Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Telah terjadi guncangan gempa berkekuatan 3,1 SR.
Mengakibatkan tanah longsor di pegunungan Feunghuan...
dan 2 mobil mengalami kecelakaan di Terowongan Lingdong...
termasuk truk tanker berisi bahan kimia.
Polantas menutup terowongan tersebut.
Damkar sudah ada di TKP.
Jadi para pengendara disarankan tidak mengambil rute tersebut.
Halo.
Aku Zhao Yingqi, dari Damkar Jingshan, Guancheng FRA.
Li Jun, Divisi 3, Polantas Guangyuan.
Bagaimana situasinya?
Tangker di bawah sana...
berisi etanol.
Sudah kulaporkan kecelakaan tersebut...
ke markas darurat kota.
Atasi cepat kebocorannnya.
Ada berapa orang yang terjebak?
Tidak tahu. / Biar kami yang ambil alih.
Han Kai, terbangkan drone. / Baik, Pak.
Pemeriksaan awal: Tidak ada api, mungkin ada kebocoran.
Gunakan selimut busa agar tak terjadi kebakaran dan ledakan. Cepat.
Baik, Pak.
Busa, Evakuasi, Tandu, siapkan!
Busa, Evakuasi, Tandu, siapkan!
Baik, Kapten.
Lapor, ganti.
Kami melihat...
2 orang di truk tanker dan 1 orang di mobil SUV.
Juga ada kursi khusus bayi tapi tanda-tanda anak itu tidak ada.
Baiklah.
Tetap waspada dan antisipasi gempa susulan.
Curam tebing jalan tingginya lebih dari 2m.
Pastikan talimu terpasang dengan baik sebelum...
turun ke bawah.
Jangan ceroboh.
Tahan busanya.
Utamakan penyelamatan.
Busa AR ini cuma sementara.
Ayo cepat keluarkan korban.
Wang Wenbin.
Ke belakang truk. Periksa kebocoran gas.
Siap.
Hati-hati, semuanya!
Etanol ini mudah meledak jika konsentrasi uapnya di atas 3,5%.
Berhati-hatilah!
Ya, Pak.
Kapten.
Flensa tangkinya remuk dan bocor.
Kapten.
Ada wanita terjepit di kursi mobil SUV itu. Dan gadis kecil di belakang...
terjebak di antara pintu dan kursi.
Baiklah.
Lanjutkan penyemprotan busa. / Baik, Pak.
Cepat keluarkan.
Kapten, lerengnya tidak stabil. Mungkin akan terjadi longsor lagi.
Baik.
Jangan buru-buru.
Waspadalah terhadap jebakan mesin.
Ya, Pak.
Suruh ambulans bawa dia sekarang.
Hati-hati dengan korban!
Ya, Pak.
Informasi terbaru.
Para korban di truk tanker sudah dievakuasi.
Konsentrasi uap etanol meningkat.
Aku butuh dua orang lagi di sini.
Ya, Pak.
Ayo.
Nona.
Jangan takut.
Ibumu ada di depan.
Sudah terbuka. / Baik.
Ambil engsel. / Baik.
Siap? / Ya.
Tarik sekuatnya.
Bisa kau gerakkan kakimu?
Wang Wenbin, bawa kemari tandunya.
Baiklah.
Aku bisa menunggu.
Tolong anakku dulu.
Jangan khawatir
Hati-hati.
Wang Guozhong, kenapa dengan busanya?
Busanya sudah habis.
Kapten, busa habis.
Cepatlah.
Apa... ini panas sekali!
Kai...
Dibawah.
Naik ke truk.
Matikan lampunya.
Kenapa lampunya dimatikan?
Ini api etanol,
...api biru yang menjalar ke tanah dan sulit dilacak.
Yang di atas sana, jangan turun.
Bisa terjadi ledakan kapan saja.
Kalian berdua, periksa apa kita bisa kembali lewat sana.
Kapten.
Tidak ada jalan keluar, ada api di mana-mana.
Ambil tangga tiga ekstensi.
Baiklah.
Pegang tanganku.
Cepat.
Cepat.
Pegang bagian belakang tangga.
Cepat.
Xiao-wu, ambil tangganya.
Tidak bisa lagi.
Ini sudah terpanjang.
Kapten.
Serahkan anak itu.
Lebih tinggi.
Xiao-wu.
Ambil anak ini.
Sudah kupegang.
Ketua, apa statusnya?
2.8... Selamatkan anak itu dulu.
Baik.
Xiaowu, pergi.
Pelan-pelan...
Pelan-pelan...
Ayo..
Ambil anak itu.
Bawa dia dari sini.
Ayo.
Kau aman sekarang.
Ini akan meledak.
Cepat.
Kapten!
Tarik tangganya.
Kapten!
Kapten!
DITERJEMAHKAN | YOYONG MASAMBA
Kali ini di kru kita tidak ada korban jiwa.
Anak itu tidak terluka.
Ya.
Apa cuma aku yang berpikir kita hampir mati malam ini?
Aku hampir ngompol saat truk tanker itu meledak.
Siapa yang ngompol?
Xiaowu.
Xiaowu.
Celanamu masih basah? / Kalau kau?
Pasti basah.
Ada telpon.
Telpon dari ayahku.
Mukamu..
Kotor? / Tidak.
Siap?
Yo, ada apa?
Minggu depan...
hari ulang tahunku.
Hai, paman.
Ibumu ngotot mau merayakannya.
Ulang tahun Ayah?
Bocah nakal.
Kok bisanya kau lupa?
Aku tidak lupa.
Ulang tahunnya?
Hari ulang tahunnya.
Hai, paman, aku Xiaowu.
Oh, hai... apa kabar?
Ini hari istimewamu.
Kami akan nyanyikan Selamat Ulang Tahun untukmu.
Selamat ulang tahun, paman.
Met ultah.
Met ultah.
Met ultah.
Met ultah, sayang
Met ultah.
Selamat ulang tahun, paman. / Ulang tahunnya minggu depan.
Kita akan nyanyikan lagi minggu depan.
Aku akan hadir, Ayah. / Semuanya.
Kalian semua diundang.
