All language subtitles for Wulin Heroes E05

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic Download
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

♪Aku baru saja keluar dari hutan♪

♪Kepalaku masih kurang sadar♪

♪Peri ginseng♪

♪Aku memiliki keterampilan♪

♪Memasuki dunia persilatan sendirian♪

♪Percaya pada takdir♪

♪Terus mencari tanpa kejelasan♪

♪Ketika datang kembali♪

♪Aku menantikan cinta♪

♪Siapa pasangan takdirku♪

♪Lihatlah, ternyata jodoh senantiasa menungguku♪

♪Percaya cinta pernah ada♪

♪Lihatlah diriku♪

♪Terbuka dan bebas♪

♪Tidak pernah meragukan cinta♪

♪Meskipun aku♪

♪Membuat masalah di mana-mana♪

♪Datang ke dunia fana demi mencari cinta♪

♪Bagaimana mencari takdir♪

♪Apa yang benar atau salah, aku yang berbangga diri♪

♪Tidak perlu khawatir berlebihan♪

♪Hanya tahu♪

♪Tidak peduli pergi ke mana♪

♪Kau akan selalu menemaniku♪

[Pahlawan Dunia Persilatan]

[Episode 5]

Kau cukup melihat saja.

Aku akan membalaskan dendammu.

Adipati,

tadi hanya kesalahpahaman.

Sekte Tang masih berguna bagimu.

Bunuh dia,

kemudian ratakan Sekte Tang.

Kau tidak mengerti bahasa manusia?

Aku bilang aku akan membalas dendam sendiri.

Kau tetap sangat keras kepala.

Ada banyak nyawa

yang kau rengut.

Tidak salah kalau aku membunuhmu.

Namun, aku sudah berubah pikiran.

Aku tidak ingin menunggu lagi.

Tunggu pembuluh darahmu putus perlahan-lahan dan mati,

itu sangat mengecewakan arwah yang mati tidak bersalah.

Jadi, aku ingin segera

menghabisimu.

Waktu itu kau bilang

kau paling mengagumi ambisiku,

kau bersedia menaklukkan dunia persilatan

dan mempertaruhkan nyawa demi aku.

Demi menjadi penguasa dunia persilatan,

apa salahnya kalau aku menggunakan taktik?

Bukankah semua ini

demi memenuhi keinginanmu?

Jelas-jelas kau yang berubah.

Aku tidak mempermasalahkannya denganmu.

Mengenang dulunya

aku pernah mencintaimu,

jika kau tidak mati, seharusnya kau lupakan masa lalu,

mana boleh kau membunuhku?

Kau benar-benar

sangat pintar berdalih.

Kalau begitu, setelah aku membunuhmu,

akan kulihat bagaimana kau berbicara lagi.

Ye Xi,

apakah dulu kau benar-benar sebodoh itu?

Tidak perlu mendengarnya berdalih.

Langsung akhiri saja.

Aku tidak salah.

Aku tidak salah.

Kau yang salah.

Bukan aku.

Tang Huan itu,

juga bukan orang baik.

Kau pasti akan menyesal.

Masih memprovokasi meski sudah sekarat.

Karena kau tidak ingin menjadi manusia,

maka, kau jadi hantu saja.

Kau baik-baik saja?

Tang Yang sudah kubunuh.

Kau sudah aman.

Jangan khawatir.

Bertahanlah.

Aku akan menyelamatkanmu.

Di mana Jarum Badai Bunga Pir?

Xi,

aku akan bertahan.

Kalau Jarum Badai Bunga Pir

jatuh ke tangan pemerintah,

pasti akan mendatangkan bencana.

Harus diambil kembali.

Kau jangan berbicara lagi.

Aku akan mendapatkannya kembali untukmu.

Tidak kusangka kau masih begitu setia.

Ikut aku bawa dia pergi dulu.

Baik.

Tidak boleh ada yang pergi.

Asal kau tinggal,

aku bisa membiarkannya pergi.

