Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
- Wah, wah, kalian datang lebih cepat. - Ya, malam ini
adalah malam pengangkatan Kondo Sensei sebagai Kepala Divisi, kan?
Benar.
Permisi.
- Saya sudah memesan tempat di Omiya, Sukiyabashi. - Oh, baiklah. Terima kasih.
Tempat utamanya kan?
Ya, tempat utama.
Kita pergi sekarang?
Kau benar-benar yakin,
- Kondo Sensei akan terpilih, kan? - Jangan khawatir.
Aku sudah mengurusnya. Jangan khawatir.
Dia calon suaminya Yukako. Memalukan jika dia kalah.
Jika kau kalah, aku tidak akan menikahimu!
Itu buruk sekali...
Apa ini. Kalian berdua menjadi serakah.
Kalau begitu.. ayo. Ayo.
Aku ada beberapa hal yang harus aku diskusikan dahulu dengan sekretarisku
mengenai urusan besok, jadi aku akan segera menyusul kalian.
Baiklah.
Selamat malam.
Maaf.
Segala sesuatu pada akhirnya akan mulai terjadi besok.
Aku mengandalkanmu.
Jika aku menjadi Direktur di Rumah sakit Universitas Totei,
maukah kau menjadi sekretarisku disana?
Manager Eksekutif Hiruma, apa kau akan menjadi Direktur di Rumah sakit Universitas Totei?
Kalau begitu, ayo. Kita berdua pergi.
Ayo kita pergi ke tempat yang lebih tinggi. Lebih tinggi, lebih tinggi.
- Ke tempat yang sangat tinggi... Kita akan sulit untuk bernafas...
- PAPA! Cepat~! - Aku datang! Aku datang!
Kalau begitu uruslah dengan baik.
- Terima kasih. - Selamat malam.
Selamat datang!
- Oh, kulihat tempat ini masih ada. - Profesor Takano...
- Kebetulan sakali. Bolehkah aku bergabung? - Tentu.
Aku sedikit bernostalgia.
- Apa yang kau minum? - Sake dingin..
- Oyaji-san, aku memesan yang sama dengannya. - Baiklah!
- Akhirnya besok Pemilihan Kepala Divisi. - Ya.
Aku mendengar dari Manager Eksekutif Mabuchi.
- Apa benar Manager Eksekutif mengabaikanmu? - Itu tidak seperti dia mengabaikanku...
Dengan lawan seperti Profesor Takano, kita harus memperkecil kandidat menjadi satu saja
dengan begitu kita bisa menghidari terbagi duanya suara.
Aku memberikan suaraku juga untuk Kondo.
Aku terkejut kau menyetujuinya.
Itulah organisasi.
Hei... ada satu hal yang aku ingin tanyakan padamu...
Ya?
Kau menyukai Hiruma?
- Apa? - Kau tidak menyukainya?
- Profesor Takano... - Yang mana?
Kenapa bertanya padaku...
Kau menyukai Hiruma atau tidak?
- Aku berhutang budi pada Manager Eksekutif Hiruma untuk... - Yang mana?
Ini silahkan.
Aku tidak menyukainya.
Kalau begitu... kenapa tidak kita jatuhkan dia bersama-sama?
Tapi..bagaimana?
Kita berdua akan bekerja sama dengan Daimon Michiko.
Maksudmu..operasi besok?
Bagaimana menurutmu?
35 menit untuk menyambungkan pembuluh darah usus kecil.
Ditambah 30 menit untuk menyatukannya ke cangkokan pembuluh darah dan memulai kembali aliran darah.
Setelah itu, kita akan lanjutkan dengan menyatukan pembuluh darah pankreas.
Sebentar.
Lebih dari 6 jam berlalu sejak pemindahan organ-organ.
Tidak cukup banyak waktu yang tersisa setelah pemindahan organ-organ!
Setidaknya kita membutuhkan dua orang asisten yang handal.
- Oke, sekali lagi dari awal! - Baiklah.
Memindahkan organ-organ.
Siapkan jarum tambahan sebagai persedian untukku.
Periksa kateter Swan-Gantz juga.
Kami dengar kau dalam masalah besar.
