Akan
Albanian
Amharic
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BADAN PERFILMAN, MEDIA PERS, RADIO and TV
JIA HUAN PICTURE
terjemahan broth3rmax
follow IG: @broth3rmax
Yingxiong, tolong!
Tolong!
Untuk menjemput seorang gadis
kalian harus bersabar.
Lepaskan Bao'er. / Ha!
Minggir!
Cepat, ayo pergi.
Fei Yingxiong, akan kulawan kau!
Aku salah. Bao'er adalah pacarmu.
Ah ha ha ha ha ha ha
Namaku Fei Yingxiong,
umur 25 tahun. Aku seorang komikus.
Pada hari aku menyelesaikan buku komik pertamaku Kung Fu Alliance
aku membuat sebuah keputusan.
Aku ingin megirim surat pada Bao'er.
Kekasih idamanku.
Keputusan inilah, yang merubah nasibku.
Bao'er.
Maaf.
Maaf. Maaf. Kau tak apa-apa?
Aku tak apa. Yingxiong, kau tak apa-apa?
Ya.
Biar kubantu.
Wow.
Kapan kau menggambar ini? / Mm...
Aku... iseng-iseng saja menggambar.
Yingxiong, komik ini ceritanya apa?
Anu... cerita perjalanan waktu.
Guru Wong, Guru Huo, Zhen dan Ip Man
bepergian ke abad 21 untuk menolong yang lemah.
Bao'er.
Halo, Direktur.
Sepupu, ini gambarnya Yingxiong.
Perjalanan 4 pendekar ke masa modern. Sungguh kreatif.
Kau sudah lama menggambarnya? / Tidak tidak.
Ketua tim menyuruhku menggambar...
Bao'er, apa kau olahraga sebelum berangkat kerja?
Aku sudah lama berniat membuat komik "4 pendekar". / Hey, ayo kita pergi.
Bu Ying, kau terlihat cantik hari ini.
Cuci kering, aku tahu, sayang.
"Labu Bersaudara" dan "Monkey King: Sun Wukong"
Sudah, sudah.
Jika kau tak menyatakan isi hatimu pada Bao'er, dia akan jadi pacarnya Zhang Peng.
Oh tidak, Bibi.
Sekarang... yang harus kamu lakukan adalah, berkencan dengannya.
Belanja, makan malam, nonton.
Lalu ke KUA, menikah, punya anak.
Bu Ying, Bu Ying. / Oh, ada apa?
Aku ada rapat sekarang.
Ya sebentar.
Kuberitahu ya. Masa muda gadis itu singkat dan tak bisa menunggu.
Kau tak berhasil memacari Bao'er dalam 4 tahun di kampus.
Sungguh suatu kegagalan. Biar aku yang bantu.
Ini, berikan padanya.
Terlalu dini.
โช Selamat ulang tahun untukmu โช
Aku tahu ulang tahunmu hari ini.
Bawa kue ini padanya dan mohon permintaan.
Katakan yang ingin kau katakan padanya.
Jika kau tak bisa menyatakannya, tulis saja surat cinta.
Bu Ying, Bu Ying, Direktur Zhang menyuruhmu bikin kopi gula sedikit tambahi susu buat Bao'er.
Ya sebentar!
Jika ini bukan demi sepupumu yang sakit yang butuh uang...
aku tak mau berada disini.
Hmm!
Semangat ya!
Kenapa lama sekali?
Masih mau kerja nggak?
Kamu ngapain?
Pencuri!
Aku bukan...
Bukan pencuri? Apa yang kau masukkan tas itu?
Aku tak memasukkan apa-apa. / Apa yang kau masukkan? Tak ada?
Jangan salah sangka. Coba lihat sendiri.
Keluarkan! Biar kuperiksa. / Aku tak memasukkan apa-apa...
Keluarkan! Biar kuperiksa.
Jangan mendekat!
Ah!
Dia... pencuri itu memukuliku.
Sungguh aku tak mencuri apapun. / Hey, lihat.
Aku tak mencuri apapun.
Minggir.
Tak mungkin.
Yingxiong bukan orang seperti itu.
Aku sendiri bisa jamin. Meskipun dia miskin
dia tak akan berbuat begitu.
Meskipun dia miskin
amat, sangat miskin...
Ya.
Aku memang miskin.
Sangat miskin.
Keluar dari sini! / Direktur.
Yingxiong orang yang sangat baik.
Ini pasti salah paham. / Bu Ying... betul 'kan?
Kudengar putramu sakit parah.
Kerja.
Cepat kerja!
Kenapa masih berdiri disini?
Ayo kembali kerja.
GEDUNG ADMINISTRASI
Guru Wong, Guru Huo, Zhen dan Ip Man
bukankah kalian menolong yang lemah?
Mengapa tak menolongku mendapatkan Bao'er?
Zhang Peng, dasar kau brengsek!
Mengapa kau punya segalanya?
Mengapa aku tak punya apa-apa?
Hari ini adalah ulang tahunku.
Kuingin kalian, para pendekar Kung Fu datang dan menolongku.
Permohonanku adalah...
TRA COMIC ART instagmmicart@tra.com
Anak muda, siapa kau?
Kau ingin kami membantumu?
Guru, kau kenal dia?
Halo, cepat katakan.
Hey, aku anggap ini sebagai janji kalian.
Bagaimana kau bisa dibandingkan dengan Guru Wong? / Dasar tai!
Bapa di surga, aku tahu ini tak pantas.
Tapi aku harus membuat pilihan diantara dua pria.
Kau jelas sudah mengatur Wong menjadi pacar masa kecilku.
Mengapa Kau mengaturku untuk bertemu Tuan X?
Kau mengirimkanku pria yang baru.
Dan tetap mempertahankan pria lama bersamaku.
Ini sungguh keputusan sulit bagiku.
Wong, beraninya kau melangkahiku.
Kai, awas Villain Kin. / Ya, guru.
A Niu, goyangkan kepala singanya.
Kai, hantam dia. / Baik, ayo.
Berani melawanku? Aku Villain Kin.
Ayo.
Villain Kin mau menyusul. Balapan dengan Guru Wong.
Kai.
Nona, Nona, singanya Guru Wong terjatuh.
Sepertinya kali ini Bapa akan membawa dia pergi.
Mengerti.
Jika Kau mengatur kecelakaan bagi Wong, maka aku bersama pria itu.
Tapi bila Wong selamat,
maka aku akan putus baik-baik
dengan si Tuan X.
Kai! / Guru!
Guru Wong datang.
Buatlah kegaduhan.
Lagi!
Jangan biarkan Wong menang.
Nona, tendangan tanpa bayangan.
Bapa di Surga
Kau sungguh kejam
membiarkan sisa hidupku bersama Wong.
Guru Wong!
Suruh seseorang mengantarkan surat ini ke Shanghai nanti malam.
Berikan pada Tuan X.
Nona, kau mau putus baik-baik dengan Tuan X?
Karena Tuhan telah memilih.
Aku hanya bisa merelakan.
Nona, kalau begitu lepaskan suratnya.
Kamu kira ini mudah?
Apa sangat mudah putus cinta?
Lalu kenapa kau tak berikan saja surat ini pada Guru Wong?
