All language subtitles for Dawning of the Dead (2017) 720p WEB-DL x264 ESubs

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Suatu Tempat di Eropa Timur] [12 Bulan yang Lalu]

Wartawan WWN, Katya Nevin, sudah disandera selama 3 bulan.

Walau penculiknya diyakini sebagai anggota badan teroris yang diketahui

motifnya belum jelas karena tak ada kontak atau permintaan uang tebusan

Hal yang ditakuti adalah ini balasan atas laporan mengutuk Nevin

soal kekejaman teroris dalam konfrontasi terakhir di Timur.

Kau cantik sekali.

Jangan melawan.

Diterjemahkan oleh mifae :)

[Panggilan Masuk] [LaBorde]

- Masuklah. - Hai.

- Kau baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.

Aku baru mau buat kopi. Kau masih punya waktu. Mau?

Tidak, terima kasih. Tidak perlu kafein lagi.

- Kau yakin baik-baik saja? - Hanya gugup.

Katya, tak ada yang menghakimimu meskipun kau tak melakukan ini.

- Kalau kau belum siap... - Kenapa semua bilang begitu? Aku siap.

Dengar.

Aku tahu niatmu baik, tapi bisa tinggalkan aku?

Tentu.

Pergi! Keluar!

- Kita kembali dalam hitungan ketiga. - Baik. Aku mengecoh mereka. Steve.

Bisa periksa kamera tiga, Steve? Gambarnya agak buram.

Untukmu, Lou. Kopi latte dengan sebungkus gula.

Sal, kau utusan Tuhan. Aku sekarat di sini.

Mau kuambilkan yang lain?

Kau tahu ruang editor baru sudah beres atau belum?

Sebenarnya itu bukan bagianmu. Jangan khawatir. Tidak masalah.

- Tidak. Aku akan cari tahu. - Bekerja di luar ekspektasi.

Aku suka itu. Lanjutkan. Itu bagus.

Terima kasih.

Asisten Produksi. Benar, kau.

- Apa itu kopiku? - Kenapa kau tak minta tadi?

Asisten Produksi yang baik tahu kebutuhan atasannya

jika dia menghargai pekerjaannya. Mengerti?

Selalu pastikan bintangnya senang.

Pergilah. Urusan kita sudah beres.

- Aku sangat membencimu. - Kenapa? Aku hanya minta kopi.

Ya?

- Sally, ada apa? - Aku mau tanya soal ruang editor baru.

Christian kirim SMS. Dia menunggu di van. Semuanya terkendali.

- Sally, kau baik-baik saja? - Ya.

- Sally. - Hari yang buruk. Tidak profesional.

- Kau mau membahasnya? - Tidak. Banyak pekerjaan.

Kenapa McDonald berpikir dia boleh mempermalukan orang di depan kru?

Bajingan sombong. Katya membentakku, aku tak bisa tidur...

- Kenapa Katya? - Tidak apa-apa.

Hanya gelisah. Kau tahu dia bagaimana. Selalu menyendiri.

- Alex, sebentar lagi dia... - Tak ada penyendiri, Sally. Minggir.

Alex, sebentar lagi dia siaran langsung. Sial!

Katya, ini aku.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Kau tak perlu berpura-pura, Katya.

- Tidak padaku. - Alex, tolonglah.

Aku harus melakukan ini.

Kau juga bilang begitu soal Burma. "Aku harus pergi mengikuti berita."

- Aku hampir kehilanganmu. - Itu tidak adil.

Memang tidak, tapi itu terjadi padamu, Katya.

Kurasa kau tak seharusnya...

Alex, jangan sekarang. Sudah diputuskan. Lupakan saja.

Kemarilah. Tenang.

Lihat aku. Fokus pada napasku.

Benar begitu. Bernapas.

Kenapa kau masih bersamaku, Alex? Aku sudah hancur.

Aku akan menyatukannya lagi.

- Tak perlu merasa bertanggung jawab. - Kalau itu keinginanku sendiri?

Kita keluarga, Katya. Kita bertiga.

Sampai akhir.

Mungkin saat kau sudah siap, kotak ini akan berisi cincin.

- Sabar, Jagoan. - Aku tahu.

Tahu tidak? Aku akan menunggu sampai kapan pun.

Telepon dari Chris. Maaf. Aku harus pergi.

Cari aku setelah siaran. Aku akan mengajakmu minum kopi.

Aku mencintaimu.

Ayolah. Kat... Sial!

- Kau menghambat penyelidikan. - Aku bayar 6 paun untuk itu.

Apa pemerintah akan ganti uangku?

Kau agen terlatih. Mulailah bersikap sepantasnya.

Target di tempat terbuka. Kami kehilangan dia.

Dia berjalan kaki ke arah barat menuju Jalan Central.

- Kurasa aku tahu dia ke mana. - Tunggu.

- Bagaimana kau tahu? - Ayo.

- Kubilang jangan merokok di mobil. - Tidak masalah. Jangan ganggu aku.

- Kau sadar kau telat? - Kau tahu lalu lintas di sini?

Aku tahu karena aku melewatinya sebelum pukul 9 setiap pagi.

