Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Setelah Perang Dunia II usai, Korea Selatan dan Korea Utara di pengaruhi kekuatan AS dan Uni Sovyet. Kedua negara saling mengirim mata-mata untuk melanjutkan perang tanpa pertumpahan darah.
Film diinspirasi dari kisah nyata agen Korsel "Black Venus" pada tahun 90an. Semua karakter dalam film adalah fiktif.
Kim Il-sung wafat
Kim Jong-il naik tahta
Korea Utara bersiap untuk membangun senjata nuklir.
THE SPY GONE NORTH
Badan Atom Internasional memerintahkan untuk melakukan pemeriksaan reaktor nuklir Korea Utara.
Korut mengumumkan tidak lagi tunduk pada "Perjanjian Perdamaian Nuklir".
Pihak AS dan Korsel, melakukan pertemuan darurat.
Pernyataan Korea Utara tersebut, membuat AS dan Korsel perlu berhati-hati dalam menanggapinya.
Pernyataan Korut tersebut membuat situasi di Semenanjung Korea kembali memanas.
Tangkap dia!
Hei!
Hei!
Hei!
Lepas!
Kenapa ini?
Tn. Hwang Byung-chul.
- Lepas! - Jangan bergerak!
Kau siapa?
Aku bertanggung jawab untuk urusan luar negeri di Badan Intelejen Negara.
Kau harus ikut bersama kami.
Tahan!
Lepas!
Januari 1992
Staf Badan Intelejen Negara menawarkanku bekerja jadi agen khusus.
Hanya karena "Menghentikan pengembangan nuklir Korut...
Adalah satu-satunya cara menyelamatkan Korea Selatan."
Aku memutuskan untuk jadi agen khusus itu.
Sejak hari itu, aku perlu bersiap untuk misi.
Aku harus mabuk tiap hari,
juga keluar masuk tempat judi.
Aku harus menghapus jejakku sebagai seorang mantan Tentara.
Ini 10 juta.
Aku juga pakai alasan ingin memulai bisnis, dan meminjam modal dari kawan lama.
Kau dulu jarang mabuk-mabukan,
kenapa malah jadi begini?
Kenapa juga keluar dari Tentara?
Jika bertahan sedikit lebih lama, kau sudah jadi Kolonel.
Kau saja yang jadi Kolonel.
Saat ini, aku lebih ingin jadi Pimpinan Perusahaan.
Terima kasih, aku akan menggunakannya dengan baik.
Lama kelamaan...
pinjamanku menumpuk jadi bukit.
Hasilnya catatan kreditku sangat buruk.
(Awas, Area Khusus Militer)
Itu semua demi kelancaranku menjadi mata-mata ke Korea Utara,
untuk menutupi identitas asliku,
itu adalah misi pertamaku.
Aku pergi.
Sebagai agen khusus, misi keduaku adalah...
Mencari informasi baru pengembangan nuklir Korea Utara...
melalui Fisikawan Nuklir asal Korsel, Profesor Kim Jang-hyuk.
(Maret 1993) Ruang Interogasi Badan Intelejen Negara.
Tidak, ada apa sebenarnya ini?
Duduk.
Tn. Hwang Byung-chul.
Seperti yang kau tahu, karena masalah nuklir Korea Utara.
Korea Selatan berada dalam kepanikan.
Aku tidak tahu soal itu.
Tuan Byung-chul, kau mungkin tidak tahu,
Tapi Profesor Kim Jang-hyuk, gurumu. Dia sangat tahu soal itu.
Baru-baru ini, dai sudah berulang kali ke Pyongyang untuk tujuan ini.
Tapi...
Bagaimana dengan temanku yang kalian tangkap?
Dia adalah mata-mata yang dikirim Korea Utara.
Korut?
Walau kau tidak sadar,
tapi kau sudah bertemu mata-mata,
itu sudah cukup untuk memenjarakanmu.
Bahkan...
kau juga akan dihukum karena melanggar Hukum Keamanan Nasional.
Waduh, gawat!
Lalu apa yang harus kulakukan?
Terima kasih sudah datang walau sedang sibuk.
Kenapa canggung begitu?
Mana mungkin aku menolak undanganmu?
Walaupun aku ingin mengisi acara itu...
sebenarnya, aku datang karena ingin menemuimu.
Terima kasih.
Oke, ayo kita pergi
Simposium Perdagangan Internasional diadakan untuk mendorong perdamaian di Asia Timur Laut.
Silakan duduk sesuai nomor undangan.
- Profesor - Ya?
Ada orang penting yang ingin bertemu denganmu.
Pembersihan selesai, tutup semua akses.
Karena alasan keamanan...
diharapkan para tamu untuk keluar melalui pintu keamanan terdekat.
Karena alasan keamanan...
diharapkan para tamu untuk keluar melalui pintu keamanan terdekat.
Sekali lagi...
para tamu undangan...
Aku memang ahli fisika nuklir.
tapi...
Aku bekerja di Universitas Teknologi Cina.
Aku tidak ada hubungan dengan Pyongyang. (Ibukota Korut)
Ahli nuklir yang pergi ke Pyongyang 26 kali dalam setahun terakhir.
Bilang tidak tahu apa-apa soal nuklir di Korut...
apa tidak aneh?
Aku harus pergi.
Konferensinya akan segera mulai.
Santai saja, kau tidak perlu kesana.
Sejak awal...
itu hanya alasan untuk memancingmu datang kemari.
Minumlah.
Universitas Teknologi Cina...
menggajimu sekitar 4,5 juta.
Dibanding kemampuanmu, itu angka yang kecil sekali.
Jika kau mau bekerja sama,
kami akan langsung membayarmu 1 milyar.
Membayarku sebanyak itu...
walau tawaranmu menggiurkan.
Tapi bagaimana aku bisa tahu sesuatu yang tidak aku tahu?
Aku dengar istrimu sedang pusing akhir-akhir ini...
Karena seleksi masuk kampus untuk anakmu sangat ketat.
Kami juga bisa bantu soal itu.
Masalah anak atau 1 milyar?
Kau memintaku memilih salah satu?
1 milyar sekaligus masa depan anak.
One plus One
Subtitle oleh: ~ PatrickStar ~
Pengembangan nuklir Korea Utara...
Dimulai sejak perkembangan Eropa Timur pada tahun 1989.
(Reaktor Nuklir, Yeeongbyeon, Korut) Reaktornya terletak perbatasan Bagian Utara dengan China.
Pengembangannya dilakukan para profesor dari Institut Teknologi Kim Il-sung.
Sudah berlangsung empat tahun.
Kau bertanya apa Korea Utara sedang mengembangkan nuklir?
Bukannya sedang mengembangkan...
Korea Utara sudah punya nuklir.
Maksudmu...
Korea Utara sudah punya senjata nuklir?
Mau digunakan sebagai senjata atau apa...
Hanya Pimpinan Korut, Kim Jong-il, dan para petinggi yang tahu...
Walau katanya hanya untuk Energi, tapi kalau ada teknologi baru.
Mengubahnya jadi senjata nuklir hanya butuh waktu singkat.
Sekarang,
kau harus menyelidiki para petinggi Korut.
Pergi dan cari tahu apa yang akan mereka lakukan.
Pergi ke Beijing. Dia Direktur Komite Ekonomi Luar Negeri Korut.
Namanya Ri Myeong-un.
Lulusan Institut Teknologi Kim Il-sung
Dia bertanggung jawab untuk semua urusan perdagangan luar negeri Korut.
Dia bukan orang militer, meski tidak punya jabatan militer.
Pengaruhnya di Korut sangat luar biasa.
Jika kau bisa mengelabuinya. Bahkan kau bisa bertemu langsung dengan Kim Jong-il
Untuk menarik perhatiannya,
kau harus pura-pura jadi pebisnis sukses.
Yang tahu soal identitas aslimu...
hanya 3 orang, termasuk aku.
Ini akan jadi pertarungan pikiran.
Boleh aku bertanya siapa 2 orang lainnya?
Aku, Kepala Badan Intelejen, dan juga...
'Kode Satu' (Presiden)
Hari saat kau berhasil masuk ke Pyongyang, semoga kita bisa bertemu lagi.
...melalui Komite Ekonomi Luar Negeri untuk menyusup ke Pyongyang, Korea Utara,
Mengonfirmasi pengembangan senjata nuklir.
Beroperasi dengan kode nama, "Black Venus".
(Maret 1995) Pasar tradisional, Beijing.
Puluhan mata-mata di Beijing dan Dandong, menghilang tiap tahunnya.
Ada yang diculik ke Korea Utara.
Ada yang langsung dibunuh.
Kau harus jadi pebisnis sungguhan.
Ekspresi, pakaian, perilaku, kalau ada yang aneh.
Musuh akan segera tahu identitas aslimu.
Kampung halamanmu Masan, Gyeongnam-do?
Ta-da...
Sini, masuklah.
Ini semua adalah barang-barang yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Kau tidak akan tahu berapa harga aslinya.
Mainan tembak ini akan membuat musuhmu lari ketakutan saat kau tarik pelatuknya!
Larilah sebelum kutembak!
Ada juga serangan dengan mode lain...
Larilah sebelum kutembak kalian, para kapitalis brengsek!
Bagaimana?
Namanya Kiyohara.
Menyusup ke pedalaman China.
Dia punya koneksi dengan Komite Ekonomi Luar Negeri Korea Utara.
Bagaimana dengan perwakilan Badan Intelejen di Beijing?
Ini daftar orang yang bisa kau hubungi.
Dia tahu banyak soal Beijing.
Minta bantuan padanya, dia akan membantumu.
Dia dipanggil Dr. Jang.
Ada rumor yang bilang dia membelot ke Korea Utara.
Tapi orang ini hanya mata duitan.
Dia tidak memihak Korea Utara maupun Selatan.
Jadi menggunakan Kiyohara, kau harus memancing perhatian pihak Korut?
Ya, kau urus sendiri.
Tunggu, tunggu!
Lihatlah air kemasan Xindeshan ini.
Air ini punya kemurnian tinggi, kaya akan ion dan mineral.
Bagus untuk tubuh!
Apanya yang bagus?
Kau membuatku pulang balik Beijing hanya untuk mainan sial itu?
Kau kira aku sedang cari oleh-oleh untuk anakku?
Kalau jadi aku, kau mau belikan itu untuk anakmu?
Siapa yang mau berbisnis begituan?