Dia juga sudah sekarat.

Berikan Jarum Badai Bunga Pir kepadaku.

Kalau kau kembali bersamaku,

jangankan Jarum Badai Bunga Pir,

apa pun yang kau inginkan,

akan kuberikan kepadamu.

Tidak perlu.

Aku hanya ingin mengambil kembali Jarum Badai Bunga Pir.

Mengambil kembali?

Kau masih ingin membantunya.

Setelah dia mati, dia juga tidak membutuhkan ini.

Dia tidak akan mati.

Aku bilang aku akan menyelamatkannya.

Meski dia keluar dari Sekte Tang,

aku juga akan segera membunuhnya

di luar.

Kalau begitu, aku terpaksa melindunginya dengan nyawaku.

Tadi dia yang membantuku menghadang

Jarum Badai Bunga Pir.

Meski dia tidak bertindak seperti itu,

aku juga tidak mengizinkanmu menyakitinya.

Aku ingin bersama siapa,

itu urusanku sendiri.

Kenapa kau melibatkan orang lain?

Apa yang kalian berdua lakukan?

Adipati,

Ye Xi tidak ingin pergi denganmu.

Kau jangan memaksanya.

Ye Xi,

aku juga merasa

Sekte Tang tidak ada orang baik.

Maukah kau berpikir dulu

sebelum memutuskannya?

Adipati,

sebenarnya kau boleh

mempertimbangkan aku.

Diam kau!

Ya sudah, aku diam.

Aku akan pergi.

Sebelum pergi,

aku katakan kalimat terakhir.

Ye Xi,

kau jaga dirimu sendiri.

Dua orang ini

tidak mudah dihadapi.

Aku pernah mengatakannya,

aku akan membalas dendam sendiri.

Aku juga bilang

aku tidak akan pergi denganmu.

Tidak peduli kau terima atau tidak,

aku tetap akan memegang perkataanku.

Aku ingin membawa pergi Jarum Badai Bunga Pir.

Aku juga ingin menyelamatkan Tang Huan.

Kalau kau tidak setuju,

terpaksa bertarung.

Apakah kau benar-benar ingin bertarung denganku

demi pria lain?

Ya.

Hentikan!

Tidak boleh menyakitinya.

Aku bisa tinggal.

Asal kau tidak keberatan

kalau yang tinggal adalah mayat.

Aku tidak ingin mengancammu

dengan bunuh diri,

tapi menghadapi orang sepertimu,

terpaksa aku bertindak seperti ini.

Aku akan melepaskanmu.

Berikan barangnya kepadaku.

Aku tidak akan menyerah.

Sampai kau berubah pikiran.

Adipati.

Ternyata ada tabib dewa di samping,

lumayan bagus juga.

Bukankah kau bisa menyembuhkan dirimu sendiri?

Aku bisa,

tapi tetap sakit.

Oh ya?

Kupikir kau tidak takut sakit.

Gayamu tadi sangat gagah.

Benarkah?

Coba ceritakan, tadi aku...

Diam.

Pejamkan matamu.

Aku tetap bisa mencium meski memejamkan mata.

Aroma badanmu sangat harum.

Lebih harum daripada kantong pewangi

yang diberikan Tang Huan.

Punyaku itu sudah hilang.

Berikan aku satu lagi.

Pegang sendiri.

Hati-hati dengan lukanya.

Ini hanya luka luar.

Tidak masalah.

Tadi tanganku gemetar.

Aku tiba-tiba teringat.

Ketika kita pertama kali bertemu,

kau juga menunjukku

dengan pedang, 'kan?

Sepertinya juga karena aku berbicara.

Kau tidak mati dicelakai oleh dirimu sendiri,

sudah termasuk beruntung.

Tunggu.

Ada hal penting yang ingin kutanyakan.

Apakah Tang Huan benar tidak bisa diselamatkan?

Racun pada Jarum Badai Bunga Pir

sangat aneh.

