All language subtitles for Dark.Figure.of.Crime.2018.SubID.by.AndisTujhuh

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan secara manual oleh | Andi'sTujhuh dari situs download www.doduhikorea.tk

Situs alternative download: www.doduhikorea.tk

Film ini hanya fiksi belaka berdasarkan kisah nyata.

Kim Yoon Suk

Ju Ji Hoon

Tapi siapa yang membunuhnya?

Kalau itu aku tak tahu, kak.

Ya ampun. Dasar.

Terus, dia akan cerita padaku?

Benar, aku bilang akan ku pertemukan dia denganmu.

Kok tidak ada?

Porsi biasa atau jumbo?

Tiga porsi biasa.

Oke, tiga porsi.

Aku Kang Tae Oh.

Ya, duduklah.

Apa maksudnya kau telah mengubur orang?

Sekitar 6-7 tahun yang lalu,

Aku mengubur satu kantong plastik besar warna hitam.

Terus, pikirmu mirip orang didalamnya?

Rasanya empuk,

Saat aku ambil, jelas...

Ku memegang area sini.

Apa sudah kau melihatnya?

Tidak, langsung rusak.

Kau sendirian?

Iya.

Apa berat?

Berat apanya?

Saat kau kubur?

Saat itu, aku berutang main judi.

Mangkanya aku diberi uang.

Siapa yang memberi?

Meski begitu...

Tak bisa aku percaya pada sembarang orang.

Bukannya sudah 6-7 tahun lalu, kan?

Kemana saja kau?

Bukannya kau suka main golf?

Benar, kenapa?

Apa kau punya uang?

- Berapa? - Berapa ya?

Baiklah, berikan saja. Ya ampun.

Hei, sadar tidak? Badanmu agak bau?

Mandi sana, terus hubungi aku saat kau siap bicara.

10 juta Dept. Kepol. Busan - Kim Hyung Min.

Bukannya kau menyuruhku kemari untuk cerita?

Apa segitu mahalnya agar kau mau buka mulut...?

Dasar bedebah keparat kau.

Kang Tae Oh.

Aku menangkapmu atas pembunuhan Heo Soo Jin dan menguburnya.

Kau berhak untuk tetap diam dan panggil pengacara.

Keparat sialan.

-Apa kau polisi anti narkoba? - Benar.

Apa-apaan ini?

Aku sudah pantau dia dari tahun lalu.

Dia membunuh Heo Soo Jin, pacarnya.

Wow, apa benar ada orang macam dia.

Aneh juga.

Wow, mobil baru mu ya?

Bedebah kau.

Aku benar-benar tak tahu.

Sakit.

Kau kan yang beritahu dia, aku main golf.

Pokoknya, kau ini pembohong mana bisa dipercaya.

Kakak, aku memang tak tahu kalau dia sudah bunuh orang.

โ€“ Dark Figure of Crime โ€“ (Pelaku Pembunuhan)

โ€“Pembunuhan Yang Tak Diketahuiโ€“

3 bulan kemudian.

Menikah itu tak enak dan merepotkan.

Kenapa sejak awal sudah ada pria dan wanita?

Para nenek moyang harus mencobanya daripada tidak sama sekali.

Dengan begitu, anak-anak bisa dilahirkan dan mewariskan.

Inilah hidup.

Memang benar.

-Halo. - Kakak, ini aku.

Iya, siapa?

Beberapa bulan lalu, aku yang ditangkap saat pergi ke kedai mie.

Namaku, Kang Tae Oh.

Di mana kau meneleponku?

Dipenjara.

Hei.

Berhenti sebentar.

Ayah pergi saja duluan,

Nanti aku menyusul.

Kau ini, ada apa?

Bukannya saat itu kau suruh aku menelponmu?

Kau kan sudah ditangkap polisi-polisi itu?

Kau bisa tidak mengunjungiku.

Bukan soal Yoo Jin, tapi soal orang lain.

Ini yang terakhir, kedepannya jangan telpon lagi.

Ada 7 orang.

Apa?

Totalnya, 7 orang.

Orang yang aku bunuh.

Apa maksudmu?

Ada yang aku kubur, ada lagi yang aku buang ke sungai.

Aku cuma ingin kau tahu, mangkanya aku langsung menelponmu.

Benar begitu?

Ya.

Kapan?

Apa kau mulai tertarik soal ini, sekarang?

Beritahu saja pada polisi yang bertanggung jawab?

Keparat-keparat itu terlalu pemalu.

Sudah aku katakan, tapi tak dihiraukan.

Bagaimana bisa dia katakan kalau dia telah membuang mayatnya dari atas Jembatan Guangan?

Seminggu pencarian dan kasusnya baru saja ditutup.

Setelah temukan darah korban, tak ada lagi barang bukti ditemukan.

Dia akui semuanya,

Katanya kalau dia juga bunuh 3 orang.

Di gunung Hwang Yong, Daeshin Park, dan Jembatan Guangan.

Sial, satu perkara sibuk disatu titik.

Bukti kecuil tak ditemukan.

Catatan investigasi pembunuhan Heo Soo Jin

Aku membuang waktu cuma untuk ajukan tuntutan ini.

Kita sedang dipermainkan oleh keparat itu.

kenapa pula polisi sukanya memalsukan barang bukti.

Barang bukti apa?

Para polisi-polisi itu matanya sudah buta.

Kesaksian asliku, benar-benar dipalsukan semua. Itu maksudku.

Bukannya kau bilang tak membunuhnya, kan?

Benar kok, aku yang membunuhnya.

Akan tetapi, rekaman dan plastik yang dikirim polisi semua palsu.

Bicaralah dengan pengacaramu.

Coba lihat ini, ya.

Pergilah periksa ini.

Saat kau disana pasti temukan pakaian Soo Jin dan tali yang aku gunakan mengikat tangan dan kakinya.

Kenapa harus aku?

Ada 6 orang sisanya.

Bukannya kau penasaran mangkanya mencariku kan?

Ya ampun.

Bisakah seseorang memotong 7 bagian atau tidak?

Apa?

Disini,

Disini,

Disini.

Ini, disini tak ada yang tahu keadaannya.

Ada 6 orang, kampret.

Disebelah sini,

Aku pakai pisau untuk menusuknya dua kali dan berulang kali.

Terus kenapa kau tak membawa tubuh Heo Soo Jin?

Awalnya aku cuma ingin potong lengannya,

Tapi dia malah terus melotot saat menatapku.

Untungnya saat itu hujan deras.

Wanita itu terus bertahan dan aku juga sudah lelah.

Tiba-tiba aku merasa jengkel semua itu.

Dia sungguh tak mengerti kenapa aku lakukan itu? Ya ampun.

Apa maksud perkataanmu ini sudah menyesal membunuhnya?

Bukan, maksudnya awal dan akhirnya.

Teknik yang akurat,

Penyelesaian yang sempurna.

Karna aku lakukan kekejaman ini,

Mangkanya aku habiskan 20 tahun dipenjara.

- Sialnya aku. - Cukup.

Siapa saja 6 orang sisanya?

Benar kau ingin tahu, kan?

Ya, penasaran.

Yah, kalau begitu...

Harus ada sedikit manfaatnya.

Fasilitas olahraga

Disini ada satu kandang burung.

Ke sanalah dan kau akan temukan pakaian Soo Jin.

Dan tali pengikat tangan dan kakinya.

Polisi Kim Hyun Min tolong hadir di pengadilan.

Jaksa.

Bukti No 1 Bukti No. 3 Bukti No 2

Kau tahu barang-barang ini, kan?

Ya, ini sesuai dengan yang aku temukan menurut pengakuan terdakwa Kang Tae Oh.

Pakaian serta rekaman itu sebagai barang bukti yang ditinggalkan.

Ya, menurut Sertifikat Akreditasi Nasional yang diserahkan pada kami,

Noda darah terdeteksi pada pakaian dan tali ini.

Tetap tertuju pada barang korban.

Selanjutnya, pakaian korban dan pita yang diserahkan oleh jaksa.

Kantor Kepolisisan Busan No.1 barang-barang korban (pakaian dalam) No.2 barang-barang korban (pakaian dalam)

Sepintas, dapat dilihat bahwa itu baru dibeli.

Hakim yang terhormat,

Siapapun tanpa terkecuali, harus mematuhi hukum secara ketat.

Polisi judisial yang menyelidiki sesuai dengan hukum dan prinsip.

Alih-alih sebagai barang bukti,

Terdakwa Kang Tae Oh, ingin mengambil kesempatan untuk katakan...

Kesalahan konsep penanganan kasus.

Serta penegak keadilan yang sebenarnya.

Selesai yang saya bacaan.

Apa kau ingin menuntutku?

Hei, berapa yang kau terima?

- Tahan. - Jangan hentikan aku.

- Mohon tenang. - Jaksa, tak akan cukup jatuhkan hukuman mati saja.

Apa maksudnya pergantian selama 5 tahun?

Tolong jelaskan...

Mungkin ada sekitar 7 orang ku bunuh, ku kubur satu orang pria 50 tahunan ke dalam hutan.

Selama beberapa tahun aku kerja menangkap cumi-cumi.

Nantinya, aku bisa kerja di kapal nelayan.

Dan memperbaiki kapalnya, aku berhenti di Ekuador selama sebulan.

Terus kenal penyanyi sana, Rania

Rania, memberiku tato.

Ada baiknya dia tak mengetahuinya.

2. Seowon taksi. Membuang mayatnya ke sana-sini

Di area perjudian, lalu aku pergi ke...

Atas Jembatan Guangan.

Habis ini dilemparkan kemana ya?

Oh iya.

4. Naik taksi ke Kampus.

Apa selalu...

