All language subtitles for Chuugaku Seinikki EP01 720p HDTV x264 AAC-DoA [SubtitleTools.com]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Bagikuy

Edited at https://subtitletools.com

"Sensei..."

"Pada saat itu..."

"...Aku kehilangan akal sehatku..."

"..Aku sangat egois dan kesal sekali..."

"...dan gelisah..."

"...begitu banyak aku..."

"...kehilangan apa yang ada di sekitarku dan bahkan diriku sendiri."

"Sejauh ini.."

"...Sensei..."

"...Aku jatuh cinta kepadamu."

Maukah kau mendengarkanku?

Kalau seperti ini...

Dia masih anak smp.

Sensei!

Sensei!

Sensei!

Maafkan aku, ibu...

Aku...jatuh cinta kepada muridku.

"April 2015"

"Upacara pembukaan untuk tahun ajaran baru"

Mari diam sejenak untuk berdoa.

Aku tidak mengetahuinya.

Pada hari ini, setahun yang lalu...

...ada petugas kebersihan sekolah yang meninggal...

..Karena tertabrak meteorit yang jatuh dari langit.

Saya pernah mendengar bahwa Koboshidaira adalah kota di mana memiliki bintang-bintang yang indah...

...maka dari itu aku meminta kalian diam sejenak...

- Maaf, Sensei. - Ya? Umm...

- Iwasaki Runa-san. - Itu bohong.

Memang benar bahwa petugas kebersihan sekolah kami pernah pingsan di halaman sekolah.

- Tapi, dia terlihat baik-baik saja, bukan? - Huh?

Terus cerita tentang peneliti dari NASA datang ke sini setiap tahun?

- Itu juga tidak benar. - Benarkah?

Terus..Bagaimana soal hujan meteor...

...yang dikatakan terlihat setiap beberapa ratus tahun yang lalu dan dapat dilihat tahun ini ...

- Itu tidak benar~ - Soal cerita itu...

...semuanya aku yang buat!

Duduklah.

- Kokonoe Junichirou-kun. - Ya.

Kamu sungguh tidak sopan membuat kebohongan seperti itu. Kamu harus mendapatkan konseling...

...dan mempelajari lebih lanjut tentang pelatihan keterampilan sosial.

- Kamu harus tetap disini sepulang sekolah. - Apa? Yang benar saja?

Bohong kok.

Kuroiwa, lu kenapa dah?

Kamu baik-baik saja?

Apakah kepalamu baik-baik saja?

Sensei...

...Kuroiwa selalu seperti itu.

Entah bagaimana aku jadi teringat ketika kamu masih jadi guru magang..

di antara yang aku tangani, Kamu itu yang paling termotivasi meski terkadang kamu suka melakukan upaya yang sia-sia.

- Huh? - Sudahlah, cepat lakukan.

Bagaimana kabar kalian? Aku Suenaga Hijiri.

- Ekspresimu seketika berubah. - Sudah 2 tahun semenjak kamu lulus dari Universitas Tokyo

Sebagai Guru Magang,Aku Sudah mengajar di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Chizuru-sensei, apakah kamu mendengarnya?

Aku denger kok...kamu melakukannya dengan baik.

Kamu meninggalkan kehidupan cintamu dan memilih untuk menjadi seorang guru.

Aku tidak meninggalkannya. Aku lagi LDR-AN Sama Shotaro-san.

Shotaro berada di Osaka, dan kamu berada di pedalaman Kanagawa ini.

...bukankah lebih baik kamu ikut bersamanya, ke Osaka?

hmm...dia tidak pernah memintaku untuk ikut bersamanya.

Kamu sudah menjalani hubungan dengannya selama 3 tahun tapi kamu tidak pernah membicarakan pernikahan.

Sepertinya cowok ini masih masih ingin terkenal

Tapi ini selalu menjadi mimpiku.

Dengan semua kondisi yang tidak menguntungkan bagiku: menjadi wanita muda yang belum menikah...

...mereka masih memberi kepercayaan untukku menjadi wali kelas.

...dan aku mempunyai tanggung jawab untuk mengurus kelas.

jadi aku sangat termotivasi.

- Ok deh kalau begitu. - Cheers!

Kamu sangat tidak sopan.

- Huh? - Sudah banyak sekali komen yang tidak menyenangkan untukmu.

- Suenaga tertangkap. Ceroboh sekali. - Itu sudah tersebar di internet.

...misalnya 'Dia lucu', or 'Dia tidak lucu', atau dia payah sekali.

Itu terus menerus tidak berhenti.

Anda harus lebih sopan agar supaya tidak terulang lagi...

-Ya. - Saat ini, depopulasi menjadi masalah serius.

Apakah kamu tahu? Tingkat kelahiran yang menurun...

... ada sekitar 500 SMP yang ditutup setiap tahun.

Sebagai seorang guru...

...Kamu harus melindungi reputasi sekolah dengan segenap kekuatanmu.

Ya Bu.

Suenaga-sensei, Bagaimana endapatmu akan siswa kelas 3?

- Semua murid dapat diandalkan. - Itu hanya penampilan luarnya saja!

Mengenai akun sekolah...

... Kalian bisa login di sini, kemudian kalian dapat melakukan berbagai hal seperti memesan makan siang atau melakukan percakapan dengan orang tua siswa.

- Terima kasih banyak. - Yah, untuk sementara ini...

... aku bertanya-tanya bagaimana hasilnya...

