Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Lee Seul Bi. Datanglah ke sisiku.
Ayo! Kayuh!
Mereka bohong?
Pegangan tangan.
Kalau bukan karenamu, Cintaku... Ungkapan isi hatiku...tak akan menyedihkan begini.
Lee Seul Bi!
Karenamu, mungkin akan sulit bagi Seul Bi.
Jangan bilang Woo Hyeon kamu menemuiku.
Setelah kamu bersumpah, seminggu kemudian
kamu akan jadi malaikat lagi.
Kamu punya waktu seminggu.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~ D
Subtitle oleh : ~ Da
Subtitle oleh : ~ Dar
Subtitle oleh : ~ Dark
Subtitle oleh : ~ DarkS
Subtitle oleh : ~ DarkSm
Subtitle oleh : ~ DarkSmu
Subtitle oleh : ~ DarkSmur
Subtitle oleh : ~ DarkSmurf
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.e ~
Aku akan ke sekolah.
Aku pergi sendiri, kalau kamu nggak buruan!
Iya sebentar!
-=Episode 7=- Ragu? Saat Kamu Mempercayai yang Lain!
- Basket pas makan siang? - Pizza?
Aku ikut. Aku jadi wasitnya! Yang kalah traktir aku juga.
Aku udah ngerasa kasihan padamu. Tahu kan dia makannya banyak.
Aku kasihan padamu. Aku belum makan dari tadi malam.
- Seong Yeol! - Iya.
Mau ikutan main basket juga? Aku jadi wasitnya.
Si atlet Seong Yeol. Kau harus di tim ku. Setuju?
Aku nggak ikut.
Pemikiran bagus. Kamu nggak ikut main karena tahu bakal kalah.
Pintar banget.
Sampai nanti pas makan siang.
Kalau memang benar cowok berkelahi supaya dewasa kau akan cepat tinggi.
Nggak tahu salah siapa ini?
Beneran cinta segitiga ya?
- Kau mau tambah tinggi juga? - Dasar pengkhianat. Jadi timnya siapa lagi?
Jangan!
Kau pikir aku bego? Kenapa harus kulakukan?
Kuberi kau satu kesempatan.
Aku kasihan melihatmu selalu kalah sama Shin Woo Hyeon.
Jangan maksa.
Kami minta tolong.
Kupikir kau menykai Shin Woo Hyeon.
Karena itulah kulakukan ini.
Harusnya kau tahu rasanya karena kau suka Da Yeol.
Tak masalah kalau Shin Woo Hyeon terlibat masalah lagi?
Woo Hyeon, kau tak usah menyentuhnya.
Yah, sepertinya menyenangkan.
Di mana?
Lihat lagi.
Nggak ada.
Gimana ini?
- Ada apa? - Hapenya hilang.
Ada unag tunai untuk bayar sekolah juga.
Ya Tuhan, berapa banyak?
200,000 Won.
Bukannya kamu bilang bertemu Seul Bi kemarin malam?
Aku yakin semua masih ada sebelum bertemu dia.
Tapi aku kehilangan setelah itu.
Aku lagi mikir
bukannya Seul Bi tertarik gimana kamu nyimpan uang di hape?
Iya, benar.
Seul Bi!
Lihat hapeku nggak saat kamu bertemu aku kemarin malam?
Nggak, kenapa?
Hapemu hilang?
Ya sudah. Tak perlu dipikirkan.
Apaan nih? Di kelas kita ada maling?
Hei yo! What's up Chun Shik?
Lagi ngapain, Bro?
Thank you.
Aku hanya punya ini.
Berikan hapemu.
Jangan hapeku.
Hei! Nggak akan kita ambil kok.
Taruh di tasnya Seul Bi, jangan sampai ada yang tahu.
Bukan salahku.
Gara-hara kau, hidupku makin susah.
Pemenangnya timku.
Oper bolanya!
Kau tak akan bisa merebut bolanya dari tanganku.
Aku bisa rebut kapan saja.
Akan kubiarkan kau mencobanya.
Aku nggak butuh izinmu.
