All language subtitles for Organ Trail 2023 1080p AMZN WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM

Ayo Kunjungi Sekarang Juga! LXWHITELABEL.COM

Tobias!

Tobias!

Tak apa.

Begitu.

Kau tak apa.

Tobias!

Tobias!

Tobias.

Ini, tahan!

Ya, pak!

Mana adikmu?

Dia mengambil air sebisanya dari sumur.

Kita bisa menyaring air minum dari salju.

Pergi jemput dia.

Buang-buang waktu.

Ya, pak.

Kita harus pergi.

Masih terlalu dini untuk badai seperti ini.

Kita sudah bertahan semampunya.

Kita harus turun dari gunung ini atau kita akan kelaparan.

Membeku atau kelaparan? Sepertinya Tuhan sudah meninggalkan kita.

Tuhan sedang menguji kita.

Dan anak-anak?

Tuhan berubah jadi iblis jika menguji yang tak berdaya.

Diam, Bu!

Kita bisa melawan badai.

Kita akan aman di lembah.

Kita harusnya tak pernah datang ke sini.

Abigale!

Abigale!

Abigale!

Kau sangat tahu tak boleh menjelajah di luar jalur di malam hari.

Aku cuma mau...

Salju terbuat dari apa?

Air.

Kau jangan berkeliaran jauh

tanpa Ayah atau Tobias.

- Paham? - Ya, Bu.

Selesaikan menyimpan gerobak

agar kita bisa tinggalkan tempat mengerikan ini.

Yakinlah pada ayahmu.

Dia akan mengeluarkan kita dari gunung.

Yakinlah.

Yakinlah.

Kita harus yakin bahwa penderitaan kita ada alasannya

dan karena kasih karunia Tuhan kita akan dibebaskan.

Berbahagialah orang yang menanggung cobaan ini.

Karena sudah bertahan dalam ujian,

dia akan menerima mahkota kehidupan,

yang sudah di janjikan Tuhan pada mereka

yang bertahan dalam cinta.

Dan kau akan lewati sungai,

tapi air tak akan membasuhmu.

Kau akan berjalan lewati api, tapi kau tak akan terbakar.

Tidak, nyala api tidak akan membakarmu,

karena selalu saat kau berjalan, aku bersamamu."

Anggap saja itu kebahagiaan murni, persaudaraan,

saat kau menghadapi berbagai cobaan,

untuk cobaan yang menghasilkan kesabaran dan kasih sayang.

Biarkan kesabaran dan kasih sayang bekerja dengan sempurna,

agar kau menjadi sempurna dan utuh,

tak kekurangan apa-apa.

- Subtitle by RhainDesign -

Kita keluar dari bawah badai.

Kenapa kita berhenti?

Ini bukan kuda musim semi.

Kudanya akan jatuh karena kelelahan, kita memaksanya terlalu keras.

Ini tempat yang bagus untuk berkemah.

Tobias.

Kau pandu ke depan.

Pastikan tak ada tempat yang lebih baik untuk mendirikan kemah.

Jika kau tak keberatan.

Tidak.

Abigale.

Tetap di sini, kumpulkan salju untuk air.

Keberatan dengan pekerjaanmu, gadis.

Tak perlu menghukum kesialan.

Sisa berapa?

Cuma butuh satu.

Baik.

Bisa aku yang isi pelurunya?

Itu dia.

Ya.

Padatkan. Perlahan-lahan.

Kita tak bisa ambil risiko itu jadi macet.

Mudah.

Bagus.

Bagus.

Bisa aku ikut?

Tempatmu di sini, sayang.

Kami tak akan lama.

Brengsek!

Kenapa kau cuma berdiri?

- Kejar sementara aku isi peluru. - Siap, pak.

Kau mengkin mengenainya!

Tenang, Nak.

Mereka mungkin masih ada di sini.

Kami tak mau menyakitimu!

Nona.

Nona, kami di pihakmu.

Nona, itu tak aman. Kau harus diam.

Diam.

Tobias.

Ya.

Lepaskan panahnya.

Apa? Tidak.

Tidak!

Kulihat beberapa lumut. Beberapa pohon saat kita kesini.

Kumpulkan sebanyak yang kau bisa.

- Pergi. - Siap, pak.

Ambil dua ranting kecil. Cepat.

Siap.

Baiklah.

Hei. Jangan begitu.

Tetap terjaga.

Siapa namamu?

Siapa namamu?

Cassidy.

Aku Abraham.

Tahu apa yang terjadi?

Punya keluarga di tempat lain?

Kau boleh bergabung dengan keluargaku.