Orang mati dibunuh, arwahnya akan gentayangan?

Apa nama Soo Jin juga ditulis?

Iya. Aku juga menulisnya.

7. Chong Moo Dong

Kejutan 7 kali tertangkap, ya.

- Pengakuan -

7. Chong Moo Dong, Soo Jin abaikan pertengkaran.

Kenapa kau bertengkar dengan Soo Jin?

Wanita sialan itu ada masalah besar, tak bilang dulu kalau datang.

Masalah besar?

Masalah yang itu? Masalah wanita setiap bulan.

1. Pria 50 tahun dipukul kayu sampai mati.

Yang pertama, kapan bunuh seorang pria usia 50 tahun?

Saat kecil.

Umur berapa?

Tak tahu.

Apanya?

Aku tak memberitahumu yang lain.

Apa yang kau lakukan?

Aku tak tahu.

Sisanya, terserah kau saja.

Apa kau bercanda?

Apa bisa begitu?

Seharusnya kita saling untung, kan.

Bukannya kau mau kurangi hukumanmu 5 tahun?

Soal itu ternyata?

Terus apa maumu, kampret?

Disana ada kaca berubah warna, kan?

Kaca?

Didalam rumah, kaca itu biasa saja.

Saat keluar rumah, jadi kacamata hitam.

Berikan itu padaku tanpa imbalan.

Kau sendiri saja, gimana?

Ya ampun, membunuh 7 orang pun,

Kau tak begitu suka jangan lakukan.

Memberi sesuatu, dia bisa dapat keuntungan juga.

Belikan aku legging dan pakaian dalam juga.

Duduk.

Sama seperti ini.

Duduklah.

Kepala mau meledak.

Kita belum selesai bicara, kan.

Duduklah.

Dasar, keparat.

Apa kau pikir mudah bunuh orang ya?

Apa?

Apa begitu mudah ya, membunuh orang?

Saat itu, kau pikir apa tidak berat juga bagiku.

Kenapa kau terus-terusan minta imbalan? Keparat kau.

Apa anak ini sudah gila?

Agh, tak seharusnya aku lakukan ini.

Maafkan aku, kakak.

Selesai sudah.

Tuan Park, memberikan imbalan untuk melempar mayat ke laut dari Jembatan Guangan.

Ini hanya untuk memantau...

Sungguh banyak aktifias orang-orang disana?

Percobaan bunuh diri, orang membuang sampah.

Orang mabuk sampai BAB, juga ada.

Tapi, katanya tak ada yang rusak perekaman videonya?

Benar.

Konyol sekali, kan.

Harganya sangat mahal berarti?

Bisa dibilang, sedikit mahal.

Tentunya, itu tak akan menghabiskan banyak anggaran.

Itupun, bukan urusanku.

5. Halte Taksi.

iClub Malam Yeon Shin Dong...

Sudah kubilang jangan terlalu maksa, kan.

Apa yang bisa aku lakukan?

Apa benar kau baik-baik saja?

Coba sadarlah.

Kantor Kepolisian Busan

Apa yang kau pergi ke bagian kriminal?

Hei, kita cuma ada satu di periode yang sama itu kau saja.

Jika tak bisa naik jabatan, kau bisa ada di bagian ini..

Jangan kau akan ambil kasus yang akan kalah ini.

Jika ini benar, maka semuanya habis dibunuh.

Apa?

Siapa saja korbannya, kau tak tahu dan tak ada yang lapor.

Kau pikir ada berapa kasus, tahun ini yang tidak diselidiki?

Yah, ada berapa memangnya.

Setidaknya 200 kasus.

Hei, sangat banyak kan.

Bukannya tidak ada laporan, bagaimana caramu akan menyelidikinya?

Dasar.

Hei kampret, kau tak ingin pulang lagi.

Sekali saja kan cukup.

Anak ini memang pintar.

Kalau tidak, mustahil dia menulis sangat detail begini.

Apa yang kamu lakukan?

Permisi.

Dia dari kantor polisi setempat.

Devisi Obat Terlarang.

Tapi, kenapa dia disini?

Entahlah, kasus apa yang ia tangani disini?

Kalau bukan kasus itu,

Kenapa kau kemari lagi?

Aku sudah menutup kasus ini dan kau kemari lagi.

Siapa yang kau suka?

Opini publik akan katakan kita tak pernah lakukan apapun dengan baik.

Hasilnya dianggap sebelah mata itu bagai menjilat kaki sendiri.

Apa kau mengidap diabetes?

Lihatlah.

Sudah banyak fakta kriminal daripada mencari siapa tersangkanya.

Grafik Kinerja Kepolisian.

Penjahat baru lebih banyak, tanpa ada perubahan yang lebih baik.

Kau terlalu banyak menangkap penjahat.

Biarkan kadar gula darahku turun dulu.

Kantor Kepolisian Busan Divisi Kriminal 3 โ€“ Kim Hyung Min

Tampaknya meningkatnya kinerja bisa turunkan gula darah, ya.

Kau masih tak paham juga? Dia itu sedang penulis naskah.

Naskah apa?

Aku melihat orang sepertimu,

Mengejar kasus lama, akhirnya terkuak semua.

Apa kau kenal Song Kyung Soo?

Song Kyung Soo?

Benar, dia awalnya dari Kantor Polisi Seoul.

Beberapa tahun lalu, dia bingung dengan sebuah kasus.

Dia terus-terusan menyelidikinya.

Akhirnya, istrinya pun minta cerai.

Sekarang ditugaskan diparkiran.

Apa mungkin dia menyuapmu, tidak kan?

Tidak ada...

Tak ada seorangpun keluar dari rumah itu.

Kondisi rumah itu,

Harus ada perbaikan kembali tanah yang di atasnya.

Sejak saat itu, aku tahu apa yang terjadi.

Ada tiga orang di rumah itu.

Tapi ibunya meninggal karna pestisida. Hanya dalam sebulan...

Kakak perempuannya gantung diri.

Aku wali kelasnya.

Dia tak sekolah lagi setelah ibunya meninggal.

-Daftar Penilaian Siswa- Nama Siswa: Kang Tae Oh.

Yang aku ingat, nilainya cukup bagus.

Ayahnya seharian terus-terusan minum.

Melempar barang, memukul orang juga.

Ya ampun.

Dia dan saudara perempuannya dipukuli setiap hari.

Ya ampun, rasanya manis juga.

10 tahun lalu, rumah itu akan dibongkar agar dapat kompensasi.

Tapi dia curi uangnya.

Semua habis buat judi.

Astaga, manusia apa bukan dia.

Bukannya rumah itu atas nama ayahmu.

Tapi waktu itu, dilaporkan sebagai kematian seorang ayah.

Apa itu demi kompensasi juga?

Aku tak tahu.

Apa?

Saat dia pergi,

Aku tak tahu masih hidup atau mati.

Bagaimana kau bisa kenal Kang Tae Oh?

Kim Wook Chul,

Putra dari pemilik toko Nanpu.

Selalu main judi dan bersenang-senang terus.

Kau itu kenal atau tidak, kak? Gara-gara dia, aku kenal Tae Oh.

Kim Woo Chul?

Dia pecandu narkoba atau judi?

Pecandu narkoba ataupun judi sepertinya tidak lagi.

Kakak, jangan katakan aku yang beritahu.

Ada apa?

Apa didalam ada kreditur namanya Tuan Park?

Kau ini siapa?

Aku Polisi.

Apa dia katakan akan membunuhku?

Selain dirimu, dia bilang tak ada kreditur lain sebelumnya.

Aku tak tahu berapa banyak yang dia katakan.

Jangan percaya.

Kelihatannya kalian baru kenal.

Sekitar 10 tahun yang lalu, aku ke sini untuk melihat kejadiannya.

Tapi bedebah itu tidak bisa judi, mangkanya tak akan aku biarkan dia masuk.

Aku pikir dia datang mencariku lalu pergi. Tapi bajingan itu bawa pisau.

Anjing gila itu...

Apapun yang dikatakannya, jangan kau percaya.

Percaya atau tidak, itu urusanku.

Yang aku tanyakan, apa ada kreditur lain sebelum Tuan Park?

Iya, selain dia sepertinya tidak ada.

Jika kau ingat sesuatu,

Cukup hubungi saja aku.

Kau pakai narkoba, kan.

Aku dapat informasi Tuan Park, dari kaki tangannya tapi dia masih hidup.

Katakannya kau akan membunuhnya dengan pisau.

Apa benar begitu?

Antara orang yang ingin membunuh dan seorang pembunuh, dalam pikiranku...

Agak bingung juga.

Aku tak bisa tahan.

Bagaimana kau mempercayaiku dengan ini?

Karna aku percaya padamu, aku datang lagi.

Kau terima uangnya?

Tebak saja.

Berapa banyak?

Dua angka.

Harus bekerja sama ya.

Ada uang juga.

Pakai kacamatanya juga.

Wow, luar biasa.

Apa yang kau katakan harus sebanding dengan harga kacamata itu.

Waktu musim dingin 2006,

Saat jadi sopir taksi di Sasang.

Ada wanita mabuk minta antar ke Daejeo-dong.

Terus wanita itu kenapa?

Tahun 2008 kan, kau jadi supir taksi di Sasang.

Oh, benar begitu?

Kepercayaanku, selalu menyusahkan.

Apa alasannya?

Apa alasanku membunuh, ya?

Bukan.

Yang aku tanyakan, alasan kau mengaku.

Bukankah kau bilang tak mau dipenjara terus?

Mangkanya.

Karna aku tak mau terus dipenjara.

Apa kau ingin dihukum mati saja?

Kalau begitu pikir saja sendiri.

