Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-=Episode 12=-
DarkSmurfSub Indonesia
Maaf. Coach-nim!
Diterjemahkan oleh : O
Diterjemahkan oleh : Oh
Diterjemahkan oleh : O M
Diterjemahkan oleh : Oh My
Diterjemahkan oleh : O M J
Diterjemahkan oleh : Oh My Jisub
Diterjemahkan oleh : O M J T
Diterjemahkan oleh : O M J Te
Diterjemahkan oleh : O M J Tea
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Ini harimu. Kenapa malah di sini?
Aku harus bagaimana?
Aku... mungkin terlambat sekali.
Orang-orang menunggumu.
Halmeonimu, Ayahmu, Joon Sung, Ji Woong, dan semuanya.
Berdirilah.
Kang Joo Eun...
Kau menahan sakitnya tanpa apapun sekarang.
Kau belum sampai batasmu.
Aku masih bisa. Itu artinya aku belum melampaui batasku.
Lihat aku.
Kalau kau percaya, kau bisa melakukannya.
Karena kau percaya bisa melakukannya.
Kalau aku percaya, aku pasti bisa. Karena aku percaya bisa melakukannya.
Kim Young Ho Isajangnim baru saja datang.
Kim Young Ho Isajangnim, silakan naik ke podium.
Halo. Saya Isajang Gahong yang baru, Kim Young Ho.
Oh, Yi Jin!
Hai!
Bagaimana kau...
Tidak, tidak, tidak. Kali ini bukan aku.
Jadi kau tak mencariku di mesin pencari ya.
Aku ratu iklan, tapi juga putri salah seorang direksi di sini.
Oh, serius?
Hyeong. Kita bilang saja semua yang ingin kita makan sekarang.
Kita kan berteman.
Apa? Aku tak bisa tampil jadi keluarga kaya?
Banyak hal yang tak kau suka. Ih....
Terserah saja. Lagi pula kita sudah berbaring bersama...
Huh? Oh, Hyeong! Kau sudah jadi seorang pria, ya?
Bisa kau pergi? Orang-orang pada lihat.
Kau terganggu ya?
Jang Yi Jin, bukankah mempedulikan hal seperti itu adalah bagian dari pekerjaanmu?
Apaan sih... keren sekali...
Iya, Oppa. Apa semuanya lancar?
Tidak ada yang melarangmu datang, kenapa kau mengurung diri di rumah?
Karena kau selalu seperti ini, makanya mereka mendiskriminasikanmu!
Begitu pula pada Young Joon! Harusnya dia juga ada di sini!
Amerika kan tidak jauh...
Bukan berarti kau juga tak bisa datang di acara sebesar ini kan...
Ya sudah.
Kim Young Ho jadi Isajang.
Ibu tak apa-apa, Young Joon. Ibu tak apa-apa.
Aku tak apa-apa.
Isajang! Benarkah Anda John Kim?
Kami akan menjawab pertanyaan Anda semua, Kantor Administrasi Gahong
telah merilis pernyataan resmi.
- Terima kasih. - Iya.
- Sampai besok. - Selamat malam.
- Kerja bagus, Pengacara Kang. - Iya, selamat malam.
Kupikir kau sudah pergi.
Ada hal yang lupa kukatakan padamu.
Hari ini... kau sangat cantik.
Cukup cantik untuk hadir di mimpiku setiap malam.
Apaan sih?
Kurasa tidak ada kesempatan kau jadi Cinderella.
Kau tak pakai sepatu kaca.
Kau jadi pangeran juga menyimpang dari skenarionya
harusnya kau memasang sepatu di kaki sang wanita.
Kau baik-baik saja?
Bukankah harusnya kau mempedulikan keadaanmu sendiri?
Kenapa kakimu besar sekali?
Ya, aku kan tak pendek-pendek amat... atau bahuku kecil
atau panggulku kecil.
Makanya... kenapa ya sepertinya kau makin kulihat kau justru makin besar?
Untuk memastikannya kurasa kau harus di x-ray.
but I think your tendon has become slightly stretched out.
Sudah sana istirahatlah.
Ada kereta labu yang menungguku.
Berkat kau, aku tak apa-apa.
Sekarang pergilah.
Kau sama sekali tidak minum tadi.
Itu sebabnya kau seperti ini.
Aku dengar semuanya dari Go PD.
