Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Bagikuy
Edited at https://subtitletools.com
Kuroiwa menghilang. Dia menghilang dengan meninggalkan catatan. dan Ibunya sangat panik.
Mungkinkah dia ...
Sensei.
Kuroiwa-kun, di mana kamu sekarang?
Sensei, Aku menyukai pelajaranmu.
Itulah yang ingin aku sampaikan untuk terakhir kali.
Terakhir kali?
Kamu ingin menemui seseorang, kan?
Pergilah.
Kuroiwa-kun.
Mengapa...?
Itu karena Kamu mengatakan 'terakhir kali' di telepon.
Kamu mengatakan 'terakhir kali' dan itu membuatku khawatir.
Aku dengar kamu kabur dari rumah. Entah bagaimana itu agak aneh, jadi aku bertanya-tanya apakah kamu bingung dan...
Apa yang kamu bicarakan, Sensei? Yang aku maksud dengan 'terakhir kali' ...
... adalah bahwa itu terakhir kali aku meneleponmu. Itulah maksudku.
Lagipula kamu bilang 'Jangan datang lagi',
Dan sepertinya kamu sudah punya pacar.
Itu sebabnya, aku berubah pikiran..
... tetapi meskipun begitu, mengapa kamu datang ke sini?
Kamu bertanya mengapa... Aku akan baik-baik saja.
Jadi tidak apa-apa bagimu untuk pulang.
Bagaimana aku bisa pulang sekarang?
Selain itu, mengapa kamu naik di feri?
Kamu mau ngapain ke Yamaejima?
Aku akan bertemu ayahku.
Ayahku selalu berada di Bali sebelumnya...
... jadi aku tidak bisa bertemu dengannya. Namun dalam surat yang baru dikirimkan...
Surat?
Dia mengatakan dia telah kembali ke Jepang. Sebuah surat yang ditujukan kepada ibuku ...
... dan aku tidak sengaja menemukan itu.
"Shimazaki Kosuke"
Aku ingin bertemu dengannya.
Jika aku bisa bertemu dan berdiskusi banyak hal dengan dia ...
... Aku merasa sepertinya sesuatu akan berubah nanti.
Bagaimana dengan ibu mu?
Apakah kamu sudah menghubunginya?
Kamu belum menghubunginya, kan?
Aku yakin dia khawatir.
Yasudah, aku akan menghubunginya.
Ah tidak usah Biar aku saja.
Aku akan segera menghubunginya.
"Ibu, aku minta maaf. Aku akan ke tempat Ayah. Aku akan segera pulang, setelah aku bertemu dengannya."
"Pesan terkirim"
Apakah kamu tahu di mana ayahmu?
Tidak ada alamat dalam suratnya. Ah, tapi ia mengatakan dia membuat furnitur di toko temannya.
Itu saja? Ya.
Tapi bagaimana jika kamu tidak dapat bertemu dengannya? Apakah kamu yakin bisa menemukannya?
Ya...Akan kupikirkan nanti.
Hei, tapi .... Aku akan baik-baik saja.
Terima kasih banyak.
Kuroiwa-kun.
Pertama, bukankah kita harus bertanya pada bagian informasi?
Ah, ya.
Selamat sore. Selamat sore.
- Apakah ini pertama kalinya kamu kesini? Ya.
Oh jadi begitu. Apakah kamu abru saja tiba di sini? Ya.
Kamu datang tepat waktu! Karena hari ini adalah hari Sabtu ...
... kita sedang mengadakan upcara dewa laut. Ini adalah festival nomor satu di daratan.
Upacara akan segera dimulai... Maaf.
Apakah kamu tahu tempat yang memproduksi furnitur di sini?
Aah, Mohon maaf. Saya tidak kurang tahu.
Um, maaf. Apakah Anda tahu toko-toko furnitur di sekitar sini?
- Hei, kau tahu toko-toko furnitur? Tidak.
Terima kasih banyak. Terima kasih banyak.
Apakah Anda tahu tempat yang menjual furnitur?
Yah, mungkin mereka menjual furnitur di sana.
Dimana itu?
Apakah Anda tahu seorang pengrajin mebel bernama Shimazaki Kosuke-san?
Saya tidak tahu.
Shimazaki Kosuke ... Saya kurang tahu.
Apa yang harus kita lakukan? Repot juga nih urusannya.
Shimazaki-san... maksudmu Shima-yan?
Apakah kamu mengenalnya?
Dia membuat furnitur di Dealer Kajio Lumber.
Kajio ... Um, bisa tolong beritahu kami di mana itu?
