All language subtitles for Chuugaku Seinikki EP02 720p x265 AAC-AOZ [SubtitleTools.com]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Bagikuy

Edited at https://subtitletools.com

"Saat aku mencoba mengatakan sesuatu..."

"Mei 2015"

"...aku malah menghancurkan diriku sendiri."

Ya.

Soal formulir aspirasi masa depanmu, Tolong segera dikumpulkan.

"Pada hari itu..."

"... Aku jujur kepada Hijiri-chan."

"Entah bagaimana momentum itu terjadi..."

Sensei!

Sensei...

AKU...

... Aku suka padamu, Sensei.

Aku Jatuh Cinta kepadamu!

Aku tidak mengerti sama sekali...

...Aku tidak tahu harus berbuat apa.

Aku pikir kamu membenciku, Kuroiwa-kun.

Terima kasih.

Kamu ditembak? Sama seorang siswa?

Ya, Itu dari Kuroiwa-kun yang aku ceritakan sebelumnya.

Aah, dia yang bermasalah, kan?

Jadi dia membuatmu dalam masalah karena dia menyukaimu?

Ah, ah, matikan.

Tapi Aku kira dia tidak serius soal itu.

"Aku jatuh cinta padamu, Sensei"...

... begitulah cara dia mengatakannya. Ya, seperti itu.

Untuk mengatakan hal-hal seperti "Aku Jatuh Cinta Padamu Sensei"...

Bukankah itu seperti Hukuman Permainan? Apakah ada yg menyuruhnya melakukan itu?

Hmm...

...mungkin.

Dia benar-benar melamun.

Ente lagi suka ama Cewek, ya?. Paham ane mah...Tuh lihat Muke Ente.

Kayagnya ane bener nih.

Udah ente tembak, coy?

Apakah kamu pergi dengannya?

Bukan begitu.

Ane denger ente berantem lagi ama nyokap ente.

Ya, Dia adalah seorang pasifis yang tidak suka bertengkar dengan orang lain.

Kalau ente gak keberatan, ane bisa bantu berdamai dengannya.

Jika dia tidak mau memberitahuku apa pun...

... aku sudah tidak peduli lagi.

- Mana 'terima kasih untuk makananmu?' - Terimakasih untuk makanannya.

- Hei tunggu! Kamu ini kenapa sih... - Ini dari Ayah.

Cepat kembalikan! Ayolah, kamu tidak akan mengerti!

"Sebagai ayahnya..."

"Aku ingin bertemu Akira"

Jadi kamu sudah bilang pada Shotaro kalau kamu tidak bisa tinggal bersamanya?

Ya.. untuk sekarang ini

Maukah kau menikah denganku?.

Aku akan terus menjadi seorang guru di sini sampai aku mengirim semua siswaku yang ada dikelasku sekarang ini.

Jadi aku pikir kita akan mengadakan upacara pernikahan tahun depan.

Jika memang demikian, mengapa kamu terus memperhatikan teleponmu sepanjang waktu?

Dia belum menghubungiku sama sekali semenjak itu.

Kenapa kamu, Shotaro, apa kamu merasa sedih?

Aku paham deh. Dia akhirnya memutuskan untuk memintamu menikah dengannya...

... dan dia sangat antusias tentang itu. Jadi, jika kamu bisa segera mendaftar menjadi keluarganya...

... itu seperti melintasi garis finish.

Tapi itu pasti akan membuatnya merasa kehilangan waktu yang tepat.

- Pernikahan adalah tentang momentumnya. - Benarkah?

Ya, aku juga seperti itu. Tiga bulan setelah bertemu suamiku...

... kami segera hidup bersama, lalu menikah. Kemudian dengan momentum Mach, dan aku masuk dalam daftar keluarganya.

Sudah kuduga, ketika kamu menikah, momentum itu sangatlah penting. Ini berlaku untuk semua orang.

- Tapi aku tidak berpikir itu sama untuk semua orang. -sudah kubilang , itu sama.

- Benarkah? - Ya, sungguh. sudah kubilang...itu benar.

- Mach, Mach. - Mach, Mach?

"Apakah kamu punya rencana pada hari liburmu berikutnya? Kurasa aku akan pergi ke Osaka."

"Koboshidaira"

"Osaka"

Meskipun dia terlihat sangat bahagia ketika aku melamarnya...

... lalu dia berkata seperti ini, "Aku ingin terus menjadi guru".

Lalu apa dengan reaksi bahagia itu sebelumnya?

Kamu pikir dia akan segera berhenti.

Karena kamu, Kawai Shotaro yang hebat, yang memiliki penampilan dan kemampuan sempurna, telah berkata...

"Hei, gadis, kita akan menikah. Jadi kamu harus ikut bersamaku ke Osaka..."

"... dan mengurusku."

Aku benar-benar tidak akan melakukan itu. Itu sangat kasar, bukan?

Ketika kamu berpikir dia akan terbang ke tanganmu Tidak diduga dia berkata, "Tunggu sebentar".

Itu sangat melukai harga dirimu.

Yah, aku mungkin merasa sedikit lebih baik jika kau mengatakannya seperti itu...

Aah, aku ingin tahu apakah di dalam diriku, bahkan hanya untuk 1 mm...

...Aku memiliki sisi yang menjijikkan seperti itu.

Berbicara tentang sisi yang menjijikkan, malam itu...

- Apakah kamu mengundangku? - Aku hanya lapar saja

Jadi bagimana? Mau mampir?

Skip deh. sepertinya aku pulang saja.

Aku hanya memintamu untuk makan malam bersama.

- Aku mengatakannya untuk kebaikan. - Aku minta maaf.

