All language subtitles for Remember Member 2022 JAPANESE 1080p NF WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

INFORMASI RAHASIA

HILANG

TANGGAL DAN WAKTU INSIDEN: 12 AGUSTUS 1947 TENGAH MALAM (PERKIRAAN)

MENCARI MAYAT DI SOFIA AWAL ABAD KE-20

PARTISIPAN MENCARI MAYAT: GRIGOR GEORGIEV (USIA: 28)

Lalu dia dijadikan pengganti untuknya,

menjadi kurbannya.

Dan mereka hilang tanpa jejak.

"ITU" DIMULAI PUKUL 00,00, TENGAH MALAM.

"ITU" MENGULANG HARI YANG SAMA SELAMANYA.

"ITU" TAK PERNAH BERAKHIR SAMPAI SEMUA ANGGOTA TUBUH DITEMUKAN.

RE/MEMBER

TANGGAL 5 JULI, SELASA

- Menurut saksi mata... - Kau bangun cepat hari ini, Asuka.

Ada pemilihan panitia.

Ayahmu juga pergi lebih cepat karena ada kecelakaan kereta.

Hari yang sibuk. Ini!

Tak mau. Ini milik Ayah, 'kan?

Lalu kenapa?

Selamat makan.

Hei, setidaknya cicipi makananmu.

Ini enak.

Astaga.

- Ibu akan mengemas bekalmu. - Ya.

Hari ini, Ibu membuat udang goreng dan kroket labu.

Kroketnya terlalu banyak. Bagikan ke temanmu.

Tentu, terima kasih.

Rie, hiasan kuku yang kau unggah kemarin sangat manis.

Tak mungkin! Terima kasih.

- Rie Naruto dari Kelas G cantik. - Ya, kubuat sendiri.

Aku mau mengencaninya.

Dia tak cocok untukmu.

Dia bagaimana?

Asuka Morisaki?

Tak mungkin.

Dia penyendiri.

Semua siswa perempuan mengabaikannya.

- Kenapa mereka membencinya? - Entah.

Mungkin karena bergaul dengan penyendiri menjadikanmu penyendiri.

- Perempuan sangat rumit. - Hei!

Kau terlambat, Takahiro!

Maaf.

Jadi, bagaimana kau dengan Rie?

- Apa maksudmu? - Benar!

- Dia datang ke pertandinganmu. - Terserah.

Kau, Soma?

Aku tak punya kesempatan.

- Maaf. - Apa?

Hei, bukankah ada latihan hari ini?

Ya. Aku baru ingat.

Astaga, aku tak sabar.

Ayo pergi.

Terima kasih.

- Aku akan ke barmu sepulang sekolah. - Tentu.

Sampai jumpa!

- Kau lihat itu? - Wah!

Apa?

- Kucing? - Astaga.

Ia tak apa-apa?

SMA AKADEMI ACACIA

Ini milikmu, Takahiro?

Ya. Terima kasih.

Kita ada tugas piket, ingat?

Aku benar-benar lupa.

Ini. Aku membawanya dari ruang guru.

- Terima kasih. - Ya.

- Hina pasti akan melakukan itu. - Hei!

Akan kau kejar sampai Neraka.

Neraka? Ayolah.

Itu kasar, Yuzuki.

- Maaf! - Astaga!

Ada yang mencuri uang untuk festival sekolah kita.

- Tadinya di sini. - Siapa terakhir di sini?

Bukankah Shota?

Hei, Shota. Kosongkan mejamu.

Apa? Baiklah.

Cepat kosongkan.

Menjijikkan.

Apa lagi yang ada di sana?

Ini dia.

Dompet uangnya ada di meja Shota.

Itu tak benar!

Tunggu... Aduh!

Lihat? Jika berbuat buruk, kau akan terkena karma.

Kau nakal, Shota.

- Kau boros untuk gim ponsel? - Ada apa?