Apa yang salah dengan mainan anak?
Di Pyongyang sekarang, mainan ini selalu kehabisan stok karena laku keras!
Brengsek ini sudah gila!
Carikan bisnis yang lebih besar, brengsek!
Impor mobil atau rokok!
Pertama-tama...
Jika ini sukses besar...
akan akan mencari yang lebih besar.
Bedebah!
Sudah berapa banyak aku berkorban untuk menunggumu?
Hei, Kiyohara!
Kau Out!
Enyahlah, brengsek!
Tunggu sebentar!
Bukan begitu, Direktur Kim.
Apa tidak ada kenalan lain di sini?
Aku benar-benar kesal!
Barang dari Korea Utara tidak ada yang pas.
Semuanya barang kecil!
Tidak menghasilkan uang!
Iya, grosiran.. grosir.
Barang yang hanya dijual di pinggir jalan saja.
Bisa gila aku.
Ah, kau tidak tahu, ya?
Dompetku tebal!
Biaya impornya akan kubayar, tidak peduli berapa!
Tapi aku tidak dapat item yang bagus.
Ini, ini.
Aku harus membeli sesuatu, akan kuhubungi lagi nanti.
Pak, ini jam Rolex.
Membuatmu lebih tampan!
Beijing, Hotel Millennium.
Aku hanya melihat satu item hari ini.
Apa yang kau bicarakan?
Aku di sini untuk bekerja. Aku bisa apa?
Apa kau takut ditipu?
Ya, aku sedang memikirkannya.
Disini tidak dapat bisnis apapun.
Katanya Hong Kong akan kembali normal dalam beberapa tahun.
(Kembali ke Hong Kong) akan ku pertimbangkan.
(Kembali ke Hong Kong) Butuh berapa lama?
Setidaknya setengah bulan.
Setengah bulan?
Bisa kau lakukan dalam setengah bulan?
Tentu saja!
Jika sudah dapat kabar bagus, beritahu aku segera.
Sering-seringlah menghubungiku.
Ok, baiklah.
Ok, nanti telepon lagi.
Ah, Direktur Park. Tolong kali ini kita selesaikan dengan lancar.
Kalau aku ingat terakhir kali, sangat...
Direktur...
Jangan banyak pikiran.
Aku tahu.
Baikklah.
Kalau begitu akan kuhubungi lagi nanti. Sampai nanti.
Semoga sukses!
Aku mendekati Kiyohara, yang punya koneksi ke Komite Ekonomi Luar Negeri Korut, selama 6 bulan terakhir.
Namun belum ada respon dari pihak Utara.
Tapi hari ini...
Ada yang menyadap kamarku.
Helai rambut yang kuletakan di mana-mana juga berpindah.
Pengawasan mereka padaku artinya...
Laporan tentangku sudah sampai ke petinggi Korut.
Komite Luar Negeri Korut melakukan bisnis di China.
Sekarang saatnya membuat mereka kesulitan finansial.
(Laporan Produk Palsu) Berikan umpan yang tidak bisa ditolak.
Dermaga 4, Pelabuhan Incheon.
(Kantor Direktur Perusahaan Seoul Pacific) Korea Selatan sudah kehabisan stok akhir tahun.
Kacang tanah dan jujube.
Total 4 milyar.
Pastikan ditulis dengan asal Korea Utara.
Detailnya kukirim lewat Faks.
Baiklah.
Halo, ini redaksi berita?
Aku ingin melaporkan sesuatu.
Baru saja di Pelabuhan Incheon, ditemukan produk Korea Utara palsu.
Produk pertanian dan perikanan jadi produk tipuan.
Pemasok berasal dari China, lalu produk dipalsukan dengan menulis asal Korea Utara.
Bibi, apa ini buatan Cina?
Ini hasil kebun kami.
Ini dari Seoul Pacific.
Apa?
Mau bagaimana sekarang?
Apa kau tidak menonton berita?
Karena kalian tidak becus, akhirnya ketahuan kalau dari China!
Semua produk itu disita. Aku rugi besar.
Sadarlah!
Apa katamu?
(Kantor Usaha Dagang Produk Korea Utara.) Tenang dulu.
Kami akan mengirim ulang dengan barang yang asli.
Memang gampang kalau bicara saja!
Kirim ganti rugi, jika tidak akan kulaporkan polisi!
Halo!
- Apa katanya? - Kita harus bagaimana?
Jika tidak segera mengirim ganti rugi produk,
mereka akan menghubungi polisi.
"Ideologi bangsa kita adalah yang terbaik." ~ Kim Jong-il ~
Hei, hitung yang benar.
Jangan bergerak!
Bawa dia!
Aku akan membayar ganti rugi.
Ikut dengan kami.
(Komite Ekonomi Luar Negeri Korea Utara) Beijing
Ya!
Sesuai arahanmu. Wakil Menteri!
Dari Pyongyang?
Keponakan Menteri Jang Sung-taek, Jang Sung-hoon...
Dia memalsukan produk China dengan embel-embel dari Korea Utara.
Tapi ketahuan, dan masuk berita di Korsel.
Katanya dia ditahan oleh aparat dari China.
Apa perintah atasan?
Berita soal ini disiarkan 3 jam yang lalu.
Tapi Pimpinan Utama belum mengetahui.
Jadi kita diperintahkan...
segera selesaikan masalah Jang Sung-hoon.
Berapa banyak ganti rugi yang harus dibayar?
2,5 milyar.
Uang tabungan kita?
Paling hanya 1 milyar.
Tidak ada yang bisa dipinjami uang?
Pertama-tama...
Laporkan pada Direktur Ri.
Jika Korea Utara punya teknologi nuklir, akan terjadi masalah serius.
Rudal eksperimen Korea Utara pada tahun lalu...
Jangkauannya mencapai 1000 km.
Jika Korea Utara berhasil mengembangkan bom nuklir...
Jepang akan terkena dampaknya juga.
Halo?
Tn. Park Suk-young?
Aku Direktur Komite Ekonomi Luar Negeri Korea Utara,
Direktur Ri.
Aku ingin bertemu denganmu.
Ah, sekarang?
Mau bertemu di mana?
Sekarang pergilah ke pintu masuk utama hotel.
Aku akan mengirim mobil kesana.
Pergantian lokasi.
Keluarlah lewat pintu belakang hotel.
Keluar dari pintu belakang, jalan sekitar 10 meter ke kiri.
Kau bisa melihat gerbang pasar.
Beli bunganya, beli bunganya.
Tidak
Masuk ke pasar, dan cari pintu keluarnya.
Tidak punya mata, ya?
Belok ke arah kanan.
Kau bisa lihat pintu masuk 3-2 di Gedung Huijia.
Kalau berjalan mengikuti koridor,
kau bisa melihat Restoran Goryeo di pintu keluar.
Kita bertemu di sana.
Tidak ada yang mengikuti.
(Restoran Goryeo)
Kami harus memeriksamu.
Hei!
Dia itu tamu penting!
Apa yang kalian lakukan?
Baru-baru ini, banyak mata-mata yang berkeliaran.
Rekan-rekanku ini jadi sensitif.
Jika kau tersinggung, tolong maafkan mereka.
Tidak apa-apa.
Kalau mau dapat madu, maka perlu disengat dulu.
Perumpamaan yang bagus.
Lewat sini.
Aku bukan orang hebat...
Tidak ada yang bisa kupamerkan.
Panggil saja Direktur Ri.
Aku melakukan bisnis luar negeri. Aku Park Suk-young dari Seoul.
Pertemuan kita hari ini bisa jadi yang pertama atau yang terakhir kali...
aku tidak tahu akan bagaimana.
Tidak ada jawaban yang pasti di dunia ini.
Santai saja.
Sebelum bicara tentang bisnis,
Apa kau bisa membantuku pada kasus penipuan produk Jang Sung-hoon?
Ah, benar!
Aku melihatnya di berita.
Katanya dia sudah ditahan oleh polisi.
Bagaimana itu?
Kita kan masih satu bangsa, tentu akan kubantu.
Baguslah!
Karena kita sudah sepaham soal arah pembicaraan ini.
Aku langsung ke intinya saja.
Untuk meninjau konten bisnis yang kau mau, jawab tiga pertanyaanku.
Aku dengar kau sebelumnya bekerja di pemerintahan.
Iya.
Aku masuk Komando Militer Nasional.
Hutang kemana-mana setelah keluar dari militer?
Ah, uang, entah kenapa benda ini sangat aneh. Lenyap cepat sekali.
Benar-benar tidak bisa diprediksi.
Bagus sekali.
Apa anggota militer juga diajarkan Kapitalisme?
Ah, maaf, aku tersedak.
Pertanyaan kedua.
Kau ingin berbisnis apa di Korea Utara?
Dalam bisnis mana ada aturan?
Apapun yang bisa menghasilkan uang!
Pertanyaan terakhir.
Bisakah kau memberikan informasi intelejen Korsel?
Bahasan kita kan sedang serius.
Bukan saatnya bercanda.
Aku tidak bercanda.
Kau ingin aku menjual informasi Negaraku?
Jika kau tahu sesuatu, bukankah lebih baik dibagi-bagi?
Aku hanya ingin kedua pihak saling percaya.
Jangan salah paham.
Boleh aku bertanya satu hal?
Tentu.
Direktur, sekarang ini kau sedang berpolitik,
atau sedang berbisnis?
Tentara yang dipecat pergi ke China untuk memulai bisnis?
Kalau aku percaya itu.
Tapi para petinggi belum tentu percaya.
Aku mengerti maksudmu.
Tapi aku tidak dipecat.
Aku dengan bangga mengundurkan diri.
Cari tahu info yang benar.
(Titik temu Badan Intelejen Nasional) Bukan orang gampangan, dia pandai membaca emosi orang.
Kemampuan untuk membujuk, mengancam, dan menyuap.
Sepertinya dia sulit untuk dikelabui.
Ini adalah berkas yang kau butuhkan.
Badan Intelejen negara manapun akan tahu kalau ini bukan informasi negara yang vital.
Bisakah kau meyakinkan mereka dengan ini?
Mereka hanya ingin melihat kesungguhanku.
Dari kemasan hingga modelnya...
Tiruan sempurna, bahkan Perusahaan Rolex sendiri tidak akan bisa membedakannya.
Gunakan dengan benar!
Aku tekankan sekali lagi!
Pilihlah bisnis yang memungkinkan kita untuk menyusup ke wilayah Korea Utara.
