All language subtitles for MIDE-670 Shoko Takahashi [INDO-SUB BY @JenengkuSopo]

ak Akan
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese) Download
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Penerjemah oleh @JenengkuSopo.

-Selamat pagi. -Selamat pagi.

Mau kopi?

Terimakasih.

-Hari ini juga aku lucu? -Lucu.

"Pacarku, Miku."

"Pacarku yang aku banggakan, mulai 6 bulan yang lalu tinggal bersama."

Kamu belum lihat twitter nya kakak ya?

"Ada satu orang lagi yang aku banggakan."

Ini, Lihat!

Hadiah ulang tahun yang kemarin kita kasih.

Cocok sekali ya.

"Satu orang lagi yang aku banggakan."

"Itu adalah..."

"Kakak pacarku adalah model gravure."

"Orang terkenal bernama Takasho."

Aku tidak mau berangkat.

Kamu kemarin keluar uang banyak untuk liburan, 'kan?

Aku pasti beli tas baru.

Ya, kamu harus semangat dong.

Baru saja dibicarakan dia sudah telepon.

Ya, halo?

Hari ini?

Bisa saja sih. Jam berapa?

Iya, baiklah! Bye...

Ada apa?

Katanya kerjaannya sedikit telat, jadi mau mampir ke sini dulu.

Begitu ya?

"Orang terkenal seperti Takasho mampir ke sini membuat aku sangat senang."

Penerjemah oleh @JenengkuSopo.

Selamat datang.

Maaf ya mendadak.

Permisi.

Iya! Silahkan.

Kenapa kamu gugup begitu?

Silahkan masuk.

Permisi.

Miku?

Kalau tidur di kamar ya.

Aku masih mau minum dengan kakak.

Miku...

Sebaiknya kamu tidur saja.

-Aoi-kun, kamu masih mau menemaniku? -Iya.

-Ayo ke sana. -Ya!

Shoko-san kuat minum ya.

Ah, tidak juga kok.

Aku sudah sedikit mabuk kok ini.

Kalau tidak seperti ini, menyenangkan ya?

Begitu ya?

Apa aku terlihat mencolok?

Karena kakak sangat populer.

Semua teman priaku menyukai kakak.

Aku tidak bisa beraktivitas dengan normal.

Manajerku-pun selalu berisik.

Orang-orang lain juga pasti akan ambil foto ya?

Mau ke minimarket juga harus menyamar dulu.

Di dunia ini bukan hal yang menyenangkan bisa berhubungan dengan orang yang terkenal.

Sebenarnya aku orangnya sangat biasa.

Begitu ya.

Kalau itu...

Ah, tidak jadi.

Apa? Kok gantung begitu?

Kakak Shoko...

Apa kamu sudah punya pacar?

Belum punya kok.

Karena itu, aku iri dengan Miku.

Bisa memiliki pacar seperti Aoi-kun, dan bisa tinggal bersama tapi tidak ada yang berkomentar tentang itu.

Shoko-san...

Kalau begitu, aku tidur di sana ya?

Selamat tidur.

"Ciuman tiba-tiba."

"Tanpa di mengerti mengapa Shoko-san melakukan hal itu, hari-hari pun berlalu."

Hati-hati ya.

Selama aku di luar negeri aku kasihkan nomermu ke kakak kalau ada apa-apa.

Ah, baiklah!

Aku pergi ya.

"Berapa kalipun ciuman dengan pacarku, yang terpikir hanyalah ciuman waktu itu."

Siapa ya...

Halo?

Aku Shoko!

Shoko-san?

Bir saja tidak apa-apa, 'kan?

-Silakan. -Terima kasih!

Menurutmu apa sisi baik dari diriku?

Sisi di mana kakak terlihat cantik?

Kemudian penampilan nya juga bagus.

Dan juga, senyumnya.

Iya, 'kan...

Semuanya bilang seperti itu.

Aku senang kok.

Tapi, semakin lama mendengar itu membuatku jadi sedih.

Di TV dan majalah, hanya penampilanku saja yang terlihat, bukan?

