All language subtitles for Doctor.X2 E09.End.part 1

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Selamat tinggal

Daimon Michiko

Anak ini hanya punya waktu 6 bulan untuk hidup paling lama.

Dia hanya anak berumur 9 tahun.

Operasi adalah harapan terakhir baginya.

Dia ingin menjadi nelayan di masa depan.

Pertarungan Terakhir

Dengan nyawa anak kecil dengan taruhannya

Tolong!

Tolong biarkan aku yang mengoperasinya.

Kakak ini bilang dia tidak pernah gagal.

Aku tidak akan mengijinkanmu melakukan operasi beresiko.

Michiko vs Menara Gading

akhirnya akan segera berakhir !

Tapi aku butuh ketiganya.

Apa kau mengatakan bahwa...

Aku sebaiknya melakukakn operasi ini sendirian?

Daimon Michiko...

akan gagal.

Tidak ada waktu untuk merasa ragu.

Batas waktu!

Kita kehabisan waktu!

Kesimpulan

Ini merupakan kisah dari seorang dokter wanita yang bekerja sendiri.

Kantor kedokteran dari sebuah rumah sakit universitas yang kehilangan kekuasaannya,

Untuk mengisi kekurangan yang mendesak di ranah kedokteran,

dokter freelance - yang artinya, bekerja sendiri - muncul.

"dokter X"...

Ada dokter di dunia ini yang tidak takut menghadapi tantangan untuk

melakukan operasi berbahaya yang memiliki tingkat keberhasilan yang rendah dan kemungkinan hidup yang kecil,

operasi dengan prosedur yang belum terdefinisi dengan baik.

Dengan biaya yang sangat mahal sebagai imbalannya.

Apa kau tahu seseorang yang dikenal sebagai dokter X?

Dokter X yang telah melakukan banyak operasi yang ajaib.

Kudengar orang ini memiliki utang yang sangat besar, dan

melakukan operasi untuk uang.

Oleh karena itulah, para dokter ini disebut, dengan hormat dan sarkastik,

dokter setan yang menempatkan nyawa manusia dalam skala.

Mereka bilang ada seorang dokter wanita yang melakukan

sebuah transpalantasi paru-paru

tanpa ijin yang dilakukan di Rumah Sakit Davydenko Memorial di Russia.

Akan tetapi, mereka tidak hanya nekat.

Dengan kemampuan mereka yang luar biasa,

mereka mengembangkan prosedur operasi yang dihindari oleh dunia kedokteran,

dan menyelamatkan nyawa yang mana jika tidak dilakukan maka akan hilang.

4 tahun lalu, kau ada di pusat kanker di New York, bukan begitu?

Kau mungkin mengingat nama dari penyakitnya.

Kanker esopagus, Stadium IV B.

Dengan kata lain, si pasien hanya tinggal menunggu kematian.

Akan tetapi,

seorang ahli bedah melakukan pemisahan keseluruhan, dan

menyembuhkan dia sepenuhnya.

Namanya adalah ...

Dokter X.

Apa yang gadis itu punya?

Malignant fibrous cytoma.

Malignant fibrous cytoma...

Rumah sakit utama menerima dia pada suatu waktu, tapi

mereka menyimpulkan bahwa dia tidak bisa dioperasi, dan tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan

Bahkan Daimon Michiko harus mengakui bahwa

pada satdium ini dia tidak bisa dioperasi, benar begitu?

Jika aku seorang anak laki-laki,

Aku bisa meneruskan pekerjaan ayahku sebagai nelayan.

Kenapa tidak? Aku yakin wanita juga bisa menjadi nelayan.

Tetapi...

Aku tidak bisa melakukannya jika aku tidak bertambah besar...

Michiko, kembali segera.

Ke mana aku akan kembali?

Rumah sakit Universitas Kedokteran Teito, Divisi Bedah No. 2.

Anak perempuan Executive Manager Hiruma telah

dibawa masuk dengan caudate lobe metastasis pada malignant melanoma.

Caudate lobe metastasis...

Tidak ada kemungkinan orang-orang di Universitas Kedokteran Teito bisa melakukannya, benar begitu?

Kau akan melakukan operasi pada putri kami, benar?

- Ya. - Dengan kata lain,

apa ini berarti dokter lain akan berperan sebagai kagemusha-mu (prajurit bayangan/dobel)?

Terima kasih karena telah menyetujuinya.

Tidak apa-apa.

Apa kau pikir

tidak apa-apa menggunakan dokter di dunia ini yang sudah gagal?

Dokter

- tidak seharusnya gagal. - Sejujurnya,

Aku pernah gagal dalam operasi seperti kasusnya

Yukako-san di masa lalu...

Pasien itu meninggal.

Aku tidak mau operasinya gagal, jadi aku melakukannya sendiri.

Kau tidak mau operasinya gagal, jadi kau tidak mau melakukannya sendiri

hepatic vein-nya terpisah...

Aku tahu itu... Aku tahu ini akan terjadi...

Hemostatic compression dengan rolled gauze.

Kau yang di sana, minggir.

Kau pergi ke sana.

Minggir.

Kau tidak hanya tidur selama 3 tahun ini, benar?

Kita akan melanjutkan dengan caudate lobectomy.

Memotong hepatic vein yang terpisah. Monopolar.

Sejauh tagihannya berjalan,

Aku sudah dapat satu dari Daimon Michiko sendiri.

- Permisi? Dari dia? - Ya.

Dia sudah setuju untuk menjadi kagemusha-nya Kondo-kun

sebagai ganti untuk diijinkannya dia untuk mengoperasi pasien anak-anak dari rumah sakit utama.

Dia pastinya memiliki kemampuan yang hebat Daimon Michiko itu.

- Itu tidak benar. - Apa yang tidak benar?

Dari pertengahan hingga akhir dari operasi putrimu,

Kondo Sensei melakukan operasinya sendiri sebagai ahli bedah utama.

Huh?

Aku tentunya dianggap sebagai orang bodoh...

Kau akan mendapatkan operasimu terselesaikan di sini.

Aku pasti akan menyelamatkanmu.

Kau akan bertambah besar dan menjadi nelayan seperti ayahmu.

Itu hal yang tidak mungkin melakukan operasi pada gadis itu.

Ex vivo resection (mengangkat organ dan mengoperasinya di luar tubuh untuk mengambil tumornya)

Itu yang kau pikirkan, bukan?

- Akira-san kenal aku dengan baik! - Jangan terlalu bangga!

Hanya terdapat dua kasus yang sukses untuk operasi seperti itu di seluruh dunia.

Itu bukan hal yang biasa di Jepang, kau tahu?

Michiko...

Aku tidak mau kehilanganmu.

Apa kau mencoba mengatakan kepadaku, Daimon Michiko, yang tahu mengenai anak itu

dan mengetahui tentang penyakitnya, untuk tidak melakukan apapun terhadapa dia?

- Kau ingin aku melarikan diri? - Itu bukan yang aku...

Untuk anak itu, operasi adalah

kesempatan terakhirnya.

Karena pasien kali ini adalah pasien spesial Professor Hiruma,

dan juga karena situasi yang unik...

situasi yang unik?

...kita telah memutuskan untuk mengadakan konfrensi yang hanya dihadiri oleh profesor.

Hanya professor, tapi...

Daimon, mengapa kau di sini?

Mengenai operasi ini, ahli bedah utamanya adalah...

Daimon Sensei, seperti yang telah diminta oleh pasien...

Pasiennya adalah Murata Kurumi, 9 tahun.

Malignant fibrous cytoma.

Fibrous cytoma?

- Ditemukan di bagian mana? - Tepat di atas aorta bagian perut.

Tumornya menyelimuti di sekitar arteri celiac dan arteri superior mesentric.

Lebih jauh lagi, juga ditemukan metastasi pada pankreas, hati dan usus.

Pastinya, itu tidak mungkin...

Ini adalah skenario kondisi terburuk.

Selain metastasis pada beberapa organ, juga letaknya yang sangat sulit dijangkau.

Itu benar. Itu terletak di lokasi yang terburuk yang memungkinkan.

