Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Shanghai, Tahun 1928
Bangunan Dongsheng
Kau kubiarkan pergi waktu itu.
Malah ingin mati hari ini?
Siapa yang akan mati,
masih belum pasti.
Serahkan nyawamu.
Aula...
Aula Tongming.
Zhou Fang.
Aku kira kau tidak berani datang.
Mengapa kau yang datang?
Setelah bertarung denganmu,
utangku sungguh akan tuntas.
Apa lagi yang kau tunggu?
The Mob
Tiga Bulan Lalu
Lompat.
Lompat.
Ke kiri.
Lompat.
Lompat.
Kemenangan kecil bukanlah kemenangan
Kemenangan besar barulah kemenangan
Berhenti.
Nomor satu menang.
Dua banding enam.
Sudah menang.
Bertaruh lima.
Bertaruh lima.
Kakak seorang diri?
Sampai jumpa.
Cepat pergi.
Cepat, pergi.
Ayo, pergi.
Zhou Fang.
Cara Bos Zhao melayani tamu
sungguh istimewa.
Lin Hai.
Kau berani mencari masalah di tempatku?
Kau terlalu membanggakan dirimu.
Kau hanya seekor 'anjing' yang dipelihara Zheng Longde.
Lalu, kau yang dikejar oleh 'anjing' ini,
termasuk apa?
Bunuh dia.
Bunuh dia.
Aku...
Maaf sobat.
Carilah kesempatan untuk pergi.
Tidak berkaitan denganmu.
Masih ada bala bantuan?
Pukul dia juga.
Sakit.
Suruh mereka berhenti jika sakit.
Hentikan.
Semuanya hentikan.
Sakit.
Sakit.
Siapa suruh kalian menyentuhku.
Lin Hai.
Begini.
Aku akan
mengembalikan area yang kurampas dari Asosiasi Longde.
Kita berdamai.
Bagaimana?
Tidak bisa berdamai.
Kedatanganku kali ini,
memang untuk
meminta bantuan kakak.
Saudara Chuanyi.
Guanzhong mengalami kemarau selama dua tahun ini.
Kedatanganmu ke Shanghai kali ini,
pasti demi hal ini, bukan?
Silakan Anda minum teh.
Kak Zhou.
Musibah tahun ini
lebih buruk dari tahun lalu.
Asosiasi Longde kembali
bermasalah dengan Zhao Lin
karena urusan area kekuasaan.
Begini saja.
Aku pribadi akan menyumbang 20.000 yuan.
Juga memakai identitas
Ketua Area Konsesi
serta nama Rong Can sebagai ketua inspektur, untuk menyumbang
masing-masing sebanyak 20.000 yuan.
Kak Zhou.
Aku mewakili warga Guanzhong berterima kasih padamu.
Saudara Chuanyi tidak perlu begini.
Kejayaan warga
adalah tanggung jawab setiap orang.
Juga sudah seharusnya
jika aku bisa sedikit membantu saudara sekalian.
Saya tidak bisa membalas kebaikan.
Jika ada yang dibutuhkan kelak,
silakan Saudara Zhou katakan.
Kakak.
Aku pamit dulu.
Zhou.
Antarkan Saudara Chuanyi.
Silakan kemari.
Fang.
Kau semakin tidak tahu aturan.
Kemari.
Ayah, minum teh untuk meredakan emosi.
Tidak perlu.
Berantakan sekali.
Menyuruhmu kemari hari ini untuk bermain?
Hanya menyumbang saja,
untuk apa meninggikan Ketua Area Konsesi dan Rong Can?
Kau...
Sudah kukatakan berkali-kali.
Menghormati orang lain berarti menghormati diri sendiri.
Jalan di dunia bisnis ini,
disusun selangkah demi selangkah seperti ini.
Telingaku sudah sering mendengarnya.
Lihat adikmu ini.
Sudah berusia 20 tahun lebih,
hanya tahu bersenang-senang setiap hari.
Fang.
Rapat Asosiasi besok,
kau harus datang.
Aku tidak mau.
Kakak.
Baru datang sudah ingin kabur?
Membosankan.
Aku mau berkeliling.
Tidak boleh.
Yue!
Tunggu di sini.
Ikut ayah masuk nanti.
Ternyata kau adalah Tuan Muda Keluarga Zhou.
Mau apa?
Tidak bermaksud lain.
Terima kasih atas bantuanmu kemarin.
Jelas-jelas kemampuanmu hebat,
tapi malah bersiasat.
Sering kali,
keberanian tidak bisa menyelesaikan masalah.
Banyak omong.
Ini berarti kau tidak cukup kuat.
Tuan Muda Zhou Kedua pasti tidak terkalahkan.
Bisa mencariku jika ada masalah kelak.
Aku berutang padamu.
Tidak perlu.
Mengapa Zheng Longde belum tiba?
Sudah berapa lama ini?
Sudah kaya.
Dia untung banyak dari hasil menjual opium.
Jangan katakan lagi.
Arak ini...
Mobil siapa yang ada di depan?
Bisa diparkir dengan baik tidak?
Tahu aturan tidak?
Paman.
Paman.
Aku terlambat.
Seharian ini.
Tata altarnya.
Sepuluh larangan Asosiasi.
Larangan pertama, menipu guru dan membunuh leluhur.
Larangan kedua, berkomplot dan melawan negara.
Larangan ketiga, tidak setia.
Larangan keempat, mengkhianati perjanjian.
Larangan kelima, menjadi kaki tangan musuh.
Larangan keenam, meremehkan senior.
Larangan ketujuh, melakukan kriminalitas.
Larangan kedelapan, sembarangan membunuh warga.
Larangan kesembilan, bersikap tidak hormat.
Larangan kesepuluh, berkonflik internal.