Pukul 9, bukan 10. Yang benar saja.

- Baiklah. Aku selalu telat. - Aku sudah muak melindungimu.

Kalau begitu, tidak usah. Kau pikir aku peduli pada pekerjaan ini?

Apa?

- Memangnya kau mengenalku? - Aku peduli.

Aku menjaminmu. Setiap kali kau telat, berbuat salah

atau berbuat bodoh begini, itu mencoreng reputasiku.

Aku tak mau merusak reputasi sempurnamu.

Sudahlah. Jalan saja.

Baik. Terima kasih telah menelepon. Sampai jumpa.

- Di mana Katya Nevin? - Kau sudah buat janji?

- Dia mengenalku. Prof. Greg LaBorde. - Semua baik-baik saja, Andrea?

- Tolong! Aku harus bicara pada Nn. Nevin! - Kami punya peraturan, Pak.

Jika kau belum buat janji, aku harus memintamu pergi.

Astaga.

Turunkan pistol, berikan USB-nya. Aku tak peduli soal membunuhmu.

Tunggu. Mungkin dia tidak bawa.

- Suruh Katya Nevin turun sekarang! - Sally, mereka mencari Katya.

Dia menekan alarm. Polisi akan tiba dalam 5 menit.

Kita bisa menangani polisi.

Katya, ada masalah di bawah.

Selanjutnya, berita dan laporan cuaca.

Dengan berita angin kencang memaksa festival musik diakhiri.

Benar. Angin juga mempengaruhi orang-orang di studio saat ini.

Kau akan tampil 7 menit lagi.

Sally, aku wartawan. Aku harus mengikuti berita.

- Kita sedang siaran langsung. - Aku harus bicara pada Lou.

- Orang di studio membaik seperti cuaca. - Kulihat mereka sedikit basah.

- Kenapa kau selalu ambil resiko? - Kalau bukan aku, lalu siapa?

Dengar. Ini beritaku, Sally.

Orang tak pernah menuduhmu sebagai perusak kesenangan?

Dia berusaha mendapatkanku bertahun-tahun, tapi gagal.

Kita berusaha menayangkan siaran berita di sini.

Lou, ada orang gila bawa senjata yang mencari Katya di bawah.

Dia tak boleh turun. Kau harus bilang padanya.

- Siapa dia? - Narasumber lama.

Pertama kali turun ke lapangan, beritanya mendompleng karierku.

Biologi teoretis. Aku ingat.

Berita yang sangat bagus. Unik. Kau mengenalnya dengan baik?

Cukup baik untuk tahu dia tidak seperti ini. Dia pasti dalam bahaya.

Kuberi kau waktu 30 menit. Aku akan putar beberapa arsip.

- Sally, temani dia. - Ini gila. Kau mengizinkannya?

Ini hari yang indah. Jangan ke mana-mana. Masih ada berita lain.

Jangan ke mana-mana. Kami akan segera kembali.

- Kita sudah masuk. Kau terburu-buru. - Kau menikmati ini, kan?

Biasakan dirimu melihatku dan Katya. Dia jodohku.

- Dengarkan ucapanmu itu. - Ya, aku sedang mencari cincin.

Kau baru setahun bersamanya, Alex.

Dengar. Aku hanya minta sedikit dukungan darimu.

- Hanya kau keluargaku. - Kau mau kuantarkan ke altar?

Dukung saja dirimu sendiri. Itu keahlianmu.

Itu tidak adil.

Berani sekali kau bicara keadilan denganku. Aku mau merokok.

- Ya. Pergilah. - Persetan denganmu.

Reggie?

Phillis?

Reggie? Phillis?

Reggie?

Phillis?

Phillis?

Apa ini?

Phillis!

Berengsek! Ada apa ini?

Chris!

[Oslo, Norwegia]

Jangan mendekat!

- LaBorde! - Katya, cepat kemari. Ambil ini!

Mundur demi keselamatanmu sendiri!

- Ini berita terbesar di kariermu. Ambil! - Berikan itu padaku sekarang juga.

Sally, naik sekarang juga. Pergi!

Ayo! Cepat!

- Siapa kau? - Hanya pengagum karyamu, Prof.

- Kau kirim USB itu ke mana? - Aku tahu hak-hakku.

Aku tak perlu memberitahumu sebelum kau memperkenalkan diri.

Ke mana?

Proteus, dia warga sipil.

Bukan.

Dia istimewa.

Ke mana rekan kerjamu membawa pergi USB-ku?

Persetan denganmu.

Ayo! Cari sesuatu!

Petugas, situasi ini ada di bawah wewenang pemerintah.

Wewenang pemerintah?

Yang benar saja. Ada pembantaian di luar.

Harap semua tetap tenang. Semuanya terkendali.

- Kau tahu sesuatu? - Lihat mereka! Apa yang terjadi?

Baiklah.

- LaBorde, kenapa memilihku? - Setelah kekuatan dan karakter

kau adalah pilihan yang logis.

- Aku takut. - Kau tak boleh takut.

- Apa yang terjadi di sini? - Harap tenang!

Kumohon. Pergilah!