Patung makam singa

Jika kali ini salah, ini semua akan berakhir.

Pergilah periksa.

Ada makam di dekat desa daerah Gadalma. (Saenggokjigu : Desa Yeongok)

Karna kau harus melihat mayat itu sendiri.

Hei, kampret.

Jika sudah mati, apa perlu kau mutilasi tubuh mereka?

Tak akan mudah ketemu kalau tak begitu.

Jika mayatnya masih ada lengan dan kakinya,

Kan sulit membawanya.

Apalagi tubuhnya super berat.

Haruskah aku beritahu cara jadi polisi kriminal.

Gadalma

Rayakan Kompetisi Kebahagiaan Kreatif ke-4 Selamat kepada Kepala Desa di Lembah Gadalma.

Patung makam singa.

Kuburan.

Ingatan bedebah ini bagus juga.

Tiba-tiba tidak bisa dihubungi.

Bawa kabur mobil dan tak masuk kerja.

Di hubungi juga tak diangkat.

Masih ada saja bedebah seperti itu.

Apa yang kau bicarakan saat Festival Pertengahan Musim Gugur tahun 2008?

Ya.

Karna Festival Pertengahan Musim Gugur, sudah aku nantikan.

Bedebah itu membuka atap jendela dan mengacaukannya.

- Hei, awas ini kalau kau keluar. - Aku tahu.

Sekitar jam 5 pagi tgl 12 September 2008,

Dia bilang bawa mobil ini ke rumah pacarnya.

Mobil ini dikembalikan sampai depan pintu rumah.

Dengan menyesal, akupun bersihkan mobil sebelum aku kembalikan.

Apa Kang Tae Oh beroperasi dekat Yeongsan?

Bukankah dia cuma sopir pengganti?

Dia juga bukan sopir resmi.

Dia cuma beroprasi dekat salon di atas sana.

Awas tangan.

Salon?

Ya.

Sopir Sasang.

Jalan dipersimpangan.

Status orang hilang

12 12 12

Pemandian mata air panas thn 2008-2019

Pemandian Air Panas.

Woo Ji Hee, Woo Ji Hee, Woo Ji Hee.

Laporan hilangnya karyawan club karaoke.

Nomor 12.

Woo Ji Hee.

Nama: Woo Ji Hee Alamat: 852-3, Daejeo-dong 1, Kota Busan

Daejeo-dong.

Selamat datang.

Apa kau nenek Woo Ji Hee?

Benar.

Tapi, kau siapa?

Woo Ji Hee, pintar berenang saat dia masih SMP.

Sering ikut kompetisi dan meraih hadiah medali.

Tapi jika ingin perenang, harusnya badannya tinggi.

Padahal dia sangat kecil,

Aku tak tahu harus bagaimana dengan keinginannya itu.

Aku tak punya apa-apa.

Sudah berapa banyak uang yang sudah aku habiskan.

Nenek, bisakah aku mengambil foto ini?

Kau buat apa?

Ambillah.

Ya.

Polisi juga mengatakan Ji Hee, bekerja di club malam.

Ya Tuhan.

Dia bilang akan bekerja di toko pakaian.

Juara Pertama.

Pak Polisi,

Ji Hee mati dimana,

Apa dia masih hidup, tolong katakan?

Ya, aku akan berusaha menemukannya.

Terima kasih.

Terima kasih.

Area club malam tahun 2008 Pemandian Air Panas, Busan

Kau mau pergi kemana?

Lepaskan.

Sudah ku bilang tidak mau.

Hei...

Akan ku kasih 300.000, baiklah 500.000.

Paman, ke Daejeo-dong.

Baiklah.

Wanita sialan, mati kau kalau kau kemari lagi.

Kenapa belum tidur selarut ini, nek?

Aku banyak pelanggan yang beli pakaian.

Iya tahu, aku segera pulang.

Orang tuamu mengira kau kerja di toko pakaian, ya.

Ya ampun.

Beginilah lelahnya hidup. Benar kan?

Berhentilah bicara omong kosong, kemudikan saja.

Aku memang mengemudikannya?

Kenapa kau bicara yang lain?

Dasar, sialan.

Ngomong apa kau?

Ya ampun, wanita ini.

Supir sialan, kau mirip dengan kecoa.

Hei, hentikan mobilnya.

Hei, kenapa kau belum berhenti?

Karna aku wanita, menurutmu konyol?

Hentikan mobilnya.

Turunlah.

Turun, aku bilang.

Tujuanmu berakhir.

Apa kau pikir aku tak mau bayar?

Aku bayar ongkosnya.

Jadilah sopir taksi seumur hidupmu.

Sasang

Sial.

Ada orang gila muntah mobilku.

Tolong dibersihkan, ya.

Ya.

Oh, ya ampun.

Seperti lokasi pembunuhan saja?

Taksi Sasang.

Sulit dapatkan surat perintah penggeledahan.

Aku tak tahu bisa-bisanya kau percaya orang gila itu.

Apa itu ya?

Utamakan Selamat

Ada apa disana?

Pemindahan kuburan, lah.

Kuburan?

Katakan untuk pengembang tanah atau sesuatu.

Petunjuk Konstruksi: Nama Konstruksi: Pengembangan Lahan Perumahan Kawasan Busan.

Bisa gila ini.

Sebentar, sebentar.

Tolong dengarkan sebentar.

Ya?

Ini ada surat perintah penggeledahan.

Ini tak akan lama,

Tolong bekerja samanya sedikit, sampai kami mencari dan melanjutkan.

Mohon maaf, ya.

- Ayo mulai. - Ya.

Ekskavator, hentikan.

Tnunggu saja sebentar, kami yang akan urus.

Hei, ini sudah lebih dari 10 tahun.

Jangan ada yang terlewatkan...

Periksa juga bagian sana.

Setiap kali kalian temukan sesuatu yang aneh, segera laporkan.

Ya.

Lihat baik-baik ini...

Rumput-rumput ini babat saja.

Ini cuma tulang binatang.

Tulang babi hutan.

Lanjutkan.

Apa itu?

Kelihatannya mirip orang.

Wanita pakai rok.

Gali sedikit lagi.

Tarik lagi.

Ini, seperti peti mati.

Benar itu peti mati?

Biasanya kain merah buat penutup peti mati.

Apa yang kalian lakukan ini?

Apa kalian yang punya semua makam ini?

Kalian, bongkar makam leluhur orang. Dasar bedebah.

Apa yang kau lakukan, sekarang?

Polisi luar biasa.

Tutup.

Kubur lagi.

Ya.

Kau lamban sekali, cepat tutup petinya!?

Hei!

Bedebah ini.

Kita teruskan dengan tangan saja,

Untuk menggali tanah.

Gali tanahnya.

Kau tenang dulu.

Tenang, ayo kita lanjutkan lagi.

Ayo bekerja lebih keras.

Kita hentikan saja.

Kita kembali.

Apa?

Kenapa?

Kenapa apa lagi?

Makamnya sudah digali, bukannya sudah hampir dapat hasilnya.

Aku sungguh tak tahu apa kita akan terus dikutuk.

Tunggu apa lagi? Kembali.

Ya.

Minum air dulu.

Yang aku tahu, dia atlit perenang saat masih SMP.

Tapi gadis baik ini, memiliki nenek yang selalu tepat waktu berikan uang padanya.

Dimana kau?

Kenapa dia lakukan itu?

Apanya?

Kenapa dia mengakuinya?

Tak ia kenal dan membunuhnya.

Entahlah.

Apapun itu, dia sudah tak waras.

Apanya tak waras?

Dia yang gangguan mental semacam itu.

Dia cuma tak memiliki empati.

Apa?

Seorang profiler yang menganalisa dia, mengatakan bahwa dia tak bisa menganalisis perasaannya sendiri.

Kesimpulannya adalah tidak adanya empati.

Wow, tak punya empati.

Dari sudut manapun kau melihatnya, jelas bukan pria biasa.

Umumnya pembunuh tak akan ingat,

Dan cenderung tak ingat lokasi dan kapan itu terjadi.

Tapi bacah ini ingat lokasi dan bahkan waktunya.

Dia pasti datang ke tempat ini.

Jika dia berbohong padamu?

Mana mungkin.

Jika begitu, dia tak akan bisa bertemu denganku lagi.

Uangpun ia tak punya.

Maaf, permisi.

Kau mau kemana?

Katanya tak digunakan lagi disini, mangkanya aku bawa lagi.

Apa kau pemilik ekskavator ini?

Iya.

Kenapa?

Tunggu sebentar.

Bagaimanapun caranya pasti aku akan turun.

Ya, jangan khawatir.

Aku sudah minta pengertian dari keluarga almarhum.

Dan sudah aku laporkan ke kantor polisi bagian hukum, juga.

Ya, jangan khawatir.

Hormat.

Apa belum dapat juga?

Jam berapa sekarang?

Sudah kuburan terakhir ini.

Kau selesaikan sedikit lagi.

Oke?

Hari sudah gelap, kau tahu bahayanya excavator turun gunung.

Malah aku pindahkan kuburan, buruk sekali nasibku.

Apa kau mau seluruh gunung digali.

Selesaikan sedikit lagi, maaf ya.

Mohon bantuamu kali ini saja.

Mohon maaf.

Situs alternative download: www.doduhikorea.tk

Tolong, pinggir sedikit.

Biar aku yang cari tempatnya.

Situs alternative download: www.doduhikorea.tk

Berhenti.

Berhenti.

- Angkat. - Angkat.

- Sekop, sekop. - Ya.

Benar tulang manusia, kan?

Anjing gila itu.

Apa alasan ini kau serahkan padaku?