Tidak bisa diobati dengan mudah.

Sekarang aku tidak bisa menyelamatkannya.

Baiklah.

Kalau begitu, aku terpaksa pergi ke Lembah Fenghua.

Aku percaya ketua Lembah Fenghua

pasti bisa menyelamatkannya.

Itu tergantung suasana hati ketua lembah.

Selama masih ada secerah harapan,

aku tidak akan menyerah.

Nona Ye, sudah siap.

Bisa berangkat kapan saja.

Baik.

Pil Pertahanan Roh yang kau berikan kepadanya,

bisakah kau berikan lebih banyak?

Kali ini perjalanan sangat jauh.

Aku takut aku tidak bisa menjamin...

Kalau aku memberinya lebih banyak,

dia akan benar-benar mati.

Namun,

berdasarkan sifatmu yang tidak kenal jalan,

sangat normal kalau tidak menemukan tempatnya.

Itu berarti dia seharusnya mati di sini.

Namun, setelah melihat

peta Lembah Fenghua,

aku merasa sangat familier,

seperti jalan untuk pulang ke rumah.

Sudahlah.

Pokoknya kau tidak perlu khawatir.

Meski turun hujan pisau,

aku juga akan berusaha tiba di tempat.

Turun hujan pisau?

Dia tidak layak membuatmu memperjuangkan nyawa.

Tunggu.

Aku ingin memperingatkanmu.

Pil Pertahanan Roh sangat mahal.

Kau bilang akan membalas budi.

Aku akan menepati janjiku.

Kalau begitu,

apa yang kau inginkan dariku?

Mungkin kelak

kita bisa bertemu lagi.

Pada saat itu,

aku akan memberitahumu.

Bai Yue,

meski kau sangat ketus,

tapi aku

bukan orang bodoh.

Setiap kali aku bertarung,

kau selalu berdiri di sampingku.

Tidak peduli siapa yang kuhadapi,

selama aku tidak mundur,

kau juga tidak akan mundur.

Kau selalu

menuruti permintaanku.

Kau tidak hanya berulang kali menyelamatkanku,

tapi juga membantuku menyelamatkan orang lain.

Aku bukan membantumu.

Semua itu perlu dibayar.

Aku akan meminta balasannya kembali.

Aku tahu.

Meski aku menanyakannya,

kau tetap tidak akan berbicara jujur.

Pokonya, ada banyak waktu.

Namun, sebelum pergi,

aku ingin menanyakan satu hal.

Dari semua cerita mereka,

aku dan mereka

ada hubungan

yang sulit untuk dijelaskan.

Jadi, bagaimana dengan kita berdua?

Aku tidak ingat, seharusnya kau ingat.

Apakah di antara kita

pernah terjadi sesuatu?

Apa hubungan kita?

Kita

tidak ada hubungan.

Kau...

Tidak ada gunanya kau kabur.

Aku tidak akan percaya.

Nona Ye,

harus merepotkanmu selama perjalanan.

Mohon bantuannya.

Jangan khawatir.

Aku akan menepati janjiku.

Aku pasti akan pergi ke Lembah Fenghua

dan memohon ketua lembah untuk menyelamatkannya.

Selama ada aku,

meski raja neraka datang merengut nyawanya,

aku juga tidak akan membiarkan dia mati.

Sekarang Sekte Tang sangat kacau.

Tidak kusangka kau masih sangat setia.

Kau tinggal di sini, harus berhati-hati.

Baik.

Aku pergi dulu.

Kita bertemu lagi.

Kau tetap

bersikap dingin seperti dulu.

Penyakitmu belum pulih.

Kalau tidak merawat diri dengan baik,

sepertinya kau tidak bisa hidup lama.

Waktu itu aku dengar dia dibunuh,

kupikir aku tidak bisa bertahan hidup.

Kau yang menyelamatkanku.

Aku belum mengucapkan terima kasih padamu.

Sekarang dia sudah kembali.

