All language subtitles for Midnight.Runners.2017.All-HDRip.x264

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitle oleh PatrickStar.

{Upacara Penerimaan Akademi Kepolisian angkatan 2015}

Bisa minta perhatian sebentar?

Sekarang, semua kandidat akan berpindah

ke Union Hall untuk pemotongan rambut.

Ucapkan selamat tinggal pada keluarga dan teman-teman kalian segera.

Hormat!

Dengarkan atasanmu.

Jangan lewatkan makan. Tidur pakai selimut di malam hari.

Tetap kuat, sayang.

Pulanglah kalau terlalu sulit.

Oke?

Aku akan baik-baik saja. Jangan khawatir.

Tetaplah sehat, bu.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Siapa yang kau sms?

Ibu.

Haruskah kita berpelukan juga?

Benar. Aku pikir begitu.

- Sampai jumpa, Ayah - Hee-yeol.

Ayah bangga padamu.

Hari ini dingin. Tutup jaket sebelum ayah pergi.

Perhatian.

Istirahat ditempat.

Siap gerak.

Kepada orang tua kalian. Hormat gerak.

Turunkan.

Hadap kiri, gerak.

Maju, jalan.

Tidak bisakah jangan dipotong terlalu pendek?

Cambangku butuh waktu lama agar tumbuh kembali.

Tolonglah. Butuh waktu satu tahun untuk menumbuhkan rambutku.

Cambangnya...

Yang itu. Jangan memotongnya juga...

Bodoh?

Tunggu.

Anda tidak mensterilkan pemotong rambutnya?

Tidak.

Itulah yang aku takutkan.

Tanpa sterilisasi, bisa menyebabkan infeksi kulit.

Bagaimana jika satu pemotong rambut menginfeksi semua orang di sini...

Tunggu, tunggu.

Infeksi kulit...

Pelatihan ini merupakan program pelatihan militer selama 2 minggu.

Saya harap kalian semua menyelesaikan pelatihan dengan mengikuti instrukturmu.

Tahun lalu, 4 dari 96 kandidat keluar dari program ini.

Kalian harus tetap waspada sampai akhir.

Ya, pak.

Kalian lebih baik belajar cara berbicara.

Ya, pak.

Nah begitu.

Ayahku angkatan 1985 dari Angkatan Kepolisian.

Sejak kecil, dia mengajariku dengan baik....

...tentang ketertiban umum dan keadilan.

Kalian akhirnya akan mempelajarinya di sini.

Ketertiban dan keadilan itu penting.

Aku ingin jadi polisi seperti ayahku.

Apa yang membawamu kemari?

Aku?

Aku...

Apa? Kau tidak tahu?

Kau datang ke sini untuk main-main?

Dimohon perhatiannya.

Semua kandidat segera melapor...

...dengan seragam lengkap yang kalian terima hari ini...

...ke lapangan dalam 3 menit.

Siapapun terlambat akan dihukum berat.

Bergerak!

Apa yang...

1 menit 40 detik lagi.

Bergerak. Keluar!

1 menit 30 detik lagi.

Keluar!

Lari.

81.

Lompat lebih tinggi.

83.

85.

Skuad, berhenti.

Bangun!

Kalian tidak bisa bekerja sebagai tim?

Mulai lagi dari 1 sampai 100.

Mulai.

Satu.

Dua.

Satukan.

Pikiran.

Turunkan.

Siapa yang berbaring?

Satukan.

Skuad, berhenti.

Skuad, berhenti.

"Berguling lintas negara", mulailah.

"Berguling lintas negara", mulailah.

Guling lebih cepat. Cepat!

Lebih cepat, lebih cepat, lebih cepat!

Guling lebih cepat!

Lebih cepat, lebih cepat.

Bangun. Guling lebih cepat.

Guling lebih cepat.

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Satu, dua, tiga, empat.

Sosis.

Bisakah aku dapat lebih banyak sosis?

Lalu yang lain tidak kebagian apapun.

Bagaimana aku bisa makan semua nasi ini dengan hanya dua sosis?

Kurangi nasinya kalau begitu.

Bagaimana bisa?

Kau, kemari dan duduklah.

Mereka memberi makan kita seperti anak TK.

Apa kau tidak makan sosismu?

Tidak.

Kenapa tidak?

Sosis dibuat dengan sodium glutamat dan natrium nitrat, yang menyebabkan kanker.

Jadi kenapa kau tidak memakannya?

Mengapa kau makan zat penyebab kanker dengan sengaja?

Kalau begitu, aku akan mengambilnya.

Sodium glutamat...

Makanlah.

Angkat lenganmu.

Dada, 36.

Letakkan lenganmu ke bawah.

Hei.

Pinggang, 30 dan 1/2.

Tarik ini, tolong Bagus.

Kau bajingan.

Lihat kedepan.

Perhatikan.

Atau kalian akan terluka parah.

Ya, Bu.

Bu.

Hubungi dokter sekarang juga!

Diam. Jangan bergerak.

Cepat!

Sebagai petugas di lapangan, kalian bisa menghadapi bahaya yang besar.

Maka dari itu, di sini, di Pusat Seni Bela Diri...

...kalian akan memilih satu dari Taekwondo, Judo, Aikido, dan Kendo...

...dan berlatih selama 4 tahun.

Mengerti?

Ya, pak.

Saya mengerti kalian kecewa...

...karena dua kalian sudah gagal melanjutkan pendidikan.

Tapi kalian hampir sampai diakhirnya. Teruskan.

Mengerti?

Ya, pak.

Selalu jawab dengan keras dan jelas.

Ya, pak.

Hari ini adalah final dari pelatihan.

Ini adalah lomba lari ke Gunung Buphwa.

Menurut tradisi kami,

...yang bisa berlari naik dan turun gunung dalam satu jam...

...akan diterima di Akademi ini.

Mereka yang gagal akan ditolak masuk karena kurangnya kemampuan fisik.

Mereka yang gagal mencapai puncak juga akan ditolak masuk.

Lakukan dengan segenap kekuatan kalian. Mengerti?

Ya, Bu.

Bersiap.

Perhatikan langkahmu.

Hei, tolong aku.

Aku minta maaf, kawan.

Brengsek.

Sial.

Apa yang kau lakukan disini?

Hei.

Tolong aku. Aku tidak bisa berjalan.

Maaf, tapi aku harus pergi.

Hei!

Aku memberikanmu sosisku.

Sosis?

Aku memakannya karena kau tidak makan.

Kau yang minta duluan.

Jika kau mau memakannya, aku tidak akan minta.

Sialan, Bung.

Tolong bantu aku. Aku ingin masuk akademik.

Sial.

Hei.

Aku akan membelikanmu steak.

Daging panggang?

Ayahku adalah punya toko besar di Pasar Majang.

Daging sapi Korea.

Dipanggang sempurna.

Sempurna?

Dipanggang sempurna.

Naiklah.

Serius?

Ayolah.

Ayo pergi.

Sialan.

Apa yang kau makan?

Kau berat sekali.

Kita tidak punya waktu. Cepat.

Ayo pergi.

Angkat kepalamu. Ayo pergi.

Jae-Hong, tinggal berapa banyak?

Tinggal dua, bu.

Apa yang...

Apa?

Kita melewati batas waktunya.

Bergeraklah lebih cepat.

Aku sudah mencoba, brengsek.

Bung, kau menghancurkan semuanya!

Kau gila, brengsek.

Aku akan melemparmu ke sana.

Aku minta maaf.

Jalannya menurun.

Percepat.

Turunkan.

Apa yang terjadi?

Aku jatuh saat berlari.

Dan terkilir di pergelangan kakiku.

Park Gi-joon membantuku sepanjang jalan.

Tolong terima dia ke Akademik.

