Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Bandarsatu.com
1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino
New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi
Desember 1944. Perbatasan Jerman-Belgia.
Setelah korban menderita parah dengan berkurangnya persediaan...
...dan kurangnya persiapan untuk kedatangan musim dingin,
Sekelompok prajurit Amerika menahan garis perbatasan...
...menunggu tentara Jerman untuk melancarkan serangan.
Medan tempur mereka adalah Hutan Hurtgen...
...yang meliputi 80 mil persegi medan terjal padat hutan rimba...
...yang dipenuhi oleh pasukan musuh.
Bagi orang Amerika, hutan ini menjadi dikenal sebagai "Pabrik Kematian."
Hei, Falcone, kau di sebelah kiri?
Tidak, dia tepat di belakangmu.
Tenang./ Berikan ini padaku...
Mereka mengambil sekop kita.
Kita akan baik-baik saja.
Kau akhirnya menemukan sesuatu.
Kau merasa lebih baik, kawan?
Persetan denganmu, kau bahkan tak mengerti yang aku katakan.
Tentara Jerman ini tersandung atau jatuh, kita serang mereka, mengerti?
Ya.
Mereka tidak mendapat apapun dari kita.
Kita berlima, mereka berempat./ Mereka butuh...
Pada suatu titik mereka akan beristirahat,
Mereka akan kelelahan...
Kita dapatkan tentara Jerman ini./ ...atau tersandung sesuatu.
Aku menunggu untuk itu.
Para tentara Jerman ini tidak berdiri di posisinya.
Ya.
Bukan begitu, Falcone?/ Sebentar.
Bagaimana dengan burung yang terus kau bicarakan?
Kau tangkap orang itu sebelum dia melepaskan sepatunya.
Mereka hanya tiga senjata untuk kita berlima.
Kurasa itu layak untuk dicoba.
Kau yakin?
Hei, Prajurit.
Menggali makam ini untuk mereka.
Hei, bos, jangan menggali terlalu bersemangat.
Kau akan membuat mereka kesal.
Teruslah menggali, tundukkan kepalamu.
Baiklah. Pelan-pelan.
Tak sabar bertemu anjingku.
Aku punya wanita cantik yang menantiku di rumah.
Aku bisa jatuhkan salah satu dari mereka...
Melempar rokok ke arahku sekarang?
Hei, hei, hei. Apa yang kau lakukan? Hei!
Tidak, tidak, tidak, ayolah.
Tidak, kau bisa bawa aku./ Kau akan pulang, kawan.
Kau akan baik-baik saja. Dia pasti sudah menembakmu...
...jika dia memang ingin melakukan sesuatu./Ya, kau baik-baik saja.
Hei, hei, hei... Tidak...
Hei, apa yang terjadi?/ Hei, tidak, kau bisa bawa aku.
Apa yang terjadi?/ Kami menggalikan kau lubang.
Berhenti, ayolah!
Hei, tarik napas. Kau akan baik-baik saja.
Berikan itu tekanan, Berikan itu tekanan.
Seberapa buruk itu, Sersan?
Ini tidak begitu buruk, kawan. Kau akan baik-baik saja.
Sama sekali tidak buruk, Goldie.
Kita harus terus bergerak.
SS sudah mengepung seluruh tempat ini.
Garis perbatasan sekitar 1,000 yard dari sini.
Hei, Davey, aku mau minta tolong, mengerti?
Aku mau kau tetap buka matamu hingga suster cantik menatapmu, mengerti?
Hei. Hei, hei... Mengerti? Bangunlah!
Lihat aku... Oke?/ Oke.
Aku tak mau mati di sini.
Kau takkan mati. Tidak, kau tak akan mati.
Aku janji padamu, Kau tak akan mati.
Mereka tak bisa membunuh kita di Normandia,
Mereka tak bisa mendapatkan kita di Vietnam, dan jelas...
...mereka takkan mendapatkan kita selagi kita mengetuk pintu depan mereka.
Bukan begitu, Boston?
Aku tak bisa mengatakan yang lebih baik lagi, Sersan.
Mikey, aku mau minta tolong denganmu.
Aku mau kau menggendong dia, mengerti? Aku yang akan berjaga.
Ayo./ Ayo, kawan.
Kami memegangmu...
Kita pergi ke arah sini.
Benar begitu.
Kami orang baik, oke? Tenanglah.
Kupikir kalian sudah mati./ Tentara Jerman tak seberuntung itu.
Medis!
Ayo, Mikey./ Sedikit lagi, Goldie.
Baringkan dia di sini.
Sebelah sini, sebelah sini./ Tetap bersamaku, Goldie.
