All language subtitles for Marvels.Iron.Fist.S01E06.WEB.X264-DEFLATE.dodancuk

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

subtitle Inggris oleh explosiveskull www.addic7ed.com

Karea keberadaanmu,

akan selalu ada kekuatan yang bergabung untuk mengalahkanmu...

berisap, menunggu...

mencari kelemahan yang ada dalam dirimu.

Menyamar sebagai seorang teman.

Menyelip di sekitarmu sebagai orang asing.

Mereka ada dimana-mana.

Kau harus selalu menyadari akan keberadaan mereka,

karena mereka menyadari keberadaanmu.

Waktunya sudah tiba.

Akhirnya.

Mereka mempelajari semua pergerakanmu,

mencari apa saja yang kau tunjukkan ke mereka.

Dalam hal ini, kau sendiri adalah musuh terberatmu.

Waktunya sudah tiba.

โ™ช Oh, talking away โ™ช

โ™ช And I don't know what to say โ™ช

โ™ช Say it anyway โ™ช

โ™ช All the times that I got to remember โ™ช

โ™ช Keep shying away โ™ช

โ™ช I'll be coming for your love okay โ™ช

โ™ช Take on me โ™ช

โ™ช Take me on โ™ช

โ™ช I'll be... โ™ช

Waktunya sudah tiba.

Dan inilah alasan mengapa aku tidak memberi toleransi kepadamu...

karena keraguan hanyalah mengarah...

Pada kematian.

Aku sangat menyesal.

Akan kami usahakan.

- Kita akan mengurusnya. - Apa?

Itu.

Dengan CIR.

- Rekomendasi dari Wilkins. - CIR?

Crisis Intervention Resources. Mereka mengurusi masalah semacam ini.

Wayne Olsen datang jam 4:00 untuk briefing penaksiran resiko.

Penanggulangan krisis secara manual.

Bagus. Tinjau dulu sebelum rapat.

- Pembayaran akan diurus... - Tunggu, kita...

kita menyewa tim pengelola krisis?

Apa kau tidak menerima e-mail?

Oh, aku melewatkannya.

Kau siap untuk rapat ini?

Maksudnya?

Maksudku...

Apa kau akan baik-baik saja hari ini?

Kenapa kau tanya?

Yang terjadi semalam tidak boleh sampai terjadi lagi.

Aku serasa bekerja sendirian di sini, Ward. Aku...

Kita sedang menghadapi masalah dan kau...

Aku tidak tahu apa yang terjadi denganmu.

Aku tidak kenapa-napa.

Aku mencoba untuk menutup mata. Aku sudah mencoba untuk tidak menghiraukannya.

Aku tahu apa yang ada di dalam laci.

Ah.

Dengar...

Maaf.

Aku tidak sadarkan diri.

Aku menggunakan obat penenang terlalu banyak, dan aku tidak kuat menahan efeknya. Kau tahu kan.

Dengar.

Itu bukan masalah.

Janji.

Kau membuatku takut, oke?

Aku mengaku salah.

Tidak akan terulang.

Oke.

Oh. Aku minta bantuan sekali lagi.

- Silahkan. - Danny.

Ini semua karena dia. Dia harus datang ke rapat nanti.

Oke. Siap.

Kupastikan dia akan datang.

Makasih.

Saya menemukan dua gudang lagi di Lower East Side, Tn. Rand.

- Itu sudah semuanya? - Ya pak.

Danny saja.

Megan, bisa keluar sebentar?

Tentu Tn. Meachum.

Aku sedang sibuk, Ward.

Danny...

Aku menemukan orang yang membuat heroin untuk the Hand.

Mereka menculik putrinya.

Jesus, Danny.

Aku pikir mereka menggunakan gudang-gudang Rand.

- Dia mungkin berada di... - Sudahi cerita konyolmu itu.

- Kita punya masalah. - Ini adalah masalah.

Apa kau sudah melihat video yang berisi permintaan maafmu?

Iya, sudah.