Kita semua akan datang, Pak.
Kami diberitahu kalau barusan terjadi gempa bumi.
Pimpinan...
menyuruh kita memeriksa fasilitas.
Ayo kita kerja.
Gempa itu tak terasa.
Ayo cari tahu.
Tidak ada masalah, kita periksa area lain.
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
Belok kiri.
Lari yang cepat. / Yang terakhir, dia yang traktir.
Kau berhasil, Kai.
Kenapa?
Kita selebriti sekarang.
Lebih dari 30 ribu yang "Like".
Tebak siapa yang rekam.
Di pertandingan Damkar selanjutnya, sebaiknya kau rekam kemenanganku.
Cukup ngobrolnya.
Pakai baju kalian.
Mereka sudah selesai berlari? / Ya, Pak.
Ponselnya.
Pak.
Ini rekaman penyelamatan kucing..
yang kuposting hari ini.
30K yang Like dalam 1 hari.
Sebagai petugas informasi.
Menurutku postingan ini...
orang-orang sangat mendukung kita.
Han Kai.
Rekaman videomu sudah bagus.
Tapi pekerjaan kita...
tak selalu semudah itu.
Aku akan berikan petunjuk tentang latihan kalian berikutnya.
Pelatihan SCBA kali ini...
tidak sama sebelumnya.
Alat Bantu Pernapasan (SCBA)...
sangat penting bagi petugas damkar.
Dalam berbagai kondisi...
waktu penggunaan SCBA juga akan berbeda.
Tujuan latihan hari ini adalah untuk...
mempelajari teknik pernapasan...
dan konservasi udara selama keadaan darurat SCBA.
Dengan begitu kita bisa menyelamatkan diri kita dan...
memperpanjang rentan waktu penyelamatan.
Han Kai.
Seratus kali.
Kapten.
Aku tak berbuat salah, meski aku salah...
kenapa aku dihukum 100 kali sedangkan yang lain cuma 50?
Jawab, apa tugas utama petugas informasi baris depan?
Memastikan komunikasi berjalan baik...
dan merekam operasi kita.
Tapi aku sudah selesaikan latihannya...
dan melakukan semuanya sesuai prosedur.
Bisa jadi penyebabnya, SCBA-ku.
Kenapa tak ditutup kuat-kuat?
Jika ada gas beracun...
dan menggunakan masker yang bocor itu bisa membunuhmu...
...dengan atau tanpa kamera.
Push up 50 lagi.
Tujuan latihannya...
menguasai konsumsi udaramu.
51...
Berlatihlah dengan serius...
atau kau akan mati di TKP.
56...
57...
45!
58?
59, bro.
60.
61...
Baiklah...
Ayo makan.
Lihat siapa yang datang lagi?
Tinggalkan kucingnya.
Kucing ini selalu datang ke kantorku.
Makanlah sekarang.
Aku harus kembali ke sekolah. / Baik.
Mengenai pernikahannya...
Tunggu.
Hei.
Ada apa?
Kapten...
Laporannya sudah kukirimkan kemarin ke emailmu. / Kau kirim semuanya?
Ya.
Nanti aku periksa.
Jika ada masalah...
nanti kita bahas.
Oke? / Baik.
Baiklah kalau begitu.
Sampai dimana tadi kita?
Kita tunda dulu.
Tunda apa?
Pernikahannya.
Pernikahan kita?
Kau bercanda?
Memangnya aku bercanda?
Keluarga kita sudah merestui.
Aku sudah belikan cincin...
bahkan ukurannya kurubah agar pas dengan jarimu.
Baiklah...
Aku mengerti.
Aku jarang bersamamu belakangan ini.
Aku jarang di rumah.
Jadi kau kesal lagi.
Tapi aku akan pulang tiap hari setelah kita menikah.
Aku tidak marah.
Pernikahan itu melibatkan dua orang.
Jangan buru-buru menyimpulkan.
Kita tidak terburu-buru.
Kita sudah lama pacaran.
Apapun itu...
bersikap positiflah?
Menurutmu...
tidak ada masalah.
Aku kemari bukan mau menguji kesungguhanmu.
Tapi menguji diriku sendiri.
Takutnya aku akan mengecewakanmu.
Jika sesuatu terjadi padamu, aku mungkin tidak...
Tidak akan ada yang terjadi padaku, sumpah aku akan selalu...
terhindar dari bahaya. / Bagaimana dengan Lu Yi?
Kenapa kau ungkit dia lagi?
Dia tewas dalam tugas.
Aku masih bersedih.
Seandainya aku pelatihnya..
Dia mungkin masih hidup hari ini.
Bilang saja aku kekanakan.
Tapi beneran aku selalu takut setiap hari.
Aku hampir berhenti bekerja karena...
tidak tahan lagi mendengar bel sekolah.
Begitu bunyi, aku...
Aku akan meninggalkanmu.
Apa lihat-lihat?
Ada seorang gadis yang Like.
Apa dia seksi? Sini kulihat.
Tunggu.
Jawab ini dulu:
kita tak pernah bicara di telepon atau mengirim apa pun.
Kita sama sekali tak kenal tapi...
dia sering Like.
Apa maksudnya?
Maksudnya dia tak sengaja mengklik Like.
Tak mungkin!
Tidak mungkin dia salah klik.
Jelas tidak!
Pasti.
Dia mungkin keliru.
Tanggal 16 April 1947...
kobaran api kapal barang di pelabuhan Texas City...
meledakkan muatannya yang memuat 2.300 ton pupuk.
Kecelakaan kebakaran tersebut makin menyebar ke pabrik kimia terdekat...
dan menewaskan sedikitnya 600 orang...
dan 3.500 luka berat.
Tahun 1984, terjadi ledakan di distributor gas LP di San Juanico...
menewaskan 542 orang dan sedikitnya 7.000 orang terluka.
Ada yang tahu...
kecelakaan industri mana yang terparah dalam sejarah?
Tragedi gas Bophal tahun 1984 di India.
Benar, aku kagum.
Tak usah.
Tunggu...
Permisi.
Dengar, sayang.
Aku ikut yoga akhir-akhir ini...