Tetap bersamaku./ Perlahan-lahan...
Ini dia. Bertahanlah sedikit lagi.
Tetap denganku, Goldie.
Bertahanlah. Semua akan baik-baik saja.
Kau baik-baik saja./ Mundur, Prajurit.
Aku tetap di sini./ Kau tidak bisa, tolong.
Mundur dan biar kami melakukan tugas kami.
Prajurit, itu perintah. Mundur.
Tiga peluru.
Massa pusat.
Satu di belakang rusuk kiri.
Dua luka tembus.
Dia mengalami pendarahan di paru-parunya.
Kita harus membawanya ke tenda sekarang juga.
Tandu!
Dia akan baik-baik saja, 'kan?
Ayo, Mikey, bawa sisi satunya, ayo.
Ayo, satu...
Satu, dua, tiga!
Kami akan berusaha semampunya.
Kondisi temanmu sangat tidak baik.
Dia akan baik-baik saja, Mikey.
Aku punya firasat. Dia akan baik-baik saja.
Maafkan aku, Sersan.
Mereka bilang kau mengumpulkan itu,
Mengirim surat personal kembali ke keluarga mereka.
Ya.
Yang kau lakukan itu sangat mulia.
Aku yakin itu tidak mudah.
Menurutku itu sulit menulis surat untuk keluargaku sendiri.
Tapi itu perbandingan yang tidak seberapa...
Untuk harus menulis surat kepada ayah mereka,
Mengabari mereka anak-anak mereka takkan pulang ke rumah lagi.
Dia merasakan sakit?
Kami memberinya banyak morfin. Dia tak banyak merasakan, Prajurit.
Terima kasih, semuanya.
Kami punya makanan hangat di beberapa tenda.
Kudengar kalian belum makan selama beberapa hari.
Kau sebaiknya pergi mengisi perutmu.
Ayo, Mikey.
Satu-satunya yang kami nanti di sekitar sini adalah makanan hangat.
Jika kau temukan surat kabar, beritahu aku.
Aku mau tahu skor.../ Ya, baiklah.
Archer, apa yang kau lakukan?/ Astaga, lihat siapa ini.
Sersanku tertembak di kepala.
Mereka menugaskanku ke unitmu.
Berkata kau kekurangan persediaan.
Memintaku untuk membawa sebanyak mungkin yang kubisa.
Turut prihatin tentang sersanmu.
Dia orang yang baik.
Kami mau pergi makan, kau mau ikut?
Aku barusan makan. Tapi terima kasih.
Baiklah. Sampai nanti.
Terima kasih, kawan./ Baiklah.
Bagaimana keadaanmu, Mikey?
Hanya hari lainnya di Eropa, Greg.
Seandainya aku bisa melihat tempat ini sebelum perang.
Lalu pergi ke Roma... Athena.
Kau udah ke Paris.
Apa itu cukup untukmu?
Ya, tapi itu akan lebih baik untuk melihatnya...
...sebelum seluruh Swastika beterbangan di mana-mana.
Ya. Aku yakin itu seindah di sini.
Eropa akan menjadi satu lubang mortir besar setelah semuanya selesai.
Lalu tak banyak lagi yang bisa dilihat.
Waktu, Mikey.
Waktu memulihkan semua.
Benarkah?
Kenapa tak kau katakan itu kepada Goldie?
Kepada Hickman, Benny, Cray, dan Dillinger.
Hei, aku juga harus menanggung beban itu, Mike.
Kau tidak sendirian di sini.
Maksudku, tak banyak dari kita yang tersisa, Sersan.
Kau pikir aku tidak tahu?
Aku Sersanmu. Aku seharusnya menjaga kalian tetap hidup!
Boleh kami bergabung denganmu?
Kami mengerti jika kau ingin menyendiri.
Ya. Duduklah./ Tidak, tak apa.
Senang melihat beberapa wajah yang bersahabat.
Ada kabar kapan pertahanan akan bergerak?
Kurasa tidak dalam waktu dekat.
Kita kalah jumlah, kalah orang.
Sisi ini mulai runtuh.
Lihatlah sekitarmu.
Kami kedatangan orang kemarin.
Mereka dari divisi infanteri 28.
Kabarnya seluruh divisi kehilangan beberapa ratus orang.
Mereka merujuk itu sebagai...
...Ember Berdarah.
Perang akan segera berakhir.
Lalu kita akan kembali ke kehidupan kita dan...
...dunia akan lebih baik untuk itu.
Apa yang membuatmu berpikir pelangi dan sinar matahari...
...akan menunggu kita saat semua ini berakhir?
Saat ideologi...