Itu... Sebelumnya aku punya gugatan.

Karna kita punya tersangka yang sama

Ini bukan barang bukti palsu, kan?

Bukan.

Kau sudah kirim ke Laboratoriun Nasional?

Sudah aku dikirim.

Embak-embak cantik, lama tak bertemu ya.

Kakak?

Ada urusan apa kau kemari?

Apa... kau temukan harta karun itu?

Wow, kau ini.

Kau benar-benar mencarinya?

Mulai sekarang, kau sudah ditetapkan jadi tersangkanya.

Apa?

Dimana sisanya?

Sisa apanya?

Dimana kau kubur tubuh mereka?

Aku tahu.

Bagaimana bisa aku tahu itu?

Kau yang membunuhnya, kau sendiri yang katakan.

Kapan?

Bocah ini.

Lihat dan dengarkan baik-baik.

Sehari sebelum Festival Pertengahan Musim Gugur, 12 September 2008.

Kau bawa kabur taksi di Sasang.

Keesokannya, kau tak bisa dihubungi dan juga tidak kembalikan mobil itu.

Bagaimana kau bertemu wanita ini. Ingat kan?

Tidak.

Siapa, wanita ini?

Kau jemput dia di Yeonsan-dong,

Kubur mayatnya di Lembah Saenggogjiguk.

Tapi, sebenarnya dari pemandian itu.

Aku obrak-abrik makam disana, dari sketsa yang kau buat dan ku temukan beberapa petunjuk.

Dari pengakuan no. 5, ketika aku kemudikan taksi di Sasang.

Sekitar jam 1 malam, kau membawa penumpang wanita dan membunuhnya

Dan dikuburkan dekat makam lembah.

Apakah kau masih menyangkalnya?

Dasar keparat.

Bukannya kau, yang menyuruhku menulisnya.

Apa?

Bukankah kau yang katakan. Jika aku menulisnya, kau akan memberi 2jt?

Dasar bedebah, uang apaโ€ฆ Kau bisa jelaskan saja.

Aku sekarang minta uang itu dan cuma itu saja.

Saat aku ditangkap, aku tak makan mie dengan kakakku...

Hingga aku tak ceritakan padamu.

Saat itu, kau juga tak memberiku uang.

- Saat itu aku menyuruhmu mandi... - Kakak.

Kau tak mengerti bahasa Korea, ya?

10 tahun yang lalu, seseorang menggangguku.

Cuma menguburnya di lembah, itu yang aku maksud.

Aku tak ada niatan membunuh wanita ini.

Akupun tak kenal siapa dia.

Kau memang anjing.

Hasil otopsi keluar.

Dari: Lembaga Laboratorium Penelitian dan Teknologi Nasional Busan

Terus bagaimana...

Apa?

Waktu... akan berlalu.

Anjing keparat.

Ini tulang pinggul sampai kaki.

Sudah membuktikan bahwa kau memang seorang pembunuh, akuilah.

Tujuh korban,

Keparat ini.

Mau bagaimana lagi?

Kau disuruh keluar.

Gila.

Waktu kematian diperkirakan sekitar 10 hingga 12 tahun yang lalu.

Identitas tidak dikenali.

Perundang untuk pembatasan penyelidikan mayat adalah 7 tahun.

Ini bisa dicocokkan dengan DNA nenek Woo Ji Hee, kan?

Jika dia ngotot cuma mengantarnya,

Meski ini benar Woo Ji Hee...

Tetap saja, sulit untuk dituntut.

Benar kau memberinya upah?

Ya.

Sebelumnya, kau memberinya uang juga kan?

Itu cuma agar dia mau mandi, hanya menyapanya...

Maaf.

Tempat parkir Jagalchi. (Busan)

Selamat jalan.

Keluar

Senior, Song Kyung Soo.

Dia sangat pintar, kan.

Dia itu pintar atau gila?

Bingung juga.

Kau punya banyak uang?

Kau mewarisi bisnis ayahku.

Aku sedikit berbagi.

Terus kenapa? Karna kau polisi?

Pikiranmu bisnis menyenangkan, tapi aku pikir lebih senang menangkap penjahat saja.

Mangkanya ungkapan ini jadi tak jelas.

Jadi apa yang dia harapkan?

Uangku?

Tentunya, aku ingin uang juga.

Ia mengharapkanmu akan menyelidiki kasus dia dengan serius dan membuktikan dia tak bersalah.

Apa?

Dengan begitu, orang macam dia akan baik-baik saja dalam kesetaraan hukum.

Dia ditangkap karna kasus A.

Tapi dia hanya mengaku padamu, Kasus B, Kasus C.

Karna kau percaya perkataannya.

Ikuti kemauannya dan mulai penyelidikan.

Kau anggap menyenangkan.

Meski hasilnya,

Dia dibebaskan karna kasus B.

Karna barang bukti tak cukup, bisa jadi dua-duanya.

Karna kau jadi "serigala berikutnya", (Penakluk kasus yang tak terpecahkan)

Anak itu mendapat hak melalui pengacara.

Sebenarnya,

Kasus A, akan menjadi tidak bersalah.

Begini.

Itu dia maksudnya.

Itulah kegunaan adanya hukum?

Faedahnya,

Jika kasus pertama disetujui pengadilan, dia akan di bawah tekanan polisi.

Kau tanya kenapa aku membunuhnya?

Tidak.

Kenapa kau mengakuinya?

Kau bilang tak ingin cemburu.

Mangkanya,

Karna aku tak ingin cemburu.

Sampai saat itu tiba, tak akan ada yang memihakmu.

Hentikan kau khawatirkan itu.

Seperti apa aku sekarang?

Kau masih punya keluarga.

Istriku sudah meninggal.

Aku mengalami kecelakaan mobil beberapa tahun lalu.

Hei, Song Kyung.

Song Kyung.

Apa kau lihat perkakasku.

Tidak.

Apanya?

Perkakas apa?

Pria itu minta tolong, kenapa kau santai-santai begitu...

Ya.

Hasilnya berbeda dengan DNA neneknya Woo Ji Hee.

Membunuh Woo Ji Hee...

Pertama, Tuan Park, Woo Ji Hee, Heo Soo Jin...

Yang No. 3 tidak usah.

Perjudian Sasang.

Woo Ji Hee, merupakan kasus 10 tahun yang lalu.

Kalau kasus pertama saat dia masih belia, takutnya lewat sudah masa penuntutan.

Oke.

Membunuh pria 50 tahun dan melemparkan mayat saat masih kecil.

Bagaimana kalau yang No. 2?

Taksi Seowon,

Club Malam Yeonsan-dong.

Pembukuan Seowon taksi, diawali pada tahun 2006.

Setelah 10 tahun, apapun isi maupun rekaman komunikasi, satupun tak ada.

Tapi, yang ke 2 dan ke 4 tidak dapat dijelaskan karna memiliki kesamaan.

2. Taksi Seowon di club malam Yeonsan-dong, membunuh wanita dan mengubur mayatnya pada titik yang berbeda. 4. Saat kemudikan taksi, di depan kampus, dia membunuh wanita usia 27 yang lalu meninggalkan mayatnya.

Pertama dan No. 2 adalah kasus yang dilakukan saat kendarai taksi.

Semua korban adalah wanita.

Kemudian mengambil lokasi didekat Yeonsan-dong

Apa kemungkinan kedua kasus ini sama?

Alasannya?

Dia sengaja membagi kasus menjadi dua bagian.

Supaya aku memperluas ruang penyelidikan sebanyak mungkin.

Agar kita bingung.

Dan kemudian...

Kemudian?

Untuk pamer diri sendiri.

Membuat dirimu tampak hebat?

Benar juga.

Lagipula, ini semua memang kasus pembunuhan.

Tak ada laporan orang hilang maupun yang meninggal yang ditemukan.

Sejak awal sampai sekarang, aku hanya bisa memercayainya.

Sama seperti Woo Ji Hee.

Ini benar-benar cocok untuk memainkan orang seperti orang bodoh.

Aku tidak tahu apa itu benar atau salah, aku tak bisa mempercayainya.

Tentu saja harus percaya.

Kalau tidak, jangan ikut-ikutan.

Jika kau tak percaya ini, kau tak usah ikut memeriksanya.

Paling utama, pastikan kau percaya...

Sampai akhir, harus berusaha.

Baiklah.

Yang pertama adalah karna batas tuntutan, hapus.

Pak Park adalah orang yang ingin dia bunuh.

Tidak adanya pembukuan taksi Seowon.

Awalnya tulang yang ditemukan milik Woo Ji Hee, ternyata tidak diketahui.

Kasus Woo Ji Hee, sudah diputuskan.

Setelah membunuh pria berusia 30-an dengan senjata, yang lalu dijatuhkan dari tangga.

Mayatnya dijatuhkan dari tangga...

Mayatnya?

Yang lain ada dikuburan area lembah, apa ada kemungkinan di dalam gedung?

Kemungkinan ada saksi.

Jelas-jelas aku sudah minta maaf,

mangkanya ku lakukan.

Tapi bedebah itu bilang, "Sudah katakan apa saja, kau?"

Lalu aku membukanya.

Saat itu aku juga lelah, yah, aku minum dengan santai.

Apa? Bedebah?

Apa-apaan kau, kali ini kita selesaikan saja.

Sini kau.

Aku memegang kerah bajunya,

Aku tendang sebelah pahanya.

Aku ambil pisau terus menariknya keluar.

Aku tusuk lehernya.

Selanjutnya,

Bedebah itu coba lari dan teriak... $@&%@&@&%!!

Sialan itu sekarat.

Lakukan sendiri kalau begitu.

Apa masih berjalan dengan lancar?