Dengan alasan bisnis,
minta akses ke Yeongbyeon, Pyongan, dan area dekat fasilitas nuklir.
Misalnya bisnis tambang besi atau seng.
Pertama, mari dengar dulu apa yang diinginkan Korea Utara.
Baru aku akan menyusun proyek yang tepat.
Sekarang waktunya menyadap mereka.
Sebagai barang bukti.
Misalnya rekaman suara.
Halo!
Ini 2,5 milyar untuk persoalan Jang Sung-hoon.
Ada juga 100 juta untuk menyuap polisi.
Jadi 2,6 milyar.
Ini dokumen rahasia negara yang kau minta.
Beri salam.
Ini adalah Jung Moo-taek, dari Kementrian Pertahanan.
Ah, halo.
Aku Park Suk-young dari Seoul.
Aku Jung Moo-taek.
Kalian berdua bicaralah dulu.
Kim Sang-tae, anggota parlemen Korsel, punya rumah lain untuk wanita simpanan...
dia adalah aktris Ahn Soo-shin.
Apa ini?
Ya, seperti kata dokumen itu.
Maksudku apa ini benar?
Dulu kondisinya begitu, tapi kalau sekarang entah bagaimana.
Ahn Soo-shin?
Mengejutkan juga.
Tapi bagaimana ini Tn. Park?
Apa tidak ada citra satelit atau info militer?
Aku butuh informasi yang begitu.
Kan aku sudah katakan sebelumnya.
Sudah bertahun-tahun yang lalu aku keluar dari dinas Militer.
Ini batas kemampuanku.
Aduh, tolong maklumi lah.
Aku lelah.
Aku bekerja untuk Pertahanan Luar Negeri,
kali ini ditugaskan bersama Komite Ekonomi.
Dengan kata lain, aku dan Direktur Ri...
punya tujuan yang berbeda.
Bagaimana denganmu?
Apa kau hanya mau menghasilkan uang?
Tentu saja!
Aku di sini untuk menghasilkan uang.
Bisnis!
Kalau begitu tidak perlu cari bisnis di Korut!
Berikan saja informasi rahasia militer.
Tergantung tingkat kerahasiaannya,
kalau rahasia yang 'top'.
Akan kuberikan 3 milyar untuk tiap info.
Hei, sial, sudah berapa kali kubilang!?
Hei, aku sudah keluar dari militer.
Untuk menafkahi anak dan istriku, aku banting tulang.
20 tahun jadi tentara, aku diajarkan anti-komunis! Bicara dengan kalian komunis saja sudah menakutkan!
Tapi, sial, kau ini...
mau menyuruhku jadi mata-mata?
Jangan tersinggung.
Kalau pebisnis menolak uang sebanyak itu...
artinya niatmu bukan cari uang.
Walau tergantung keputusan para petinggi,
sepertinya bisnismu tidak akan diterima di Korut.
Oh, iya, aku mengerti. Aku mengerti.
Bicara dengan kalian buang waktu saja.
Memangnya hanya disini tempat menghasilkan uang?
Para komunis memang tidak bisa bisnis!
Tn. Park, pergi tidak bilang-bilang itu tidak bagus.
Apa kau bercanda? Kau anggap aku sedang main-main?
Sepertinya kau mudah marah.
Apa mau makan bersama?
Makan apa? Aku tidak lapar.
Apa kau masih menginap di Hotel Millenium?
Sudah tahu kenapa tanya lagi?
Aku mau berkemas dan pulang.
Sisipkan waktumu untuk bertemu sebentar.
30 menit lagi.
Sampai ketemu di lounge lantai paling atas restoran Cina.
- Halo! - Halo!
Tolong aku titip ini.
- Atas nama siapa? - Tn. Park.
Tn. Park?
Kami harus memeriksamu.
Eh, ada apa ini?
Ini untuk memastikan keamanan negara.
Kau ini.
Maaf, Tn. Park.
Wah, cantik juga.
Selamat datang.
Aduh, bagaimana ini?
Maaf, tapi aku tidak bisa minum alkohol.
Yang aku tahu, setelah keluar dari militer, kerjaanmu hanya mabuk-mabukan.
Apa kau mau membodohi kami?
Bukan begitu. Membodohi?
Aku dulu sering minum...
tapi karena alasan pribadi, aku berhenti minum.
Bagaimana kalau kutuangkan minum untukmu?
Kalau kau memberi, kau juga harus menerima.
Jika kau tidak mau, artinya kau tidak serius soal bisnis ini.
Kami orang Korea Utara...
Tidak akan berbisnis dengan orang yang tidak minum.
Kalau ditawarkan, aku mau saja, tapi... Wah...
Aku tidak mau mengatakan ini.
Sebenarnya, ayahku meninggal karena sering minum.
Saat pemakamannya,
ibuku menggenggam tanganku,
dan bilang...
jangan pernah sentuh alkohol.
Apa?
Hanya soal 1 gelas minuman, urusan keluarga dijual juga?
Sejak lahir, sudah kapitalis luar dalam!
Apa?
Apa katamu?
Menjual keluargaku?
Anak ini, dari tadi bikin kesal saja.
Berapa umurmu? Dasar komunis kecil, berhati-hatilah...
Apa harus ditembak dulu baru sadar lagi?
Ah sial, anak ini gila.
Ya tembak saja, brengsek!
Apa orang tuamu mengajarimu begini?
Jung Moo-taek!
Tugasmu hari ini hanya perlu duduk saja.
Karena tersinggung sedikit, mau membuat kacau bisnis?
Mau mengacaukan perintah petinggi?
Tn. Park benar.
Kata-kata orang tua adalah yang terpenting.
Aku belajar banyak darimu.
Aku minta maaf.
Aku harusnya menahan,
tapi tempramenku buruk.
Wah, kepalaku jadi panas.
Aku harus mendinginkannya dulu.
Aku permisi sebentar.
Kamerad Jang!
Tidak butuh uangnya?
Saat Tn. Park kembali, beri salam dan keluarlah.
Sial!
Ada yang aneh.
Tolong berikan tasku.
Tn. Park.
Ini.
- Terima kasih. - Sama sama.
Tn. Park!
Mendinginkan kepalamu lama juga, ya?
Geledah!
Jangan sentuh aku, brengsek.
Hei, bukan sekali atau dua kali.
Kita mau berbisnis, mau berapa kali aku diperiksa?
Masalah bisnis itu urusan Direktur Ri.
Melindungi negara adalah urusanku.
- Geledah - Lepaskan, kau brengsek!
Lepaskan, brengsek!
Lepaskan aku!
Kalian komunis sial!
Aku tidak mau lagi bisnis dengan kalian, Komunis sial!
Sial!
Rolex?
Apa yang kalian lakukan?
Direktur Ri.
Aku hanya melakukan pekerjaanku.
Ada protokol yang harus dilakukan.
Aku tahu.
Aku tahu kerjamu sangat bagus!
Tapi tahu apa masalahnya?
Kau mengganggu perintah para petinggi untuk melayani Tn. Park dengan baik.
Pergi!
Astaga! Ini bukannya Rolex?
Benda mahal begini kenapa ditaruh di lantai!
Tn. Park!
Kau menyiapkan tiga?
Tidak, itu...
Atas nama Pimpinan Kami tercinta, Kim Jong-il.
Park Suk-young adalah tamu penting yang membawa kemakmuran negara!
Kami menyambutmu dengan hormat!
Terima kasih.
Kalau mau bisnis rokok atau mobil,
biasanya buatan China atau Jepang.
Dikemas ulang di Korea Utara, kemudian diekspor.
Semuanya dikendalikan oleh Menteri Industri, Kim Byung-ki.
Dengan rekan-rekan bisnisnya di 3 provinsi.
Sulit untuk merambah bisnis itu.
Keuntungan untuk Korea Utara juga sedikit.
Itu berarti tawaran bisnismu, sepertinya tidak bisa dilakukan.
Apa tidak ada produk lain?
Kalau dari pihakku.
Bahan tambang seperti Besi dan Seng juga boleh.
Menurut pihak kami, daripada bisnis produk tertentu.
Kami mencari bisnis jangka panjang, yang menguntungkan kedua pihak.
Aku harap kau punya saran proyek.
Seperti memperkenalkan sumber daya Korut, kepada industri Korsel?
Secara sederhana, semacam itu.
Banyak perusahaan Korsel yang ingin merambah Korut,
tak terhitung jumlahnya.
Tidak boleh perusahaan besar.
Itu perintah khusus Pimpinan Kim Jong-il.
Aduh...
Kalau bukan perusahaan besar,
dapat untungnya darimana?
Disitulah kami butuh peranmu.
Seperti yang kau katakan...
Paham kapitalisme...
...kau yang sudah berpengalaman, pasti mengerti.
Jika kau dapat ide proyek yang bagus.
Akan kupastikan kau dapat channel bisnis eksklusif ke Korut.
Aku di sini sudah dua tahun.
Hanya 2 tahun, tapi perubahannya luar biasa.
Menurutmu karena mereka membuka diri pada dunia?
Ini digali di Makam Kekaisaran.
Barang antik dari Dinasti Goryeo.
Aku kurang paham dalam menanganinya...
aku harap kau bisa tukarkan ini menjadi uang di Korsel.
Sebagai barang antik,
harganya sangat mahal.
Tapi aneh sekali.
Apa benar dari Korea Utara?
Rasanya tidak mungkin.
Berapa harga jualnya?
Ya, jika asli...
bisa sampai 5 milyar.
Kalau terjual dengan harga yang lebih tinggi, mereka akan curiga soal latar belakangku.
Kalau terjual harga murah, takutnya proyek akan gagal.
Itu pasti sebuah test.
Keluarga Pimpinan Kim Jong-il, memang menjual barang antik,
untuk dana rahasia Kim Jong-il.
Itu adalah rahasia umum.
Jika itu asli...
artinya memang mereka butuh dana.
Tapi sepertinya itu palsu.
Pasti itu hanya test.
Bagaimana proyek bisnisnya?
Yang bisa membuat akses ke Utara adalah bisnis periklanan.
Rencana ini akan disampaikan dan direview oleh Presiden
Lalu ditinjau oleh CIA.
Carilah tim produksi...
Telusuri berbagai area di sana.
Dan pada akhirnya mungkin kau akan menemukan reaktor nuklirnya.
Mereka akan terus mengancam kita dengan reaktor itu.