Demi dia,

aku akan berumur panjang.

Jadi, bagaimana kau berterima kasih padaku?

Sekarang bagiku, kata terima kasih,

tidak seperti dulu lagi.

Kau sengaja menunggu di sini,

bukankah demi dia?

Kalau begitu, kita harus bicara dengan baik.

Dia akan segera menemani Tang Huan

pergi ke Lembah Fenghua.

Kau jangan bertindak gegabah.

Mulai sekarang,

kau tidak boleh meninggalkanku.

Aku tidak ingin kau mengobatinya.

Lembah Fenghua ada aturannya.

Kau tidak setuju?

Boleh.

Setelah keluar dari Lembah Fenghua,

aku tetap akan membunuhnya.

Hanya sedikit merepotkan saja.

Aku anggap tidak mendengar perkataan ini.

Terserah kau.

Tidak mengobati termasuk melanggar etika medis.

Aku ingin memulihkan ingatannya.

Kau bisa melakukannya, 'kan?

Tidak bisa.

Karena kau tidak bisa melakukannya,

aku juga sudah tidak sabar menunggu.

Memang agak merepotkan,

tapi buat menjadi kecelakaan saja.

Apa yang ingin kau lakukan?

Membunuh Tang Huan di tengah jalan?

Apakah mungkin dia menjaga Tang Huan

setiap saat?

Begitu berpikir bahwa sepanjang perjalanan

mereka akan terus bersama,

aku ingin rasanya

menebasnya langsung.

Tang Huan terkena Jarum Badai Bunga Pir.

Dia dalam kondisi koma,

tidak bisa berbuat apa-apa.

Kalau kau bertindak seperti itu, hanya akan memperumit masalah.

Tindakan Pasukan Armor Hitam kemarin,

kau juga melihatnya.

Kau ada di tempat,

tapi tetap tidak bisa menghentikannya.

Dia juga bersikeras ingin menyelamatkannya.

Seandainya dia memutuskan

untuk mati bersamamu?

Bangkit kembali dari kematian,

itu tidak mungkin berhasil setiap kali.

Hanya Tuhan yang tahu.

Sebenarnya untuk memulihkan ingatannya,

mungkin masih ada satu cara.

Cara apa?

Temukan Tulang Naga Lima Warna,

seharusnya bisa memulihkan ingatannya.

Meski mengerahkan kekuatan seluruh negeri,

aku juga harus menemukannya.

Xiao,

kenapa kau bisa tidak ingat?

Tiga tahun yang lalu,

kalau bukan karena kau gigih menyelamatkanku,

aku pasti sudah mati.

[Tiga tahun yang lalu]

Kau baik-baik saja?

Kenapa aku belum mati?

Tentu saja aku yang menyelamatkanmu.

Kau hampir tidak bisa melihat

matahari besok.

Kenapa kau mencampuri urusanku?

Siapa yang butuh ditolong?

Anak muda,

lebih baik hidup biasa, daripada mati dengan tenang.

Ada masalah apa?

Aku mati atau hidup,

apa hubungannya denganmu?

Menyelamatkan orang

tidak boleh tanggung.

Karena kau bertemu denganku,

aku tidak mungkin melihatmu

pergi mencari mati

tanpa bertindak.

Hatiku tidak bisa tenang.

Kau pikir aku akan percaya

terhadap omong kosongmu?

Apa tujuanmu?

Tujuan?

Mana mungkin gadis baik sepertiku

punya tujuan terhadapmu?

Aku

melihat wajahmu tampan.

Ketampananmu seperti ini,

sayang kalau mati.

Semuanya karena wajahku ini.

Aku ingin menghancurkan wajahku.

Ini adalah pisauku.

Aku perlu memotong sayur.

Tidak boleh ternodai darahmu.

Kau...

Karena aku sudah menyelamatkanmu,

maka aku tidak bisa membiarkanmu menyia-nyiakan nyawamu

dan merusak wajahmu.