...memiliki guru pemula seperti Suenaga-sensei yang tiba-tiba bertanggung jawab menjadi wali kelas 3.

Guru sebelumnya sedang cuti hamil.

- Tapi aku sangat mengandalkanmu. - Yaampun ~

Penulisan Essai dari Suenaga-sensei...

... benar-benar penuh antusiasme. Dia menulisnya dengan sepenuh hati.

- Selain itu, kamu tampaknya kuat. - Maaf?

Semangat ya.

Selama keheningan, dia sering menutup matanya, bukan?

Dia agak licik, bukan?

Kamu benar. Dia pura-pura tidak menggunakan make-up, tapi dia masih melakukan sesuatu dengan bulu matanya.

Tapi dia populer di antara anak laki-laki, kan?

- Apa? - Hijiri-chan. Bukankah dia imut?

Tidak, tidak sama sekali.

Langsung ditolak mentah-mentah.

Sudah kuduga Kuroiwa. - Dia adalah model sempurna dari generasi apatis dan acuh tak acuh untuk saat ini.

Kuy.

-Sampai bertemu lagi. - Saya pulang duluan ya.

Semoga harimu menyenangkan.

"Apakah kamu punya waktu untuk ngobrol malam ini?"

Perjalanan Bisnismu untuk minggu depan. - Huh?

Dia adalah pemimpin baru kami, Haraguchi-san, yang datang dari kantor cabang New York.

Dia adalah wanita karir pekerja keras. Jika kamu membuatnya marah, maka kamu akan hancur.

Ini seperti era baru yang monarki absolut.

- Kasuya-sensei. - Ya, aku kesana.

Aku mau membeli makan siang dulu.

Aku izin keluar sebentar.

Kuroiwa-kun.

Hah?

Ah, menyebalkan sekali.

Hei, Akira.

Tunggu sebentar, putraku tercinta.

Biarkan ibu memperbaikinya, ini anak kok kayag begini sih.

- Hentikanlah. - Jadi kamu tidak makan karimu?

Jika kamu terus bertindak seperti ini, mulai besok...

Aku sudah bilang aku gak mau! Aku sudah mengatakannya berkali-kali!

Ibu tidak terima penolakanmu.

Mulai besok, aku akan memasak makanan yang lebih rumit!

Seperti sesuatu yang digulung, diicincang, atau makanan yang ada cangkangnya...

Dengan banyak waktu dan upaya untuk membuatnya, itu akan menjadi makanan yang penuh cinta.

- Ibu membuatnya setiap hari tetapi kamu selalu membuangnya. - Aah, diam, diam, diam!

Jika kamu terus membuat ibu bersedih seperti ini, Kamu akan mempersingkat sisa hidupku.

- Aah, aah! - Aah, apa yang aku katakan, ah, aku ini, aku itu!

Yasudah aku yang akan memakannya.

Betapa menyenangkan baginya. Dia masih masa-masa pubertas.

Hei, Joffe, apa kau mengatakan tidak apa-apa membiarkannya seperti itu hanya karena dia sedang puber?

Dia hanya dalam fase pemberontakannya.

Anak laki-laki itu dengan mata bulat dan imut...

... kini telah tumbuh menjadi anak laki-laki yang sepenuhnya mapan di usianya yang memberontak.

Sungguh luar biasa bagi ibu untuk membesarkannya seorang diri.

Seperti yang diharapkan darimu, Boss!

Dan terima kasih atas makanannya.

Aku ingin tahu apakah tidak apa-apa dengannya di sekolahnya~

Aku ingin berkonsultasi akan hal itu, kepada wali kelasnya sekarang adalah seorang guru perempuan muda.

Menurut informasi yang aku dengar dari ibu-ibu lain, dia masih belum dewasa.

Seorang wanita muda seperti matryoshka. * Catatan: Boneka matryoshka adalah boneka bersarang dari Rusia.

Kemarin kita bertemu, kan?

Sepertinya kamu membeli beberapa bekal makan siang Apakah ibumu sangat sibuk dengan pekerjaannya?

Apakah Kamu sering makan sendirian?

Jika kamu ada masalah, Kamu bisa berkonsultasi denganku kapan saja.

Aku ingin menjadi kekuatanmu, Kuroiwa-kun.

Aku penasaran sejak kemarin...

... ternyata wajahmu boleh juga ya, Kuroiwa-kun.

Aku mohon padamu! Hentikanlah!.

Jangan buat aku kesal lagi.

Kenapa dia memukul-ku?

Apakah aku mengatakan sesuatu yang salah?

Mengapa?

Temui Aku Sepulang Sekolah.

Subtitle indo by @BiskuitOreo&English Sub by AOIHACHI @D-addicts Thanks J-Raws.me for RAW.

Chugakusei Nikki

"Osaka"

Bagaimanapun, aku harus berbicara.

Ketika muridku mengatakan sesuatu kepadaku, aku harus memberi mereka jawaban yang bagus.

Dengan terus melakukan itu, entah bagaimana aku bisa melaluinya.

Dan meskipun aku baru saja mempelajarinya sebagai seorang anak...

... bahkan mereka memintaku menkjadi penasihat untuk klub renang.

- Jadi begitulah yang terjadi. -Meskiipun setiap harinya selalu sibuk...

... tapi semua muridnya baik sekali.

Ada apa, Hijiri?

- Aku akan melakukan yang terbaik. - Ya

Ngomong-ngomong...

... apakah kamu ada waktu luang akhir pekan ini?

Yamamoto senpai akan pindah ke London.

