All language subtitles for Amazons.1986.720p.BluRay.x264.AAC-[YTS.MX].in

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

--- Amazon ---

Pelatihan sudah selesai. Kembali ke pos-mu.

Tapi kita belum .../ Kau mendengarku, Dyiala!

Kita akan menghadapi sesuatu yang lebih dari sekedar tentara.

Jika yang kau maksud adalah sihir Kalungo, aku tidak setuju denganmu.

Mereka selalu berusaha memperbudak kami,...

Dan mereka selalu gagal.

Apa bedanya sihir Raja Kalungo?

Itu bisa membuat perbedaan besar.

Guntur hanyalah permulaan.

Jika dia bisa melakukan lebih dari sekedar membangkitkan guntur,...

...lalu bagaimana kita bisa menghentikannya?

Tanpa pedang Azundati, kita tidak bisa berbuat banyak.

Pedang Azundati menghilang 500 tahun yang lalu.

Kita tidak membutuhkan sihir untuk menang.

Tapi sesuatu yang memberi kita keberanian akan tetap berguna.

Bisakah kau menghentikan semua ini?/ Kalungo terlalu kuat.

Batu Roh ... Bawa pergi Batu Roh dari kota ini.

Itu tidak boleh jatuh ke tangannya./ Tashingi, bawa Batu Roh ke Shinara.

Beri tahu ratu apa yang terjadi di sini. Nasib Tanah Jamrud bergantung padamu.

Dyiala! Bawalah enam orang Amazon dan bawa Batu Roh keluar dari kuil.

Kau harus pergi ke Shinara dengan cara apa pun.

Ikut denganku!

Buka gerbangnya./ Ayo, buka gerbangnya.

Ke kuil, ayo cepat! Ayo cepat ...

Orang Baytian!

Ayo! Ayo pergi ke dalam gua!

Bagaimana kita bisa keluar dari sini? Orang-orang Baytian ada dimana-mana.

Pergi ke terowongan di sisi selatan. Ayo pergi !

Aku memberi kalian kota Imbisi.

Sebentar lagi, seluruh Tanah Jamrud akan menjadi milik kita.

Kita merayakan malam ini. Kita mengambil semua yang kita inginkan dan lakukan apa yang kita mau.

Cabeza, siapkan rumah terbesar di kota untukku.

Dan pastikan Batu Roh menungguku di sana.

Jadi maksudmu orang Amazon membawa Batu Roh?

Ya, Yang Mulia.

Iblis juga bertarung.

Iblis?

Aku bisa menunjukkan iblis sungguhan.

Yah, aku tidak tertarik dengan Batu Roh .

Aku bisa menggunakannya untuk melawan mereka,...

...tapi mereka tidak akan berani menggunakannya untuk melawanku.

Namun, kau gagal.

Keluarkan dia dari sini, bawa dia ke gerbang, dan gantung dia terbalik.

Dimana yang tidakmampuanmu dibiarkan membusuk hidup-hidup.

Terserahmu, Yang Mulia.

Ampun ... Yang Mulia.

Memohon belas kasihan? Bagi mereka yang melakukan kesalahan?

Gagasan yang aneh!

Tidak ada belas kasihan bagi mereka yang gagal.

Sekarang lihat ke dalam pohon, yang menampung jiwamu.

Semoga pohon yang menjaga jiwa kita,...

....membantu kita menahan kekalahan,...

...dan semoga Rahmat Suci kita memulihkan kekuatan kita untuk bertarung,...

Dan menunjukkan cara bagaimana kita bisa menyelamatkan Tanah Zamrud.

Semoga Pohon Roh menunjukkan apa yang kau bawa dalam jiwa-mu,...

Sebuah cerminan tentang siapa kau dan akan menjadi apa kau nantinya.

Jalan, jalan! Balgor sedang menunggumu! Cepat!

Ayo, cepat! Jangan buat dia menunggu. Ayo jalan!

