All language subtitles for My Friend is Still Alive.HANrel

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Terjemahan oleh

uchylusie

Tunggu. Saya ingin ke kamar mandi. Dia saja dulu.

Tunggu!

Buat rambut saya lebih bagus dari dia.

Kyung Sook didiagnosis menderita leukimia,

dan aku diberitahu bahwa umurnya hanya tinggal 6 bulan lagi.

Kami mencukur rambut kami demi teman kami.

Laut!

Dia ingin melihat laut, karena itu kami bolos sekolah

dan pergi ke Laut Timur.

Matahari terbenam tidaklah penting.

Tapi aku masih ingin melihatnya!

Jangan mati dulu. Kau masih punya tiga bulan lagi.

- Hei! - Lepaskan aku!

Kami kehilangan akal sehat kami dan ingin mati bersama.

Kami juga mempermasalahkan hal-hal yang tabu kami sebutkan.

Kenapa kau memberitahu orang-orang tentang infeksi jamur kronisku?

Bukan aku. Tapi dia, Park Myung Soo yang yang mengatakannya.

- Bukan aku. - Apa?

Beraninya kau menuduhku seperti itu? Keluar kau.

- Kau pikir aku takut? - Kau akan mati kalau kau keluar.

Mati? Teganya kau berkata begitu padaku?

- Teganya kau! - Keluar kau!

Kami melakukan segala yang kami bisa demi sahabat kami.

Seperti itulah, enam bulan pun berlalu.

Hari-hari pun berlalu, lalu hari berikutnya, kemudian sebulan pun berlalu.

Lalu sekarang musim semi tiba kembali.

Dan sekarang kami menjadi siswa kelas 11.

Tapi temanku masih hidup.

Permisi.

Halo.

Ini bukan kamarmu. Jangan terus tidur.

Apa yang kau lakukan semalam? Kerja paruh waktu?

Berapa lama lagi temanmu bisa bertahan?

Sebulan.

Itulah sebabnya aku mencukur rambutku seperti ini...

demi temanku.

Ya Tuhan.

Temanku memiliki satu permintaan terakhir.

Maukah kau membantuku?

Kalau kau punya waktu...

Di sini.

Chi Hyun. Apa kau baik-baik saja? Bangunlah.

Hei.

Apa kau baik-baik saja?

Apa permintaanmu? Aku harap aku bisa membantu.

Aku tahu ini keterlaluan, tapi...

maukah kau mencium temanku sekali saja?

Dia belum pernah mendapat ciuman pertama.

Apa?

Hei, Chi Hyun. Jangan pedulikan ucapannya.

Aku tidak apa-apa. Aku tidak pernah punya pacar karena

aku terlalu sibuk mengurusmu, tapi aku baik-baik saja.

Kau tetap harus mendapat ciuman pertamamu untuk menjadi seorang pria.

Aku ingin melihatmu menjadi seorang pria sebelum aku mati.

Jika itu yang kau inginkan...

Cium pipi saja juga tidak masalah.

Ya Tuhan!

Siapa...

Sial. Hampir saja.

Berapa banyak baju yang kau sembunyikan?

Sudah kubilang jangan bolos sekolah.

- Aku tidak bolos sekolah hari ini. - Pengkhianat.

Jangan pernah pergi ke bagian operasi plastik lagi.

Jangan berani bolos sekolah.

Aku akan patahkan kaki kalian supaya kalian juga masuk rumah sakit.

- Hei, apa dia cantik? - Wow.

Susah sekali mendapatkan ciuman.

Hei. Siapa yang rela saat ada orang asing meminta,

"Maukah kau menciumku?"

Lalu apa? Aku tidak bisa keluar dan hanya kalian yang menjengukku.

Perempuan di sini semuanya anak-anak.

Bagian operasi plastik memiliki pilihan terbaik.

Apa kau tahu berapa banyak penyakit yang menular melalui ciuman?

Jangan membahayakan nyawamu hanya untuk sebuah ciuman.

Tunggulah sampai kau sembuh.

Kapan aku akan sembuh?

Hei. Bukankah seharusnya kau melakukan ciuman pertamamu dengan cinta pertamamu?

Itulah masalahnya.

- Apa ada gadis yang kau sukai? - Kalau ada, apa aku akan melakukan hal ini?

Bisakah kalian menemukannya untukku?