Lagipula kau tak menuliskan nama pada surat ini.
Tak mungkin.
Wong telah menungguku bertahun-tahun.
Aku hanya menghabiskan waktu
3 bulan bersama Tuan X. Bagaimana mungkin aku bisa berbuat itu?
Guru Wong kembali. / Ah!
Guru Wong, selamat. / Terima kasih, terima kasih.
Terima kasih, terima kasih.
Wing.
Foon.
Wing?
Foon?
Wing!
Guru...
Guru, hari ini semuanya ulang tahun.
Ulang tahunmu, aku, dan dia.
Ya.
Omong-omong,
sekarang hari ke-7 bulan lunar, hari pria. Sekarang ulang tahun semua orang.
Ada kebiasaan masyarakat Barat yang disebut "memohon permintaan".
Permintaanku adalah untuk...
Guru Wong.
Aku tak sebodoh itu.
Kau telah menungguku selama bertahun-tahun.
Aku pastinya tahu permintaan terbesarmu.
Yaitu menikah denganku.
Seorang pria baik pergi jauh dari rumah dan bercita-cita mendapat karir yang bagus.
Untuk menghukum yang jahat dan menolong yang lemah.
Alasan kenapa aku tak menikahimu,
karena aku takut musuh-musuhku akan mendatangimu.
Berhenti!
Kau tak perlu mengirimkan surat itu.
Agar tak menghalangimu menolong yang lemah
aku akan pergi besok.
Jangan khawatir, kau telah menungguku bertahun-tahun.
Akan kujadikan kau istriku.
Romantis banget!
Cincin ini, telah kutaruh disini lebih dari 10 tahun.
Aku tahu kenapa kau gelisah hari ini.
Aku paham.
Bagaimanapun, kau gadis dewasa.
Surat itu... kirimkan saja.
Surat apa?
Surat itu telah kusimpan selama lebih dari 10 tahun.
Beritahu saja ibuku
kita akan menikah.
Senang melihat ibumu bahagia.
Kenapa kau belum pergi juga?
Bibi ke-13, impianmu akhirnya terwujud.
Aku ingin punya rumah.
Sudah, sudah.
Sudah, sudah.
broth3rmax
Pelan-pelan.
Tunggu aku, Guru Wong.
Guru Wong.
Jauh-jauh aku mendatangimu.
Kau harus menolongku.
We? Kau...
Guru Huo, Zhen, Ip Man.
Kenapa aku harus menolongmu?
Untuk menolong yang lemah.
Untuk jiwa yang baik.
Untuk satu lima dua.
Satu lima dua.
Satu
Lima
Dua
Kemarilah tolong aku. / Apa itu "satu lima dua"?
Tolong!
Siapa kalian?
Zhiwei, jangan mati!
Zhiwei.
Zhiwei
Zhiwei, jangan mati!
Zhiwei, kau tak apa-apa?
Zhiwei.
Kameramennya orangnya beda. / Apa?
Siapa ini? / Kung Fu yang hebat.
Apa? Berlebihan sekali. Dia kira mau bikin drama fiksi anti-Jepang?
Qing Kung?
Kamu dari grup mana? / Jangan lari, ayo kembali syuting.
Siapa kamu ini? Hey, kamu!
Berhenti!
Kenapa kau mengejarku? / Aku tak mengejarmu.
Mereka yang menejarku.
Aduh sialan! Hey kalian berdua!
Siapa sih mereka? Kenapa kalian ini?
Guru-besar Dugu Qubai. Awas pedangnya!
Kembali!
Kung Fu kalian hebat. Kuingin teken kontrak dengan kalian buat pemeran utama untuk filmku selanjutnya.
Awas!
Kenapa kau menyerangku? Barusan aku menyelamatkanmu.
Jangan berkelahi.
Siapa namamu? / Zhen.
Apa aku butuh bantuamu?
Dasar tak tahu terima kasih!
Siapa namamu? / Wong.
Kau sangat mirip Guru Wong.
Aku janji akan menjadikanmu
Vincent Zhao Wenzhuo selanjutnya.
Aku tak kenal siapa itu Vincent Zhao Wenzhuo.
Tapi aku ini Wong, tak akan pernah jadi Vincent Zhao Wenzhuo selanjutnya.
Aku hanya jadi diriku sendiri. / Guru Wong!
Aku muridnya Guru Huo, Zhen.
Ah, kamu ini Bruce Lee? / Wataa!
Guru Huo? Ayo kita pergi dulu dari sini.
Guru Wong, ayo. / Jangan pergi!
Sutradara, kau tak apa-apa?
Semua bagian siap! Perbaiki riasan para aktor.
Sepertinya Sutradara Zhang terobsesi dengan Kungfu.
Semuanya harap tenang. / Dia itu gila.
Dimana Gurumu?
Semalam aku minum-minum bersama Guruku.
Ugh.
Setelah minum-minum,
aku bermimpi sangat aneh.
Ada Duyung Laki-laki mendatangiku minta tolong.
Setelah terbangun, Guru bilang kalau dia mengalami
mimpi yang sama.
Dan kami baru sadar kalau, datang ke tempat bernama Hengdian.
Kami melihat banyak sekali orang aneh.
Mereka nampaknya bukan dari masa kita.
Apa maksudmu? Kita mendatangi dunia lain, begitu?
Kurasa kita menjelajah melintasi waktu. Ini pastinya bukan masa kita.
Guru Wong.
Lihat.
TAHUN: 2018, JAM: 08:00 PAGI
Semuanya, ayo ikuti aku. Disinilah Klub Bela-diri Wingchun.
Ini klub terbesar di Hengdian...
2018?
Kita sungguh melintasi waktu.
Tidak, apa kau Guru Huo?
Ya, Guru Ip. / Guru! Itu Guruku.
Eh?
Selalu saja menantangku disaat aku lagi makan.
Guru Ip, jangan salah sangka.
Salah sangka? Kau kesini bukan untuk menantanku.
Apa kau kesini untuk makan bareng denganku? / Aromanya yang memanduku ke sini.
Aku sudah dari tadi lapar. Aku keluar bersama muridku untuk cari makan.
Namun kami terpisah. / Guru!
Hey, aku tak bohong 'kan?
Inilah muridku, Zhen.
Yang disebelahnya, aku tak kenal dia.
Dia ini Guru Wong yang terkenal.
Selamat tinggal. / Guru!
Dasar sialan!
Kau bilang kesini bukan untuk menantangku. Guru Huo.
Zhen.
Lalu ada Guru Wong. / Memang betul, aku Wong dari Foshan.
Apa dia tahu hubunganku dengan Bibi Ke-13?
Kurasa sikapnya tak menunjukkan begitu.
Guru harus berhati-hati.
Jika tahu hubunganku dengan Bibi Ke-13,
bagaimana mungkin dia mau melepaskanku? / Masuk akal juga.
Aku belum tanya... / Oh ya, aku dari Foshan, guru Wingchun, Ip...
Kita berasal dari kota yang sama.
Guru Ip, siapa namamu?
Bit Man.
Lalu bagaimana dia bisa melintasi waktu?
Ceritanya panjang.
Aku bermimpi tadi malam, tentang Putra-Duyung ganteng.
Saat terbangun, aku sudah berada disini.