Ditambah, saya juga tidak kurang kemampuan fisik.

Diam.

Ya, Bu.

Angkat tangan kalian jika melihat keduanya saling membantu.

Turunkan tanganmu.

Angkat tangan jika tidak belum melihat keduanya saling membantu.

Semuanya, turun.

Sekarang!

Tugas kita adalah membantu orang yang membutuhkan.

Tapi kalian mengabaikan teman sekelasmu saat dia terluka.

Bagaimana kalian bisa disebut polisi saat kalian hanya peduli dengan diri sendiri?

Walau kalian berhasil kembali tepat waktu, kalian semua gagal.

Bangun.

Sekarang mendaki ke Gunung Buphwa lagi.

Pimpinlah.

Skuad, bergerak!

Pergi!

Kalian berdua pergi ke ruang medis.

Apakah kami lulus?

Sekarang!

- Ya, Bu. - Ya, Bu.

Bagus! Kita beruntung.

Ayo pergi.

Oh, kakiku.

Kau SMA dimana?

SMA Sains Seoul.

Bukankah seharusnya kau lanjut ke KAIST atau sejenisnya? [ITB-nya Korea]

KAIST sudah biasa.

Aku ingin melakukan sesuatu yang unik.

Aku ingin melakukan sesuatu yang unik.

Aku pikir lanjut ke KAIST cukup unik.

Semua temanku pergi ke KAIST.

Di SMA ku, lanjut jadi Polisi yang unik.

Maksudmu eksentrik?

Kenapa kau kemari?

Uang kuliah gratis disini. Ibuku tidak punya uang.

Bagaimana dengan ayahmu?

Aku dibesarkan oleh ibu tunggal. [Yatim]

Itu agak blak-blakan.

Aku tidak malu.

Kau benar.

Jadi kapan kita akan makan steak?

Kapan pun kau mau.

Kau ingin tahu sesuatu?

Apa?

Akuu bisa makan seperti tukang pukul. [Teringat FIGHT FOR MY WAY]

Kami juga punya toko daging.

Astaga!

Ayo berteman.

Baiklah.

Apa kau orang mesum?

Apa maksudmu?

Jangan menggosok tanganku.

Ayo pergi.

Jangan mengecewakanku, bro. Ayolah.

Saya bersumpah...

Saya bersumpah...

...bahwa saya akan mematuhi peraturan Akademik.

Sebagai anggota Akademik, saya akan menjunjung tinggi kehormatan dan kebanggaan...

...dan mengabdikan diri untuk studi saya...

...serta memenuhi tugas saya.

Turunkan.

Kepada presiden Akademik.

Hormat, gerak!

Hormat!

2 tahun kemudian

Sialโ€ฆ

Gi-jun.

Ya?

Aku ingin memakai pakaian biasa.

Aku benci warnanya.

Terutama warna hijau ini.

Hei, tunggu.

Tunggu.

[Sebutkan 3 sumber penyelidikan!] Kesaksian korban, bukti, TKP.

Semangat, kegigihan...

...kejujuran.

Baiklah.

Sebagian besar kasus penculikan menargetkan wanita dewasa dan anak-anak di bawah 13 tahun.

Waktu adalah faktor yang paling penting dalam penculikan.

Tingkat kelangsungan hidup korban, bergantung seiring berjalannya waktu.

Apa sebutan periode waktu saat korban paling mungkin dibunuh?

Jae-ho.

Golden time. [Judul drama Kedokteran]

Itu untuk rumah sakit.

Jam kritis.

Bingo.

Dengarkan baik-baik.

Bagi wanita dewasa, jam kritisnya adalah 7 jam setelahnya.

Secara statistik, 70% korban tewas saat itu.

Sudah disampaikan minggu lalu, hari ini akan diajarkan teknik pertahanan diri.

Ada relawan?

Saya!

- Hi-yah! - Hi-yah!

Saat tersangka menyerang dengan senjata.

Perlahan.

Perlahan!

Saat pelaku menyerang dengan senjata,

Kalian tahan pergelangan tangannya dan tangan kalian.

Begitu dan boom!

Hi-yah!

Lihat itu?

Ya, pak.

Lengannya menempel di antara pergelangan tanganku.

Ya, pak.

Kemudian buat setengah lingkaran besar dan tekuk pergelangan tangannya.

Sekarang penyerang pasti akan menjatuhkan pisaunya.

Lihat itu?

Ya, pak.

Sekarang, kalian pukul hidungnya dengan telapak tangan.

Hi-yah!

Jika penyerang masih berdiri, lakukan jurus rahasia kalian.

Pukul leher si penyerang. Hi-yah!

Terlihat sangat nyata.

Tepuk tangan meriah.

Tepuk tangan.

Hi-yah!

Hi-yah!

Hee-yeol.

Apa yang akan kau lakukan saat natal?

Aku pergi ke kafe internet dengan Gi-jun.

Aku akan jalan-jalan dengan pacarku.

Kau tidak punya pacar.

Aku tahu.

Kalian tolol.

Apa?

Apa ini?

Pacarku.

Dimana kau bertemu dengannya?

Aku tidak tahu kenapa aku harus memberitahu kalian soal.

Tidak, kurasa tidak.

Gi-jun, buat dia bicara.

Lakukan interogasi.

Dimana kau bertemu dengannya?

Dimana?

Di sebuah klub.

Klub mana?

Tidak mau. Ada deh.

Klub mana?

Oktagon.

Klub Octagon.

Dia bertemu dengannya di Octagon?

Bukankah mahal untuk masuk ke Octagon?

Octagon?

$30 untuk masuk. Tambah minuman, akan jadi sangat mahal.

Kita tidak usah pesan minuman.

Bagaimana kau bisa kenalan dengan cewek jika tidak traktir mereka minuman?

Dengar. Ibuku bilang, wanita suka pada pria karena senyumannya.

Berikan aku senyumanmu.

Wow, kau punya banyak gigi.

Tutup mulutmu.

Coba tunjukkan hanya sampai ke taringmu.

Sedikit lagi.

Tidak bagus juga.

Dasar kau.

Tapi kau lebih baik daripada Jae-ho.

Tentu saja, dia terlihat tua.

Itu terlihat bagus.

- Begini? - Ya.

- Begini terlihat bagus? - Ya.

Katakan bahwa aku lebih baik daripada Jae-ho, lagi.

Kau lebih baik daripada Jae-ho.

Tentu saja, dia terlihat tua.

Begini?

- Kau mengerti? - Oh ya?

- Aku mengerti, aku mengerti. - Kau mengerti, kau mengerti.

Kita siap berangkat.

- Bang! - Bang!

Hei, mana yang lebih bagus?

Sial. Sama jeleknya.

Yang ini lebih baik.

Bagaimana denganku?

Sial.

Kau mau masuk TK? Pakai begitu?

Apa yang akan kau pakai?

Aku tahu apa yang akan aku pakai.

Sial, apa itu dari tempat donasi?

Ini merk Cambridge.

Cambridge atau apa terserahlah.

Jika kau memakainya, kita akan diusir bahkan dengan biaya tambahan $30.

Lalu apa yang harus kulakukan? Hanya ini yang kumiliki.

Ini tidak bagus. Ayo cari bantuan.

Tidak peduli seberapa keras kau mencoba, kau tidak bisa mengalahkan Gi-jun.

Aku bisa melakukan itu.

- Hai. - Aku bisa melakukan itu.

Pilih dari sini.

Pilih apa?

- Apa? - Terima kasih.

Jangan, itu baru!

Apa yang kau lihat?

Awas, aku harus fokus. Ok, dapat.

Biarkan aku pinjam ini sehari.

Kenapa harus?

Karena kita berteman?

Tidak cukup.

Apa yang kau inginkan?

Aku?