Sepertinya Shota mencuri uang festival sekolah.

Suzuki dan yang lainnya menemukannya.

Yang penting sudah ditemukan.

Hei.

Maaf, seharusnya aku menyimpan uangnya sebagai ketua kelas.

Itu salahku. Maaf, Semuanya.

Waktu kita tipis. Ayo putuskan panitia festival besok.

Benar.

Anggota panitia akan dipilih besok!

Mohon mengajukan diri!

Batu, kertas, gunting!

Batu, kertas, gunting! Hore!

Tadi kau apa?

Bukankah batu?

- Kau batu! - Tak mungkin.

Aku berikutnya.

RENOVASI KAPEL SEDANG BERLANGSUNG

Kunci dengan aman.

- Maaf. - Maaf.

Kunci dengan benar.

- Perbaiki. - Ya, segera.

Maaf, kami akan bawa masuk alat berat.

- Maaf. - Tentu.

Akan kubawa sekarang.

Ya, bawa.

Ayo mulai.

Kumohon, temukan tubuhku.

Apa?

Takahiro hebat, ya?

Dia direkrut oleh SMA Keiwa saat SMP.

Kenapa dia di sekolah lemah kita?

Dia tak mau jadi profesional.

Sayang sekali!

Apa yang dia lakukan?

Ayo berfoto.

- Ayo berfoto. - Ini dia.

Siap? Ya!

- Terima kasih! - Rie.

Kau akan menonton pertandingan regional Takahiro?

Butuh berapa lagi?

Apa?

Ya.

Minggu depan...

PERTANDINGAN REGIONAL TAKAHIRO

Siapa ini?

PESAN DARI?????

KAU TAHU KENAPA GADIS MERAH ITU MERAH?

KARENA DIA BERLUMUR DARAH.

PERTUMPAHAN DARAH JIKA KAU TERTANGKAP.

Apa ini?

JADI, KAU AKAN APA? JADI MERAH? JANGAN ABAIKAN AKU.

Apa?

JAWAB AKU. BACA.

BACA. BACA. BACA. BACA. BACA.

TANGGAL 5 JULI, SELASA

Apa?

Ada apa ini?

Apa? Ini di mana?

Apa-apaan ini?

Kenapa kita tiba-tiba di sini?

Apa ini kapel sekolah?

Apa? Peti mati?

Sudah ada di sini?

Itu gadis yang kulihat.

Pasti itu.

Kenapa aku?

Apa? Kau juga melihat seorang gadis?

Apa-apaan ini?

Aku sudah lama tak melihatmu.

Tunggu, siapa dia?

Apa?

Kenapa kau lupa teman sekelasmu?

Atsushi, kenapa kau...

Entah apa yang terjadi, tapi aku akan pergi.

Hei, Atsushi.

Tunggu.

Kapan kau akan mulai kembali ke sekolah?

Jadi, Mencari Mayat benar-benar dimulai...

"Mencari Mayat"?

Tunggu, apa itu tadi?

Atsushi?

Panggil ambulans.

Ponselku...

Rumiko?

Ada sesuatu di sana.

Ia datang.

Lari!

Tak bisa dibuka!

Serius?

Ia datang!

Tidak!

Tidak...

Tidak!

Lewat sini.

Bagaimana ini? Mereka semua mati.

Kita harus kabur.

Sembunyi di sini.

Jangan bersuara.

Takahiro...

TANGGAL 5 JULI, SELASA

Apa?

- Menurut saksi mata... - Kau bangun cepat hari ini, Asuka.

Aku tak menyarap hari ini.

- Apa? - Aku bermimpi aneh.

Apa? Mimpi apa?

Tidak, aku tak mau mengingatnya.

Hei, ayolah, ceritakan saja.

- Lupakan saja. - ...jalur kereta dihentikan.

Selanjutnya adalah cuaca.

- Hari ini... - Ibu akan mengemas bekalmu.

Baik.