Jempol kakiku gemetaran.
Hei, kembalikan! Kembalikan!
Hei, kembalikan.
Atau aku akan menggelitikimu.
Kalian berdua keluar!
- Kenapa? - Kenapa?
Too cringe worthy.
Baunya enak!
Aku suka bau ini.
Bau wangi anak muda!
Duduklah.
Tak perlu kasih salam.
Untuk kebaikanmu, mulai sekarang belajarlah sendiri.
Chun Shik.
Pak Guru ada noh.
- Pak Guru, hape saya hilang. - Apa?
Hapemu hilang?
Yakin kamu bawa ke sekolah?
Saya membawanya, saya yakin. Saat makan siang masih ada.
Ada uangnya juga di dalam.
Taruh atas tas kalian.
Taruh atas tas dan periksa barang bawaan kalian.
Cepat!
Cepat-cepat!
Kami punya hak-hak sipil.
Anda tak boleh menggeledah tanpa memberitahu kami sebelumnya.
Oh ya, hak sipil.
Kami harus segera tangkap malingnya!
Keluarkan sekarang juga!
Hak sipil palelu!
Bawa keluar!
- Apa ini? - Ada apa?
Apaan tuh?
Lha itu kan hapenya Chun Shik.
Coba periksa.
- Iya, ini hape saya. - Kamu yakin?
Diam!
Tidak!
Kamu pasti salah.
Seul Bi terus bersama kami selama makan siang.
Iya, siapa yang melakukannya?
Pak Guru.
Sebenarnya, hape saya juga hilang.
Hilang setelah kami bertemu Seul Bi kemarin malam.
Di hapenya ada uang 200,000 Won.
Buka tasmu.
Apa-apaan ini? Aku nggak mencurinya.
Diam!
Periksa apa uangmu ada?
Tidak ada.
Diam!
Sungguh bukan saya.
Seul Bi ikut aku.
Seul Bi.
Sebuah kesalahan bukanlah kejahatan.
Akui saja dan jujurlah pada kami.
Saya tak melakukannya.
Mengambil barang temanmu bukanlah lelucon.
Itu kejahatan!
Pak Kim, kenapa malah bicara, buktinya kan ada?
Kau mau ke kantor polisi?
Sungguh saya tak melakukannya.
Toh sudah ketemu. Tak apa.
Salahku juga tak hati-hati meletakkannya.
Kalau kamu Chun Shik?
Saya juga nggak apa-apa. Toh uangnya masih ada.
That's okay! Kita akan selesaikan dengan kerja sosial.
Tak semudah itu!
Pak Kim! Aku sudah buat yang very complicated jadi very simple untuk Anda.
Seul Bi, teman-temanmu mau memaafkanmu.
Kalau sulit buatmu minta maaf sekarang, kami akan kasih waktu.
Kasih waktu untuk apa? Untuk Istri yang suka kabur?
Istri?
Saja tak melakukan hal yang salah.
Kamu akan ikut kerja sosial selama seminggu.
Pikirkan kesalahan yang telah kamu lakukan.
Ada apa?
Lee Seul Bi mencuri?
Diam.
Tadi lihat nggak? Dia sok pura-pura nggak tahu.
Aktris dia.
Diam kalian!
Seul Bi.
Aku percaya padamu. Aku akan tunggu.
Yang kamu katakan tadi malam padaku semuanya bohong?
Ngapain kamu?
Kenapa kamu lakukan ini padaku?
Kamu sungguh nggak tahu malu ya.
Benar nggak tahu kenapa?
Aku nggak menyukaimu.
Apa aku melakukan kesalahan?
Pikirkan apa yang kamu ambil dariku.
Kehadiranmu adalah kesalahan.
Betapa menyesalnya aku terhadapmu?
Berhentilah bersikap seolah kau malaikat.
Menyebalkan sekali.
- Kenapa kamu melakukannya? - Apa?
Kamu juga nggak percaya padaku?
Aku hanya ingin tahu kebenarannya. Kenapa hapenya bisa di tasmu?