Kalau kau memastikan tak akan ada masalah
aku mengungkap identitas Kim Young Ho.
Aku tak ingin masalah ini jadi makin merepotkan.
Hanya itu alasan aku melakukannya.
Terima kasih.
Kau bilang "maaf," lalu kau bilang "terima kasih"?
Berhentilah melihatku seperti itu.
Aku bukan orang yang baik.
Aku wanita jahat yang tak punya hati dan kejam yang mencuri pacar temannya!
Tidak. Kau orang yang baik.
Tidak. Aku bukan orang yang baik. Aku bukan orang baik.
Jadi... berhentilah melihatku seberti itu!
Kau ingat?
Hari saat kau lulus ujian advokat dan kencan buta.
Meskipun waktu itu harga dirimu terluka
kau melihat luka di tanganku dan mengatakan...
Ayo.
Woo Shik, kau terluka!
Apa aku sama seperti yang dulu?
Kau tidak lihat jadi apa aku sekarang?
Aku yakin kau pasti membenciku karena kejadian penguntit Joo Eun.
Tapi orang yang pertama datang adalah dirimu.
Meskipun kau tahu aku pria brengsek, kau tetap menungguku.
Dan melindungiku.
Oh Soo Jin.
Kau masih sama seperti dulu.
Bagaimana ya? Tidak ada kata lain yang harus kukatakan selain "terima kasih" dan "maaf."
Jalannya hati-hati, Ma'am.
- Bentar, bentar. Sakit sekali. - Kakinya.
Nah sudah.
Anda baik-baik saja, Ma'am?
Anda harus berhati-hati selama beberapa hari kedepan, jadi...
Tangan dan bahuku justru lebih sakit dari tumitku.
- Oh... - Sorry, Ma'am.
Terima kasih sudah mengantarku pulang.
Omo.
Ibu!
Joo Eun!
Oh... mereka teman yang olahraga denganku.
Tumitku terkilir, jadi...
Huh?
Mereka mengantarku pulang...
- Apa kabar? - Oh.
Jadi Anda Ibundanya Ma'am? I love you!
Omo... "Welcome Korea!"
Nice to meet you!
Kami permisi pulang.
Kalian mau kemana? Mana bisa kami menyuruh tamu pergi begitu saja.
Jangan buru-buru pulang dulu.
DarkSmurfSub Indonesia
Ma'am, um... bukankah itu kaosnya Hyeongnim?
Bu, kenapa pakai kaos itu?
Enak, nyaman lagi! Kau memakainya saat masih gendut ya?
Ibu sedang apa?
Sudah duduk saja! Ibu akan buatkan makan untuk tamu kita sebelum mereka pulang!
Nah ini dia.
Bu, mereka harus menjaga pola makannya, karena mereka ini atlet.
Bagus kalau begitu! Justru mereka harus banyak makan!
Bukan begitu...
Iya... kalau begitu... aku akan makan yang tak ada lemaknya. Terima kasih.
Terima kasih banyak!
Kemarikan.
Aduh... pegang dan tarik begini supaya makannya enak!
Ini! Ayo silakan.
Oh... terima kasih banyak.
Wah... kalian anaknya siapa kok bisa ganteng-ganteng begini?
Wow, maknyus. Makan!
Apa? Kau ayo makan juga.
Tidak ah.
Waduh, kalau begini kau akan kurus kering macam gadis-gadis di tv!
Ibu apaan sih?
Makanlah!
Ya, baiklah... sedikit saja?
Hanya yang tak berlemak?
Jangan lupa kasih garam sedikit.
Oh, ya! Ibu bawa gak kimchi, juga.
"God" kimchi?
Bukan begitu...
Jujur saja, aku tidak segemuk dulu, sungguh melegakan.
Iya kan?
Ah, jadi enak sekali!
- Wow! - Wow!
Cobalah, Ji Woong.
Pedas tidak?
Diterjemahkan oleh : O
Diterjemahkan oleh : Oh
Diterjemahkan oleh : O M
Diterjemahkan oleh : Oh My
Diterjemahkan oleh : O M J
Diterjemahkan oleh : Oh My Jisub
Diterjemahkan oleh : O M J T
Diterjemahkan oleh : O M J Te
Diterjemahkan oleh : O M J Tea
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Kakiku sudah membaik, aku ingin tahu lututmu bagaimana.
Kudengar kau menyantap beberapa paha ayam. Kau ini dasar...
