All language subtitles for Blood of Youth E34

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

♪Tarian pedang berlapis ombak jernih♪

♪Menantang angin dan hujan demi mengibarkan bendera♪

♪Embun dan salju tidak menanyakan suka dan duka♪

♪Bunga yang beterbangan memaksa memasuki gurun♪

♪Jangan menipu pemuda yang baru terjun ke dunia♪

♪Angsa pun mampu melebarkan sayap meski hanya sesaat♪

♪Tidak peduli bagaimana takdir mengatur hidup ini♪

♪Ungkapkan teka-teki dan pecahkan misteri langit♪

♪Berubah menjadi pemberani di tengah pasang surut hidup♪

♪Tidak sia-sia berkeliling dunia demi menegakkan keadilan♪

♪Hati yang sama melambangkan kekompakan dalam perjalanan panjang ini♪

♪Mengejar impian muda sekuat tenaga♪

♪Melatih kesabaran selama bertahun-tahun♪

♪Perjalanan jauh mungkin akan memberimu luka♪

♪Namun, berani mengembara baru membuat hidup terasa berharga♪

♪Dalam sekejap keteguhan hati menjadi penyemangat semasa muda♪

♪Menghapus rintangan waktu♪

♪Berusaha sekeras mungkin di mana pun♪

♪Menjadi kunci kita memulai perjalanan baru♪

[Perjalanan Para Pemuda]

[Episode 34]

Jika menghitung waktu, pada saat ini,

seharusnya perang Kota Tianqi telah dimulai.

Benar.

Tidak tahu bagaimana keadaan terkini keponakanku yang gila itu.

Menurutku, setelah dia diolok-olok khalayak umum

juga disebut pengkhianat negara,

banyak orang yang akan mengoyaknya lalu menelannya hidup-hidup.

Jika berpikiran positif,

mungkin saja dia sudah saling kenal dengan Xiao Lingchen,

lalu membantu Raja Langya membalas dendam,

siapa tahu kini dia sedang menikmati takhta.

Kelihatannya Tuan belum cukup memercayai kami.

Hati-hati!

Jinwei, apa yang kau lakukan?

Apakah kau gila?

Kalian melupakan harapan yang Guru sampaikan pada saat itu,

tapi aku masih ingat.

Hanya saja tidak disangka,

orang yang terakhir kita harapkan

merupakan sampah tidak berguna!

Sampah?

Dulu, demi keuntungan pribadi,

kalian memanfaatkan kekuasaan dan reputasi masyarakat pada ayahku

untuk memaksanya menjadi Kaisar,

sehingga menyebabkan pertikaian dan kekacauan pemerintahan.

Pada akhirnya, ayahku tewas demi kebaikan bersama.

Lalu, apakah pada akhirnya kalian tetap mengharapkanku

membantu hal licik kalian?

Nama Raja Langya memang tertulis di dalam gulungan dekret!

Seharusnya dia yang menjadi kaisar!

Benar-benar konyol.

Aku hanya pernah mendengar ada orang yang ingin menjadi kaisar,

tidak pernah mendengar ada orang yang harus menjadi kaisar.

Ayahku tidak menyukai posisi itu dan tidak menempatinya,

lalu kau bisa apa?

Aku juga tidak mau menempatinya, lalu apa yang bisa kau lakukan?

Jinwei.

Jangan bicara lagi.

Jangan membuat kesalahan lagi.

Teknik pedangku memang tidak sehebat dirimu.

Jika bukan karena Guru,

aku sudah tewas saat berusia 5 tahun.

Aku hanya ingin membantunya melakukan sesuatu.

Ada yang ingin kuberitahukan padamu.

Orang yang membunuh Jinyu

bukan aku maupun Jinyan.

Kami tidak punya kemampuan semacam itu.

Jinwei!

Jenderal.

Apa yang harus kita lakukan?

Bunuh!

Lapor!

Berhenti!

Lapor, Jenderal.

Ada pasukan militer.

Pasukan militer?

Mungkin pasukan bawah Chen Kui yang datang berkumpul.

Dengan kecepatannya,

seharusnya tiba lebih lambat.

Bukan pasukan bawah,

tapi Pasukan Kekaisaran Wangli pelindung Kota Tianqi.

Pasukan Kekaisaran Wangli?

Bersiap!

Hati-hati, Jenderal!

Benar-benar Pasukan Kekaisaran Wangli.

Mengapa mereka bisa muncul di sini?