Saat aku berjalan dari ruanganku ke sini,

mungkin sudah dilihat lebih dari 6 juta orang.

Terus intinya?

Kami sudah menyediakan jalan untuk kau ikuti.

Simple. Kenapa kau tidak mengikutinya?

Putra wanita itu sedang sekarat.

Kisah menyedihkan. Bukan masalah kita.

Petinggi perusahaan tidak mengakui adanya kesalahan.

Kita akan membahasnya. Sekarang.

Baca ini.

Mereka akan membantu kita. Dan kau harus hadir.

Rapat dimulai jam 4:00.

Urus saja yang ini.

Maaf?

Ada nyawa seorang perempuan yang sedang terancam.

Jadi kurasa aku tidak perlu ikut rapat.

Aku sudah berjanji untuk menyuruhmu datang ke sana.

Dan kau akan ke sana.

- Kita jalan sekarang. - Maksudmu?

6 gudang.

Kita bisa mengecek semua

- dan kembali sebelum jam 4:00. - Lakukan besok saja.

Tidak bisa.

Baiklah.

Jangan ada alasan lagi, aku akan menemanimu.

Kita kembali sebelum rapat.

Terserah, Yah.

Jangan bicara seperti itu.

- Ini milikmu? - Iya.

- Kau yakin bisa kembali tepat waktu? - Kali ini...

Iya.

Anak Biara mengendarai Aston Martin.

Aku juga menunggangi kereta keledai tercepat K'un-Lun.

Kita harus membawanya ke rumah sakit.

Aku tidak ingin ke rumah sakit.

- Tn. Radovan... - Aku ingin putriku.

Danny sedang mengurusnya.

Dan kami harus mengurus Anda.

Shh.

Kita harus panggil ambulans.

Kurasa bukan ide yang bagus.

Kalau kita tidak melakukannya, dia akan mati di tempat tidurmu.

Bagaimana dengan anaknya?

Itu urusan Danny.

Kalau dia terus menolak,

nanti anaknya mau pulang ke mana.

Kalau aku ke rumah sakit, aku akan ditangkap.

Dan mereka akan membunuh Sabina.

- Hei, hei. - Kalian tidak tau apa yang bisa mereka lakukan.

Iya.

Aku punya ide yang bagus.

Kita tunggu Danny.

Dia akan segera membawa anakmu.

Ini yang ke empat, Danny.

Dan ini sudah jam 3. Kita harus kembali.

Tidak, sampai aku menemukannya.

Kau hanya membuang waktumu.

Yang lebih buruk, waktuku juga.

Tidak ada heroin, tidak ada anak perempuan. Tidak ada apapun.

Kau boleh menunggu di mobil kalau mau, biar aku yang mencarinya ke dalam.

Kukira kau menunggu di mobil.

Perkiraanmu salah.

Ini?

Iya.

Holy shit!

Holy shit!

Kita harus menelpon polisi.

Kita harus menelpon...

Jangan, jangan.

Rand tidak boleh ada hubungannya dengan ini semua.

Danny, kita harus keluar dari sini!

Apa yang sedang kau lakukan?

Aku sempat bertarung dengannya.

Karena dia tidak bisa menggagalkanku, mereka membunuhnya.

Apa ini?

Sebuah undangan.

Aku tidak mau datang ke tempat lain.

Bukan kau yang diundang.

Undangannya ditujukan kepadaku.

Danny.

Hei.

Bagaimana keadaannya?

- Buruk. - Membaik.

Saluran pernafasannya yang sebelah kanan berkontraksi. Waktunya tidak akan lama.

Bagaimana dengan anaknya?

Ini namanya da jue zhan.

Duel akbar. Surat tantangan dari the Hand.

Petarung terbaik mereka melawanku.

Kalau aku berhasil mengalahkannya, mereka akan mengabulkan permintaanku.

Kau sudah pernah melakukannya?

Di K'un-Lun, sudah.