Aturan adalah yang terpenting dalam dunia bisnis.
Kita melakukan usaha di luar,
perselisihan tidak terhindarkan.
Tapi, Longde,
kenapa kau menindas adik Zhao Lin
tanpa alasan yang jelas,
juga merampas area kekuasaannya?
Ini merusak aturan
dan tidak menghormati semuanya.
Zhao Lin yang mencari masalah lebih dulu.
Omong kosong.
Zheng Longde.
Kau melukai tangan adikku.
Sungguh cukup kejam.
Sudah bagus tidak dibunuh.
Dasar bocah tengik.
- Katakan lagi. - Zhao Lin.
Aku yang melanggar aturan.
Bukan urusan Paman Long.
Siapa kau?
- Kau berhak bicara? - Coba katakan lagi.
Jika demikian,
kau bersedia bertanggung jawab untuk hal ini?
Benar.
Aku tidak setuju.
Menuang teh,
harus tujuh puluh persen.
Ibarat menjadi manusia,
harus menyisakan 30 persen ruang.
Karena ada yang bertanggung jawab,
maka kita lakukan sesuai aturan.
Sebab dan akibat bersiklus.
Tidak ada yang boleh merusak aturan.
Paman Long.
Mau apa?
Karena kau tidak tega,
biar aku wakili.
Ini cukup menguntungkanmu.
Adikku kehilangan urat tangannya.
Kau bersenang-senang saja.
Aturan kesembilan dari Asosiasi.
Tidak boleh tidak hormat.
Situasi sekarang sangat kacau.
Asosiasi ini sudah bertahan lama.
Tidak boleh musnah karena konflik internal.
Saat Asosiasi baru didirikan dulu,
kita semua menetapkan sebuah aturan
untuk tidak menyentuh narkotika.
Baru berlalu tidak lama,
sudah ada yang melupakannya?
Menjual narkotika,
berarti berkomplot dengan orang Barat untuk menjerumuskan
dan mengkhianati orang Tiongkok.
Ini sudah menyentuh batasan dasar kita.
Negara bermusibah,
barang siapa yang menjual opium
demi mendapat keuntungan,
maka aku, Zhou Mingyou, tidak akan sungkan.
Hari pemilihan Ketua Asosiasi baru segera tiba.
Sebelum pemilihan,
aku tetaplah Ketua Asosiasi.
Asalkan aku masih duduk di posisi ini,
maka tidak boleh ada
obat terlarang apa pun di Shanghai ini.
Mengesalkan sekali.
Mengesalkan sekali.
Masih melarang narkoba.
Memangnya siapa dia?
Lin Zexu?
Bibi tidak bisa mengetuk pintu sebelum masuk?
Tuan Besar tidak ada.
Aku tidak tahu kau...
Aku tidak tahu Tuan Muda
akan ada di dalam.
Jika Tuan Besar tidak ada,
aku tidak boleh masuk kemari?
Ini adalah rumahku.
Aku boleh masuk ke ruangan yang mana saja.
Apa hakmu di sini...
Zhou Mingyou sudah menjadi Ketua Asosiasi selama tiga periode.
Asalkan dia ada,
aku harus berada di bawah orang lain.
Bahkan Zhao Lin sialan itu
berani melawanku sekarang.
Ayah.
Mengapa kau di sini?
Aku baru pulang.
Jadi, ingin mengenal Bibi.
Benar, 'kan?
Kau selalu bersikap santai dan tidak serius.
Aku menghabiskan banyak uang untuk membiayai sekolahmu di luar negeri.
Paman Long.
Ini.
Ayah, aku baru pulang dari luar negeri.
Tidak punya kesempatan.
Tapi, Ayah sudah berkata begini.
Bagaimana jika pusat komersial...
Jangan berharap.
Hai kehilangan sebuah jarinya karena hal ini.
Apakah kau pernah membantu?
Benar.
Putra tirimu ini paling baik.
Paman Long.
Aku sibuk akhir-akhir ini.
Yuyang baru kembali.
Bisa memberinya tempat untuk unjuk gigi.
Terima kasih, Kak Hai.
Zhang.
Tuangkan air untukku.
Turut berduka cita.
Aku akan menyelidiki faktanya.
Menegakkan keadilan bagi Ketua Asosiasi Zhou.
Terima kasih, Paman Rong.
Kami mendapat informasi.
Pelaku pembunuhan
sepertinya anggota Zhao Lin.
Pasti Zhao Lin.
Dasar berengsek.
Dia selalu membenci kakak.
Akan kubunuh dia.
Ini adalah area konsesi!
Jika harus menangkap pembunuh,
itu adalah tugasku.
Aku tidak ingin kalian gegabah,
lalu membuat kekacauan lagi.
Paman Rong.
Kalau begitu,
aku serahkan semuanya pada Anda.
Kau mau ke mana?
Menangkap pelaku.
Kembali!
Zhou Fang.
Bukan aku yang membunuh ayahmu.
Kakak, cepat pergi.
Kalian berdua.
Kerja kalian bagus kali ini.
Si tua Zhou Mingyou ini punya kemampuan.
Namun, jangan cemas.
Pengorbanan akan ada balasannya.
Ayahku pasti akan mengapresiasi kalian
saat dia kembali.
Ayah, Anda sudah pulang.
Lima orang...
- Bos Zheng. - Bos Zheng.
Hanya tersisa dua orang?
Benar.
Tidak ada lagi?
Tidak ada lagi.
Banyak orang akan berlebihan.
Kalian sudah bekerja keras.
Aku, Zheng Longde, paham tentang apresiasi.
Pasti akan memberi hadiah.
Kau temani mereka dulu.
Baik, Ayah.
Mari kalian berdua.
Silakan duduk.
Kita tunggu sebentar.
Ayahku akan segera kembali.