Jadi kamu akan menghadari pesta perpisahannya?

Kebetulan, Aku akan pergi ke Tokyo untuk perjalanan bisnis minggu depan, jadi aku rasa aku akan menghadiri pesta itu.

- Kawai. - Ya?

Jika kamu berpura-pura bekerja, mending pulang saja.

- Apa? - Kami akan mengadakan meeting satu jam lebih awal.

- Maaf, Aku akan menghubungimu lagi nanti. - Ok.

Aku sungguh minta maaf. Saya hanya punya sedikit waktu luang.

Aku sudah memberitahumu, tidak apa-apa bagimu untuk pulang.

Melakukan ini atau bersama pacarmu di rumah. Ingin bertemu dengannya tetapi tidak bisa, dan rindu ini sangar menyakitkan...

- Tidak apa-apa jika merasa seperti itu. - Apakah itu penggalan lirik lagu?

Apakah saya dikeluarkan dari tim sekarang?

Konferensi web hari ini penting.

- Ini akan sangat bagus jika kita bisa membuat kesepakatan. - Saya Haraguchi dari konstruksi...

Saya Haraguchi dari divisi industri konstruksi...

Saya di sini untuk berbicara tentang proyek pembangunan pelabuhan di India...

Hei, apa ini? Suaranya terdengar gemetar, apakah dia sedang bercanda?

- Ah, dia selalu seperti itu, sebenarnya. - Selalu !?

Biasa disebut "Suara Gemetar Haraguchi".

Meski begitu, dia tidak pernah gagal, dan dia selalu tertawa pada akhirnya.

Taman Hiburan? Hahaha ~

Dan omong-omong, saya juga mendengar desas-desus yang mengatakan bahwa dia adalah simpanan pimpinan kami.

- Huh? - Jika kamu melawa, Kamu akan dibuang.

Yamamoto-kun.

Mahiro-san?

Kuroiwa-kun.

Pertemuan orangtua dan anak? Yaampun acaranya minggu ini?

Mengapa kamu gak ngabarin ibu lebih awal?

Ngomong-ngomong...

...Tadi disekolah...

Hah? Apa?

Tunggu. Hei, Akira, tunggu.

Soal tindakan pemberontakmu akhir-akhir ini, Ibu akan berkonsultasi dengan guru-mu.

"Sebagai ayahnya..."

"Aku ingin bertemu Akira"

"Untuk para orang tua"

"Harap berhati-hatilah."

Kepada "Suenaga Hijiri"

Maruoka-san.

Untuk melihatnya dari sudut pandang ini, bukankah menurutmu itu terlihat seperti kode misterius?

Tentang bagaimana aku menamparnya pada saat itu...

... sepertinya Hijiri-chan tidak memberi tahu siapa pun. Kenapa ya?

Ini adalah puisi dari Penyair China, Du Fu. Ini ada di halaman buku teks halaman 23.

Itu dibuat sekitar 1250 tahun yang lalu.

Namun demikian, ketika kita membaca ini sekarang...

... Pemandangan akan tampak sangat jelas seperti foto.

Mari kita mencoba membuat pengalaman pribadi akan hal itu.

"Apa warna bra Hijiri-chan?"

Apaan sih!

"Menyenangkan sekali Hujan di tengah malam."

"Itu mulai jatuh pada malam musim semi, menyenangkan sekali hujan yang diberkati."

"Hujan yang bagus pada musimnya."

- Sekarang saatnya mengumumkan hasilnya. - "Ketika musim semi tiba, jatuh."

"Mulai hujan saat musim semi tiba."

"Ini mengikuti angin, dan secara diam-diam..."

Apakah kamu baik-baik saja?

Keluarkan ponsel kalian sekarang juga!

Kalian semua.

Cepatlah.

Semua orang bermain-main dengan ini.

Saya tidak menyadarinya...

Tapi sebenarnya, tidak ada yang menarik tentang itu, kan?

Karena punyaku itu sangatlah murah karena beli lewat online shop...

Saya tidak peduli sama sekali!

Pertama, Kmau harus bisa menginstruksikan mereka untuk mematikan ponsel mereka saat di kelas.

Lalu, tentang blusmu.

Itu terlalu feminin.

Dan tolong jangan gunakan produk penata rambut atau sampo yang terlalu harum.

Panjang rok dan sepatumu juga.

Tolong jangan memakai itu lagi dan juga sepatu dengan hak tinggi.

Kamu harus melakukan apa yang saya sarankan.

Kamu harus sangat berhati-hati agar orang tidak pernah mengatakan hal yang tidak menyenangkan tentang dirimu.

Aku sungguh minta maaf.

Aku jadi penasaran kenapa malah Suenaga yang dimarahi?

Wanita itu juga memarahiku...

Aku juga bingung, ketika aku pergi ke karaoke sebelumnya.

Jadi dia mengirim e-mail orang tua-ku , dan mengatakan hal-hal seperti, "Harap berhati-hati agar dia tidak nongkrong di malam hari."

- Itu juga terjadi pada Kokonoe, kan? - Oh ya.

Soal berkeliaran tanpa tujuan pada saat aku kelas dua.

- Pada akhirnya kamu benar-benar melakukannya. Kamu benar-benar melakukannya untuk Juri-chan. - Itu karena aku menyukainya.

Aku hanya ingin melihat wajahnya. Karena itu adalah kehidupan cinta seorang anak laki-laki.

Dia juga mengatakan tentang apa yang seharusnya dan tidak harus dilakukan pada jam istirahat.

