Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
♪Kecentilanku yang membuatmu kesal♪
♪Kau hanya dingin dan cuek♪
♪Sampai saat aku melihatmu luluh karena kelucuanku♪
♪Aku akan mempertimbangkan untuk meninggalkan tata surya ini♪
♪Alam semesta ini penuh dengan gravitasi♪
♪Tapi kau memiliki daya tarik yang mematikan untukku♪
♪Petualangan setengah alam semesta♪
♪Tidak cukup untuk menghentikanku♪
♪Aku sedih bagai seorang yang tidak bisa pulang rumah♪
♪Kau seperti sepercik sinar matahari hangat♪
♪yang senantiasa menyinariku♪
♪Melewati puluhan juta tahun cahaya♪
♪Agar bisa dicintai olehmu♪
♪Cintaku seperti satelit yang mengitari planet ini♪
♪Dan kau adalah asteroid berbahaya♪
♪namun menarik yang melintas♪
♪Melewati puluhan juta tahun cahaya♪
♪Hanya agar ditemukan olehmu♪
♪dan mengingatku selamanya♪
=Pacarku Alien S2=
=Episode 14=
(Nilai ujian, tidak lulus)
Apa yang perlu disedihkan?
Aku sudah tidak lulus tujuh kali.
Bukankah masih baik-baik saja?
Ini untukmu.
Ini namanya permen.
Ini benda dari bumi.
Makan satu saja, kau akan segera menjadi senang.
Cepatlah makan.
Apakah enak?
Senyummu sangat cantik.
Seleramu bagus.
Ayo kita menjadi teman.
Teman?
Teman juga adalah bahasa dari bumi.
Teman seperti kita tadi.
Saling berbagi makanan enak dan memuji dengan tulus.
Namun, yang terpenting adalah teman harus bergaul dengan tulus.
Tidak boleh menindas sesama dengan semena-semena.
Xiaoqi datang untuk menyelesaikan tugas.
Bukan ditindas olehmu.
(Klub Tinju Wubo)
Mengapa kau begitu emosian hari ini?
Tidak bermain lagi.
Bagaimana jika aku menemanimu berlatih?
Aku takut kau bosan berlatih sendirian.
Aku beri tahu kau.
Xiaoqi adalah gadis yang baik.
Kau tidak berhak melampiaskan emosi padanya.
Apa hubungannya masalah kami denganmu?
Masalah Xiaoqi adalah masalahku.
Aku peringatkan kau.
Jika kau berani menindas Xiaoqi lagi, aku akan menghabisimu.
Aku lihat kau tidak punya kemampuan ini.
Hubungan Presdir Fang dan Direktur Jiang bagus juga.
Mereka bahkan saling menggelitik.
- Jangan lihat lagi, ayo pergi. - Ayo.
Nona Chai.
Kau sungguh ingin mengundurkan diri?
Orang yang begitu baik akan meninggalkan kami.
Untukmu.
Awalnya aku mau menyimpan ini untuk dipakai sendiri.
Tidak disangka kau memakai duluan.
("Hari ke-33 Meninggalkan Presdir")
Kau jangan sampai menyerah.
Setelah pulang, kau harus berlatih keras.
Menaklukkan musuh dan bangkit kembali.
Toko teh susuku tidak jauh dari sini.
Kau memesan pesan antar sudah bisa bertemu denganku.
Seringlah berpesan, terima kasih.
Kalau begitu kelak aku memesan segelas sehari.
Nona Chai.
Apakah kau sungguh tidak ada harapan dengan Presdir Fang lagi?
Aku membantumu menjelaskan.
Presdir Fang.
Nona Chai sudah memberikan pengajuan pengunduran diri padaku.
Kau tidak kaget sama sekali?
Dia kali ini sangat gigih.
Uruslah serahterima pekerjaannya.
Presdir Fang, kau sungguh sangat tidak...
Tidak...
Kau sangat tenang menghadapi kepergian karyawan.
Hari ini ada jadwal apa?
Satu jam lagi akan ada rapat rutin.
Nanti sore ada rapat penelitian Departemen Parfum.
Oh, ya.