Bukan melawan the Hand,

tapi untuk memperoleh peringkat lebih tinggi,

Aku menantang dan juga ditantang.

Berkali-kali.

Semua itu sudah menjadi bagian hidupku.

Kau serius? Ini yang akan kau lakukan?

Ini adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan Sabina kembali.

Bukan cara satu-satunya.

Ada cara lain yang bernama "beritahukan ke polisi."

Terlalu beresiko. Kita tidak boleh melakukannya.

Duel akan dilakukan saat matahari terbenam. Kita tidak punya banyak waktu.

Terlalu berbahaya. Matahari terbenam. Tentu saja.

Danny, semua yang kau ucapkan itu konyol.

Aku akan menemanimu.

Jangan.

Hanya aku yang diundang.

- Danny... - Aku sudah melakukannya dari 15 tahun yang lalu.

Tapi bukan melawan the Hand.

Aku tahu. Kau benar.

The Hand seakan cuma mitos bagiku.

Aku belum pernah bertemu secara langsung.

Menurutmu aku lebih berpengalaman melawan the Hand daripada dirimu?

Secara teknis, iya.

Aku tahu siapa mereka, aku tahu apa yang bisa mereka lakukan.

Kau tidak boleh meremehkannya.

Inilah yang memang seharusnya aku lakukan.

Apa maksudmu, "seharusnya aku lakukan"?

Dengar...

Aku bukanlah petarung biasa, oke?

Aku adalah Iron Fist.

Maksudnya apa?

Maksudnya, aku tidak pernah kalah.

Semakin banyak yang keluar dari mulutmu...

semakin aneh ceritanya.

Danny...

Dengar, inilah yang benar.

Kenapa?

Saat kembali New York...

Kukira semuanya akan menjadi berbeda.

Tapi kenyataannya tidak.

Aku selalu siap mempertaruhkan nyawaku demi K'un-Lun dari ancaman the Hand.

Dan sekarang aku malah menemukan mereka di sini?

Aku memang ditakdirkan berada di sini.

Sialan!

Oh, ayo.

Ayolah.

Ayolah.

Megan!

Megan!

- Apa kau yang mengosongkan tong sampahku? - Petugas kebersihan datang lebih awal.

- Kenapa? - Aku tidak menanyakan.

Apa Anda ingin saya...

Hei, tim penanggulangan krisis sudah datang.

Oke.

- Apa aku memotong pembicaraan kalian? - Tidak, tidak apa-apa.

Danny tidak ada di ruangannya.

- Iya. - Kau sudah memberitahunya 'kan?

Sudah, tapi kau tahu dia orangnya seperti apa.

Dia sedang ada urusan sendiri.

- Seharusnya aku,... - Iya.

He, aku minta maaf.

Sudah bosan dengarnya.

Tidak seburuk itu kok.

Ward, Wayne Olsen.

- Senang bertemu dengan Anda, Ward. - Sama-sama, Tn. Olsen.

Apakah Tn. Rand akan ikut rapat?

Sepertinya tidak, Tn. Olsen. Dia...

- Dia sakit. - Bisa dimaklumi.

Panggil saja Wayne. Seperti yang Ayah kalian lakukan.

Aku belajar banyak dari beliau.

Beliau selalu bilang, "Find fruit in failure."

Iya dia selalu mengucapkannya.

Dan kalian punya lebih banyak penonton YouTube dibandingkan makhluk hijau itu (Hulk),

bisa dibilang salah satu jalan menuju sukses.

Hal yang indah.

Anggap saja begitu.

Hal terbesar yang pernah terjadi di Rand

adalah ketika Danny kembali lagi ke sini.

Oke.

Oke.

- Kau takut. - Tidak.

Aku ingin membantu.

Izinkan aku membantumu.

Kau jaga Radovan saja.

Biar aku yang ambil Sabina.

Aku mengerti kenapa kau mau pergi. Tapi aku tidak menginginkannya.

Aku tidak akan terluka. Aku berjanji.

Aku bisa melihat kemenangan telak, bukan yang lain.