Jadi, proyek iklan itu...
sama saja seperti menaruh virus di area musuh.
Jika mau proyek iklan itu terlaksana...
perlu persetujuan para petinggi Korut.
Aku perlu mencari tim produksi yang layak.
Han Chang-joo, 43 tahun.
Sudah berbisnis periklanan selama 15 tahun terakhir.
Membangun perusahaannya sendiri 6 tahun lalu.
Dia sangat ingin syuting iklan di Korea Utara.
Proyek pertamaku adalah iklan Coca-Cola untuk produksi Korea.
Aktris Shim Hye-jin jadi bintangnya.
Itu hasil kerjaku.
Tapi sekarang, dibanding artis terkenal...
Aku ingin ke Korea Utara...
dan syuting di Gunung Baekdu.
(Dukungan Partai Demokrasi Meningkat) Partai Demokrasi mengatakan pemilu kali ini...
mampu dimenangkan oleh partai oposisi.
(Kim Dae-jung) Di masa depan, partai oposisi akan menggantikan partai berkuasa.
Halo!
Aku baru pindah ke sebelah.
Aku bawakan sedikit kue beras.
Ah begitu, terima kasih.
Siapa?
Katanya dia baru pindah kemari.
Dia suamiku.
Halo!
Senang bertemu denganmu.
Ah iya, salam kenal.
Iklan ini topik hangat. Topik hangat!
Kalau berhasil dilaksanakan, aku bisa masuk berita.
Terima kasih.
Bisa masuk berita utama!
Tapi bagaimana?
Aku bahkan tidak bisa pergi ke Utara.
Bikin habis uang dan waktuku saja.
Aduh, kau ini.
Harusnya kau mencariku sejak dahulu kala.
Yang kau maksud bisnis ekspor? Kau bekerja di Korea Utara?
Tn. Park, bagaimana kalau kita bekerja sama?
Aku tidak mengerti bisnis periklanan.
Kerja sama apa itu?
Tidak perlu tahu banyak.
Ada produk, ada model, ada lokasi, sudah bisa syuting iklan.
Serahkan saja padaku.
Aku sudah bertahun-tahun...
Tn. Park?
Direktur: Han Chang-joo Investor: Park Suk-young
Partai Demokrasi, pimpinan Kim Dae-jung...
menunjukan peningkatan elektabilitas menjelang pemilu parlemen dan pemilu presiden April nanti.
Sedangkan Partai Liberal sebagai partai berkuasa, yakin memenangkan pemilu.
Terima kasih.
Hei!
Menurutmu siapa yang akan menguntungkan kita?
(Lee Hoi-chang) Ketua Partai Liberal
Entahlah, aku tidak tahu banyak soal politik.
Tuan!
Pertama-tama, aku akan ke Beijing dulu.
Pikirkan soal itu nanti.
Ya, kau benar.
Sial, proyek kita kan belum disetujui.
Kenapa malah mikir soal presiden.
(Kim Dae-jung) Ketua Partai Demokrasi
(Kantor Kepala Badan Intelejen, Seoul)
(Kantor Kepala Badan Intelejen, Seoul) Kepala Choi.
Waktu pemilu sudah dekat...
kenapa dukungan Kim Dae-jung terus meningkat?
Opini publik soal Kim Dae-jung hanya sesaat saja, tak perlu...
Kau pikir ini sesaat?
Kau pikir opini masyarakat itu tidak menakutkan?
Sama mengerikan dengannya para komunis.
Mencari rahasia negara lain itu penting...
tapi sekarang pikirkan dulu kondisi negara sendiri.
Sekarang masyarakat mau memilih seorang komunis.
Sebagai Intel, kau mau diam saja?
Jika partai berkuasa kalah...
dan partai oposisi berkuasa.
Bahkan sampai pemilihan selanjutnya.
Kau pikir Badan Intel ini tidak akan dihapus?
Kepala Choi.
Kukatakan sekali lagi.
Dukungan masyarakat pada Kim Dae-jung ini,
jangan tinggal diam.
Angkanya harus ditekan.
(Beijing) Klub Malam Hotel Millennium
Hati-hati!
Wakil Kim, halo!
Direktur Ri, bagaimana kabarmu?
Halo!
Wah.. tangan kita semua berkilauan!
Tidak perlu produk mahal.
Hanya butuh lokasi bagus.
Dalam 10 tahun, Korut akan dapat untung besar!
Ini proyek luar biasa!
Idenya tidak buruk.
Ada apa?
Apa para petinggi partai masih keberatan?
Bukan masalah itu.
Proyek iklan yang melambangkan kapitalis korup,
mau syuting di negara kami?
Tidak masuk akal!
Kepala Jang, kita kan sudah keluarga!
Jangan memancingku lagi.
Kamerad-kamerad, pergilah berdansa.
Direktur Ri,
Proyek iklan hanyalah permulaan,
setelah diterapkan,
proyek-proyek lain akan berdatangan.
Keuntungan untuk Korut akan berkali-kali lipat!
Tn. Park, aku akan jujur saja.
Ya?
Menentukan proyek ini jalan atau tidak, jauh diluar kekuasaanku.
Aku harus ke Pyongyang dulu.
Persiapkan saja dulu,
akan kuberi kabar dalam 3 hari.
Bisa kau menungguku?
Eh, tentu!
Aku sudah menunggu bertahun-tahun. Apa sulitnya tunggu 3 hari?
Ah, ini...
Hasil penjualan barang antik yang kau minta.
Direktur Ri!
Kau mempermalukanku.
Karena kuberi jam tangan imitasi,
aku diberi yang imitasi juga?
Sebagi permintaan maaf,
aku belikan beberapa obat yang langka di Korea Utara.
Tunggulah kabar dariku.
(Zona gencatan senjata)
(Zona gencatan senjata) Unit Serang, masuk! Masuk!
(Panmunjeom, sisi Utara) Bergerak ke arah 133.
(Panmunjeom, sisi Utara) Segera setelah tiba, akuisisi lokasi.
Kami telah masuk sisi utara Panmunjeom.
Melewati Jembatan Sungai Songhua. Bergerak ke arah 133.
Semua unit bergerak kesana.
Pastikan untuk mengakuisisi lokasi.
Segera melapor saat sampai.
Cepat, bersiap untuk menembak!
Siap menembak!
Bersiap!
(Panmujeom) 5 April 1996, 6 hari menjelang pemilu parlemen.
Sekitar pukul 1.25 pagi ini,
(Ruang Komando Zona Gencatan Senjata) sebanyak 260 tentara Korea Utara,
(Ruang Komando Zona Gencatan Senjata) melakukan serangan di zona utara batas wilayah,
dan memprovokasi zona demiliterisasi (DMZ).
Pemerintah Korea Utara belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Sedangkan unit gabungan militer AS dan Korsel sudah bersiaga,
untuk bersiap melakukan serangan balik.
Ratusan unit militer diterjunkan...
ke berbagai lokasi di area Panmujeom.
Provokasi secara terang-terangan ini membuat...
tingkat pengawasan pemerintah ke Korea Utara,
ditingkatkan dari tingkat 3 ke tingkat 2.
Penaikan status pengawasan ini...
adalah untuk pertama kalinya sejak 1982.
PBB percaya...
(Pembeli) Ini adalah provokasi yang disengaja terhadap perjanjian gencatan senjata,
(150 tentara bersenjata di Korea Utara...) untuk menyebarkan ketakutan pada masyarakat.
Presiden percaya tindakan ini...
Halo, ini Kepala Choi.
Pak Kepala?
Apa yang terjadi di Panmujeom?
Apa lagi?
Para komunis itu berulah lagi.
Untungnya belum pakai senjata nuklir.
Kita harus segera menyelesaikan proyek itu.
Kenapa belum ada kabar?
Aku juga sedang menunggu
Karena itu bertanya tentang Panmunjom,
aku khawatir,
itu bisa mengganggu jalannya proyek.
Kau harus taat pada perintah negara. Bertahanlah!
Segera selesaikan secepat mungkin.
Apa kau mengerti?
Partai Demokrasi pimpinan Kim Dae-jung, mengalami kekalahan dalam pemilu parlemen.
(Hasil Perhitungan: Liberal 140, Demokrasi 15) Para pengamat politik menduga,
(Hasil Perhitungan: Liberal 140, Demokrasi 15) serangan Korea Utara baru-baru ini,
membuat masyarakat takut pada pergantian partai berkuasa.
Kepala Choi.
Membuat masyarakat jadi khawatir begini,
harusnya jangan berlebihan,
Bagaimanapun, kerja bagus!
Para VIP sangat puas dengan hasil pemilihan.
Teruslah awasi sampai pemilu presiden tiba.
Ya.
(Hotel Millennium) 21 April 1996, 10 hari pasca pemilu parlemen.
Parlemen mengirim dokumen rahasia ke Korea Utara.
Isi dokumen ditulis dengan bahasa China, dan dikirim melalui Beijing.
Warga Korea Utara, Jang Soo-pyung, ditemukan tewas di pinggiran Beijing.
Aku punya firasat aneh yang sulit dijelaskan.
Pyongyang dan Seoul.
Kenapa harus lewat Beijing? Padahal tidak ada hubungannya.
Siapa yang memerintahkan Dr. Jang bertemu dengan Direktur Ri?
(Kim Dae-jung) Kematiannya dan aksi Korea Utara. Apa hubungannya?
Halo?
Tn. Park!
Ini dari Pyongyang.
Direktur Ri, lama tak mendengarmu.
Maaf membuatmu menunggu lama.
Tidak apa.
Bagaimana dengan rencana bisnisnya?
Soal itu?
Sepertinya kau harus ke Pyongyang.
Apa? Pyongyang?
Pimpinan kami, Jenderal Kim Jong-il,
sangat ingin bertemu denganmu.
27 April 1996, Bandara Sun-an, Pyongyang.
Subtitle oleh: ~ PatrickStar ~
(Panjang umur pemimpin Kim Jong-il)
Guesthouse 32, Pyongyang.
Lewat sini.
Kalau mau bertemu pimpinan tertinggi,
kau harus bersih dari penyakit.
Kalau kau membawa penyakit menular,
akan membahayakan keamanan negara kami.
Anggap saja kesempatan ini...
untuk memeriksa kesehatanmu.
Sebelum hasil tesnya keluar,
kau harus menunggu di sini.
Ah!
Karena alasan penghematan, mungkin akan terjadi pemadaman listrik.