...dan orang-orang jahat ini masuk ke dunia...
Prajurit, orang-orang baik dan perempuan tak punya pilihan...
...selain untuk bertempur melawan mereka.
Demi kebaikan orang...
Maka dunia harus berubah.
Dan itu harus berubah untuk yang lebih baik.
Jika tidak...
Apa gunanya semua ini?
Kita tak punya pilihan selain untuk berubah.
Dan jika kita tidak berubah...
...kemanusiaan masih muda.
Ucapan yang bagus, Letnan.
Ini adalah yang terhangat yang kurasakan setelah berminggu-minggu.
Ya, katakan kepada kami.
Kalian sebaiknya istirahat.
Khususnya sebelum kalian dipanggil bertugas kembali.
Itu ide terbaik yang kudengar setelah seharian, ya, Greg?
Ya.
Selamat pagi, Sersan.
Pagi.
Aku takkan menanyakan kabar, mengingat kau terlihat berantakan.
Melihat, merasa.
Aku yakin tempat ini adalah Neraka.
Tidak. Neraka lebih hangat.
Neraka kosong.
Karena semua iblis berada di sini.
Shakespeare?
Aku tak mengira kalian para Ranger begitu suka membaca.
Aku selalu suka The Tempest.
Kalian mendapat persediaan yang dibutuhkan untuk tenda medis?
Tidak.
Persediaan kami terputus.
Kami takkan mendapat persediaan baru selama beberapa hari kedepan.
Baik.
Para tentara Jerman itu benar-benar condong kepada kalian.
Ya.
Kau baik-baik saja, Sersan?
Tidak.
Prajurit yang tewas di meja operasimu itu...
Dia adalah temanku.
Goldman?
Ya.
Aku tak yakin masih punya cadangan yang tersisa, kau tahu?
Teman atau prajurit?
Keduanya.
Aku ingat saat aku mendaftar masuk militer...
Aku dan teman-temanku di sekolah, kami ingin mendaftar masuk bersama.
Kami mendengar jika beberapa orang di kota sudah diterima.
Lalu kemudian Pearl terjadi...
Kami berpikir, "Sial, kita harus ke sana dan membunuh orang Jepang."
Kemudian Roosevelt berpidato.
Menyatakan perang dan sebagainya.
Kami ingin pergi ke sana, dan berbuat yang benar.
Tak pernah mengira kami akan berakhir di sini.
Di Eropa, maksudku.
Saat kami tiba di pantai Normandia di Omaha...
MG 42 dan tempat persembunyian itu...
Mereka secara tak langsung menghabisi seluruh tim futbolku.
Hampir seluruh teman sekelasku...
...berubah menjadi sup tepat dihadapanku.
Gambaran itu masih tak bisa aku hilangkan.
Kurasa itu tak jauh berbeda dari pada pergi berperang dengan ini.
Mereka hanya terbakar di sana.
Itu seperti sebuah oven.
Siapa namamu?
Jackie.
Jackie, kau pernah kehilangan seseorang di sini?
Seorang teman?
Lebih dari beberapa.
Aku turut prihatin.
Ini gila.
Berapa banyak orang kita harus mati agar kita bisa hentikan...
...satu hasrat kekuasaan tirani?
Dan kapan musuh ini akan menyerah?
Kita sudah mengalahkan mereka, menyudutkannya, di perbatasan.
Namun mereka masih melawan.
Itu membuatku terpukau...
Bagaimana satu orang bisa membangkitkan satu tentara...
...dibalik satu pemikiran, satu simbol.
Itu hanya sepotong kain, Sersan.
Kau mulai memandangnya seolah itu memiliki makna,
Saat itulah itu mendapatimu.
Satu-satunya waktu simbol ini akan disebutkan atau ditunjukkan...
Yaitu di buku sejarah...
Seiring mereka membicarakan tentang bagaimana orang bebas...
...melawan tirani dan penjajah...
...dan menang.
Ibu.
Cuaca telah berubah, ini basah dan dingin.
Udara dingin yang membuat tulang dan jiwamu bergetar.
Bahkan saat matahari memutuskan untuk terbit,
Masih ada udara dingin di udara.
Seolah hutan ini juga berisi kehangatan kebencian,
Seolah itu membenci seluruh makhluk hidup.
Aku tak melihat rusa sejak kami di sini.
Tapi mungkin itu bukan di hutan ini.
Mungkin itu musuh yang kami lawan.
Tentara Jerman sudah bersiap di garis pertahanan terakhir mereka...
...dan mereka menolak untuk menyerah.
Mereka tampak lebih kejam dari yang aku ingat.
Melebihi saat kami menyerbu pantai di Normandia.