Ini Balgor ... Balgor?/ Hanya delapan, Kalungo?

Kumohon! Aku punya keluarga!

Kau harus bekerja lebih keras./ Aku telah melakukan bagianku dalam kesepakatan ini.

Nyawa gantinya kekuatan, Keabadian.

Kau berikan nyawa, dan aku akan memberimu kekuatan.

Jika kau menginginkan lebih banyak kekuatan untuk dirimu sendiri, maka berikan aku lebih banyak nyawa. Apa kau mengerti?

Aku mengerti dengan baik, Balgor.

Para Amazon sudah tiba di Shinara dengan Batu Roh,...

...tetapi kota Imbisi hilang.

Apa kita selanjutnya?

Tidak selama aku memegang kendali./ Bisakah kau melindungi kita dari kekuatan guntur?

Karena keberanianmu, Kalungo tidak mendapatkan Batu Roh.

Itu bisa memperkuat sihirnya.

Prajurit-ku, aku harus meminta lebih dari yang telah kalian lakukan.

Ketika kau berada di Hutan Sakral, apa yang kau lihat di pohon-mu?

Aku melihat roh-ku, Yang Mulia. Seperti biasanya.

Itulah yang aku lihat. Tidak ada lagi!

Aku melihat roh-ku./ Dan kau, Dyiala? Apa yang kau lihat?

Aku melihat pedang bersinar dari api batin./ Kenapa kau tidak mengatakan apapun...

.... saat aku di sana?/ Tashingi!

Dyiala, penglihatanmu harus kau jelaskan. Kalian bisa pergi, prajuritku.

Aku tahu itu adalah pedang yang hilang, tetapi aku tidak melihat di mana itu.

Tanpa itu, penglihatan itu tidak masuk akal.

Ya, masuk akal, anakku.

Aku melihatnya di sebuah negeri di luar hutan kafir.

Itu ada di dalam gua, dan mimpiku membawaku hampir ke pintu masuk.

Tapi aku tidak pernah bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

Jadi disanalah pedangnya.

Kita perlu mendapatkan pedang itu kembali.

Ini adalah satu-satunya kesempatan kita untuk menyelamatkan kerajaan.

Aku akan menemukan gua-nya dan membawa pedang itu kembali./ Itu perintahku, Dyiala.

Semoga para dewa memberkati keberanianmu.

Orang-orang memberontak, Yang Mulia. Dua dari mata-mata kita telah dilenyapkan.

Salah satunya adalah Sebastian, pendamping kita.

Siapa yang berduka atas kematian seorang pengkhianat?

Ada lagi, Komandan Arban?/ Ada beberapa kabar yang mengganggu, Tuanku.

Kabar macam apa?/ Yah ...

Bicaralah!

Konon ada pedang yang bisa menghancurkanmu.

Pedang ini hanyalah mimpi. Tidak ada lagi.

Biarkan orang-orang Inbisi memimpikannya.

Kita tahu yang sebenarnya, bukan?/ Ya, Yang Mulia.

Siapkan pasukanmu.

Tanah Zamrud akan segera menjadi milik kita.

Itulah yang akan aku lakukan, Kalungo.

Jika pedang dekat dengan tanah orang kafir, kita membutuhkan pasukan untuk sampai ke sana.

Kita tidak memiliki tentara lagi. Apalagi setelah mengalami kerugian di kota Imbisi.

Kalau begitu aku akan pergi sendiri./ Kau pergi dengan Tashi.

Seseorang harus melindungimu./ Kau benar, Tashingi.

Tapi Tashi juga harus setuju./ Dia pasti mau, Yang Mulia.

Gua itu pasti berada di balik perbukitan misterius.

Untuk mencapainya, kau harus melewati negeri perampok dan pejuang kafir.

Ingat, ini adalah jalan tersembunyi yang mengarah ke perbukitan misterius.

Jalan tersembunyi ... tanah iblis./ Aku akan mencoba menjauh dari mereka.

