Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle oleh Darksmurfsub Indonesia
Permisi!
Tolong jangan bunuh aku!
Tiap kali melihatku, kau selalu minta tolong padaku.
Kau juga belum berterima kasih padaku...
Kenapa?
Kau mau menjambak rambut mereka?
Maaf?
Tadi...
Kalau tidak, kita pergi saja.
Kurasa kau bakal tambah kesal kalau kau flu sehabis mergokin pacarmu selingkuh.
Tolong pergilah.
Kenapa tak pergi?
Oh.
Ini.
Tolong aku...
Karena ini tidak mau lepas.
Aku tahu aku kelihatan sangar tapi...
Aku lebih baik dari tampangku.
Aku tak bisa meninggalkan orang yang kesusahan.
Aku merasa berkewajiban membantu orang.
Aku tak akan main-main dengan bahaya, meski sedikit...
Jadi tolong, pergilah.
Ayo jalan selagi aku masih sopan.
Aku benci sekali dingin.
-=Episode 2=-
Kelemahanku adalah tidak tegaan melihat orang yang kurang beruntung.
Tapi...
Lebih tidak tega pada orang yang ada dalam bahaya.
- Jadi-- - Terima kasih atas kepedulianmu tapi...
Aku akan pulang sendiri.
Bayangkan dirimu ada di posisiku!
Kau pikir aku bisa tidur kalau meninggalkan wanita sepertimu...
di jalanan malam-malam dan sedang hujan begini?
Anggap saja aku disenjatai senjata seperti ini dengan mood yang lagi begini...
bahkan wanita sepertiku bisa melindungi diri di jalanan tengah malam begini.
Paling tidak, aku bisa mengklaim kalau aku melakukan tindakan membela diri.
Tolong berikan barang-barangku dan silakan pergi.
Aku bukan tipe wanita yang suka meninggalkan sesuatu.
Oke.
Kalau kupikir-pikir, setelah ini kurasa aku bisa tidur.
Aku sangat berterima kasih
dan kuucapkan salam perpisahan untuk terakhir kalinya.
Selamat tinggal.
Hei!
Kampret!
Gogaegnim.
Anda salah belok?
Benar.
Maaf.
Diterjemahkan oleh : O
Diterjemahkan oleh : Oh
Diterjemahkan oleh : O M
Diterjemahkan oleh : Oh My
Diterjemahkan oleh : O M J
Diterjemahkan oleh : Oh My Jisub
Diterjemahkan oleh : O M J T
Diterjemahkan oleh : O M J Te
Diterjemahkan oleh : O M J Tea
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Aku pergi.
Young Ho.
Cucuku...
Nenek minta maaf harus mengirimmu seperti ini.
Temuilah Ibumu, ya?
Mungkin setelah operasi.
Aku berangkat, Nek.
Baik.
Selamat datang. Anda sudah reservasi?
Atas nama Jang Joon Sung.
Ah.
Good morning.
Iya, berkat Anda, Jang Joon Sung.
Kemampuan detektif Anda sangat bagus.
Korea itu negara kecil.
Semakin kecil bagi mereka yang punya kekuasaan.
Nenek tak mungkin tak tahu kalau aku di Korea, kan?
Iya.
Silakan Anda siap-siap dan keluarlah.
Permisi.
Oke.
Ah!
-=Lee Hyun Woo=-
Lee Hyun Woo?
=Nomor yang Anda tuju...=
Min Joon.
Joo Eun juga tak menjawab.
Aku tak pernah memintamu menelponnya.
Hei, Go Min Joon.
Kenapa kamu melampiaskan amarahmu pada Mama?
Kalau makan yang bagus!
Tak jawab?
Nek.
Min Joon sakit?
Sepertinya Yoo Na memanggil Min Joon gendut.
Aku sudah selesai.
Hari ini aku berangkat sekolah sendiri.
Hei, Go Min Joon. Sekarang juga putus sama Yoo Na!
Kenapa, Mama harus...
Biar aku yang mengikutinya sekolah.
Bikin kesal saja!
Dulu Yoo Na bilang dia itu imut, sekarang apa-apaan ini?
Dasar.
Kang Joo Eun ngapain sih? Kenapa teleponnya tak diangkat?
Anda lihat pengumumannya?
Belum.
Aku telat sekali ya?
Budaepyo-nim (wakil Presiden/CEO) yang baru belum datang.
Kupikir baru datang besok!
Mereka baru sampai di sini mau kasih salam.
Pengacara Kang, rambut Anda.
Sudah dimulai ya?
Ini.
Itu saja?