Selama kelas judo...

...biarkan aku menang di depan semua orang.

Gila kau...

Baiklah.

Lemparan bahu?

Oke.

Yahoo!

Kau butuh parfum.

Baunya enak.

Ayo pergi.

Formulir Permintaan Izin Keluar

Untuk kehidupan asmara.

Apa kalian berdua kena masalah diluar?

- Tidak, pak. - Tidak, pak.

Pergilah. Busnya akan pergi.

- Terima kasih, Pak. - Terima kasih, Pak.

Aku cemburu.

Akademi Polisi ke Gangnam

Pakaian Jae-ho tidak seburuk itu.

Kau terlihat bagus memakainya.

Kau juga.

Uh oh. Busnya berangkat.

- Oh tidak! - Tunggu!

Apa kalian polisi?

Tidak, kami masih studi.

Selebriti? Siapa?

Tunggu sebentar.

Seorang selebriti?

Selebriti?

Aku pikir seorang selebriti ada di sini.

Apa yang...

Itu Chansung!

Chansung.

2PM!

Chansung keren!

Kau keren!

Aku tau. "Put Your Hands Up"!

Apa ini seperti yang kau bayangkan? Pestanya?

Pesta!

Sial. Ini sangat keren!

Bukan main.

Wow, Octagon.

Ayo pergi.

- Tunggu. - Itu Ahn Soo-min.

Ahn Soo-min. Kau keren!

Dia dari acara TV, Unpretty Rapstar.

- Apa? - Unpretty Rapstar!

Ya, Ahn Soo-min.

Sial.

- Tempat ini luar biasa. - Luar biasa!

- Di sana. - Ayo pergi.

Akhirnya!

Halo.

Apa kau sedang cuti militer?

Maaf?

Apa kau sedang wajib militer?

Ah.

Aku adalah taruna kepolisian.

Oh, seorang polisi.

Hai, sayang.

Sial, dia terlihat tua.

Hei.

Kau imut.

Maaf?

Ayo menari.

Hei!

Bagaimana denganku?

Dimana milikku?

Kau sangat lucu.

Aku imut. Lucu.

Hai, sayang.

Dah.

Halo.

Apa yang kau lakukan untuk natal?

Apa pekerjaanmu?

Aku seorang taruna.

Apa kau belajar di luar negeri?

Tidak, di Akademi Kepolisian.

Jadi kau seorang polisi?

Iya. Tidak, nanti saat aku lulus.

Kenapa kau jadi polisi? Kau akan miskin seumur hidup.

[Hilang: cucu pemilik Sanmyung Group]

Kau benar-benar berpikir kita harus jadi polisi?

Apa yang salah?

Aku sudah berpikir.

Setidaknya Jae-ho punya tujuan. Kita tidak.

Aku karena tidak punya uang kuliah, kau ke sana karena tidak sengaja.

Sial.

Setelah kita lulus, kita akan jadi polisi seumur hidup.

Aku tidak tahu apakah ini benar.

Sekolah juga membosankan bagiku.

Hi-yah, pantatku. Mereka mengajarkan hal yang tidak berguna.

Aku sudah bertahan selama 2 tahun. Aku tidak bisa berhenti sekarang.

Apa yang kita lakukan untuk Natal?

Aku tidak tahu. Natal, pantatku.

Bagaimana dengan pasta? Aku traktir.

Aku tahu. Aku minta maaf.

Idiot.

Ayo keluar. Aku merasa tercekik. Apa yang ingin kau lakukan?

Bagaimana kalau main game sekarang?

Aku pikir ini waktunya Overwatch? [Nama game]

Mati. Mati.

Mati.

Ayo pergi.

Kunyuk ini!

Aku juga mencintaimu.

Baiklah. Aku akan segera pulang.

- Hee-yeol, kau lihat itu? - Ya. Yang pink.

Aku pikir Tuhan memberi kita satu kesempatan terakhir.

Jika dia berbalik sekarang, artinya pertanda dari Tuhan.

- Ok. Berputar. - Berputar.

Berputar.

Putar...

- Sial - Luar biasa.

Apa yang baru saja terjadi?

Astaga.

- Jackpot! - Tidak mungkin.

Dia pergi. Ayo pergi!

Jika kita mengikutinya seperti ini, dia mungkin salah paham.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Mari ikuti dia.

Jangan memukulku, brengsek.

Sekarang atau takkan pernah. Tanyakan nomornya.

Kau saja.

Kau lebih baik daripada aku. Ayolah.

Aku setuju tentang itu, ayo kita suit saja.

Batu, gunting, kertas!

Batu gunting kertas! Batu gunting kertas!

Jangan lakukan ini sekarang.

Cepat.

Satu putaran saja.

Batu gunting kertas!

Gunting!

Tanyakan nomornya. Cepat.

Apa yang...

Kita hampir dapat!

Berhenti!

Kemari.

Angkat, tolong

Tolong.

- 911, apa keadaan daruratmu? - Halo?

Aku baru saja melihat seorang gadis diculik.

Iya.

Dia tampak seperti mahasiswi.

Beberapa pria memukulnya...

...dan memasukkannya ke dalam van.

Ya, aku menyaksikannya sendiri.

Iya. Apa?

Tidak, aku tidak mengenalnya.

Nomor plat?

Kau tahu itu?

37 GU 8338, van Starex hijau.

- Kita mendapatkannya. - Kita bisa melakukan ini.

Iya!

Maaf? Apa yang salah?

Tidak mungkin. Aku punya ingatan yang bagus.

Lalu bagaimana dengan 8838?

Itu benar. Cepat!

Maaf?

Lalu bagaimana dengan tahun 8383?

Sial.

Maaf? Oh baiklah.

Apa yang dia katakan?

Mereka tidak dapat menemukannya.

Apa?

Mereka ingin kita menunggu di sini sampai mobil patroli datang.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan?

Sekitar 10 menit.

10 menit?

Ayo pergi.

Pergi ke mana?

Kita perlu pergi ke kantor polisi terdekat untuk membuat laporan.

Dalam 10 menit,

kita bisa pergi ke Kantor Polisi Gangnam.

Ayo menghemat waktu. Ayolah.

Oke!

Taksi!

Kami dari Akademi Kepolisian.

Kami di sini untuk melaporkan kejahatan.

Selamat malam.

Lantai berapa untuk Unit Orang Hilang?

Mereka sedang bersiap untuk patroli.

Apa?

Mereka disana.

Pak, mereka ada di sini mencari Unit Orang Hilang.

Apa yang bisa kubantu?

Kami dari Akademi Kepolisian dan ingin melaporkan kejahatan.

Angkatan berapa kalian?

Maaf?

Kami 2015.

Aku angkatan 1999.

- Hormat, Pak. - Hormat, Pak.

Jadi apa kejahatannya?

Kami melihat seorang wanita diculik di dekat stasiun Nonhyun, 30 menit yang lalu.

Apa kau yakin?

- Ya, pak. - Kau kenal dia?

Tidak, pak.

Ah begitu. Kami sedang bergerak atas perintah khusus Kepala Polisi.

Cucu pengusaha sedang hilang.

Aku akan memimpin penyelidikan awal dan kembali secepatnya. Tunggu disini.

Permisi, pak.

Bagi wanita dewasa, sejak jam kritis...

- ...terjadi pada 7 jam pertama penculikan... - Kapten, cepatlah.

...kami diajar untuk mulai menyelidiki secepatnya.

Itu benar. Kalian diajar dengan benar.

Tapi perintah Kepala Polisi lebih utama.

Tunggu disini. Aku akan segera kembali.

Apa yang kita lakukan sekarang?

Akan terlambat kalau menunggu dia kembali.

Lalu apa yang harus dilakukan? Kita tidak bisa pergi mencari sendiri.

