All language subtitles for Agency.S01E09.1080p.H264.AAC.WEB-DL-Phanteam

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Tanya Jawab, Ini mengakhiri presentasi kami."

"Menyimpan Berkas"

Kita sudah selesai menulis suratnya.

Yang Mulia, Anda datang lebih awal seperti biasa.

Bagaimana bisa pegawai negeri bermalas-malasan...

padahal sudah digaji oleh rakyat?

Aku akan pergi.

Teruslah bekerja dengan baik hari ini.

- Baik. - Ya.

Sayang sekali dia tetap di pengadilan.

Benar, kan? Dia harus pergi ke Yeouido...

dan bekerja dengan baik.

Kuharap dia menyukai surat yang kukirimkan padanya.

Keajaiban...

Aku juga membutuhkan itu.

"Orang yang mewujudkan keajaiban."

Kau luar biasa bisa melakukannya dalam waktu singkat.

Kau sudah bekerja keras.

Kau mau mati, ya?

Tidak sia-sia menjadikan kalian direktur kreatif.

Pulang dan bersiaplah. Kita bertemu di depan Wuwon.

Kau tidak akan pulang?

Aku harus meminta Direktur Han-na untuk meninjau ini.

Apa putri Ketua akan memahami ini?

Kau masih tidak tahu?

Tahu apa?

Peninjauan harus dilakukan oleh orang yang tak tahu apa-apa.

Kau akan membawa ini ke sana, kan?

Kalian semua sudah bekerja keras.

Baiklah, siapa yang pertama?

Direktur Go, kenapa kau datang dengan tangan kosong?

Kami belum selesai menyunting.

Jadi, kau akan meninjau tanpa video?

Tidak. Kami tak akan meninjaunya.

Kita seharusnya meninjau presentasi pagi ini.

Apa semua selalu berjalan sesuai rencana?

Karena kau tak bisa menyelesaikannya...

sebelum tenggat yang kita sepakati,

bisakah aku menganggapmu kalah?

Tenggatnya pukul 13.00 hari ini di ruang presentasi Wuwon.

Silakan. Aku akan mendengarkannya dengan serius.

Kita pesaing dalam presentasi ini.

Bagaimana bisa hanya aku yang menunjukkan proposalku?

Setiap detik penting bagiku sekarang,

jadi, aku pamit lebih dulu.

Direktur Han-na.

Ya?

Kalau kau penasaran,

datanglah ke Wuwon dan lihat sendiri.

Untuk apa?

Sampai jumpa di hari presentasi.

Kau juga akan datang?

Tentu saja aku harus datang.

Semuanya selalu paling menarik saat kau melihatnya sendiri.

Direktur Choi, mari batalkan peninjauan hari ini.

Tampaknya Go Ah-in mencoba mempermainkanku lagi.

Dia pasti merencanakan sesuatu.

Aku mengerti niatnya,

tapi aku tak mengerti dengan tujuannya.

Aku punya firasat.

Firasat apa?

Firasat bahwa aku akan menyesal kalau tidak pergi.

Kalau begitu, ayo.

Wajar kalau eksekutif agensi menghadiri presentasi.

Lagi pula,

seorang bintang biasanya tidak absen...

dari acara penting.

Baiklah.

Mari kita lihat seberapa baik hasil kerjanya.

Kalau dia memerintahku...

setelah melakukan pekerjaan ceroboh...

Kita bisa menunjukkan akibatnya.

Ayo kita pergi ke Wuwon.

Apa yang kulakukan di sini setelah bergadang?

Dia seharusnya ada di TK sekarang.

Aduh, punggungku.

Apa?

Ibu!

A-ji, kenapa kau tak bersekolah?

Tampaknya dia flu, jadi, aku urung mengantarnya.

Begitu rupanya.

Ibu sudah selesai pindah tangan pekerjaan, kan?

Begini

Ini hari presentasi.

Benar. Ibu harus menyelesaikan presentasinya dulu.

Jadi, Ibu tidak perlu bekerja mulai besok, kan?

Apa?

Masalahnya...

Ya...

Maksud Ibu, bisa dibilang seperti itu,

tapi sekalipun tidak,

bisa dibilang itu tak sepenuhnya salah.

Ibu tak punya waktu. Ibu harus segera mandi dan keluar.

Aku akan bekerja keras agar tak mengecewakan harapannya.

Satu tahun.

Setelah setahun berlalu,

bukankah kau akan menjadi lebih tenang?

Rasanya aneh kalau aku mengenakan ini,

tapi harga diriku terluka kalau tidak mengenakan ini.

Direktur Go belum datang, kan?

Ya.

Aku baru dari kamar kecil, tapi aku mau pipis lagi.