Lolos ujian itu harusnya sesulit memenangkan lotre
tapi masih banyak anak hukum yang lulus.
Jadi ini masih seperti lotre bagimu?
Kau terlalu meremehkan diri sendiri, Pengacara Kang.
Maafkan aku.
Aku agak kurang enak badan.
Aigoo, begitukah?
Kau sangat kelihatan tidak sehat.
Itu karena seseorang menyuruhku ke Amerika sepekan.
Aku minta maaf.
Budaepyo-nim sudah tiba.
Beri salam.
Dia dulunya Timjang di firma hukum terkenal Alvi.
Pengacara Oh Soo Jin!
Oh Soo Jin?
Senang bertemu kalian.
Namaku Oh Soo Jin.
Kang Joo Eun?
Wow... aku tak percaya.
Nilainya paling tinggi di jurusan hukum.
Si super gembrot itu!
Wow... Oh Soo Jin.
Jadi di dunia ini masih ada keadilan.
Benar, kan?
Apa tak masalah mahasiswa hukum yang masih belajar
bisik-bisik dibelakang orang?
Apaan sih?
Apa yang kaulakukan?
Aku temannya Oh Soo Jin.
Dan calon pengacara.
Joo Eun!
Harusnya bajingan itu berterima kasih karena nyawanya kuampuni.
Kok... bisa kau masuk kemari tanpa kartu mahasiswa?
Toh cepat atau lambat aku akan masuk sini.
Yang di sana itu membantuku.
Oh.
Lihat ini.
-=Untuk Ji Hoon=-
Ngapain ditulis kalau tidak dikasih?
Bikin pegel tangan saja.
Kudengar kalau malam kau tak bisa tidur.
Soo Jin.
Aku akan membantumu tidur nyenyak.
Maksudmu apa?
Lee Ji Hoon!
Kau bilang setengah mati ingin bertemu dengannya!
Hei.
Kau segitu tak senangnya aku berubah?
Kau sepertinya tak suka bertemu aku.
Oh... maaf.
Aku terlalu berlebihan menatapmu, ya?
Bukan begitu...
Kau pasti sangat syok.
Akupun begitu.
Soal kau jadi pengacara, maksudku.
Oh.
Iya.
Pengacara Kang, kau pasti sangat senang!
Temanmu bergabung di firma kita sebagai Budaepyo-nim!
Teman?
Jujur saja, bukannya aku harusnya lebih kelihatan seperti Seonbae kalian?
Hyun Jung.
Ah... iya.
Namaku Jo Hyun Jung.
Senang bertemu Anda.
Aku minta tolong.
Maaf, tapi... mulai sekarang bisa kau buatkan kopi organik saja?
Ah... iya, boleh.
Mulai sekarang, akan kulakukan itu.
Permisi...
Yah.
Lain kali kita masih punya waktu untuk ngobrol panjang lebar, kan?
Kita sudahi perbincangan kita sampai di sini?
Oh... pasti.
Tentu. Iya.
Aku akan sering melihatmu wara-wiri.
Oke.
Halo, aku Pengacara Kang Joo Eun, disini akan membela hidup Anda!
Manajer Min.
Ada apa?
Tolong jangan begini.
Aku kemari hanya untuk liburan
jadi aku tak punya baju formal.
Persiapanmu memang mengagumkan tapi ini sama sekali bukan style ku.
Presdir tengah menunggu Anda.
Augh.
Bagaimana?
Sudah rapi?
Apa aku... akan dimarahi atau apa begitu?
Aku tidak tahu.
Apa ada alasan untuk itu?
Kasihlah aku petunjuk. Antara kita saja.
Oke?
Anda sudah terlihat rapi.
Baiklah.
Terus... aku butuh sepatu dan juga harus beli kado.
Setidaknya ini sangat mirip style ku.
Ada apa?
Mereka sudah lama menunggu Anda.
Sepertinya begitu. Kurang ajar sekali aku.
Kita masuk. Presdir--
Persendian Presdir sekarang sudah membaik, ya?
Pakai heels segala.
Aku Kim Young Ho! Aku masuk.
Halo.
Sudah mau pulang?
Kerja di luar kantor?
Tidak, aku hanya setengah hari.
Oh.
Bilangnya setengah hari, kau pulang jam 4 sore...
Dasar.
Kalau kau bertahan sebentar lagi, kau bakal digaji sehari penuh.
Iya.
Dari kemarin aku tak enak badan, jadi...
Bukan karena aku, kan?
Apa?
Bercanda! Bercanda!
Meski begitu, setengah hari tak terlihat bagus untukmu.
Lagipula ini perusahaan.