Kamu membuatnya terdengar seperti aku akan menggigitmu...

Tidak, aku hanya tidak enak kalau hanya ada kita berdua...

Tapi kurasa aku terlalu memikirkannya. Kamu sudah punya pacar.

Eh kenapa nih?

- Hati-hati Donk. - Maaf maaf.

Aku baru saja sedikit mabuk.

Jika kamu tidak bisa minum, jangan minum terlalu banyak.

- Ah, kami sudah sampai. - Ya Silakan pakai sepatumu.

Jangan diketawain donk.

Hei, tolong taruh dengan benar. Baik.

Itu berbahaya!

Kamu enteng banget. Apakah kamu punya organ internal?

Hei, ada apa?

Aku sedang libur...jadi aku mampir kesini.

- Mungkinkah kamu sengaja membuatnya mabuk? -Gak kok...

Terima kasih ~

- Lihatlah, mulai hari ini, mereka memakai seragam musim panas mereka. - Selamat pagi.

- Sangat menyenangkan melihat mereka terlihat sangat rapi. - Selamat pagi.

Selamat pagi.

Selamat pagi, Kuroiwa-kun. Kamu harus mengenakan seragam musim panasmu, tapi...

Aku baru menyadarinya ketika aku belok di tikungan.

Sudah terlambat.

Selamat pagi.

Kuroiwa ~!

Maaf, aku pikir itu adalah target.

- Hei, ada apa denganmu? - Apakah kamu memakai seragam itu dengan sengaja?

- Pasti. Dia sengaja memakainya. - Bukan begitu.

Selamat pagi. Hei, itu dilukis, bukan?

Selamat pagi ~

Pagi.

- Selamat siang. - Selamat siang.

Huh? jadi kamu lagi belajar ya.

Apakah ada yang tidak kamu mengerti?

Sesuatu yang tidak aku mengerti...

Hmm...

Kenapa kamu duduk di sana, beda satu kursi dariku?

Akus telah berpikir sejak saat itu...

Soal apa?

Sepertinya aku tidak bisa menyukaimu...

...karena aku...

...ingin kamu juga menyukaiku...

... Sensei.

Maaf.

Sepertinya itu... tidak mungkin.

"Maaf, aku akan kembali ke rumah orangtuaku di hari libur berikutnya."

"Karena aku belum memberi tahu orangtuaku tentang rencana kita untuk menikah."

"Kurasa aku juga ingin bertemu orang tuamu."

"Baiklah!"

- Lakukan yang terbaik ~! - Ayo Semangat~!

Kuroiwa, Ayo!

Go,Go,Go Akira!

Whoa, Kuroiwa emang hebat.

Ayo ~! Akira!

Aku ingin bertemu dengan Shotaro-san...

Kenapa , ya?

Bagaimanapun juga, aku harus menjaga jarak darinya.

Temui Aku Sepulang Sekolah.

Subtitle indo by @BiskuitOreo&English Sub by AOIHACHI @D-addicts Thanks J-Raws.me for RAW.

Chugakusei Nikki

Kami akan segera mengadakan festival atletik.

Kami memiliki banyak perubahan akan hal-hal penting yang harus kalian perhatikan.

- Tahun ini, kita akan melarang piramida manusia. - Apa?!

Untuk lomba rintangan, kami akan menempatkan tikar di bawah balok keseimbangan.

Untuk siswa yang berhasil di bawah jaring besar, mereka tidak boleh memakai aksesoris rambut.

Juga, membawa hewan peliharaan kalian sendiri dilarang. Harap ikuti aturan ini secara menyeluruh.

- Hewan? - Kalau begitu tolong pastikan...

-... tidak ada yang memasang tenda di halaman sekolah. - Tenda...

Ada banyak hal yang harus diperhatikan.

Inilah yang harus kalian waspadai. Seperti biasa, ini merupakan kumpulan dari fakta dan gosip di sini.

Tidak peduli berapa kali kami menghapusnya, itu terus menerus muncul.

Bagi yang bertanggung jawab untuk mengelola informasi, saya mengandalkan anda.

Baik.

"Terungkap! Mahasiswa tahun ketiga xxxiwa yang menyukai Hijiri-chan"

Mengapa kamu berteriak seperti itu?

Jadi murid itu TERNYATA serius soal itu?

Mengatakan hal-hal seperti, "Tolong, Balas perasaanku", dia sepertinya serius.

Aku tidak tahu seberapa serius akan pemikirannya.

Tetapi untuk berjaga-jaga, aku akan menjaga jarak darinya.

Supaya dia tidak akan melangkah lebih jauh.

Ya, benar juga sih

Ngomong-ngomong, karena ada diskon, aku membelikan ini untukmu. Sini.

Ah, maaf sudah merepotkanmu. Terima kasih banyak.

Apa itu? Apakah kamu akan pergi ke suatu tempat?

Ya. Ke rumah orangtua Shotaro-san.

Rumah orang tua?

Aku pikir ini sudah waktunya bagiku untuk bertemu dengan orang tuanya.

Jadi kamu membawa pacarmu untuk bertemu orang tuamu?

Kok kamu bisa tahu?

Aku mendengarnya dari Konishi.

Lah... jadi dia langsung memberitahumu.

Yah, next time mending gak usah curhat deh.

Aku bisa membaca pikiranmutahu. Bersama dengan orang tuamu, kau berencana untuk membujuknya...

... jadi dia akan berhenti dari pekerjaannya dan ikut ke Osaka untuk bersamamu.

Dengan begitu, kamu bisa membuatnya dekat denganmu sepanjang waktu. Strategi yang bagus.

