Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
The Way of the Househusband: The Movie Subtitle Indonesia by: Bayu Alfian
Instagram: bayu_alfian197
Tacchan?
Jangan kemari, bahaya.
Eh?
Sebuah peluru hitam dan punya keterampilan bela diri tinggi.
Masih pagi sudah berisik aja.
Kecoak!
Kecoaknya terbang!
Minggirlah!
Aku akan membunuhnya.
Rasakan ini!
Lah, habis.
Hah!
Miku, sekarang ...
... aku tidak akan diam saja, melihat dia bertindak seenaknya!
Kalau begitu,
kau akan menjadi manusia kecoak seumur hidup.
Karena aku memiliki keluarga yang harus kulindungi.
Apapun itu, cepatlah.
Mati kau!
Aku baik-baik saja.
Maaf.
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Sempurna.
- Ini. - Terima kasih.
Aku berangkat.
Ya.
Tacchan, maaf ya.
Lumayan gamparanmu.
Hati-hati di jalan!
Ya!
Kami berangkat.
Ya!
Yang rukun, ya.
Bang.
Selamat siang!
Ayo kita kumpulkan uang.
Baik!
Tempat yang sangat nyaman.
Orang-orang dan lingkungan yang bagus.
Sungguh, tempat yang bagus.
Ah.
Malam ini mau makan apa?
Sebagai perayaan pindahan kita.
Kalau begitu, aku mau buat yang banyak.
Langsung buat banyak.
Jangan ngelantur di siang hari begini!
Dasar bodoh!
Ini masih cerah, tahu.
Bukankah seharusnya tutup gorden dulu?
Iuran warga.
Ada apa?
Eh, mereka siapa?
Apa kamu terlilit utang sama yakuza?
Mana mungkin!
Berhenti melawan dan segera bayar saja.
Biaya Iuran adalah 500 Yen, silahkan bayar.
Iuran warga!
Untuk sementara, aku hanya bisa memberikan ini dulu.
500 Yen!
- Enggak! - Aduh!
K Planning?
Memangnya dari dulu sudah ada?
Bagaimana?
Ayo masuk
Baik.
Jadi, ada urusan apa?
Kami kemari mau minta Iuran warga.
Iuran warga?
Apa yang kalian tertawakan?
Arrivederci.
Hah?
Hah?
Arrivederci.
Hah?
Ngomong apa sih?
Itu bahasa Italia, artinya "Selamat tinggal".
Silahkan tinggalkan tempat ini.
Arrivederci.
Berani sekali, kau memperlakukan abangku begitu!
Hentikan!
Kau meremehkan rukun warga di sini?
Waspadalah sama lilin.
Inspeksi malam untuk berhati-hati terhadap lilin,
Festival kota yang besar hingga kecil sekalipun,
merawat hamparan bunga di taman.
Bunganya indah sekali.
Semua itu membutuhkan uang Iuran warga.
Hal seperti itu ...
Mari saling membantu.
Karena kita tinggal di jalan yang sama.
Mamma mia!
Hah?
Hei, Yamamoto tolong ambilkan tasku.
- Tapi bos. - Sudahlah ambilkan!
Baik.
Jadi.
Eh?
berapa?
500 Yen.
Sedikit sekali, bilang dari tadi, dong.
Nominal uangku besar semua.
Pinjam uangmu.
Tunggu sebentar.
Aku cuma punya 200 Yen.
Buono!
Buono?
Apa ada kembaliannya?
Tentu saja.
Dan sebagai tanda bahwa kita sudah dekat satu sama lain.
Ah, terima kasih.
Makasih.
Al dente.
Apa?
Al dente.
Ya, Al dente.
Al dente.
Tepat sekali.
Ini kembaliannya.
Meski agak keras saat pertama kali dimakan, perlahan-lahan jadi melunak.
Yosh, ayo cabut.
Tapi sulit menentukan kapan harus disajikan.
Bos.
Apa kita harus hajar brengsek itu?
Santai dulu.
Tidakkah kau lihat wajahnya dibalik kacamata hitam itu?
Tidak salah lagi.
Dia adalah "Tatsu yang tak terkalahkan".
Eh?
Si Tatsu itu?
Saat era Heisei hampir berakhir,
antara Fukasakukai di Kanto dan Keluarga Watase di Kyushu ...
... keduanya memulai perkelahian.
Orang yang muncul dalam huru-hara itu adalah komandan muda.
"Tatsu yang tak terkalahkan".
Dia sendirian menghabisi keluarga Watase ...
... dan menghancurkan mereka dalam semalam.
Berita itu langsung menyebar hingga sekarang
Dia adalah seorang Yakuza legendaris.
Namun, seiring berjalannya waktu.
ia merubah pekerjaannya,
menjalani tugas-tugasnya ...
... sebagai Bapak-bapak rumah tangga.
Tamaki Hiroshi
Kawaguchi Haruna | Shison Jun
Yasui Junpei | Furukawa Yuuka | Tamashiro Tina
Shiratori Tamaki | Tanaka Michiko
Takenaka Naoto | Inamori Izumi | Takito Kenichi
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
The Way of the Househusband: The Movie Subtitle Indonesia by: Bayu Alfian
Bos.
Ada sekelompok orang mencurigakan pindah ke gedung di depan stasiun.
Kurasa, mereka seperti kita.
Apa kau bilang?
Mereka berani menerobos wilayah kekuasaan kita tanpa izin dari bos.
Kau!
Mengagetkan saja.
Apa tindakanmu?
Mau dibiarkan saja?
Nanti kau dikalahkan, loh.
Aku mengerti.
Hei, bahaya.
Kau pria yang langsung bertindak, bukan?
Benar.
Aku adalah pria yang selalu bertindak disaat yang tepat.
Mantap!
Kali ini dengan tanganku sendiri.
Aku akan membangkitkan Kelompok Tenjakukai!
Itu baru suamiku.
Mantap!
Masa!!
Mantap!
Antarkan aku!
Mantap!
Sudahlah diam, berisik!
Kubilang, kau berisik.
Selamat datang!
Selamat datang!
Apa-apaan ini!
Sialan, berisik banget dari tadi!
Bukankah kita akan menyerang kelompok itu?
Apa kau bilang, sialan?
Situasi keuangan keluarga kami tidak memungkinkan untuk itu.
Dengar, tuh!
Setelah menjadi orang biasa, hidup menjadi sulit.
Kita hidup sulit!
Kalau tidak kerja, kita mau makan apa.
Kita nggak bisa makan!
Bukankah kau hanya mengulangi kata-katanya saja?
Aku sangat merindukan masa itu saat kita masih berjaya.
Aku juga merindukannya.
Tunggu, jangan begitu.
Walah~
Apa lihat-lihat!
Tingkahmu berlebihan.
Kau tidak tahu, ya?
Coba tirukan.
Lakukan!
Enggak.
Tidak usah.
Kubilang lakukan!
Apa kau lihat-lihat, brengsek! Berani sekali kau menantangku!
Aduh!
Ah, sakit!
Kau ngapain?
Nganggu, tahu!
Kau bilang untuk melakukannya!
Bahaya tahu, goblok!
Kau yang nyuruh, sialan!
Siapa yang kau sebut sialan itu?
Kenapa?
- Berhenti sialan! - Kau bercanda?
Lihat kelakuanmu ini!
Hentikan!
Kita di tempat umum.
Kau meledekku?!
Sudah hentikan, cepat bantu aku beresin!
Siapa yang kau suruh?
Eh?
Siapa yang kau suruh?!
Tidak ada petugas keamanan yang selalu pegang tongkat setiap waktu, tahu!
Setelah kedatangan kalian, penjualanku menurun!
Dasar bodoh!
Mametaro.
Kenapa sama hamster itu?
Dia terjebak di dalam kurungan.
Gin, jangan nakal ya!
Sepertinya kita tidak bisa merawatnya.
Benar.
Kita harus cari seseorang yang mau merawatnya.
Kita harus berpisah.
Aku akan memberimu makanan enak.
Gawat, aku kehabisan sayuran.
Orang itu jelas bukan orang biasa dia pasti yakuza.
Seluruh tubuhnya memancarkan aura berbahaya.
Tenangkan dirimu, belum pasti juga.
Masih kurang keras?!
Rasakan ini!
Meletuk-letuk kau!
Lucu banget.
Aku foto dulu.
Yukari, tolong rawat dia, ya.
Aku tidak bisa.