Hapenya Chun Shik aku nggak pernah tahu.
Kurasa Ye Na yang taruh sendiri hapenya di tasku.
Kenapa nggak bilang kamu ketemu Ye Na kemarin malam?
Itu...
Ye Na memintaku merahasiakannya.
Rahasia yang semua orang tahu? Aku harus tahu yang sebenarnya supaya bisa membantumu.
Sebenarnya? Sudah kubilang. Aku nggak mencurinya.
Kenapa kau keluar dan bikin masalah?
Sekarang kamu mau ngapain? Bukti-buktinya kuat.
Lee Seul Bi! Kamu nggak lihat apa yang terjadi?
Aku lihat kamu nggak percaya padaku.
Bukan begitu.
Anda pasti akan kesulitan untuk bernafas. Cepatlah kembali.
Aku sungguh tak akan bisa bernafas kalau tak melihat cucuku.
Aku harus melihatnya supaya bisa terus hidup.
Aku cukup istirahat di sini.
Kamu bicara dengan Pak Guru?
Seul Bi bilang apa?
Dia bilang tak melakukannya.
Makin runyam karena dia nggak mau minta maaf.
Dia lebih tangguh dari perkiraanku.
Chun Shik, dia lebih baik darimu.
Kalau Seul Bi terus tanya padaku, aku harus gimana?
Kenapa tanya aku? Kau kan yang memulainya.
Aku? Aku lakukan apa yang kamu suruh.
- Sepertinya kau minta ditonjok. - Kau cari gara-gara.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~ D
Subtitle oleh : ~ Da
Subtitle oleh : ~ Dar
Subtitle oleh : ~ Dark
Subtitle oleh : ~ DarkS
Subtitle oleh : ~ DarkSm
Subtitle oleh : ~ DarkSmu
Subtitle oleh : ~ DarkSmur
Subtitle oleh : ~ DarkSmurf
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh :
Diterjemahkan oleh :
Diterjemahkan oleh :
Diterjemahkan oleh : ~
Diterjemahkan oleh : ~
Diterjemahkan oleh : ~ i
Diterjemahkan oleh : ~ i.
Diterjemahkan oleh : ~ i.f
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.e
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.e
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.e ~
Park Chun Shik.
Kau dipukul lagi?
Yang taruh hapemu di tasnya Seul Bi
apa Jae Seok orangnya?
- Bukan. - Kalau gitu kau?
Bukan, kenapa aku?
Apa Jae Seok memaksamu melakukannya? Jawab!
Hilang kok. Beneran.
Aku nggak tahu apa-apa.
Lee Seul Bi disalahkan gara-gara kau.
Hapeku hilang.
Terus aku ditonjok Jae Seok.
Yang jadi korban tuh aku.
Kau selalu dipukuli tiap hari karena kau selalu lari.
Nggak lihat kau bikin orang lain jadi korban?
Kamu baik-baik saja? Siapa yang melakukannya?
Bukan aku.
Kau tak melakukannya kan?
Kau harus katakan yang sebenarnya supaya aku bisa bantu.
Mana mungkin kau bisa membantu? Kau kan yang mencurinya.
- Dasar Kunyuk. - Kau jangan ikut campur. Ini urusanku.
Jangan ikut campur? Yang bikin masalah tambah ruyam itu kau.
Ayo ke klinik.
Bisa gila aku.
Saya tidak mencurinya.
Seul Bi minta maaflah pada teman-temanmu.
Kebenarannya belum terungkap.
Tidak adil kalau Anda hanya percaya Ye Na dan Chun Shik.
Aku bukannya tak percaya Seul Bi.
Buktinya ada.
Kalau buktinya dipalsukan bagaimana?
Ragu... hanya akan membuat keraguan lain.
Kau dikeluarkan.
-= Seul Bi, dasar maling!=-
-=Kenapa masih hidup?=-
-=Mati saja=-
Sekarang kau bahkan nyuri sampah?
Aku sudah nggak merasa nyaman lagi di sekolah.
Ini bukan tong sampah.