Duduklah, aku sudah selesai. / Terima kasih.
Terima kasih.
Apa kau mencari seorang guru yoga.
Nn. Ye.
Tadi kau bilang di kelas...
baik karbon monoksida dan gas sianida...
merupakan asfiksia kimiawi tapi kerjanya beda.
Bisa kau jelaskan lebih jelas lagi?
Ya, di pelajaran selanjutnya.
Halo...
Mungkin kau bisa...
berikan WeChat Nn. Ye padaku?
Banyak yang mau kutanyakan padanya.
Kau mau ID WeChat-nya?
Mana petugas Damkar itu?
Sudah pergi.
Tahu tidak?
Dia meminta ID WeChat-mu padaku.
Kau berikan?
Tidaklah.
Bisa-bisanya aku mengkhianati temanku?
Itu bukan pengkhianatan.
Aku tahu.
Tahu apa?
Dia barusan pergi. Akan kucari dia.
Tunggu...
Selesaikan kertas kerjamu; pelajarannya tak lama lagi selesai.
Serahkan lembar jawabanmu.
Kemasi barang kalian.
Lalu bergabunglah bersama Nn. Xiao di perpustakaan. / Ibu Zhang, aku sudah selesai.
Aku juga, Bu Zhang
Baiklah.
Orang yang paling kukagumi.
Ayahku petugas damkar...
Ibu Zhang, selesai.
Baiklah.
Bu Guru Zhang.
Kenapa kau makai lipstik hari ini?
Tidak ada masalah yang terlihat kemarin, benar?
Kami sudah periksa semuanya,
tak ada masalah.
Tn. Liu, kita dalam masalah. / Ada apa?
Gudang penyimpanan limbah terbakar.
Ayo!
Xiaoteng,
kau lihat apa?
Buat catatannya dan kirim rekapnya hari ini.
Semua yang cuti suruh kembali bekerja. Ini perintah.
Wakil Kapten Zhang...
kau bantu korban.
Baik, pak.
Yang tak terluka, temui aku di bawah.
Baik, Pak.
Kapten Li...
sebagian besar kendaraan kita rusak.
Cuma 4 yang masih bagus.
Bawa.
Ya, Pak.
Proses manajeman operasional pemadam kebakaran...
dan penyelamatan terus direformasi.
Berkat perubahan ini...
petugas damkar kita...
Saudara-saudara...
....telah terjadi insiden.
Sebuah pabrik kimia baru saja meledak...
di Guancheng, Jiangdong.
Situasinya mengerikan.
Banyak yang tertimbun akibat reruntuhan.
Aku umumkan...
pengaktifan segera...
Rencana Tanggap Insiden Industri Nasional.
Semua departemen...
dalam mode tanggap darurat sekarang.
Direktur Guo?
Barusan...
terjadi ledakan di CIP Guancheng.
Kau anggota Panel Pakar Kebakaran dan Penyelamatan Guancheng...
dan pakar teknik kimia yang terdekat dengan ClP.
Ke TKP sekarang...
dan lakukan penyelamatan.
Ledakan terjadi di CIP.
Aku ke sana sekarang.
Kembali bekerja dan siaga.
Ya, bos..
Rencana Tanggap Insiden Industri sudah diaktifkan.
Layanan Kebakaran dan Penyelamatan, Kontrol tumpahan bahan berbahaya.
Kepolisian, Petugas Lalu Lintas, EPA...
dan HHS dari Provinsi Jiandong akan mengerahkan personel ke TKP...
untuk melakukan operasi SAR dan merawat yang terluka...
agar bisa mengurangi dampak bencana.
Semua unit penyelamatan setempat sudah dikerahkan.
Unit provinsi sedang menuju ke TKP.
Kami sedang menunggu laporan TKP .
Cepat.
Cepat.
Halo.
Nn. Zhang...
Ada siswaku di perpustakaan.
Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Kami tak bisa buka pintunya.
Cepat bantu. / Tenanglah.
Aku segera kesana.
Mau ke mana?
Ny. Xiao dan muridku terjebak di perpustakaan.
Aku ikut. / Aku juga.
Kendaraan-2, tolong kosongkan jalan.
Kendaraan-2, kosongkan jalan.
Halo.
Itu terbakar.
Ada murid dan guru terjebak di perpustakaan.
Kau sudah laporkan kebakaran itu?
Sudah.
Ledakan terjadi di CIP.
Daerah sekitarnya hancur.
Apa kau akan kesini?
Aku tak bisa. Aku sudah ada di CIP.
Kru damkar lainnya akan mendatangimu.
Cepat naik ke truk.
Halo?
Baik,
aku bisa jaga diri.
Cepat.
Halo?
Halo?
Ayo.
Ny. Xiao.
Ny. Zhang.
Bagaimana keadaan anak-anak? / Banyak anak-anak di sini, dan ada api.
Tenanglah, kami akan temukan cara.
Minggir!
Anak-anak, berdiri sekarang.
Mundur.
Xiao, mundur.
Masih ada yang lain?
Anak-anak, cepatlah.
Berbarislah.
Empat anak hilang.
Disini tidak aman. / Hati-hati.
Kalian berdua, bawa anak-anak ke bawah.
Kita berpencar mencari mereka.
Semuanya, hati-hati.
Apa yang terjadi dengan Tim Pengendali Kebakaran CIP?
Bagaimana Kapten Li mengatasinya?
Anggota kru mereka terluka saat ledakan itu.
Kapten Li ada di dalam ClP mengevakuasi orang-orang.
Ny. Xiao
Xiaoteng...
Xiaoteng ada di sini...
Bisa kau angkat?
Ya, kita bisa.
Cepat. / Tarik.
Xiaoteng.
Kau terbentur?
Tidak.
Ayo.
Ayo.
Ada 7 pabrik kimia di CIP Guancheng.
Ledakan terjadi di pabrik Tianyi...
yang memproduksi bahan kimia.
Ledakan pertama terjadi saat jam kerja...
di gudang penyimpanan limbah.
Kendaraan kita tak bisa masuk lebih jauh lagi.
Semuanya.
Periksa peralatanmu.
Bawa peralatanmu.
