All language subtitles for The.War.of.Loong.1080p.hdrip.broth3rmax

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian Download
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

w

ww

www

www.

www.3

www.3g

www.3gp

www.3gpb

www.3gpbl

www.3gpblu

www.3gpblur

www.3gpblura

www.3gpbluray

www.3gpbluray.

www.3gpbluray.n

www.3gpbluray.ne

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

Untuk Download Film BluRay 3gp , 360p , 480p , 720p , 1080p.

netServer mulai dari Google Drive, Uptobox, Racaty dan VPS berlokasi di Europe

PEPERANGAN NAGA

terjemahan broth3rmax

Ada yang tak beres! Lindungi Tn. Feng!

Semuanya keluar dari air!

Keluar dari air, sekarang!

Tn. Feng.

Mereka telah membawakan kita uang untuk 10 orang.

Kau tak boleh menjilat ludahmu sendiri dan melanggar aturan.

Diam!

Ini aturanku. Tutup saja mulutmu.

Bilang pada mereka hanya boleh bawa 1 orang,

atau, tidak sama sekali!

Kau gabung Pasukan Huai dan pergi ke Vietnam tapi tak memberitahu aku.

Kau sok dewasa.

Paman. / Kau sok mampu.

Paman.

Xiangxian terluka parah.

Kita bicarakan setelah kita balik.

Jika mereka tak memintaku menyelamatkanmu,

aku tak akan ke sini menjemputmu.

Xiangxian.

Xiangxian. Tolong aku.

Tolong aku.

Tn. Feng. Tolong kami!

Tolong kami. Tn. Feng.

Selamatkan kami.

Kau...

Hentikan itu. Dia ini Feng Zicai.

Dia akan membawakanmu banyak uang.

Beri aku uang jika mereka ingin diselamatkan.

Baiklah, baiklah.

Tn. Feng.

Mereka itu tentara bayaran.

Mereka cuma mau uang.

Mereka akan membiarkan para tentara ini hidup

hanya demi uang.

Mereka berjanji pada kita untuk melepaskan 10 orang.

Bisanya mereka melanggar janjinya?

Mereka tak mengakuinya.

Aku sudah bicara sama mereka berkali-kali.

Tn. Feng, bagaimana kalau kita mundur sekarang?

Satu.

Paling tidak 10.

10.

Tidak. Itu mustahil, cuma satu.

Kau bilang pada mereka.

Harusnya mereka tak bersikap kasar sama kita.

Tn. Feng. Bagaimana kalau 2?

Jika kau mengangguk,

aku akan bicara sama mereka.

Tak apa.

Terima kasih.

Tn. Feng.

Kudengar sejak dulu kau orang baik.

Percayalah, aku akan berusaha semampuku.

Tn. Feng. Selamatkan kami.

Diam!

Tembak!

Pada tahun ke-10 di bawah pemerintahan Kaisar Guangxu, musim gugur tahun 1884, Tentara Qing dikalahkan di Vietnam dan Tentara Perancis mulai menyerang Guangxi.

Xiangxian.

Berhentilah menulis dan melukis tiap hari.

Kau harus berbaring di ranjang.

Ayahmu sudah mengutus orang kemari beberapa kali.

Dia ingin kau kembali.

Dia merindukanmu.

Sebaiknya kau beristirahat.

Baik, sesuai perintahmu!

Jujur saja,

sebenarnya aku tak mau kemana-mana.

Aku cuma ingin tetap disini bersamamu.

Mulutmu memang manis.

Kau tak memberitahu kami kalau kau gabung pasukan dan pergi ke Vietnam.

Kami jadi megkhawatirkanmu.

Baik sekali.

Bagaimana rasanya?

Kamu jadi penuh perhatian kalau lagi makan sup.

Aku penuh perhatian pada segalanya.

Yeah, kecuali aku.

"Seni perang karya Sun Tzu"

Apa ada kabar dari Paris?

Perdana Menteri Ferry kirim telegram padamu dan menulis:

"Negara menghormati dan mengagumi para pemenang.

Republik menyatakan apresiasinya kepada

para perwira dan tentara kita yang luar biasa

serta para jenderal yang terhormat."

Kulit wanita oriental

selembut sutra,

Tapi Cina tak seperti Vietnam.

