Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Javanese
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M
ORPHAN: FIRST KILL
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga Privasi Aman, Kunjungi: WWW.REDMITRA.COM
ESTONIA, 2007
terjemahan broth3rmax
RUMAH SAKIT JIWA, ESTONIA
Namaku Anna Troyev, pengajar terapi seni.
Angkat tanganmu.
Kuyakin kita tak harus lakukan ini tiap hari.
Anna?
Selamat datang. Sudah siap di hari pertama?
Kurasa begitu. / Silahkan.
Apa tempat tinggalmu jauh?
Agak jauh, tapi tak masalah.
Kuselalu menggunakan seni untuk membantu orang lain.
Bagus.
Silahkan.
Lewat sini.
Itu prosedur keselamatan kami.
Pelajarilah dengan seksama.
Sebagian besar pasien kami cukup jinak, tapi yang lain...
Dokter, pasien Leena.
Dia tak ada di ruangannya. Tak ada yang bisa menemukan dia.
Kunci.
Kunci semua pintu!
Siapa Leena?
Pasien kami yang paling berbahaya.
Dialah alasan buat acara pembukaan yang kau ajukan.
Orang sebelum dirimu meremehkan dia dan mengabaikan protokol.
Akibat kurang bagus.
Dengarkan aku. Jangan tinggalkan ruangan ini.
Jangan cemas, kau aman disini. Aku akan kembali setelah kami menemukan dia.
Kumohon, kumohon...
Halo.
Apa orangtuamu kerja disini?
Boleh kulihat?
Apa ini gambarku?
Bagus gambarnya.
Namaku Anna.
Siapa namamu?
Leena.
Kau belum jawab pertanyaanku tadi.
Apa orangtuamu kerja disini? / Kenapa kau beranggapan begitu?
Karena kau... / Aku kenapa?
Leena...
[Bhs. Estonia]
Letakkan itu.
Leena,
letakkan itu sekarang juga.
Kau tak cerita kalau dia masih anak-anak.
Karena dia bukan anak-anak.
Leena mengalami gangguan kelenjar.
Sehingga tubuhnya kerdil tak proporsional,
pertumbuhannya terhenti saat usianya 10 tahun.
Jangan salah sangka,
Leena mungkin kelihatan seperti anak-anak, tapi dia itu wanita dewasa.
usia sebenarnya 31 tahun.
Saat dia awal tiba disini,
dia berusaha lepas dari kekangan...
sehingga dia mengalami pendarahan parah.
Dia seolah memberitahukan ke kami tentang kehendaknya untuk bebas.
Kehidupan awal Leena paling sering melakukan apapun hanya untuk bertahan hidup.
Tapi dia tidak menua, minimal penampilan luarnya.
Oh Tuhan
melalui hidupmu dunia hanya melihat seorang anak kecil.
Sangat penting bagimu tidak beranggapan dia begitu.
Leena menggunakan penderitaannya sejauh yang dia katakan.
Dia penipu yang ulung.
2 tahun lalu, Leena masuk ke keluarga ini dengan menyamar sebagai pelarian.
Keluarga ini menerima dia, mereka memberinya makan, memberinya pakaian.
Biasanya, Leena cuma mencuri apa saja...
yang dia bisa curi lalu menghilang, tapi kali ini tidak...
dia...
Ya sudah,
singkat cerita,
dia tinggal disini sekarang.
Idti.
Idti!
Dia yang berbuat begitu.
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624
Berapa lama lagi waktu kita, ayah?
Waktumu beberapa menit, sayang.
Kau tahu ayah dari hati, Sara.
Tidak, ayah.
aku tahu ayah sepenuh hati.
Ayah ada di hatiku.
Kita akan berani 'kan?
Ya, ayah.
Tapi kali ini bakal jadi pertempuran paling sulit.
Halo, Dmitri.
Kamu tepat waktu.
Ini sempurna.
Aku tak bisa mengikat diriku sendiri.
Akan kuberikan sesuatu yang bagus untukmu.
Kau boleh masuk.
Yeah. Yeah.
Aku tak bisa lakukan sekarang.
Setiap saat aku tahu, ayah akan kembali padaku.
Aku tidak...
Ayahku telah pergi.
Idti.
Apa kau mau permen?
Idti!
Dia mematikan rekaman CCTV.
Maafkan aku, Anna.
Semoga saja polisi menemukan dia lebih dulu sebelum ada orang lain yang terluka.
Bukan awal yang kita harapkan, pastinya.
Kerjaan ini bukan demi aku.
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M
[Anak perempuan hilang, usia: 9-11 tahun]
[HILANG: ESTHER ALBRIGHT hilang sejak... USIA SAAT INI: 10 TAHUN]
Oh, Anna.
Biasanya ini cuma butuh satu menit.
Siapa itu?
Jangan takut, aku polisi.
Uh...
Dimana orangtuamu?
Orangtuaku di Amerika.
Sayang, siapa namamu?
Namaku Esther.
DARIEN, CONNECTICUT
♪ You’re coming with me ♪
♪ Through the aging, the fearing, the strife ♪
♪ It’s the smiling on the package ♪
♪ It’s the faces in the sand ♪
♪ It’s the thought that moves you upwards ♪
♪ Embracing me with two hands ♪
♪ Right will take you places Yeah, maybe to the beach ♪
♪ When your friends they do come crying ♪
♪ Tell ’em now your pleasure’s set upon slow release ♪
♪ Hey, wait ♪
Fence!
♪ Great smile ♪ ♪ Sensitive to fate, not denial ♪
♪ It took a lifespan with no cellmate ♪
♪ The long way back ♪
♪ Sandy, why can’t we look the other way? ♪
Kau hebat. / Terima kasih, kawan.