Serius?

Ya.

Kita satu-satunya yang tahu dia diculik.

Dia bisa mati tanpa kita.

Itu benar.

Tapi kita tidak bisa melacak teleponnya atau melihat CCTV.

Apa yang bisa kita lakukan?

Aku tahu kau pintar, apalagi pada saat seperti ini.

Pikirkan sesuatu yang sudah dipelajari dari sekolah.

Hei.

Haruskah kita menggunakan 3 sumber penyelidikan?

Bagaimana kita melakukannya?

3 sumber penyidikan.

Kesaksian korban, bukti, TKP.

Ayo lakukan itu.

Apa yang salah?

Tidak ada. Teruskan.

Kita tidak bisa memeriksa korban karena kita tidak tahu posisinya.

Kita tidak bisa memeriksa bukti karena tidak ada bukti.

Jadi kita periksa TKP.

Itu benar, tapi...

Ayo kembali kesana.

Aku tidak berpikir kita akan menemukan sesuatu.

Bahkan jika tidak, kita harus mencoba.

Baiklah. Ayo pergi.

Ayolah.

Sini, sini.

Nah. Terima kasih.

Bukankah lewat sini?

Ya.

Aku pikir kita hampir sampai.

Kupikir sebelah sini.

Hei, mobilnya ada di sini tadi.

- Sini? - Ya.

Jadi, jika mobil itu menunggu di sini, kemungkinan itu sudah direncanakan.

Jika direncanakan, kemungkinan pelakunya sudah terbiasa.

Artinya mereka akan sulit ditangkap.

Kau benar.

Hei, lihat.

Bukankah gadis pink tadi yang membawa itu?

Ya.

Kenapa?

Apa yang salah?

Kau yang buka.

AKu pikir itu benda hidup.

Apa ini? Darah!

Ini Tteopokki.

Apa benar?

Tteopokki nya cukup banyak. Mungkin cukup untuk 4 orang.

Siapa peduli?

Kau tahu kenapa dia beli Tteopokki beku begini?

Aku belum pernah melakukan itu.

Artinya dia punya beberapa orang untuk dibagi di rumah.

Investigasi gaya hidupmu, luar biasa!

Kalau kita tahu alamatnya, kita akan tau lebih banyak lagi.

Bahkan tidak ada tanda terimanya.

Kita tidak bisa menemukan rumahnya, tapi kita bisa penjual Tteopokki nya.

Karena Tteopokki gampang lembek, pasti membelinya di dekat rumah.

Forensikmu luar biasa.

Ayo pergi.

Ya, iPhone 6. Pink.

Apa maksudmu?

Pak Hwang, bagaimana kau bisa melakukan ini padaku?

Kau hanya membayar $300 terakhir kali.

Aku ingin $ 500 untuk yang satu ini. Atau kau tidak akan dapatkan gadisnya.

Apa ini jualan anda?

Ini terlalu manis.

Ini bukan milikku.

Apa ada banyak warung Tteopokki di sekitar sini?

Ada beberapa, tapi semuanya sudah tutup.

Benarkah?

Ayo cepat.

Terima kasih.

Terima kasih.

Kemana kita pergi? Ayo ke sebelah sini.

Baiklah.

Permisi.

Apakah ada toko Topokki di dekat sini?

Ada satu toko Tteopokki di sana.

Di sana?

- Terima kasih. - Terima kasih.

Apakah anda menjual Tteopokki ini?

Milik kami berbentuk segi empat, yang ini bentuk benang.

Itu bukan milik kami.

Maaf, tapi tahukah anda dari mana asal Tteopokki ini?

Bagaimana mungkin aku mengetahuinya? Cobalah tempat lain.

- Baik. - Benarkah?

Baik.

Berhenti tanya-tanya, tolong pergilah.

Kami minta maaf.

Ayo pergi.

- Tidak, itu bukan milikku. - Baiklah.

Apa kita melakukan kesalahan?

Kemana lagi?

- Maaf. - Kami minta maaf.

- Ayo ke sini - Ayolah.

Halo, nek.

Bisakah anda lihat apakah Tteopokki ini berasal dari warungmu?

Aku tidak tahu apa-apa.

Permisi, nek.

Mungkin sudah tutup.

Haruskah kita menghubungi Prof. Yang? Dia bekerja di Unit Kejahatan Berat.

Dia akan lebih marah jika tahu apa yang sedang kita lakukan.

Gi-jun, dengarkan.

Bisakah kita memeriksa buktinya sekarang?

Tidak.

Lalu bisakah kita memeriksa korbannya?

Tidak.

Jadi hubungi saja Prof. Yang...

itu ide yang buruk, kan?

Aku tahu ini bukan saat yang tepat untuk mengatakan ini.

Tapi, kau tahu apa yang kutulis sebagai 3 sumber penyelidikan?

Apa?

Semangat, kegigihan, kejujuran.

Aku salah.

Apa kau tolol?

Aku pikir begitu.

Ayolah. Kita bisa menemukannya.

- Baiklah. - Pasti ada cara.

Pasti ada.

Halo.

Tidak ada orang di sini.

Daun bawangnya!

Kau benar.

- Kami menemukannya. - Ini dia.

Halo, pemuda tampan.

Apakah ini Tteopokki dari tempatmu?

Iya.

Lalu apa anda ingat gadis yang membeli ini?

Aku punya banyak pelanggan.

Dia pakai jaket merah muda dan memiliki wajah yang sangat kecil

Seperti ini besarnya.

Dia terdengar seperti gadis itu, yang sering datang ke sini tengah malam.

Tinggi, kan?

- Itu dia! - Itu dia!

Astaga.

Anda tahu rumahnya, kan?

Tidak.

Oh, aku tahu di mana dia bekerja.

7-11 di sana. [Brand toko]

Aku pernah bertemu dengannya di sana.

Aku melihatnya naik dari basementnya.

- Terima kasih. - Terima kasih banyak.

Di seberang.

Basement.

Ini tempatnya.

Gi-jun.

Ya?

Dia pasti bekerja di salon pembersih telinga.

Apa itu?

Kau berbaring di pangkuan wanitanya, selagi ia membersihkan telingamu.

Jika kau mau, dia akan membiarkanmu menyentuh payudaranya.

Wah, Muke gile.

Bagaimana kau tahu tentang ini?

Saat SMA teman-temanku ingin pergi kesini, jadi aku mencari tau.

Kau pergi?

Tidak, karena mereka tidak mensterilkan pembersih telinganya.

- Kau pasti pergi, pecundang. - Tidak, pecundang.

Kau juga begitu.

Diamlah.

Jika kita ketahuan masuk ke tempat ini, kita akan diusir dari Akademi.

Tapi jika tidak masuk, kita tidak akan pernah menemukannya.

Tapi kita bisa diusir.

Jangan sampai tertangkap.

1 orang terus berjaga, 1 orang lagi akan masuk.

Aku akan berjaga.

Tidak.

Aku juga tidak mau.

Ayo gunting batu-kertas.

- Kenapa main ini lagi? - Mainkan atau kau pergi. Batu gunting kertas!

Masuk ke sana.

Tolong sekali ini saja. Dua dari tiga yang menang.

Sial.

Batu gunting kertas!

Masuk ke sana.

Kau selalu pakai batu.

Idiot, kau yang selalu bermain gunting. Pergilah!

Sial.

Masuklah.

Baiklah.

Pergi ke Kamar 3.

Saya sebenarnya ada di sini untuk mencari seseorang.

Kamar 3.

Ya pak.

Itu terlihat enak.

Itu hanya mie ramen. Astaga.

Aku bisa menahannya. Aku bisa melakukannya.

Pasti bisa.

Wow, sosis.

Itu favoritku.

Aku bisa berjaga dari dalam.