Karena itu, aku yang sebenarnya...

Aku ingin di lihat sebagai Takahashi Shouko.

Ingin di sukai.

Aku yang apa adanya.

Aku egois ya?

Maaf ya cerita seperti ini.

Ah, tidak.

Tadi, kamu mau bertanya, 'kan?

Kamu ingin tahu, 'kan? Kenapa aku menciummu dulu.

Kemarilah!

Shoko-san...

Aku ingin...

Lepas!

Diam dulu.

Ah, di situ.

Aoi-kun...

Lihat!

Jilat aku!

Kemarilah.

Shoko-san...

Shoko-san...

Kelihatan?

Luar biasa!

Enak sekali.

Luar biasa.

Rasanya sangat nikmat!

Mantap!

Masukkan dari belakang.

Ayo!

Ah, enaknya!

Nikmat!

Enak.

Mau cum!

Aku cum!

Luar biasa!

Lanjutkan!

Enak!

Enak sekali.

Shoko-san...

-Rasanya sangat nikmat! -Aku juga, merasa sangat nikmat.

Enak sekali.

Aku akan cum lagi.

Tidak!

Tidak, mau cum!

Tidak, mau cum!

Aku cum!

Terus jangan berhenti.

Shoko-san...

(Jangan berteriak begitu keras)

(Jangan membuat suara sekeras itu, apakah kamu tidak mendengarku?)

Shoko-san. Lihat aku!

Mau cum!

Aku cum!

Itu...

"Mungkin terdengar sangat gila. Tapi aku dan Shoko-san, kami bercinta."

Halo?

Halo, kemarin kenapa teleponnya tidak dijawab?

Maaf!

Bagaimana di sana?

The best lah, memang harusnya dari dulu liburan luar negeri deh.

Aku belum pernah keluar negeri, aku juga...

Hei, ada apa?

Tidak apa-apa, sinyalnya tiba-tiba buruk.

Nikmati perjalanan luar negeri pertamamu ya.

Iya!

Aoi-kun, kamu tidak boleh selingkuh ya!

Aku paham kok.

Tentu saja!

Begitu, ya sudah!

Shoko-san, kenapa?

Pembohong!

Habisnya...

Shoko-san...

Jadi semakin besar.

Shoko-san...

Ah, enak sekali!

Aku mau lihat.

Shoko-san...

Aoi-kun...

Besar ya.

Dari pagi sudah seperti ini.

-Nafsu banget ya? -Shoko-san...

Di pegang begini jadi nafsu?

Menggemaskan.

Ah, nikmatnya!

Jadi hangat sekali loh ini.

-Enak? -Enak sekali.

Agak ke sini.

Lepas!

Ayo!

Ah, nikmatnya.

Tadi katanya tidak boleh selingkuh loh.

-Tidak bisa tahan? -Tidak bisa.

Aoi-kun, ini enak sekali.

Boleh aku tempel ke payudara nya?

-Aoi-kun suka payudara, 'kan? -Suka sekali.

Luar biasa!

-Shoko-san, enak sekali. -Enak?

Putingnya mengeras.

Payudara ini membuatmu lebih nafsu ya?

Jadi basah.

Mau di jepit?

Boleh?

Di sini.

Aku jepit ya?

Sini.

Nikmat!

-Rasanya enak? -Enak sekali!

Sangat nikmat!

Rahasiakan ya?

Aku tidak akan bilang.

Kamu tidak boleh bilang ya!

Mantap!

Payudaranya juga enak sekali loh.

Luar biasa!

-Rasanya enak sekali. -Enak?

Aku akan membuatmu semakin nikmat.

-Apa payudaranya lembut? -Lembut sekali.

-Enak sekali. -Enak?

Aku jilat lagi.

-Jangan cum dulu ya. -Tidak!

Karena masih banyak hal enak lagi yang bisa kita lakukan.

Sini.

Ayo berdiri!

Aku jepit lagi.

Mantap!

-Kelihatan? -Terlihat jelas!