Baik.
"Dealer Kaijo Lumber"
Ketemu Juga.
Permisi.
Apakah Shimazaki Kosuke-san ada disini?
Dia tidak ada di sini sekarang.
Um, kapan ia akan kembali?
Yah ... dia sedang pergi memancing Ikan Batu diluar , jadi sepertinya dia tidak akan kembali.
Yasudah aku akan menunggunya.
Kamu...
Kamu siapa?
Aku Kuroiwa Akira.
Putra dari Shimazaki-san.
Oh jadi begitu. Nah, kalau begitu tidak apa-apa sepertinya untuk memberitahukanmu.
Sebenarnya, dia sedang menyamar sekarang.
Hah?
Dia saat ini bersembunyi di pulau ini ...
... dari penagih utang.
Sekarang inin dia sedang melarikan diri. Itu sebabnya dia tidak bisa ...
Um, mungkin kita bisa bertemu? Kami ingin mendengar keadaannya...
Lagipula sekarang ini ada seperti... permbayaran berlebih, kan?
Saya mengerti. Baik. Ya...aku mengerti.
Ya...Aku akan mengatakan yang sebenarnya.
Dia dirawat di rumah sakit. Dirawat?
Ya, ya. Dirawat di rumah sakit.
Sebelumnya dia pingsan. Ya, dia terjatuh lalu pingsan dan ...
Ayah?
Kamu ayahku, kan?
Ah, Aku ketahuan deh.
Akira.
Kau sudah besar sekali! Besar sekali kamu.
Aku belum bertemu dengan untuk sementara waktu dan lihat dirimu kamu besar sekali sekarang, yaampun otot-ototmu juga...
- Apa yang ayah katakan sebelumnya? Huh?
Tentang utang. Ada apa dengan itu?
Maafkan aku.
Itu karena kamu tiba-tiba muncul! Aku harus mempersiapkan diriku.
Dan juga, Aiko-san juga mengatakan kepadaku untuk tidak egois bertemu denganmu.
Jadi sudah 13 tahun ...
Ah, dia siapa?
Ah, senang bertemu denganmu. Saya Suenaga Hijiri.
Boleh juga yak lu. Jadi kamu membawa pacarmu juga, ya?
Bukan kok... Aku gurunya.
Hah?
Tepatnya, Aku guru wali kelas nya.
Dia mantan muridku. Banyak hal yang terjadi, jadi aku di sini untuk mengawasinya.
Yasudah kalau begitu...
Aku senang sekali kalian berdua bisa bertemu.
Mohon bantuannya setelah ini.
Baiklah, saya kira sudah waktunya untuk mengejar Feri.
Ah, tidak akan ada feri yang datang.
Maaf?
Perahu hanya datang sekali sehari.
Sekali? Ya. Ketika perahu datang ...
...Kamu harus naik di perahu yang sama untuk kembali.
Ah... tunggu sebentar.
Hmm, feri berikutnya akan datang... besok.
Klaau begitu, Sensei bisa tinggal di tempatku juga. Minggu?
Huh? Tidak ada pilihan lain, kan?
Kalian berdua bisa tinggal di tempatku malam ini.
Rumahku agak kecil.
Chugakusei Nikki
Temui Aku Sepulang Sekolah
Subtitle indo by @BiskuitOreo&English Sub by AOIHACHI @D-addicts Thanks J-Raws.me for RAW.
Anakmu? Ya.
Ini adalah anakku, Akira, dan Hijiri-san.
Ah, ini Kajio-chan dan istrinya Wakako-san.
Senang bertemu denganmu. Bi\olehkah kami bergabung makan siang dengamu?
Ya tentu saja, Mari kita makan bersama. Silahkan.
Terima kasih, tapi aku harus pergi sekarang. Aku akan pergi mencari hotel.
Tidak, tidak, semua hotel penuh.
Kita berada di tengah-tengah Upacara Dewa Ikan. Sekarang Ini juga lagi musim penangkapan ikan.
Akan ada banyak tamu di hotel. Ayo silahkan masuk.
Ayo masuk. Meskipun sedikit berantakan di sini. Hey itu perkataanku.
Nah ini, silahkan dicicipi.
Senang mendengarnya! Jadi kamu bertemu Shima-yan pada akhirnya.
Kakek Kusunoki, orang ini adalah anak Shima-yan.
Hah?
Selamat Datang di rumah. Hei, kalian berdua!
Cuci tanganmu!
Kajio-chan dan aku adalah teman memancing.