Lepaskan.

Tidak mau.

Kecuali kau berjanji

tidak akan menyakiti dirimu lagi.

Atas dasar apa kau mencampuri urusanku?

Sekarang kau juga memegang lenganku.

Pria dan wanita tidak boleh bersentuhan.

Kau tidak tahu?

Aku sedang menyelamatkanmu,

bukan melecehkanmu.

Orang tuamu melahirkanmu.

Kau menyakiti dirimu seperti ini,

apakah kau tidak mempertimbangkan orang tuamu?

Mereka yang mengirimu ke kandang harimau.

Aku tidak bisa kabur, tidak bisa menghindar.

Lebih baik aku mencari cara mati yang lebih terhormat.

Aku bahkan diburu,

tapi aku tidak akan bertindak bodoh sepertimu.

Meski mereka tiba di hadapanku,

selama aku masih kuat untuk bertarung,

aku akan berjuang untuk hidup.

Anak muda,

jaga dirimu.

Tunggu.

Aku sedikit lapar.

Apakah kau punya makanan?

Jangan terburu-buru.

Jamurnya segera selesai kucuci.

Sudah bisa dimasak.

Kenapa kau tidak bisa membiarkanku

mati dengan damai?

Aku berusaha keras untuk menyelamatkanmu.

Kenapa kau tidak bisa

hidup dengan baik?

Karena hidup sangat melelahkan.

Aku selamanya akan hidup di dalam kegelapan.

Setelah bangun,

selamanya adalah kegelapan.

Aku tidak tahu masa laluku,

aku juga tidak punya orang tua,

tidak ada kerabat dan teman.

Aku juga diburu oleh semua orang di dunia persilatan.

Aku punya lebih banyak alasan untuk bunuh diri daripada kau.

Namun, aku tetap

hidup dengan baik.

Sebenarnya setiap orang

hidup dengan tidak gampang.

Waktu masih panjang.

Kau pasti akan mengerti.

Kau sama sekali tidak tahu

apa yang aku hadapi.

Aku berbeda denganmu.

Aku membenci diriku sendiri.

Bertahan hidup

hanya akan membuatku merasa jijik.

Kau begitu tampan, tapi malah berbicara seperti ini.

Hari ini aku memetik banyak jamur liar.

Kalau kau mati,

aku tidak bisa menghabiskannya sendiri.

Cahaya matahari sangat bagus.

Meski terkadang ada angin, embun beku, hujan, dan salju,

tapi pasti bisa segera berlalu.

Matahari hanya akan menyakiti mataku.

Hatiku sudah penuh lubang sejak dulu.

Aku sudah berbicara sampai mulutku kering.

Kenapa kau masih keras kepala?

Kenapa kau seperti hantu gentayangan?

Sebenarnya kau ingin mengikutiku

sampai kapan?

Kau ingin aku pergi,

tapi aku tidak ingin pergi.

Aku akan selalu mengikutimu.

Sampai kau mengurungkan niatmu

untuk bunuh diri.

Setiap saat di dunia ini

ada orang yang lahir dan mati.

Apakah kau bisa mengurus orang sebanyak itu?

Aku hanya orang asing bagimu.

Kenapa kau malah

terus mengikutiku?

Kita bisa bertemu, ini namanya jodoh.

Aku tidak mungkin meninggalkanmu.

Lagi pula,

firasatku berkata, kau layak diselamatkan.

Sungguh konyol.

Aku hanya ingin menghancurkan diriku sendiri.

Apakah aku bahkan tidak berhak

untuk mati?

Setidaknya masih ada aku

yang menghargai nyawamu.

Aku benar-benar tidak pernah

bertindak seperti ini terhadap seseorang.

Kenapa kau

tidak berubah sama sekali?

Aku hanya ingin mengakhirinya.

Segera mati.

Karena hidup

sangatlah sulit.

Aku juga tidak percaya perkataan

bahwa Tuhan punya mata,

dan kejahatan ada karmanya.

