Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
URFAN BLOG www.urfan.my.id
Cerita ini berdasarkan kisah nyata. Beberapa mungkit sudah dimodifikasi.
Untuk cerita kali ini,salah satu pendengar kita mengirim ceritanya ke fanpage dengan sebuah foto pria dan wanita
Mereka memegang tangan satu sama lain di sebuah gunung. Di lihat dari fotonya,sepertinya diambil di bagian utara Thailand
Sebenarnya,ini terlihat seperti laki-laki dan wanita biasa.
Akan tetapi,bagian penting dari deskripsi yang ada di bawah foto, Orang ini menulis...
"Jika suatu hari,kita tidak menjadi pasangan, apakah kita bisa kembali menjadi teman lagi?"
Bisakah mereka melakukannya?
Lebih lanjut,dia menceritakan kepada kami...
Sawad dee ka?,P'aoi P'chod. Namaku adalah Fang.
Jika suatu hari,kita tidak menjadi pasangan lagi,kita akan tetap berteman. Aku janji.
Aku janji.
***Hip Hippo. Memiliki ukuran besar. Berjalan Lambat. Ta La La~ Ta La Lung~ ***
Lebih Keras! Lebih Keras!
***Hip Hippo. Memiliki ukuran besar. Berjalan Lambat. Ta La La~ Ta La Lung~ ***
Sudah duduk!
Sekarang,pemujaan untuk Dewi Kasalong.
Dia memakan laki-laki untuk hidup. Di tahun pertama laki-laki dan perempuan harus berpura-pura menjadi suami istri.
Jika Dia mengetahui kalau kamu berbohong,Dia akan menghukummu.
Aku punya teman laki-laki. Kami sudah dekat sejak tahun pertama kami bertemu.
Kemana kau membawaku? Aku takut.
P', kau tidak harus bersikap keras padaku.
Sekarang,kalian harus membohongi Dewi kalau kalian adalah suami istri.
Suami Istri? "The Secret of the Promise"
Siapa kamu?
Namaku Ter. Kamu?
Aku Fang.
Apa kau dari Bangkok?
Aku dari mana-mana,bagaimana denganmu?
Sama.
Apa kau dari Bangkok?
Dari mana-mana.
Gila!
Nama panggilan Ter,Nama lengkap Supaphong
Lulus dengan nilai baik,ibumu menjual makanan,kau anak tunggal, ibumu bernama Elle,ayahmu bernama Yai, Suka warna biru,Suka Manchester United, tinggimu 178cm,beratmu 65kg.
Hmmm apa lagi? Ohh! Kau kidal,fotografer lahir 29 Oktober,mempunyai anjing bernama Chocolate.
Dan apalagi? Apa lagi? Sebentar. Ohhh!! Kau menyukai kopi,jenis kopi apa? Dengan susu dengan gula,atau dengan...?
Uhh... Tenanglah. Aku belum menanyakanmu apapun.
Aku bilang padamu,senior ingin kita seperti pasangan sesungguhnya. Aku harus tau tentangmu sebanyak yang aku bisa,mengerti? Lalu aku bisa menjawab Dewi Kasalong.
Emmm..aku tidak tau sama sekali tentangmu. Aku ingin kau menceritakan tentang dirimu.
Namaku Nutnicha
Lulus dari Triam Udom Suksa,orang tua berpisah,lalu aku tinggal dengan bibi. Dia seorang perawat. Aku tinggal di Parknum, dan...
Stop,stop,stop.
Omg,kau berbicara terlalu cepat. Siapa yang bisa mengingat itu? Hmmm. Orang Bangkok benar-benar berwatak panas.
OK,mari kita mulai semua. Dimana rumahku?
Pratunum?
Oii.. Parknummm!
Hey! Bagaimana bisa Pratunum dan Parknum terdengar sama olehmu?
Pratunum menjual baju dan ayam Hainan dengan nasi yang diasinkan. Parknum tidak mempunyai makanan enak.
Bagaimana aku bisa tau semua itu?