Mereka monster diantara manusia.
Aku tak yakin mengapa manusia memiliki kebencian yang begitu besar,
Tapi mereka melampiaskan semuanya terhadap kami di sini.
Tolong berdoalah untuk kami.
Kami para Ranger sudah lelah. Aku lelah.
Berdoalah untukku.
Berdoa agar Tuhan berikan kami kekuatan dan ketenangan pikiran...
...agar bisa kembali dengan selamat.
Aku menyayangimu.
Anakmu, Greg.
Aku tak percaya ini.
Mereka punya kopi hangat di tenda medis.
Kupikir kau menginginkannya.
Mereka juga punya air segar?
Gila, bukan?/ Ya.
Natal datang lebih awal tahun ini./Natal.
Menulis surat lagi, ya?
Ya.
Kau pernah mengirim surat ke rumah, Boston?
Aku tak melihat ada manfaatnya.
Maksudku, kenapa aku mau membuat ayahku mengalami itu?
Kita semua hantu di sini, bukan begitu?
Hanya berjalan mengikuti langkah.
Aku masih memiliki detak jantung.
Rahangmu juga tak tampak akan terbuka dalam waktu dekat.
Kita menentang peluang setiap harinya.
Bukan begitu?
Menurutmu berapa lama lagi itu bisa berjalan?
Kau harus menginginkan itu, Mikey.
Kau harus menginginkan itu.
Ini adalah pabrik kematian.
Ini penggiling daging untuk siapa pun yang mengenakan emblem sekutu.
Kita berdua tahu itu.
Tunggu dulu.
Maksudmu, kau sama sekali tak bersemangat...
...untuk pulang dan melihat Yanks-ku...
...membantai Red Sox-mu habis-habisan?
Sama sekali?/ Takkan pernah terjadi, Greg.
Tidak akan mungkin./ Kenapa?
Kau punya Cronin the Catfish, dan Peacock.
Peacock. Yang benar saja.
Aku akan gawat jika ada bola yang bisa melewati mereka.
Kami punya Chandler./ Chandler? Kau tak punya apa-apa.
Kita akan bisa melewati perang ini, Mikey.
Aku janjikan itu kepadamu.
Ya, aku pernah membuat janji.
Ya?
Aku berjanji pada adikmu perempuanmu kami akan bertemu saat kita kembali.
Itu tidak lucu, Prajurit!
Cukup lucu, Sersan, untuk melihat wajahmu sekarang.
Aku akan menghajarmu jika kau terus bicara tentang adikku seperti itu.
Bunga./ Apa?
Bunga./ Ada apa dengan itu?
Aku ingin bisa kembali pulang, mengajak wanita berkencan,
Dan memberinya bunga.
Mungkin pergi menari.
Mungkin pergi melihat pameran foto.
Ya, itu akan bagus.
Ada serangan mortir, Sersan!
Kau dengar siulan itu?
Itu bukan 88!
Apa...
Apa modusnya?
Tim perbatasan harusnya beberapa yard lagi dari pepohonan itu!
Kau punya cukup M-Blocks di sana?
Ya. Banyak.
Boston!/ Ya?
Bagaimana menurutmu jika kita pergi temukan tim mortir itu?
Aku di belakangmu, Sersan.
Sekarang.
Aku melihat satu pemuat mortir, dua pendukung.
Jika mereka masih bernapas, tembaklah. Siap?
Sersan!
Mereka akan terus datang hingga orang terakhir, Mikey.
Mereka tak mengenal menyerah.
Ceritanya sudah diperiksa, Sersan.
Sialan.
Demi Tuhan.
Mereka membantai tenda medis kita.
Siapa yang melakukan itu, Greg?
Siapa yang melakukan itu?
Tim mortir.
Itu misi bunuh diri, Mikey.
Tidak mungkin tim berisi tiga orang seperti itu berani mendekat.
Tempat ini adalah targetnya, tapi untuk apa?
Kolonel sudah datang./ Ya.
Panggil seluruh pimpinan unit.
Suruh mereka temui aku di tenda komunikasi.
Baik, Pak.
Sesuatu pasti terjadi.
Mungkin kabar buruk lainnya.
Kurasa kalian sudah tahu...
...jika tentara Jerman masih belum berikan 88 kepadamu.
Itu karena mereka memusatkan seluruh kekuatan serang mereka...
...terhadap mobil lapis baja kedua kita sekitar 2 mil dari sini.
Mereka membelah dua Sherman seperti kenari.
SS telah mengumpulkan kekuatan untuk sisi Utara kita.
Mereka tahu itu adalah sisi kita yang paling lemah.
