All language subtitles for VEED-subtitles_Prem Ratan Dhan Payo 2015 Indo

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

Diterjemahkan Oleh : ~o0o~ Ackiel Khan feat Galank87 ~o0o~

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Guruku yang memberikannya."

"Guruku yang memberikannya."

"Guruku yang memberikannya."

"Ku terima dengan suka cita."

"Ku terima dengan suka cita."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

"Telah ku dapatkan permata cinta."

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Ini, putra Dashrath.

Terimalah busur panahmu.

Terimalah busur panahmu.

Paman Chaubey, sedikit permintaan.

Tolong beri aku busur baru.

Tolong beri aku busur baru.

Yang ini patah saat ku tarik..

...Karena itu, aku harus hentikan pertunjukannya dan me-lem-nya dulu.

...Karena itu, aku harus hentikan pertunjukannya dan me-lem-nya dulu.

Siapa suruh kau menariknya seperti Dewa Rama?

Siapa suruh kau menariknya seperti Dewa Rama?

Sesuaikan saja!

Bos, tolong aku!

Sepatu ini kekecilan!

Sepatu ini kekecilan!

Kukuku sampai sakit!

Bukannya tertawa, aku justru bisa menangis dibuatnya!

Bukannya tertawa, aku justru bisa menangis dibuatnya!

Ukuran sepatu pemeran Rahwana sebelumnya...

Ukuran sepatu pemeran Rahwana sebelumnya...

...Memang lebih kecil. Jadi, apa boleh buat?

...Memang lebih kecil. Jadi, apa boleh buat?

Harga barang-barang pada naik.

Jika ku belikan yang baru untukmu, Aku tak bisa membeli konsumsi...

Jika ku belikan yang baru untukmu, Aku tak bisa membeli konsumsi...

..Dan kita hanya bisa makan sepatumu saat makan malam.

Kau juga harus menyesuaikan!

Kau juga harus menyesuaikan!

Saat Prem Dilwala...

Saat Prem Dilwala...

...Tahu soal ini...

...Dia akan 'menyesuaikan' juga, Bos!

...Dia akan 'menyesuaikan' juga, Bos!

Kita akan mulai pertunjukannya..

Kita akan mulai pertunjukannya..

...Dengan adegan di mana...

...Sita sedang memetik bunga di taman!

...Sita sedang memetik bunga di taman!

...Sita sedang memetik bunga di taman!

Mari kita nikmati lagu yang dahsyat ini!

Mari kita nikmati lagu yang dahsyat ini!

Bhaiyya.

Terpujilah Dewa Rama!

Terpujilah Dewa Hanuman!

Terpujilah Dewa Hanuman!

Terpujilah wahai orang suci!

Terpujilah wahai orang suci!

Terpujilah semuanya!

Terpujilah Dewa Rama!

Terpujilah Dewa Rama!

Beberapa orang mahir menggunakan tangannya...

...Sementara yang lain mahir menggunakan kakinya.

Sedangkan aku mahir menggunakan keduanya!

Sedangkan aku mahir menggunakan keduanya!

Mau kemana kau?

Mau kemana kau?

Siapa yang akan bercerita kisah Rama?

Siapa yang akan bercerita kisah Rama?

Kau, Prem Bhaiya.

Aku.

Aku.

Dan apa yang biasa kulakukan sebelum bercerita?

Dan apa yang biasa kulakukan sebelum bercerita?

Kau membuat pembukaan yang megah.

Kau membuat pembukaan yang megah.

Dan tepat sebelumnya, kau berbuat hal tak pantas, itupun pada Sita!

Dan tepat sebelumnya, kau berbuat hal tak pantas, itupun pada Sita!

Dan tepat sebelumnya, kau berbuat hal tak pantas, itupun pada Sita!

Maafkan kesalahanku.

Maafkan aku, Dewa.

Tapi jika ada seseorang yang ingin mengacaukan kisah indahmu...

Tapi jika ada seseorang yang ingin mengacaukan kisah indahmu...

Tapi jika ada seseorang yang ingin mengacaukan kisah indahmu...

...Itu membuatku sangat marah!

...Itu membuatku sangat marah!

Terpujilah Dewa Hanuman!

Terpujilah Dewa Hanuman!

Hone De Aaj Halla, Dekhe Gali Mohalla Biarkan kehebohan disaksikan semuanya

Hone De Aaj Halla, Dekhe Gali Mohalla Biarkan kehebohan disaksikan semuanya

Chaahat Ke Maathe Chandan Ka Tika Mari kita agungkan kebajikan

Chaahat Ke Maathe Chandan Ka Tika Mari kita agungkan kebajikan

Hai Ram Sita Iss Mein Terdapat kisah Rama-Sita di dalamnya

Hai Ram Sita Iss Mein Terdapat kisah Rama-Sita di dalamnya

Sharm-O-Haya Ki Rasmein Juga adat, ritual dan kesederhanaan

Jin Mein Mohabbaton Ka Tareeka Ada pula metode cinta di dalamnya

Jin Mein Mohabbaton Ka Tareeka Ada pula metode cinta di dalamnya

Seekhegi Chhori Aur Seekhega Chhabeela Para pria-wanita akan belajar darinya

Seekhegi Chhori Aur Seekhega Chhabeela Para pria-wanita akan belajar darinya

Seekhegi Chhori Aur Seekhega Chhabeela Para pria-wanita akan belajar darinya

Seekhegi Chhori Aur Seekhega Chhabeela Para pria-wanita akan belajar darinya

Ram-Siya Ki Dekho Niraali Hey.. Saksikanlah kehebatan milik Dewa Rama

Prem Leela... Prem Leela... Kisah Cinta

Prem Leela... Prem Leela... Kisah Cinta

Selanjutnya kita beralih ke adegan Pengadilan Raja Janak...

...Di mana Dewa Rama duduk sambil tersenyum.

...Di mana Dewa Rama duduk sambil tersenyum.

Dengan bangganya, Rahwana menatap busur panah itu!

Dengan bangganya, Rahwana menatap busur panah itu!

Dan dengan sombongnya, ia melangkah maju!

Dan dengan sombongnya, ia melangkah maju!

Lankapati Baawre, Taaka-Jhaanki Kyun Kare Oh Rahwana, mengapa menoleh kesana-kemari?

Lankapati Baawre, Taaka-Jhaanki Kyun Kare Oh Rahwana, mengapa menoleh kesana-kemari?

Lankapati Baawre, Taaka-Jhaanki Kyun Kare Oh Rahwana, mengapa menoleh kesana-kemari?

Lankapati Baawre, Taaka-Jhaanki Kyun Kare Oh Rahwana, mengapa menoleh kesana-kemari?

Apne Kutil Bhaav Tu Janaki Se Rakh Pare Singkirkanlah niat jahatmu dari Sita

Apne Kutil Bhaav Tu Janaki Se Rakh Pare Singkirkanlah niat jahatmu dari Sita

Apne Kutil Bhaav Tu Janaki Se Rakh Pare Singkirkanlah niat jahatmu dari Sita

Apne Kutil Bhaav Tu Janaki Se Rakh Pare Singkirkanlah niat jahatmu dari Sita

Na Dain Karam Kar Tu Lakukanlah hal baik

Kuch Laak Sharam Kar Tu Milikilah rasa malu

Kuch Laak Sharam Kar Tu Milikilah rasa malu

Raavan Tu Kar Yahaan Se Rawaani Rahwana, enyahlah dari sini

Raavan Tu Kar Yahaan Se Rawaani Rahwana, enyahlah dari sini

Gusse Mein Kaahe Ko Hota Laal Peela Mengapa kau marah (Rahwana)?

Gusse Mein Kaahe Ko Hota Laal Peela Mengapa kau marah (Rahwana)?

Gusse Mein Kaahe Ko Hota Laal Peela Mengapa kau marah (Rahwana)?

Gusse Mein Kaahe Ko Hota Laal Peela Mengapa kau marah (Rahwana)?

Ram-Siya Ki yeh Hai Nirali Hey.. Saksikanlah kehebatan milik Dewa Rama

Ram-Siya Ki yeh Hai Nirali Hey.. Saksikanlah kehebatan milik Dewa Rama

Prem Leela... Prem Leela... Kisah cinta

Prem Leela... Prem Leela... Kisah cinta

Prem Leela... Prem Leela... Kisah cinta

Jaise Radha Shyam Se, Sita Mili Ram Se Seperti Radha-Krishna, Sita bertemu Rama

Jaise Radha Shyam Se, Sita Mili Ram Se Seperti Radha-Krishna, Sita bertemu Rama

Jaise Radha Shyam Se, Sita Mili Ram Se Seperti Radha-Krishna, Sita bertemu Rama

Jaise Radha Shyam Se, Sita Mili Ram Se Seperti Radha-Krishna, Sita bertemu Rama

Jaise Radha Shyam Se, Sita Mili Ram Se Seperti Radha-Krishna, Sita bertemu Rama

Sabko Apna Pyaar Yun Mil Jaaye Aaraam Se Semoga semua segera menemukan cintanya

Sabko Apna Pyaar Yun Mil Jaaye Aaraam Se Semoga semua segera menemukan cintanya

Sabko Apna Pyaar Yun Mil Jaaye Aaraam Se Semoga semua segera menemukan cintanya

Sabko Apna Pyaar Yun Mil Jaaye Aaraam Se Semoga semua segera menemukan cintanya

Sun Chhotu Aur Pappu, Raju, Gopal, Gappu Dengar Chotu, Bhappu, Raju, Gopal, Gappu

Tumko Bhi Mile Sapno Ki Rani Kau juga 'kan temukan gadis impianmu

Tumko Bhi Mile Sapno Ki Rani Kau juga 'kan temukan gadis impianmu

Meena Ho, Rajjo Ho, Ya Ho Wo Sheela Mungkin namanya Meena, Rajjo atau Sheela

Meena Ho, Rajjo Ho, Ya Ho Wo Sheela Mungkin namanya Meena, Rajjo atau Sheela

Meena Ho, Rajjo Ho, Ya Ho Wo Sheela Mungkin namanya Meena, Rajjo atau Sheela

Meena Ho, Rajjo Ho, Ya Ho Wo Sheela Mungkin namanya Meena, Rajjo atau Sheela

Hey... Dekho Re, Dekho Re Hey semuanya saksikanlah..

Hey... Dekho Re, Dekho Re Hey semuanya saksikanlah..

Prem Leela.. Prem Leela Kisah Cinta (Ram-Sita)

Prem Leela.. Prem Leela Kisah Cinta (Ram-Sita)

Prem Bhaiya, aku masih tak mengerti mengapa kau masih menjadi...

Prem Bhaiya, aku masih tak mengerti mengapa kau masih menjadi...

Prem Bhaiya, aku masih tak mengerti mengapa kau masih menjadi...

..Artis lokal tak terkenal.

Kenapa kau masih bicara seperti wanita?

Kenapa kau masih bicara seperti wanita?

Kau tidak sedang memerankan Sita.

Kau membuatku sangat jengkel!

Apa itu Yayasan Uphaar...

Apa itu Yayasan Uphaar...

..Yang sekali lagi membuatmu menyumbangkan seluruh penghasilanmu?

Yayasan Uphaar itu dikelola oleh....

Yayasan Uphaar itu dikelola oleh....

....Putri Maithili dari Devgarh.

....Putri Maithili dari Devgarh.

Nona, aku tahu Putri Maithili sedang di Delhi sekarang.

Nona, aku tahu Putri Maithili sedang di Delhi sekarang.

Dia punya butik besar di sana.

Dia punya butik besar di sana.

Bagus sekali!

Tapi kapan dia kembali?

Tapi kapan dia kembali?

Tahun lalu dia kemari..

..Pada hari Minggu, 20 September Pukul 3:30 Sore.

..Pada hari Minggu, 20 September Pukul 3:30 Sore.

Dia kemari dengan pesawat tempur. Aku ingat itu.

Aku tak tahu kapan dia akan kemari lagi.

Tapi minggu depan, dia akan ke Pritampur!

Tapi minggu depan, dia akan ke Pritampur!

Pritampur!

Pritampur!

Hanya perjalanan sehari dari sini.

Hanya perjalanan sehari dari sini.

Putri sudah bertunangan dengan Vijay Singh, Pangeran Pritampur.

Putri sudah bertunangan dengan Vijay Singh, Pangeran Pritampur.

Dan minggu depan adalah Penobatan Pangeran.

Jadi, dia pasti akan hadir!

Kenapa tak kau susul kesana saja?

Kenapa tak kau susul kesana saja?

Dia takkan mau menemuiku.

Dia takkan mau menemuiku.

Tentu saja dia mau.

Dan saat kau menemuinya....

...Serahkan sendiri kotak sumbanganmu padanya.

...Serahkan sendiri kotak sumbanganmu padanya.

Dia pasti sangat senang.

Dia pasti sangat senang.

Baiklah.

Kenapa kau tidak ikut juga? Sebagai dukungan moral!

Kenapa kau tidak ikut juga? Sebagai dukungan moral!

Aku tak mau ikut.

Aku tak mau.

Aku tak mau.

Siapa yang nanya?

Kau itu temanku! Sudah jadi tugasmu menemaniku!

Kau itu temanku! Sudah jadi tugasmu menemaniku!

Ayo kita ke Pritampurrrrr...!

Ayo kita ke Pritampurrrrr...!

Yang Mulia, lahan Pritampur...

Yang Mulia, lahan Pritampur...

...Yang akan Anda warisi dari Mendiang Raja itu cukup mahal.

...Yang akan Anda warisi dari Mendiang Raja itu cukup mahal.

Kudengar harganya milyaran rupee.

Kudengar harganya milyaran rupee.

Haruskah ku katakan...

Ah, lupakan harga pastinya.

Ah, lupakan harga pastinya.

Intinya, Wow!

Bagaimana perasaan Anda?

Aku merasa terberkati.

Perdana Menteri Anda, Deewan Saheb, mengatakan bahwa...

...Para tamu dari seluruh dunia akan hadir di penobatan Anda.

...Para tamu dari seluruh dunia akan hadir di penobatan Anda.

Seluruh tempat akan dihias...

Seluruh tempat akan dihias...

...Dan penobatan anda akan sangat meriah dan megah.

...Dan penobatan anda akan sangat meriah dan megah.

Oia, jaman sekarang....

Oia, jaman sekarang....

...Namanya bukan 'konyol', tapi... rasanya itu lucu.

Bagaimana menurut Anda?

Bagaimana menurut Anda?

Menurutmu tradisi itu lucu?

Menurutmu tradisi itu lucu?

Tidak, maksudku...

Apa tujuan orang sinting ini kemari hanya untuk buang waktuku?

Apa tujuan orang sinting ini kemari hanya untuk buang waktuku?

Tuan.

Maaf!

Maaf!

Mengikuti tradisi...

Mengikuti tradisi...

...Lebih penting bagiku dibanding dengan menjadi Raja.

Berikutnya.

Berikutnya.

Jadi di hari itu, Anda akan memakai pakaian kerajaan...

...Lengkap dengan pedang dan menaiki gajah di antara pasukan berkuda?

...Lengkap dengan pedang dan menaiki gajah di antara pasukan berkuda?

...Lengkap dengan pedang dan menaiki gajah di antara pasukan berkuda?

Ya.

Pada hari itu di Pritampur, tak perlu ada yang memasak.

Pada hari itu di Pritampur, tak perlu ada yang memasak.

Setiap penduduk...

...Setiap penduduk akan jadi tamu kerajaan.

...Setiap penduduk akan jadi tamu kerajaan.

Kami akan hias kerajaan ini bak pengantin.

Kami akan hias kerajaan ini bak pengantin.

Akan ada kembang api.

Semua orang akan menyerukan satu hal...

Semua orang akan menyerukan satu hal...

'Jayalah Raja Vijay Singh!'

Bukan Vijay Singh, Jayalah Pritampur!

Bukan Vijay Singh, Jayalah Pritampur!

Siapkan keretaku untuk besok pagi.

Hampir saja, Ajay. Bagus sekali!

Oh, Bhaisaheb (Yang Mulia Kakak)... / Kakak menang!

Oh, Bhaisaheb (Yang Mulia Kakak)... / Kakak menang!

Selamat Holi!

Sialan kau.

Sialan kau.

Kakak... tidak!

Bagus, Pangeran!

Bagus, Pangeran!

Tidak!

Ya.

Tidak. Tidak itu bagus, Tuan. Tidak, tak masalah.

Anda berdua memang luar biasa.

Anda berdua memang luar biasa.

Ya!

Syukurlah, Tuan.

Syukurlah tadi itu bukan sungguhan...

Syukurlah tadi itu bukan sungguhan...

...Dan hanya sekedar latihan.

Terima kasih.

Terima kasih.

Tuan, pertandingan persahabatan ini...

...Akan sangat menghibur...

...Para tamu saat penobatan.

...Para tamu saat penobatan.

Bagaimana menurut Anda? / Lumayan.

Yang Mulia... Putri Maithili sudah konfirmasi.

Ia akan tiba di Pritampur menaiki kereta pada hari Jum'at pukul 2 tepat.

Ia akan tiba di Pritampur menaiki kereta pada hari Jum'at pukul 2 tepat.

Kita harus siapkan penjagaan ketat.

Kita harus siapkan penjagaan ketat.

Siapa yang akan ke stasiun untuk menyambutnya?

Siapa yang akan ke stasiun untuk menyambutnya?

Yang pasti Kakak.

Kakak, aku harus mengurus buket 1.000 mawar merah.

Kakak, aku harus mengurus buket 1.000 mawar merah.

Kumohon... Terimalah dengan senang hati.

Kumohon... Terimalah dengan senang hati.

Beritahu dia.

Bagus, Tuan.

Terima kasih.

Kurasa aku harus menghindarinya.

Karena saat orang-orang melihat kami bersama...

..Mereka seakan tak memberkati kami.

..Mereka seakan tak memberkati kami.

Yang Mulia, sesuai tradisi...

Yang Mulia, sesuai tradisi...

...Para saudari Anda lah yang seharusnya menyambutnya.

...Para saudari Anda lah yang seharusnya menyambutnya.

Setelah Ibu tiada, kapanpun ku merindukannya...

Setelah Ibu tiada, kapanpun ku merindukannya...

...Ayah sering mengatakan...

...Ayah sering mengatakan...

'Kau tak sendirian Vijay, kau punya 2 orang ibu...'

'Kau tak sendirian Vijay, kau punya 2 orang ibu...'

'...Ibu Ajay..'

'...Dan Ibu Chandrika dan Radhika.'

'...Dan Ibu Chandrika dan Radhika.'

Kau sangat beruntung memiliki keluarga yang sangat banyak.

Beruntung?

Beruntung?

Kami semua hidup terpisah, menjauh satu sama lain.

Kami semua hidup terpisah, menjauh satu sama lain.

Berkat kegiatan rutinku, aku sering bicara dengan Ajay.

Tapi saudari-saudariku...

Tapi saudari-saudariku...

...Entah kenapa mereka menghindariku.

Raja ingin Anda menjaga keutuhan keluarga.

Raja ingin Anda menjaga keutuhan keluarga.

Sudah ku lakukan semampuku.

Sudah ku lakukan semampuku.

Tapi jika saudariku tak menanggapi, maka aku tak bisa berbuat banyak!

Tapi jika saudariku tak menanggapi, maka aku tak bisa berbuat banyak!

Saat anggota keluarga terpisah...

Saat anggota keluarga terpisah...

...Butuh waktu seumur hidup untuk mempersatukan mereka.

...Butuh waktu seumur hidup untuk mempersatukan mereka.

Tapi haruskah kita berhenti mencoba?

Mari kita coba lagi.

Mari kita coba lagi.

Akan ku beritahu Chandrika dan Radhika...

Akan ku beritahu Chandrika dan Radhika...

...Kalau Pangeran akan menemui mereka besok.

...Kalau Pangeran akan menemui mereka besok.