Bangga padamu, sayang. / Ya bagus sekali, kawan.
Terima kasih.
Berapa lama kira-kira kau disini? / Sebenarnya,
ada acara kumpul-kumpul nanti malam.
Ya sudah, selamat ya.
Sampai ketemu di rumah.
Maksudku, mestinya ini jadi malam keluarga.
Apa dia tak boleh bersenang-senang sama teman-temannya?
Eh, bisanya dia cuma bersenang-senang saja.
Tidak.
Gunnar makin lemah.
Jika dia tak belajar, dia bersenang-senang.
Dia menjalani hidupnya.
Jangan begitu,
Jangan kepikiran begitu. Aku membutuhkan kehadiranmu.
Gunnar membutuhkanmu. / Oh maaf, apa aku tak hadir di pertandingan itu?
Esther tak akan kembali, Allen.
Aku juga merindukannya.
Tiap detik, tiap hari.
Apa yang dia lakukan disini?
Halo, Allen.
Kami mendapat kabar mengenai putrimu Esther,
MOSCOW, RUSIA
Sedikit keterangan yang kami dapat dari Esther,
diduga seorang wanita menculiknya, membawanya...
ke Rusia dan menganggapnya seperti anaknya sendiri, sampai Esther berhasil melarikan diri.
Kami belum mendapat informasi lainnya.
Mungkin jika dia merasa lebih aman, dia bisa...
jelaskan apa yang telah dia alami.
Kami ada ahli terapi anak-anak yang bisa diajak kerjasama.
Baik.
Tapi yang dia perlukan saat ini adalah keluarganya.
Bersiaplah menghadapi perubahan.
4 tahun adalah waktu yang lama dalam perkembangan anak-anak.
Esther?
Sayang,
ini aku.
Ini ibu.
Boleh aku...
mendekatimu?
Sayang.
Ini ibu.
Kukira ibu tak akan bertemu lagi denganmu.
Semuanya ada sekarang.
Sudah begitu lama kau tak bertemu kami.
Coba lihat ini...
Oh, ini ayah.
Ini salah satu acara amal kami.
Dia terlihat tampan malam itu, iya 'kan?
Bisa kuambilkan sesuatu?
Tidak, terima kasih. / Baiklah.
Oh, omong-omong,
kakakmu mungkin agak lebih tinggi 30 senti dari yang kau ingat.
Oh, ini Mup-Mup. Dia sangat baik pada kami.
Oh, aku tak sabar ingin bertemu dengannya.
Tidak, sayang.
Dia sudah meninggal.
Ingat? Sekarang hanya tinggal kita berempat.
Aku mau ke toilet dulu.
Ah, apa toiletnya di sana?
Tidak, toilet di belakang sana.
Di belakang?
Terima kasih atas bantuannya. / Sama-sama.
"Aku tak sabar ingin bertemu dengannya."
Bodoh sekali.
Oh, ayah dan Gunnar di lantai bawah.
Menurut ibu apa ayah bisa mengenaliku?
Mungkin tidak, jika kau terus memanggilnya ayah.
Ayah. / Ya, begitu lebih baik.
Sini.
Biar kulihat dirimu.
Oh Tuhan, kau terlihat
kayak anak perempuan.
Kau sudah besar.
Lepas saja ini.
Bagusan begini.
Ini...
Maaf. / Tidak, i... ibu yang minta maaf, ibu...
Ayo jalan lagi.
Rasanya aku gemetaran.
Awas, langkahmu.
Ayah.
Maafkan ayah,
sungguh tak percaya ini benar-benar dirimu.
Ayah selalu tahu. Ayah sudah sangka.
Halo, Gunnar.
Hey.
Rasanya akan lebih baik dari sekedar "hey", bukan begitu?
Ayo.
Senang kau bisa kembali. / Aku juga senang.
Bagaimana kalau kita pulang? / Ya!
Ayo kita pulang.
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M
Selamat pulang kembali, Esther.
Kami sengaja membiarkan kamar ini. Kami selalu tahu kau akan pulang ke rumah ini.
Maksudnya mungkin kau terlalu dewasa tapi kami...
banyak berhutang Natal dan liburan yang harus kami tebus, jadi...
bilang saja bila kau butuh sesuatu yang disuka, dan kau mungkin bisa mendapatkannya.
Aku suka melukis.
Kau suka melukis?
Dulu kau tak pernah suka melukis.
Baik, mungkin kalian berdua bisa meluangkan waktu di studio kamu.
Tak ada yang lebih membahagiakanku.
Jadi, begini rencananya,
besok kau akan menemui Dr, Segar.
Kau ingat dia? Dia,
dia punya burung nuri bernama Sydney?
Hm-hm.
Kalau kamu butuh sesuatu...
Kami ada di lorong, ngerti?
♪ And let your poor heart break a little ♪
♪ That’s the story of, ♪
♪ That’s the glory of love ♪
♪ You’ve got to laugh a little, cry a little ♪
♪ Before the clouds roll by a little ♪
♪ That’s the story of, ♪
♪ That’s the glory of love ♪
Oke.
Kalian boleh masuk, Dr. Segar sebentar lagi akan menemui kalian.
Akan kutemui dia beberapa menit lagi.
Rasanya terlalu cepat kau terlibat, detektif.
Kuingin bicara berdua dengannya dulu.
Dengar, aku pergi dulu.
Kau tak tahu betapa senangnya aku melihatmu, Esther.
Selamat pulang kembali.
Sekarang, mungkin bukan anak perempuan yang pernah kukenal dulu.