Aku tak tertarik pada tikus.
Mametaro!
Dia juga beda dengan tikus.
Masa,
kumohon padamu.
Aku terima permintaan apapun darimu.
Benarkah?
Ah.
Tapi aku cuma punya 500 Yen untuk bulan ini.
Kalau begitu aku kasih makan sampah dapur saja, ya.
Kau pikir dia tikus!
Terbang, terbang, terbang ke pegunungan.
Terbang, terbang, terbang ke puncak gunung.
Funiculi, Funicula.
Terbang ke puncak gunung.
Funiculi, Funicula.
Terbang ke puncak gunung.
Funiculi, Funicula.
Terbang, terbang, terbang ke puncak gunung.
Funiculi, Funicula.
Terbang, terbang, terbang ke puncak gunung. Funiculi, Funicula.
Bravo.
Bravo.
Bravo.
Bravo.
Tak kusangka Tatsu,
tinggal di kota ini.
Apa bos pernah bertemu dengannya?
Aku bertemu dengannya di pertemuan yang mengerikan tujuh tahun yang lalu.
Pria itu duduk bersila di lorong.
Kau menghalangi jalan.
Hah?
Kau menghalangi jalan.
Minggir!
Sakit!
Dalam sekejap, aku menyadari ...
... pria itu bukan orang biasa.
Kau mau apa?
Lantainya berderit dan perlu dipaku.
Dipaku?
Orang itu ada di sini untuk mengambil nyawaku.
- Dia mau balas dendam. - Sakit bos!
- Dia mengincarku untuk balas dendam! - Sakit bos!
- Sakit - Hentikan!
Hei, Tatsu yang tak terkalahkan,
Aduh!
- akan datang untuk mengambil nyawaku. - Sakit!
itu berbahaya!
Berbahaya, bukan?!
Bos, kau mau apa?
Mamma mia!
Bos!
Bagaimana pun, lawan kita adalah Tatsu yang tak terkalahkan.
Jangan sampai lengah!
Baik!
Siang.
Balas salamku, dong!
Aku sedikit gelisah.
Begitu, ya.
Bisakah kamu berhenti merasa tidak nyaman?
Buang jauh-jauh kegelisahanmu itu.
Tidak bisa.
Ada komplotan orang-orang seperti yakuza yang pindah di depan stasiun,
mereka menyebut "Tatsu yang tak terkalahkan".
Sungguhan?
Benar.
Jika itu benar,
akan terdengar mencurigakan.
- Benarkan? - Tapi,
-Dengar, - Aku gelisah!
Gelisahku tidak bisa hilang.
Gelisahku tak tertahankan.
- Gelisahku tidak bisa hilang! - Dari tadi kenapa sih?
- Tidak bisa berhenti! - Berhenti!
Berhenti.
Anu ...
Ada yang bisa dibantu?
Ada yang ingin kami bicarakan.
Kami mendengar ada suara tembakkan di rumah ini.
Ini ...
Rumahnya Tatsu!
Sungguh kau mendengar suara tembakkan?
Dor~
Tolong ulangi lagi.
Dor~
Sebanyak itu?
Benarkah?
Dor~
Kau tak perlu ikutan!
Maaf.
Kurasa Tatsu bukan orang yang akan melakukan itu.
Benar juga.
Dia juga menagih uang kami katanya untuk biaya perlindungan.
Kami diancam dan dia sangat seram.
Sangat mengerikan.
Mengancam dengan senjata untuk penggalangan dana ilegal.
Penyergapan?
Penyergapan dari pintu ke pintu?
Padahal aku sudah percaya padanya!
Penyergapan?
Aku harus melapor ke ketua.
Bos, sudah waktunya.
Selamat makan.
Gurita botak!
Kalian ngapain?!
Panas, tahu!
Kau mau kujadiin gurita rebus?
- Sialan kau ya, jaga mulutmu! - ada berita besar, dengarkan aku!
Cepat katakan!
Tatsu akan melawan agen real estate di depan stasiun.
Eh?
Aku dengar dari pembicaraan polisi.
Itu pasti mereka!
Apa maksudnya mereka ini?
Sudah kubilang!
Sekelompok orang mencurigakan pindah di depan stasiun!
Iya, kau memang berkata begitu.
Itu masuk dari telinga kanan, keluar telinga kiri.
Cepatlah bertindak!
Kenapa kau teriak padaku?!
Berisik!
Cepat bertindak!
- Berani sekali menyuruhku, Sialan! - Banyak bacot!
Cepat sana pergi!
- Lepas sialan! - Kau bisa membunuhnya!
- Dia bisa mati! - Lepaskan!
Tenang saja.
Aku akan melindungimu sampai ketemu pemilik baru.
Tatsu-san?
Mati kalian!
Ngapain kau disini?
Tidak akan kuserahkan Mame padamu.
Pistol?
Senjata api?
Sudah kuduga.
Segera jatuhkan ke tanah!
Tidak akan!
Sado-san, tangkap dia!
Apa?
Dia akan melakukan penyergapan!
Kami butuh bantuan!
Ayo pergi.
Tidak!
Lezat.
Terima kasih.
Mame.
Mamma mia.
Tatsu, akhirnya kau datang.
Dia datang untuk menyerang. Segera lindungi bos!
Tunggu!
Bukan!
- Dia melakukannya. - Ini serangan sungguhan!
Tidak, kalian salah sangka.
Preparazione morire.
Bersiap untuk mati!
Permisi.
Tatsu.
Kau tidak bisa pergi kemanapun.
Tatsu jangan melawan!
Sial!
Dia kabur, kejar!
- Cepat juga - Ogah, sakit.
Itu trik yang seharusnya dimiliki Pasukan Bela diri.
Kau kejar dari bawah.
Baik.
Sado-san, kejar dari jendela.
Baiklah.
Bodoh~
Maaf mengganggumu.
Sialan itu.
Kecolok.
Berhenti!
Sado-san lebih cepat!
- Berhenti! - Tidak!
Tatsu.
Serahkan saja padaku!
Kau bisa?
Pergi sana!
Berhenti sialan!
Bang, berhenti!
Bang?
Bang?
Bang, berhenti?
Tolong berhenti!
Masa!
Jangan asal muncul!
Sepeda tidak bisa mengerem mendadak.
Awas!
Kau dikepung!
Kau tidak bisa kabur lagi!
Serahkan apa yang kau sembunyikan!
- Bang! - Tatsu.
Tatsu hentikan!
Maafkan aku!
Itu hamster.
Itu hamster, loh.
Dia Mametaro!
Mametaro?
Aku mencari orang yang mau merawatnya!
Tolong selamatkan dia.
Mametaro?
Kau bakal kena masalah besar.
Aku bertanggung jawab memelihara hewan kecil saat SD.
Bagus, kuserahkan padamu.
Syukurlah.
Baguslah.
Lucu banget.
Ayo bubar.
Aku pulang.
Kerja bagus.
Ada apa denganmu?
Saat mencari Seseorang yang mau merawat Mametaro,
mobil polisi tiba-tiba mengejarku karena suatu alasan.
Tidak sengaja aku tertusuk itunya sepeda.
Hm?
Maaf, aku tidak mengerti maksudmu.
Intinya, dia kelelahan.
Tunggu sebentar, biar kubuatkan makan malam.
Dengan badan begini? Kau terlihat lelah.
Biar aku saja!
Miku.
Miku!
Miku!
Sudah terpotong rapi!
Silahkan dimakan.
Mama, apa ini?
Aku ingin liburan keluarga di musim panas.
Boleh juga ke New York.
New York?
Ini enak!
Enak, 'kan.
Hentikan! Tidak!
Kau akan mati hari ini!
Miku, Himawari!
Jangan remehkan Bapak rumah tangga orang jepang!
Tunggu, jangan, tidak!
Jangan ke New York.
Eh?
Kenapa?
Terlalu berbahaya.
Kalau ke Tiongkok?
Tiongkok?
Makanan asli Tiongkok memang enak!
Makanan apa ini bentuknya aneh begini?
Itu ubur-ubur.
Miku, Himawari.
Lepaskan.
Daging babi cincang dengan paprika hijau!
Tiongkok juga aku tidak setuju.
Seperti dengar sesuatu?
Mungkin suara kucing.
Lucu banget!
Himawari, ada apa?
Eh?
Lucu banget!
Dia pemberian dari Tuhan.
Ya, 'kan?
Bagaimana ini?
Kita harus hubungi kantor polisi.