Jika ini terus berlanjut, anak ini hanya memiliki 6 bulan paling lama.

Ukuran tumornya adalah 15 cm.

Lebih lanjut lagi, tumornya menyelimuti arteri utama.

Aliran darah harus dibendung.

Darimanapun kau melihatnya, ini di luar kemungkinan pembedahan.

- Kupikir tidak begitu. - Apa yang akan kau lakukan kalau begitu?

Ex vivo resection (mengangkat keluar organ dan mengoperasinya di luar tubuh untuk mengangkat tumor),

Pertama, enam organ termasuk perut, pankreas, ginjal, hati, dan usus kecil dan besar

- bisa diangkat keluar badan. - Tunggu sebentar, bagaimana...

Jika kita mendekati tumor di dalam badan,

karena tumor ini menyelimuti dirinya sendiri di sekitar organ-organ dan urat nadi,

akan membutuhkan waktu untuk mengangkatnya secara keseluruhan dan

organ-organ yang mana aliran darahnya dibendung akan mengalami nekrosis.

oleh karena itu, kita akan mengangkat keseluruhan organ secara bersamaan,

mengangkat tumornya dari tiap organ, dan kemudian menempatkan kembali organnya ke dalam tubuh.

Itu...tidak mungkin.

Berapa banyak urat nadi kau pikir yang kita harus potong dan sambung kembali?!

Mungkin sekitar 1,000?

- 1,000?! - Berapa banyak waktu yang kita punya?

Batas waktu untuk mengembalikan organ ke dalam rongga perut adalah 6 jam.

6 jam? Itu waktu yang pas-pasan untuk mengembalikan paling banyak dua organ.

Ini akan menjadi operasi yang sangat berbahaya.

- Aku menganggap kau punya pengalaman sebelumnya? - Aku tidak punya.

Kau... Kau bahkan tidak punya pengalaman, atau bahkan perkiraan bayangan.

Ini ditakdirkan untuk gagal!

Hei...ada apa, Daimon? Di mana jawabanmu yang biasanya?

Di mana "aku tidak pernah gagal" yang biasanya?

Bahkan untuk Daimon Sensei, ini tidak mungkin.

Executive Manager Hiruma...

Halo. Ya?

Permisi?!

- Hei, ada apa! - Huh?

Dari sudut pandang Rumah Sakit UNiversitas Kedokteran Teito

dan sebagai Executive Manager dari Departemen Bedah,

Aku memutuskan bahwa aku tidak akan mengijinkanmu melakukan operasi yang sangat beresiko itu...

Itu bukan yang telah kita sepakati!

Kau adalah pihak yang melanggar kesepakatan.

- Apa? - Executive Manager, mengenai itu...

Tidak, tidak apa-apa.

Karena terjadi hal seperti ini, Aku akan blak-blakan dan mengatakannya.

Begini, Daimon-kun.

Kau tahu, operasi putriku Yukako...

Kudengar kau hampir tidak melakukan apapun dan

membuat Kondo-kun melakukan sebagian besar dari operasinya.

Operasi pada putri Executive Manager Hiruma,

apa kau mencoba untuk membuat Daimon melakukannya? Huh?

Menggunakan kagemusha untuk melakukan operasimu itu tidak diperkenankan! Kau harusnya malu telah melakukan itu!

Aku melakukannya dengan persetujuan Executive Manager Hiruma.

- Ebina-kun. - Ya...

Cobalah untuk berpikir..

Ada perbedaan antara apa yang seseorang pikirkan dan yang dikatakannya.

Benar?

Bagaimanapun juga, orang yang melanggar kesepakatan,

Daimon-kun, itu adalah dirimu. Ya, itu benar.

Oleh karena itu, karena janji telah diingkari,

buat pengaturan untuk pasien yang dari Takamatsu untuk pulang.

Aku akan segera melakukannya...

Tolong!

Tolong biarkan aku mengoperasinya.

Huh?

Tolong!

This is the story of a lone wolf woman dokter.

Dokter X, benar begitu?

Betapa kerennya itu.

Undauntedly rise to the challenge of

melakukan operasi berbahaya dengan tingkat keberhasilan rendah dan tigginya tingkat kematian,

dan prosedur operasi yang belum terdefinisikan.

Wow, itu keren.

Mereka hanyalah kumpulan orang tidak bertanggung jawab

yang hanya menikmati bereksperimen dengan operasi beresiko

untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan mereka bisa berfungsi.

Jika kau pikir orang luar tak bermoral sepertimu

dengan sikap paruh waktumu bisa benar-benar melakukan sesuatu

terhadap organisasi besar seprti ini yang disebut Rumah Sakit Universitas,

kau telah membuat kesalahan besar!

Kamu harus tahu diri.

Tolong.

Begini, kau bisa memohon padaku sesukamu, tapi

kontrak di antara kau dan rumah sakit universitas ini sudah selesai.

Aku muak dan lelah denganmu.

Sekarang, Selamat tinggal, Daimon Michiko-kun.

Kantor kedokteran dari sebuah rumah sakit universitas yang kehilangan kekuasaannya,

dan bahkan perawatan kesehatan yang berhubungan dengan hidup dan mati,

terjerumus ke dalam zaman di mana hukum rimba berlaku.

Untuk mengisi kekurangan yang mendesak di ranah kedokteran,

dokter freelance - yang artinya, bekerja sendiri - muncul.

Contohnya, wanita ini.

Menolak tunduk pada organisasi, otoritas, dan ikatan apapun...

Lisensi dokter spesialis dan kemampuan yang diasahnya sendiri

merupakan senjatanya.

Ahli bedah Daimon Michiko. Yang juga dikenal sebagai..

Dasar sial...

Doctor X

Untuk menemanimu makan di restoran ini

adalah...impianku.

Akhirnya, kita tidak harus berurusan dengan

wanita itu. Benar, Kondo-kun?

- Apa kau baru saja bilang sesuatu? - Uh, tidak...

- Apa kau bergumam tentang sesuatu? - Tidak, aku baik-baik saja.

Baik-baik saja?

Setelah makan malam, Aku telah mengundang professor

yang, uh...memiliki hak pilih dalam pemilihan kepala divisi yang akan datang untuk

sebuah acara kumpul-kumpul kecil di Rodin, Ginza.

- Di Rodin? - Ya, Rodin.

Rodin itu. Ini akan sangat mahal.

Lanjutkan dan makanlah.

- Kondo-kun. - Ya?

Bisakah kau pergi ke Rodin sendirian

dan membuat semuanya yang datang

merasa seperti, dalam suasana pesta.

Tentu saja.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Jika boleh saya permisi, kalau begitu.

- Ebina-kun. - Ya.

Kupikir kau telah mengetahui ini, tapi

jika situasinya tetap seperti ini,

suaranya akan terbagi di antara dirimu dan Kondo-kun.

- Ya. - Dari sudut pandangku,

Aku berpikir mengenai maju hanya dengan satu kandidat.

- S-satu kandidat? - Ya.

- Bagaimana pendapatmu? - Yah, tentu saja,

- Kupikir kau benar sekali. - Betul, kan?

Setelah mengatakan itu...

untuk pemilihan kepala divisi yang akan datang,

Aku berpikir untuk memintamu mengundurkan diri...

Tapi, untuk membuat pendukung Takano tidak waspada,

Aku ingin kau tetap menjadi pemilih

tanpa perlu mengundurkan diri sebagai kandidat.

Dan kemudian, satu suara darimu yang berharga,

Aku ingin kau memilih Kondo-kun.

Bagaimana pendapatmu?

Jawabanmu?

Tolong berikan jawabanmu.

- Gyoi... - Huh?

Gyoi.

Terima kasih. Aku senang kau setuju.

Mengapa kau tidak makan? Akan sangat disayangkan jika kau menyia-nyiakannya.

Tidak terasa enak, huh? Ini akan segera berakhir.

Bertahanlah sebentar lagi.

Obatnya akan segera bereaksi.

Pasien itu merupakan pasienku 2 tahun lalu.