Kau mengalami mimpi yang sama,
kayak mimpinya Guru dan aku. Dia memberiku angka...
509. / Padaku 841.
Padaku 152! Bagaimana angkamu?
33. / Sial.
Apa yang harus kulakukan?
Bibi Ke-13 sedang menungguku menikahi dia bulan depan.
Menikah?
Yang terpenting adalah pernikahanmu, pergilah saja, Guru Wong.
Biarkan saja kami. / Tidak.
Kita semua kesini melintasi waktu. Atau, cari dulu si Putra-Duyung itu.
Aku tak bisa tinggalkan kalian begitu saja.
Ah? / Kalian saja yang pergi duluan.
Biarkan saja aku.
Mengapa?
Bila ada orang lain lagi yang melintasi waktu,
aku bisa jadi penghubungnya. / Apa ada orang lain lagi yang datang?
Permisi, mana para kru film "Tiga Kerajaan"?
Apa kalian tahu? / Sutradara, mereka sudah siap.
Minggir kau.
Sutradara gila itu datang lagi. / Ayo pergi!
Jangan pergi, aku akan teken kontrak dengan kalian.
Guru.
Guru.
Ayo!
Sialan!
Kenapa dia rendah sekali?
Guru, kita harus bagaimana sekarang?
Ini dekat dengan kota besar. Cari saja barangkali kita punya kenalan
untuk bisa menemukan si Putra-Duyung itu.
Ya betul juga.
Guru Wong, kota besar ini tak aman.
Kau tetap disini saja.
Guru Huo, kau sungguh seorang pahlawan. Selalu saja memikirkan orang lain.
Aku tentu akan menganggap sebagai teman.
Aku akan bertindak jika ada yang macam-macam denganmu.
Eh...
Ini mungkin Gedung Marshal. (polisi)
Tapi sekarang jadi kantor tata kota. / Kata orang...
ini sudah dibongkar. / Bibi Ke-13...
dimana aku bisa mencarimu?
Cuman brosur.
Lihat-lihatlah.
McDonald
Pria yang ada di mimpimu.
Setelah Alpha Dog menang atas Lee Se-dol dan Kejie
ada peningkatan di pasar AI.
Zhang Peng, Direktur China A Science and Technology Co., Ltd. mengumumkan hari ini
bahwa Artificial Inteligence Superman A akan menantang juara "Kontes Wushu Dunia".
Kita makan apa?
Big Mac Combo.
Makan disini?
Hot 'n Spicy McChicken combo.
Pelayan!
Guru Wong, kau punya perak?
Aku biasanya makan di rumah.
Apa disini ada Wi-Fi gratis?
Tentu. / Terima kasih.
Kami pesan 3 Wi-Fi gratis combo.
Tanpa cabe.
Kau mau combo gratisan? Bisa coba lakukan ini.
Aku tentunya...
Terima kasih banyak.
Ayo.
Sana.
Guru, bagaimana denganku?
Kita ini kenal baik. Itu kayak zina dengan saudara.
Kau urus saja sendiri.
Harus begini?
Kenapa tak kau kasih saja dia uang?
Aku traktir.
Kalian berempat miskin sekali. Biar aku bantu.
Uang ini cukup buat beli tiket pulang kalian.
Tidak, tidak, tidak.
Terima saja.
Gadis ini, dia sebaik Bibi Ke-13.
Tak ada yang perlu diucapkan. Sini.
Sini kupeluk. / Yo.
Guru? Jangan begitu pada gadis muda.
Oh.
Kalau begitu sebutkan namamu.
Agar keturunanku bisa mengembalikan uangmu di tahun 2018 ini.
Keturunan? / Namaku Huo.
Aku muridnya, Zhen.
Wong.
Bit Man.
A ha ha ha
Sampai jumpa.
Apanya yang lucu?
Semuanya, sampai disini dulu.
Dan... jangan jadi Guru Wong di tengah malam untuk ngagetin orang.
Sampai jumpa.
Gadis ini sangat baik hati.
Kita bagi saja uangnya.
Terima kasih banyak.
Guru, apa dia bisa dipercaya?
Wow, sarang pencuri.
Kesalahan itu manusiawi.
Saudara-saudaraku,
aku Foshan Wong.
Kau Guru Wong?
Kalau begitu dia ini Jay Chou.
Hajar!
Ayo.
Pukulan Tanpa Jejak.
Kungfu.
Satu pukulan horizontal, satu pukulan vertikal.
Yang benar pasti bertahan.
Yang salah pasti tersungkur.
Aku salah.
Aku harus tersungkur.
Guru Ip benar-benar kuat.
Bahkan tak menyentuh dia sedikitpun, dia berbaring begitu saja. / Kakak-kakak...
Kungfu kalian hebat.
Namaku Shi Gandang. Aku mengaku
genk-ku baru merampok kalian.
akan kukembalikan uangnya, 2 kali lipat.
Uang itu tak ada gunanya.
Kami tak bisa pulang. / Apa rumahmu jauh?
Jujur saja,
meskipun kami punya uang
kami tak tahu caranya pulang. / Ah?
Ceritanya panjang.
Singkatnya begini, kami harus menemukan bocah yang meminta pertolongan dalam mimpi kami.
Agar kami bisa menemukan jalan pulang.
Oh, kalian mencari seseorang.
Gampang.
Aku punya banyak teman
di semua penjuru negara ini.
Jika kalian mau cari seseorang, aku bisa temukan dia dalam semenit.
Bagaimana?
Jika kau bantu kami menemukan dia
hutang-hutangmu, akan dihapus salamanya.
Setuju!
Kau berikan informasi tentang bocah itu.
Aku tak tahu. Dia cuma meninggalkan nomer buat kita.
Nomerku 841. / 509.
152.
99. / Bukankah katamu 33?
Ya, 33.
Pakai aplikasi hack WeChat.
Masukkan semua nomor.
3 orang dalam 1 grup.
Barangkali kau bisa temukan maksud nomor-nomor itu.
Aku akan temukan dia, kalian percayalah.
Baik, baik.
Bro! Ini nomor telpon.
Kenapa kau beri mereka mimpi?
Bukan aku. Ini...
Ponsel ini hasil nyopet di kereta bawah tanah.
Dari seorang cowok.
Sepertinya Bao'er mengajak dia keluar nanti malam. Ketemuan di Acara Kontes Wushu.
Memang dia orangnya.
3gpbluray.net
Bolehkan kami masuk dan menonton.
Kumohon.
Informasi buku "10 Macan Guangdong" semua ada disini.
Buku-buku Kuil Shaolin ada disini.
Jangan mencolok begitu. Merunduk!
Selama hidup Guru Huo terbuka dan selalu jujur.
Aku tak pernah kayak pencuri malam hari.
Guru, kau hebat. / Kau masih ingin menemukan bocah di mimpimu?
Jika kau tak mau dia ketemu, bicara saja lebih keras.
Guru Wong.
Guru Wong, barang-barangmu.
Kekasih gelapnya Bibi Ke-13.
Wow.
Surat cinta.
Hari ke-7 bulan lunar.
Hari pria.
Guru Wong, mencari bocah itu lebih penting.
Abaikan saja hal sepele itu.