Itulah alasan aku bisa sejauh ini.

Tidak ada kata kalah dalam kamusku.

Ini bukan turnamen.

Atau duel seperti yang sudah pernah kau lalui.

Jika kau kalah...

Mereka akan membunuhmu.

Ya 'kan?

Aku tidak mungkin kalah.

Kenapa kau sangat percaya diri?

Itu bukan rasa percaya diri.

Rasa ragu-ragu bisa mengantarkan kematian.

Ceritakan lagi legenda itu!

Kenapa kau selalu senang mendengarnya?

Karena cerita itu memberiku keberanian.

Ada seorang anak...

tersentuh oleh api.

Dikirim dari surga untuk menjadi prajurit terbesar kita.

Ditakdirkan untuk menjadi pemenang.

Dan anak itu adalah aku?

Apa kau tidak mengetahui?

Aku sudah menguasai semuanya.

Belum semuanya.

Ada apalagi di sana?

Kau belum pernah berhadapan dengan musuh yang paling licik.

The Hand.

Bukan.

Kau bicara dengan siapa?

Sudah waktunya.

Sabina.

Tidak, jangan! Shh!

Dia kesakitan. Shh.

Tenang, tenang. Ambil nafas.

Aku harus memasang perbannya kembali. Kau bisa membantuku?

Kau harus tenang. Shh.

- Hei, hei! Tarik nafas. - Sabina!

Tidak. Aku bukan Sabina.

Aku bukan Sabina.

Hei, hei! Jangan, jangan!

Tahan, tahan dia sebentar. Oke?

- Ajak dia bicara... - Bicara apa?

Apa saja. Buat dia tetap tenang.

- Sabina, apa kau membenciku? - Aku tidak mau.

Sudah bagus. Dia fokus kepadamu.

Buat dia tenang. Sebentar saja.

Kau segalanya bagiku.

Lalu kenapa Ayah pergi?

Maafkan aku.

Apa dia...

Tidak.

Kita harus membawanya ke rumah sakit.

Iya.

Iron Fist menerima tantangan untuk Duel Akbar

atas nama kota suci K'un-Lun.

Permintaan untuk kemenanganku,

the Hand melepaskan perempuan kecil Sabina...

dan meninggalkan Rand.

Selamat datang.

Tuan rumah menyetujui permintaanmu.

Seandainya kamu kalah dan masih hidup,

kamu harus menyingkir dari semua transaksi yang kami lakukan.

Setuju.

Aku Danny Rand, pelayan Lei Kung,

juara dari K'un-Lun.

Yang benar saja?

Kau anak kaya yang sempat dikira sudah mati.

Kau juga sempat menjadi cover Forbes.

Orang-orang.

Kau tahu 'kan kalau ini pertarungan sampai mati?

Kenapa?

Kau mau berpikir ulang?

Tidak sama sekali.

Kami hanya penasaran.

Karena kalau kau memang Iron Fist,

kenapa kau tidak menjaga gerbang K'un-Lun?

Dan siapa juga yang akan peduli?

Karena aku akan menjadi orang yang akan memasukkan Iron Fist

ke dalam kantong mayat.

Tidak, kurasa aku yang akan melakukannya.

Dua orang yang seharusnya saling membantu malah saling melempar bualan.

Kecuali kenyataan kalau kami tidaklah dua.

Kami adalah satu.

Kau keluar kau kalah.

Mati, juga kalah.

Tantangan sudah dimulai.

Kau tidak bisa berada di dua tempat sekaligus.

Kau merupakan pedang bermata dua.

Kau rupanya tahu cara bertarung.

Bisa bertarung saja tidak membuatmu menjadi Iron Fist.

Karena Iron Fist yang asli tidak akan meninggalkan tempat yang dijaganya.

Kalau dia meninggalkannya, berarti dia sudah tidak pantas bergelar Iron Fist.

Apa kau kabur, Danny Rand?

Tutup mulutmu.

Atau kau memang datang untuk menghancurkan the Hand?