Jangan khawatir.
27 April 1996,
Kepala Biro Keamanan Luar Negeri Korea Utara, Jang Moo-taek.
Akan menginterogasi terduga penyusup,
Tn. Park Suk-young dari Korea Selatan.
Sebutkan nama dan organisasi,
Beri nama dan organisasi!
Nama... Park Suk-young,
Dinas Komando Militer Korea Selatan...
Tn. Park!
Silakan ganti bajumu.
Apa kau tidur nyenyak?
Hasil tes kesehatanmu tidak ada masalah.
Jika identitasmu terungkap,
Negara dan Badan Intelejen akan menyangkal semua tuduhan.
Kalau situasi darurat,
habisi dirimu sendiri.
Memasuki rute bukit.
Bersiap!
Beritahu dimana dan pada siapa kau bekerja?!
Organisasi dan jabatan!
Agen A23.
Kalau seorang agen...
kenapa kau datang ke Pyongyang?
Aku menerima instruksi dari atasan.
Apa itu?
Siapa yang memberimu instruksi, siapa?
Aku dari awal tidak menyukaimu.
Aku merasa aneh soal masa lalumu. Seorang tentara intelejen yang jadi pebisnis.
Tapi tidak ada bukti yang kuat soal itu.
Tapi... kalau sudah benci dari awal...
tidak akan hilang.
Sekali lagi kuperingatkan kau.
Jika kau ada niatan lain selain berbisnis,
bukan hanya kau, tapi orang-orang di sekitarmu juga akan sengsara.
Atasanku?
Seorang pebisnis...
apa punya atasan?
Uang, uang, uang adalah atasanku.
Barisan! Membuka!
Lepaskan jasmu.
Saat melihat jenderal,
jangan lihat matanya.
Lihat ke kancing baju nomor 2-nya.
Jangan memotong bicaranya, dan jangan membantahnya.
Ingat baik-baik.
Jenderal akan masuk.
Duduk.
Tn. Park tidak minum alkohol, kan?
Maafkan saya.
Sebagai ganti, akan saya tuangkan satu gelas.
Jika sudah mencapai kesepakatan,
saya akan senang hati menerima tawaran minuman Anda.
Aduh, jawaban yang bikin penasaran.
Kalau begitu, mari kita bicara terbuka.
Bisnis iklan yang ditawarkan Tn. Park,
berapa banyak keuntungan untuk Negara?
Kontrak awalnya senilai 6 milyar,
kemudian untungnya bisa sampai 50 milyar.
Tapi, tergantung keputusan dari Anda,
bisnisnya bisa saja lebih besar.
Lalu, ada masalah apa soal bisnisnya?
Ceritakan.
Jika ingin keuntungan yang besar, harus mengiklankan produk perusahaan besar Korsel.
Tapi, mereka ingin membuat objek wisata negara kita sebagai lokasi syutingnya.
Untuk itu, kami perlu akses bebas mengunjungi wilayah-wilayah di Korut.
Jika sepakat,
dan syuting berjalan dengan sukses,
keuntungan yang bisa Anda dapat dalam 5 tahun, sebesar 120 milyar.
Dan ini baru permulaan,
Tn. Park akan mengembangkan bisnis lain dimasa depan.
Tolong... biarkan kami perlihatkan rencananya.
Ini adalah rancangan pembangunan hotel di lereng Gunung Geumgang.
Dari perkiraan akomodasi hotel,
diperkirakan bisa dapat untung 130 milyar.
Semua keuntungan akan disalurkan kepada Negara dan Anda.
Kamerad Ri Myeong-un!
Ya, Jenderal?
Laksanakan.
Baik, Jenderal.
Peninggalan Dinasti Goryeo.
Hasil penjualan sebelumnya bagus,
jual ke Korea Selatan.
Baik.
Akan saya cari harga tertinggi.
Di masa depan, kita akan bisa melihat produk yang diiklankan di Korea Utara.
Baru-baru ini, sebuah perusahaan periklanan,
bernegosiasi dengan Korea Utara, untuk pembuatan iklan bersama.
Ini membuka babak baru dalam hubungan Korea Utara dan Korea Selatan.
Berita dilaporkan oleh reporter Han Young-sik, di Beijing.
Kontrak kerja sama akan berlaku untuk 5 tahun kedepan,
Syuting dilaksanakan April hingga September tahun ini.
'Virusnya' sudah berhasil ditanam ke Korut.
Tinggal sedikit lagi.
Tapi, Jend. Kim Jong-il punya satu syarat,
kita harus membantu menjual seluruh barang peninggalan...
Dinasti Goryeo dan Joseon.
Ada 23.000 artefak,
nilai jualnya bisa sampai 1,5 triliun.
Masalahnya...
siapa yang mau membeli dengan harga segitu?
Kalau lancar, asalkan mereka membuka akses ke Gunung Geumgang dan Baekdu,
pasti ada perusahaan besar yang akan tertarik.
Ini hasil penjualan di Korsel,
belum semua yang terjual.
Sisanya, setelah proyek iklan selesai baru kuurus.
Kerja bagus!
Iya.
Iya.
Gunung Geumgang adalah harta karun Korea Utara.
Yang di sana, di sana.
Korea Utara saat ini sedang diinspeksi oleh Badan Atom Int'l.
Kemungkinan, pengembangan nuklir sedang dihentikan.
Asal kau bisa menemukan reaktornya. Entah sudah berhenti beroperasi atau belum.
Itu sudah cukup untuk membuktikan mereka sungguh mengembangkan nuklir.
Saat ini hanya tempat-tempat wisata yang disetujui,
Tapi, kalau penjualan barang antik sukses,
Aku akan mencari cara untuk akses ke Yeongbyeon.
(Yeongbyeon, 27 km)
Tidak mungkin untuk masuk bagian dalam reaktor Yeongbyeon.
Profesor Kim Jang-hyuk menghubungiku.
Jika sudah dalam radius 10 km dari reaktor,
salah satu dari mereka akan memberi kode.
Kim Myung-soo Kami mencarikan orang untuk membantumu.
Tunggu saja.
Dapatkan silsilah keluarga dekat Kim Jong-il,
mencari mata-mata bantuan.
(Pyong-an Utara, Gooryong Guesthouse)
Gunung Geumgang dan Gunung Baekdu sudah bagus.
Orang Selatan sangat ingin melihat itu.
Tapi, kalau sudah ditunjukan sekali dua kali,
mereka akan bosan.
Maksudku untuk produk-produk tertentu,
lebih baik syuting ditempat lain saja.
Memangnya mau kemana lagi?
Pertama-tama, kita selesaikan dari Gunung Geumgang hingga ke Baekdu,
Kemudian terakhir sedikit ke barat, ke Yeongbyeon.
Bisa, kan?
~Yeongbyeon ke Yaksan, bunga Jindal~
Puisinya bagus sekali,
sangat terkenal di Korsel.
Itu tidak mungkin.
Yeongbyeon dibawah kontrol unit militer.
Mustahil untuk diekspos.
Anu... Kepala Biro.
Bisa bicara denganmu sebentar?
Aku masih belum yakin,
sebenarnya, sebelum aku kemari,
aku bertemu Profesor Arkeologi,
katanya 5 km dari jalan utama Yeongbyeon, dekat sungai Gooryeong.
banyak artefak Goryeo yang belum ditemukan.
Apa hubungannya denganku?
Tentu saja ada!
Artefak Dinasti Goryeo sangat mahal harganya di Selatan.
Jual satu buah,
minimal bisa sampai 300 juta.
Maksudmu kau akan menggali tanah Korea Utara?
Tidak...
Kau tahu,
cara kerja Direktur Ri soal menjual artefak agak kurang pas.
Aku tidak bisa menjelaskannya.
Tapi aku rasa Kepala Jang agak berbeda,
jadi aku datang dan menceritakan ini.
Maksud kami ingin syuting ke Yeongbyeon sebenarnya itu.
Sayang sekali, artefak dibiarkan begitu saja.
Kalau begitu...
kenapa tidak langsung bertemu Jenderal saja, dan ceritakan padanya.
Kenapa kau harus minta bantuanku?
Ah, susah juga dijelaskan.
Kalau misalnya Jenderal setuju,
lalu saat digali tidak ketemu, tidak ketemu apapun.
Apa dia akan mengampuniku?
Jadi, kita sendiri harus memastikan dulu, apa ada atau tidak? Di mana letaknya?
Lalu kita laporkan ke Jenderal,
bukankah reputasimu bisa meningkat di masa depan?
Aku juga bisa dapat untung.
Tn. Park benar-benar berdarah kapitalis.
Karena kau sangat mau,
Aku akan meyakinkan Direktur Ri, kita pergi ke dekat sungai Gooryeong...
Menyetujui atau menolak kunjungan kesana itu adalah hak ku.
Dengarkan aku saja.
Wah, Kepala Jang kita memang prajurit sungguhan.
Benar-benar jiwa muda!
Tidak sama dengan Direktur Ri.
(Dekat sungai Gooryeong, Yeongbyeon, Pyeong-an Utara)
Tn. Park.
Apa benar ada artefak di tempat ini?
Pokoknya, cari perlahan-perlahan.
Aku dan anggotaku tidak bisa ikut, ada urusan lain.
Kamerad Ri Myeong-un dan Kim Myung-soo akan menemanimu.
Ini simbol yang diberikan penguasa.
Tanda ini berarti,
kau sudah lulus semua tes.
Kau sudah jadi bagian dari kami.
Orang Utara memang sederhana,
kalau sudah percaya, akan terus percaya sampai akhir.
Terima kasih.
Aku akan menunggu di sini.
Pergilah dengan Kamerad Kim.
Baiklah.
Antri yang rapi.
Jangan memotong antrian!
Anak-anak nakal itu!
Tangkap mereka!
Anak-anak itu hanya tahu mencuri saja!
Anak kecil!
Banyak omong!
Cepatlah!
Jangan lihat mereka, terus jalan saja.
Kau tahu,
Profesor yang memberimu petunjuk itu,
sekarang sedang dibawah pantauan militer.
Jadi, jangan hubungi dia untuk sementara.
Walau begitu,
aku akan tetap membawamu ke tempat itu.
Coba tunda syutingnya beberapa hari lagi.
Tn. Park
Aku juga sangat mencintai negaraku.
Tapi, aku juga tidak ingin tanah airku ini,
diubah jadi penjara oleh Kim Jong-il dan keluarganya.