Aku pernah menyuruhnya untuk datang ke sini jika ia kembali ke Jepang. itu hanya sekedar basa-basi.
Tapi dia menganggapnya serius dan langsung datang kesini.
Aku membuat furniture di sini dan menjualnya melalui toko online.
Kenapa putramu? Dia mengajak pacarnya juga berkunjung kesini?
Ah, bukan seperti itu. Aku gurunya.
Hah?
Aku adalah guru wali kelas, dan dia mantan muridku.
Kali ini, kami hanya kebetulan ...
Ibu, kami lapar!
Oke oke oke.
Kalau begitu, Sensei, silakan. Ya?
Bisakah kamu membantuku menghilangkan isi perut dari cumi-cumi ini?
Hah? Isi Perut...
Aah, Kamu seorang wanita metropolitan, Sepertinya kamu tidak tahu caranya.
Apakah kamu tidak memasak untuk pacarmu?
Aku tidak punya.
Yasudah, biar aku saja ...
Ah, biar aku saja.
Hah?
Kamu emang bisa, Kuroiwa-kun?
Wah, pandai sekali kamu.
Di mana kamu belajar melakukan itu?
Kostku, aku banyak membantu dengan melakukan hal ini.
Kembalikan! Hei, mengembalikannya! Tidak, tidak, tidak!
Ini milikku! Kembalikan! Aku tidak mau!
Hei, kalian berdua, berteman dengan baik, oke? Jangan bertengkar.
Meskipun demikian, sepertinya aku sudah dimaafkan.
Kamu tahu, tidak peduli berapa banyak surat yang aku kirim ke Aiko-san, dia tidak pernah menjawab.
Aku bertanya-tanya mengapa dia tiba-tiba ...
Aku tidak memberitahu Ibu bahwa aku datang ke sini.
Lihat ini...
Apa?
Sensei mengatakan kepadaku untuk segera menghubungi Ibu ...
... tetapi aku mengirim email ke komputerku sendiri ...
... dan berbohong padanya.
Ente ngapa sih dul? Jika aku benar-benar mengatakannya kepada ibu...
- ... dia akan marah dan akan segera datanf kesini. Tapi ...
Yasudahlah...
... tidak apa-apa, bukan?
Aku sudah menunggu ini selama 13 tahun. Jadi biarlah seperti itu, sedikit lebih lama.
Ini adalah rumput laut di pulau itu. Ini Lezat sekali.
Terus bagaimana? Apakah dia menghubungiimu?
Tidak... Aku juga.
Aku pergi ke semua tempat dimana dia sering berkunjung Tapi aku tidak bisa menemukannya juga.
Bagaimana dengan kotak polisi? Aku sudah mencoba untuk menghubungi kantor polisi terdekat.
Mereka akan memberitahuku jika mereka menemukan tanda-tanda...
Sepertinya Akira-kun cukup Handal.
Jadi mungkin, dia sekarang tinggal di tempat seseorang, ya.
Sudah kuduga...
... dia pergi ke tempat orang itu?
Kita tidak bisa memastikannya karena kita tidak tahu kontaknya.
Ah, aku tahu!
Sebelumi itu... tunggu sebentar ...
Orang ini. Mungkin saja dia mengetahuinya.
Orang ini ...
Kawai-san.
Sudah lama.
Siapa ya...
Saya Kuroiwa. Ibunya Kuroiwa Akira.
Maaf mengganggu Anda di tengah-tengah pekerjaan Anda.
Hal ini mungkin terdengar tidak sopan, tapi ...
... Anda tahu kontak Suenaga-sensei?
Hijiri?
Sensei.
Maafkan saya.
Tentang Akira ...
... dia pasti banyak buat masalah.
Dia bahkan menyeret dirimu kesini.
Dia pasti kurang disiplin.
Ah, tidak, aku yakin Aiko-san telah membesarkannya dengan baik.
Tapi dai mewarisi DNA dari orang tua yang tidak berguna seperti saya pula.
Anda tidak harus mengatakan seperti itu.
Dia adalah seorang yang sangat sederhana ...
... dan murid yang rajin.
Dia murid yang sempurna yang selalu mendengarkan pelajaranku dengan serius.
Wow ~ Dia tidak menyerupaiku sama sekali.
Tapi dia entah bagaimana sangat canggung.
Ketika ia ingin sesuatu ...
...dia kemungkinan akan membuang segalanya.
Entah bagaimana, ia memiliki beberapa sisi yang tak terduga.
Mungkin sekarang ini, dia masih seperti itu.