Sungguh tak tahu malu.
Ayo, jangan bicara sama penjahat.
Ayo.
Aku harus bersihkan lokerku.
Kotor banget.
Iya kan?
Aku tahu bukan kamu pelakunya.
Sungguh?
Makasih.
Kalian sudah bekerja begitu keras.
-=Drama Remaja : High School Lโฅve โฅn=-
Iya. Chun Shik kupukuli.
Aku nggak pernah mengira kau akan memukul Chun Shik.
Terus kamu tadi tuh terlihat ragu kenapa?
Maksudmu kok bisa kamu nggak percaya padaku?
Bukan gitu. Aku nggak tahu kenapa sampai terjadi seperti ini.
Aku nggak suka saja keknya kamu dipermainkan.
Nggak akan segini parahnya kalau kamu percaya padaku.
Halmeoni!
Hei! Lee Seul Bi!
Hei!
Bukan itu.
Ampun.
Miss Gong kok pulangnya lama?
Halmeoni nggak kangen aku ya?
Halmeoni pulang karena kangen padamu.
Tapi, Seul Bi, kamu nggak enak badan?
Tidak.
Terima kasih atas makanannya.
Sejak kapan Seul Bi menyisakan makanannya?
Kalian bertengkar?
Bertengkar?
Enak sekali.
Kenapa dia meninggalkan makanannya?
Masakan Miss Gong tuh emang paling enak.
Makanlah.
Psiko Shin Woo Hyeon, aku benci kamu.
Apa yang terjadi?
Digosok begitu tak akan ngaruh.
Seonbae.
Artinya perlahan kamu akan menghilang...
Maksudnya apa?
Aku menyuruhmu menandatangani Black Notenya secepatnya.
Sekarang ini kamu bukan malaikat ataupun manusia.
Kamu akan menghilang kalau tidak kamu tandatangani.
Kenapa masih ingin tinggal di dunia ini, padahal mereka menganggapmu pencuri?
Itu hanya salah paham.
Kamu bertanya kenapa malaikat mengembalikan Black Note dan jadi manusia, iya kan?
Karena mereka jatuh cinta?
Benar.
Dan pada akhirnya semua tidak bahagia.
Kenapa kamu nggak bahagia kalau kamu mencintai seorang manusia?
Cinta manusia selalu berubah.
Berubah?
Aku bisa mengembalikan uangnya, tapi bagaimana luka di hatimu?
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh :
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~
Subtitle oleh : ~ D
Subtitle oleh : ~ Da
Subtitle oleh : ~ Dar
Subtitle oleh : ~ Dark
Subtitle oleh : ~ DarkS
Subtitle oleh : ~ DarkSm
Subtitle oleh : ~ DarkSmu
Subtitle oleh : ~ DarkSmur
Subtitle oleh : ~ DarkSmurf
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh : ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh : ~ i.f.a.b.e.e ~
Biaya kuliah, biaya hidup...
Biaya pernikahan...
Rumah...
Hallo.
=Nomor yang Anda hubungi sedang tidak aktif.=
Dia bilang apa?
Tolong jawab teleponmu, Nak!
Kalian keterlaluan!
Omo! Kau pulang saja bangkumu sudah nggak ada.
Kenapa repot-repot sekolah?
Kau bisa kaya dari hasil nyuri.
Berhubung susah memindahkan bangkunya
dan sulit bagiku membawanya ke sini...
Tolong kalian jangan begini.
Keknya dia nggak malu sedikitpun ya?
Dia benar-benar nggak malu.
Tentu saja.
Kenapa kau lakukan ini pada Seul Bi?
Dia nggak minta maaf setelah ambil hapeku.
Tentu saja. Aku akan lakukan ini.
Sekarang juga katakan yang sebenarnya.
Sebenarnya apa?
Kenapa kamu selalu berpihak padanya?
- Lihat buktinya dong! - Bukti?
Hati-Hati dengan permainan kekanak-kanakanmu. Ini kejahatan.
Lee Seul Bi adalah penjahat.
Kenapa aku hanya menyukai Seul Bi?