Paman Cheng pasti sangat bingung.

Mengapa kini saat ayahku melawan Kota Tianqi,

aku membawa Pasukan Kekaisaran Wangli dan malah muncul di sini

untuk menghadang pasukan atas dan pasukan bawah?

Terkadang jika melayani orang yang terlalu hebat,

konselor sepertiku juga kurang berguna.

Tadinya aku masih sedikit khawatir.

Namun, saat melihat mereka yang ketakutan,

kini aku bertambah percaya diri.

Kelihatannya Xiao Se berhasil memainkan catur Pembalik Mustahil itu.

Putra dari Lei Mengsha, Mantan Jenderal Besar Pengukuh Negara

dari Delapan Pilar Negara Beili, Lei Wujie,

memohon

seluruh pasukan mundur!

♪Menatap jurang tidak berujung di bawahmu♪

Xiao Lingchen, putra dari Xiao Ruofeng,

mantan pelindung Ibu Kota Beili Komandan Pasukan Langya,

memohon seluruh pasukan mundur!

♪Tetap nekat dan terus maju♪

♪Degup jantung yang tidak tertahankan♪

♪Berubah mengikuti napas♪

♪Selanjutnya, mari mulai membara♪

Putra Kaisar Mingde,

murid militer di bawah Raja Langya, Xiao Ruofeng,

Pangeran Yong'an, Xiao Chuhe, memohon seluruh pasukan mundur!

Namun, mereka semua sudah tewas!

Pasukan pelindung Ibu Kota Beili

dari prajurit pakaian perak telah tewas semua!

Hanya tersisa aku, Jenderal Besar Perisai Emas!

Chuhe.

Hadir.

Sampaikan titah.

Dari mana asal titahnya?

Aku yang katakan,

kau yang umumkan.

Baik, Ayahanda.

Tahun Kekaisaran Mingde ke-16.

Dalam kasus pemberontakan Raja Langya,

Tahun Kekaisaran Mingde ke-16.

Dalam kasus pemberontakan Raja Langya,

Akulah yang telah salah menilai.

Ayahanda, apakah Ayahanda ingin mendakwa diri sendiri?

Umumkan!

Akulah yang telah salah menilai.

Xiao Ruofeng, Raja Langya,

berusaha keras demi rakyat dan negara,

tapi malah dicelakai orang licik.

Xiao Ruofeng, Raja Langya,

berusaha keras demi rakyat dan negara,

tapi malah dicelakai orang licik.

Kini, orang licik tersebut

telah mendapat hukumannya.

Kasus lama mendapat pengadilan,

dia diberikan gelar anumerta Da,

dimasukkan kembali ke Kuil Kekaisaran,

dupa untuknya akan menyala 10 tahun tanpa terputus.

Kini, orang licik tersebut telah mendapat hukumannya.

Kasus lama mendapat pengadilan,

dia diberikan gelar anumerta Da,

dimasukkan kembali ke Kuil Kekaisaran,

dupa untuknya akan menyala 10 tahun tanpa terputus.

Putranya,

Xiao Lingchen,

meneruskan posisinya

sebagai Raja Langya,

dianugerahkan gelar Jenderal Xuanwu,

diperbolehkan memanggil kembali pasukan lama Langya

serta memegang kekuasaan pasukan sendiri, di luar Tiga Pasukan!

Putranya, Xiao Lingchen,

meneruskan posisinya

sebagai Raja Langya,

dianugerahkan gelar Jenderal Xuanwu,

diperbolehkan memanggil kembali pasukan lama Langya

serta memegang kekuasaan pasukan sendiri, di luar Tiga Pasukan!

Aku

mendengarkan tuduhan tanpa fakta

salah membunuh adik kesayanganku,

penyesalan ini tidak terhingga.

Setiap tiga hari,

aku akan sembahyang untuknya di Kuil Kekaisaran

hingga akhir dari kehidupanku.

Aku

mendengarkan tuduhan tanpa fakta salah membunuh adik kesayanganku,

penyesalan ini tidak terhingga.

Setiap tiga hari,

aku akan sembahyang untuknya di Kuil Kekaisaran

hingga akhir dari kehidupanku.

Aku menerima titah!

Ayahku,

Xiao Ruofeng sang Raja Langya,

menewaskan dirinya sendiri demi menghentikan kekacauan negara.

Pada malam kekacauan Kota Tianqi kala itu,

ayahku yang merencanakannya sendiri!