Ibu punya "Hak Ibu" sendiri.
Kalau aku tak makan, beliau pasti ngomel seharian.
Besok aku akan mulai bekerja.
Bilang pada Mamanya si Krucil aku sudah tidak nganggur lagi.
Sekarang kau sudah layak dengan pekerjaanmu.
Akan kukatakan padamu sekarang sebagai seseorang yang punya pekerjaan sebelum kau...
Dapat uang dari orang lain sebagai gaji bukanlah main-main!
Akan bagus kalau kakimu bisa menahan ini semua.
Ini gangguan kejiwaanmu... Bakal kuhajar kunyuk itu!
Sudah kubilang, ini bukan penyakit yang bisa disembukan oleh siapapun...
Apa, jadi selanjutnya kau tak ingin aku melakukannya?
Meskipun kau sakit, kau ini sangat tidak konsisten.
Dokter yang bilang...
kurasa dokternya salah.
Letakkan kakimu yangbsakit di bantal sebelum kau tidur.
Jangan terlalu tinggi.
Iya, iya, Coach-nim... selamat malam.
Hari ini kau cantik sekali.
Cukup cantik untuk hadir di mimpiku setiap malam.
Aku harus segera tidur... tapi bagaimana ya...
I keep having hearts spill out of my eyes...
Berhentilah SMS-an dengan Woo Shik.
Kalau kalian berdua sampai ngobrol semalaman tak tidur
keterlaluan sekali.
Ibu tadi masak lauk banyak, jadi segera habiskan!
Oh, Bapa di Surga... dan Ayahnya Joo Eun...
Bawa pulang beberapa juga untuk Ibu sendiri. Tangan Ibu harus dirawat.
Datanglah ke kantorku besok. Kita akan ke dokter sama-sama.
Kau kira di Daegu tidak ada dokter?
Jangan banyak bacot tidur sana.
Apa itu?
Oh, Ibunya Ma'am kemarin memberiku ini.
Rasanya luar biasa enak.
"Baik, makanlah!"
Beliau mirip dengan Pengacara Kang.
Benarkah?
Hm... agak asin. Harusnya garamnya kau kurangi.
Oh, ya. You know that people who are the dumbest
tend to overexert themselves the most, right?
Tenang saja sebelum "ujian"mu.
Baik, Hyeong.
Dan kau, jaga tubuhnya Joon Sung.
Yes, sir!
Mulai sekarang, aku hanya akan punya waktu saat akhir pekan, jadi--
Hyeongnim
We are not babies. Don't worry.
Jangan terlalu mengkhawatirkan kami.
Maksudmu kalian sudah dewasa?
Makan masakan Ibunya Ma'am membuatku kangen pada Ma'am.
Oh, my Venus...
Dia milikku. Aku berangkat.
Hyeong berubah.
Bagaimana kaki Anda bisa begitu?
Sakit sekali ya?
Tidak. Untuk beberapa hari aku harus ekstra hati-hati.
Oh... meeting pagi Anda... telah dibatalkan.
Kok bisa?
Oh Budaepyonim hari ini tidak ke kantor.
Wow... tumben sekali.
Kemarin dia tidak apa-apa, tapi hari ini di tidak mau menerim telepon.
Oh... oke. Mungkin dia ada urusan.
Akan kubawakan kopi.
Iya. Thank you!
Kira-kira dia kenapa...
Kenapa juga aku khawatir?
Selamat hari pertama Anda bekerja, Isajangnim.
Dasar... pagi-pagi sudah membuat jantungku deg-degan.
Tim hukum dan tim PR tengah menangani skandal Anda
dan tim hukum eksternal berencana menangani berita yang spekulatif.
Gosip dari luar sebagian besar sudah diredam tapi--
Tapi terserah aku dalam mengatasi masalah internal, kan?
Karena benar posisinya diserahkan padaku.
Ini rencana bisnis kita setahun ke depan.
Dan juga, aku yakin Presdir tahu mengenai Kang Joo Eun.
Para Sajang-nim akan ke sini untuk meeting pagi.
Persilakan masuk.
- Cukup sekian saja. - Sampai besok.
Hei, tunggu... mengenai yang kita bicarakan...
Kau sepertinya sering berolahraga.
Bisa kukatakan kau sama sepertiku, 10 tahun lalu.
Um... kau bisa main golf?