Mantap, ini keras sekali.

Ujungnya sudah basah.

Enak?

Luar biasa.

-Enak sekali. -Rasanya enak?

Ini luar biasa!

Gerak-gerak ya?

Mau cum?

Masih belum boleh ya.

Masih asik ini.

Bagaimana bisa...

-Nikmat? -Sangat nikmat!

Punyamu jadi lebih besar.

Luar biasa, aku sangat menikmatinya.

Enak sekali.

Biarkan aku memeras semua spermanya.

Enak sekali.

Begini?

Luar biasa!

Shoko-san...

Mantap sekali.

-Aduh, aku tidak tahan! -Tidak!

Kamu tidak boleh cum dulu.

Aku masih ingin seperti ini.

Keras sekali.

Aku akan cum.

-Mau cum! -Tunggu sebentar!

Aku cum!

Tidak!

Hangat sekali.

Hangat sekali Aoi-kun.

Bajunya dulu.

Sudah ku bilang jangan cum dulu.

Karena itu terlalu enak.

Muncrat banyak ya.

Setelah ini aku ada pekerjaan, jadi aku akan pergi dulu ya.

Aoi-kun...

-Besok kamu ada kesibukan? -Besok?

Mulai besok aku libur 2 hari.

Aku ingin kita kencan berdua.

Tidak mau?

Tidak kok! Aku mau!

-Sudah diputuskan ya. -Iya!

-Sampai jumpa. -Iya!

Ini serius? Hebat!

Berhasil!

Hari ke tiga.

Shoko-san juga naik sepeda ya?

Tentu saja!

Apa tidak perlu menyamar dulu?

Tidak perlu. Di sini tidak banyak orang juga.

Aku mau melakukannya sekali saja.

Kencan dengan pria sebagai diriku yang apa adanya.

Hari ini si Takasho libur dulu.

-Silahkan. -Terima kasih.

Hangat.

-Panas tidak apa-apa? -Iya, terima kasih.

"Aku masuk dunia hiburan sejak umur 14, jadi tidak pernah merasakan masa muda."

"Karena itu, aku mengidam-idamkan kencan normal dengan pria seperti kebanyakan pasangan lainnya."

"Senyum Shoko-san sangat cantik sampai membuatku mau mati saja."

Enak sekali.

Ah, nikmatnya!

Luar biasa!

Enak sekali.

Nikmat sekali!

Biarkan aku melakukannya lagi.

Enak!

Mau cum!

Tunggu! Ayo ke kamar mandi!

Enak.

Masukkan!

Nikmat!

Nikmat sekali.

Luar biasa, sangat nikmat.

Begitu nikmat. Dalam sekali.

Terasa hangat.

Ah, di situ...

Enak!

Masuk sangat dalam.

Ah, nikmatnya!

Vaginamu sangat sempit.

Mau cum!

Luar biasa, enak!

Aku cum!

Berdiri.

Mau cum.

Aku cum!

Aku tidak tahan lagi, aku akan cum.

Tidak!

Aku cum!

Muncrat banyak ya.

Penerjemah oleh @JenengkuSopo.

-Ini. -Terima kasih.

Aku duduk disamping ya?

Tentu saja.

Terima kasih.

Ayo kita makan.

Selamat makan.

Di makan.

Lezat sekali.

Benarkah? Wah, senangnya.

Ini rasanya enak.

Aku juga makan ya.

Wah benar. Enak!

Eh? Ada apa? Tidak makan?

Aku boleh minta di suapin?

Imut sekali.

-Boleh. -Benarkah?

Terima kasih.

Maaf!

Miku, sebentar. Aku jawab ya.

Maaf! Tadi, aku tidak mau kamu jawab teleponnya.

"Waktu yang seperti mimpi. Tapi besok, Miku, pacarku akan segera kembali."

Besok Miku pulang jam berapa?

Katanya sampai di stasiun jam 10.

Sampai rumah mungkin jam 10.30

Begitu.

Ayo cepat lakukan.

Lepaskan!

Jilatlah terus.