Apa yang sedang kau bicarakan?
Pengawasan militer apa? Apa maksudmu?
Menunda apa? Kenapa ditunda?
Kita harus cepat-cepat menggali daerah ini.
Jangan omong kosong, ayo pergi.
Subtitle oleh: ~ PatrickStar ~
Tn Park!
Oh, ya.
Aku ingin menyapamu.
Beri salam.
Halo!
Ini adalah Tn Park Suk-young, dari Korea Selatan.
Ini adalah putraku.
Yang ini adalah istriku.
Halo, nyonya.
Kau sangat cantik.
Berapakah usiamu? Tampan sekali kau.
Untung mirip ibumu.
Karean semua sudah hadir,
mari kita makan.
Wakil Kim tidak datang?
Dia tidak kelihatan dari tadi.
Mulai sekarang akan sulit bertemu Kamerad Kim.
Dia dipindah ke Komite Ekonomi Vladivostok di Rusia.
Tetap saja,
kenapa tidak bilang-bilang?
Dimana dia sekarang?
Tn. Park
Kerja sama kita ini,
setelah perpecahan Korea Utara dan Selatan,
adalah kerjasama pertama dalam 40 tahun terakhir.
Aku tidak tahu kenapa dan atas perintah siapa,
Kamerad Kim melakukan hal ini.
Tapi Jenderal sampai tahu, bukan hanya proyek ini yang hancur,
Aku dan kau...
hidup kita semua terancam.
Ingatlah itu.
Sekarang ini, aku tidak peduli kau pengusaha atau mata-mata.
Bisnis iklan harus terus berjalan normal.
Lain kali, perhatikan kata-kata dan perbuatanmu.
(Seoul) Desember 1997, 15 hari sebelum pemilu presiden.
Sebulan setelah kejadian di Yeongbyeon,
aku sangat khawatir.
Apa Direktur Ri tahu identitasku yang asli?
Jika dia tahu, tapi bersikap seolah tidak terjadi apa-apa,
artinya dia ingin melindungi proyek yang sudah disetujui Jenderal ini.
Aku mengalami kesulitan dalam memutuskan.
Kandidat Kim Dae-jung dari Partai Demokrasi, masih memimpin hasil survei,
Kandidat Lee Hoi-chang dari Partai Liberal, berusaha mengejar di posisi dua.
Mari kita lihat kondisi survei,
Reporter Baek Soo-hyun melaporkan.
Kandidat Kim Dae-jung 32,1%, dan Lee Hoi-chang 29,8%.
Posisi 1 dan 2 hanya beda 2,3%.
Survei awal ini...
menunjukan pemilu akan berpusat pada 2 calon tersebut.
Kesaksian Profesor Kim Jang-hyuk jadi dasar utama kami,
untuk verifikasi bukti.
Diketahui mereka sudah mengirim senjata percobaan ke Pakistan.
Bahkan dalam pengembangan akhir senjata nuklir.
Situasinya mendesak.
Jadi, apa bukti yang kau bicarakan?
Sampai kapan mau menunggu bukti konkrit?
Berikan informasi yang terbukti benar!
Saya minta maaf.
Jangan beri informasi Korea Utara ke CIA untuk sementara waktu.
Tidak ada bukti jelas,
dan waktu pemilu sudah dekat.
Jangan bikin rumit.
Ini dokumen rahasia yang kita sadap di China.
(Proposal Pembubaran Badan Intel) Yang kita khawatirkan akan jadi kenyataan.
Jika Kim Dae-jung terpilih, pada 1998 Badan Intel Negara akan dihapus, dan diubah menjadi suatu Agensi Keamanan Nasional.
Kalau begini, kita bisa mati.
Kau dan aku.
Kalau rezim berganti,
semua orang di organisasi ini akan musnah.
Temuilah pihak Korea Utara, tidak ada waktu.
Aku sudah menghubungi beberapa koneksiku di Utara,
tapi belum ada yang merespon.
Apa tidak ada koneksi lain ke pihak Utara?
"Black Venus"
Sudah habiskan berapa duit untuk dia?
Direktur...
Dia punya misi khusus untuk diselesaikan.
Perintah yang utama, misi yang kedua!
Atas perintah siapa?
Perintah Negara! Negara dan Rakyat!
Kepala Choi.
Mari menangkan pemilu dulu.
Kita akan hancur!
Tidak ada solusi lain.
Mau dipikir bagaimanapun, aku tetap tidak paham.
Mengapa aku harus membawa surat dari partai tertentu ke Korea Utara?
Kirimkan saja.
Sisipkan bersama hadiah atau apa, jangan dibuka, sekali dibuka tidak bisa ditutup.
Aku hanya pengusaha di mata mereka.
Kenapa pengusaha membawa surat dari partai politik?
Mereka akan curiga pada identitasku.
Bisnis iklan juga bisa terganggu.
Ah, tidak akan.
Pengusaha dan politisi itu selalu saling berhubungan.
Tinggal 2 minggu sebelum pemilu.
Kau juga harus berperan.
Aku akan jujur saja.
Surat ini mengingatkanku soal pemilu sebelumnya.
Surat yang ditulis partai berkuasa yang sedang terdesak...
Apa kau mau membiarkan Kim Dae-jung jadi presiden?
Apa kau mau menyerahkan negara ini pada komunis?
Tidak, aku hanya...
tidak paham hubungan kita dengan urusan pemilu.
Organisasi sudah berdiri 37 tahun,
selama itu perilaku Kim Dae-jung selalu kita awasi, kau juga tahu, kan?
Itu menunjukkan dia adalah orang yang berbahaya.
Jika dia berkuasa,
yang paling bahagia adalah Korea Utara, kan?
Ya.
Dan juga,
jika Kim Dae-jung terpilih,
Dia akan memberikan Negara kita pada Korea Utara.
Sama bahayanya dengan senjata nuklir,
Tidak, lebih berbahaya dari itu, kan?
Direktur, bisnis iklan bukannya tanpa masalah,
tapi proyek baru saja dimulai.
Dalam 5 tahun,
jika proyek berjalan lancar,
bukan hanya bisa tahu mereka punya nuklir atau tidak,
tapi semua gerakan mereka bisa kita pantau.
Kenapa...
Jangan ngomel padaku, antarkan saja suratnya!
Agen Park, ini bukanlah ideku seorang.
Ini ide organisasi kita,
kali ini... patuhi saja organisasi.
(Beijing) 9 hari sebelum pemilu presiden.
8 Desember 1997,
3 hari setelah aku membawa surat itu pada Direktur Ri,
anggota parlemen dari partai berkuasa,
datang ke Hotel Millennium, dan membuka rapat kecil.
Mereka tidak keluar selama 2 hari lamanya.
(Komite Ekonomi Seoul: Ayah Kim Chul-ho meninggal, dimakamkan 9 Desember pukul 7, Pemakaman Medis Universitas Nasional Seoul)
(Komite Ekonomi Seoul: Ayah Kim Chul-ho meninggal, dimakamkan 9 Desember pukul 7 pagi, Pemakaman Medis Universitas Nasional Seoul) Markas utama tiba-tiba mengeluarkan perintah,
Sekarang waktu yang tepat,
untuk mencari tahu aku dimanfaatkan untuk apa?
Halo, Direktur.
Aku berada di depan ruanganmu,
Bisa bertemu sebentar?
Aku dekat hotel, tapi ada janji rapat 5 sore.
Aku membawa berkas penting,
draf iklan dari perusahaan Korsel,
Bukankah sudah keceritakan sebelumnya?
Tentang orang tua yang kembali...
Maaf tapi aku hanya bisa bertemu sebentar saja.
Ya, tidak apa.
Kalau begitu, akan kutunggu di ruanganmu.
Direktur memintaku untuk menunggu di dalam.
Ruang mana yang dia maksud?
Di mana Tn. Park?
Sesuai perintah, dia sedang menunggu di dalam.
Sudah kubilang jangan izinkan siapapun masuk.
Awasi dia.
Tn. Park?
Tn. Park?
Oh, apa terjadi sesuatu?
Direktur?
Kami diperintahkan menemanimu.
Siapa tahu kau perlu sesuatu.
Ah, begitu?
Duduklah, santai saja.
Halo, Direktur!
Akhir-akhir ini sulit menemuimu,
kau tidak sengaja menghindar dariku, kan?
Tn. Park, maaf kalau kau tersinggung.
Aku hanya sedikit sibuk.
Lain waktu, ayo makan bersama.
Baiklah.
(Asia Communication) Lihatlah draf ini dan berikan pendapatmu.
Tentang keluarga yang terpisah saat Perang Korea, dan dipertemukan kembali.
Semoga sukses.
Para tamu sudah datang.
Bersiap.
Perkenalkan, aku Park Sang-tae.
Aku Yoo Won-yang.
Aku dari Badan Intelejen Negara,
Biro Urusan Luar Negeri, Choi Hak-sung. Mohon bantuannya.
Kami sudah berdiskusi,
kurang dari seminggu sebelum pemilu,
entah itu berita televisi,
atau surat kabar, Kim Dae-jung masih jadi calon kuat.
Efek serangan kemarin terlalu lemah.
Akhirnya kami punya kesimpulan baru.
Kesimpulan macam apa?
Sama seperti pemilu sebelumnya,
pancing serangan militer, bagaimana?
Tapi kai ini, jangan sekedar serangan kecil.
Harus heboh di berita, agar masyarakat tersadar,
ah, menjaga keamanan negara itu penting,
jadi... mereka tidak memilih Kim Dae-jung.
Biarkan mereka tersadar.
Pemilu = Serangan militer Bukan hanya latihan... Intervensi pemilu = Kim Dae-jung kalah
Kalau begitu, pakai nuklir saja sekalian.
Ini sedang serius, jangan membuat lelucon.
Tunggu sebentar,
apa Korea Utara benar-benar punya nuklir?
Ada atau tidak, itu tidak penting!
Asal sampai pemilu tiba masyarakat terus percaya,
kalau kami punya nuklir. Bukannya itu yang penting?
Benar!
Lagipula, serangan di Panmunjeom, dan serangan dengan Kapal Selam...
sudah terlalu biasa.
Oleh masyarakat sudah dianggap biasa.
Cukup.
Ini adalah sesuatu yang diluar otoritas kami.
Ah, kenapa bicara begitu?
Kita semua adalah orang-orang yang punya otoritas soal itu.