Ada masalah dengan prostatmu?

Memangnya wanita punya prostat?

- Memangnya tidak? - Ada apa denganmu?

Tidak punya. Sama seperti kau yang tidak punya otak di kepalamu.

Kau sungguh luar biasa.

Kau bahkan mencoba menepuk kepala seniormu.

Bukan aku yang akan berpresentasi, kenapa aku sangat gugup?

Lagi pula, ini bukan presentasi pertamamu.

Kenapa kau bersikap seperti ini?

Apa hanya aku yang penakut di sini?

Kalau begitu...

Tak ada orang lain di sini yang butuh pil penenang, kan?

Berikan saja aku setengah.

- Aku mau seperempat. - Seperempat juga.

Setengah di sini,

dan masing-masing seperempat.

- Kau di sini... - Halo.

Kalian makan apa?

Direktur Go, makanlah juga.

Kenapa? Kau gugup?

Ya, sedikit.

Apa kau yang akan berpresentasi?

Kami satu denganmu. Tentu saja kami juga gugup.

Kau akan terbiasa.

Apa?

Terbiasa melarikan diri karena takut.

Kalau gugup, kau harus berusaha mengatasi kegugupanmu.

Kalau terbiasa menghindarinya, itu akan jadi trauma.

Tunggu apa lagi? Ayo.

Baiklah.

"J&M Planning"

Kita akan memilih urutan presentasi.

Kita yang terakhir.

Kalau begitu, kita lanjutkan sesuai urutan ini.

Bisakah bertukar urutan?

Bisa dilakukan dengan persetujuan bersama.

Kau mau bertukar denganku?

Kau mau bertukar?

Ya.

Kita akan lanjutkan dengan urutan saat ini.

Mulai pukul 13.00, tiap perusahaan memiliki waktu 30 menit.

Mari kita bicara.

Kenapa kau bertukar denganku?

Arahnya sudah jelas untuk presentasi seperti itu.

Begitu pula dengan para kreatif yang bisa menyelesaikannya.

Kau tak tahu, makin akhir akan makin merugikan?

Jangan bilang

Go Ah-in,

kau mengasihaniku?

Situasiku sama buruknya, siapa aku sampai mengasihanimu?

Lebih menguntungkan bagimu kalau presentasi paling pertama.

Lebih menguntungkan bagiku kalau presentasi paling akhir.

Itu saja.

Kalau kau tak percaya, lupakan saja.

Baiklah.

Direktur Choi pukul 14.00,

sementara Direktur Go pukul 14.30.

Kita bisa masuk pukul 14.00.

Apa?

Ada apa?

Kenapa Wakil Presdir...

Kenapa Kang Han-su datang untuk melihat presentasi?

Ayo.

- Apa? - Ayo ke ruang presentasi.

Kang Han-su dan Kim Seo-jeong mungkin akan mengakali...

dan membiarkan agensi lain memenangkan presentasi.

Tidak mungkin seperti itu.

Kenapa tidak?

Mereka tak punya keleluasan untuk itu sekarang.

Kau benar.

Aku tak tahu tentang ini.

Tentang apa?

Kalau kau penasaran,

datanglah ke Wuwon dan lihat sendiri.

Semuanya selalu paling menarik saat kau melihatnya sendiri.

Tampaknya Go Ah-in tahu soal ini makanya dia memintaku ke sini,

entah dia ingin main kotor atau membantuku.

Satu hal yang jelas.

Apa?

Itu akan menguntungkan Direktur Go.

Kalau begitu, aku juga harus memanfaatkan situasi ini.

Ada satu cara untuk melakukannya.

Berikan padaku.

"Presentasi Kompetitor lklan Korporat Wuwon"

Boleh kumulai presentasiku?

Tunggu.

Kau di sini.

Duduklah.

Kau tidak menunggu karena aku, kan?

Ya, tidak.

Boleh aku mulai?

Silakan.

Aku akan memulai presentasiku...

tentang iklan korporat Wuwon Group.

"Konsep Kunci. Proyek Wuwon: Suara yang Kita Inginkan"

Seperti apa suasananya?

Kering,

tapi ada beberapa orang yang tidak kukenal di sana.

Selain pengiklan?

Ya. Mereka tampak lebih berkuasa daripada pengiklan.

- Tim selanjutnya, silakan masuk. - Baiklah.

"Kepala Tim Hukum Bae Jeong-hyeon"

Ya, Pak Bae.

Kau belum melakukan presentasi, kan?

Aku akan segera melakukannya.

Kudengar pengacara Wuwon juga hadir di ruangan presentasi.

Bukan hal yang buruk.

Aku merasakan hal yang sama.

Aku akan menunggu hasil yang baik.

Baiklah. Sudah, ya.