Kau berkata sekali dan sangat cepat. Aku tidak bisa mengingat semuanya. Aku bisa mengetahuinya jika aku pernah ke sana, tapi aku tidak pernah pergi ke sana
Kau benar-benar tidak pernah ke Bangkok?
Tidak pernah.
Ya ampun.
Ya,selain Chiangmai dan Chiangrai
Aku tidak pernah pergi lebih jauh dari tempat ini.
Kenapa?
Aku suka tempat ini. Aku tidak tau kenapa aku harus pergi ke tempat lain.
Sudah cukup! Ini waktunya memuja Dewi Kasalong.
Huh? Apa? Tunggu? Sudah Selesai?
Kalian berdua ada di depan Dewi Kenapa kalian tidak menghormat padanya? Sujud! Kenapa aku harus mengajarimu?
Ok,Ulangi aku. Sawad dee ka Dewi Kasalong.
Sawad dee ka Dewi Kasalong.
Tolong berbaikhatilah pada kami.
Kalian saling melepaskan penutup mata dan bersiap untuk memuja Dewi.
Cepatlah!
Biar kulakukan sendiri.
Ah! Dimana Dewi Kasalong?
Di sini!
Ini Snack. (Ka-Nom-Peab)
Ton-Peab adalah pohon Kasalong (Pohon Oak)
Cara orang menyebutnya membuatnya terdengar mirip.
Kalian berdua harus menghabiskannya. Jika tidak kalian tidak boleh pulang.
Ayo makan! Makan. Makan. Kunyah. Kunyah. Makanlah!
Cepatlah!
Aku tahu. Untuk apa kau terburu-buru?
Cepatlah,kenapa kau mengunyah terlalu lamban?
Tunggu,makan pelan itu baik. Jika terburu-buru, senior akan mencari tau kenapa kita terburu-buru. Benar? Santai saja...
Kau baik-baik saja? Pelan-pelanlah. Apa ini membantu?
***My friend,where is your dream? My friend,where are you going?**
***My friend,are you still having your dream? My friend,where is your happiness flyng to?***
***The way of your long dream. That railroad way of your dream will take us cross things. How far it will take us to the end? We could only see the emptiness..***
Hei! Biarkan aku duduk bersamamu.
Imut,putih,berpostur bagus, bentuk hidung yang sempurna,dan mata yang besar. Ibu dari anak-anaku nanti.
Kapan pertunjukannya? Aku harus melihatnya. Hey! Ini jumat nanti! Hei! Ayo kita lihat.
Aku tergila-gila dengannya. New sangat imut. Sempurna.
Makan bekalmu. Nanti kau terlambat.
Oh,kau terlihat mirip dengannya
***Jangan Ji-Ja (suara yg membuat orang lain gila) terlalu banyak. Nanti kau bisa gila. Masalah kecil akan jadi masalah besar. Jia kau merubah menjadi Ja-Ja,bukankah lebih baik? Aku pikir ini lebih baik,tetapi kau tetap gila,aku harus pergi***
Ohhh!!
***Aku tidak tau mengapa kau jadi gila. kau tidak bicara dan cemberut. Kau membuat suara bising dan menggangu.
Siapa yang membuatmu gila dan cemberut? Sakit kepala atau sakit punggung? Kau harus ke dokter,sayang. Menyakiti lenganmu atau kakimu...***
Ohhh! Aku gila karna kalian. Mengapa kalian selalu berisik? Aku tidak bisa berkonsentrasi. Bisakah kalian diam?
***Aku akan mempertimbangkannya. Aku akan diam***
Hey! Ter,sampai berapa lama kau akan menggangguku? Kita harus menyelesaikan tugas ini besok, Apa kalian tidak ingin menyelesaikannya? Kenapa kalian menyanyi terus?
Hey Nu Fang,dengarkan aku dulu. Tugas yang kita kerjakan itu tugas seni. Kita akan mengerjakannya nanti.
Lihat dirimu. Kau menggambar,menghapusnya lalu membuangnya. Menggambarnya lagi,menghapusnya lagi lalu membuangnya lagi. Tugas itu tidak akan cepat selesai.