Tunggu dia.
Tidak berguna.
Tidak seharusnya memercayaimu.
Ayah, aku melakukannya sesuai perintahmu.
Zhou Mingyou sudah mati.
Mereka yang mati ada di mana?
Si tukang pangkas, ada di mana?
Aku menyerahkan urusan penting ini padamu,
kau malah meninggalkan masalah besar.
Akan kutangani.
Jika menunggumu,
semuanya sudah akan terlambat.
Di mana barang dari dermaga?
Di mana barangnya?
Sudah diantar ke tujuan.
Opium yang cukup banyak.
Bisa untung banyak.
Berpikir lebih jauh kelak.
Jangan selalu menyuruh orang lain membereskan urusanmu.
Baik, Ayah.
Kakak.
Fang, sudah bangun.
Di mana dua orang yang ikut denganku?
Kedua orang itu,
tidak bisa bertahan.
Zhou Fang.
Kau sudah dewasa.
Luo.
Berhati-hatilah.
Bubar saja.
Karena masalah peledakan,
Inspektur Rong membawa pergi anggota polisi.
Kita harus berhati-hati sekarang.
Baru saja, pihak Zheng Longde
mengangkut sejumlah opium dari dermaga ke pusat komersial.
Semua kejadian yang berderet ini,
jelas merupakan rencana yang disusun Zheng Longde.
Waktunya terbatas.
Kita tunda dulu urusan ayah kita.
Prioritas sekarang adalah mencegahnya menjual opium.
Mencelakai negara.
Biar bagaimanapun, kau harus
menjadi Ketua Asosiasi bulan depan.
Mencegah mereka meluas.
Dazhuang.
Kau malah mengkhianati kami.
Bukan, sungguh bukan aku.
Zheng Longde membunuh ayahku.
Apakah kau tidak tahu sama sekali?
Aku senantiasa mengawasi Zheng Longde.
Tapi, aku tidak tahu dia akan menyerahkan
urusan ini kepada Zheng Yuyang.
Kak Mian, percayalah padaku.
Jika melihat situasi sekarang,
suara untuk Zheng Longde
seharusnya sudah bisa dipastikan.
Sudah akan kaya.
Paman Long.
Pembukuan akhir-akhir ini.
Silakan diperiksa.
Penjualan sebesar ini,
tapi akhirnya diberikan pada Orang Inggris.
Benar.
Sulit bagi kita melakukan perdagangan.
Mereka hanya duduk dan bisa mendapat banyak uang.
Orang Barat ini sungguh tidak tahu malu.
Setelah menjadi Ketua,
aku akan menetapkan aturan baru.
Aku ingin mereka tahu
siapa yang berkuasa di Shanghai.
Kabarnya,
Zhou Mian akan menjadi kandidat Ketua Asosiasi.
Bocah ini masih ingusan.
Meski dikatakan seperti ini,
tapi Zhou Mingyou sudah lama berada di Shanghai,
menjadi Ketua untuk tiga periode.
Mungkin sudah menyisakan dasar yang baik untuk putranya.
Para anak Zhou Mingyou ini,
sungguh cukup menyusahkan.
Paman Long.
Jika terjadi sesuatu lagi pada anggota Keluarga Zhou saat ini,
selain sulit bagi pihak Rong Can,
asosiasi lain juga akan berspekulasi.
Pemilihan Ketua Asosiasi segera tiba,
lebih baik berhati-hati.
Aku perkirakan mereka tidak akan berhasil.
Jika dihitung-hitung,
hadiahku untuk mereka,
seharusnya sudah tiba.
Dasar pengkhianat.
Ayah sudah tidak ada,
mereka tidak menganggap Aula Tongming lagi.
Sekarang, selain Keluarga Cheng,
Kelompok Pengembara,
Dermaga Nancheng,
tidak ada yang memberi respon.
Mayoritas bahkan tidak menerima hadiah.
Oleh karena itu, kukatakan,
untuk apa merekrut mereka?
Lebih baik aku menangkap Zheng Longde,
menegakkan keadilan.
Kau masih mengacau?
Masalah waktu itu masih belum menyadarkanmu?
Kak Mian.
Ada yang mengirim ini kemari hari ini.
Dazhuang.
Kau membaca buku tidak?
Tuan Zheng.
Aku...
Aku sangat menyukai penulis drama dari Inggris,
Shakespeare.
Terutama menyukai sebuah ucapan dari King Lear.
"Mengapa aku diasingkan oleh dunia ini?
Membiarkan orang-orang merendahkan dan merampas kewenanganku.
Apakah karena aku terlambat
dilahirkan satu tahun dibandingkan kakak?
Kenapa aku disebut anak haram?
Kenapa aku lebih rendah dibandingkan yang lain?
Tubuhku yang sehat, semangatku yang hebat,
parasku yang rupawan, apakah tidak bisa dibandingkan..."
Tuan Zheng, aku sungguh tidak...
Jangan menyela ucapanku.
Kau harus mendengarnya dengan saksama, ini baik untukmu.
Sudah sampai mana tadi?
Sudah sampai mana?
Paras yang rupawan.
Paras yang rupawan.
"Parasku yang rupawan,
apakah tidak bisa dibandingkan
dengan putra yang dilahirkan wanita normal?
Kenapa mereka menyebutku anak selir,
keturunan rendah
atau anak haram?"
Keturunan rendah.
Keturunan rendah.
Keturunan rendah.
Apakah putra yang dilahirkan
dari perasaan mendalam
dan energi orang tuanya,
tidak pantas mendapatkan istri yang menyenangkan,
dan menciptakan si bodoh itu dalam keadaan setengah sadar?
Aku tanya terakhir kali.
Kenapa barangku bisa hilang?
Aku malah yang terakhir...