- Haruskah dia sampai seperti itu? - Suenaga benar-benar menyebalkan!

- Tapi karena dia imut, aku memaafkannya. - Aku tidak akan memaafkannya.

Tapi kenapa dia diam-diam memberi tahu orang tua kita seperti itu?

Beberapa orang tua khawatir dengan guru wanita muda seperti dia...

... tiba-tiba bertanggung jawab menjadi wali kelas 3 Jadi dia berusaha mendapatkan rasa hormat dengan melakukan itu?

- Ngeselin banget sih dia. - Tapi dia imut jadi tidak apa-apa.

Dia tidak imut.

"Pertemuan orangtua dan anak"

Maaf sudah membuatmu menunggu.

Saya baru saja menerima panggilan dari ibumu. Dia akan sedikit terlambat karena pekerjaannya.

Untuk sekarang, mari kita mulai tanpa dia.

Ngomong-ngomong, tentang apa yang Kokonoe-kun lakukan sebelumnya...

... kamu melakukan itu untuk menghentikannya, kan?

Terima kasih.

Kuroiwa-kun, kamu tidak menulis apa pun di formulir aspirasi masa depan...

...apakah kamu tidak punya impian?

Bagiku, sejak aku masih kecil, aku selalu bermimpi menjadi seorang guru.

Itu sebabnya sekarang, aku benar-benar puas.

Punya sebuah impian itu penting sekali.

Jadi, Kuroiwa-kun, jika ada sesuatu yang membuatmu tertarik...

-... kamu bisa memberitahuku... - Tapi...

... Anda benar-benar tidak cocok menjadi guru, Sensei.

Hah?

Mengapa kamu tidak memberitahu siapa pun bahwa aku menamparmu?

Seharusnya, aku dikeluarkan, bukan?

Apakah kamu pikir aku akan membalasmu? Atau...

Bukan begitu. Aku masih belum terlalu mengenalmu.

Apakah menyenangkan bagimu untuk berpura-pura menjadi guru seperti ini?

Menyenangkan kok.

Pergi ke kelas setiap hari, mengatakan 'Selamat pagi' untuk semua orang...

Bahkan salam seperti itu sudah membuatku senang.

Makanan sekolah enak...

... dan para murid sangat imut sekali aku menyukai semuanya.

Lalu, apa yang kamu sukai dariku?

Lalu, apa yang kamu sukai dariku?

Suenaga-sensei, ada panggilan dari ibu Kuroiwa-kun.

- Dia tidak sempat kesini hari ini. - Oh begitu.

Terima kasih.

Kamu sudah datang jauh-jauh ke sini. Coba lihatlah ini.

Saya mendapat pesanan besar-besaran dari restoran kenalan saya...

... tapi ketika aku memeriksa barangnya dengan cepat, itu menjadi seperti ini.

- Tolong jaga ini, Joffe. - Baik.

- Joffe? - Halo, Aku Jofe.

Karena orang sering memintaku untuk mengulang namaku, jadi aku ingin terdengar seperti orang asing, Joffe.

Aku minta maaf. Ini soal Akira, kan?

Ya, soal itu.. dalam bentuk aspirasi masa depannya, dia tidak...

Aku sudah mencoba membicarakan hal itu dengannya, tetapi baru-baru ini...

... dia benar-benar keras kepal sekali....

- Ah, aku akan membuatkan teh untukmu. - Terima kasih.

Ngomong-ngomong, Sensei, baru-baru ini kamu mengirimi kami e-mail, kan?

- Huh? -Nah ini.

Aku mendengarnya dari ibu-ibu lain.

Informasi tentang kesalahan siswa.

Kamu secara diam-diam mengungkapkannya, tolong laporkan kepadaku soal anak itu.

Jadi itulah mengapa para siswa seperti menjaga jarak denganku...

- Huh? - Sebenarnya...

...Aku kehilangan akun yang diberikan kepadaku sebelumnya, jadi aku saat ini sedang meminta yang baru.

Lalu siapa yang mengirim e-mail itu?

Aku akan memeriksanya ketika aku kembali nanti.

Aku sungguh minta maaf.

Suenaga-sensei.

Tolong bersikap keraslah pada putrarku yang bodoh itu.

Dia sedang dalam masa memberontak sekarang dan dia mungkin sering menyebabkan banyak masalah...

... tapi aku pikir dia sebenarnya bukanlah anak yang nakal.

Baiklah saya mengerti. Terima kasih telah memberitahu saya.

Kuroiwa-kun.

Aku jadi penasaran, siapa yah dengan sengaja mengirim email itu...

... menggunakan akun-mu?

Nah ini, aku sudah memblock akun-nya.

Setelah ini, Kamu harus mengirim e-mail dan menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada orang tua.

Ya, aku akan segera melakukannya. Terima kasih atas semua bantuanmu.

- Sampai bertemu lagi. Terima kasih atas kerja kerasnya - Terima kasih atas kerja kerasnya.

- Hijiri? - Dengerin deh, sekarang ini...

Maukah kamu datang denganku ke pesta perpisahan besok?

Aah... aku ingin pergi, tapi aku punya beberapa pekerjaan yang harus dilakukan...

Aku senang sekali jika kamu bisa ikut.

Ada hal yang aku ingin katakan kepadamu.

Ada hal yang ingin dibicarakan? Bagaimana nadanya ketika dia mengatakan itu?

Seperti, "Aku punya sesuatu untuk dibicarakan".