Dia benar-benar beda dengan kalian! Puas dengar jawabanku?
Sudahlah kau pulang saja.
Aku nggak akan lari dari masalah ini, karena aku nggak berbuat salah.
Masalah nggak akan selesai.
Kabur juga nggak akan menyelesaikan semuanya.
Dengar baik-baik.
Kau bikin semuanya makin rumit dengan ikut campur.
Tolong minggir.
Terlalu berat untukmu.
Berat memang, karena kamu nggak percaya padaku.
Bukannya nggak percaya padamu, Oon!
Seong Yeol...
Kurasa harus kulakukan sendiri.
Perhatian! Beri salam.
Halo.
Yang tepat waktu ya.
Maafkan saya.
Kenapa bengong? Buka buku kalian!
Senangnya kalau telat masuk pelaranku?
Maafkan saya.
Keluar sana.
Ini! Biaya lesmu yang hilang.
Kalau kamu butuh permintaan maaf, aku yang akan minta maaf. Maafkan aku.
Kau kenapa? Sudahlah.
Salahku tak menyimpannya baik-baik.
Kamu juga terkejut kan? Karena Seul Bi seperti ini.
Hari itu kenapa kamu bertemu dengan Seul Bi?
Kenapa kamu memintanya untuk merahasiakannya?
Aku nggak menyuruhnya merahasiakannya.
Seul Bi minta ketemuan, jadi aku datang.
Kumohon. Jangan ganggu Seul Bi lagi, uangmu kan sudah kembali.
Woo Hyeon!
Kalian ini apa-apaan sih? Sudah pada gila apa?
Aku hanya ingin dia minum susu dan jadi putih (tak bersalah).
Dia udah ambil hape nggak minta maaf lagi.
Udah gila kali dia?
Pepatah bilang "yang sama dicampur dengan sejenisnya". Kau melindungi maling.
Kamu juga maling?
Apa?
Woo Hyeon!
Kau harus ditonjok!
Sudah kubilang tak akan kubiarkan.
Hentikan!
- Lepaskan! - Kalian sadarlah!
Berdiri!
Minggir!
- Lepaskan. - Berdiri.
Lepaskan!
Everybody! Stop!
Kau tak mau belajar...
Tapi tanganmu punya banyak waktu.
Kau ranking 1 di kelas, dan kau rangking terakhir.
Kau tengah-tengah.
Lihat satu set ini. Seperti natal saja.
Tolong lihat wajah saya.
Shin Woo Hyeon mukul aku duluan!
Benar! Aduh mesti diapain ini ya?
Kenapa kau memukulnya?
Karena dia kurang ajar.
Terus nonjok orang itu nggak kurang ajar?
Seandainya Pak Guru adalah Woo Hyeon, Anda juga pasti akan menonjoknya.
Seong Yeol ada apa?
Kau pikir sekolah jadi gampang karena Wali kelas suka padamu?
Kalian bertiga, bawa orang tua kalian. Mengerti?
Aku nggak akan ngapa-ngapain.
- Maaf. - Aku yakin kamu tak lakukan apa-apa.
Tapi karena bermaksud melindungimu, Shin Woo Hyeon akhirnya ikut berkelahi.
Masalah akan jadi pelik.
Kau hanya akan membuat semuanya jadi sulit, untuk Seul Bi juga kamu.
Kau ingin aku diam saja saat mereka membulinya?
Kau ngga tahu Jae Seok sengaja membiarkanmu memukulnya?
Untuk mengacaukan aku?
Jadi... begitu juga dengan Seul Bi?
Pake otak nggak sih? Memangnya kau punya otak?
Kampret nih anak!
Ayo lanjutkan.
Lee Ye Na menyukaimu, jadi dia pasti akan membenci Seul Bi.
Jae Seok sangat membencimu.
Jadi dia akan membuli Seul Bi. Seperti sekarang ini.
Makanya, Jae Seok lebih pintar darimu.
Choi Jae Seok, dasar bajingan.
Pake otakmu. Kau malah bikin sulit bagi Seul Bi.