Kau seorang gadis sekarang.
Apa kau masih ingat yang kukatakan saat awal kita memulai sesi?
Kuberitahu, bila yang kutanyakan adalah sesuatu yang membuatmu tidak nyaman,
kita akan hentikan. / Andai orangtuaku sepertimu.
Bagaimana bisa begitu?
Mereka selalu tanyakan apa yang terjadi padaku,
tapi aku tak mau memberitahu mereka soal itu.
Itu tak apa.
Kuharap kau mau bicarakan denganku soal itu.
Tapi itupun bila kau bersedia, bagaimana?
Telah dikatakan bahwa,
apa yang ingin kau ceritakan tentang waktu,
cara... / Kau mau main, Sydney?
Kayaknya Sydney mau main denganku.
Halo, aku ingat kamu.
Apa kau ingat aku?
Giliranmu.
Esther, kamu tunggulah di luar, aku mau bicara dengan ibumu sebentar.
Halo.
Hai.
Aku suka anting-antingmu.
Kau menulis apa? Oh! Maaf.
Maafkan aku. / Tak apa.
Aku minta maaf.
Aku akan bersihkan ini.
Apakah dia terlihat sama seperti yang kau ingat? Berbeda?
Sudah tentu dia berbeda.
Logatnya agak lain sekarang.
Apa itu luar biasa, mengingat tempat dia berada?
Tidak semestinya, dia berada di sana lama saat sedang tumbuh kembang.
Tapi kuberitahu, dia dalam keadaan yang jauh lebih baik...
dari segi intelektual dan emosi dari yang kuharapkan.
Itu bagus 'kan?
Aku juga melihat kondisi yang kurang stabil.
Misalnya, saat dia berkata itu adalah Sydney.
Sydney itu burung beo-macaw, warna oranye cerah dan ukurannya 4 kali lipat.
Tapi hari ini, dia memanggil burung ini Sydney dengan penuh keyakinan.
Kau ingin menjelaskan apa?
Bagiku, dia merasa seperti pertunjukan.
Dia memukulku, merobek bajuku!
Aku ingin pulang.
Sekian saja untuk hari ini. / Tentu, kita jadwalkan ulang nanti.
Esther, kau tak apa-apa?
Eh, ya.
Hey!
Morticia. Bisa tolong panggilkan Gunnar?
Kau panggil aku siapa? / Mike, itu dia.
Adik perempuannya? / Oh, astaga.
Aku salah, maaf. Um... panggilkan Gunnar.
Pozálujsta? (Maaf)
Bagaimana kalau kupotong bijimu, dan menjejalkan ke mulutmu, brengsek?
Itu bahasa Spanyol atau apa? Aku tak...
Hey, yuk berangkat.
Adikmu agak gila, kawan.
Serius, bro, ada ayahku.
Sudahlah. / Mike, sialan kau.
Memang beginilah aku.
Hei, sayang, kau tak apa-apa?
Hm. Bajuku sobek.
Kami akan belikan yang baru.
Ayah berniat, eh... mungkin kita pergi ke studio.
Aku mau.
Kalau ayah kurang tahu, rasanya kau tak pernah ke sini.
Indah sekali.
Buat apa lampu ini?
Buat apa lampunya? / Mm-hmm.
Kamu tak ingat? Inilah yang paling membuat ayahmu terkenal.
Hmm.
Nih.
Tekan disini.
Ya, ayah selalu berusaha menyesuaikan diri dalam satu canvas, kau tahu.
Makanya ayah sisipkan... satu lapisan tersembunyi. Tak ada yang cuma satu hal saja 'kan?
Sangat keren.
Sudah lama kau tak masuk ke sini.
Tidak, belum lama.
Apa ini?
[JANGAN MENYERAH MENCARIKU]
Oh Jangan.
Ini, mestinya disingkirkan.
Siapa orang ini?
Tak ada gunanya mengenang masa lalu.
Kau sudah pulang sekarang, itu saja yang penting, bukan begitu?
Rasanya kita bisa bersihkan beberapa kanvas dan lihat bagaimana hasilnya.
Aku suka. / Ya?
Eh, kau melukis pakai apa? Minyak,
cat air? Ayah punya semuanya.
Arang. / Arang.
Baik, pilihlah objeknya dan kita duduk lalu kita melukis bersama-sama.
Aku akan melukis ayah.
Kau mau melukis ayah? / Hm-hm.
Ya, baiklah.
Ini pertama kalinya.
Kau ingin ayah bergaya apa?
Apa berpose pemikir?
Bergaya seperti saat ayah melihat itu.
Itu bukan lagi tempat ayah ingin tinggal.
Begitu.
Begitu saja.
Sewaktu di sana kau belajar melukis?
Mm-hm.
Apa kau melukis saja, atau juga melakukan...
Aku bukan seperti yang ayah bayangkan.
Itu masih terjadi terlepas dari semua yang terjadi.
Allen? Tidak, dia tak akan ke sana.
Kau tahu bagaimana dia merasakan semua hal ini.
Jadi sampai ketemu di acara gala besok, ya?
Itu untuk tujuan baik.
Beth, bawalah buku cekmu dan Jim.
Itu untuk kanker anak-anak, demu Tuhan.
Baik.
Itu lebih baik, terima kasih.
Aku sudah selesai.
Sudah? / Hm-hm
Ayah suka? / Ayah suka. Bagus sekali.
Oke, 30 detik, ya?
Nanti kita lihat hasilnya kalau kamu memakai cat.
Itu milik pribadi. / Oh, maaf.
Ibu lihat kamu bawa pulang itu, ibu kira itu...