Tuan Zheng.
Barang itu ditahan orang Inggris.
Area konsesi umum juga dikendalikan orang Inggris.
Aku tidak berdaya.
Kau tahu apa maksudnya menghormati orang?
Kau paham apa yang dimaksud tata krama?
Kenapa selalu menyela ucapanku?
Yang kutanyakan adalah,
kenapa barangku ditahan orang Inggris
dan aku yang terakhir mengetahuinya?
Kenapa?
Beri tahu alasannya.
Kenapa?
Apakah
kau sama seperti mereka, menganggapku anak haram,
jadi aku dijadikan pajangan saja?
Benar tidak?
Lalu, kenapa?
Beri tahu alasannya.
Kenapa menganggapku anak haram?
Kenapa mencelaku seperti ini?
Tuan Zheng.
Aku bersalah.
Ampuni aku.
Mulai sekarang,
aku hanya akan menurutimu.
Aku akan mengikuti semua perintahmu.
Biarkan aku hidup.
Aku masih punya ibu dan anak di rumah.
Bicara dengan orang tidak berpendidikan seperti ini...
Jangan.
- Jangan. - Dia tidak mengerti.
Long, kau bisa membaca?
Tidak.
Bisa.
Bisa atau tidak?
Bisa.
Banyaklah membaca buku jika ada waktu.
Jangan sama sepertinya.
Ayah.
Ayah.
Ayah apanya?
Kami sedang membahas urusan.
Bisa tahu aturan sedikit?
Baik, Ayah.
Ayah.
Barang di area konsesi itu,
mengapa ditahan orang Inggris?
Aku bilang ingin membagi keuntungan,
orang Barat itu tidak mau.
Mengapa meminta pembagian keuntungan?
Kau tidak paham.
Orang Inggris tidak mau,
masih ada orang Prancis.
Masih ada orang Jepang jika perlu.
Seisi Shanghai sudah tahu, aku akan menjadi Ketua Asosiasi.
Jika ingin kerja sama,
mereka masih harus mengantre.
Bagus jika Anda punya rencana.
Aku hanya khawatir
barang kita tidak cukup.
Barang ada banyak.
Aku hanya kekurangan dermaga untuk menerima barang.
Ayah.
Mayoritas dermaga di area konsesi Prancis, ada di tangan Aula Tongming.
Aku akan merampasnya.
Anda boleh memilihnya nanti.
Tidak boleh.
Hai.
Ucapanmu benar.
Pemilihan segera dimulai.
Di saat genting ini,
aku tidak boleh menjadi topik pembicaraan.
Jadi, saat ini,
lebih baik kita jangan berselisih dengan mereka.
Bisa memanfaatkan Zhao Lin
dan yang lain untuk melawan Aula Tongming.
Aku akan membawa anggota dan merelai.
Lalu, mendapatkan dermaga.
Tidak ada yang bisa mencari alasan.
Cara yang menguntungkan.
Lakukan seperti katamu.
Ayah.
Bukankah Anda ingin aku belajar dari Kak Hai?
Biarkan aku ikut pergi.
Kau awasi dia.
Tenang saja, Paman Long.
Ada aku,
Yuyang akan baik-baik saja.
Aula Tongming, area konsesi Prancis
Dermaga Sanchakou
Lin Hai.
Apa maumu?
Aula Tongming dan Asosiasi Longde selalu akrab.
Kami tidak mungkin
tinggal diam dengan kejadian ini.
Kau tidak perlu cemas.
Mulai hari ini,
dermagamu akan kami jaga.
Mengambil kesempatan dalam kesempitan.
Zheng Longde si tidak tahu aturan.
Jaga ucapanmu.
Siapa kau?
Kau tidak berhak bicara.
Buka matamu dan lihat baik-baik.
Aku adalah anak kandung Zheng Longde.
Sekarang, aku berhak bicara atau tidak?
Lakukan saja.
Aku ingin lihat
apakah kau berani menyentuhku?
Yuyang.
Jangan gegabah.
Sebenarnya,
aku tidak ingin membunuhnya.
Siapa suruh kau menasihatiku?
Ayah.
Kau yang membunuh ayahku.
Aku akan membalaskan dendam ayahku!
Sudah cukup.
Dasar bocah tengik.
Kau
berani bertindak sendirian?
Bukankah hanya membunuh seseorang?
Lagi pula, ingin merampas wilayah.
Apakah harus mentraktirnya makan?
Pemilihan sudah akan dimulai.
Tindakanmu ini berarti menyusahkanku.
Bukankah demi uang?
Jika diberi uang dan keuntungan,
semua akan mendukungmu menjadi ketua.
Mereka bisa apa padaku?
Kau tidak paham.
Jika bukan merupakan putraku,
siapa yang akan menganggapmu?
Memangnya menurutmu, siapa kau?
Pokoknya, orang yang paling meremehkanku
adalah kau.
Bocah tengik.
Kau mengesalkanku saja.
Menurutku,
yang harus diwaspadai adalah Aula Tongming.
Utuslah orang untuk mengikuti Yuyang.
Berhenti.
Siapa kau?
Hancurkan.
Zheng Yuyang.
Keluar kau!
Cepat pergi.
Usahamu akan sia-sia hari ini.
Aku ingin nyawa Zheng Yuyang.
Jangan bergerak.
Pemuda berengsek.
Zheng Yuyang!
Menerobos tempat pribadi.
Merusak dan membuat kekacauan.
Jangan bergerak.
Kurung dia di penjara.
Maaf.
Apa katamu?
Tidak terdengar.
Sudah merepotkanmu.
Uang,
tidak penting.
Adikmu mengacaukan tempatku.
Melukai banyak saudaraku.
Seluruh Shanghai sudah tahu sekarang,
Aula Tongming tidak tahu aturan.