Siapa yang kau cari?

Dia punya wajah mungil.

Aku tidak tahu namanya.

Bagaimana dengan tubuhnya?

Dia tinggi.

Kau kenal dia?

Apa yang...

Ya, Tuhan.

Ini sangat enak.

Aku butuh sosis.

Lucunya! Apa kau dari tentara?

Iya.

Apa yang kau lakukan?

Sedang sms...

Duduklah.

Ya.

Aku akan mulai.

Berbaringlah. Apa yang salah?

Tunggu tunggu. Apa kau sudah mensterilkan tusuk telinganya?

Tidak, apakah perlu?

Tidak.

Baiklah kalau begitu. Bersantailah.

Uh oh. Itu tidak baik.

Oh.

Hei, babi! [Pengucapan babi dan polisi mirip]

Pak, abaikan saja.

Anak-anak seperti dia hanya akan jadi kriminal.

Aku pikir dia mabuk.

Halo, babi! [Pengucapan babi dan polisi mirip]

Babi!

Pak?

Hei, babi!

Babi!

Kau kembali ke sini.

Berhenti di sana.

Mengapa aku melakukan itu?

Hei!

Hei!

Kalian perlu olahraga.

Berhenti, berhenti, berhenti!

Aku akan masuk lebih dalam.

Oke.

Ada yang besar. Diam.

Apa dia Kapten Amerika atau semacamnya?

Aku pikir dia sudah menyadari kesalahannya.

Keadilan harus ditegakkan. Kalian, babi!

Dia sudah gila?

Uh oh.

Berhenti di sana.

Berhenti, kau kunyuk!

Kau harus datang ke sini lebih sering. Lihatlah semua ini.

Baiklah.

Kau tahu? Aku tidak ke sini untuk membersihkan telinga.

Apa?

Lalu mengapa kau di sini?

Bolehkah aku tahu?

Ya, Tuhan.

Maafkan aku, Ibu.

Apa yang salah?

Beberapa jam yang lalu, temanku dan aku melihat...

...beberapa pria memukul seorang gadis dan menculiknya.

Lalu aku tahu dia bekerja di sini.

Tunggu. Siapa?

Dia memiliki wajah mungil.

Tingginya sekitar 5'7".

Rambutnya sepanjang ini.

Kami punya banyak cewek seperti itu. Ada yang lain?

Aku pikir dia sering pulang tengah malam.

- Apakah itu Yun-Jung? - Yun-Jung?

- Warna rambutnya? - Coklat.

Astaga. Aku pikir itu Yun-Jung.

Apa yang harus kita lakukan?

Tolong tenang.

Kau tahu alamatnya?

Tidak, dia kabur dari rumah sejak lama.

Dia melarikan diri?

Ya, dia berumur 17 tahun.

Bukankah ilegal mempekerjakan anak di bawah umur?

Aku juga bekerja secara ilegal.

Seluruh tempat ini ilegal.

Jadi kau tidak tahu dimana Yun-Jung tinggal?

Dia mengatakan, dia tinggal bersama dengan pelariannya.

Haruskah aku bertanya pada gadis-gadis lain?

Ya, tolong.

Baiklah.

64 Nonhyun-ro 27.

Astaga.

Apa ini?

Ayo kabur.

- Apa yang salah? - Lari cepat!

Saya mendapatkan alamatnya

Jalankan untuk sekarang.

- Ada apa dengan mobil patroli itu? - Lari saja.

Apa yang sedang terjadi?

Apa disini?

Perhatikan kepalamu.

Aku pikir ini tempatnya.

Halo.

Ada orang.

Kau siapa?

Halo.

Aku diberitahu bahwa Yun-Jung tinggal di sini.

Kau siapa?

Kami berasal dari Akademi Kepolisian.

Kami melihat Yun-Jung diculik.

Apa ada orang lain di dalam?

Baiklah. Aku akan membukakan pintu.

Baik.

Gun-young, apa Yun-Jung baik-baik saja?

Tutup mulutmu.

Kau mendengar sesuatu?

Hei, buka.

Tarik itu.

Dia lari lewat sana.

Pergilah lewat situ.

Aku akan pergi keluar.

Aku akan pergi lewat sini.

Aku akan ke sana.

Hi-yah!

Sial.

Sial.

Apa kau yang melakukan itu?

Ya.

Luar biasa.

Apa yang kau lakukan?

Benar-benar bekerja.

Lakukan seperti yang diajarkan.

Seperti yang diajarkan?

Kemari kau.

Kenapa kau lari?

Karena kau mengejarku.

Kau pasti lari karena sudah melakukan sesuatu yang buruk.

Aku tidak melakukan apapun.

Tolong beritahu kode passnya.

Jangan terlalu sopan.

Katakan kode passnya, brengsek.

Ya, brengsek.

- Ah, sakit. - Katakan sekarang.

1111.

Password goblok.

Bagaimana kau mengenal Yun-Jung?

Sangat menyakitkan.

Aku akan menceritakan semuanya jika kau melepaskanku.

Aku mentransfer $ 1.000

Kau menjual Yun-Jung, kan?

Aku tidak tahu apa-apa.

Aku hanya tau nama mereka.

Siapa? Gun-ho?

Dia bilang dia akan membeli anak-anak pelarian.

Siapa Gun-ho?

Dia hanya seorang pria yang kukenal.

Dimana dia sekarang?

Dimana dia?

Kebab domba. Di Daerim-dong.

- Aku punya kartu namanya di dompet. - Temukan dompetnya.

Kemarilah, brengsek.

Dia kaya.

Apa yang mereka lakukan pada anak-anak?

Aku tidak tahu.

kau tidak tahu apa yang akan mereka lakukan, tapi kau masih menjualnya?

Aku perlu uang.

Bajingan kau.

Tidak peduli seberapa miskin kau. Apa kau tidak malu?

Gi-jun.

Hegang Kebab Domba

Hegang?

Ayo kita bicara dengan anak-anak di tempat Yun-jung.

Dapatkan pernyataan dari kenalannya.

Akan berbahaya bagi mereka untuk tinggal di sana malam ini.

Aku yakin kau lapar.

Kami perlu bertanya beberapa hal tentang Yun-Jung. Bisakah kami masuk?

Bagaimana kau bertemu Yun-Jung?

Kami bertemu di tempat penampungan pelarian.

Kapan?

Sekitar setahun yang lalu.

Mengapa Yun-Jung kabur dari rumah?

Dia bilang ayah tirinya terus memukulinya.

Katanya kadang sampai ia pingsan.

Dimana Yun-Jung?

Beberapa pria jahat memukuli dan menculiknya.

Oh, Yun-Jung.

Oh, tidak.

Kenapa kau bicara begitu pada mereka itu, bodoh kau.

Kupikir mereka seharusnya tahu.

Apa dia terluka parah?

Apa? Tidak.

Dia tidak terluka terlalu parah.

Kami sedang mencarinya jadi jangan khawatir.

Tuan.

Kami tidak bisa hidup tanpanya.

Bisakah kau menemukannya?

Tolong.

Tolong selamatkan dia.

Hei..

Kami akan menemukan Yun-Jung tidak peduli bagaimana.

Jadi jangan menangis.

Ambil ini.

Dan keluarlah dari sini.

Temukan tempat yang hangat untuk tidur.

Saat kami menemukan Yun-Jung, kami akan menghubungi kalian.

Aku melihat taksi.

Taksi, taksi!

Masuklah.

Halo.

Ke Daerim-dong.

Dimana di Daerim-dong?

Ini alamatnya.

Agar polisi bisa bekerja...

...seseorang perlu melaporkan kejahatan, atau diperintah dari atasan.

Itu benar.

Tapi tidak ada yang melaporkan saat anak-anak pelarian diculik.