Hari ini, Ibu membuat udang goreng dan kroket labu.

Kroketnya terlalu banyak. Bagikan ke temanmu.

Sama seperti kemarin?

Apa?

Kucing?

- Hina pasti akan melakukan itu. - Hei!

Akan kau kejar sampai Neraka.

Neraka? Ayolah.

- Astaga! - Itu kasar, Yuzuki.

Ada yang mencuri uang untuk festival sekolah kita.

Siapa yang terakhir di sini?

- Bukankah Shota? - Kosongkan mejamu.

Ini dia.

Dompet uangnya ada di meja Shota.

Apa itu Mencari Mayat?

Kau nakal, Shota.

Kau boros untuk gim ponsel?

- Apa? - Aku belum selesai.

Shota ke mana?

Jelaskan kepadaku.

Orang-orang yang dipilih

harus temukan semua potongan tubuh yang disembunyikan.

Potongan tubuh?

Aku masih menguraikan detailnya.

Ayolah, bagaimana cara membacanya?

"Itu dimulai saat tengah malam.

Lari dari Gadis Merah."

Gadis Merah adalah yang kita lihat semalam.

Kenapa kita mengulang hari kemarin?

Sampai Mencari Mayat berakhir,

tak ada esok.

Maksudmu, kita akan terus mengulangi hari ini?

Ya.

Sampai kita temukan semua anggota tubuh yang tersembunyi.

Apa? Kenapa dia?

Itu menakutkan.

Siapa orang itu?

Pak Yashiro, si pustakawan, bukan?

Rie, bagaimana tentang pemilihan panitia?

Benar, maaf.

Kita lakukan besok.

Baiklah.

Anggota panitia akan dipilih besok!

Mohon mengajukan diri!

Sial, lemonnya habis.

- Semangat kerjanya! - Hei.

Ini, lemon.

Apa? Bagaimana kau tahu?

Aku punya firasat kau kehabisan lemon.

Terima kasih, kau sangat membantu.

Rumi memang hebat.

Hei, motormu diparkirkan dengan benar? Ada polisi.

Serius?

Sial, akan kuperiksa.

Sialan.

TANGGAL 5 JULI, SELASA NAO

PUKUL BERAPA KAU PULANG HARI INI?

AKU PAKAI SUP DAGING DAN KENTANG KEMARIN UNTUK MEMBUAT KARI.

Motorku aman.

Pemain pengganti masuk.

Tali sepatu. Kau akan tersandung lagi.

Aduh!

Kenapa aku di sini lagi?

Jadi, ini sungguh berlanjut.

Ayo letakkan anggota tubuhnya di sini saat mengumpulkannya.

Namun, jika ia menemukan kita lagi...

Kita tak punya pilihan.

Apa?

Yang benar saja.

Aku tak mau terlibat hal sebodoh ini.

- Ayo periksa di atas. - Baik.

Bagaimana cara menemukannya?

Apa?

- Takahiro? - Kubilang jangan bersuara.

Kenapa kau nyalakan lampu?

Tak perlu mencari dalam gelap.

Gadis Merah tak akan menyadarinya?

Kau selalu penakut, Asuka.

Apa?

Itu sebabnya aku berkeliling menyalakan lampu di semua kelas.

Begitu, ya.

Aku sudah memeriksa di sana.

Begitu, ya.

Kurasa tak ada di sini.

Ayo beranjak.

Tunggu.

Aku belum memeriksa ruang belakang.

UJIAN SEDANG BERLANGSUNG SISWA DILARANG MASUK

Serius?

Ada apa?

Di belakangmu.

Lengan manusia.

Dari tubuh yang dimutilasi?

Kita ditemukan.

Bagaimana ini?

Asuka, bawa ini dan pergi ke kapel.

Hei, di sini!

Pergilah, Asuka! Cepat!

Dasar monster...

Ia datang.

Aduh.

Gadis Merah!