Baik, Pak.
Semuanya baik-baik saja?
Kau baik saja?
Matamu...
Tidak apa-apa.
Kita baru saja mengalami ledakan kedua.
Mungkin saja ledakan lainnya akan menyusul.
Tapi bala bantuan belum tiba.
Jadi, periksa peralatan dan perlengkapanmu...
dan ikut aku ke TKP.
Baik, Pak.
Kapten...
Ledakan lain bisa terjadi kapan saja.
Bagaimana kalau kita tunggu dulu pasukan utama untuk...
Pasukan utama apanya?
Kita kru yang terdekat di TKP.
Ada Kapten Li yang sedang berjuang disana...
kitalah pasukan utamanya.
Jadi kenakan peralatanmu...
...dan diamlah.
Kita tak bisa turun sekarang.
Naik ke atas.
Ny. Zhang,
salah satu mataku buta.
Sini kulihat.
Sudah buta.
Ayo.
Pintunya terkunci.
Cepat keluar.
Cepat.
Lari.
Terus saja.
Kami ada di luar sekarang...
di kawasan Industri Kimia Guancheng.
Seperti yang kalian lihat, yang nampak sekarang...
gelombang ledakan pertama meratakan rumah dan daerah sekitarnya.
Tidak soal adanya ancaman ledakan kedua...
petugas damkar sudah tiba di lokasi.
Kapten Zhao...
ledakan kedua baru saja terjadi.
Kita tidak bisa masuk...
tapi ada serangan dari luar.
Tanaman apa yang paling parah terkena dampaknya?
Kami baru saja menyelamatkan Yang, pengelola taman.
Dia tahu betul dengan operasi Tianyi.
Para pekerja ada di workshop depan.
Ada berapa pekerja?
Seratus lebih.
Bahan apa yang ada di dalam?
Apa bahayanya?
Tiga tangki kimia besar terbakar ludes.
Itu yang paling mematikan...
dua tangki benzena dan satu tangki metanol.
Bahan kimia beracun lainnya mungkin juga sudah bocor.
Ini workshop yang dimaksud Yang.
Tepat di sebelah area bencana.
Sekarang...
Akses ke workshop utama terhalang oleh puing-puing.
Untuk menuju ke sana, kau harus mengelilingi area tersebut.
Begini saja.
Krumu yang akan memadamkan apinya.
Kru kami akan menyelamatkan yang ada di workshop itu.
Baik.
Bawa Tn. Yang ke tempat yang aman. / Baik, Pak.
Lewat sini.
Karena apinya terlalu besar...
mungkin akan terjadi ledakan banyak lagi.
Kita harus temukan dan selamatkan lebih banyak lagi...
sebelum terjadi ledakan lagi.
Siap, Pak.
Zhou dan Zhao masing-masing akan memimpin tim...
mencari korban dilokasi.
Liu Zitao dan aku akan memimpin sebuah tim..
mencari korban di daerah bencana.
Han Kai, terbangkan drone.
Rekam dari atas lokasi ledakan.
Kirim datanya ke pusat komando darurat kota secepatnya.
Siap.
Tetap waspada.
Hati-hati.
Aku tak mau kehilangan rekanku di sini.
Dengar tidak?
Dengar, Pak.
Cepatlah.
Air limbah di sini sangat korosi.
Jauhi genangan air.
Sangat berasam.
Informasi Terbaru.
Rekaman drone menampilkan...
dua tangki bensin di area bencana sudah meledak dan terbakar.
Kerusakannya sangat parah sepanjang 4km dari ledakan...
termasuk 40 titik api di seluruh area.
Upaya pemadaman kebakaran terhambat.
Berdasarkan sumber informasi...
ada lebih 100 pekerja di pabrik saat ledakan terjadi.
Hanya itu yang kami tahu saat ini. Kami meminta bantuan.
Rekaman diterima dengan baik.
Tim ahli dan tim teknis akan datang...
untuk membantu dan mengambil keputusan.
Hindari pemicu ledakan kedua dan reruntuhan selama operasi SAR.
Mulailah identifikasi bahaya sekarang dan...
Ingat agar selalu lindungi dirimu selama operasi penyelamatan.
Ny. Zhang...
Aku di sini.
Kurasa mataku sudah buta.
Sini kulihat.
Xiaoteng, kau bohong.
Ayahmu tidak datang menyelamatkan kita.
Ny. Zhang.
Ayahku petugas damkar.
Sekarang aku dalam bahaya...
kenapa dia tak datang menyelamatkanku?
Xiaoteng.
Jangan patah semangat, petugas damkar akan datang menyelamatkan kita.
Jika ayahmu tidak datang sekarang...
dia pasti lagi membantu orang lain yang sangat membutuhkan.
Mengerti?
Ny. Zhang.
Apa itu?
Kapten...
detektor mendeteksi tanda-tanda kehidupan di depan.
Cuma ini rute yang bisa menuju ke area bencana.
Tapi pipa saluran air itu korosif.
Bagaimana ini?
Teman-teman, lihat sekelilingmu.
Carilah katup penutup.
Kapten...
ini ada satu tapi rusak.
Yang ini juga rusak.
Kita sudah tutup katupnya.
Ayo.
Apa yang kau periksa?
2 pria terjepit di bawah puing-puing.
Ini kru pertama yang memasuki lokasi.
Kami sedang melakukan operasi SAR...
dalam perjalanan ke area bencana.
Berdasarkan yang terlihat...
kami sangat butuh pasokan busa AR yang banyak.
Air saja tak mampu menahan kobaran api.
Ganti.
Awas kakimu.
Baik.
Liu Zitao.
Bawa 2 orang dan pindahkan korban ke tempat aman.
Baiklah.
No 3, 4, ikuti aku.
Baik, Pak.
Nanti temui kami di ujung nosel jalur serangan.
Baik.
No. 1, 2, dan tim nozzle.
Ayo jalan.
Ya, Pak.
Kapten...
ada korban di pintu keluar gedung...
tapi terluka parah.
Aku akan mengeluarkan orang itu sebelum bergabung denganmu.
Baiklah.
Berhati-hatilah.