Aku harap kita saling bicara jujur saja.
Maaf untuk menyela pembicaraanya.
Pendapat kalian, para anggota parlemen sudah cukup banyak.
Sekarang saatnya Intel kedua pihak yang bicara.
Bisa kalian keluar sebentar?
Baiklah,
lagian aku mau merokok.
Aku langsung ke intinya saja.
Isu nuklir Korea Utara, sangat mengganggu ketenangan rezim kami.
Jika Korea Utara benar punya senjata nuklir, dan mau dipakai sekarang,
maka rezim yang sekarang juga akan disalahkan.
Itu tidak membantu kami di Pemilu.
Cukup gunakan serangan biasa,
Maksudmu seperti serangan di Panmujeom terakhir kali?
Tidak, jangan yang sekecil itu.
Latihannya sudah selesai. Saatnya pertunjukan utama.
Kali ini...
Pulau Baengnyeong, Daecheong, Socheong, Yeongpyeong, sampai Soyeonpyeong.
Di pulau-pulau terluar itu, berikan serangan besar seperti kondisi perang sungguhan.
Dengarkan!
Semua hal ada batasannya.
Sekarang ini bisnis iklan sedang menghangatkan hubungan Utara-Selatan.
Jika serangan dilakukan lagi, bukan hanya bisnis iklan,
hubungan Utara-Selatan yang sudah 'dingin' 40 tahun itu,
akan jadi 'membeku'. Kau paham?
Kau harus tau batas!
Maksudku...
Bagaimana aku harus mengatakan ini?
Komunikasi dengan orang yang beda ideologi memang susah, bikin kesal juga.
Bagaimanapun, hubungan Utara-Selatan memang sudah 'membeku' 40 tahun terakhir.
Tebal esnya sudah terlalu tebal.
Kalau dibekukan sedikit lagi,
bukannya tidak berbeda?
Direktur, pada akhirnya kita akan patuh pada perintah penguasa,
Ajukan rencananya, dan tunggu instruksi saja.
Bagaimanapun, karena kalian sangat patuh pada pemimpin kalian,
coba saja tanyakan dulu.
Tentang biaya operasinya,
kali ini bukan pakai Won.
Kita pakai US Dollar, dengan angka segini...
Bagus sekali!
Direktur Ri.
Aku akan mengajukan ini ke Menteri Pertahanan di Pyongyang.
400 milyar
Cuacanya dingin di luar.
Bagaimana? Apa sudah sepakat?
Belum lama, aku dengar rumor soal Korea Utara,
katanya Utara juga tidak mau Kim Dae-jung terpilih.
Didepan matamu ada kami orang Utara,
apa yang kau bicarakan?
Petinggi kami juga beranggapan,
veteran politik Korea Selatan itu memang sulit ditangani.
(Utara tidak mau Kim Dae-jung terpilih) Kudengar rezim berkuasa menganggap,
(Utara tidak mau Kim Dae-jung terpilih) Kandidat Kim Dae-jung sebagai komunis.
Banyak yang ragu soal ideologinya.
Jika dia sampai berkuasa,
kami takut Utara tidak punya musuh, dan terlihat lemah.
Kepala Jang, jangan omong kosong!
Benar juga,
agar tetap terlihat kuat, Utara butuh musuh yang 'takut'.
Kalau Kim Dae-jung yang komunis itu sampai terpilih,
kalian jadi tidak punya lawan.
Bagaimana? Bukankah ini jadi kepetingan bersama Utara dan Selatan?
Jang Moo-taek!
Dan juga badan Kim Dae-jung itu tinggi,
Jenderal Kim yang pendek, harus menengok ke atas kalau mau mengobrol.
Hal seperti itu tidak boleh terjadi.
Jang Moo-taek, Biro Keamanan Nasional.
Sudah disetujui.
Menteri menginstruksikan, 40 milyar disisipkan untuk Biro Keamanan.
Sesuai perintah, Kamerad.
Petinggi sudah menyetujui.
Bagus!
Terima kasih banyak!
Korea Utara menyelamatkan kita!
Ayo pesta,
kita akan menang besar.
Hidup Korea!
Maaf, Kepala Biro.
Situasinya darurat, jadi aku menerobos.
Mau sedarurat apapun itu,
sebagai agen penyamaran, bukannya ini terlalu berbahaya?
Kepala, rezim Korea Utara,
dipimpin oleh seorang komunis,
itu jelas, kan?
100% sangat jelas.
Dan Kim Dae-jung tidak boleh jadi presiden,
karena menurutmu,
dia juga seorang komunis, kan?
Kenapa bicara ulang-ulang?
Tapi Korea Utara... tidak setuju kalau Kim Dae-jung terpilih.
Rezim komunis, membenci calon rezim komunis?
Kau menyadap?
Anda belum menjawabku.
Kenapa rezim komunis mau menentang komunis baru?
Kau ini...
Aku mengerti.
Badan Intel dan parlemen bertemu pihak Utara...
Sudah cukup.
Kenapa cara bicaramu?
Kau harus istirahat,
dinginkan kepalamu.
Kau juga akan mengerti kenapa kami berbuat ini, suatu hari nanti.
Inilah politik yang sebenarnya, mengakomodasi ide-ide...
Tolong bicara yang jelas!
Jujur saja padaku.
Parlemen dan Badan Intel bersekongkol meminta bantuan Utara,
agar hasil pemilu sesuai keinginan kalian,
dan kau tidak mau kehilangan jabatanmu, kan?
Apa yang kau bicarakan?
Aku...
melakukan tugas bangsa dan negara, menghentikan Kim Dae-jung.
Untuk bangsa dan negara?
Atau untuk partai berkuasa?
Selama ini, kau mempertaruhkan hidupku dan keluargaku,
memenuhi tugas bangsa.
Jadi untuk menyelesaikan tugas ini sampai selesai,
Tolong... bantu aku.
Park Suk-young, aku mengirimmu untuk mengelabui para komunis,
tapi sepertinya kau yang dikelabui mereka.
Berhenti! Agen Park!
Berhenti!
Dulu sambil menatap pemandangan Beijing, kau bilang padaku...
China setelah membuka diri pada dunia,
banyak perubahan dalam waktu singkat.
Tapi masalah China juga jadi lebih banyak.
Tapi setidaknya, itu harga yang layak, kan?
Direktur, bisnis iklan ini bukan hanya soal uang.
Tapi untuk,
membuktikan bahwa Utara dan Selatan, bisa bekerja sama, bukan begitu?
Itu benar.
Tn. Park juga sudah lihat sendiri,
ada 3 juta masyarakat di negara ini, mati karena kelaparan dan kedinginan.
Anak-anak yang belum bisa jalan, dan tidak bisa apa-apa,
Mereka...
tidak hanya sakit dan meninggal,
ada juga yang dijual ke perbatasan.
Kenapa kau percaya padaku?
Karena aku tidak punya pilihan lain.
Tapi sekarang semua sudah berakhir.
Militer sudah mulai bergerak.
Tidak.
Masih ada 1 cara.
Direktur, bisnis yang kita lakukan ini punya dua makna bagiku,
Yang pertama sebagai bisnis, yang kedua sebagai petualangan.
Direktur, apa kau mau 'bertualang' denganku sekali lagi?
Orang-orang Selatan,
sama sekali tidak bisa apa-apa.
Setiap kali mau Pemilu, selalu datang minta bantuan kemari.
"Tolong provokasi demo". "Tolong luncurkan rudal".
Terus mau bagaimana?
Kalau dimintai bantuan, ya kubantu.
Bukan begitu, Tn Park?
Saya khawatir, Anda bukannya membantu mereka,
tapi malah dibutakan dan dibodohi oleh mereka.
Tn. Park ini berani juga.
Manusia itu,
bisa belajar bicara beberapa bulan setelah lahir,
tapi bertahun-tahun hidup, tidak belajar cara untuk diam.
Seperti itu kata pepatah.
Terima kasih sudah khawatir, tapi pergilah.
Yang ingin saya katakan adalah,
jika serangan dilakukan saat ini,
bukan hanya bisnis iklan,
tapi penjualan barang peninggalan juga akan terganggu.
Aku selalu berpikir kalau Tn. Park itu orang yang pintar.
tapi kalau kuperhatikan,
ternyata kau punya kelemahan.
Sebagai bekas satu negara, mereka meminta bantuanku.
Kenapa itu akan mempengaruhi bisnis kita?
Kalau hasil survei yang ketat sekarang,
tidak berubah sampai Pemilu nanti,
menurut Anda apa yang akan terjadi?
Maksud saya, bagaimana kalau Kim Dae-jung tetap terpilih,
walau serangan militer tetap Anda laksanakan.
Jenderal...
Apa yang dikatakan Tn. Park ada benarnya.
Dari informasi yang saya peroleh di pihak Selatan,
dalam serangan terakhir,
masyarakat ragu pada keaslian serangan di Panmujeom.
Oleh karena itu... Jenderal,
jika sampai Kim Dae-jung terpilih,
dan ia mengetahui intervensi milter Anda.
Akan ada konflik dengan Selatan,
bisnis periklanan akan dihentikan,
lalu perusahaan besar akan menarik diri,
dan penjualan barang antik juga akan terhenti.
Masuk!
Apa kau Kepala Biro Jang?
Lapor! Saya Jang Moo-taek.
Kau pasti sudah dengar kata mereka,
berikan pendapatmu.
Jika perintah melakukan serangan militer ditarik kembali,
orang Selatan akan meremehkan kita, dan menganggap kita lemah.
Jika ada yang menentang keputusan itu,
itu pasti para anti-komunis, dan para pengkhianat yang tidak loyal!
Kata-kata Kepala Jang, soal tidak loyal itu,
tidak sepenuhnya salah.
Tapi saya rasa, yang tidak loyal...
justru yang mendukung serangan militer itu sendiri.
Apa maksudnya itu?
Anda pasti berpikir,
sebagai biaya untuk menggerakan serangan militer,
pihak selatan memberi 360 milyar, kan?
Tapi, pihak Selatan sebenarnya memberikan total 400 milyar.
Apa Anda bisa menebak kemana 40 milyar sisanya pergi?
Maksudmu ada salah satu orangku,
yang mau menipu dengan menyembunyikan uang negara?
Kalian para berandal!
Kepala Jang! Apa kau tahu soal itu?
Sedang dikonfirmasi.
Belum diperiksa?
Artinya ada kemungkinan itu benar?!