Tunggu, Morisaki masih...

Cepat! Kita harus lari atau kita akan mati!

Cepat!

Apa ini...

Kurasa ini salah satu anggota tubuh yang dimutilasi.

Apa-apaan?

Menjijikkan.

Harus cepat kumasukkan ke peti mati.

Tidak!

TANGGAL 5 JULI, SELASA

Ayo.

Hati-hati dengan mobil, ya?

Syukurlah kucing itu aman!

Jadi, bagaimana semalam?

Kami terbunuh setelah itu.

Kami sangat ketakutan, bukan?

Tak lama setelah itu, aku juga,

tapi kami meletakannya di peti mati.

Serius?

Kerja bagus, Rie! Ya!

Hore!

Ayo pergi!

Kenapa Rie bergaul dengan pecundang itu?

Ada mobil lewat, memercikkan air padamu.

Kau akan bilang apa?

Apa itu? Surat cinta?

Bukan urusanmu.

Apa ini?

Astaga.

Ada yang mencuri uang untuk festival sekolah kita.

Ada di sini.

Kau menyimpankannya, 'kan?

Kukira ini hilang, dan aku panik.

- Terima kasih. - Bukan apa-apa.

Terima kasih!

Apa?

Apa ada masalah?

Terima kasih sudah menunggu.

Ini tak kebanyakan?

Tak apa. Toh, hari ini akan diulang.

Benar.

Oh, ya, Rumiko.

Pengendara motor yang mengantarmu tiap pagi itu pacarmu?

Yah... Kurasa begitu.

Mahasiswa?

Bukan.

Pekerjaannya kepala bar.

Sudah bekerja?

Jangan keras-keras.

Namun, sebenarnya, aku merasa dia selingkuh.

Jadi, aku intip ponselnya.

Ternyata aku yang selingkuhan!

Hei, tertawalah.

Kuambil ini.

Apa?

- Kau tak makan, 'kan? - Makan.

- Maka tertawalah. - Hei!

Ayolah!

Boleh minta?

Aku ambil ini.

Tidak boleh.

Selesai!

Asuka.

Kau manis sekali!

Kau hebat, Rie.

Ya, aku tahu.

Ia menuju kemari.

- Sekarang apa? - Merunduk.

Apa?

- Di mana si Gadis Merah? - Kurasa sudah pergi.

Syukurlah.

Asuka, ternyata kau pemberani.

Maaf.

Tidak, kau menyelamatkan kami. Terima kasih.

Apa?

Bercanda!

Ayolah.

Jangan lakukan itu.

Kukira aku akan mati.

Menyenangkan sekali bersama kalian.

Apa? Kau selalu tampak bahagia, dikelilingi teman-temanmu.

Ya, tapi...

Baiklah, sepertinya yang perempuan bisa datang.

- Baiklah. - Bagaimana dengan Atsushi?

Dia membaca pesanku, tapi...

Dia sudah lama tak datang ke sekolah.

Kalian satu SMP.

Tahu sesuatu, Takahiro?

Ya...

Dia pemain bola basket yang sangat berbakat saat SMP.

Dia direkrut oleh SMA Keiwa dan memutuskan ke sana.

Namun, sebelum kami lulus, dia mengalami cedera kaki parah.

Jadi, begitulah dia berakhir di sekolah kita.

Dokternya bilang dia seharusnya sudah bisa berlari,

tapi dia berhenti main bola basket.

- Kasus yang mengawali semuanya? - Ya.

Aku membaca soal Mencari Mayat

dan menemukan tautan ke kasus pembunuhan sungguhan.

Shota membuatkan kita salinannya.

Tiga puluh tahun lalu, ada pembunuhan dan mutilasi di dekat sekolah ini.

Mutilasi?

Serius?

Namun, di sini tertulis, hanya kepalanya yang tak ditemukan.

Gadis ini korbannya?

Miko Onoyama, delapan tahun.