Ah.
Dia ngompol.
Hah!
Gawat!
Ah.
Tacchan,
dia ngompol, ambilkan popok.
Popok, ya.
Buruan.
Tunggu, benda itu kita tidak punya!
Eh?
Kenapa?
Tatsu, aku belum dengar apa-apa, loh.
Nyonya, tolong jangan keras-keras.
Habisnya ...
Tatsu.
Ada apa kali ini?
Bukankah ini hal yang membahagiakan!
Hei, kepala jamur!
Berikan Tatsu 1kg daging terbaik.
Siapa yang kau sebut kepala jamur?
Bukankah kau yang seperti gurita botak!
Apa kau bilang, sialan?!
Suamiku, sudahlah.
Nyonya, tolong cepat tagihannya.
Tatsu-san, istrimu lahiran?!
Diam, bodoh!
Nyonya, cepat berikan tagihannya!
Dia bisa menghancurkan kepalaku, cepat berikan!
Itu karena ulahmu sendiri!
Rasakan itu!
Selamat datang.
Rekomendasi Film/Dorama Jepang Kunjungi Instagram: weebdistrict.id
Sudah pasti yang diincar Tatsu adalah ...
... aku.
Kalau begitu, dalam rencana ini dia akan ...
Seharusnya kau sudah mengerti!
Maka kita harus selesaikan segera.
Secepat mungkin!
Bravo!
Bravo!
Ambilkan peta!
Ambil peta!
Situasinya?
Kuncinya terletak pada taman kanak-kanak ini.
Kita harus bergerak cepat.
Ya.
Selesaikan dengan cepat,
untuk membereskan orang ini.
Baik, segera dilaksanakan!
Ayo berangkat!
Bagaimana cara memakainya?
Sini biar aku saja yang pakaikan.
Kau bisa?
Tentu.
Bentar.
Bang.
Mbak.
Selamat!
Selamat untuk kelahiran anakmu.
Maka biarkan aku yang memberikan nama.
Kenapa bos?
Ketemu.
Namanya Ryu.
Siapa yang suruh kau memberikan nama, dasar gurita botak!
Mana anak itu?
Ah!
Lihat, dia laki-laki!
Bayi yang baru lahir, sudah sebesar ini, ya.
Anu, aku tidak melahirkan.
Eh?
Apa maksudnya?
Biar kami berdiskusi sebentar.
- Bagaimana ini - Itu benar, kok.
- Bagaimana? - Kau yang ngomong.
Cepat, kau yang mulai ngomong!
Tatsu.
Apa ini anak harammu?
Kau salah!
Apa mungkin dia anak alien?
Omonganmu makin menyimpang.
Oi.
Kemari.
Oke.
Namamu Ryu.
Sekarang, namamu Ryu.
Jorok!
Dia kencing!
Maaf bos!
Ini sampanye.
Ini sampanye!
Itu urin!
Sampanye!
Urin!
Sampanye.
Urin!
Adakah yang bisa pakaikan popoknya?
Akhirnya tiba juga waktuku untuk tampil.
Dasar orang-orang tak berguna.
Baiklah.
Nyonya.
Bagus.
Kau keren.
Karena sekarang kau adalah anak abangku.
Aku berikan ini untukmu.
Masa!
Kacamata yang keren.
Dia jadi terlihat menakutkan!
Ngomong-ngomong, kalian sudah lapor polisi?
Iya,
saat bicara sama orang panti asuhan,
mereka meminta untuk menempatkannya di panti asuhan sampai menemukan orang tuanya.
Benar juga.
Kau mau menitipkannya?
Eh.
Ternyata mama orangnya setega itu, ya.
Rapat keluarga dimulai.
Orang yang setuju kalau dia dirawat di sini?
Ryu.
Ryu~
Ryu.
Lihat!
Ngomong sama siapa kau?
Enak?
Iya, enak.
Spagetinya enak.
Jangan sampai jadi anak nakal, nanti bisa dimarahin sama mama.
Baiklah, terima kasih sudah datang.
Sekarang, kita akan segera memulai pertarungan yakuza.
Sebuah cerita polisi gangster melawan para yakuza.
Apa maksudmu?
Mungkin akan banyak terjadi pertumpahan darah.
Seram.
Silahkan para mama untuk ikut melihat-
Ini cara berapdatasi dengan masyara ...
Jangan pergi!
Apa yang kau lakukan?
Aku berpikir untuk menghibur mereka.
Membiarkan orang melihatmu mengalahkanku,
tak mungkin itu jadi hiburan buat mereka.
Aku jadi cemas sama masa depan Ryu.
Kau jangan berburuk sangka.
Hah?
Ikatan kita adalah saudara, 'kan?
Dengan kata lain, Ryu adalah keponakanku.
Aku tak ingin terjadi hal buruk padanya.
Berani juga kau!
Ini demi kebaikan Ryu.
Aku takkan kalah dari-
Ngomong apa kau?
Mau apa kau?
Kau bodoh, ya!
Kau yang ngomong, ya!
Bodoh!
Bodoh!
Dasar bodoh!
Brengsek kau!
Ada apa denganmu?
Seharusnya kau menghiburnya!
Ya.
Cilup ...
Baa!
Serem!
Kau takut, ya?
Takut?
Kau pasti takut?
Apa kau seorang ayah?!
Di mana istrimu?
Maukah kau jadi teman main anakku?
Maafkan aku!
Jangan lari!
Kau kenapa sih?
Ryu butuh teman.
Aku selalu sendirian dari dulu,
bahkan tidak punya teman satu pun.
Sangat kesepian.
Aku tidak mau Ryu mengalami hal itu.
Benar-benar berbeda ketika kau berada di dunia Yakuza.
Meskipun benar apa yang kau ucapkan.
Abang yang mempertaruhkan nyawanya untuk bos,
sekarang harus merawat Himawari dan Ryu.
Hidup untuk merawat kedua untukmu.
Lihat, ada burung.
Burung!
Burung!
Sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi pada hidup.
Aduh!
Kenapa kau tiba-tiba ngomong dengan wajah sedih begitu?
Eh?
Kau baru saja menyebutku bodoh dengan kacamata ini, ya!
Aku bilang 'gitu?
Tunggu saatnya ketika Ryu sudah tidur!
Ryu.
Saatnya tidur siang!
Ryu!
- Ryu, ayo tidur. - Jangan tidur!
Ada telepon.
Oke.
Halo, ketua, ada apa?
Aku mengerti.
Bicara omong kosong apa kau?
Jelas sekali sudah ada tandanya di sana!
Berisik sekali kau, ya.
Parkir mobilmu dengan benar!
Siapa?!
Aku Tanaka!
Tanaka siapa?
- Dasar wanita tua bau! - Siapa yang kau sebut wanita tua bau?!
Kau sendiri juga dasar pria tua bodoh!
Lihat ini!
Eh?
Tanda tangan di sini lalu masalah selesai.
Tidak bisa, tolong pergi!
Kami enggak akan pergi tanpa tanda tangan, dasar bodoh!
Cepat tanda tangan!
Makanya dari awal tanda tangan masalah ini cepat selesai!
Hei, pria berkacamata norak!
Perhatikan kacamatamu, bisa jatuh itu!
Sudah cukup, komplotan bodoh!
Sekarang kalian mau apa?
Bu guru ...
Wajahmu yang seperti rocker tidak laku, tak bisa berbuat apa-apa kalau sendiri, 'kan?
Lawan aku kalau mau!
Apa kamu mau menyanyikan dua lagu yang membosankan itu, dasar bodoh!
Hei!
Bu guru, kau sudah berlebihan!
Hei!
Bu guru.
Hah?
Apa lihat-lihat?
Kau meledekku?
Tunggu, Bu guru?
Mau kupenggal kepalamu,
lalu kusedot isi otakmu!
Bu guru, kau semakin liar, sudah cukup.
Tolong minggir!
Kalian!
Pergi sana!
Aku sedikit terkejut.
Aku takut banget.
Pembohong!
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Sebenarnya komplotan itu ...
... akan membangun mall yang besar.
Mereka benar-benar bertindak keterlaluan untuk mengusir orang.
Mereka tampaknya datang setiap hari.
Anak-anak jadi ketakutan.
Aku sudah berusaha untuk mengusir mereka,
tetapi sia-sia.
Malah Guru dan anak-anak yang akan pergi.
Itu mustahil.
Mau gimana lagi.
Apa itu?
Apaan?
