All language subtitles for Wulin Heroes E06

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic Download
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

♪Aku baru saja keluar dari hutan♪

♪Kepalaku masih kurang sadar♪

♪Peri ginseng♪

♪Aku memiliki keterampilan♪

♪Memasuki dunia persilatan sendirian♪

♪Percaya pada takdir♪

♪Terus mencari tanpa kejelasan♪

♪Ketika datang kembali♪

♪Aku menantikan cinta♪

♪Siapa pasangan takdirku♪

♪Lihatlah, ternyata jodoh senantiasa menungguku♪

♪Percaya cinta pernah ada♪

♪Lihatlah diriku♪

♪Terbuka dan bebas♪

♪Tidak pernah meragukan cinta♪

♪Meskipun aku♪

♪Membuat masalah di mana-mana♪

♪Datang ke dunia fana demi mencari cinta♪

♪Bagaimana mencari takdir♪

♪Apa yang benar atau salah, aku yang berbangga diri♪

♪Tidak perlu khawatir berlebihan♪

♪Hanya tahu♪

♪Tidak peduli pergi ke mana♪

♪Kau akan selalu menemaniku♪

[Pahlawan Dunia Persilatan]

[Episode 6]

Kalau tahu akan seperti ini,

aku tidak akan pergi sendirian.

Meski mati,

aku juga ingin mati bersamanya.

Kalau kau tidak percaya bahwa dia sudah mati,

lantas kenapa kau dengan mudah

mengatakan kata mati?

Namun, aku harus mencarinya di mana?

♪Tidak sempurna seperti bulan♪

Meskipun harus mencari di seluruh dunia,

Ye Xi,

aku bersumpah,

aku pasti akan menemukanmu

dan membalaskan dendammu.

♪Kubersedia menggunakan waktuku♪

♪Membuat lagu untukmu♪

♪Takdir telah mempermainkanku♪

♪Melihatmu dari kejauhan♪

♪Ada kesetiaan dalam cinta♪

♪Memimpikan sosokmu♪

Waktu itu semua penyakitku

kambuh bersamaan,

lalu ditambah dengan masuk angin,

aku hampir saja mati.

Kalau bukan karena bertemu denganmu,

aku tidak mungkin bisa bertahan.

Sebagai tabib,

aku tidak boleh membiarkanmu mati.

Namun, tubuhmu...

Aku tahu.

Aku dipaksa untuk mengetes obat selama bertahun-tahun.

Meski dewa yang hadir,

juga tidak bisa menyembuhkanku.

Aku meracik satu resep baru,

mungkin berguna untukmu.

Aku tidak apa-apa.

Sekarang aku hanya berharap dia bisa baik-baik saja,

lalu buat dia segera ingat padaku.

Namun, mungkin dia tidak ingin mengingat

pengalaman masa lalunya.

Sama seperti mimpi,

dilupakan setelah bangun.

Memulai dari awal,

mungkin saja adalah hal yang bagus.

Kau hanya berpikir untuk mengenang masa lalu,

tapi seperti itu sangat kejam baginya.

Apakah kau tidak ingin

dia mengingat semuanya?

Ngomong-ngomong,

sepertinya aku tidak pernah tahu

apa hubunganmu dengannya.

Namun, tidak apa-apa.

Tidak ada orang yang lebih mencintainya

daripada aku.

Aku pernah mendengar putra mahkota

mengatakan hal yang sama.

Namun, semakin indahnya janji,

terakhir yang sedih

hanya Ye Xi.

Jangan bandingkan dia denganku.

Ngomong-ngomong, kalau bukan karena kau

menyelamatkan mereka,

peristiwa selanjutnya tidak akan terjadi.

Lembah Fenghua diwariskan turun-temurun.

Ada aturan pendiriannya.

Aku tidak bisa melanggar aturan dalam lembah.

Jadi,

orang yang mengasingkan diri dari dunia fana sepertimu,

sama sekali tidak tahu apa itu cinta.

Ketika aku merasa rendah diri

sampai tidak seperti manusia,

hanya dia yang membantuku,

dan bahkan

mematahkan tangannya untuk menyelamatkanku.