Gadis Merah juga tampak seusia itu.

MIKO ONOYAMA (USIA: DELAPAN)

Ada apa, Asuka?

Foto itu tampak seolah-olah...

Apa?

Kau memanggilnya dengan nama depan?

Tunggu, apa kalian...

Aku mengenalnya sejak TK.

- Apa? - Apa?

Benarkah?

Kau tak menceritakannya, Asuka!

- Di taman hiburan bersama keluarganya... - Jangan cerita itu!

Jangan marah.

Anak-Anak.

Diamlah di perpustakaan.

Maaf.

Apa ini...

kegiatan klub atau semacamnya?

Bukan.

Kami berteman.

Apa-apaan dia?

Aku menggambar denah sekolah.

Ini. Lihat!

Ini mengesankan, Shota.

Ini sangat kuno.

Jika semua anggota tubuhnya ada di sekolah,

kita harus bekerja sama untuk menemukannya secara efisien.

Tolong gunakan ini untuk menandai ruang yang sudah kita periksa.

Apa yang akan kita lakukan setelah menandainya?

Aku menyebutnya...

Operasi Rock-n-roller!

Kau selalu begini?

Apa-apaan itu?

Ini operasi menyisir gaya rock-n-roll.

Berdasarkan pengalaman kita sejauh ini,

aku yakin si Gadis Merah merespons suara yang kita buat.

Dengan itu...

Kita akan mainkan musik dengan volume penuh di seluruh sekolah.

Jika kita membuatnya sulit mendengar suara,

ia akan kesulitan melacak kita.

Selain itu, jika kita nyalakan lampu juga,

si Gadis Merah pasti akan tertarik ke cahaya dan datang.

Gadis Merah!

Ayo tangkap kami!

Kami akan menghadapimu!

Aku akan mengulur waktu sebanyak mungkin.

Sementara itu, berpencar dan temukan anggota tubuhnya.

- Baik. - Dimengerti.

Takahiro, Gadis Merah menuju ke gimnasium.

Dimengerti.

Ia baru masuk.

Shota, akan kulempar abdomennya ke luar jendela.

Bawa ke kapel.

Baiklah.

Kita akan fokus di lantai empat hari ini.

Anak-Anak.

Diamlah di perpustakaan.

- Baik. - Ya, Pak.

Maaf.

Apa ini kegiatan klub atau semacamnya?

Kami sedang mengerjakan Mencari Mayat.

Tak apa-apa, dia akan lupa besok.

Kenapa kau bilang begitu? Tak boleh?

- Tidak. - Mengapa?

Bukankah jelas?

Dia akan lupa. Jadi, siapa peduli?

- Itu Rumiko! - Aku segera ke sana.

Aku di aula lantai satu. Aku perlu ke sana?

Tunggu di sana.

Jangan, Asuka!

Gadis Merah ada di luar jendela!

Asuka!

Shota, aku menuju lantai satu.

Aku punya kaki kirinya. Ambil dan bawakan ke kapel.

Shota.

Yang benar saja!

Sialan.

Apa malam ini gagal lagi?

Kau terlambat, Bodoh.

Sampai kapan kau mau merajuk?

Diam.

Ia datang.

Berikan kepadaku.

Aku suka pantai!

Ya!

Hei.

Aku terkejut kau masih bugar, padahal jarang keluar kamar.

Diam. Kau tampak putus asa kemarin.

Hei!

Ini, lima juta yen.

Terima kasih!

Ini.

Baiklah, hanya tersisa kepalanya.

- Bersulang! - Bersulang!

Itu dimulai dengan hal kecil.

Di tahun pertama, aku kena flu dan melewatkan pertandingan renang.

Lalu, seseorang memulai rumor bahwa aku memalsukannya untuk menghindar.

Saat aku pulih dan pergi ke sekolah,

tak ada yang mau bicara denganku lagi.