Kita akan kesana menaiki kereta istana...

Kita akan kesana menaiki kereta istana...

...Yang sering kalian mainkan bersama saat masih kecil.

...Yang sering kalian mainkan bersama saat masih kecil.

Kita akan memohon pada mereka..

...Agar mau menerima calon Kakak Iparnya di stasiun.

...Agar mau menerima calon Kakak Iparnya di stasiun.

Duduklah, akan ku panggil dia.

Chandrika!

Chandrika!

Salam. / Tn. Bhandari, Kau? Di sini?

Salam. / Tn. Bhandari, Kau? Di sini?

Putri Chandrika meneleponku.

Putri Chandrika meneleponku.

Sebagai Pengacara Keluarga Kerajaan, dia ingin tahu alasan Anda kemari...

Sebagai Pengacara Keluarga Kerajaan, dia ingin tahu alasan Anda kemari...

..Dan baru dia akan menemui Anda.

..Dan baru dia akan menemui Anda.

Dia pasti menemui Anda.

Ini tak seperti yang kau pikirkan Tn. Bhandari.

Ini tak seperti yang kau pikirkan Tn. Bhandari.

Seorang kakak kemari untuk bertemu adik-adiknya.

Seorang kakak kemari untuk bertemu adik-adiknya.

Ini urusan pribadi.

Aku akan menemuinya sendiri.

Aku akan menemuinya sendiri.

Chandrika.

Chandrika.

Apapun yang ingin didiskusikan harus kita lakukan di depan Pengacara.

Chanda!

Cukup!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Chandrika! Chandri...

Yang Mulia!

Chuttan, ayo!

Aku kesana mengikuti saranmu Deewan Saheb, dan itu kesalahanku.

Aku kesana mengikuti saranmu Deewan Saheb, dan itu kesalahanku.

Jika ini yang disebut keluarga, maka lebih baik tetap begini!

Jika ini yang disebut keluarga, maka lebih baik tetap begini!

Chuttan!

Kita sudah sampai di Pritampur!

Tidak, kita belum sampai di Pritampur.

Tidak, kita belum sampai di Pritampur.

...Masih ada waktu setengah jam untuk makan dan ke toilet.

Setengah jam? / Sana! Lakukanlah dulu.

Setengah jam? / Sana! Lakukanlah dulu.

Duduklah.

Apa ada yang ingin ke toilet? / Tidak!

Tidak, 'kan? Pak Sopir, ayo cepat berangkat.

Tidak, 'kan? Pak Sopir, ayo cepat berangkat.

Kenapa buru-buru?

Apa kau ingin bertemu calon pengantinmu di sana?

Apa kau ingin bertemu calon pengantinmu di sana?

Bukan pengantin, tapi Dewi... Yang ingin dia beri sesuatu.

Bukan pengantin, tapi Dewi... Yang ingin dia beri sesuatu.

Seakan meledek tapi memang benar.

Nak, apa kau tak ingin membeli buah dan bunga untuk Dewi itu?

Nak, apa kau tak ingin membeli buah dan bunga untuk Dewi itu?

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Arre Bhaagan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi berdegup kencang

Arre Bhaagan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi berdegup kencang

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Chal Unke Liye Kuch Lete Chalein Ijinkan ku belikan hadiah untuknya

Aur Unko Duaaein Dete Chalein Ijinkan ku mendoakannya

Aur Unko Duaaein Dete Chalein Ijinkan ku mendoakannya

Thodi Gujiya Wujiya Lete Chalein Ijinkan aku membawakan Gujiya untuknya

Thodi Gujiya Wujiya Lete Chalein Ijinkan aku membawakan Gujiya untuknya

Thodi Barfi Warfi Lete Chalein Ijinkan aku membawakan Barfi untuknya

Thodi Barfi Warfi Lete Chalein Ijinkan aku membawakan Barfi untuknya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, aku akan menemuinya

Untuk apa obat sebanyak ini? Apa penyakitnya sangat parah?

Untuk apa obat sebanyak ini? Apa penyakitnya sangat parah?

Ya.

Mehlon Ki Raani Hai, Sundar Sayaani Hai Dia Ratu istana, rupawan dan bijaksana

Mehlon Ki Raani Hai, Sundar Sayaani Hai Dia Ratu istana, rupawan dan bijaksana

Wo Khaandani Hai, Jaan-E-Dil Dia seorang bangsawan, Dialah Kasihku

Kya Kya Kharidein Hum, Kya Na Kharidein Hum Apa yang harus dan tidak harus ku beli

Kya Kya Kharidein Hum, Kya Na Kharidein Hum Apa yang harus dan tidak harus ku beli

Kya De Nishaani Ye Hai Mushqil Yang manakah, sulit ku putuskan

Kya De Nishaani Ye Hai Mushqil Yang manakah, sulit ku putuskan

Mehlon Ki Raani Hai, Sundar Sayaani Hai Dia Ratu istana, rupawan dan bijaksana

Wo Khaandani Hai, Jaan-E-Dil Dia seorang bangsawan, Dialah Kasihku

Wo Khaandani Hai, Jaan-E-Dil Dia seorang bangsawan, Dialah Kasihku

Kya Kya Kharidein Hum, Kya Na Kharidein Hum Apa yang harus dan tidak harus ku beli

Kya Kya Kharidein Hum, Kya Na Kharidein Hum Apa yang harus dan tidak harus ku beli

Kya De Nishaani Ye Hai Mushqil Yang manakah, sulit ku putuskan

Thodi Mathri Vathri Lete Chalein Ijinkan ku bawakan Mathri untuknya

Thodi Mathri Vathri Lete Chalein Ijinkan ku bawakan Mathri untuknya

Thodi Chakli Chivda Lete Chalein Ijinkan ku bawakan Chakli untuknya

Kuch Teekha Veekha Lete Chalein Ijinkan aku membawakan makanan pedas

Kuch Teekha Veekha Lete Chalein Ijinkan aku membawakan makanan pedas

O Kuch Khatta Meetha Lete Chalein Ijinkan aku membawakan makanan asam-manis

O Kuch Khatta Meetha Lete Chalein Ijinkan aku membawakan makanan asam-manis

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, Aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, Aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, Aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, Aku akan menemuinya

Aaj Unse Milna Hai Humein Hari ini, Aku akan menemuinya

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Arre Bhaagan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi berdegup kencang

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Naachan Laagyo Re Bairaagi Mann Hatiku yang sepi mulai menari

Hanya sebuah semangka untuk Tuan Putri?

Hanya sebuah semangka untuk Tuan Putri?

Apa ada orang lain yang memborong seperti kami?

Apa ada orang lain yang memborong seperti kami?

Ya... Semangka lainnya sudah diborong oleh pria itu.

Ya... Semangka lainnya sudah diborong oleh pria itu.

Dia adalah Kepala Penjaga Keluarga Kerajaan Pritampur.

Dia adalah Kepala Penjaga Keluarga Kerajaan Pritampur.

Tidak, aku tak ingin apapun.

Terima kasih, Tuan.

Makanlah jambu biji ini, rasanya sangat manis.

Maaf, Tuan. Aku tak punya cara lain agar kau terkesan.

Maaf, Tuan. Aku tak punya cara lain agar kau terkesan.

Kumohon, tolong pertemukan aku dengan Tuan Putri.

Kumohon, tolong pertemukan aku dengan Tuan Putri.

Kami datang dari tempat yang jauh...

...Dan menghadapi banyak kesulitan untuk menemui Putri Maithili.

...Dan menghadapi banyak kesulitan untuk menemui Putri Maithili.

Tuan, hanya pertemuan singkat.

Tuan, hanya pertemuan singkat.

Ya, tentu saja. Akan ku atur.

Ya, tentu saja. Akan ku atur.

Kami, penduduk Pritampur sangat peduli pada para tamu kami.

Kami, penduduk Pritampur sangat peduli pada para tamu kami.

Mari.

Masuk mobil?

Aku akan ambil koper kita.

Bhaiji (Tuan)... Aku suka kau, Bhaiji!

Bahkan Kanhaiya tak pernah menyayangiku sebesar itu.

Bahkan Kanhaiya tak pernah menyayangiku sebesar itu.

Jadi Bhaiji, apa yang bisa kami tunjukkan padamu?

Jadi Bhaiji, apa yang bisa kami tunjukkan padamu?

Pertunjukan Chota Bheem, Bal Hanuman...

...Atau 'Ladies Special'... Jai Santoshi Maa!

...Atau 'Ladies Special'... Jai Santoshi Maa!

Tidak... apa kau punya CD atau yang lain? / Ya, tentu saja.

Tidak... apa kau punya CD atau yang lain? / Ya, tentu saja.

Kami punya CD. / Kami punya CD.

Kami akan tunjukkan yang terbaik. Yang ini bagaimana?

Kami akan tunjukkan yang terbaik. Yang ini bagaimana?

Tidak... Penampilan yang itu kurang.

Tidak... Penampilan yang itu kurang.

Ini pertunjukan 'Raas-Leela' untuk Anda.

Ini pertunjukan 'Raas-Leela' untuk Anda.

Aku tak tertarik.

Tidak, Tuan, Anda harus menontonnya.

Tidak, Tuan, Anda harus menontonnya.

Demi ibumu! Demi sapimu!

Demi penjual susu!

Demi penjual susu!

Pemandangan yang bagus!

Pemandangan yang bagus!

Maharaja pasti punya penglihatan yang baik!

Inilah benteng kerajaan kami.

Inilah benteng kerajaan kami.

Duduklah, akan ku urus kamar kalian.

Ya, kami akan duduk.

Ya, kami akan duduk.

Tuan, apa kamarnya lengkap dengan toiletnya?

Tuan, apa kamarnya lengkap dengan toiletnya?

Tidak, tak masalah. Ada kebun dan lembah di sini.

Tidak, tak masalah. Ada kebun dan lembah di sini.

Yang kami butuhkan hanyalah air dingin untuk mandi.

Itu akan membuat tubuh segar dan kuat.

Itu akan membuat tubuh segar dan kuat.

Dan air hangat untuk minum. / Untuk suara dan pencernaan.

Dan air hangat untuk minum. / Untuk suara dan pencernaan.

Ya.

Kalian juga akan dapatkan layanan kamar 24 jam.

Aku menyayangimu Bhaiji. / Tuan, bagaimana soal yang tadi?

Aku menyayangimu Bhaiji. / Tuan, bagaimana soal yang tadi?

'Radha bilang...'

Tak perlu, aku tak ingin lihat. Aku punya banyak pekerjaan.

Tak perlu, aku tak ingin lihat. Aku punya banyak pekerjaan.

Aku akan segera kembali.

Tak masalah, Anda mandi saja dulu.

Tak masalah, Anda mandi saja dulu.

Kami akan buat ulang Vrindavan untuk Anda di sini.

Tuan... / Jangan sekarang. Berikan paketnya.

Tuan... / Jangan sekarang. Berikan paketnya.

Dokter, jika kau perlu peralatan lain atau apapun...

...Nanti segera kami siapkan.

...Nanti segera kami siapkan.

Tak boleh terjadi apa-apa pada Pangeran.

Tinggal kita saja orang-orang kepercayaan...

Tinggal kita saja orang-orang kepercayaan...

..Mendiang Raja yang tersisa.

Masa depan keluarga ini ada di tanganmu.

Masa depan keluarga ini ada di tanganmu.

Kau tiba di TKP pada saat yang tepat.

Kau tiba di TKP pada saat yang tepat.

...Karena itu, dia selamat.

Kalau tidak, pasti berakibat fatal!

Dia selamat berkat doa semuanya.

Dia selamat berkat doa semuanya.

Kenapa kita tak membawanya ke Rumah Sakit dan dijaga ketat?

Saat orang yang kita percayai berkhianat dan kelewat batas...

...Maka penjagaan tak ada gunanya.

Kapan penobatannya?

Kapan penobatannya?

4 hari lagi.

Raja sendiri yang menentukan tanggalnya...

Raja sendiri yang menentukan tanggalnya...

...Berdasarkan perbintangan, saat detik-detik kematiannya.

Tak baik jika ditunda.

Tak baik jika ditunda.

Dokter, ini kasus gegar otak berat.

Dokter, ini kasus gegar otak berat.

Lukanya akan segera sembuh.

Tapi dia mengalami luka dalam dan trauma di kepalanya.

Tapi dia mengalami luka dalam dan trauma di kepalanya.

Tapi jangan khawatir...

Tapi jangan khawatir...

...Dia akan segera pulih.

Terima kasih, Dokter.

Tak boleh ada yang tahu bahwa Pangeran berada di sini.

Tak boleh ada yang tahu bahwa Pangeran berada di sini.

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Hai Radha Ko Rangna Ayo kita warnai Radha

Hai Radha Ko Rangna Ayo kita warnai Radha

Chhui Mui Radha Rani Kanha Se Sharmaaye Mengapa Radha malu di hadapan Krishna

Chhui Mui Radha Rani Kanha Se Sharmaaye Mengapa Radha malu di hadapan Krishna

Nakshik Aadhe Aadhe Piya Ko Dikhlaaye Mengapa berkerudung di depan kekasihnya

Nakshik Aadhe Aadhe Piya Ko Dikhlaaye Mengapa berkerudung di depan kekasihnya

Tann Mann Kaanpe Radha Sihar Sihar Jaaye Tubuh dan hati Radha bergetar

Tann Mann Kaanpe Radha Sihar Sihar Jaaye Tubuh dan hati Radha bergetar

Halo Re Halo Re (2x) Ayo, ayo...

Halo Re Halo Re (2x) Ayo, ayo...

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re (4x) Radha Ke Angana Ayo kita menuju serambi Radha

Halo Re Halo Re (2x) Ayo, ayo...

Halo Re Halo Re (2x) Ayo, ayo...

Tuan, kau selalu bilang bahwa Tuhan selalu membantu yang kesusahan.

Tuan, kau selalu bilang bahwa Tuhan selalu membantu yang kesusahan.

Tuan, kau selalu bilang bahwa Tuhan selalu membantu yang kesusahan.

Radha Tora Rang Dhoop Sa Radha, kemunculanmu bak mentari

Kishna Ke Mann Ko Bhaave Re Menarik hati Krishna

Kishna Ke Mann Ko Bhaave Re Menarik hati Krishna

Kaise Koi Hori Ke Din Bagaimana mungkin pada saat Holi

Kaise Koi Hori Ke Din Bagaimana mungkin pada saat Holi

Dhoop Ko Rang Laagave Re Seseorang mewarnai mentari

Halo Re Halo Re (2x) Ayo, ayo..

Apa sebenarnya maksudmu?

Tuan, kali ini Pangeran berhasil selamat....

Tuan, kali ini Pangeran berhasil selamat....

...Tapi kita masih belum tahu siapa dalang semua ini.

...Tapi kita masih belum tahu siapa dalang semua ini.

Jika dia bisa melakukan ini, maka dia bisa melakukannya lagi.

Jika dia bisa melakukan ini, maka dia bisa melakukannya lagi.

Pangeran hanya bisa aman di sini saat ada Pangeran lain di luar sana!

Pangeran hanya bisa aman di sini saat ada Pangeran lain di luar sana!

Apa sekarang saatnya bercanda?

Apa sekarang saatnya bercanda?

Cepat suruh pergi mereka!

Cepat suruh pergi mereka!

Ya, Yang Mulia?

Deewan Saheb, Maithili dan aku sudah berusaha...

Deewan Saheb, Maithili dan aku sudah berusaha...

...Menghubungi Pangeran sesekali, tapi teleponnya tak aktif.

...Menghubungi Pangeran sesekali, tapi teleponnya tak aktif.

Mungkin beliau sibuk.

Mungkin beliau sibuk.

Kami sudah terima jadwal kedatangan Putri...

...Kami semua akan menyambutnya.

...Kami semua akan menyambutnya.

Selamat untuk kalian semua!

Terima kasih.

Para tamu dari penjuru dunia akan hadir...

Para tamu dari penjuru dunia akan hadir...

...Bersama media nasional dan internasional juga.

Kita akan bilang apa pada orang-orang dan Tuan Putri soal Pangeran?

Kita akan bilang apa pada orang-orang dan Tuan Putri soal Pangeran?

Dan bagaimana?

Dan bagaimana?

Prem Bhaiya?

Apa kau pernah dengar kalau Raja pernah ke desa kita? / Tidak.

Apa kau pernah dengar kalau Raja pernah ke desa kita? / Tidak.

Apa ibumu pernah ke kerajaan ini? / Tidak.

Apa ibumu pernah ke kerajaan ini? / Tidak.

Itu semua salah ibu. Bisa jadi dia saudaramu!

Itu semua salah ibu. Bisa jadi dia saudaramu!

Ini hanya kebetulan kalau kalian berdua kembar. Tak lebih.

Ini hanya kebetulan kalau kalian berdua kembar. Tak lebih.

Ku dengar, kau itu aktor yang hebat.

Kau tak yakin?

Tak yakin?

Bapu (Paman)... Jika kami menirumu, istrimu pun takkan mengenalimu.

Bapu (Paman)... Jika kami menirumu, istrimu pun takkan mengenalimu.

Bapu (Paman)... Jika kami menirumu, istrimu pun takkan mengenalimu.

Intinya adalah dia ingin aku menyamar sebagai tunangan Putri...

Intinya adalah dia ingin aku menyamar sebagai tunangan Putri...

...Selama 4 hari!

Dan 4 hari itu juga termasuk 4 malam! Kau berkata apa, Bapu?

Dan 4 hari itu juga termasuk 4 malam! Kau berkata apa, Bapu?

Dia akan sembuh, 'kan?

Dia akan sembuh, 'kan?

Atau nantinya Prem Bhaiya dan Tuan Putri bisa menikah sungguhan.

Diamlah!

Diamlah!

Tak bisakah kau pahami situasinya?

Tak bisakah kau pahami situasinya?

Ini soal hidup-mati Pangeran.

Bapu, kami tak mau menipu Putri.

Bapu, kami tak mau menipu Putri.

Bapu tidak bijaksana. Ayo kita pergi!

Kau bukan menipunya.

Kau bukan menipunya.

Tapi sebenarnya, kau sedang melidungi tunangannya!

Tapi sebenarnya, kau sedang melidungi tunangannya!

Bagaimana jika tunangan Putri dicelakai lagi?

Bagaimana jika tunangan Putri dicelakai lagi?

Bagaimana nasib Putri?

Bagaimana nasib Putri?

Kau minta bayaran berapa?

Kau minta bayaran berapa?

Bapu yang tak bijak!

Ini masa depan Tuan Putri kami.

Ini masa depan Tuan Putri kami.

Ini soal rasa hormat dan harga diri!

Ini soal rasa hormat dan harga diri!

Lupakan soal uang!

Pandangan lurus kedepan! Duduk yang benar!

Pandangan lurus kedepan! Duduk yang benar!

Bapu!

Bapu!

Saat kau punya pengalaman Dashrath...

Saat kau punya pengalaman Dashrath...

...Mengapa kau juga tak sabar seperti Laksmana Muda?

Biarkan Pemuda India ini beraksi juga.

Biarkan Pemuda India ini beraksi juga.

Jangan berani menyentuh barang apapun di kerajaan ini.

Jangan berani menyentuh barang apapun di kerajaan ini.

Kau juga punya peran di sini.

Peranmu adalah sebagai Fotografer senior.

Peranmu adalah sebagai Fotografer senior.

Yang datang kemari untuk mendokumentasikan penobatan.

Yang datang kemari untuk mendokumentasikan penobatan.

Kau sedang membuat buku...

...Kumpulan foto seluruh keluarga kerajaan sejak 1970.

...Kumpulan foto seluruh keluarga kerajaan sejak 1970.

Jenggot sudah, pakaian juga.

Tapi kau belum memikirkan nama.

Dasar penulis tak berguna.

Dasar penulis tak berguna.

Ini sudah kelewatan. Kalau Paman Masoorie masih hidup, dia pasti menamparmu.