Guru Huo, tak ada hal sepele soal Bibi Ke-13.
Guru Wong...
Ah, tak ada namanya.
Guru Huo, kenapa berlutut begitu?
Zhen.
Kenapa aku berlutut disini?
Guruku paling benci wanita tak setia.
Makanya dia memutuskan membantumu mencari pria itu.
Cincang dia, kasihkan ke anjing. / Itu tak menjelaskan kenapa dia berlutut.
Menyambut datangnya inspirasi. / Kita sering lakukan ini beberapa kali dalam sehari.
Kenapa kaget?
Tak heran, guru murid, sama saja.
"Mulut cherry-mu, bicara cinta tiada henti"
"Bicaramu manis, menggema di benakku"
"Saat kau buka mulut, 2 baris gigi putih
begitu seksi dan menawan"
"Rambutmu yang menawan,
berkibar tertiup angin"
"Bagai ribuan..."
Sudah cukup. / Guru Wong, itu masih ada lagi.
Kau... kenapa berbuat ini?
Zhen, kenapa aku melakukan ini?
Sebelum membunuh orang
Guruku selalu merancang dengan teliti gaya si pembunuh.
Dia melakukan ini, hanya ingin menunjukkan tujuannya membantumu balas dendam.
Terima kasih. / Aneh banget... kamu begitu memahami Gurumu.
Apa kau baca buku filosofi atau psikologi?
Aku baca apapun.
Mana Bro Shi?
Bersihkan mukamu. / Terima kasih.
Guru Wong, Bro Shi mungkin ada disini. Ayo kita lihat.
Kalian...
Kau mau menghindar dari kami?
Bukan, kurasa kau sangatlah aneh.
Kau bisa bergerak beberapa saat lagi.
Ada apa ini?
Titik bisu. / Kenapa menatap begitu?
Kenapa matanya kau tutup, mata satunya kau biarkan terbuka?
Satunya kuserahkan padamu.
Direktur Zhang, kau ada tamu. / Guru, ada yang datang.
Guru Ip, jaga dia.
Kapan kau datang, Bao'er?
Aku ada janjian kesini bersama guruku Qiau Shantu.
Akan kukenalkan dia padamu. / Oh tidak, terima kasih.
Aku cuma mampir saja.
Dan masuk barangkali kamu ada disini. / Aku tak menyangka kau begitu peduli padaku.
Aku sudah banyak berupaya untuk acara ini.
Bao'er, apa kau tahu kenapa aku ingin mengadakan kontes?
Aku tahu.
Ada orang dibawah meja.
1 orang. / Aku di industri kecerdasan buatan (AI).
Tapi aku sangat menyukai Kungfu.
Itukah alasannya kau mengadakan kontes ini?
Bukan cuma itu. / Itu bocah yang ada di mimpi kita.
Akhirnya, aku berhasil mengembangkan baju Kungfu cerdas.
Siapapun orangnya yang memakai baju ini
dia akan menjadi jagoan Kungfu.
Sepupu, aku dipihakmu.
Tentu saja, ini cuma salah satu alasan.
Lihat dia, sembunyi disitu dan menguping.
Kayaknya dia bukan orang baik-baik.
Yang ini, mainan Kungfu pintar yang kubuat sendiri.
Aku kerja keras bertahun-tahun.
Sebenarnya, hanya demi ini.
Sekarang kuberikan hak paten ini
padamu.
Sepupu, aku...
Kau tak perlu ngomong apa-apa. Aku tahu
hatimu milik orang lain.
Aku tahu orang itu yang di kantor komik.
Fei Yingxiong, ya 'kan?
Dunia dia berbeda dari kita.
Fei Yingxiong tak pantas bersamamu.
Kuharap kau bisa menerima ini.
Ini sama seperti aku berada di dekatmu.
Dan melindungimu.
Direktur Zhang.
Aku disini.
Ada 4 orang dibawah meja.
Kau bilang apa?
Satu orang tak bisa Kungfu.
2 orang adalah dari 1 kelompok. / Mau apa kalian?
Satu orang seorang guru
Kungfu jurus tendangan.
Keluar!
Bao'er, cepat pergi!
Cepat keluar! Ayo cepat, cepat!
Zhen, kau bantulah Guru Wong.
Ya, Guru.
Guru Wong?
Wong Wong Wong
Guru Wong!
Zhen?
Jadi kalian ini...?
Ya, betul.
Guru Huo! Aku hebat!
Komik yang kugambar jadi kenyataan.
Guru Wong!
Ayo.
Guru Wong! / Tak usah menungguku, aku mau ambil suratnya Bibi Ke-13.
Bao'er!
Aha ha ha ha
Kali ini mimpiku benar-benar jadi kenyataan. Hahaha
Yingxiong?
Guru Ip, bebaskan titik totokannya dia, dan cepat pergi!
Guru Ip. Apa kau sungguh Guru Ip?
Apa kau Ip Man? / Titik apa?
Aku tahu.
Kau kesini bukan untuk menemuiku.
Aku memang berharap kalian kesini menolongku.
Tak disangka kalian benar-benar datang.
Bocah tengik! Segera kau buat permohonan
agar kami bisa kembali ke masa kami.
Jika tidak, kau akan berakhir seperti ini.
Ah!
Guru Ip?
Kawan, tolong cepat buatlah permohonan.
Agar kami bisa kembali ke masa kami.
Aku amat cemas. Ingin menanyakan surat ini pada Bibi Ke-13.
Baiklah.
Eh?
Kenapa kami masih disini? / Tentu saja aku memohon agar kalian tetap disini.
Tadinya aku mengungkapkan isi hatiku pada Bao'er.
Sialnya kalian berempat ini
menyeretku.
Kalian harus ajari aku seni bela diri. Aku berharap di hadapan Zhang Peng
memenangkan kejuaraan Kontes Wushu Dunia.
Dengan hadiah 30 juta, tak akan ada lagi yang mengataiku miskin.
Aku pantas bersama Bao'er. Kalian harus tetap disini membantuku.
Kau menggali kuburmu sendiri.
Hentikan.
Membantu yang lemah itu juga membantu kalian.
Kalian bunuh dia, maka tak bisa kembali ke masa kalian.
Ya, di masa lalu kalian berempat memang pahlawan.
Tapi disini, kalian cuma pecundang.
Kayak dia. Kalian tak punya uang, mobil, rumah.
Baiklah, tak perlu bicara.
Aku bisa tahu, saluran pencernaanmu
dari abad ke 19.
2 masakan pakai minyak jelantah, kau akan tendang embernya.
Bantu saja dia.
Bantu dia agar menang. Setelah itu, dia memacari gadis itu
kalian kembali ke masamu.
Sempurna.
Betul 'kan begitu? Iya 'kan?
Hanya yang benar, yang berhak bicara.
Ya!
Bro Tao, tadi malam
aku bertemu 4 pendekar bela diri.
Kata mereka
gara-gara permohonan Fei Yingxiong.
Mereka melintasi waktu sampai ke sini.
Kata mereka juga, jika mereka tak mengabulkan permohonan Fei Yingxiong
mereka tak mungkin bisa kembali.
Kubawa mereka kemari sekarang untuk menemuimu.
Karena aku punya ide.