Ah, aku ingin tahu apa yang ada di pikiranmu, Haraguchi-san.

Sebagai tetanggamu, izinkan aku memberikan beberapa saran.

Baiklah.

Selalu ada masalah dalam keluarga.

Semua temanku yang sudah menikah mengalaminya.

Mereka mengkhawatirkan dan mengeluh tentang hubungan mereka dengan mertua mereka.

Jadi lebih baik jika kedua keluargamu cepat bertemu dan menyelesaikannya sebelum waktunya.

Oke, sekarang, tolong bayar beberapa saran yang sudah aku katakan.

Yah, Aku sudah membantumu ketika kamu mabuk sebelumnya.

Selain itu, mengapa aku harus didorong dengan kasar pada akhirnya?

Dia sangat cemburu.

- Saya sudah selesai dengan persiapan untuk presentasi besok. - Terima kasih.

"Untuk hari ini, jika kamu tidak keberatan, aku juga ingin mengundang orang tuamu."

- Apa? - Apa itu? Orang tuamu?

"Jika kamu menghubungi mereka sekarang, kita bisa makan malam bersama nanti."

Apakah tidak apa-apa kalau orang tuaku datang juga?

Aku kira itu akan menjadi pertemuan pertama antara kedua keluargamu pada saat itu.

- "Apakah ini terlalu mendadak?" - Ini terlalu mendadak!

Apa yang harus kita lakukan? Bajumu. Ayo, mari putuskan itu.

Pertama aku harus memanggil orang tuaku.

- Halo Bu? Apa kabar? - Kami harus mengeriting rambutmu.

- Aku akan mengeriting rambutmu. - Ini... Aduh, aduh!

Permisi, akun akan segera kembali.

Apa? Mereka menolaknya? Kenapa harus sekarang?

Apa yang terjadi?

Ini soal Global Ved India.

- Pabrikan mengatakan bahwa mereka menolaknya. - Apa?

- Apakah syarat kami untuk harga terlalu ketat bagi mereka? - Bagaimana dengan mencoba perusahaan lain?

Itu akan baik-baik saja. Mari kita membujuk mereka dan menyelesaikannya secepat mungkin.

Baik.

- Konishi, panggil kepala kita. - Baik!

Silakan kirim bahan-bahan ini ke Vietnam dan India juga...

Tolong bantu saya dengan itu!

Apa? Kamu tidak bisa datang?

Maaf, ada beberapa masalah dengan pekerjaan.

Saya tidak bisa membiarkannya begitu saja. Maaf, tapi kamu bisa pergi kesana sendiri..

Apa? Sendirian? Bersama orang tua kita?

Aku benar-benar minta maaf, nanti aku hubungi lagi.

Tunggu..

Kawai, aku menghargaimu karena bekerja pada hari libur.

Pastikan kamu menggunakan hari libur kompensasimu dengan benar. Kamu bisa pergi sekarang.

Tetapi dalam situasi seperti itu...

Produsen ini adalah tanggung jawab Konishi. Dialah yang harus melakukan presentasi besok.

Kalau boleh jujur ya. Ada dan tiadanya dirimu disini tidak akan merubah apapun.

- Yah, itu mungkin benar, tapi mungkin... - Sepertinya kamu tidak mengerti.

Kamu akan mengadakan pertemuan keluarga hari ini, bukan? Pergilah sana...

Dia akan kehilangan kepercayaannya kepadami... jika kamu membatalkannya pada menit terakhir. Dan juga aku beritahu sekali lagi....

... Ada dan tiadanya dirimu disini tidak akan merubah apapun.

Apa yang kau katakan membuatku sedikit sakit, sebenarnya.

Tetapi jika nanti, seseorang bertanya, "Di mana Kawai?"...

... dan jawabannya adalah "Apa? Dia pulang ke rumah?", saya kira Anda akan dimarahi.

- Kamu harus bersiap=siap. - Kalau begitu, mana mungkin aku bisa pergi.

Jika kamu tidak pergi, Kamu akan dimarahi sekarang.

Terima kasih banyak.

Ah, Hijiri ~

Syukurlah bisa datang tepat waktu ~ Aku minta maaf karena tiba-tiba mengundang kalian.

Apakah pakaian ibu baik-baik saja?

Jika aku mengeluarkan kimono terbaikku, itu akan kusut...

... dan aku tidak bisa menyetrikanya dengan terburu-buru.

Kamu berlebihan.

Ini bukan seperti kita mengunjungi sebuah rumah di suatu tempat.

- benarkan? - Ya

Oh, yaampun ~ Rumah mereka bagus sekali~

Bagus banget ya.

Kami benar-benar minta maaf karena tiba-tiba meminta kalian untuk datang seperti ini...

... Tapi Shotaro tidak bisa datang pada akhirnya.

Maaf sudah merepotkanmu.

- Kami juga, maaf karena tidak sopan sudah... - Datang tanpa diundang seperti ini.

Ayah.

Maaf saya permisi dulu.

- Halo, hei! Ya, bagaimana kabarmu? - Silahkan dimakan.

Dia sangat sibuk, bukan?

Yah, selalu seperti itu, karena dia bekerja di bidang penjualan perusahaan periklanan.

Untuk keluarga kami, dia hanya seorang karyawan biasa.

Hijiri-san, mengapa kamu menjadi seorang guru?

Ah, itu adalah mimpiku sejak kecil.

Yah, kamu hanya meniru teman-temanmu, kan?

Ayolah. Itu tetangga kita, Miyu-chan, kan?

Gadis itu mengatakan bahwa impian masa depannya adalah menjadi seorang guru...