Ini pasti workshop utamanya.
Jangan masuk sekarang, ruangannya terlalu panas.
Kita harus turunkan dulu suhunya.
Semprotkan airnya.
Ya, Pak.
Tolong.
Tolong.
Berikan penembak tali.
Sembunyilah untuk berlindung.
Ikat talinya di tempat yang kuat.
Tenanglah.
Bersabarlah sebentar.
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
Pak?
Pak?
Ambilkan kotak P3K. / Baik.
Pak.
Apa masih ada yang lain terjebak.
Di mana itu?
Di sana.
Bangun.
Bangun
Bagaimana keadaanmu?
Tenanglah.
Biar kami urus.
Kapten...
ada lagi korban.
Baiklah.
Kau tangani ini.
Tetap di sini.
Bersabarlah sebentar.
Di mana?
Di sana.
Baik.
Jangan khawatir.
Kami akan mengeluarkanmu dari sini.
Jangan tegang.
Aku harus potong besi ini.
Sebelum itu, aku harus pindahkan kakimu. Ini akan sakit.
Tidak, aku tidak bisa...
Tidak, aku tidak bisa... / Dengarkan.
Cuma ini cara agar kau bisa keluar.
Kau bisa?
Dokter.
Cepat.
Bawa tandu.
Bawa tandu.
Tahan.
Tahanlah.
Baik.
Aku akan potong ujung lainnya.
Pegang besinya.
Sudah beres.
Tenanglah.
Aku akan cari bantuan.
Kapten...
Aku sudah selesai mengobati korban.
Bagus.
Lekas bantu.
Tanganku pendek.
Baik.
Aku akan jatuhkan baja itu.
Kau bawa orang-orang itu.
Kita harus bergegas.
Lantai 2 tak lama lagi akan runtuh.
Baik.
Cepat. / Baik.
Wang Zhigang.
Bersiaplah mengangkat korban.
Suruh 2 orang kemari membantuku.
Cepat.
Hati-hati.
Angkat pipanya...
lalu keluarkan korban.
Cepat.
Keluarkan.
Bu.
Jangan lihat ke bawah.
Pegangan yang kuat. Kau dengar?
Sakit sekali... tolong.
Tarik.
Tarik lebih tinggi.
Lebih tinggi.
Lebih tinggi lagi.
Oke.
Informasi Terbaru.
Perawat rumah sakit, CDC, Perlindungan Lingkungan dan pemerintah kota...
sudah tiba di TKP.
Bantuan dari 5 kota terdekat sedang kemari.
Setelah bencana itu terjadi, petugas duluan tiba di TKP...
untuk memulai penyelamatan dan menertibkan.
Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung...
sementar para perawat berusaha menyelamatkan yang terluka.
Pemantauan akan dilakukan...
untuk mengurangi dampak lingkungan.
Bantu dia.
Turunkan dia.
Kau susah bernapas? / Tidak...
Obati dulu lukanya.
Dokter!
Oke, selesai.
Terima kasih.
Sudah beres?
Ya.
Semuanya, kenakan maskernya.
Ya, Pak.
Ada kebocoran gas beracun di suatu tempat.
Periksa kembali alat bantu pernapasanmu...
lalu ikuti aku.
Baik, Pak.
Apa yang terjadi?
Kapten...
Aku tak bisa lihat harus kemana, jadi aku tak bisa lanjutkan.
Kapten...
ikuti drone itu.
Aku tahu jalan keluar dari sini.
Petugas bantuan telekomunikasi sudah tiba.
Aku bisa bantu di daerah panas itu.
Ikuti saja drone itu.
Semuanya, ikuti aku.
Baik.
Duluanlah.
Kapten, aku sudah tinjau rute ini.
Turunlah ke lubang itu menuju lantai 2, dan kau akan aman.
Baik.
Aku akan tinjau ke tempat lain.
Detektor gas menunjukkan tidak ada gas beracun disitu.
Kita akan turun dari sini.
Kau boleh lepas maskermu.
Jangan khawatir.
Pegang kuat-kuat.
Ayo.
Aku merasa pusing.
Nona.
Bertahanlah sedikit lagi. Jangan lihat ke bawah.
Tarik dia.
Bertahanlah.
Tarik.
Tarik.
Bantu dia dulu.
Bantu dia.
Hati-hati.
Jangan pegang kakinya.
Hati-hati.
Aku akan mengobatimu.
Ada apa? / Disini.
Bagaimana keadaannya? / Kami menemukan seorang pria.
Banyak korban yang sudah diselamatkan tapi terluka parah.
Evakuasi yang terluka duluan. / Jangan sentuh kakinya.
Aku Liu Fei, dari kantor Damkar Jiutong, Guancheng FRA.
Zhao Yingqi, dari kantor Damkar Jingshan, Guancheng FRA.
Jalan di sini sudah aman.
Kami sudah evakuasi sebagian para pekerja. / Baiklah.
Xiao-wu.
Bersabarlah.
Bertahanlah sedikit lagi. / Kapten...
Pak...
Aku harus berkompetisi...
di Pertandingan Pemadam Kebakaran minggu depan.
Aku tidak pernah kalah.
Aku tidak pernah kalah...
Obati dia sekarang.
Kalian semua...
tak boleh kalah juga.
Kapten.
Ada apa?
Mana wakil kapten?
Wakil kapten...
mengalami kecelakaan.
Bangunannya runtuh.
Zitao mengeluarkanku...
Aku memegangmu.
Tempat ini akan runtuh. Wenbin... Lari!
Zitao!
Dia terjatuh ke lantai 3.
Kru Longhu yang baru saja datang...
sedang mencarinya sekarang
Bagaimana Xiao-wu?
Dia sudah ada di rumah sakit.
Tapi sepertinya..
kakinya tak bisa diselamatkan.
Apa yang terjadi pada Xiao-wu?
Di mana dia?
Periksa perlengkapan dan peralatanmu.
Apa yang tak bisa mereka selamatkan?
Pak.
Namaku Ye Xin, Panelis Ahli Kebakaran dan Penyelamatan.
Situasi di dalam ClP sangatlah pelik.