Bisa menghasilkan uang dengan keempat orang ini.
Ayo cepat, ajari aku para pendekar Kungfu.
Kalau begitu, akan kuajarkan Pukulan Tanpa Jejak lebih dulu.
Baik.
Ayo rebut bolanya.
Sini. / Aku tak takut.
Ayo lagi!
Wow, jurus Kungfu apa itu?
Bro Tao, kejutan 'kan?
Pukulan Tanpa Jejak, lawanmu tak bisa lihat jelas jejakmu.
Aku hanya tahu saat nonton TV kemarin.
Kalau C Ronald hanya mempelajari sedikit Pukulan Tanpa Jejak.
Dia bisa lakukan gerakan mengecoh dengan sempurna.
Lawannya tak bisa melihat bolanya.
Aku lahir di masa yang salah.
Kalau tidak, aku bisa jadi Pemain Bola terbaik Tahunan, tiap tahun.
Perjalanan waktu? / Ya.
Fei Yingxiong, memanfaat kesempatan memeras keempat pendekar itu.
Aku jadi agen mereka.
Untuk membantu Fei mendapatkan ceweknya kembali.
Kesempatan ini hanya sekali.
Bro Tao, hanya ini kesempatan seumur hidup.
Dengan resiko apapun,
jangan biarkan kesempatan bagus ini hilang begitu saja.
Aku tahu. Ajari aku, ajari pukulan itu.
Tak masalah. Dengan panduan keempat guru kita
dengan kemampuanmu, sekitar 30 tahun sudah cukup.
30 tahun? 30 tahun anaknya Bao'er sudah dewasa kencan dengan seseorang.
Apa ada cara lain?
Ya. Bukalah ketiga saluran "qi" dirimu dan 7 cakra dengan tenaga luar.
Guru Ip.
7 cakra itu adalah Cakra Mahkota
Cakra Mata-ketiga, Cakra Tenggorokan
Cakra Jantung, Cakra Lambung
Cakra Perut, yang terakhir, Cakra Akar.
Jika kita bisa melakukannya
semalaman, kau akan mampu melempar gajah dengan 1 tangan.
Dan menyebrangi sungai di atas daun. / Baiklah.
Ayo hubungkan saluran qi-ku.
Tak semudah itu. Sejauh yang kutahu
dari waktu lampau sampai masa sekarang, belum ada yang berhasil.
Paling banter, mereka hanya sampai Cakra Ketiga.
Jangan takut. Aku tak takut!
Ayo kita mulai dari Cakra Akar-ku, ayo.
3gpbluray.net
3gpbluray.net
3gpbluray.net
3gpbluray.net
3gpbluray.net
Semua kontestan sudah check-in di hotel yang di tunjuk konggres hari ini.
Untuk bersiap mengikuti Kontes Kejuaran Wushu Dunia, yang dimulai besok.
Lebih dari 40 perguruan ikut serta dalam kontes ini.
Menghadap ke laut.
Itu tema kamarmu.
Kamarmu penthouse.
Gadis itu.
Ada sesuatu di mulutmu.
Kubantu bersihkan.
Lagian bukan pertama kalinya. / Itu gadis di malam itu.
Ada cukup banyak kontestan. Tak ada lagi kamar tersedia.
Ya.
Kita pasti sibuk kali ini.
Sekretaris Chen. Apa ruangan kami sudah dibersihkan?
Tentu, Direktur Zhang.
Eh?
Kalian?
Kenapa belum pulang? / Terima kasih atas bantuanmu kemarin.
Kami akhirnya menemukan pria yang ada dalam mimpi kami.
Selama kami bisa bantu dia menyelesaikan keinginannya
kami akan bisa pulang. / Pria di mimpimu?
Yingxiong.
Kau harus ngomong apa pada gadis ini?
Sampaikan saja. / Tak ada yang perlu kukatakan.
Kamu takut apa? Kami semua ada disini.
Ayo.
Baik, baik.
Sampaikan padanya yang ingin kau katakan.
Bao'er, selama ini aku...
Kau ada telpon.
Jawablah.
Yingxiong,
ini aku, bibimu.
Entah harus kumulai dari mana.
Tapi penyakit sepupumu akhir-akhir ini makin serius.
Kata dokter dia harus operasi.
Untungnya, Direktur Zhang
meminjamiku uang.
Dunia kita berbeda dengan mereka.
Kita hanya orang biasa.
Kau, relakan saja
lupakan saja Bao'er.
Dan jangan berharap lagi.
Inilah permintaanku.
Kali ini, Bibi mohon padamu.
Baiklah. / Terima kasih.
Maafkan aku.
Ada yang perlu kau katakan? Sampaikan saja padanya.
Eh?
Tak ada.
Ya ampun, mau bilang apa lagi?
Sampai ketemu di ring besok.
Ayo kita pergi. / Berhenti.
Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang kau pakai kemarin malam itu
telah hilang lebih dari 100 tahun.
Siapa kau sebenarnya?
Dan kau siapa?
Pewaris Pukulan Naga,
Qiao Shanhu.
Aku ini agen mereka.
Tak ada kontrak, asuransi, tak ada pembayaran,
kami tak akan bertarung denganmu.
Jika kau memang tertarik dengan para guruku
sampai jumpa di ring. Hm!
Ayo, pergi.
Seorang pria
yang pedangnya belum dikeluarkan, ketakutan dengan pesaing cintanya.
Tak begitu menyedihkan. Paling tidak, dia tahu siapa pesaingnya.
Tapi aku, bahkan tak tahu siapa pesaingku.
Tak usah dibahas, ayo minum saja.
Mari bersulang.
Lanjut.
โช Aku mencintaimu โช
โช sepenuh hati, tak ada yang mencintaimu โช โช lebih dari aku โช
โช Aku mencintaimu โช
โช Bukan untuk sehari atau dua hari โช
Sejak awal aku keliru.
Amat sangat keliru.
Aku sangat miskin, tak punya uang.
Aku tak mampu belajar Kungfu apapun.
Sekarang Bibiku menyuruhku menyerah.
Kenapa aku harus paksakan diri?
Sudah tak ada gunanya.
Fei Yingxiong!
Seorang pria sejati
punya keberanian. Bangun keberanian itu.
Katakan pada gadis itu, kau mencintai dia.
Aku sungguh ingin katakan padanya.
Namun aku tak bisa kembali ke masaku.
Bibi ke-13.
Kau dimana?
Hey, kau tak apa-apa? Kebanyakan minum.
Seberapa banyak yang dia minum? / Aku tak tahu.
Bibi ke-13. / Berapa banyak minumnya?
Aku tak perhatikan. / Cepat panggilkan manajer kemari!
Ayo cepat! Halo, bangun. / Aku tahu.
Ayo, aku tahu.
Guru Wong. Sebagai pria sejati
Kita memang berdarah, tapi jangan menangis.
Ah!
broth3rmax
Maaf, Guru Wong.
Lukanya sudah dibalut.
Harusnya kau merasa bersalah menelikung pacarnya.
Siapa yang menelikung?
Tentu saja dirimu.
Siapa lagi? Aku? / Kenapa kau tuduh aku?
Master Wong berniat bunuh diri, aku tak risau.
Chen Zhen tak risau. Hanya ada dirimu.