Akan tetapi, kami memutuskan bahwa dia tidak dapat dioperasi

dan mengirimkannya kembali ke rumah sakit satelit di Takamatsu.

Benarkah itu?

Itu adalah keputusan Executive Manager Hiruma.

- Kalau begitu... - Ya?

Bukankah mungkin bagimu untuk mengoperasi gadis itu?

Itu...

Jika operasinya sukses,

rumah sakit ini bisa mendapatkan ketenaran.

Ex vivo resection.

Aku tidak bisa mempercayai operasi yang nekat seperti itu bisa berhasil.

Aku tidak memiliki keinginan untuk melakukan operasi yang eksperimental

yang hanya memiliki resiko hidup atau mati.

Kau menyedihkan.

Aku...

tidak butuh kuda yang tidak berlari.

Pengecut.

Aku tidak bermaksud untuk menentangmu, tapi

operasi ini, secara sendirinya, sudah tidak ada lagi.

Ini sudah dibatalkan.

Seperti yang sudah diperintahkan oleh Executive Manager Hiruma.

Apakah itu benar-benar akan membuatnya mundur?

Daimon Michiko itu.

Ini pesanan anda, piring besar daging sapi.

Dari pria di sana.

Aku pesan gyudon yang biasa dan sup miso. Dengan saus tambahan.

Jika kau menyetujui untuk mengoperasi Yukako-san dengan syarat bahwa

Kurumi-chan diperbolehkan untuk dibawa kembali,

mengapa kau memintaku untuk melakukan operasi?

- Kau mampu untuk melakukannya, bukan? - Itu bukan jawaban.

Jika ada sesuatu yang kau inginkan, pergi dapatkan sendiri. Sesuatu seperti itu.

Kau tidak akan ada urusan dengan memberi bantuan kepada

urusan yang berakitan dengan pemilihan. Kau tidak akan melakukannya. Begitu saja?

- Terima kasih telah menunggu. Ini pesanan anda. - Terima kasih.

Bagaimanapun juga, karena dirimu, sepertinya aku akan terpilih menjadi kepala divisi.

Aku tidak punya urusan dengan masalah itu.

Hal seperti organisasi, status, hubungan antar personal.

Tidak masalah seberapa ahlinya dirimu, seberapa besarnya kepercayaan dirimu,

operasi besar seperti itu membutuhkan persiapan dan staf.

Dan, orang-orang yang bisa mewujudkannya adalah orang-orang di posisi atas dalam organisasi.

- Orang seperti Hiruma. - Apa maksudmu?

Aku akan memenangkan pemilihan kepala divisi yang akan datang.

Lalu, aku akan menikahi putri Executive Manager, Yukako-san.

Posisiku di organisasi akan menjadi makin kuat.

Kau berhati gelap...

Terima kasih.

- Di masa yang akan datang... - Huh?

Aku akan mendapatkan kekuasaan yang besar di Rumah sakit Universitas Kedokteran Teito.

Aku memiliki kekuasaan untuk mengatur organisasinya.

Itu adalah kesuksesanku.

Jadi? Apa yang mau kau coba katakan?

Daimon Sensei, suatu hari nanti,

Aku akan memintamu untuk bekerja secara resmi di Rumah Sakit Universitas Kedokteran Teito

di bawah organisasi yang aku dirikan.

Itu...

adalah mimpiku.

Kau aneh.

Jadi, apa impianmu, Daimon Sensei?

Impian?

Bahkan di dalam organisasi, jika itu adalah organisasi yang bagus,

kau mungkin merasa nyaman.

Aku akan membuat organisasi semacam itu.

Sebuah organisasi yang layak untuk untuk mendukungmu.

Sebuah organisasi yang bisa mendukung, huh?

Mengapa kau tidak keluar dari agensi itu?

- Oh~. - Halo.

Aku akan pergi sekarang.

- Kalau boleh saya permisi. - Silahkan.

Opo? Naon?

- Jangan bilang kalau kalian berdua... - Apa?

- ada sesuatu yang terjadi? - Apa kau gila?

Dewa pun melarang.

Gila, huh?

Oh, menjijikan...

Permisi.

Dan aku baru saja mandi...

Aku akan kembali lagi...

- Sepertinya kau sedang dalam mood yang jelek. - Tidak juga.

Operasi untuk gadis yang kau bawa itu berlawanan dengan keinginan semua orang

dibatalkan, bukan begitu?

Yah, aku senang. Operasi seperti itu tidak akan mungkin dilakukan bagaimanapun juga.

Jangan terlalu dipikirkan. Hal seperti itu akan terjadi.

- Dewasalah, Michiko. - Tidak.

Dari awal, kau salah

telah membuat perjanjian dengan Hiruma di belakangku!

Kau ahli bedah yang bagus, tapi

kau lebih buruk daripada anak TK ketika bernegoisasi.

Kau hanya harus menutup mulutmu dan lakukan seperti yang aku katakan...

- Apa? - Pikirkan saja.

Akira-san seperti executive manager di sini.

Apa maksudmu?

Oh, yang benar saja! Aku sama sekali tidak seperti anjing licik itu.

Kau bukan anjing tua licik, kau adalah rubah tua licik.

Dengar...

Ketika kau sudah sampai di sana, agensi perwakilan dokter ini juga adalah salah satu dari organisasi itu.

Michiko, tunggu.

Apa dia sedang dalam masa puber?

Siapa yang memanggilku ke rumah sakit satelit di Takamatsu?

Apa yang kau bicarakan?

Aku bertanya siapa kliennya.

- Itu... - Aku tidak bisa mempercayai jika itu adalah benar-benar kebetulan

Kurumi-chan dan aku bertemu.

Akira-san, kau dan orang itu yang mengaturnya, bukan begitu?

Siapa itu?

Hei! Siapa itu?

Siapa itu? Huh? Kau sebaiknya memberitahu aku.

Jadi kau adalah Daimon Michiko-kun.

- Ahli bedah freelance. - Ya.

Senang bertemu dengan anda.

Aku Hachiya, Direktur dari Rumah Sakit Universitas Totei.

- Halo. - Bagaimanapun juga,

silahkan duduk.

Halo.

Director Busujima.

Tidak, bukan. Itu seharusnya MANTAN Director. Itu karena anda.

Senang bertemu dengan anda lagi.

Tapi boss melon anda membuatku gila.

Setelah aku menjelaskan dengan baik bahwa dia tidak boleh

- menyebutkan namaku. - Kasus yang di Takamatsu,

Aku tidak akan pernah menduga bahwa... mantan Director Busujima adalah kliennya.

Aku tidak tahu koneksi yang mereka gunakan, tapi

Orang tuanya datang memohon padaku.

Mereka bilang mereka diabaikan oleh Rumah Sakit Universitas Teito.

Dia anak yang manis, bukan?

Jika ada orang yang mau melakukan sesuatu mengenai hal ini, kukira itu adalah dirimu.

Katakan saja...orang itu di sana,

posisinya lebih tinggi daripada Executive Manager Hiruma, benar?

Lihat, Rumah Sakit Universitas Teito

di mana Hiruma sekarang berada

yah, menurutku itu seperti sebuah perusahaan,

salah satu di antara subsider.

Dari Rumah sakit universitas Totei ini.

Oh, benarkah.

Jadi? Bisakah kau melakukan operasinya?

Tentu saja. Akan tetapi,

tidak ada cara lain kecuali ex vivo rection.

Apa kau yakin bisa melakukannya?

Aku membicarakan hal ini karena aku bisa melakukannya.

- Akan tetapi, yah...tingkat keberhasilannya 50-50... - Tidak, bukan begitu.

Karena aku tidak pernah gagal.

Kau belum berubah ya? Daimon-kun.

Tapi kau dibilang untuk tidak melakukannya oleh Hiruma-kun, bukan begitu?

- Untuk melawan yang di atas... - Bagiku,

tidak ada yang namanya atas atau bawah, atau samping atau miring.

Benar-benar, kau sama sekali belum berubah.

Jika pihak atas mengatakan tidak, yang perlu kau lakukan adalah meminta seseorang

yang lebih tinggi posisinya untuk membalikkan keputusan itu, betul?