Perusahaan yang berpresentasi lebih dulu...

akan mengalami kesulitan.

"Karena Ada Wuwon, Kita Menang"

Dengan itu, aku mengakhiri presentasiku.

Ada pertanyaan?

Kalau begitu, aku akan mengakhiri presentasiku.

Selamat siang.

Aku Kepala Perencanaan VC Planning, Choi Chang-su.

Wakil Presdir Kang?

Senang bertemu denganmu.

Tentu.

Karena ini presentasi penting,

wakil direktur kami...

Aku di sini untuk mengamati presentasi.

Astaga.

Wakil Presdir Kang, kenapa kau kemari?

Ini tak berarti aku berada di tempat yang tak seharusnya.

Tentu saja.

Lagi pula, kita keluarga.

Duduklah.

Kudengar kau akan datang, jadi, kusiapkan kursi untukmu.

Apa kau duduk sepanjang presentasi?

Ya.

Ada masalah serius di sini.

Masalah apa?

Ini presentasi yang melibatkan VC Planning,

tapi wakil presdir VC Group ada di sini...

dan dia menyaksikan presentasi agensi lain.

Meski perusahaan kita menang karena keahlian kita,

bukankah orang akan berpikir...

kita menang karena pengaruh VC Group?

Itu bisa dianggap sebagai...

penyalahgunaan kekuasaan dari konglomerat besar.

Kau setuju, kan?

Kalau pers tahu soal ini,

mereka akan mengatakan betapa tidak pantasnya itu.

Tapi,

aku akan menutup mata.

Lagi pula, kita keluarga. Benar, kan?

Ambilkan aku kursi.

Tolong beri aku ruang.

Tidak ada ruang.

Apa yang bisa kulakukan?

Tanah di negara ini terbatas.

Baiklah.

Mau lihat sehebat apa orang-orang di perusahaan kita?

"Tim Produksi VC"

Tim terakhir, silakan masuk.

Eun-jeong!

Ayo.

Ke mana?

Kau tak enak badan?

Aku merasa sangat mengantuk.

Kau minum berapa pil penenang?

Dua.

Kenapa?

Direktur Go bilang dia tak menginginkannya,

tapi sayang kalau kubuang, jadi, aku memakannya.

Kau gila.

Dari semua overdosis.

Bagaimana bisa kau minum dua setelah bergadang?

Ayo pergi.

Kau sudah bekerja keras.

- Hati-hati. - Apa?

Suasananya tegang di sana.

Orang yang tidak kukenal terus mengajukan pertanyaan aneh.

Pertanyaan apa?

Semoga berhasil.

"Wuwon Group Proposal Strategi Iklan Korporat"

Kau kemari hanya untuk melihat hal-hal seperti ini?

Kami paket satu gratis satu,

jadi, bicaralah setelah melihat semuanya.

Melihat dua pekerjaan ceroboh hanya membuang dua kali waktuku.

Bukankah begitu, Pak Hwang?

Dalam masa kritis seperti ini,

apa orang-orang ini harus buang waktu...

hanya untuk melihat hal seperti ini?

Lama tidak bertemu, Direktur Go.

Lama tidak bertemu, Wakil Presdir Kang.

Apa kau menyiapkan ini dengan baik?

Ya. Presentasi ini...

Memangnya kau siapa bisa memerintahku?

Aku?

Aku wakil presdir,

orang yang akan memutuskan presentasi ini.

Beraninya kau membalas perkataan atasanmu?

Dengar, tanpa melakukan semua ini,

VC Planning masih yang terbaik di industri ini.

Kalau begitu, kau tak perlu melakukannya.

Kalau tidak, siapa yang akan rugi?

Tentu saja yang di bawah.

Benarkah?

Sepertinya kau tak tahu...

yang membantumu adalah yang di atas.

Kenapa kau membantuku?

Bodoh.

Apa?

Baiklah, tentu.

Aku akan berhenti berurusan dengan makhluk jahat sepertimu.

Kalian lihat itu?

Kami mengorbankan tidur kami sejauh ini...

untuk mempersiapkan ini.

Boleh kumulai presentasi yang susah payah kami siapkan?

Ya, silakan dimulai.

Sebelum itu, aku harus meluruskan semuanya.

Nona Jo Eun-jeong.

Ya?

Orang yang menyebabkan keributan tak berhak duduk di sini, kan?

Kau.

Keluar.

Konon, beginilah dunia berubah setelah COVID-19.

Kalian bisa membaca ini.

"Tren normal baru dari perspektif perusahaan."

Seperti apa trennya, apa yang orang bicarakan...

Kalian pasti sudah mendengar tentang ini sepanjang hari.

Proposal dan konsep videonya sangat berbeda.