Kapan-kapan kita harus memukul beberapa bola bersama.
Aku lebih suka olahraga yang mengandalkan fisik.
Daripada memukul bola aku lebih suka angkat besi.
Ya sudah.
Sudah makan siang?
Barusan selesai! Kok bisa tahu sih?
Aku kelihatan mupeng banget ya?
Sepertinya enakan video call-an saja.
Tak bakalan kuangkat.
Kakimu bagaimana?
Sudah jauh lebih baik, aku hati-hati duduk
sembari memeriksa semua materiku.
Aku benar-benar sudah fit.
Ya, Hyun Jung?
Kurasa kau punya definisi sendiri untuk kata "hati-hati", Pengacara Kang.
Tadi kau bilang sudah selesai makan. Pembohong.
Masih ada waktu untyk makan siang, berdiri gih.
Apa-apaan ini... kau beneran ya?
Oh, Pengacara Kang. Kau baik-baik saja?
Iya.
Aku merasa sangat tak nyaman daripada kakiku...
Aku bertanggung jawab atas hati dan kakimu...
Bakalan sibuk berat aku.
Oh, Hyun Jung!
Oh... Pengacara Kang...
Oh... Ini Jo Hyun Jung, yang bekerja denganku.
Halo. Tolong jaga baik-baik Pengacara Kang.
Oh... ya.
Silakan.
Oke.
Memangnya kau yang punya firma ini? Kita mau kemana?
Kalau kau memulai sesuatu, kau harus menyelesaikannya.
Kita akan putuskan malam yang menggairahkan kita lain kali saja.
Masih siang bolong gini.
Angkat tangan Anda agak tinggi lagi.
Sial... dan ini, kupikir...
Dasar!
Tolong jangan bicara.
Menurut Pasal 12 Hukum Negara...
warga negara berhak menolak...
Kau mau aku yang mengukur tubuhmu?
Sudah kubilang kau tak bisa bilang tidak lagi.
Tubuhmu sekarang itu adalah milikku. Milikku.
Milikku. Terserah aku.
Baiklah. Selanjutnya.
Lagi? Apa?
Ambil darahmu.
Ayo.
Oh! Hari ini aku punya banyak jadwal konsultasi.
Aku harus segera kembali.
Hyun Jung bilang padaku sore ini kau sama sekali tak ada janji.
Setelahnya, hari ini tetaplah bersamaku.
Um... tidak mau.
Kau tak bisa menghindarinya, jadi jangan coba-coba, oke?
Oppa...
Tidak. Ayo.
Aku paling benci diambil darahku!
Nanti kubelikan permen?
Oppa!
Um... tolong bilang saat Anda menusukkan jarumnya.
Ah, iya.
Gara-gara kau ini, aku kenapa?
Tahan sebentar.
Bagus. Bagus sekali. Tahan ya. Tarik nafas!
Tusuk sekerasnya.
Like! : facebook.com/DarkSmurfSubIndo
Omo.
Apaan?
Darahmu diambil, jadi kau butuh yang manis-manis.
Haruskah kubandingkan dengan anak kecil dikasih permen setelah mereka ke dokter gigi?
-=Hasil Pemeriksaan Kondisi Tubuh=-
Berat badanku hampir seperti sedia kala.
Kau bilang aku cantik.
Bagian dalammu cantik itu lebih penting dari cangkangmu.
-=Hasil Pemeriksaan Kondisi Tubuh=-
Oh... kau tidak membuangnya?
Sudah kubilang, tubuhmu milikku.
Ada ya orang yang sembarangan membuang barang-barangnya?
Oke... nama, Kang Joo Eun.
- Umur, 34. - Sheesh!
Tinggi 172 cm. Berat--
Hei!
Aih, dasar!
Kau benar-benar punya tipe badan yang bikin iri.
Tipe badan?
Tipe tubuhmu tak kalah dari seorang atlet...
karena itukah kau banyak belajar padahal kau tak pintar-pintar amat?
untungnya, lemak tubuhmu rata-rata
dan ototmu lumayan bagus.
Tapi yang terbaik dari hasil pemeriksaanmu adalah...
Lemak perut Kang Joo Eun berkurang.
Omo, benarkah?
Bagus.
Kubilang juga apa?
Kalau sudah bertekad, aku bisa lakukan apa saja.
Boleh kuucapkan sepatah kata?