Mereka yang tahu tempat itu belum ditemukan.
Jadi makin sulit melakukan operasi pemadaman dan penyelamatan.
Makanya kami membentuk tim peninjau.
Aku sudah pernah periksa fasilitas ClP. Aku tahu betul tempat ini.
Baguslah.
Kau akan bergabung dengan tim peninjau dan masuk ke dalam ClP.
Rekan-rekan Damkar Guancheng.
Kita akan mengirim tim ke area bencana untuk mensurvei...
bahan kimia berbahaya di sana.
Jadi, kita belum bisa memasuki zona itu untuk melancarkan serangan ofensif.
Komando Insiden di lokasi...
sudah menugaskan ahli insinyur kimia Ye Xin...
untuk misi peninjauan ini,
bekerja sama dengan Petugas Damkar dan Penyelamatan Guancheng.
Sekarang...
aku butuh petugas Damkar yang tahu betul medan zona...
dan petugas informasi...
untuk bergabung dengan misi peninjauan.
Pak. Aku petugas informasi;
pernah berada di area panas itu. / Aku tahu medannya.
Petugas ini dan petugas damkar itu.
Kau akan bergabung dengan tim peninjauan. / Baik, Pak.
Ikuti aku.
Han Kai.
Jaga Nn. Ye.
Dan juga dirimu.
Misi kita adalah...
mensurvei zat berbahaya yang ada di pabrik...
dan mengirimkan datanya ke pusat komando.
Petugas.
Tolong bantu aku tetap terhubung ke pusat komando.
Mari bekerja sama.
Hubungkan secara online.
Komando...
ada dua ancaman serius yang kami hadapi disini.
Saat tangki ini terus terbakar....
ada pabrik gas hidrogen sejauh 50m...
yang berisi 1.000 tabung hidrogen.
Apa lagi, saat kami menuju kemari, terlihat 4 tangki klorin besar.
Jaraknya 100m dari tangki yang terbakar.
Tempat ini mudah terbakar.
Kami menyadari situasinya...
dan usahakan tangki klorin itu di dinginkan.
Data yang kau kirimkan pada kami...
sedang diteliti.
Nanti kita bicarakan lagi saat kau punya info terbaru.
Baiklah.
Panel ahli kami sudah mempelajari bahan-bahannya....
dan memprediksi skenario sesudah terjadinya bencana.
Sampaikan laporanmu ke Pak Sekretaris.
Tuan-tuan, aku akan paparkan situasinya saat ini.
Kawasan industri ini memiliki lebih dari 100.000 ton bahan kimia...
dan 1.000 sumber risiko.
Terlepas dari keahlianku, tak bisa kubayangkan...
bencana apa yang akan terjadi disaat zat beracun...
yang begitu banyak itu, akan menyatu.
Begini penjelasannya.
Sejauh ini sudah teridentifikasi...
dua ancaman mematikan yang akan segera terjadi.
Yang pertama...
jika ke-4 tangki itu melepaskan klorin ke udara...
manusia dan hewan dalam jarak sekitar 100km...
akan mati.
Yang kedua..
Pabrik hidrogen...
terletak di sebelah tangki yang terbakar.
Jika 1.000 tabung hidrogen itu meledak...
energi yang dilepaskan berjumlah 2 kiloton setara TNT...
bisa meratakan seluruh Guancheng dan menimbulkan bencana ekologi besar.
Dampaknya tak bisa dibayangkan.
Kapten Zhao...
Ini adalah saat yang tepat.
Kami membutuhkanmu dan krumu untuk masuk ke area bencana itu...
untuk melindungi bagian selatan pabrik hidrogen.
Robot damkar, rudal pencegah kebakaran, railgun...
dan kendaraan penghancur klorin sedang kemari...
...yang dikirim dari Kantor Damkar seluruh daerah.
Sebelum peralatannya tiba...
kau harus mengulur waktu dulu...
dengan melancarkan serangan sambil memperkuat dinding tanggul.
Siap.
Misi kita adalah untuk melindungi bagian selatan pabrik hidrogen...
dan memperkuat tanggul tangki yang terbakar...
agar kobaran api tak menyebar ke tangki itu.
Mengerti?
Ya, Pak.
Kenapa kau tak libatkan aku dari tugas penting ini?
Zitao...
Zitao
Tanganku sakit.
Sakit ya? Kau tak apa?
Ya.
Kapten.
Apa yang terjadi?
Tembok diatasku runtuh.
Untungnya...
ada sesuatu yang menyelamatkaku saaa terjatuh ke lantai 2.
Jika tidak, aku sudah mati.
Syukurlah.
Selamat datang kembali.
Bawa peralatanmu.
Cepat.
Siap, Pak.
Kau baik saja?
Ya.
Sini kulihat.
Bagaimana situasi terakhirnya?
Ini Pabrik D'ejiang.
Tangki penyimpanan akrilonitril terbakar...
dan melepaskan hidrogen sianida dalam jumlah banyak.
Kita harus tutup semua katup isolasi untuk menghentikan kebocoran dari pipa.
Jika tangki pecah atau meledak...
dampaknya tak bisa dibayangkan. / Pasokan listrik ke CIP mati.
Kita tak bisa mengaktifkan sistem pemutusan katupnya.
Semua pembangkit pasti punya sistem cadangan listrik.
Kami minta izin ke ruang listrik...
menyalakan generator cadangan agar Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) menyala.
Itu usaha berisiko tinggi.
Apa ada cara lain?
Pak Sekretaris...
Cuma ini pilihan terbaik.
Baiklah, aku setujui.
Cepat.
Di izinkan.
Tapi kau harus berhati-hati.
Baik, Pak.
Ayo kita ke ruang listrik.
Tertutup puing reruntuhan, sekarang bagaimana?
Kau tahu...
seberapa jauh kita dari ruang listrik?
Sekitar 100m.
Apa tak bisa kita lewat jalan lain ke sana?
Ini sudah jalan pintas.
Ini sudah inspeksi keselamatan terakhir.
Jangan khawatir.
Kami punya peralatan listrik. Kami bisa amankan jalanmu.
Perhatian, semuanya.