- Ayo turunkan senjatamu. - Jawab sekarang juga!

Kau bukan agen pemerintah, melainkan orang dalam.

- Kau sadar yang kau lakukan? - Itu tugasku demi kaumku.

Kau pikir kaummu aman dari ini? Tidak ada yang aman!

Keamanan hanya ilusi. Kekuasaan dan loyalti baru nyata.

Kematian itu nyata. Itulah yang akan terjadi pada kita, sponsormu

dan semua orang.

Sial.

Aku terinfeksi!

Ke mana?

Sial!

- Sial. - Mereka datang.

Mereka datang!

Ashcroft, naik.

- Ashcroft, kapaknya. - Ayo. Eskalatornya di sini.

[Rio de Janeiro, Brazil]

Kau harus punya berita tambahan andai terjadi hal tidak terduga.

Katya, apa yang terjadi?

- Sial. - Astaga.

- Di mana USB itu? - Sally membawany ke teknisi.

- Duduk, gadis malang. - Lepaskan. Aku bisa sendiri.

Jangan khawatir. Semuanya terkendali.

Katya.

Astaga. Apa yang kulakukan?

Lihat aku! Itu pembelaan diri.

Jika mereka menanyaimu, bilang kau tak punya pilihan.

Astaga. Apa yang terjadi di sana?

Sial! Sidik jari.

Kurasa dia memakan Reggie.

- Kenapa kau tertawa? - Tenang. Kau sedang terguncang.

- Lalu kenapa kau santai saja? - Tenang! Kita harus cocokkan cerita.

Aku sudah ceritakan padamu, Chris!

Sial.

Habislah aku. Tamatlah riwayatku.

- Berikan rokok padaku. - Kukira kau sudah berhenti.

- Jangan cari masalah denganku. - Ini rokok terakhirku.

Chris, aku baru saja membunuh orang!

Kurasa aku berhak menikmati rokok terakhir!

Ayo maju!

Astaga! Mereka memakannya!

- Katya. Kau membuatku takut. - Ini menenangkan napasku.

- Apa kau menemui psikiater? - Tentu saja.

Mereka mengizinkanmu kembali bekerja, kan?

Katya, ini semakin serius. Katakan apa yang kau tahu.

Kenapa pegawaiku ditembak di tempat kerja?

Katya, kau mendengarku?

- Katya! - Tutup mulutmu!

Apa isi USB itu?

Aku tak dapat sinyal. Ini benar-benar gawat.

- Apa yang kau lakukan? - Studio, ini Alex Petit. Lou? Katya?

- Yang benar saja! - Jawablah! Di mana mereka?

Kita di luar jangkauan, Bodoh! Lihatlah keluar.

Tinggal kita berdua. Bukan tentang mereka atau Katya.

Kau tahu kita harus kembali. Kita tak bisa hadapi ini berdua.

Aku takkan melakukan apa-apa! Aku tak mau mati demi pacarmu!

Apa kau buta? Tidak melihat apa yang terjadi di luar sana?

- Kita butuh kelompok! - Kita berdua satu kelompok!

- Kenapa tidak pernah cukup? - Aku tak bisa ke sana sendirian

tapi aku tetap akan pergi bagaimana pun caranya.

Aku butuh kau di pihakku, Chris. Di pihakku, bukan Katya.

Aku meminta sebagai saudaramu. Bagaimana?

Sial! Ayo pergi dari sini!

Aku akan jaga sebelah sini!

- Kunci pintunya. - Warga sipil, buka pintunya!

- Siapa kalian? - Apa perkataanku belum jelas?

- Tidak. - Ada pertanyaan lagi? Bagus.

Masuk kantor, kunci, dan sembunyi. Gedung ini diserang.

Apa?

Lift-nya diblokir.

- Kok bisa? - Apa itu penting?

- Diserang bagaimana? - Pergilah!

Aku akan pergi dari sini!

Jangan!

Ada lift lain. Lewat sini. Cepat!

Ayo!

Kenapa kalian?

Tunggu. Jill, jawablah!

- Ya. Siapa ini? - Syukurlah. Jill, ini Mark dari bawah.

Dengar. Kau di mana?

- Aku sedang istirahat. - Naik lift pegawai ke lantai dua!

- Bawa kuncimu. - Baik. Tunggu 10 menit.

Istirahatmu sudah selesai! Kemarilah sekarang juga!

[San Francisco, AS]

Ini situasi darurat, tapi sudah terlambat.

Semua orang panik. Situasi di luar kendali.

Kita sudah menunggu lama! Aku ada janji makan malam! Putar!

Namaku Sally. Aku sudah bekerja 2 tahun di sini.

Lou meminta kita menunggu Katya sebelum memutarnya.

Dengarkan aku, Sally.

Jika kau ingin masa depan di sini, jangan buat masalah denganku.

Aku tinggal telepon dan tak perlu melihatmu lagi. Putar!

Jangan khawatir. Dia bilang begitu padaku di tahun 1998

saat aku menolak mencumbunya. Kau terjebak di tahun '70-an.

- Halo. - Keluar.

Carpenter, ayo!