Benar. Cina itu singa besar tua yang mengantuk.

Yang giginya rontok dan ompong.

Aku akan menarik

tali kekang Prancis di telinganya dengan metode mereka sendiri.

Para pendiri Cina terdahulu memahami

kekuatan perang gerilya dan membantai 2000 tahun lalu.

Kita akan membantai desa-desa dan menggali kuburan

untuk mengambil alih 1 wilayah dengan membantai 1 desa.

Lepaskan aku.

Tembak.

Sekarang orang-orang asing

begitu keras menekan kita.

Mereka membakar, membunuh dan menjarah dengan kejam.

Mereka menggali kuburan para leluhur kita.

Mereka cuma ingin

menghilangkan rasa cinta tanah air para rakyat

dan mencabut akar-akar kita,

dan menjajah negeri kita selamanya.

Aku telah mengundurkan diri dari kantor dan kembali ke kota asalku,

tapi aku menjalani kehidupan militer dan tak sanggup menahan kemarahannya.

Aku bersedia mengembalikan tentaraku dan bertempur melawan musuh.

Aku tak yakin kita bisa menang atau tidak, tapi kita lawan mereka sampai mati.

Feng Zicai seorang jenderal berpengalaman,

dan pergi ke Jingbian. Dia telah membuat prestasi militer luar biasa.

Dia pernah menjabat sebagai Panglima Provinsi Guangxi beberapa tahun.

Dia lebih paham isu-isu penting dan situasi militer

ketimbang Pan Zhangyuan dan Su Yinkui.

Dia berjanji melawan orang asing sampai mati

bukan demi jabatan atau uang.

Feng Zicai sudah lama diberhentikan

dan sekarang dia ada di Guangxi menikmati sisa hidupnya.

Dia benar-benar syok.

Kau ada benarnya,

tapi beberapa orang

sekarang syok.

Yang Mulia,

kita sekarang sedang bernegosiasi dengan Menteri Perancis

kita jangan terlibat masalah.

Selain itu, Feng Zicai itu kasar.

Kurasa dia tak bisa bertempur karena 4 alasan.

Apa alasannya?

Dia sekarang sudah tua dan lemah.

Dia tak bisa bertempur. Itu alasan yang pertama.

Dia tak terlatih dan kurang strategi.

Jadi dia tak bisa bertempur. Itu alasan yang kedua.

Dia tak punya senjata bagus dan kuat.

Maka dia tak bisa bertempur. Itu alasan yang ketiga.

Taktiknya kadaluarsa.

Jadi dia tak bisa bertempur. Itu alasan yang keempat.

Xiangxian. Kau kembali.

Ayah, aku kembali.

Bagus.

Tak perlu.

Apa pasukan Perancis hebat dalam bertempur?

Sebelum bertempur, mereka selalu menggunakan meriam canon.

Orang-orang bisa tewas

atau pingsan karena ledakan.

Sulit bagi kita mendekati.

Dan kecepatan menembak mereka beberapa kali lebih cepat ketimbang kita.

Apa kau takut?

Tak ada yang tak takut.

Kau mengagumkan

dikala bilang jujur.

Sayang sekali aku sangat merekomendasikanmu,

tapi aku gagal mendapat kekuatan dukungan untukmu.

Kau hanya bisa membantu Su Yinkui sebagai asisten urusan pertahanan

melalui Surat Ijin.

Tn. Peng.

Tn. Li sudah menyajikan 4 alasan.

Aku juga punya 4 alasan, tolong dijawab.

Tolong dengarkan.

Aku bisa mengembalikan 5000 tentara dan kuda.

Tapi mereka kurang pelatihan. Apa aku bisa mendapat tambahan prajurit?

Pasukan Guangdong harus menghentikan pasukan Perancis menyerang Guangzhou dari Shanghai,

sehingga mereka tak bisa membantumu.

Jadi aku hanya bisa mengerahkan 5,000 prajurit Huai untukmu.

Uang, perlengkapan serta ransum prajurit kita kurang, bagaimana...

Sudah lama kita kekurangan perlengkapan.

Kami membutuhkanmu menyusun strategi.

Soal uang dan ransum prajurit, sudah kuminta pada Tn. Pan yang mengaturnya.