Bersantailah,dan kau tidak perlu menghapus lagi.
Hey! Kau tertarik bernyanyi dengan kami?
Kemarilah. Bergabunglah dengan kami. Cepatlah kemari.
Gembira luar dalam.
Yeah,kau benar.
Jangan malu-malu wanita Bangkok. Duduklah di sini. Kita punya lagu untuk wanita Bangkok ini.
Lagunya berjudul, "Alergi terhadap Bangkok"
***Apa kau serius datang ke sini untuk pengobatan? Semua orang Bangkok mengerikan. Semua wanita Bangkok jujur. Kau di sini tidak untuk menghianati kami,benarkan?***
Ayo kita cari sesuatu untuk dimakan.
Apa energimu berkurang hanya dengan bernyanyi?
Apa yang akan kita makan?
Oh! Aku tau, Ayo makan gratis di rumah Ter.
Ohhh Yeahhh.
Aku suka kata GRATIS.
Ayo.. Yeahh... Sepertinya kau tidak ikhlas.
Temanku memang teman yang sangat baik.
Oh! Ayah, sawad dee kaa...
Sawad dee ka.
Nikmati tempat ini.
Dimana ibu?
Dia sedang menggoreng makanan di dapur.
Awe, biarkan aku membantumu.
Naw,aku tidak ingin kau melakukannya.
Hey! Melihat ayahmu sendiri,tetapi tidak membantu. Anak tak berterimakasih.
Aku ingin melakukannya,tapi kau mengambilnya duluan.
Kau terlalu lamban. Aku ingin memukulmu dengan tangan belakangku.
Cepatlah! Esnya mencair.
Meja itu?
Ibu,Sawad dee kaa...
Dee ka
Aku di sini untuk makan gratis lagi. Apa yang bisa aku bantu?
Kau bisa mengambilkanku kecap?
Dan.. sebuah piring untukku.
Ini..
Hummm... Wanginya enak sekali.
Berhati-hatilah.
Aku akan membawakannya untukmu.
Cheer! Cheerr! Cheerrr!!
Hei! Dimana esku? Dimana beer mu?
Cheerr!!
Aku tidak akan pulang jika aku tidak minum.
Cheerr!
Kalian payah.
Hanya aku yang bertahan?
Bangunlah,Ter! Bangun! Bangun! Banguun!!
Hey! Sampai berapa lama kau meremasnya? Itu sudah membuatnya mengecil. Tidakah kau berhenti?
Masih mau melakukannya?
Lakukan sekali lagi.
Teruskanlah,Fang. Kau bisa menyakitinya semamumu. Ter butuh hukuman. Dia tidak mau mendengar.
Aku anakmu,kenapa kau membelanya?
Aku tidak punya anak yang tidak mau mendengarku.
Arrggg! Pensilnya patah.
Aku akan merautnya untukmu.
Apa sudah selesai?
Sudah.
Fang,tolong ambilkan piring.
Taruh nasi itu di tempatnya.
Berhati-hatilah.
Ya..
Tunggu! Yang lain juga lapar!
Apa? Kau memperingatinya tapi kau sendiri makan. Dari siapa kau dapat kebiasaan itu?
Aku akan membuangmu dan mengangkat Fang menjadi putriku,apa itu ide bagus?
Ya,Fang lebih berguna. Dia melakukan segalanya dengan lambat.
Kalian bilang itu. Membuatku sakit.
Aww.. Aku ingin bertanya,aku punya anak laki-laki atau banci?
Banci.
Cepat makan. Kita harus bekerja.
Sudah selesai! Aku menang!
Ya,Kau yang terbaik. Terbaik di dunia ini.
seorang seniman,harus membuat suasana hati yang bagus di sini. Kapan aku akan menyelesaikannya?
Ayo lakukan ! Aku akan membantumu memiliki suasana hati yang baik. Tunggu sebentar!
Apa yang akan kau lakukan?
Lihat saja.
I need youuuu!! Want yoouuu!! Love youuu!! Bagus tidak?