Yang paling penting...
tiroid dan kolesterolmu.
Kalau kau berusaha sedikit lagi, kau mungkin tak perlu minum obat.
Omo.
Sekarang kau bisa ucapkan sepatah kata.
Akan kupersembahkan kemenangan ini pada John Kim Coach-nim.
Tapi jangan lupa ya.
Tiroid dan kolesterolmu harus kau normalkan.
Yang terpenting adalah bagian dalam, bukan bagian luarmu, oke?
Iya, Coach-nim.
- Sekarang boleh aku makan? - Dikit saja.
KUNJUNGI DSS-INDO BLOG : -= dssindonesia.blogspot.com =-
Saya buatkan ikan bumbu kesukaan Eomeoni.
Butuh waktu lama supaya rasanya jadi benar-benar enak.
Kalau Eomeoni minta jus plum saat perut Eomeoni sakit
ajumma akan membuatkannya.
Selama beberapa tahun ini, saya berterima kasih pada Eomeoni.
Begitu saya menemukan rumah, saya akan pergi.
Karena saya, Eomeoni jangan sampai kehilangan Kim Isajang.
Kau dan aku...
terikat dalam takdir yang tak menguntungkan ini.
Eomeonim belum pernah hangat terhadap saya, tapi...
saya tahu Eomeoni selalu memfasilitasi orang tua dan Oppa saya setiap kali liburan.
Untuk bertahun-tahun ini, saya ucapkan terima kasih.
Kalau saja kakakmu itu tidak serakah, aku pasti akan menyukainya.
Maafkan saya.
Setelah menguburkan putriku
wanita tua ini masih hidup.
Untuk bisa memastikan masa depan cucuku
wanita tua ini keras padamu.
Aku ingin kau tahu itu.
Atas kerja kerasmu selama bertahun-tahun kupikir aku harus memberimu tali asih.
- Tidak, Eomeonim. - Tolong terimalah.
Meskipun aku tak bisa hangat padamu
kau merawatku selama 20 tahun terakhir.
Tolong kau terima.
Kalau aku tak bisa memberimu ini...
orang macam apa aku?
Follow >> Twitter : @Dssindo
Min Joon main ke rumahnya Yoo Na.
Min Joon Halmeoni ada di dapur.
- Restomu bagaimana? - Sekarang itu bukan yang terpenting.
Kupikir-pikir, kurasa lebih baik mengatakan yang sebenarnya padanya.
- Kau tunggu di sini. - Iya.
Anda kenapa?
Ini? Tidak apa-apa.
Ini...
Anda tahu Jang Joon Sung, kan?
Akupun terkejut setelah mengetahuinya.
Joon Sung, aku kenal baik dengannya.
Sekarang Hyun Woo tahu apa yang terjadi pada Anda beberapa waktu lalu.
Anda tidak perlu khawatir.
Inilah sebabnya kenapa orang tidak bisa jauh dari kejahatan.
Nyonya.
Beberapa tahun lalu...
seorang pemuda yang tampan datang ke rumahku.
Mungkin...
sepertinya dia yang merawat putraku.
Aku sangat berterima kasih.
Sekarang aku tidak punya hak.
Tidak akan ada hal yang bagus kalau dia bertemu Ibunya kehidupannya sulit.
Bukannya aku tidak ingin bertemu dengannya.
Hanya saja aku tak bisa bertemu dengannya.
Anda...
pura-pura saja tak tahu apa-apa.
Joon Sung tumbuh menjadi pria terkuat di dunia seorang juara.
Aku tahu Anda menyesal, tapi...
mulai sekarang, bagaimana kalau Anda memberinya banyak pelukan?
Kapanpun Anda siap.
Dan lagi...
Min Joon Halmeoni, semua ini bukan salah Anda.
Orang lain mungkin akan melakukan hal yang sama, kalau dihadapkan dengan situasi yang sama.
Beberapa tahun lalu...
seorang pemuda yang tampan datang ke rumahku.
Sepertinya dia yang merawat putraku.
Sesuai permintaan Joon Sung aku bertemu dengan Ibunya.
Tapi ternyata kau tahu di mana beliau selama ini.
Pria yang membina hubungan denganku adalah kau, aku senang sekali.
Tidak sibuk?
- Kalau sibuk, kita bisa bicara nanti saja-- - Aku sibuk, makanya aku akan cepat.