Atau "Aku sesuatu untuk dibicarakan kepadamu".

Atau "Kita harus bicara!". Mungkin seperti itu.

- "Ada hal yang ingin aku katakan". - Dengan nada seperti itu, bukankah itu sangat buruk?

- Jadi kamu berpikir seperti itu juga? - Ya Sudah berapa lama kalian tidak dapat saling bertemu?

Sudah 3 minggu. Selama waktu itu, kami berbicara hanya...

...dua kali.

Jika dia mengatakan itu adalah akhirnya, itu adalah akhirnya.

Benar juga...

Tapi aku pikir setidaknya, kamu sudah mempunya kenangan yang sangat indah bersamanya.

Itu bukan sesuatu yang bisa dialami siapa pun.

Kamu akan baik-baik saja. Percayalah kepadaku.

Terima kasih banyak...

Ah, Aku ingin yang ini

Lain kali, aku punya rencana untuk berkemah bersama rekan-rekan-ku di Osaka.

Aku bertanggung jawab untuk mengelolanya.

Yah, kamu juga pandai dalam memasak, Shotaro-san.

Mencari alat seperti ini, entah bagaimana, mengingatkanku...

... waktu ketika kita pergi bersama sebelumnya.

Itu... sangat menyenangkan, bukan?

Tenda yang kami bangun dengan banyak upaya dijatuhkan, dan sumpit kami jatuh ke sungai juga.

Aah, aku ingat ketika itu terjadi.

Itulah mengapa itu membuatku berpikir bahwa...

...Aku juga ingin membelinya untuk-mu.

Seperti yang ini? Aku ingin tahu warna apa yang harus aku pilih untukmu...

Jika kita membuat keluarga nantinya, berapa banyak orang itu? 3 orang?

Tidak, tidak, mungkin 4 orang...

Yah, itu sebabnya...

Umm...

Huh apa?

Apa itu?

Karena itu sepertinya harus memberikan ini kepadamu segera.

- Apa?! - Maaf, ada banyak hal yang terjadi...

... jadi Aku agak... Aku tidak punya waktu untuk memilih dengan benar.

Tetapi untuk sekarang, di sini.

- Kupikir kamu ingin mengakhiri hubungan ini. - Huh?

Aku pikir kita akan terpisah seperti ini. Tentang berkemah juga...

... fakta bahwa kau ingat bagaimana aku menjatuhkan sumpitku di sungai...

... Aku pikir itu membuatmu lelah denganku.

Hah? Mengapa kamu berpikir demikian?

- Kenapa ya, aku juga bingung... - Hmm?

Kenapa, aku bertanya-tanya...

Karena kita memiliki hubungan jarak jauh sekarang.

Ya, mungkin itu sebabnya.

Whoa, serem sekali.

Tolong...

...menikahlah denganku.

- Udah siap belum? - Lah ngapa lu?

Malam ini, kita akan nokip untuk pertama kalinya.

Kamu juga harus datang, ayolah!

- Lu kenapa dah! - Nokip? Maksudnya apaan dah?

Ayolah, kita akan meminumnya seperti ini. Ayo cepat.

Awas bahaya! Whoa, whoa!

Mereka benar-benar datang! Apa yang mereka lakukan?

- Hey! - Apa itu? Kalian bilang tadi menuruhku membawa makanan ringan.

Ditolak, yee? Sudah Jangan khawatirkan itu

Kenapa dah? Kamu harus sedikit menghiburku! Aku lagi patah hati nich!!.

Kamu naik dari sana ?!

Hei, Botak!

Aah, Kuylah.

Kamu akan menikah ?! Whoaa ~!

Oh, selamat ya!

Mari bersulang, mari bersulang.

Benarkah? Alhamdullilah kalau begitu.

Akhirnya tiba juga hari ini~

- Aku akan mengantarmu pulang nanti. - Terima kasih.

Ah.

Kawai, kamu sedang bekerja...

... dan itu sebelum pertemuan penting ketika aku melihatmu berbicara sembarangan dengan seorang gadis.

Aku bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan sistem otakmu, tetapi sepertinya tu karena pacarmu yang akan kamu nikahi.

- Wow. - Aku Suenaga Hijiri.

- Hijiri-chan. - Ya.

- Kamu sedang lagi LDR-an ya sekarang? - Ya...

Tapi aku berpikir untuk membawanya ke Osaka.

Bahkan jika dia ingin terus mengajar, aku yakin dia dapat menemukan sekolah yang bagus juga di Osaka.

Kami akan membahasnya mulai sekarang.

Ah, sebenarnya, kantor utama kami sangat dekat dari sini.

Oh jadi begitu.

Apakah kamu sedang sendiri hari ini?

-Aku sedang berkencan. - Huh?

Ah, dia datang.

- Mungkinkah, presiden... - Presiden?

Tequila.

Baiklah.

- Tunggu sebentar. - Shotaro, Senpai memanggilmu.

Hah? Ah...

Hijiri-chan.

Ini untukmu.

Untuk merayakan pernikahanmu.

Terima kasih banyak.

Apakah tidak apa-apa menikahi kawai saat ini?

Hidup sesuai dengan permintaannya, menyerah pada pekerjaanmu pada saat ini...

... kemudian membuat keluarga bahagia di Osaka. Apakah itu yang benar-benar kamu inginkan?

Aku akan memikirkannya mulai sekarang.

Selain itu...

... kamu masih lanjut LDR, kan?.

Ada kemungkinan kamu akan menyukai orang lain yang lebih dekat denganmu, bukan?