Dyiala ... karena kau memiliki penglihatan itu,...

...hanya kau yang bisa menarik pedang dari tempatnya.

Hanya kau!/ Aku mengerti.

Semuanya beres. Sekarang aku harus berbicara dengan Dyiala sendirian.

Tashi, kemarilah. Aku punya berita untukmu.

Aku tahu sulit bagimu untuk menerima Tashi sebagai pendamping.

Tapi dia yang terbaik di regu-mu.

Dan kebencian antara keluargamu telah berlangsung terlalu lama.

Ibunya dan ibuku ...

Jika kau menyelesaikan misi Dyiala. Kau , kau akan menjadi orang yang terhormat.

Kekayaan dan kehormatan akan menjadi milikmu.

Satu-satunya yang penting adalah kekalahan Kalungo.

Roh bijak karena mereka memilihmu.

Sekarang, kesampingkan masa lalu dan bekerja dengan Tashi untuk mengambil pedang itu.

Apa yang kau ingin aku lakukan?

Bunuh dia! Aku berbicara dengan cukup jelas, bukan?

Apa kau lupa siapa yang melakukan ini padaku?

Ibu Dyiala.

Saat aku seusiamu. Kami berjuang demi seorang pria.

Dia menjadi ayah Dyiala. Namun kebahagiaan mereka tidak bertahan lama.

Jadi itu bukan kecelakaan?/ Jangan pernah katakan itu lagi!

Kau akan melakukan apa yang aku katakan!

Saat Dyiala menemukan pedang itu, kau harus membunuhnya.

Kemudian kau akan membawa pedang itu kembali dan kau akan menjadi pahlawan wanita.

Dan aku sudah membalas dendam.

Aku membesarkanmu seperti alat musik, Tashi.

Sebagai alat balas dendam.

Aku tidak pernah mencintai ayahmu, juga tidak ditakdirkan untuk mencintaimu.

Tapi aku tetap melakukannya.

Kau putriku atau bukan?/ Aku putrimu.

Aku mendengar bahwa orang kafir membuat pengorbanan manusia.

Niyani, kau berbicara seolah-olah kita tidak berdaya.

Saatnya pergi, bukan bicara.

Siap pergi?/ Aku akan kembali ... dengan pedang.

Tenanglah, singaku. Ini adalah tamuku.

Oh ayolah! Makanlah camilan kecil. Mungkin kau menginginkan pemberontak yang gemuk.

Kau pasti membawakanku berita, atau kau tidak mungkin datang./ Ya, aku punya berita.

Kalau begitu beritahu aku!/ Pedang Azandati ditemukan.

Pedang itu ada di bukit misterius di luar negeri orang kafir.

Dua prajurit diberi tugas untuk mengambilnya kembali.

Digunakan untuk melawanmu.

Dan ... bagaimana cara mendapatkan pedang itu?

Salah satu prajurit itu adalah putriku. Dia akan membawakanku pedangnya.

Aku tidak akan mengganggumu lagi, dan kau akan dapat melanjutkan rencanamu.

Tashingi, kau akan menjadi ratu yang luar biasa di Tanah Zamrud.

Aku akan memenuhi bagianku dari perjanjian, dan kau akan memenuhi bagianmu.

Dia bisa dengan mudah menggunakan pedang itu untuk melawanku.

Haruskah aku mempercayainya atau tidak? Bagaimana menurutmu, Akam?

Jika dia bisa mengkhianati bangsanya sendiri, dia bisa mengkhianatimu.

Aku setuju. Itu sebabnya aku ingin pedang itu di tanganku.

Ikuti dua prajurit Amazon itu,...

....biarkan mereka menemukan pedangnya lalu bunuh mereka berdua.

Oh, bawakan aku pedangnya.

Tunggu! Jika kau berhasil, kau akan diberi penghargaan yang sesuai.

Tetapi jika kau gagal, ya ...

Akan ada karpet baru di ruangan ini.