Kita tak punya tank baja yang akan datang...
...untuk menyelamatkan beberapa M3,
Tapi rantai pasokan kita terputus di River Rur.
Operasi Ratu berada diambang kegagalan, tuan-tuan.
Dan kita belum menggerakkan perbatasan berhari-hari.
Meski saat kita berhasil,
Jerman membunuh 50 orang terbaik kita...
...untuk setiap satu pohon yang kita rebut.
SS...
Mereka akan mendesak masuk dari sisi ini.
Kita punya enam tenda medis...
...dengan prajurit terluka yang berada di tandu,
Dan kita tak punya sumber daya dan persediaan yang cukup...
...untuk menghalang serangan lainnya.
Maksudmu kita harus mundur, Pak?
Tidak, maksudku, jika kita tak ingin rekan-rekan terluka kita dibantai...
...dan suster-suster kita diperkosa dan dibunuh,
Kita harus mundur secepatnya.
Meski begitu, aku tak tahu jika waktunya cukup.
Orang Jerman sudah bergerak..
Berbaris memasuki hutan.
Mereka mungkin akan sampai besok pagi.
Sekarang dengar,
Ada pom bensin sekitar 1,000 yard dari perbatasan.
Itu tidak banyak, tapi cukup untuk mengisi lapis baja ringan milik Jerman,
Dan memberikan tentara Jerman masuk ke titik pertahanan.
Jika kita bersiap sekarang, dan maksudku sat ini juga,
Membawa prajurit yang terluka...
Kita mungkin mampu membawa beberapa dari mereka pergi sebelum diserang.
Kolonel?/ Sersan?
Kami hanya punya beberapa Ranger tersisa,
Tapi kurasa mungkin kami bisa lebih memiliki andil lebih...
...mengingat situasi saat ini.
Jelaskan, Sersan.
Yang ingin aku katakan, Pak, yaitu...
...aku dan yang lainnya, kami menemui mereka di hutan,
Lalu kami ambil alih pom bensin itu.
Kau tahu, sedikit menghambat langkah tentara Jerman.
Jika kami melakukan itu,
Mungkin kami bisa berikan waktu lebih bagi para suster yang terluka.
Kau harus menyeberangi ribuan yard hutan.
Juga kemungkinan sarang MG dan 1-2 penembak jitu.
Apa kau orang Irlandia, Sersan?
Bukan, Pak.
Jika yang kau maksud kami membutuhkan keberuntungan,
Boston ini seorang leprechaun.
Dia hanya tak terlihat begitu.
Berapa banyak orang yang tersisa darimu, Nak
Aku punya tiga Ranger, Kolonel.
Lebih dari cukup untuk menyelesaikan tugas ini.
Kalau begitu itu adalah misimu.
Berikan mereka semua amunisi yang bisa mereka bawa.
Sekarang.
Menurutmu mereka mungkin bisa berikan kita surat kabar...
...agar kita bisa melihat hasil pertandingan?
Itu akan bagus.
Kau sebaiknya periksakan tangan itu.
Surat kabar terakhir yang kulihat dari dua minggu lalu.
Letnan.
Kau mendengar.
Kami sebaiknya diperiksa sebelum kembali berangkat lagi.
Meski tak banyak yang perlu diobati.
Silakan. Duduk.
Kau cukup babak belur, Prajurit.
Teman-teman sekolah di tempat asalku...
...memukul lebih keras dibanding tentara Jerman ini.
Bukan begitu, Falcone?
Mungkin anak-anak di Brooklyn.
Aku tak tahu dengan Boston.
Terkena kaca saat kami bertemu tim mortir.
Membuatku tak sadarkan diri sejenak.
Aku minta maaf.
Kenapa kau meminta maaf?
Maaf karena kau dan timmu yang tersisa...
...harus kembali ke luar sana.
Kau tak perlu meminta maaf, Nona.
Ini tugas kami.
Seperti tugasmu mengobati orang-orang yang lainnya.
Itu lucu.
Kurasa aku tak bisa melakukan ini setiap hari.
Melakukan apa?
Ini.
Aku tak bisa melakukannya.
Orang-orang itu di bawa ke sini dari medan perang,
Mengobati mereka, itu satu hal.
Tapi di sini, setiap hari.
Kau kedatangan prajurit lainnya dan kau berusaha selamatkan mereka.
Menghentikan mereka dari kematian.
Aku tak bisa melakukan itu.
Kau melakukan itu setiap hari, Sersan.
Kau hanya tidak menyadarinya.
Kau ketakutan, Prajurit?
Takut?
Aku tak punya waktu untuk ketakutan.
Sesaat ketakutan masuk ke pikiranmu,
Kau ragu-ragu.