Mereka lagi!
Ah!
Hah?
Sepertinya aku harus menyerah.
Anak-anak kami dulu belajar di TK itu,
Dia guru yang baik juga.
Meskipun dia menjadi seperti itu ketika marah.
Ya.
Apakah ada cara untuk membantunya?
Meskipun sudah berani melawan pun,
tapi dia butuh seseorang untuk membantunya.
Bagaimana pun, dia sangat mencintai anak-anak.
Benar, tapi aku sendiri juga bingung.
Tidak.
Tunjukkan pada mereka.
Penampilan asli dirimu yang menakutkan itu!
Ya.
"Baiklah, aku mengerti" begitu jawabannya!
Baik.
Jangan membuatku mengulang kata-kata!
Sebenarnya kau mengerti, 'kan, kalau dirimu itu menakutkan?
Sosok serammu ini dibutuhkan sekarang, paham?
Iya!
Jangan 'Iya" tapi "Baik".
Baik.
Matahari terbenam hari ini indah, ya.
Aku mengerti perasaanmu.
Meskipun mungkin tidak banyak membantu,
setidaknya bisa menjadi pengawal.
si Masa.
Kenapa aku?
Lalu siapa yang menjaga Ryu saat aku pergi bekerja?
Lagipula itu Taman kanak-kanak.
Kita bisa pergi bersama.
Aku tidak mau Ryu pergi ke tempat berbahaya.
Kalau terjadi apa-apa, 'gimana?
Tidak boleh!
Aku mengerti.
Oh, iya!
Kudengar ada figur rilisan terbaru neo police girl.
Eh?
Itu bagus, loh.
Kupikir aku bisa memesankannya untukmu.
Aku mengerti, boleh.
Tidak konsisten!
Sungguh?
Tapi berjanjilah.
Jangan libatkan Ryu dalam bahaya.
Tentu saja.
Dan dilarang pakai kekerasan.
Aku mengerti.
Masa!
Ambilkan aku pisau, aku ingin sumpah darah!
Siap!
Kebiasaanmu itu!
Maaf.
Mbak, ini kekerasan.
Kekerasan.
Bang?
Aku mau mandiin Ryu dulu.
Iya.
Kau baik-baik saja?
Tapi aku benar-benar tidak tahu apa yang akan mereka lakukan.
Habisnya ...
... kita dilarang pakai kekerasan'kan?
Ya.
Jadi 'gimana, dong?
Hah?!
Gempa bumi?
Buka pintu!
Oi!
Kau ngapain?
Diam dan bantulah aku!
Kau bilang minta bantuanku?!
Aku butuh bantuanmu, bodoh!
Kau yang bodoh!
Lu yang bodoh!
Bodoh!
Dengarkan dulu.
Ada apa?
Itu sulit.
Lalu ...
... aku butuh bantuanmu, karena cuma kau yang bisa.
Begitu, ya.
Apakah kamu memintaku membuat krep untuk anak-anak?
Serahkan padaku.
Aku pasti mempertimbangkan aspek kesehatan dan membuat produk baru.
Bukan itu!
Aku ingin kau jadi pembunuh!
Kenapa aku harus jadi pembunuh?!
Tidak mungkin seorang bapak rumah tangga melakukan kekerasan!
Bukankah kau sudah pernah memukulku sebelumnya?
Itu hanya main-main saja.
Apanya yang main-main!
Inilah yang disebut main-main!
Sialan!
Hentikan, kalian berdua!
Berapa usia kalian? Masih begini saja.
Koharu?
Hah?
Sedang apa kau di sini?
Bang.
Lama tidak ketemu.
Abang?
Ya.
Dia adikku.
Mirip, 'kan?
Dari mananya?
Jangan seenaknya bicara begitu!
Eh?
Meninggalkan keluarga lalu gabung yakuza,
Dasar abang perusuh!
Jangan bicara aneh!
Kau ...
Tatsu yang tak terkalahkan, ya?
Loh.
Kenapa kau bisa tahu?
Dia yakuza legendaris.
Aku ketua generasi ketiga kelompok Hiroshima.
Koharu.
Sialan, ayo kita berkelahi!
Salam kenal!
Salam kenal!
Orang yang berani menghalangi jalan kami ...
... mau siapapun orangnya akan kami hajar!
Mau apa kau?
Aku menyukaimu.
Aku juga menyukaimu.
Hah?
Koharu!
Apa yang kau lakukan sama adikku?
Namamu Koharu, 'kan?
Pasti sulit punya kakak seperti dia.
Sampai ketemu lagi.
Akhirnya selesai.
Kerja bagus.
Yah.
Kurasa Ryu terlihat mirip seperti abang, ya.
Mungkin, dia anak haramnya.
Hanya bercanda!
Kurasa aku tahu.
Mana mungkin, aku cuma bercanda.
Eh.
Kau beneran curiga?
Hanya saja ...
Kebanyakan orang akan bertanya-tanya kenapa bisa ada di depan rumah.
Benar juga.
Tacchan punya hubungan sebelum pacaran denganku ...
... dan melahirkan seorang anak.
Walau hanya hubungan satu malam.
Dia mencoba memberitahukannya kepada Tacchan.
Tapi abang menikah denganmu.
Mengetahui hal tersebut ...
... tanpa berkata apapun.
Dia memutuskan untuk membesarkannya sediri.
Tapi hidupnya menjadi sulit,
lalu tidak punya pilihan lain meyerahkan Ryu kepada abang.
Masuk akal sekali.
Masuk akal.
Selain itu,
Dia juga ingin menunjukkan kehadirannya dengan memberikan Ryu kepada kami.
Itu seperti sungguhan.
Lawannya adalah seorang istri tidak berguna dan tidak bisa melakukan pekerjaan rumah.
Orang normal sih berpikir dia yang menang.
Kau harus memantau Tacchan memastikan adanya orang mencurigakan di sekitarnya.
Tapi tak mungkin dengan mudahnya dia muncul, tahu.
Aku yakin.
Ini insting wanita.
Bukan, insting orang tua.
- Apa maksud tatapanmu itu? - Sakit, tahu!
- Apa maksud tatapanmu, kutanya? - Sakit!
Sakit!
Sakit banget!
Rasanya sangat sakit setelah ditampar.
Berisik!
Apa sih?
Aku sudah memberitahumu, cepat lakukan!
Iya, aku tahu!
TK Karyuu
Memiliki banyak kursus yang menarik.
Mereka adalah para pemimpin geng.
Ya!
Totalnya sepuluh orang.
Mereka.
Kena!
Kena!
Berhasil!
Tiga orang telah tertembak.
Sisanya berapa orang?
Ini aman, 'kan?
Tentu.
Wah, mengagetkan!
Kenapa, bang?
Makanan penutup juga sangat lezat, loh.
Ini berbentuk beruang.
Tacchan wajahmu menyeramkan.
Senyum!
Kubilang itu menyeramkan!
Kau juga!
Jangan terlalu ditahan tujuannya biar sedikit rapih!
Lakukan dengan serius!
Aku mengatakan sesuai skrip, loh!
"Enak loh" Apanya yang enak?
Sampaikan yang jelas!
Tidak perlu sungkan!
Sedang dibuka pendaftaran guru dan murid.
Akan ada festival olahraga di minggu depan.
Silahkan diambil.
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Oi!
Siapa kau?
Mau apa kau kemari?
Aku melihat dari video.
Eh?
Katanya ada pendaftaran guru TK.
Bang, kau kenal?
Ya, dia adiknya Torajiro.
Eh!
Yang bener?
Manis sekali.
Eh?
Cantik sekali.
Kau harus memantau Tacchan memastikan adanya orang mencurigakan di sekitarnya.
Mbak, situasi darurat.
Gimana?
Enak!
Ada apa?
Aku akan berpartisipasi dalam festival olahraga Ryu besok.
Hah?
Nih.
Jadi adiknya Torajiro adalah ibu kandung anak itu?
Masih belum tentu.
Belum pasti juga, tapi ...
... sedikit mencurigakan.
Menurutku Tatsu-san bukan orang yang seperti itu.
Aku juga berpikir begitu.
Tapi dia seksi.
Hm?
Membuatku tergila-gila.
Duh.
Sungguh, aku hampir jatuh cinta padanya.
Panekuknya sudah siap.
Baik!
Sakit!
Eh?
Hati-hati ya.
Panas!
Panas!
Pancinya sangat panas, harap berhati-hati saat makan.