Ibu tak ketuk pintu dulu? / Ibu sedang nyari jam tangan emas.
Tak apa, ibu yakin nanti ketemu. Maaf.
[MILIK ESTHER]
Ibu mengajakku menonton Wicked.
Ibu.
Halo, Ibu.
Terima kasih.
Aku tahu itu
ibu.
Huh!
Kau tak akan percaya dengan yang dikerjakan Esther.
Kami menghabiskan waktu petang di studio.
Dia melukis potretku.
Bakatnya melebihi bakatku saat usiaku 20an.
Bagaimana mungkin?
4 tahun lalu dia bisanya melukis patung kayu.
Tenang. / Apa?
Coba bayangkan dimana dirimu 4 tahun lalu.
Sekarang kau juara pertandingan anggar. / Ya, tapi,
ini mengagumkan.
Mungkin kau juga bisa melukis potretku.
Ini enak, bu.
Terima kasih.
Ada masalah?
Tak ada. Ibu cuma...
Apa kau lagi nunggu seseorang?
Aku cuma berniat ke sini untuk menanyakan kabarnya Esther.
Lihat siapa yang datang.
Oh, maaf mengganggu makan malam kalian.
Ini petugas polisi yang membantu kami sewaktu kau menghilang.
Dia seorang teman. / Aku cuma mau bilang
selamat pulang kembali, Esther.
Terima kasih.
Maaf, permisi sebentar.
Kau harus tahu, ahli psikologi kita merasa kalau Esther...
harus menceritakan kisahnya pada lingkungannya.
Dan bukan pada polisi sepertiku.
Jangan kuatir, aku paham. Tapi Esther memang
menghilang dari kota kecil kita,
dan itu tetap menjadi kebimbangan.
Aku perlu tahu apakah masih ada bahaya.
Aku bicara dengan Dr. Segar pagi tadi.
Apakah itu cocok?
Dia bilang padaku kalau dia membuka kelompok diskusi besok pagi.
Hanya untuk mengetahui semuanya baik-baik saja.
Ibu,
acara galanya besok.
Kita akan lakukan lusa saja.
Ini penting.
Maksudku, tentu. Jika ini penting, kami akan datang.
Kau lupa isi gelasnya.
Anu, um,
selamat pulang kembali, Esther.
Kau sudah mengatakan itu tadi.
Sekarang, Esther. / Oh tak apa, dia betul.
Akan kuantar kau keluar.
Maaf kau kutinggal disini ya.
Kau tahu...
rasanya aku akan tinggal di sini sementara.
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga Privasi Aman, Kunjungi: WWW.REDMITRA.COM
Kurasa terjadi sesuatu pada Dr. Segar.
Dia seolah-olah menyiratkan sesuatu pada pertemuan terakhir kami kalau...
Esther berbohong. / Itu gila.
Mungkin dia harus menemui ahli terapi.
Aku tahu, ya?
Apa...
Apa ini?
Kencanmu. / Kau ikut?
Ya, tentu aku ikut. Kau istriku, aku bisa bantu urus beberapa orang kaya.
Bagaimana dengan Esther?
Gunnar ada disini. Dia akan baik-baik saja, betul?
Apa? Kau mau aku tinggal di rumah?
Tidak, tidak.
Kau tahu, sejak kita dapatkan kembali Esther,
kita juga mendapatkan diri kita kembali.
Tak bisa setuju lagi.
Berapa lama kau bisa bersiap?
Aku bisa cepat.
Aku juga bisa cepat.
Maaf. / Tak apa, ini imut.
Tutup saja pintunya.
Tutup saja pintunya.
Apa?
Tidak.
Tidak, tidak...
Ya Tuhan.
Kau tahu betapa mahalnya baju ini?
Coba kulihat. Ya ampun.
Aku bisa betulkan, pakai peniti.
Ya, atau pakai staples.
Staples mungkin bisa.
Kau bertugas menjaga adikmu selagi kami pergi.
Kami percaya padamu, oke.
Ya, ayah. Aku mengerti.
Kau terlihat luar biasa.
Kami pergi.
Mungkin tak akan pulang hingga lewat tengah malam, oke.
Jadi, jangan sampai dia begadang larut malam.
Kau bawa kunci? / Dimengerti.
Ibu terlihat cantik. / Terima kasih.
Selamat malam, sayang.
Selamat malam. / Malam.
Lalu apa yang akan kita lakukan?
Kita?
Whoo!
Oh sial, teman-teman, maafkan aku.
Aku menahannya kelamaan.
Ceritakan Gunnar, apakah adikmu beda dari yang kau ingat?
Maksudku... / Apa menurutmu
Dia pernah berada di penjara seks Eropa Timur?
Mike!
Ya, tidak. Dia berbeda.
Logatnya sekarang beda.
Cara berpakaiannya kayak Lizzie Borden. Amat aneh.
Siapa Lizzie Borden?
Eh, cewek gila yang membunuh orangtuanya pakai kapak.
Eh, hey, Esther.
Kenapa tak nonton film atau lainnya?
Tidak.
Esther, disini bukan tempatmu.
Sana nontonlah film saja. / Kau pergi saja sendiri!
Hei, Gunnar, tahu tidak, aku suka dia.
Pergilah.
Pokoknya, bersulang!
Ya kita bersulang!
Apa yang kita bicarakan?
Selamat malam.
Hey, orangtuaku tak ada di rumah. Mereka pergi ke acara gala-nya ibu.
Aku kurang beruntung.
Lagi ada pesta?
Tidak, cuma beberapa teman saja.
Kau bisa hirup aroma ganja dari jalan.