Nona Chen bilang mau mencarimu membahas iklan alat rias.
Aku tahu.
Pagi.
(Fang Leng, Presdir)
Kau sudah lelah bekerja, aku membawakanmu kopi.
Kau keluarlah dulu.
(Kantor Presdir)
Ini adalah proyek kerja sama The One.
Kelak kau yang melanjutkannya.
Baik.
Nona Chai.
Mengapa kau tidak panik sama sekali?
Namun, kau tenang saja.
Aku pasti membantumu memantau Presdir Fang di perusahaan.
Jangan sampai membiarkan dia merebutnya.
Mereka berdua sangat cocok, 'kan?
Dia...
Sudahlah, aku sudah menyerahterimakan pekerjaanku.
Aku juga sudah membereskan barangku.
Sampai jumpa di kesempatan lain.
Selamat tinggal.
Drama yang manis
mengapa berubah menjadi drama cinta segitiga?
Masuknya orang ketiga sangat mempengaruhi hubungan aktor dan aktris utama.
Apakah mereka akan kembali bersama atau berpisah?
Silakan dengarkan penjelasan selanjutnya.
Aku sudah berdiskusi dengan fotografer.
Lokasi yang dipilih adalah akuarium.
Ditambah dengan lipstik berkilau F Corp, hasilnya pasti sangat bagus.
Kita akan melakukan pemotretan untuk foto promosi pasangan sore ini.
Menurutmu bagaimana?
Fang Leng.
Fang Leng.
Boleh.
Kalau begitu sepakat.
Baik.
Kalau begitu kau lanjutkanlah pekerjaanmu.
Aku pergi dulu.
Terima kasih.
Semalam kau membiarkanku pulang sendiri.
Apakah kau hari ini tidak berencana mengantarku?
Baiklah, mengantar sampai sini saja.
Mengapa kau mengundurkan diri?
Bukannya kemarin masih baik-baik saja?
Dia sendiri yang memutuskan.
Asalkan berbakat, di mana pun pasti akan berjaya.
Kelak tidak peduli kau ke perusahaan mana pun, kau harus semangat.
Kami pergi dulu, selamat tinggal.
Manusia tidak boleh mengkhayal barang yang tidak pantas dengannya.
Meski kau terlalu lambat menyerah, tapi setidaknya kau sadar diri.
Ini tidak bisa sepenuhnya menyalahkanmu.
Bagaimanapun Fang Leng tidak akan inisiatif menolak orang.
Ini juga yang membuatmu berhalusinasi.
Kau ini mengapa tiba-tiba berubah kepribadian?
Aku peringatkan kau.
Kelak jangan biarkan aku melihatmu muncul di sisi Fang Leng.
Gadis sepertimu hanyalah hiburannya saat bosan.
Apa yang kau bicarakan?
Kau sungguh seperti...
Seperti itu...
Seperti apa, ya?
Kau tunggu sebentar, jangan bergerak.
Tunggu sebentar.
Kau adalah gadis munafik yang egois dan tidak tahu sopan santun.
Kau merasa seperti putri karena kau cantik.
Namun, sebenarnya isi hatimu lebih buruk dari pada ibu tiri Putri Salju.
Kurcaci saja cemas melihatmu.
Pangeran saja melarikan diri saat melihatmu.
Cermin ajaib melihatmu saja...
Benar, itulah dia.
Mengapa setelah datang ke bumi aku tidak pernah menang dalam perdebatan?
Trik di bumi terlalu dalam.
Aku sangat ingin pulang ke Cape Town.
Anakku.
Setelah sampai sekolah, kau belajarlah baik-baik.
Kau tenang saja, Ibu.
Demi masa depan F Corp, aku pasti tidak akan membiarkanmu kecewa.
Baiklah.
Sudah.
Ibu, aku pergi dulu.
- Selamat tinggal, baiklah. - Jangan sering makan pesan antar.
Akhirnya anak ini sudah dewasa.
- Bersulang. - Ayo merayakan.
Menyenangkan sekali.
Akhirnya aku sudah bebas.
Putarlah musik.
Xiao Bu.