Jilat terus disemua bagian.

Enak sekali.

Mantap!

Luar biasa.

Kamu jilat sampai bagian itu?

Karena tadi kamu bilang jilat disemua bagian.

Boleh aku jilat semua, 'kan?

Jilat semuanya!

Hari ini kamu luar biasa.

Ah, mantap!

-Enak sekali. -Enak?

Geli, tapi nikmat.

Jilat semua tubuhku.

Ah, sungguh nikmat.

Nikmat sekali.

Basah sekali di sini.

Ah, bagus di situ.

Ah, enak sekali!

Luar biasa.

Lepaskan!

Tetap di sini.

Aku jadi sangat basah.

Jilat juga bagian belakangnya ya.

Luar biasa!

Sangat nikmat!

Luar biasa.

Terus jilat seperti itu.

Lidahmu luar biasa.

Jadi basah di sini.

Masukkan jarinya.

Hebat sekali!

Aku akan membuatmu puas.

Boleh aku rekam?

Jangan!

Tidak akan kukasih lihat orang lain.

Aku mohon, kalau kakak sudah tidak ada, aku akan kesepian.

Jangan!

Aku mohon! Tidak akan kulihatkan ke orang lain, sungguh!

Serius? Tidak boleh kasih lihat orang lain ya.

Aku ambil ya.

Aku malu.

Seksi sekali.

Nikmat!

Kamu rekam?

Masih kamu rekam? Lama sekali. Hentikan!

Sebentar! Aku mau dari dekat.

Seksi sekali. Enak!

-Lama sekali. -Lucu sih.

Enak sekali rasanya.

-Boleh sambil berdiri? -Boleh.

Masih kamu rekam?

Hebat!

Luar biasa.

Enak!

-Mantap, enak sekali. -Enak?

Oh ini...

Jadi mau seperti ini.

Luar biasa.

-Apakah enak? -Enak sekali.

Hebat!

Semakin kencang menjepitnya, semakin terasa nikmat payudaranya.

Aku tidak tahan lagi.

Aku sudah tidak kuat. Mau masukkan juga.

Aku juga mau.

Cepat masukkan.

Bagus, tunggu sebentar.

Berbaring.

Enak.

Lebih banyak lagi.

Lebih dalam!

Terus sedikit lebih dalam.

Mau cum!

Bagus, mendekatlah padaku.

Enak!

-Nikmat? -Sangat nikmat!

Tidak, aku akan cum.

Aku akan cum, Aku cum! Tidak!

Tidak bisa berhenti.

Tidak bisa berhenti.

Masukkan dari belakang juga.

Ah, di dalam sangat basah.

Luar biasa!

Apa kamu mau rekam lagi?

Karena rasanya enak.

Enak sekali.

Kamu rekam?

Menggemaskan.

Tidak boleh kamu tunjukkan ke orang lain loh ya.

Kalau kamu sebarkan, nanti kamu bisa dibunuh Miku loh.

Bahaya ya, ini rahasia kita berdua.

Masukkan lagi dari bawah.

Enak sekali.

Luar biasa!

-Ini belum cukup. -Aku juga! / -Kamu juga?

-Coba cara lain. -Boleh!

Enak!

Rasanya dalam sekali. Masukkan lebih dalam.

Nikmat sekali!

Pergi ke sana.

Begini?

Di situ!

Masukkan lebih dalam. Enak sekali.

Itu dia...

Enaknya!

-Nikmat sekali. -Aku juga, sangat menikmatinya.

Aku cum!

Ke sana!

Ah, enak sekali!

-Kamu suka? -Nikmat sekali!

-Mau cum! -Ya!

Aku cum!

Aku belum puas.

Sekali lagi ya?

Penerjemah oleh @JenengkuSopo.

Imut sekali.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Aku pertama kalinya terbangun dengan ciuman.

Tidak suka?

Aku senang!

Jadi pulang ya, Miku...

Tolong kasih tahu dulu alasan kenapa kamu mencium aku.

Kenapa kok ke aku?