Kami akan membawa...

Kami akan membawamu ke tempat aman.

- Ini. - Lepaskan kulit kayunya.

Siap, pak.

Apa yang kau lakukan?

- Apa yang kau lakukan? - Tak ada apa-apa untuk menjahit tanganmu.

Baiklah.

Pegang kuat-kuat. Ambil napas.

Ambil napas dalam-dalam.

Ambil napas dalam-dalam.

Tobias.

Sudah siap.

Lumutnya.

Ambil dua ranting dan letakkan di kedua sisi lengannya.

Siap, pak.

Taruh di mantelnya.

Tahan. Pegang itu.

- Pegang, tapi erat-erat. - Ya, pak.

Oke.

Bersiaplah, Cassidy. Ini akan menyakitkan.

Di mana kau belajar melakukan itu?

Aku seorang medis selama perang.

Kami harus bekerja dengan apa pun yang kami punya.

Ayo bereskan pekerjaan.

Oke.

Ambil jarum dan benang, Ibu.

- Ibu! - Cepat!

Astaga. Ada apa?

Bersihkan kursi itu.

Ada apa dengannya?

Dia...

Pestanya...

Tobias menemukan perkemahannya. Beruntung dia masih hidup.

Ibu, mana benangnya?

- Aku... - Ibu.

- Akan kuambil. - Kami tak bisa meninggalkan dia.

Tidak, tentu saja tidak.

Menurutku dia tidak terinfeksi. Belum, setidaknya.

Kita akan tahu besok pagi.

Tobias, selesaikan perburuannya.

Siap, pak.

Kau kerja bagus hari ini.

- Kau siap? - Kupegang.

Kupegang.

Tak apa, Nona.

Kau aman. Ayah akan menjagamu dengan baik, janji.

Begitu.

Begitu.

Baiklah.

Aku memegangnya.

Begitu.

- Tahan. - Aku memegangnya.

Tahan itu. Aku mendapatkanmu. Aku mendapatkanmu.

Baiklah.

Baiklah.

Itu dia, sayang.

Itu dia, sayang. Kau tak apa?

Kau tak apa? Ya?

Ya.

Baiklah.

Oke.

Bertahanlah.

Bertahanlah, sayang.

Sedikit lagi.

Bertahanlah.

Itu dia.

Abigale, bantu dia ke kereta.

Kau aman bersama kami.

Tak satu pun dari kita aman.

Kita harus pergi sebelum fajar.

Siapa pun yang menyerangnya mungkin masih dekat.

Kau bisa membawa mereka langsung ke kita.

Tak ada seorang pun di sekitar yang kulihat.

Kami tak bisa meninggalkannya begitu saja di sana.

Hampir tak cukup makanan untuk kita makan,

apalagi di luar jalur.

Cuma ini yang kau temukan?

Itu berarti, Abraham.

Kita pasti kehilangan amunisi di kamp tadi.

Bagaimana kau meangkap ini?

Aku buat jerat. Seperti yang kau ajarkan.

Aku akan mengasinkannya semalaman.

- Butuh bantuan? - Tidak, ini cuma sebentar.

Istirahatlah.

Kau sudah bekerja terlalu banyak banyak hari ini.

Aku akan urus pria itu. Kau urus wanita itu.

Hai.

Jangan menyentuhnya.

Jangan sentuh dia.

Sayang, aku merindukanmu.

♪ Bagaimana memutar kaca ♪

♪ Karena sayangnya kau bosan Katakan pada dirimu sendiri ♪

♪ Bagaimana berdiri di sekitar kaca ♪

♪ Biarkan kegembiraan dan anggur Berlimpah ♪

♪ Suara terompet... ♪

Brody! Diamlah!

Menurutmu nyanyianku tak merdu?

Sudah kubilang aku punya suara malaikat.

Siapa bajingan yang memberitahumu itu?

Cukup lucu, itu ibumu.

Dia memberitahuku saat aku menidurinya.

Menurutmu itu lucu, Felix?

Tidak. Menurutku tidak.

- Menurutmu itu lucu, Nak? - Tidak.

Menurutnya itu sangat lucu.

Persetan kalian semua.

Rhys, tak ada alasan kau marah.

Jika ada, akulah yang harusnya marah.

Ya? Kenapa begitu, Logan?

Karena kukira cuma aku yang meniduri ibumu.

Tuan-tuan, cukup. Kita sudah kelewatan.

Maaf, Rhys.

Dan karena kau baru di sini,

Aku mau memberimu lagu ini.

Brody!