Tiba-tiba saja...

aku menjadi tak terlihat bagi semua orang.

Aku hendak bertahan sampai lulus.

Aku tak keberatan sendirian.

Maaf.

Apa?

Kau sangat menderita, Asuka,

dan aku tak tahu.

Nona-Nona, kalian sedang apa?

- Tunggu. - Takahiro.

Lihat.

Kami sedang membuat barbeku di sana.

- Ayo minum. - Ada apa ini?

Apa?

Jangan turut campur.

Hei, gadis ini juga manis.

Hei, hentikan.

Jangan sentuh dia.

- Hei. - Ayolah, hentikan!

Hei, kalian mau dihajar?

- Apa? - Bagi kami...

Setiap malam adalah hidup atau mati...

Diam! Kau mau mati?

Apa-apaan ini?

Hei, dasar...

- Rasakan! - Ayo!

Hei!

Hentikan!

Lepaskan!

Dingin!

Lari!

- Rie! - Asuka!

Ini seperti film!

Andai kita tak ke sekolah saat malam.

Namun, jika bukan karena itu,

kita tak akan duduk di sini bersama.

Benar.

Kenapa kita berenam dipilih?

Entahlah.

- Jadi, kita tak bisa menemukan kepalanya? - Ya.

Kita berpencar dan mencari ke mana-mana, tapi tak berhasil.

Ini tempat gadis itu dibunuh.

Tak diragukan lagi.

Pasti ada petunjuk di sini.

Kita harus apa?

Ayo terus maju.

Silakan.

Apa itu?

Gadis Merah membawa boneka itu.

Gadis ini sakit dan tak bisa ke sekolah.

AKU, EMILY, PAPA, MAMA

Setiap hari, dia dirawat di sini.

AKU

Jadi, boneka itu satu-satunya temannya.

AKU, EMILY

Emily.

Dia sangat menyayangi bonekanya, Emily.

Hei, bukankah dinding ini mencurigakan?

Siap?

Mungkinkah kepalanya ada di dalam?

- Hentikan. - Itu tak lucu.

Akan kita buka?

Kita sudah sejauh ini. Kita tak bisa mundur.

Benar.

Apa ini boneka Emily?

Apa itu darah gadis itu saat dia dibunuh?

Apa itu tadi?

Emily hilang.

- Kenapa? - Entahlah!

Ayo pergi dari sini!

Tak bisa dibuka!

- Tarik! - Cepat!

Astaga! Ada yang menjeratku!

Tolong!

Dasar bodoh, sedang apa kau?

Ayo.

Boneka apa itu?

Itu hilang begitu saja.

Itu karena kau takut dan berteriak!

Jadi, itu salahku?

Ayo, kita kembali saja.

Di lantai dua juga tak ada.

Kuberi tahu, itu tak ada di kapel.

Kupikir itu tepat di depan mata kita.

Mungkin kita harus cari di tempat lain.

Bukankah ada yang aneh?

Apa?

Gadis Merah tak pernah selama ini untuk muncul.

Apa?

Apa itu?

Tak ada orang.

Di sana.

Gadis Merah!

Apa itu?

Emily si boneka?

Cepat.

Ayo lari ke atas.

Ayo bakar ini.

Apa itu?

Aku tak tahu.

Mundur!

Jangan bilang Gadis Merah dan Emily...

Takahiro.

Entah ada di mana.

- Apa? - Wah.

Apa? Kucing?

Akan kukejar dan mengeluh.

- Ya, begitulah dirimu. - Apa maksudnya?

- Artinya kau tak mau dicampakkan. - Dia tak ada di sini!

Nama Rie hilang.

Satu meja juga hilang.

Anak-Anak, ayo duduk.

Kita pilih anggota panitia!

Jika tak ada sukarelawan...

- Kenapa Sawada? - ...kita akan adakan undian wajib.

Hei, kenapa kau mengambil alih?

Rie ketua kelas.