Apa? Eh,
Aku tak tahu, maksudmu apa?
Lihat, tak ada apa-apa disini.
Paham? Jadi, um, bagaimana kalau nanti kuberitahu orangtuaku kalau kau mampir, dan kita bisa...
lupakan saja ini?
Bagaimana?
Oke.
Baguslah.
Boleh aku ke toilet dulu sebelum pergi?
Yeah, terserahlah. Silahkan.
Tadi itu acara yang meriah.
Tak heran para jutawan itu gelisah mengantri menyumbang ke yayasan.
Oh tidak, itu minuman keras.
Itu bukan minuman keras, sayang.
Itu host namanya. Kau membawakannya dengan baik.
Semoga saja rumah itu masih berdiri.
Maksudku saat umurku 16 tahun, aku hampir...
aku hampir membakar rumah itu.
Tidaklah, Gunnar tak akan begitu.
Siapa bilang aku lagi bahas Gunnar?
Esther? Kami pulang.
Esther?
[DETEKTIF DONNAN MEMINTA BANTUAN LIC'S DALAM PENCARIAN ESTHER]
"Saarne Institute" (Rumah Sakit Jiwa)?
Esther?
[PEMBANDING SIDIK JARI]
[TIDAK COCOK]
[ESTHER ALBRIGHT, JANGAN MENYERAH MENCARIKU]
Jika kau bukan Esther, lantas kau siapa?
Bagaimana kau tahu aku buan Esther?
Ibunya sendiripun tak tahu.
Ya, nak, dia tahu.
Tak berguna.
Ibu?
Apa yang kau lihat?
Jadi, biar kuperjelas masalah ini.
Kau seorang wanita dewasa dan penjahat yang dicari?
Itu...
keterlaluan.
Semua ini pernah kulakukan lagi.
Membersihkan semua kekacauan ulah anakku.
Tak usah cemas, biar ibu yang urus.
Ibu yang urus semuanya.
Saat Gunnar memberitahuku bila Donnan datang ke rumah,
seketika aku tahu bakal bertemu dirimu disini.
Kau bisa saja merampok kami habis-habisan lalu menghilang selagi ada kesempatan,
tapi kau tak melakukannya.
Mengapa begitu?
Kau kepikiran lebih luas lagi.
Betul?
Memainkan akting, memanipulasi kami...
dan setahun lagi kami mengalami kecelakaan tragis.
Apa aku mulai pemanasan? / Lepaskan aku.
Kau tak akan bertemu aku lagi.
Itu sebenarnya yang kutakutkan.
Kita tak bisa kehilangan Esther dua kali sekarang, bukan begitu?
Dia tidak menghilang.
Tak ada yang bisa kulakukan untuknya.
Kini sudah terlambat.
Gunnar...
dia selalu bersikap kasar padanya.
Malam itu semua tak terkendali.
Apa yang mesti kulakukan?
Menyerahkan anakku satu-satunya yang sudah kutinggalkan...
atas masalah kakak-beradik yang sudah terlalu jauh?
Aku mencintai putriku, dengan sepenuh hati.
Tapi seorang ibu melindungi keluarganya,
apapun yang terjadi. Jika kau kira
aku membiarkan orang gila
menghancurkan yang telah aku bangun...
kau keliru.
Keluarga ini datang dengan harga diri dan membangun negara ini.
Kami penting.
Allen penting.
Bila dia mendengar berita kalau Esther masih hidup...
ada kebahagiaan di wajahnya...
Aku harus pastikan ini terwujud.
Allen tak tahu yang terjadi pada Esther.
Dan kau akan membantuku memastikan dia tak akan tahu.
Hanya ada satu masalah yang lebih rumit
ketimbang kematian seorang anak. Yaitu seorang anak yang hilang.
Kehilangan Esther telah merubah Allen.
Berubah dari dirinya yang dulu.
Dirinya yang sebenarnya.
Tapi...
kamu...
adalah jawabannya.
Kau dan aku berkesempatan merubah masalah ini...
menjadi kesepakatan yang saling menguntungkan.
Esther di bawah sana 'kan?
Jangan sebut-sebut namanya.
Baik.
Kau menipu dan masuk ke dalam keluargaku.
Kau sendiri yang memilih berperan begini, dan sekarang kau akan memainkannya.
"Kepada: Sersan Mace, Kukirim surat untuk memberitahukan
sesuai surat ijin terlampir, bila aku akan segera ambil ijin berlibur... _Salam: Detektif Donnan."
Jadi kau boleh menjadi Esther untuk saat ini dan menjalani kehidupannya.
Atau kau ambil keputusan ini dan dikembalikan ke Estonia dengan tangan diborgol.
Bagaimana menurutmu?
Maaf telah membuat ayah cemas. / Maafkan ayah.
Maafkan ayah. Mestinya kami tak meninggalkanmu sendirian.
Apa yang terjadi? / Dia jatuh dari sepeda.
Kutemukan dia di pinggir jalan.
Sayang, kenapa kau pakai main sepeda?
Ayo, kita masuk, biar lebih hangat di dalam.
Bu, maafkan aku. / Sudah.
Apaan!
Yeah.
Jadi apa maksudnya?
Oh, maksudnya... dia bukan anak-anak.
Dia wanita dewasa dan kita tak boleh meremehkan dia.
Tidak, dia lebih dari itu, bu. Dia itu psikopat yang tinggal di rumah kita.
Shh.
Jadi kita mesti tinggal bersama orang ini?
Ibu tak bilang begitu. / Lalu apa kita bisa
ibu tahu,
membuat dia seolah kecelakaan?