♪ Terompet berbunyi ♪

♪ Tugas sudah selsai, anak-anakku ♪

♪ Untuk melawan, membunuh, atau melukai ♪

Ayo menguliti kelinci.

Dari semua pekerjaan tak ada permainan membuat Jack jadi anak yang membosankan!

Menurutmu yang mana? Kiri atau kanan?

Di tangan ini, 1864 Château Lafite.

Anggur dominan, Cabernet Sauvignon.

Barang antik, pastinya.

dengan ciri khas peringatan asap, tar dupa dan kulit pelana.

Thomas Jefferson sendiri tak pernah meminumnya.

- Brody? - Sial!

Selanjutnya.

Di tangan yang ini, Saint-Émilion yang lebih baru,

Merlot.

Aroma blackberry, rempah-rempah, vanilla dan selai.

Kedua botol dibebaskan dari penindas mereka!

Dalam perjalanan melintasi wilayah kita!

Ke kota San Francisco yang maju sangat pesat.

Felix?

Ini sangat enak. Terima kasih.

Ini, temanku. Ambil keduanya.

Masing-masing bernilai sekitar $40.

Nikmatilah.

Entah kenapa kita merayakannya.

Ada yang enak?

Sial dan masih banyak lagi. Hai! Singkirkan tanganmu.

Kita mungkin bisa berikan sesuatu untuk kudanya.

- Dia lebih berharga sebagai sahabat. - Ya.

Cuman ada satu hal di kamp ini yang berharga,

dan itu punya Logan.

Astaga, senang kau kembali.

Baiknya menjadi hangat.

Mereka orang-orang baik.

Cuma mau mengeluarkanku dari kesengsaraan.

Itu yang kau mau?

Kau tahu itu tidak benar.

Setelah yang terakhir kali, siapa yang menduga apa yang kuketahui tentangmu.

Tapi mereka...

Biar kuperbaiki untukmu.

Jika kau tak mencoba kabur, kami tak perlu melakukannya untukmu.

Jika kau mencoba dan berusaha lagi...

itu akan jauh lebih buruk.

Ya.

Kau tak membawaku jauh-jauh ke sini hanya untuk menembakku.

Aku tak mau menyia-nyiakan peluru untukmu.

Hai.

Biarkan dia bebas.

Kau seusianya saat kau mulai.

Kau bisa ajarkan aturan kami di sekitar sini.

Atau aku bisa menyingkirkan kalian berdua dari kesengsaraan.

Baik!

Hai.

Jangan sakiti dia.

Sarungkan senjataku.

Jangan jatuhkan itu.

Jika Logan menangkapmu, dia akan membunuh kita berdua.

Kau membawaku ke sini. Tolong aku.

Orang-orang di luar sana lebih buruk.

Ikuti saja mereka, kau akan baik-baik saja.

Mereka mau apa? Mau jadikan aku pelacur?

Tidak, tidak seperti itu.

Lalu apa?

Menahan orang di jalan, membawaku masuk.

Ternyata kau.

Kau tak paham apa yang kau maksud...

- Keluargaku mati karenamu! - Aku tak pernah membunuh siapa pun.

- Sialan kau! - Aku menyelamatkan hidupmu.

Kuharap kau membunuhku!

Kau tidak bermaksud begitu.

Jangan ganggu aku.

Jangan ganggu aku! Pergi!

Di mana kau dapatkan itu?

Kutemukan.

Kau curi, lebih tepatnya.

Kita pencuri. Terlatih.

Kenapa kau tak pakai sarung tangan?

- Itu tidak sakit? - Tidak.

Kenapa tidak?

Baiklah.

Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan, bung?

Perhatikan ini.

Hentikan itu!

Hentikan!

Hentikan itu, bung.

Hentikan! Kau benar-benar gila!

Aku tak merasakan apa-apa.

Aku terbiasa seperti itu selama hidupku.

Dokter tak mendapat penjelasan untuk itu.

Aku tak merasakan apa-apa.

Yang kukerjakan di sini, kupelajari di rumah kerja.

Aku bekerja. Kau cuma duduk santai.

Aku berguna dalam banyak hal.

Ya, mabuk miras itu tak berguna.

- Sialan kau. - Tak masalah.

Aku menunggu Logan, kalau begitu.

Kenapa kau tak membuat dirimu berguna, beri tahu dia.

Bukan kau.

Hei, aku bicara padamu, Brody.

Sekarang.

Pakai celanamu.

Aku masuk.

Kalian semua baik?

Brengsek.

Kalian semua baik.

Aku berharap kalian sementara pesta seks atau semacamnya.

Kau menyebutnya apa?

- Seks bertiga? - Seks bertiga!