Jadi jawab dengan cepat dan jujur seberapa bahagia kau bersamaku.
Sudah ah.
Kalau ketemu baru akan kukatakan.
Iya.
Kau kan bisa menyampaikan pesanmu melalui Manajer Min.
Lain waktu kalau ada yang ingin kusampaikan...
akan kubuat janji.
Ada apa kemari?
Dokumen medical center VVIP aku tak bisa menandatanganinya.
Sepertinya ada masalah dalam pemilihan lokasi dan pemborongnya.
Akan kutunggu dan melihatnya dulu
but it involves too much money to rely on the documents and go ahead.
Itu tugas Isajang.
- Aku tak perlu tahu. - Iya, permisi.
Lusa ulang tahunmu.
Presdir Lee ingin makan malam denganmu.
Hari itu datanglah ke rumah.
Iya.
DarkSmurfSub Indonesia
Diterjemahkan oleh : O
Diterjemahkan oleh : Oh
Diterjemahkan oleh : O M
Diterjemahkan oleh : Oh My
Diterjemahkan oleh : O M J
Diterjemahkan oleh : Oh My Jisub
Diterjemahkan oleh : O M J T
Diterjemahkan oleh : O M J Te
Diterjemahkan oleh : O M J Tea
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Ulang tahun Young Ho Hyeongnim dan Natal, kami ingin merayakannya.
Kalian semua kami undang ke pesta.
Young Ho Hyeongnim dan Jesus lahir di hari yang sama.
Sampai besok.
- Iya. - Omo, aku juga? Thank you. Thank you.
Entah, aku datang kalau tidak sibuk.
Natal itu waktu yang paling sibuk untuk selebriti terkenal.
Sayang sekali, aku ada show.
Kalian semua di mana?
Hyeong, menurutmu Ma'am sekarang di mana?
Iya, Hyeon Woo. Kau di mana?
Harusnya aku tak bertanggung jawab bikin kenangan.
Tanggung jawabnya banyak.
Oh ya, enaknya ngapain saat malam Natal?
Mau kubelikan kartu atau yut?
Min Joon, cepat milihnya.
Kita main yut saja ya? Bakalan seru kalau main berkelompok.
- Memangnya tahun baru? =Coba saja, seru kok.=
Yang pasti aku mau beli kue.
- Dah. - Ma, yang itu.
Itu? Tolong yang itu.
- Ma, mau itu juga. - Apa?
Kalau mahal, tidak.
Berapa ya?
Padahal besok sudah bosan kenapa minta mainan melulu?
Itu hadiah Natalmu.
Mengerti? Sebelah sini.
- Merry Christmas! - Merry Christmas.
Wow, punya rumah segini bagusnya aku harus kerja berapa lama?
Nak, malam ini kita puas-puasin makan.
- Kau mencariku? - Bikin kaget saja.
- Halo. - Halo.
Min Joon.
Maaf, Yeosa-nim, itu apa?
Aku tak ingin datang dengan tangan kosong.
Tidak banyak sih, cuman kue.
Wow, aku lupa. Thank you.
Baiklah, ayo kesini.
- Let's go. Come on. - Manajer Min mana?
Dia itu misterius.
Nanti aku harus ke rumah Halmeoni.
=Para reporter mestinya harus ke pesta malam Natal juga.=
=Selamat bersenang-senang.= - Tunggu sebentar.
Ayo ngumpul.
- Merry Christmas. - Merry Christmas.
=Merry Christmas untuk kalian semua. Permisi.=
Bye. Okay, everybody.
Let's go party!
- Ayo, ayo. - Go, go!
- Cheers, huh? - Cheers!
Daripada kalkun, kita punya ayam ala Korea.
- Wow. - Kalian suka?
Ngomong-omong siapa yang bikin?
Pria berotot itu yang masak? Beruntung sekali pacarmu nanti.
- Wow. - Wow.
Tak terlalu manis?
Natal nih, ayolah.
- Cobalah. - Oh tidak.
Kita abadikan kenangan ini.
Sebentar.
Lebih dekat.
Satu, dua, tiga. Fighting!
- Fighting. - Fighting.
Tu, wa, ga, pat.
- Membawa tas... - Kau pohon!
- bahumu begitu cantik. - Bagus.
Dari sisi itu aku melihatmu.
Gendong.
- Menggendongku begini? - Bukan begitu.
Hore! Kita menang!