- Menemukan apa? - Cinta pertamaku.

Kami bahkan tidak tahu siapa cinta pertamamu.

Siapa yang paling cantik di antara anggota Girls' Generation?

Satu, dua, tiga.

- Tiffany. - Seo Hyun.

Lihat? Dia tahu.

Rambut panjang dan lurus. Jari-jari yang putih. Bentuk badan yang bagus.

Tapi kalian tidak boleh memberitahu dia kalau aku sakit.

Kau lihat betapa cepatnya dia melarikan diri?

Temukan cinta pertamaku sebelum terlambat.

Kau mau mati? Keluar.

Apa temanmu ada yang mirip Tiffany?

Apa kau kesepian?

- Bukan untukku. Untuk Kyung Sook. - Apa kau gila?

- Menjauhlah dari teman-temanku. - Kenapa?

Kau tidak tahu kapan dia akan mati.

Bagaiamana kalau aku mengenalkan temanku padanya, lalu dia mati?

Aku akan merasa bersalah pada temanku.

Dia tidak akan mati. Dia hampir sembuh!

Kau pikir aku tidak tahu kau pura-pura sakit

dan pulang sekolah lebih awal hanya untuk menjenguknya?

Waktu itu kau menginap di rumah sakit, kan?

Ibu akan marah kalau dia tahu.

Bukankah ini perbuatan kriminal? Aku tidak percaya dengan apa yang kita lakukan.

Mirip Tiffany dari mana?

Itu Tiffany!

Dihargai 30.000 untuk sebuah ciuman.

- Mereka melakukan lebih dari sekedar ciuman. - Mereka menerima panggilan.

- Ini salah satu tempat itu. - Tempat apa?

- Kau tahu. - Setidaknya biarkan aku bertanya.

- Bagaimana kita akan menemukan Tiffany? - Hei.

Halo? Saya melihat selebaran Anda.

Ciuman. Bisakah kalian datang ke sini?

Lokasinya? Rumah Sakit Shim Jung, kamar 708.

Kami hanya ingin ciuman.

Apa katanya?

Dia bilang dia akan membunuhku kalau aku hanya iseng.

Tolonglah, biarkan aku pergi ke sekolah sehari saja.

Apa kau tidak mau cepat keluar dari rumah sakit?

Sekolah penuh dengan kuman.

Aku akan diam di UKS.

Aku tidak bisa melewatkan ulang tahun Chi Hyun.

Tidak bisakah kau menyuruh mereka datang ke sini?

Pesta ulang tahun seperti apa yang dirayakan di tempat seperti ini?

Ibu. Aku akan segera kembali. Boleh, ya?

Ya, Bu?

- Aku akan segera kembali. - Tinggallah di UKS.

Ya.

- Mana hadiahku? - Aku tidak punya hadiah untukmu.

- Bagaimana denganmu? - Hei, Myung Soo.

- Di mana Tiffany? - Jangan terlalu ketat.

Dengan begitu kau akan menemukannya.

Di mana plester?

Ini.

Apa kalian semua sakit?

Tidak.

- Kalian kelas berapa? - Kelas 11.

Aku kelas 12.

Apa kalian kenal Kim Dong Jin dari kelas 11-5?

Ya. Kami sangat mengenalnya.

Dia sekelas denganmu tahun lalu.

Bisakah kau meneleponnya?

Sekarang jam makan siang, jadi dia pasti ada di kantin.

Hei, Dong Jin. Ini aku.

Hei, kau brengsek.

Kenapa kau tidak menjawab teleponku? Di mana kau?

Jangan pergi ke mana-mana!

Ponselku...

Aku ingin melakukannya. Ciuman pertamaku.

- Dengan dia. - Apa?

Maksudku, dia sama sekali tidak mirip dengan Tiffany.

Lagipula dia sudah punya pacar.

- Itu dia. - Kau akan dihukum.

Lagipula aku akan mati. Aku telah membayar semuanya.

Apalagi yang bisa surga lakukan padaku?

Hei.

Aku benar-benar ingin menyukainya.

Kembalilah ke rumah sakit.

Benar, tidak baik melakukannya dengan orang yang sudah punya pacar.

Tidak baik alias buruk.

Kalau begitu...

pisahkan mereka.

Apa kau gila? Dong Jin jago berkelahi!