Suatu hari nanti, mungkin.

Ya, semoga beruntung.

Tolong ketuk pintung sebelum masuk.

Kau mengurus kandang?

Ya, Pak, memang.

Kuda-kuda sudah siap.

Kapan pun kau mau.

Sebentar lagi.

Baiklah. Ada badai datang di atas punggung bukit.

Aku akan menyiapkan, bersiaplah.

Siapkan gadis itu. Dia akan ikut dengan kita.

Dia belum siap.

Dia akan belajar. Kau yang ajarkan.

Taruh dia di jalan, dia akan kabur.

Dia tak bisa kabur lebih cepat dari peluru.

Lepaskan aku!

- Turunkan aku! - Bajingan!

Lepaskan aku!

Hentikan!

Lepaskan aku!

- Lepaskan dan biarkan aku pergi! - Jalang!

Kau lihat ini? Kau harus menahan diri, Nona.

Aku akan memotong ikatanmu...

Menurutku kita akan tetap biarkan dia terikat

Ada urusan yang harus kita tangani.

Paham?

Ini sehari lagi, setidaknya.

Aku tak suka tampilannya.

Kita perlu menghindari badai.

Apa yang kau pikirkan?

- Kau yakin? - Tentu.

Persimpangan jalan di sebelah pohon pinus. Lihat?

Kita bisa menaruh gadis-gadis di sana dan menunggu lebih jauh ke bawah.

Haruskah kita berkeliling dulu?

- Itu terlalu lama. - Siap-siap.

Kuda-kuda tak akan suka melintasi es ini.

Kau mau kemana?

Astaga.

- Astaga. - Kau mau lari kemana?

Tak adakah yang bisa buat wanita jalang ini menyerah?

Brengsek! Aku sudah muak denganmu seharian ini!

Sekarang tenang, atau entah apa yang harus kulakukan!

Hei, ambil talinya!

Tidak!

Ambil talinya!

Ambil talinya! Ambil!

Di mana dia?

Itu sungai.

Arus membawanya ke mana saja di hilir.

Hilir kearah sana.

Aku tak peduli jika kau membawanya kembali jadi mayat.

Pelacur itu sebaiknya diikat ke bokong kudamu

saat badai reda

atau di tempat terakhir kau kutinggalkan

akan seperti pertunjukkan siang di Panto!

Ayahku dapat ini di ketentaraan.

Kuambil saat dia meninggal.

Feliks, tidak.

Kau bisa kembalikan setelah selesai.

Kau akan baik-baik saja.

Ayo, bocah romantis. Naik ke kudamu.

Kau membaca Shakespeare?

Apa itu Shakespeare?

Ayo pergi.

Ya.

Ini dia.

Astaga!

Jangan bergerak! Lengan bajumu akan beku jadi es.

Ada api di sana. Itu bisa menghangatkanmu.

Kita harus pergi sekarang.

- Segera setelah kau cukup hangat. - Tolong sekarang!

Kau kabur dari siapa?

Iblis.

Ayo.

Apa yang terjadi?

Jatuh menembus es tipis, kurasa.

Astaga. Aku akan persiapkan mandi untuknya.

Kau bisa hangat dalam sekejap.

Siapa namamu?

Abigale.

Nora.

Suamiku Erik.

Ada keluarga yang bisa kami...

Mereka semua mati.

Kau bisa tinggal bersama kami selama yang kau butuhkan.

Dia ketakutan. Itu sudah pasti.

Dari mana asalnya?

Tak mungkin jauh.

Tapi aku tak melihat ada asap, jadi sulit mengatakannya.

Dia bilang bagaimana keluarganya mati?

Tidak.

Kita apakan dia?

Terima dia.

Tuhan mengirimmu untuk menjadi penyelamatnya.

Bagaimana jika iblis mengirimnya untuk jadi kematian kita?

Jangan bodoh.

Kau tak melihat sorot matanya, Nora.

Bagaimana dengan darah yang kau cuci dari rambutnya?

Arus menghanyutkan sebagian besar dari tubuhnya.

Kau temukan luka?

Hanya beberapa benjolan dan memar.

Dia bisa tinggal bersama kita sementara, tapi kurasa lebih baik

jika kita cari orang yang mengenal keluarganya.

- Kau benar. - Ya, baiklah.

Aku tak mau ambil resiko.

Kau mau tinggal lebih lama?

Aku bisa panaskan air lagi.

Aku tak mau jadi beban.

Aku tak akan menawarkan jika tak nyaman.

Kau hamil?

Mungkin sedikit.

- Aku tidak... - Erik dan aku

senang kau di sini aman bersama kami.