Jika boleh, kami bisa membantumu.
Tidak terima kasih. Jika ada orang yang tidak dibutuhkan disekitar sini
- itu akan menambah kemungkinan resiko kecelakaannya. - Hei...
- Apa ada yang bisa kami bantu? - Tidak.
- Kami akan melakukan apapun! - Kami akan melakukan apa saja!
Ini adalah waktunya yang tepat
bahwa kami ingin menunjukan seberapa baik kami berkembang pada Daimon Sensei.
- Kalian sudah lebih baik? - Jangan pernah mencobanya.
Jika ada orang yang tidak dibutuhkan disekitar sini,
itu akan menambah kemungkinan resiko kecelakaannya.
Kami yakin kami bisa berguna? Tolong biarkan kami membantumu!
Kami mohon!
Karena sebagai asisten, kami tidak pernah gagal!
Sudah saatnya, ya?
Ya.
Ini akan memakan waktu lebih dari 15 jam, kan?
Lama sekali...
Kamu hanya perlu tidur saja.
Ketika kamu bangun, semuanya sudah selesai.
Jika...aku bangun...
Jangan Khawatir. Aku tidak pernah gagal.
Kita akan pergi sekarang.
Kita akan berbelok.
- Sudah siap dimulai? - Kau juga?
Hampir dimulai.
Surat Pengunduran Diri
Dipecat? Oke!!
Daimon Michiko Jounouchi Hiromi
Setidaknya kalian harus memberinya materai.
Kita sekarang akan memulai ex vivo resection.
Target kita adalah 15 jam.
Kita akan melakukannya dengan cepat.
Pisau.
- Sepertinya Daimon sudah masuk ke ruang operasi. - Oh, baiklah.
Sepertinya Daimon-kun dalam masalah..
Gyoi.
Kalau begitu, kurasa ini sudah waktunya.
Kami meminta 3 kandidat pada Pemilihan Kepala Divisi
untuk memberikan visi misi mereka.
Profesor Kondo, silahkan.
Saya Kondo Shinobu.
Kelebihan saya, yang terpenting adalah, bahwa kenyataannya saya masih muda.
Memotong perut dan usus besar selesai.
Mengkofirmasi ulang letak tumor.
- Hei! Kepalamu menghalangi. - Maaf.
Menargetkan untuk 2 tahun dari sekarang, dengan tujuan mematangkan generasi yang akan datang
untuk pergi belajar ke Universitas Kedokteran Internasional Massachusetts dan Columbia
- di Amerika... - Daimon pasti sudah sampai pada 'hati' sekarang.
Aku tahu.
Dia harus berhati-hati untuk mengetahui kondisinya dengan pasti.
Daimon, pasti tidak akan ada masalah.
- Tapi setelah itu masalahnya adalah pankreas. - Aku tahu...
Seperti yang kukira... Tumor membungkus sekitar portal vein juga.
- Apa...? - Kalian tidak perlu melihatnya.
Maaf.
Kita akan mengeluarkan organ perut, bersama dengan tumornya, kan?
Untuk melakukan itu, kita harus memotong aorta dan inferior vena cava.
Apa?!!
Waktu yang tersisa sedikit. Tidak ada waktu untuk ragu-ragu.
Tekan ini kebawah.
Itulah visi misi saya.
Hebat.
Terima kasih.
Selanjutnya, Profesor Ebina, silahkan.
Mereka sekarang seharusnya sudah mengkonfirmasi ulang letak tumornya.
Aku telah mengkhawatirkan hal itu semenjak mendiagnosanya.
Aku takut tumor tidak hanya sudah menyelimuti di sekitar Pembuluh Arteri atas.
- dan juga arteri saluran ginjal kiri dan kanannya. - Saya Ebina Takashi.
Uh...Saya merasa sangat berterima kasih
kepada Manager Eksekutif Hiruma atas semua yang telah beliau lakukan untuk saya di Divisi Bedah No 2.
Jangan pikirkan masalah pribadi seperti itu.
Kau tahu bukan?
Dia telah memberikan semua suaranya untukmu.
Saya berhutang budi Manager Eksekutif Hiruma.