Lalu kau akan masuk neraka karena memisahkan mereka.

Keluargaku memberi santunan setiap minggu. Aku tidak akan masuk neraka.

Jangan bicarakan soal kematian lagi.

Tolonglah? Aku tidak akan minta apa-apa lagi.

Kenapa kau tidak menjawab teleponku?

Kau senior. Kau harus belajar.

Kau tidak menyukaiku lagi? Apa kau menyukai orang lain?

Kau membuatku malu. Pergilah.

Kalau begitu jawab teleponku sebelum aku gila!

Noona, kalau kau terus seperti ini, aku akan benar-benar meninggalkanmu.

Baiklah.

Tapi berjanjilah padaku.

Bahwa kau akan meneleponku.

Baiklah.

- Kau sudah janji. - Ya.

Aku akan makan kacang ini untukmu kalau kau membencinya.

Aku juga membencinya, tapi begitulah betapa aku menyukaimu!

Dong Jin. Kau tahu kalau aku begitu menyukaimu, kan?

Aku serius. Aku benar-benar menyukaimu. Sungguh, aku tidak bohong!

Dia membuatku gila.

Dia akan benar-benar gila kalau aku meninggalkannya

Lebih dari pada saat ini? Aku dengar dia punya banyak pacar.

Dia pasti sudah terbiasa.

Benar. Itulah misterinya.

Dia ketakutan setiap kali dia ditinggalkan.

Aku memacarinya karena aku pikir dia gampangan.

Ternyata aku salah, ternyata dia terlalu lengket.

Permisi.

Ponselku.

Jangan salah paham.

Aku tidak menangis karena pacarku tidak menghormatiku.

Aku menangis karena aku begitu menyukai Dong Jin.

Karena aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.

Kyung Sook, Kyung Sook!

Angkat interkomnya!

Kyung Sook. Dokter bilang kau tidak kambuh.

Sel sumsum tulang belakangmu hanya melemah sementara.

Kyung Sook, mau Ibu nyanyikan lagu rohani?

Ibu.

Berikanlah lebih banyak sumbangan ke gereja.

Kenapa ini terjadi?

Berilah mereka lebih banyak sumbangan dan terus berdoa.

Apa aku akan mati atau tidak?

Suruh mereka pilih salah satu, dan jangan plin-plan.

Mereka bilang aku akan berumur panjang kalau aku memakai nama perempuan,

Ibu bahkan sudah mengganti namaku.

Tapi apa yang aku dapatkan?

Ibu...

Aku ingin pulang.

Bibi, aku akan coba bicara padanya.

Hei, Kyung Sook.

Lihat aku.

Hei. Noona itu tidak punya pacar sekarang.

Dia tidak punya pacar.

- Benarkah? - Tentu saja.

Kau serius?

Berlatih ciuman saja.

- Jangan pulang sampai aku tidur. - Aku tidak akan pulang.

Noona, kau tahu, Kyung Sook...

Kenapa kau bangun pagi sekali? Apa kau piket minggu ini?

Ya. Mulai hari ini.

Gadis yang dia suka mengencani laki-laki brengsek.

Bagaimana aku memisahkan mereka?

Jangan merusak hubungan orang lain

carilah pacar untukmu.

Buang air saja sana.

Hei. Angkat saja. Dia akan datang lagi.

Dia sangat menyebalkan.

Kalau begitu putuskan saja dia.

Hei, siapa kau?

Kita satu kelas tahun lalu.

Oh, benarkah? Baguslah kalau begitu.

Telepon 010-707-507

dan beritahu dia bahwa hubungan kami berakhir.

Beritahu saja sendiri!

Sepertinya kau sudah selesai makan. Ayo. Cepat.

Aku mengandalkanmu.

Dasar kerdil.

Sini. Apa kau sudah gila?

Hentikan mereka!

Pelayanan masyarakat selama satu minggu dan pengurangan 20 poin diberikan pada murid-murid yang namanya tercantum di bawah ini: 20315 Park Myung Soo 20327 Choi Chi Hyun.

Apa-apaan ini? Pelayanan masyarakat dan 20 poin?

Apa masalahmu?

Dong Jin menyuruh kami untuk memukul kalian dua kali sehari.

Maaf, tapi kami akan dihabisi kalau tidak melakukannya.

Minggir.

Di mana mejaku?