Slogan seperti ini.

Aku yakin ada yang telah melakukan presentasi tentang ini sebelumnya.

Permisi?

Ya?

Bukankah kau melakukan ini dengan tidak tulus?

Itu karena kau mendengarkan secara tidak tulus.

Aku muak dengan ini.

Apa yang kau lakukan sekarang?

Entahlah.

Apa yang kulakukan sekarang?

Ini semua hal tidak berguna yang sebaiknya tidak kita lakukan.

Benar sekali.

Jadi, kau menyiapkan paket satu tambah satu...

yang berupa hal-hal tak berguna.

Direktur Go!

Nyalakan lampunya.

Mau saling jujur saja?

Alasan Anda membuat iklan korporat berskala besar...

meski ada masalah negatif yang mengelilingi perusahaan.

Alasan wakil presdir VC Group, juga tunangannya, hadir di sini.

Alasan para pengacara yang identitasnya tak diketahui...

berada di sini.

Anda pikir kami mengatakan omong kosong ini...

karena tidak tahu alasannya?

Tidak.

Bukannya kami tidak tahu alasannya,

tapi kami tidak tahu cara melakukannya.

Kita tahu masalahnya,

tapi tidak tahu cara menyelesaikannya.

Itu sebabnya kita terus berputar-putar.

Jadi, kau menyuruh kami melakukan apa?

Sekaranglah yang sesungguhnya.

Turunkan kakimu...

dan dengarkan baik-baik mulai sekarang.

Kalau kau syok saat mendengarkan dalam postur seperti itu,

sarafmu akan terjepit.

"Ketua Kim..."

"Proyek Jaminan"

"Proyek Jaminan"

"Proyek Jaminan Ketua Kim"

"Proyek Jaminan Ketua Kim"

Aku sungguh tak bisa membiarkannya berada di sisi Han-na.

"Proyek Jaminan Ketua Kim"

Sekarang...

aku akan memulai presentasi yang sebenarnya.

"Proyek Jaminan Presdir Kim"

"Hukum tidak sempurna..."

Selama 23 tahun,

aku hidup di penjara...

Ayah, ayo pulang.

Tapi sekarang,

mereka bilang aku tidak bersalah.

Astaga.

Mereka bilang, seperti itulah hukum.

Sekitar 23 tahun lalu, mereka bilang aku pembunuh.

Tapi sekarang, mereka bilang bukan.

Hak apa yang dimiliki hukum untuk menyuruhku ini dan itu?

Mereka bilang akan mengganti kerugianku.

Tapi...

bagaimana mereka akan mengganti rugi...

23 tahun hidupku dengan uang?

Dia sudah menikah.

Berapa banyak...

Berapa banyak...

Berapa banyak tepatnya...

yang mampu mengganti kerugianku...

karena tak bisa melihat putriku tumbuh?

Dua puluh tiga tahun.

ltu satu, dua, tiga tahun, lebih dari 20 tahun.

Selama 23 tahun itu, dia menjalani hukumannya,

tapi dia tak bersalah?

Akar dari masalah ini...

ialah penyelidikan penangkapan.

Ada yang mengatakan...

masalahnya terletak pada penyelidikan penangkapan.

Bersama kami, ada Pengacara Choi Yeong-jae,

ahli persidangan ulang yang menangani kasus ini.

Senang bertemu denganmu.

Halo.

Dibandingkan dengan negara-negara Eropa yang maju,

kita masih memiliki tingkat tahanan yang tinggi...

atau seperti yang kita sebut, menyelidiki setelah mencetak gol.

Dengan mencetak gol, maksudmu...

Itu bahasa gaul yang digunakan oleh jaksa.

- Artinya memenjarakan orang. - Mencetak gol!

Tolong jaga siarannya provokatif untuk malam ini.

Baiklah.

Kudengar kau mulai mengumpulkan opini publik.

Kita akan memulainya besok.

Baiklah.

Bagaimana dengan jumlah iklannya?

Kami akan mengisinya.

Terima kasih.

"Hukum tidak sempurna."

"Hukum tidak sempurna."

"Investigasi tanpa penahanan,"

"gabung dalam langkah pertama melindungi hak warga."

"Respons Penelitian"

Halo. Ini KR Research.

Ada pemungutan suara tentang investigasi tanpa penahanan.

Kalau setuju, tekan satu.

Kalau tidak setuju, tekan dua.

Kalau setuju, tekan satu. Kalau tidak setuju, tekan dua.

Satu.

Tentu saja satu.

Ada pemungutan suara mengenai...

investigasi tanpa penangkapan karena hukum tidak sempurna.

"Hukum tidak sempurna."

"Delapan dari sepuluh warga setuju investigasi tanpa penangkapan."