Aku yakin dia akan mencarikan dengan waktu tak lama.

Aku ingin tahu apakah aku bisa menyerang kapanpun bila memungkinkan.

Jaga-jaga bila ada masalah,

kau bisa lapor pada

Kantor Pemerintahan bukannya ke Su Yinkui.

Baiklah.

Boleh aku penggal siapapun yang jabatannya di bawah prefektur (polisi) dan melaporkannya?

Jika kau dikecewakan, aku akan berada disampingmu.

Aku merasa lega mendengarnya.

Apa yang kalian lihat?

Tetap jaga.

Dia memang hebat.

Jendral, Tn. Mai segera datang.

Tn. Mai datang.

Tuanku, siapa pria itu?

Kenapa dia kasar sekali?

Minggir.

Aku tak tahu kau datang.

Mohon maafkan aku.

Terimalah hormatku.

Jendral.

Jendral, tolong hentikan.

Baiklah, Mai.

Kau hilang kendali tapi masih punya kemampuan.

Aku merasa hina bila hilang kemampuan.

Inilah posisimu, menurut peraturan,

kau ikut aku jika aku menang dan tetaplah tinggal jika aku kalah.

30.000 tentara Pan Zhangyuan lari kocar-kacir.

Su Yinkui bersembunyi di Pingxiang.

Kau cuma tukang kayu dan orang gunung.

Memangnya kau bisa apa?

Li Hongzhang bilang, kau tak bisa bertempur karena 4 alasan.

Harusnya kau pikirkan kata-katanya.

Kau ini cerewet kayak perempuan.

Jendral, kau main-main denganku.

Pakai otakmu.

Kau pasti benar-benar lupa

yang sudah kubilang padamu.

Aku tak akan berani.

Aku cuma ingin menguji

apakah kau bisa memimpin kami atau tidak.

Di sana.

Para penduduk desa,

musuh Perancis sedang menyerang kita sekarang.

Mereka menguasai negeri dan rakyat kita.

Sebagai pria, aku tak sanggup melihatnya.

Sekarang, ayahku Feng Zicai memimpin Pasukan Cui.

Dia akan memimpin pasukan srigala kita untuk mengusir pasukan Perancis.

Kuharap kalian bisa bertempur bersama kami melawan mereka.

Kuungkapkan penghargaanku disini.

Jendral.

Kami bahkan menaikkan gaji hari ini, tapi masih saja tak berhasil.

Aku sudah ajak pelayanku dan penjaga desa ke sini.

Bersama dengan para mantan tentara,

kita sekarang hampir punya 2000 orang.

Sekarang uang kita cukup.

Aku tahu, makanya kujual rumah judi dan toko bahan pakaianku.

Kau...

Akan kutebus kembali setelah kita menang.

Ini tak sesederhana itu.

Sulit memperkirakan apakah kita bisa menang atau tidak.

Sebaiknya kau batasi taruhanmu.

Aku sudah lihat para pengungsi ini 3 kali sampai sekarang.

Paman, kau mau kemana?

Kita sekarang sedang merekrut tentara.

Jangan konyol, pergi saja ke utara.

Atau nanti terlambat.

Bagaimana dengan keluarga dan tanahmu?

Nak, tetap hidup itu jauh lebih penting.

Semua orang di Kota Qizhai Gunung Nanping

telah tewas.

Pasukan asing begitu mengerikan

bagaikan hantu.

Penduduk desa,

pengadilan kerajaan telah memerintahkan Jendral Feng Zicai untuk bertempur melawan tentara asing

Kau bisa tinggal disini...

Aku sudah dengar itu.

Tapi dia sekarang sudah tua.

Dia tak sekuat dulu.

Ya, para musuh Perancis itu berambut merah dan bermata biru.

Sulit menghadapi mereka.

Kaisar Cina telah menyatakan perang.

Tentara Perancis pemberani,

kalian lebih mulia dari orang timur.

Kalian lebih pantas memiliki tanah dan kekayaan ini.

Untuk mengembangkan perkebunan,

dan untuk kehormatanmu,

kita bongkar saja rumah usia 1000 tahun itu.

Ayo maju dengan berani dan bunuh mereka semua demi Perancis.

Ayo maju dengan berani dan bunuh mereka semua demi Perancis.

Bunuh mereka semua!