- Apakah itu alasanmu ke sini? - Aku rasa dia tidak tahu kita berada di sini.

Dia hanyalah bocah yang mengejar perempuan.

Musuh akan berusaha memecah konsentrasimu.

Kau adalah senjata hidup.

Kosongkan semua pikiranmu kecuali...

Hancurkan the Hand.

Menyerahlah!

Pertandingan pertama berhasil kau menangkan.

Apa yang kita lakukan?

Aku butuh Pulmonary.

- Baik! - Claire?

Oh, Delicia, syukurlah.

- Aku butuh bantuan. - Siap. Ada apa?

John Doe. Paru-parunya hancur. Sudah aku buatkan penahan, tapi gagal menahan.

Oke. Hubungkan ke atas. Kita akan membawanya.

Bisa kita lewatkan sidik jari dan pendaftaran?

Kau masih belum berubah. Akan kulakukan sebisaku.

Bagus, terima kasih. Aku sangat menghargai usahamu.

Sial.

Claire. Aku mendengar kedatanganmu.

- Kau tahu aku akan datang? - Mmm.

- Baru 30 detik aku sampai di sini. - Mmm-hmm.

- Temanmu? - Kurang lebih.

Iya?

Oke, baiklah, um...

kita taruh dia di antrian terdepan. Tolong, bawa dia menggunakan brankar.

Makasih, Shirley.

Sama-sama.

Apa yang kau lakukan?

Yang kita lakukan benar 'kan?

Apa dia akan baik-baik saja?

Ya. Mereka akan mengurusnya.

Kau seorang wanita.

Iya, aku wanita.

Apa kau mau mengalah?

Tidak.

Iya, aku merasakan ketakutanmu.

Tidak, aku tidak takut.

Tidak ada yang aku takutkan.

Kita semua pasti takut akan sesuatu.

Tidak usah kau sembunyikan.

Aku tidak menyembunyikan apapun.

Yang benar?

Lalu kenapa kau bersembunyi dibalik topeng... Danny Rand?

Itu bukanlah topeng.

Itulah aku yang sebenarnya.

Mmm, aku rasa tidak.

Anak itu sudah lama meninggal.

Aku pikir ada sesuatu yang baru yang ingin keluar.

Kita mau bertarung atau tidak?

Kita tidak harus bertarung.

Kenapa kau tidak menciumku saja?

Kalau kau mau menikmatiku...

...apa yang kau rasakan?

Buruk?

Atau...

- Nyaman. - Hmm.

Aw, kau khawatir.

Kepada orang asing sekalipun.

Kau tidak perlu khawatir.

Apa ini?

Bisa Singing Spider. Sangat langka.

Itu akan membantumu untuk pergi.

Bukankah itu yang kau inginkan?

Tidak.

Oh, iya. Kau ingin bebas...

...dari semua yang ada di pikiranmu

agar bisa keluar.

Kau sudah kehilangan kendali bukan?

Stop!

Bukankah kau ingin bebas dari semua beban yang selama ini terkurung dalam dirimu?

Kau bisa melepaskannya. Biarkan semuanya pergi.

Kau ingin jantungku berdetak lebih cepat agar racunnya lebih cepat menyebar.

Bagus! Inilah kau yang sebenarnya.

Ikuti aku, Danny, akan kujadikan kau sesuai apa yang kau mau.

Bukankah ini orang yang dilarang masuk ke dalam K'un-Lun?

Orang yang merasakan semuanya, orang yang hilang kendali.

Mereka ingin kau membuangnya.

Tapi di sinilah akhirnya.

Aku mendengar tangisan dari kamarmu di malam hari.

Menangisi kepergian orang tuamu.

Duka adalah kelemahan.

Buang itu semua.

Aku tidak bisa.

Tentu saja kau bisa.

Menyerahlah.

Itu adalah kehidupan yang kau inginkan, dan aku bisa memberikannya kepadamu.

Kau mencari kebebasan dan inilah kebebasan itu.