Terlalu dini.
Kita harus pikirkan matang-matang.
Jadi dia menguasai kita sekarang? / Tidak, tidak.
Dia akan sama ruginya seperti kita.
Dengar, kita berdua tak menyangka akan begini.
Jadi untuk saat ini, kita harus awasi dia...
dan bila saatnya tiba, kita habisi dia.
Ini gila.
Walau bagi kita.
Privasi Aman, Kunjungi: WWW.REDMITRA.COM
Potong. Lihat itu, pernah dipakai.
Huh-uh.
Tarik mundur, ya begitu.
Pasang anak panahnya. Rentangkan.
Lihat ini, ayah mau saksikan? / Yeah.
Ya, dan ku...
Bagus. / Lihat itu?
Ya, ya. / Itu yang kumaksud.
Pertemuan kita dengan Dr. Segar adalah hari ini.
Masalah yang tak akan muncul, andai kau tak bicara sama burung nuri itu.
Sydney sebenarnya burung beo-macaw.
Apa? / Semua macaw adalah burung beo.
Tapi tak semua beo itu macaw.
Kita mesti bagaimana ini?
Oh, kita paksa saja dia percaya
bersama-sama.
Salah satu tujuan kita disini adalah membantu Esther...
menyesuaikan diri kembali dalam kehidupan keluarga yang utuh.
Salah satunya adalah mengingat sejarah yang dialami bersama.
Masa-masa yang kau lalui, hal menyenangkan yang pernah kalian lakukan bersama.
Tn. Albright, kenangan apa yang berarti dariimu bersama Esther?
Ya Tuhan, banyak sekali, huh?
Um,
waktu Natalan di Paris.
Musim panas di Tuscany.
Yellowstone? / Ya, di sana.
Saat aku umur 6 tahun.
Kami melihat beruang... dan,
seekor tupai mencuri rotiku.
Oh Tuhan, banyak sekali tupainya.
Mm-hmm, apa lagi, Esther?
Kami menginap di Elk Ridge Ranch dan menuggang kuda.
Kudaku bernama Nugget dan kudanya ayah panggilannya Stretch.
Dan sewaktu Stretch membungkuk untuk makan rumput,
ayah jatuh nyungsep ke tanah.
Dan muka dan giginya berlumur kotoran!
Tak percaya kau menceritakan itu. / Ya Tuhan, kotoran ada di gigimu beberapa hari.
Ringkasnya Esther menunjukkan pandanganhidup yang sehat.
Terutama saat memasuki keluarga ini kembali.
Semua berfungsi normal.
Baik itu dari segi emosi.
Itu saja.
Ada yang datang hari ini.
Hanya untuk menemuimu.
Mereka teman kita,
yang mengenal Esther, jadi,
jangan bersikap masam, ngerti?
Esther adalah seorang wanita.
Kurasa aku harus lakukan kerusakan.
Oke.
Rasanya kita telah berbuat lancar.
Semua orang menyangka Esther kondisinya sedih.
Yang mereka inginkan adalah akhir yang bahagia.
Kita akan berpura-pura...
merah muda adalah warna kesukaanmu.
Oh, beludru.
Rahasia.
Kita berikan saja mereka cerita yang bisa dipercaya.
Yang ini kesukaanku.
Apa warna kesukaanmu? Merah muda.
Bagus sekali.
Sekarang, katamu kau bisa melukis.
Apa lagi yang bisa kau lakukan?
Aku sangat merindukan keluargaku.
Senangnya bisa kembali.
Dan apa rencanamu sekarang, nona?
Apa rencanaku, bu?
Sama sekali tak ada.
Tak akan kulepas dirimu dari pandanganku.
Biar kuluruskan masalah ini.
Umurmu 30 tahun?
Tolong keluar dari kamarku sekarang.
Ini bukan kamarmu. Ini kamar adikku yang sudah mati.
Kau bukan dirinya dan tak akan jadi dia.
Apa itu sudah jelas? / Enyah kau.
Jaga mulutmu, anak aneh.
Kau tahu, aku senang semuanya telah terbuka sekarang.
Karena aku sudah selesai pura-pura kau ada disini, kau belum selesai.
Ini rumahku,
keluargaku, dan tak akan jadi milikmu.
Selama kau di bawah atap ini, kau dan aku harus saling pengertian.
Begitulah seharusnya.
Kau milikku.
Ayo ulangi lagi maka kau akan kubunuh seperti aku membunuh Esther.
Sekali telpon saja, kau langsung kembali ke penjara itu.
Kau juga ikut tumbang.
Kenapa, karena ada berita pasien gila imigran ilegal buronan itu?
Semoga beruntung.
Disini Amerika.
Orang sepertiku penting.
Dan jika kau bukan Esther, ah, maka artinya Esther hilang lagi.
Ibu mempermasalahkan itu.
Sedang aku tidak.
Sampai jumpa, anak aneh.
Kau akan tidur nyenyak malam ini.
[OBAT: TRICIA ALBRIGHT MINUM 1 TABLET 1 JAM SEBELUM TIDUR JANGAN MELEBIHI 2 TABLET PERHARI]
Aku memasak kambing panggang dengan rosemary dan tapenade.
Dan aku tahu, Esther tak menyukainya. Jadi kubuatkan kesukaanmu.
Oh, seperti waktu dulu.
Aku amat semangat untuk pergi ke kota besok.
Akan kutunjukkan pada galeri yang telah aku upayakan.
Menarik.
Itu semua berkat dirimu.
Oh. / Aku menemukan kembali kegembiraan yang pernah kurasakan dari hobiku.