- Aku memegangmu! - Tunggu! Jangan!

- Dengar, Jalang! Kau tahu apa? - Ada apa denganmu?

Aku sudah muak menerima perlakuan tidak hormat darinya!

Peter, kau harus mendapatkan rasa hormat itu, Keparat.

Aku sudah menaruh batu penjuru saluran ini sejak tahun 1975!

Ceritamu selalu sama! Ucapanmu seperti kaset rusak!

Bukan waktunya bertengkar.

Putar videonya.

Ini Prof. Greg LaBorde. Ini laporan terakhirku soal virus

Pandora Viridae Siberiacum. Laporan ini tidak disetujui.

Ini pengakuanku.

Ditemukan di bawah tanah beku yang kini mencair di Siberia

dan telah bertahan hidup selama 30.000 tahun.

Awalnya, ini tampak tak membahayakan manusia

tapi saat memasuki darah tikus, virusnya hidup.

Menginfeksi tikus itu lebih efisien dan cepat dibanding apa pun juga.

Virus mematikan seluruh organ dalam waktu 1 sampai 24 jam.

Tikusnya masih hidup dan menjadi sangat agresif

walau virus sudah membunuhnya.

Aku langsung menerima sebuah kontrak besar.

Sumber daya tak terbatas. Mereka memintaku menghidupkan prajurit

agar bisa terus berperang bahkan setelah mereka mati.

- Itu omong kosong. - Omong kosong. Propaganda partai.

Tidak ada virus.

LaBorde narasumber paling terpercaya. Kenapa bohong?

Entahlah. Karena dia pembohong.

Aku tahu ini tidak etis. Kukira tujuan mengalahkan caranya.

Aku salah. Infeksi ditularkan melalui cairan tubuh.

Melalui mulut atau kontak dengan benda yang terinfeksi

seperti luka yang terbuka.

Cakaran atau gigitan terbukti mematikan.

Setelah terinfeksi, mereka hanya punya satu pikiran

yaitu memakan zat organik

walau mereka tak dapat nilai gizinya sama sekali.

Sepertinya hanya itu tujuan mereka.

Setelah hidup kembali, menghancurkan kepala atau otak

cara terbaik membunuh mereka atau mereka akan terus menyerang.

Tanggal 23-02-2017 ada pencurian. Mungkin ulah kelompok teroris.

Siapa pun itu, mereka dibantu orang dalam dan tahu apa yang mereka cari.

Mereka mengambil semuanya.

Virus curian mereka cukup untuk menginfeksi 40 zona populasi.

Jika mereka melakukan itu, berarti ini kepunahan...

setidaknya 99 persen umat manusia.

Aku sudah tak tahu apa yang terjadi dan siapa yang bisa dipercayai.

Semua data kuhapus dan sampel kuhancurkan. Semuanya.

Tidak lama lagi...

ini akan jadi satu-satunya jejak dari Pandora Viridae Siberiacum.

Akan kutunjukkan pada dunia.

Aku sudah mengambil pilihan.

Kini, aku harus menanggung akibatnya bersama semua orang.

Di sini tidak aman, Katya. Kurasa di mana pun tidak aman.

Kau harus menyunting bagian ini. Maaf aku membebanimu, Katya

tapi aku tak tahu harus menghubungi siapa lagi.

Kau punya integritas dan keberanian.

Selamat tinggal, Katya. Semoga beruntung.

Yang benar saja, Katya. Kepunahan umat manusia?

- Siapa dia? - Dia sudah mati.

Dia tembak kepalanya di depanku karena yakin sudah terinfeksi.

Ya, Tuhan.

Tidak. Ini tak mungkin terjadi.

Ini tak mungkin terjadi!

Apa artinya? Berapa sisa waktu kita? Kita harus pergi dari sini.

Tidak. Kita aman sekarang.

Jika meninggalkan studio, kita sama sekali tak terlindungi.

- Ya, Tuhan. - Tidak.

Itu tidak nyata. Ini tak mungkin terjadi.

Ini tak mungkin terjadi!

Lou, kenapa kita belum dengar ini? Bagaimana dengan saluran lain?

Semua saluran mati.

Sally benar. Aku tak mau tetap di sini.

Ini beritamu. Kita harus memperingatkan orang.

- Kita tak boleh pergi begitu saja. - Aku tak bilang begitu.

Kita tak harus siaran dari sini. Bisa buat siaran berulang?

- Itu butuh waktu berjam-jam. - Lou, kerjakan!

Aku akan siarkan laporan LaBorde selama listrik masih ada. Setuju?

- Sebaiknya kau punya rencana. - Aku punya. Bertahan hidup.

Apa yang kau lakukan?

Ada siaran dari saluran TV satelit di seluruh dunia.

Jaringan kabel independen. Peluangnya kecil

tapi mungkin beberapa orang akan melihatnya.

Ya, Tuhan.

Paris.

Martin tinggal di sana.

Aku takut sekali.

Tenang.

Tenang.

- Matikan itu. - Tidak ada sinyal.

Ada alasan untuk tersenyum. Mungkin dia ada di bulan.