Bagaimana selanjutnya?

Wani piro?

Tiga ratus. ยฑ3 juta

Seharusnya kau beri 500?

Dengan begitu akan aku ceritakan dengan detail.

Dimana kau membunuhnya?

Kali ini, kau ada kesempatan dipromosikan secara khusus.

Memang. Terima kasih.

Lokasinya?

Soal itu, aku tak begitu ingat.

Apa menurutmu kecantikan tak punya kejahatan?

Aku sudah berkata dengan hati-hati.

Kenapa kejahatan itu tak ada yang sempurna?

Pikirku kalian itu sekelompok bedebah tolol.

Alasan kenapa aku jadi iblis seperti ini,

Karna polisi seperti kalian itu, tidak kompeten.

Yang tak mampu menangkapku saat itu.

Tahu kan maksudku?

Mengerti tidak, yang aku bicarakan?

Anak itu benar-benar gila.

Berani akui kejahatan yang dilakukannya sendiri.

Karna dia penuh percaya diri.

Darimana dia datang?

Dia pikir bisa menang.

Dia paham kalau kita tak dapat lakukan apapun dengan pengakuannya.

Daftar Umum Kantor Wilayah Busan

Dari tahun 2001 hingga tahun lalu,

Ada 8 pembunuhan laki-laki di jalanan.

Park Hyun Soo (33 tahun, laki-laki)

Karna dia sendiri yang katakan bahwa dia bukan kelasnya, dari waktu operasi taksi.

Ya.

2006, 07, 08, 10, 11 tahun

Tak ada kasus yang memenuhi syarat pada tahun 2006.

Ya.

Lalu tahun 2007,

Kantor Polisi Wilayah Timur.

Kantor Polisi wilayah Timur.

10 tahun di Haeundae.

Kantor Polisi Haeundae

11 tahun di Kantor Polisi Distrik Pusat.

Kantor Polisi Pusat.

Ada 4 lokasi.

Informasi kasus ada di kantor polisi dari yurisdiksi yang sesuai.

Tapi, informasi yang belum ditutup umumnya tak terlalu jelas.

Aku ke Kantor Polisi Distrik Timur, kau ke Haeundae.

Kau dekat, aku yang jauh.

Bagaimana kau emukan begitu banyak informasi?

Sejak awal polisi kriminal yang bertanggung jawab tak bisa mengaitkannya.

Sial.

Informasi di sini dibagi jadi berapa tahun...

Lihatlah sendiri.

Bisa-bisanya dia ikut campur kasus polisi lain?

Kasus apa yang kau katakan?

Pembunuhan dijalanan.

Korbannya laki-laki.

Ya, ampun. Dasar.

Yang kau bicarakan itu, kasus yang kita miliki ada kaitannya dengan kasusmu?

Mangkanya aku meminta bantu padamu.

Kasus pembunuhan di Chongyang-dong Busan.

Laporan hasil penyelidikan korban.

Bukan masalah bagi orang itu.

Ya, aku pribadi ingin memeriksa sesuatu.

Iya benar.

Setiap orang adalah polisi yang memakai sepatu.

Selalu dipihak yang sama, bukan.

Iya, dia Kim Min Gyu.

Oke, terima kasih.

Ya

Terima kasih

Disinia tak bisa dianggap main-main.

Ah, sialan.

Ada apa?

Ada tikus.

Apa yang dimakan hingga besar begitu?

Sungguh sialan.

Catatan investigasi kasus pembunuhan dijalan Donggwang-dong tahun 2012

12 tahun Donggwang-dong.

27 November 2012

Ditemukan di tangga bawah tanah Donggwang-dong.

Korbannya, Hwang Chil Gyu.

Sayatan sekitar 5,5cm di sisi kiri leher.

Tulang rusuk kiri, 2cm dan 5cm luka tikaman.

Ini dia.

Korban: Hwang Chil Gyu.

Ya ampun, aku sudah tua. Siapa juga yang mau menerimaku?

Tahun 2012, Busan Donggwang-Dong

Bisnis?

Uang saja tak punya, bisnis apaan.

Ibu, kali ini aku benar-benar akan sekolah.

Jangan khawatirkan aku.

Apa yang kau lihat?

Sialan.

Sana.

Cepat pergilah.

Ibu.

Kalau begitu, aku tak akan bisa minum dengan teman-temanku.

Aku bukan anak SMA.

Aku akan tentukan sendiri, aku tutup teleponnya.

Hei.

Kemari.

Kemari.

Apa?

Apa?

Sialan?

Enak tidak?

Ditemukan karton setengah terbakar di tangga,

Diperkirakan dengan maksud untuk menghilangkan barang bukti dari TKP.

Tapi gagal, ya?

Sialan.

Ini yang aku tinggalkan saat keluar.

Diperkirakan ukuran sepatu adalah 285.

Pisau tanpa pegangan berlumuran darah ditemukan di pintu masuk,

Terdeteksi sebagai darah korban.

Hwang Chil Gyu.

Berikan aku beberapa petunjuk.

Petunjuknya jadi dua.

Yang pertama, sepatu yang dipakai anak lelaki itu.

Yang kedua,

Pisau tanpa pegangan.

Yang terpenting, kita butuh kasus 5 tahun yang lalu, antara jam 4 pagi hingga 5 pagi, tanggal 27 Desember 2012

Ini bukti yang menentukan, Kang Tae Oh ada di sini satu jam itu. Itu alibi yang kita butuhkan.

Tapi apa dia akan mengakuinya?

Kau mau minum juga?

Aku ambilkan gelas.

Sepertinya sekarang tanpa kamera, ya?

Menyenangkan bukan? Dasar bedebah.

Kau memang dilahirkan untuk jadi gelandangan.

Sejak kecil.

Aku sudah selidiki kehidupanmu.

Kau ngomong apaan sih?

Tak ada yang datang mengunjungimu,

Tak ada yang memberimu uang, pada akhirnya memohon-mohon pada polisi.

Karna kau miskin.

Yang kau katakan agak, berlebihan.

Bedebah.

Bagaimana bisa kau bunuh tujuh orang itu?

Keterampilan apa yang kau gunakan?

Dengan tangannya juga dia bunuh seorang wanita.

Itupun aku membual tentang ini dan tak tahan.

Pembunuh berantai.

Psikopat.

Kau bukan orang seperti itu.

Kau cuma gelandangan, yang mencuri mirip gong-gongan anjing.

Kau sudah gila ya?

Terlalu membosankan, sekarang aku tak akan kaget dengan itu.

Hei.

Aku sedang berhemat 100 ribu,

Belikan saja roti dan makanlah.

Dalam 15 tahun ini, kau akan mainkan beberapa tembakan lagi di ember kotoran.

Kenapa kau kemari?

Lagipuka, kita tak akan bertemu lagi.

Aku bilang, kenapa kau kemari?

Apa yang terjadi?

Lawan.

Sampai mau buka mulut.

Kalau akhirnya, dia tak mau bicara?

Lagipula aku bertaruh untuk kali ini saja.

Ini, apa yang terlihat disini.

Seharusnya ada yang masuk dengan...

Bab 1 Kejahatan Hidup dan Dosa Bagian 1 Kejahatan Pembunuhan.

Pengajaran hukum acara administratif.

Benar ini rumah Hwang Chil Gyu?

Setelah kakakku terbunuh,

Ibuku meninggal karna sakit beberapa tahun.

Ayahku juga mengalami stroke tahun lalu.

Terus terang, kita tak percaya pada polisi.

Sebenarnya, akupun tak terlalu percaya.

Apa?

Prajna Paramita sangat arogan ...

Diresmikan

Mempersembahkan tubuhnya...

Bedebah ini...

Ini tak akan membuat pikiran buruk.

Astaga, bibi...

Ada perlu apa kemari?

Kenapa pula beli barang-barang ini?

Kemarilah dan duduk di sini.

Bibi, disini...

Ayo, kita lihat saja.

Kapan kau bilang?

5 tahun lalu,

2012

Musim semi atau musim panas?

Musim dingin.

Cuacanya dingin dan pakaiannya tebal.

Lokasinya?

Aku disediaan beberapa cangkir,

Aku pelanggan tetapnya.

Aku minum akohol di sana.

Terus aku kembali ke kosan.

Jam berapa?

Sepertinya jam empat pagi?

Lalu pulang jam lima.

Siapa pertama kali kau lihat?

Apa kau masih ingat gang itu?

Ketika dalam perjalanan pulang,

Asrama Bintang Keemasan,

Sungguh aku tak menemukan sesuatu?

Kalau mayatnya?

Sudah aku katakan, sudah ku bakar.

Apa terbakar dengan baik?

Pada awalnya, yah,

Apinya ganas sampai membakar mantelku.

Oh, jadi itu benar-benar terbakar?

Tidak juga.

Ketika pipa air pecah, aku keluar ditengah jalan.

Pipa air apa?

Yang dilangit-langit.

Kau cari di masa lalu, dulu.

Bagaimana dengan pisaunya?

Aku buang lah, ke laut.

Laut yang mana?

Sapporo.

Sudah enam bulan.

Sepatunya?

Sepatu apa?

Sepatumu.

Sepatuku?

Itu...

Wow, sepat sekali kau temukan itu?

Bagaimana soal jejak sepasang sepatu ini?

Pergilah dan temukan.

Sekarang, jika kau ingin menang...

Temukan pisau tanpa pegangan itu.

Pasti kau temukan sepatunya.

Melakukan suatu uji coba dan ancaman begini,

Tak bisa diakui sebagai bukti, benar kan?

Memangnya berapa besar ukurannya?

8 cm.

Pisau tanpa pegangan.

8 cm?