Daripada kau yang mati,

lebih baik biarkan orang lain mati.

Kejahatan ada karmanya.

Meski Tuhan sementara tidak membantu,

aku bisa membantumu.

Aku tidak layak.

Dunia juga tidak layak.

Apakah kau itu manusia?

Aku mempertaruhkan nyawaku untuk menyelamatkanmu,

kau malah memarahiku.

Kau yang minta dimarahi.

Bukankah katanya nyawa itu rapuh?

Kenapa sulit sekali bagiku

untuk mati?

Akulah yang rapuh.

Sekarang sekujur tubuhku sakit.

Sakit begitu dipegang.

Atas perintah putra mahkota.

Kau sebagai sandera,

melarikan diri tanpa izin,

sudah membuat banyak orang

di sampingmu dieksekusi.

Kalau kau ingin

seluruh keluarga Adipati Huainan

mati bersamamu,

kau bisa mencobanya.

Aku akan kembali bersama kalian.

Tidak berhubungan dengannya.

Dia hanya kebetulan lewat.

Tadi aku melompat untuk bunuh diri.

Kebetulan mengenai dia.

Kalau mencari mati, sebaiknya mati agak jauh.

Ada banyak orang di sini.

Kalau terkena orang lain,

kau tambah satu dosa setelah mati.

Bawa dia pergi.

Baik.

Namaku Cang Qi.

Maaf.

Aku hidup demimu,

menjadi lebih kuat demimu.

Ye Xi,

aku akan selalu menunggumu,

tidak akan berubah sampai aku mati.

Bai Yue,

aku meminta tabib kerajaan untuk memeriksa

buku di istana

dan menemukan satu catatan.

Katanya di bawah tanah Kuil Nanke

mungkin ada tulang naga yang kau katakan.

Bukankah itu adalah kuil kerajaan?

Memangnya kenapa?

Meski makam kerajaan,

asal aku ingin membukanya,

siapa yang berani melarangku?

Kita berangkat sekarang.

Hari sudah malam, perjalanan sangat jauh.

Adipati,

demi kesehatanmu sendiri,

jangan berangkat di malam hari.

Tidak masalah.

Bukankah ada kau?

Ayo.

Aku paling membenci orang yang sengaja menakuti.

Kalau tidak keluar, aku akan marah.

Ayo.

Wanita siluman,

beraninya kau bilang kami menakuti.

Kenapa kalian lagi?

Apakah kalian melupakan perkataan kalian

di Sekte Tang?

Tidak perlu berbasa-basi.

Cepat serahkan Jarum Badai Bunga Pir.

Dasar wanita siluman,

menghasut adipati,

merebut Jarum Badai Bunga Pir,

dan membunuh tuan muda Sekte Tang,

meledakkan Kediaman Tang.

Membuat Sekte Tang

bertumpahan darah.

Kau yang melakukan semua ini.

Intinya,

kalian datang demi

Jarum Badai Bunga Pir?

Baik.

Jarum Badai Bunga Pir ada padaku,

tapi apakah kalian punya kemampuan untuk mendapatkannya?

Kalian dengarkan baik-baik.

Adipati adalah pendukungku.

Adipati bilang

siapa yang berani menggangguku,

dia akan membunuh seluruh keluarganya.

Kau ingin menakuti siapa?

Kami semua

demi keadilan dalam dunia persilatan.

Waktu itu kau menghasut putra mahkota.

Pada akhirnya, putra mahkota

mengakui kesalahannya sendiri.

Biarpun itu adipati,

juga tidak boleh merusak aturan dunia persilatan.

Mungkin sekarang dia sudah

memahaminya.

Kaulah yang harus dibunuh.

Menegakkan keadilan?

Apakah kalian pantas?

Kalian hanya mengandalkan orang kalian banyak,

dan berusaha membalikkan kenyataan.

Karena begitu,

ayolah.

Dasar wanita siluman.