Itu tidak mungkin.

Kamu seharusnya tidak pernah menyatakan hal-hal seperti itu.

Meskipun kamu pikir itu tidak mungkin, Akan tetapi kamu tetap menyukainya.

Itu diluar akal sehat pada umumnya.

Semua orang di sekitarmu menentangnya.

Meskipun demikian, Kamu masih terus melanjutkannya...

... meskipun kamu tersandung.

Dengan memiliki pengalaman semacam itu adalah yang terbaik,

Hijiri.

Apakah kamu menyukai Kawai?

Tentu saja.

Apakah kamu bahagia dengannya?

- Ya. - Kamu berbohong.

Tak satu pun dari apa yang kamu katakan itu benar.

Hah?

Ada pepatah lama.

"Cinta membunuh kebahagiaan, dan kebahagiaan membunuh cinta."

Apa artinya?

Itu berarti bahwa cinta dan kebahagiaan tidak bisa berdiri bersama.

Apakah benar disini, di mana meteorit jatuh sebelumnya?

Jika memang benar, meteroit itu besar sekali.

Runa-chi, kami punya ini juga!

- Entar aja lah. - Ok!

Kembang api, kembang api, kembang api.

Selamat tinggal, Juri-chan.

Nah ini.

Anjing Pavlov.

Dia selalu ngiler ketika dia melihat Juri-chan.

Si serigala Kuroiwa-kun itu juga.

Kamu selalu memperhatikan Suenaga.

- Benarkah? - Jangan mengatakan hal yang tidak benar.

Aku tahu kok, soalnya...

Aku selalu melihat Kuroiwa-kun juga, jadi aku paham.

- Apakah kamu baru saja... - Runa-chi?

Ah, api!

- Yaampun! - Ya Tuhan!

Apa yang sedang kamu lakukan!?

Apa yang harus kita lakukan!?

Untuk sekarang, ayo pergi dari sini!

Apa? Hei! Apa yang sedang kamu lakukan!?

Kuroiwa, sudah cukup!

Hei, ini sudah cukup! kamu bisa terbakar!

"Shioya-sensei"

- Maaf aku harus pergi. - Sekarang?

Murid-murid-ku terlibat dalam insiden kebakaran dan mereka berada di rumah sakit sekarang.

- Huh? - Aku harus pergi.

Aku akan mengantarmu kesana.

Shioya-sensei.

Bagaimana Kuroiwa-kun?

- Dia tidak mengangkatnya. -Bagaimanya dengan e-mail?

Tidak ada.

- Kamu akhirnya datang. - Saya mohon maaf sebesar-besarnya.

- Aku sangat menyesal. - Tidak apa-apa.

- Disini. - Baik.

Saya sangat menyesal, saya tidak bisa segera datang.

- Ada sesuatu yang harus aku urus. - Tidak apa-apa.

Kami juga merasa sepertinya kami harus meminta maaf kepadamu sebagai gantinya...

- Tidak apa-apa... - Maaf.

- Terima kasih Tuhan, mereka selamat. - Shioya-sensei.

Shioya-sensei.

Itu adalah berkah yang harus disyukuri.

Meskipun dia mencoba memadamkan api sebelumnya, Kuroiwa-kun baru saja terluka ringan.

Yang penting adalah itu tidak menjadi sesuatu yang serius. Petugas kepolisian juga tampaknya mengabaikannya.

Mereka hanya mendapat peringatan keras.

- Terima kasih banyak. - Kami sangat menyesal tentang itu.

- Kamu bodoh! Kmau menyeret semua orang ke dalam masalah! - Maaf...

- Ah, tunggu bu, hentikan! - Kokonoe-san.

Saya pikir semua orang sudah lelah, jadi mari kita bertemu lagi besok di sekolah.

- Terima kasih Tuhan, semuanya selamat. - Terima kasih banyak.

Marilah...

Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

- Saya punya masalah pribadi di Tokyo... - Sudahlah, semuanya sudah berakhir sekarang.

Sampai jumpa besok.

Ah, mempesona sekali...

Shotaro-san.

- Hei - Hei

Maaf, Sensei?

Mungkinkah, orang ini...

- Ya. - Jadi kamu akan menikah?

- Ya. - Jadi begitu.

Kami malah menimbulkan masalah seperti itu di saat-saat seperti ini...

... dan bahkan menyeret tunanganmu bersama...

Akira, kamu harus benar-benar minta maaf!

- Akira! - Yah, sudah tidak apa-apa bu...

Kamu sebenarnya tidak peduli, bukan?

- Huh? - Daripada peduli tentang apa yang terjadi pada kita...

...Kamu lebih peduli akan bagaimana kamu menghadapi para orang tua lain dan guru.

- Saya tidak berniat... - Hei, Akira.

Jika kamu melakukan ini hanya sebagai menngisi waktu luang sebelum kamu menikah...

... bagaimana kalau berhenti dari pekerjaanmu sebagai guru sekarang?

Kamu ini kenapa sih!

Kamu dengar ibu , gak? Jika kamu mengatakan sesuatu yang kasar padanya lagi...

... ibu tidak akan memaafkanmu! Ibu tidak akan memaafkanmu.

- Tidak apa-apa. - Ibu tidak akan memaafkanmu!

Tidak apa-apa, sungguh.

Ayo masuk ke mobil.

Kuroiwa-kun, sampai jumpa lagi di sekolah.

Apa ada yang salah?

Esai ini...

... Aku membuat ini ketika aku memulai pekerjaan baru-ku di sini.