Zhen, katakan kenapa aku risau?
Guruku risau
karena dia naksir Guru Wong. / Apa?
Dia punya pujaan hati. Lalu kenapa dia bilang maaf pada Guru Wong?
Katakan kenapa aku minta maaf?
Kau merubah cintamu pada orang lain.
Siapa?
Dia. / Aku?
Kemarilah...
Aku tak siap mental. / Tentu saja kau tak siap mental.
Kau bilang cinta sama Bibi Ke-13.
Kapan aku bilang cinta padanya? / Saat berada di lantai atap waktu itu.
Kau bicara sama muridmu.
Kau bicara dialek Shanghai, aku juga.
Setelah memenangkan pertandingan ini, beri sebagian hadiahmu padaku.
Maka aku tak akan bilang siapapun.
Guru Wong? Kapan kau ke sini?
Aku ke sini
sejak awal percakapan kalian.
Bibi Ke-13 memang benar.
Gigimu benar-benar putih.
Menawan.
Tidak.
Aku harus gosok gigi sekarang. Kalau tidak, Bibi Ke13 tak menyukaiku.
Guru Wong. / Hush!
Lanjutkan saja
membahas sakitku.
Gara-gara dia. Dia pantas begini.
Guru Wong, jangan! / Aku ingin bunuh diri.
Aku mau bunuh diri!
Ah!
Astaga! Kakiku...
Direktur Zhang, aku melihat Fei Yingxiong keluar mencari Bao'er.
Apa?
Dasar brengsek!
Kalian berdua, jangan lari. Berhenti!
Hentikan dia! Habisi dia!
Masih mau lari?
Mau apa kau?
Siapa? / Ini aku, aku!
Fei Yingxiong.
Jangan takut.
Bukan aku yang mencuri baju ini.
Wanita itu, melepas bajunya dan memberikan padaku.
Tidak.
Kulepas bajuku, kuberikan padanya.
Lalu dia...
Ya ampun.
Aku ini bicara apa?
Dia dan aku sama-sama lepas baju.
Tidak.
Beri aku waktu sebentar. Aku bisa melakukannya.
Sebentar saja.
Guru Wong mabuk.
Dia menangis tersedu-sedu.
Dalam hatinya, dia selalu ingin mengatakan pada seseorang.
Namun sekarang dia tak punya kesempatan.
Bibi Ke-13 tidak dalam satu masa dengan dia.
Tapi kau disini bersamaku. Kadi aku masih punya kesempatan ini.
Sekarang, banyak yang ingin kukatakan padamu.
Kata-kata ini sudah lama dalam hatiku.
Waktu itu, aku tak mencuri barang-barangmu.
Aku cuma menulis surat cinta.
Dan memasukkannya ke dalam tasmu.
Kau juga menulis surat?
Apa maksudmu dengan "juga"?
Bukan apa-apa.
Kurasa surat itu kurang menyatakan langsung.
Aku ingat menyembunyikannya dalam tas ini.
Tas ini.
Tas ini.
Benar, tas ini.
Bohong, tak ada surat cinta dalam tas itu.
Kusembunyikan di tempat rahasia.
Surat itu?
"Apa kau ingat, 1 September 2012, di gerbang sekolah?"
Bukan ini yang aku tulis.
Jangan dibaca!
"Hari itu langit sangat biru."
"Dan angin sepoi-sepoi."
"Aku membuat satu keputusan."
"Aku didatangi cowok yang pakai jin, membantu membawakan barang bawaanku."
"Jangan dikira aku lemah sehingga tak bisa membawa koper itu."
โช Jangan membuatku menunggu lama
โช buat dirimu berkata jujur padaku
โช Aku telah memikirkan akhir tentang ini
โช berkali-kali
โช Tak lama sejak kita bertemu
โช Tapi aku sudah begitu kenal
โช Dengan senyummu dan segalanya
โช Hatiku berdebar-debar
โช Tiap kali kau di dekatku
โช Ketika restoran pinggir jalan penuh
โช sedang aku hanya membawa satu payung
โช Kuputuskan pulang agak telat
โช ketika cuaca berubah cerah
โช Ketika bus-bus melaju
โช Kamu akhirnya berjalan ke sana
โช "Aku kebetulan ke arah sana juga"
โช Di bawah purnama, bayangan kita berdampingan
โช Aku mengintip wajahmu
โช Dan lihat galaksi
โช di matamu
โช di matamu
โช Biarkan aku di sana bersamamu
โช Ketika itu terjadi
โช Kau akan bertemu denganku di sana
โช Dan jatuh cinta padaku
โช Ketika kita ingin mengungkapkan perasaan
โช Ketika pelangi cerah melengkung di atas
โช Peluk aku erat-erat
โช dalam pelukanmu
Divine basket, apa kau menonton 2 detik terakhir?
Tentu saja. / Tentu apa? 3 point terakhir?
Tembakan jitu terakhir, keren.
Sini kubantu, aku bisa bantu.
Tak usah, terima kasih. / Hey nona, aku bisa bantu.
Aku bantu bawakan.
Semua orang melihat ke bola itu.
Bolanya di atas ring keranjang basket.
Saat itu kebetulan. / Mengapa sangat bergairah?
Benar.
Terima kasih.
Apa ada yang duduk disini? / Ya, ada.
Fei Yingxiong ada di lantai 2.
Tak ada orang disini.
Kursinya buatmu saja.
Ayah.
Ayah. / Kenapa buru-buru?
Aku ingin kerja di kantor komik sepupuku.
Bukankah kau suka lukisan Cina tradisonal? Sejak kapan ganti selera dan menyukai komik?
Halo.
Kita ketemu lagi.
Kau membuatku kaget saja.
Sepupu, kenapa kau disini?
Kau keluar karena dia.
Dia menyatakan cinta padaku.
Kau bercanda?
Dia itu bocah miskin. Dia tak pantas bersamamu.
Sepupu, tak kubiarkan kau berkata begitu padanya.
Jangan panggil aku sepupu!
Apa kita ada hubungan kekerabatan?
Tidak.
Tidak.
Hadirin sekalian,
selamat datang di Kontes Wushu Dunia.
Hanya ada satu juara.
Hanya ada satu piala. yang berdiri sampai akhir,
adalah raja.
Hadiahnya 30 juta RMB.
30 juta RMB!
Kaya, hahaha!
Mohon diverifikasi. Lalu tandatangan disini.
Lawan satu? 1 lawan 10, itu aku.
Mohon pakai bajunya.
Telanjang tak menghargai Kontes ini. / Tak menghargai?
Bagaimana dengan dia?
Itu standar baju sumo.
Aku tak menghargai bila tak pakai baju,
dia menghargai, pakai baju lebih minim dariku.
Tuan, selanjutnya giliran anda.
Oh.
Guru Wong, Guru Wong, sekarang giliranmu.
Kalahkan mereka.
Dan kau bisa pulang Guru Wong.
Ada apa dengan dia? / Wong... Guru Wong, aku dipihakmu.
Apa yang terjadi? / kau harus belajar darinya.
Tendangan Tanpa Bayangan dan Pukulan Tanpa Jejak,
sudah hilang lebih dari 100 tahun lalu.
Siapa kau sebenarnya?