Keraguan yang membuat orang mati di luar sana.
Itu tak apa-apa, kau tahu?
Apa?
Untuk merasa takut.
Kita semua ketakutan.
Kuharap itu membantu.
Bagus seperti baru.
Jaga dirimu di luar sana, Sersan.
Kumohon.
Greg.
Namaku Greg.
Jaga dirimu, Greg.
Semoga selanjutnya kita bertemu,
Kami sudah menyelesaikan misi,
Dan kau akan selamat dan bebas dari bahaya.
Sekali lagi terima kasih.
Sampai jumpa saat situasi sudah aman, Letnan.
Bandarsatu.com
1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino
New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi
Kita punya 12 granat.
Masing-masing empat.
Terdengar bagus, Prajurit.
Ya, aku dipenuhi tanah di belakangku.
Archer, kau sebaiknya bawa makanan lainnya juga.
Kita akan menemukan masalah diluar sana,
Kita tidak tahu jika bantuan akan datang.
Pastikan kau membawa semuanya.
Sersan, menurutmu kita akan bisa melakukan ini?
Kita tak punya pilihan, Mikey.
Jika kita tak bisa melakukan ini...
...makan seluruh orang-orang di sini akan mati.
Tampaknya kita para Ranger yang harus menerima hantaman, Sersan.
Meski jika kita berhasil menguasai hutan,
Tidak akan ada tambalan biru lainnya...
...yang tersisa dari seluruh angkatan darat.
Ranger yang memimpin jalan, Prajurit.
Apa, kau lupa itu?
Sersan, kurasa yang Archer maksud adalah,
Kita terjebak dengan semua tugas-tugas bruk.
Aku menawarkan diri kita untuk misi ini,
Jadi hanya itu saja.
Mengerti?
Aku tak perlu mengingatkan kalian.
Kita sedang berperang.
Tak ada ranjang dengan seprai bersih di sini.
Kita punya tanah untuk bantal dan satu-satunya yang menghangatkan kita..
...yaitu saat kita memegang laras senjata setelah baku tembak.
Aku tak mau mendengar keluhan lainnya.
Semua baik?
Menurutmu berapa banyak tentara Jerman yang akan kita temui di sana?
Kau mendengar kolonel.
Setidaknya ada satu sarang MG di luar sana.
Falcone, berapa itu? Empat atau lima orang?
Minimal.
Bukan prajurit kamuflase yang aku khawatirkan.
Tapi penembak jitu.
Tempat ini seperti surga untuk mereka.
Aku benci penembak jitu.
Ya? Apa yang membuat mereka begitu istimewa?
Kau tak bisa benar-benar menghargai orang...
...yang mendapatkan kehormatan...
...dengan menembak orang lain dari kejauhan.
Secara pengecut.
Ini perang, Prajurit.
Hanya perang./ Ya.
Kaki mereka adalah seratus yard.
Itu tak ada artinya bagiku,
Selama peluruku mengenai orang Jerman.
Tampaknya hal paling terhormat untuk dilakukan adalah...
...menatap mata seseorang sebelum menarik pelatuknya.
Terhormat?
Musuh tak memiliki kata itu didalam kamus mereka.
Aku ingat hari kemerdekaan ini, saat aku masih kecil.
Ayahku membeli satu kotak penuh petasan.
Dia ingin keluargaku mendapatkan pertunjukkan yang paling meriah,
Kau paham maksudku?/ Ya.
Dia membeli semua jenis hal-hal gila.
Roket botol, petasan, mortir.
Dia ingin kami merasa sangat istimewa.
Jadi...
Ayahku letakkan kotak itu di samping Ford baru Ibuku.
Dan Ayahku, dia suka cerutu.
Dia menghisapnya seperti cerobong asap.
Para tetangga di sekitar menunggu pertunjukkan.
Dia menghisap dan menghisap cerutu...
...hingga itu benar-benar habis.
Dia membuangnya langsung ke dalam kotak petasan.
Kotak itu meledak, warna-warna beterbangan ke mana-mana.
Duar, duar, duar.
Petasannya mulai berkurang,
Lalu kami sadar mobil Ibuku terbakar.
"Mobilku terbakar."
Ayah harus mengajak Ibu ke Atlantic City...
...untuk menebus kesalahannya.
Mari pastikan kita mendapatkan pom bensin itu, oke?
Ya.
Ya.
Prajurit.
Kita istirahat di sini.
Tetap menunduk.
Berdasarkan peta, kita masih harus menempuh 700 yard lagi...
...sebelum kita tiba di pom benin.