Aku ingin menjadi guru yang handal...

... yang bisa memahami masalah dan kekhawatiran siswa...

... dan menahannya bersama-sama...

... tetapi kenyataannya, aku benar-benar payah sekali.

Apa yang terjadi?

Sama seperti apa yang anak itu katakan...

...Aku hanya berpura-pura menjadi seorang guru.

Ikut aku ke Osaka, yuk?

Jika aku berada di sisimu, aku akan selalu mendengarkan masalahmu.

Kamu juga bisa curhat sama aku.

Mari kita hidup bersama.

Ayahmu sudah pergi dari rumah...

... Maka hanya ada kau dan aku.

Tetapi tidak apa-apa, karena ibu memiliki keyakinan bahwa aku dapat melakukannya.

Karena kamu adalah aku...

... kamu adalah bagian dari diriku.

Apa yang kamu pikirkan...

... atau bagaimana perasaanmu...

... Ibu bisa mengerti semuanya karena kami terhubung.

Tetapi untuk sekarang...

... tidak peduli seberapa keras ibu berpikir, ibu tidak bisa mengerti.

Ibu tidak mengerti kamu, Akira.

Tidak mungkin kamu akan mengerti.

Sesuatu terasa aneh baru-baru ini...

... dan IBU sendiri bahkan tidak bisa memahaminya.

Terima kasih atas makanannya.

Sebagai seorang guru, memang penting untuk dapat berlibur.

Jadi tidak ada yang bisa membantu jika Anda tidak bisa segera datang...

... selama situasi darurat.

Tidak ada masalah lebih lanjut karena di ganti...

... Irie-sensei dan aku bisa mengatasinya. Namun...

...jika aku jadi kamu...

... Saya tidak akan kehilangan akun aya sebagai staf pengajar, setelah saya ditugaskan untuk bekerja di sini.

Pada akhir pekan, saya tidak akan pergi jauh dari area sekolah.

Saya tidak akan minum alkohol dan apalagi, datang tergesa-gesa datang membawa mobil yang diantar oleh kekasihmu.

Saya tidak akan pernah melakukan sesuatu hal yang tidak bijaksana seperti itu.

Jika Anda ingin tahu mengapa...

... Itu karena para siswa memperhatikannya.

Anda akan kehilangan reputasi Anda.

Saya mengerti. Saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Yah, mungkin untuk generasi sekarang ini...

... Saya hanya seorang sepuh yang bermasalah dari era Showa. * Catatan: periode Showa: periode dari 1926-1989.

Itu tidak benar.

Tetapi saya memiliki keyakinan sendiri.

Guru adalah profesi yang suci.

Untuk selalu membimbing siswa dengan cara yang benar...

...itu adalah pekerjaan seorang guru.

Tidak peduli berapa banyak Anda menuangkan perhatian Anda pada mereka, itu tidak akan cukup.

Siswa SMP masih belum aman.

Ah, sial!

Sepertinya kamu bisa pergi ke sekolah besok.

Kalau begitu, kamu harus benar-benar meminta maaf kepada guru-mu.

Kamu denger gak?

- Hei tunggu! Kamu kenapa sih... - Ini dari Ayah.

Kembalikan sini!

Ayolah, kamu tidak akan mengerti!

Kami memiliki keadaan kita sendiri...

Kamu masih anak-anak...

... jadi tidak mungkin kamu bisa mengerti.

Berhenti memperlakukanku seperti anak kecil!

- Selamat sore. - Sensei...

Hari ini Kuroiwa-kun tidak masu, jadi aku di sini untuk melihat bagaimana keadaannya.

Sebenarnya...

- Maaf, apakah kamu melihat Kuroiwa-kun? - Kuroiwa...

Tidak peduli berapa banyak Anda menuangkan perhatian Anda pada mereka, itu tidak akan cukup.

Siswa SMP masih belum aman.

Kuroiwa-kun!

Kawai.

- Haraguchi-san !? Mengapa kamu di sini? - Ayo Mari kita masak.

- Huh? - Terkadang aku ingin bersantai di rumah.

Yah, masakan buatan sendiri itu...

Rumahku masih berantakan. Aku harus merapikan...

Kamu sudah mulai merapikan? Apartemenku masih penuh dengan papan kartu.

- Huh? - Minggir.

Mungkinkah kamu...tinggal di sini juga?

Yah, itu sesuai dengan kontrak perusahaan.

Senang bertemu denganmu, tetanggaku.

Apa?

Haraguchi-san, kamu sangat sulit untuk diidentifikasi.

Benarkah?

Kamu adalah wanita yang berkemampuan tinggi namun secara tak terduga...

Aku simpanan presiden?

Tanpa diduga kamu punya pacar.

Aku itu bisexual...kurang lebih seperti tu.

Entah bagaimana semakin banyak kita berbicara, semakin aku mengenalmu.

Kamu seperti bawang prei.

Bagaimana pacarmu? Dia baik-baik saja?

Ya,

Kuroiwa-kun!

Apa yang sedang kamu lakukan?

Mengapa kamu ada di sini?

- Mayugahama. - Huh?

Aku akan ke Pantai Mayugahama

Ini lebih dari 20 km dari sini, kan?

Aku pikir aku mungkin bisa ke sana jika aku berjuang keras.

Ini hanya setengah dari marathon.

Ibumu khawatir tahu.

Aku akan mengantarmu pulang. Silakan naik mobil-ku.