Demi kedamaian negara, ayahku melepas kemuliaan dirinya

lalu bunuh diri dalam pengadilan untuk mendamaikan dunia!

Kalian sebagai prajurit ayahku, tidak mendengarkan perintah Jenderal,

bahkan malah menyerang Ibu Kota untuk mengacaukan dunia!

Apakah masih pantas disebut sebagai Pasukan Langya?

Jenderal Besar!

Mengapa kau begitu tidak ingin menjadi Kaisar?

Kaisar!

Ayahanda!

Kaisar!

Ayahanda!

Ayahanda!

Ayahanda!

Ayahanda!

[Pada musim semi Tahun Mingde ke-22, Kaisar Mingde mengakui]

[bahwa kasus pemberontakan Raja Langya diakhiri dengan penilaian yang salah.]

[Dia mengumumkan pengakuan kesalahan diri untuk memulihkan nama baik Raja Langya.]

[Ye Xiaoying, Jenderal Besar Perisai Emas memimpin pasukan ke Kota Tianqi.]

[Zhuo Xin dan Jinwei telah diadili.]

[Jinyan menghilang.]

[Kemudian, dalam sejarah, hari ini tercatat sebagai Pemberontakan Pasukan Langya.]

Ayah.

Sudahlah.

Tidak perlu mengatakan apa pun.

Kali ini,

aku yang kalah dari bocah-bocah itu.

Sebenarnya pada saat itu, dengan temperamenku ini,

aku bisa saja meratakan istana lalu membunuhnya hingga tuntas.

Meskipun Ayah pemberani, tapi tidaklah kejam.

Xiao Se telah menyadarinya sejak awal.

Benar.

Aku melihat kekuatan prajurit.

Anak itu meneliti hati orang lain.

Dengan 200.000 prajuritku,

mereka dikalahkan begitu saja oleh beberapa bocah tengik

juga pengakuan kesalahan Kaisar yang aneh itu.

Xiao Se berkata jika saat itu Ayah tidak mundur,

kini yang berkibar di Kota Tianqi

bukan lagi bendera Burung Batara milik Keluarga Kekaisaran Xiao,

melainkan bendera Pasukan Yezi.

Benar.

Saat itu, sembari menggenggam pedang, aku sedang berpikir,

bagaimana jika

aku membunuh semua orang bermarga Xiao itu

lalu aku menjadi kaisar?

Namun, ayahmu ini hanya ahli dalam membunuh orang,

mana bisa menjadi kaisar?

Jadi, ya sudahlah.

Apalagi pada saat itu

Raja sendiri yang membuat dirinya sendiri tewas.

Jadi, aku semakin

tidak memiliki alasan untuk dendam.

Ayah.

Putriku.

Ayahmu sudah tua.

Dulu,

saudara yang ikut bertarung bersamaku di Kota Tianqi

juga telah tiada.

Selama ini,

aku juga bertahan karena tujuan ini.

Kini juga sudah lenyap.

Lenyap sudah.

Sudahlah.

Jangan bicarakan ini lagi.

Putriku.

Bagaimana kondisimu?

Penyakitku sudah tidak kambuh sejak lama.

Aku tanya Penasihat Istana,

katanya, energi murni yang ditinggalkan orang hebat dari Gunung Dewi Asing

telah melindungi nadi jantungku dan menjamin 10 tahun kesehatanku.

Setelah 10 tahun, orang hebat tersebut akan terbangun.

lalu aku akan pergi ke tempat tersebut lagi.

Baguslah.

Putriku.

Aku tebak

beberapa tahun ini kau pasti tidak ingin pergi dari Kota Tianqi

sebab semua temanmu ada di sini.

Benar, 'kan?

Tentang Xiao Se itu, apakah kau ingin menjadi istrinya?

Aku dan Xiao Se adalah sahabat sepermainan sejak kecil,

tidak ada hubungan semacam itu.

Ayah salah paham.

Berarti bocah keluarga Lei itu?

Aku beri tahu.

Dia berbeda dengan Kakak Pertama Lei.

Dulu, Kakak Pertama Lei cukup pandai dalam menyenangkan hati gadis.

Bocah itu terlihat bodoh.

Apa yang sebenarnya ingin Ayah katakan?

Putriku.

Ayah sedang memikirkan

siapa yang akan merawatmu setelah Ayah pergi?

Ayah mau ke mana?

Putriku yang bodoh.

Setelah terjadinya masalah ini,

kau kira ayahmu masih bisa menetap di pengadilan istana?