Tidak... Aku cuma tidak mau merepotkan perusahaan.
Um...
Soo Jin.
Kau karyawan yang baik.
Dari sudut pandang atasanmu.
Kau tahu ada banyak rumor aneh tentangmu?
Rumor kalau kau gendut, jelek...
aku bajingan, cabul, dan gila...
atau sebetulnya aku ini wanita.
Kau pasti sangat syok mendengar rumor mengenai dirimu sendiri.
Aku yakin kau paham, tapi mungkin para tetualah yang lebih khawatir.
Aku yakin mereka lebih khawatir
karena pendiri perusahaan ini adalah kakek buyutmu.
Tapi apa kau akan tetap di kantor cabang di Amerika?
Kalau aku bisa, iya.
Kudengar kalau obat tradisional...
Aku hanya dapat lisensi, itu saja.
Dijalankan oleh keluarga, jadi...
Oh...
Sebentar.
Maaf ya.
Sampai jumpa lagi.
Iya. Hati-hati di jalan.
Itulah yang kumaksud! Yeah!
Oke. Mission success!
Sengsara sekali.
Kau juga bukan lagi syuting film.
Mau kemana kita?
Syuting film betulan.
Subtitle oleh D
Subtitle oleh Da
Subtitle oleh Dar
Subtitle oleh Dark
Subtitle oleh Darks
Subtitle oleh Darksm
Subtitle oleh Darksmu
Subtitle oleh Darksmur
Subtitle oleh Darksmurf
Subtitle oleh Darksmurfs
Subtitle oleh Darksmurfsu
Subtitle oleh Darksmurfsub
Subtitle oleh Darksmurfsub
Subtitle oleh Darksmurfsub I
Subtitle oleh Darksmurfsub In
Subtitle oleh Darksmurfsub Ind
Subtitle oleh Darksmurfsub Indo
Subtitle oleh Darksmurfsub Indon
Subtitle oleh Darksmurfsub Indone
Subtitle oleh Darksmurfsub Indones
Subtitle oleh Darksmurfsub Indonesi
Subtitle oleh ~Darksmurfsub Indonesia~
Diterjemahkan oleh : O
Diterjemahkan oleh : Oh
Diterjemahkan oleh : O M
Diterjemahkan oleh : Oh My
Diterjemahkan oleh : O M J
Diterjemahkan oleh : Oh My Jisub
Diterjemahkan oleh : O M J T
Diterjemahkan oleh : O M J Te
Diterjemahkan oleh : O M J Tea
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
-=Lee Hyun Woo=-
-=13 Panggilan Tak Terjawab: Lee Hyun Woo=-
-=Pesan Baru: Lee Hyun Woo=-
-=Aku pemilik ponsel ini! Tolong hubungi aku! Nanti kuberi imbalan.=-
Halo?
Akhirnya diangkat!
Kenapa tak diangkat?
Wanita?
Iya?
Oh, terima kasih banyak!
Um... dari mana Anda dapatkan ponsel ini?
Dari tasmu.
Kalau kutahu Lee Hyun Woo itu wanita, pasti sudah kuangkat daritadi.
=Kukira dia pacarmu atau siapa gitu.=
- Joo Eun. =- Halo?=
Hei, Kang Joo Eun!
Jadi yang ngambil ponselku itu kau?
Aku tanya UGD...
Iya.
Ponselmu memang kupegang, tapi bukan aku yang mengambilnya.
Ah.
Sekarang aku lagi shopping.
Terus kenapa?
Ganti rugi. Aku bisa ganti sabuk perut yang kemarin kaupakai.
Sudah kubilang, itu korset.
Korset. Korset. Korset!
Kau dokter tapi begituan saja kau tak ingat?
Maaf.
Barusan kau sepertinya lagi mengumpat.
Omo, kedengaran jelas ya?
Oh, jadi kau mau beli yang baru karena ponselmu hilang?
Bagus, dah.
Sekarang juga aku akan ke tempatmu.
Jangan temui aku di sini... Aku akan ke tempatmu dalam 1-2 jam lagi.
Kasih tahu saja dimana.
Maaf!
Iya?
Minta 20 yang begini.
Yang ini juga.
Oh... sebentar saya lihat stok kami dulu.
Oke.
Hyeong mau apakan semuanya itu?
Aku merasa bersalah menyuruhmu pulang sendiri, jadi aku harus beri beberapa hadiah.
Oh. Iya.
Oh, Hyeong.
Oh.
Halo?
Sudah kau tutup?
Ah... maaf.
Aku benar-benar lupa.
Bagus kok.
Tidak usah.