- Apa? - Siapa Rie?

Apa?

Hei, ada yang melihat Rie?

- Atsushi! - Hei!

Apa maksudmu Rie hilang?

Kami tak tahu!

Entah kenapa, hari ini berbeda!

Semalam, Rie...

Ada apa?

Dia dimakan oleh Emily.

Apa maksudmu?

Mungkin keberadaan kita dihapus saat monster itu memakan kita.

Kau serius?

Bagaimana ini?

Tak ada pilihan. Malam tetap akan tiba.

- Namun, jika kita semua dimakan... - Hentikan!

Aku tak tahan lagi.

Kita semua akan terhapus!

Kantong plastik apa itu?

Ini terlindas di depan sekolah pagi ini.

Pak Yashiro, Bapak tahu tentang Mencari Mayat?

Apa?

Kenapa kau menanyakan itu?

Setiap kali kami meneliti Mencari Mayat,

Bapak selalu mengawasi kami.

Pak Yashiro.

Aku...

tahu pot ini akan jatuh.

Tolong ceritakan tentang Mencari Mayat.

Bapak mungkin masih SMA saat melakukan Mencari Mayat.

Bapak tak yakin?

Bapak sudah lupa.

Apa?

Sampai Bapak menemukan buku ini.

Bapak merasa...

punya teman dekat di SMA yang menghabiskan waktu bersama.

STUDI KOMPARATIF BUDAYA OKULTISME MENGURAI PENCARIAN MAYAT SELURUH DUNIA

Bapak terus memikirkan ini.

Nama gadis ini...

Dia murid kelas lain dan Bapak tak pernah bicara dengannya.

KELAS 3-A YUKO SHIRAISHI

Namun...

Namun, dia sangat berarti bagi Bapak.

Bapak yakin begitu.

Kini, Bapak bahkan tak ingat perasaan Bapak.

Setelah Mencari Mayat berakhir,

ingatan kita hilang.

Lalu...

Teman-teman Bapak saat Mencari Mayat...

Bapak tak ingat.

Tak mungkin.

Kenapa Gadis Merah berubah menjadi monster itu?

Mungkin kita merusak segel boneka itu saat kita di rumah itu.

Kita harus menghindari monster itu dan menemukan kepalanya.

Sial, di mana itu disembunyikan?

Kita sudah memeriksa setiap jengkal sekolah.

STUDI KOMPARATIF BUDAYA OKULTISME MENGURAI PENCARIAN MAYAT SELURUH DUNIA

Belum pulang?

Takahiro.

Kau baik-baik saja?

Sejujurnya...

aku takut.

Ini mungkin hari

kita semua lenyap.

Jangan pesimistis sebelum kita mencoba.

Lagi pula, aku juga selalu begitu.

Apa?

Rekrutan dari SMA Keiwa.

Kubilang, aku tak tertarik menjadi profesional.

Sejujurnya...

aku takut akan gagal saat itu menjadi serius.

Aku selalu menyerah sebelum mencobanya.

Payah, 'kan?

Namun...

aku muak berlari.

Asuka.

Aku berjanji akan melindungimu.

Jadi, jangan khawatir.

Setelah Mencari Mayat berakhir,

esok yang sebenarnya akan tiba.

Jika esok yang sebenarnya tiba...

aku akan kembali...

menjadi tak terlihat bagi semua orang.

Bahkan bagimu.

Kenapa kau bilang begitu?

Bahkan jika...

kau lenyap besok...

aku akan menemukanmu.

Takahiro.

Ini mewakili janji itu.

SMA AKADEMI ACACIA

Aku akan menemukanmu.

Mungkin kepalanya ada di dalam boneka itu.

Kenapa kau berpikir begitu?

Aku melihat sesuatu di kolam.

Kepala Emily tenggelam lebih dahulu.

Itu artinya

yang kita butuhkan mungkin ada di dalam kepala monster itu sekarang?