Kaisar Mingde tidak menyalahkanku karena dia tidak berani.

Jika aku tidak mengaku salah dan mengundurkan diri dari jabatan,

orang-orang di bawah sana akan selalu mengira

bahwa aku ingin bertempur lagi.

Mereka bahkan tidak akan bisa tidur dengan tenang.

Begini saja.

Kau bantu Ayah membuat dokumen

yang berisi bahwa aku akan pensiun.

Tentu saja tidak perlu buru-buru diserahkan.

Tunggu sampai satu bulan,

hingga orang-orang yang penuh niat jahat itu

tidak akan bisa tidur tenang selama bulan ini.

Ayah akan pergi ke Gunung Fengxi?

Benar.

Ibumu dimakamkan di sana.

- Salam, Ayahanda. - Salam, Kaisar.

Kalian sudah datang?

Kemari.

Kemarilah lagi.

Apakah masalah kali ini

didiskusikan oleh kalian berdua?

Dia memberiku sebuah tebakan,

lalu aku mempertaruhkannya.

Kita tumbuh bersama sejak kecil.

Mana mungkin tidak tahu isi pikiranku?

Jelas-jelas kau mendengarkan kalimatku itu,

sehingga dapat menjalankan pengaturan yang aneh ini,

yaitu membuka pintu untuk menyambut pasukan pemberontakan

dan mengirim Pasukan Wangli

untuk menghadang dua pasukan penyelamat?

Hanya kau yang dapat terpikirkan hal itu.

Aku tidak percaya jika dikatakan dia bukan mata-mata Pasukan Langya.

Ayahanda.

Menghadang pasukan penyelamat adalah perbuatanku seorang.

Mohon Ayahanda jangan salahkan Paman.

Aku memahami tujuanmu menghadang mereka.

Kini aku sakit keras

dan pemerintahan penuh ancaman.

Pasukan militer tentu memiliki niat memberontak.

Perbuatanmu kali ini

menghindarkan banyak masalah

dan tidak mencelakai prajurit pemberani Beili.

Bagus sekali.

Ayahanda.

Dalam dua pasukan ini, pasti ada yang bekerja sama dengannya.

Mohon Ayahanda memberi hukuman berat.

Baik.

Aku akan menyuruh Yue Li untuk menginvestigasi.

Lingchen.

Semua tutur kata dan perbuatanmu di depan aula

sangat memiliki gaya seperti ayahmu pada kala itu.

Aku hanya mengemban kehendak dari ayahku saja.

Jika aku benar-benar memberontak dan merebut posisi Kaisar,

setelah aku meninggal nanti,

ayahku pasti akan mencambukku hingga mati.

Apalagi dengan sifatku ini, tidak cocok untuk menjadi kaisar.

Lalu, sifat seperti apa yang cocok menjadi seorang kaisar?

Seperti sifat Kaisar.

Berpikir banyak, bersifat tenang,

menimbang dengan sempurna.

Ayahku terlalu bebas.

Boleh saja menjadi jenderal.

Terlalu melelahkan jika menjadi kaisar.

Jadi, dia menyerah saat itu.

Aku pun sama.

Kaisar adalah orang paling berkuasa di dunia ini.

Namun, dia juga orang yang paling tidak bebas.

Para kasim sialan itu benar salah menilai, menetapkan taruhan padaku dan ayahku.

Dulu, di antara kami kakak beradik,

satunya menjadi kaisar,

satunya menjadi jenderal.

Awalnya mengira takdir Negara Beili ada di tangan kami

dapat menjadi sejahtera.

Tidak disangka,

malah dimanfaatkan orang lain.

Aku selalu merasa bersalah atas masalah ayahmu ini.

Kaisar memang sepantasnya merasa bersalah.

Lanjutkan.

Aku sudah cukup memahami masalah ini.

Dulu, ayahku menghasilkan banyak jasa dan didukung masyarakat.

Banyak orang dalam pasukan, termasuk Jenderal Besar Ye Xiaoying

yang ingin mendorongnya untuk menjadi kaisar.

Terutama setelah kepulangannya dari kemenangan besar di Nanjue,

jalanan dipenuhi banyak bunga segar dan disambut para masyarakat.

Sudah ada banyak orang dalam pasukan yang bersiap untuk beraksi.

Kemudian ada menteri licik yang menemukan gulungan dekret waktu itu

untuk dipermasalahkan.