Jika saya harus menjadi Kepala Divisi...
Saya ingin mengembangkan perawatan operasi untuk para lansia menjadi lebih baik.
Dewasa ini para lansia hidup sendirian..
Ebina-kun, ada apa? Ebina-kun?
Kondo-kun, kenapa?
Saya minta atas pemberitahuan yang mendadak, tapi
Dengan ini saya memberitahukan pengunduran diri saya dari pemilihan ini.
- Apa?! - Dan juga abstain dari pemilihan ini.
Hey, tunggu! Hei...tunggu. Hey!
Apa yang terjadi?
Apa artinya ini?
Hei! Apa yang terjadi disini?
Kita mengangkat organ dari area retropritoneal.
Pembukaan dari aorta dan inferior vena cava sudah selesai.
- Huh? Uh...apa selanjutnya... - Tenang.
Isolasi Vascular.
Forceps.
Profesor Kondo!
Dia disini!
Tempatkan penjepit vaskular di aorta dan inferior vena cava.
Bendung sementara aliran darah menuju organ.
Aku akan mengambil alih.
Satinsky, yang besar.
Satinsky di sini juga.
Satu lagi.
Memotong aorta. Metzen.
Tapi kau betul-betul ahli.
Kau 2 langkah di depan dari yang aku bayangkan.
Aku tetap 1 langkah di belakang jadwal.
Apa kau tidak masalah datang ke sini?
Yah, kupikir hidupku baru saja mengambil 2 langkah ke belakang.
Aorta dan inferior vena cava terpisahkan.
Mengangkat lambung dan ginjal, pankreas dan hati, usus besar dan kecil, bersama dengan tumornya.
Aku mengerti. Bawakan nampannya.
Aku tidak pernah merasa dipermalukan seperti ini dalam hidupku.
Takano-san.
Keadaannya berubah, bukan?
Sudah diputuskas sekarang. Takano-san, kaulah yang menjadi Kepala Divisi.
Aku akan menyerahkan suaraku padamu juga.
Kau...
Semuanya, mohon tenang!
Mari kita teruskan. Profesor Takano.
Profesor Takano, pernyataan terakhir visi misi anda, silahkan.
Pasien yang sedang di operasi pada Rumah sakit ini
adalah pasien saya yang dulu saya tinggalkan.
Anak perempuan baru berumur 9 tahun, dan
pendekatan yang diambil adalah sebuah prosedur operasi yang disebut
ex vivo resection.
Enam organ sementara dikeluarkan dari dalam tubuh
dan disirkulasi dengan larutan pengawet.
Dan setelah pembersihan tumor, organ-organ tersebut dikembalikan ke dalam tubuh.
Sulit dipercaya prosedur seperti itu..
Saat ini, aku dihadapkan dengan pilihan untuk berada disini,
tempat yang penuh dengan peruntungan.
yang mana akan diputuskan apakah aku akan menjadi Kepala Divisi atau tidak,
atau menjadi bagian dari operasi sekali seumur hidup
dimana aku mungkin bisa menggunakan seluruh kemampuanku.
Sekarang, sebagai ahli bedah.
dimanakah aku akan merasa lebih bahagia?
...itulah yang sedang kupikirkan.
Harus kukatakan bahwa, aku telah mengambil keputusan.
Hei, terus bagaimana dengan pemilihannya, huh?!
Apa yang dia pikirkan? Apa dia bodoh?!
- Dia itu tolol! - Kau benar.
Dia itu bodoh!
Ini tidak ada gunanya.
Arteri ginjal dan cabang pembuluh darah terhubungkan. Memulai kembali aliran darah.
- T-tunggu sebentar! - Tidak bisa menunggu. Metzen.
Cepat. Kau punya 60 menit untuk urat nadi di hati.
Aku akan menyelesaikannya dalam 45 menit.
Aku akan menangani hati dan usus kecil.
Tidak mungkin bagimu untuk merekonstruksi seluruh organ sendirian!
Baiklah. Kalau begitu aku akan mengerjakan ginjal dan pankreas.
- Kelembapan 90! - Aku tahu!
Ultrasonic Pisau.
Kita sudah melewati titik untuk menutup perut sekarang.