Berikan padaku.

Aku tahu kau menyimpannya dengan nama "Tiffany" bukannya

"Kyung Sook" karena kau tidak ingin mengangkat teleponnya.

Supaya kau menjawab teleponnya dan menganggapnya sebagai Tiffany.

Berikan padaku.

- Apa masalahmu? - Apa kau mau menghancurkan hidupmu?

Bagaimana kau akan menebus 20 poin?

Jika Kyung Sook sembuh dan pulang ke rumah,

apa itu akan membantumu masuk kuliah?

- Hei, Park Myung Soo! - Yang kau lakukan sudah cukup!

Ini sudah lebih dari setahun.

Kau pergi setiap kali dia menelepon,

dan melakukan apapun yang dia minta!

Sampai kapan kita harus melakukan ini? Sampai kapan?

Aku tidak sanggup lagi.

Berlatih ciuman.

Apa ada yang mati?

Aku ingin memberimu bunga Guk Hwa agar sama dengan namamu,

tapi mereka hanya memiliki ini.

Memangnya kau siapa memberitahuku bahwa pacarku ingin putus?

Maaf.

- Apa kau menyukaiku? - Temanku menyukaimu.

Lalu kau apa?

Dewa Cinta, Cupid?

Terimalah bunga dari temanku ini.

Namanya Go Kyung Sook. Tingginya 175cm.

Ayahnya seorang Direktur

dan ibunya baik dan bijak.

Dia anak satu-satunya, karena itu dia mendapat uang saku yang banyak.

Dia murid pintar...

Kenapa malah kau yang melakukannya?

Sebenarnya...

dia sangat gugup.

Noona, au menyukaimu.

Maksudku, temanku menyukaimu.

Dia bilang dia serius. Dia bilang dia benar-benar menyukaimu.

- Lalu? - Lalu...

Lalu?

Noona, kakimu indah.

Lalu?

Waktu SMP kakiku patah.

Dia membawakan tas sekolahku setiap hari

sampai gipsku dilepas.

Kau ingin aku mengencaninya karena dia membawakan tasmu?

Dia suka kacang, jadi kau tidak perlu makan kacang untuknya.

Noona tidak suka kacang.

Bagaimana kau tahu?

Temanku memberitahuku.

Temanmu benar-benar menyukaiku?

- Benarkah? - Benar.

- Bagaimana kalau dia bohong? - Aku yang akan bertanggung jawab sepenuhnya.

Kau tidak pernah menyatakan perasaanmu pada gadis yang kau sukai, ya?

Ya.

Siapa yang menyatakan perasaannya di hari seorang gadis dicampakkan?

Cinta itu...

harus disembuhkan dengan cinta lain.

Kau tahu itu?

Ya. Sebenarnya, tidak, tapi...

- Apa ini sepedamu? - Ya.

Naik.

- Cepat. - Tunggu.

Cepat!

Ini bau. Kenapa seragammu?

Sudahlah. Pakai saja.

- Apa kau berkelahi? - Aku terjatuh.

- Apa kau anak-anak? Kenapa kau berkelahi? - Sudahlah.

Bagaimana kalau aku pakai ini?

Lepaskan. Apa ada yang mati?

Kenapa kau marah?

Kenapa kita ganti baju di sini?

Dengan begitu ibuku tidak akan tahu.

Kalau kau berpakaian seperti ini di kampus,

tidak akan ada gadis yang mau jadi pacarmu.

Apa kau Go Kyung Sook?

Ya. Halo.

Kenapa kau mau bertemu di sini?

Karena mesin penjual otomatis itu menyediakan kopi yang paling enak.

Lipstik siapa itu?

Baru?

Noona, aku menyukaimu!

Temanmu sudah memberitahuku.

Kalau begitu, apa kakak mau jadi pacarku?

Aku baru saja dicampakkan. Jangan menyukaiku dulu.

- Kalau begitu kapan...? - Aku tidak tahu. Bagaimana aku bisa tahu?

Tidak bisakah aku menyukaimu sekarang juga?

- Baiklah. - Benarkah?

Hatimu berkata begitu.

Namamu Go Kyung Sook atau Choi Chi Hyun?

Namaku Go Kyung Sook.

Aku Go Kyung Sook. dan temanku Choi Chi Hyun.

Aku akan meneleponmu saat aku siap.