"Kepala Tim Hukum, Bae Jeong-hyeon"

Halo, Pak Bae.

Kami sudah membuka jalan untukmu menuju Yeouido.

Apa kau menyukainya?

Ya.

"Sidang Ditunda"

Di dunia ini, tak ada yang benar-benar sempurna.

Di dunia ini, tak ada yang tak pernah berubah.

Dengan ini, saya mewakili juri...

untuk meminta maaf atas kesalahan kami di masa lalu.

Sesuai dengan prinsip hukum,

untuk menegakkan akal sehat dan kehendak rakyat,

pengadilan menganggap rendahnya risiko Kim Wu-won...

menghancurkan bukti atau kabur dan memberinya jaminan

Kau melakukannya dengan baik.

Begitulah cara kita memanfaatkan uang kita.

Kurangi separuh anggaran yang kita berikan ke firma hukum.

Baik, Pak.

Hanya dipisahkan dinding,

tapi udaranya terasa berbeda di sini.

Manisnya!

Ketua Kim,

pesanlah ayam goreng saat kau kembali ke rumahmu.

Ayam goreng?

Kenapa?

"Ruang Santai Wuwon"

Tapi ayahku tidak suka ayam goreng.

Kalau artikel menerbitkan foto dia membeli ayam goreng...

di hari dia dibebaskan,

publik akan memandang dia secara berbeda.

Alih-alih ketua konglomerat besar yang dibebaskan dengan jaminan,

mereka akan memandangnya...

sebagai orang biasa yang ingin makan ayam goreng.

Itu ide bagus.

Kalau begitu, kita lakukan itu.

Tolong lanjutkan sisanya sesuai saranku.

Baiklah. Selain CI Wuwon Group,

aku akan menangani pers.

Berapa harga ayam goreng sekarang?

Sedikit di bawah 20.000 won.

Sesuatu yang tak bisa diselesaikan bahkan dengan dua miliar won,

Orang ini menyelesaikannya dengan kurang dari 20.000 won.

Siapa dia?

Apa?

Mengatakannya sebagai ulah Han-na hanya alasan untuk pamer.

Pasti ada seseorang yang mengerjakan semuanya.

Mau kuatur pertemuan kalian?

Tentu.

Ketua Kim sudah keluar.

Apa kau mendengarkanku?

Ini...

Ini...

bukan hal yang bisa dilakukan oleh iklan.

Bisa! Iklan pasti bisa!

Tugas kita adalah menanamkan ide di pikiran orang-orang...

dan menciptakan opini publik.

Sebenarnya kami skeptis soal itu.

Setelah melihat tim kreatif TF, aku tercengang.

Aku memberikan ide itu dan mata Direktur Go berbinar.

Dia membuat seluruh proposal dalam sekali percobaan!

Begitu rupanya.

Tapi ada apa dengan plester di dahimu?

Terima kasih sudah memberitahuku.

Mari minum bersama dalam waktu dekat.

Akan kulihat apa aku punya waktu. Aku tidak yakin bisa.

Dasar bodoh. Dia bahkan tak becus mengurusnya.

Sampah ini harus kubuang atau kudaur ulang?

Kita buang saja dia.

Kau ingin memecat kepala perencanaan...

hanya karena dia kalah presentasi?

Ya.

Kau ingin manfaatkan presentasi yang perusahaan kita menangkan...

sebagai alasan?

Mereka berjanji, yang kalah akan meninggalkan perusahaan.

Yakin bukan kau yang menyuruh mereka pergi?

Tidak juga,

tapi kurasa serupa.

Aku hanya memikirkan perusahaan...

Alih-alih memikirkan perusahaan,

kurasa kau memikirkan dirimu sendiri.

"Aku di atas kalian berdua.

Akan kutunjukkan akibatnya kalau kalian melawanku."

Bukankah begitu?

Apa aku terlihat seperti orang yang akan melakukan itu?

Ya.

Kau memang terlihat seperti melakukan itu.

Masalahnya...

Di perusahaan tempat orang dipecat karena kesalahan kecil...

dan mereka harus menyadari...

suasana hati pemiliknya saat mereka bekerja,

kau tahu karyawan macam apa yang akan bertahan?

Entahlah.

Orang yang tidak kompeten.

Orang yang akan menyanjung dan menciptakan politik kantor...

untuk naik jabatan.

Saat itu terjadi,

karyawan yang sangat andal dalam pekerjaan mereka...

tidak tinggal di perusahaan.

Mereka akan memutuskan untuk pergi karena tak melihat masa depan...

atau diusir karena politik kantor.

Bagaimana dengan Direktur Go?

Go Ah-in menyingkirkan semua karyawan yang tak dia sukai.