Panas banget!
Mau apa kau kemari?
Bos, kakimu gemetaran.
Aku hanya bersemangat.
Kau mau apa?
Bos!
Kepalaku jadi pusing.
Kau masih cepat seperti biasanya, Tatsu.
Tapi, aku akan terus berdiri.
Kakiku jadi lemas.
Cepat jawab!
Menyebalkan!
Bahkan tanpa disentuh satu jari pun.
Tatsu memang hebat.
Kekuatanmu tidak berkurang.
Mau apa kau kemari?
Sebenarnya ...
... cucuku sedang mencari TK.
Cucu?
Lalu aku ...
... melihat videomu.
Sungguh penampilan luar biasa.
Kau mengerti juga.
Apanya yang membuatnya menarik?
Tatsu.
Biarkan kami bergabung juga ke festival olahraga.
Mari nikmati tiap pertandingannya!
Mataku!
Kenapa!
Mataku sakit!
Festival olahraga, cucuku, berjuanglah.
Festival olahraga, cucuku, berjuanglah.
Berisik sekali.
Gawat!
Bang.
Hah?
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Ryu.
Eh?
Dia begitu dekat?
Kenapa?
Woi!
Woi!
Miku, wanita ini ...
Wanita ini?
Tidak, aku berpikir kalian berdua sangat dekat.
Apakah kalian punya suatu hubungan?
Kenapa tanya begitu?
Istrimu, ya.
Eh?
Bagaimana kau bisa tahu padahal kita belum pernah ketemu?
Kukatakan sekali lagi.
Saya Miku, istrinya Tatsu.
Saya Koharu!
Miku, Bu guru ini ...
Aku tidak akan menahan diri di festival olahraga ini!
Ada apa dengannya?
Ryu.
Ryu sini.
Terima kasih!
Ayo.
Berisik sekali.
Kenapa aku juga dipanggil?
Kau cuma figuran.
Pak, kau karyawan supermarket itu?
Aku manajernya.
Pak, kau yang sering memajang barang itu, 'kan?
Iya, itu.
Ini aku ada nanas.
Tidak, ini mana mungkin.
Masukkan.
Biasanya ini disamakan dengan buah nanas di rumahku.
Itu bukan nanas.
Totalnya 26.
Ini salah satunya.
Yang kumaksud bijinya.
Aku juga bawa ini.
Apa lagi?
Eh?
Apa itu?
Hosomito Natto.
Hosomito, apakah ini natto?
Putar untuk menampung 6 pil.
Aku mau ikutan juga!
Bersiaplah kalian!
Kau siapa?
Itu Koharu.
Apaan?
Dia adalah adikku.
Bang.
Hentikan, itu memalukan.
Aku mau ikutan.
Hentikan!
Kenapa?
Adiknya, ya.
Sudah kuduga mereka saling kenal sebelumnya.
Kemana kita?
Tidak!
Cari makanan enak.
Tidak!
Tidak!
Mbak, kau tidak apa-apa?
Tidak, hentikan!
Mbak.
Tidak!
Pada akhirnya anak-anak tidak datang.
Jadi festival olahraga tidak bisa diadakan.
Ada Ryu dan Shota.
Terlebih,
kita sudah berkumpul di sini.
Mari kita lakukan olahraga untuk menggerakkan tubuh kita juga.
Apa maksudnya menggerakkan tubuh?
Festival olahraga.
Pasti itu.
Apanya yang momentum!
Ini keberanian kita!
Bersiap!
Teriakkan juga keberanianmu itu!
Berisik, wanita tua!
Siapa yang kau sebut wanita tua?
Iya kau!
Aku punya payudara yang besar, dasar jalang!
Biar kujelaskan peraturannya.
Dengar!
Tidak ada aturan!
Bertarunglah sampai habis!
Hancurkan satu sama lain!
Dimulai.
Akan kutunjukkan siapa yang lebih baik sebagai seorang wanita.
Beban negara tidak layak bicara soal wanita, berisik!
Hah?!
- Diam kau, sialan! - Dasar payudara kecil!
Jangan remehkan tubuh dewasaku ini!
Berisik!
Rambut keritingmu itu terlihat norak!
Ini memang sudah dari sananya!
Cepatlah mulai!
Dasar orang-orang bodoh!
Berisik, kau diam saja!
Tanaka!
Turun kau!
Turunkan aku!
Turunkan aku!
Oi!
Sini turun kalau berani!
Kalian!
Jangan cuma ngomong saja!
Mau kujadikan tomat peras apa?!
Hah!
Aduh!
Kenapa aku?
Cepat mulai!
Hajar mereka!
Aku mengerti.
Kita mulai!
Pertama pertarungan di udara!
Tunggu.
Apa maksudnya pertarungan di udara?
Seperti inilah pertarungan di udara.
Baik!
Maju.
Jurus bayangan!
Ayo!
Kenapa kalian diam saja?
Di sini pertarungan di bawah.
Maju kau!
Tidak akan kubiarkan orang jahat!
Ikat kepala itu akan kuambil!
Tunggu, maafkan aku.
Ayo mulai!
Berani juga kau!
Kau terlalu banyak gerak!
Aku takkan memaafkanmu!
Oi!
Dilarang pakai senjata, tahu!
Kau ya!
Tidak ada aturan, dasar bodoh!
Sialan!
Maju kau!
Sini!
Terus bertarung!
Sakit!
Ikat kepalaku diambil!
Akhirnya babak penentuan!
Siapa takut!
Kami yang akan menang!
Pertarungan ini sudah ditentukan dari awal!
Lepaskan, hei!
Sakit!
Maaf.
Aku menang!
Pemenangnya adalah Tim Tenjakukai.
Himawari pasti sulit, ya.
Benar.
Bersedia!
Siap,
Mulai!
Semangat!
Ryu.
Ayo!
Maju!
Semangat!
Semangat!
Berjuanglah!
Menangkan, Ryu!
Maju!
Tunjukkan semangatmu!
Itu bagus.
Rekomendasi Film/Dorama Jepang Kunjungi Instagram: weebdistrict.id
Tacchan.
Apa?
Ryu lucu, ya.
Ya.
Sangat lucu.
Meski tidak punya ikatan darah,
kau sangat mencintainya.
Apa kau juga punya perasaan sama juga ke Himawari?
Terlepas dari hubungan darah.
Terhubung oleh darah pun, ada juga yang saling membenci.
Kebersamaan adalah hal yang paling penting.
Aku tidak ingin berpisah dengan Ryu.
Miku, ada apa?
Aku bantu cuci-cucinya.
Tidak perlu.
Tenang sja.
Tidak.
Miku!
Apa maksudnya ini?
Hah!
Kenapa Tatsu ada di TK itu?
Dasar bodoh!
Bos ini ...
Sialan!
Apa maksudnya ini?
Berbaris!
Baris!
Sebentar.
Cepat baris!
Kami pasti akan laksanakan tugas dengan benar berikutnya!
Bahagia sekali, ya.
Video festival olahraga sepertinya sangat populer.
Banyak orang menelepon dan ingin kembali ke sini.
Benar?
Wah.
Memang festival selalu menghadirkan hal positif.
Ya.
Ini berkat semua orang.
Terima kasih.
Tidak.
Bu guru, aneh kalau tiba-tiba begitu lembut.
Hah?
Maaf.
Oi.
Mamma mia.
Ah.
Aku ingin berbicara dengan kepala sekolah.
Jangan main-main kau ya!
Tanah ini tidak dijual.
Bukankah kau datng untuk bekerja di tempat seperti ini tanpa embel-embel yakuza?
Kau jadi penurut jadinya.
Tatsu.
Jangan berlagak kau ya!
Aku jadi teringat kembali.
Benar, ini aku.
Ini aku!
Aku Kondo dari Onigurokai.
Kau ...
... punya dendam denganku, 'kan?
Hah!
Kau siapa?
Loh?
Ini aku, Kondo.
K, O, N ...
K, O, N ...
K, O, N ...
Eh?
D, O.
D, O.
Kondo!
D, A, R, E.
D, A, R, E.
D, A, R, E.
D, A, R, E.
Siapa?!
Dia sudah lupa.
Situasinya terlalu misterius.
Jangan meremehkanku!
Bos.
Yakuza seharusnya tidak menyukai itu.
Wanita sialan ini!
Kau cantik juga.
Kuakui keberanianmu.
Aku mundur dulu.
Tapi Tatsu ...