Baiklah. Terima kasih!

Tidak masalah.

Terima kasih!

Terima kasih!

Terima kasih!

Apa kau tidak menyukaiku?

Kau tidak menyukaiku?

Sebenarnya...

bukannya aku tidak menyukaimu.

Tiffany

Hei.

Kau pergi ke mana dengan mengenakan baju rumah sakit itu?

Ibuku menyuruhku pulang.

Kau tahu, dia bilang aku boleh menyukainya. Dia keren, bukan?

Baguslah.

Apa? Aku tidak mendengarmu.

Aku bilang aku ikut senang.

Bagaimanapun, ambil seragammu.

Bukankah kau harus sekolah besok?

Besok hari Minggu.

Bagaiamana kabar Tiffany?

Aku tidak tahu.

Dia juga tidak meneleponmu?

Baguslah. Karena sekarang dia sudah punya pacar,

dia tidak menelepon kita lagi setiap saat.

- Kopi. - Terima kasih.

Apa kau main game lagi semalaman?

Cucilah dulu.

Baiklah. Maaf. Aku akan segera kembali.

Kenapa kau di sini?

Kopi dari mesin penjual otomatis di sini enak.

Apa kau tidak perlu menyusulnya?

Dia hanya mimisan.

Bagaimana kalau dia sakit parah?

Dia baik-baik saja.

Benarkah?

Ya.

Aku tidak suka orang sakit. Ayahku sakit parah.

Tahun lalu, dia peringkat pertama

di tes kebugaran jasmani.

Benarkah? Aku sangat lega.

Lega kenapa?

Aku rasa tidak lama lagi aku akan menyukainya.

Beritahu aku lagi.

Apa?

Kau bilang kau akan bertanggung jawab sepenuhnya,

karena temanmu begitu menyukaiku.

Bisakah kau memegang janjimu?

Ya.

Kalau begitu aku akan memercayaimu dan menyukainya mulai hari ini.

Janji.

Cepat!

Anak satu-satunya.

Halo?

Maaf, tapi tiba-tiba perutku sakit.

Aku rasa ini akan lama.

Hei, Kyung Sook! Apa kau di dalam?

Noona, di sini bau. Pulang saja.

Kalau begitu aku akan bernyanyi untukmu, supaya kau bisa buang air.

- Apa kau belum selesai? - Belum.

Kalau begitu aku akan terus bernyanyi.

Kondisinya sudah meningkat secara signifikan,

karena itu kami sudah mulai mempersiapkan kepulangannya.

tapi tidak mungkin memulangkanya.

Dokter...apa dia kambuh?

Kami akan membiarkan dia istirahat malam ini dan melakukan tes besok.

Kalau dia kambuh, apa dia akan mati?

Dia bisa pulang sebentar lagi. Jangan khawatir.

Anda sudah mengatakan hal itu lebih dari sepuluh kali. Tapi dia tetap saja kembali!

Di mana Kyung Sook?

Dia baru saja pergi. Sekitar semenit yang lalu.

Dia tidak membalas sms maupun menjawab teleponku.

Dia bilang ponselnya tertinggal di rumah.

Bohong.

Apa dia sudah bosan denganku?

Apa dia tidak menyukaiku lagi karena aku bilang aku menyukainya?

Apa karena aku menyukainya setelah menyukai orang lain?

Katakan padaku.

Katakan saja padaku. Apa dia sudah bosan denganku?

Tidak, bukan begitu.

Bohong.

Bohong!

Tidak, dia bilang dia semakin menyukaimu setiap hari.

Benarkah?

Ya.

Katakan lagi padaku...

kenapa dia menyukaiku.

Kau punya kaki, telinga dan tangan yang indah.

Dia suka caramu mengungkapkan perasaanmu secara terang-terangan.

Dia bilang caramu itu keren.

Dia bilang dia senang menerima perasaanmu.

Dia bilang dia menyukai semua hal tentangmu.

Semuanya.

Di mana dia duduk?

Di sana.

Di mana kau duduk?

Di sini.

Beruntungnya kau bisa duduk di sebelahnya.

Kau datang.

Aku rasa kakak itu benar-benar menyukaimu.

Ya, kan?

Dia akan terluka.

Saat aku mati?

Kau tidak akan hidup lebih lama dariku.

Aku tidak akan mati.