-... jadi dia berkata, "Aku juga". - Tidak, aku punya alasan yang lebih tepat.

Aku sangat tersentuh ketika saya menonton film dokumenter sebuah sekolah di TV.

Selain itu, siswa yang aku temui selama aku mengajar mereka sangat baik...

Aah, saya minta maaf. Baiklah...

... Hijiri-san, mengapa kamu menjadi seorang guru?

- Ini... - Dia hanya meniru temannya.

Aduh! Kenapa sih?

- Ini birnya. - Ayo mulai makan.

Terima kasih banyak.

- Silahkan pak, jika kamu ingin tambah. - Terima kasih.

- Nah, jadi upacara akan diadakan tahun depan? - Ya, untuk sementara ini....

Setelah muridmu lulus, Kamu akan pergi ke Osaka, kan?

Kami masih mendiskusikannya.

- Sini, jika kamu ingin tambah. - Terima kasih.

- Nah ini. - Yah, karena Shotaro-san ditempatkan di Osaka selama 2 tahun...

... jadi aku mungkin aku akan ikut ke sana hanya selama setahun dan terus menjadi guru di SMP Koboshi seperti sekarang.

Aku pikir saya setidaknya bisa menjadi keluarganya dengan mendaftarnya terlebih dahulu.

Kok kamu mengatakan itu dengan santainya ~

Jika kamu sudah menikah, yang terbaik adalah hidup bersama.

Tetapi sebagai seorang guru, aku ingin memiliki lebih banyak pengalaman.

- Wow, kamu berorientasi pada karier. - Tidak juga kok.

Namun, sejak Shotaro bekerja untuk perusahaan dagang...

... dia mungkin akan ditempatkan ke luar negeri.

Cepat atau lambat, pekerjaanmu juga akan...

Nah benar. sudahlah berhenti saja dari pekerjaanmu.

- Ah, apakah kamu ingin bir lagi? - Aah, terima kasih.

Ayo diminum anggurnya. Kami punya anggur yang enak.

Hijiri-san, mengapa kamu memilih Shotaro?

Yah, sejak dulu, dia selalu...

Ketika kami masih di universitas, kami pergi mendaki gunung dengan beberapa teman.

Tapi karena aku tidak punya pengalaman yang cukup, aku tidak bisa mengikuti yang lainnya.

Itu sangat sulit sekali...

Tapi selalu ada ransel hijau di depanku.

Semua orang sudah meninggalkanku, tapi dia selalu ada di depanku.

Dia membimbingku.

Bagiku, Shotaro-san adalah tujuanku.

Dia selalu memberikan aku kekuatan untuk melakukan yang terbaik dan memberi aku kekuatan untuk menghadapi masa depan.

Ah, betapa hebatnya jika aku bisa mengikutinya.

Aku ingin menjadi istri yang tepat untuknya.

Tidak hanya sebagai seseorang yang dapat mendukungnya...

... Tapi suatu hari aku ingin kita menjadi pasangan seperti itu...

... yang bisa berjalan berdampingan bersama.

Itulah mengapa tujuanku sekarang adalah menjadi seorang guru yang matang.

Aku minta maaf karena mengatakan hal-hal egois semacam itu.

Tidak, tidak, kamu bisa aja deh. Anak kita tidak begitu hebat.

Hijiri-san, tolong makan yang banyak. kamu masih muda.

Ah, ya, terima kasih banyak.

"Kuroiwa-kun, kamu melakukannya dengan baik."

Sensei, jadi kamu akan menikah?

Hei, itu satu lawan empat, kamu tahu.

Ini adalah pertemuan keluarga pertama kami. Dan dalam pertemuan keluarga pertama, tiba-tiba aku harus menghadapi empat orang dari mereka sendirian.

Tidak mungkin aku diam saja, jadi...

Apa yang baru saja kamu lakukan hanya menutupi, kan?

Aku tidak sehebat itu kok.

Aku senang mendengarnya kam mengatakan bahwa aku adalah tujuanmu, meskipun...

...aku tidak begitu baik.

Aku orang yang tidak menarik.

Orang-orang yang saya temui di Osaka mengatakan kepadaku, "Kamu tidak menarik sama sekali, begitu."

- Benarkah? Pasti sulit untukmu. - Ya

Ketika aku lelah, aku tidur jam 8. Aku juga menonton film porno.

Apa? Kamu juga menonton yang seperti itu?

Kami memiliki beberapa masalah di tempat kerja hari ini, tetapi Haraguchi-san mengatakan kepadaku...

... "Kamu tidak diperlukan di sini. Pulang saja."

Aku senang kamu datang.

Meskipun aku seperti ini, Kamu mengatakan hal-hal yang luar biasa tentang diriku.

Aku akan selalu menjagamu.

Sudah kuduga, aku seharusnya tidak memaksamu.

Tidak apa-apa jika kamu melakukan apa yang kamu inginkan.

Soal mendaftar menjadi keluarga, kapan kita harus hidup bersama...

... atau berapa banyak pengalaman yang ingin kamu dapatkan sebagai seorang guru, lakukan saja sesukamu, Hijiri.

Aku akan menunggumu.

- Ini pose santai. - Bersantai? Apa itu?

- Apakah itu menarik? - Aku pikir nanti aku akan melakukannya juga.

- Nanti. - Nanti? Lakukan sekarang.

Jadi kamu sudah pulang?

Ya, Aku berhasil naik bus terakhir.

Hah? Aku tidak bisa menyalakan lampu.

Betapa membosankannya hidupmu.

Ya maaf.

Meski begitu, rumah orangtua Shotaro-san bagus sekali ~

Kami tidak bisa dibandingkan dengan mereka.