Kabarnya sudah diskusi diam-diam dengan banyak pimpinan dalam pasukan,

hanya menunggu waktu yang tepat

untuk membuat ayahku memakai jubah naga.

Akhirnya, ayahku rela mati

dan memilih menyalahkan dirinya demi kedamaian pemerintahan.

Namun, mengapa Kaisar

hanya diam saja sejak awal hingga akhir?

Aku paham.

Ini adalah kesamaan pemahaman antara kalian berdua.

Kaisar memahami rencananya, dia memahami isi pikiranmu.

Namun, pada tahun itu,

sebenarnya masih ada cara kedua.

Kalian bisa mencari menteri-menteri yang hendak memberontak itu

lalu membunuh semuanya.

Kau dan ayahku bisa memberitahukan pada dunia dengan tegas.

Benar.

Nama dalam gulungan dekret merupakan Xiao Ruofeng.

Namun, lalu mengapa?

Kaisar tetaplah Xiao Ruojin.

Raja Langya tetaplah Xiao Ruofeng!

Ini pilihan yang kalian berdua buat, tidak ada yang bisa mengubahnya,

baik gulungan dekret maupun semua orang di dunia tidak akan bisa mengubahnya.

Namun, mengapa Kaisar tidak bisa melakukannya?

Sebab, jika berbuat seperti itu berisiko.

Jika melakukannya, posisi kaisarmu tidak akan aman,

ia dapat sangat memengaruhi kedamaian Kota Tianqi.

Para raja yang kalah dalam perebutan takhta

dapat menyerang Tianqi kapan pun.

Menteri-menteri yang tidak setuju pada Kaisar pun akan beraksi.

Kaisar.

Apakah kata-kataku benar?

Benar.

Semua yang kau katakan itu benar.

Jadi, selama ini

aku selalu merasa bersalah.

Aku bisa membohongi diriku sendiri,

lalu berkata bahwa ini pilihan Ruofeng.

Aku juga bisa berkata pada diriku sendiri

bahwa suatu hari nanti

aku akan membersihkan nama baik Ruofeng,

lalu membuatkan papan sembahyang baru di Kuil Kekaisaran untuknya.

Namun, hingga pada saat kalian

masuk ke dalam Istana,

aku

masih saja belum pernah melakukan hal ini.

Ayahku

selalu mengingat janjinya dengan Kaisar pada saat masih muda.

Namun, pada akhirnya,

Kaisar malah melupakannya.

Aku tidak tahu

apa yang ingin Kaisar bicarakan dengan memanggilku kemari.

Namun, semua ini adalah yang ingin aku katakan.

Yang ingin aku dengar

juga bukan semacam kata-kata penyesalan.

Jika tidak ada hal lain yang ingin Kaisar sampaikan,

maka aku permisi.

Aku memahami rencana ayahku.

Namun, tidak berarti aku dapat memaafkan masalah ini.

Aku kehilangan orang terdekatku.

Apa pun alasan terjadinya masalah ini, aku tidak mampu memaafkannya,

baik ditawari harta maupun kekuasaan, bahkan posisi kaisar sekalipun.

Aku datang hari ini

bukan untuk bernostalgia maupun meminta tanda jasa.

Hanya saja selama ini

banyak kata-kata terpendam di hati yang tidak puas jika tidak dikatakan!

Aku tidak mampu membicarakannya dengan orang-orang dunia,

hanya dapat membicarakannya dengan Kaisar.

Mohon Kaisar dapat memaklumi.

Aku paham.

Aku masih ingin menanyakanmu satu hal.

Pada kali ini,

bagaimana aku harus memilih?

Kaisar.

Sebenarnya mudah saja.

Siapa pangeran yang paling Kaisar benci, berikanlah posisi kaisar padanya.

Posisi kaisar ini ditakdirkan untuk menjadi kesepian,

tidak enak jika diduduki.

Aku benar-benar

tidak menyangka jawaban ini.

Kau juga telah mendengar ucapan Lingchen.

Masalah di masa lalu

sesuai seperti yang dia katakan.

Aku mengerti.

Saat itu,

aku takut para menteri itu menargetkanmu lagi.

Jadi, aku tega

mengusirmu ke luar Kota Tianqi.

Kau jangan menyalahkanku, ya.

Justru karena inilah

aku mengenal banyak teman.

Ini semua

barulah teman yang pantas menjadi sandaranmu.

Seperti aku yang pada saat itu bersandar pada Ruofeng.

Selama ini,

aku terus memikirkan

sorot mata Ruofeng saat menatapku di pengadilan saat itu.