Beraninya kau mencuri Pedang Kaiyang

milik Balai Yishui.

Sekarang sudah ada buktinya.

Apa lagi yang ingin kau katakan?

Kalian jangan takut.

Kita ada banyak orang.

Taklukkan dia,

dan bawa pedang ke Balai Yishui,

kita bisa meminta jasa.

Pedang Kaiyang yang dipegangnya itu adalah

pemberianku.

Kenapa?

Kalian keberatan?

Nona Lin,

kau juga ditipu oleh wanita siluman ini?

Ayahmu pernah bilang

semua aliran jahat harus dimusnahkan.

Ayahku juga pernah bilang, di aliran yang baik,

juga ada banyak orang munafik.

Lebih menjengkelkan dari penjahat sungguhan.

Aliran jahat apaan?

Kurasa kalian

ingin bergabung untuk merampok, 'kan?

Kak, apakah Balai Yishui

juga datang merebut Jarum Badai Bunga Pir?

Bahkan berani memfitnah Balai Yishui.

Pantas kalian bisa memfitnah

seorang wanita yang tidak punya aliran

dengan tanpa tekanan.

Ayahku bilang

masalah Sekte Tang melibatkan banyak orang.

Dia akan menyelidikinya hingga jelas.

Sebelum itu,

siapa yang membuat keributan

dan bertarung secara pribadi,

jangan salahkan Balai Yishui tidak menjaga harga diri kalian.

Kalau membiarkan kalian bertindak sesuka hati,

bukankah dunia persilatan akan menjadi kacau?

Siapa lagi yang ingin bertarung?

Sekarang di hadapanku,

cobalah kalian bertarung.

Karena Balai Yishui angkat bicara,

kita jaga harga diri

ketua aliansi.

Semoga ketua aliansi

bisa memberikan kami penjelasan.

Saudara-saudara.

Ayo kita pergi.

Ayo.

Ayo.

Nona Lin, terima kasih.

Tidak kusangka kau pintar berbicara.

Terkesan penuh dengan trik.

Aku masih punya banyak trik.

Karena ajaran dari keluargaku,

aku tidak boleh bertarung,

tapi aku bisa

memarahi orang.

Sudahlah. Cepat pergi.

Seharusnya sepanjang perjalanan,

tidak ada yang mengganggumu lagi.

Kalaupun ada,

aku juga tidak bisa mengurusnya lagi.

Terhadap yang bertekad untuk bertarung,

kau anggap latihan otot saja.

Baik.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Ayo, jalan.

Di mana merpati milik Bai Yue?

Jelas-jelas dia mengkhawatirkan Ye Xi,

tapi malah membiarkan merpati mengantarkan surat untuk memerintahkanku.

Dia pikir aku akan mendengar perintahnya?

Nona,

apakah kau lupa,

dulu demi Tuan Bai,

kau bahkan pergi

ke kuburan massal?

Aku memang punya perasaan mendalam.

Bisakah lupakan peristiwa itu?

Pergi,

masak merpatinya.

Aku ingin menambah nutrisi.

Kau tidak membalasnya?

Tidak.

Aku ingin dia panik.

Dia bilang demi keharmonisan dunia persilatan?

Alasan tidak masuk akal.

Dia menganggapku bodoh.

Ayo kita pergi.

Salju tahun ini datang sangat awal.

Lembah Fenghua ditutup oleh salju tebal sepanjang tahun.

Aku sudah terbiasa.

Bagiku,

ini adalah pertanda baik.

Aku percaya kita

pasti bisa menemukan tulang naga.

Dibandingkan dengan ini

salju tebal yang tidak nyata,

lebih baik percaya bahwa ada keajaiban kalau tulus.

Harus setulus apa

agar keinginan bisa tercapai?

Apakah kau masih ingat salju waktu itu?

Aku berlutut di bawah tembok kota,

berharap waktu bisa berjalan mundur.

Memohon kepada Tuhan

agar bisa mengembalikannya kepadaku.