Tapi itu sangat syukurlah kamu menjalin hubungan dengannya.

Ini benar-benar sesuatu yang harus disyukuri.

Pastinya...

-... kamu tidak akan pernah menemukannya yang lain selain dirinya. - Aku tahu kok.

Juga, lakukan yang terbaik sebagai guru, Hijiri.

Duh gak nyampe... aduh hampir aja.

Bagaimana muridmu?

Yah, akhirnya aku terbiasa dengan mereka. Apa yang penting adalah setekah ini.

Apakah ada anak yang merepotkan?

Yah... ada satu siswa yang aku ingin tahu.

Orang seperti apa siswa itu?

Sepertinya baik, dan dia pandai olahraga juga.

Tetapi dia tidak tahu apa yang harus dilakukan di masa depan.

Kadang-kadang dia bisa menjadi agresif dan aneh.

Namun, dia mengatakan bahwa dia menyukai puisi itu juga.

"Menyenangkan di tengah malam hujan."

Dia ingat puisi yang aku ajarkan di kelas.

Dan dia membuatku merasa seperti, "Aku senang bahwa aku memilihmu menjadi seorang guru."

Jadi begitu.

Di saat aku kehilangan kepercayaan diri atau merasa putus asa...

... dia menyelamatkanku.

Bukankah itu bagus? Itu pantas untuk kamu lakukan.

Kapan-kapan ibu akan pergi eksana untuk mengunjungimu.

Ya. Terima kasih untuk hari ini. Sampai jumpa.

- Cinta? Siapa yang kamu bicarakan? - Ini soal anakmu Akira.

Aku merasa kalau dia agak aneh baru-baru ini. Dan ternyata dugaanku itu benar.

Dia aneh?

- Seperti apa? - Dia selalu linglung sepanjang waktu.

Anak itu memang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk linglung ~

Kan kamu tahu, pas dia kecil, dia selalu memakai kaosnya terbalik.

Baru-baru ini, setiap kali aku melihatnya, dia mendengarkan musik sendirian.

Kerjakan saja pekerjaanmu.

18 19 20 21

22 23

Hei, Kokonoe, apa yang kamu lakukan ?!

Rok-mu! Aku ingin tahu apa yang ada di balik rokmu!

Kami memakai ini.

Hei, hentikanlah.

Apaan dah? Jangan kau hancurkan imajinasiku!

- Kamu bodoh! - Kokonoe-kun, tolong hentikan.

Kuroiwa!

Ebihara-kun, tolong gantikan aku, donk.

Ah, baiklah.

- Nah ini. - Apa? Apakah kita harus melakukannya lagi?

- Semuanya, lakukan yang terbaik! - Sensei, apakah kamu mau pulang?

- Maaf ya. - Ah aku jadi patah semangat ini.

- Hei, Kuroiwa? - Aku mau pulang ke rumah.

Apa? Bagaimana dengan tasmu? Kuroiwa!

Dia entah bagaimana merasa kesal dan bimbang sepanjang waktu...

- Aku juga mengalami hal-hal seperti itu juga. - Kapan?

Ketika kamu masih nakal di kampung halamanmu? Atau ketika kamu membentuk band komedi dengan teman-teman-mu?

Hei, itu adalah band Hawai yang terhormat , tahu.

Aku sudah mengenal Akira-kun sejak dia masih kecil...

... jadi aku mengerti dia. Dia aneh belakangan ini.

Yah, sepertinya wajar baginya untuk ingin tahu tentang seseorang.

Dia sudah 15 tahun.

Ya, dia sudah berumur 15 tahun.

Yah, aku tahu ini mungkin terdengar sedikit kejam bagimu...

... untuk berbicara tentang cinta yang seimbang baik secara mental maupun fisik.

Cinta untuk anak berusia 15 tahun...

... bukan hanya tentang "Ah, gadis itu imut!". Hal ini tidak sesederhana itu.

Dia ingin bertemu dengannya, untuk tetap berhubungan dengannya. Dan jika memungkinkan, dia ingin lebih dekat dengannya.

Isi kepalanya dipenuhi dengan pikiran liar dan keinginan duniawi.

Itu adalah cinta seorang anak berusia 15 tahun. Cinta seorang pemuda yang sedang menggelora.

Cinta, katamu.

ini, tasmu ~

Terima kasih.

Dimana ibumu?

Dia ada di gudang perusahaan.

Hebat sekali, ini sangat bergaya Asia. Ide yang bagus.

- Apaan dah? - Apakah kamu sedang flu? Aku ragu soal obatnya.

Kita masih 14 tahun, tapi kami akan segera merayakan ulang tahun ke 15 kita, bukan?

Aku ingin tahu apakah kamu mengambil dosis yang sama dengan orang dewasa atau tidak.

Ah, tapi kamu sudah 15 tahun, Kuroiwa. Kamu lahir di bulan April.

Nah ini.

Ada perlu apa kamu kesini?

Tolong jangan lebih serius lagi kepada Suenaga.

Dia seperti itu, Kamu tahu, dia hanya mencoba membuat dirinya menyenangkan bagi semua orang.

- benarkan? - Pulang ke rumah.

Dia memiliki tunangan.

Tidak peduli seberapa banyak kamu memikirkannya, itu tidak mungkin. Kamu hanya akan terluka.

- Selain itu, ini adalah saat yang penting bagi kita... - Diamlah!

Pulang ke rumah!

Tidak perlu kau suruh, aku akan pulang ke rumah!

Tapi setidaknya...

...Aku berbeda dari Suenaga.