Ini sudah kelewatan. Kalau Paman Masoorie masih hidup, dia pasti menamparmu.

Tapi akan ku pikirkan namanya.

Aku mendapatkannya!

Aku mendapatkannya!

Naadaan Masoorie.

Sudah ku bilang aku akan berpikir.

Aku sudah mendapatkannya. Naadaan Masoorie!

Aku sudah mendapatkannya. Naadaan Masoorie!

Kenapa kau tak memakai sepatumu?

Kenapa kau tak memakai sepatumu?

Pasangkan.

Aku tak diijinkan menyentuh apapun di kerajaan ini, 'kan?

Aku tak diijinkan menyentuh apapun di kerajaan ini, 'kan?

Bapu! / Lepaskan aku!

Bapu! Harus ada serah-terima dalam hidup.

Karena kau memberiku peran Pangeran, maka beri aku kebebasan sepertinya.

Karena kau memberiku peran Pangeran, maka beri aku kebebasan sepertinya.

Ambilkan buku biru di rak buku.

Ambilkan buku biru di rak buku.

Oh ayolah Bapu, apa ini tugas sebagai Pangeran?

Oh ayolah Bapu, apa ini tugas sebagai Pangeran?

Ini bukumu.

Apa-apaan...

Apa-apaan...

Masoorie!

Lihatlah Masoorie.

Dengar baik-baik!

Saat kau mengambil buku biru itu...

...Pintu rahasia menuju kantor Pangeran ini akan terbuka.

...Pintu rahasia menuju kantor Pangeran ini akan terbuka.

Salah satu dari kita akan di sini 24 jam.

Jika ada hal darurat, segera masuklah kedalam.

Jika ada hal darurat, segera masuklah kedalam.

Ikut aku!

Aku bilang, ikut aku!

Aku bilang, ikut aku!

Sekarang tontonlah DVD soal Pangeran.

Amatilah gayanya dan cara beliau berbicara.

Amatilah gayanya dan cara beliau berbicara.

Lihatlah Masoorie, semua impian kita jadi kenyataan.

Lihatlah Masoorie, semua impian kita jadi kenyataan.

Tuan, ijinkan mereka makan dulu.

Tuan, ijinkan mereka makan dulu.

Mereka boleh berbuat apapun sambil menonton videonya.

Mereka boleh berbuat apapun sambil menonton videonya.

'Aku sangat bahagia kalian datang!'

'Aku menyayangi kalian! Terima kasih!'

'Aku menyayangi kalian! Terima kasih!'

Karena gangguan pencernaan...

Karena gangguan pencernaan...

...Pangeran hanya makan masakan yang direbus.

Apa gunanya menjadi Pangeran kalau dia vegetarian... kesehatan aneh!

Apa gunanya menjadi Pangeran kalau dia vegetarian... kesehatan aneh!

Dia seperti kambing!

Dia seperti kambing!

Mulai besok, kau hanya akan makan masakan yang direbus.

Bapu. / Diamlah!

Bapu. / Diamlah!

Bapu. / Diamlah!

Ba-... / Di-...

..Pu. / ..am.

(Berbahasa Perancis)

(Berbahasa Perancis)

(Berbahasa Perancis)

Pangeran mengerti banyak bahasa.

Pangeran mengerti banyak bahasa.

Dia bisa berbahasa Perancis, Italia dan Jerman dengan lancar.

A...aa...e...ee...u...uu. / Wah!

A...aa...e...ee...u...uu. / Wah!

Kau tak perlu lebay. / Lebay ?

Kau tak perlu lebay. / Lebay ?

Kita akan umumkan kalau Pangeran sedang puasa bicara selama 4 hari kedepan.

Kita akan umumkan kalau Pangeran sedang puasa bicara selama 4 hari kedepan.

Ini adik-adik tiri Pangeran...

Ini adik-adik tiri Pangeran...

...Putri Chandrika...

...Putri Radhika.

...Putri Radhika.

Itu Chuttan, yang mengemudikan kereta kerajaan ke gunung itu.

Itu Chuttan, yang mengemudikan kereta kerajaan ke gunung itu.

Saat kita berhasil menangkapnya...

Saat kita berhasil menangkapnya...

...Kita akan buktikan kalau konspirasi ini direncanakan oleh mereka.

...Kita akan buktikan kalau konspirasi ini direncanakan oleh mereka.

Adik tiri Pangeran, Ajay Singh.

Adik tiri Pangeran, Ajay Singh.

Sekretaris Pangeran, Sameera.

Kerabat jauh Pangeran...

...Dan CEO kerajaan, Chirag Singh yang licik.

...Dan CEO kerajaan, Chirag Singh yang licik.

Bendera Bhaisaheb masih berkibar.

Bendera Bhaisaheb masih berkibar.

Itu artinya dia masih hidup.

Jangan khawatir, Tuan.

Jangan khawatir, Tuan.

Kita akan segera tahu dimana Deewan Saheb menyembunyikannya.

Kita akan segera tahu dimana Deewan Saheb menyembunyikannya.

Dan lagipula, setelah ia jatuh dari ketinggian itu...

Dan lagipula, setelah ia jatuh dari ketinggian itu...

...Kecil kemungkinan dia selamat.

...Kecil kemungkinan dia selamat.

'Si cantik' tahun 1940-an ini sekarang jadi milikmu.

'Si cantik' tahun 1940-an ini sekarang jadi milikmu.

Dan untuk orang yang memberitahuku...

...Kalau Bhaisaheb akan menemui adik-adiknya tanpa penjagaan..

...Kalau Bhaisaheb akan menemui adik-adiknya tanpa penjagaan..

Untuknya... 'Si cantik ini'.

Terima kasih, Tuan!

Anda sangat baik, Tuan. Baik sekali.

Anda sangat baik, Tuan. Baik sekali.

Kau sudah melakukan hal besar dengan merencanakan semua ini, Chirag.

Kau sudah melakukan hal besar dengan merencanakan semua ini, Chirag.

Kau telah membebaskanku.

Kau beruntung tak memiliki kakak...

Kau beruntung tak memiliki kakak...

...Yang selalu jadi perbandingan.

...Yang selalu jadi perbandingan.

Dan lalu ayah meninggal...

...Tapi memutuskan anak sulungnya yang mengatur seluruh kekayaannya.

...Tapi memutuskan anak sulungnya yang mengatur seluruh kekayaannya.

...Tapi memutuskan anak sulungnya yang mengatur seluruh kekayaannya.

Hanya dengan begitu aku bisa hidup.

Dan apa yang anak sulung itu lakukan?

Dan apa yang anak sulung itu lakukan?

Dia tak menuruti keinginanku, seperti Bos Kontraktor saja!

Dia tak menuruti keinginanku, seperti Bos Kontraktor saja!

Hari ini, untuk pertama kalinya aku memberi suatu barang...

...Tanpa ijinnya.

...Tanpa ijinnya.

Nikmatilah!

Tuan, jika Pangeran Muda tahu...

Tuan, jika Pangeran Muda tahu...

...Kalau sebenarnya Kakaknya menuruti semua keinginannya...

...Kalau sebenarnya Kakaknya menuruti semua keinginannya...

...Dan kaulah dalangnya?

Sameera, Para Raja ini tak punya waktu...

...Untuk memeriksa kas keuangannya.

Itu tugas kita.

Itu tugas kita.

Kita bisa menghancurkan istana ini.

Kita bisa menghancurkan istana ini.

Dan ini baru permulaan dari rencanaku.

Dan ini baru permulaan dari rencanaku.

Dan hadiahmu, Sameera.

Dan hadiahmu, Sameera.

Sini, ku fotokan bersamamu.

Ayo! / Oke.

Ayo! / Oke.

Ya, Tuan.

Bhaisaheb memerintahkan untuk siapkan penyambutan Putri besok.

Bhaisaheb memerintahkan untuk siapkan penyambutan Putri besok.

Dia sendiri yang akan ke stasiun untuk menyambutnya besok.

Dia sendiri yang akan ke stasiun untuk menyambutnya besok.

Bagaimana mungkin? Hah?

Pangeran akan segera datang.

Pangeran akan segera datang.

Akan ku cari tahu semuanya dan memberitahumu, Tuan Chirag.

Sameera. / Ya?

Sameera. / Ya?

Aku ingin perkenalkan tamu istimewa. / Oh! Ya, ya!

Aku ingin perkenalkan tamu istimewa. / Oh! Ya, ya!

Mari. / Silahkan.

Halo, Nak.

Halo, Nak.

Sameera, Pangeran memerintahkan...

...Agar kau mengurus Tn. Masoorie sampai penobatan.

...Agar kau mengurus Tn. Masoorie sampai penobatan.

Soal perjalanannya, tempat tinggalnya... itu semua tanggung jawabmu.

Soal perjalanannya, tempat tinggalnya... itu semua tanggung jawabmu.

Tapi Pangeran tak memberitahuku.

Dia memberitahuku... agar aku memberitahumu.

Dia memberitahuku... agar aku memberitahumu.

Baiklah.

Sameera... tolong ambilkan tempat kamera untuk Tn. Masoorie.

Sameera... tolong ambilkan tempat kamera untuk Tn. Masoorie.

Sameera... tolong ambilkan tempat kamera untuk Tn. Masoorie.

Secepatnya.

Ya.

Ya.

Kenapa kau mendekatkanku padanya?

Kenapa kau mendekatkanku padanya?

Apa kau tak lihat kalau aku sedang pendalaman karakter?

Apa kau tak lihat kalau aku sedang pendalaman karakter?

Dengar, jangan biarkan Sameera mendekati Prem Dilwala.

Dengar, jangan biarkan Sameera mendekati Prem Dilwala.

Bagaimana kalau dia sampai curiga?

Tapi...

Tapi...

Anggap saja ini bagian peranmu. / Ini? Kok bisa?

Anggap saja ini bagian peranmu. / Ini? Kok bisa?

Kau pernah dengar soal cinta? / Hmmm.

Kau pernah dengar soal cinta? / Hmmm.

Itu yang harus kau rasakan padanya.

Pintar sekali kau menempatkan cinta dalam kisah ini.

Pintar sekali kau menempatkan cinta dalam kisah ini.

WOW!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Putri akan segera tiba. Berkonsentrasilah!

Putri akan segera tiba. Berkonsentrasilah!

Aku tahu.

Apa Bapu dan Ny. Bapu selalu bertengkar? Dia selalu cemberut soalnya.

Apa Bapu dan Ny. Bapu selalu bertengkar? Dia selalu cemberut soalnya.

Dia belum menikah.

Jadi, Bapu masih perjaka!

Jadi, Bapu masih perjaka!

Kau sedang puasa bicara, jaga mulutmu!

Berikan ini pada Tuan Putri.

Berikan ini pada Tuan Putri.

Sanjay!

Tuan Putri!

Unse Milenge Toh, Hum Kya Kahenge Akan berkata apa saat berjumpa dengannya

Unse Milenge Toh, Hum Kya Kahenge Akan berkata apa saat berjumpa dengannya

Ye Socha Na, Samjha Na, Jaana Hai Aku belum memikirkannya

Shayad Kahein Aise, Unka Humesha Se Mungkin ku 'kan berkata bahwa selamanya

Shayad Kahein Aise, Unka Humesha Se Mungkin ku 'kan berkata bahwa selamanya

Sar Aankhon Par Hi Thikana Hai Dia 'kan selalu di pelupuk mataku

Sar Aankhon Par Hi Thikana Hai Dia 'kan selalu di pelupuk mataku

Unse Milenge Toh, Hum Kya Kahenge Akan berkata apa saat berjumpa dengannya

Ye Socha Na, Samjha Na, Jaana Hai Aku belum memikirkannya

Ye Socha Na, Samjha Na, Jaana Hai Aku belum memikirkannya

Shayad Kahein Aise, Unka Humesha Se Mungkin ku 'kan berkata bahwa selamanya

Shayad Kahein Aise, Unka Humesha Se Mungkin ku 'kan berkata bahwa selamanya

Sar Aankhon Par Hi Thikana Hai Dia 'kan selalu di pelupuk mataku

Jayalah Tuan Putri!

Jayalah Tuan Putri!

Berikan bunganya.

Bukan padaku, tapi pada Tuan Putri!

Bukan padaku, tapi pada Tuan Putri!

Semoga perjalanan Anda menyenangkan.

Semoga perjalanan Anda menyenangkan.

Ya... terima kasih.

Ya... terima kasih.

Bagaimana kabarmu?

Baik-baik saja.

Bagaimana nenek?

Bagaimana nenek?

Dia juga baik.

Sebenarnya beliau juga ingin ikut...

Sebenarnya beliau juga ingin ikut...

...Tapi tidak bisa karena masalah lututnya.

...Tapi tidak bisa karena masalah lututnya.

Dia menitipkan salam.

Pangeran sedang puasa bicara selama beberapa hari.

Pangeran sedang puasa bicara selama beberapa hari.

Puasa bicara?

Puasa bicara?

Kata beliau, orang-orang melakukannya demi ketentraman jiwa.

Kata beliau, orang-orang melakukannya demi ketentraman jiwa.

Dia punya cara tersendiri!

Dia punya cara tersendiri!

Oia, Pangeran boleh ber-'hum'.

Oia, Pangeran boleh ber-'hum'.

Kami sudah siapkan tempat tinggal untuk Anda di Rumah Tamu Kerajaan...

Kami sudah siapkan tempat tinggal untuk Anda di Rumah Tamu Kerajaan...

...Tapi sebelumnya, Anda harus makan siang bersama Pangeran di istana.

...Tapi sebelumnya, Anda harus makan siang bersama Pangeran di istana.

Layani dengan baik, tak boleh ada kesalahan.

Layani dengan baik, tak boleh ada kesalahan.

Dan Pangeran tak boleh membatalkan puasanya.

Dan Pangeran tak boleh membatalkan puasanya.

Terima kasih.

Maafkan aku, tapi aku tak bisa menahannya lebih lama lagi.

Maafkan aku, tapi aku tak bisa menahannya lebih lama lagi.

Sepanjang hidupku, aku selalu jadi gadis yang percaya diri.

Sepanjang hidupku, aku selalu jadi gadis yang percaya diri.

Tapi untuk pertama kalinya, aku kehilangan keyakinanku.

Tapi untuk pertama kalinya, aku kehilangan keyakinanku.

Aku perlu tahu dimana letak kesalahannya.

Aku perlu tahu dimana letak kesalahannya.

Yang Mulia, kita sudah bertunangan selama 5 bulan...

Yang Mulia, kita sudah bertunangan selama 5 bulan...

Dan kita sangat susah berkomunikasi selama lebih dari 5 bulan!

Dan kita sangat susah berkomunikasi selama lebih dari 5 bulan!

Aku tahu kau tak siap dengan pernikahan ini...

Aku tahu kau tak siap dengan pernikahan ini...

...Dan kau tak bisa menentang wasiat Mendiang Raja.

...Dan kau tak bisa menentang wasiat Mendiang Raja.

Kau sudah terbebani dengan begitu banyak tanggung jawab...

...Dan kau tak ingin menambahnya lagi.

...Dan kau tak ingin menambahnya lagi.

Terutama, saat sudah banyak hal terjadi di keluarga ini.

Terutama, saat sudah banyak hal terjadi di keluarga ini.

Aku mengerti bahwa mereka yang berpikiran bebas...

Aku mengerti bahwa mereka yang berpikiran bebas...

...Tak suka dikekang.

...Tak suka dikekang.

Tapi apa ini adil?

Jika kita ingin hidup bersama, kita tak boleh seperti orang asing.

Jika kita ingin hidup bersama, kita tak boleh seperti orang asing.

Jika kita ingin hidup bersama, kita tak boleh seperti orang asing.

Aku tak bisa hidup dalam ketakutan, entah kapan kau akan marah atau teriak.

Aku tak bisa hidup dalam ketakutan, entah kapan kau akan marah atau teriak.

Aku tak bisa hidup dalam ketakutan, entah kapan kau akan marah atau teriak.

Aku selalu ingin ada orang di sekeliling kita...

...Agar tak ada lagi sandiwara.

...Agar tak ada lagi sandiwara.

Aku bahkan tak mengenalmu.

Aku bahkan tak mengenalmu.

Yang Mulia...

Jika kau tak bahagia, maka kita bisa akhiri ini saja.

Jika kau tak bahagia, maka kita bisa akhiri ini saja.

Aku bahagia hidup di Delhi.

Yayasan Uphaar dan bisnisku selalu membuatku sibuk.

Yayasan Uphaar dan bisnisku selalu membuatku sibuk.

Aku akan jelaskan pada Nenek, tak masalah.

Aku akan jelaskan pada Nenek, tak masalah.

Akupun tak tahu kalau kau sedang menjalankan puasa bicara.

Akupun tak tahu kalau kau sedang menjalankan puasa bicara.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Tapi kau juga salah..

Tapi kau juga salah..

...Dan kau akan sepakat denganku.

Kau tak pernah ungkapkan perasaanmu padaku.

Kau tak pernah ungkapkan perasaanmu padaku.

Karena jika memang ada masalah, maka akan ku dengarkan...

Karena jika memang ada masalah, maka akan ku dengarkan...

...Dan jika ku dengarkan, akan ku hargai..

...Dan ku pahami.

...Dan ku pahami.

Katakan... Bagaimana cara menyelesaikannya?

Kau akan selesaikan makanmu, atau haruskah ku pesankan semangka spesial untukmu?

Kau akan selesaikan makanmu, atau haruskah ku pesankan semangka spesial untukmu?

Bagaimana dengan puasa bicaramu?

Bagaimana dengan puasa bicaramu?

Puasa bicara!

Kau tahu... Seorang murid, Baba Prem, pernah mengatakan...

Kau tahu... Seorang murid, Baba Prem, pernah mengatakan...

...Selama kita tak pernah menebar kebahagiaan di dunia ini...

...Selama kita tak pernah menebar kebahagiaan di dunia ini...

...Hati kita takkan pernah tentram.

...Hati kita takkan pernah tentram.

Kau ingin tahu rahasiaku?

Kemarahanku, kesabaranku...

Gejolak dalam jiwaku?

Sebentar.

Deewan...

Deewan...

...Saheb!

Ada apa, Yang Mulia?

Anda sedang puasa bicara!

Anda sedang puasa bicara!

Sudah ku putuskan membatalkannya.

Sudah ku putuskan membatalkannya.

Bukan masalah.

Kita perlu ajak Tuan Putri melihat-lihat tempat di istana...

Kita perlu ajak Tuan Putri melihat-lihat tempat di istana...

...Di mana ku habiskan masa kecilku.

Tolong diatur.

Segera!

Segera?

Segera?

Pangeran belajar di sekolah ini sampai kelas 8.

Sekolah ini dibangun tahun 1907.

Sekolah ini dibangun tahun 1907.

Arsitekturnya sangat modern saat itu.

Arsitekturnya sangat modern saat itu.

Kompetisi Kabaddi se-India digelar di sini pada tahun 1921.

Kompetisi Kabaddi se-India digelar di sini pada tahun 1921.

Turnamen Hockey se-Dunia digelar di sini juga tahun 1945.

Turnamen Hockey se-Dunia digelar di sini juga tahun 1945.

Ada Konferensi Sastra pada tahun 1960.

Pintu masuk ini juga sangat terkenal! Anda takkan menemukannya...

Pintu masuk ini juga sangat terkenal! Anda takkan menemukannya...

Ijinkan aku bercerita kisah terkenal saat aku kelas 3 SD.

Ijinkan aku bercerita kisah terkenal saat aku kelas 3 SD.

Aku sering mempermainkan guruku, tidur di kelas dan mandi di sini..

Aku sering mempermainkan guruku, tidur di kelas dan mandi di sini..

...Dengan telanjang!

...Dengan telanjang!

Ha?

Deewan Saheb, apa itu benar?

Deewan Saheb sendiri pelatih renangku.