Jackpot!
- Iya! - Champion!
Hore!
Min Joon, kamu juga boleh jitak samchon.
Di malam Natal, Bos satu ini lagi ngapain?
=Ibu bikin japchae.=
- Yang lain mana? - Mereka masih di restoran.
Waktu yang sibuk sekarang ini.
Apa? Apa ada sesuatu?
Kalau ada apa-apa aku tak akan telepon lah.
Lagian, kalau ada apa-apa Ibu bisa mengurusnya untukku?
- Memangnya Ibu pengacara? - Kau ini.
Aku ibunya seorang pengacara!
Aku akan pulang kampung tahun depan.
Ibu jadi sendirian, maafkan aku.
Di malam Natal, Ibu lebih sibuk darimu.
Ibu ingin kau menikmati hidupmu selagi masih muda.
Sudah dulu ya.
Di hari yang semestinya semua orang bahagia
memang benar, tidak semuanya bahagia.
Karena sebagian mereka bahagia, ada yang bahkan merasa kesepian.
Meskipun dia kesepian dia pura-pura baik-baik saja.
Ini nomornya Joon Sung, barangkali Anda ingin menghubunginya.
Merry Christmas.
Ada orang yang tak bisa bertemu dengan yang lainnya karena suatu alasan.
Ada orang yang tidak bisa pergi karena alasan yang berbeda.
=Nomor yang Anda hubungi tidak menjawab.=
=Cobalah beberapa saat lagi.=
Di hari ini, ada orang yang tetap menunggu apapun yang terjadi.
Terkadang kita pura-pura bahagia dan baik-baik saja.
Di hari Natal, kita semakin merindukan orang yang kita sayangi.
Aku akan pergi.
Besok ulang tahunku.
Memangnya aku terlalu sering menyelamatkanmu sampai kau begitu bersyukur?
Sepertinya kau tidak tahu cara menghargainya.
Malam ini, saat kau bertemu Halmeonimu semua akan baik-baik saja.
Mampirlah ke rumahku.
Ah, malam menggairahkan yang belum sempat kita lakukan?
Aku akan menunggumu dengan pita pink nan seksi dan cantik.
Wanita licik ini, enaknya harus kuapakan?
- Ada apa? - Ibuku...
Ibuku ingin bertemu denganku.
Sebentar. Bawa saja mobilku.
Bawa beliau ke restoran yang bagus.
Iya, Hyeong. Terima kasih, Pengacara Kang.
Cepat berangkatlah.
-=Putraku, Young Joon=-
- Young Joon, kenapa Ibu tak bisa menghubungimu? -=Ini wali dari Kim Young Joon?=
- I-iya. -=Ini dari IGD.=
Anda walinya?
Iya, apa yang terjadi?
Dia dilarikan ke sini karena overdosis.
Kondisinya sangat kritis.
Kami memompa perutnya, jadi kita akan lihat apa yang terjadi saat dia sadar.
Young Joon.
Kenapa kamu lakukan itu?
Ibu harus bagaimana?
Young Joon.
Young Joon.
Young Joon.
Ini apa?
Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Aku akan menghubungi Direktur rumah sakitnya memintanya melakukan check up padanya.
Adikku menikah dan pindah ke keluarga Gahong.
Dia tinggal di sana bak seorang pembantu.
Dia melahirkan dan membesarkan putranya. Tapi...
Lihat sekarang apa yang terjadi?
Saat Young Joon sadar, kita akan tahu harus bagaimana.
Oppa.
Kenapa Kim Sung Chul menikahimu?
Kalau dia tak menikahimu...
dia mendapatkan separuh dari Gahong.
Dia menikah denganmu supaya bisa memberikan semuanya pada Kim Young Ho.
Kecuali terjadi sesuatu pada Kim Young Ho...
hidup Young Joon akan berakhir.
Kim Young Ho di mana?
Cepat temukan dia!
- Sekarang Anda di mana? - Di rumah.
Sekarang, masih mau ganti baju.
Apa?
Ibuku ingin bertemu denganku.
Sebentar. Bawa saja mobilku.
Joon Sung.
-=Hyeong=-
-=Joon Sung=-
Iya?
Baiklah.
Young Ho Oppa.
Hyeong!
Hyeong!
Hyeong! Hyeong!
Hyeong! Hyeong!
Terima kasih telah menyaksikan Oh My Venus bersama ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.