Jendral.

Jendral.

Perintah dari komando tertinggi

memintamu untuk kembali ke Gunung Liangshan sekarang juga.

Sekarang bukan waktu yang tepat masuk lebih jauh ke Guangxi.

Para politisi itu lebih suka negosiasi

dan selalu mengabaikan maksud dari pendudukan.

Maksudmu...

Posisi di pos, ini perintah.

Letnan Rangmark mempimpin Pasukan Vietnam menyerang Kota Longlin.

Pasukan Huai berjaga-jaga di sana tak melawan ataupun lari.

Pasukan Perancis sudah menempati kota.

Berapa banyak musuh ada di sana?

Lebih dari 300.

Kebanyakan tentara bayaran Vietnam.

Sebaiknya kita cari cara menghubungi Pasukan Heigi, Liu Yuandao.

Jika dia bisa membantu kita,

kita bisa berhasil.

Kabarnya Pasukan Heiqi lebih dari separoh tewas

tersisa kurang dari 2000 prajurit.

Mereka sekarang menempati Gunung Bailin.

Ayah.

Peta ini bagus sekali.

Dari mana kau mendapatkannya?

Aku sudah mencatat permukaan sepanjang dataran sebelum rusak.

Baiklah, kau benar-benar punya kemampuan.

Kau memujiku, Paman.

Kau tak memberitahuku kalau kau ikut Pasukan Huai ke Vietnam.

Kau melakukannya demi ini?

Aku tahu

kita akan bertempur dengan pasukan Perancis cepat atau lambat.

Mereka orang asing disini.

Jadi kurasa mungkin ini kesempatan baik.

Jumlah mereka tak banyak namun bersenjata lengkap

dan berani kayak binatang.

Yeah.

Aku pernah bertempur dengan mereka,

mereka tak seberani penampilannya.

Ayah, aku punya ide,

mungkin kita bentuk saja Pasukan Berani-Mati

untuk memberi mereka serangan kejutan.

Kurasa itu kurang kuat

seperti asap tebal.

Itu pernah diciptakan ayah untuk

memancing mangsa.

Itu mungkin juga memancing musuh.

Xiangxian,

minumlah air.

Kau masih saja jalan

pakai baju robek begitu.

Lepaslah.

Aku tak peduli soal baju.

Kau seorang supervisor,

kau tak boleh berpakaian seperti itu.

Sini.

Jendral, ini para yatim

yang kita rawat tahun itu.

Aku telah melatih kesetiaan mereka.

Mereka sangat tidak mampu

tapi pasti setia.

Cerdas, kau harus latih kemampuan membunuh mereka.

Cobalah hindari senjata musuh, lalu kau bisa melawan.

Akhir-akhir ini, rakyat dan tentara takut pada musuh,

kita amat butuh kemenangan.

Paman! Paman!

Paman!

Anak-anak,

ayah kalian dan aku bersaudara selama bertahun-tahun.

Kalian harus sehat dan selamat,

Kalau tidak, aku tak tahu bila berhadapan dengannya.

Paman, apa tak ingat yang dikatakan ayah pada saat itu?

Dia ingin kami menjagamu

dan menganggapmu seperti ayah kami.

Nak, bagaimana bisa perempuan gabung dengan pasukan?

Paman, kau tahu,

dalam Bangsa Zhuang kami, pria dan wanita sama-sama berhak bertempur.

Yi'nan benar juga.

Kami pemburu terbaik di desa

dan kita harus mempertahankan negeri ini.

Ini terlalu gegabah

dan terlalu beresiko.

Apa Xiangrong dan Xiangxian pergi?

Jika putra-putraku tak pergi,

bagaimana aku bisa meyakinkan yang lain?

Jadi, kita juga harus pergi.

Yi'nan dan Xiangxian sudah bertunangan saat lahir

dan kita adalah anggota keluarga.

Ya benar.

Tahun itu, kau menyelamatkan kami semua

di desa dari bandit itu.

Kami tak akan melupakannya.

Sekarang saatnya kami membalas kebaikanmu.

Kami ingin ikut denganmu!

Kami ingin membalas demi rakyat kita!

Lapor!

Dilaporkan bahwa

Feng Zicai akan memimpin anak buahnya untuk menyerang Kota Longlin.