Ketika melihat matanya,

aku merasa

semua kejahatan di dunia ini

berubah menjadi baik.

Tidak ada wanita lain

yang bisa sebaik dia lagi.

Sejak itu,

aku bersumpah

untuk baik padanya seumur hidup.

Kalau aku menyakitinya,

aku akan membunuh diriku sendiri.

Sekarang aku sudah menemukannya,

maka, dia adalah hal terbesarku.

Tidak ada hal yang lebih penting dari dia.

Apakah Adipati masih ingat ada dunia?

Terlebih lagi, tidak ada gunanya

kalau hanya terharu sendiri.

Mengenang hubungan kita dulunya,

aku tidak keberatan.

Namun, aku ingin memperingatkanmu.

Yang perlu kau lakukan adalah

membantuku menemukan tulang naga,

buat dia teringat lagi padaku.

Sisanya tidak berhubungan denganmu.

Jangan memiliki

pemikiran yang tidak seharusnya ada.

Sayang sekali.

Tidak bisa meski aku ingin jatuh hati.

Tuan Muda.

Anda masih sedang melihat pemandangan?

Matahari segera terbenam.

Tidak ada gunanya ditatap terus.

Masih belum ada kabarnya?

Ada.

Katakan.

Namun, tidak terlalu baik.

Ada karyawan di jalan di pinggiran ibu kota,

melihat Tuan Bai

berjalan bersama adipati.

Tuan Bai terlihat cemberut.

Seperti dipaksa.

Jadi, dia diam-diam mencari tahu.

Mereka bilang

sepertinya pergi ke Kuil Nanke.

Adipati Cang Qi?

Waktu itu dia ditindas oleh putra mahkota.

Sangat menyedihkan.

Waktu itu aku merasa

seorang pria yang begitu tampan

pasti akan menimbulkan masalah.

Sekarang dia naik jabatan,

memang agak menakutkan.

Kalau begitu, Tuan Bai dan adipati berjalan bersama,

apakah dia dalam bahaya?

Tuan Bai pasti dipaksa olehnya

karena alasan tertentu.

Aku harus segera pergi

untuk membantunya bebas dari Cang Qi.

Segera berangkat.

- Tuan Muda! - Tuan Muda!

[Aula Utama]

Adipati,

di belakang patung Buddha,

kami menemukan sebuah jalan rahasia.

Hamba sudah mencarinya dengan cermat.

Tidak menemukan tulang naga.

Tidak ada tulang naga?

Kalian tunggu di dalam.

Aku akan pergi mencarinya sendiri.

Adipati.

Katakan.

Kabarnya

putra mahkota...

Mantan putra mahkota pernah

tinggal beberapa saat di sini.

Dia mimpi buruk setiap hari,

dan menyuruh kepala biksu untuk melantunkan mantra.

Kemudian tidak tahu kenapa,

dia mengutus orang untuk menyegel tempat ini.

Kau masuk bersamaku.

Apa yang perlu ditakutkan?

Siapa yang takut?

Aku tidak takut.

Bukankah ada kau?

Kau panik karena berada di ruang tertutup.

Aku tidak bisa membantu

meringankan sedikit pun.

Aku tidak punya penyakit.

Baik.

Bai Yue!

Bai Yue!

Kau ada di mana?

Aku ada di sini.

Kau takut ruang tertutup,

takut gelap dan takut hantu.

Kau takut semuanya.

Jadi, untuk apa kau ikut ke sini?

Kau!

Tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.

Kalau tidak, aku...

Bai Yue!

Tunggu aku.

Ye Xi?

Kau baik-baik saja?

Cang Nan?

Putra mahkota?

Lukisan dinding ini menceritakan

tentang Cang Nan dan Ye Xi.

Tuan.

[Tiga tahu lalu]

[Tiga tahun lalu] Mainlah ke sini.

Ayolah.

Nona di Paviliun Chunxiang,

pandai bernyanyi dan menari.

Kujamin Putra Mahkota akan sangat senang

dan lupa untuk pulang.

Raja tempurku.

Ayam siapa?

Ayam siapa?

Beraninya memakan

raja tempur milik tuan kami.

