katakan sesuatu untukku.
Ya, benar.
Babumushai,
Hidup dan mati ada ditangan Tuhan.
Baik kamu atau aku tidak bisa merubahnya.
Kita hanyalah boneka dipanggung.
Yang talinya ditarik oleh DIA.
Kapan, bagaimana dan siapa yang pergi tak ada yang dapat mengatakan...
Anand, duduklah.
Munna. - Ya, paman Raghu?
Bisakah kau meminjamkan aku 50 rupees? - Ya, ada di laci di lantai atas.
Aku ingin mengambil cuti 4 sampai 5 hari.
Cuti? Paman mau pergi. Paman tahu bagaimana kondisi Anand ...
Justru aku embil libur untuknua. Aku ingin pulang kampung.
Disana ada kuil seorang Dewa yang sangat sakti.
Aku akan berdoa untuknya disana.
Aku pernah melihat orang mati yang kembali hidup.
Cepat pulang paman Raghu. Waktu Anand tidak lama lagi.
Aku akan pergi jam 11 besok dengan kereta dan kembali dalam dua hari.
Jangan khawatir, Munna, Anand akan pulih kembali.
Jaichand. - Masuklah, Issa bhai.
- Dimana dia? - Silahkan duduk dulu.
Sebenarnya aku sedang terburu-buru.
Ada latihan final hari ini. Banyak hal yang harus kulakukan.
Tolong cepat panggil Jaichand.
Dia tidak bisa datang. - Taruhan? Dia pasti datang.
Cukup katakan bahwa adik Rajni...
Maksudku ada Raini dilatihan dan dia akan datang dengan bicara Gujarati.
Masalahnya adalah...
Okay, Munna. - Paman mau pergi. Cepat pulang paman.
Ya secepatnya aku kembali.
Pengobatan ini bisa menyembuhkan keracunan, panas kolera, kanker dan macam2 penyakit lain.
Tidak, paman Raghu. Penyakit lain bisa disembuhkan tapi bukan kanker.
Bisa. Penyakit itu juga bisa sembuh.
Berani taruhan. - Ya berani.
Kamu akan kalah. Aku tidak pernah kalah taruhan.
Ayahku juga seorang dokter terkenal...
Orang yang menderita penyakit ini...
akan secepatnya meninggal. - Ini bukan pengobatan dari dokter.
Pengobatan apa itu? - Itu disebut kepercayaan. Aku pergi.
Aku yakin kanker dia akan segera sembuh.
Tapi siapa yang terkena kanker? Apakah seorang kenalan kamu?
Ya. Dia sangat dekat denganku.
Siapa ? - Anand.
Itulah kenapa aku katakan, Anand tidak bisa ikut bersamamu.
Dia sudah pada tahap akhir. Aku tidak tahu kapan ...
Apa dia tahu... dia tahu kan, doctor?
Bahkan dalam masa sekaratnya si murid mengajarkan gurunya tentang hidup.
Dia menyembunyikan kesedihan untuknya sendiri dan membagi kebahagiaannya untuk orang lain.
Doctor, boleh aku bertemu dengannya sekali.
Ya. Silahkan.
Anand.
Gurudev.
Kamu mengambil pintu keluar lebih dulu.
Sangat cerdas. Kau mengambil seluruh tepuk tangan...
dan meninggalkan bangku kosong untuk kami.
Apa yang bisa kulakukan Guru? Dialogku sudah habis...
Jika tidak aku akan menantang kamu.
Berani taruhan? Tapi kita akan bertemu diatas nanti.
Siapkan rombongan dan drama kamu Anand.
Aku akan ikut. Jika kau butuh aktris dari sini hubungi aku...
Aku akan membawanya bersamaku.
Aku butuh satu. Tapi tidak sekarang.
Aku harus belajar Guirati terlebih dahulu
Aku pergi. Aku akan datang kembali.
Dimana? - Disini. Aku akan menemui kamu disini.
Aku tidak akan membiarkan tirai jatuh.
Aku harap Allah membiarkan paman Raghu memenangkan taruhan.
Cukup inilah beberapa halaman tentang kehidupan Anand...
Seperti beberapa hari terakhir dia.
Renu benar. Tuhan lebih memerlukan orang baik dibandingkan kita.
Tidak ada yang bisa melawan kehendak NYA.
Memang kadang keajaiban terjadi...
dan saat ini aku tahu semua orang sedang berusaha untuk melakukannya.
Tapi kita semua tahu akhirnya.
Dan kita menunggu dengan kegelisahan.
Kapan.. Kapan.. Saat itu terjadi.
Anand, pakai oxygen... kamu akan merasa lebih baik.
Babumushai, buka semua jendela.
Prakash, Aku akan pergi ke Dr. Shastri...
Aku dengar disana ada pengobatan di homeopathy...
yang bisa membuat keajaiban terjadi.
Jangan bodoh. Kau sendiri tahu tidak ada yang bisa dilakukan.
Bagaimana kau tahu tidak ada yang bisa menolong?
Apakah keajaiban tidak pernah terjadi sebelumnya?
Babumushai... - Anand, Aku akan kembali segera.
Jangan pergi kemanapun, Babumushai.
Jangan khawatir. Aku akan kembali.
Renu, Aku tidak ingin mati. Tolong selamatkan aku.
Dia sangat lemah. Dia tidak akan mampu menanggung kematianku.
Apa Babumushai sudah kembali ? - Dia akan kembali.
Apa Babumushai sudah datang?
Kawan. - Ya, Anand?
Cepat nyalakan tape.
Kematian adalah sebuah puisi...
Aku berjanji kepada puisi akan menemuinya suatu hari...
Ketika tidur bisa mengatasi rasa sakit di saraf...
Bulan jingga naik perlahan menuju langit...
Ketika matahari beranjak terbenam dan malam masih berada di horizon...
ltu tidak gelap, tidak terang, bukan siang dan juga bukan malam...
Babumushai !
Prakash, Dr. Shastri...
Tidak, Aku tidak akan membiarkan kamu diam seperti ini...
Aku telah mendengarkan ocehanmu selama beberapa bulan ini...
kau membuat kepalaku pusing.
Bicara dneganku sekarang. Bicara...
Babumushai !
Hidup dan mati ada ditangan Tuhan...
Tidak kamu atau aku yang bisa merubahnya.
Kita hanya boneka yang talinya ditarik oleh DIA.
Kapan, bagaimana dan siapa tidak ada yang bisa mengatakan
Translate by Listening EDIN CHAWLA Cijantung, Jakarta 05 Maret 2017
Anand tidak mati... Anand belum mati
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.