Salahku sendiri meninggalkan barang-barangku.
Baiklah.
Ngomong apa dia?
Suaranya lumayan seksi.
Dia seksi dari kepala hingga ujung kaki.
Aigoo, baguslah!
Jadi katanya dimana kau harus menemui pria seksi ini?
Hotel.
Joo Eun... bagus!
Sialan!
Hidupku kenapa sih?
Kau malu?
Yah, kau tahu...
dalam hidup, kadang akhirnya kau perlihatkan perut gendutmu pada orang asing.
Sudah kejadian.
Lihat nanti kalau kau sudah hamil.
Orang asing yang tak pernah kau temui sebelumnya begini-gituin area kewanitaanmu,
hanya karena dia dokter...
Benar-benar mimpi buruk.
Aduh.
Harusnya kubilang aku senang bertemu dengannya.
Huh?
Harusnya kukatakan itu dan tidak sulit mengatakannya...
Kenapa tidak kepikiran mengatakannya sampai sekarang?
Apa kau membicarakan soal Oh Soo Jin?
Walaupun aku tak bisa bilang dia terlihat hebat dan makin cantik
setidaknya kukatakan aku senang bertemu denganya.
Dia teman yang sudah lama tak kutemui.
Dasar perempuan ini.
Dia berubah drastis...
dan aku berubah jadi begini.
Kita bisa mentertawakan hal itu bersama...
Kenapa aku semakin lama semakin kejam?
Jangan dilihat.
Kalian tidak usah keluar.
Manajer Min!
Di mobil ini ada seorang juara!
Apa hanya mobil yang penting bagimu?
Mulai sekarang, Anda tidak bolehkan pergi sendirian.
Sudah kubilang, aku hanya ingin santai sebentar lalu segera kembali.
Barang-barang Anda dari Amerika sekarang dalam perjalanan.
Manajer Min.
Berapa banyak?
Kami berusaha menghentikannya dengan membayar 2x lipat dari yang diminta.
Dan saat ini kami tengah memroses pengurusan kantor cabang di Amerika.
Siapa lagi?
Untuk saat ini, hanya Presdir dan aku sendiri.
Direktur Kim mungkin tidak sadar.
"Mungkin," artinya beliau akan segera tahu.
Nenek tak akan menjawab teleponku.
Presdir bilang sedang tidak ingin bicara dengan siapapun.
Kau tahu kalau ini semua salah paham.
Aku takkan melakukan apapun.
Jadi sampai semua ini meledak...
Aku yakin media akan pesta pora dengan ini.
Mungkin bukan Presdir ataupun Direktur Kim.
Villa di Nonhyungdong sudah direnovasi dan sudah bisa ditempati.
Baik.
Kalau begitu, sampai besok.
Ayo.
Kukira kita sudah menutupi jejak kita dengan baik.
Kenapa?
Maksudku liburan ini.
Menurutku bakalan lebih lama dari perkiraan kita.
Karena banyak orang sibuk disini, jadi langsung saja ke intinya.
Berhubung kalian sudah bersama kami selama 20 tahun,
aku yakin kalau kalian akan memaafkan ketidaksopanan wanita tua ini.
Aku sudah memutuskan menghubungi Kim Sung Chul, Presdir cabang Amerika...
Dan putranya Kim Young Ho, adalah cucuku satu-satunya.
Ada tindakan tepat yang harus diambil dalam masalah seperti ini
serta kebiasaan yang harus diikuti.
Um... itu...
Um...
Sajangnim dari cabang Amerika masih sangat muda
dan tidak punya koneksi
jadi aku sudah wanti-wanti soal ini.
Menyambut penerus yang wajahnya bahkan aku tidak tahu.
Itu sebabnya aku memberitahumu sekarang.
Aku percaya kau akan mengerti, Direktur Choi.
Kukira dia sedang di pengasingan jadi aku tidak khawatir, tapi ini..
Aku tak tahu apapun tentangnya, bahkan tampangnya!
Akankah Kim Young Ho Sajang...
benar-benar akan jadi kepala perusahaan kita?
Masih belum ditetapkan,
tapi ini artinya Presdir Lee punya alasan merasa tak tenang.
Augh... aku tidak suka ini.
Jangan terlalu cemas.
Kalau dia tertarik dengan perusahaan, sekarang dia pasti sudah melakukan sesuatu.
Benar, kan?
Orang yang diasingkan takkan bisa menghimpun kekuatan, kan?
Itu tidak benar.
Kita tak boleh biarkan hal ini terjadi.
Iya.
Ini Im Woo Shik, dari Gahon Medical Law Center.