Aku bersedia menukar nyawaku dengannya.

Salju malam itu adalah

salju paling lebat

yang pernah kulihat selama ini.

Aku hampir mati kedinginan.

Adipati,

benda yang Anda inginkan.

Ini adalah hadiah yang terlambat kuberikan.

Aku ingat

hari itu kau menjadi manusia salju.

Hanya air mata yang mengalir keluar yang hangat.

[Dekret]

♪Musik yang dimainkan dengan merdu♪

♪Tidak ada yang mendengarnya♪

♪Kini kebersamaan telah menjadi kerinduan♪

♪Sulit untuk melupakannya♪

♪Aku hidup sendirian demimu♪

♪Di depan pegunungan dan perairan♪

♪Aku tidak melihatmu ketika berbalik♪

♪Harus menunggu reinkarnasi kembali♪

♪Baru mencarimu lagi♪

♪Tidak sempurna seperti bulan♪

♪Sentuhan tinta tebal♪

♪Kuawali hidupku denganmu♪

♪Kembang api menyala dalam sekejap♪

Apakah kau melihatnya?

Apakah kau melihatnya?

Bukankah sudah tertulis di atas ini?

Dia sudah dieksekusi.

Tidak.

Tidak mungkin.

♪Ada kesetiaan dalam cinta♪

Dia tidak akan mati.

♪Dunia fana penuh dengan masalah♪

Dia meminum arak beracun dari putra mahkota.

Arsenik.

Langsung mati begitu diminum, tidak ada obatnya.

♪Melihatmu dari kejauhan♪

Meski semua orang bilang dia sudah mati,

aku juga tidak percaya.

Aku juga tidak percaya.

Apakah kau melihatnya?

Apakah kau melihat dia mati?

Dia masih hidup.

Dia pasti masih hidup, ya, 'kan?

Aku juga sedang mencarinya.

Tidak peduli hidup atau mati,

pasti ada jejak.

♪Harus menunggu reinkarnasi kembali♪

♪Baru mencarimu lagi♪

♪Tidak sempurna seperti bulan♪

♪Sentuhan tinta tebal♪

♪Kuawali hidupku denganmu♪

♪Kembang api menyala dalam sekejap♪

Di sinilah dia membawaku keluar dari kota.

♪Aku bersumpah dengan seumur hidupku♪

Demi menyelamatkanku,

dia menanggung semuanya sendirian.

Kupikir kami bisa segera

bertemu.

Kalau tahu akan seperti ini,

aku tidak akan pergi sendirian.

Meski mati,

aku juga ingin mati bersamanya.

Kalau kau tidak percaya bahwa dia sudah mati,

lantas kenapa kau dengan mudah

mengatakan kata mati?

Namun, aku harus mencarinya di mana?

♪Takdir telah mempermainkanku♪

Meskipun harus mencari di seluruh dunia,

Ye Xi,

aku bersumpah,

aku pasti akan menemukanmu

dan membalaskan dendammu.

♪Waktu tidak menodai kenangan♪

♪Seberapa seringnya kau mendengar komedi♪

♪Seperti inilah aku dilupakan♪

♪Aku tidak ingin membiarkan jodohku pergi♪

♪Suara saling menyertai♪

♪Suara seruling yang merdu♪

♪Mengenang masa lalu♪

♪Keinginanku belum terkabulkan, bagaimana aku berpisah denganmu♪

♪Jodoh ini akan membawaku kembali♪

♪Mencari kehangatan yang kau tinggalkan♪

♪Dikelilingi oleh impian♪

♪Memperkaya perjalananku♪

♪Tidak perlu menanyakan masa lalu♪

♪Mana mungkin ada orang yang menunggu, tidak tahu rasa sakit dan benci♪

♪Masa lalu sulit diceritakan, cinta lampau♪

♪Mendambakan♪

♪Cinta yang tulus♪

♪Menunggumu dalam kehidupan ini♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.