Ayolah. Kita sudah sejauh ini. Apa ruginya jalan sedikit lagi?

Kita memaksakan diri, Alex. Dia bukan bagian dari rencana kita.

Jangan memaksaku ambil keputusan sulit lagi, Chris.

Jangan lakukan itu lagi padaku.

Lupakan keluarga demi wanita. Kau bicara seperti keparat kecil.

- Kau tahu bicaramu mirip siapa? - Jangan coba-coba!

- Bicaramu mirip Ayah. - Diam!

Kenapa dia?

Apa?

Lari!

[Tel Aviv, Israel]

- Sial! - 1, 2, 3.

Tenang.

Kami sudah tutup! Enyahlah dari tokoku!

- Tenang! - Sial!

Christian!

- Bantu dia. - Chris!

- Kurasa bahuku patah. - Sial. Mereka cepat sekali.

Jangan bunuh aku! Ambil saja yang kalian mau dan pergi!

- Bagus. Kita menjarah sekarang? - Jika situasi seburuk itu sekarang

aku takkan menahan diri lagi. Kau?

- Kau baik-baik saja? - Kakiku mati rasa.

- Ayo berdiri. - Baiklah.

- Tinggalkan aku di sini. - Dia tak bisa ke mana-mana.

Kurasa kita bisa bawa ini. Lihat ini.

- Keadaan kita tak seburuk itu. - Lebih ramai lebih aman.

- Kita usahakan. Kita punya pistol. - Ada berapa pelurunya?

Ada 4. Lebih bagus daripada tidak ada.

Bagaimana kalau aku salah? Mungkin situasi tidak seburuk itu.

- Mungkin tentara akan datang. - Kita butuh lebih dari 4 peluru.

Aku tak mau tunggu tentara dan mati. Kita harus pergi pakai mobil atau apa.

- Terus ke mana? - Aku tak peduli.

Pilih saja. Setelah kita jemput Katya.

Mencuri mobil? Kalau alarmnya bunyi? Mati kita!

Kita memang akan mati di sini!

Ambil apa saja yang ada sebelum kau buat kita terbunuh.

- Tuan-tuan, aku punya mobil! - Aku membuat kita terbunuh?

Kau yang membahas masalah Ayah di jalanan saat kita harus sembunyi!

- Bajingan! Itu kesalahanmu! - Tentu saja semua kesalahanku.

- Bagus kalau kau mengakuinya! - Dewasa sedikit! Tanggung jawab!

Tuan-tuan, aku punya mobil!

Mobil yang bagus!

- Ini bukan mobil bagus. - Sial! Awas!

- Di mana kau belajar menyetir begitu? - Aku ikut kursus balap tahun lalu.

- Berterima kasihlah pada Katya. - Apa yang kau lakukan, Sinting?

Pegangan!

Astaga! Sulit kupercaya kita berhasil! Itu keren!

Mati kalian!

- Kita butuh rencana. - Aku akan pergi ke dermaga.

Dermaga? Baiklah. Aku suka rencana itu.

- Kita bisa cari kapal. Rencana bagus. - Mungkin walkie-talkie ada sinyal.

- Persetan dengan itu. - Kita harus coba bicara padanya.

- Mungkin dia menunggu kita. - Mulai lagi. Kalau dia sudah mati?

Kenapa kita bertengkar seperti dua anak perempuan?

Kita harus jalan terus. Selama ada mobil, semua aman.

Kampret!

Aku tak bisa buka pintunya.

- Kita harus pergi! Cepat! - Sial!

Ayo. Cepat!

[Los Angeles, AS]

Ada video serangan di internet. Ambil senjata dan tembak.

Tembak kepalanya. Semoga Tuhan menolong Amerika.

Semoga Tuhan menolong masa depan kita semua.

Astaga!

Pemirsa, namaku Katya Nevin.

Ini berita darurat.

Banyak dari kalian pasti sudah mengalaminya.

Negara ini dan mungkin seluruh dunia dikepung

oleh mayat yang hidup kembali.

Tampaknya ini disebabkan virus yang dilepaskan ke seluruh dunia.

Virus Pandora Viridae Siberiacum. Jangan salah. Ini serangan.

Dalam skala yang tidak pernah kita alami sebelumnya.

Saat ini, kami belum tahu tentang siapa dalangnya.

Berikut ini ada pengakuan dari Profesor penemu virus tersebut.

Jangan marah terhadapnya, tapi dengarkan ucapannya.

Hal terpenting saat ini adalah menyelamatkan sebanyak mungkin.

Umat manusia membutuhkan kalian menghadapi masa depan.

Saat ini, kekhawatiran terbesar kita berada tepat di depan pintu.

Orang terkasih, teman, atau rekan kerja kalian.

Jika mereka terinfeksi...

berarti kalian telah kehilangan mereka.

Mereka adalah musuh kalian.

Kita bisa berhati-hati atau berburuk sangka.

Ada pemangsa baru di atas manusia dalam rantai makanan

dan kini bertahan hidup ada harganya.

Usahakan dan bayar itu.

Pemirsa, semoga beruntung.

[Athena, Yunani]

Studio, ini Alex Petit. Katya, kau mendengarku?