Sebenarnya, dia melakukan sebaliknya.

Dia menyingkirkan yang bertahan melalui politik kantor.

Selain itu,

dia tidak memecat mereka.

Dia hanya memindahkan mereka ke posisi sepele.

Kalau begitu, kau memintaku untuk tidak melakukan apa pun?

Kau mau aku melihat mereka merangkak di atas kepalaku.

Ya, Pak.

Belikan sebotol susu pisang.

Jangan lupa sedotannya.

Paman!

Kau tidak perlu pergi.

Dia akan segera tenang.

Kalau aku tak bisa melakukannya,

bagaimana aku, tanpa pengalaman di industri ini,

bisa mengendalikan para rubah licik ini?

Aku tidak bisa membiarkan mereka mempermainkanku!

Tentu saja jangan biarkan mereka mengendalikanmu.

Kalau begitu, beri tahu aku apa yang harus kulakukan.

Sudah kubilang.

Sudah kubilang Direktur Go...

memindahkan karyawan ke posisi sepele.

Kalau begitu...

tolong berikan persetujuanmu sesuai perkataanmu.

Siapkan dokumennya dan kirimkan padaku.

Baiklah.

"Pengadilan mengabulkan permohonan jaminan Ketua Kim Wu-won."

"Jaksa Kim Wu-seok"

Siapa yang membebaskan Kim Wu-won?

Aku harus mencari tahu...

siapa orang ini.

Penyidik,

tolong bantu aku menemukan seseorang.

Dia datang.

Aku akan pulang.

Direktur Go, kau mau pulang?

Ya, kenapa?

Presentasinya sangat sukses.

Tentu saja!

Ya, benar.

Kita harus mengadakan makan malam perusahaan.

Makan malam perusahaan adalah kebajikan pemimpin sejati.

Perlu kucarikan tempat?

Tempat ini bagus. Kupesan, ya?

Ayo.

Lain kali saja.

Lain kali?

Bukan "kalian bisa makan tanpa aku"?

Ya.

Tahun, bulan, tanggal, dan kapan berikutnya?

Kapan kita punya lebih banyak waktu?

Aku akan pergi.

- Hati-hati di jalan. - Hati-hati di jalan.

Itu kemajuan yang berani.

Aku gemetar bahkan saat mengatakannya.

Kenapa harus gugup?

Kita harus mengetuk agar dia membuka pintu.

Mengetuk?

Sepertinya kepalamu terbentur.

Mau minum, hanya kita saja?

Aku juga lain kali saja.

Kau ada acara?

Ya.

Aku akan mengobati traumaku.

Dia bilang itu akan jadi trauma kalau terbiasa dihindari,

jadi, aku harus menghadapinya.

Aku akan pergi.

Baiklah. Ayo.

Perhatian, semuanya.

Kalian mungkin akan terkejut, jadi, tolong berhenti makan.

Mari bicara.

Dengarkan ucapanku tanpa terkejut.

Aku...

tidak berhenti bekerja.

Maksudku, bukannya berhenti,

aku naik jabatan.

Aku bukan lagi penulis naskah, tapi direktur kreatif!

Kenapa kau tak terkejut?

Kenapa Ibu tidak terkejut?

Aku sudah tahu.

Benar. Ekspresimu bukan seperti orang yang berhenti bekerja.

Apa maksudmu?

Aku berusaha sangat keras untuk berpura-pura!

Kau tidak pandai berakting.

Aku khawatir setiap kali melihatnya.

Aku berpikir bagaimana dia akan bertahan di perusahaan...

kalau senaif ini.

Aku kagum dia tidak dipecat dan bahkan naik jabatan.

Apa ini?

Jadi, kalian semua tahu soal itu?

Tentu saja tidak. Ada seseorang yang tertipu.

Tidak!

Tidak! Tidak!

- A-ji. - Tidak! Tidak!

Ibu pembohong! Ibu pembohong!

A-ji, Ibu naik jabatan. Ibu tidak bisa berhenti.

Tidak! Ibu bisa berhenti!

Ibu bisa menyerahkan pekerjaan Ibu!

Tidak bisa.

Direktur kreatif tidak bisa menyerahkan pekerjaan mereka.

Aku tidak mau! Aku tidak mau!

Ibu juga tidak mau!

Kau tahu betapa kerasnya Ibu bekerja...

untuk menjadi direktur kreatif?

Aku tidak mau! Kubilang aku tidak mau!

Ibu juga tidak mau.

Ibu tak akan berhenti. Maksudnya, Ibu tak bisa berhenti!

Kalau kau terus begini, Ibu tak akan menjadi ibumu.

ibu hanya akan menjadi ibunya iklan.