Kau...
Kau yang lebih dulu membunuh Sun Hu.
Tidak baik jika memfitnahku.
Setidaknya kau harus sepertiku,
menangkap orang dan buktinya kemari.
Paman Rong.
Bukankah kau bilang, Keluarga Zhou ingin berdamai?
Mereka memfitnahku di hadapanmu sekarang.
Sudah.
Jangan bertengkar lagi.
Mian.
Berdamai
adalah permintaanmu.
Lakukan sesuai prosedur.
Asalkan penggugat tidak memperhitungkan,
serahkan sedikit uang jaminan,
maka Zhou Fang bisa dibawa.
Zheng Yuyang.
Sebenarnya apa maumu?
Bukankah Aula Tongming paling mementingkan aturan?
Menurutmu,
adikmu ini harus dikenakan aturan apa?
Zheng Yuyang, jangan keterlaluan.
Kakak.
Jiayue.
Kakak.
Cukup tidak?
Tidak cukup.
Zheng Yuyang.
Sudah cukup.
Aku hanya bercanda.
Mengapa kalian
menganggap serius?
Sudah.
Masalah hari ini
anggap saja selesai.
Zheng Yuyang.
Jika sering berjalan dalam gelap,
hati-hati akan bertemu hantu.
Fang.
Kau baik-baik saja?
Kakak, tanganmu kenapa?
Abaikan saja.
Bagus jika kau baik-baik saja.
Kalian boleh membawanya pergi.
Terima kasih, Inspektur Rong.
Kondisi sedang bergejolak sekarang.
Orang Prancis tidak ingin ada kekacauan
di area konsesi Prancis.
Pemilihan juga ada di depan mata.
Banyak orang yang sedang mengawasi Aula Tongming.
Di saat genting ini,
jika kembali terjadi kekacauan,
ditakutkan aku juga
tidak akan bisa menjamin kalian.
Terima kasih, Inspektur Rong.
Zhou Fang.
Apakah sudah paham
dengan ucapanku?
Tokoh kecil seperti Qian Peng dan Li Gendut
bahkan berani menyentuh kita.
Fang.
Baik-baik saja, 'kan?
Yue.
Mian.
Tanganmu kenapa?
Tidak masalah.
Di mana yang lainnya?
Semuanya pengecut.
Tidak bisa menghadapi masalah.
Karena semuanya ingin pergi,
maka berpisahlah baik-baik.
Aula Tongming sebesar ini
menjadi seperti ini sekarang.
Ini dibahas nanti.
Zheng Longde dan orang Barat
berkomplot menjual opium sekarang.
Kita bagaimana?
Zheng Longde membunuh mata-mataku.
Sudah bermusuhan sekarang.
Ditambah lagi, banyak anggota yang mati.
Hanya dengan tenaga sekarang,
kita tidak akan mampu
untuk mencegah Zheng Longde.
Masalah sudah begini, kita tidak boleh tinggal diam.
Harus menjadi ketua asosiasi dan mencegah opium.
Agar Shanghai tidak terjerumus.
Baik.
Tetapi...
Tapi, di luar sana,
terlalu banyak
orang yang sedang mengawasi kita.
Kesalahan bisa diekspos jika tidak hati-hati.
Ditakutkan nantinya,
kehilangan kualifikasi menjadi ketua.
Ini tidak bisa, itu juga tidak bisa.
Jadi, harus bagaimana?
Tidak minum lagi.
Jangan pergi, lanjutkan saja.
Minum lain waktu.
Api.
Api.
Api.
Baik.
Anda tenang saja.
Aku akan memperketat aturan.
Hal serupa tidak akan terulang lagi.
Mohon perca...
Bos Shanghai dibunuh beruntun
Siapa selanjutnya?
Para berengsek.
Semuanya.
Pemilihan ketua asosiasi segera dimulai.
Tindakan kecil kalian
bisa tidak kuperhitungkan.
Namun, kondisi Shanghai saat ini,
senantiasa memperebutkan wilayah,
dermaga,
situasinya kacau,
benar-benar tidak terkendali.
Karena semuanya hadir hari ini,
aku akan mendamaikan semuanya.
Mulai hari ini,
semua yang pernah terjadi dianggap tuntas.
Hal baik maupun buruk dianggap berlalu.
Mulai hari ini,
kita semua bekerja sama
untuk menjadi kaya bersama.
Benar.
Kita melakukan usaha demi menjadi kaya.
Benar.
Ada banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini.
Bos Qian dan yang lain mati tanpa sebab yang jelas.
Mengapa dianggap berlalu begitu saja?
Jika demikian,
kau tidak setuju dengan usulku?
Inspektur Rong.
Aku ingin menegakkan keadilan bagi yang lain.
Nyawa dibayar nyawa.
Ini sudah sepantasnya.
Zhou Mian.
Menurutmu?
Apa maksud Anda ini?
Seisi Shanghai tahu
kau bersaing denganku untuk jabatan ketua asosiasi.
Di saat seperti ini,
malah ada yang bermasalah.
Berdasarkan ucapanmu ini,
musibah ayahku,
dilakukan oleh Anda?
Zhou Fang.
Jangan memfitnah orang.
Kalian tahu jelas apa yang dilakukan Keluarga Zheng.
Ini katamu.
Apa maksudnya?
Belum mati?
Ternyata belum mati.
Sebenarnya apa yang terjadi?
Saat ledakan terjadi,
aku tahu sudah terperangkap.
Aku lihat Zhao Lin masih bernapas,
lalu membawanya pergi.
Sisanya, melawan sesuai rencana yang ada.
Aku menyelidiki, orang yang turun tangan adalah Qian Peng,
Wang Tianyi dan Jia Lao'er.
Aku kembali untuk menagih utang.