Kau terus saja mengatakan bahwa kau sudah lebih baik,

tapi kau selalu memalsukannya.

Kali ini aku serius.

Aku benar-benar sudah lebih baik.

Putus...

saja dengannya.

Kenapa?

Supaya kau bisa mengencaninya saat aku mati?

Kau pikir aku tidak tahu?

- Kau menyukainya, kan? - Bukan begitu.

Teganya kau menginginkan pacar temanmu yang sekarat ini?

Bukan begitu!

Setidaknya, beritahu dia yang sebenarnya. Bahwa kau sakit parah.

Aku tidak akan mati. Aku bilang aku tidak akan mati.

Kalau kau tidak memberitahunya...

Aku yang akan memberitahunya.

Jangan. Kubunuh kau kalau kau memberitahunya!

Siapa yang menyukai orang yang akan mati?

Kubunuh kau kalau kau memberitahunya.

Pergi! Dan jangan pernah kembali!

Kyung Sook, apa kau baik-baik saja?

Aku bilang pergi! Enyah kau!

Chi Hyun!

Ini sudah 30 menit.

Aku tahu. Ada yang harus ku katakan padamu.

Kau sudah mengatakannya sepuluh kali.

Kenapa?

Apa Kyung Sook tidak menyukaiku lagi?

- Kenapa tidak? - Bukan itu.

Yang ingin kukatakan padamu, sebenarnya...

Apa itu Kyung Sook?

Noona, aku merindukanmu.

Aku menahan diri untuk tidak mengirim pesan tapi akhirnya mengirimkannya.

- Kau begitu menyukainya? - Ya.

Begitu menyukainya?

Bagaimana mungkin kau begitu menyukainya secepat ini?

Aku bohong kalau dia mendapat peringkat pertama

di tes kebugaran jasmani.

Aku bohong, supaya membuatnya kelihatan keren.

Sebenarnya...

Sebenarnya...

dia sakit parah.

Sakit parah?

Hei! Selesaikan ucapanmu!

- Dia sakit parah. - Sakit apa?

Dia menderita infeksi jamur kronis. Kakinya sangat bau.

Apa kau masih menyukainya?

Menjijikkan.

Tapi aku...

tetap menyukainya.

Guk Hwa tidak pernah datang ke sekolah lagi.

Tiffany juga tidak pernah menelepon lagi.

Di mana kantor kepala sekolah?

Di sana...

Aku hidup kembali.

Kenapa kau tidak memberitahu kami kalau kau sudah keluar dari rumah sakit?

Kaulah yang tidak pernah menjengukku lagi.

Apa kau benar-benar sudah sembuh?

Aku yakin aku akan hidup lebih lami darimu.

Aku sangat senang kau kembali.

Benar. Hei, anak baru, tunjukkan rasa hormatmu.

Apa kau mau mati?

Hei, bagaimana dengan gadis itu? Apa kau sudah menciumnya?

Ciuman pertama itu sudah tidak penting lagi.

Apa kau melakukannya atau tidak? Apa kau mendengar suara bel?

Tebaklah. Menurutmu aku melakukannya atau tidak?

Beritahu saja aku. Apa kau melakukannya atau tidak?

Hei, Chi Hyun.

Apa kau merasa berbeda sekarang setelah aku sembuh?

Ada apa dengannya?

Ayo.

Apa aku boleh minta telurmu?

Ya, yang itu. Yang di sana.

Yang di sebelahnya.

Kenapa kau pilih yang itu? Aku bilang yang satunya!

Lakukan lagi.

Apa aku tidak boleh memilih apa yang aku mau dengan uangku sendiri?

Sudahlah. Aku akan melakukannya sendiri.

Apa-apaan ini?

Sampai kapan aku harus melakukan semua yang kau minta?

Kenapa dia? Apa dia puber?

Tiffany

Hei.

Hai. Apa yang kau lakukan di sini.

Aku sudah lama di sini.

Kau tidak sedang belajar, kan?

Tidak.

Mau minum kopi?

Aku pindah karena aku suka kopi di sini.

Ya.

Aku dengar kau tidak menjawab telepon Kyung Sook.

Apa dia yang memberitahumu?

Dia akan segera ke sini. Jangan berkelahi. Kekanakan sekali.

Apa itu sebabnya kau mau minum kopi bersamaku?

Karena dia?