... aku akan melakukan apapun demi yang kumau.
Ingat baik-baik.
Tunggu!
Sudah.
Kenapa?
Bukankah kita harus melindungi tempat ini?
Kalau bukan kau, siapa yang bisa mengusir mereka?
Itu takkan menyelesaikan masalah.
Semua sudah aman.
Sudah aman.
Ya.
Jangan takut.
Aku baik-baik saja.
Kita kesana yuk.
Ini tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan.
Pasti ada banyak cara lain untuk melindungi tempat ini.
Meski aku tidak tahu caranya.
Tapi aku sering dipukuli oleh abang.
Berjuang keras pun, kau takkan bisa mengalahkannya.
Bu guru, ucapanmu kelewatan.
Rasakan!
Tunggu!
Tidak apa-apa.
Sudah aman.
Ya, aman.
Ya.
Enak sekali.
Sangat enak.
Enak?
Enak?
Rasanya enak?
Enak.
Takkan kubiarkan orang jahat lolos!
Aku akan menahanmu.
Kami akan menangkapmu! Berubah! Neo Police Girl!
Lucu banget.
Begini.
Seperti ini.
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Kau tidak apa-apa?
Selamat pagi.
Sampai jumpa.
Anak-anak kembali satu demi satu.
Ini juga berkat kau.
Apakah ini berarti ...
Pernyataan cinta?
Apanya yang pernyataan cinta?
Aku nggak mau denganmu.
Tenang saja.
Kupukul kau.
Kau ada waktu malam ini?
Selamat pagi.
Terima kasih sudah mau mengajak anak anda datang kembali.
Aroma anak-anak.
Hah?
Kau mengerti?
Sedikit manis seperti susu.
Iya, aku tahu.
Aku suka sekali.
Aku ingin melindungi mereka.
Aku akan membantumu.
Terima kasih banyak.
Tak perlu cemas.
Tidurnya lelap.
Tunggu, apa yang kau lakukan?
Nanti Ryu bangun!
Aku bahagia sekali.
Tentang apa?
Karena aku bisa melindunginya.
Itulah dirimu.
Memang menyenangkan membesarkan anak.
Meski sangat melelahkan.
Anu ...
ada yang ingin kubicarakan.
Cepat banget.
Mau bicara apa/
Kau dan Tacchan sudah kenal dari lama, 'kan?
Eh?
Aku sudah tahu.
Aku tidak akan menanyakan apa yang terjadi di masa lalu.
Kupikir lebih baik diam, tapi ...
... aku tidak mau kalau sampai menyangkut Ryu.
Sebagai ibu, aku tidak bisa memaafkannya.
Kau seharusnya membawa langsung Ryu ke rumahku.
Tacchan adalah pria paling ramah di dunia.
Bahkan jika harus menundukkan kepala dan memohon belas kasihan,
dia pasti mau membantu kau dan Ryu.
Kau ngomong apa sih?
Kau tak perlu menyangkal!
Ryu.
Adalah anak dari hubunganmu dengan Tacchan, 'kan?
Aku tidak pernah mengandung sebelumnya.
Eh?
Lalu, kenapa kau bekerja di TK ini?
Itu karena ...
Aku mengagumi Tatsu.
Eh?
Aku menyukai Tatsu.
Yang bener!
Hah?
Ah.
Itu tadi ucapan suara dari hatiku.
Dia bilang juga menyukaiku.
Tacchan tidak mungkin bilang begitu.
Walau sudah beristri pun, itu terserah dia, bukan?
Mana mungkin bisa begitu!
Takkan kuserahkan Tacchan padamu!
Yang bener!
Dengan kata lain, kau salah paham.
Eh?
Jadi malu!
Sudah waktunya untuk pulang, biar tidak terlambat.
Tatsu, orang ini ...
Ada apa?
Ah ...
Hah?
Masih ada kotoran yang nempel.
Padahal sudah dibersihkan.
Tacchan, ayo pulang.
Ya.
Ah.
Abangmu akan datang menjemput.
Hah?
Dia pasti kesepian juga.
Mau apa kau?!
Himawari!
Himawari!
Apa?
Tunggu, sialan!
Oi!
Oi!
Kau!
Oi!
Berhenti!
Oi!
Berhenti!
Hentikan mobilnya!
Masa!
Masa!
Masa!
Kau tidak apa-apa?
Aku baik-baik saja.
Miku, panggil ambulan!
Bahaya, tahu!
Kau mau apa?
Naik!
Ini menyeramkan!
Keterampilan sudah terasah di Mario Kart.
Hati-hati!
Bu guru, ini seperti roket lepas landas.
Kurangin kecepatan!
Cepat kejar pria bertopeng itu!
Akan kupukul mereka!
Cepat kejar!
Bu guru, biarkan aku turun!
Aku mengerti!
Kau takut?
Torajiro, ulurkan tanganmu!
Kenapa?
Cepatlah!
Lompat!
Hati-hati!
Cepat masuk!
Tatsu!
Hei, berhenti!
Tidak dengar!
Berhenti!
Aku terpeleset!
Apa yang kau lakukan!
Kau baik-baik saja?
Tatsu!
Belokkan cepat!
Tatsu!
Bu guru, dekatkan mobilnya!
Oke!
Oi!
Cepatlah menyingkir!
Kau sudah tidak bisa kemana-mana!
Menyerahlah!
Cepat!
Gagal, kakiku satunya nyangkut!
- Ngapain sih? - Merepotkan!
Bantu aku dulu!
Torajiro, maafkan aku.
Aku jadi selamat.
Baguslah.
Lah lu malah yang enak!
Awas!
Gawat!
Gimana ini?
Situasi darurat!
Hah?
Bahaya!
Tora, maaf.
Eh?
Maaf.
Kenapa lagi ini!
Bang, tunggu aku.
Koharu!
Pegangan!
Bagus.
Ah, bola emasku!
Sudah saatnya beraksi!
Tatsu.
Mati kalian, brengsek!
Berhenti, sialan!
Kalian masih tidak mau berhenti?!
Mau kutusuk pakai jariku?
Jangan berani-beraninya melawanku!
Awas!
Sial ...
Syukurlah, kau baik-baik saja.
Himawari.
Ryu.
Kalian terluka?
Tidak apa-apa.
Masa?
Kau pulang!
Aku juga mencemaskannya, tahu!
Kau mengganggu!
Bicara apa kau?
Tatsu.
Tatsu-san.
Himawari.
Sepertinya kepalanya terbentur cukup parah.
Berlagak sok keren.
Dasar bodoh.
Tatsu.
Ulah siapa ini?
Tatsu-san, maafkan aku karena permintaanku tidak masuk akal.
Tidak, ini salahku.
Aku memprovokasi mereka.
Aku akan mencari mereka.
Kau tak bisa mengatasi ini sendirian.
Tacchan.
Miku.
Maaf.
Tatsu.
Aku tidak akan mencegahmu.
Hanya satu yang kumau.
Habisi mereka sampai tak tersisa
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Selamat malam.
Ada urusan apa kemari?
Tanyakan pada dirimu sendiri!
Aku melihat berita tentang truk yang menabrak sekolah TK.
Itu ulahmu!
Jangan teriak, preman!
Akhirnya kau membangkitkan ...
... naga yang tertidur di punggungku!
Juga membangunkan harimau yang tertidur.
Bersiaplah untuk mati!
Baiklah!
Deklarasi perang habis-habisan!
Tahun keempat Reiwa.
Sebuah perusahaan yang menyamar sebagai kelompok yakuza.
K Planning yang berinvestasi dalam real estate bertujuan mengakuisisi tanah,
dan berencana untuk menguasai kota.
Dari situ, berkembang kasus penculikkan.
Tidak ada yang bisa menghentikan naga yang marah dan teman-temannya.
Di sinilah sejarah terburuk dari protes kekerasan dalam sejarah Jepang.
Pertempuran tanpa ampun ...
Mamma mia!
... akan segera dimulai.
Yukari.
Mau apa kau?!
Kenapa malah kau?
Apa maksudmu!
Dasar kampret bodoh!
Sialan kau!
Sekarang, menurut skrip, seharusnya wanita cantik yang menciumku!
Terus kurang ajar kau, ya!
Berisik!
Aku si penyihir cantik, tahu!
Apa itu? Mana kutahu!
Lu ya, jangan remehkan tubuhku yang mempesona ini, brengsek!
Apanya yang tubuh mempesona?!