Mengenai Kim Young Ho Sajang dari kantor cabang Amerika...
Kau yakin pengunduran dirinya sudah diurus?
Coba selidiki lagi.
Benar atau tidak dia ke Korea.
Beri aku fotonya, hubungan pribadi, dan apapun semacam itu.
Aku bersemangat dan siap pergi kapanpun.
Aku juga!
Welcome Korea!
Sana cepat pergi!
Kalau kau terlambat, mereka bakal heboh.
Sampai nanti!
Aku cabut!
I love Korea!
Datanglah ke Hotel Illuso jam 8 malam.
Tak perlu bawa bunga.
Apaan sih?
Kenapa belum datang?
Harusnya kubawa ponselnya Hyun Woo atau apa gitu.
Hei, aku menyuruhmu meeting dengan mereka.
Dan masih bisa molor?
Halo?
Iya.
Menjauh.
Joo Eun!
Menjauhlah.
Ya ampun...
Tolong aku...
Soo Jin, sebentar ya.
Joo Eun--
Dia menyuruhmu menjauh, kan?
Tolong aku.
Aku tanya karena saking penasarannya, tapi...
apa kalimat "tolong aku" sekarang ini sedang populer?
Kumohon.
Maaf aku tak bisa memukulnya untukmu, karena aku pemegang sabuk hitam.
Tolong... bawa aku ke suatu tempat.
Kemana?
Sejauh mungkin.
Kalau memungkinkan, keluar dari bumi.
Ayo.
Siap-siap!
Berangkat!
Subtitle oleh Darksmurfsub Indonesia
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Di mana ini?
Suite room, kamarku.
Lho, kenapa aku mesti kemari?
Kau tadi menyuruhku membawamu keluar dari bumi.
Bagimu, berada di suite room dengan pria sepertiku...
akan terasa seperti keluar dari bumi.
Baiklah.
- Baiklah? - Buka pintunya.
Biar kurasakan bagaimana rasanya keluar dari bumi.
Sakitkah?
Iya.
Sakit sekali?
Iya.
Maksudku bahumu, bukan perasaanmu.
Masa bodoh soal perasaanmu, tapi aku peduli keadaan bahumu.
Aku tak apa. Aku akan pergi.
Melihat kau sampai kaget begini, ini pertama kalinya buatmu, ya?
Apa?
Mau di sofa atau di ranjang?
Sendi bahumu keluar dari soketnya.
Nanti tolong pikir-pikir lagi kalau mau teriak karena kita sedang di hotel.
Aku bahkan belum ngapa-ngapain.
- Aku belum siap secara mental... - Siap mental apanya?
Awal-awal memang sakit, tapi nanti enakan.
Sebentar...
Kalau gerak melulu, tidak masuk nanti.
Tahan!
Dia mungkin salah paham.
Kita cuma makan malam.
Kenapa kalian harus kerja di firma yang sama?
Aku tak tahu harus bagaimana.
Jangan lakukan apa-apa.
Biar aku yang urus semuanya.
Kau tak perlu lakukan apa-apa.
Aku sudah terlanjur melukai perasaannya.
Tak seharusnya kulakukan hal yang sama padamu.
Aku merasa bagaikan wanita jalang...
Tidak buruklah.
Dasar.
Balas dendammu itu lumayan juga.
Apa karena aku memotong korsetmu?
Aku ingin balas dendam pada mantanku.
Buat apa aku balas dendam padamu?
Dia sudah jadi mantanmu?
Kau bahkan belum jambak rambutnya.
Kau lebih keren dari tampangmu.
Aku jauh berbeda dari tampangku.
Aku bahkan tidak tahu harus mulai dari mana.
Sepertinya pria itu tidak asing.
Masa?
Bagiku dia tampak begitu asing.
Meski kau sangat kesal sampai mau mengumpat
tunggulah sebentar.
Terima kasih.
Kau ahli pengobatan tradisional?
Aku tak memeriksa pasien.
Suhu tubuhmu terlalu rendah dan denyutmu terlalu pelan. Ditambah lagi...
Pokoknya, kau harus ke dokter.
Bahumu juga harus diperiksa.
Dari luar mungkin kelihatan tidak apa-apa...
Itu butuh beberapa hari untuk sembuh.
Luka berbeda dari bagaimana munculnya.
Aku pergi dulu.
Terima kasih atas semuanya.
- Baiklah kalau begitu. - Tidak.
Kau tidak tahan saat melihat orang sakit dan orang yang sedang dalam bahaya.
Kau tahu itu, tapi...
Mungkin dia menungguku.
Ayo kita ke suatu tempat dimana kau bisa teriak dan aku bisa berlutut.