7/0 nylon.
Graft.
- Cepat! - Maafkan.
Dasar...
Permisi.
- Jangan panik. Tenanglah. - Professor Takano!
Kau sudah mengeluarkan organnya, betul? Baiklah, urat nadi usus kecil,
Aku akan menanganinya di meja belakang!
- Terima kasih. - Baiklah! 7/0 Nylon.
- Kau punya pinset berbentuk Y? - Ya, aku punya.
Tolong rendahkan kacamata pembesarku.
Kau punya waktu 5 jam untuk mengembalikan organnya!
- Aku mengerti! - Aku mengerti!
Aku mengerti!
Apa yang kulakukan...
Apa yang sedang kulakukan...
Saya akan mengumumkan hasil dari konfrensi.
Pemilihan Kepala Divisi hari ini...
sementara ini ditunda.
Ditunda?
-Ditunda... - E~bina-kun.
Setidaknya untuk sekarang, hak suaramu yang berharga
telah kembali padamu untuk sementara. Hanya itu satu-satunya yang bisa kukatakan.
Ya...tidak seperti orang-orang bodoh itu Takano and Kondo,
pada saat-saat terakhir, kau masih ada disini...
sendirian, mungkin itu, bisa memberimu poin lebih untukmu
Mungkin.
Kau beruntung. Kau "lucky man".
- Lucky? - Lucky.
Baiklah, semuanya. Rapat ditangguhkan.
Terima kasih sudah datang hari ini. Terima kasih untuk waktu yang sangat berharganya.
Terima kasih banyak.
- Tidak mungkin... - Kenapa?
Tumornya meluas ke area caudal di pankreas.??
- Itu berarti kita tidak bisa menyelamatkan pankreasnya... - Kita tidak punya pilihan selain menyerah.
- Itu tidak akan pernah terjadi. - Tapi...!
Anak ini akan menjadi nelayan di masa datang.
Nelayan?!
Jika dia kehilangan pankreas dan harus membawa-bawa pompa insulin,
Bagaimana dia bisa melawan tuna-tuna di atas perahu nelayan?
- Tapi kita kehabisan waktu! - Potong kembali sedalam 1 cm
dan kirimkan untuk biopsi lagi.
- Sial...jika kita punya 1 orang lagi... - Seperti Ebina!
Kita akan melakukannya! Pisau.
Sekarang apa...? Apa yang harus kulakukan?
Haruskah aku bergabung dengan Daimon untuk harga diriku sebagai ahli bedah.
atau haruskah aku mempercayai Manager Eksekutif Hiruma
dan mengantungkan harapanku pada kesempatan yang kecil untuk menjadi Kepala Divisi...
Apa yang harus kulakukan?
pada saat-saat terakhir, kau masih ada disini...
sendirian, mungkin itu, bisa memberimu poin lebih untukmu.
...mungkin saja?
Mungkin saja.
Apa itu "mungkin saja"?
Apa artinya itu?
Apa itu "mungkin saja"?
Kenapa...? Kenapa aku tidak bisa mencapai vena portal?
Ini tidak bagus... Dalam kondisi seperti ini
Apa yang harus kita lakukan?
Jangan mengganti vena portal dengan cangkokan pembuluh darah.
Hubungkan hati dengan vena portal sebelah kiri!
Ini adalah penyambungan kembali pembuluh vena portal denangan menggabungkan vena ginjal kiri dan vena portal!
Aku mengerti sekarang! Itu adalah ide bagus.
- Kau kehabisan waktu! Cepat! - Aku tahu!
Klem Bulldog.
- Siapa pria itu? - Dia dokter tak berlisensi yang hanya sekedar lewat, dan...
- Tidak berlisensi?! - Jangan lihat ke sini, fokus pada tanganmu!
Metzen.
...guruku.
Professor Ebina.
Mereka belum sampai ke pankreas, benar?
Kupikir aku tidak punya pilihan.
Jika aku tidak melakukannya, siapa lagi?
Sebenarnya, itu sudah selesai dilakukan...
Sepertinya, mereka tidak perlu lagi bantuan.
- Mereka tidak butuh bantuan apapun? - Itu benar.