Deewan Saheb sendiri pelatih renangku.

Dia mengajariku gaya bebas, kupu-kupu dan gaya lainnya.

Dia mengajariku gaya bebas, kupu-kupu dan gaya lainnya.

Katakan ya. Kalau tidak, akan ku beritahu kalau kau...

...Juga sering mandi bersamaku... Dengan telanjang!

...Juga sering mandi bersamaku... Dengan telanjang!

Oh, masa-masa itu.

Sekarang sudah lebih baik.

Sekarang sudah lebih baik.

Ayo Deewan Saheb, tunjukkanlah tempat biasa kita menyelam.

Ayo Deewan Saheb, tunjukkanlah tempat biasa kita menyelam.

Tidak, tidak...

Kau sedang lihat apa, Sayang?

Akulah orang yang pantas kau lihat.

Akulah orang yang pantas kau lihat.

Apa yang kau inginkan?

Mobil biru?

Apa yang terjadi, Chirag?

Sameera tak bisa melaporkan apa-apa dan kau juga diam.

Sameera tak bisa melaporkan apa-apa dan kau juga diam.

Aku paham meski setelah insiden jatuh dari ketinggian itu...

..Bhaisaheb masih bisa terselamatkan.

..Bhaisaheb masih bisa terselamatkan.

Tapi, menyambut Putri sendiri di stasiun...

Tapi, menyambut Putri sendiri di stasiun...

...Dan sekarang mengajaknya berkeliling istana...

Tidak!

Itu pasti bukan Bhaisaheb!

Itu pasti bukan Bhaisaheb!

Pasti ada yang tidak beres, Tuan.

Sangat aneh!

Apa kabar, Bhabhi (Kakak ipar)?

Selamat datang di rumah masa depanmu.

Hai Ajay, bagaimana kabarmu?

Hai Ajay, bagaimana kabarmu?

Bapu... Apa maksud ciuman itu? / Mereka saling sapa.

Bapu... Apa maksud ciuman itu? / Mereka saling sapa.

Sedang apa kau? / Menyapa!

Ngomong-ngomong, tak kusangka!

Dia mengajakmu keliling istana. Romantis sekali!

Dia mengajakmu keliling istana. Romantis sekali!

Dia sering memenangkan turnamen polo di klub ini.

Hey, tunggu sebentar!

Hey, tunggu sebentar!

Bhabhi, aku yakin kau masih ingat...

..Saat Bhaisaheb bermain di hari pertunangan kalian?

..Saat Bhaisaheb bermain di hari pertunangan kalian?

Baiklah, aku tak ingin ganggu sepasang kekasih ini... oke?

Baiklah, aku tak ingin ganggu sepasang kekasih ini... oke?

Oke, Bhaisaheb.

Nikmatilah. / Oke. Dan di sebelah sini...

Nikmatilah. / Oke. Dan di sebelah sini...

Bapu, apa yang dia perbuat? Dasar bajingan!

Bapu, apa yang dia perbuat? Dasar bajingan!

Kau dan tempat-tempatmu itu!

Kau dan tempat-tempatmu itu!

Kau undang seluruh temanmu untuk bertemu denganku saat itu.

Kau undang seluruh temanmu untuk bertemu denganku saat itu.

Kita semua bercanda.

Kita semua bercanda.

Dan aku bilang kalau kau akan lebih tampan jika tak berkumis.

Dan aku bilang kalau kau akan lebih tampan jika tak berkumis.

Entah apa yang membuatmu marah hingga meninggalkanku dan datang kemari.

Entah apa yang membuatmu marah hingga meninggalkanku dan datang kemari.

Tidak, tidak... jangan menangis.

Tidak, tidak... jangan menangis.

Sebenarnya.. itulah caraku dalam mengungkapkan rasa cinta.

Sebenarnya.. itulah caraku dalam mengungkapkan rasa cinta.

Kau mencintaiku?

Ya.

Sangat.

Tapi aku tak tahu cara mengungkapkannya.

Tapi aku tak tahu cara mengungkapkannya.

Ayo.. Kita jalan-jalan romantis?

Ayo.. Kita jalan-jalan romantis?

Ram - Laksmana!

Ram - Laksmana!

Kemarilah!

Cepat cepat!

Secepat angin!

Secepat angin!

Terminator!

Diary! Pen!

Kalian berasal dari mana?

Kalian berasal dari mana?

Gujarat.

Dasar tolol. Duduk di sini...

Dasar tolol. Duduk di sini...

...Dan berbaliklah.

Sebelum kita melangkah lebih jauh...

...Sebutkan semua keluhanmu sekarang.

...Sebutkan semua keluhanmu sekarang.

Kumis, baju, dasi, celana, CD, rompi...

Kumis, baju, dasi, celana, CD, rompi...

...Jangan sampai ada yang terlewat.

Ungkapkan perasaanmu.

Ungkapkan perasaanmu.

Tapi jangan sampai aku menulis 'Aku tak mencintaimu'.

Tapi jangan sampai aku menulis 'Aku tak mencintaimu'.

Jab Tum Chaaho, Paas Aate Ho Kapanpun kau mau, kau mendekatiku

Jab Tum Chaaho, Paas Aate Ho Kapanpun kau mau, kau mendekatiku

Jab Tum Chaaho, Door Jaate Ho Kapanpun kau mau, kau menjauhiku

Jab Tum Chaaho, Door Jaate Ho Kapanpun kau mau, kau menjauhiku

Ya Tuhan!

Jab Tum Chaaho, Paas Aate Ho Kapanpun kau mau, kau mendekatiku

Jab Tum Chaaho, Paas Aate Ho Kapanpun kau mau, kau mendekatiku

Jab Tum Chaaho, Door Jaate Ho Kapanpun kau mau, kau menjauhiku

Jab Tum Chaaho, Door Jaate Ho Kapanpun kau mau, kau menjauhiku

Chalti Hamesha Marzi Tumhari Apapun yang kau mau selalu terpenuhi

Chalti Hamesha Marzi Tumhari Apapun yang kau mau selalu terpenuhi

Kehte Ho Phir Bhi Pyaar Karte Ho Dan masih, kau bilang kau mencintaiku

Kehte Ho Phir Bhi Pyaar Karte Ho Dan masih, kau bilang kau mencintaiku

Maana Maine Galtiyaan Ki Aku sepakat aku berbuat salah

Maana Maine Galtiyaan Ki Aku sepakat aku berbuat salah

Thodi Thodi Sakthiyaan Ki Aku memang kadang keras kepala

Ishq Mein Thodi Si Mastiyaan Ki Cinta membuatku berbuat hal gila

Jab Tum Chaaho, Shikwe Gile Ho Kapanpun kau mau, kau mengeluh

Jab Tum Chaaho, Shikwe Gile Ho Kapanpun kau mau, kau mengeluh

Jab Tum Chaaho, Dil Yeh Mile Ho Kapanpun kau mau, kita harus bertemu

Jab Tum Chaaho, Dil Yeh Mile Ho Kapanpun kau mau, kita harus bertemu

Chalti Hamesha Marzi Tumhari Apapun yang kau mau selalu terpenuhi

Chalti Hamesha Marzi Tumhari Apapun yang kau mau selalu terpenuhi

Jaao Bade Aaye, Pyaar Karte Ho Sekarang pergilah, berhenti menggombal

Jaao Bade Aaye, Pyaar Karte Ho Sekarang pergilah, berhenti menggombal

Wow! Kau seperti ayah dari 9 orang anak.

Sekarang kau tak seperti ayah siapapun!

Maaf, sudah membuatmu menunggu.

Kumis?

Kumis?

Rasa cinta, Deewan Saheb. Rasa cinta.

Rasa cinta, Deewan Saheb. Rasa cinta.

Kau takkan mengerti perasaan cinta pemuda India.

Putri tak menyukai kumisku, jadi aku harus mencukurnya.

Putri tak menyukai kumisku, jadi aku harus mencukurnya.

Putri, apa kau tak suka hidungku? Haruskah ku potong juga?

Putri, apa kau tak suka hidungku? Haruskah ku potong juga?

Bagaimana menurutmu, Deewan Saheb?

Kali ini Anda boleh memotong hidung siapapun, Tuan.

Kali ini Anda boleh memotong hidung siapapun, Tuan.

Tentu saja.

Berbaliklah.

Inilah kuil...

...Tempat ultah pertama Pangeran dirayakan.

Pondasi kuil ini dibangun tahun 1953...

Pondasi kuil ini dibangun tahun 1953...

...Oleh Perdana Menteri langsung.

Para Menteri Kabinet juga memberikan doa.

Para Menteri Kabinet juga memberikan doa.

Tempat ini dihias.

Bunga-bunga bertaburan di semua tempat.

Bunga-bunga bertaburan di semua tempat.

Bunga-bunga bertaburan di semua tempat.

Hey! Kemarilah.

Aku bilang berhenti!

Aku bilang berhenti!

Bapu, hentikan ceramahmu.

Saat kau bercerita soal geografi suatu tempat...

Saat kau bercerita soal geografi suatu tempat...

...Itu mengingatkan masa lalunya, dan aku harus keluarkan diary ini.

Kau hanya akan berkata pada Putri sesuai perintahku. Mengerti?

Kau hanya akan berkata pada Putri sesuai perintahku. Mengerti?

Ha?

Baiklah, Bapu.

Berdasarkan pengalamanmu dengan para gadis...

Berdasarkan pengalamanmu dengan para gadis...

...Katakan bagaimana aku bisa membujuk wanita ini?

...Katakan bagaimana aku bisa membujuk wanita ini?

Aku...

Aku menunggu, Bapu.

Aku menunggu, Bapu.

Akan ku beritahu.

Bapu, kau tak punya pengalaman soal wanita.

Bapu, kau tak punya pengalaman soal wanita.

Wibawamu belum lengkap, Bapu Sang Perjaka!

Wibawamu belum lengkap, Bapu Sang Perjaka!

Akan ku katakan pada dunia kalau kau masih perjaka, Bapu!

Akan ku katakan pada dunia kalau kau masih perjaka, Bapu!

Anda belum pernah lihat hiasan lampu ini sebelumnya....

Anda belum pernah lihat hiasan lampu ini sebelumnya....

...Yang baru saja kami kerjakan setiap malam.

...Yang baru saja kami kerjakan setiap malam.

Mendiang Raja suka menikmati syair dengan cahaya lampu-lampu ini.

Mendiang Raja suka menikmati syair dengan cahaya lampu-lampu ini.

Beliau biasa habiskan waktu bersama Ratu di sini.

Beliau biasa habiskan waktu bersama Ratu di sini.

Oh... manis sekali.

Oh... manis sekali.

Bapu. / Apa?

Menghabiskan waktu di sini? Apa tak ada tempat lain di istana?

Menghabiskan waktu di sini? Apa tak ada tempat lain di istana?

Diamlah!

Tapi, Bapu... / Sekarang diamlah!

Tapi, Bapu... / Sekarang diamlah!

Malam itu, aku membuatkan barbekyu spesial untukmu di situ.

Malam itu, aku membuatkan barbekyu spesial untukmu di situ.

Malam itu, aku membuatkan barbekyu spesial untukmu di situ.

Butuh waktu 3 jam...

...Untuk berdandan dan memakai gaun kesukaanmu.

...Untuk berdandan dan memakai gaun kesukaanmu.

...Untuk berdandan dan memakai gaun kesukaanmu.

Dan kita sudah saling berjanji...

Dan kita sudah saling berjanji...

...Kalau kita takkan bertengkar malam itu.

...Kalau kita takkan bertengkar malam itu.

Kita hanya akan bicara soal cinta.

Kita hanya akan bicara soal cinta.

Dan kau...

Dan kau...

Dan aku...?

'Bagaimana jika ku mendekapmu? Dan apa itu cinta?'

'Bagaimana jika ku mendekapmu? Dan apa itu cinta?'

Bukankah itu yang kau katakan?

Bukankah itu yang kau katakan?

Kita tak bisa membahas masa depan ataupun perasaan kita..

Kita tak bisa membahas masa depan ataupun perasaan kita..

...Sampai kau mengerti apa yang diinginkan seorang wanita.

...Sampai kau mengerti apa yang diinginkan seorang wanita.

Itulah pertengkaran dan pertemuan terakhir kita.

Itulah pertengkaran dan pertemuan terakhir kita.

Pangeran, kau tak pernah selesaikan masalahmu?

Pangeran, kau tak pernah selesaikan masalahmu?

Kau mengacaukan semuanya!

Menghabiskan waktu sebelum menikah?

Menghabiskan waktu sebelum menikah?

Sekarang terbukti kalau Pangeran itu bajingan!

Sekarang terbukti kalau Pangeran itu bajingan!

Seekh Li Hain, Pyaar Ki Baarikiyan Sabhi Telah ku pelajari seluk beluk cinta

Seekh Li Hain, Pyaar Ki Baarikiyan Sabhi Telah ku pelajari seluk beluk cinta

Ho Samay Agar Toh Sikha Dijiye Abhi Jika kau ada waktu, ajari aku sekarang

Ho Samay Agar Toh Sikha Dijiye Abhi Jika kau ada waktu, ajari aku sekarang

Kaise Kisi Ko Rijhaate Baat Baat Mein Cara mengesankan seseorang dengan kata-kata

Kaise Kisi Ko Rijhaate Baat Baat Mein Cara mengesankan seseorang dengan kata-kata

Door Kaise Hoti Kisi Ki Naraazgi Dan menghapus amarahnya

Door Kaise Hoti Kisi Ki Naraazgi Dan menghapus amarahnya

Bhole Ban Ke Karte Ho Gustaakhiyaan Bersikap naif, kau berbuat kesalahan

Bhole Ban Ke Karte Ho Gustaakhiyaan Bersikap naif, kau berbuat kesalahan

Chhod Do Ye Sab Chalaakiyaan Hentikan semua kelicikan itu

Chhod Do Ye Sab Chalaakiyaan Hentikan semua kelicikan itu

Baat Mein Behlaao Na Yun Jangan mencoba membujukku

Baat Mein Behlaao Na Yun Jangan mencoba membujukku

Baat Ko Badhaao Na Yun Jangan memperumit masalah

Maanungi Na Main Manao Na Yun Tak perlu membujukku, takkan mempan

Maanungi Na Main Manao Na Yun Tak perlu membujukku, takkan mempan

Jab Tum Chaaho, Shaam Saji Ho Kapanpun kau mau, sore akan dihias

Jab Tum Chaaho, Shaam Saji Ho Kapanpun kau mau, sore akan dihias

Jab Tum Chaaho, Raat Dhali Ho Kapanpun kau mau, malampun dihias

Jab Tum Chaaho, Raat Dhali Ho Kapanpun kau mau, malampun dihias

Ab Tum Chaaho, Jo Bhi Saza Do Apapun hukumanmu, ku terima

Ab Tum Chaaho, Jo Bhi Saza Do Apapun hukumanmu, ku terima

Bas Thoda Sa, Hans Ke Dikha Do Hanya saja, berikan senyummu

Bas Thoda Sa, Hans Ke Dikha Do Hanya saja, berikan senyummu

Keluarkan!

Muntahkan!

Muntahkan!

Ku bilang muntahkan!

Onta, kembalikan diary-ku!

Onta, kembalikan diary-ku!

Kembalikan, Kau takkan bisa mengunyahnya!

Kau bisa terkena diare.

Kau bisa terkena diare.

Onta temanku! Onta temanku!

Kumohon.

Aku mohon, Onta temanku.

Aku mohon, Onta temanku.

Akan ku sentuh kakimu, Onta temanku.

Onta temanku. Akupun akan menciummu, Onta temanku.

Onta temanku. Akupun akan menciummu, Onta temanku.

Aku ambil yang ini. Tolong dibungkus.

Aku ambil yang ini. Tolong dibungkus.

Oh Bhaiji...

Aku harus makan masakan rebus karena gangguan pencernaan Pangeran.

Terlebih, aku harus bohong 25.000 kali.

Terlebih, aku harus bohong 25.000 kali.

Saat Pangeran sudah sadar...

...Aku akan hentikan semua ini.

...Aku akan hentikan semua ini.

Dan aku akan meminta cek Rs 25.000 untuk Yayasan Uphaar.

Dan aku akan meminta cek Rs 25.000 untuk Yayasan Uphaar.

Apa itu kurang?

Apa itu kurang?

Silahkan. Silahkan.

Apa yang kau makan?

Baiklah, aku takkan bohong padamu.

Dokter memaksaku untuk makan masakan rebus...

Dokter memaksaku untuk makan masakan rebus...

...Tapi terkadang aku makan apa yang ku sukai.

...Tapi terkadang aku makan apa yang ku sukai.

Dan gangguan pencernaanmu?

Tuan Putri... Itu semua fiktif!

Tuan Putri... Itu semua fiktif!

Tuan Putri... Itu semua fiktif!

Pegang ini.

Mau kemana kau?

Mau kemana kau?

Aku haus, mau minum air. / Ini, aku punya air.

Bukan pakai botol seperti bayi.

Seperti anak-anak, bersama anak-anak, penuh keceriaan!

Seperti anak-anak, bersama anak-anak, penuh keceriaan!

Anak-anak, sekarang akan ku bantu kalian minum air. Ayo!

Anak-anak, sekarang akan ku bantu kalian minum air. Ayo!

Ini!

Minumlah!

Cukup, sekarang giliranku!

Cukup, sekarang giliranku!

Apa semua ini?

Chandrika!

Perbaiki dasimu. Ayo kita pulang.

Hai, Chandrika!

Hai, Chandrika!

Aku kesitu!

Kemana saja kau?

Radhika, kau tampak berbeda.

Radhika, kau tampak berbeda.

Sudah dewasa dan sangat manis.

Semoga kau panjang umur.

Aku beli gelang perak ini barusan, seperti yang kita pakai saat sekolah.

Aku beli gelang perak ini barusan, seperti yang kita pakai saat sekolah.

Berikan tanganmu.

Berikan tanganmu.

Becak!

Becak!

Dengar, Chandrika... / Ayo berangkat!

Dengar, Chandrika... / Ayo berangkat!

Putri Maithili dan Putri Chandrika...

Putri Maithili dan Putri Chandrika...

...Belajar di satu asrama yang sama.

Mereka berteman baik.

Mereka berteman baik.

Mereka disebut Peri-Peri Kerajaan.

Mereka disebut Peri-Peri Kerajaan.

Tapi sejak Putri Maithili bertunangan dengan Pangeran...

Tapi sejak Putri Maithili bertunangan dengan Pangeran...

...Putri Chandrika memutus hubungan dengannya.

...Putri Chandrika memutus hubungan dengannya.

Saudari yang lebih tua sangat memiliki harga-diri.

Ia mengajar di sekolah kecil untuk memenuhi kebutuhannya.

Ia mengajar di sekolah kecil untuk memenuhi kebutuhannya.

Keduanya tinggal di rumah kontrakan dengan sangat sederhana.

Keduanya tinggal di rumah kontrakan dengan sangat sederhana.

Radhika!

Radhika!

Radhika, buka pintunya!

Itu pasti tukang servis kulkas.

Itu pasti tukang servis kulkas.

Selamat pagi, Radhika!

Kakak Santa Claus-mu yang sangat baik hati ini...

Kakak Santa Claus-mu yang sangat baik hati ini...

...Telah membawakan TV, kulkas dan mesin cuci baru untukmu.

...Telah membawakan TV, kulkas dan mesin cuci baru untukmu.

Dan sebagai bonusnya, juga ada microwave, ceret dan bola sepak.

Dan sebagai bonusnya, juga ada microwave, ceret dan bola sepak.

Kakakmu juga membawa 2 kasur...

Kakakmu juga membawa 2 kasur...

...Dan 2 kasur ukuran besar untuk kedua Putri, saudariku.

...Dan 2 kasur ukuran besar untuk kedua Putri, saudariku.

Ayo, keluarkan semuanya dan serahkan.