Jika bukan karena kau mengirim surat penerimaan itu,
aku sekarang masih dikurung di rumah.
(Rising Star Cup Art Competition) Aku baru ini menemukan sebuah lomba.
Kau sekarang sudah bisa bersiap-siap.
Jangan buru-buru.
Otak seniman perlu relaksasi yang cukup.
Dengan begitu baru bisa terinspirasi.
Tidak boleh membuang waktu.
Kau sudah berapa lama tidak melukis? Tanganmu sudah kaku, 'kan?
Ayo.
Lukislah.
Melukislah.
Asisten Han.
Suruhlah Xiaoqi mencetaknya.
Presdir Fang.
Nona Chai sudah mengundurkan diri.
Kalau begitu kau saja.
Ramuan pertama terlalu kuat.
Dosis parfum bisa lebih akurat.
Xiaoqi.
Kau yang bertanggung jawab atas proyek ini.
Presdir Fang.
Nona Chai sudah mengundurkan diri.
Xiaoqi antarkan kopi untukku.
Presdir Fang, ini aku.
Presdir Fang.
Apakah kau merindukan Nona Chai?
Karyawan yang sudah mengundurkan diri bukankah teleponnya harusnya dimatikan?
Apakah kau tahu ini kelalaianmu?
Antarkan kopi untukku.
Kue stoberi.
(Toko Teh Susu Chai Chai)
Maaf, ini kue matcha yang kau pesan.
Kau sudah lama menunggu.
Salah mengantar, ya?
Benar, ini kue stoberi.
Maaf.
Kue cokelatmu akan segera datang.
Maaf.
Ada apa Xiaoqi?
Mengapa beberapa hari ini kau terlihat kebingungan?
Aku tidak apa-apa.
Aku mengantar Kola ke meja nomor tujuh dulu.
Meja nomor tujuh memesan es teh.
Kalau begitu ini adalah meja nomor tiga.
Bukan, meja nomor tiga memesan air lemon.
Tidak ada yang memesan Kola.
Apakah kau terlalu lelah?
Begini saja, aku memberimu waktu libur.
Kau pergilah merilekskan diri.
Tidak apa-apa, tidak perlu memberiku libur.
Tidak apa-apa.
Lagi pula dua hari ini tidak banyak pelanggan.
Aku bisa mengurusnya.
Xiaoqi.
Apakah nanti sore ada waktu?
Ayo kita pergi bersama.
(Tiket masuk) Ini pameran permen?
Ini bagus.
Aku ingin memperkenalkan toko teh susuku dengan bisnis permen.
Kau kebetulan bisa membantu Kakak Chai mempelajarinya.
Bagaimana?
Lagi pula, dia...
Maaf, siapa namamu?
Halo, aku Jiang Shiyi.
Oh, ya.
Tuan Muda ke-11 ini sengaja kemari untuk mencarimu, benar, 'kan?
Jika kau tidak pergi, dia akan sangat sedih.
Baiklah kalau begitu.
Ayo kita pergi.
Tunggu.
Berdandanlah lebih cantik kalau mau bermain ke luar.
Gantilah bajumu.
Harus mengganti baju?
Patuhlah, cepat ganti.
Kalau begitu kau tunggulah, aku mau mengganti baju.
Aku menunggumu.
Xiaoqi masih sangat sedih.
Benar.
Sejak mengundurkan diri, kondisinya semakin buruk.
Namun, tadi aku tidak menjodohkan kalian.
Hanya saja Presdir Fang terlalu keterlaluan dalam masalah ini.
Dia membuat Xiaoqi sangat sedih.
Aku sebagai penggemar mereka sudah tidak tahan lagi.
Aku hanya mau kau menemani Xiaoqi menghilangkan beban pikiran.
Kau tidak boleh memanfaatkan kesempatan.
(Pameran permen)
- Paman, ini tiketnya untukmu. - Mari.
Baik, silakan masuk.
Ini.
Halo.
Silakan masuk.
Bagaimana?
Jika satu permen tidak cukup, semua ini cukup, 'kan?
Sudah cukup.
Apakah semua ini boleh dibeli dan dibawa pulang?