Itulah bagian dari dirinya yang banyak menyerupaiku.
Tidak bisa dihubungi juga.
Jadi begitu...
Aku akan memberitahu Anda jika Hijiri mebghubungiku nanti.
Ini adalah kontak saya, untuk berjaga-jaga.
Terima kasih banyak.
Saya minta maaf kalau merepotkan seperti ini.
Dia sudah 18 tahun.
Aku tahu aku tidak perlu terlalu khawatir tentang dia lagi ...
... tapi jika sesuatu terjadi lagi antara dia dan Sensei ...
Ketika membicarakan tentang Sensei ...
... dia selalu kehilangan pandangan di sekitarnya.
Nah, untuk saat ini, saya hanya ingin tahu di mana dia dan apakah dia baik-baik saja atau tidak.
rumput laut yang lezat, kan?
Ya, itu lezat sekali.
Mari kita memakannya lagi nanti.
Nah ini adalah rumah saya.
Eh? disini?
Ada banyak barang pekerjaanku,
Tapi cukup rapih kok didalam
Silahkan masuk.
Ah, Kamu boleh menaruh barang bawaanmu di mana saja di sekitar sana.
Mengapa Ayah memilih untuk menjadi pengrajin furniture?
Hah?
Aku mulai membuat kursi sebagai pekerjaan paruh waktu ...
... dan aku mendapat pujian bahwa aku memiliki bakat untuk itu.
Aku mulai menikmatinya dan mendapat ketagihan untuk membuat itu.
Kemudian, untungnya aku bergabung dengan sebuah perusahaan besar.
Di situlah aku bertemu Aiko-san.
Lah? charger ...
Bagaimana dengan kamu? Kamu akan ikut ujian masuk universitas tahun ini, kan?
Apakah ada sesuatu yang kamu ingin lakukan?
Aku masih belum memutuskan.
Ah, Jadi begitu. Jadi kamu bertengkar karena itu dan kabur kesini.
Aiko-san akan marah sekali loh ~
Aku tidak tahu apa-apa pokognya Aku tidak tahu
Maaf... Mengapa Ayah bercerai?
Karena ibu menyukai orang lain?
Ada banyak hal yang terjadi ~
Suatu hari nanti KAMU akan jatuh cinta dengan seseorang.
Ketika kamu akhirnya mengerti hal yang terjadi antara pria dan wanita ...
... mari kita bicara tentang itu lain waktu.
Aku juga ngerti kok.
Aku merasa terganggu, dan jug khawatir ...
Aku juga punya orang yang aku sukai.
Apakah itu Sensei?
Aku pikir aku tidak akan bisa menyukai Orang lain...
... selain Sensei.
"Tokyo"
Astaga.kamu sudah seperti itu sepanjang waktu.
Hanya ada 3 karakter kanji di kepalamu.
Apa?
'Kuro', 'Iwa', 'Hijiri'.
Itu karena aku khawatir.
Mungkin mereka terlibat dalam beberapa insiden.
Jangan mengatakan seperti ... Atau jika tidak, mungkin ...
... dua kemungkinan dari itu adalah mereka kawin lari.
Tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, mereka berjalan bergandengan tangan dan kawin lari bersama-sama.
Hah? Itu tidak mungkin...
Mereka berdua bersatu kembali, kan?
Karena itu...
... ibunya sangat begitu khawatir kepadanya.
Namun intuisi seorang ibu sangatlah tangguh.
Itulah satu-satunya hal yang telah mendorong dia kesini.
Mungkin sesuatu benar-benar terjadi.
Hijiri ... Dia tidak bodoh seperti...
Apakah dia bodoh atau jenius, tanpa memandang usia, pekerjaan, jenis kelamin ...
... semua orang sama ketika mereka jatuh cinta. Mereka hanya ingin bersama-sama dengan yang mereka cintai.
Terima kasih banyak untuk chargernya.
Aku akan keluar untuk belanja.
Oke, Hati-hati dijalan.
Belanja?
Aku akan keluar sebentar. Aku tidak mempersiapkan diri untuk bermalam di sini.
Apakah kamu tahu dimana toko itu? Aku akan baik-baik saja. Aku punya ini.
Akira, kamu harus pergi menemaninya.
Belakangan ini hari cepat sekali gelap. Untuk berjaga-jaga.
Tidak apa-apa. Aku akan baik-baik saja pergi sendirian.
Lewat sana?
Aku sudah bilang, bukan?
Berikan padaku.
Hei, kalian berdua, ada apa?
Kami ingin pergi di sini. Hmm?