Sendi bahuku tadi keluar dari soketnya.
Dia membantuku dan menyuruhku tenang.
Karena sudah diputuskan, kita selesaikan baik-baik.
Di antara air, jus, dan kopi, kau mau minum yang mana dulu?
Mau sekaligus kau guyur padaku, aku tak akan bilang apa-apa.
- Jangan salah paham. Yang barusan-- - Bicara soal salah paham...
Jangan salah paham. Meski aku di suite room dengan seorang pria...
kami tidak melakukan apa-apa.
Kau tadi terluka dan sebagainya, jadi aku paham...
Kau paham, kan?
Lantas kenapa kau beralasan?
Masuk diakal bila salah paham setelah melihatmu dan Soo keluar dari lobby.
Tapi kalau aku bersama pria di suite room, itu mustahil, iyakan?
Begitulah kau melihatku sekarang.
Tidak ada gunanya meski dibilang ini sudah berakhir.
Joo Eun...
Mari kita sudahi saja hubungan kita yang sudah lama ini.
Tapi ngomong-ngomong, apa kau sakit?
Saat ini harusnya bukan itu pertanyaanmu.
Pergilah.
- Soal Soo Jin-- - Sana pergi ke Soo Jin atau siapalah!
Pergilah.
Terlihat sepertinya aku yang dicampakkan.
Tapi justru akulah yang melepas perasaanku.
Tapi aku tak bisa berharap kau bahagia.
Aku tahu hal itu dari pengalamanku.
Terima kasih.
Kang Joo Eun sudah menyelesaikan hal besar hari ini.
Dan kalau boleh aku minta tolong...
Ini semua bukan salah Soo Jin, jadi...
Haruskah kubunuh saja bajingan ini?
Sekarang kita sudah putus...
Kalau kau tidak mau dibunuh gara-gara ini, tutup mulutmu.
Aku ini pengacara.
- Jadi-- - Iya, aku tahu.
Aku tahu lebih dari siapapun.
Kau ingin jadi pengacara yang pintar dan cantik.
Kau ingin jadi Cinderella dalam profesi yang sah.
Sekarang sudah kan.
Tapi...
Kau kehilangan banyak hal saat mencapainya, Joo Eun.
Oh ya?
Bagus bagimu aku jadi pengacara.
Tampang cantikku hilang, tapi kepintaranku masih ada.
Aku berusaha sekuat tenaga menahan diri dengan tingkah laku yang baik yang kupelajari.
Jangan siram bensin kedalam api, pergi saja sana.
Kalau mungkin, pergilah ke ujung dunia.
Asal tahu saja, aku pun tidak senang dengan situasi ini seperti halnya dirimu.
Ayo, aku akan mengantarmu pulang.
Kau mau aku menjalani hidup dineraka lagi dengan masuk dimobilmu?
Subtitle oleh Darksmurfsub Indonesia
Mau kemana?
- Nona. - Maaf?
- Mau kemana? - Ah...
Ke bandara.
Ajussi, maaf bisa tolong hidupkan pemanasnya?
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Pakai saja punyaku.
Apa hari itu hanya lipstikku saja yang masuk ke saluran air?
Bukan karena aku, kan?
Mulai sekarang aku akan berhenti senang melihatmu.
Mestinya kusiram kopi dan jus ke mukanya.
Sakitkah?
Sakit sekali?
Dari luar mungkin kelihatan tidak apa-apa...
Itu butuh beberapa hari untuk sembuh.
Kulipat sabuk perutmu di dalam tas.
Kenapa tak bisa lepas?
Impianku jadi Cinderella dalam bidang hukum.
Tapi aku hanya akan bahagia kalau aku kerja di bidang hukum.
Kenapa Cinderella di bidang hukum?
Apa yang tak kau punya?
Kau punya Ibu dan adik, dan...
punya aku.
Apa dia punya lesung pipi?
Sekali ada yang jatuh cinta sama lesung pipimu, mereka tidak bisa menampiknya.
Tak ada bandingnya.
"Cinderella" itu buku pertama yang dibelikan Ayah untukku.
Aku suka akhir ceritanya.
Mereka hidup bahagia selamanya...
Aku juga ingin jadi pengacara.
- Terus dengan siapa dia berbahagia? - Aku dan...
- Kau pikir dirimu? - Lihat saja kalau bukan aku.
Kau sudah mengalahkan Cinderella, sudah bagus itu.
Perjalanan yang amat panjang untuk jadi pengacara.
Heh rakun yang disana! Dasar!
Berhenti! Aku lihat kalian.
Buang rokoknya!