- Kau membuatnya terdengar mudah. - Permisi, tapi...

jika kita tidak mengoperasi anak ini segera, dia akan meninggal.

- Tapi kau tahu... - Kalau begitu,

apa sebaiknya aku meminjam cara kesukaanmu untuk mengatakan sesuatu?

Hingga sekarang, hanya ada dua kasus yang berhasil dari operasi ini di dunia.

Alaminya, ini tidak diperbolehkan di Jepang.

Dengan kata lain, jika kita berhasil, ini akan menjadi kasus ketiga yang berhasil di dunia.

Ini akan menuliskan kembali sejarah kedokteran di Jepang.

- Selamat pagi! - Pagi!

- Hei, bagaimana keadaannya? - Apa benar...

Professor Ebina tidak jadi pergi ke Ginza Rodin, huh?

Ya, tapi aku kira dia bisa pergi hingga Omiya di Sukiyabashi.

Jadi dia mendapatkan apa yang dia inginkan.

Executive Manager Hiruma berencana untuk membuat Kondo menjadi kepala divisi bagaimanapun juga.

Benarkah?

Sepertinya, dia diberi tahu untuk memilih Kondo.

Apa?

Kukira aku akan naik tangga hari ini. Kesehatan yang utama!

- Itu terlalu kejam... - Hei, waktunya untuk konfrensi.

Sial...

Permisi.

Oh, Tama-chan...mengenai makan siang, mari kita makan keluar. Bagaimana?

Mari kita ke masakan Jepang hari ini. Bagimana dengan sushi atau...masakan soba?

- Uh...kau dapat panggilan telepon... - Telepon?

Aku tidak mengambil giliran lagi hari ini.

- Apa kau yakin tidak perlu mengangkat teleponnya? - Huh?

Apa? Ada apa ini~?

Menyebalkan sekali.

Ya, halo. Siapa ini?

Well, halo~ Hiruma-kun. Ini Hachiya.

Director Hachiya. Wah, wah.

Maafkan aku. Sudah lama sekali.

Bagaimana akhir-akhir ini?

Aku tidak yakin apa yang kau maksud.

Aku harus bilang bahwa segala sesuatunya jadi lebih baik.

Aku mengerti kau memiliki pasien dengan malignant fibrous cytoma di situ.

Seorang gadis 9 tahun.

Director Hachiya...

Kau diinformasikan dengan baik.

tentang apa ini?

Begini, Murata Kurumi-chan, betul? Kau ingin mengoperasi dia, benar?

Aku akan biarkan kau mengoperasinya.

Di luar penampilanmu, kau cukup, kau tahu, bagus dengan

politik rumah sakit.

Mari kita lihat...kau bisa mendapatkan ruang operasi seharian penuh pada 19 Desember.

Mengoperasilah dengan sepenuh hati.

Apakah itu sikap yang sesuai untuk meminta seseorang bantuan?

- Masuklah. - Permisi.

Apa yang terjadi\? Aku baru saja dengar gadis yang dari Takamatsu

- tidak akan meninggalkan rumah sakit.. - Sekali lagi,

bisakah kau memintaku dengan baik?

Daimon Michiko Sensei.

Operasinya Murata Kurumi-chan...sangat sulit, aku tahu, tapi

tolong...lakukan operasinya. Aku meminta tolong padamu, tolonglah.

Kalau begitu, aku akan melakukannya dengan syarat berikut.

Nampan besar untuk mensirkulasi semua organ,

3 set meja belakang, dan

3 pisau bedah ultrasonik dan instrumen bedah mikroskopis.

Jounouchi Harumi untuk anestesi.

Biarkan aku meminta Ebina, Kondo, dan Takano sebagai asisten juga.

- Permisi? - Bagaimana?

Apakah kau akan menerimanya atau tidak?

Aku akan menerimanya. Baiklah kalau begitu.

Terima kasih.

Apa yang terjadi?!

Director... Director dari Rumah Sakit Universitas Totei

mengatakan padaku untuk mengijinkan Daimon Michiko mengoperasi

gadis yang dari Takamatsu...

- Director dari Rumah Sakit Universitas Totei mengatakannya padamu? - Ya.

Bagaimana mungkin aku menolak? bagaimana mungkin aku mengatakan tidak?

- Kau... - Huh?

kau dulu terbiasa menjadi ahli bedah yang berani dan tegas dulunya...

Kau bahkan bersikeras tidak ada kanker yang tidak bisa kau operasi.

Itu adalah masa muda bagimu.

Tapi...

kau tetap tenang pada saat itu.

tapi sekarang...

Aku bahkan tidak menginginkanmu sebagai kuda pancang.

Kazuyo-chan...

apakah kau, ada kemungkinan,

berpikir bahwa aku telah kalah pada Daimon Michiko?

Jika operasi ini...

operasi ini yang tidak memungkinkan untuk sukses, berakhir dengan kegagalan,

Tanggung jawab itu...

ditanggung oleh Director Hachiya Shuzo dari Rumah Sakit Universitas Totei

yang memaksakan operasi ini pada kita.

Itu yang akan aku bocorkan kepada media.

Mereka pasti akan membesar-besarkan berita ini.

Reputasi Director Hachiya Shuzo dari Rumah Sakit Universitas Totei akan hancur.

Posisi director pada Rumah Sakit Universitas Totei akan kosong.

Daimon Michiko akan gagal

dalam operasi ini.

Kita diberitahu sebelumnya di rumah sakit ini.

Bahwa mereka tidak bisa mengoperasi... bahwa dia tidak dapat dioperasi...

Aku tahu.

Operasi yang beresiko mungkin...

membahayakan nyawanya...

Jika kita tidak melakukan apapun,

dia bisa hidup untuk beberapa bulan, benar?

Aku bisa bersama dengannya, benar?

Dia...dia baru berumur 9 tahun.

Jika kita menyetujui operasi ini dan ternyata gagal...

Menandatangani surat persetujuan ini berarti bahwa

jika Kurumi meninggal ketika operasi

kita harus bisa menerimanya, bukan begitu?

Bagaimana aku bisa...bagaimana aku bisa membuat keputusan yang begitu kejam?

Jika gagal...

Maka ini akan baik-baik saja.

Kakak ini bilang dia tidak pernah gagal.

Benar?

Yup.

Tipuan macam apa yang kau gunakan?

Huh? Untuk apa?

Secara tiba-tiba, kita mengoperasi Kurumi-chan.

Seperti yang kau bilang,

Aku baru saja memutuskan untuk mengambil keuntungan dari hal yang disebut dengan organisasi.

Jadi begitu.

Kita akan mengadakan konfrensi segera sore ini. Sampai jumpa di sana.

Aku akan datang.

Jika dipikir-pikir,

operasi adalah harapan terakhir pasien.

Aku akan bilang aku akan berjuang bersama mereka di sana.

Tentang apa ini?

Tentang impianku.

Enam organ yang telah diangkat

akan dijaga tetap dingin dengan larutan pengawet, dan tumornya akan dipisahkan di luar tubuh.

Setelah pemisahan, setiap organ akan dipisahkan dan masing-masing tim akan merekonstruksi urat nadi.

Kondo Sensei, hati. Takano Sensei, usus kecil.

Ebina Sensei akan menangani pankreas.

Organ sisanya akan ditangani olehku.

Urat nadi yang berpenyakit akan digantikan oleh vascular grafts.

Organ yang sudah diperbaiki akan dikembalikan ke dalam tubuh, urat nadi disambung, dan aliran darah dipompakan kembali.

Bagaimana jika kita menemukan metastasis yang meluas dari pancreatic tumor di area caudal?

Kita akan mengangkat pankreas keseluruhan.

Bagaimanapun juga, untuk menghindari hal itu, sangat penting bahwa

kita mengidentifikasi dalamnya pemisahan melalui biopsi ketika operasi dilakukan.

Kita tahu itu.

Lebih penting lagi, ada resiko gumpalan darah ketika menyambung urat nadi bagus pada usus kecil.