Kau tebak.

Apa yang aku lihat?

Hari itu aku tidak ada di tempat.

Namun, aku menebak Ayahanda melihat kekecewaan di matanya.

Dia adalah pahlawan sakti

bagi masyarakat.

Dia adalah pahlawan suci bagi para menteri.

Namun, pada saat aku memerintahkan untuk memenggalnya,

dia pastilah

sangat kecewa

terhadap kakaknya ini.

Ayahanda.

Katakan.

Aku juga ingin menanyakan

tentang sesuatu.

Namun, takutnya setelah dikatakan,

Ayahanda akan sedih.

Katakanlah.

Hari ini aku memanggil kalian karena ingin kalian membicarakan

masalah pada tahun itu.

Katakanlah.

Aku sedang berpikir,

apakah keadaan pada saat itu benar-benar memaksa?

Sejak Raja Langya difitnah dan dipenjara,

hingga dia dipenggal,

bukankah waktu terjadinya semua hal ini terlalu cepat?

Jika tidak memenggalnya sungguh dapat memicu pemberontakan,

apakah pemberontakan itu benar-benar dapat meledak dengan mudah?

Jika memang begitu,

mengapa orang-orang itu membiarkan Raja Langya dibunuh?

Kau membicarakan semua hal

yang tidak berani dibicarakan Lingchen.

Chuhe.

Kau sangat hebat.

Selama ini, kau tidak berubah sedikit pun.

Benar.

Aku membunuhnya dengan cepat

karena aku takut.

Sebenarnya tidak ada banyak alasan.

Karena pada saat itu,

aku menjadi orang yang diikat di kursi kaisar ini.

Kau paham?

Terima kasih pada Ayahanda

yang telah menjelaskan keingintahuanku.

Aku permisi.

Aku

juga amat kecewa pada diri sendiri.

[Kediaman Pangeran Chi]

Kali ini benar-benar kalah telak.

Benar-benar telak.

Pangeran.

Tadinya aku berpikir

setelah kali ini, dunia pasti akan kacau balau.

Pada akhirnya gagal semuanya, kita hanya dapat menunggu keberhasilan.

Namun, pada akhirnya, baik Kota Tianqi maupun Pasukan Langya,

semuanya aman sentosa.

Konyol.

Konyol.

Aku yang salah perkiraan.

Tidak.

Bukan karena Xiao Lingchen,

melainkan karena Xiao Chuhe.

Dia menyuruh Pasukan Wangli meninggalkan Kota Tianqi

untuk menghadang dua pasukan penyelamat, pasukan atas dan bawah.

Aku baru menerima surat dari Pasukan Luocheng.

Katanya sosok pakaian hijau yang memimpin pasukan

merupakan Ye Ruoyi, putri Ye Xiaoying.

Mereka mengira Ye Xiaoying yang mengirim Ye Ruoyi.

Karena permainan catur yang dimainkan Xiao Chuhe inilah

yang membuat semua pasukanku gagal total.

Pangeran.

Sudahlah jika sudah kalah.

Namun, setelah perseteruan ini, ada beberapa hal yang tetap ada.

Maksudmu daftar nama ratusan pejabat?

[Pondok Xueluo]

Tadinya mengira masalah ini akhirnya selesai.

Namun, setelah selesai mendengar semua hal,

ada satu benda amat penting yang dibawa kabur.

Daftar nama yang dipegang Jinyan?

Kasim Jinyan memegang

daftar nama semua pejabat pemerintahan yang terlibat di Pemberontakan Langya.

Namun, ini juga alasan

mengapa Xiao Lingchen dapat memimpin 200.000 prajurit ke Tianqi dengan lancar.

Jika punya daftar nama ini,

berarti telah mengunci mulut para pejabat pemerintahan itu.

Bagaimana jika kita merebutnya?

Aku lihat suasana hatimu belakangan ini cukup baik,

bahkan sudah bisa bercanda.

Lagi pula satu masalah hati telah terselesaikan.

Namun, aku tidak bercanda dalam hal ini.

Jika Xiao Yu mendapatkan daftar nama ini, dia pasti akan membuat kehebohan lagi

dengan memanfaatkan daftar nama ini

untuk mengancam para pejabat itu melakukan sesuatu untuknya.

Dia tidak boleh mendapatkannya.

Kini, seluruh Kota Tianqi tengah siaga.

Jinyan tidak bisa kabur, maka harus mencari tempat sembunyi.