Dengan racun.

Hadiah yang kuberikan secara cuma-cuma.

Tolak atau terima kegelan.

Itu semua pilihanmu. Keduanya bisa diterima.

Tapi pilihanmu...

Menunjukkan dirimu yang sebenarnya.

Pertandingan kedua berhasil kau menangkan.

Apa kau terluka?

Sedikit.

Kalau kau ingin mundur...

Aku tidak akan pergi tanpa anak itu.

Itu adalah pernyataan yang telah disusun dengan baik,

dan aku yakin Danny bisa menyampaikannya dengan tulus.

Dan itu tidak benar. Uh, Dia bicara menggunakan hati...

Iya, dengan sangat bagus.

Dia tidak bisa beradaptasi dengan apa yang kami lakukan di sini

Kami mengagumi sifatnya, tapi...

dia tidak memahami situasinya.

Hmm.

Benar 'kan Ward?

Ward?

Sial.

Uh, terima kasih sudah hadir.

Saya, uh... saya rasa kita sudahi dulu.

Ward?

Hei, Ward! Stop, Ward!

Ya. Ya, aku tahu kalau aku baru saja mengisi ulang,

tapi seperti yang sudah aku jelaskan,

pembantuku baru saja membuang tas yang berisi pil tersebut.

Tidak. Aku tidak bisa menunggu dokter datang besok pagi.

Oke, terima kasih karena sudah tidak membantu.

Jeez.

Ow!

Ah! Ah, tanganku. Aku melukainya.

Sudah kelihatan.

Pintu mobil. Bodoh sekali aku.

Kenapa Anda tidak duduk dulu? Akan segera kami panggil secepat mungkin.

Uh, tidak usah tidak apa-apa.

Um, beri saja aku, uh, Tylenol dengan Codeine atau Percocet, mungkin...

Aku rasa tidak ada yang patah.

Biar diperiksa dokter dulu, hmm?

Aku hanya perlu penahan rasa sakit.

Kita harus memastikannya dahulu. Tidak akan memakan waktu lama.

Tidak ada yang patah.

Dengar, aku baru saja menjalan hari yang berat dan sekarang terkena yang seperti ini.

Beri saja aku penahan rasa sakit dan aku akan langsung pulang.

Kalau begitu tolong tanda tangan di sini...

Apa yang...

Dengar...

Dengar... Kau butuh berapa?

- Beri aku 3 atau 4 pil, huh? - Oh, begitu.

Apa? Kau mau semuanya?

Dengar, kau boleh pergi sekarang juga, atau kupanggilkan satpam.

Satpam? Serius?

- Serius? - Ward!

Kau kenapa?

Apa ini temanmu?

Dia saudaraku.

Sepertinya kami sedang ada masalah.

Hei...

Hei.

Aku merasa sedikit...

Aku melukai tanganku.

Iya.

Bukan seperti itu, Joy.

Mari aku antar pulang.

Ada apa?

Aku tidak pergi dari sini dengan baik-baik.

Shirley bukanlah orang yang menyerah tanpa perlawanan.

Kecuali ada yang memaksanya.

Hei, Delicia, um... bisa tolong cek dan periksa ditaruh

- di ruangan mana John Doe-ku ? - Tentu.

Aneh.

Apa?

Dia tidak pernah masuk ke ruangan.

Makasih.

Mereka sudah mengambilnya.

Siapa?

Ayo.

- Claire, kau yakin? - Iya, tolong sebentar lagi saja, oke?

- Itu. - Mana?

- Itu. - Lantai berapa itu?

- Lantai tiga. - Oke.

Kenapa mereka membawa pasien ke situ?

Karena mereka mau pergi! Ayo. Kiri.

Aku meminta Michelle unutk merubah jadwalnya...

Stop!

Mungkin yang ini kau yang urus.

Aman.

Kau membuatnya kelihatan mudah.

Memang mudah.

- Sama-sama menuju pintu keluar. Aku lewat tangga. - Oke.