Tidak sengaja!

Bohong!

Karena Aoi-kun sepertinya akan menerimaku apa adanya.

Lalu, bagaimana?

Rahasia.

Ayo!

Enak! Enak sekali.

-Enak! -Rasanya enak?

Padahal dari kemarin kita melakukannya terus, tapi masih tegang begini ya.

Enak!

Aoi-kun...

-Ah, nikmat sekali. -Nikmat?

Terus jilat aku.

-Enak? -Um, enak!

Basah sekali.

Mantap!

Begitu sempit.

Ah, nikmatnya!

Sangat nikmat!

Hebat! Luar biasa!

Luar biasa, enaknya!

Ah, di situ.

Lagi.

Terus jilatin.

Itu dia...

Luar biasa!

Nikmat!

Aku juga mau jilat.

Jilat punyaku juga!

Lakukan bersama ya.

Sampai?

Shoko-san basah sekali.

Berisik!

Di situ enak sekali.

-Di sini? -Um...

Teruslah seperti itu.

Jangan berhenti.

Enak sekali.

Tidak! Aku akan cum!

Mau cum!

Aku cum!

Aku tak tahan lagi.

Aku pasang pengaman ya?

Kondomnya. Ini dia!

Aku pasangkan ya.

Pakai.

Baiklah!

Aku tidak tahan!

Masukkan ya.

Luar biasa!

Baru masuk saja sudah enak.

-Enak sekali. -Aku juga!

-Enak sekali, Shoko-san! -Rasanya enak?

Shoko-san, aku mencintaimu!

Mencintaimu!

Benarkah? Katakan lagi.

Rasanya sangat bahagia.

Luar biasa!

Ah, enaknya!

Tidak, aku akan cum!

Enak sekali.

Nikmat sekali.

Mantap!

Mau coba dari belakang?

Dari belakang rasanya sangat nikmat.

Masukkan lebih dalam.

Enak sekali.

Akan menjadi lebih dalam.

Ah, nikmatnya!

Bagus!

Lagi! Tusuk lagi dari belakang.

Seperti ini?

Sangat nikmat di pantat.

Shoko-san, kulitmu halus sekali.

Kamu membuatku malu.

-Enak sekali dari belakang. -Benar!

Hebat!

Di situ, luar biasa!

Shoko-san, ini nikmat! Sangat nikmat!

Hebat, sungguh nikmat!

Enak!

Tidak, aku akan cum!

Mau cum.

Aku cum!

-Enak sekali. -Luar biasa.

Aoi-kun...

Kamu suka ini?

Ya, aku sangat menyukainya.

Senang sekali.

Enak sekali.

Panggil aku Shoko saja ya.

Shoko saja ya.

Shoko!

Aku senang!

Sungguh luar biasa.

Di situ, terus seperti itu! Hebat!

Hampir klimaks.

Enak sekali.

Tidak!

Aoi-kun... Enak sekali rasanya!

Boleh pegang tangan?

Sangat dalam, aku tidak kuat.

Aku tidak bisa menahannya lagi.

Sudah mau cum?

Boleh.

Aku mau kita cum bersama.

Bersama-sama.

-Shoko, aku segera cum! -Muncratkan!

Bersama-sama.

Aoi-kun!

Padahal sudah melakukan berkali-kali, luar biasa muncrat banyak ya.

Kenapa? Ayo kita lanjutkan!

Tidak bisa!

Aoi-kun itu pacarnya Miku.

Dan aku adalah kakaknya Miku.

Tapi...

Benar-benar seperti mimpi.

Aku... akan kembali menjadi Takasho ya.

Shoko-san...

Terima kasih, Aoi-kun.

Aku pulang!

Loh? Kamu di sini kak?

Kamu baru pulang, 'kan? Aku menunggumu.

Kamu suka kuliner Jepang, 'kan? Sebagai rasa terima kasih dulu, aku akan traktir.

Senangnya.

Aku pulang, Aoi-kun!

Penerjemah oleh @JenengkuSopo.

AKHIR.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.