Kita akan memberikan anticoagulant sebelumnya.

- Aku mengerti. - bagaimanapun juga,

ini adalah perlombaan dengan waktu.

Apakah operasinya telah direncanakan?

Tidak ada banyak hari di mana ruang operasi tersedia selama 24 jam dari pagi hari.

Sebenarnya, ada satu pada Desember... hari apa itu?

Itu 19 Desember...

...tanggal 19, ya.

Apa ada masalah?

19 Desember adalah...

- Ah... - Itu adalah hari...

diadakannya pemilihan kepala divisi.

Hari itu tidak bisa. Kita tidak bisa melakukan operasi.

Itu tidak akan bisa dilakukan untuk kita bertiga. Kita mencalonkan diri bagaimanapun juga.

- Itu benarT. - Hei, Oji-san,

apa kau tidak punya hari lain?

Oji-san...

Kita mungkin bisa memaksakan kau masuk setelah Tahun Baru...

Pasiennya tidak akan bertahan selama itu!!

Jika begitu, 19 Desember adalah hari satu-satunya.

Lalu apa? Apa itu berarti mereka bertiga tidak dapat menghadiri operasinya?

Tidak mungkin.

Ini sangat disayangkan, tapi...

Hari pemilihan, dari semua hari yang ada...

di lain pihak...

Tidak, tidak, tidak... Tenang, tenang.

Duduklah, duduklah.

Di lain pihak, Daimon-kun, kau memiliki hak untuk menggunakan

ruang operasi selama 24 jam dikarenakan hari itu, bukan?

Tapi aku membutuhkan mereka bertiga!

Tapi kau tahu, itu...

yah, terserah mereka.

Tidak ada yang bisa kulakukan mengenai itu.

Dengan kata lain, inikah akhirnya?

Apa kau bilang...

Aku harus melakukan operasi ini sendirian?

Itu juga, yah... terserah padamu.

Tidak! Tidak mungkin jika kau adalah ahli bedah satu-satunya! Itu tidak mungkin.

Tapi aku tidak punya pilihan.

Kau paham sulitnya operasi ini, betul?

Aku tahu!

Apakah kau hanya bisa melakukan operasi ini di Rumah Sakit Universitas Teito?

Bahkan jika aku tidak menyukai mereka dan kita tidak berhubungan baik, kita mengenal satu dengan yang lainnya.

Lebih baik jika kita mengetahui satu sama lain. Kita bisa bekerja sebagai tim.

Sejujurnya, mereka bertiga

punya kemampuan lebih baik daripada kalian berdua di sini.

Huh? Itu tidak sopan.

Aku merasa tersakiti.

Pria ini punya kemampuan, tapi ijin kedokterannya dicabut.

Tidak ada yang bisa aku lakukan mengenai itu.

Aku tidak nyaman berada satu tim dengan orang yang belum pernah aku temui,

tidak masalah betapa ahlinya mereka, di dalam ruagan operasi yang aku tidak pernah bekerja didalamnya sebelumnya.

Michiko, kau membuang pion kemenangan.

Hatimu tidak berada di sini.

Baiklah, baiklah. jaid aku bangkrut. Tak bersisa.

Baiklah, kita selesai. Game over.

Hei, kau tidak sedang berpikir untuk menyerah sekarang, bukan begitu?

Huh? tapi lihat, aku bangkrut.

Bukan begitu. Aku belum menyerah.

Sebagai seorang anesthesiologist.

Michiko. Jika kau bersikeras untuk melakukannya,

Aku akan memecatmu terlebih dahulu.

Hiromi, kau juga.

Jika kau mengambil operasi beresiko dan pasien menuntut kita karena kau akhirnya gagal,

- Wah, wah, kalian datang lebih cepat. - Ya, malam ini

adalah malam pengangkatan Kondo Sensei sebagai Kepala Divisi, kan?

Benar.

Permisi.

- Saya sudah memesan tempat di Omiya, Sukiyabashi. - Oh, baiklah. Terima kasih.

Tempat utamanya kan?

Ya, tempat utama.

Kita pergi sekarang?

Kau benar-benar yakin,

- Kondo Sensei akan terpilih, kan? - Jangan khawatir.

Aku sudah mengurusnya. Jangan khawatir.

Dia calon suaminya Yukako. Memalukan jika dia kalah.

Jika kau kalah, aku tidak akan menikahimu!

Itu buruk sekali...

Apa ini. Kalian berdua menjadi serakah.

Kalau begitu.. ayo. Ayo.

Aku ada beberapa hal yang harus aku diskusikan dahulu dengan sekretarisku

mengenai urusan besok, jadi aku akan segera menyusul kalian.

Baiklah.

Selamat malam.

Maaf.

Segala sesuatu pada akhirnya akan mulai terjadi besok.

Aku mengandalkanmu.

Jika aku menjadi Direktur di Rumah sakit Universitas Totei,

maukah kau menjadi sekretarisku disana?

Manager Eksekutif Hiruma, apa kau akan menjadi Direktur di Rumah sakit Universitas Totei?

Kalau begitu, ayo. Kita berdua pergi.

Ayo kita pergi ke tempat yang lebih tinggi. Lebih tinggi, lebih tinggi.

- Ke tempat yang sangat tinggi... Kita akan sulit untuk bernafas...

- PAPA! Cepat~! - Aku datang! Aku datang!

Kalau begitu uruslah dengan baik.

- Terima kasih. - Selamat malam.

Selamat datang!

- Oh, kulihat tempat ini masih ada. - Profesor Takano...

- Kebetulan sakali. Bolehkah aku bergabung? - Tentu.

Aku sedikit bernostalgia.

- Apa yang kau minum? - Sake dingin..

- Oyaji-san, aku memesan yang sama dengannya. - Baiklah!

- Akhirnya besok Pemilihan Kepala Divisi. - Ya.

Aku mendengar dari Manager Eksekutif Mabuchi.

- Apa benar Manager Eksekutif mengabaikanmu? - Itu tidak seperti dia mengabaikanku...

Dengan lawan seperti Profesor Takano, kita harus memperkecil kandidat menjadi satu saja

dengan begitu kita bisa menghidari terbagi duanya suara.

Aku memberikan suaraku juga untuk Kondo.

Aku terkejut kau menyetujuinya.

Itulah organisasi.

Hei... ada satu hal yang aku ingin tanyakan padamu...

Ya?

Kau menyukai Hiruma?

- Apa? - Kau tidak menyukainya?

- Profesor Takano... - Yang mana?

Kenapa bertanya padaku...

Kau menyukai Hiruma atau tidak?

- Aku berhutang budi pada Manager Eksekutif Hiruma untuk... - Yang mana?

Ini silahkan.

Aku tidak menyukainya.

Kalau begitu... kenapa tidak kita jatuhkan dia bersama-sama?

Tapi..bagaimana?

Kita berdua akan bekerja sama dengan Daimon Michiko.

Maksudmu..operasi besok?

Bagaimana menurutmu?

35 menit untuk menyambungkan pembuluh darah usus kecil.

Ditambah 30 menit untuk menyatukannya ke cangkokan pembuluh darah dan memulai kembali aliran darah.

Setelah itu, kita akan lanjutkan dengan menyatukan pembuluh darah pankreas.

Sebentar.

Lebih dari 6 jam berlalu sejak pemindahan organ-organ.

Tidak cukup banyak waktu yang tersisa setelah pemindahan organ-organ!

Setidaknya kita membutuhkan dua orang asisten yang handal.

- Oke, sekali lagi dari awal! - Baiklah.

Memindahkan organ-organ.

Siapkan jarum tambahan sebagai persedian untukku.

Periksa kateter Swan-Gantz juga.

Kami dengar kau dalam masalah besar.

Jika boleh, kami bisa membantumu.

Tidak terima kasih. Jika ada orang yang tidak dibutuhkan disekitar sini

- itu akan menambah kemungkinan resiko kecelakaannya. - Hei...

- Apa ada yang bisa kami bantu? - Tidak.

- Kami akan melakukan apapun! - Kami akan melakukan apa saja!