Kampret kau, itu tongkat atau plastik mana bisa itu?.

Apa kau pikir jaksa akan biarkanmu terus menyelidiki itu?

Cuacanya dingin, mangkanya susah tapi...

Usahakan, kau bisa menemukannya.

Agar jaksa tahu aku sudah lakukan yang terbaik.

Tidak masalah.

Sebentar, ya.

Ya.

- Seberapa besar ini? - Aku baru keluar dari pemerintah kabupaten.

Pemerintah Distrik Barat

Katakanya papan nama sudah diubah. Awalnya, memang ada restoran bernama Muse.

Pemiliknya masih sama,

Jembatan itu dihancurkan pada tahun 2014.

Hotel itu?

Kang Tae Oh, sudah tinggal lama disana.

Pemilik hotel masih mengingatnya.

Lanjutnya, tak pernah melihatnya.

Baru saja aku mengundurkan diri dan meninggalkan barang-barang.

Aku tahu, apa boleh buat.

Begini.

Jangan bergerak.

Sialan.

Sudah, sudah.

Apa-apaan kau?

Menyelamlah.

Benar, meski tak begitu ingat, dia bukan yang terakhir.

Dia kadang datang dan minum sendirian.

Apa kau ingat sepatunya?

Sepatu yang dipakai Tae Oh.

Ya ampun, bagaimana aku bisa ingat?

Aku saja tak ingat sepatu yang dipakai suamiku.

Tapi, aku ingat pakaiannya.

Mantelnya sangat stylish.

Aku tanya dimana dia membelinya.

Apa beli sendiri atau pacarnya yang belikan?

Dia pamer padaku.

Mantel seperti apa?

Mantel bulu coklat.

Awalnya, apinya besar dan membakar mantelku.

Sialan.

Cucian domba putih

Tapi kan, Kang Tae Woo masih berpikir soal perbaiki mantelnya itu.

Akhirnya dibuang, karna kerusakan bulu mantelnya.

Hubungi aku, ya.

Apa kau pernah bantu perbaiki mantel bebulu?

Tak pernah ada.

Donggwang Laundry

Oh begitu.

Selamat bekerja.

Apa kau bisa memperbaiki mantel?

Ya, ya.

Begini...

Maaf mengganggu...

Apa kau punya catatan seperti buku perdagangan?

Apa ini?

Tentu saja, perlu menangkap tahanan.

Tanggal 27...

Sebentar,

27 Desember...

- Namanya? - Kang Tae Oh.

Kang Tae Oh.

Kang Tae Oh... Tidak.

Apa kau ingat seseorang yang mau perbaiki mantel berbulu?

Beberapa tahun yang lalu, perbaiki mantel bulu berlubang.

Memintaku untuk memperbaikinya.

Aku tak begitu ingat,

Siapa dia?

Mana aku bisa ingat orang.

Sebentar, aku ingat.

Seingatku, sudahku perbaiki tapi tidak diambil?

-Kang Tae Oh- 1 Mantel bulu.

Situs alternative download: www.doduhikorea.tk

Rekaman suara,

Catatan dari reparasi mantel.

Nama Reparator: Kang Hyung Suk

Dan catatan reparator soal mantel bulu itu.

Dibilang barang bukti, hanya mantel bulu yang diperbaiki beberapa tahun yang lalu.

Apa ini bisa dipercaya?

Jadi intinya,

Bagaimana kalau reka ulang secara langsung?

Apa?

Bawa saja Kang Tae Oh ke TKP.

Pasti ada bukti lain.

Sehari saja.

Tidak, ijinkan setengah hari saja.

Apa kau katakan akan memberinya uang lagi?

Aku tak ada niatan katakan itu.

Meski dia setuju melakukannya,

Kalau situasinya membahayakan dia,

Dia bisa hentikan kapan saja.

Kita tak memiliki wewenang hukum untuk menyelesaikan kasus ini.

Tersisa 13 tahun lagi, dari sekarang.

Apa?

Aku resmi pensiun.

2 tahun lagi, saat anak ini dibebaskan dari penjara, dia pasti bunuh orang lagi.

Disaat itulah aku bukan seorang polisi lagi.

Jika kau salah lagi,

Kalau begitu, akan lebih baik .

Apanya?

Seluruh dunia akan anggap aku bodoh, kan?

Reka ulang?

Untuk apa aku lakukan itu?

Bisa dibilang itu akan sedikit membantu untuk temukan bukti lain.

Kalau begitu, lakukan saja.

Karna jaksa itu sangat cantik.

Kita sudah sepakat, ya.

Kakak.

Jelas-jelas kau sudah ku beri saran,

Tapi jika kau lakukan ini, kau tak dapat membantuku.

Barang bukti?

Aku sudah katakan, tak akan ada bukti.

Kau tak boleh katakan apapun.

Kalau begitu kau harus beri aku jaminan.

Jaminan apa?

Uang muka 5 juta prabayar.

Yang 1 juta dari tanda terima perbulan.

Kau menjunjungiku dua kali sebulan.

Ingat apa aku punya masalah dengan saudaraku.

Jaminan.

Ya ampun.

Betapa sibuknya...

Tiada hentinya, selesaikan kasus.

Harus menyerahkan uang pula.

Cukup sederhana, bukan.

Soal IQ, kakak...

Tak sampai seratus, kan?

Jaminan. Membayar Kang Tae Oh 5 juta di muka, 2 juta dari biaya penanganan bulanan. Kim Hyung Min

(Arigato) Terima kasih.

Garis Polisi - dalam penyelidikan

Kang Tae Oh, lihat sini...

Sebelah sini.

Tolong lihat sini, Kang Tae Oh.

Tersangka.

Dimulai dari sini.

Keapa kau kemari?

Apa?

Menurut catatan,

Efakuasi di depan tangga elektronik bintang lima...

Itu ada di sana.

Keapa kau harus membayar banyak padaku?

Dimana itu?

Di sana.

Apa disini?

Beri padaku modelnya.

Ya.

Berikan aku pisau lagi.

Korban

Pertama, aku tarik kepalanya begini.

Aku tusuk pisau lehernya dulu.

Terus dia pegang leherku seperti ini.

Aku mendorongnya...

Tendang lagi.

Apa tidak bisa dengan orang sungguhan saja?

Korban.

Hei.

Jangan bergerak, kampret.

Duduklah.

Sini kau.

Duduklah, duduk.

Lokasi pembuangan pisau.

Astaga,

Bukan begitu.

Masih 100 meter ke samping.

Bukan... ke kiri, ke kiri.

Sebelah kiri.

Kiri, kiri.

Bagus.

Bau udaranya menyenangkan.

Uwoow~

Bagus.

Pakai sepatu ukuran besar, kok bisa?

280mm.

Awalnya, yah? Api itu membesar, dan membuat mantelku bakar.

Jadi benar-benar terbakar?

Saat pipa airnya bocor, aku keluar ditengah jalan.

Pipa air apa?

Tersangka Kang Tae Oh. emakai sepatu ukuran 280mm di penjara.

Di langit-langit.

Waktu subuh itu, apa kau ingat jam berapa perginya Kang Tae Oh?

Saksi

Masuk sekitar jam 12.

Sekitar jam 3 pagi.

Sepertinya minum 2 botol alkohol.

Saat itu, Kang Tae Oh pakai mantel bulu,

Kau ingat kan?

Ya, aku sudah katakan pada polisi saat itu.

Ya, sepertinya benar orang itu.

Tapi, aku lihat lagi sepertinya bukan.

Sejujurnya, posisiku agak susah.

Terdakwa mengatakan dalam penyelidikan polisi,

Benar aku yang menghubungimu dulu,

Tapi setelah itu, sejak polisi Kim Hyung Min berinisiatif untuk menyelidiki kasusmu.

Apa itu benar?

Iya, benar.

Polisi Kim Hyung Min lebih dulu.

Beberapa saat kemudian, iapun akhirnya masuk dalam tim anti-narkoba dan pindah ke kantor polisi.

Jadi, jangan bicarakan dengan polisi lain soal kasusmu.

Kalau bukan denganku.

Dengan jaminan kau akan diberi banyak uang, agar kau bisa bersenang-senang dalam penjara.

Apa yang aku katakan ini benar?

Iya, semuanya benar.

Lalu dalam prosesnya,

Polisi Kim Hyung Min mengatakan akan temukan petunjuk lain dalam reka ulang?

Terlebih dahulu, kau minta menuliskan perjanjian tertulis. Apa pernah kau memiliki permintaan begitu?

Iya, memang benar.

Ngomong-ngomong, apa kau tahu kalau pengakuanmu itu tak ada pengaruhnya dengan perjanjian tersebut?

Tidak, aku sama sekali tidak tahu...

Bolehkah aku menuliskan ini? Cuma itu yang ada dipikiranku.

Sejak adanya orang bernama Kim Hyung Min, memberikan terdakwa tiga kali transferan uang. Total 10 juta, itu benar? Tapi...

Kim Hyung Min, itu siapa?

Dia saudaraku. (Jinhyung: Teman yang dianggap saudara)

Kalau begitu, saudaramu kenal betul terdakwa Kang Tae Oh dan memberinya uang,

Atau saudaramu merasa walinya, uang itu diberikan padamu?

Aku pinjam padanya dan memintanya melakukan itu.

Selain itu, saksi juga menulis jaminan.

Jika Kang Tae Oh berjanji lakukan reka ulang,

Akan menerima 2 juta tanda terima bulanan.

Iya, benar.

Kenapa begitu?

Sejujurnya, aku butuh konfirmasi dari jaksa.

Jadi aku ingin lulus verifikasi lapangan.