Ayamku.

Petugas!

Tangkap dia!

Tunggu!

Kau kelihatan

tampan dan imut.

Tidak baik kalau bertindak sembrono di jalanan.

Kau itu namanya menindas orang secara terang-terangan

mengandalkan kekuasaan.

Kalau begitu,

aku harus berbicara baik-baik denganmu.

Pertama-tama,

ayam memakan serangga, itu adalah sifat nalurinya.

Ayamku bukan sengaja

memakan jangkrikmu.

Kau yang duluan menabrakku,

sehingga jangkrikmu jatuh,

membangkitkan nafsu makan ayamku,

sehingga ia memakannya.

Jadi, apa hubungannya denganku?

Aku...

Jadi, kalau kau

ingin menghukumku,

kita ikuti hukum negara saja.

Hukum mana yang telah kulanggar?

Lancang sekali!

Kau menyinggung orang yang lebih berkuasa.

Aku bukan lancang, tapi bernyali.

Kau...

Siapa nama Nona?

Apakah namamu Hong?

Ye yang artinya daun,

dan Xi yang artinya optimis.

Ye Xi.

Namaku tidak akan berubah.

Nona, ayam ini...

Kuberikan kepadamu.

Kau pulang dan masak saja.

Untuk meredakan dendammu.

Ini

juga untukmu.

Lumayan enak.

Aku pergi dulu.

Putra Mahkota.

Putra Mahkota.

Apakah perlu mencari jangkrik lagi?

Untuk apa mencari jangkrik?

Kau tidak mendengar namanya Ye Xi?

Pergi cari wanita itu.

Kenapa melongo?

Cepat pergi!

Apakah kalian mendengarnya? Cepat pergi!

- Baik. - Baik.

Ayo.

Ayo.

Putra Mahkota, tidak salah.

Ini tempatnya.

Katanya pemilik toko di sini

menemukannya.

Waktu itu dia di luar kota,

tidak tahu kenapa, kaki dan tangannya patah.

Pemilik toko kasihan padanya,

jadi, memasukkannya ke dalam peti mati,

dan membawanya pulang.

Kemudian, melihatnya tidak punya rumah,

jadi, membiarkannya tinggal.

Apakah ada orang?

Apakah ada orang?

Apakah ada orang?

Apakah aku bukan orang?

Nona Ye.

Kenapa kau?

Kenapa?

Kau datang untuk membeli peti mati?

Benar.

Tidak.

Aku tidak membeli.

Apakah aku tidak boleh datang melihat?

Karena kau

ingin membantu bisnisku,

toko kami baru masuk

peti kayu phoebe emas.

Kalau dikubur di dalam tanah,

tidak akan membusuk dan tidak rusak dalam waktu ribuan tahun.

Orang biasa tidak mampu membelinya.

Namun, orang seperti Tuan,

pasti bisa menggunakannya.

Kau...

Kau tidak ingin hidup?

Beraninya kau memanggil putra...

Beraninya kau memanggil tuan seperti itu

dan mengutuknya.

Kau benar-benar sangat sembrono.

Kau benar.

Kayu phoebe emas sangat langka.

Aku akan membelinya untuk ayahan...

Ayahku.

Untuk digunakan setelah waktunya.

Ini adalah peti kebahagiaan.

Kau benar-benar ingin membelinya?

Apakah seribu tahil cukup?

Sepertinya tidak cukup, 'kan?

Kalau begitu, pakai emas.

Seharusnya cukup, 'kan?

Putra...

Tuan, sadarlah.

Baiklah.

Ditambah dengan kau menggodaku terus,

sudah cukup.

Jangan salah paham.

Aku benar-benar

cinta pada pandangan pertama terhadapmu.

Aku tidak bisa melupakanmu bahkan dalam mimpi.

Apakah kau tidak merasa tidak cocok

membahas cinta

di tempat seperti ini?

Kalau begitu,

aku bawa Nona pergi ke tempat yang bagus?

Apakah kau ingin membawaku masuk ke istana?

Kau...

Bagaimana kau tahu?

Semua orang hebat itu,

bukankah pengawal dalam istana?