Distrik perbelanjaan.
Oh.
Ah ~ kesana toh.
Oh, Kamu bisa memakai ini.
Sepertinya cuaca akan berubah menjadi buruk jadi lebih baik...
...segera kesana dan cepat kembali kesini.
Chocolate Rainbow! Mari kita membeli ini.
Ini tuh...
Ah!
Whoa ..Maafkan kami.
Selamat! Selamat! Selamat!
Indah sekali~
Apakah kamu sudah mendapat kabar baik?
Tidak. Aku sudah meminta Teman SD, dan Teman SMP kami ...
... tapi tidak satupun dari mereka mendengar apa-apa dari Kuroiwa.
Bahkan Ebihara tidak tahu apapun soal itu.
Aku tidak akan minta maaf.
Mengapa aku harus minta maaf?
Hah?
Yah, itu benar bahwa dia tidak perlu.
Tidak tidak tidak tidak. Kamu tahu...
... itu karena dia mengatakan kepada Kuroiwa tempat dimana Suenaga berada, Karena itu Runa-chi...
Tidak masalah! Dari awal, aku tidak ingin merahasiakannya pula.
Tidak adil untuk merahasiakannya dari dia. Tidak ada yang adil dalam cinta.
Kamu tahu kamu itu tidak memiliki kesempatan untuk menang, jadi mengapa kamu masih saja terus berjuang untuk itu?
Aku sudah melihatmu sejak SMP dan serius itu sangat mengganggu.
Tapi kenapa kamu melakukan sesuatu yang tidak perlu seperti itu?
Para Gadis memang menakutkan...
Aku sudah bilang, ini seperti limbah, kan? Menghilang seperti ini, aku yakin sekali...
... Kuroiwa sudah pergi ke tempat Suenaga.
Sadarlah dan Hentikan semua ini Dari awal, Kamu tidak punya kesempatan untuk menang.
Orang yang tidak memiliki kesempatan adalah dirinya, bukan? Mereka guru dan murid!
Tidak ada yang akan menyetujui mereka.
Mereka tidak punya masa depan jika mereka bersama.
Kamu mengambil foto seperti itu juga sebelumnya.
Aku paling suka saat seperti ini.
Tidak peduli seberapa buruk keadaannya atau betapa kesalnya aku...
... Aku merasa seperti semuanya hanyut di saat seperti ini.
Kamu suka matahari terbenam.
Kamu bisa menghilangkan isi perut cumi-cumi.
Kamu pandai bermain dengan anak-anak.
Dan kamu seperti ini.
Aku tidak tahu soal itu.
Yah, aku mengenalmu dengan baik, Sensei.
Benarkah?
Entah bagaimana aku merasa seperti saya bisa mengerti Anda.
Ketika kamu menjadi guru wali kelasku sebelumnya ...
... meskipun kamu putus asa mencoba untuk berperilaku seperti seorang guru ...
"Menyenangkan di tengah hujan malam."
"Hujan yang baik tahu musimnya."
... sebenarnya kamu tidak memiliki kepercayaan diri.
Jika tentang itu, meskipun bukan kamu...
...menurutku orang lain juga akan berpikir sama.
Tapi sekarang, kamu sudah mendapatkan kepercayaan diri ...
... dan sangat bahagia menjadi seorang guru.
Di sekolahku sebelumnya, aku menyebabkan masalah dengan salah satu siswa.
Karena mengkhianati semua orang ...
...Aku benar-benar minta maaf!
Sudah kuduga, Kamu tidak mengerti.
Aku mengatakan kepada mereka tentang hal itu.
Aku mengatakan kepada mereka di sekolahku saat ini tentang apa yang terjadi denganmu sebelumnya, Kuroiwa-kun.
Mengapa...?
Kenapa ya.
Aku hanya berpikir bahwa aku tidak bisa menyembunyikannya lagi.
Aku berpikir bahwa jika aku tetap seperti itu, aku tidak akan bisa menjadi seorang guru.
Itu sebabnya sekarang aku tidak lagi membantu didalam kelas.
Aku tidak tahu bagaimana hasilnya nanti.
Tapi aku tidak ingin lari lagi. Aku ingin menyampaikan perasaanku sendiri.
Karena aku suka sekolahku saat ini.
Aku menyukai para murid.
Itu perasaanku yang sebenarnya.
Mulai Sekarang dan seterusnya Aku akan melindungimu.
Aku akan berhenti dari sekolah dan mencari pekerjaan. Apapun itu akan baik-baik saja untukku...
Tunggu sebentar.