Keluarga mereka tidak tahu, karena mereka tidak saling menghubungi.

Teman-teman pelarian juga takut pada polisi, sehingga mereka tidak mau melapor.

Pelakunya sudah punya target, tempat dan hal lainnya.

Mereka pintar.

Menurutmu apa yang mereka lakukan setelah menculiknya?

Perdagangan manusia.

Pak, tolong cepat.

Jalang.

- Tahan dia. - Baik.

Tolong jangan bunuh aku.

Waktunya minum obat.

ID Mahasiswa: Yun-Jung Lee

Nak, ini Daerim-dong.

Aku tidak percaya di Korea ada tempat seperti ini.

Lihatlah tanda-tandanya. Ini Cina.

Aku belum pernah melihat yang seperti ini.

Apaan itu...

Hei, kalian.

Hanya orang Korea-Cina yang tinggal di sini.

Banyak penikaman terjadi di malam hari.

Polisi bahkan tidak berani berpatroli sekitar sini.

Kalian seharusnya tidak kesini kalau hanya mau jalan-jalan

Terima kasih.

Ini tempatnya. Terima kasih.

Terima kasih.

Kan?

Ya.

Ayo pergi.

Kami tutup jam 4 pagi. Pesanlah dari 2 porsi.

Baik.

Dia cukup baik.

Beri aku teleponnya.

Apa?

Teleponnya.

Tapi kenapa aku terus kalah?

Tolol kau.

Bukan milikmu. Milik bajingan tadi!

[Gun-ho]

Jika kalah lagi, kalian berarti curang.

- Itu target kita. - Itu dia.

Apa yang kita lakukan sekarang?

Pertama, ayo kita pesan.

Sial.

Tempat ini mahal harganya. Mau pergi saja?

- Oke, ayo pergi. - Ayo.

- Ayo pergi. - Kau siapa?

Dimana Gun-young?

Dimana Gun-young?

Mengapa kau punya telepon Gun-young?

Mengapa telepon Gun-young ada dikau?

Kau siapa?

Siapa kau?

Kau siapa?

Hee-yeol!

Gi-jun, kau baik-baik saja?

Ya.

Kita menendang pantat mereka.

Ayo paksa dia bicara.

Dimana Yun-Jung?

Dimana Yun-Jung?

Mulailah bicara.

Beritahu kami sekarang.

Aku tidak akan pernah memberitahumu, sialan.

Bedebah, kau pikir ini lelucon?

Tahan dia.

Baik.

Katakan!

Wah.

Apa yang akan kau lakukan dengan itu?

Aku tidak tahu.

Mulai bicara sekarang.

Kau menusukku pakai apa?

Aku tidak akan memberitahumu, bajingan.

Mari kita bicara baik-baik.

Baik-baik? Dia tidak mau bicara, brengsek.

Aku tidak mau bicara, brengsek.

Aku bisa menusuk ini sampai ke mulutmu.

Aku tidak akan memberitahumu, bodoh kau.

Dasar gila.

Mati kau.

Cepatlah.

Jalan yang mana? Katakan sekarang.

- Cepat. - Bicara!

Lewat sini.

Kita ada masalah di Hegang. Kita harus pergi sekarang.

Apa?

Gun-ho diculik.

Semuanya!

Ayo pergi. Cepat!

Apa ini tempat yang benar?

Apa ini kunci yang tepat?

Naiklah.

Aku akan pergi ke atas.

Baiklah.

Tuan.

Tolong selamatkan aku.

Tuan.

Aku di sini. Tolong aku.

Selamatkan aku.

Bawa kami keluar dari sini.

Tempat apa ini? Apa yang kau lakukan?

Kami mengambil sel telur.

Kami membuat mereka pingsan dan mengambil sel telurnya.

Gi-jun.

Kau perlu ke sini sekarang.

Baiklah.

Jangan khawatir

Bahkan setelah kami mengeluarkan sel telurnya,

mereka masih bisa hidup.

Bajingan sial.

Ruangan ini?

Tidak, semua kamar ini.

Apa?

Buka pintu ini.

Dia demam.

Bukankah ini darah?

Darah?

Sial.

Apa yang kita lakukan?

Ayo bawa dia ke rumah sakit.

Bagaimana dengan gadis-gadis lain?

Mari bawa dia ke rumah sakit dulu.

Lalu kita kembali dengan polisi.

Baiklah.

Hati-hati.

Ayo pergi.

Halo, brengsek.

Brengsek!

Gi-jun, pergi.

Cepat! Pergilah.

Aku akan kembali.

Jangan mendekat.

Pergilah!

Mundur!

Mundur!

Apa?

Tetap disini.

Oh tidak.

Brengsek!

Kau tetap disini.

Hajar dia.

Hee-yeol!

Kemana kau mau pergi, keparat?

Gi-jun!

Kau siapa?

Polisi.

Mana lencanamu?

Kau seharusnya tidak main polisi-polisian.

Brengsek.

Anak ini menahannya dengan cukup bagus.

Bangunlah.

Bangunlah, brengsek.

Polisi?

Bajingan!

Gi-jun.

Gi-jun.

Bangun.

Gi-jun.

Hee-yeol.

Ada sesuatu yang menetes di wajahku.

Kepalamu berdarah.

Aku tahu itu.

Rasanya sesuatu yang hangat.

Aku pikir mereka menjual organ di sini.

Lakukan sesuatu.

Semangat!

Diam.

Sakit sekali, bodoh.

Bahuku sakit.

Dimana jaket kita?

Semuanya hilang. Tidak ada dompet dan telepon.

Ayo keluar dari sini.

Baiklah.

Apa itu kau?

Gi-jun.

Kabur!

Lari lari!

Kabur!

Kejar mereka!

Ini jalan buntu.

Berhenti di sana.

Kabur.

Sial!

Pos polisi.

- Pos polisi! - Kita hampir sampai.

Kita selamat.

Sial. Pergi amankan gadis-gadis. Sekarang!

Cepat!

Kemana mereka pergi?

Apa mereka kembali untuk memindahkan gadis-gadis itu?

Ayo kita laporkan mereka.

Halo.

Bagaimana? Ada yang bisa kubantu?

Ada beberapa gadis yang dikurung di sebuah bangunan terbengkalai.

Sebuah bangunan terbengkalai?

Aku tidak tahu persis di mana tempatnya.

Jaraknya 5 menit berjalan kaki.

Ikut dengan kami, kami bisa jelaskan.

Ayo.

Pertama, biar kulihat KTP kalian.

Apa? Mereka mengambil dompet dan telepon kami.

Aku harus melihat KTP kalian dulu. Sudah mekanismenya.

Tidak bisakah kau cari lewat nomor penduduk kami?

Aku butuh KTP dan foto kalian.

Jika tidak pergi sekarang, aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada gadis-gadis itu.

- Kita harus pergi sekarang. - Dia benar.

Kita harus mengikuti aturan.

Apa aturan itu lebih penting daripada hidup seseorang?

Hei.

Dengan aturan itulah, kita bisa menyelamatkan orang.

Polisi sial. Persetan kau.

Persetan?

- Gi-jun. - Ayolah!

Apa Anda akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada gadis-gadis itu?

Hah? Apa kau katamu?

Kau brengsek.

Kami minta maaf.

Ayo pergi.

Kalian berdua, berhenti.

- Berhenti dan apa? - Gi-jun.

- Hentikan. - Kau akan menembak kami?

Ya, benar.

Tembak aku!

- Aku akan menembak - Tembaklah.

Apa ini?

3 Panggilan Tak Terjawab

Mengapa mereka diborgol?

Mereka tidak punya KTP.

Dan mereka membuat laporan palsu.

Mereka mahasiswa Akademi Kepolisian. Biarkan mereka pergi.