Meski memakai jubah hitam dan bertopeng,

tapi di pinggang mereka

ada lencana yang terlihat jelas.

Seolah-olah takut orang lain tidak bisa melihatnya.

Lalu, kau,

tadi kau keceplosan,

hampir memanggil putra mahkota.

Namun, tidak perlu repot-repot.

Aku tidak akan masuk ke istana.

Kantong pewangi, liontin, mainan.

Lihatlah ini.

Apakah kau suka?

Lihatlah.

Putra Mahkota.

Sudah datang.

Sudah datang.

Sini, berikan padaku.

Pergilah.

Kenapa kau datang lagi?

Kesatria wanita,

aku tahu kau pandai seni bela diri.

Kau bisa memukul orang

sampai babak belur dengan senjata apa pun,

tapi bukankah biasanya

orang di dunia persilatan memiliki pedang?

Di mana pedangmu?

Beberapa hari yang lalu, pemilik toko sakit.

Aku tidak punya uang untuk membeli obat,

jadi aku menggadaikan pedang untuk kebutuhan darurat.

Coba lihat pedangku ini.

Ini untukmu.

Ternyata kau datang untuk memberiku pedang?

Sungguh murahan. [*Salah diartikan menjadi pedang sungguhan]

Ya, pedang sungguhan.

Lihatlah.

Sangat mengkilap.

Kalau dihunuskan di malam hari,

pasti membutakan mata semua orang.

Aku juga harus mencegah pencuri.

Agak tidak nyaman.

Kukembalikan saja.

Pedang ini harganya seribu tahil.

Pedang ini harganya seribu tahil.

Putra Mahkota.

Kenapa pedangnya tidak berhasil diberikan?

Pedang apaan yang kau beli ini!

Ini...

Putra Mahkota.

Pedang ini harganya seribu tahil.

Pedang ini harganya seribu tahil.

Putra Mahkota.

Perkataannya benar juga.

Kalau orang yang mengejar wanita siluman

datang kemari,

aku harus bagaimana kalau tidak punya senjata?

Xixi!

Bolehkah aku memanggilmu seperti ini?

Aku paling tidak suka orang lain memanggilku seperti itu.

Kalau saat berkelahi,

ada orang memanggilku seperti itu,

aku pasti akan memukulnya

sampai tidak ada yang bisa mengenalnya.

Kalau begitu, Xi.

Hari ini kepalamu bertambah satu tusuk konde.

Kau memakainya untuk diperlihatkan padaku, 'kan?

Meskipun cantik,

tapi terlalu monoton.

Bagaimana kalau kuberikan

beberapa yang lebih cantik

dan kau pilih sendiri?

Apakah kau tidur nyenyak semalam?

Bagaimana?

Apakah hari ini

kau semakin menyukaiku?

Xi,

cuaca hari ini sangat bagus.

Apakah kau tertarik

untuk pergi melihat bunga bersamaku?

Tidak masalah kalau tidak mau pergi.

Tidak perlu main kekerasan.

Aku pergi,

tapi aku yang tentukan tempatnya.

Baik.

Aku ingin pergi ke rumah bordil.

Rumah bordil terbagus di ibu kota.

Yang akan kuceritakan hari ini adalah

wanita kesatria pertama di dunia persilatan, Ye Xi.

wanita kesatria pertama di dunia persilatan, Ye Xi.

Kisah cinta legendarisnya

ketika bertemu cinta sejati,

dan menikah ke istana.

Maaf.

Ceritanya berlebihan.

Aku tidak tertahan.

Tidak apa-apa.

Aku tahu.

Orang dunia persilatan tidak mempermasalahkan hal kecil.

Beberapa hari yang lalu dia menceritakan

kisah wanita siluman, Ye Xi.

Itu hanya kebetulan saja.

Ada banyak orang yang namanya sama di dunia ini.

Mulai sekarang,

yang akan diceritakan oleh pendongeng

hanyalah kisah kesatria wanita Ye Xi.

Ngomong-ngomong,

kesatria wanita pertama di dunia persilatan,

Ye Xi,

sangat hebat.

Seni bela dirinya luar biasa.

Tidak bisa dikalahkan.