Apa kau mengerti?

Para perampok!

Tashi, hati-hati!

Sebelum aku menjualmu kepada orang kafir, kau tidak keberatan jika aku memakaimu terlebih dahulu.

Dasar babi!

Apa-apaan...

Ayo pergi dari sini !

Tashi!

Dia pergi ... Kau tidak pernah tahu siapa temannya, kan?

Apa yang akan terjadi jika Dyiala dan Tashi gagal?

Putriku tidak akan gagal.

Berapa lama kita bisa menunggu?/ Selama yang dibutuhkan.

Kita tidak bisa menghadapi Kalungo tanpa pedang Azandati.

Dia hanya pria biasa.

Pedang yang ditusukkan ke dalam hatinya akan mengakhiri hidup dan sihirnya.

Tanpa pedang kita tidak akan pernah bisa menyentuhnya.

Gagasan yang aneh, datang dari seorang jenderal Amazon.

Itu seharusnya sudah jelas, bagi Anda.

Aku memahami kekhawatiran Anda, Hebron. Tapi pedang itu adalah harapan terbaik kita.

Soal membunuh Kalungo, aku setuju dengan Tashingi.

Ini keputusanku.

Apa menurutmu kita bisa melewatinya dengan kuda?/ Dyiala!

Kita harus bertindak sekarang atau kita akan berakhir dengan kegagalan.

Apa ada pesan dari ibu kota?/ Tidak ada...

Kita tidak bisa lagi mengandalkan Shunan.

Kalungo membawa semakin banyak orang ke kuil setiap hari.

Kita harus menghentikan mereka./ Bagaimana kita melakukannya, Timar? Dengan apa ?

Kita perlu mencari tahu apa kelemahannya.

Timadzhin seharusnya memberi kita informasi ini, tapi dia belum datang.

Ayo pergi ! Ayo, cepat!

Aku mendengar sesuatu. Vishti, kau benar./ Ayo!

Berapa banyak kau membayar Timadzhin?/ Bawa dia!

Lewat sini...

Untukmu, Yavasha. Bawakan kami kedamaian abadi untuk orang-orang Niyatis.

Sial!/ Para kafir ...

Tangkap dia!

Lihat dia disana! Tangkap dia.

Aku harap kau memahami risiko yang aku ambil untuk datang ke sini.

Aku mengerti lebih dari yang kau pikirkan.

Apa kau menyadari sepenuhnya ambisiku?

Kau ingin menaklukkan orang-orangku.

Bukan hanya orang-orangmu. aku ingin menaklukkan semua orang.

Aku tidak dilahirkan dengan kekuatan ini. Aku membayar harga yang sangat tinggi untuk mereka.

Dan sekarang setelah aku memilikinya, aku akan menggunakannya.

Aku akan membiarkan seseorang duduk di sampingku,...

...untuk seseorang sekuatmu.

Suamiku adalah orang yang lemah. Sekarang dia sudah mati.

Ini perjalanan yang jauh ke Shinara./ Iya...

Apa menurutmu aku milikmu, Kalungo?/ Iya...

Di mana singa betinamu?/ Berburu.

Berburu.

Tidak, lepaskan aku! Sial !

Lepaskan aku!

Dyiala!

Tolong aku...

Lihat, itu tidak terlalu sulit.

Ke mana orang-orang kafir ini membawa kita?/ Kematian...

Tidak! Tidak!

Tidak! Tidak...

Kau mau pergi kemana?/ Aku punya urusan dengan Kalungo.

Urusan apa?

Mengapa kau tidak bertanya pada dia. Aku akan menunggu disini.

Dia menyuruhku cepat./ Silahkan.

Lepaskan ...

Apa kau berani memberontak melawan pemerintahanku yang murah hati?

Betapa tidak berterima kasihnya kau.

Suatu hari kau akan dimangsa oleh orang-orang kafir.

Masukkan dia di sana!

Siksa dia sepanjang malam dan kemudian menggantungnya saat fajar?