Apa?

Bahkan tanpa ijin, dia ingin bergerak maju.

Sudah jelas, dia mengabaikan panglima.

Dia diijinkan untuk langsung lapor pada

Gubernur Guangdong dan Propinsi Guangxi.

Tapi masalahnya,

dia terlalu bersemangat untuk cepat sukses

karena ransum dan senjata pasukan belum siap.

Yeah. Jika dia gagal,

dia akan menyalahkanmu dan Pasukan Huai.

Dan jika dia menang, dia akan lapor ke Gubernur

dan mendapat pujian.

9 tahun lalu,

ayahku diberhentikan karena tuduhan kasus.

Dia orang yang plin-plan

yang harus kau waspadai.

broth3rmax

Saat kalian keluar dari goa karst,

lalu beriringan memasuki hutan.

Pasukan Cadangan berdiri dekat mulut goa

untuk jaga-jaga.

Ya, pak.

Tahan napas dan menyelam ke air,

berenang lusinan meter sekuat tenaga lalu kau bisa mencapai jalan keluar.

Paham.

Ayo.

Ya, bu.

Terus ikuti.

Penyergapan! Perhatian.

Ini penduduk asli, bunuh mereka.

Mundur, pergi dari sini.

Cari yang masih hidup.

Ayo.

Ayo, bunuh dia.

Bunuh dia.

Maju!

Jendral,

Tentara bayaran Afrika Utara bertemu musuh

dekat Kota Longlin.

Kapten Longmark tertangkap dan 18 orang menghilang.

Pasukan Vietnam diungsikan dari Kota Longlin.

Seluruh jalan ada pos pemeriksaan.

Bagaimana mereka bisa selamat?

Ini penyergapan. Kali ini musuh tangguh.

Feng pasti komandannya.

Feng Zicai.

Usianya 67 tahun

dan sudah memimpin pasukan selama lebih dari 40 tahun.

Karena dia benci korupsi dan penyuapan,

dia menyinggung 9 Koordinator Besar dan 7 Gubernur,

lalu dia mengundurkan diri dan mengasingkan diri.

Benarkah?

Dia bukan orang yang lembut.

Kabarnya tentara srigala di Guangxi berani dan hebat dalam bertempur,

dan Feng Zicai dijuluki sebagai Jendral Cui yang Tak Pernah Kalah

dan memimpin pasukan srigala ini.

Gelar kuno dan metode kadaluarsa ini

sudah hilang tertelan sejarah.

Ruan Yue,

kau bisa bahasa Vietnam dan Cina,

kuharap kau bisa

kunjungi pak tua ini demi aku.

Apa tak masalah?

Lapor ke Istana Gubernuran sekarang,

Su Yinkui merancang strategi

dan mempercayakan Pasukan Berani Mati

untuk merebut kembali Kota Longlin

dan menangkap 2 musuh hidup-hidup.

Apa?

Kitalah yang mempertaruhkan nyawa untuk bertempur, tapi bukan Su Yinkui!

Aku ingin 20.000 Pasukan Huai-nya Su Yinkui

maju ke zona perang,

lalu kita bisa cari kesempatan lain.

Ketenaran dan kehormatan itu omong kosong.

Lebih baik kita punya lebih banyak senjata.

Jenderal Pan menyarankan:

Harusnya kita mempersiapkan

kesempatan untuk bertempur.

Bersiap?

Komandan, Hanya Pasukan Huai yang kita miliki.

Ini berarti

menggabungkan semua pasukan dan mempertahankan kekuatan.

Soal menunggu kesempatan bertempur, itu cuma asal bicara saja.

Alasan Jendral Pan menyuruhku untuk tetap di Pasukan Cui yaitu

selain mengalokasikan ransum dan dana buat pasukan,

kita harus mengawasi Feng Zicai

barangkali dia jadi congkak dan bertindak keliru.

Pak, ada surat dari Gubernur.

Bacakan.

tertulis kalau Komandan Su Yinkui

ahli dalam mencari kesempatan bagus dan tegas menentukan serangan,

yang bisa mengalahkan musuh dengan telak.

Khusus padamu kuberi 10 senjata,

1,000 pistol dan 3,000 teal perak.

Lihat, warnanya hitam dan ukurannya besar,

seperti arhat hitam di kuil.