- Mereka tak menjawab. Puas? - Studio, ini Alex Petit. Jawablah.

- Kau bisa jadi pilot perahu? - Kapten perahu, Bodoh.

Kapten di kapal, Nyet. Bukan perahu.

Ini Prof. Greg LaBorde. Tanggal 22 April 2017.

Pukul 04:09.

Ini laporan terakhirku tentang virus Pandora Viridae Siberiacum.

Laporan ini tidak disetujui.

Ini pengakuanku.

Ditemukan di bawah tanah beku yang kini mencair di Siberia.

Kami memperkirakan Pandora Viridae Siberiacum

bertahan hidup selama 30.000 tahun.

Awalnya, virus ini tampak tak berbahaya bagi manusia.

Saat memasuki darah tikus kami

virusnya hidup.

Hasilnya luar biasa.

Menginfeksi tikus lebih efisien dan cepat dibanding apa pun juga.

Andrea, tetap bersamaku.

Ada apa?

- Tenang, Semuanya! - Tenang? Persetan!

Kita akan mati di ruangan ini!

Jika kita tetap di studio ini dalam kondisi pintu terkunci

kita bisa bertahan hidup sampai tentara datang.

Siapa yang akan menjemput kita? Sebagian dari mereka itu polisi.

- Ini sudah di luar kendali. - Baik. Ini gawat, tapi lari ke mana?

Jika satu dari kalian keluar, semuanya dalam bahaya!

Kita harus dokumentasikan ini dan memberitakannya!

- Warga harus diberitahu! - Masa bodoh dengan tujuanmu, Lou!

Persetan denganmu!

Aku mau pergi dari sini! Kalau mau hidup, ayo pergi!

- Singkirkan bokong kurusmu! - Peter, kau benar.

Kita akan mati kalau tetap di sini. Kita tak bisa menuruni tangga.

Tidak tanpa senjata dan senter. Kita akan kalah dalam 5 detik.

Lalu apa saranmu? Kita bisa turun dari depan gedung?

Ada tangga menuju ke atap di lantai ini.

Kadang aku dan Alex makan siang di sana.

Itu hanya bisa diakses lewat studio, jadi, seharusnya aman.

Ada kotak sekering di sana.

Kita hidupkan listrik dan turun pakai lift.

Mungkin harus bolak-balik, tapi banyak yang bisa selamat.

Memangnya siapa kau sehingga berhak ambil keputusan ini?

Dengar, Peter.

Kalian semua. Aku tak bisa memaksa kalian menunggu

tapi kalian akan mati kalau pergi sekarang. Semudah itu saja.

Kau bisa lari lebih cepat dari mereka setelah 2 kali serangan jantung, Peter?

Ayolah. Kau harus lebih pintar sedikit.

Kita semua harus berpikir cerdas.

Beri aku 10 menit. Setelah listrik hidup dan lampu menyala lagi

kita akan punya kesempatan.

Baik, 10 menit!

Minggir!

- Bagaimana siarannya? - Sudah mati.

Kita juga akan mati. Kenapa lari?

Aku akan tinggalkan gedung ini. Keputusanku sudah bulat.

Studio, ini Alex Petit. Katya, kau mendengarku?

Studio, ini Alex Petit. Jawablah.

- Halo? Siapa ini? - Katya, apa itu kau?

- Alex? - Katya, kau aman?

- Kau baik-baik saja? - Kukira kau sudah mati. Di mana?

- Di dermaga kacau. Kami akan jemput. - Tidak akan.

Itu Christian? Alex, jangan kemari. Gedungnya sudah diserang!

Katya, suaramu putus-putus. Kami akan jemput sekarang.

Alex, jangan kemari! Dengar tidak? Kumohon! Alex, jawab!

- Christian! - Itu jawaban yang bagus?

Berengsek!

Bajingan!

Katya sedang mengandung.

Kota sudah jadi kuburan massal. Kalau kau ke sana, kau takkan kembali.

Pergilah. Aku takkan ucapkan selamat tinggal.

[Gletser Langjokull, Islandia]

Astaga.

Sial.

Lou?

Semua baik-baik saja?

- Katamu kita terkunci di sini. - Terus?

Caranya?

Pintunya punya kunci elektronik.

Hampir mustahil dilewati tanpa kartu kunci.

Bagaimana bisa berfungsi tanpa listrik?

Sial!

Bajingan!

Rasakan ini, Jalang!

Ayo, Andrea. Kau tak apa-apa. Dia akan baik-baik saja.

Sial!

- Syukurlah. - Sally?

Lou, kukira kau sudah mati!

- Ada yang digigit? - Entahlah. Kacau sekali tadi.

Kau sudah melihat videonya. Virusnya sangat mudah menyebar.

Apa maksudmu, Lou?

Semuanya, tolong perhatikan.

Saat ini, kita aman. Setidaknya sampai listrik kembali padam

tapi ada satu masalah yang harus kita bahas.

Ini bukan hal yang mudah.

Virus penyebab penyakit ini

sangat menular.

Jika kalian digigit atau dicakar

ada kemungkinan besar kalian akan terinfeksi.