Ini adalah waktunya yang tepat

bahwa kami ingin menunjukan seberapa baik kami berkembang pada Daimon Sensei.

- Kalian sudah lebih baik? - Jangan pernah mencobanya.

Jika ada orang yang tidak dibutuhkan disekitar sini,

itu akan menambah kemungkinan resiko kecelakaannya.

Kami yakin kami bisa berguna? Tolong biarkan kami membantumu!

Kami mohon!

Karena sebagai asisten, kami tidak pernah gagal!

Sudah saatnya, ya?

Ya.

Ini akan memakan waktu lebih dari 15 jam, kan?

Lama sekali...

Kamu hanya perlu tidur saja.

Ketika kamu bangun, semuanya sudah selesai.

Jika...aku bangun...

Jangan Khawatir. Aku tidak pernah gagal.

Kita akan pergi sekarang.

Kita akan berbelok.

- Sudah siap dimulai? - Kau juga?

Hampir dimulai.

Surat Pengunduran Diri

Dipecat? Oke!!

Daimon Michiko Jounouchi Hiromi

Setidaknya kalian harus memberinya materai.

Kita sekarang akan memulai ex vivo resection.

Target kita adalah 15 jam.

Kita akan melakukannya dengan cepat.

Pisau.

- Sepertinya Daimon sudah masuk ke ruang operasi. - Oh, baiklah.

Sepertinya Daimon-kun dalam masalah..

Gyoi.

Kalau begitu, kurasa ini sudah waktunya.

Kami meminta 3 kandidat pada Pemilihan Kepala Divisi

untuk memberikan visi misi mereka.

Profesor Kondo, silahkan.

Saya Kondo Shinobu.

Kelebihan saya, yang terpenting adalah, bahwa kenyataannya saya masih muda.

Memotong perut dan usus besar selesai.

Mengkofirmasi ulang letak tumor.

- Hei! Kepalamu menghalangi. - Maaf.

Menargetkan untuk 2 tahun dari sekarang, dengan tujuan mematangkan generasi yang akan datang

untuk pergi belajar ke Universitas Kedokteran Internasional Massachusetts dan Columbia

- di Amerika... - Daimon pasti sudah sampai pada 'hati' sekarang.

Aku tahu.

Dia harus berhati-hati untuk mengetahui kondisinya dengan pasti.

Daimon, pasti tidak akan ada masalah.

- Tapi setelah itu masalahnya adalah pankreas. - Aku tahu...

Seperti yang kukira... Tumor membungkus sekitar portal vein juga.

- Apa...? - Kalian tidak perlu melihatnya.

Maaf.

Kita akan mengeluarkan organ perut, bersama dengan tumornya, kan?

Untuk melakukan itu, kita harus memotong aorta dan inferior vena cava.

Apa?!!

Waktu yang tersisa sedikit. Tidak ada waktu untuk ragu-ragu.

Tekan ini kebawah.

Itulah visi misi saya.

Hebat.

Terima kasih.

Selanjutnya, Profesor Ebina, silahkan.

Mereka sekarang seharusnya sudah mengkonfirmasi ulang letak tumornya.

Aku telah mengkhawatirkan hal itu semenjak mendiagnosanya.

Aku takut tumor tidak hanya sudah menyelimuti di sekitar Pembuluh Arteri atas.

- dan juga arteri saluran ginjal kiri dan kanannya. - Saya Ebina Takashi.

Uh...Saya merasa sangat berterima kasih

kepada Manager Eksekutif Hiruma atas semua yang telah beliau lakukan untuk saya di Divisi Bedah No 2.

Jangan pikirkan masalah pribadi seperti itu.

Kau tahu bukan?

Dia telah memberikan semua suaranya untukmu.

Saya berhutang budi Manager Eksekutif Hiruma.

Jika saya harus menjadi Kepala Divisi...

Saya ingin mengembangkan perawatan operasi untuk para lansia menjadi lebih baik.

Dewasa ini para lansia hidup sendirian..

Ebina-kun, ada apa? Ebina-kun?

Kondo-kun, kenapa?

Saya minta atas pemberitahuan yang mendadak, tapi

Dengan ini saya memberitahukan pengunduran diri saya dari pemilihan ini.

- Apa?! - Dan juga abstain dari pemilihan ini.

Hey, tunggu! Hei...tunggu. Hey!

Apa yang terjadi?

Apa artinya ini?

Hei! Apa yang terjadi disini?

Kita mengangkat organ dari area retropritoneal.

Pembukaan dari aorta dan inferior vena cava sudah selesai.

- Huh? Uh...apa selanjutnya... - Tenang.

Isolasi Vascular.

Forceps.

Profesor Kondo!

Dia disini!

Tempatkan penjepit vaskular di aorta dan inferior vena cava.

Bendung sementara aliran darah menuju organ.

Aku akan mengambil alih.

Satinsky, yang besar.

Satinsky di sini juga.

Satu lagi.

Memotong aorta. Metzen.

Tapi kau betul-betul ahli.

Kau 2 langkah di depan dari yang aku bayangkan.

Aku tetap 1 langkah di belakang jadwal.

Apa kau tidak masalah datang ke sini?

Yah, kupikir hidupku baru saja mengambil 2 langkah ke belakang.

Aorta dan inferior vena cava terpisahkan.

Mengangkat lambung dan ginjal, pankreas dan hati, usus besar dan kecil, bersama dengan tumornya.

Aku mengerti. Bawakan nampannya.

Aku tidak pernah merasa dipermalukan seperti ini dalam hidupku.

Takano-san.

Keadaannya berubah, bukan?

Sudah diputuskas sekarang. Takano-san, kaulah yang menjadi Kepala Divisi.

Aku akan menyerahkan suaraku padamu juga.

Kau...

Semuanya, mohon tenang!

Mari kita teruskan. Profesor Takano.

Profesor Takano, pernyataan terakhir visi misi anda, silahkan.

Pasien yang sedang di operasi pada Rumah sakit ini

adalah pasien saya yang dulu saya tinggalkan.

Anak perempuan baru berumur 9 tahun, dan

pendekatan yang diambil adalah sebuah prosedur operasi yang disebut

ex vivo resection.

Enam organ sementara dikeluarkan dari dalam tubuh

dan disirkulasi dengan larutan pengawet.

Dan setelah pembersihan tumor, organ-organ tersebut dikembalikan ke dalam tubuh.

Sulit dipercaya prosedur seperti itu..

Saat ini, aku dihadapkan dengan pilihan untuk berada disini,

tempat yang penuh dengan peruntungan.

yang mana akan diputuskan apakah aku akan menjadi Kepala Divisi atau tidak,

atau menjadi bagian dari operasi sekali seumur hidup

dimana aku mungkin bisa menggunakan seluruh kemampuanku.

Sekarang, sebagai ahli bedah.

dimanakah aku akan merasa lebih bahagia?

...itulah yang sedang kupikirkan.

Harus kukatakan bahwa, aku telah mengambil keputusan.

Hei, terus bagaimana dengan pemilihannya, huh?!

Apa yang dia pikirkan? Apa dia bodoh?!

- Dia itu tolol! - Kau benar.

Dia itu bodoh!

Ini tidak ada gunanya.

Arteri ginjal dan cabang pembuluh darah terhubungkan. Memulai kembali aliran darah.

- T-tunggu sebentar! - Tidak bisa menunggu. Metzen.

Cepat. Kau punya 60 menit untuk urat nadi di hati.

Aku akan menyelesaikannya dalam 45 menit.

Aku akan menangani hati dan usus kecil.

Tidak mungkin bagimu untuk merekonstruksi seluruh organ sendirian!

Baiklah. Kalau begitu aku akan mengerjakan ginjal dan pankreas.

- Kelembapan 90! - Aku tahu!

Ultrasonic Pisau.

Kita sudah melewati titik untuk menutup perut sekarang.

7/0 nylon.

Graft.

- Cepat! - Maafkan.

Dasar...

Permisi.

- Jangan panik. Tenanglah. - Professor Takano!

Kau sudah mengeluarkan organnya, betul? Baiklah, urat nadi usus kecil,

Aku akan menanganinya di meja belakang!