Bersenang-senanglah bersamanya, dan beritahu dia agar tidak meneleponku lagi.

Aku tidak akan menahan diriku untuknya lagi. Aku akan belajar.

Aku tidak akan bolos sekolah untuknya.

Aku akan mematikan ponselku, makan telurku, dan aku tidak akan bohong.

Kalau aku menyukai seseorang...

aku juga akan menyatakan perasaanku.

Kyung Sook.

Kyung Sook.

Kenapa dia? Tunggu. Kenapa dia?

Dia bilang dia ingin pergi ke sekolah dengan kalian

untuk terakhir kalinya.

Hanya untuk beberapa hari. Dia terus saja memohon.

Kau bohong?

Kau bilang kau sudah sembuh!

Hei, Kyung Sook, bangun! Bangun!

Hei! Apa kau sudah mendapatkan ciuman pertamamu? Apa kau melakukannya?

Noona.

Aku menyukaimu.

Aku sudah menyukaimu sebelum Kyung Sook menyukaimu.

Tapi aku tidak akan menyukaimu lagi.

Karena temanku lebih menyukaimu.

Tapi dia berbohong padamu tentang sesuatu.

Jangan marah.

Dia sekarat.

Dia berbohong kalau dia sudah sembuh.

Bisakah kau tetap menyukai temanku?

Dia ingin melakukan ciuman pertamanya dengan cinta pertamanya.

Tolong cium temanku.

Tolong. Tolong cium temanku.

Dia akan mati tanpa pernah mencium siapapun.

Temanku akan mati tanpa pernah mencium siapapun.

Tolong, cepatlah. Tolong cium dia sebelum dia mati.

Kami sudah putus.

Aku diputuskan lagi.

Maaf karena berbohong.

Aku benar-benar ingin ciuman.

Benarkah? kalau begitu aku akan menciummu.

Aku tidak bisa melakukannya!

Aku tidak menggosok gigiku.

Dewa cinta, Cupid.

Dia anak yang lumayan keren.

Kau sudah mencampakkanku, jadi jangan campuri kehidupan cintaku.

Setelah dipikir-pikir, kau bukanlah cinta pertamaku.

Ada seseorang yang kusukai jauh sebelum kau.

Apa-apaan ini?

Harusnya aku menciumnya saat ada kesempatan.

Sekarang aku menyesalinya.

Dasar gila.

Memalukan, jadi aku hanya akan mengatakannya sekali.

Diam kau.

Hal-hal yang ingin kulakukan dengan cinta pertamaku...

setelah dipikir-pikir, aku telah melakukan semuanya bersamamu.

Lari!

Naik sepeda bersama.

Saling menyuapi.

Melihat bintang bersama.

Menghabiskan malam bersama.

Aku telah melakukan semuanya untuk pertama kali bersamamu.

Semuanya.

Bukannya aku suka laki-laki,

tapi setelah dipikir-pikir...

cinta pertamaku adalah kau.

Jadi walaupun aku tidak mendapatkan ciuman pertamaku...

tapi setidaknya aku punya cinta pertama sebelum aku mati.

Siapa bilang aku akan mengizinkanmu menjadi cinta pertamaku?

Tidak mungkin.

Bantu aku bangun.

Berbaring saja.

Apa?

Kau lihat?

Cinta pertamaku...

terwujud.

Ini hadiah dariku.

Pakailah saat kencan buta pertamamu.

Apa itu tidak terlalu besar?

Aku tidak tahu berapa banyak mereka akan tumbuh.

Selera berpakaian mereka payah.

Aku ingin memilihkan baju

untuk kencan buta pertama mereka saat kuliah.

Diterjemahkan oleh

kunjungi

- Kau membuatku menunggu! - Sulit memakai ini.

Jangan bermain. Jujurlah

apa kalian saling menyukai atau tidak?

Halo? Kenapa kau tidak menjawab teleponku?

Apa kau sudah bosan denganku?

Kau hanya perlu menjawab teleponmu!

Aku dengar ini kencan buta pertamamu.

Ya.

Sepertinya kau tidak asing.

Apa kau pernah punya pacar?

Tidak.

Jangan mengantungi tanganmu di hadapan wanita.

Bagaimana mungkin kau tidak pernah punya pacar?

Aku masih...

tidak bisa melupakan cinta pertamaku.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.