Kau ingin mati.
Paman Rong.
Kami sudah memahami maksudmu.
Tapi, masih ada yang tidak paham.
Sekarang, tidak ada saksi hidup.
Mengapa aku harus percaya ucapan mereka?
Aturan di dermaga,
saudara terkena musibah,
jika diabaikan begitu saja,
maka pantas mati.
Inspektur Rong.
Aku menurutimu,
tidak perhitungan.
Tapi, kau harus membiarkanku melampiaskan amarah
untuk tiga orang yang mati, bukan?
Bos Zheng.
Apa maksud Anda?
Kau ingin bagaimana?
Sudahlah.
Sangat sederhana.
Biarkan dia bertaruh denganku.
Jika dia kalah,
Asosiasi Longde tidak boleh mengganggu Zhao Lin lagi.
Jika aku kalah,
Aula Tongming akan mundur dari pemilihan ini.
Apakah ucapanmu bisa dipercaya?
Dia adalah adikku.
Ucapannya
adalah ucapanku.
Ini cukup mirip dengan gaya Zhou Mingyou.
Baik.
Aku bersedia.
Karena ingin bertaruh,
maka harus bertaruh hal besar.
Kau ingin bertaruh apa?
Paman Rong.
Pinjam pistol Anda.
Zhou Fang.
Jangan bertindak gegabah, Pemuda.
Bertaruh nyawa.
Apa maksudmu?
- Bos Zheng. - Apa yang kau lakukan?
Kau menyakitiku.
Kau masih bisa merasa sakit?
Giliranmu.
Zhou Fang.
Bos Zheng.
Banyak senior di dunia usaha yang sedang menyaksikan.
Tapi, tidak harus bertaruh nyawa, bukan?
Pertaruhan
sudah dimulai.
Semuanya adalah pengusaha,
seharusnya mementingkan kepercayaan.
Ini baru menarik.
Yuyang, jangan ikut bertindak konyol.
Ayah, aku tidak akan mempermalukanmu.
Tuan Zhou.
Giliranmu lagi.
Biar aku saja.
Kakak.
Jika aku mati,
bakarlah komik yang belum selesai kubaca untukku.
Sekarang,
tersisa tiga kesempatan.
Ayo.
Takut?
Ayo.
Tembak.
Aku tidak akan melepaskanmu meski mati.
Sudah.
Sudah kalah.
Jangan bertaruh lagi.
Hanya tahu makan.
Tidak suka panjang umur, ya?
Bukankah aku baik-baik saja?
Aku bisa mati kaget karenamu.
Kak Mian.
Ini pemberian Qixing dan Hong Yi.
Balasan untuk hadiah waktu itu.
Mereka tidak menerima hadiah waktu itu,
balasan dari mana ini?
Orang yang mengubah pihak
adalah kunci mencapai kemenangan.
Benar.
Ditambah dengan suara mereka,
maka dukungan untuk kita
sudah sebanding dengan Asosiasi Longde.
Tuan Zheng.
Aku mewakili perusahaan kami
untuk bernegosiasi denganmu.
Sangat tulus.
Sudah kukatakan dengan jelas padamu.
Aku tidak ingin bekerja sama dengan kalian lagi.
Membatalkan perjanjian
sungguh tidak punya etika perjanjian.
Situasi sudah berubah.
Setelah menjadi ketua,
barang yang kuperlukan,
bukan hanya sebatas ini.
Tentu saja aku berhak
menetapkan aturan baru dengan kalian.
Kau akan membayar untuk keangkuhanmu ini.
Apa yang dikatakannya?
Dia bilang,
akan mempertimbangkan.
Silakan saja.
Kakak mau ke mana?
Peluru dan pistol yang dikirim Shang Chuanyi
sudah tiba.
Sudah malam.
Lebih baik diambil besok pagi.
Pemilihan akan segera tiba.
Lebih baik aku membereskan
hal ini di malam hari.
Jika tidak, aku senantiasa
merasa tidak tenang.
Sudah.
Kau jaga rumah.
Aku akan segera pulang.
Aku menunggumu, Kak.
Mari.
Hati-hati.
Baik.
Berapa kotak lagi?
Dua atau tiga kotak.
Baik, cepat.
Ayahmu
sangat tidak sopan.
Kenapa aku harus membantunya menjadi ketua?
Seperti ucapan ayahku.
Setelah dia menjadi ketua,
barang yang dijual akan bertambah puluhan kali lipat.
Meski pembagiannya 3:7,
kalian juga bisa mendapatkan pemasukan yang tinggi.
Aku bisa bekerja sama dengan asosiasi lain juga.
Semuanya, bergegaslah.
Aku berjanji pada adikku untuk cepat pulang.
Misalnya siapa?
Aula Tongming tidak akan menjual opium.
Asosiasi lain tidak punya wewenang besar.
Tuan, sebenarnya...
Sebenarnya kau tahu jelas,
Asosiasi Longde merupakan rekan kerja sama terbaik di Shanghai.
Mengapa semuanya narkoba?
Kau sudah melihat sikap ayahmu.
Dia menolak tawaran kami dengan sombong.
Tetapi,
jika bisa membantu ayahku menyelesaikan masalahnya saat ini,
maka kerja sama kita
akan semakin dekat.
Tuan Zheng.
Kau lebih mahir bernegosiasi dibandingkan ayahmu.
Informasi orang Inggris sungguh cepat.
Besok, seluruh Kota Shanghai akan tahu
Tuan Muda Aula Tongming mati ditembak karena menjual opium.
Jika kau adalah pengurus asosiasi kalian,
kita pasti bisa bekerja sama lebih baik.
Aku juga berpikir demikian.
Dengan kepergian Mian,
Aula Tongming tidak punya apa-apa lagi.