- Terima kasih. - Baiklah! 7/0 Nylon.

- Kau punya pinset berbentuk Y? - Ya, aku punya.

Tolong rendahkan kacamata pembesarku.

Kau punya waktu 5 jam untuk mengembalikan organnya!

- Aku mengerti! - Aku mengerti!

Aku mengerti!

Apa yang kulakukan...

Apa yang sedang kulakukan...

Saya akan mengumumkan hasil dari konfrensi.

Pemilihan Kepala Divisi hari ini...

sementara ini ditunda.

Ditunda?

-Ditunda... - E~bina-kun.

Setidaknya untuk sekarang, hak suaramu yang berharga

telah kembali padamu untuk sementara. Hanya itu satu-satunya yang bisa kukatakan.

Ya...tidak seperti orang-orang bodoh itu Takano and Kondo,

pada saat-saat terakhir, kau masih ada disini...

sendirian, mungkin itu, bisa memberimu poin lebih untukmu

Mungkin.

Kau beruntung. Kau "lucky man".

- Lucky? - Lucky.

Baiklah, semuanya. Rapat ditangguhkan.

Terima kasih sudah datang hari ini. Terima kasih untuk waktu yang sangat berharganya.

Terima kasih banyak.

- Tidak mungkin... - Kenapa?

Tumornya meluas ke area caudal di pankreas.??

- Itu berarti kita tidak bisa menyelamatkan pankreasnya... - Kita tidak punya pilihan selain menyerah.

- Itu tidak akan pernah terjadi. - Tapi...!

Anak ini akan menjadi nelayan di masa datang.

Nelayan?!

Jika dia kehilangan pankreas dan harus membawa-bawa pompa insulin,

Bagaimana dia bisa melawan tuna-tuna di atas perahu nelayan?

- Tapi kita kehabisan waktu! - Potong kembali sedalam 1 cm

dan kirimkan untuk biopsi lagi.

- Sial...jika kita punya 1 orang lagi... - Seperti Ebina!

Kita akan melakukannya! Pisau.

Sekarang apa...? Apa yang harus kulakukan?

Haruskah aku bergabung dengan Daimon untuk harga diriku sebagai ahli bedah.

atau haruskah aku mempercayai Manager Eksekutif Hiruma

dan mengantungkan harapanku pada kesempatan yang kecil untuk menjadi Kepala Divisi...

Apa yang harus kulakukan?

pada saat-saat terakhir, kau masih ada disini...

sendirian, mungkin itu, bisa memberimu poin lebih untukmu.

...mungkin saja?

Mungkin saja.

Apa itu "mungkin saja"?

Apa artinya itu?

Apa itu "mungkin saja"?

Kenapa...? Kenapa aku tidak bisa mencapai vena portal?

Ini tidak bagus... Dalam kondisi seperti ini

Apa yang harus kita lakukan?

Jangan mengganti vena portal dengan cangkokan pembuluh darah.

Hubungkan hati dengan vena portal sebelah kiri!

Ini adalah penyambungan kembali pembuluh vena portal denangan menggabungkan vena ginjal kiri dan vena portal!

Aku mengerti sekarang! Itu adalah ide bagus.

- Kau kehabisan waktu! Cepat! - Aku tahu!

Klem Bulldog.

- Siapa pria itu? - Dia dokter tak berlisensi yang hanya sekedar lewat, dan...

- Tidak berlisensi?! - Jangan lihat ke sini, fokus pada tanganmu!

Metzen.

...guruku.

Professor Ebina.

Mereka belum sampai ke pankreas, benar?

Kupikir aku tidak punya pilihan.

Jika aku tidak melakukannya, siapa lagi?

Sebenarnya, itu sudah selesai dilakukan...

Sepertinya, mereka tidak perlu lagi bantuan.

- Mereka tidak butuh bantuan apapun? - Itu benar.

Alirkan kembali aliran darah.

Warna normal mulai kembali di organ.

Ini adalah keberhasilan.

Kita berhasil!

Ini adalah keberhasilan.

Mari tutup dia.

Tekanan darah 80 di atas 55. Detak jantung 95.

Kita selesai.

Kau melakukannya dengan baik.

Terima kasih.

Aku tidak percaya kau benar-benar menyempatkan untuk meneleponku...

Itu tidak pernah terjadi sebelumnya.

Kalau begitu sekarang,

ini tagihannya, seperti biasa.

Dan melon yang biasa.

Ini dia.

Yah, Aku akan menyimpan ini untuk sementara.

Biarkan aku berterus terang.

Yaitu?

Aku ingin memperkejakan Daimon Michiko-san secara resmi

dari agensimu sebagai staf kedokteran dari Departemen Bedah

di Universitas Kedokteran Teito.

Ah~ Yah, Yah...

- Tapi sebenarnya, kita sudah mendapatkan beberapa tawaran... - Ya, bisa kubayangkan. Ya, tentu saja.

Akan tetapi, Universitas Kedokteran Teito menawarkan

sebagai permulaan, uang kontrak sebesar 50 juta!

Gaji tahunan dibayar di muka sebesar 50 juta!

Bagaimana pendapatmu?

- Bisakah kau katakan itu sekali lagi? - Tentu saja.

Uang kontrak sebesar 50 juta!

Gaji tahunan dibayar di muka 50 juta!

Jadi begitu...

Jadi Akira-san, kau menjual aku.

Kau tidak ingin ke sana?

Ya...tentu saja tidak, huh?

Uang kontrak 50 juta, gaji tahunan dibayar di muka 50 juta.

Bahkan dengan total uang deposit langsung sejumlah 100 juta, kau tidak mau?

Apapun itu...Kupikir aku tidak masalah.

Benar-benar sebuah kejutan. Kupikir kau akan menunjukkan sedikit penolakan.

Itu akan membayar hutangku, benar?

Kupikir begitu.

Jadi hari ini akhirnya datang... di mana Michiko berhenti menjadi freelance.

Ada jumpa pers untuk operasi di lantai 23.

- Pastikan kau ada di sana. - Baiklah~.

Michiko,

ini hidup juga.

Omong-omong...

kau tidak masalah jika aku menahan ini hingga kontraknya benar-benar beres?

Kalau tidak begitu, agensi tidak akan mendapatkan uang sepeser pun.

Lakukan sesukamu.

Kau memang pintar~.

Ketika berhubungan dengan masalah seperti ini, Aku tidak akan gagal.

Itu cukup bagus.

Aku mengerti~. Itu cara sesuatunya berjalan.

Terima kasih.

Kami mendengar bahwa

ini adalah kasus yang sangat sulit yang berhasil kau lakukan.

Ah, ya tentu saja.

Kupikir ini akan menjadi kasus ketiga di dunia.

Di Jepang...ini, secara lokal, adalah pencapaian yang luar biasa yang pertama kalinya.

Aku selalu, sering sekali...

mendengar dia memperkerjakan Daimon Michiko sebagai anggota tidak resmi di dalam staf medis kami.

Juga, aku keluar dari sini. Selamat tinggal.

Manager Operasional.

Di mana Daimon Michiko?

Sepertinya, dia sudah datang, tapi...

- Permisi... - Ya?

Kudengar ahli bedah yang melakukan operasi yang sulit ini

Sebenarnya adalah ahli bedah freelance yang tidak berhubungan dengan rumah sakit ini.

Tidak, tidak, tidak... Itu sama sekali tidak benar.

Ahli bedah itu adalah

seorang anggota staf medis di sini di Universitas Kedokteran Teito, dan...

Aku tidak akan melakukannya

Daimon...

T-t-t-t-tunggu...

- Manager Eksekutif Hiruma? - Ya, ya, ya?

Kalau begitu bisakah kau memberitahu nama dari ahli bedah yang melakukan operasi ini?

Oh, namanya. Tentu saja.

Mari kita lihat, namanya...

Uh...ahli bedahnya adalah

um...ditugaskan di Departemen Bedah dari Universitas Kedokteran Teito kami.

Uh...

Namanya adalah Ebina-kun.