Ayo, keluarkan semuanya dan serahkan.

Dan sebagai tambahan, aku bawakan kunci sekaligus mobil itu.

Dan sebagai tambahan, aku bawakan kunci sekaligus mobil itu.

Kumohon terimalah semua hadiahku.

Kumohon terimalah semua hadiahku.

Dan Chanda, ayo kita kubur masa lalu!

Tentu saja.

Tapi sebelum itu, bisakah kita bicara secara pribadi?

Tapi sebelum itu, bisakah kita bicara secara pribadi?

Jadi, apa penawaranmu?

Tak ada penawaran, aku hanya membawakan hadiah.

Tak ada penawaran, aku hanya membawakan hadiah.

Dan...

...Sebuah permintaan. Simpan ini.

...Sebuah permintaan. Simpan ini.

Dari seorang peri kerajaan untuk peri yang lain... Hadiah istimewa.

Dari seorang peri kerajaan untuk peri yang lain... Hadiah istimewa.

Dengan mengambil ini, kau ingin kami terima kalau kau menang dan kami kalah?

Dengan mengambil ini, kau ingin kami terima kalau kau menang dan kami kalah?

Dengan mengambil ini, kau ingin kami terima kalau kau menang dan kami kalah?

Tak ada kalah-menang dalam hubungan saudara.

Tak ada kalah-menang dalam hubungan saudara.

Hubungan apa yang sedang kita bicarakan Tn. Bhandari?

Apa yang bisa dibeli dengan apapun oleh siapapun?

Apa yang bisa dibeli dengan apapun oleh siapapun?

Hubungan yang dibangun hanya demi keuntungannya!

Hubungan yang dibangun hanya demi keuntungannya!

Tolong tanyakan padanya, Paman.

Apa yang Putra Ratu inginkan...

Apa yang Putra Ratu inginkan...

...Dari para Putri Selir Raja ini?

...Dari para Putri Selir Raja ini?

Dan kalau kau kemari hanya ingin tunjukkan kehebatan dan kedermawananmu...

...Maka maafkan aku, tapi kami tak butuh bantuanmu.

...Maka maafkan aku, tapi kami tak butuh bantuanmu.

Bawa kembali semuanya!

Bawa kembali semuanya!

Apa kau tak mendengarku?

Apa kau tak mendengarku?

Dan jika mengembalikan barang-barang ini akan menodai kehormatanmu...

Dan jika mengembalikan barang-barang ini akan menodai kehormatanmu...

...Maka itu tak masalah.

Kami tak merasa kehilangan kehormatan dengan membuang barang-barang ini.

Kami tak merasa kehilangan kehormatan dengan membuang barang-barang ini.

Ayo, Radhika!

Hey, letakkan itu di tengah!

Dan pantulkan cahaya ini ke arah sana...

Dan pantulkan cahaya ini ke arah sana...

...Para gadis malang itu bisa meleleh terkena sinar matahari.

...Para gadis malang itu bisa meleleh terkena sinar matahari.

Sebentar...

...Semuanya... goyangkan pinggulmu.

...Semuanya... goyangkan pinggulmu.

Kau akan masuk cover depan bukuku, hebat!

Kau akan masuk cover depan bukuku, hebat!

Siap?

Goyangkan!

Goyangkan!

Kau mau memotret, 'kan? Jadi kenapa aku harus bergoyang?

Kau mau memotret, 'kan? Jadi kenapa aku harus bergoyang?

Tak perlu mengajariku!

Cepat foto!

Baiklah!

Sameera, ada apa?

Tuan, aku sibuk dengan paman ini.

Tuan, aku sibuk dengan paman ini.

Dan di mana kau, Chirag?

Dan di mana kau, Chirag?

Aku di luar istana, Tuan.

Menyiapkan mobil untuk para tamu.

Menyiapkan mobil untuk para tamu.

Oh begitu.

Dan akan ku siapkan sendiri sherwaniku...

Dan akan ku siapkan sendiri sherwaniku...

...Untuk ku pakai di penobatan.

Penobatannya besok! Kita harus bagaimana?

Penobatannya besok! Kita harus bagaimana?

Masih tersisa waktu 24 jam untuk penobatannya, Tuan.

Masih tersisa waktu 24 jam untuk penobatannya, Tuan.

Dan akan ku perhatikan semua hal, dan juga semua orang!

Dan akan ku perhatikan semua hal, dan juga semua orang!

Halo.

Berhati-hatilah, Chaudhary.

Berhati-hatilah, Chaudhary.

Dan beri makan Pangeran dengan baik.

Baik, Tuan.

Dilwale!

Apa ini waktunya tidur?

Aku tak tidur, aku sedang memikirkan...

Aku tak tidur, aku sedang memikirkan...

...Keluarga kerajaan yang selalu berpakaian ketat.

...Keluarga kerajaan yang selalu berpakaian ketat.

Bapu, bagaimana kalau ada yang mau pipis? / Hei!

Bapu, bagaimana kalau ada yang mau pipis? / Hei!

Dimengerti, sekarang aku tahu!

Aku tak suka banyak bercanda.

Aku tak suka banyak bercanda.

Turunkan kakimu, berdiri!

Baik, Setan. Maksudku Deewan!

Kau membuat ulah di rumah adikmu kemarin...

...Untungnya tak diketahui publik.

...Untungnya tak diketahui publik.

Upacara hari ini diadakan di taman dekat rumah mereka.

Upacara hari ini diadakan di taman dekat rumah mereka.

Jangan ada kesalahan, paham?

Bapu, Ibu adikku bukan Ratu?

Bapu, Ibu adikku bukan Ratu?

Bapu, Ibu adikku bukan Ratu?

Itu bukan urusanmu! Mereka bukan adikmu!

Itu bukan urusanmu! Mereka bukan adikmu!

Ya, Sanjay.

Baiklah.

Baiklah.

Putri Maithili sedang menunggumu...

Putri Maithili sedang menunggumu...

...Di ruang pribadi Pangeran.

Ingatlah, Tuan Putri juga bukan milikmu!

Ingatlah, Tuan Putri juga bukan milikmu!

Bapu sudah tak waras. Sungguh gila.

Bapu sudah tak waras. Sungguh gila.

Aku menunggu.

Aku menunggu.

Cepatlah sembuh, Pangeran. Bapu membuat hidupku sengsara.

Cepatlah sembuh, Pangeran. Bapu membuat hidupku sengsara.

Oh sial!

Nona cantik, masih ada waktu untuk hal itu!!

Nona cantik, masih ada waktu untuk hal itu!!

Rahasia lain...jalan rahasia!

Rahasia lain...jalan rahasia!

Yang berasal dari satu hati menuju hati yang lain?

Aku bawa makanan dari toko Haldiram.

Doktermu akan ada di pesta, jadi dia pasti akan melarangmu...makanlah!

Doktermu akan ada di pesta, jadi dia pasti akan melarangmu...makanlah!

Kau datang untuk hal ini?

Kau datang untuk hal ini?

Aku juga ingin minta maaf...

...Atas semua keluhanku yang sudah kau tulis.

...Atas semua keluhanku yang sudah kau tulis.

Aku sudah mengerti apa itu cinta sejati.

Pangeran pergi ke rumah adiknya untuk menebus kesalahan, demi aku.

Pangeran pergi ke rumah adiknya untuk menebus kesalahan, demi aku.

Kalau itu bukan cinta sejati, lalu apa?

Kalau itu bukan cinta sejati, lalu apa?

Upacara penobatanmu akan dimulai hari ini.

Upacara penobatanmu akan dimulai hari ini.

Sudah kau temukan wanita lebih baik dariku untuk membuat mereka terkesan?

Sudah kau temukan wanita lebih baik dariku untuk membuat mereka terkesan?

Maaf, Tuan Putri...

Kami panggil Anda dan Pangeran kemari sebelum tamunya tiba.

Kami panggil Anda dan Pangeran kemari sebelum tamunya tiba.

Sebenarnya, kami perlu membahas acara hari ini dengan Pangeran.

Tak apa-apa, Deewan Saheb... Aku juga ingin memeriksa...

Tak apa-apa, Deewan Saheb... Aku juga ingin memeriksa...

...Apa penataan bunga di area penjamuan...

...Seperti yang sudah disepakati. Permisi!

...Seperti yang sudah disepakati. Permisi!

Tunggu. / Ya, Bapu?

Ambil ini. / Oh buku?

Ambil ini. / Oh buku?

'Sejarah Para Raja Kita'.

Pidatomu hari ini akan murni berbahasa Hindi. / Apa?

Ya, hafalkan.

Ya, hafalkan.

Rangkaian acara hari ini, pertama pidatomu...

Rangkaian acara hari ini, pertama pidatomu...

...Lalu musik klasik...

...Setelah itu tarian klasik...

...Setelah itu tarian klasik...

...Dan yang terakhir makan siang!

...Dan yang terakhir makan siang!

Oh...makan siang, Bapu.

Untukmu, makanan yang direbus.

Tidak! / Ya!

Tidak! / Ya!

Ya.

Kalau aku Maithili yang dulu...

Kalau aku Maithili yang dulu...

...Aku pasti akan salah mengeja namamu.

...Aku pasti akan salah mengeja namamu.

Jiji (Kakak)! Aku mau ke sekolah untuk berlatih sepak bola.

Jiji (Kakak)! Aku mau ke sekolah untuk berlatih sepak bola.

Tidak, kita jangan keluar rumah hari ini.

Tidak, kita jangan keluar rumah hari ini.

Kenapa kita harus tetap di rumah hanya karena ada upacaranya?

Kenapa kita harus tetap di rumah hanya karena ada upacaranya?

Jangan membantah, Radhika! Aku tak mau orang berpikir...

Jangan membantah, Radhika! Aku tak mau orang berpikir...

...Kita adalah bagian dari kebahagiaan mereka.

Ayo, bantu aku.

Ayo, bantu aku.

Radhika!

Tak apa-apa. Akan ku ulangi lagi. / Tidak.

Tak apa-apa. Akan ku ulangi lagi. / Tidak.

Hari ini bola adikku tersayang akan menghiasinya denganmu.

Hari ini bola adikku tersayang akan menghiasinya denganmu.

Kalau aku tak bisa membuat dia menjadi asistenmu hari ini...

Kalau aku tak bisa membuat dia menjadi asistenmu hari ini...

...Maka namaku bukan Prem (cinta)...

...Maka namaku bukan Prem (cinta)...

...Nama penuh cinta yang kau tulis itu.

Tapi untuk itu, aku perlu izin darimu.

Tapi untuk itu, aku perlu izin darimu.

Aku ingin lupakan kalau aku ini anak Raja.

Aku ingin seolah aku ini rakyat biasa, demi kebahagiaan keluarga.

Aku ingin seolah aku ini rakyat biasa, demi kebahagiaan keluarga.

Bantulah aku! / Kuijinkan.

Bantulah aku! / Kuijinkan.

Kalau begitu, kau juga harus ikut. / Ikut?

Kalau begitu, kau juga harus ikut. / Ikut?

Bayangkan saja kita sedang bermain Ram-Leela, dan kau...?

Bayangkan saja kita sedang bermain Ram-Leela, dan kau...?

Sita akan lakukan hal yang sama... dengan apa yang diinginkan Dewa Rama.

Sita akan lakukan hal yang sama... dengan apa yang diinginkan Dewa Rama.

Sita akan lakukan hal yang sama... dengan apa yang diinginkan Dewa Rama.

Selamat datang hadirin sekalian.

Selamat datang hadirin sekalian.

Dan sekarang Putra Mahkota kita...

...Akan menyampaikan sepatah-dua patah kata.

...Akan menyampaikan sepatah-dua patah kata.

...Akan menyampaikan sepatah-dua patah kata.

Aku minta Yang Mulia...

Hadirin...!

Hadirin sekalian!

Seperti biasa, kini saatnya...

Seperti biasa, kini saatnya...

...Memberi pidato panjang lebar dengan berbahasa Hindi murni...

...Memberi pidato panjang lebar dengan berbahasa Hindi murni...

...Saking panjangnya hingga...

...Bisa membuat kalian bosan, sampai ngantuk, lalu kalian kabur.

...Bisa membuat kalian bosan, sampai ngantuk, lalu kalian kabur.

...Bisa membuat kalian bosan, sampai ngantuk, lalu kalian kabur.

Lapangan ini punya sejarah...

...Konon dulu orang-orang di sini bermain "Padh Kanduk" (Sepak Bola).

...Konon dulu orang-orang di sini bermain "Padh Kanduk" (Sepak Bola).

...Konon dulu orang-orang di sini bermain "Padh Kanduk" (Sepak Bola).

Jadi untuk menghormati para leluhur kita...

Jadi untuk menghormati para leluhur kita...

Jadi untuk menghormati para leluhur kita...

...Bisakah kita bermain bola lagi, bagaimana?

Maaf, Tuan...

Bhaiji...

Bhaiji...

Bhaiji...

Tuan...

Tuan...

Pak! Apa kakimu jadi gemetar kalau memikirkan sepak bola?

Pak! Apa kakimu jadi gemetar kalau memikirkan sepak bola?

Mana jiwa mudamu?

Mana jiwa mudamu?

Yang Mulia, Anda baru saja menantang seorang Punjabi.

Yang Mulia, Anda baru saja menantang seorang Punjabi.

Aku belum kehilangan jiwa muda atau permainanku.

Aku belum kehilangan jiwa muda atau permainanku.

Tak usah dihiraukan.

Baiklah...

Ayo teman-teman, mari tunjukkan kemampuan kita pada mereka.

Ayo teman-teman, mari tunjukkan kemampuan kita pada mereka.

Ayo kita kalahkan mereka!

Berkumpullah, teman-teman! / Ayo!

Berkumpullah, teman-teman! / Ayo!

Ayo para pemainku!

Ayo para pemainku!

Tuan, tunggu sebentar!

Pemain lainnya!

Pemain yang malang.

Pemain yang malang.

Nyonya-nyoya...selagi suami kalian bermain bola...

...Kalian bisa ngobrol dan menggosip.

...Kalian bisa ngobrol dan menggosip.

Maaf!

Maaf!

Ya.

Apa maksudmu "Ngobrol dan menggosip"?

Apa maksudmu "Ngobrol dan menggosip"?

Kami juga akan bermain.

Lihat, siapa yang mimpi berlebihan!

Lihat, siapa yang mimpi berlebihan!

Maaf, Tuan Putri, bermain bola bukan permainan wanita.

Maaf, Tuan Putri, bermain bola bukan permainan wanita.

Tempat kalian itu di dapur memotong sayuran...

Tempat kalian itu di dapur memotong sayuran...

...Potong...potong...potong!

Hei, omong kosong apa itu! Kami juga bisa bermain!

Hei, omong kosong apa itu! Kami juga bisa bermain!

Nyonya, kenapa kau duduk saja seperti pengantin baru?

Kau ingin habiskan hidupmu di dapur, atau membuktikannya pada mereka?

Anda menantang seorang wanita Punjabi?

Anda menantang seorang wanita Punjabi?

Sudah cukup memasak dan mencuci.

Sudah cukup memasak dan mencuci.

Setiap hari cuma 'Buka pintu...tutup pintu...

Setiap hari cuma 'Buka pintu...tutup pintu...

...Buka pintu...tutup pintu!'

Kini saatnya untuk menunjukkan...

Kini saatnya untuk menunjukkan...

...Apa yang bisa dimainkan wanita di atas lapangan.

Ayo kita buktikan dan menangkan permainannya!

Ayo kita buktikan dan menangkan permainannya!

Hore!

Ayo kita ke lapangan!

Ayo kita ke lapangan!

Maaf, maaf! Perbuatan kalian ini salah!

Maaf, maaf! Perbuatan kalian ini salah!

Maaf, Deewan Saheb, kami tak bisa memasukkanmu ke tim kami...

Maaf, Deewan Saheb, kami tak bisa memasukkanmu ke tim kami...

...Tim kami sudah penuh! Masuk saja ke tim wanita!

Bawa dia! / Lelucon apa ini?

Bawa dia! / Lelucon apa ini?

Deewan Saheb, bagaimana cara memainkannya? / Aku tak tahu.

Deewan Saheb, bagaimana cara memainkannya? / Aku tak tahu.

Kau cuma perlu menendang bolanya.

Mereka tak ingat ulang tahun, pesta peringatan, atau cinta!

Mereka tak ingat ulang tahun, pesta peringatan, atau cinta!

Tuan, jadilah kiper. / Ya.

Paman Masoorie...posisi belakang. / Tidak, posisi depan.

Paman Masoorie...posisi belakang. / Tidak, posisi depan.

Posisi depan.

Posisi depan.

Wasit...kau harus curang, kalau tidak...

Wasit...kau harus curang, kalau tidak...

Bagaimana aktingku?

Bagaimana aktingku?

Aku tak bisa mengalihkan pandanganku darimu.

Dia juga sedang menonton.

Dia juga sedang menonton.

Hari ini, bolehkah juga aku lupa kalau aku seorang Putri?

Hari ini, bolehkah juga aku lupa kalau aku seorang Putri?

Dan seolah aku ini gadis desa... yang mencintai pemuda desa!

Dan seolah aku ini gadis desa... yang mencintai pemuda desa!

Chal Aaja O Kudiye, O Chanchal Si Chidiye Kemarilah, gadis periang

Chal Aaja O Kudiye, O Chanchal Si Chidiye Kemarilah, gadis periang

Bani Tu Ladaiya Re... Sekarang kau telah jadi petarung

Bani Tu Ladaiya Re... Sekarang kau telah jadi petarung

Bani Tu Ladaiya Re... Sekarang kau telah jadi petarung

Bada Hi Karara Pada Nakhre Waala Sikap kasar dan aroganmu terbukti

Bada Hi Karara Pada Nakhre Waala Sikap kasar dan aroganmu terbukti

Hai Tera Ravaiya Re... Susah dikendalikan

Hai Tera Ravaiya Re... Susah dikendalikan

Ho Jaaye (3x) Aaja Aaja Tod Tadaiya Re.. Ayo... ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye (3x) Aaja Aaja Tod Tadaiya Re.. Ayo... ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye (3x) Aaja Aaja Tod Tadaiya Re.. Ayo... ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Aaja Tod Tadaiya Re.. Ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Aaja Tod Tadaiya Re.. Ayo kita bertanding sekarang

Haaye Ho Jaane De Ta Ta Thaiyya Biarkan ada perdebatan

Lad Jaane De Prem Tattaiya Biarkan benang cinta jadi kusut

Lad Jaane De Prem Tattaiya Biarkan benang cinta jadi kusut

Jor Laga Ke Haiyya Haiyya Re.. Mari kita beri tendangan terbaik

Ho Jaaye (3x) Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo... ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye (3x) Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo... ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo kita bertanding sekarang

Aduh!

Gol!

Wasit, itu pelanggaran! Ini tidak adil!

Wasit, itu pelanggaran! Ini tidak adil!

Radhika, cuci lalu keringkan pakaian ini./ Jiji.

Radhika, cuci lalu keringkan pakaian ini./ Jiji.

Ayo!

Gol!

Gol!

Tidak!

Ratu, satu gol.

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Inpe Laga Do Zara, Taale Re (3x) Jangan menatapku, kumohon

Inpe Laga Do Zara, Taale Re (3x) Jangan menatapku, kumohon

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Naina Nasheele Jaadu, Daale Re (3x) Mata indahmu membiusku

Inpe Laga Do Zara, Taale Re (3x) Jangan menatapku, kumohon

Inpe Laga Do Zara, Taale Re (3x) Jangan menatapku, kumohon

Naino Se Darte Ho, Yun Mard Bante Ho Kau mengaku pria meski menakuti mata ini

Naino Se Darte Ho, Yun Mard Bante Ho Kau mengaku pria meski menakuti mata ini

Pakdoge Kaise Kalaiyya Re... Bagaimana bisa kau memegang pinggulku?