Dia cantik bagaikan peri.

Polos tanpa ternodai.

Elegan, tapi tidak centil.

Kau membayar pendongeng itu berapa?

Tidak seberapa.

Aku menyuruh mereka menceritakannya tiap hari

selama tiga bulan.

Meski kisah wanita siluman Ye Xi

yang diceritakannya sebelumnya itu palsu,

tapi karanganmu ini

benar-benar membuat orang tidak nyaman

saat mendengarnya.

Kalau kau merasa palsu,

kita berdua jadikan menjadi asli saja.

Kemudian suruh mereka karang sesuai dengan cerita kita.

Kali ini saat aku bangun,

aku tinggal di tempat pemilik toko peti mati.

Selain menjaga toko, aku merampok orang kaya untuk membantu orang miskin.

Aku tidak berani dipanggil kesatria wanita,

tapi aku tidak mungkin mencelakai orang.

Namun, aku kehilangan ingatan.

Apa yang kulakukan sebelumnya,

aku sudah tidak ingat lagi.

Namun, mereka semua bilang

aku adalah wanita siluman, Ye Xi.

Meski itu adalah gosip,

apakah kau sama sekali tidak keberatan?

Aku tidak peduli dengan perkataan orang lain.

Kau juga tidak perlu peduli.

Sudah kubilang, dengarkan aku saja.

Di dalam hatiku,

kau adalah wanita kesatriaku.

Petugas!

Ada pembunuh.

Cepat lari!

Cepat cari tempat untuk bersembunyi.

Jangan sentuh anak panah.

Baik.

Kepung tempat ini.

Lindungi putra mahkota. Cepat!

Cepat!

Aku takut ketinggian.

Ternyata kau takut ketinggian?

Bangunlah.

Kau terbang terlalu tinggi.

Tidak pernah ada orang

yang membawaku terbang seperti ini.

Bukankah sekarang seharusnya

kau berpikir

sebenarnya siapa yang ingin membunuhmu?

Peristiwa ini dibicarakan setelah kembali ke istana saja.

Walikota akan menyelidikinya.

Hatimu besar sekali.

Karena ada kau.

Kalau hari ini tidak ada kau,

aku pasti akan mati.

Kau adalah bintang keberuntunganku,

Xi.

Cang Nan

terbiasa berpura-pura menjadi orang baik.

Xi tertipu karena dia baik hati.

Waktu itu karena masalah Tang Yang,

dia menghilang selama dua tahun dan baru kembali.

Namun, dia melupakan semua masa lalunya,

tapi tiba-tiba dipanggil wanita siluman.

Seharusnya dia sangat berharap bisa diperlakukan dengan baik.

[Paviliun Jianjia]

Nona Ye,

sekarang Anda adalah orang Istana Timur.

Sekarang sudah berbeda,

statusmu sangat mulia.

Harus memperhatikan tata krama.

Orang zaman dulu sering berkata,

manusia harus tahu martabat,

harus tahu malu,

harus tahu tata krama.

Apa-apaan itu?

Kasim sialan.

Setelah aku masuk ke istana, kau meremehkanku?

Begitu?

Ini...

Selalu berceramah.

Kau ingin menunjukkan

bahwa kau lebih hebat dari putra mahkota...

Hati-hati.

Minggir.

Hati-hati dengan roknya.

Itu sangat berharga.

Tidak bisa dipakai oleh semua orang.

Sebaiknya aku pergi lebih awal.

Nona Ye!

Nona Ye!

Nona Ye!

Nona Ye, kau tidak boleh pergi.

Nona Ye!

Nona Ye!

Putra mahkota berusaha sepenuh hati demi Nona.

Dia juga khusus menyuruh orang

untuk membantu bisnis peti mati penyelamatmu.

Sehingga Nona setuju

untuk menjadi pengawal di Istana Timur.

Kalau Nona pergi,

putra mahkota pasti

akan mengusirku dari istana.

Baiklah.

Namun, bukankah kaisar sedang berlatih,

tidak ingin bertemu dengan orang lain?

Tetap harus bersujud

di depan pintu.

Lepaskan aku.

Siapa dia?

Kenapa memukulnya seperti itu?