Bagaimana dengan Mencari pekerjaan? dan masuk universitas?
Aku tidak akan ikut. Dan Aku Tidak peduli juga.
Bagiku, selama aku bersamamu..
Ayo kembali. Ayahmu pasti menunggu.
"Shotaro-san"
Silakan tinggalkan pesan setelah bunyi bip ...
Ini semua kentang.
Terima kasih untuk mengizinkanku menggunakan kamar mandi. Aku mendapat ini dari Kajio-san ...
Hah?
Um, ini apa...
Hah?
Dasar bodoh! Apa yang kamu pikirkan?
Ini buat Ente sama Ane Sensei akan Tidur Diatas.
Benar juga. Ya.
Dasar bodoh.
Benar juga
Benar juga
Mulai sekarang dan seterusnya, Aku akan melindungimu.
Aku akan berhenti dari sekolah dan mencari pekerjaan.
Mencari pekerjaan? Bagaimana dengan masuk universitas?
Terima kasih untuk segalanya hari ini.
Tidak, tidak, aku minta maaf karena sudah membantuku akan banyak hal.
Tidak, tidak apa-apa kok.
Dan juga terima kasih untuk chargernya.
"1 pesan dari Shotaro-san" "5 panggilan tak terjawab dari Shotaro-san"
"Ini Penting! Tolong segera hubungi aku."
- Hijiri? - Maaf, aku bari saja membaca pesanmu.
Dimana kamu sekarang?
Kamu sama siapa?
Ada apa memang?
Ibu Kuroiwa-kun datang ke tempatku.
Hah?
anaknya lari dari rumah dan tidak menghubunginya sama sekali.
Dia benar-benar khawatir dan langsung pergi untuk menemuiku.
Dia menduga bahwa anaknya mungkin bersama denganmu Hijiri.
Kuroiwa-kun sudah menghubungi ibunya ...
Jadi kamu benar-benar dengannya?
Kamu bersamanya, kan?
Darimana ya aku harus memulai...
Yah, aku mendapat telepon dari Kuroiwa-kun.
Situasi ini aneh, jadi aku panik dan berlari mengejarnya.
Pada akhirnya kamu naik feri ke tempat ayahnya.
Ah, tapi tidak usah khawatir.
Apakah kamu mengerti? Apakah kamu mengertii berapa banyak keributan yang kamu buat...
... karena apa yang sudah kamulakukan? Kamu mengerti tapi masih saja kamu melakukannya?
Aku juga berencana untuk pulang hari ini ...
Hal ini bisa dianggap sebagai suatu kejahatan, Kamu tahu!
Apa yang sedang kamu lakukan? Aku masih berbicara... Dinginkan kepalamu sana.
Sensei, Ayah tadi bilang...
Ada apa?
Kamu berbohong ketika kamu mengatakan kamu telah menghubungi ibumu, kan?
Hah?
Kamu berbohong soal itu, kan?
Jika aku bilang. nanti aku tidak akam bisa bertremu dengannya.
Tapi kenapa ...
Aku akan berbicara dengan ayahmu.
Tunggu sebentar, Sensei.
Alasan mengapa aku datang untuk bertemu denganmu...
...itu karena aku khawatir.
Tidak ada alasan lain selain itu. Tapi sepertinya itu membuat orang lain salah paham.
Kamu harus menghubungi ibumu sehingga dia tidak akan khawatir lagi.
Tunggu, Sensei, kamu mau pergi kemana?
Mungkin aku akan menemukan Hotel yang kosong kalau aku mencarinya sekali lagi.
Aku akan stay disana.
Sekarang juga?
Sudah kuduga, lebih baik jika kita tidak tinggal di tempat yang sama malam ini.
Aku akan pulang besok.
Kamu mau menghubungi siapa?
Ibu anak itu?
Aku sudah berjanji untuk menghubunginya.
Kau cemburu?
Hah?
Karena mengetahui bahwa sampai sekarang, Hijiri-chan masih memikirkan tentang anak itu.
Kamu salah. Apakah itu sangat menyakiti martabatmu...
Tidak, tidak, tidak seperti itu!
Orang itu tahu bahwa ia dapat mengandalkan Hijiri, dan Hijiri tidak bisa meninggalkan dia sendirian, jadi dia menggunakan perasaannya.
Dia selalu memanipulasi Hijiri dan membuatnya menjadi gila.
Dia tidak menyadarinya. Atau meskipun dia tidak ...
... dia masih ikut campur dengannya. Dia pasti sudah gila, aku tidak tahu apa yang dia pikirkan.