Menurutmu, dia akan sembunyi di mana?

Jangan-jangan...

Dia akan pergi menemui

satu-satunya orang yang memedulikan nyawanya di Kota Tianqi ini.

Aku ingin memberitahumu sesuatu.

Yang membunuh Jinyu

bukan aku,

juga bukan Jinyan.

Kami tidak punya kemampuan seperti itu.

Kau sedang menyalin kitab suci?

Demi Jinyu, kau sungguh berniat juga.

Mengapa kau menyalin dua kali?

Satunya lagi untuk Jinwei.

Jinwei adalah saudara kita.

Sudah sepantasnya.

Saat kecil, aku jarang bersama kalian.

Sedangkan Jinyan selalu mengikuti Kasim Zhuo Xin.

Sebenarnya, kau, Jinyu dan Jinwei

tumbuh bersama-sama, 'kan?

Sebab itu aku ingin membalas dendam mereka!

Kematian Jinyu memang janggal.

Dendamnya boleh dibalaskan.

Sedangkan Jinwei tewas akibat pemberontakan.

Kau akan balas dendam pada siapa?

Pasukan Langya dapat masuk ke Kota Tianqi dengan lancar,

sepertinya mereka sendiri juga tidak menyangka.

Semua di balik segalanya ini,

aku selalu merasa ada sepasang tangan

yang mendorong perkembangan ini.

Jinwei dan lainnya

hanyalah bidaknya saja.

Jinwei juga bukan orang yang punya ambisi.

Dia hanya ingin mewujudkan harapan Guru.

Namun, ada satu orang

yang pasti bukan saudara kita.

Maksudmu Jinyan?

Benar.

Dia harus mati.

Jika dia datang menemuimu,

biarkan dia tetap tinggal lalu beri tahu aku.

Namun, jika kau tidak melakukannya,

kelak hanya tersisa kau seorang dari Lima Kepala Kasim.

Kau sedang mengancamku?

Tidak, bukan mengancammu.

Aku hanya takut kau melakukan hal bodoh.

Kepala Kasim.

Kau juga terlibat dalam perebutan takhta kali ini.

Kau mendukung Pangeran Chi?

Lalu mengapa?

Namun, seharusnya Lima Kepala Kasim hanya setia pada Kaisar Mingde seorang.

Kau tahu mengapa Guru dan lainnya

tidak berkata apa pun saat Raja Langya menghancurkan gulungan dekret?

Mereka semua

sudah tunduk pada kekuasaan kaisar baru sejak awal.

Apakah kau

bisa membunuhku

seperti perkataannya?

Bisa.

Kecuali jika kau memberikan daftar namanya padaku.

Selagi aku masih menyimpan daftar nama itu,

tidak ada yang akan membunuhku.

Begitu aku menyerahkannya,

bahkan kau

juga berkemungkinan akan membunuhku.

Lalu, untuk apa kau menemuiku?

Aku sudah satu kali salah memilih.

Aku masih ingin

memilih sekali lagi.

Guru.

Pangeran Bai tiba.

Dalam Kota Tianqi ini, seharusnya tidak ada teh lain

dari teh di tempat Kasim Jinxian ini.

Pangeran terlalu memuji.

Namun, Pangeran datang kemari

bukan hanya untuk minum teh, 'kan?

Hari itu saat di Aula Tai'an, Zhuo Xin, Jinyan dan Jinwei

memakai gulungan dekret palsu untuk merencanakan pemberontakan.

Meskipun gulungan dekret telah dihancurkan,

namun, di tangan Jinyan

masih ada satu gulungan lagi.

Gulungan ini berisi tentang daftar nama ratusan pejabat.

Karena semuanya berkata gulungan dekret ini palsu,

maka daftar nama juga bisa dipalsukan.

Namun, saat itu semua orang sudah mendengarnya.

Masalah ini sudah tersebar.

Pemerintahan sangat memedulikan hal ini.

Jadi, Pangeran juga tertarik pada daftar nama itu?

Ayahanda sudah menyampaikan titah.

Mulai hari ini,

aku menggantikan Pengadilan Tertinggi untuk menyelidiki masalah ini.

Pangeran Bai pergi ke Aula Hongqing.

Kelihatannya semua sudah menebak

bahwa Kasim Jinxian adalah penolong terakhir Kasim Jinyan.

Hanya saja, sulit bicara dengan Kasim Jinxian.

Kakak ke-2 punya titah Kaisar.