Yeaah.. Bagus. Kenapa kau menanyakannya padaku?
Kau tidak tau cara memainkannya tapi tetap memainkannya. Kau mau aku mengajarimu?
Kemarilah! Ayo ajari aku!
Biasanya,Aku tidak mengajari siapapun.
Kau tidak menyelesaikan pekerjaanmu?
Akan kuselesaikan nanti. Lagu apa?
Lagu... Lagu.. "How to trust?"
"How to trust?" ya?
URFAN BLOG www.urfan.my.id
Okay,pegang seperti ini. Lihat,petiklah.
Biarkan aku melihatmu melakukannya.
kau lihat? Seperti ini.
***Red lips,how can I trust? Beautiful face,how can I trust? Wearing cropped top,how can I trust? That wasn't me,how can I trust?***
***Red lips,how can I trust...***
Arrggg! Apa-apaan ini! Aku tidak bisa tidur. Kalian akan melihat kemarahanku!
P',bisakah kau katakan pada mereka untuk diam? Aku ingin tidur. Ini sudah jam 11 malam.
Apa kau mendengarku?
Aku akan katakan pada mereka.
Kita sampai.
Biar aku lepaskan helm mu.
Cepatlah! Kau bisa tidur di atas. Di kamarku.
Hmmm,aku bisa tidur di bawah.
Kau sedang tidak sehat. Tidurlah. Jangan keras kepala. Cepatlah! Lihat! Kau menguap jelek sekali.
Aku tidak ingin merepotkanmu.
Hmm.. Tidak merepotkan. Masuklah.
Sungguh. Aku berharap bermimpi indah nanti.
Apa yang kau maksud memimpikanku?
Ayah,sawad dee ka. Ibu,sawad dee ka.
Apa kau tidur nyenyak?
Seharusnya nyenyak. Lihat,dia bangun siang.
Kau hanya bangun 10 menit lebih awal. Jangan membual.
Fang,Ter menceritakan kisah itu padaku. Saat ini orang tidak menghargai yang lain. Orang baik sekarang sulit ditemukan.
Semua orang memikirkan diri sendiri tapi tidak peduli pada yang lain.
Jika aku jadi kau dan bertemu "Redlips,how can I trust" jam 11 malam, aku akan mencari kayu dan memukul mereka, jadi bibir mereka benar-benar merah.
Bagaimana kabarmu? Apa sudah membaik?
Aku sudah tidak sakit kepala,tapi masih pusing sekali.
Ok,makanlah,jadi kau bisa minum obat. Setelah itu kita bisa kembali ke apartement.
Aku tidak yakin dia mau menemui mereka. Biarkan dia di sini. Aku lihat dia menggambar setiap hari.
Di malam hari kau mengantarnya. Mengendarai motor malam hari berbahaya,benarkan?
Apa baik-baik saja? Aku tidak ingin merepotkanmu. Satu hal lagi, Aku datang hampir setiap hari hanya untuk makan gratis.
Sama sekali tidak. Kita makan bersama. Kau juga wanita baik. Kau membantu Ter untuk konsentrasi dengan sekolahnya. Aku suka itu.
Di rumah ini,Aku penguasa. Jika aku berkata apapun, tidak ada orang yang bisa membantahku.
Apa kalian setuju?
Ya.
Kalian tidak akan berani.
Makanlah.
Aku ingin americano,tanpa gula,tambahkan es.
Hey! Apa kau tidak bosan minum kopi tiap hari? Jika aku punya toko kopi,apa kau akan datang untuk minum kopi?
Aku ingin satu Makieng. (Minuman khas Thailand)
Bagaimana bisa buka toko kopi kalau kau memesan Makeing tiap hari?
Ah! Mengapa kau tidak menggambar?
Aku sedang minum kopi.
Tidak bisakah minum kopi dan menggambar bersamaan?
Apa kau pernah dengar,"berjalan satu langkah dalam satu waktu dan makan satu gigit dalam satu waktu?" Melakukan satu hal dalam satu waktu.
Fang! Fang! Cepatlah! Mengapa kau sangat lama?