Kau pikirkanlah mau yang mana.
- Setelah selesai, aku akan membelikanmu. - Sungguh?
Jangan bergerak.
Pemotretan?
Benar.
Kau sore ini harus pergi ke akuarium untuk foto iklan promosi dengan Nona Chen.
Kau sendiri yang menyetujuinya pagi ini.
Nona Chen bilang tim di sana sudah siap.
Hanya tinggal menunggumu.
Batalkan saja dulu.
Nanti sore masih ada rapat.
(Dokter Zhang; ada masalah besar, cepat lihat Moments WeChat)
(Dokter Zhang)
Presdir Fang.
Sebenarnya aku juga tidak menyukai Nona Chen.
Namun, bagaimanapun kita sudah menyetujuinya.
- Jika dibatalkan, akan tertunda. - Baik.
Aku boleh ikut pemotretan.
Namun, kau harus mengubah lokasinya menjadi pameran permen.
Ini tidak mungkin.
Tidak mungkin secepat itu.
Aku akan coba membahasnya.
Cepatlah.
(Pameran permen)
Kau lihatlah itu.
Permenku, kembalikanlah padaku.
Ini semua dibelikan Ayah untukku.
Kau tidak apa-apa, 'kan?
Aku tidak apa-apa.
Aku sungguh tidak apa-apa.
Maaf.
Tempat ini sementara dipakai oleh kami.
Kalian datanglah di lain hari.
Kebetulan sekali Presdir Fang.
Tidak disangka kau ada waktu luang melihat pameran saat hari kerja.
Direktur Jiang bercanda.
Kami datang untuk bekerja.
Kalau kalian?
Kami punya rencana sendiri.
Kau tidak perlu khawatir.
Ayo kita pergi.
Ayo kita cepat mulai.
Kalian berdua, tunggu.
Apakah kalian bersedia menjadi model kami?
Menurutku jika hanya memotret satu grup pasangan terlihat membosankan,
kalian terlihat sangat fotogenik.
Lagi pula kalian mengenal Presdir Fang dan yang lainnya.
Lebih baik memotret bersama.
Ini tidak pantaslah.
Menurutku boleh saja.
Dua perusahaan kami memang rekan kerja sama.
Direktur Jiang harusnya tidak keberatan membantu hal ini, 'kan?
Xiaoqi.
Apakah kau bersedia?
Tidak mau, ayo.
Benar juga.
Kekompakan tidak bisa dibangun dalam waktu singkat.
Jika terlalu dipaksakan, kita juga tidak perlu membuang waktu.
Ayo.
Siapa bilang tidak ada kekompakan?
Kami sangat kompak.
Ayo lakukan pemotretan.
Ayo lihat kemari.
Baik.
Sekali lagi.
Bagus sekali.
Ekspresi kalian harus lebih alami.
Baik, sekali lagi.
Xiaoqi, ekspresimu harus lebih alami.
Lihat kemari.
Baik.
Bukalah matamu.
Xiaoqi, kau harus terlihat lebih senang.
- Senang? - Kau harus memikirkan
hal yang membuatmu senang, bisa tidak?
Hal yang menggembirakan?
Tidak apa-apa, kau hanya orang biasa.
Berdiri dengan artis profesional sepertiku pasti menyulitkanmu.
Saat pemotretan perlu memperhatikan tiga hal.
Citra, aura dan bentuk tubuh.
Kau bisa memenuhi kekurangan citra dan auramu melalui gaya.
Kekurangan apa? Apa yang kau bicarakan?
Ayo belajarlah denganku.
Aku...
Baiklah.
Ini lumayan.
Benar.
Rilekslah sedikit.
Miring sedikit lagi.
Bukan begitu, sekali lagi.
Maaf.
Aku lupa gaya ini bergantung pada bentuk tubuh.
Ini tidak terlalu cocok denganmu.
Tidak masalah kalau tidak cocok.
Tidak perlu diajar, aku bisa sendiri.
Maaf.
Xiaoqi.
Ekspresi tadi sangat bagus dan manis.
Lebih manis lagi, ayo.