Alirkan kembali aliran darah.
Warna normal mulai kembali di organ.
Ini adalah keberhasilan.
Kita berhasil!
Ini adalah keberhasilan.
Mari tutup dia.
Tekanan darah 80 di atas 55. Detak jantung 95.
Kita selesai.
Kau melakukannya dengan baik.
Terima kasih.
Aku tidak percaya kau benar-benar menyempatkan untuk meneleponku...
Itu tidak pernah terjadi sebelumnya.
Kalau begitu sekarang,
ini tagihannya, seperti biasa.
Dan melon yang biasa.
Ini dia.
Yah, Aku akan menyimpan ini untuk sementara.
Biarkan aku berterus terang.
Yaitu?
Aku ingin memperkejakan Daimon Michiko-san secara resmi
dari agensimu sebagai staf kedokteran dari Departemen Bedah
di Universitas Kedokteran Teito.
Ah~ Yah, Yah...
- Tapi sebenarnya, kita sudah mendapatkan beberapa tawaran... - Ya, bisa kubayangkan. Ya, tentu saja.
Akan tetapi, Universitas Kedokteran Teito menawarkan
sebagai permulaan, uang kontrak sebesar 50 juta!
Gaji tahunan dibayar di muka sebesar 50 juta!
Bagaimana pendapatmu?
- Bisakah kau katakan itu sekali lagi? - Tentu saja.
Uang kontrak sebesar 50 juta!
Gaji tahunan dibayar di muka 50 juta!
Jadi begitu...
Jadi Akira-san, kau menjual aku.
Kau tidak ingin ke sana?
Ya...tentu saja tidak, huh?
Uang kontrak 50 juta, gaji tahunan dibayar di muka 50 juta.
Bahkan dengan total uang deposit langsung sejumlah 100 juta, kau tidak mau?
Apapun itu...Kupikir aku tidak masalah.
Benar-benar sebuah kejutan. Kupikir kau akan menunjukkan sedikit penolakan.
Itu akan membayar hutangku, benar?
Kupikir begitu.
Jadi hari ini akhirnya datang... di mana Michiko berhenti menjadi freelance.
Ada jumpa pers untuk operasi di lantai 23.
- Pastikan kau ada di sana. - Baiklah~.
Michiko,
ini hidup juga.
Omong-omong...
kau tidak masalah jika aku menahan ini hingga kontraknya benar-benar beres?
Kalau tidak begitu, agensi tidak akan mendapatkan uang sepeser pun.
Lakukan sesukamu.
Kau memang pintar~.
Ketika berhubungan dengan masalah seperti ini, Aku tidak akan gagal.
Itu cukup bagus.
Aku mengerti~. Itu cara sesuatunya berjalan.
Terima kasih.
Kami mendengar bahwa
ini adalah kasus yang sangat sulit yang berhasil kau lakukan.
Ah, ya tentu saja.
Kupikir ini akan menjadi kasus ketiga di dunia.
Di Jepang...ini, secara lokal, adalah pencapaian yang luar biasa yang pertama kalinya.
Aku selalu, sering sekali...
mendengar dia memperkerjakan Daimon Michiko sebagai anggota tidak resmi di dalam staf medis kami.
Juga, aku keluar dari sini. Selamat tinggal.
Manager Operasional.
Di mana Daimon Michiko?
Sepertinya, dia sudah datang, tapi...
- Permisi... - Ya?
Kudengar ahli bedah yang melakukan operasi yang sulit ini
Sebenarnya adalah ahli bedah freelance yang tidak berhubungan dengan rumah sakit ini.
Tidak, tidak, tidak... Itu sama sekali tidak benar.
Ahli bedah itu adalah
seorang anggota staf medis di sini di Universitas Kedokteran Teito, dan...
Aku tidak akan melakukannya
Daimon...
T-t-t-t-tunggu...
- Manager Eksekutif Hiruma? - Ya, ya, ya?
Kalau begitu bisakah kau memberitahu nama dari ahli bedah yang melakukan operasi ini?
Oh, namanya. Tentu saja.
Mari kita lihat, namanya...