Ini bukan karena aku cemburu. Aku hanya ...
Mengapa kamu tidak membiarkannya begitu saja?
Jika bukan karena kamu cemburu ...
... dan kamu tidak memiliki perasaan apa pun lagi untuk Hijiri-chan ...
...Lupakanlah!
Tidak peduli apapun yang terjadi padanya, kan?
Hentikan.
Aku hanya...
Ya, ini Kuroiwa.
Halo. Halo?
Ini Kawai.
Baik...
... Aku mendapat telepon dari Hijiri sebelumnya.
Dia dengan anakmu sekarang.
Selamat malam.
Mbak bangun Mbak....
Mbak bangun Mbak....
feri hari ini dibatalkan.
Dibatalkan? Sepertinya akan ada badai hujan.
Apakah kamu tahu tempat dimana bisa tinggal di malam ini?
Nah, ada sebuah bungalow di perkemahan. Ini biasanya ditutup di musim ini ...
... tapi kita bisa membukanya jika kamu tidak punya tempat lain untuk pergi.
Aku akan segera pergi ke sana
Terima kasih untuk makanannya.
Mulai sekarang dan seterusnya Aku akan Terus melindungimu.
Aku akan berhenti sekolah dan mencari pekerjaan.
Kamu mau pergi kemana? -Huh?
Kamu bisa ikut naik. Apakah tidak apa-apa?
Ya Silahkan Naik.
Aku benar-benar minta maaf tentang kemarin. Aku kehilangan kesabaran.
Tapi yang aku ingin kau mengerti adalah tentang Hijiri, aku tidak lagi ...
Cemburu.
Aku sudah bilang, itu tidak seperti itu. Aku cemburu.
Hah?
Mendengar nama Hijiri-chan yang keluar dari mulutmu
Untuk melihat seberapa serius kamu menjadi kemarin.
Aku cemburu dan karena itu aku menyadarinya.
3 tahun yang lalu...
...Kamu putus dengan Hijiri-chan seperti itu.
Itu pasti menyakitimu.
Kalau seperti ini, aku tidak bisa menikah denganmu, Shotaro-san
Salah siapa itu sekarang kita terjebak dalam situasi yang memalukan dan tidak masuk akal seperti ini ...
Maafkan aku.
Meskipun kita bersama, aku tidak bisa memberikan apa-apa untukmu...
Kamu tidak harus mengatakannya...
Tapi meskipun demikian, aku...
Meski begitu, aku masih berada di sisimu...
Tentang tugasmu keluar negri.
Bahkan sekarang, aku masih ragu apakah saya harus merekomendasikanmu untuk itu atau tidak.
Itu sebabnya aku akan mengabdikan diri untuk bekerja.
Ini akan baik untuk karirmu jika kamu bisa mendapatkan posisi baru di luar negeri.
Sekali lagi, aku akan merekomendasikanmu untuk pergi ke Singapura.
Apa?
Terus...Kita bagaimana?
Kita akan berakhir hari ini.
Mari kita putus.
Mari kita mengakhiri ini, Kawai.
Perjamuan Terakhir.
Meskipun sebenarnya Ini masih makan siang
Terima kasih banyak.
"Perkemahan 2,1 km"
Aku jadi ingat membawamu ke taman pada hari yang berangin seperti ini sebelumnya.
Kamu masih berusia 3 atau 4 tahun saat itu.
Aku bilang, 'Dewa Petir akan datang, jadi mari kita pulang'.
Tapi kau berkata, 'Aku ingin menangkap Dewa Petir'.
"Aku tidak akan pulang sampai aku menemukannya, Kamu mengatakan seperti itu.
Apa itu? Aku tidak ingat itu.
Sisi keras kepalamu..
... menyerupai Aiko-san.
Mungkin itu sebabnya kalian berdua bertengkar sekarang.
Mari kita tidak bicara tentang Ibu lagi.
Dia tidak akan mendengarkan aku tidak peduli apa yang aku katakan.
Terutama jika itu mengenai Sensei.
"Karena badai, layanan feri hari ini dibatalkan"
Dia juga tidak mengatakan apapun tentangmu.
Dia selalu memperlakukanku seperti anak kecil.
Itu sebabnya ...
...Aku tidak akan mengharapkan apa-apa darinya lagi.
Aku sudah menyerah.
Karena Kamu itu...
...anaknya. Itu karena kau anaknya.
Dia hanya mencoba melindungimu.
Soal betapa buruknya aku sebelumnya ...
... atau betapa buruknya aku ini...