Kau harus menenangkannya. Kenapa kau bertengkar dengannya?

Dia harus mengerti maksudku agar aku bisa menenangkannya.

Dia mirip siapa sampai bersikap seperti itu?

Aku seperti ini bukan karena melakukan itu!

Benar, benar.

A-ji, ayo masuk ke kamar. Kau menangis.

Sial.

Aku sudah menghadapinya. Kenapa traumaku tak sembuh?

Selamat pagi!

Selamat menikmati.

- Kakek, makanlah dua mangkuk. - Kenapa?

Kau ingin pria tua ini cepat mati karena gula darah tinggi?

Kau harus bertenaga untuk hidup lama...

dan melihat kami menjadi yang terbaik di Asia.

Kau selalu bicara seperti anggota kongres.

Kenapa kau membandingkanku...

dengan para pekerja kontrak empat tahun itu?

Seperti kata orang, kayu bengkok menghasilkan api lurus.

Para eksekutif dari kantor pusat sangat memujimu.

Ini semua berkat kerja keras karyawan di VC Planning.

Kau benar.

Itu pekerjaan Direktur Go, bukan pekerjaanmu.

Kinerja karyawanku, jadi, itu juga kinerjaku.

Karyawanmu? Apa dia benar-benar karyawanmu??

Dia karyawan VC Planning.

Hei, Han-su.

- Ya, Kakek. - Apa maksudmu?

Apa?

Kalau pelayan bekerja dengan baik,

itu karena majikan mereka memberi perintah bagus.

Bagaimana bisa disebut pencapaian pelayan?

Ya, kau benar.

Memiliki pelayan bawahan yang andal bekerja...

juga keahlian seorang majikan.

Tentu saja.

Pelayan wanita itu,

aku harus bertemu dengannya.

- Mau bertemu dengannya? - Ya.

Ketua Kim juga ingin bertemu dengannya.

Benarkah? Baguslah kalau begitu.

Kalau begitu, saat aku makan malam dengan Ketua Kim,

letakkan satu kursi lagi di sampingku.

- Di sampingmu? - Ya.

Mereka yang tumbuh terbiasa membaca situasi...

tidak suka duduk di bawah meja.

Lihat dia.

Dia membaca tentang Go Ah-in.

- Kakek? - Ya?

Berhentilah bekerja dan istirahat.

Aku akan menua kalau bermalas-malasan.

Apa makan dua mangkuk nasi akan membuatku hidup lebih lama?

Pak Park, ayo.

Kau membeli sepatu baru?

Ya.

Hadiah untukmu.

Apa-apaan, ini masih pagi.

Apa maksudmu? Tentu saja aku bersenang-senang.

Apa ini menyenangkan bagimu?

Kau bukan anak kecil lagi.

Tahukah kau, kreativitas dihasilkan...

saat kau memandang dunia seperti anak kecil?

Aku membacanya di buku.

Buku?

Kau membacanya dari novel online, kan?

Tidak, aku membacanya dari buku!

Jangan bohong.

Ayolah...

Mereka dekat.

Sedikit terlalu dekat.

Direktur Go,

ini memang terlambat, tapi selamat.

Terima kasih. Semuanya berkat dirimu.

Kulihat kau membeli sepatu baru.

Malam ini, kau senggang, kan?

Ada apa?

Keluarga Ketua Kang dan keluarga Ketua Kim...

akan makan malam bersama hari ini.

Mereka juga ingin kau bergabung dengan mereka.

Aku?

Ya.

Di antara kedua ketua,

siapa tepatnya yang memintaku hadir?

Tepatnya,

Sang bos.

"Marak di media sosial..."

"Sentuhan kemanusiaan Ketua Kim, memesan ayam setelah dibebaskan."

"Ketua pasti juga mengidam ayam setelah dibebaskan."

"Ayam setelah dibebaskan. Dia pasti pria yang rendah hati."

Reaksinya bagus.

Kau memberitahunya?

- Ya. - Apa katanya?

Maka tolong tiba di tempat tepat pukul 18.50 malam ini.

Aku akan mengirimkan alamatnya.

Pak Park.

Ya?

Apa kau punya saran untukku?

Saat kau bertemu Ketua,

anggaplah seperti berdiri di depan Dewa Dunia Bawah...

dan jujurlah tentang semuanya sebisa mungkin.

Selain itu,

jangan belikan mereka apa pun saat kau pergi.

Mereka tidak kekurangan apa-apa.

Dia tidak banyak bicara.

Baiklah.

Apa kau Direktur Go Ah-in?

Ya.

Silakan masuk.

Silakan lewat sini.

Silakan duduk di sini.

Di sini?

Kau adalah tamu. Kau harus duduk di ujung sana.

Bersikaplah nyaman dan apa adanya.