Karena itu aku sudah siap datang kesini untu terluka.

Hah? Apakah kita kedatangan tamu?

Oh, Runa-chan.

Hey, kalian berdua...

- Ah, apakah kalian mungkin... - Tidak, itu tidak seperti apa yang ibu pikirkan.

- Huh? Apa? - Permisi. Bukan begitu.

Tapi kalian berdua... Tunggu, Runa-chan.

Akira, kamu...

Hanya untuk memastikan...

... tapi bagaimana aku harus mengambil ini?

Ibu harus mempersiapkan banyak hal...

... hatiku belum siap...

Dia...

... membuatku sakit.

- Sama sepertiku... - Apa?

Oke, tolong masukkan barang-barang berharga kalian ke dalam tas ini.

- Nah ini. - Oke terima kasih.

Ya, taruh di sini, oke.

Oke terima kasih.

Aku mendapatkan ini dari seseorang, itulah mengapa itu lucu.

Semuanya, harap berhati-hati agar tidak terkena panas. Jangan lupa untuk selalu minum.

Dan juga tolong tuliskan nama kalian pada di ikat kepalamu.

- Ayo lakukan. Oh sial. - Pastikan kalian menulisnya.

Apa itu? Salah satu adegan film remaja? Kurasa aku akan melakukannya juga setelah ini, mungkin dengan seseorang...

Itu kenapa dah? Bukankah itu tidak berguna?

Lu ngapa dah? Nah ini buat lu, Kuroiwa!.

Kamu bisa menukarnya sebanyak yang kamu suka dengan gadis yang kamu suka.

Sudah kubilang itu tidak ada artinya!

Jika kamu tidak menukarnya dengan siapa pun...

Ayo kita pergi.

- Cepat, berikan padaku! - Hentikan!

Apaa sih... hei!

Ayo, mulailah bergerak.

Runa-chi, apa kamu menginginkannya? Ikat kepala Kuroiwa.

Gak juga.

Kalau kamu bisa mendapatkannya, itu akan menjadi kenangan terakhir seumur hidup.

Awas bahaya...

Kalian tidak meninggalkan apa pun di belakang, kan?

3 2 1

Ayo, lakukanlah!

Feminim sekali...

... baunya.

Apakah aroma dari deterjen atau kosmetik?

Bukan kamu. Saya berbicara tentang gadis-gadis di sana. Aroma femininnya sangat kuat.

Apa tujuan dari festival atletik?

Ini adalah untuk menunjukkan hasil kerja keras sehari-hari mereka dan untuk memperdalam solidaritas dan kerjasama mereka.

Juga untuk meneruskan tradisi sekolah.

Jangan lupa tentang arti pentingnya.

Mereka bersorak di sana dan di sini mereka gelisah.

Tetapi juga terasa sedikit nostalgia.

- Nostalgia? - Ya.

Ketika kita seusia mereka, kita bersorak seperti mereka juga, kan?

Entah bagaimana, itu membawa kembali kenangan masa sekolah kita sendiri. Ini memberikan kita perasaan nostalgia seperti itu.

Sudah kuduga, Kamu masih bisa merasakan seperti itu.

Tetapi jika kamu sudah seumuran saya, itu akan jadi sebaliknya.

Yah, aku sepenuhnya menyadari bahwa aku tidak punya perasaan menjadi muda lagi...

... jika saya tidak bisa melindungi mereka semua.

Begitulah cara saya berpikir.

Tim merah muda menang ~!

"Himena-chan sedang mencari ibunya..."

"... yang memakai topi kuning dan biru muda."

"Siapa pun yang kebetulan mengenalnya, silakan datang ke tenda kantor pusat."

Sensei, Sensei.

Aku benar-benar minta maaf sebelumnya.

- Akira membuat banyak masalah... - Tidak apa-apa.

Bagaimana dengan pekerjaanmu hari ini?

Dalam acara yang harus saya datangi seperti ini...

... Aku akan berusaha datang sebanyak yang aku bisa...

... jadi AKU bisa melihat dia tumbuh dewasa.

Hari ini juga.

Kuroiwa.

Berikan itu padaku.

- ini? - Ya

Aku akan berlari dengan seluruh kekuatanku di relay terakhir...

...begitu...

... ayo bertukar ikat kepala.

Baru-baru ini, sepertinya Akira merasa agak gelisah.

Sebelum aku menyadarinya, dia sudah seperti itu.

Yah, tapi dia lucu, kan? Karena merasakan cinta pertamanya seperti itu.

Sepertinya dia cukup populer sekarang...menukar ikat kepalanya dengan seseorang yang ia suka...

Tapi dengan cara ini, sebelum aku menyadarinya, dia sudah memiliki seseorang yang dia suka...

... Maka dia akan mendapatkan pacar dan suatu saat dia akan menikah.

Dia akan berpisah dariku dengan orang tua nya juga.

Aku setuju denganmu.

Aku jadi penasaran...bakal jadi seperti apa saat ia dewasa nanti.

Jika dia bisa menjadi seseorang yang selalu tertawa dan hidup bahagia...

...itu sudah lebih dari cukup untukku.

AKu akan sangat senang jika aku dapat membantunya meraih itu sebagai gurunya.

Aku dengan tulus berharap seperti itu.

Mohon bantuannya, Sensei.

Ya.

Kawashima Yuuko-san.

Kubota Kousuke-kun.

Nah ini.

- Sensei. - Ini.

Untuk pertandingan selanjutnya, siswa tahun kedua, silakan berkumpul di sini! Ayo ayo!

"Bersiaplah untuk program selanjutnya..."

"... Yamamoto-kun dari kelas 3-2, dari kelas 1-2..."