- Tubuhku sangat mempesona! - Sakit!
- Tubuhku ini sempurna! - Ini contoh kekerasan!
Tubuhku sangat mempesona!
Bang.
Masa.
Maaf membuatmu khawatir.
Eh?
Dia tak menghiraukan nasehatku dan bersikeras ikut pergi.
Mirip siapa dia?
Tolong biarkan aku ikut pergi bersamamu.
Terserah kau saja.
Baiklah.
Sapa dulu.
Hah?
Apa itu?
Dia istriku.
Hah?
- Ucapkan halo. - Yang bener?
Dia habis potong rambut.
Tatsu akan datang kemari, lalu dia menyuruhku untuk memotong rambutnya.
Malah jadi begini.
Rambut super pendek.
Dipotong seperti seorang gadis yang pergi ke kompetisi balet.
Sudahlah jangan bercanda!
Seriuslah sedikit.
Bagaimana pun, istriku bilang untuk menjualnya lebih murah.
Aku akan memberimu beberapa senjata.
Pilihlah sesuka kalian.
- Maaf merepotkan. - Banyak sekali, ya.
Apa ini?
Ini ...
Saat terkena air, terbuka begitu saja.
Seperti ini.
Sangat praktis.
Nanti bisa terbuka begini.
Coba bola baja kecil ini.
Begini.
Ah, ini tidak bisa.
Ini juga.
Tidak akan berhasil.
Tapi, bisa terbuka begini.
Setelah ditutup, jadi tidak bisa duduk terus-menerus,
namun hanya sekali saja.
Ini terlihat hebat, apa ini?
Ah, ini sih ...
Apakah kalian tahu orang tiongkok bertulang lemah?
Meski tidak ada yang bertubuh lunak di sini,
tapi pria itu bisa lolos seperti ini.
Pernah melihat seseorang yang bisa lepas dari raket tenis?
Mulai dari atas sampai ke kai.
Apa ini?
Ini adalah ...
Pemukul kaleng minuman jus.
Gunakan ini untuk meratakannya.
Beneran?
Ya.
Cobalah.
Seperti ini cara pakainya.
Coba kau lemparkan itu.
Kenapa kau diam saja!
Kenapa kau tidak ikutan?
Aku tidak dapat bagian!
Setelah dia melempar satu kali, kau harus berteriak "Ayo!"
Saat dilempar satu, lalu ...
Kau teriak "Ayo!"
Bang, tolong lakukan yang benar.
Ayo!
Salah!
Eh?
Kalian tidak mengerti maksudku!
Cobalah.
Mulai.
Tidak, bukan aku yang harus memulai.
- Sialan! - Aku harus bagaimana?
Baiklah, kalau begitu.
Ini.
Bubuk mesiu.
Kalian mau pakai bubuk mesiu?
Kalian mau meledakkan apa?
Bisa minta bantuanmu?
Aku punya kenalan 50 ribu di area ini.
Hanya satu kata yang terucap dari Eguchi, mereka akan langsung berkumpul.
Boleh juga.
Belum lama ini aku bertemu Tatsu.
Dia bilang akan mengejutkan orang-orang itu.
Katanya akan ada ledakan, jadi hati-hati, ya.
- Meledak? - Iya.
Itu berbahaya, ketua tolong pikirkan caranya untuk menyelamatkan diri.
Aku tidak tahu!
Kenapa Tatsu jadi begitu kesal?
Apa kau tahu sesuatu?
Ketika bertemu beberapa waktu lalu, aku mencium bau aneh.
Saat kutanyakan ...
... kemudian dia menjawab bahwa sedang membawa bubuk mesiu.
Tempo hari ... Bos Eguchi ...
... berjalan dengan sekelompok pria yang tampak menyeramkan.
Mungkin sesuatu yang besar akan terjadi.
Boleh saja merekrut orang yang statusnya tinggi ...
... tapi itu tidak mudah.
Kalian!
Tentu, aku tahu.
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Bos, ini gawat.
Dasar bodoh!
Mereka bahkan sudah menyiapkan bom, mereka itu bersungguh-sungguh!
Mau apa kau?!
Pergilah, sialan!!
Dia bos Oshiroyama!
Aku sudah dengar rumornya.
- Bisa menyingkir? - Baik.
Sepertinya kau akan dapat deklarasi perang lagi.
Aku mau membantumu.
Aku juga punya dendam sama Tatsu dan Torajiro.
Kami punya banyak pasukan.
Tapi ada syaratnya.
Keuntungan parsial yang kau dapatkan ...
... kelompok kami meminta sangat tinggi.
Kau mau berantem?!
Oi!
Matilah kau!
Tunggu!
Kau mau menolak mentah-mentah tawarannya?
- Tutup mulutmu - Aduh!
Silahkan.
Silahkan.
Duduk.
Baik.
Dasar bodoh!
Maafkan aku.
Menyuruh bawahanku untuk menabrakkan truk ke TK itu,
dia langsung jadi sangat marah.
Benar?!
Ya!
Yang mulia Kondo, saya rela mengurus masalah ini.
Apakah Anda bersedia mengizinkan saya bergabung?
Ya. Kuserahkan padamu.
Baik.
Dengan segala hormat!
Sudah selesai, 'kan?
Miku, aku pergi.
Ya.
Tunggu sebentar.
Bahaya Api
Kuno sekali.
Karena aku adalah istrimu.
Ya.
Aku harap kau kembali dengan selamat.
Di manapun aku berada dan kapan pun itu, aku akan selalu ada di sampingmu.
Terima kasih.
Aku pergi.
Langitnya cerah sekali.
Ada apa?
Eh?
Aku tidak dengar suara kalian.
Langitnya sangat cerah, ya.
Tentu saja!
Hari ini kita akan perang.
Hei. Oshiroyama.
Bicara tentang cuaca cerah, itu akan jadi kemenangan kita!
Tentu saja!
Bravo!
Bravo!
Bravo.
Apa yang terjadi?
Keluar kau sialan!
Apa ini?
Melompat dan menari di dunia ini
Langit juga terbuka untuk umum
Tatsu, menarilah dengan benar!
Lakukan dengan perasaan.
Apa-apaan ini?
Kau bisa lihat, 'kan? Kami sedang melakukan Bon-odori.
Bon-odori?
Katanya mereka akan meledakkan sesuatu.
Karena akan ada ledakkan, harap berhati-hati.
Berjalan dengan sekelompok pria yang tampak menyeramkan.
Mungkin sesuatu yang besar akan terjadi.
Aku mengerti.
Apanya yang kau mengerti?
Kalian semua, maju!
Mari kita hajar mereka!
Beraninya brengsek itu meremehkanku!
Oshiroyama, kenapa diam saja?
Kakiku bukan untuk memenuhi perintahmu.
Hah?!
Kenapa membawa senjata kesini?
Oi, Toriko!
Itu melanggar hukum!
Sialan!
Itu tidak boleh!
Yah, itu ...
Keluarkan!
Menyuruh bawahanku untuk menabrakkan truk ke TK itu,
dia langsung jadi sangat marah.
Itu keterlaluan!
Semuanya ditahan!
Sialan, kau mengkhianatiku!
Karena aku dan cucuku lahir dan dibesarkan di kota ini.
Kau mengelabuhiku!
Sesekali boleh, lah.
Sesekali, ya.
Kalian semua!
Nyalimu besar juga berani sekali bertindak di wilayahku!
Kelompok Tenjakukai sudah siap untuk mengakhiri ini.
Jangan remehkan kami para wanita!
Dasar orang tua bodoh!
Itu benar!
Kami tidak akan pernah memaafkan apa yang telah kalian lakukan.
Aku punya buktinya!
- Buktinya ... - Hei, orang tua bodoh!
Kau sendiri juga orang tua!
Kau juga orang tua!
Kau juga orang tua!
Berisik kau!
Awas kau ya!
Kau juga orang tua!
Kalau berani, langsung saja lawan!
Mamma Mia!
Dahulu kala, ada tempat di mana ada seekor naga.
Naga itu memiliki keluarga dan teman yang berharga.
Suatu hari, muncul iblis ...
... yang menyakiti keluarga dan teman-temannya.
Tebak.
Apa yang terjadi pada iblis itu?
Mana kutahu, dasar bodoh!
Begitu, ya.
Jadi kuberitahu akhir ceritanya.
Naga itu menghajar iblis itu sampai babak belur!
Akhir yang bahagia.
Jangan sombong kau, ya!