Agar jaksa melihat tingkah laku Kang Tae Oh dengan matanya sendiri.

Aku berharap jaksa bisa menuntut kasus ini.

Apa perlu segitunya untuk tuntutan ini?

Karna aku akan dipindahkan ke departemen lain.

Jadi aku tak punya waktu lagi.

Kenapa harus pindahkan seorang pekerja keras ke departemen lain?

Begini, karna tak pernah menangkap penjahat baru dan tak ada kerjakan,

Dan telah menyelidiki kasus yang tak diizinkan untuk diselidiki.

Jadinya begitu.

Ya, jadi bisa dibilang begitu.

Bertindak sebagai polisi demi negara,

Apa bisa kau menerima uang dari polisi secara langsung?

Pasti aku tak mau.

Terlebih, kasus yang tak diizinkan.

Maukah kau menjilati kantongmu sendiri? (Memberi bantuan tapi minta imbalan uang)

Untungnya, aku punya kondisi keuangan yang baik.

Karna keuanganmu bagi, kau mau melakukannya?

Apalagi 10 juta.

Jika kau lihat masalahnya seperti ini, aku pasti sudah gila, kan?

Kau berulang kali memberi barang pada terdakwa, apa benar?

Ya

Barang seperti apa?

Manik-manik, kacamata, dll.

Penyetoran uang berdasarkan pada pengakuan,

Membawa barang-barang ke penjara,

Tindakan ilegal, kau tahu kan?

Bukannya kasus pembunuhan di Donggwang-dong, yang dipersidangan sekarang.

Apa ini penting?

Aku pribadi mengatakan bahwa dia membunuh banyak orang.

Polisi mana didunia ini yang akan diam saja?

Tak ada polisi satupun yang akan diam saja.

Istri Kim Hyung Min meninggal dalam kecelakaan 10 tahun yang lalu, kan?

Apa?

Apa benar?

Iya.

Sayangnya, berbeda dari apa yang kau pikirkan.

Polisi lain didunia ini tak begitu tertarik dengan kasus ini.

Hanya satu polisi yang kehilangan istrinya karna kecelakaan

Dengan kenangan menyakitkan,

Mengambil tindakan yang tak pantas.

Dengan gigih menguak kasus ini.

Apa maksud yang kau bicarakan?

Ketua hakim.

Spekulasi pembela barusan tak relevan dengan kasus ini.

Aku setuju.

Pembela, ajukan pertanyaan yang terkait dengan kasus tersebut.

Dasar.

Ok, aku mengerti.

Terdakwa mengatakan bahwa kau berbohong penyelidikan ini ingin dia lakukan denganmu.

Saksi, apa kau menerima tuduhan atas terdakwa?

Mudah sekali kelihatannya, keparat itu.

Saksi, perkatamu terlalu kasar.

Iya, maaf.

Untuk terakhir kalinya, bisa kau katakan?

Berharap kau bisa bayangkan kalau diposisi korban pembunuhan ini.

Almarhum tak hanya dibunuh dengan satu kali tusukan pisau.

Ada banyak yang terbunuh karna beberapa tusukan.

Tusukkan pertama merobek leher mereka, memotong pembuluh darah besar.

Kau pasti melihat lehermu memuntahkan darah.

Kau lihat wajah si pembunuh yang mengambil pisau itu.

Kau dengarkan suara pisau yang menusuk tubuhmu,

Sampai saat-saat terakhir kehidupan,

Seberapa menakutkannya dia?

Melihat pengalamanku menjadi seorang polisi di lapangan,

Sekali aku rasakan pembunuh, tak akan bisa ku hentikan.

Jika Kang Tae Oh dipenjara 15 tahun,

Dia bebas umur 50 tahun.

Masih memiliki kekuatan yang cukup untuk membunuh lagi.

Aku sarankan Kang Tae Oh, tak boleh masuk ditengah masyarakat lagi.

Karna ulahku memberinya uang,

Aku siap lepas seragam kepolisian ini, sesuai...

Investigasi hukum yang belaku.

Sudah diputuskan,

Terdakwa Kang Tae Oh menyangkal semua kejahatannya.

Jaksa pembela

Pada saat yang sama, tidak adanya saksi dalam kasus ini.

Tidak bisa ditentukan metode pembunuhannya.

Dan lagi, tanpa adanya pengakuan yang bisa dianggap bukti yang masuk akal.

Hanya bukti bukti dan keadaan tambahan yang bisa disediakan oleh jaksa penuntut

Tak cukup untuk menilai fakta-fakta penuntutan umum.

Karena itu pengadilan memutuskan,

Kasus pembunuhan Donggwang-dong tahun 2012, Terdakwa Kang Tae Oh tidak bersalah

Semua harap berdiri.

Kang Tae Oh, bagaimana keputusannya?

Keputusan pengadilan,

Aku harus dipenjara.

Gugatan ini bukan aku yang menangkan.

Inilah yang disebut hukum.

Itulah hukum.

Pada akhirnya, hukum yang tentukan keadilan?

Terima kasih semuanya.

Apa yang akan kamu lakukan di masa depan?

Wartawan, silahkan tanya aku jika ada pertanyaan.

Kang Tae Oh, sekarang dalam kondisi pikiran yang lemah.

Kau ajukan tuntutan, kan?

Kasus Heo Soo Ji, perlu pengajuan permohonan peradilan ulang.

Astaga, kau ini, sudah dari awal aku aku bilang apa?

Sebelum kau katakan itu,

Aku minta masuk tim anti-narkoba, kan.

Apa kau mau menerimanya lagi?

Bukan aku, polisi Jong Kyung.

Karea aku sudah membuat banyak keributan,

Tapi aku harap kau mau menerimanya.

Terus, kau sendiri?

Aku hindari hukuman itu.

Aku telah menerima pesanan personil.

Dimana?

Kantor Polisi Utama, Nanpu-dong.

Ya ampun, kau ini.

Pergilah, sana.

Kantor Kepolisian Busan.

Kim Hyung Min Kantor Kepolisian Busan.

Siapa sebenarnya kau?

Aku tahu semua itu perbuatan Kang Tae Oh.

Aku harus tahu siapa yang membuatmu bernasib seperti itu. Bukan begitu?

Yang ini...

Apa ini?

Kami tak melihatnya saat polisi memeriksanya.

Sepertinya jatuh selama proses penanganan.

Ini apa ya?

Alat kontrasepsi.

Alat kontrasepsi plastik mikro (AKDR).

Kotrasepsi Ikal.

Bukan logam, tapi plastik.

Soal itu, kapan mulai digunakan?

Tahun 2005.

Apa kau bisa kirim daftar operasi setelah tahun 2005?

Daftar operasi spiral kelahiran berbentuk T (2005-2007)

Kim Soo Kyung.

Hasil tidak ditemukan.

Lee Jae Hoon.

Hasil tidak ditemukan.

Lee Ga Young

Park Jae In.

Heo Soo Jin.

Kantor Polisi Pusat Busan Nampo 1st Public Security Centre

Jo Yoon Sang.

Hasil tidak ditemukan.

Hasil tidak ditemukan.

Park Mi Young.

Nama: Park Mi Young Umur: 39 tahun Kebangsaan: Korea Selatan Operasi: 2006.08.36 Pekerjaan: Staf salon.

Park Mi Young, Rumah Sakit Shin Geun Si dan Obstetri Kota Metropolitan Busan.

Rumah Sakit Ibu dan Obstetri Shin Geun Sik.

Namanya Park Mi Young, berusia 39 tahun.

Ya.

Laporan hilangnya Park Mi Young.

Lihatlah ini.

Beberapa kali dalam sehari...

Setelah Park Mi Yong menghilang...

Tak ada yang menghubunginya lagi.

Artinya, ini nomor telepon Kang Tae Oh?

Milik Kang Sook Ja, nomor yang terdaftar atas nama embaknya.

Pada saat itu, Kang Tae Oh juga diselidiki sebagai saksi.

Itu masih bisa dirilis.

Karena itu kasus penghilangan.

Lakukan saja penyelidikan.

Dan lagi, tak adanya mayat yang ditemukan saat itu.

Sialan.

Apa baiknya untuk diselidiki?

Park Mi Young.

Kim Wook Cheol.

Kim Wook Cheol?

Kim Wook Cheol itu putra dari pemilik warung Sup Nanpu.

Karna kalah judi, dia kehilangan restorannya.

Bukannya kau sudah tahu?

Dia yang kenalkanku sama Kang Tae Oh.

Apa Kim Wook Cheol, itu?

Kenapa kau minum banyak sekali?

Apa kau mau terus-terusan ke toilet?

Mana aku tahu,

Tak akan terus begitu sepanjang hari.

Kampret, ada apa itu?

Kita bisa dikira, habis mabuk-mabukan ini.

Apa kau bilang?

Sial, aku bisa kena perdagangan narkoba juga.

Aku tak mau tertangkap, tamat riwayatku.

Hei, mau kemana kau sialan?

Berhenti.

Tangkap dia.

Kemudian dihubungi,

Katanya dia kembali ke Busan lagi.

Aku lihat dia langsung pergi berjudi lagi.

Dia itu gila, aku pasti akan dicincangnya kali ini.

Dia itu memang gila,

Hinaan, hinaan miskin...

Ingin sekali aku membunuhnya.

Jika saja, aku bisa berkata: Hei, keparat! Cepat sekali kau pulang? Cuci kakimu dan tidur sana.

Rumah?

Rumah yang mana?

Rumah keluarganya.

Bukan, rumah pacarnya.

Pacarnya?

Park Mi Young?

Dasar gila.

Itu semua mata pencaharianku.

Bunuh aku.

Sini kau.

Sini.

Baiklah, bunuh saja.