Ada apa ini? Jangan bercanda seperti ini donk.

Kenapa sih?

Mengapa kamu mencoba mengalihkan pandanganku...

... dan mencoba untuk tidak berbicara denganku sebanyak mungkin?

Karena aku memberitahumu bahwa aku menyukaimu?

Tidak mungkin aku seperti itu...meskipun aku mungkin terlihat seperti ini, Aku benar-benar sibuk.

Kamu terlalu memikirkannya. Ayolah, ada pertandingan estafet setelah ini, kan? Kamu sebaiknya pergi.

"Aku akan mengulanginya sekali lagi. Untuk regu relay. Grup A, Silahkan menuju ke gerbang masuk... "

Tolong jangan perlakukan aku seperti anak kecil.

Kenapa kamu melarikan diri?

Biarkan aku berterus terang kalau begitu.

Kamu mengangguku kalau terus seperti ini.

Jadi tolong berhenti.

Sebagai gurumu, aku akan mendukungmu, Kuroiwa-kun. Tapi aku tidak bisa berbuat lebih dari itu...

Karena ini, tolong hentikan ini.

Apa-apaan ini?

Bukankah ini aneh?

Bukankah seharusnya akan menjadi sesuatu yang sangat indah?

Hal yang disebut cinta.

Sudah mulai sekarang. Tim merah memimpin dengan satu langkah...

Haraguchi-san akan diganti?

Sepertinya dia akan dikeluarkan dari posisinya sebagai pemimpin proyek India.

Mengapa?

itu adalah kesalahan kita.

Namun justru itulah yang muncul di luar. Kurasa mereka sudah menargetkannya dari awal.

Aku sudah memberitahumu, ada kecurigaan tentang dia dan... presiden.

Kepala berada di faksi yang sama pula.

Tidak mungkin...

Bulan depan. Saya pikir kita bisa mengatur pertemuan untuk bulan depan...

- Apa? - Haraguchi-san dibutuhkan di sini.

Aku minta maaf. Bukan itu yang harus saya katakan meskipun...

-... tapi dia dibutuhkan di sini. - Kawai.

Saya tahu ada beberapa gosip di kalangan karyawan...

... bahwa dia seperti ini atau itu dengan presiden, tapi itu sama sekali tidak benar. Dia sudah punya kekasih.

- Itulah mengapa... - Kawai, presentasi itu sukses.

- Huh? - Kami menerima pesanan pada akhirnya.

Itulah yang sedang kita bicarakan sekarang.

- Jadi itu seperti... itu. - Yah, baiklah.

Apa maksudmu dengan... 'dia seperti ini atau itu dengan presiden'?

Yah, Ketua, itu...

Yah... apa aku perlu menjelaskannya dengan benar?

Yah, aku baru saja mendengar tentang hal itu.

Sayap sayap patah.

Maaf?

Fakta bahwa aku harus menjelaskannya sendiri...

... mengatakan hal-hal seperti, "Yah, ada desas-desus bahwa aku simpanan presiden"...

Ah, sayapku patah.

Bukankah seharusnya hatimu?

- Kawai. - Ya.

-Kamu tidak perlu khawatir. - Maaf.

Kagak usah langsung ngegas juga kali...

...terus ngoceh seperti itu, itu akan menghancurkan hati dan sayapku. Apakah kamu mengerti?

Aku sungguh minta maaf!

Yah, aku dengar dari Konishi bahwa kamu akan dikeluarkan...

Konishi. Jika dia melakukannya lagi, aku akan membungkamnya.

Tapi bukankah itu benar-benar bagus? Kalau begini, gosip murahan tidak akan menyebar lebih jauh...

- Apa? - Karena akan menjadi seperti ini...

- Ikutlah bersamaku. - Huh?

"Akhirnya, ini waktunya untuk pertandingan terakhir."

"Puncak dari festival atletik Koboshi Junior High, relai campuran-kelompok."

Kami mengandalkanmu, jangkar! * Catatan: jangkar di sini berarti pelari terakhir.

Gulungan drum...

Huh, Kuroiwa?

Ayo semangat! Semoga berhasil!

Hei, dimana Kuroiwa?

Suenaga-Sensei, Kuroiwa...

Ah... kunciku.

Dia menutup telepon! Si Bodoh itu.

Yah, dia menghubungi saya sekarang.

Dia berkata, "Aku merasa sakit jadi aku pulang."

... "Tapi aku sudah baikan sekarang... jadi aku akan keluar sebentar."

Ke mana dia akan pergi?

Dia menutupnya ketika aku bertanya tentang itu.

Saya minta maaf karena membuat kalian khawatir. Aku sungguh minta maaf.

Um, jika terjadi sesuatu, tolong hubungi saya.

Ya. Saya akan memarahinya dengan benar nanti.

Aku sungguh minta maaf. Terima kasih banyak.

- Aku minta maaf. - Hati-hati di jalan ya.

Aku minta maaf.

Nah, itu tanggung jawab orang tua setelah ini.

Tetapi untuk pulang tepat sebelum pertandingan estafet, dia membuat lelucon seperti itu.

Sebenarnya dia bisa memaksakan dirinya untuk lari, kan?

Sepertinya baru-baru ini, Kuroiwa-kun menyebabkan banyak masalah.

Mengenai itu, apakah kamu mengetahuinya?

Ayolah, ada Pertandingan estafet setelah ini, kan? Kamu sebaiknya pergi.

Kamu mengangguku kalau terus seperti ini..

Dia adalah muridmu.

Akan masalah Kuroiwa-kun sekarang atau kekhawatirannya...