Seperti yang kau lihat...
pembacaan gas beracun statusnya meningkat.
Berhati-hatilah.
Umur ayahku sudah lewat 60 tahun.
Aku akan adakan pesta ramai buat dia.
Pesta kejutan.
Asyik bukan?
Tapi ibuku...
dia mengacaukannya.
Dia memberitahu Ayahku.
Kau menguping...
saat naik mobil tempo hari.
Orang tuaku sangat bahagia.
Dia lemah jantung.
Dia tidak sehat.
Setelah ulang tahun ke-60-nya ini..
siapa tahu kami bisa...
merayakan ulang tahunnya yang ke-70.
Berhentilah ngomel.
Setelah kita padamkan api ini...
kita akan adakan pesta mewah untuk ayahmu.
Dan semua petugas damkar akan hadir.
Bagaimana?
Ya.
Di sini tertutup.
Ayo kita buka. / Baik.
Laporkan situasi kami ke pusat komando.
Baik.
Komando...
kami terhalangi reruntuhan...
saat mau ke ruang listrik.
Di lorong ini...
terjadi reruntuhan beberapa waktu lalu.
Kami akan membornya.
Ganti.
Satu pelapis lagi. Cepatlah.
Kapten.
Kau kenapa?
Pelindung wajahnya retak. / Dia menghirup gas hidrogen sianida.
Dia menghirup gas hidrogen sianida.
Dia bisa mati.
Bagaimana ini?
Aku harus ke generator...
atau semuanya berakhir.
Dengar.
Keluarkan kapten.
Aku akan bersamanya.
Cepat.
Berhati-hatilah.
Kami pergi.
Lari.
Cepat.
Cepatlah.
Semuanya, ke sana sekarang.
Cepat.
Hentikan aliran api yang menuju ke pabrik hidrogen.
Semuanya baik-baik saja?
Ya.
Jangan berpisah.
Kapten.
Hydra sudah datang.
Itu robot penembak busa.
Hydra-1 dalam posisi.
Hydra-2, dalam posisi.
Hydra-3 dalam posisi.
Prioritas utama kita memadamkan aliran api cair di tanah...
dan mengamankan jalan untuk petugas damkar yang terjebak.
Semprotkan langsung tangki yang terbakar.
Ayo keluar dari sini.
Cepat.
Ayo pergi.
Kau duluan.
Mengerti.
Maju.
Padamkan apinya.
Komando...
api di tangki bahan kimia sudah dipadamkan.
Ye Xin..
laporkan kondisi terkini.
Kami baru saja tiba di ruang listrik.
Bagaimana cara menghidupkan generator cadangannya?
Itu terhubung ke kotak gardu tempat sakelar dipasang.
Tapi aku tak lihat ada kotak.
Dimana itu?
Pasti di dinding seberang sini.
Ayo kita cari.
Bantu dorong aku.
Tak bisa kusampai.
Biar aku.
Ada di mana? / Itu.
Yang tombol hijau.
Tak bisa kulihat dari sini.
Angkat tanganmu.
Bukan yang itu.
Mundur...
Ini?
Bukan.
Keatas sedikit lagi.
Atas.
Kau merasakannya?
Yang kecil,
bulat.
Aku merasakannya.
Jika kutekan, akan ada yang meledak?
Tidak.
Percayalah.
Kita akan tekan sama-sama.
Mereka menemukannya.
Berhasilkah?
Berhasil? / Ya.
Kita berhasil...
Tadi kau membuatku bingung.
Mula-mula, kau menyuruhku ke kiri.
Lalu bilang mundur.
Tapi dari mana?
Terima kasih.
Kita berhasil.
Aku instruksikan...
Ruang kontrol DCS untuk menutup semua katup pipanya.
Zhao Yingqi, masuk.
Ini Zhao.
Silakan.
Kau dan krumu sudah melakukan pekerjaan yang terpuji menyelamatkan pabrik hidrogen.
Kau bisa mundur, mengikuti saluran pipa...
dan ganti peralatanmu di kabin seluler.
Untuk penyemprotan terakhir...
gunakan meriam air dan busa untuk memadamkan apinya.
Jauhkan api dari bahan bakar dengan selimut busa dan padamkan apinya.
Baiklah.
Teman-teman, dengarkan.
Kita akan kembali ke kamp damkar,
mengganti peralatan...
dan bersiap untuk penyemprotan terakhir.
Jangan lengah.
Baik, Pak.
Ini.
Kirim peringatan gempa sekarang.
Ini gempa susulan.
Komando, masuk, kau dengar?
Penampungan tangki klorin terbakar. Dan ada yang terluka.
Meminta bantuan.
Kapten.
Pegangan yang kuat. / Tidak ada yang jawab.
Kita harus cari bantuan.
Wenbin.
Temukan dia.
Baik.
Disini.
Cepat.
Ayo.
Kemarilah.
Biar aku saja.
Sini berikan.
Maju terus.
Terus.
Terus semprot.
Semprot tangki klorin itu.
Terus maju.
Jika salah satu tank ini pecah atau meledak...
Guancheng akan rata.
Bertahanlah.
Berdiri.
Semprot ke tangki itu.
Jangan sampai salah satunya meledak.
Kapten.
Wenbin.
Wenbin.
Wenbin.
Wenbin.
Tangki ini akan meledak.
Semuanya semprot ke tangki itu.
Wenbin.
Semprot ke tangki itu.
Semprot.
Kita harus selamatkan tangki itu.
Kita harus bertahan sampai rudal pencegah kebakaran terpasang.
Apinya makin membesar.
Wenbin.
Wenbin.
Buka nozelnya sekarang.
Apinya makin membesar.
Komando, masuk.
Kami ada di penampungan tangki klorin...
yang dikelilingi api.
Semprotkan kembali meriam air dan busa.
Upayakan dinginkan dari semua sisi.
Rudal pencegah kebakaran sudah terpasang.
Semua mitra koalisi tanggap darurat sudah siap.
Memulai meluncurkan semprotan.
Nn. Ye.
Kau tak apa?
Aku terjepit.
Kau tak apa?
Kakiku...
sakit.
Kakiku...