Yeah.

Paman, biar kubunuh dia

dan membalas demi rakyat kita.

Beri dia senjata,

kalau tidak dia anggap kita mempermalukannya.

Jika dia menang, lepaskan.

Jendral, ini bukan 20 tahun lalu.

1 lawan 1, kau tak bisa menang.

Jika aku bisa mengalahkan dia,

setidaknya orang bisa lihat

orang asing itu cuma manusia biasa

bukan dewa.

Akulah yang memimpin pasukan,

meski aku terbunuh, aku harus menggunakan kesempatan terakhir.

Jangan ada yang membantu.

Begini peraturannya: Simpan tiap peluru ada tempatnya.

Jangan bergerak!

Kita hidup di masa yang sama, biar kulakukan untukmu.

Ini belum selesai, mundur!

Ayah!

Penjajah asing bisa dibunuh,

mereka bukanlah dewa.

Penjajah asing bisa dibunuh, mereka bukanlah dewa.

Lawan penjajah dan lindungi tanah air kita.

Xiangxian,

Aku diberitahu kalau akhir-akhir ini Pasukan Cui Army merekrut lebih dari 6.000 tentara.

Tuanku,

pertempuran terakhir membuat rakyat makin percaya diri

lalu beberapa orang datang dan bergabung dengan kita.

Dengan 200 senjata ini,

kita bisa bangun 1 batalyon senjata.

Benar.

Kita masih butuh lebih banyak.

Kau sungguh berani dan

taktis.

Hanya berani.

Musuh kurang dari 10.000,

jika aku bisa bawa 30.000,

tentu aku tak akan kalah seperti Pan.

Jendral,

karena kita mengabdi pada pengadilan kerajaan, sebaiknya kau tak berkata begitu.

Menyanjung bukanlah gayaku.

Kami menghargaimu karena mengantarkan ransum dan dana tepat waktu.

Jendral,

sesuai perintah Gubernur,

5.000 tentara Huai adalah milikmu sekarang.

Wu!

Siap.

Tentaramu langsung dibawah kepemimpinan Jendral Cui.

Ya, pak.

Jendral Cui, terima hormatku!

Dengan senang hati!

Kau kesini memang dibutuhkan.

Saat perang tiba,

bolehkah aku mengerahkan pasukan lagi?

Kau juga ingin membawa prajuritku?

Tidak, tidak.

Aku cuma katakan ini demi perang.

Senjata ini diwakilkan padaku oleh Sekretaris Utama.

Sekarang aku ingin memberikannya padamu untuk melawan Perancis.

Hati-hati, ini sudah terisi.

Apakah pantas bagiku menerimanya karena aku tak berbuat apa-apa?

Mohon terimalah.

Jika kau ambil tindakan nanti, tolong kabari aku.

Terima kasih.

Tumbuh dalam malapetaka dan binasa dalam hidup yang tenang akan jadi akhir yang sempurna.

Tapi bagiku, itu mustahil.

Kusuruh saudaramu untuk membawa seluruh keluarga

bersama dengan para bibimu ke Liuzhou untuk sementara waktu.

Jika kita kalah, setidaknya keluarga bisa selamat

dan tak akan dipermalukan oleh musuh.

Jika kau bersedia pergi, pergilah dengan mereka.

Ayah,

ibu menyuruh kami menjagamu.

Yang lebih penting, kau membutuhkan kami di pertempuran.

Kami tak akan pergi.

Memang benar, ayah dan putranya harus bertempur bersama.

jangan sampai rakyat menilai kita hanya mengorbankan nyawa putra mereka

demi kehormatan kita.

Kami mengerti.

Untuk Download Film BluRay 3gp , 360p , 480p , 720p , 1080p.

netServer mulai dari Google Drive, Uptobox, Racaty dan VPS berlokasi di Europe

KUNJUNGI www.3gpbluray.net

Naiki kuda.

Sekarang saatnya. Ayo baris maju.

broth3rmax

Antara Gunung Daqing dan gunung Fengwei,

kita harus membangun dinding setinggi 3 meter

dan menggali lubang di bawah dinding.

Dinding ini dinamakan Gerbang Pertama.

Diluar Gerbang Pertama,

terlalu terbuka untuk mengerahkan pasukan.