Dia pergi terlalu lama. Dia tak akan kembali.

Kau tidak tahu itu.

Kau cukup baik mengorbankan senjatamu.

Setidaknya sekarang, mungkin ada gunanya.

Sudah banyak dipakai menembak.

Oleh siapa? Ayahmu?

Persetan. Kau memangnya punya ayah?

Tidak.

Kau mungkin melemparnya ke sungai.

Kau tidak akan pernah melihatnya lagi.

Seharusnya Logan menggorok lehernya terakhir kali dia mencoba kabur.

Atau kau sudah lupa bagian itu?

Bahkan senjata jelek punyamu layak untuk dipakai orang.

Ini enak.

Maaf.

Bocah pintar.

Kau ingat aku, kan?

Bajingan.

Nora!

Sudah kubilang, Nora!

- ... membawa gadis itu pulang. - Dia pergi?

Bukankah kubilang ada yang aneh dengan gadis itu?

Tapi dia tak bisa pergi jauh, tidak dalam kondisinya.

Dia mengambil Orion.

Kau jangan mengejarnya.

- Kita butuh kuda itu, Nora. - Tidak, aku membutuhkanmu.

Ini. Semua ini, keajaiban kita.

Kita sudah bekerja keras untuk tidak melihatnya bersama.

Aku tak akan menyebutnya "bekerja," sekarang.

Kau tahu maksudku.

Kemarilah.

Jika aku tak menemukannya dalam beberapa jam, aku akan kembali.

- Janji. - Aku janji.

Lakukan yang seharusnya, tapi jangan coba-coba tinggalkan kami.

Tentu.

Kuharap kau akan kembali.

Hei, aku tak akan menyakitimu.

Lihat aku.

Tak bisa menyakitimu jika aku mau.

Di mana keluargaku?

Kau apakan mereka?

Aku takut kau mati.

Kemari...

Ayo hangatkan dirimu di dekat api.

Silahkan?

Kenapa kau lakukan semua ini?

Kenapa kau di sini?

Mereka mengirimku untuk mencarimu.

Membawamu kembali.

Tapi aku tak mau.

Aku tak akan pernah kembali.

Dan...

Entah kenapa aku mau melakukannya.

Aku mencoba kabur,

tapi kemudian mereka melakukan ini pada tanganku, dan...

Entah harus berbuat apa lagi.

Tapi itu tak masalah, karena...

Akulah penyebab penderitaanmu.

Terlalu banyak penderitaan.

Aku tak mau jadi penyebab lagi.

Kau akan merusak tanganmu jika tak membiarkannya sembuh.

Tanganku sudah hancur.

Di mana kau temukan kuda itu?

Seorang peternak menarikku dari air.

- Jadi, kau mencurinya? - Pinjam.

Aku berniat mengembalikannya begitu kudapatkan Fable kembali.

Yang benar saja.

Kau mau kembali ke mereka demi kuda?

Cuma dia keluargaku yang tersisa.

Itu bunuh diri.

Bagaimanapun, aku akan mati dengan keluargaku.

Kita bisa kembali setelah salju cair, jika mau.

Kubur mereka dengan benar.

Kau mau melakukan itu?

Jika boleh.

Jalang sialan!

Mencuri mata panah. Sudah kuduga itu.

Apa maksudmu?

- Kubuat penyimpanan sebelum kita pergi. - Sekarang itu sudah hilang.

Kenapa dia mencuri banyak mata panah bekas?

Karena itu bukti terbaik yang dia punya!

Itu bisa mengantar petugas hukum langsung pada kita, jika dia menghianati kita.

Felix, bersiaplah, cari Cass dan bawa dia kembali!

Aku saja.

Aku saja.

Duduklah, junior. Ini pekerjaan pria dewasa.

Hei, bawa dia kembali hidup-hidup.

Jika kau menyakitinya, aku akan tahu.

Aku tak akan menyakitinya lebih parah dari yang sudah kau berikan.

Itu mata panahku. Aku yang buat.

Oke. Jika gagal, lehermu taruhannya!

Rhys, jangan membuatku marah!

Selamat malam.

Bisa minta itu sedikit?

Akan kubayar jika kau mau.

Bukan masalah.

Terima kasih.

Kau berjalan jauh dari peternakan? Dalam gelap?

Aku seharusnya menagihmu untuk kopi.

Apa yang kau ketahui soal ini?

Tidak sebanding dengan harga kopi.

Tidak mau di jual. Cuma tanya kau tahu atau tidak.

Ini buatan tangan, jadi...