- Minggir, Sapi bodoh. - Kau digigit. Dia digigit.

- Aku tidak digigit. - Apa yang ada di kemejamu?

Kau pikir sedang bicara pada siapa?

Aku muka dari saluran ini. Jika bukan karena aku...

Ada apa ini?

Apa yang kau lakukan?

- Tenang. - Dia digigit. Aku harus melakukannya!

Tenang!

Sally, tolong.

Aku harus melakukannya.

Astaga.

- Apa itu? - Apa yang terjadi?

Dia masih bergerak.

Tembak dia.

Jumlah mereka ribuan.

[Montevideo, Uruguay]

Alex, kau mendengarku?

Aku membutuhkanmu.

Alex, tolong jawab.

Kumohon!

Aku tak bisa hadapi ini sendirian.

- Apa yang terjadi? - Mereka menunggu kita di luar.

- Kita terjebak. - Alex dan Christian masih hidup.

- Ada yang lain. Kita butuh rencana. - Kita punya rencana.

Kita bentengi studio ini sebaik-baiknya.

Bagaimana soal makanan dan air?

Ada air mineral di ruang ganti. Cukup kalau kita menjatahnya.

Kita akan pikirkan lagi soal makanan.

Pikirkan? Lou, itu bukan jawaban.

Katya, kau tak melihat apa yang kita hadapi.

Kita orang pertelevisian, bukan pejuang.

Jangan memaksaku melakukan ini sendirian.

- Sayang, berbaringlah sebentar. - Tidak!

Terimalah kenyataan, Katya. Kita semua dikutuk.

Aku sudah mencobanya, Lou.

Aku tak menyerah saat itu dan takkan menyerah sekarang.

Dengar, Semuanya. Jika kita tinggal, studio ini akan jadi makam kita.

- Apa lagi yang bisa kita lakukan? - Berjuang. Itu yang kita lakukan.

Aku melihat kariermu sejak aku kecil. Kau satu pembaca berita wanita pertama.

Pejuang bagi wanita di seluruh dunia.

Lou, pria gay berani bekerja di media tahun '70-an. Kau tak bisa berjuang?

Aku tak percaya itu.

Masalah ini lebih besar dari kita, tapi kalau kita berjuang bersama

sebagai satu kru, kita punya kesempatan.

Selalu ada jalan.

- Kalian tak kesal dites? - Aku kesal.

Lihat! Mereka merencanakan sesuatu.

Sambil mengisap ganja? Tentu saja.

Kita akan tinggalkan mereka. Mereka mengganggu misi.

Apa misi yang sebenarnya, Proteus?

"Ashcroft memanggil komando. Ganti. Ada yang dengar?"

"Ini Agen Aschroft. Ganti. Ada yang bisa menjawab?"

Kau mau bilang apa?

Tuan-tuan, harap taruh senjata kalian di lantai sebelum keluar.

- Dasar keparat. - Keparat?

Taruh senjata di lantai! Sekarang!

Aku bisa tembak kalian sekarang atau kalian coba peruntungan di luar.

Carpenter!

Sial!

Tidak!

- Sally, bangun. - Aku tidak bisa.

Tidak ada peluang kedua, Sally. Setelah kami pergi, kau sendirian.

- Katya, aku digigit. - Sally.

Astaga.

Tidak apa-apa. Tinggalkan saja aku di sini.

Tidak akan seburuk itu.

- Semoga beruntung. - Kau lebih membutuhkannya.

Baik. Ingat. Sekuat mungkin di bagian tulang tengkorak.

Mereka takkan mati sebelum otaknya hancur.

Ingatlah. Jika ragu-ragu, maka kalian akan mati.

- Apa kita sudah siap? - Siap.

Ayo.

- Bagaimana cara naik ke atap? - Lewat sini.

- Bunuh dia! - Aku tidak bisa!

Sial!

Astaga!

Bajingan! Sial!

- Ayo. - Baik, Lou. Buka pintu saat kusuruh.

- Semuanya, bersiap untuk melawan. - Baik.

- Oke? - Ya.

Kalian siap?

Ya?

Sekarang!

Sial! Katya!

Katya, kau baik-baik saja?

Seseorang, bantu aku membawanya ke studio.

Katya!

Apa-apaan ini?

Astaga!

- Chris, menunduk. - Terima kasih kembali.

Ada banyak mobil polisi diparkir di depan gedung.

Jika kita bisa ke sana tanpa terlihat, kita bisa menyelinap ke pintu.

Peluangnya kecil. Kau akan lari ke sana sambil berdoa?

Apa lagi yang bisa kita lakukan?

Trik pengalihan. Aturan pertama kecepatan tangan.

Ya.

Aku kesal karena kau berani memaki Ayah dan pergi.

Aku yakin kau meninggalkanku selama bertahun-tahun itu.

Aku pengecutnya, bukan kau. Aku mau lupakan masa lalu itu.

Kau membutuhkanku, aku di sini. Lebih baik telat daripada tidak, kan?

Ayo. Cepat.

- Sial! - Ayo.

- Jalan, Alex! Cepat! - Sial!