Kurasa, 1500 meter mundur dari Gerbang Pertama,

yang itu bisa dilihat sebagai Gerbang Kedua.

Lalu kita bisa berkemah antara

Gerbang Pertama dan Gerbang Kedua.

Tanpa surat ijin, tak ada yang boleh masuk.

Di lereng Gunung Daqing, kita bangun kubu pertahanan.

dan menyiapkannya sebagai Garis Pertahanan Pertama.

Dimana kita mesti menempatkan Su Yinkui?

Kita biarkan mereka berkonvoy sejauh 10 km

dan membangun kubu diluar Gerbang Kedua.

Pasukan Huai persenjataannya jauh lebih baik dari kita,

mengapa biarkan mereka mempertahankan garis kedua?

Su Yinkui orang yang mudah diajak kerjasama.

Jika dia menang, dia bisa tenar. Jika dia kalah, biar aku yang disalahkan.

Sekarang semua orang sedang mengambil air ke kincirnya di kelompok resmi.

Kita harus membuat dia beranggapan kalau ini hal baik,

lalu para prajuritnya bisa berkonvoy.

Ayah.

Nilai-nilai Cina Tradisional dipadu dengan teknologi Barat modern.

Kita memang harus lawan penjajah Perancis namun terima saja korek mereka.

GERBANG PERTAMA

Memakan sampah tapi disuruh kerja.

Ayo, minggir.

Makanannya lebih enak di Pasukan Huai.

Makanan dan hidangan mereka stabil.

Mereka terima 2 kali lipat dari kita.

Tapi kita semua tentara,

ini tak adil.

Tak adil, tak adil.

Omong kosong.

Ransum dan dana mepet,

sebaiknya dicukupi.

Namaku Ruan Yue, dari Vietnam.

Aku melakukan hal rutin di Pasukan Perancis.

Maaf mengganggumu.

Tak apa, silahkan duduk.

Jendral Negrier

menyuruhku membawakanmu hadiah.

Jendral Perancis

menginginkanku pulang dan

menikmati sisa hidupku.

Jendral Negrier

sangat mengagumimu.

Dia berharap bisa menukar Longmark

dengan 20 tawanan.

Longmark?

Si kapten hitam.

50. 50 tak masalah.

Andai kami tahu kedua brengsek hitam itu

bisa menyelamatkan banyak tentara...

Maaf, kau sudah terlambat.

Kita terlambat, mereka sudah tewas.

Apa?

Kalian orang oriental goblok

tak tahu aturan ini?

Apa kau tahu aturannya?

Prajurit,

ikat keduanya.

Ya, pak.

Apa yang kamu lakukan?

Hormati utusan, ini aturan.

Jendral,

mereka tak tahu apa itu "aturan".

Mohon jangan lupa

apa yang telah mereka perbuat di Kamp Wenyuan.

Ya benar, serahkan mereka pada kami,

biar musuh menukar mereka

dengan para tawanan.

Baiklah.

Perancis memang tak bisa dipercaya,

namun kita harus bertindak sesuai aturan.

Nona Ruan, maaf!

Duduklah.

Katakan pada pria itu

mustahil bagi pasukannya bisa menang.

Tn. Feng, Pasukan Qing ditakdirkan tumbang

pada pertempuran pertama dengan Pasukan Perancis yang kuat.

Apa kau yakin bisa menang?

Kemenangan itu penting,

namun itu bukan segalanya.

Rakyat Cina amat fokus pada harmoni dan kedamaian.

yang menimbulkan rasa enggan dan terlalu hati-hati.

itu mudah dikalahkan

sekali atau dua kali.

Kita mungkin masih bertahan di bawah pisau mereka.

Namun penjajah Perancis tak akan menunjukkan iba padamu karena kepengecutanmu.

Mereka ingin menduduki semuanya.

Vietnam sudah diduduki, ya 'kan?

Kita tak punya peluang untuk mundur

betapapun pengecutnya kita.

Tolong katakan pada Perancis

bila kami tak punya pilihan lain.

selain bertempur sampai mati.

Ada panggilan, juga ada gema.

Mohon antarkan ini

pada Negrier.

Pak,

aku sudah tukar 2 kuda bagus demi barang ini.