Apa maksudmu?
Yue.
Fang.
Sungguh maaf.
Aku harus menghidupi keluargaku.
Aku benar-benar...
Kau ingin pergi sekarang?
Bukankah seharusnya kita
membalas dendam kakak dan Mian?
Pergilah!
Aula Tongming
tidak bisa memberi kalian apa pun lagi.
Fang!
Jiayue.
Nasihati dia!
Baik.
Pergi!
Semuanya pergi!
Sungguh maaf.
Kakak.
Bereskan barang.
Kita pergi juga.
Fang.
Aku ingin menjamin keselamatan kalian.
Saat aku kembali lagi,
maka merupakan kiamat bagi Zheng Longde.
Selamat, Kak Long.
- Sama-sama. - Selamat.
Kalian semua datang.
Selamat.
Sama-sama.
Posisi ketua asosiasi
pada akhirnya jatuh ke tangan Zheng Longde.
Apakah ada kabar dari Zhou bersaudara?
Mereka pergi di hari kematian Zhou Mian.
Sudah berlalu cukup lama.
Tindakan Zheng Longde terlalu kejam.
Shanghai kacau akhir-akhir ini.
Usaha kita ini sulit berjalan.
Sering bertemu dengan orang
yang memukulmu dengan asal.
Jika terpukul,
Bos akan memecatmu.
Lihat aku waktu itu...
Siapa kau?
Zheng Longde!
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Zhou Fang?
Mengapa kau kemari?
Aku dan Zheng Longde
punya dendam dalam.
Kedatanganku hari ini
untuk menuntaskannya.
Aku tidak berniat melawan kalian.
Silakan kalian pergi.
Serang.
Zhou Fang.
Ayahku ada di atas.
Hanya dengan kau seorang,
apakah bisa menapaki tangga ini meski selangkah?
Bobol pintunya.
Ayahku ada di dalam.
Masuk ke mobil.
Cepat.
Kenapa?
Aku pernah bilang,
aku berutang satu kali padamu.
Kita sudah impas sekarang.
Jangan banyak bicara.
Kau yang membunuhnya?
Tapi, hari ini,
aku pergi dengan tekad untuk mati.
Aku yang pertama melihatnya.
Mayat Paman Long.
Paman Long senang hari ini.
Minum terlalu banyak.
Dia bilang tidak nyaman,
aku bawa beristirahat.
Aku pergi mengambil obat pereda mabuk.
Tapi, dalam waktu singkat itu...
Dia mati dalam waktu singkat itu?
Kau tenang saja.
Kau tidak akan menjadi kambing hitam.
Tapi, Zhou Fang,
Shanghai sudah kacau sekarang.
Kau terseret masuk ke dalam kekacauan ini.
Jika kau masih hidup sesuai keinginan sendiri,
maka tidak bisa melindungi siapa pun.
Zheng Longde sudah mati.
Apa rencanamu selanjutnya?
Aku ingin menemukan pembunuh Paman Long.
Maksudku, rencana kelak.
Seumur hidup ini,
kau hidup untuk orang lain.
Bahkan kau tidak tahu apa keinginanmu.
Sudah cukup.
Kau yang bilang.
Kita sudah impas.
Mulai hari ini,
kau tidak berutang padaku.
Lin Hai.
Kau memang tidak berutang pada siapa pun.
Masih tidak ada pergerakan?
Zhou Fang terus bersembunyi.
Tidak bisa ditemukan.
Bagaimana dengan Zheng Yuyang?
Ada Lin Hai di sana,
dia tidak bisa meneruskan Asosiasi Longde.
Tetapi...
Dia bekerja sama dengan orang Inggris,
usahanya cukup berjaya.
Dia cukup pintar.
Menurutku, hal ini
tidak akan berlalu semudah ini.
Apa maksudmu?
Aku sudah meninggalkan Aula Tongming.
Aku hanya menyapa saja.
Jika kalian berani membantu Zhou Fang,
maka berarti menjadi musuhku.
Kau menjual rumah, menggantinya dengan ini?
Apa yang ingin kau lakukan?
Kau tidak seharusnya ikut denganku, Kak.
Kau ini
sungguh keras kepala.
Sama persis dengan ayah.
Tapi, Fang,
orang dewasa berbeda.
Dunia luar sedalam lautan.
Begitu menapakinya,
maka tidak bisa kembali lagi.
Ada yang pernah mengatakan padaku.
Hidup sesuai keinginan sendiri,
tidak akan bisa melindungi siapa pun.
Surat Perang
Fang.
Aku tidak bisa melihat Aula Tongming dimusnahkan begitu saja.
Tidak boleh membiarkan aturan yang dijaga ayah selama seumur hidup,
dirusak oleh Zheng Yuyang.
Tapi, Aula Tongming hanya ada kau seorang.
Kembalilah hidup-hidup.
Kak Hai.
Zhou Fang sudah mengirim surat perang untukku.
Bahkan ada di koran.
Asosiasi Longde melakukan banyak kejahatan.
Pemilik Aula Tongming menegakkan keadilan.
Kata-kata ini...
Juga menuliskan,
ingin melakukan pertarungan akhir
yang sesuai aturan dermaga.
Menuntaskan semua dendam.
Kak Hai.
Kau juga tahu
akan kemampuanku.
Ada apa?
Kau ingin aku mewakilimu bertarung dengannya?
Kak.
Kau sungguh akan mewakili Zheng Yuyang?
Atas dasar apa?
He Jun.
Sudah berapa lama kau ikut denganku?
Seharusnya sudah 7 tahun.
Kau sudah ikut denganku selama 7 tahun.
Aku dipungut Paman Long saat berusia delapan tahun.
Sampai sekarang...
Aku ingin sembahyang pada leluhur,
menjadikanmu anak angkat.