Kalau kutafsirkan cerita Cinderella kedalam makna hukum,
dia mungkin didakwa karena sudah menyebar cerita palsu tentang penganiyayaan.
Adapun kalimat, "Mereka hidup bahagia selamanya"
tak ubahnya omong kosong di dunia ini.
Pengacara Kang.
Jam 9 itu kepagian.
- Maaf? - Jam 9:30...
mungkin dia lagi rapat dengan Daepyo-nim.
Kalau gitu jam 10...
Baik. Mungkin dia harus ke toilet...
Mungkin masih ada tugas yang harus dilakukan.
Jam 11...
mungkin dia ragu karena merasa bersalah.
Pengacara Kang.
Tapi harusnya dia di sana jam 12.
- Ada urusan apa kau kemari? - Itulah yang mau kutanyakan.
Sebenarnya ada urusan apa kau kemari?
Kau melihatku di toilet di restoran hari itu, kan?
Aku tak tahu kalau wanita itu ternyata kau.
Hei, Oh Soo Jin.
Kau mau bilang itu cuma kebetulan saja?
Lebih tepatnya kalau aku punya rencana bertemu seseorang.
Kita bertemu di toilet itu memang kebetulan.
Ada lagi yang mau kau bicarakan?
Masih ada?
Kau belum makan siang, kan?
Kenapa tidak pesan sirloin steak?
Steak paling tebal di restoran kami.
Kurekomendasikan padamu yang sangat kurus ini.
Aku pesan green salad saja.
Tidak usah pakai dressing.
Tanpa dressing, apa enaknya itu?
Aku makan bukan karena rasanya.
Aku harus bicara dengan Joo Eun sekarang.
Kalau sudah catat pesanan kami...
- Augh, benar-benar... - Lee Hyun Woo.
Ini tempat kerjamu.
Kau mencipratkan air dan memecahkan beberapa piring...
Bukankah itu yang menarik dalam menjalankan bisnis sendiri, huh?
Begitu kan, Joo Eun?
Hari ini aku terima segala kekacauan atau kekerasan, oke?
Dasar jalang ini... Fighting!
Hyun Woo masih penuh semangat.
Kaupikir ada kemungkinan kita makan bersama?
Kau harus tetap makan.
Kalau kau tak makan, yang ada kau malah mabuk-mabukan.
Tidak bagus buatmu dan berat badanmu bakalan naik.
Soo Jin.
Oh Soo Jin.
Bicaralah.
Apa aku ada salah?
Kau mau minta maaf duluan?
Oh Soo Jin.
Mungkin kau tidak ingat.
Tapi ini keahlianku dalam bicara kasar dan langsung pada intinya.
Jadi katakan saja, entah itu minta maaf atau kau mau beralasan.
Woo Shik menyuruhku untuk tidak melakukan apa-apa.
Katanya biar dia yang urus.
Kau mau aku buat alasan?
Yah...
Kau mungkin lebih tahu orang yang jatuh cinta terlepas dari siapapun itu.
Mengenai tanggung jawab moral...
Kuakui.
Aku tak melakukan apapun sehingga aku harus minta maaf, tapi...
Apa mungkin, kalau aku bilang maaf akan ada yang berubah?
Dasar.
Karena kau jadi langsing dan cantik semuanya jadi lelucon bagimu?
Kau kira aku juga lelucon? Sadarlah.
Aku Kang Joo Eun.
Apa kita masuk dalam mesin waktu?
Yah, aku bisa mengerti.
Aku tahu bagaimana dirimu dulu.
Sedih mengatakannya, tapi...
justru kau yang harusnya sadar.
Apa?
Seluruh dunia yang fokus pada kecantikanmu...
Woo Shik yang teguh padamu...
Waktu itu kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan...
Semua yang kau suka mungkin ada di sana, tapi tidak bagiku.
Yang kusuka semuanya di sini, sekarang ini.
Jadi masuklah ke mesin waktu sendiri kalau kau ingin kembali.
Yah, kita sudah selesai bicara, kan?
Kau...
Kau lakukan ini karena Lee Ji Hoon?
Siapa?
Ya ampun.
Itu sudah lama sekali.
Dasar.
Makannya biar aku yang bayar.
Karena aku merasa bertanggung jawab.
Subtitle oleh Darksmurfsub Indonesia
Dia nanya apa karena Lee Ji Hoon?
Dia tak tahu betapa aku sangat menyukainya...
Lee Ji Hoon "Our Beautiful Young Days." Bagian kedua akan dimulai sekarang.