Aku cuma terima barang bagus di sini, jadi tidak. Terima kasih.

Bukan itu yang kutanyakan.

Aku tidak tahu apa-apa soal barang itu.

Sama sepertimu.

Pulanglah, teman.

Bisa kulihat itu?

Ini sudah larut. Kurasa aku akan...

- Siapa namamu? - Sialan kau!

Oke.

Kau tak punya senjata?

Tidak.

Jangan kemana-mana, teman.

Hai.

Maaf.

Maaf.

Orang yang baru saja kupaku di bar ini, siapa dia?

Aku belum pernah melihatnya dalam hidupku.

Dia pemilik Peternakan Wicker Creek!

Aku mau nama, Pak tua.

- Pak, aku tidak tahu. - Kau tak harus lakukan itu.

Erik! Namanya Erik!

Itu sudah cukup.

Istri lagi hamil!

Terima kasih.

Tuan Erik yang istrinya hamil

dari Peternakan Wicker Creek,

dari mana kau dapatkan mata panah itu?

Di mana kau menemukannya?

Tidak.

Kutemukan di beberapa pohon.

Itu membawaku ke sini.

Apa yang kau cari?

Bisa kau tidak menyakitinya lagi. Tolong?

Beri tahu apa yang kutanya, dan akan kupertimbangkan.

Kudaku. Dia mencuri kudaku.

Siapa?

Aku tidak tahu! Dia tidak pernah bilang namanya.

Tidak!

Tidak! Astaga!

Tuan Erik?

Sepertinya kita berdua mitra sekarang.

Ayo cari kudamu.

Kenapa kau tak bawa senjata, peternak?

Kau kehilangan itu?

Dalam perang, aku terlalu banyak menodongkan senjata

pada banyak orang, dan...

aku tak mau melakukannya lagi.

Itu ide bagus.

Sangat bodoh.

Kau akan menemuinya lagi?

Cassidy, senang bertemu lagi.

Tapi...

Kau tak berdaya menarik pelatuk itu.

Kau berani?

Ayo, peternak. Ambil senjatanya.

Aku sendiri tak pernah terlalu peduli senjata.

Terlalu banyak perawatan.

Di mana gadis itu?

Dia tak pernah keluar dari air.

Jangan bohong padaku.

Tidak.

Kenapa kau kembali ke sini?

Memberikan mereka penguburan yang layak.

Lebih dari yang pernah kau lakukan untuk siapa pun.

Mereka mencapai tujuan dengan satu atau lain cara.

Ayo. Naik kudamu. Ayo pergi.

Apa?

Kau kesulitan mencurinya.

Kami tisak meninggalkannya begitu saja.

Jangan beri aku masalah.

Bukankah tanganmu sudah cukup?

Bagaimanapun juga aku akan kembali.

Kutinggalkan mata panah agar aku bisa temukan jalan kembali.

Erik!

Astaga. Ayo.

Syukurlah.

Ya, terpujilah Dia.

Mungkin belum saatnya.

Maaf.

Ya.

Istriku bilang itu akan membuatku terlihat lebih mengintimidasi pemangsa.

Dia wanita yang cerdas.

Tentu saja.

- Dia apakan tanganmu? - Tak baik.

Ada semacam merek dagang.

Ini akan cukup memberikan tekanan

pada luka tanpa menghentikan sirkulasi.

Bagaimana kau tahu itu?

Ayahku mengajari.

Dia ajari kakakku, tapi aku memperhatikan.

Kau beruntung belum terkena pneumonia.

Kau bisa berterima kasih pada Nora untuk itu.

Kau bisa berterima kasih padanya sendiri.

Seharusnya aku tak mencuri kudamu.

Kenapa?

Dia pelakunya?

- Dia salah satunya. - Ada berapa orang?

Empat awalnya. Satu sudah mati.

Jadi, apa yang akan kau lakukan sekarang?

Ambil kembali kuda kami.

Aku bisa ikuti jejak mereka.

Kita harus bergerak sebelum matahari terbenam.

Kau tak akan pergi denganku.

Dengar.

Mulai sekarang, kupilih menemanimu dan mengambil kuda kita kembali.

Setelah itu, kau bisa memutuskan

mau kembali ke peternakan bersamaku atau tidak.

Hei, tenag. Tenanglah.

Kau tak akan lari lagi.

Tak akan jalan kemana-mana juga.

Tinggalkan dia.

Tapi dia akan membeku.

Aku tidak tanya.

Pergi merawat kuda-kuda.

Kau akan kehabisan darah jika itu tak ditangani dengan benar.

Ya, aku akan baik-baik saja.