Tidak, aku akan menyimpannya untuk singa betinaku. Dia suka daging segar.

Makan itu dan kau tidak akan merasakan sakit saat mereka melakukannya.

Lepaskan aku!

Tidak! Tidak!

Tanpa daun halusinogen, kau akan mati tersiksa.

Tidak!

Hei, orang kafir!

Tidak!

Tidak...

Ayo, keluar./ Kau bebas.

Ayo, ayo pergi! Orang kafir tidak akan menyakitimu lagi.

Keluarlah!/ Kau bebas!

Ayo pergi!/ Ayo ...

Jalan tersembunyi? Berapa banyak nyawa yang hilang Kalungo?

Hampir 100, Yang Mulia./ Apa yang kau lakukan sangat berani, Vishti.

Jika aku bisa membunuh beberapa dari mereka. Kau akan segera memiliki kesempatan.

Tashingi, kau akan melatihnya seperti seorang pejuang.

Pergi ke tangsi Amazon dan istirahat.

Terima kasih, Yang Mulia.

Ini tidak bisa dilanjutkan./ Aku setuju. Kita harus bertindak sekarang.

Yang Mulia, aku siap mati untuk menyelamatkan orang-orang kita,โ€ฆ

Dan begitu juga para pejuang kita.

Jika kau memerintahkan kami, kami akan menyerang bahkan tanpa pedang.

Katakan pada mereka aku tidak bisa melindungi mereka lagi.

Ada cara lain selain pedang.

Aku bisa melawan pikiran Kalungo dengan bantuan Batu Roh.

Itulah mengapa aku harus menyerahkan jiwa-ku.

Dan pindahkan ke Batu Roh.

Tapi itu tidak akan bertahan lama.

Ketika aku berada di kandang itu, aku pikir kau tidak akan kembali.

Dan juga bukan hanya karena pedang./ Jadi kenapa?

Kita tidak pernah menjadi teman baik.

Banyak hal telah berubah sekarang, bukan?

Ibumu dan ibuku ada perselisihan.

Tashingi kehilangan tangannya. Dan ibuku kehilangan nyawanya.

Itu adalah masa lalu. Apa hubungannya ini dengan kita sekarang?

Masa lalu masih hidup di dalam kita.

Benarkah, Tashi?

Aku akan menjadi orang pertama yang tetap terjaga.

Pengkhianat! Pengkhianat! Pengkhianat!

Ini perjalanan yang panjang, Kalungo. Mengapa kau memanggilku?

Kekuatan apa yang kau punya sekarang?

Seberapa cepat ratu akan menyerangku? Apa ada kabar baru tentang pedang?

Apa aku melakukan perjalanan sepanjang malam hanya untuk itu?

Informasi yang dapat diberikan oleh mata-mata kelas dua, apa itu yang kau inginkan dariku?

Aku hanya menggunakan mata-mata kelas satu. Aku merencanakan semuanya dengan hati-hati.

Aku tidak menyisakan kesempatan.

Kau tidak melihat apa pun di luar tanganmu itu, bukan?

Aku memberi kau kekuatan tertinggi dan kau mengeluh tentang perjalanan ke Shinara.

Kekuatan tertinggi?/ Iya...

Dengan pedang Azandati di tanganku, aku bisa menaklukkan Jalan Tersembunyi.

Putriku akan membawakanku pedangnya. Apa kau ingat?

Lupakan putri bodohmu.

Singa betinaku pergi berburu dan akan membawakan aku pedang itu.

Aku mengatakan kepadanya bahwa aku tidak membiarkan hal itu terjadi secara kebetulan.

Apa kau cukup kuat untuk tinggal bersamaku apa pun yang terjadi?

Ya .../ Baiklah.

Kekuatan apa yang kau punya sekarang?

Seberapa cepat ratu akan menyerangku? Apa ada kabar baru tentang pedang?

Perbukitan Misterius pasti cukup jauh.