...cobalah untuk memahaminya.

Baiklah.

Aah, sudah berakhir. Aku lelah.

Mari kita pergi ke suatu tempat. Bagaimana kalau toko "Miyoshi" yang biasanya?

- Aku lebih baik mengunjungi warung makan siang. - Tidak ada di sini.

Di mana Shioya-sensei?

Dia sudah pulang.

Dia harus mengerjakan materi untuk dewan pendidikan.

- Aku membawa mobil, jadi aku akan menyusul ke sana nanti. - Baik.

"Kelas 3-1 Kuroiwa"

Setiap orang selalu memberi label pada orang lain...

... bahwa sebagai wanita, kamu harus berhenti dari pekerjaanmu setelah kamu menikah!

Whoa!

- Kenapa tenis? - Kemudian untuk wanita yang tersisa, itu adalah prostitusi dan perempuan berdada rata...

... atau mental yang tidak stabil!

Sial.

Atau ada juga orang yang pergi setelah mengetahui aku punya pacar.

Namun...

... kamu tidak berubah. Mengapa?

Tidak tahu...

Mungkin itu karena Haraguchi-san adalah Haraguchi-san?

Apaan dah?

- Istirahat sebentar. - Ok.

Hijiri-chan bilang kamu adalah tujuannya, kan?

Ah, ya.

Apakah kamu tidak menyadari kalau tujuan itu sudah terlalu jauh?

Mungkin dia merasakan jarak antara kalian berdua.

Untuk hidup terpisah seperti ini, dia perlahan-lahan lepas...

... dan dia tidak bisa lagi memberitahumu apa yang sebenarnya dia pikirkan.

Karena dia tidak ingin menunjukkan kelemahannya.

Dengan begitu, kalian berdua secara bertahap akan menjadi canggung satu sama lain.

Kamu harus waspada, Kawai.

Sudah kuduga, hubungan jarak jauh seperti ini tidak akan berguna.

Jika kamu khawatir, segeralah bergerak!

Whoa! Sial!

Aku pikir bisa mengembalikannya...

Kamu melakukannya dengan baik.

Kuroiwa-kun, apa kamu baik-baik saja?

Apakah kamu terjatuh? Apakah kamu memukul kepalamu?

Kakimu...

Bisakah kamu berdiri?

Sakit, gak?

Sensei.

Tolong jangan membenciku.

Kuroiwa-kun.

Kuroiwa-kun, aduh sakit...

Ayolah, kita harus segera mengobati lukamu. ok?

Apalagi jika orang melihat kita seperti ini...

Aku tidak peduli meskipun orang lain melihat kita seperti ini.

Tunggu... kamu tenang dulu.

Aku akan pulang ke rumah.

Tunggu sebentar.

Sepertinya ibumu masih bekerja.

Ayo coba hubungi dia lagi nanti.

Sensei, apa kamu suka lagu itu?

Apa? Ah, yang ini?

Yah, ini bukan punyaku.

Ini punya pacarku.

Aku tidak bermaksuda mengatakan itu untuk mengodamu.

Aku menyukaimu, Sensei.

Itu sebabnya, aku egois memutar realitas...

... dan membayangkan kamu untuk menjadi sebaik apa yang aku inginkan.

Aku memang orang yang seperti itu.

Bos, apakah ini yang terakhir?

- Ya - Baik.

Dia tidak mengangkat...Gimana ya?

Bagaimana kalau ke rumahmu?

Aku tidak bawa kunci.

Iya juga sih... Kamu sudah memberitahuku.

Kita juga belum mengobati kakimu juga...

... Haruskah kita pergi ke rumah sakit?

Tidak, aku baik-baik saja.

Dia adalah muridmu.

Untuk sekarang ini, sampai kita bisa menghubungi ibumu...

... aku akan mengobati lukamu di tempatku.

Oh iya...aku baru ingat lampunya terbakar kemarin.

Silahkan masuk.

Cuci lukamu dahulu.

Nah ini.

- Aduh... - Sakit, ya?

Aku baik-baik saja.

Apakah aku boleh bertanya sesuatu padamu?

Kenapa kamu seperti ini padaku...

Kamu membantuku...

... dan menjagaku seperti ini...

Karena kamu sedang terluka...sudah sewajarnya aku melakukan ini sebagai wali kelasmu, kan?

Apakah hanya karena itu?

Apakah Baru saja...

...aku tersadar?

Tidak, ini tidak baik sama sekali.

Aku ingin tahu apakah lukamu sudah baik-baik saja.

Kuroiwa-kun.

Sebenarnya...

... aku punya seseorang yang aku suka.

Itulah mengapa...

Bolehkah aku... meminjam uang?

- Huh? - Aku ingin membeli sesuatu di indomaret dekat sini...

Ah, kamu lapar? Kurasa aku punya sesuatu untuk diminum...

Aku akan pergi membelinya. kamu tidak akan mengerti apa yang harus dibeli, Sensei.

Tapi kakimu...

Tidak apa-apa.

Kamu mau nitip?

Tidak...

Nomor yang Anda tuju tidak terjangkau...

Kuroiwa-kun, aku pikir lebih baik jika kita pergi bersama...

Ini, Oleh-oleh untukmu.

- Terima kasih... - Maaf karena mengejutkanmu.

Entah bagaimana aku ingin melihat wajahmu, Hijiri.

Ah ketemu.

Orang yang disukai Akira-kun.

Apa?

Hah? Hijiri-chan ini...

Tidak mungkin...

... Sensei?

Jangan lupa untuk mengunjungi web kami di Bagikuy.com

Sampai bertemu di episode selanjutnya

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.