... Aiko-san tidak pernah mengatakan apa-apa.
Aku sangat kesal karena pekerjaanku tidak berjalan seperti yang aku harapkan ...
... jadi aku berkeliarian berbagai tempat hiburan, minum alkohol ...
Ketika kamu membuat keributan, aku akan menyalahkan Aiko-san ...
... Aku marah dan berteriak padanya ...
... tapi dia dengan sabar menahannya.
Dia tidak ingin kamu menjadi yatim ...
... jadi dia akhirnya bertahan sampai pada batas nya.
Diberitahu seperti itu, aku sangat marah sekali...
... Aku berteriak kasar padanya, lalu aku meninggalkan rumah.
Aku berlari menjauh.
Jika setelah itu Aiko-san bertemu orang lain dan tertarik padanya ...
Bahkan jika dia tertarik dengan pria lain sebelum kita bercerai ...
...Aku tidak akan mengatakan apa-apa tentang itu.
Pada akhirnya, dia menyimpan segalanya untuk dirinya sendiri ...
... dan tanpa memberitahumu apa pun, dia membesarkanmu.
Dengar, Akira.
Jika Kamu benar-benar menyukai Sensei ...
...berusahalah untuk membuat Aiko-san mengerti.
Jangan lari seperti yang kulakukan.
Jika kamu benar-benar menyukai Sensei ...
... jadilah pria yang hebat.
Kenapa dia bersama dengan Sensei ...?
Kenapa dia tidak menghubungiku?
Joffe ...
Apa yang sebenarnya terjadi pada Akira?
Apa yang harus aku lakukan untuk membuat dia kembali?
Siapapun, tolonglah katakan padaku.
Hei, Sensei datang ke sini?
Tidak. Sensei pergi ke sebuah hotel tadi malam.
Dia tidak menginap di hotel apa pun semalam. Dia tidur di ruang tunggu.
Apa?
Hari ini feri dibatalkan ...
... jadi dia memesan bungalo. Tapi sepertinya dia belum tiba disana.
- Oke, Aku akan meneleponmu lagi nanti. Bagaimana, bu?
Kamu sudah pulang. Dia belum ditemukan.
Apa? Dimana ya dia sekarang...
Sensei!
Sensei!
Siapa saja...
Siapa saja!
Sensei!
Sensei ...
Sensei.
Siapa saja!
Tolong bantu aku!
Siapa saja!
Sensei!
Kuroiwa-kun ... Tunggu di sana! Aku akan segera kesana!
Apakah kamu baik-baik saja? Bisakah kamu berdiri?
Aku kehilangan peta di jalan ...
Mengapa kamu tidak menghubungiku?
Jangan membuatku khawatir.
Maafkan aku.
Apakah kamu baik-baik saja? Ya.
Apakah kamu baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Mari kita istirahat di sana.
Kuroiwa-kun, Ini.
Tidak, terima kasih. Aku baik-baik saja.
Disana dingin, bukan? Kemari.
Aku baik-baik saja. Aku akan tinggal di sini.
Ketika hujan reda, aku akan segera keluar.
Ayolah keringkan dirimu. Aku baik-baik saja.
Kuroiwa-kun.
Aku..
... seorang pria juga.
Itu sebabnya, tidak apa-apa. Aku akan tetap di sini.
Ini semua salah ku...
...semua menjadi seperti ini.
Ya memang.
Itu salahmu, Kuroiwa-kun.
Ini semua salahmu, Kuroiwa-kun ...
...Aku datang ke pulau ini dan akhirnya aku cedera di sini ...
Kalau dipikir-pikir...
... jika aku tidak bertemu sebelumnya ...
...Aku tidak akan mengundurkan diri dari sekolah.
Aku bisa terus menjadi seorang guru.
Bahkan sekarang aku masih menyalahkanmu untuk itu ...
Itu sebabnya ...
Itu sebabnya ...
...Aku meninggalkan seperti aku melarikan diri.
Tapi aku tidak mengerti lagi.
Alasan apa yang harus aku pakai ...
Atau apa yang harus aku salahkan akan semua ini ...
Itu sangat menyakitkan.
Aku juga sama.
Aku masih sama...
...seperti pada waktu itu...
... Pada saat festival kembang api,di laut...
Aku juga...
Apa yang harus aku lakukan untuk melupakannya?
Aku menyukaimu, Kuroiwa-kun.
Aku menyukaimu.
Ya, ada apa?
Ada hal yang ingin aku bicarakan tentang anak anda.
Sampai bertemu di episode selanjutnya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.