Benar, Nona Chai.
Senyuman ini sangat menular.
Benar.
- Senyuman tadi... - Benar, pertahankan ekspresi ini.
Begini, ya?
Sangat bagus.
Benar.
Sekali lagi.
Sangat bagus.
Pertahankan, ya.
Sangat bagus.
Semakin lama semakin bagus.
Baiklah.
- Yang ini sangat bagus. - Lumayan.
Semuanya sangat bagus.
Baik, sudah ada.
Kalian sudah bekerja keras.
Tukarlah baju.
Pergilah.
Boleh.
Foto promosi pria harus menggunakan gaya yang bertolak belakang.
Menggunakan kegagahan kita untuk menciptakan kelembutan riasan ini.
Boleh.
Sebenarnya menurutku, Presdir Fang, kau boleh membuka kancingmu.
Ayo, suara musiknya lebih besar lagi.
Bagus.
Sangat bagus.
Sangat bagus.
Sekali lagi.
Baik, ganti gaya.
Sekali lagi.
Sangat bagus.
Mengapa aura persaingan mereka sangat kuat?
Menurutmu siapa yang tampan di antara mereka?
Pertahankan.
Tentunya Presdir Fang.
Apa yang tidak pernah kulihat?
Baik, turunkan dagunya.
Sangat bagus.
Asisten Han.
Candy.
Sangat bagus.
Kalian boleh kembangkan gaya sendiri.
Baik, sekali lagi.
Mudah.
Asisten Han.
Lihat kemari.
Baik, sangat bagus.
Pertahankan.
Tubuhnya terlalu bagus.
Sudah.
Berhenti, jangan membuka lagi.
Sudah ada.
Aku sungguh bisa membuka satu kancing lagi.
Aku juga boleh.
Sudah ada.
Kau yakin?
Sungguh sudah bisa.
Jika dibuka lagi, tidak bisa ditayangkan.
Baik.
Baik, kalian istirahatlah.
Siap-siap untuk pemotretan pasangan.
Pelan-pelan Xiaoqi.
Aku tidak sengaja.
Maaf.
Mari, Fang Leng.
Presdir Fang, kau sudah bekerja keras hari ini.
- Mari. - Terima kasih.
Menurutku penampilanmu hari ini
- sangat menawan. - Aku mau minum.
Sangat bagus.
Aku ambil sebotol lagi.
Mari, biar aku lap.
Bagus sekali.
Kau hari ini sangat cantik.
Kau juga.
Baik.
Lebih dekat sedikit.
Ayo, lihat pasangannya.
Sangat bagus.
Ayo.
Lihat kemari.
Sangat bagus.
Sekali lagi.
Baik, lumayan.
Xiaoqi.
Kau boleh mengangkat satu kaki agar terlihat lebih ceria.
Mengangkat kaki?
Apakah begini?
Sudah ada.
Aku mau postur pasangan yang seperti ini.
Begini saja.
Kalian gantilah pasangan.
Presdir Fang satu tim dengan Xiaoqi.
Kalian berdua satu tim, bagaimana?
Kami tidak ada masalah, mengapa harus ganti pasangan?
Pasangan yang awal sudah bagus, tidak mau.
Koordinasiku dengan Presdir Fang sangat bagus.
Mengapa diganti begitu saja?
Benar, mengapa harus diganti?
Benar.
Namun, menurutku kau mau menampilkan hasil terbaik, 'kan?
Ada apa? Kau takut?
Takut apa?
Jika tidak takut, ayo foto.
- Ayo. - Ayo.
Kau takut.
Aku takut denganmu?
- Ayo. - Ayo.
- Ayo. - Ayo, foto.
Kalau begitu memotret tim kalian dulu.
Kalian berdua istirahatlah dulu.
Baik, mulai.
Aku sangat menantikan tim ini.
Lebih dekat sedikit.
Lebih dekat sedikit.
Benar.
Mengapa begitu jauh dariku?
- Merasa bersalah? - Ekspresi jangan terlalu kaku.
Aku tidak melakukan kesalahan padamu.
- Untuk apa merasa bersalah? - Ayo, rilekslah.