Ebina-kun.

Permisi, tapi...Aku tidak yakin itu ide yang bagus...

- Aku bilang tidak apa-apa, jadi hentikan. - Gyoi.

Lewat sini. Silahkan maju ke depan.

Biarkan aku memperkenalkan dia lagi.

Ahli bedah yang melakukan operasi ini.

Ditugaskan di Departemen Bedah dari Universitas Kedokteran Teito, Ebina...

Siapa nama depanmu?

- Takashi. - Apa?

- Takashi. - Takashi. Oh, Takashi, huh? Benarkah?

Ebina Takashi-kun.

Hadap ke arah sana. kau harus menghadap ke arah sana.

Ebina-kun adalah uh...anggota Divisi Bedah No. 2 kami...

Pada akhirnya, orang yang bertahan di dalam organisasi adalah...

orang yang tidak melakukan apapun.

Kurumi-chan, kau sudah melakukan dengan baik.

Bantu dia keluar dari sini.

Kau benar-benar sudah berjuang keras!

Siapa orang ini? Aku tidak mengenal dia...

Wajahnya...seram!

- Ibu, Ibu... - Ini tidak seram, Ini tidak seram.

Jika dinalar, orang ini memiliki keberuntungan, jika tidak ada yang lain.

Doctor Ebina dipilih sebagai Kepala Divisi

Aku kehilangan semua hartaku~...

Jadi? Apa yang kau akan lakukan sekarang?

Aku akan tetap berada di rumah sakit. Aku belum berubah pikiran.

Aku akan menunjukkan pada semua orang dengan menjadi sukses di dalam organisasi.

Aku akan mengambil keuntungan, bukan diambil keuntungan oleh organisasinya.

Itu apa yang kau lakukan terakhir kali.

Aku hanya suka untuk mengoperasi, itu saja.

Hei, kau mau mencoba bertaruh?

Aku tidak akan melakukannya.

- Kalau begitu, tenis meja? - Aku tidak akan melakukannya.

- Gyudon? - Aku tidak mau pergi.

Pemandian umum!

Aku tidak mau ke sana.

Aku akan membantaimu!

Aku memintamu untuk tolong hubungkan aku dengan Direktur Hachiya.

Kau pikir berapa kali aku sudah menelponya pagi ini?

Apa? Siapa yang pernah dengar tentang konfrensi yang memakan waktu lama?

Tidak apa. Lupakan saja. Baiklah. Baiklah.

- Halo. - Halo, Manager Eksekutif dari Spesialis Penyakit Dalam.

Halo.

Halo. Lama tidak bertemu, Busujima Senpai.

Jadi kudengar kau membiarkan Daimon Michiko pergi?

Mengapa kau tahu itu?

Jika kau mampu untuk mencegah dia pergi,

kau masih memiliki kesempatan untuk diselamatkan...

Diselamatkan? Maaf saja, tapi

apa maksudmu?

Sepertinya Bucchan punya banyak waktu luang.

Motif jahat apa yang kau punya?

- Motif jahat? - Ya.

Apa yang rencanakan?

Tak ada. Aku hanya ingin menyelamatkan gadis itu dari Takamatsu.

Itu saja.

Omong kosong macam apa itu, Senpai.

Omong kosong?

Setelah menemui Daimon Michiko itu,

Apakah tidak ada yang kau ingat?

Ingat?

Seperti apa?

Seperti fakta bahwa kau adalah dokter.

Katakan, Kazuyo-chan, ada apa ini dengan masalah Bucchan ?

Kau memanggil Busujima Senpai Bucchan, bukan begitu?

Aku tidak yakin...apakah aku melakukannya?

- Kau tentunya melakukannya. - Sudah, sudah...

Tidak masalah, Hiru-chan. Mengenai hal yang terjadi di masa lalu.

Aku tahu itu... Aku tahu kalian berdua seperti itu.

Mengapa mengungkit masalah itu sekarang...itu sangat tidak dewasa.

Oh, itu benar! Yang mana mengingatkan aku,

Aku memiliki ijin tinggal di Paris jadi aku tidak akan kembali lagi ke Jepang.

Apa kau akan keluar dari sini?

Satu-satunya hal di dunia ini yang bisa mengatasi aku adalah...

♬~ "langit Paris."

Hanya langit Paris.

Oh... Kazuyo-chan...

Hei, apa yang barusan dia katakan?

Aku hampir tidak bisa mengingatnya sekarang.

Ini baru saja sampai.

Oh! Ini dari Universitas Totei.

Ah~. Jadi pada akhirnya datang juga.

- Jadi datang juga... - Ya, Datang.

- Yah, kalau begitu. - Apa? Kau mau pergi sekarang?

- Huh? Apa? - Jadi itu datang, huh?

Rumah Sakit Universitas Kedokteran Teito Manager Eksekutif Departemen Bedah Tn. Hiruma Shigekatsu

...dengan suara bulat pada rapat Dewan Direktur...

DIBERHENTIKAN

Ayolah, biarkan aku main juga~.

Kupikir aku mendengar suara seseorang.

Mungkinkah itu Michiko-san yang menolak total 100 juta yen deposit langsung?

- Tinggalkan aku sendiri! - Tentunya, dia tidak

berharap untuk bermain mahyong dengan kita, bukan?

Michiko-san yang menolak deposit langsung dengan total 100 juta Yen.

Kau menyebalkan!

Dia tidak akan berani datang ke sini, bukan?

Michiko-san yang menolak deposit langsung dengan total 100 juta Yen.

Kau sebaiknya berhenti ketika kau bisa.

Halo, Halo Agensi Dokter.

Permisi? Daimon Michiko?

Ah~!

Maksudmu Michiko yang menolak deposit langsung sejumlah 100 juta Yen.

Ya, dia ada disini.

Dari restoran atau tempat bernama Banharn.

Bukan restoran. Dia seorang Dokter Rumah Sakit di Thailand. Apa maunya?

Apa ada yang bisa kami bantu?

Mungkin mereka akan membelimu juga sekitar 30 juta Yen?

Kau pikir aku semurah itu, ya?

Pakaian yang kau pakai bagus. Jual padaku 3.000 yen.

- Terjual. Belilah, belilah. - Lihatkan?

Apa?!

Michiko yang menolak deposit langsung sejumlah 100 juta Yen.

- Terbanglah ke Thailand! - Huh?

Temanmu ini adalah teman dekatnya orang kaya yang terkenal di Thailand,

dan dia menginginkanmu untuk memperbaiki kaki anaknya.

- Apa itu? - Anak dari orang kaya terkenal!

Keturunan dari keluarga kaya. Menikahi yang kaya juga.

Akhirnya, pertemuan~. Menikahlah ketika kau mengerjakan itu.

Ini merupakan kisah dari seorang dokter wanita yang bekerja sendiri.

Terbang~!

Kantor kedokteran dari sebuah rumah sakit universitas yang kehilangan kekuasaannya,

dan bahkan perawatan kesehatan yang berhubungan dengan hidup dan mati,

terjerumus ke dalam zaman di mana hukum rimba berlaku.

Untuk mengisi kekurangan yang mendesak di ranah kedokteran,

dokter freelance - yang artinya, bekerja sendiri - muncul.

Contohnya, wanita ini.

Menolak tunduk pada organisasi, otoritas, dan ikatan apapun...

Mohon tunggu sebentar.

Lisensi dokter spesialis dan kemampuan yang diasahnya sendiri

merupakan senjatanya.

Dia bilang dia anaknya orang kaya yang terkenal, tapi bagaimana kalau dia seperti gajah yang besar.

Maaf lama menunggu.

Apa Anda Dokter Daimon?

Ya, saya.

Bisakan saya mempercayakan operasi anak kesayangan saya pada Anda?

Tentu, Anda bisa mempercayakanya pada saya.

Ini adalah anak kesayangan saya.

Dimana dia?

Dia kecil sekali~.

Ahli bedah Daimon Michiko.

Bisakah kau melakukannya?

Ya.

Aku tidak pernah gagal.

Yang juga dikenal sebagai Doctor X.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.