Kita tetap dengan kecepatan ini,
Kita seharusnya sampai di sana dalam dua jam.
Dua hari.
Kita berjalan dengan kecepatan siput.
Lebih baik lambat dan tidak mencolok.
Menghindari ranjau darat.
Berdasarkan peta kolonel,
Kita akan temukan jebakan dan ranjau di seluruh wilayah ini.
Siapa yang haus?
Terlalu penuh.
Terima kasih, Prajurit.
Hal pertama yang aku lakukan saat aku pulang ke rumah adalah...
...meminta gadisku untuk buatkan aku ayam goreng.
Dia membuat ayam goreng terbaik yang pernah kau rasakan.
Aku tak peduli dari mana asalmu.
Siapa nama gadismu?
Molly.
Rambut pirang atau cokelat?
Bukan urusanmu.
Aku hanya akan mengatakannya saat ini,
Tapi aku lebih memilih ayam itu ketimbang wanita saat ini.
Itu bagus, karena itu satu-satunya pilihan yang kau punya.
Kita akan segera pulang, anak-anak.
Dengan selamat.
Secepatnya.
Baiklah, cukup istirahatnya.
Archer, kau yang berjalan di depan lagi.
Perlahan-lahan. Tetap merunduk.
Archer, pergilah.
Penembak jitu arah jam 12!
Archer, kau tertembak?
Kaki kiri, Sersan.
Archer, kau bisa temukan tempat berlindung?
Kurasa begitu.
Prajurit, tetap menunduk!
Boston.
Kau bisa menjemput Archer?
Kurasa bisa./ Baiklah.
Pergilah, aku akan melindungimu./ Oke.
Kau di mana, Sersan?
Tetap menunduk, Archer. Boston datang untukmu.
Archer, aku di sini.
Menunduk.
Boston.
Aku akan ke sisi kiri. Cobalah alihkan tembakannya.
Aku akan coba kejutkan dia dari belakang.
Archer, lihat aku, kawan.
Di mana penembak jitunya?
Archer. Lihat aku.
Lihat aku. Tatap mataku.
Dengar, Archer, tetap di tempatmu.
Falcone sedang memutar.
Dia akan mendapatkan orang ini, mengerti?
Aku hanya ingin kau tenang dan tetap di tempatmu, mengerti?
Kami akan menjemputmu.
Dengar, aku mau kau berguling ke pakis di sebelah sini...
...lalu aku akan menggendongmu sepanjang sisa perjalanan.
Archer./ Mikey.
Kau harus menjemputku, Mikey./ Tetap di sana, tenang.
Mikey, kau harus datang.../ Kau akan baik-baik saja.
Aku tidak menulis surat, Mikey.
Aku tak menulis surat, Mikey./ Baiklah, kau tidak harus.
Kau akan bisa pulang, mengerti?
Aku ingin kau tetap di tempatmu, mengerti?
Tunggu di sana, Archer.
Cepat jemput aku.
Tetap di tempatmu!
Selamatkan aku!/ Archer!
Aku mendapatkan dia!
Dia punya banyak amunisi.
Boston, aku ke sisi kiri, mengerti?
Bajingan!
Tersangkut!
Aku terjebak di sini!
Aman. Dua tentara Jerman mati.
Tetap waspada.
Sersan!
Aku temukan Panzerschreck di sebelah sini!
Hentikan. Hentikan. Hentikan!
Kita bukan mereka.
Kita takkan pernah menjadi mereka.
Mereka orang biadab, tidak seperti kita.
Jika kita menjadi biadab seperti mereka,
Tak ada gunanya berjuang di perang ini.
Ini akan baik-baik saja, Prajurit.
Ayo.
Kita cari pom bensin itu.
Maafkan aku, Greg.
Hei, tak perlu meminta maaf.
Kau di serang tentara Jerman yang banyak,
Kau mulai kehilangan sisi manusiawimu.
Tak perlu merasa malu.
Ayo, mungkin lebih banyak tentara Jerman di depan,
Kita harus tetap diam.
Kit tak bisa bergerak saat malam hari.
Tidak mungkin kita terus merangkak menembus hutan gelap-gelapan.
Kita mungkin akan ketahuan oleh tentara Jerman,
Atau lebih buruk, tersandung ranjau darat atau semacamnya.
Kita bergantian jaga?/ Ya.
Aku duluan, berjaga beberapa jam, kemudian giliranmu.
Cukup pastikan tak ada pasukan patroli melihat kita.
Baiklah.
Aku yang duluan jaga, Sersan.
Kau yakin soal itu, Mikey?
Ya.
Aku jarang beristirahat akhir-akhir ini.
Baiklah. Terus waspada, Prajurit.