Kenapa Anda minta mereka membawa orang tua?
Aku wali kelasnya. Biar aku yang menangani masalah ini.
Anda benar-benar belum mengerti.
Bagaimana kalau Papanya Jae Seok menghentikan pemberian sponsor di sekolah ini?
Kita harus menyelesaikan masalah ini dulu.
Mereka bahkan bisa dikeluarkan.
Itu karena Anda tak tegas pada mereka.
Lalu aku harus bagaimana?
Anda harus selesaikan masalah ini sebaik-baiknya.
Dan minimalkan kerugian.
Bilang saja, semuanya kesalahan Woo Hyeon.
Ada apa sebenarnya?
Bukannya Anda bilang tak ingin melihat saya lagi?
Lihatlah.
Ini yang kamu kirimkan padaku dan yang kutabung.
Ini untuk biaya kuliah dan buka kedai.
Kenapa Anda berikan padaku?
Dengarkan.
Tak bisakah kau mengurus Woo Hyeon?
Aku tahu kau di posisi yang sulit.
Tapi hanya kau yang bisa melakukannya.
Kenapa tiba-tiba Anda minta ini semua?
Aku ada masalah.
Aku harus pergi jauh untuk waktu yang lama.
Aku sungguh tak bisa memahami Anda.
Bicaralah dengan Papanya Woo Hyeon.
Hei, aku sudah bicara padanya.
Maksudku aku ingin bicara padanya.
Apa Anda tak bisa menghubunginya?
Hanya kau satu-satunya.
Hanya kau yang dimiliki Woo Hyeon.
Bagaimana aku bisa, kalau Papanya sendiri tak bisa?
Aku baru saja mulai dengan keluarga baru setahun lalu.
Kalau Anda bisa mengerti Papanya, Anda juga bisa mengerti aku.
Hei!
Jadi, Papa harus ke sekolah?
Papa harus ke sekolah karena kau berkelahi.
Apa benar kau putraku?
Papa harus pergi dan lihat siapa yang mengubahmu.
Mama bagaimana?
Kupikir mungkin dia akan khawatir, jadi aku tak bilang padanya.
Toh akhirnya dia akan tahu begitu Papa ke sekolah.
Mama akan mengajar kalau tahu Papa datang. Mama mungkin tak memperhatikan.
Mau berapa lama kamu merahasiakan hubunganmu dengan Mamamu?
Baiklah, akan kutunggu.
Apa ini?
Anak ini...
Mamamu beli ini semua untukmu!
Minumlah.
Makan malam sudah siap.
Iya, kami akan turun.
Minum semuanya ya?
Aku membantumu, jadi kamu juga bantu Papa.
Kalau begitu adil kan? Mengerti?
Ayo.
-=Drama Remaja : High School Lโฅve โฅn=-
Di drama kenapa pemeran utamanya tak melakukan apa-apa. Sungguh menyebalkan.
Tapi sekarang aku menyukainya.
Aku benar-benar nggak bisa berbuat apa-apa.
Woo Hyeon dapat masalah gara-gara aku.
Di drama aktor cowok selalu membuat yang wanita senang.
Apa yang kulakukan sekarang ini?
Seul Bi sudah berangkat.
Halmeoni, hari ini...
Hei, dia bilang apa ini?
Halmeoni, tolong ke sekolah ya hari ini jam 2.
Aku dapat masalah karena berbuat seenaknya.
- Pak Guru ingin bertemu Halmeoni. - Dasar biang kerok!
Apa orang tuamu datang?
Papaku ingin bertemu denganmu.
Aku kan yang kena pukul.
Dia ingin lihat seberapa parah.
Aku lagi nggak mood bercanda.
Miss Gong akan membunuhku.
Kau akan tamat kalau Papaku datang.
Lakukan semaumu.
Miss Gong punya bekingan aku.
Beliau nggak semudah itu kalah. Bilang papamu!
Dia pasti gugup.
Kau mau apa?
Woo Hyeon Halmeoni...
Sialan.
Aku betul-betul minta maaf.