Omong kosong.

Kau lebih baik mati kehabisan darah

daripada melihat hidupmu bersama Nora dan anakmu?

Tak bisa kubiarkan kau ke sana sendirian.

Aku bukan gadis kecil tak berdaya yang tak bisa urus diri.

Ayolah. Kau tahu bukan itu maksudku.

Apa maksudmu?

Kita berjalan ke sarang penjahat,

tapi aku berniat mengambil kembali apa yang jadi milik kami.

Jadi, apa yang akan kita lakukan?

Menunggu di luar sampai salah satu dari mereka

memutuskan mengajak kuda jalan-jalan?

Sekarang, kita akan istirahat.

Sebentar saja.

Ya.

Dia mungkin tak bisa lari, tapi dia tetap pengkhianat.

Dia perlu sedikit di koreksi sesekali,

yang dengan senang hati kuberikan.

Itu tak cukup tangguh.

Dia akan mengejar kita lagi.

Kau mau aku bagaimana?

Penggal kepala jalang itu dan gunakan sebagai pengetuk pintu gerbang?

Jika kau tak bisa kendalikan wanitamu sendiri,

maka dia akan membuat kita semua terbunuh.

Membuatku penasaran

siapa yang benar-benar bajingan di sini.

Dia bukan orang yang melanggar aturan sekarang, bukan?

Aku selalu penasaran bagaimana senjata ini bekerja.

Kau masih hidup, pak tua?

Sialan kau!

Tidak, terima kasih.

Kau tak punya alat untuk bercinta lagi.

Hai!

Hei, apa yang kau lakukan?

Aku melakukan apa yang perlu dilakukan.

Sekarang, kau berdiri denganku,

atau kau dengan dia.

Tentukan pilihanmu.

Bocah pintar.

Dan kau, teman lama...

... kau sudah membuat pilihanmu.

Mati bersamanya.

Kemari, Nona.

Kau melihatku?

Kau bisa melihatku?

Kau mungkin masih punya kesempatan,

jika kau bertahan malam ini denganku

dan dengan kebaikanku.

Jika kau memilih mengkhianatiku seperti yang kau lakukan padanya...

Kau melihatnya?

Kau lihat?

Bagus.

Saat dia meninggal,

Kau menyeretnya keluar dengan sisa sampah.

Sekarang sudah aman.

Tidak.

Astaga! Itu menjijikkan!

Cass?

Ini, minumlah.

Hati-hati. Itu panas.

Akan kubawa lebih banyak.

Tolong aku.

Ini hampir pagi.

Felix!

Felix!

Felix!

Tolong aku!

Tolong aku!

Diam!

Kau tak apa?

Kedengarannya dekat. Tahu di mana kita berada?

Tidak.

Kita harus tunggu sampai subuh agar bisa lihat ke mana tujuan kita.

Siapa bilang dia bisa bertahan selama itu?

Kenapa kau tidak membunuhku saja?

Kematianmu bukan yang aku mau.

Aku bukan milik siapa pun.

Kau terus yakinkan dirimu sendiri.

Mungkin itu akan jadi kenyataan.

Panas.

Ada penjaga.

Dia bahkan tak akan tahu aku ada di sana.

Kau gila? Kita bahkan tidak tahu berapa banyak orang di sana.

Aku akan menyelinap masuk, ambil kuda kita, dan menyelinap keluar.

- Lalu kau bisa pergi. - Aku tak akan pergi tanpamu.

Mustahil kita berdua masuk ke sana.

Tapi aku butuh bantuan dengan dinding itu.

Bantu sekarang.

Apa yang kau lakukan? Apa yang kau lakukan di sini?

Seperti apa kelihatannya?

Ambil.

Kita tak punya waktu lama.

Pergi ambil kudanya. Kutemui di gerbang.

Pergi.

Terima kasih.

Kemarilah. Tak apa.

Kau siap untuk pergi?

Aku kembali untukmu.

Tak apa.

Hampir sampai.

Bagaimana akhir Romeo dan Juliet?

Aku lupa.

Kau akan baik-baik saja. Kau akan berhasil.

Bawa dia, dan peluk dia. Dia tak akan bertahan dalam dingin.

- Jaga dia untukku. - Tentu saja.

Ambil ini. Hanya itu yang tersisa.

Orion masih di sana.

Tunggu.

- Pergi. Sekarang. Lupakan kudanya. - Tidak. Orion!

Kita harus pergi. Sekarang atau tidak sama sekali.

Akhirnya kau berani juga.

Bocah pintar.

Macet.

Bagus, tapi tak berguna.

Seperti kau dan pelacur itu.