Pakdoge Kaise Kalaiyya Re... Bagaimana bisa kau memegang pinggulku?

Ho Jaaye (3x) Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo.. ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye (3x) Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo.. ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye (3x) Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo.. ayo kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo.. kita bertanding sekarang

Ho Jaaye Aaja Raja Tod Tadaiya Re.. Ayo.. kita bertanding sekarang

Aduh!

Gol!

Gol!

Ya? / Ada kabar baik, Tuan!

Ya? / Ada kabar baik, Tuan!

Aduh!

Aduh!

Apa yang kau lakukan?

Pergilah!

Pergilah!

Oh, ayolah!

Oh, ayolah!

Aduh!

Aduh!

Aduh!

Aduh!

Ayo pergi!

Ayo pergi!

Berkemaslah, Radhika. Kita harus pergi dari sini.

Berkemaslah, Radhika. Kita harus pergi dari sini.

Cepat, Radhika!

Cepat, Radhika!

Apa seorang saudari meninggalkan keluarganya sebelum menikah?

Apa seorang saudari meninggalkan keluarganya sebelum menikah?

Hentikanlah dialog film palsumu itu!

Hentikanlah dialog film palsumu itu!

Apa kau sungguh peduli pada kami?

Kau sungguh tahu apa yang sudah kami lalui dan kami inginkan?

Kau sungguh tahu apa yang sudah kami lalui dan kami inginkan?

Apa yang kau inginkan?

Apa yang kau inginkan?

Kami ingin istanamu! Bisa kau memberikannya?

Kami ingin istanamu! Bisa kau memberikannya?

Sebuah istana di mana ibumu tinggal dengan Raja...

...Tapi pintunya selalu tertutup untuk ibu kami.

...Tapi pintunya selalu tertutup untuk ibu kami.

Selama hidupnya ibu kami terus menangis di rumah ini...

Selama hidupnya ibu kami terus menangis di rumah ini...

...Sedangkan Raja selalu merayakan pesta di sana.

...Sedangkan Raja selalu merayakan pesta di sana.

Sebuah istana di mana kau akan bersanding dengan Ratumu.

Sebuah istana di mana kau akan bersanding dengan Ratumu.

Kami ingin istana itu!

Pergi! Uruslah tamumu itu!

Pergi! Uruslah tamumu itu!

Akan ku berikan istana itu padamu.

Akan ku berikan istana itu padamu.

Ini janji seorang kakak padamu.

Ini janji seorang kakak padamu.

Ini janji seorang kakak padamu.

Atas ijin siapa kau menjanjikan istana ini pada mereka?

Atas ijin siapa kau menjanjikan istana ini pada mereka?

Kupikir itu akan membuat mereka bahagia...

Kupikir itu akan membuat mereka bahagia...

...Itu menurut pengamatanku, Bapu.

Apa istana ini lebih penting daripada kebahagiaan mereka?

Apa istana ini lebih penting daripada kebahagiaan mereka?

Hanya Pangeran yang berhak menanyakan hal itu, bukan kau!

Hanya Pangeran yang berhak menanyakan hal itu, bukan kau!

Akankah dia menolak?

Untuk hal itu...Pangeran perlu belajar banyak dari kami!

Untuk hal itu...Pangeran perlu belajar banyak dari kami!

Apa kau bilang?

Dengar, Deewan Saheb. Semua akan baik saja...

Dengar, Deewan Saheb. Semua akan baik saja...

...Suatu saat kau akan memberi kami penghargaan.

...Suatu saat kau akan memberi kami penghargaan.

Kau ingin penghargaan?

Ini penghargaanmu! Dasar badut!

Ini penghargaanmu! Dasar badut!

Sanjay, siapkan mobil dan antarkan mereka...

...Ke pasar yang sama saat kau membawanya.

...Ke pasar yang sama saat kau membawanya.

Aku bisa tahan dengan kekonyolan kalian, tapi sekarang tidak lagi!

Aku bisa tahan dengan kekonyolan kalian, tapi sekarang tidak lagi!

Dan kau tunggu apa lagi?

Pangeran akan sembuh atas pertolongan kita...

Pangeran akan sembuh atas pertolongan kita...

...Beliau bilang akan hadir untuk penobatannya besok.

Jangan lupa kita juga harus menangkap Pengemudi Chuttan...

Jangan lupa kita juga harus menangkap Pengemudi Chuttan...

...Secepatnya dia akan mengaku siapa yang coba membunuh Pangeran!

...Secepatnya dia akan mengaku siapa yang coba membunuh Pangeran!

Dilwale, kau sudah tak dibutuhkan lagi di sini...

Dilwale, kau sudah tak dibutuhkan lagi di sini...

...Pergi!

Pergilah!

Pergilah!

Seharusnya seniman dihormati di tempat seperti ini, kan?

Ayo pergi, Prem Bhaiya!

Ayo pergi, Prem Bhaiya!

Halo.

Apa?

Saat kami tiba di sini...

Saat kami tiba di sini...

...Pangeran sudah tak ada dan...

...Pangeran sudah tak ada dan...

Deewan Saheb, kami temukan catatan ini.

Deewan Saheb, kami temukan catatan ini.

Kami yang membawanya.

Kami yang membawanya.

Tak perlu ada dua Pangeran dalam satu kerajaan!

Tak perlu ada dua Pangeran dalam satu kerajaan!

Deewan Saheb?

Aku baik saja!

Hati-hati, Deewan Saheb!

Hati-hati, Deewan Saheb!

Bagaimana keadaan Bapu?

Dia terkena serangan asma.

Dia terkena serangan asma.

Dan juga punya kadar gula tinggi...

...Dokter sudah menyarankan agar dia beristirahat.

...Dokter sudah menyarankan agar dia beristirahat.

Kami menambah bebannya, kan?

Deewan Saheb, akan ku cari Pangeran dan membawanya kembali...

Deewan Saheb, akan ku cari Pangeran dan membawanya kembali...

...Beliau akan baik saja.

...Beliau akan baik saja.

Aku tahu Pangeran akan baik saja.

Aku tahu Pangeran akan baik saja.

Chuttan dalam tahanan kita...

...Ajay tahu kalau dia menyakiti Pangeran...

...Ajay tahu kalau dia menyakiti Pangeran...

...Maka kita akan buat Chuttan mengaku di depan publik...

...Maka kita akan buat Chuttan mengaku di depan publik...

...Rahasianya akan terbongkar.

...Rahasianya akan terbongkar.

Yang Mulia, untuk menyelamatkan salah satu anak Anda...

Yang Mulia, untuk menyelamatkan salah satu anak Anda...

...Kami harus menyerang salah satunya.

...Kami harus menyerang salah satunya.

Maaf Yang Mulia, aku tak bisa menyatukan anak-anak Anda...

Maaf Yang Mulia, aku tak bisa menyatukan anak-anak Anda...

Maaf Yang Mulia, aku tak bisa menyatukan anak-anak Anda...

...Anda selalu ingin agar mereka tetap bersama...

...Anda selalu ingin agar mereka tetap bersama...

...Anda membangun Sheesh Mahal (Istana Cermin) dengan mimpi itu...

...Anda membangun Sheesh Mahal (Istana Cermin) dengan mimpi itu...

Anak-anak, lihatlah!

Ada hadiah untuk kalian!

Ada hadiah untuk kalian!

Ini untukmu...ini untukmu... dan ini untukmu!

Ini untukmu...ini untukmu... dan ini untukmu!

Deewan Saheb, Sheesh Mahal ini adalah simbol...

Deewan Saheb, Sheesh Mahal ini adalah simbol...

...Kepolosan anak-anak ini.

...Kepolosan anak-anak ini.

Ibu mereka berbeda dan...

...Itulah kelemahanku.

...Itulah kelemahanku.

Tapi hati mereka tetap satu, dan itulah kekuatan mereka!

Tapi hati mereka tetap satu, dan itulah kekuatan mereka!

Tapi hati mereka tetap satu, dan itulah kekuatan mereka!

Aku ingin anak-anak terus mengunjungi Sheesh Mahal ini...

Aku ingin anak-anak terus mengunjungi Sheesh Mahal ini...

...Dan setiap cermin di sini...

...Dan setiap cermin di sini...

...Harus mencerminkan masa keemasan masa kecil pada mereka!

...Harus mencerminkan masa keemasan masa kecil pada mereka!

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Seedha Saral Tha Jivan Jahaan Saat hidup begitu tenang dan bahagia

Seedha Saral Tha Jivan Jahaan Saat hidup begitu tenang dan bahagia

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Sapnon Ka Wo Aangan Kahaan Di manakah rumah milik impian itu?

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Oh cermin, kembalikanlah masa kecilku

"Tanpamu, sayang, segalanya tampak tak nyata."

"Tanpamu, sayang, segalanya tampak tak nyata."

"Tanpamu, sayang, segalanya tampak tak nyata."

"Tanpamu, sayang, segalanya tampak tak nyata."

"Siang dan malam hari dijalani dengan kesepian."

"Siang dan malam hari dijalani dengan kesepian."

"Siang dan malam hari dijalani dengan kesepian."

"Tanpamu, sayang..."

"Tanpamu, sayang..."

"Tanpamu, sayang..."

Aku juga ingin memotret.

Aku juga ingin memotret.

Dia tak bisa memotret!

Dia tak bisa memotret! Jangan...jangan...

Dia tak bisa memotret! Jangan...jangan...

Ajay, biarkan dia memotret!

Ajay!

Ajay!

Ajay!

Ajay!

Ajay, ulurkan tanganmu! Ayo!

Ajay, ulurkan tanganmu! Ayo!

Bhaiya! / Ajay!

Bhaiya! / Ajay!

Ajay, jangan takut!

Ajay, jangan takut!

Bhaiya!

Bhaiya!

Ulurkan tangan satunya!

Ayo, Ajay!

Awasi anak-anak. / Anak-anak, minggir!

Awasi anak-anak. / Anak-anak, minggir!

Ajay!

Ajay!

Ajay, ulurkan tanganmu. Hati-hati.

Sekarang kau mengajari anakmu untuk membunuh orang lain?

Sekarang kau mengajari anakmu untuk membunuh orang lain?

Guru ini hanya akan tetap menjadi selirmu!

Guru ini hanya akan tetap menjadi selirmu!

Kalau aku melihatnya lagi, akan ku bunuh dia!

Kalau aku melihatnya lagi, akan ku bunuh dia!

Aku takkan segan-segan pada anak istri pertamamu...

Aku takkan segan-segan pada anak istri pertamamu...

...Dan pada selirmu!

Sejak saat itu mereka menolak untuk mengirim anaknya ke sini.

Sejak saat itu mereka menolak untuk mengirim anaknya ke sini.

Perseteruan antara mereka menghancurkan hati Raja...

Perseteruan antara mereka menghancurkan hati Raja...

...Beliau memutuskan untuk membagikan rumah, kekayaan dan tanahnya.

...Beliau memutuskan untuk membagikan rumah, kekayaan dan tanahnya.

...Beliau memutuskan untuk membagikan rumah, kekayaan dan tanahnya.

Anak-anak tak bisa saling bertemu lagi...

...Dan Sheesh Mahal ditutup selamanya!

...Dan Sheesh Mahal ditutup selamanya!

Aku sarankan agar membiarkan anak-anak menghabiskan masa kecilnya bersama...

Aku sarankan agar membiarkan anak-anak menghabiskan masa kecilnya bersama...

...Agar kebencian itu takkan mempengaruhi mereka.

...Agar kebencian itu takkan mempengaruhi mereka.

Seperti itulah yang terjadi.

Seperti itulah yang terjadi.

Menghabiskan masa kecil dengan saudara...

...Sesuci membaca kitab "Bhagwad Gita" atau "Ramayana".

...Sesuci membaca kitab "Bhagwad Gita" atau "Ramayana".

...Sesuci membaca kitab "Bhagwad Gita" atau "Ramayana".

Kau pasti seorang Pendeta di kehidupan masa lalumu, Bapu.

Kau pasti seorang Pendeta di kehidupan masa lalumu, Bapu.

Apa kau akan tinggalkan Bapu dalam kondisi seperti ini?

Apa kau akan tinggalkan Bapu dalam kondisi seperti ini?

Bapu, sekarang aku ingin dengar kisahmu.

Bapu, sekarang aku ingin dengar kisahmu.

Bapu, sekarang aku ingin dengar kisahmu.

Raja punya tiga istri... bagaimana denganmu?

Raja punya tiga istri... bagaimana denganmu?

Katakanlah, Bapu!

Katakanlah, Bapu!

Kesederhanaan kalian itu adalah penghargaan terbesar, Kanhaiya.

Kesederhanaan kalian itu adalah penghargaan terbesar, Kanhaiya.

Kesederhanaan kalian itu adalah penghargaan terbesar, Kanhaiya.

Besok adalah penobatannya...

Besok adalah penobatannya...

...Karena selama ini kau membantuku, bantulah aku beberapa hari lagi...

...Karena selama ini kau membantuku, bantulah aku beberapa hari lagi...

...Sampai kami menemukan Pangeran.

Jika memungkinkan, kembalikanlah masa kecil mereka...

Jika memungkinkan, kembalikanlah masa kecil mereka...

...Limpahkan juga cintamu pada mereka.

...Limpahkan juga cintamu pada mereka.

...Limpahkan juga cintamu pada mereka.

Sekarang kehormatan kerajaan ada di tanganmu, Prem Dilwale!

Sekarang kehormatan kerajaan ada di tanganmu, Prem Dilwale!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Pangeran Vijay Singh!

Jayalah Putri Maithili!

Jayalah Putri Maithili!

Mereka berdua datang? Saat penobatan?

Tuan, ku dengar si Penipu itu akan memberi istana ini pada mereka.

Tuan, ku dengar si Penipu itu akan memberi istana ini pada mereka.

Apa?

Tenang saja. Semuanya akan dapat bagian. Jangan menangis!

Tenang saja. Semuanya akan dapat bagian. Jangan menangis!

Chandrika?

Aku akan segera pergi setelah tugasku selesai, Paman.

Aku akan segera pergi setelah tugasku selesai, Paman.

Duduklah!

Hadirin yang terhormat...

...Aku diberi kepercayaan untuk memimpin acara bersejarah ini...

...Aku diberi kepercayaan untuk memimpin acara bersejarah ini...

...Aku diberi kepercayaan untuk memimpin acara bersejarah ini...

...Sebentar lagi, Pangeran akan dinobatkan...

...Sebentar lagi, Pangeran akan dinobatkan...

...Sesuai dengan upacara tradisional dan adat istiadat.

...Sesuai dengan upacara tradisional dan adat istiadat.

Tapi sebelum itu, aku ingin membacakan pernyataan Pangeran.

Tapi sebelum itu, aku ingin membacakan pernyataan Pangeran.

Tapi sebelum itu, aku ingin membacakan pernyataan Pangeran.

'Aku ingin meminta maaf pada semua orang...'

'Aku ingin meminta maaf pada semua orang...'

'...Yang pernah ku sakiti baik disengaja ataupun tidak.'

'...Yang pernah ku sakiti baik disengaja ataupun tidak.'

'Setiap keluarga pasti ada kesalahpahaman...'

'...Dan saat saudaramu menyakitimu, itu rasanya jauh lebih menyakitkan.'

'...Dan saat saudaramu menyakitimu, itu rasanya jauh lebih menyakitkan.'

'Aku tak bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu...'

'Aku tak bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu...'

'...Tapi aku bisa berbagi rasa sakit.'

'Dan untuk berbagi rasa sakit saudari-saudariku...'

'Dan untuk berbagi rasa sakit saudari-saudariku...'

'...Aku ingin memberikan istana ini pada mereka!'

'...Aku ingin memberikan istana ini pada mereka!'

'Tidak hanya istana, aku juga ingin berbagi dengan para saudariku...'

'Tidak hanya istana, aku juga ingin berbagi dengan para saudariku...'

'...Segala yang ku terima dari warisanku.'

'...Segala yang ku terima dari warisanku.'

'Gedung apartemen di London dan Swiss...'

'Gedung apartemen di London dan Swiss...'

'...Perkebunan Esha Nagar...'

'...Perkebunan Esha Nagar...'

'Harta benda, perhiasan dan pabrik.'

'Harta benda, perhiasan dan pabrik.'

'Semua dokumen resminya ada di sini...'

'Semua dokumen resminya ada di sini...'

'...Mari kita bagi semuanya bersama!'

'...Mari kita bagi semuanya bersama!'

Chandrika, sekarang kau sudah mendapatkan yang kau mau...

Chandrika, sekarang kau sudah mendapatkan yang kau mau...

...Dan bagiku, bisakah ku dapatkan adikku kembali?

...Dan bagiku, bisakah ku dapatkan adikku kembali?

Kau benar, Chandrika...

...Kakak-adik hanyalah status.

...Kakak-adik hanyalah status.

...Kakak-adik hanyalah status.

Yang terpenting adalah ikatan persaudaraan...

Yang terpenting adalah ikatan persaudaraan...

...Yang memberimu hak atas segala kemarahanmu...

...Yang memberimu hak atas segala kemarahanmu...

...Tapi tak ada yang bisa merenggut hakku untuk mendapatkanmu kembali.

...Tapi tak ada yang bisa merenggut hakku untuk mendapatkanmu kembali.

Aku dengar saat masih kecil, saat aku bermain kriket....

Aku dengar saat masih kecil, saat aku bermain kriket....

...Chandalah orang pertama yang berdoa untuk keberuntunganku.

...Chandalah orang pertama yang berdoa untuk keberuntunganku.

...Chandalah orang pertama yang berdoa untuk keberuntunganku.

Kau masih ingat, Chanda?

Dan hari ini saat aku ingin memulai perjalanan...

Dan hari ini saat aku ingin memulai perjalanan...

...Melanjutkan tradisi keluarga...

...Tidakkah kau ingin mendoakanku lagi, Chanda?

...Tidakkah kau ingin mendoakanku lagi, Chanda?

Jika kau masih punya syarat...

Jika kau masih punya syarat...

...Maka anggaplah aku sebagai orang asing saja.

...Maka anggaplah aku sebagai orang asing saja.

Sukh Dukh Jhoothe Suka-duka, semuanya bohong

Sukh Dukh Jhoothe Suka-duka, semuanya bohong

Dhan Bhi Jhootha Kekayaan juga bohong

Dhan Bhi Jhootha Kekayaan juga bohong

Jhhothi Moh-Maaya... Dan begitu juga kasih sayang

Jhhothi Moh-Maaya... Dan begitu juga kasih sayang

Saccha Mann Ka, Wo Kona Jahaan Yang nyata hanyalah lubuk hati..

Saccha Mann Ka, Wo Kona Jahaan Yang nyata hanyalah lubuk hati..

Prem Ratan Paaya... ..Dimana permata cinta ditemukan

Prem Ratan Paaya... ..Dimana permata cinta ditemukan

Prem Ratan Paaya... ..Dimana permata cinta ditemukan

Prem Ratan Paaya Permata cinta ditemukan

Prem Ratan Paaya Permata cinta ditemukan

Paayo... Telah kutemukan.. (cinta)

Paayo... Telah kutemukan.. (cinta)

Laayo.. Ia muncul..

Chhaayo... Ia tersebar...

Chhaayo... Ia tersebar...

Aayo.. Ia datang..

Gaayo.. Ia bernyayi..

Paayo... Telah ku temukan (cinta)

Saiyaan Tu Kamaal Ka, Baatein Bhi Kamaal Ki Sayang, kau dan ucapanmu menakjubkan

Saiyaan Tu Kamaal Ka, Baatein Bhi Kamaal Ki Sayang, kau dan ucapanmu menakjubkan

Saiyaan Tu Kamaal Ka, Baatein Bhi Kamaal Ki Sayang, kau dan tutur katamu menakjubkan

Saiyaan Tu Kamaal Ka, Baatein Bhi Kamaal Ki Sayang, kau dan tutur katamu menakjubkan

Laaga Rang Jo Tera, Hui Main Kamaal Ki Sejak ku sepertimu, aku juga merasa begitu

Laaga Rang Jo Tera, Hui Main Kamaal Ki Sejak ku sepertimu, aku juga merasa begitu

Paayo Re (4x), Paayo... Telah kutemukan...