Tenanglah. Pernahkah kau mendengar, "Mandi dalam satu waktu dan menyikat gigi dalam satu waktu?"
Tapi aku sudah tidak tahan...!! Cepatlaahh...!!!
Ibu,mengapa kau membersihkan mejaku? Aku tidak bisa menemukan apapun.
Aku yang melakukannya.
Kenapa?
Karna itu cukup kacau untuk kecoak membuat sarang.
Hummm!! Mungkinkah itu! Membersihkan seperti ini,tidaklah sama. Aku tidak bisa menemukan apapun.
Karena itu sangat berantakan.!!
Kau... Kau tidak perlu membersihkannya. Biarkan saja berantakan,itu bukanlah masalah
Karena berantakan kau tidak bisa menemukan apapun. Di sini sangat kotor!
Aku bisa menemukan brang ketika berantakan. Aku bisa menemukannya karena meletakan di tempat yg sama. Itu lebih baik,mengapa kau membersihkannya?
Karena sangat berantakan!
Ohhh!!! Mengapa kau tidak mengerti?!
Mengapa kau marah? Aku sudah membersihkannya!
Kau tidak perlu melakukannya! Aku tidak memintamu untuk membersihkannya!
Aku bertindak benar.
Lain kali,jangan melakukannya.
Aku bertindak baik! Mengertilah!
Jangan merepotkan.Terima kasih!! Lain kali, kau tidak perlu melakukannya! Biarkan saja seperti itu!
Biarkan seperti itu?
Ya!
Ini aku!
Apakah itu kau,Fang?
Ya ampun Fang,Kau menakutiku.
Kau....
Mengapa kau tidak tidur?
Aku tidak bisa tidur. Aku rindu ibuku. Aku pikir,setelah semester ini, Aku bisa pulang ke Bangkok menemui ibuku.
Ya,pergilah. Satu menit yang lalu,aku hampir memukulmu dengan pot besar. Aku pikir kau adalah hantu.
Kau tidak akan berani. Aku punya jimat dari Budha.
Siapa yang menyuruhmu memakai bedak seperti ini saat tidur?
Nenekku mengajarkanku,agar wajahku tidak keriput.
Kau sudah keriput! Gila,Aku tidak bisa tidur.
Ibu. Ibu,Kau masak apa hari ini?
"Ibu dan ayah pergi membuat jubah dan lainnya untuk biksu bersama bibi Jeab. Aku akan kembali minggu depan. Jika tidak ada kebutuhan mendesak,jangan telpon ibu."
Pesan kopi nya 1 gelas.
Hallo! Apa ini Aof? Apa kau punya waktu malam nanti? Ayo kita makan Moo-Kra-Ta (BBQ). Ohhh,apa? Okay,bisa lain kali. BYE~
Hallo..
Hallo,Fang. Kau sedang apa?
Aku pergi makan di luar bersama ibuku.
Kapan kau akan kembali?
Hmm... Rabu depan.
Apa hari ini hari keluarga? Aku telpon temanku,dan mereka semua sibuk.
Huh? Apa yang salah denganmu? Protes seperti pria tua kesepian.
Aku tidak kesepian. Hanya sedikit bosan. Lupakan lupakan,pergilah makan bersama ibumu.
Umm.. Okay.
Hello. Siapa ini? Ohh.. Kru Kao? Kau perlu sesuatu? Oh,ya.. Aku ada waktu. Besok? Okay.
Aku bukan fotografer terbaik. Aku hanya ingin membantumu. Ya,aku akan menemuimu nanti.
Surprise...!!! Aku membelikanmu hadiah. Aku pikir ini cocok untukmu.
Tertle. (Kura-Kura Ter)
Okay. Kau bilang,kau akan kembali Rabu depan. Sekarang hari Jumat.
Aku mendengar suara mengerikan ketika kau menelpon. Aku pikir,kau sangat kesepian dan akan bunuh diri, jadi aku ke sini untuk menemanimu.
Apa kau sudah tidak rindu ibumu?
Nah,aku lebih merindukanmu.
Benarkah?