Wong dari Foshan.
Hari ini, aku merasa terhormat,
bisa beradu beberapa pukulan denganmu.
Silahkan pukul aku dengan kekuatan penuh.
Aku sangat ingin tewas di tanganmu.
Halo Bro Tao, jangan khawatir.
Pasti tak ada masalah.
Dan pasti ada kejutan yang menyenangkan.
Nanti, keempat pendekar itu akan dikalahkan oleh Fei Yingxiong.
Kejuaraan ini masih milik kita.
Bersiap, mulai!
Kenapa kalian ini?
Apa-apaan? / Taktik. Cuma taktik.
Taktik dengkulmu!
Jika kau kalah kali ini,
kucincang kau jadi makanan anjing!
Lebih keras lagi.
1
2
Aku bilang bunuhlah aku.
Bukan menekanku. Beri yang lebih menegangkan!
Hahaha
Katakan, kenapa kau meremehkanku?
Lebih keras lagi...
Dia berniat bunuh diri.
Kau jangan mengalah begitu saja sama dia, Guru Wong!
Kau jangan main seperti ini.
Mampus kau!
Hey, kau tak boleh naik...
Apa yang kau lakukan? / Ya, apa-apaan kau ini?
Ya, apa maumu? / Apa? Kau tak dengar?
Siapapun yang berdiri sampai akhir adalah juara.
Apa maksudnya? / Boleh juga, serang!
Ayo!
Persetan kau!
Guru Wong, kau tak apa-apa? / Biarkan aku!
Baik, sebaiknya kubunuh sendiri kau,
jika kau berniat bunuh diri.
Kembali!
Apa kau tahu kenapa Bibi Ke-13 ada hubungan denganku?
Karena dia sudah tahu kau seorang pengecut.
Aku tahu kalian tumbuh bersama sejak kecil.
Aku masih berani merayu dia. Mengapa?
Karena kau seorang pengecut!
Akulah yang harusnya menerima surat putus cinta itu.
Aku tak menyerah.
Kau menyerah. Kenapa kau menyerah segampang ini?
Apa kau sungguh mencintainya?
Jangan! Jangan pukul dia.
Guru Wong,
kau bilang seorang pria harus punya keberanian. Berani menyatakan cinta pada wanita.
Sekarang aku berani menyatakan cinta pada Bao'er.
Kenapa kau tak berani kembali pada Bibi Ke13?
Oh, bisa tidak kalian ini diandalkan?
Nanti aku bisa dibunuh Bro Tao.
Kau sudah janji membantuku. Pria harus menepati janji.
Orang berlatih Kungfu
harusnya tetap memperbaiki diri dan membantu yang lemah.
Kau gagal meyakini itu. Sekarang bocah ini malah lebih berani darimu.
bagaimana bisa orang menganggapmu seorang guru-besar?
Hari ini kuhajar kau sampai mati.
Agar Bibi Ke-13 tak perlu membuat pilihan.
Karena dia tak punya pilihan.
Aku, Wong akan menepati janjiku.
Membantu Yingxiong memenangkan pertandingan ini.
Dan menyelesaikan keinginan.
Bagus.
Maka kita akan kembali sama-sama pada Bibi Ke-13 untuk menjelaskan semuanya.
Untuk melihat siapa yang tertawa terakhir.
Setuju.
Dia lawanku.
Yingxiong, sembunyi sini.
Baik.
Jangan mendekat. Mundur!
Guru Ip. Kenapa sembunyi disini?
Apa? Ini kemampuan unikku.
1 lawan 10.
Zhen, Guru Wong bisa mengatasi dia.
Baik.
Guru Wong!
Bao'er diculik oleh Zhang Peng.
Bantu aku menyelamatkan dia.
Bao'er ada di tanganku. Untuk menyelamatkannya kau harus segera ke lift 4 Area A.
Menjijikkan.
Gawat!
Aku menang.
Mana Bao'er? / Lift nomer 4.
Ayo.
Guru, jangan pergi. Kontesnya belum selesai.
Mereka semua pergi. Guru Ip
aku mengandalkanmu.
Baiklah. / Kau begitu setia.
Kaulah Guru-besar sesungguhnya.
Aku tak bisa... tak bisa pura-pura begini.
Sebenarnya, aku bukan Ip man.
Kalian semua mengira aku Ip Man.
Sebenarnya, aku cuma seorang buronan.
Kau bukan Ip Man? Siapa kau?
Ip...
Bit Man.
Yingxiong... tunggu kami! / Satu. Dua...
Lima enam tujuh, mana nomer 4? / Di sana.
Dahulu seorang bocah lelaki jatuh cinta dengan seorang anak perempuan.
Mereka kekasih semasa kecil.
Suatu hari, saat bocah menggendong gadis itu
gadis itu memintanya di punggung bocah. / Zang Peng.
Ketika kita beranjak dewasa, aku akan menikahimu.
Kemudian, bocah lelaki itu diam-diam berubah pikiran.
Bila dia harus menjadi pria terbaik di dunia ini.
Dia ingin disaksikan dunia
saat mengatakan pada gadis itu bila dia sangat mencintainya.
Maka bocah itu meninggalkan orang tuanya,
untuk belajar di luar negeri sendirian.
Setelah pulang, dia menemukan sebuah perusahaan teknologi top di Cina.
Gadis itu menyukai komik. Maka cowok itu menemaninya kerja di kantor komik.
Gadis itu menyukai Kungfu.
Maka cowok itu mengadakan pertunjukan Kungfu dan kontes Wushu.
Kemudian, aku memasang cincin lamaran
di mainan-pintar Kungfu.
Dan memberikannya padanya.
Aku berjanji, akan melindunginya seumur hidupku.
Dari bahaya apapun.
Oleh karena itu, aku menciptakan baju Kungfu terkuat di dunia.
Untuk membunuh semua orang jahat.
Namun, aku tak menyangka
di kantor komik
ada bajingan itu.
Orang brengsek!
Yingxiong!
Yingxiong!
Bao'er! / Tunggu!
Kau terlalu menyombongkan diri,
untuk menantang kami berempat.
Cukup aku saja yang mengatasimu.
Jingwumen
Zhen. / Apa?
Tiap kali muridmu bertarung dengan orang lain, dia melepas bajunya?
Bukankah menurutmu itu seksi?
Sepupu
aku mohon.
Jangan lakukan ini. / Aku tahu
Fei Yingxiong mencintaimu. Aku juga mencintaimu.
Apa kau bisa memberiku kesempatan adil untuk bersaing?
Apa, apa yang kalian lihat?
Seorang Zombie,
seorang bajingan, orang cacat,
dan orang sok pamer.
Apa?
Apa ini baju mewah pesta?
ANALISA BERHASIL
Bagaimana mungkin dia bisa begitu?
ANALISA BERHASIL
Persetan kau!
Menurutmu aku mengadakan Kontes Wushu itu bukan tanpa alasan?
Data Kungfu kalian
semua sudah kurekam dalam penemuan terbesarku, baju Kungfu.
Langkah pertama adalah meniru. Lalu baju ini tahu cara mengalahkanmu.
Apa aku kuat?
Zhen.
Zhen!
Guru Huo, jangan guncang aku.