Senang bertemu denganmu.

Aku kepala kreatif VC Planning, Go Ah-in.

Duduklah.

Ini kunjungan pertamamu,

tapi kau datang dengan tangan kosong.

Apa?

Itukah yang diajarkan orang tuamu?

Kurasa aku sudah memberimu hadiah besar,

jadi, aku datang dengan tangan kosong.

Aku juga berpikir kau tidak kekurangan apa-apa.

Begitu rupanya. Selamat datang. Mari makan.

Tidak banyak, kan?

Tidak, ini cukup.

Tidak terlalu berbeda hanya karena kami kaya.

Kami makan makanan yang sama seperti orang Korea lainnya.

Benar, kan?

Orang selalu berpikir kami makan mewah setiap hari.

Kau selalu makan yang semacam itu.

Kapan?

Aku memakannya sesekali. Hanya sesekali

Direktur Go.

Makanlah yang banyak.

Direktur Go,

bagaimana aku harus mengungkapkan...

rasa terima kasihku padamu?

Tidak apa-apa. Aku hanya bekerja sesuai gajiku.

Aku suka pola pikirmu.

Bekerja sesuai gajimu.

Benar, kan?

Apa kita perlu mendirikan agensi juga?

Perlu?

Aku juga bisa menggajimu dengan jumlah yang sama,

jadi, beri tahu aku kalau Han-na menyulitkanmu.

Akan kuberikan berapa pun yang kau mau.

Sebelum itu, beri tahu aku dulu.

Kantor pusat sedang membuka posisi direktur eksekutif pemasaran.

Orang periklanan harus tetap di agensi,

untuk apa dia pindah?

Kita selalu bisa melakukan pemindahan karyawan...

kalau dia naik jabatan.

Karena ini hari bahagia, mau bersulang?

Ini pasti tak nyaman bagimu.

Kami menahanmu terlalu lama, kan?

Tidak apa-apa.

Aku akan pergi sekarang.

Pak Park.

Ya, Pak.

Dia minum-minum. Antar dia pulang.

Tidak apa-apa, sungguh.

Sampai jumpa lagi.

Jangan terlalu senang soal itu...

dan jangan sampai terlalu memikirkannya.

Mereka akan memanggilmu saat membutuhkanmu...

dan mengusirmu saat tidak membutuhkanmu.

Kenapa kau bersikap baik padaku?

Apa ini seperti rasa kekerabatan antar pelayan?

Tidak.

Kita memiliki hubungan timbal balik,

jadi, aku memberi agar bisa mengambil.

Aku sudah mulai takut...

memikirkan apa yang ingin kau ambil.

Bisakah aku pergi ke suatu tempat selain rumah?

Tentu.

Ke mana saja selama di bawah garis gencatan senjata.

Kau sudah bekerja keras hari ini.

Melihat kejadian hari ini,

kau pasti kesulitan bekerja setiap hari.

Sampai jumpa.

Aku sungguh tidak tahu malu.

Apa?

Kau baru pulang dari makan malam dengan ketua kaya,

tapi di sini aku menyajikan hidangan yang berantakan.

Jangan bercanda denganku.

Aku sangat tak nyaman sampai tak bisa makan dengan baik.

Itu tagihanmu.

Hadiah karena sudah bekerja keras. Selamat menikmati.

Apa yang harus kulakukan?

Kurasa aku terjebak di antara pangeran dan tuan putri.

Jangan lakukan apa-apa.

Jangan mencoba menang dengan memihak satu pihak.

Amati saja situasinya dan pilih yang menang.

Itulah hukum kesuksesan...

yang tak pernah berubah di negara ini.

Suatu kehormatan bagiku. Mari bersulang.

Apa ini?

Apa kau mengabaikanku karena kau baik-baik saja?

Kau berisik.

Aku berisik?

Kalau begitu...

Apa kau sudah mengabaikanku, Direktur Go?

Sudah kubilang hentikan.

Tagihan...

Permisi.

Kenapa kau tidur di sini?

Antara Kang Han-su dan Kang Han-na,

kau akan bekerja dengan siapa?

Ceritanya sangat jelas hingga aku langsung mengerti.

Bisakah kuanggap sebagai respons positif?

Direktur, apa kau menyukaiku?

Aku juga harus punya jaminan.

Apa ada pekerjaan...

yang bisa kulakukan di agensi di sana?

Benar. Tidak ada aturan dalam pertarungan.

Sudah selama ini, kenapa baru sekarang?

Ah-in, hiduplah seperti orang lain.

Kau pikir aku ingin hidup seperti ini?

Kalau menjadi lemah, aku harus kabur.

Itu satu-satunya cara agar aku bisa bertahan.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.