Hai.

Kau tahu bagaimana ayahmu mati?

Kau tahu?

Dalam...

Dalam revolusi.

Menderita untuk rakyatnya?

Ayahku meninggal sebagai pahlawan.

Penderitaan bukanlah hal yang mulia.

Itu hanya penderitaan.

- Subtitle by RhainDesign -

Ini dia.

Pintar.

Baiklah.

Baiklah.

Hai.

Abigale.

- Aku tahu. - Kau tak tahu apa-apa.

Kau tak melakukan itu untuk diri sendiri.

Tak ada hal baik dari itu.

Aku rindu mereka.

Siapa nama mereka?

Abraham, Celeste, dan Tobias, kakakku.

Hanya itu yang kumiliki, dan aku mengecewakan mereka.

Tidak. Aku tidak melihatnya seperti itu.

Semua yang kutahu,

aku belajar dari melihat orang tuaku,

tapi aku tak pernah dapat kesempatan meakukannya untuk diriku sendiri.

Aku tak bermaksud...

Aku mengerti.

Kau tahu,

aku dibesarkan untuk diam, tetap di tempat dan tak buat keributan,

dan itulah yang kulakukan.

Kubiarkan mereka mati.

Ini salahku, dan tak ada...

tak ada yang bisa kulakukan untuk membawa mereka kembali.

Tak ada yang bisa kulakukan untuk menebusnya. Aku tak bisa menyelematkan.

Jangan berpikir seperti itu sekarang.

Bukan kau yang membawa kesialan atas keluargamu.

Aku tak berpikir dia pelakunya juga.

Dia tahanan, sama sepertiku dia diperalat.

Dia menyelamatkan hidupku dua kali.

Dia bisa saja biarkan mereka mengubahku jadi apa pun.

Tapi dia punya hati yang baik, jauh di lubuk hatinya.

Aku tidak akan membiarkannya mati di sini.

Maaf soal Orion.

Aku senang kalian berdua selamat.

Aku akan merasa lebih baik setelah kita jauh dari tempat ini.

Seberapa jauh tempatnya?

Tak jauh jika naik kuda, tapi berjalan...

Kita istirahat sebentar?

Nanti kubilang.

Kau sudah sampai.

Kita sudah sampai.

Bisa memasukkan dia ke dalam?

Aku akan mengurusnya.

Hei, nak.

Apa yang kau lakukan?

Tuan rumah pulang

dengan penuh kemenangan dari kematian.

Nora, kemari, sayang.

Tidak.

Dia senang di sini bersamaku.

Apa maumu?

Aku ingin apa yang diinginkan setiap pria.

Rumah bagus, dan...

keluarga yang penuh kasih.

Kau tak akan menemukannya di sini.

Kurasa aku akan suka di sini.

Keluarga terakhirku,

tidak berhasil dengan baik.

Tidak patuh.

Wanita-wanita ini seharusnya tak terlalu sulit dilatih.

- Nora, kau tak apa? - Dia tak apa.

Wanita di rumah ini bisa berbicara sendiri.

Tapi...

... ini bukan rumahmu lagi.

Itu pasti bukan rumahmu!

Lepaskan dia. Kumohon.

Bagaimana jika aku tak mau?

Kau akan menembakku?

Aku bukan penembak jitu.

Tidak.

Kau cuma seorang peternak.

Aku bisa pakai orang untuk mengurus tempat ini.

Kau bisa tidur di kandang.

Ambil rumahnya. Lepaskan mereka.

Kenapa aku melakukan itu?

Singkirkan tanganmu dari istriku!

Kurasa kau tak memahami kesulitan yang kau hadapi, peternak.

Aku akan melakukan lebih dari sekadar meletakkan tanganku padanya.

Dia bukan milikmu lagi.

Apa yang terjadi dengan rencana cantikmu, peternak?

Kukira kau tidak mengarahkan senjata lagi.

Lupa bilang, itu macet.

Aku khawatir tak banyak berguna tangan seorang peternak yang lumpuh.

Tidak!

Dia tak akan jadi pelacurmu. Tak satu pun dari kami.

Tidak, itu sudah pasti.

Tidak!

Brengsek!

Ini rumahku!

Dan kau pelacur akan mengikuti perintahku.

Singkirkan tanganmu darinya.

Kau akan menghembuskan nafas terakhirmu.

Dan tak ada yang pernah mencintaimu.

Kau rasakan itu?

Astaga.

Erik? Erick, kau mendengarku?

Erik?

Erik?

Syukurlah. Abigale, dia masih hidup.

Hai, Cassie.

Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.