Seolah aku kembali jadi anak-anak lagi. Kau mau ikut?
Aku mau! / Oh, Esther dan aku sudah ada rencana lain.
Oh.
Rencana apa?
Itu suatu kejutan.
Baiklah,
lain kali saja. / Senang ayah bisa melukis lagi.
Yah.
Bisa permisi sebentar?
Oh, jangan lupa...
kau boleh makan di lantai atas, tak apa.
Sayang, ada apa?
Ayah, dia baik-baik saja. / Biar dia menyendiri, nanti akan membaik.
Ya, mungkin agak capek dengan permainan piano tadi.
Boleh ayah masuk? / Mm-hmm.
Kau tak apa-apa? Kenapa tadi?
Aku eh, tak begitu suka masakan ibu.
Kau bisa jaga rahasia? Ayah juga sangat tidak suka.
Oh dengar, saat malam adalah waktu favorit ayah buat melukis.
Kau mau ikut? / Ya, mau.
Sampai ketemu di bawah.
Tempat ini cukup bagus.
Ayah senang kalau kau suka.
Setiap seniman butuh ruang untuk melepaskan isi hatinya.
Kita bisa lihat keindahan, kegairahan,
disaat orang lain tak bisa melihatnya.
Ayah sangat suka yang itu.
Banyak noda catnya. / Ya, ayah pelukis yang tak rapi.
Itu membuat ibumu gila.
Rasanya, cukup dulu untuk malam ini.
Matikan lampunya. Selamat malam.
Kayaknya kalian berdua asyik.
Dia benar.
Kau berbakat.
Dia memang hebat 'kan?
Apa kau berkhayal menganggap kalau dia menginginkanmu?
"Kejutan, aku bukan putrimu, aku ini Grifter Mutan."
Dia akan jijik padamu seperti bayanganku pada kebanyakan pria.
Baiklah, permisi dulu.
Aku mau naik dan bercumbu sama suamiku.
Dia benar-benar jadi laki-laki baru semenjak kau kembali.
Terima kasih untuk itu.
Hey kamu.
Ahh!!
Kurasa Esther sangat kecewa karena tak bisa ikut aku ke galeri.
Dengar, aku suka kau dan Esther punya kesamaan melukis.
Hanya saja, aku tak punya kesamaan seperti itu dengannya.
Kuharap aku bisa meluangkan sehari bersamanya dan mungkin kami bisa menemukan sesuatu untuk berbagi.
Dan juga ada baiknya buatmu bisa fokus, betul?
Maksudku bila Sals suka dengan yang dia lihat,
mungkin kau bisa mengadakan pertunjukan dan kau kembali ke sana.
Yeah, baik.
Kami tak menyakiti 'kan. / Tidak, tidak sama sekali.
Kau pelukis yang hebat.
Semua orang rindu melihat karyamu.
Terima kasih.
Apa itu daging bacon?
Oh, ini seperti surga.
Selamat pagi, ayah.
Keripik? / Ya boleh.
Apa ada hal lain yang tak bisa kau lakukan?
Ibu? / Oh tidak, terima kasih. Ibu akan membuat yang biasanya...
Smoothie?
Yogurt Yunani, kale, biji lenan dan jus lemon.
Seperti yang ibu suka.
Cobalah.
Ibu tak begitu lapar.
Biar ayah yang makan, sini. / Tidak, ini istimewa, hanya untuk ibu.
Aku membuatnya untuk ibu.
Oh sayang, kau baik sekali.
Tapi ibu lebih suka membuat sendiri.
Tricia, ayo cobalah.
Bagus.
Mm.
Enak.
Terima kasih.
Tricia, kau tak apa-apa? / Ya, tak apa.
Yeah?
Ayah tahu kau ingin ikut ayah.
Tapi kurasa alangkah baiknya kau meluangkan seharian bersama ibumu.
Tapi ayah ingin menunjukkan sesuatu padamu.
Ini.
Yang di tengah.
Dean di Woodley adalah temanku.
Woodly itu sekolah seni terbaik di kota ini.
Kau menakutkan, Esther. Mau kutunjukkan sama mereka?
Aku mau. Terima kasih.
Bawakan ini ke peron
ayah akan ambilkan kopi untuk ibumu dan ayah.
Mm-hmm. / Baiklah, sampai ketemu di atas.
Ya ampun! Hati-hati kalau jalan, nak. Apakah dia putrimu?
Ya, dia memang begitu.
Ada apa? / Oh tak ada apa-apa.
Esther tersandung. / Maaf, telah menunggu lama.
Tidak, tidak, buatlah mereka kagum, paham?
Ayah, aku mau ikut ayah! / Ayah maunya begitu, lain kali saja.
Bagaimana? / Ya sudah, kau nanti ketinggalan kereta.
Sampai jumpa, sayang.
Tenang, bu. / Kau kira bisa membunuhku?
Bawa ini.
Rasanya kayak sampah.
Perjanjian kita sudah selesai.
Mampuslah kau.
Hey!
Ah!!!
Brengsek! Brengsek!
Oh, sialan! Dasar jalang!
Buka pintunya.
Esther!
Sayang, ayolah. Jangan macam-macam kau.
♪ Just a steel town girl on a Saturday night ♪
♪ Lookin’ for the fight of her life ♪
♪ In the real-time world no one sees her at all ♪
♪ They all say she’s crazy ♪
♪ It can cut you like a knife ♪
♪ if the gift becomes the fire ♪
♪ On a wire between will and what will be ♪
♪ She’s a maniac, maniac on the floor ♪
♪ And she’s dancing like she’s never danced before ♪
♪ She’s a maniac, maniac on the floor ♪
Maaf, apa aku terlalu ngebut?