Uh...ahli bedahnya adalah
um...ditugaskan di Departemen Bedah dari Universitas Kedokteran Teito kami.
Uh...
Namanya adalah Ebina-kun.
Ebina-kun.
Permisi, tapi...Aku tidak yakin itu ide yang bagus...
- Aku bilang tidak apa-apa, jadi hentikan. - Gyoi.
Lewat sini. Silahkan maju ke depan.
Biarkan aku memperkenalkan dia lagi.
Ahli bedah yang melakukan operasi ini.
Ditugaskan di Departemen Bedah dari Universitas Kedokteran Teito, Ebina...
Siapa nama depanmu?
- Takashi. - Apa?
- Takashi. - Takashi. Oh, Takashi, huh? Benarkah?
Ebina Takashi-kun.
Hadap ke arah sana. kau harus menghadap ke arah sana.
Ebina-kun adalah uh...anggota Divisi Bedah No. 2 kami...
Pada akhirnya, orang yang bertahan di dalam organisasi adalah...
orang yang tidak melakukan apapun.
Kurumi-chan, kau sudah melakukan dengan baik.
Bantu dia keluar dari sini.
Kau benar-benar sudah berjuang keras!
Siapa orang ini? Aku tidak mengenal dia...
Wajahnya...seram!
- Ibu, Ibu... - Ini tidak seram, Ini tidak seram.
Jika dinalar, orang ini memiliki keberuntungan, jika tidak ada yang lain.
Doctor Ebina dipilih sebagai Kepala Divisi
Aku kehilangan semua hartaku~...
Jadi? Apa yang kau akan lakukan sekarang?
Aku akan tetap berada di rumah sakit. Aku belum berubah pikiran.
Aku akan menunjukkan pada semua orang dengan menjadi sukses di dalam organisasi.
Aku akan mengambil keuntungan, bukan diambil keuntungan oleh organisasinya.
Itu apa yang kau lakukan terakhir kali.
Aku hanya suka untuk mengoperasi, itu saja.
Hei, kau mau mencoba bertaruh?
Aku tidak akan melakukannya.
- Kalau begitu, tenis meja? - Aku tidak akan melakukannya.
- Gyudon? - Aku tidak mau pergi.
Pemandian umum!
Aku tidak mau ke sana.
Aku akan membantaimu!
Aku memintamu untuk tolong hubungkan aku dengan Direktur Hachiya.
Kau pikir berapa kali aku sudah menelponya pagi ini?
Apa? Siapa yang pernah dengar tentang konfrensi yang memakan waktu lama?
Tidak apa. Lupakan saja. Baiklah. Baiklah.
- Halo. - Halo, Manager Eksekutif dari Spesialis Penyakit Dalam.
Halo.
Halo. Lama tidak bertemu, Busujima Senpai.
Jadi kudengar kau membiarkan Daimon Michiko pergi?
Mengapa kau tahu itu?
Jika kau mampu untuk mencegah dia pergi,
kau masih memiliki kesempatan untuk diselamatkan...
Diselamatkan? Maaf saja, tapi
apa maksudmu?
Sepertinya Bucchan punya banyak waktu luang.
Motif jahat apa yang kau punya?
- Motif jahat? - Ya.
Apa yang rencanakan?
Tak ada. Aku hanya ingin menyelamatkan gadis itu dari Takamatsu.
Itu saja.
Omong kosong macam apa itu, Senpai.
Omong kosong?
Setelah menemui Daimon Michiko itu,
Apakah tidak ada yang kau ingat?
Ingat?
Seperti apa?
Seperti fakta bahwa kau adalah dokter.
Katakan, Kazuyo-chan, ada apa ini dengan masalah Bucchan ?
Kau memanggil Busujima Senpai Bucchan, bukan begitu?
Aku tidak yakin...apakah aku melakukannya?
- Kau tentunya melakukannya. - Sudah, sudah...
Tidak masalah, Hiru-chan. Mengenai hal yang terjadi di masa lalu.
Aku tahu itu... Aku tahu kalian berdua seperti itu.
Mengapa mengungkit masalah itu sekarang...itu sangat tidak dewasa.