Aku betul-betul minta maaf.
Tolong tak perlu Anda sebut. Saya minta maaf panas-panas begini meminta Anda datang.
Halmeoni!
Apa kabar?
Bukankah Anda pak polisi?
Kenapa Anda ke sini?
Putraku terlibat masalah.
Cucuku juga.
Kang Sae-i juga kena masalah.
Jadi yang diceritakan Seong Yeol adalah Woo Hyeon?
Kalian berdua sudah kenal?
Lee Seul Bi..
Iya, Seul Bi!
Dia masih tinggal di rumahku.
Woo Hyeon buat kesalahan apa?
Kudengar putraku memukul Woo Hyeon.
Maafkan aku.
Bukannya Woo Hyeon malah yang mukul seseorang?
Tak apa! Anak-anak biasa berkelahi.
Itu sama sekali tak baik.
Papanya Jae Seok tak akan bilang begitu. Woo Hyun memukul Jae Seok.
Apa?
Woo Hyeon mukul siapa?
Kalian berdua yang berkelahi?
Seong Yeol juga?
Aku minta maaf.
Mohon maafkan kami.
Papanya Jae Seok, Woo Hyeon sudah menyadari kesalahannya.
Kau ini!
Kenapa kamu harus mukul temanmu sendiri?
Aku tak bisa hidup seperti ini.
Kita mati bersama saja.
Tolong maafkan kami.
Tolong maafkan dia.
Pak Choi, kumohon maafkan beliau. Dengarlah permintaan wanita tua ini.
Anak macam dia akan jadi biang keladi kejahatan nantinya.
Sekolah adalah institusi untuk mendisiplinkan merreka.
Pak Choi, kata-kata Anda kasar sekali.
Kumohon. Tolong maafkan dia.
Halmeoni.
Maafkan saya.
Saya yang salah.
Jae Seok bukan anak yang gampang dipukul.
Dia pantas dipukul.
Kalau bukan karena Woo Hyeon aku sudah memukulinya.
Hwang Seong Yeol!
Kalian berdua, kembali ke kelas sekarang juga!
Cepat!
Halmeonimu keren abis.
Apa dia tak tahu kapan menyerah?
Tak ada yang tak bisa dibeli dengan uang. Kau tahu itu?
Memangnya dia punya uang?
Dasar bajingan!
Apa hanya uang yang kaupikirkan?
Sia-sia deh tinjuku ke mukamu.
Kami akan pastikan dia minta maaf.
Pak Choi tolong tenanglah.
Mana bisa aku tenang?
Saya guru etika sekolah ini.
Seperti yang Anda katakan.
Shin Woo Hyeon memukul Choi Jae Seok.
Tapi mengeluarkan dia terlihat seperti balas dendam.
Insiden mencontek Choi Jae Seok
begitu mudah dilupakan.
Bu Ahn, Anda kenapa?
Pak Choi memberi dana untuk renovasi lantai gym dan lapangan bola.
Pak Han! Diamlah.
Semua kesalahan saya.
Saya dituduh mencuri dan saya korban buli yang dilakukan Choi Jae Seok.
Woo Hyen dan Seong Yeol hanya ingin membantuku
tapi mereka malah terlibat perkelahian dengan Jae Seok.
Kalau ada yang dikeluarkan...
maka harusnya Jae Seok dan saya.
Aku akan disiplinkan anakku.
Pak Han, tolong urus sisanya.
Pak Choi!
Pak?
Kami akan mengurusnya.
Jangan khawatir, hati-hati di jalan.
Seul Bi!
Sana ke Woo Hyeon.
Mungkin dia merasa kesal.
Iya, kenapa kau tak pergi. Biar aku yang mengurusnya.
Kalau begitu tolong urus beliau.
Saya akan mengantar Anda pulang.
Aku bisa pulang sendiri.
Sayang, kamu keren sekali.
Maaf sudah membuatmu repot.
Toh kita tinggal searah.
Oh tunggu.
Bu Guru tadi...
Iya?