Tolong tunjukkan kartu identitas anda.

Aku Prof. Yang Sung-il dari Akademi Kepolisian.

Pak, ada beberapa gadis dikurung di sebuah bangunan terbengkalai.

Apa?

Mereka mengambil sel telurnya.

Dimana bangunan terbengkalai itu?

Tahun 2007, aku menghadapi kasus seperti ini, dan saat itu pertama kalinya aku melihat obat untuk sel telur.

Seorang wanita sehat biasanya menghasilkan satu sel telur per bulan.

Dengan obat ini, dia bisa menghasilkan hingga 20 sel telur.

Mereka menjual sel telur ke pasangan yang tidak mempunyai anak, dan dibayar dengan harga tertentu.

Mendengar ceritamu...

...aku pikir ada organisasi khusus yang menculik gadis-gadis...

...untuk diambil sel telurnya, seperti di peternakan telur.

Pak, ini tempatnya.

Mereka hilang.

Mereka dikurung di sini.

Mereka mengalami pendarahan hebat dan demam tinggi.

Ini bukan sesuatu yang bisa ditangani oleh divisi patroli.

Aku akan meminta bantuan (UIR), Unit Investigasi Region.

Mereka AKAN memulai penyelidikan hari ini?

Tidak, tidak secepat itu.

Apa?

Lalu kapan mereka bisa mulai?

Mereka punya jadwal sendiri.

Investigasi internal mungkin sekitar 2 minggu.

2 minggu?

Tapi Anda bilang faktor paling penting dalam kasus penculikan adalah waktu.

Itu benar, tapi ada banyak kasus lain yang juga harus diselesaikan.

Setiap nyawa itu penting.

Apa ada unit yang bisa memulai lebih awal?

Ada sesuatu yang disebut penyelidikan berbasis intelijen.

Unit Investigasi Khusus (UIK) dan UIR biasanya menangani mereka.

Tapi UIK lebih sibuk dari UIR sekarang.

Lalu bisakah kami mencari mereka sendiri?

Ya.

Mereka tidak bisa membawa semua gadis itu terlalu jauh.

Aku mengerti apa yang kalian rasakan tapi tidak ada yang bisa kita lakukan.

Kembalilah ke akademi.

Prof. Yang!

Mereka lebih muda dari kita.

Mereka diculik dan dikurung.

Kau kunyuk.

Kau bukan polisi.

Kau masih pelajar.

Bahkan jika kami adalah pelajar,

kami menyaksikan kejahatan itu dan memiliki bukti.

Kenapa kami tidak bisa melakukan apapun?

Jangan bicara begitu padaku.

Biarkan orang dewasa yang menangani ini.

Mengerti?

- Kalian ini. - Prof. Yang.

Aku tahu nomor plat mobil si penculik.

Starex hijau tua. 37 GU 8338.

Aku tahu kau bisa mencari nomor plat dengan satu panggilan telepon saja.

Tolong, sekali ini saja.

Tolong, kumohon.

Hai, do-chul.

Aku tahu. Sudah 10 tahun.

Aku butuh bantuan.

Bisakah kau mencari nomor plat mobil?

37 GU...

- 8338. - Ayo.

Ya, sekarang.

Apa itu benar?

Terima kasih. Sampai jumpa.

Itu kendaraan yang tidak terdaftar.

Mereka harus mencari lewat CCTV secara manual.

Untuk itu harus mengajukan permintaan resmi ke pusat CCTV.

IUR akan melakukan investigasi kasus ini dalam sebulan.

Mereka bisa mengatasinya.

Satu bulan...

Bagaimana kita bisa menunggu sebulan?

Lalu mereka harus membuang kasus lain dan mengerjakan kasus ini?

Bukan itu yang kumaksud.

Sudah cukup.

Kalian berdua kembalilah ke sekolah dan belajar dengan keras.

Jika kalian terlibat dengan ini lagi, kalian akan dikeluarkan.

Mengerti?

Ya, pak.

Kalian ini. Selalu jawab dengan keras dan jelas!

- Ya, pak! - Ya, pak!

Hee-yeol.

Ya?

Apa mereka akan baik-baik saja?

Keuntungannya adalah...

...kita masih punya waktu untuk menyelamatkan mereka.

Hei, dimana jaketku?

Astaga, apa yang salah dengan kalian berdua?

Sesuatu terjadi. Aku akan membelikanmu jaket. Maaf.

Baiklah...

Lupakan.

Apa kau sudah pergi ke rumah sakit?

Kami baru saja kembali.

Hei, ayahmu masih bekerja di kepolisian, kan?

Ya. Kepala polisi mengenal ayahku.

Lalu apa dia punya teman di pusat CCTV Gangnam?

Kita juga kenal seseorang di sana.

Siapa?

Siapa?

Aku terlalu takut untuk mengatakannya.

Katakan.

Tidak, aku tidak bisa.

Katakan saja!

Tidak.

- Kenapa tidak? Katakan. - Ayo, pecundang

Medusa.

Kau bermain game dan telepon selama jam kerja?

Beraninya kau?

Maafkan aku, Bu.

Kami mohon maaf, Bu.

Halo?

Halo? Selamat siang, Bu.

Ini kadet Park Gi-jun, Kelas 2015.

Halo.

Lama tidak bertemu.

Bagaimana kabarmu, Bu?

Aku baik saja.

Apa yang kau inginkan?

Temanku jadi korban tabrak lari di Gangnam.

Polisi mengatakan mobil penabrak itu tidak terdaftar.

Kami harus mencari secara manual lewat CCTV untuk menemukannya.

Butuh waktu sehari.

Ya, saya dengar tentang itu.

Ini sangat penting. Hanya sekali ini saja.

Baiklah.

Nomor plat, tahun produksi dan model...

...waktu dan tempat terjadinya, dan tempat terakhir terlihat.

Kirimi aku semua itu.

Ya, Bu.

Aku akan menemukannya tidak peduli bagaimana. Kau tangkap pelakunya.

Ya, Bu.

Jadi tidak akan ada korban lain. Mengerti?

Terima kasih, bu.

- Dia bilang oke? - Bagus!

Sekarang, kita harus bersiap.

Sekarang apa yag harus dilakukan?

Dapatkan senjata.

Dua tongkat polisi.

Dua borgol.

Dua senjata Listrik.

Dua alat pelindung.

Apa ini benar?

Apa ini semua yang Prof. Yang minta?

Aku pikir begitu.

Ya.

Kembalikan semuanya hari Rabu depan dalam kondisi yang sama.

Rabu?

- Iya. - Oke, Rabu

Terima kasih.

Terima kasih.

Aku akan menembak.

Hati-hati.

- Aku melakukannya. - Kau berhasil.

Wow!

Kita pasti bisa menangkapnya dengan ini.

Mantap.

Kita harus mengeluarkan mereka.

Menjijikan.

Kita tidak bisa menggunakan ini.

Sial.

Lupakan sel telurnya. Ambil organ tubuhnya.

Tolong jangan bunuh aku.

Dimana kau membawanya?

Tolong selamatkan dia.

Tolong, kumohon.

Tolong.

Hei.

Apa kau baik-baik saja?

Ya, Tuhan.

96.

97.

98.

99.

99.

- Sial. - Satu lagi.

99.

Hanya satu lagi.

99.

Terakhir.

99.

96.

97.

98.

99.

99.

Tidak, batalkan itu. 98.

Satu, dua, tiga, empat lima, enam, tujuh.

Delapan, sembilan, sepuluh.

Investigasi berbasis intelijen dimulai tanpa harus menerima laporan kejahatan.

Polisi terlebih dahulu mengenali kejahatan tersebut dan mulai menyelidiki.

Panggang semuanya.

[Medusa]

Ini Medusa.