Dia adalah putra dari Adipati Huainan.

Dia dikirim oleh ayahnya ke istana untuk menjadi sandera.

Dia sudah selesai dipukul.

Nona Ye, ayo kita pergi.

Tidak baik kalau terlambat.

Baiklah.

Xi,

ini tidak cocok untukmu.

Peganglah.

Lihatlah.

Ini baru cocok untukmu.

Aku pakaikan untukmu.

Lihatlah.

Cantik, 'kan?

Putra Mahkota.

Kenapa kau datang?

Putra Mahkota jangan marah.

Aku dengar datang adik baru.

Aku datang untuk melayaninya.

Adik terlihat

benar-benar berbeda dari yang lain.

Bukankah ada dayang yang melayani?

Kenapa harus kau?

Namun, sepertinya

kau bisa melakukan banyak hal.

Bagaimana kalau kau bernyanyi

atau menari?

Aku tidak bisa.

Jadi, biarkan aku melihatnya.

Aku tahu Adik adalah

wanita yang dicintai oleh putra mahkota,

tapi mohon Adik

berikan aku kelonggaran.

Kau bangun dulu.

Bangun dulu.

Kalau Adik tidak setuju,

aku tidak akan bangun.

Apakah kau salah paham?

Aku hanya masuk ke istana untuk menjadi pengawal.

Orang yang dicintai apaan?

Namun, kalau kau suka berlutut,

berlutut saja.

Putra Mahkota.

Putra Mahkota, tegakkan keadilan untukku.

Putra Mahkota.

Astaga,

untuk apa kau datang ke sini?

Cepat pergi.

Putra Mahkota.

Putra Mahkota, aku tidak mau pergi.

[Paviliun Jianjia]

Putra Mahkota.

Cepat sampaikan perintahku.

Usir mereka pergi.

Wanita itu sudah dibawa pulang?

Putra Mahkota,

dia sangat cerewet.

Butuh waktu lama untuk membujuknya pergi.

Antarkan mereka

ke Istana Dingin dulu.

Seperti biasanya.

Penuhi semua permintaan mereka.

Biarkan mereka tenang dulu.

Baik.

Oh ya,

apakah Xi pernah bertemu dengan Cang Qi?

Putra Mahkota,

sangat kebetulan.

Tadi pagi aku membawa Nona Ye

pergi bertemu kaisar.

Dia kebetulan melihat

Cang Qi yang baru dipukul,

lewat dari sini.

Aduh,

kenapa kau begitu bodoh?

Lain kali awasi dengan ketat.

Jangan biarkan dia melihat sesuatu yang tidak seharusnya dilihat.

Baik.

Sekarang,

pergi tangkap

Cang Qi.

Aku ingin menghajarnya sendiri.

Lampiaskan amarah.

Cang Qi?

Adipati Huainan sialan itu,

beraninya dia mengutus pembunuh.

Benar-benar tidak mau

nyawa putranya lagi.

Katakan.

Di mana orang yang mengetes obat?

Di ruang obat.

Apa ini?

Bukalah.

Ini adalah obat

yang kalian buat untuk kaisar?

Kau sendiri bahkan tidak mau makan,

tapi malah diberikan kepada orang lain.

[Pencapaian Sempurna]

Siapa kau?

Ini aku.

Kau baik-baik saja?

Sudah biasa.

Hari itu aku melihatmu

di dalam istana, aku sudah ingin bertanya.

Kenapa kau masuk juga?

Ceritanya panjang.

Akan kuceritakan nanti.

Bagaimana caranya

agar bisa mengeluarkanmu dari sini?

Tidak ada yang bisa menyelamatkanku.

Aku adalah sandera.

Nasibku sudah ditakdirkan.

Hanya bisa dihina,

dan dilukai sesuka hati.

Awalnya aku berencana

untuk mencari cara untuk mati,

tapi sayangnya

satu-satunya kesempatan

telah dirusak olehmu.

Selama bisa hidup, tetap harus hidup.

Kau makan pil merah itu,

apakah tidak masalah?

Kalau tidak mati,

seharusnya bisa kulewati.