Sangat bagus.
Benar juga.
Sebenarnya aku lebih ingin berterima kasih padamu.
Sejak kau meninggalkan perusahaan,
seluruh efesiensi bekerja meningkat 25 persen.
Kau...
Perhatikan ekspresi.
Rileks sedikit.
Kau meninggalkan perusahaan tanpa mengucapkan satu kata pun.
Apakah kau sudah menyerahkan pekerjaan pada Asisten Han?
Kau jangan memfitnahku.
Semua pekerjaan sudah aku serah terimakan pada Asisten Han.
Tidak ada yang tertinggal.
Lalu, aku?
Benar, sangat bagus.
Biasanya kau mengantarkanku kopi dan memperbaiki dokumen.
Saat kau pergi, apakah ada menyerahterimakannya padaku?
Kau jangan memfitnahku.
Kau sendiri yang bilang aku menyebalkan.
Saat aku pergi, kau seharusnya senang.
Itu perkataanku saat emosi.
Mari, lihat kamera.
Sangat bagus.
Kepalanya bersandar sedikit.
Sangat bagus.
Benar.
Sekali lagi.
Sangat bagus.
Ayo, lebih romantis lagi.
Direktur Jiang hanya diam saja melihat pasanganmu
begitu romantis dengan orang lain.
Kau sungguh berhati besar.
Bukankah Nona Chen juga?
Terlalu lama berdiam di rumah, jadi, tidak ada inspirasi sama sekali.
Terima kasih.
Tema tahun ini adalah debaran hati.
Kau pikirkanlah baik-baik apa yang bisa membuat hatimu berdebar-debar.
Debaran hati.
Debaran hati?
Aku sepertinya tahu apa yang bisa membuat hatiku berdebar-debar.
Apa?
Namun, jika aku mengatakannya, apakah sedikit lancang?
Tidak akan.
(Peringatan, suhu sistem meningkat) Katakanlah yang mau kau bilang.
Kalau begitu aku akan mengatakan.
Piala juara pertama.
Dipikirkan saja aku sangat senang.
(Suhu sistem normal)
Piala juara pertama.
Mengapa suhuku bisa tiba-tiba meningkat tadi?
Saat mendengar piala juara pertama,
Semangat!
suhunya malah tiba-tiba menurun.
(Ibu)
Gawat.
Ibuku.
Aku bilang pada ibuku, setelah selesai sekolah akan pulang rumah.
Sudah semalam ini.
Tenang saja.
Aku akan membawamu lewat jalan pintas, lima menit saja sudah sampai.
Kau memang bisa diandalkan.
Aku peringatkan kau.
Kelak tidak boleh memegang kepalaku.
Ayo.
Tidak boleh memegang kepala, tapi bergandengan tangan.
Apakah ini masuk akal?
Bukan urusanmu, intinya tidak boleh memegang kepalaku.
Selesai.
- Sudah selesai. - Terima kasih.
- Kau sudah bekerja keras. - Kau sudah bekerja keras.
Kevin, kemarilah.
- Shiyi. - Nanti mau ke mana?
Ambillah ini.
Mau makan makanan enak?
- Gantilah bajumu. - Baik, aku akan menggantinya.
Tunggulah aku.
Nanti pilihlah fotonya.
Kalau begitu aku pulang dulu.
- Baik. - Baik, kau sudah bekerja keras.
- Hati-hati, aku pergi dulu. - Kalau begitu kami duluan.
Apakah kau sudah memesan mobil?
(Pameran permen)
Aku terpaksa mengatakan,
kau bisa mengambil kesempatan dan menghancurkan pemotretanku hari ini,
memanglah hebat.
Kau memang musuh cinta yang pantas dilawan dengan sungguh-sungguh.
Namun, aku tidak mau menghabiskan terlalu banyak waktu pada dirimu.
Jika kau bersedia inisiatif menyerah dari Fang Leng,
ada banyak orang kaya di sekitarku yang bisa aku kenalkan padamu.
Tidak akan kurang dari Fang Leng.
Bagus sekali, kau simpanlah untuk dirimu.