Asuka, itu cocok untukmu.

Aku yakin Rie akan kembali setelah Mencari Mayat berakhir.

Aku...

Kurasa aku tahu kenapa kita berenam terpilih.

Kenapa?

Monster itu...

adalah cerminan kesepian...

dari kehampaan di hati kita.

Cerminan kesepian...

Kalau begitu...

kita harus mengalahkannya sendiri.

Aku melihat kalian

terus bangkit bahkan setelah gagal malam demi malam.

Aku merasa bodoh

karena merajuk hanya karena satu kali kemunduran.

Bodoh.

Diam.

- Ia di sini! - Ia datang!

Ayo hentikan monster itu dan keluarkan kepalanya.

Ingat, jangan sampai dimakan.

Lepaskan dia!

Shota!

Atsushi!

Atsushi, cepat!

Asuka!

Rumiko.

Asuka!

Asuka!

Bangunlah.

Asuka!

Dasar berengsek!

Rumiko.

Asuka! Kabelnya!

Atsushi.

Sialan!

Ini...

Ini dia.

Semua sudah berakhir.

Ya.

Bawa ini ke peti mati.

Takahiro!

Takahiro!

Takahiro, bangun!

Asuka.

Takahiro.

Tak apa-apa.

Kita akan bertemu lagi.

Kesepian? Lalu kenapa?

Aku tak akan kalah darimu.

Rie. Rumiko. Shota.

Atsushi. Takahiro.

Tak akan kubiarkan kau renggut mereka.

Aku akhirnya mulai berharap...

esok tiba.

Tak akan kubiarkan kau merenggut teman-temanku!

Kau tak sendirian lagi.

Tak apa-apa.

Kau pasti akan ditemukan.

TANGGAL 6 JULI, RABU

Saat renovasi di kapel di sekolah swasta Akademi Acacia,

seorang pekerja konstruksi melaporkan temuan tengkorak manusia...

- Bukankah itu sekolahmu? - ...di sumur di halaman sekolah.

Ya, benar.

- Menurut polisi... - Astaga, menakutkan.

...itu mayat anak usia sekolah dasar.

Ini ayam goreng dan telur dadar gulung keju.

Ayam gorengnya terlalu banyak. Bagikan ke temanmu.

Terima kasih.

Selamat pagi.

Hujan deras, ya?

Menjijikkan!

Kenapa tak pakai sepatumu?

Hei, Shota.

Tak ada yang mengajukan diri. Jadi, kita undi agar adil.

Apa?

Baik, tolong ambil satu dari kotak.

Ini menyebalkan.

KOTAK UNDIAN

Kiyomiya.

Aku diberi tahu, kehadiranku terlalu rendah.

Siapa dia?

Bisa ambil dari kotak ini?

Apa?

Anggota panitia festival sekolah,

mohon berkumpul di ruang panitia sepulang sekolah di lantai dua kapel.

KAU TERPILIH

- Rapat sepulang sekolah menyebalkan. - Kafe di dekat stasiun kereta? Baik.

Aku tak tertarik dengan festival sekolah.

- Siapa peduli? - Ini tiap minggu?

Sepertinya setiap Rabu dan Jumat.

Kita dapat selebaran, 'kan?

Tidak.

Ya, dapat...

Apa?

Ini...

Asuka!

Dia memanggilnya dengan nama depannya?

Aku menemukanmu.

Asuka.

PANITIA FESTIVAL SEKOLAH 2-G

GADIS KELAS DUA DIBUNUH SECARA BRUTAL DI RUMAH LIBURAN

MAYAT TERMUTILASI DITEMUKAN

GADIS KELAS DUA DIBUNUH SECARA BRUTAL DI TAMAN HIBURAN

MIKO ONOYAMA (USIA: DELAPAN)

ASUKA MORISAKI (USIA: DELAPAN)

Terjemahan subtitle oleh Sheyla Ashari

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.