Kita harus membuka tembakan, lakukan apa yang menurutmu tepat.
Dimengerti, Sersan.
Kita akan mencari pom bensin itu besok pagi.
Memastikan tentara Jerman membayar atas apa yang mereka lakukan pada Archer.
Dia orang baik.
Mari selesaikan misi ini untuknya.
Ya.
Menurutmu mereka sudah pindahkan para suster dan yang lainnya keluar?
Aku belum melihat infanteri mobil lapis baja.
Kurasa Kolonel benar.
Mereka bersiap dan menyerang sisi kita besok pagi-pagi sekali.
Tidurlah, Greg.
Aku tak ingin bersama orang lain di ini selain kau, Mikey.
Boston, aku punya satu tas granat dan satu satchel charge.
Aku akan pergi memutari sudut,
Aku akan melempar satu granat.
Kau akan diserang oleh beberapa orang.
Aku mau kau menghabisi mereka satu per satu.
Pada saat itu, aku akan membawa satchel charge...
...dan melemparnya ke tenda.
Aku juga akan coba mengenai tong berisi bensin itu.
Kau punya tangan yang kuat untuk melempar sampai ke tenda itu?
Tanganku seperti Spud Chandler dari New York Yankees.
Kurasa aku akan baik-baik saja, mengerti?
Aku anggap itu artinya tidak.
Kau dengar itu, Sersan?
Mobil lapis baja ringan.
Kita tak boleh biarkan mereka mengisi bahan bakar di sini.
Mereka bisa pergi ke garis depan dan orang-orang kita tamat.
Kita harus bergerak cepat.
Tembak deknya!
Falcone, tembak deknya!
Boston, cepat!
Aku melepaskan tembakan!
Mengisi ulang!
Mundur!
Sersan!
Mengisi ulang!
Sersan!
Boston./ Ya?
Kita hanya perlu satu mil lagi untuk tiba kembali ke pangkalan.
Jangan khawatir dengan mengenai tentara Jerman.
Kita hanya harus saling melindungi, mengerti?
Kuharap aku punya cukup M-Blocks untuk sampai ke satu mil, Sersan.
Gunakan granat asap, granat, apa saja yang kau punya.
Boston!/ Ya?
Melemparkan granat.
Boston, cepat!/ Aku bergerak!
Menyangkut!
Berlindung!
Menyangkut!
Mengisi ulang!/ Lemparkan granat!
Boston, keluar.
Boston, kau tak apa?/ Ya!
Mengisi ulang!
Jam!
Bergerak!
Sialan.
Sialan! Tidak!
Mikey?
Tidak!
Jesus, tidak. Tidak, tidak, tidak!
Mikey, kau akan baik-baik saja.
Kau akan baik-baik saja, Boston.
Astaga.
Ini tidak seburuk itu.
Kau akan baik-baik saja, mengerti?
Ini tidak buruk. Aku kehabisan amunisi, Sersan.
Aku juga kehabisan amunisi, oke?
Itu bagus improvisasi merupakan kemampuan kita, benar?
Ya, kau benar, Sersan.
Kau akan bertahan... Hei! Lihat aku.
Kau terkena dua tembakan. Luka itu?
Luka tusukan pisau itu tak ada artinya, mengerti?
Petugas medis akan segera mengobatimu.
Kita hanya perlu kembali ke perbatasan, mengerti?
Kau harus bangun sekarang.
Bangunlah. Bersandar padaku.
Satu, dua, tiga!
Kemarilah.
Baiklah, aku akan menurunkanmu.
Perbatasan itu hanya tinggal beberapa ratus yard lagi, Mikey.
Jika kita tetap seperti ini, aku janji padamu, kita akan segera kembali.
Kita akan keluarkan kau dari sini.
Tetap buka matamu, mengerti?
Mikey?
Tidak.
Kau baik-baik saja? Tetap buka matamu untukku.
Mikey, ayolah.
Tidak, tidak, tidak.
Tidak, apa yang kau lakukan? Ayolah, Mikey, bangun!
Mikey, bangun!
Aku mau minta tolong.
Apa?
Berikan ini kepada ayahku.
Kita sudah berjuang dengan baik, Greg.
Itu benar.
Tembak!
Senang kau berhasil, Sersan.
Maju!
Ayo!
Apa semuanya selamat?
Ya, Greg.
"Setiap nyawa manusia berakhir dengan cara yang sama.
Itu hanya rincian bagaimana kita hidup dan mati...
...yang memisahkan seseorang dari orang lainnya."
Ernest Hemingway (Penyintas Hutan Hurtgen)
Bandarsatu.com
1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino
New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.