Meskipun aku tidak bisa mengeluarkanmu,

tapi setidaknya aku bisa membawamu

keluar dari tempat sialan ini.

Aku tidak tahu

bagaimana kau bisa masuk,

tapi istana tidak seperti di luar.

Ada pengawal kerajaan di mana-mana.

Ayo.

Mereka ada di sini.

Di sini.

Orang yang ada di dalam,

cepat serahkan sandera Adipati Huainan.

Ini adalah Istana Timur.

Kalau ingin menangkap orang,

harus menunggu

putra mahkota kembali dulu.

Kalau tidak menyerahkan orang,

dan membuat kaisar marah,

konsekuensi yang sangat serius.

Putra mahkota juga tidak bisa melindungimu.

Jangan salahkan kami

yang memiliki misi.

Serang!

Aku ada di sini.

Tidak berhubungan dengannya.

Kau...

Serang!

Kau adalah siluman.

Kau tunggu saja.

Aku akan melaporkan kepada putra mahkota.

Ayo kita pergi.

Cepat.

Berikan tanganmu padaku.

Ayo, cepat.

Kekuatanmu benar-benar...

Aku...

Aku membuatmu ketakutan?

Sejak kecil, aku memang kuat.

Kau terluka parah.

Jangan khawatir. Malam ini,

kau tidur di sini saja.

Aku tidur di sini,

kau tidur di mana?

Aku...

Aku tidur di kursi panjang.

Tidak boleh.

Sering akan terbangun karena kedinginan.

Sejak kau datang ke istana,

apakah kau tidak pernah tidur di ranjang?

Tidak kusangka kau begitu tampan, tapi sangat kasihan.

Aku bahkan ingin menangis melihatmu.

Aku juga ingin menangis,

tapi aku tidak bisa

menangis di hadapan wanita.

Kau akan meremehkanku.

Siapa bilang pria tidak boleh menangis?

Itu sama seperti

bilang wanita adalah biang keladi.

Semua itu adalah prasangka.

Kau tampan, itu bukan salahmu.

Orang yang menindasmu yang jahat.

Selama bertahun-tahun ini,

kau adalah satu-satunya orang yang bilang

bukan aku yang salah.

Ayahku menjualku.

Bilang aku adalah sumber bencana.

Namun,

kau tetap kembali

karena tidak ingin menyusahkan mereka?

Bukan.

Aku hanya...

Sudahlah.

Jangan dikatakan lagi.

Kau istirahat di ranjang dulu.

Ayo.

Bagaimana kau bertahan seperti ini?

Bagaimana kalau aku pergi ke ruang obat kerajaan

untuk mengambil obat penawar untukmu?

Kau jangan pergi.

Aku hanya sedikit kedinginan.

Bisakah...

Bisakah kau memelukku?

Baik.

Jangan khawatir.

Aku akan menjagamu malam ini.

Kau tidur saja.

Malam ini putra mahkota

juga tidak akan datang.

Ada banyak orang

yang perlu dimanjakan olehnya.

Kalau kau ingin menjadi kuat,

bertahan selagi bisa.

Kalau tidak bisa bertahan,

kau menangislah.

Namun, setelah kau menangis,

kau harus menghadapinya dengan berani.

Aku akan mengingat perkataanmu.

♪Seberapa seringnya kau mendengar komedi♪

♪Seperti inilah aku dilupakan♪

♪Aku tidak ingin membiarkan jodohku pergi♪

♪Suara saling menyertai♪

♪Suara seruling yang merdu♪

♪Mengenang masa lalu♪

♪Keinginanku belum terkabulkan, bagaimana aku berpisah denganmu♪

♪Jodoh ini akan membawaku kembali♪

♪Mencari kehangatan yang kau tinggalkan♪

♪Dikelilingi oleh impian♪

♪Memperkaya perjalananku♪

♪Tidak perlu menanyakan masa lalu♪

♪Mana mungkin ada orang yang menunggu, tidak tahu rasa sakit dan benci♪

♪Masa lalu sulit diceritakan, cinta lampau♪

♪Mendambakan♪

♪Cinta yang tulus♪

♪Menunggumu dalam kehidupan ini♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.