Oh, itu benar! Yang mana mengingatkan aku,
Aku memiliki ijin tinggal di Paris jadi aku tidak akan kembali lagi ke Jepang.
Apa kau akan keluar dari sini?
Satu-satunya hal di dunia ini yang bisa mengatasi aku adalah...
♬~ "langit Paris."
Hanya langit Paris.
Oh... Kazuyo-chan...
Hei, apa yang barusan dia katakan?
Aku hampir tidak bisa mengingatnya sekarang.
Ini baru saja sampai.
Oh! Ini dari Universitas Totei.
Ah~. Jadi pada akhirnya datang juga.
- Jadi datang juga... - Ya, Datang.
- Yah, kalau begitu. - Apa? Kau mau pergi sekarang?
- Huh? Apa? - Jadi itu datang, huh?
Rumah Sakit Universitas Kedokteran Teito Manager Eksekutif Departemen Bedah Tn. Hiruma Shigekatsu
...dengan suara bulat pada rapat Dewan Direktur...
DIBERHENTIKAN
Ayolah, biarkan aku main juga~.
Kupikir aku mendengar suara seseorang.
Mungkinkah itu Michiko-san yang menolak total 100 juta yen deposit langsung?
- Tinggalkan aku sendiri! - Tentunya, dia tidak
berharap untuk bermain mahyong dengan kita, bukan?
Michiko-san yang menolak deposit langsung dengan total 100 juta Yen.
Kau menyebalkan!
Dia tidak akan berani datang ke sini, bukan?
Michiko-san yang menolak deposit langsung dengan total 100 juta Yen.
Kau sebaiknya berhenti ketika kau bisa.
Halo, Halo Agensi Dokter.
Permisi? Daimon Michiko?
Ah~!
Maksudmu Michiko yang menolak deposit langsung sejumlah 100 juta Yen.
Ya, dia ada disini.
Dari restoran atau tempat bernama Banharn.
Bukan restoran. Dia seorang Dokter Rumah Sakit di Thailand. Apa maunya?
Apa ada yang bisa kami bantu?
Mungkin mereka akan membelimu juga sekitar 30 juta Yen?
Kau pikir aku semurah itu, ya?
Pakaian yang kau pakai bagus. Jual padaku 3.000 yen.
- Terjual. Belilah, belilah. - Lihatkan?
Apa?!
Michiko yang menolak deposit langsung sejumlah 100 juta Yen.
- Terbanglah ke Thailand! - Huh?
Temanmu ini adalah teman dekatnya orang kaya yang terkenal di Thailand,
dan dia menginginkanmu untuk memperbaiki kaki anaknya.
- Apa itu? - Anak dari orang kaya terkenal!
Keturunan dari keluarga kaya. Menikahi yang kaya juga.
Akhirnya, pertemuan~. Menikahlah ketika kau mengerjakan itu.
Ini merupakan kisah dari seorang dokter wanita yang bekerja sendiri.
Terbang~!
Kantor kedokteran dari sebuah rumah sakit universitas yang kehilangan kekuasaannya,
dan bahkan perawatan kesehatan yang berhubungan dengan hidup dan mati,
terjerumus ke dalam zaman di mana hukum rimba berlaku.
Untuk mengisi kekurangan yang mendesak di ranah kedokteran,
dokter freelance - yang artinya, bekerja sendiri - muncul.
Contohnya, wanita ini.
Menolak tunduk pada organisasi, otoritas, dan ikatan apapun...
Mohon tunggu sebentar.
Lisensi dokter spesialis dan kemampuan yang diasahnya sendiri
merupakan senjatanya.
Dia bilang dia anaknya orang kaya yang terkenal, tapi bagaimana kalau dia seperti gajah yang besar.
Maaf lama menunggu.
Apa Anda Dokter Daimon?
Ya, saya.
Bisakan saya mempercayakan operasi anak kesayangan saya pada Anda?
Tentu, Anda bisa mempercayakanya pada saya.
Ini adalah anak kesayangan saya.
Dimana dia?
Dia kecil sekali~.
Ahli bedah Daimon Michiko.
Bisakah kau melakukannya?
Ya.
Aku tidak pernah gagal.
Yang juga dikenal sebagai Doctor X.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.