Paayo Re (4x), Paayo... Telah kutemukan...

Paayo Re (4x), Paayo Re... Telah kutemukan...

Paayo Re (4x), Paayo Re... Telah kutemukan...

Prem Ratan Dhan Payo, Payo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Payo, Payo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Payo, Payo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Payo, Payo Telah ku temukan permata cinta

Rut Milan Ki Layo Dia membawa masa kebersamaan

Prem Ratan Permata Cinta

Prem Ratan Permata Cinta

Prem Ratan Dhan Payo Maine Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Payo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Payo Telah ku temukan permata cinta

Kya Main Dikha Doon, Ya Main Chhupa Loon Haruskah ku nyatakan atau ku pendam dalam hati?

Kya Main Dikha Doon, Ya Main Chhupa Loon Haruskah ku nyatakan atau ku pendam dalam hati?

Jo Dhan Hai Mann Mein Ada apa dengan hatiku?

Jo Dhan Hai Mann Mein Ada apa dengan hatiku?

Yeh Bhi Na Jaanu, Bajne Lagi Kyun Aku tak tahu mengapa ia mulai memainkan..

Yeh Bhi Na Jaanu, Bajne Lagi Kyun Aku tak tahu mengapa ia mulai memainkan..

Sargam Si Tann Mein ..Melodi ini di dalam tubuhku

Sargam Si Tann Mein ..Melodi ini di dalam tubuhku

Khushiyaan Hai Aangan Mein Ada kebahagiaan di mana-mana

Khushiyaan Hai Aangan Mein Ada kebahagiaan di mana-mana

Khushiyaan Hai Aangan Mein Ada kebahagiaan di mana-mana

Chehre Pe Aaye Meri, Rangatein Gulaal Ki Wajahku tersipu penuh keceriaan

Chehre Pe Aaye Meri, Rangatein Gulaal Ki Wajahku tersipu penuh keceriaan

Laaga Rang Jo Tera, Hui Main Kamaal Ki Sejak ku sepertimu, aku juga merasa begitu

Laaga Rang Jo Tera, Hui Main Kamaal Ki Sejak ku sepertimu, aku juga merasa begitu

Paayo Re (4x), Paayo... Telah ku temukan...

Paayo Re (4x), Paayo... Telah ku temukan...

Paayo Re (4x), Paayo Re... Telah ku temukan...

Paayo Re (4x), Paayo Re... Telah ku temukan...

Prem Ratan Dhan Paayo, Paayo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Paayo, Paayo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Paayo, Paayo Telah ku temukan permata cinta

Mann Gagan Par Chhaayo Aku serasa di langit ketujuh

Mann Gagan Par Chhaayo Aku serasa di langit ketujuh

Prem Ratan Permata cinta

Prem Ratan Dhan Paayo, Maine Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Paayo Telah ku temukan permata cinta

Prem Ratan Dhan Paayo Telah ku temukan permata cinta

Chaayo.. Ia menyebar..

Aayo... Ia datang...

Laayo.. Ia muncul...

Laayo.. Ia muncul...

Aayo.. Ia datang..

Laayo... Ia muncul..

Paayo.. Telah ku temukan...

Chhayo... Ia menyebar...

Aayo.. Ia datang...

Aayo.. Ia datang...

Laayo... Ia muncul...

Paayo... Telah ku temukan...

Paayo... Telah ku temukan...

Ada juga waktu untuk hal itu!

Ada juga waktu untuk hal itu!

Lihatlah.

Bagaimana penampilanku?

Bagaimana penampilanku?

Astaga.

Hati-hati!

Hati-hati!

Ini pesananmu.

Kalau aku tahu kau membuka restoran setiap malam di sini...

Kalau aku tahu kau membuka restoran setiap malam di sini...

...Aku pasti akan menemanimu.

Apa nama restoranmu?

Restoran Prem Dilwala. / Nama yang bagus.

Restoran Prem Dilwala. / Nama yang bagus.

Apa menu 2 hari yang lalu? / Kari sayur.

Apa menu 2 hari yang lalu? / Kari sayur.

Kalau kemarin? / Kacang Polong Panggang.

Kalau hari ini? / Okra Mentega.

Kalau hari ini? / Okra Mentega.

Okra Mentega! / Ya.

Okra Mentega! / Ya.

Terkadang kau tak bersikap seperti seorang Putri.

Kenapa? Apa aku terlalu nakal hari ini?/ Tidak!

Kenapa? Apa aku terlalu nakal hari ini?/ Tidak!

Masalahnya...saat aku bahagia aku merasa bebas!

Masalahnya...saat aku bahagia aku merasa bebas!

Tapi sekarang aku akan jadi gadis yang baik.

Tapi sekarang aku akan jadi gadis yang baik.

Aku juga mau makan okra. / Jangan, terlalu pedas.

Aku juga mau makan okra. / Jangan, terlalu pedas.

Itu hanya khayalanmu!

Duduk di atas saja. / Tidak usah!

Kita harus berbagi segalanya.

Kita akan berbagi segalanya...

...Tinggi dan rendah, pasang dan surut!

...Tinggi dan rendah, pasang dan surut!

Aku juga mau minum. / Akan ku ambilkan.

Aku juga mau minum. / Akan ku ambilkan.

Lampu-lampu ini mengeluh sekarang...

Lampu-lampu ini mengeluh sekarang...

'Kenapa tanggal pernikahan masih belum ditetapkan?'

'Kenapa tanggal pernikahan masih belum ditetapkan?'

Calon pengantin tak bisa menetapkan tanggalnya...

Calon pengantin tak bisa menetapkan tanggalnya...

...Nenekmu yang akan menetapkannya.

...Nenekmu yang akan menetapkannya.

Kau tahu...

Kau tahu...

...Terkadang aku merasa kalau kau bukan dirimu...

...Terkadang aku merasa kalau kau bukan dirimu...

...Kau seperti orang lain..

...Kau seperti orang lain..

...Yang datang dari tempat jauh...

...Yang datang dari tempat jauh...

...Untuk menghilangkan kesepianku!

...Untuk menghilangkan kesepianku!

Tapi apa kau tahu...

...Siapa yang peduli!

Hari itu aku sudah membuatmu menulis beberapa keluhan...

...Hari ini aku akan bicara lagi dan kau menulis...

...Hari ini aku akan bicara lagi dan kau menulis...

...Tapi kali ini di punggungku!

Aaj Agar Milan Ki Raat Hoti Jika malam ini malam pertemuan kita

Aaj Agar Milan Ki Raat Hoti Jika malam ini malam pertemuan kita

Aaj Agar Milan Ki Raat Hoti Jika malam ini malam pertemuan kita

Aaj Agar Milan Ki Raat Hoti Jika malam ini malam pertemuan kita

Aaj Agar Milan Ki Raat Hoti Jika malam ini malam pertemuan kita

Jaane Kya Baat Hoti Maka ia harus sangat megah

Jaane Kya Baat Hoti Maka ia harus sangat megah

Jaane Kya Baat Hoti Maka ia harus sangat megah

Toh Kya Baat Hoti Ia harus sangat megah

Toh Kya Baat Hoti Ia harus sangat megah

Toh Kya Baat Hoti Ia harus sangat megah

Sunte Hai Jab Pyar Ho Toh Katanya saat jatuh cinta

Sunte Hai Jab Pyar Ho Toh Katanya saat jatuh cinta

Diye Jal Uthte Hain Ada cahaya di mana-mana

Tann Mein, Mann Mein, Aur Nayan Mein Di tubuh, di hati, di mata..

Diye Jal Uthte Hain ..Ada sinar yang menyala

Diye Jal Uthte Hain ..Ada sinar yang menyala

Aaja Piya Aaja, Aaja Piya Aaja Ho... Sayang, datanglah padaku

Aaja Piya Aaja, Aaja Piya Aaja Ho... Sayang, datanglah padaku

Aaja Piya Aaja, Aaja Piya Aaja Ho... Sayang, datanglah padaku

Aaja Piya Aaja, Tere Hi Tere Hi Liye.. Sayang datanglah, hanya demi dirimu..

Aaja Piya Aaja, Tere Hi Tere Hi Liye.. Sayang datanglah, hanya demi dirimu..

Jalte Diye Cahaya ini menyala..

Jalte Diye Cahaya ini menyala..

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Jangan terlalu kaku dalam cinta.

Jangan terlalu kaku dalam cinta.

Ratu sering dihiasi di sini...

Ratu sering dihiasi di sini...

...Kau takkan menghiasi Ratumu malam ini?

...Kau takkan menghiasi Ratumu malam ini?

(Kabhi Kabhi 2x) Aise Diyon Se Terkadang dari cahaya ini..

(Kabhi Kabhi 2x) Aise Diyon Se Terkadang dari cahaya ini..

Lag Hai Jaati Aag Bhi Api bisa timbul

Lag Hai Jaati Aag Bhi Api bisa timbul

Dhule Dhule Se Aanchalon Pe Di atas pakaian bersih..

Lag Hai Jaate Daag Bhi ..Akan ada banyak noda

Lag Hai Jaate Daag Bhi ..Akan ada banyak noda

Hai Veeraanon Mein Badalte Bahkan taman-taman hati..

Dekhe Maan Ke Baag Bhi Bisa berubah jadi gersang

Dekhe Maan Ke Baag Bhi Bisa berubah jadi gersang

Sapno Mein Shringaar Ho Toh Jika impian seseorang dihias...

Sapno Mein Shringaar Ho Toh Jika impian seseorang dihias...

Diye Jal Uthte Hain Ada cahaya di mana-mana

Diye Jal Uthte Hain Ada cahaya di mana-mana

Khwaahison Ke Aur Sharam Ke Dari hasrat dan kerendahan hati

Khwaahison Ke Aur Sharam Ke Dari hasrat dan kerendahan hati

Diye Jal Uthte Hain Ada cahaya di mana-mana

Aaja Piya Aaja, Tere Hi Tere Hi Liye.. Sayang datanglah, hanya demi dirimu..

Aaja Piya Aaja, Tere Hi Tere Hi Liye.. Sayang datanglah, hanya demi dirimu..

Aaja Piya Aaja, Tere Hi Tere Hi Liye.. Sayang datanglah, hanya demi dirimu..

Jalte Diye Cahaya ini menyala

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Ingat tempat ini?

Ingat tempat ini?

Inilah tempat di mana aku pernah bertengkar denganmu...

Inilah tempat di mana aku pernah bertengkar denganmu...

...Tentang sesuatu...

...Tentang sesuatu...

...Bayangkanlah barbekyu sudah tersedia di sana...

...Bayangkanlah barbekyu sudah tersedia di sana...

...Aku sudah mengenakan gaun favoritmu lagi...

...Aku sudah mengenakan gaun favoritmu lagi...

...Dan...

(Mera Nahi 2x) Hai Woh Diya Jo Lampu yang dibakar untukku

(Mera Nahi 2x) Hai Woh Diya Jo Lampu yang dibakar untukku

Jal Raha Hai Mere Liye Bukanlah untukku

Jal Raha Hai Mere Liye Bukanlah untukku

Meri Taraf Kyun Yeh Ujaale Untuk apa cahaya ini?

Aaye Hain Inko Rokiye Kumohon, hentikanlah

Aaye Hain Inko Rokiye Kumohon, hentikanlah

Yun Begaani Roshni Mein Dalam cahaya yang aneh ini

Kab Talak Koi Jiye Sampai kapan ia harus hidup?

Saanson Mein Jhaankaar Ho Toh Jika ada irama dalam nafasku

Saanson Mein Jhaankaar Ho Toh Jika ada irama dalam nafasku

Diye Jal Uthte Hain Cahaya mulai menyala

Diye Jal Uthte Hain Cahaya mulai menyala

Jhaanjharon Mein Kanganon Mein Dalam gemerincing kedua gelangku

Jhaanjharon Mein Kanganon Mein Dalam gemerincing kedua gelangku

Diye Jal Uthte Hain Cahaya mulai menyala

Aaja Piya, Hmmm... Datanglah padaku, sayang

Aaja Piya, Hmmm... Datanglah padaku, sayang

Jalte Diye... Cahaya ini menyala

Jalte Diye... Cahaya ini menyala

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x), Zindagaani Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Bitaani Tere (Saaye Mein 2x) Ku ingin hidup dalam bayangmu

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein, Saaye Tere Dalam bayangmu...

Saaye Mein Tere Bitaani... Ingin ingin ku habiskan...

Saaye Mein Tere Bitaani... Ingin ingin ku habiskan...

Zindagaani ...Hidupku dalam bayangmu.

Zindagaani ...Hidupku dalam bayangmu.

Zindagaani ...Hidupku dalam bayangmu.

Bagaimana jika ku katakan aku tak berhak atas semua ini?

Bagaimana jika ku katakan aku tak berhak atas semua ini?

Cinta yang kuberikan padamu selama 4 hari itu palsu, Tuan Putri.

Cinta yang kuberikan padamu selama 4 hari itu palsu, Tuan Putri.

Nenek bilang cinta sejati bukan berada di bibir...tapi di mata...

Nenek bilang cinta sejati bukan berada di bibir...tapi di mata...

Nenek bilang cinta sejati bukan berada di bibir...tapi di mata...

...Dan matamu mencerminkan cinta sejatimu, Yang Mulia!

...Dan matamu mencerminkan cinta sejatimu, Yang Mulia!

Deewan Saheb!

Deewan Saheb!

Siapa itu?

Yang Mulia?

Aku kembali, Deewan Saheb...

Aku kembali, Deewan Saheb...

...Aku kembali.

...Aku kembali.

Yang Mulia!

Dilwale?

Bapu, aku bisa menipumu sebagai Pangeran...

Bapu, aku bisa menipumu sebagai Pangeran...

...Tapi aku tak bisa menipu Tuan Putri lagi.

...Tapi aku tak bisa menipu Tuan Putri lagi.

Bapu, biarkan kehormatan keluarga kerajaan tetap ada di sini.

Bapu, biarkan kehormatan keluarga kerajaan tetap ada di sini.

Bapu, biarkan kehormatan keluarga kerajaan tetap ada di sini.

Kenapa aku harus kemari untuk menemuinya?

Kenapa aku harus kemari untuk menemuinya?

Kenapa aku tinggal di sini?

Kenapa aku tinggal di sini?

Kenapa aku tak menyadari hal ini sebelumnya?

Bapu, kita harus menyelamatkan Pangeran.

Bapu, kita harus menyelamatkan Pangeran.

Jadi kau...? / Tuan.

Ada apa, Sanjay? Ada berita tentang Pangeran?

Ada apa, Sanjay? Ada berita tentang Pangeran?

Tidak, Tuan.

Tapi ada seseorang yang mengaku dia bisa membawa kita ke Pangeran.

Tapi ada seseorang yang mengaku dia bisa membawa kita ke Pangeran.

Selamat Hari Diwali, Deewan Saheb.

Selamat Hari Diwali, Deewan Saheb.

Prem Dilwale.

Prem Dilwala.

Dari Kota Ayodhya.

Dari Kota Ayodhya.

Penggemar Dewa Rama.

Penggemar Dewa Rama.

Harus ku akui, Deewan Saheb...

...Meski seusia ini, kau melakukannya dengan sangat cerdik.

...Meski seusia ini, kau melakukannya dengan sangat cerdik.

Tapi kau membuat satu kesalahan.

Kau masih memakai penjaga berusia 80 tahun untuk mengurus Pangeran!

Kau masih memakai penjaga berusia 80 tahun untuk mengurus Pangeran!

Efek dari suntikan ini akan bertahan selama 3-4 jam. Bawa dia!

Efek dari suntikan ini akan bertahan selama 3-4 jam. Bawa dia!

Efek dari suntikan ini akan bertahan selama 3-4 jam. Bawa dia!

Selamat, Prem Dilwale.

Selamat, Prem Dilwale.

Keinginanmu akan terpenuhi.

Keinginanmu akan terpenuhi.

Sekarang Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Sekarang Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Setiap orang yang setia akan bernasib sama.

Langsung saja ke intinya. Kenapa kau datang kemari?

Langsung saja ke intinya. Kenapa kau datang kemari?

Aku akan bawa Dilwale ke tempat di mana aku menahan Pangeran.

Aku akan bawa Dilwale ke tempat di mana aku menahan Pangeran.

Sebagai gantinya, aku ingin Chuttan dibebaskan.

Sebagai gantinya, aku ingin Chuttan dibebaskan.

Dan untuk besok...

...Aku ingin Kanhaiya dan Dilwala agar tetap melakukan perannya...

...Aku ingin Kanhaiya dan Dilwala agar tetap melakukan perannya...

...Yang sudah kau berikan sampai sejauh ini.

...Yang sudah kau berikan sampai sejauh ini.

Kenapa?

Ini Hari Diwali, Deewan Saheb.

Ini Hari Diwali, Deewan Saheb.

Ayo bermain-main sedikit lagi. Bagaimana menurutmu, Dilwale?

Ayo bermain-main sedikit lagi. Bagaimana menurutmu, Dilwale?

Apa Ajay tahu kau ada di sini?

Apa...Sanjay?

Apa...Sanjay?

Pergi dari sini!

Kau itu sahabatnya Ajay.

Setidaknya kau jangan mengkhianatinya!

Pergi! Kami tak terima kesepakatanmu.

Pergi! Kami tak terima kesepakatanmu.

Aku akan ikut denganmu.

Aku akan ikut denganmu.

Ijinkan aku untuk lakukan satu kesalahan lagi, Deewan Saheb.

Ini demi Tuan Putri!

Yang Mulia?

Yang Mulia?

Vijay?

Aku pergi untuk membeli hadiah pernikahanmu!

Aku pergi untuk membeli hadiah pernikahanmu!

Inilah Sheesh Mahal...

...Di sinilah Vijay Singh ditahan.

Di sini juga tempat Ajay merayakan kebebasan Chuttan.

Di sini juga tempat Ajay merayakan kebebasan Chuttan.

Bebas!

Bebas!

Hei!

Hei!

Ada orang lain yang datang hari ini...

Ada orang lain yang datang hari ini...

...Yang ingin jadi bagian dari kebahagiaan Anda.

...Yang ingin jadi bagian dari kebahagiaan Anda.

Tuan, sekarang tujuan kita tercapai.

Tuan, sekarang tujuan kita tercapai.

Perintah apa yang harus dijalani oleh jiwa malang ini?

Perintah apa yang harus dijalani oleh jiwa malang ini?

Deewan Saheb telah mengubahnya menjadi boneka.

Deewan Saheb telah mengubahnya menjadi boneka.

Di bawah kekuasaanku, tak perlu ada yang menjadi budak siapapun.

Di bawah kekuasaanku, tak perlu ada yang menjadi budak siapapun.

Di bawah kekuasaanku, tak perlu ada yang menjadi budak siapapun.

Tuan.

Tuan, agar kemenangan hari ini mengesankan, ayo berfoto...

Tuan, agar kemenangan hari ini mengesankan, ayo berfoto...

Tuan, agar kemenangan hari ini mengesankan, ayo berfoto...

...Dengan mengenakan pakaian mendiang Raja.

Aku sudah bawa pakaian dan fotografer yang hebat ke sini.

Aku sudah bawa pakaian dan fotografer yang hebat ke sini.

Tuan Masoorie!

Salam. / Ayo.

Salam. / Ayo.

Ikuti aku!

Aku ingin lihat dua bersaudara ini bertarung.

Aku ingin lihat dua bersaudara ini bertarung.

Sama seperti dalam buku-buku.

Sama seperti dalam buku-buku.

Siapa pun yang mati, salah satunya akan berakhir di pemakaman kerajaan...