Ke arah sana. Aku berharap kita memiliki beberapa kuda.

Ada apa, apa kita punya masalah?/ Aku tidak bisa memberitahumu, tapi itu sesuatu.

Apa kau butuh seekor kuda?

Hei!

Aku pikir dia ingin kita mengikutinya./ Ayo, kita tidak punya waktu untuk ini.

Tidak, tunggu. Lihat./ Setidaknya dia bisa membawa kita.

Selamat datang. Aku senang kalian ada di sini.

Dia tidak memberi kami banyak pilihan./ Hinar tahu siapa yang perlu aku temui.

Dua prajurit Amazon dalam perjalanan jauh dari rumah mereka.

Kami sedang mencari pedang Azandati.

Kemarilah dan berbagi meja denganku, para pejuang muda.

Kalungo ...

Penyihir hanya bisa dikalahkan dengan pedang.

Bagaimana Anda tahu itu?

Wanita misterius...

Pedang sedang menunggu di gua yang terang.

Tiga orang akan masuk, hanya satu yang akan keluar.

Orang yang keluar dengan pedang harus membayar harganya.

Benarkah tiga orang yang masuk? Tapi hanya ada kami berdua.

Kami hanya berdua.

Hari ini kita memulai pembebasan Imbisi.

Kalungo kuat, tapi kita punya keberanian dan harapan.

Kekuatan Batu Roh ada bersama kita.

Apa kau tahu bagaimana kita bisa menemukan pedang itu?/ Ikuti jalan setapak melalui lembah menuju perbukitan.

Ikuti perbukitan sampai ke perut bumi.

Apa kami membutuhkan tiga orang untuk masuk ke dalam gua?

Aku tidak bisa memberitahumu lebih banyak. Sekarang pergilah.

Apa yang terjadi? Katakan padaku!

Ayo cari pedangnya. Itulah kenapa kita disini, bukan?

Shinara... Ratu Tanah Zamrud.

Tanah-ku! Ratu Balgor ...

Apa kau tidak memiliki sedikit hati nurani?

Hati nurani-ku yang bodoh diborgol.

Menurutmu, apa rahmat ini dapat mengguncang hati nurani seseorang?

Manusia dan kesadarannya bisa dipengaruhi,...

...dihancurkan atau diborgol, sama seperti kau.

Maka kau harus membunuhku sekarang sebelum terlambat.

Aku akan membunuhmu, aku akan memenuhi keinginan ini.

Tapi kapan dan bagaimana itu tergantung kesenangan singa betinaku.

Untuk saat ini, kau menghiburku.

Kau tidak akan tertawa ketika kau masuk neraka.

Neraka, neraka akan menjadi penaklukan terbesarku.

Maka aku akan menjadi seperti surga.

Bagaimana kita menyebrang?

Kau ... apa kau?/ Aku tahu kau tidak akan membunuh teman.

Teman?

Wanita itu mengatakan tiga orang akan masuk ke dalam gua tetapi hanya satu yang keluar.

Yah dia salah.

Dyiala!

Orang-orang Shinara berada di depan tembok, Yang Mulia.

Tidak ada tanda2 pedangnya.

Tapi Pendeta membawa Batu Roh bersamanya. Dan batu itu bersinar seperti obor.

Mata-mata kita mengatakan dia akan jadi penganti pedangnya.

Orang tua gila itu mempertaruhkan jiwanya.

Kita akan lihat siapa yang menang.

Satu-satunya kesempatan kita adalah memasuki kota.

Begitu masuk, Kalungo tidak akan bisa menggunakan kekuatan pikirannya.

Itu akan mempengaruhi bangsanya dan juga kita.

Apa itu penting?

Aku akan mengalihkan kekuatannya selama yang aku bisa.

Berdoalah biar cukup waktu.

Baik. Mari kita mulai menyerang.

Kau kalah, Pendeta!

Kau kalah !