- Telingaku! - Cepat!

Cepat!

- Yang benar saja! - Berengsek.

Di dalam!

- Aku tahu akan jadi begini! - Tenang! Aku harus berpikir!

Berpikir apa? Jalan keluar masuknya hanya satu ini!

Aku muak dengan semua ini! Ini kesalahanmu!

Kalau kita tidak telat tadi pagi, aku akan tiba di sini tepat waktu

dan aku akan bersama Katya!

Hidupku di sini baik dan kau menghancurkan semuanya!

Sial! Aku sudah muak!

Maaf, Chris.

Chris, lihat aku.

Maafkan aku. Aku lepas kendali.

Kau mempercayaiku?

Baik. Aku punya rencana.

Hei, Bajingan!

Mati kalian!

Rasakan ini, Keparat!

Sial.

- Apa ini? - Kuharap wanita itu sepadan dengan ini.

Ada 5 target. Pintu masuk studio ada di belakang mereka.

- Proteus, saat kita masuk ke sana... - 5 target, 8 peluru. Itu cukup.

Astaga! Proteus, aku berhenti.

- Minggir. Sekarang. - Kau tak mendengarkanku.

Aku tak tahu siapa yang memberi perintah, tapi...

aku tak suka ini. Aku merasa ada di pihak yang salah.

Hanya ada satu pihak, Ashcroft, dan aku ada di pihak itu.

Jika mau selamat dari mimpi buruk ini, minggir sekarang!

Astaga! Kurasa aku tidak bisa.

Perlu bantuanku?

Tunggu!

Tunggu!

Ayolah. Bajingan itu mengunci kita di luar!

Lou.

- Kau tak apa-apa? Kau pingsan. - Aku baik-baik saja.

Sally digigit.

Kita harus mengurusnya.

- Kita harus bawa semuanya... - Sudah berakhir, Katya.

- Apa kau tak mengerti? - Tidak. Lou, kumohon.

Tidak. Aku harus pergi dari sini.

Dia benar.

- Kau harus mencarinya! - Aku takkan meninggalkanmu.

Kalau kau tak mencarinya, untuk apa kemari, Alex?

- Mungkin kita bisa keluar. - Ambil ini.

- Di mana kau menemukannya? - Tidak penting! Ambil!

Jangan bilang aku tak pernah melakukan apa-apa untukmu.

Kau harus pergi sekarang!

Christian, aku tak bisa meninggalkanmu di sini!

Pergilah!

Pergi dan selamatkan dia! Cepat!

Kau mencari ini?

Ambil saja. Misi sudah selesai.

Dengar. Tidak perlu...

Sial, rokok menthol.

Baik. Tangkap aku dulu.

Sial!

- Kau yang melakukan semua ini? - Ya.

Aku pembebas. Pahlawan.

Pahlawan? Kau melakukan pembunuhan global.

Pemerintahmu yang buat senjata. Ironis, kan?

Populasi dunia mengalami krisis.

Kita tak bisa berbagi dunia ini lagi. Hal ini harus dilakukan.

- Kau bekerja pada siapa? - Kau tak berhak bertanya!

Alex.

Sial!

Alex.

- Kau tak apa-apa? - Seharusnya kau tak kembali kemari.

Aku tak sanggup kehilanganmu lagi.

Mungkin aku tahu satu jalan keluar, tapi kita harus bergegas!

- Kubilang cepat! - Sally?

Cepat!

Menjauh dariku, Jalang!

Sial!

Kenapa kau bawa kami kemari?

Sebelum era digital, kami harus ambil pita dari gudang di basemen.

- Kenapa baru bilang sekarang? - Aku sudah lupa. Itu sudah kuno.

Apa masih berfungsi?

Baik. Katya, masuklah. Kita akan pergi dari sini.

Berengsek!

Sekian. Matilah kita.

Ayolah.

Jangan menunggu, Katya! Cepat pergi!

Aku tak bisa menahan mereka selamanya.

Cepat!

Aku mencintaimu.

- Dia membutuhkanmu sekarang! - Lou, giliranmu.

Hanya salah satu dari kita yang bisa pergi.

Aku masih ada urusan di sini. Kejar dia!

- Kau orang baik, Lou. - Aku tahu! Pergilah!

Ayolah.

Mereka ada di luar pintu sekarang dan aku tak punya tempat sembunyi.

Aku terus berkata aku siap, tapi...

Terus terang...

merupakan suatu kehormatan bisa membawakan berita selama 28 tahun.

Waktu cepat sekali berlalu.

Semuanya menyenangkan.

Tidak apa-apa.

Martin.

Jika kau menonton ini...

aku mencintaimu.

Kita pasti bisa.

- Kita belum aman. Kau bisa lari? - Bisa.

Aku sangat mencintaimu.

- Alex? - Ada apa?

- Kulitmu robek. - Hanya lecet.

- Aku tak bisa berjuang sendirian. - Tidak akan. Aku takkan pergi lagi.

Sumpah. Aku mencintaimu.

Oke? Ini belum berakhir.

Katya.

Tidak!

Diterjemahkan oleh mifae :)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.