Tidak ada yang akan meremehkanmu lagi.
Cepat sekali.
Kami tinggal di Puxi kala itu.
Paman Long masih sangat muda.
Suatu hari, kami berdiri di pinggir sungai Suzhou.
Paman Long menunjuk dan berkata,
suatu hari nanti,
dia akan menjadi orang yang berkuasa di Shanghai.
Agar semua saudara bisa tinggal di area konsesi.
Kakak.
Tuan Zheng sudah tiada.
Kau tidak berutang pada Zheng Yuyang.
Benar.
Aku tidak berutang padanya.
Tapi, aku tidak bisa melupakan masa lalu.
Tidak bisa melupakan rasanya kelaparan,
rasanya tidak punya rumah.
Aku pernah bersumpah saat hampir mati kelaparan.
Jika ada yang memberiku makanan,
aku bersedia bertaruh nyawa demi dia.
Namun, aku mengenal teman baru akhir-akhir ini.
Aku cukup menyukai
sikap santainya.
He Jun.
Menurutmu, apakah
aku bisa hidup bebas kelak?
Zhou Fang.
Aku mengira kau tidak berani datang.
Mengapa kau yang datang?
Setelah pertarungan ini,
aku sungguh tidak berutang lagi.
Apa lagi yang kau tunggu?
Bagaimana?
Tidak berguna.
Menembak saja tidak tepat.
Kau ingin...
Kau ingin mati?
Aku berutang nyawa pada Paman Long.
Jadi, mewakilimu menyelesaikan pertarungan di sini.
Mulai hari ini,
tidak peduli aku hidup atau mati,
utangku pada Keluarga Zheng akan tuntas.
Lin Hai.
Kakak.
Kau hanya seorang pesuruh Keluarga Zheng.
Berani menentangku?
Kau sudah seperti ini,
masih bisa bagaimana lagi?
Surat perang aku tulis untukmu.
Dasar pengecut!
Dasar gila.
Aku
berbeda dengan Lin Hai
yang hanya bisa memakai kekerasan tanpa memakai otak.
Aku bisa memakai alat.
Kau tidak lebih baik darinya sedikit pun.
Aku tidak lebih baik darinya?
Dia hanya seekor 'anjing'.
Bahkan aku yang membunuh majikannya.
Setelah orang Inggris tahu Anda menjadi ketua,
mereka menghubungiku.
Menyetujui pembagian 3:7.
Siapa yang menyuruhmu berinisiatif?
Sifat pengecut dan tidak tahu malumu ini,
sungguh seperti ibumu.
Asalkan aku senantiasa menyenangkanmu,
kau pasti akan menyukaiku suatu hari nanti.
Namun, aku salah.
Aku
adalah anak yang lahir
dari hubunganmu dengan pelacur rendahan.
Kelahiranku adalah suatu kesalahan.
Kau lebih baik pada 'anjing' yang dipungut di jalan,
dibandingkan padaku.
Terkejut, bukan?
Siapa lagi
yang berani meremehkanku?
Jika kau menembak,
dirimu tidak akan bisa hidup.
Kata siapa
aku akan menembak dan membunuhmu?
Kau
punya imajinasi yang terbatas.
Mengapa aku harus membantumu?
Ayahku sudah tiada.
Zheng Longde sudah mati.
Tidak ada orang yang mendamaikan situasi saat ini.
Zheng Yuyang membuat Shanghai
menjadi sangat kelam demi menjual opium.
Dia bekerja sama dengan orang Inggris.
Bisa dipikirkan...
Ini merusak aturan orang Prancis.
Zheng Yuyang sudah menerima surat perangku.
Seluruh warga Kota Shanghai melihatnya.
Dia pasti tidak berani macam-macam
dalam pertarungan.
Tapi, aku tahu ada sejumlah senjata di tangannya.
Ini adalah pistolmu yang dicuri Zheng Yuyang.
Dia pasti akan menjadikan ini sebagai alat.
Sampaikan pada Inspektur Rong,
aku akan mengunjunginya lain hari.
Aku tidak akan kalah dalam perkelahian.
Mengenai strategi di balik hal ini,
harus meminta bantuan polisi
untuk mengamankannya.
Jangan bergerak.
Jangan bergerak.
Zhou Fang.
Paman Rong percaya padamu.
Zheng Yuyang
berkomplot dengan orang Barat.
Membunuh ayah dan kakakku.
Memaksa semua asosiasi
untuk menjual opium.
Mencelakai warga dan negara.
Aku menegakkan keadilan hari ini.
Memusnahkan petaka.
Mulai hari ini,
aku, Zhou Fang,
akan menjadi penanggung jawab Aula Tongming.
Selama aku hidup,
maka tidak boleh ada narkotika di Shanghai.
Tahun 1932, Militer Jepang melancarkan Aksi 128
Zhou Fang membawa sebagian anggota asosiasi bergabung dalam aksi melawan militer jepang
Nana.
Ayo, makan.
Aku datang.
Mari bersama Kakek.
Lapar tidak?
Lapar.
Mari.
Menjadi kakak memang baik.
Punya waktu menunggang kuda.
Kau pikir aku bersedia?
Jika kalian bisa
mengurus relasi asosiasi dengan baik,
apakah aku perlu turun tangan?
Kau
harus banyak
belajar dari kakakmu.
Terima kasih.
Benar kata ayah.
Tapi, usia kakak sudah tidak muda.
Masih belum menikah.
Apa urusanmu?
Kau mulai mengaturku?
Masalah ini,
kau harus bergegas.
Mulai lagi.
Pak Tua.
Aku akan melindungimu kelak.
Nana.
Katakan pada pamanmu,
sudah bagus jika dia tidak merepotkan kakek.
Jangan merepotkan kakek lagi.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.