Dimana orang tuamu?
Mereka pergi untuk keperluan biksu. Setiap tahun melakukannya.
Awww.. Mereka pergi membantu orang lain dan tidak mau membawa orang penuh dosa sepertimu.
Umm-hmmm. Kau berbicara begitu baik.
Jadi kau ditinggal sendiri.
Yeah, aku akan menutup restoran dan pergi ke gunung.
Gunung?
Umm
Ingin pergi?
Yeah,Ingin pergi? Ingin pergi?
Hey,aku mudah terhasut.
Yeahh!!
Yep,ayo kita berkemas.
Ayo!
Dengan pakaian ini?
Umm,sangat panas.
Tapi,di sana sangat dingin.
Bukan masalah,aku punya syal.
Okay.
*** My friend,where is your dream? My friend,where are you doing?***
Kabut!
*** My friend,are you still having your dream?***
Di sana juga ada kabut!
***My friend,where is your happiness flying to? The way of your long dream. That railroad way of your dream will take us cross things. ***
Kenapa? Apa kau kedinginan?
Hanya sedikit.
Aku sudah memperingatkanmu,tapi kau tidak percaya. Kau mau duduk di dalam? Aku akan bilang 'P
Hey! Tidak perlu. Aku duduk di depan,kau duduk di belakang. Kita harus kedinginan bersama.
*** My friend,there is a long way to go. My friend,where is your dream?***
***My friend, will you come with me? Oh. My friend,where is your destination?***
*** The way of your long dream. That railroad way of your dream will take us cross things.***
***How far it will take us to the end? We could only see the emptiness.***
*** Nobody knows,do you still want to come with me? ***
Berikan aku tanganmu.
*** Walk up with believed heart. Don't know how far the way is. ***
*** Still looking for the floating heart.***
*** Into a huge dreamland,but still don't know how far is the destination.
***Continued to go no matter it will be bad or good. The only person will know is you,only you.***
*** Just you,only you. ***
Hari itu,Aku punya perasaan aneh yang mengejutkan diriku. Aku juga merasa dia merasakan hal yang sama.
Sangat cantik.
Aku?
Pemandangannya.
Sangat indah.
Yeah,cuaca yang bagus.
Bagus aku bisa datang bersamamu.
Fang,bisa aku memelukmu sekali?
Ini sungguh-sungguh.
Apa?
Aku tidak pernah tau,aku bisa merasa nyaman ketika memelukmu.
Fang,bisa kita menjadi seorang pasangan?
Aku? Aku bukan tipe idealmu.
Aku tidak tau. Tapi,aku punya perasaan baik terhadapmu.
Aku takut...
Dengan apa?
Jika kau bukan yang terbaik,dan semua tidak berjalan baik. Apa kita bisa tetap bersama?
Ayo lakukan ini. Jika suatu saat kita bukan seorang pasangan. Kita akan tetap menjadi teman. Aku janji.
Aku janji.
Apa kau pacarku sekarang?
Mungkin.
Hey! ***I will always be with you***
Kita pasangan sekarang.
*** Dont matter how far even you are afar to the other side of the sky.
My whole heart will stay next to you. I will stay here with you. At the night without any light,
but our hearts will meet. Let's my love be next to you ***
Cinta dengan orang terdekat. Hal yang harus anda jaga baik-baik agar tidak hilang adalah "Persahabatan" dan "Perasaan baik"
Maaf.
Tidak mengapa. Kau tidak perlu merasa bersalah.
*** My friend,where is your dream?
Jika kau makan terlalu cepat,senior akan... Nggg
Aku ingin muntah.
Ini tidak akan rusak,aku sudah bilang padamu,ini kuat. Biarkan aku melihat kondisi helm mu.
Hanya berpikir kita seumuran. (Focus lebih tua dari Kao)
Kau bisa merusak wajahku juga.
Tubuh gemuk,how can I trust?
Apa ini benar?
Wajah gemuk,how can.. hahaha...
Stop! Kita tidak perlu bernyanyi lagi.
URFAN BLOG www.urfan.my.id
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.