-=Seoul tahun 2001=- Hari ini kita bahas,
"Apa yang ingin kukatakan padamu" akan dibacakan oleh pendengar kami, Oh Soo Jin.
Halo.
Halo.
Aku agak sedikit tembem...
Idih, kenapa dia pakai ngomong gitu segala?
Harusnya dia bilang pada dunia, kalau Ji Hoon miliknya.
Aku tak punya banyak teman.
Meski aku begitu, ada seorang teman yang selalu menyemangatiku.
Ini yang dia katakan padaku.
Alasan bertambahnya berat badan adalah...
kau merasa kesepian atau bermasalah, ataupun keduanya.
Dia bilang padaku kalau aku juga kesepian atau bermasalah, atau keduanya.
"Yang ingin kukatakan padamu" hari ini adalah...
Terima kasih selalu ada untukku!
"Aku mencintaimu" oleh Kim Dong Ryul.
Bagus, Soo Jin.
Soo Jin!
Diterjemahkan oleh : -- O M J Team --
Apa kita masuk dalam mesin waktu?
Semua yang kau suka mungkin ada di sana, tapi tidak bagiku.
Yang kusuka semuanya di sini, sekarang ini.
Justru kau yang harusnya sadar...
Ma'am!
Pengacara Kang, mau kupanggil sekuriti?
Aku mengenalnya.
Tuh kan?
- Ada urusan apa kemari, Ji Woong? - Anu...
Aku mencemaskanmu dan aku juga sedang ada urusan disini.
Tapi Ma'am, kenapa kau abaikan SMS-ku?
Ma'am, sibuk? Ma'am, kau di mana?
Aku sangat sibuk jadi tidak lihat.
Ah, aku mau tanya padamu soal ini.
Kontrak mengenai sponsor dengan sebuah agen.
Ini yang kaukerjakan, huh?
Akan kulihat-lihat.
Oh ya, terima kasih banyak untuk yang di pesawat kemarin.
Tidak masalah.
Itu sudah takdir bagi Ma'am dan aku. Destiny.
Tuh kan? Kita bertemu lagi.
- Kau yang datang menemuiku... - Yah, tidak masalah.
Sebentar. Apa itu?
Ma'am kalau makan yang begituan, Ma'am bisa sakit lagi.
Ma'am bisa kehilangan nice face ini.
Kau tahu Jennifer Anderson?
Bukannya dia yang ada di Stella Show?
Yang merombak total penampilannya dan mengubah hidupnya...
- Tidak, dia menemukan kehidupan barunya? - Benar.
Lihat? Jennifer Anderson jadi sangat bahagia.
Sekarang dia dipanggil ratu dari para ratu.
Ma'am juga bisa. Kenapa tidak?
- Pesanan Anda datang. - Cemilan malam.
Pesanan Anda.
- Siapa? - Aku yang tinggal di lantai bawah.
Kutaruh paket Anda di sini.
Ah, ya. Terima kasih.
-=UGD Rumah sakit Hanmaum, Seoul=-
Siapa?
Lama tak bertemu.
Untuk saat ini, hanya Presdir dan aku.
Direktur Kim mungkin tidak sadar.
Kau kemari sebagai Direktur?
Bagaimana kalau sebagai Ayahmu?
Pasti urusan yang sangat penting.
Sekarang kau bahkan bisa bercanda, pasti selama ini kau baik-baik saja, kan?
Direktur Jung akan dipindahkan ke kantor cabang di Amerika.
Presdir yang memintamu kesini?
Aku bertanya kalau kau mau aku mengundurkan diri demi kau.
Aku tidak suka duduk lama-lama.
Jadi aku berdebat sekarang.
Kau mungkin sudah tidak muda lagi untuk main-main.
Kami kirim barang Anda yang tertinggal di ambulans.
Pakailah. Sebenarnya, kau kelihatan imut dengan bulu.
John Kim?
Kau atlet?
Aku manajer dan trainer.
Aku terkenal.
Sekarang kau bisa melupakan dia yang dulu.
Jennifer Anderson jadi sangat bahagia.
Tuhan menciptakan Jennifer.
John Kim menyempurnakannya.
Ma'am juga bisa. Kenapa tidak?
-=Trainer Ji Woong=-
Wow, Ma'am ada apa?
Berjanjilah padaku kalau kau akan mengatakan yang sebenarnya.
- Kau John Kim, kan? - Apa?
Kau John Kim, iyakan?
Kau benar.
John Kim.
Diterjemahkan oleh : -- Oh My Jisub Team --
Like! Fanpage DarkSmurfSubIndo Follow>>Twitter : @Dssindo BLOG : dssindonesia.blogspot.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.