Aku mohon padamu untuk melihat fakta dengan jelas.
Fang Leng pasti akan memilih orang yang bisa membantunya.
Bukan gadis biasa pengantar makanan sepertimu.
Lagi pula, dari latar belakang keluarga sampai penampilan,
apa yang bisa kau bandingkan denganku?
Kau tunggu sebentar.
Kau...
Kau setelah bicara sebentar, langsung pergi.
Apakah kau merasa bersalah atau memang sudah direncanakan?
Sungguh sangat aneh.
Kau itu...
Tidak boleh berkata kotor.
Atas dasar apa kau meremehkan pekerja?
Tidak sepertimu menghasilkan uang mengandalkan
kedipan mata dan air mata palsu.
Memang mengapa jika aku mengandalkan diriku mencari uang?
Atas dasar apa kau meremehkan pekerja?
Siapa yang kau bilang mengandalkan kedipan mata?
Bukankah di ruangan ini hanya ada kita?
Menurutmu, siapa yang aku bicarakan?
Lagi pula, bisakah kau tidak terus membawa keluarga saat bicara?
Tanpa perlindungan keluargamu, siapa yang akan memedulikan dan mengenalmu?
Jika kau dibuang ke kelompok orang itu, tidak akan ada orang yang melihatmu.
Sungguh tidak bernilai sama sekali.
- Aku... - Kau mau bilang dirimu cantik, 'kan?
Apa gunanya cantik?
Banyak orang cantik yang tidak menghormati orang sepertimu.
Lagi pula, bedakmu sepertinya sudah berantakan.
Harusnya aku tidak salah bicara.
Xiaoqi.
Ayo pergi.
Kau tunggulah.
Ada apa?
Presdir Fang perhatian sekali.
Kalau begitu jagalah pacar cantik yang layak untukmu ini.
Ayo pergi.
Aku tidak hati-hati hingga terkilir, sangat sakit.
Kau baik-baik saja, 'kan?
Bisakah kau mengantarku ke rumah sakit?
Nona Chen.
Aktingmu berlebihan.
Siapa bilang tidak ada kekompakan?
Kami sangat kompak.
Ayo lakukan pemotretan.
Kau berusaha begitu keras, harusnya sangat lelah, 'kan?
Aku hanya mau minta maaf.
Sudah minta maaf berkali-kali, apakah kau tidak puas sekali pun?
♪Meskipun waktu berputar kembali dan kisah kita terulang lagi♪
♪Aku tidak akan melupakan kelembutan yang terpendam di dalam matamu♪
♪Rupanya aku hanya membutuhkan waktu singkat untuk jatuh cinta padamu♪
♪Namun, aku memerlukan waktu seumur hidup untuk melupakanmu♪
♪Setiap kali kau ada di dekatku♪
♪Mengapa aku selalu merasa asing dan juga familier?♪
♪Kenangan tersembunyi mendadak terpicu♪
♪Cuplikan kilat kenangan itu membangkitkan debaran hatiku♪
♪Aku sungguh takut akan melupakan♪
♪Bahwa kaulah alasanku untuk mengikuti dan mempertahankan kegigihan hatiku♪
♪Kau hanya perlu menggenggamku dengan erat♪
♪Agar aku berani berjuang meskipun harus melawan badai♪
♪Meskipun waktu berputar kembali dan kisah kita terulang lagi♪
♪Aku tidak akan melupakan kelembutan yang terpendam di dalam matamu♪
♪Rupanya aku hanya membutuhkan waktu singkat untuk jatuh cinta padamu♪
♪Namun, aku memerlukan waktu seumur hidup untuk melupakanmu♪
♪Aku akan selalu ingat untuk menjaga ketulusan ini♪
♪Karena hanya itulah hal yang paling ingin kumiliki♪
♪Meskipun waktu berputar kembali dan kisah kita terulang lagi♪
♪Aku tidak akan melupakan kelembutan yang terpendam di dalam matamu♪
♪Rupanya aku hanya membutuhkan waktu singkat untuk jatuh cinta padamu♪
♪Namun, aku memerlukan waktu seumur hidup untuk melupakanmu♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.