Ku habisi kau.

Coba bunuh aku.

Wanita sialan.

Bunuh.

Bertengkar hampir setiap hari.

Kemudian, mereka rukun lagi.

Hari itu, aku kita bakal ribut.

Apa kau sendiri yang pergi ke kantor polisi?

Aku tak tahu, sudah lama tak bisa hubungi.

Aku sudah dapat peringatan.

Kadang-kadang ada petugas polisi menyelidikinya

Nantinya, tak ada yang bertanggung jawab

Awal bertemu Kang Tae Oh, apa kau tahu?

Saat hari kelahiranku.

Apa?

Pergi ke club malam bersama...

Di Yeonsan-dong.

Pembunuhan wanita di club malam Yeonsan- dong.

Apa Park Mi Young asli Busan?

Kampungnya di Daegu, tapi...

Keluar dari rumah bersama anaknya setelah perceraiannya.

Sejak saat itu, dia tinggal di Busan.

Dimana anak itu sekarang?

Bukan anak kecil lagi.

Sudah dewasa sekarang.

Yang Dong Ju?

Yang Dong Ju.

Kalau begitu, kau bisa temukan mobilnya?

Apa? Supir?

Baiklah.

Dong Ju, kalau kau lapar belilah jajangmyeon. Dan makanlah. Paham kan?

Katakan yang sebenarnya,

Sekarang Dong Ju sudah besar.

Jika aku pikir terus, ini agak buatku susah.

Apanya yang sulit?

Kita kan ada hubungan khusus...

Aku ingin kembali ke Daegu, saja.

Apa kau mau ikut?

Baiklah, kalau begitu.

Kapan berangkat?

Kasus pertama, saat masih kecil... kita anggap sudah tak berlaku.

Wajah Tae Oh dan kakaknya, tak secerah biasanya.

Rumah itu awalnya atas nama ayahmu,

Tapi, saat itu aku lihat terdaftar ahli waris.

Aku tak tahu.

Apa?

Biasa aku pergi dengan perahu.

Aku tak tahu masih hidup atau mati.

Membuang mayat pria 50 tahun ke sebuah hutan kecil.

Yang pertama, kau bunuh pria 50 tahunan? Itu kapan?

Saat masih kecil.

Umur berapa?

Setelah 95 tahun, tak ada catatan kemana perginya ayahmu.

Ayahmu, Kang So Ju, tidak naik kapal.

Apa yang terjadi?

Tak ada lagi yang bisa aku katakan, pergilah.

Saat itu, Kang Tae Oh mulai sekolah tahun ketiga.

Dan kau, di tahun kedua SMP.

Apa kalian bersekongkol?

Apa yang kau bicarakan?

Aku tak tahu itu.

Sungguh, bukan aku.

Mungkin ini sudah lewat batas waktu penuntutan.

Aku datang untuk bertemu denganmu, bukan atas nama hukum.

Benar kau tak ada kaitan dengan hilangnya ayahmu?

Musim Panas, 1995.

Dimana ayah?

Pergi ke laut.

Aku hanya bisa berpura-pura tidak tahu,

Meski aku juga berharap tidak ada ayah.

Aku putuskan jalani hidup dengan tutup mulut.

Aku suruh dia tak awasi.

Kan ada CCTV?

Tak akan jadi masalah besar.

Lagipula aku sudah disini.

Ya, baiklah.

Sampai suap polisi segala.

Meski kau lakukan ini, tak akan kutarik tuntutanku.

Tak ada gunanya.

Tulis saja seperti tercantum pada jaminan.

Dan lakukan dengan benar.

Mungkin aku bisa pertimbangkan lagi.

Apa pernah dengar tentang batas kemarahan?

Batas kemarahan?

Tidak tahu, aku.

Dulu, kau bertengkar hebat dengan pacarmu yang tinggal di Yongdo.

Saat itulah, sepertinya bukan hari keberuntunnganmu ya?

Apa maksudmu?

Sebenarnya, apa yang terjadi?

Seorang wanita bisa saja dibunuhnya, karna hidup bersama..

Jika lihat batas amarahmu tinggi begitu?

Aku cari keberadaannya dengan pertanyaan itu.

Aku mungkin bisa menebaknya.

Pergi ke arena Judi Changwon.

Karna operasi jalanan,

Pengedar narkoba yang lari dan kau juga melarikan diri.

Jika terus dijalan raya, kau tak bisa naik taksi untuk hindari polisi.

Dan kau jalan kaki sampai di Busan.

Sialan yang mana, yang kau bicarakan?

Tapi kau sudah tak punya uang lagi.

Kaupun pergi ke kasino, yang dimana kau lalu diusir.

Karna Tuan Park, tidak akan membiarkanmu masuk.

Jadi kau ambil uang dan kesana kedua kalinya.

Tapi malah, terbanting karna berkelahi...

Akhirnya, kau pergi ke salon tempat pacarmu bekerja.

Dia salah paham, kalau kau akan jual mobilnya.

Kalian berduapun bertengkar hebat.

Tak cukup dari itu,

Karna batas kemarahanmu sudah cukup tinggi.

Tidak ada lagi, selain untuk membunuh.

Apapun itu, aku pikir hati itu adalah nasib buruk untukmu.

Tapi bagaimana kau bisa bunuh seorang, kampret?

Park Mi Young, itu...

Pengakuan kedua yang kau tulis,

Saat kau jadi supir taksi Seowon, wanita yang kau temui di club Malam Yeonsan-dong.

Aku temukan alat kontrasepsi di dekat kuburan itu. Ini dia pemiliknya.

Karna punya anak terlahir cacat,

Setelah ceraikan suaminya, ia hidup jadi penata rambut di Yongdo.

Tapi dia memasang alat kontrasepsi agar dia tidak bisa hamil.

Sepertinya dia tidak cerita padamu.

Mangkanya, kau tak memotong tubuh bagian bawah dan membuangnya.

Bisa-bisanya kau...

Bisa kau hentikan omong kosong itu.

Hari saat bertemu di warung mie, itu juga nasib burukmu.

Kenapa harus aku, polisi kau pilih.

Sebelumnya...

Hari yang itu.

Jika embakmu bisa laporkan hilangnya ayahmu,

Orang setelah itu tak akan pernah bisa kau bunuh, kan?

Tetapi apa boleh buat?

Soal itu telah lewat batas waktu penuntutan.

Tak peduli bagaimana usahamu,

Pada akhirnya, kemenangan berpihak padaku.

Dasar tololnya kau.

Apa yang bisa kau lakukan jika aku memenangkannya?

Anak anjing yang ku pelihara terlepas dari rumah,

Haruskah aku menangis berhari-hari tanpa mencarinya.

Mereka yang kau bunuh dengan tanganmu,

Meski seluruh dunia tak peduli dan tak mau tahu...

Keliling keseluruh tempat yang tak kenal siapapun,

Itulah, yang sangat disayangkan.

Karna aku seorang polisi, aku merasa malu.

Mangkanya, aku lakukan ini, nak.

Diduga membunuh pacarnya dan meninggalkan tubuhnya...

Kenapa tak terpikirkan olehmu saat itu untuk mencari ibumu?

Semua orang berkata kalau, ibuku kabur dengan paman itu.

Jadi aku biarkan begitu.

Mangkanya,

Aku jadi sangat membenci ibu.

Terus, paman yang kau katakan...

Apa benar, dia terdakwa Kang Tae Oh?

Benar dia orangnya.

Keputusan pengadilan...

Mengingat hasil otopsi mayat Park Mi Young, adanya bekas amputasi manusia...

Cukup untuk membuktikan bahwa cara pembunuhan korban sangatlah sadis.

Sebelum kejadian, terdakwa serta korban juga memiliki catatan panggilan telekomunikasi.

Tapi setelah itu, keduanya tidak lagi saling berhubungan.

Dan korban hilang setelah menerima telepon dari terdakwa.

Dapat dilihat dari hilangnya korban dan kematiannya yang memiliki hubungan dengan terdakwa.

Selebihnya...

Terdakwa Kang Tae Oh dalam proses penyelidikan pra peradilan,

Selalu berdebat perihal pinjaman yang tidak dapat diterima.

Tanpa adanya, tanda-tanda introspeksi diri.

Terutama ketika Agustus 2017, telah melakukan pembunuhan. Maka akan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karna kejahatannya.

Dan dapat dilihat kecenderungannya akan mengancam keselamatan umum.

Karena itu, dia harus diberikan waktu yang cukup untuk bertobat dan merenungkan kejahatannya.

Pengadilan menjatuhkan hukuman seumur hidup pada terdakwa Kang Tae Oh.

Hubungi aku sekarang?

Dia juga telah membunuh beberapa orang.

Anak itu benar-benar sakit kepala.

Lebih baik dia hanya menjadi tahanan saja.

Dengan begitu, aku punya utang 1 juta per bulan.

Kau harus memeriksanya lagi?

Tentu.

Harus aku periksa tuntasnya.

Lokasi ponsel terakhir Woo Ji Hee (Daerim Taksi)

Taman Ekologi Sungai Nakdong.

Dimana kau sebenarnya?

Hingga saat ini, tahun 2018, realitas kehidupan Polisi Kriminal Kim Hyung Min (Nama Samaran) masih melacak kasus-kasus yang tersisa.

Pelaku pembunuhan, Kang Tae Oh (Nama Samaran), bunuh diri selama masa hukumannya di penjara.

โ€“Tunggu project subtitle film Korea terbaru dari saya selanjutnya.โ€“ โ€”โ€”โ€”โ€”โ€” Diterjemahkan oleh | Andi'sTujhuh dari situs download www.doduhikorea.tk

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.