Tidak ada yang tidak bisa ditemuinya di seluruh Tianqi.

Lagi pula siapa pun tidak ingin dipenjara.

Aku tidak paham akan satu hal.

Mengapa Kaisar menyerahkan masalah ini pada Pangeran Bai?

Kakak ke-2 bersifat tenang dalam bertindak.

Jika diserahkan padanya, baru dapat memuaskan yang lain.

Lalu, kita?

Kita adalah orang yang menuntaskan pemberontakan ini.

Kita?

Kita adalah komplotan Raja Langya di mata mereka.

Jika kita yang menyelidiki,

para pejabat Kota Tianqi itu pasti akan tidak tenang.

Lalu, bagaimana kita sekarang?

Karena hal ini sudah diserahkan pada Pangeran Bai,

kita sangat sulit terlibat.

Tidak bisa direbut terang-terangan.

Tadi Sekte Maha Tahu kedatangan seorang pelanggan yang unik.

Anggota Jinxian.

Jika kau begitu pintar, aku akan terlihat bodoh.

Katakanlah.

Kasim Jinxian sudah menghubungi kami.

Katanya dia akan mengantar Jinyan ke Sekte Maha Tahu

dan menyuruh kami melindunginya.

Bagus sekali.

Setelah Jinyan diantar ke Sekte Maha Tahu,

kita langsung tangkap dia.

Bukankah daftar namanya akan menjadi milik kita?

Meskipun Ji Xue teman kita,

tapi reputasi Sekte Maha Tahu selama ini tidak boleh dihancurkan begitu saja.

Pertemanan dan bisnis itu berbeda.

Lalu, kita harus bagaimana?

Tentu saja menunggu syarat yang diberikan Kasim Jinxian.

Tidak bisa terus menunggu.

Aku sudah menebak yang dibutuhkan Kasim Jinxian.

Kita harus menyiapkan terlebih dahulu.

Ruoyi.

Bagaimana keadaan d i luar?

Pengawas di luar bertambah jauh lebih banyak dari sebelumnya.

Sepanjang jalan dikepung mata-mata.

Dulu, hanya Pangeran Bai dan Pangeran Chi yang mengawasi kita.

Namun, kini setengah penduduk Kota Tianqi sedang mengawasi kita.

Musuh kita bertambah menjadi jauh lebih banyak dibanding dulu.

Bukan hanya kita yang tertarik pada daftar nama ini.

Aku yakin sekarang juga ada banyak orang yang sedang mengawasi Xiao Yu.

Musuh kita tentu juga merupakan musuh bagi mereka.

♪Berdiam diri di dalam kuil dingin♪

♪Menoleh dan menatap dunia dari kejauhan♪

♪Salju beterbangan di luar♪

♪Gejolak dinginnya bulan siapa yang mengetahuinya♪

♪Takdir yang terus bergejolak♪

♪Menyingkirkan kepungan kabut waktu♪

♪Membuat masa lalu menjadi hampa♪

♪Menanti perjalanan panjang menuju langit♪

♪Awan senja tampak mendung♪

♪Suara hati menciut seiring perubahan situasi♪

♪Aku ingin menghadap matahari♪

♪Tumbuh bagai teratai tanpa ternodai oleh lumpur♪

♪Menempuh ribuan mil, terkadang mengikuti arus♪

♪Masa muda yang berlika-liku♪

♪Pedang mengikuti ucapan, setia pada satu sama lain♪

♪Dengan ketulusan setinggi langit, tidak perlu merasa impianmu kecil♪

♪Meski banyak pertikaian namun, tetap bernyanyi dengan bahagia♪

♪Masa muda pada dasarnya indah♪

♪Para pemuda berbakat menjelajah bersama♪

♪Menegakkan keadilan hingga ke ujung dunia♪

♪Tidak akan terasa sepi selama bersama sahabat♪

♪Menempuh ribuan mil, terkadang mengikuti arus♪

♪Masa muda yang berlika-liku♪

♪Pedang mengikuti ucapan, setia pada satu sama lain♪

♪Dengan ketulusan setinggi langit, tidak perlu merasa impianmu kecil♪

♪Meski banyak pertikaian namun, tetap bernyanyi dengan bahagia♪

♪Masa muda pada dasarnya indah♪

♪Para pemuda berbakat menjelajah bersama♪

♪Menegakkan keadilan hingga ke ujung dunia♪

♪Tidak akan terasa sepi selama bersama sahabat♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.