Kau seharusnya tidak melakukan itu, Pendeta. Sekarang mereka semua akan mati!

Aku tidak akan pernah datang tepat waktu./ Hinar akan membawamu ke sana.

Bahkan dengan kuda pun, butuh berhari-hari untuk sampai ke sana.

Hinar lebih dari sekedar kuda. Dan pedangku lebih dari sekedar senjata.

Pedangmu ...Azandati?

Apa kau abadi?

Abadi atau kematian, seperti masa lalu.

Sekarang, dengarkan aku, putriku.

Tidak banyak waktu tersisa jika kau ingin melihat masa depan.

Bangunlah.

Hinar akan membawa kau ke Jalan Tersembunyi.

Jalan Tersembunyi ...

Ini satu-satunya jalan, Dyiala.

Ada jalan melalui Jalan Tersembunyi yang melampaui ruang dan waktu.

Hinar tahu jalan-jalan ini. Ini berbahaya, tapi kau membawa pedang.

Menyentuh pedang ini dapat membunuh Balgor.

Tapi ini pedangmu, Azandati.

Tidak lagi. Itu milikku dan aku membayar harganya.

Dia sedang menunggu yang berikutnya di sini. Padamu, Dyiala.

Maukah kau mengurus Tashi?/ Aku akan mengurusnya.

Dyiala! Dyiala!

Apa yang kita lakukan ?

Arban, pergi dan tangkap tahanan sebanyak yang kau bisa.

Untuk Jalan Tersembunyi ...

Buka gerbangnya!

Semuanya sia2!/ Lihat!

Kau tidak bisa mengalahkanku. Aku punya kekuatan!

Kalungo!

Kau dimana?

Kalungo! Bawa mereka keluar!

Apa kau takut padaku?

Tidak!

Kalungo!

Sekarang kau akan mati!

Hentikan pertarungan!

Turunkan senjatamu!

Ini sudah berakhir !

Tashingi ... menjadi pengkhianat.

Aku tidak pernah bisa membayangkan.

Hebron akan menemukannya dan membawanya untuk diadili.

Tashi tidak seperti ibunya.

Dia dikirim untuk membunuhku...

Tapi dia mati untukku.

Kita akan menghormatinya selamanya,...

Sama sepertimu, sebagai penguasa pedang.

Ada penguasa pedang lainnya./ Yang lainnya? Apa maksudmu?

Azandati masih hidup./ Hidup...

Sepertinya tidak mungkin./ Dia bilang aku harus membayar harga.

Bagiku itu adalah kematian Tashi./ Sekarang kau adalah orang yang terhormat, Dyiala.

Dan aku ingin kau menjadi komandan baru Amazon.

Yah, apa kau setuju?

Dyiala, apa yang terjadi?/ Seseorang mencoba membunuh pohonku.

Seseorang mencoba membunuh pohonku.

Tashingi!

Mengapa aku harus membunuh jiwaku ketika aku bisa memotong tubuhmu berkeping-keping?

Kau akan mati sama seperti orang tuamu yang terkutuk.

Aku akan membunuhmu seperti kau membunuh Tashi!/ Aku tidak membunuhnya, kau yang melakukannya!

Dimana sihirmu sekarang?

Azandati?

Azandati, kau disini?

Dia bilang kau akan kembali.

Bagaimana mungkin?/ Azandati ...

Dimana dia?

Dia bilang dia telah menyelesaikan tugasnya dan membayar harganya.

Aku melihat ibukku meninggal.

Maafkan aku, Tashi!/ Tidak apa...

Dia mencoba menjadi ibu bagiku.

Tapi dia tidak bisa ...

Dyiala, apa kau ingin menjadi saudara perempuanku?

Aku berpikir untuk membawa pedang ini kembali ke gua.

Aku harap kita tidak membutuhkannya selama 500 tahun lagi.

Aku rasa dia bisa membawa kita berdua.

Diterjemahkan Oleh: Ilyas Su

Palembang, 22-11-2020

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.