Rasanya sakit sekali.
Rupanya kau tahu persis gerakannya Zhen.
Kau mungkin tak bisa melihat gerakanku.
Zhen. / Guru Wong.
Cukup.
Kau bisa tahu serangan tipuanku?
Baik.
Pukulan Tanpa Jejak.
Ah!
Pukulan Tanpa Jejak...
Jangan bergerak.
Berhenti!
Aku tak bisa bayangkan
itu sampai dalam analisamu...
Awas kau!
Para pecundang!
Guru Huo. / Tak apa-apa.
Dia baru saja mengalahkan Pukulan Tanpa Jejak-ku.
Tapi jurus kecepatanku pasti lebih baik dari dia.
Guru Huo!
Tak apa, aku baik-baik saja.
Guru Huo.
Aku tahu kau ahli dalam menjaga wanita.
Jika kau bisa tetap hidup dan kembali
tolong jagalah Bibi Ke-13.
Keren.
Kenapa dia bisa sekeren itu?
Guru Huo! / Tak apa. Aku tak apa-apa.
Maju lagi!
Hm. / Tendangan Tanpa Bayangan.
Kau sudah kadaluarsa. Lihatlah Tendangan Tanpa Bayangan Angin-berputarku.
Guru Wong!
Maaf.
Ternyata kaki kiri.
Jangan, jangan!
Guru Wong.
Lihat dirimu, pecundang. Bao'er
kau bilang cinta dia.
Apa dia pantas mendapat cintamu,
begitu? / Bao'er.
Kau bilang, kau mencintaiku?
Kau tak pantas.
Kuberitahu satu rahasia.
Tadi malam, aku mencium Bao'er.
Dasar bajingan!
Temperatur dalam kolam
begitu pas.
Kau mau mati ya?
Fei Yingxiong!
Kami sudah berupaya. Berhenti!
Kau tahu
apa yang terjadi selanjutnya? Kau pasti tahu.
Akan kuhabisi kau!
Pecundang...
Apa ada cara lain mengajariku seni beladiri tingkat tinggi, Guru Wong?
Tentu ada. Bukalah ketiga saluran qi dirimu dan 7 cakra dengan tenaga dari luar.
Jika kita berhasil, kau akan mampu melempar gajah dengan satu tangan.
Dan menyebrangi sungai naik daun semalaman.
Ada pemisah, di Setiap Cakra.
Menuju ke Langit Jun sebagai pembukaan Cakra Akar.
Menuju ke Langit Hao, sebagai pembuka Cakra Perut.
Saat darah hitam keluar, kesempatan terakhir sudah tertutup.
Saat darah merah keluar, kau mencapai tingkat tertinggi.
Saat darah berubah dari hitam menjadi merah, ketujuh cakra mulai membuka.
Hanya inilah cara membuka ketiga saluran "qi"mu.
Bocah pintar.
Untuk mengajak soerang gadis, setidaknya kau harus ganteng.
Omong kosong.
Beri aku satu pukulan lagi.
bantu aku, dan aku akan berhasil.
Aku tahu. Bao'er, bantu dia!
Katakan kau cinta padanya.
Semangati dia.
Yingxiong, kuingin menikah denganmu!
Bao'er, aku datang.
Bao'er milikku!
Enyah kau ke neraka.
Ups.
Kumohon, hentikan.
Biarkan mereka pergi.
Katakan saja "aku mencintaimu". Kenapa kau katakan ingin menikah dengannya?
Apa kau tak tahu pernikahan itu mengubur cinta?
Yingxiong!
Kau benar-benar mati menyedihkan.
Bao'er, ini salahku. Aku tak memberimu pilihan.
Hanya aku kini pilihanmu.
Hanya aku pahlawan untukmu.
Kau hanya bisa memilihku.
Kau dengar aku?
Keajaiban.
Mustahil!
Di masa lalu, Bodhi dharma, Guru Zen, menghadap dinding selama 9 tahun.
Untuk membuka ketiga saluran "qi"nya dan memicu ketujuh cakra.
Dan akhirnya memunculkan kekuatan dalamnya dan menjadi seorang Buddha.
Dengan kata lain,
Fei Yingxiong mengalami hal yang sama seperti Bodhi darma.
Dan masuk ke tahap thanatosis (kematian palsu) dengan pikiran berasal dari tanpa pikiran.
Dengan 7 cakra terbuka dan 3 saluran "q" terhubung
dia bisa melihat kekuatan sejatinya dan membentuk kembali kekuatan itu
Sendiri.
Pakailah istilah sederhana!
Suatu kebangkitan.
Alasan kau mengalahkan ketiga guru hebat itu
karena analisa bajumu lebih cepat dari gerakan mereka.
Tapi sekarang aku mencapai tingkat tertinggi seni bela diri Cina.
Kecepatan
Penguasaan.
Tidak mung...
Mungkin!
Terbuka. / Pergilah.
Aku akui, bajumu kelihatannya cukup canggih.
Tapi katakan,
kau tak menolong yang lemah. Kau tak membantu nenek-nenek menyebrang jalan.
Itu tak masalah.
Tapi kenapa kau mesti mengganggu pecundang sepertiku?
Ingat, Kung Fu hanya soal 2 kata.
Kebajikan Bela-diri.
Persetan Kebajikan Bela-diri!
Cuma secuil
cerita tentang Bao'er dan aku.
Sama seperti cerita dalam komik.
Si pahlawan menyelamatkan puteri.
Untuk melindungi dirinya agar tak dicincang Bro Tao buat makanan anjing,
Bro Shi bertarung mati-matian, tetap berdiri di sana sampai akhir.
Dan memenangkan kejuaraan.
Ip Bit Man mengakui kejahatannya dan menyerahkan diri pada yang berwajib.
Kudengar prilakunya cukup baik di penjara. Juga mendapat keringanan hukuman.
Aku sudah membuat permintaan,
untuk memenuhi janjiku pada ketiga guru.
Tapi mereka tak kembali.
Dan masih tinggal bersama kami cukup lama.
Sampai
senja itu....
Sejak itu, aku tak pernah melihat mereka lagi.
JANGAN BERANJAK DULU...
follow IG: @broth3rmax
broth3rmax, 7 Desember 2018
Bapa di Surga,
sudah sebulan Wong menghilang. Aku tahu maksudMu.
Aku akan pergi ke Shanghai besok untuk menemui Tuan X.
Nona, Nona.
Tuan X datang ke gereja.
Sangat tak terduga, Kau begitu bijaksana.
Nona, tapi dia bersama Wong.
Ha? Bapa, aku bukan wanita nakal.
2 pria... mungkin berlebihan.
Bibi Ke-13, kami kembali!
Bibi Ke-13, aku putuskan untuk mundur.
Aku tak mau menjadi seorang kekasih.
Tidak, kuputuskan untuk menyerahkan Bibi Ke-13 padamu.
Kudoakan kalian berdua bahagia.
Bapa di Surga, Kau sebaiknya
bawa mereka pergi selamanya.
Agar aku bisa habiskan hidupku bersama Zhen.
Zhen? / Ya benar.
Zhen adalah Tuan X.
Ah!
Jangan!
no resync/delete-credit/re-upload broth3rmax, 7 Desember 2018
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.