Maksud Anda Bu Guru yang cantik dan keren tadi?
Iya.
Dia istri saya.
Anda baik-baik saja?
Mau saya antar ke rumah sakit?
Kok bisa begini?
Aku pasti stres.
Maaf.
Oh! Oh!
Tidak, tidak.
Tidak, jangan lakukan ini.
-=Toilet Guru=- Siswa dilarang masuk
Shin Woo Hyeon mungkin dikeluarkan.
Hampir.
Hampir saja.
Chun Shik bagaimana?
Kukasih pelajaran dia.
Begitu dia ngomong, nyawanya melayang.
Chun Sik sendiri yang taruh hapenya di tasnya Lee Seul Bi.
Jadi salah dia dong.
Tentu saja.
Santai saja.
Kau nggak tahu, 'Too much, too bad.'
Kamu ingin tahu apa selanjutnya?
Apa kalian ingin sekali tahu?
Kalian akan..
Tunggu...
Tunggu sebentar saja.
Tunggu!
Pengumuman Hukuman
-=Kelas 2-3 Shin Woo Hyeon. Tindakan pendisiplinan: Percobaan 7 hari.=-
-=Pelayanan masyarakt 20 Jam=-
Apa-apaan ini?
Kenapa bisa jadi begini?
Apa yang terjadi pada Kang Sae-i?
Ya Tuhan.
Halmeoni.
Kamu sudah pulang.
Halmeoni.
Aku mengerti perasaanmu.
Tentu saja.
Tapi berusahalah menahan amarahmu.
Berhentilah bikin masalah yang tak adil.
Dalam kehidupan, semuanya memang tak adil.
Mengerti?
Iya.
Aku lelah. Aku ingin istirahat sebentar.
Maafkan aku.
Harusnya aku tak datang ke sini.
Aigoo, kamu kok ya ngomong begitu?
Gara-gara aku Halmeoni dan Woo Hyeon tak bahagia.
Bukan, kami bahagia kok.
Jangan remehkan kami. Kamu sendiri juga harus bahagia.
Maka kita tak akan bahagia.
Tak apa.
Sedang apa di sini?
Aku hanya ingin lihat langit.
- Maaf. - Maaf.
Kamu nggak ikut pelajaran gara-gara aku.
Kamu ditimpuk susu dan terlibat perkelahian.
Dan pelayanan masyarakat...
Maaf.
Aku minta maaf.
Maafkan aku juga.
Nggak bisa melindungimu
Membuatmu marah dan berkelahi...
Aku hanya membuatmu susah.
Pada akhirnya, aku nggak lakukan apa-apa untukmu.
Kamu sudah melakukan banyak hal untukku.
Aku tahu kamu nggak mukul Chun Sik.
Dan aku tahu kamu nggak nyuri apapun.
Apa kita harus bikin janji?
Janji apaan?
Apapun yang terjadi, kita akan saling percaya.
Mulai sekarang aku akan melindungimu.
Dan aku akan membuatmu bahagia.
Kamu dan juga Halmeoni.
Kamu nggak lihat apa yang akan terjadi kalau tetap di dunia manusia?
Orang di sekelilingmu akan makin sulit melindungimu.
Dan malah akan lebih sakit lagi.
Mereka akan berubah. Kamu dan juga manusia.
Jadi...
Akankah kita tak bahagia?
Hentikan dan kembali ke tempat asalmu.
Bajingan.
Kau harus ditonjok!
Terima kasih.
Tolong temukan kebahagiaan Woo Hyeon.
Terima kasih telah menyaksikan "High School Lโฅve โฅn" bersama ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Apa yang terjadi pada malaikat yang jadi manusia?
Apa mereka menyelamatkan manusia yang mereka cintai dan kembalinjafi malaikat?
Aku terlambat mengetahuinya. Maafkan aku.
Aku harus kembali sekarang.
Cinta segitiga?
Kau akan ditinggalkan sendiri.
Bukankah Anda Mamanya Woo Hyeon?
Jaga diri baik-baik Woo Hyeon.
Aku akan merindukanmu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.