Ya, aku baru saja bertemu dengannya. Ok kalau begitu.

Tunggu sebentar, kurasa aku punya sesuatu untuk mengeringkanmu...

Daripada itu punya rencana untuk pergi ke pantai...

...Menurutku kamu benar-benar laki-laki.

Kamu membuatku terkejut sepanjang waktu...

... dan kamu juga terlalu tidak terduga...

... entah bagaimana aku tidak bisa mengerti.

"Menyenangkan di tengah malam hujan."

"Hujan yang bagus pada musimnya."

"Ketika musim semi tiba, jatuh."

Hujan yang bagus...

... memilih waktu yang tepat untuk jatuh dan jatuh.

Saat musim semi tiba, hujan pasti turun.

"Ini mengikuti angin..."

"... dan diam-diam memasuki malam."

Saat angin bertiup, hujan terus turun sampai malam.

"Dan membasahi semuanya dengan lembut, tanpa suara."

Diam-diam, hampir tanpa suara sama sekali...

... itu membuat semuanya basah.

Memang benar... Seperti yang kau katakan, Sensei.

Aku merasa seperti aku bisa melihat pemandangan.

Sebenarnya...

...Aku sangat suka puisi Cina ini.

Hujan dan angin yang kurasakan...

... pemandangan yang kulihat...

...Aku selalu ingin menyampaikannya kepada orang lain.

Terima kasih.

Sensei...

... Anda tidak akan berhenti, kan?

Sepertinya, terlalu dini bagiku untuk menjadi guru wali kelas.

Tapi... bukankah sudah terlambat?

Pakai sabuk pengaman ya.

-Ya. - Hijiri?

Maaf, aku baru saja menemukan muridku yang sedang nongkrong...

... jadi aku sedang mengantarnya pulang...

Seperti yang diharapkan, kamu benar-benar melakukan pekerjaanmu sebagai guru, bukan?

Aku akan menghubungimu lagi nanti.

Mari kita pulang...

... Kuroiwa-kun?

Anak-anak.

Seorang murid...

Jadi dia sudah di rumah?

Jadi begitu. Syukurlah dia sudah pulang ke rumah.

Ya...aku tutup dulu yah.

Maukah kamu memberitahu Akira-kun tentang hal itu?

Aku tidak akan

Tidak mungkin aku bisa memberitahunya tentang itu.

"Rumor di SMP Koboshi"

"Hijiri-chan akan menikah tahun depan"

"Licik"

"Dasar Iblis"

"Tunangannya bekerja di perusahaan perdagangan besar"

"Sungguh Cinderella"

"Mengganggu"

"Berhentilah dari sekolah!"

- Hijiri-chan, jangan pergi ~ - Mengatakan pada semua orang secara rahasia seperti itu, dia adalah yang terburuk.

Selamat pagi.

- Diam! - Dia datang, dia datang!

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Dia datang! Ayo masuk, Sensei akan datang!

Selamat pagi ~

Yah, aku tidak melakukan apa-apa.

Sensei, lebih baik jika kamu berhenti.

"Selamat atas pernikahanmu"

- Hei, lihatlah. - Dia tidak cocok sebagai guru sama sekali.

Sensei, selamat tinggal.

Saya tidak akan berhenti.

Saya tidak akan berhenti.

Tentu saja, Saya tidak bisa berbuat apa-apa kalau kalian semua membenciku.

Dengan penampilan luarku, dan juga kurangnya pengalaman dan kemampuanku...

... bahkan aku mulai membenci diriku sendiri.

Memang benar aku punya tunangan.

Kalo boleh jujur. Dia seseorang yang sangat luar biasa.

Dan juga baik hati sehingga aku merasa dia terlalu baik untukku...

... dan teman-temanku bahkan mengatakan hal-hal seperti...

... "Apakah kamu menghipnotisnya?".

Namun...

...Saya sudah meninggalkan orang itu untuk datang ke sini.

Karena saya ingin melihat kalian semua, maka dari itu saya datang ke sini.

Itulah mengapa...

... aku akan terus berada di sisimu.

Suatu hari aku pasti akan...

... menjadi seorang guru yang dapat kalian andalkan!

Mari kita mulai pelajarannya. Silahkan buka buku teks kalian...

Jadi pada akhirnya pacarmu...

Dia mengatakan dia ingin melakukan yang terbaik di sekolahnya saat ini untuk sementara waktu.

Dia ingin terus menjadi seorang guru seperti apa adanya. Permisi.

Jadi dia benar-benar bisa melakukannya. Dia mungkin tampak biasa...

... tapi dia tidak biasa seperti yang kamu pikirkan.

Meskipun sepertinya dia tidak akan melakukan apapun yang dia inginkan ketika kamu tidak bersama...

-... Ternyata dia memang seperti itu. - Huh?

- Apakah Kamu mau mampir? - Apa?

Makanan apa yang aku punya? Aku memiliki beberapa acar yang direndam dalam cuka beras dan gula merah.

Umm... apakah kamu mengundangku?

Aku merasa lapar.

Jadi gimana? Mau mampir?

Kuroiwa-kun, selamat pagi.

Kamu melupakan ini.

Tentang bentuk aspirasi masa depanmu...

... tolong segera kirimkan ke saya.

Sensei!

Sensei...

AKU...

... Aku suka padamu, Sensei.

Aku Jatuh Cinta Kepadamu!

Aku harus bagaimana sekarang ini...

...Aku tidak mengerti sama sekali.

Sampai Bertemu di episode selanjutnya

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.