Kau pasti Esther.
Aku harus ke rumah sakit.
Kau sehat. / Rasanya kayak ditusuk ribuan kali.
Petugas Leahy!
Oh Tuhan!
Kau bisa diam sebentar?
Apa?
Kami telah menemukan Esther. / Kau berhasil!
Aku bawa diapulang. / Oh.
Oh, dan aku juga telah memberitahu Allen.
Baik, sampai jumpa.
Brengsek!
Kamu oke. Kamu oke.
Terima kasih banyak.
Ya Tuhan.
Oh.
Terima kasih banyak.
Kelakukan Esther tak menentu semenjak dia kembali.
Sejujurnya, ini menyusahkan.
Maksudku ada kebohongan terus-terusan serta sikap marah-marahnya ini...
Kadang dia bercanda dengan menyakiti dirinya
dan menurutku itu bukan bercanda.
Pernah kau ikutkan terapi?
Ya, ya.
Lihat siapa yang kembali.
Berdiri.
Kita lakukan ini... sekarang juga.
Sudah tiba saatnya.
Sial.
Aku sudah muak denganmu.
Tak sepantasnya kau berada di rumah ini.
Bunuh diri bisa membuat ayah sedih.
Tapi dia bisa mengatasinya.
Ah!
Ah!
Mati kau, sinting!
Dimana dia?
Aku eh, aku, tak sengaja.
Oh, itu tindakan pintar.
Terjadi begitu saja.
Tricia. / Hai sayang.
Polisi tadi menghubungiku.
Oh aku tahu, maafkan aku. Ini salahku.
Esther berkeliaran di kedai itu dan aku jadi panik.
Tapi aku menghubungi Petugas Leahy dan, mereka menemukannya.
Baguslah. / Ibu.
Aku lagi di kereta api... / Apa?
Dia... / Bentar.
Aku akan pulang ke rumah.
Turun dan bereskanlah.
Apa? / Turun dan bereskanlah.
Tricia, aku pulang sekarang. / Apa?
Eh, bagaimana dengan pertemuanmu dengan Sal?
Lupakan saja itu. / Tidak, sayang, sumpah semuanya baik-baik saja.
Esther ada disini. Tak ada apa-apa.
Tapi aku hampir sampai stasiun sekarang.
Baiklah. Kau bisa pulang naik taksi?
Karena aku bawa barang banyak.
Yeah.
Tidak.
Sial.
Di situ kau rupanya.
Esther.
Keluarlah, Esther.
Siapapun namamu.
Kau tahu,
tak seharusnya jadi begini.
Benarkah, Gunnar?
Kuyakin kita bisa pikirkan cara lain.
Kau sungguh yakin itu?
Sejujurnya, tidak.
Aku juga tak yakin.
Sialan!
Gunnar?
Tidak.
Tidak.
Apa, apa yang telah kau perbuat?
Apa yang telah kau perbuat?
Kau telah merenggut segalanya.
Allen tak akan jadi milikmu.
Tapi aku janji, dia akan tahu siapa dirimu sebenarnya.
Orang cacat aneh yang memanfaatkan kesedihan kami,
membunuh putraku
dan berusaha membunuhku.
Sampai aku bisa melakukan yang semestinya.
Hubungi Pemadam Kebakaran!
Gunnar!
Gunnar!
Tunggu, aku datang!
Ayah, ibu mau mencelakaiku!
Allen!
Tolong!
Allen! / Jangan dilepas.
Aku tak bisa menahan lagi. Cengkramanmu mulai kendor.
Ayah, tolong!
Bertahanlah!
Aku datang!
Dia bukan Esther! Dia wanita dewasa.
Dia bohong! Ibu bohong! / Apa?
Ulurkan tanganmu! / Tidak, ayah, tolonglah aku.
Tricia!
Apa-apaan ini?
Aku berbuat ini demi dirimu.
Demi kita. Agar kita bisa bersama.
Allen, aku mencintaimu.
Siapa kau ini?
Kau monster!
Allen!
♪ You’ve got to give a little ♪
♪ take a little ♪
♪ And let your poor heart break a little ♪
♪ That’s the story of, ♪
♪ That’s the glory of love ♪
♪ You’ve got to laugh a little ♪
♪ cry a little ♪
♪ Before the clouds roll by a little ♪
♪ That’s the story of, ♪
♪ That’s the glory of love ♪
♪ As long as there’s the two of you ♪
♪ You’ve got the world and all its charms ♪
♪ And when the world is through with you ♪
♪ You’ve got each other’s arms ♪
♪ You’ve got to win a little ♪
♪ lose a little ♪
♪ And always have the blues a little ♪
♪ That’s the story of, ♪
♪ That’s the glory of love. ♪
Api merenggut semuanya dari Esther,
rumahnya, keluarganya,
seluruh kondisinya begitu tragis.
Mengerikan.
Aku tahu.
Seolah Esther belum cukup melalui itu semua.
Diculik, dan kini menjadi yatim piatu.
Tak ada keluarga yang menerimanya?
Apa yang akan terjadi kini?
Aku telah menghubungi agensi adopsi anak.
Kuyakin kami akan menemukan rumah untuknya...
tempat Esther bisa mendapatkan dukungan serta kasih sayang yang seharusnya.
Lagipula siapa yang tak mau menerimanya sebaga anak angkat?
broth3rmax, 9 Agustus 2022
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 9 Agustus 2022
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmax
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com
PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M
Jual Alat Bantu Seksual | Sex Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga Privasi Aman, Kunjungi: WWW.REDMITRA.COM
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.