Halo, bu.

Apa yang membuatmu begitu lama menjawabnya?

Maafkan aku, Bu.

Mobil yang kau cari.

Adalah 37 GU 8338, kan?

Ya, Bu.

Pada tanggal 13 dan 27 November pukul 5 sore,

...dia belok kiri di persimpangan Kyodae menuju Seoul Arts Center.

Aku juga menemukan sesuatu yang menarik.

Saat yang sama, ada mobil Starex lain di belakangnya.

Dengan logo "Klinik Kandungan H" di atasnya.

Mungkin ada hubungannya, coba cari tahu.

Ya, Bu. Terimakasih.

[Klinik Kandungan H]

Buka minggu ke-2 dan ke-4.

Aku pikir ini adalah tempat mereka menjual sel telurnya.

Minggu kedua berarti...

Dua hari dari sekarang.

Kau pikir kita bisa melakukan ini?

Ada masalah?

Kau takut?

Diam, idiot.

Gadis-gadis itu.

Ayo pergi selamatkan mereka.

Tetaplah hidup sampai saat itu.

Yun-Jung adalah seorang mahasiswi jurusan bahasa Inggris.

Untuk biaya kuliahnya,

dia telah menyumbangkan sel telurnya.

Aku telah melihatnya sendiri. Dia sehat dan ramah.

Dia juga tinggi.

Dia cantik.

Ya.

Biaya untuk sel telur Yun-jung sekitar $80.000. [1 M]

Berapa saja untuk bayi kami.

Aku menjanjikan bayi yang sangat cantik untuk kalian.

Percayalah padaku.

Sini, sini, sini, sini.

Sini, sini, sini. Bawa mereka ke dalam mobil.

Polisi muda, bersikap ambisius.

Mereka datang, 8338.

Cepat dan turun dari mobil. Jalang.

Itu $20.000. Aku menambahkan sedikit.

Terima kasih.

Ke ruang operasi, sekarang.

Kapan kau mau main lagi?

Aku tidak tahu. Jika kau punya uang...

Suara apa itu?

Keparat itu kembali.

Banyak sekali premannya.

Ayo.

Gi-jun, kau baik-baik saja?

Astaga. Kau menakutiku.

Kau baik-baik saja?

Apa yang terjadi dengan tanganmu?

Aku minta maaf.

Sial.

Aku pikir tanganku retak.

Bagaimana dengan pistol listriknya?

Hancur.

Apa?

Kita juga hancur.

Apa yang akan kita lakukan?

Sebelum mereka bangun, ayo ke atas.

Bangunlah.

Pintu terbuka

Apa ini...

Permisi.

Ruang operasi lantai berapa?

Lantai 8.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Hidung ku sakit sekali.

Sial.

Gi-jun!

Banyak sekali sel telur.

Aku tidak tahu tentang ini.

Ayo borgol dia.

Baiklah. Kau duluan.

Tidak, kau duluan.

Tidak, pertama kau pukul dulu dengan baton.

Sial.

Kau akan mati hari ini, sialan.

Apa apaan?

Ayo hajar dia.

Baiklah!

Hi-yah!

Borgol kakinya lebih dulu.

Kita baik-baik saja sekarang.

- Dimana ruang operasi? - Ruang operasi?

Aku pikir sebelah sini. Ayo.

Kita hampir membuat kesalahan besar. Kita harus mengembalikan ini.

Ayolah.

Nikmati tidurmu, brengsek.

- Berhenti di sana! - Berhenti di sana!

Siapa kau?

Tidakkah kau tahu apa artinya berhenti?

Kerja bagus.

Apa dia baik-baik saja?

Dia sedang dibius, takkan sadar.

Dimana gadis-gadis lain?

Hee-yeol?

Ya.

Ayo hubungi Prof. Yang.

Prof. Yang...

Lalu kita akan dikeluarkan.

Kita tidak punya pilihan.

Ayo hubungi dia.

Oke, ayo kita lakukan.

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Kalian berdua tidak menyesal bahkan jika kalian dikeluarkan, kanr?

Aku yakin telah melakukan hal yang benar, pak.

Saya juga, pak.

Tapi Prof. Yang.

Aku masih ingin belajar, pak.

Mengapa?

Kupikir kita belajar hal-hal tak berguna di sini.

Tapi itu tidak benar.

Aku ingin belajar lebih banyak.

Bagaimana denganmu, Gi-jun?

Saya ingin disini juga, pak.

Saya...

...ingin...

...menjadi polisi, pak.

Jika kita tidak mengambil tindakan disipliner, akan ada omongan yang tidak baik.

Tapi pada akhirnya, siswa kami melakukan hal yang benar.

Mereka menyelamatkan lebih dari 20 korban penculikan.

Mereka harus diberi imbalan bukan dihukum.

Apa kau sudah gila?

Bagaimana kau bisa menghargai seseorang yang melakukan kekerasan?

Sebenarnya mereka melakukan kejahatan.

Apa kau menyebut murid-murid kami penjahat?

Kalau begitu semua orang harus menangkap penjahat daripada belajar.

Aku pikir anda sudah kelewatan.

Mereka bukan hanya siswa biasa.

Mereka adalah perwira polisi di masa depan.

- Mereka belum perwira. - Keluarkan mereka.

Prof. Yang, bagaimana menurutmu?

Ada yang menyinggung citra buruk tadi.

Jika Park Gi-jun dan Kang Hee-yeol,

...mengabaikan korban penculikan dan tinggal di sekolah...

...aku pikir itu akan menjadi citra yang lebih buruk.

Kami mengajari mereka untuk menjadi penolong pertama, bagi warga sipil yang dalam bahaya.

Tapi jika mereka mengabaikan korban dan tidak dihukum,

Aku pikir itu lebih buruk, dan mereka harus dikeluarkan.

Secara pribadi, aku iri pada mereka.

Kita pernah punya semangat seperti itu.

Kita tidak takut hukuman saat menangkap orang jahat.

Aku pikir kita telah mengajari mereka dengan baik.

Mereka tidak seperti anak-anak yang egois.

Mereka berlari sepanjang malam demi menolong orang.

Itu membuatku senang karena kami telah mengajari mereka dengan baik.

Jadi apa yang ingin kau lakukan dengan mereka?

Kalian kunyuk harus belajar dengan semangat.

Park Gi-jun. Kang Hee-yeol.

Kalian berdua seharusnya dikeluarkan.

Tapi Ketua Akademi menunjukkan belas kasihan, dan kalian hanya harus mengulang setahun lagi.

Tidak suka?

Suka, Pak.

Terima kasih, Pak.

Dan kalian dihukum 500 jam kerja bakti.

Karena kalian akan bersekolah satu tahun lagi, pasti kalian punya cukup waktu.

Tidak suka?

- Suka sekali, pak - Suka sekali, pak

Kalian tidak terdengar tulus.

- Sangat hebat, pak. - Sangat hebat, pak.

Perhatian.

- Terima kasih Pak. - Terima kasih Pak.

MASIH ADA LANJUTANNYA WOY!

Hee-yeol.

Ya?

Berapa jam lagi kerja baktinya?

473 jam,

dan 20 menit.

Tidak buruk. Mari selesaikan dan pergi ke warnet.

Ayo main tembak-tembakan.

Apa yang kau lihat?

Itu.

Hai.

Terima kasih.

Oh, angin ini.

Sama-sama.

Kau selamat.

Apakah kau baik-baik saja?

Biar kulihat apa dia baik-baik saja.

Apa kau ingin jalan-jalan ke kampus ini?

Ayolah.

Kau terlihat sangat baik.

Aku Kang Hee-yeol.

Dan aku Park Gi-jun.

Ini adalah bangunan utama kami.

Subtitle oleh PatrickStar.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.