Saya minta maaf.
Ini... karena kami sibuk mengurus serangan militer.
Jendral, keputusan Anda yang tepat baru-baru ini,
membawa banyak kebaikan untuk negara.
Mulai dari iklan di Gunung Geumgang sampai penyatuan keluarga yang terpisah,
menunjukan indahnya negara kita,
Juga, menunjukan bahwa kita bisa harmonis dengan Selatan.
Mari membuat dunia melihat itu,
dengan kesempatan ini.
Tapi Jenderal,
jika Anda terus melakukan serangan bersenjata,
semua itu akan musnah dalam sekejap.
Untuk 400 milyar,
Anda mau membuang kesempatan untuk mendapat nilai yang berkali-kali lipat?
Hei, Ri Myeong-un.
Ini bikin malu Republik kita.
Rencana serangan militer di garis perbatasan,
tarik perintahnya, dan selidiki siapa saja para pencuri itu!
Akan saya laksanakan!
Sebelum itu,
selain urusan serangan militer,
proyek iklan dan barang antik itu,
hentikan untuk sementara.
Bagaimanapun, kita butuh waktu.
Hubungan bisnis iklan dengan hasil pemilu,
apa itu sudah terbukti?
(Ruang kontrol Badan Intelejen) 3 hari sebelum pemilu Presiden
Sisi Korea Utara sejauh ini belum ada pergerakan.
Yakin kau sudah cek dengan benar?
Dari zona demiliterisas 38, sampai ke timur. Periksa semuanya. Paham?
Pak Kepala.
Sudah kami konfirmasi,
mereka sudah terbang dari Beijing kembali ke Pyongyang.
Apa?
Sial!
Sial!
Calon Kim Dae-jung memimpin di Gwangju dan Daejeon,
serta unggul jauh di Gyeonggi.
Sedangkan Lee Hoi-chang memimpun di Ulsan.
Berikut hasil perolehan suara sementara.
Siapa presiden yang baru?
(Kim Dae-jung) Terpilih
(Kim Dae-jung) Terpilih
(Kim Dae-jung) Terpilih
Setelah 50 tahun merdeka, rezim partai berganti.
Presiden terpilih, Kim Dae-jung,
menyuarakan untuk harmonisasi hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan.
Masyarakat yang saya cintai, terima kasih banyak.
Dunia memperhatikan Pemilu kita.
Masyarakat dihadapkan pada pilihan yang sulit.
Pilihan apa yang dibuat oleh masyarakat? Dunia sangat ingin tahu.
Disini, sekali lagi saya tekankan pada satu rencana khusus.
Yaitu rencana harmonisasi hubungan Korea Utara dan Korea Selatan.
Jika perlu,
Saya akan mengadakan pertemuan terbuka dengan Jenderal Kim Jong-il.
Masyarakat yang saya hormati dan saya cintai,
bersama Anda sekalian,
saya akan bekerja keras, untuk perkembangan Korea Selatan.
Halo!
Selamat datang.
Anu...
dari dulu aku ingin memberimu hadiah.
Meski sangat sederhana,
tapi tidak terlalu buruk kalau dipakai.
Terimalah.
Luar biasa
Katanya kau akan kembali ke China.
Kapan kau akan datang lagi?
Tentu saja saat bisnis iklan jalan lagi.
Tidak akan berubah banyak.
Ah, kau mau minum?
Kalau ditawari, tentu saja mau!
Ayo.
Untuk bisnis iklan yang sukses,
di sepanjang Semenanjung Korea.
- Bersulang - Bersulang
Soal rencana serangan bersenjata di perbatasan,
siapa saja yang tahu?
Saya dan kalian berdua di sini,
Juga, Tn. Yoo, dan satu lagi...
Total lima orang.
Siapa satunya?
Agen penyamaran kami di Beijing.
Saat sedang berbisnis dengan orang Utara,
dia tidak sengaja mendengarnya.
Apa dia bisa dipercaya?
Aku tidak yakin.
Cari cara untuk menutup mulutnya.
Itu satu-satunya cara kita bisa hidup.
Jangan menyebut soal nuklir,
Parlemen juga bisa kena masalah,
tulis dia mengunjungi Korea Utara, dan menyebarkan informasi rahasia negara,
...tanpa sepengetahuan Badan Intelejen.
Sebutkan dia melanggar Hukum Keamanan Nasional,
Hukum Keamanan Nasional?
Apa perusahaan bisnis iklan itu adalah "S"?
Ya, benar.
Kalau begitu...
Tulis informasi ini dibocorkan oleh perusahaan saingan,
yang merasa iri,
dan ingin proyek iklan itu berhenti.
Paket!
Laporan intelijen luar negeri.
Berkas pribadi seorang intelijen luar negeri,
dengan kode nama "Black Venus",
disebarkan oleh sebuah perusahaan periklanan.
Agen ini diam-diam sudah mengunjungi Korea Utara beberapa kali,
membocorkan rahasia negara kepada pemerintah Korea Utara,
Agen ini merupakan agen penyamaran,
ia sangat lihai, dirumorkan sudah bertemu langsung dengan Kim Jong-il,
untuk memanipulasi bisnis di Korea Utara.
Direktur!
Agen yang menyamar di Komite Ekonomi
Black Venus!
Apa kau tahu apa yang akan terjadi?
Mengelabui Biro Keamanan Nasional,
bertemu langsung dengan Jenderal tertinggi.
Tidak ada yang akan berubah.
Tidak ada yang akan berubah?
Mudah sekali bicaranya!
Apa perlu kuberitahu?
Aku bisa jelaskan semuanya.
Tidak perlu!
Bagaimanapun, kau dan aku,
sama-sama bekerja untuk negara.
Aku tidak menyimpan perasaan pribadi.
Selamat tinggal!
Dengan begini, keselamatanmu,
dan keselamatan keluargamu bisa terjamin.
Sama sepertimu yang punya satu negara,
aku juga punya satu negara.
Aku percaya kau akan menjamin keselamatan keluargaku.
Korea Selatan sungguh negara yang menarik,
bagaimana bisa suatu Badan Intel, membocorkan informasi agennya sendiri?
Mau dipikir bagaimanapun, aku tidak paham.
Petinggi belum tahu soal ini,
tapi paling lama hanya satu jam lagi.
Dengan paspor ini,
tidak ada yang akan menghentikanmu keluar dari Pyongyang.
Seberangilah perbatasan secepat mungkin.
Lalu bagaimana denganmu?
Yang mengerti ekonomi kapitalis,
mungkin hanya aku satu-satunya di negara ini.
Jadi... mereka tidak akan membunuhku.
Pergi.
Keluarkan identitas.
Keluarkan identitas.
Keluarkan identitas.
"Identitas Kamerad dikonfirmasi" ~ Kim Jong-il ~
Saya tidak menyangka Anda berada di kereta ini.
Mohon maaf.
Keluarkan identitas.
Aku berharap kita bisa berjumpa lagi.
Mimpi yang kita harapkan harus terlaksana.
Aku akan berusaha yang terbaik untuk menyelesaikan ini.
Kalau memang ditakdirkan, pasti akan bertemu lagi.
Memasuki wilayah China
Perbatasan Utara
Sejak saat itu,
Direktur Ri maupun Kepala Jang,
tidak pernah kelihatan di Beijing lagi.
Kamerad Ri Myeong-un.
Parlemen memanggilmu.
Restoran Goryeo
Di sini tiga tahun lalu. Pertemuan pertamaku Direktur Ri.
Dia bilang suatu hari Korea Utara akan berubah.
Apa mungkin Direktur Ri bisa ke sini lagi?
Entah dia masih hidup atau tidak,
akupun tidak tahu.
Kantor Kejaksaan Pusat Seoul, secara resmi...
memulai investigasi terhadap rangkaian kasus di masa Pemilu tahun lalu.
Kejaksaan juga menyatakan, akan menyelidiki kembali insiden militer di Panmunjom.
Akankah investigasi oleh Kejaksaan ini akan membuka wajah asli rezim sebelumnya?
Semua masyarakat memperhatikan,
proses penyelidikan internal tersebut.
Selain itu, Badan Intel Negara secara khusus diperiksa,
untuk dugaan spionase, dan juga bocornya informasi seorang agen rahasia.
Penyatuan keluarga yang terpisah negara kembali dilakukan,
Badan Intel Negara dihapus, dan dibentuk Agensi Keamanan Nasional (NIS) sebagai gantinya.
Aku, kenapa aku menjadi agen khusus?
Aku selalu dihantui pikiran, aku sedang berjuang untuk siapa?
(5 tahun kemudian, 2005) Studio syuting, Shanghai, China.
50 tahun setelah perang Korea, model Korea Utara akan membintangi iklan Korea Selatan.
Untuk pertama kalinya, model Korea Utara akan membintangi iklan Korea Selatan.
Diharapkan ini jadi babak baru, hubungan Korea Utara dan Korea Selatan,
serta membuka peluang kerjasama yang lebih intens.
Lee Hyori! Lee Hyori!
Lebih langsing daripada di TV!
Aku harusnya menyapa dulu sebelum syuting.
Ah, kenapa malu-malu, katakan saja.
Butuh 10 tahun untuk sampai ke titik ini.
Apa kau sudah kenalan dengan modelnya?
Sebagai wakil untuk Korea Selatan, tolong ungkapkan perasaanmu!
Lee Hyori!
Lee Hyori!
Ini Jo Myeong-ae, dari Korea Utara.
Ini Lee Hyori, dari Korea Selatan.
Saling perkenalkan diri kalian.
Halo!
Berapa usiamu?
Aku lahir tahun 1980.
Oh, aku lahir 1979. Aku lebih tua ya?
Apa perjalananmu melelahkan?
Tidak apa.
Tolong bersalaman.
Senang bertemu denganmu.
Subtitle oleh: ~ PatrickStar ~
5 tahun setelahnya, "Black Venus" aktif diberbagai bidang karir. Juni 2010, ia ditahan karena dianggap melanggar Hukum Keamanan Nasional.
Tuntutannya adalah spionase, menyebarkan informasi negara, penyadapan, dll. Hampir semua pasal Hukum Keamanan Nasional dituntutkan kepadanya.
Mei 2016, "Black Venus" bebas setelah 6 tahun tahanan. Dua tahun kemudian, Mei 2018, pertemuan Pemimpin Korea Utara dan Presiden Korsel dilaksanakan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.