Ya Tuhan.

Hei.

Kosong.

Semuanya hanya umpan.

Mereka membawanya melalui jalan yang lain.

Pintu masuk ke segala ruangan

merupakan kesempatan untuk memilih jalan yang lain.

Kalau kau masih mau melanjutkannya, jangan masuk.

Tapi kalau kau mau melawan naga yang ada di dalamnya,

ketahuilah kau mengambil resikonya.

Kalau kau masih hidup...

Dirimu yang sebelumnya pasti hancur.

Kalau kau memilih naik...

kau akan dikenang...

Sebagai anggota dari kami.

Apa kau memilih untuk membunuh Danny Rand sehingga Iron Fist masih bisa hidup?

Siapa kau?

Kapan prajurit yang asli sampai kesini?

Sudah bosan dengan candaan bocah seperti itu.

Sepertinya kalian berlatih di tempat yang sama.

Apakah kau mau memilih senjata?

Aku adalah senjata.

Serius?

Karena sebuah senjata tidak bisa merasakan sakit.

Senjata diciptakan untuk hanya untuk satu...

dan satu-satunya hal.

Untuk digunakan oleh pemilik.

Siapa pemilikmu?

Akulah pemilikku.

Bersiaplah untuk mengecewakan pemilikmu.

Dan kepada siapa kau melayani?

Aku melayani orang yang memanggilku ke sini.

Tanpa pertanyaan.

Tanpa keraguan.

Siap melayani sampai mati.

Buang semua sifak kekanak-kanakanmu.

Kubur ibumu. Kubur ayahmu.

Kau hanya milikku, milikku seorang.

- Kau harus menerimanya, kau bisa lakukan? - Ya!

Beritahu aku siapa dirimu!

Seorang anak...

yang tersentuh oleh api...

dikirim dari surga untuk menjadi prajurit terbaik,

ditakdirkan untuk kemenangan.

Penjaga Gerbang...

Penghancur the Hand.

Stop!

Bunuh dia, gadis ini mati.

Batalkan duelnya, maka dia kuampuni.

Itu mencemar kehormatanku.

Siapa yang peduli dengan rasa hormat?

Tujuanmu.

Menghancurkan the Hand.

Ini adalah tujuanku.

Tidak ada tempat untuk keraguan. Selesaikan.

Selesaikan sekarang.

Kau adalah milikku...

dan aku memerintahkanmu.

Aku batalkan.

AKu tidak percaya bisa bertemu Iron Fist yang lain di kehidupanku.

Aku pernah berharap.

Tapi apa yang kau lakukan di New York?

Siapa kau?

Kau tidak seperti akan menghancurkan kami,

aku jadi penasaran.

Jawab pertanyaanku.

Aku adalah Madame Gao.

Apa kau ingat pohon katsura di tengah K'un-Lun Square?

Kau pernah ke K'un-Lun.

Pohon itu meneduhkan lebih dari 1 mil.

Dan ketika mekar, baunya seperti gula coklat.

Aku memimpikannya tiap malam.

Jadi kenapa kau memilih untuk meninggalkan surga?

Aku punya alasanku tersendiri.

Perempuan?

Aku terhibur dengan cara berpikirmu.

Apakah kehidupan di biara sudah banyak berubah?

Karena kau terlihat berbeda dari mereka yang aku ingat.

Mereka masih mengajarkan kehormatan.

- Dan aku sudah berjanji. - Kehormatan.

Ya.

Sebuah hal yang kupikir ayahmu, Wendell, bisa lebih memahaminya.

Apa katamu?

Tunggu.

Kau mengenal ayahku?

Ceritakan tentang ayahku!

Aku bisa menang.

Dan aku sudah menang.

Dia curang. Apa yang harusnya kulakukan?

Apa?

Apa aku harusnya membiarkannya mati?

Apa?

Apa yang kau bilang?

Kau bicara dengan siapa?

Bukan siapa-siapa.

alih bahasa oleh dodancuk

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.