Siapa pun yang mati, salah satunya akan berakhir di pemakaman kerajaan...

...Dan yang lainnya akan dimasukkan ke penjara kerajaan.

...Dan yang lainnya akan dimasukkan ke penjara kerajaan.

Mendiang Raja membangun cermin labirin ini untuk anaknya bermain...

Mendiang Raja membangun cermin labirin ini untuk anaknya bermain...

...Dia tak tahu kalau suatu saat anaknya akan mati di sini.

...Dia tak tahu kalau suatu saat anaknya akan mati di sini.

Inilah kemarahan Vijay Singh... ingin membalas pada pengkhianat!

Inilah kemarahan Vijay Singh... ingin membalas pada pengkhianat!

Inilah kemarahan Vijay Singh... ingin membalas pada pengkhianat!

Ini kunci kebebasannya...

Ini kunci kebebasannya...

...Kalau kau bisa, selamatkan Dewa Rama-mu dari perbuatan dosa!

...Kalau kau bisa, selamatkan Dewa Rama-mu dari perbuatan dosa!

Raja Bhaiya!

Raja Bhaiya!

Selamat, Prem Dilwale!

Selamat, Prem Dilwale!

Sekarang Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Sekarang Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Dilwale...Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Dilwale...Tuan Putri bisa menjadi milikmu.

Ketidakpercayaanku... berarti kematianmu.

Ketidakpercayaanku... berarti kematianmu.

Apa kau tak takut mati?

Jika aku membuat kesalahan... aku pasti akan takut.

Jika aku membuat kesalahan... aku pasti akan takut.

Aku datang untuk membawamu kembali pada Para Tuan Putri...

Aku datang untuk membawamu kembali pada Para Tuan Putri...

...Di mana adikmu sedang menunggumu...

...Keluargamu sedang menunggumu.

...Keluargamu sedang menunggumu.

Tidak!

Aku tak punya keluarga! Mereka semua egois!

Aku tak punya keluarga! Mereka semua egois!

Seorang kakak menemui adiknya, tapi dia memanggil pengacara!

Seorang adik mencoba untuk membunuh kakaknya!

Seorang adik mencoba untuk membunuh kakaknya!

Inikah yang kau sebut keluarga?

Inikah yang kau sebut keluarga?

Akan ku bunuh Ajay!

Kenapa kau ingin merusak reputasi tunangan Tuan Putri?

Kenapa kau ingin merusak reputasi tunangan Tuan Putri?

Setiap keluarga punya masalah...

Setiap keluarga punya masalah...

...Tapi beruntunglah bagi mereka yang punya keluarga!

...Tapi beruntunglah bagi mereka yang punya keluarga!

Nasehat yang bagus, Dilwale!

Nasehat yang bagus, Dilwale!

Tapi keluarga juga punya aturan...

...Yang salah harus dihukum!

...Yang salah harus dihukum!

Tunggu, Raja Bhaiya! / Cukup!

Tunggu, Raja Bhaiya! / Cukup!

Demi dirimu, akan ku beri Ajay Singh kesempatan...untuk melawan!

Demi dirimu, akan ku beri Ajay Singh kesempatan...untuk melawan!

Raja Bhaiya!

Raja Bhaiya!

Berhenti, Raja Bhaiya!

Kau bisa berhasil lolos dari satu labirin...

Kau bisa berhasil lolos dari satu labirin...

...Tapi takdir takkan selalu memihakmu.

...Tapi takdir takkan selalu memihakmu.

Sekarang takkan ada yang bisa menghentikan pertarungan itu!

Berdiri!

Berdiri, Bhaisaheb!

Berdiri, Bhaisaheb!

Maafkan aku!

Bhai Se Yaari Bersahabat dengan saudara

Bhai Se Yaari Bersahabat dengan saudara

Behnon Se Masti Bercanda dengan saudari

Udti Patango Jaisa Tha Mann Hati bagai layang-layang di langit

Udti Patango Jaisa Tha Mann Hati bagai layang-layang di langit

Udti Patango Jaisa Tha Mann Hati bagai layang-layang di langit

Jitne The Rishte, Saare The Mann Ke Semua hubungan ini tidak palsu

Jitne The Rishte, Saare The Mann Ke Semua hubungan ini tidak palsu

Unme Na Uljhan, Na Thi Jalan Tak ada keraguan ataupun iri hati

Unme Na Uljhan, Na Thi Jalan Tak ada keraguan ataupun iri hati

Hoti Na Thi Anban Jahaan Tak ada perselisihan

Hoti Na Thi Anban Jahaan Tak ada perselisihan

Darpan Bata Bachpan Kahaan Wahai cermin, kembalikan masa kecilku

Darpan Bata Bachpan Kahaan Wahai cermin, kembalikan masa kecilku

Raja Bhaiya, cukup!

Raja Bhaiya, cukup!

Dia ini adikmu.

Dia ini musuhku!

Kalau begitu, biar aku saja yang menghabisinya.

Untuk apa kasih sayang saudara pada musuhmu itu, Raja Bhaiya?

Untuk apa kasih sayang saudara pada musuhmu itu, Raja Bhaiya?

Kalau kau yang memukulnya itu hukuman. Tapi jika orang lain itu kejahatan.

Kalau kau yang memukulnya itu hukuman. Tapi jika orang lain itu kejahatan.

Ini hanya terjadi jika ada hubungan darah.

Ini hanya terjadi jika ada hubungan darah.

...Dalam sebuah keluarga.

...Dalam sebuah keluarga.

Itu tidak benar!

Kalau itu tidak benar... maka adikmu itu...

...Bunuh saja dia!

...Bunuh saja dia!

Raja Bhaiya, kau masih sembunyikan perasaanmu.

Raja Bhaiya, kau masih sembunyikan perasaanmu.

Raja Bhaiya, kau masih sembunyikan perasaanmu.

Kenapa kau tak beritahu adikmu.

'Aku sangat kesepian! Ayo kita pulang.'

'Aku sangat kesepian! Ayo kita pulang.'

Dan kau, tatap mata kakakmu itu!

Dan kau, tatap mata kakakmu itu!

Mungkinkah dia takkan sanggup memenuhi semua keinginanmu?

Mungkinkah dia takkan sanggup memenuhi semua keinginanmu?

Mungkinkah dia takkan sanggup memenuhi semua keinginanmu?

Kau biarkan dunia menghasudmu agar membunuh kakakmu sendiri?

Kau biarkan dunia menghasudmu agar membunuh kakakmu sendiri?

Semua saudara terikat pada tujuan yang sama...

...Kalian mencari cinta yang sama yang telah hilang di Sheesh Mahal ini...

...Kalian mencari cinta yang sama yang telah hilang di Sheesh Mahal ini...

...Hanya saja kalian mencarinya dengan cara yang salah!

...Hanya saja kalian mencarinya dengan cara yang salah!

Bhaiya!

Bhaiya!

Sedang apa kau di sini? Enyahlah!

Sedang apa kau di sini? Enyahlah!

Apa ada lagi?

Bagaimana seorang adik harus meminta maaf, Bhaisaheb?

Bagaimana seorang adik harus meminta maaf, Bhaisaheb?

Dengan saling memeluk.

Dengan saling memeluk.

Maka peluklah aku dengan erat, aku sangat menderita.

Maka peluklah aku dengan erat, aku sangat menderita.

Kemarilah!

Kemarilah!

Ini belum berakhir, Yang Mulia!

Ini belum berakhir, Yang Mulia!

Bayangkan kalau aku mengenakan gaun favoritmu lagi, dan...

Bayangkan kalau aku mengenakan gaun favoritmu lagi, dan...

Bayangkan kalau aku mengenakan gaun favoritmu lagi, dan...

Anda bisa menemui Pangeran.

Anda bisa menemui Pangeran.

Pangeran yang memang Anda cintai.

Pangeran yang memang Anda cintai.

Maafkan aku, tapi orang yang bersama Anda selama ini...

Maafkan aku, tapi orang yang bersama Anda selama ini...

Maafkan aku, tapi orang yang bersama Anda selama ini...

...Adalah suruhanku.

Luka lamanya sudah sembuh sepenuhnya.

Luka lamanya sudah sembuh sepenuhnya.

Sekarang Yang Mulia hanya butuh makan dan istirahat dengan baik.

Sekarang Yang Mulia hanya butuh makan dan istirahat dengan baik.

Selamat malam, Tuan. / Selamat malam, Dokter.

Maaf kalau kau harus melewati kejadian memalukan ini.

Maaf kalau kau harus melewati kejadian memalukan ini.

Terima kasih!

Yang Mulia, Dilwala ingin menemui Anda.

Yang Mulia, Dilwala ingin menemui Anda.

Yang Mulia, Dilwala ingin menemui Anda.

Tunggu sebentar.

Kau bisa masuk sebentar?

Terima kasih.

Terima kasih.

Deewan Saheb, suruh dia masuk.

Deewan Saheb, suruh dia masuk.

Yang Mulia, sebelum ada yang mengetahui rahasia kita...

Yang Mulia, sebelum ada yang mengetahui rahasia kita...

...Dilwala ingin berpamitan pada Anda.

...Dilwala ingin berpamitan pada Anda.

Baiklah. Antar dia dengan mobil Ayah, Deewan Saheb.

Baiklah. Antar dia dengan mobil Ayah, Deewan Saheb.

Baik.

Selamat tinggal, Tuan.

Selamat tinggal, Tuan.

Dilwale, kau sudah merusak banyak tradisi...

Dilwale, kau sudah merusak banyak tradisi...

...Kau buat tamu kerajaan bermain bola.

...Kau bilang pada semua orang aku biasa mandi telanjang di danau!

...Kau bilang pada semua orang aku biasa mandi telanjang di danau!

Dan kau juga mencukur kumismu...

Dan kau juga mencukur kumismu...

...Kenapa?

Tuan, itu membuat Tuan Putri bahagia!

Tuan, itu membuat Tuan Putri bahagia!

Terima kasih. Aku tak bisa menghentikan kepergianmu...

Terima kasih. Aku tak bisa menghentikan kepergianmu...

...Tapi katakanlah, apa yang bisa kulakukan untukmu.

...Tapi katakanlah, apa yang bisa kulakukan untukmu.

Anda anak yang baik...

...Anda kakak yang baik...

...Tak bisakah Anda menjadi pasangan...

...Tak bisakah Anda menjadi pasangan...

...Yang dicari Tuan Putri dari diri Anda?

...Yang dicari Tuan Putri dari diri Anda?

Baiklah, akan ku coba yang terbaik.

Baiklah, akan ku coba yang terbaik.

Raja Bhaiya, satu permintaan lagi...

Raja Bhaiya, satu permintaan lagi...

Kanhaiya!

Berikan padaku. / Jangan yang ini.

Berikan padaku. / Jangan yang ini.

Kami bawa hadiah ini untuk Tuan Putri, bisakah Anda...

Kami bawa hadiah ini untuk Tuan Putri, bisakah Anda...

Tentu saja.

Tentu saja.

Bapu, aku ingin berpamitan.

Kunjungilah kami kapan-kapan... untuk menghabiskan waktu bersama!

Kunjungilah kami kapan-kapan... untuk menghabiskan waktu bersama!

Dan Bapu, kau belum menjawab pertanyaan itu.

Kau bisa beritahu aku sekarang. Aku pergi dan tak ada orang di sini.

Kau bisa beritahu aku sekarang. Aku pergi dan tak ada orang di sini.

Selama mengurus keluarga kerajaan, aku tak punya waktu...

Selama mengurus keluarga kerajaan, aku tak punya waktu...

Selama mengurus keluarga kerajaan, aku tak punya waktu...

Sekarang kalau kau banyak nanya, akan ku tampar kau!

Pergi dari sini...pergi!

Duduklah.

Murli Ki Tanoon Si, Vedon Puraano Si Bagai suara seruling, 'Vedas' dan 'Puranas'

Murli Ki Tanoon Si, Vedon Puraano Si Bagai suara seruling, 'Vedas' dan 'Puranas'

Mohan Ki Geeta ke Jaisi Tum Kau juga bagai 'Bhagavad Gita' milik Krishna

Mohan Ki Geeta ke Jaisi Tum Kau juga bagai 'Bhagavad Gita' milik Krishna

Tumse Hai Acchai, Tumse Hi Sachhai Kebaikan dan kebenaran ada karenamu

Tumse Hai Acchai, Tumse Hi Sachhai Kebaikan dan kebenaran ada karenamu

Tulsi Ki Sita Ki Jaisi Tum Kau bagai 'Ramcharitramanas' milik Tulsidas

Tulsi Ki Sita Ki Jaisi Tum Kau bagai 'Ramcharitramanas' milik Tulsidas

Om!

Om!

Drama baru?

Drama baru?

Ayo teman-teman.

Silahkan duduk...cepat!

Silahkan duduk...cepat!

Teman-teman...

Teman-teman...

...Pagi tadi Dewa Wisnu mengunjungiku dalam mimpi!

...Pagi tadi Dewa Wisnu mengunjungiku dalam mimpi!

Dia bilang, 'Chaubey...hei, Chaubey!'

Dia bilang, 'Chaubey...hei, Chaubey!'

'Sucikanlah dirimu.'

'Sucikanlah dirimu.'

Dan Dia juga bilang...

Dan Dia juga bilang...

'Chaubey, sebaiknya kau tetap jaga hubungan dengan orang kaya dan terkenal!'

'Chaubey, sebaiknya kau tetap jaga hubungan dengan orang kaya dan terkenal!'

Jadi kenapa kau tak undang Raja kemari kapan-kapan?

Jadi kenapa kau tak undang Raja kemari kapan-kapan?

Atau sebaiknya, ajak aku ke sana...

Atau sebaiknya, ajak aku ke sana...

...Untuk minum teh...

Om! / Tidak!

Om! / Tidak!

Oh!

Paman Chaubey.

Paman Chaubey.

Prem Bhaiya, Nenek dari keluarga kerajaan datang kemari.

Prem Bhaiya, Nenek dari keluarga kerajaan datang kemari.

Nenek!

Nenek!

Selama bertahun-tahun aku tak pernah melihat Diwali yang seperti ini.

Selama bertahun-tahun aku tak pernah melihat Diwali yang seperti ini.

Keluarga kerajaan Pritampur...

Keluarga kerajaan Pritampur...

...Dengan bahagia merayakan perayaan spesial...

...Dengan bahagia merayakan perayaan spesial...

...Semuanya karenamu!

...Semuanya karenamu!

Kau memberi kami hadiah ini...

...Dan ada tradisi di keluarga kerajaan...

...Dan ada tradisi di keluarga kerajaan...

...Kami juga memberi hadiah sebagai balas budi!

...Kami juga memberi hadiah sebagai balas budi!

Dilwale.

Kami sering bertengkar setelah bertunangan...

Kami sering bertengkar setelah bertunangan...

...Kami senantiasa saling menyakiti.

...Kami senantiasa saling menyakiti.

Tapi setelah kau pergi, aku berusaha menjadi seperti yang kau pinta.

Tapi setelah kau pergi, aku berusaha menjadi seperti yang kau pinta.

Tapi setelah kau pergi, aku berusaha menjadi seperti yang kau pinta.

Dan aku tak berkata apapun padanya dan juga tak mengganggunya.

Dan aku tak berkata apapun padanya dan juga tak mengganggunya.

Hanya mendengarkan.

Hanya mendengarkan.

Dan kami berdua menyimpulkan bahwa...

Dan kami berdua menyimpulkan bahwa...

...Pendamping Tuan Putri yang dicarinya...

...Pendamping Tuan Putri yang dicarinya...

...Adalah saudara kami, Dilwala.

Prem Dilwala!

Prem Dilwala!

Tuan Putri berasal dari keluarga kerajaan.

Tuan Putri berasal dari keluarga kerajaan.

Jika keluarga kerajaan alasan kita terpisah...

...Maka kau harus anggap kami sebagai keluargamu hari ini.

...Maka kau harus anggap kami sebagai keluargamu hari ini.

Sebagaimana kau tahu, aku tak bisa dan tak suka bicara seperti di film-film.

Sebagaimana kau tahu, aku tak bisa dan tak suka bicara seperti di film-film.

Sebagaimana kau tahu, aku tak bisa dan tak suka bicara seperti di film-film.

Tapi aku tetap berusaha.

Dua hari lagi Diwali dan hari ini adalah Bhaidooj (Hari Kakak).

Dua hari lagi Diwali dan hari ini adalah Bhaidooj (Hari Kakak).

Dua hari lagi Diwali dan hari ini adalah Bhaidooj (Hari Kakak).

Kami akan merayakannya tahun ini!

Kami akan merayakannya tahun ini!

Para saudariku merayakan festival ini...

Para saudariku merayakan festival ini...

...Sedangkan namanya Hari Kakak...

...Sedangkan namanya Hari Kakak...

...Adik ini juga ingin jadi bagian keluargamu!

...Adik ini juga ingin jadi bagian keluargamu!

...Adik ini juga ingin jadi bagian keluargamu!

Keluarga kita takkan terpisahkan lagi.

Sekarang kita satu keluarga... karena Prem yang menyatukan kita!

Sekarang kita satu keluarga... karena Prem yang menyatukan kita!

Ada permintaan lain?

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan feat Galank87

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

IDFL(Trademark) Subs Crew http://IDFL.me

"Dia bersamaku. Aku menyukainya. Akan ku terima apapun yang dia suka."

"Dia bersamaku. Aku menyukainya. Akan ku terima apapun yang dia suka."

"Dia sangat berarti bagiku. Aku rela melakukan apapun demi dia."

"Dia sangat berarti bagiku. Aku rela melakukan apapun demi dia."

"Dia sangat berarti bagiku. Aku rela melakukan apapun demi dia."

"Dia bersamaku. Aku menyukainya. Akan ku terima apapun yang dia suka."

"Dia bersamaku. Aku menyukainya. Akan ku terima apapun yang dia suka."

"Dia bersamaku. Aku menyukainya. Akan ku terima apapun yang dia suka."

"Dia sangat berarti bagiku. Aku rela melakukan apapun demi dia."

"Dia sangat berarti bagiku. Aku rela melakukan apapun demi dia."

"Biar aku membeli makanan manis dan pedas, sesuatu yang dia suka."

"Biar aku membeli makanan manis dan pedas, sesuatu yang dia suka."

"Biar aku membeli makanan ringan dan manisan."

"Biar aku membeli makanan ringan dan manisan."

"Biar aku membeli makanan ringan dan manisan."

"Harus ku nyatakan padanya hari ini."

"Harus ku nyatakan padanya hari ini."

"Harus ku nyatakan padanya hari ini."

"Harus ku nyatakan padanya hari ini."

"Harus ku nyatakan padanya hari ini."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Kegelapan itu menyelimutiku. Kekasihku yang jauh di sana."

"Kegelapan itu menyelimutiku. Kekasihku yang jauh di sana."

"Kegelapan itu menyelimutiku. Kekasihku yang jauh di sana."

"Sekarang aku tahu makna mimpi dan hubungan."

"Sekarang aku tahu makna mimpi dan hubungan."

"Sekarang aku tahu makna mimpi dan hubungan."

"Sekarang aku tahu makna mimpi dan hubungan."

"Sekarang aku mengerti cinta."

"Sekarang aku mengerti cinta."

"Tak ada yang peduli padaku selain dirimu."

"Tak ada yang peduli padaku selain dirimu."

"Membuatku mengerti betapa berartinya dirimu."

"Membuatku mengerti betapa berartinya dirimu."

"Telah ku temukan cinta."

"Telah ku temukan cinta."

"Telah ku temukan cinta."

"Telah ku temukan cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Aku merasa lelah untuk menemukan cintaku."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Telah ku temukan permata cinta."

"Dia meluluhkan hati."

"Dia meluluhkan hati."

"Dia datang."

"Dia membawa cinta."

"Telah ku temukan cinta."

"Telah ku temukan cinta."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.