Ya?
Bertahanlah.
Tidak...
Tinggalkan aku...
Pergilah.
Tak lama lagi...
gas beracun akan sampai di sini.
Kau harus... / Diam.
Pergilah.
Nona Yee.
Bangun.
Nona Yee.
Bertahanlah.
Bantuan akan melacak sinyal GPS kita.
Mereka akan menemukan kita.
Selamatkan orang-orang kita.
Bangun.
Bangun.
Angkat terus.
Bantu aku.
Tarik keluar.
Tarik keluar.
Wenbin.
Kapten.
Aku sudah tidak takut...
lagi.
Tapi kali ini..
aku tidak akan pulang.
Diam..
dan tak usah bicara.
Hubungi dokter.
Baiklah.
Dokter.
Tolong bantu.
Bantu dia.
Periksa pupil matanya lagi.
Ada...
lagi yang yang bisa kau lakukan?
Sudah 20 menit.
Kami tak bisa menyelamatkannya.
Zhao Yingqi.
Zhao Yingqi.
Zhao Yingqi, kau dimana?
Kenapa dia bisa mati?
Dia mencegah bencana, memperbaiki pasokan listrik...
dan meninggal karena keracunan gas.
Aku sudah mengajarimu, kan?
Kuajarkan teknik pernapasan untuk konservasi udara.
Setelah misinya selesai...
saat perjalanan kembali...
gempa susulan terjadi.
Lorong itu runtuh.
Dia berikan tabung oksigennya...
untuk menyelamatkan orang lain.
Dia sudah menunaikan tugasnya sebagai petugas damkar.
Kapten...
bagaimana keadaan wakil kapten?
Semuanya baik-baik saja?
Kami sedang memperkuat tanggul dengan berpacu dengan waktu.
Zitao sudah kembali bekerja.
Syukurlah.
Kami juga baik-baik saja.
Aku tak mengacaukannya. Jangan khawatir.
Kapten
Pelatihan dan nasehat...
darimu...
semuanya berguna hari ini.
Kau mengajariku dengan baik.
Asal tahu saja...
aku tidak mengejekmu.
Jika kau selalu mau tahu...
kenapa aku selalu begitu keras padamu.
Aku akan beritahukan, Han Kai...
kau memang petugas informasi hebat.
Jadi, buat gurumu bangga hari ini.
Lakukan yang terbaik, kau dengar?
Kapan aku pernah mengecewakanmu, Pak?
Aku pasti bisa menyelesaikannya.
Aku pasti bisa menyelesaikannya.
Begitu selesai, segera kembali.
Baiklah.
Bangun.
Kuperintahkan bangun.
Pak...
24 petugas damkar...
dari Kantor Damkar Jingshan...
Petugas Damkar dan Penyelamatan Guancheng...
melaporkan.
Misi selesai, Pak.
Permintaanmu.
Aku setuju.
Setuju apanya?
Untuk menundanya.
Saat kita makan siang tempo hari...
kau mengungkit pernikahan itu.
Kita tunda saja.
Anak-anak dan aku terjebak di atap saat itu.
Aku berusaha melindungi mereka.
Tapi aku tidak bisa.
Karena takut.
Baru setelah rekan-rekanmu tiba,
aku baru mulai memahamimu.
Kusadari betapa pentingnya pekerjaanmu bagimu.
Memang.
Meski...
dengan latihan keras...
dan sudah berhati-hati...
dan dengan segala cara,
api...
masih berhasil merenggut nyawa mereka.
Selama operasi penyelamatan...
apa pun bisa terjadi.
Tidak ada yang tahu apa yang akan kau hadapi.
Namun, kami sudah berjuang semampu-nya.
Kami sudah berupaya yang terbaik.
Berjanjilah...
mulai sekarang, kita akan menghadapi semuanya bersama-sama.
Aku akan selalu mendukungmu.
Untuk melanjutkan operasi...
kita harus membersihkan lokasi yang terkontaminasi, menyingkirkan bahaya susulan,
menyelidiki rangkaian akuntabilitas...
dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kau sudah bangun.
Apa Han Kai menyelamatkanku?
Di mana dia?
Dia menyelamatkanmu...
dengan mengorbankan nyawanya.
Nona Yee.
Hai.
Ini dari Han Kai untukmu.
Nn. Ye.
Aku...
sering memakai penutup wajah.
Mungkin kau tidak mengenaliku.
Aku...
Han Kai..
salah satu siswamu.
Juga aku sudah pikirkan...
meski aku sudah melepas penutup wajahku.
Mungkin kau tidak meningatku.
Sebenarnya...
Aku sudah pikirkan berkali-kali...
aku mau ajak kemana kau di kencan pertama kita.
Kita bisa pergi...
ke restoran...
atau bioskop....
atau apalah.
Tak pernah kubayangkan...
kalau kencan pertama kita akan berlangsung...
dalam suasana seperti ini.
Aku rasa kau tidak akan menyukai ini.
Ini kencan pertama kita,
dan juga...
kencan terakhir kita.
Mau tak mau aku merasa...
sedikit...
kecewa.
Sebagai seorang guru, kaulah...
yang terbaik dan paling berani yang pernah kulihat.
Karena itu...
saat kau...
menonton video ini, kuatkan dirimu.
Oke?
Aku sangat menyukaimu...
tapi sekali lagi...
meski itu orang lain.
Aku akan lakukan begitu juga.
Itu sudah tugasku.
Jangan salahkan dirimu.
Kumohon.
Kuatkan dirimu.
Oke?
Nona Ye.
Sudah lama aku...
mau bertanya padamu.
Pak tua, buka pintunya.
Buka.
Banyak yang mau menemuimu.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Zhao Yingqi.
Ayah.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Liu Zitao.
Ayah.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Fang Jun.
Ayah.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Ma Boru.
Ayah.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Wang Zhigang.
Ayah.
Selamat ulang tahun.
Aku anakmu...
Wang Guozhong.
Ayah.
Aku anakmu...
Zheng Fengxi.
Ayah.
Aku anakmu...
Su Hai.
Hormat gerak!
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
MAINKAN SEKARANG JUGA
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.