Kalau begitu ...
... kami akan menghabisi kalian semua!
Aku tak akan menahan diri lagi.
Tapi kurasa kau benar.
Itu benar, tapi ...
... kau akan menyesal kalau meremehkan bapak rumah tangga!
Miku?
Hajar dia!
Ya!
Suamiku, kau berikan perintah!
Baiklah!
Maju!
Mulai sekarang?
Aku sudah tak tahan menghabisi kalian!
Bang, kau maju terus saja, aku akan melindungi belakangmu!
Ya.
Jangan melihat!
Sakit, apa yang kau bawa itu?
Aduh, sakit!
Eh?
Bang?
Eh?
Seriusan nih?
Kalian semua zombie?
Koharu, pemimpin kelompok Hiroshima generasi ketiga.
Akan mencincang kalian semua!
Berhenti!
Mau apa kau bodoh?
Cepat tembak kalau berani!
Brengsek!
Jangan peluk aku, brengsek!
Kau menjijikkan!
Jangan bersihkan pakai ...
Tatsu!
Waktunya untuk menghukummu!
Mamma mia!
Tacchan, kau baik-baik saja?
Ya, tenang saja.
Polisi yakuza berhasil membereskan semuanya.
Kau hebat.
Ya.
Terima kasih atas bantuannya.
Sebagai perwakilan penyelenggara acara ini ...
... biarkan aku yang menjadi pemimpin wilayah ini.
Semua orang di sini adalah keluarga berhargaku.
Mari kita tertawa bersama,
dan menari riang gembira.
Ayo!
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Tatsu.
Aku tidak tahu harus berterima kasih padamu seperti apa atas semua ini.
Bu guru tidak perlu berterima kasih padaku.
Karena anak-anak akan menirumu.
Berhentilah pakai kekerasan!
Ini juga kekerasan!
Kerja bagus, aku sangat terbantu.
Aku hanya berusaha sekuat tenaga untuk pria yang kusuka.
Hah?
Tatsu.
Maafkan aku.
Ya.
Tatsu.
Aku mencintaimu.
Sangat mencintaimu!
Maaf.
Aku sudah punya orang yang kucintai.
Lihat ini.
Ryu, kau juga.
- Yang merah muda - Aku minta satu.
Ryu, kau mengambil yang merah muda?
Aku mengerti perasaanmu.
Mau kubelikan makanan yang enak?
Eh?
Berkeluarga memang menyenangkan, ya.
Kau tidak boleh sampai mati, ya.
Tidak, aku tidak akan mati.
Yukari, mungkin kau yang membunuhku, ya.
Hei, ngertiin aku sedikit!
Sakit, kenapa?
Situasi.
Situasi?
- Situasi kita ini. - Situasi kita?
Sial!
Aku takkan memaafkan kalian, kalau berani mengusik keluargaku lagi!
Apa maksudmu?
Walau begini aku ...
... bukan pengecut yang mengincar anak kecil!
Bukankah anak buahmu mau menculik anakku?
Hah?!
A-Apa kau bilang?
Itu bukan aku!
Hah?
Maaf.
Kau terlambat sekali datangnya!
Tadi aku mual saat perjalanan.
Kau polisi, jangan mudah mual!
Semuanya!
Penculiknya ada di sana!
Jangan berlagak pemimpin, dasar tukang mual!
Al dente.
Ya, Al dente.
Yang benar "Arrivederci", dasar bodoh!
Kuroda Tatsu!
dan kau Miku.
Kau ditahan atas dasar penculikkan!
Untuk Ayah dan Ibu,
Ini Masa, bagaimana kabar kalian?
Ternyata, si penculik menculik Ryu untuk mendapatkan uang tebusan.
Anu~
Ada apa?
Para penculik itu ...
keliru mengira sedang dikejar oleh polisi
dan berpikir berbahaya untuk membawa lari Ryu.
Lalu, mereka membiarkannya untuk sementara waktu di depan rumah abang.
Himawari, ada apa?
Di mana istrimu?
Mau jadi teman main anakku?
Maaf!
Jangan lari!
Penculik yang menculik Himawari dan Ryu,
hanya berdua saja.
Setelah menangkap penculik yang sebenarnya,
Abang terbukti tidak bersalah.
Himawari.
Ryu.
Himawari.
Maaf membuatmu khawatir.
Itu benar?
Maafkan mama ya, Ryu.
Bang,
Selamat atas kebebasanmu.
Ya.
Masa.
Maaf merepotkanmu.
Itu selalu terjadi.
Berani juga kau bilang begitu, Saudaraku!
Tolong berikanlah aku pujian sekali, bang!
Ayo.
Benar.
Bagi kami,
sudah tidak ada waktu lagi.
Rumah Ryu, setelah jalan menanjak ini.
Begitu, ya.
Kalau begitu kita sampai sini saja.
Eh?
Kita tidak boleh terlibat masalah ini lagi.
Bagi orang tua kandungnya, ini akan menyakitkan.
Kita akan berpisah dengan Ryu.
Ryu.
Dengar.
Kau harus banyak membuat masalah dan tumbuh dengan baik.
Nggak mau.
Aku tidak mau berpisah.
Aku juga tidak mau berpisah.
Ryu.
Jangan egois!
Sekali keluarga, selamanya akan terus jadi keluarga.
Ryu.
Terima kasih sudah datang di keluarga kami.
Tumbuhlah dengan baik dan makanlah yang banyak.
Jangan pernah melupakan mama, ya.
Sini.
Ryu.
Kapan-kapan kita bermain lagi, ya.
Baiklah.
Masa, kuserahkan padamu.
Ya.
Ryu!
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Apa aku sudah jadi Ibu yang baik untuknya?
Miku, kau ibu yang terbaik.
Aku sangat bahagia sekali.
Kebahagiaan Miku ...
... adalah kebahagiaan yang terbaik untukku!
Tacchan?
Aku mencintaimu!
Sangat mencintaimu!
Aku juga mencintaimu!
Kalian ngapain?
Eh?
Selain itu ...
... aku mau adik laki-laki atau perempuan.
Mama.
Papa.
Iya ...
Aku dapat!
Dengan begini, lauk untuk makan malam aman!
Jangan remehkan bapak rumah tangga!
Ah, dagingnya sedang diobral.
Daging.
Pesan baru: Ada pengumuman penting!
Miku, Himawari.
Terlahir dengan selamat.
Dia laki-laki.
Selamat!
Lucu banget.
Malam ini makan Sukiyaki.
Hore, makan Sukiyaki.
Kita beri nama siapa, ya?
Ah, nama ya.
Bagaimana kalau Dou.
Mulai hari ini, namamu adalah Dou.
Dou artinya apa?
Dou bisa berarti perak.
Tacchan, jangan lupa makan malam untuk Dou juga.
Aku mengerti, aku segera buatkan Sukiyaki sekarang.
Iya, Sukiyaki.
Akhir yang bahagia.
Sampai jumpa lagi.
Instagram: bayu_alfian197 subscene.com/u/1317978
Aku baik-baik saja.
Maaf.
Maaf.
Aku tidak apa-apa.
Tenang saja.
Tentu saja kau tidak akan mungkin bisa menang.
Aduh.
Maaf, tadi sakit, ya.
Yang benar saja.
Yang benar saja.
Yang benar saja.
Baiklah.
Deklarasi perang ...
Maaf.
Dengan tangan ini aku akan bangkitkan lagi Kelompok Tenjakukai.
Tunggu.
Maaf.
Semuanya ...
Kupikir dia adalah anaknya ...
Kenapa kau tertawa?
Mulai.
Kupikir adiknya itu adalah ibu dari anak ...
Kenapa malah tertawa lagi?
Aku tidak tahan.
Kau bicara sama siapa?
"Enak loh?" Apanya yang enak?
Yang jelas.
Lihat potongan yang rapih ini.
Aku juga memperhatikan volumenya.
Menurutmu mirip siapa?
Siapa?
Yakumaru.
Mirip banget.
Aku terkejut.
Kau kebanyakkan bercanda!
Jamur botak.
Ambil semua bagianku!
Maaf, ini gara-gara permintaanku.
Tidak, ini salahku.
Eh, salahmu?
Ini salahku karena memprovokasi.
Eh, salahmu?
Iya.
Salahku!
Baguslah kau!
Menakutkan!
Dia ngompol.
Bagaimana ini?
Ah, itu ...
Apa?
Ini.
Kau pikir dia kucing!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.