Nanti kuganti dengan yang lebih baik.

Terima kasih.

Dia mengirimiku sebuah jam,

yang berarti peringatan bahwa

aku tak akan punya banyak waktu sesuai adat Cina.

Feng Zicai begitu pandai

membangun pertahanan sekitar sini.

Pak, hanya itu satu-satunya saluran

untuk berkonvoy masuk ke pedalaman Guangxi.

Kita akan menemui banyak masalah selama serangan.

Hanya pihak yang berkeinginan kuat yang bisa menang

dalam pertempuran seperti situasi begini.

Apa menurutmu Pasukan Qing

cukup berkeinginan kuat?

Ayah, aku mendengar kabar tentangmu akhir-akhir ini.

Para prajurit tak yakin

karena perlakuan tak adil.

Makanan untuk Pasukan Cui jelas lebih parah ketimbang Pasukan Huai.

Menurut perhitunganku,

makanan untuk setiap batalyon per hari seharga kurang lebih 7 tael perak,

yang berarti jauh dari standar 15 tael.

Pasti ada sesuatu yang mencurigakan dengan Wang Jinxi.

Jangan bicara ngawur.

Ada yang dipenggal nanti bila dia mengkorupsi bayaran prajurit.

Kurasa dia tak punya nyali melakukan itu pada pasukan Cui.

Lapor.

Pak, Pasukan Cui sedang berkelahi dengan Pasukan Huai,

gara-gara perlakuan yang berbeda.

Kita berhadapan dengan musuh yang hebat,

namun konflik internal mendahului.

Tak masuk diakal.

Sudah cukup.

Mereka bahkan lebih muda dari anak-anak kita.

Yeah.

Setiap mereka mungkin bisa mati kapan saja.

Apa itu sakit?

Pak, mohon jangan marah.

Pasukan Huai membawa makanan sendiri ke sini.

Selain itu...

Tn. Wu, ini bukan salahmu.

Semuanya,

bisakah bola meriam

mengenali Pasukan Cui diantara Pasukan Huai?

Kau tak yakin karena perlakukan tak adil.

Maaf soal itu.

Pak, Tn. Liu datang.

Jendral.

Tn. Liu,

berapa banyak bayaran tiap prajurit sesuai sistem pembayaran militer?

Jendral,

2 tael perak tiap prajurit kavaleri per bulan

dan 1,5 tael untuk 1 infrantri.

Masing-masing mereka bisa mendapat 18 kilogram beras per bulan.

Ditambah nasi yang diberikan pada mereka yang ikut bertempur.

Berapa banyak yang sudah kita pakai?

Berikan pembukuannya, aku ingin periksa.

Pak, ini bukan urusanmu.

Tn. Wang sudah membagi dua sejumlah beras dan bayaran saat disampaikan padaku.

Aku tak punya pilihan lain.

Xiangxian.

Ya.

Panggil Wang Jinxi kemari.

Tn. Feng, kau tak diperbolehkan masuk tanpa ijin.

Minggir.

Berhenti. Siapa yang mengijinkanmu masuk?

Kalian berdua dan ayah kalian sama-sama berperilaku buruk.

Keluar.

Tn. Wang, Jendral Feng Zicai ingin bicara denganmu / Keluar.

Biarkan dia kesini.

Mohon jangan mempersulitku.

Apa maumu?

Lewat sini.

Kau gila.

Kita berdua ini atasan, kau tak layak mengikatku.

Lepaskan aku.

Tn. Wang,

harusnya aku biarkan kau bunuh diri

agar sisa tubuhmu utuh.

Namun, di saat genting begini,

kau harus mengerti.

Kau...

Kau gila.

Apa maumu?

Sesuai hukum Dinasti Qing,

ini dianggap mengkorupsi bayaran prajurit.

Bila sudah diverifikasi, petugas manapun akan dihukum mati saat itu juga tanpa melihat pangkatnya.

Jendral. Jendral.

Tn. Wang seorang pejabat senior dibawah komandan.

Kau harus serahkan dia pada Tn. Pan.

Ya benar, tolong pikirkan lagi.

Yeah, tolong pikirkan lagi.

Kau gila.

Kau harus minta persetujuan pengadilan kerajaan

sebelum mengikat petugas senior seperti aku.

Beraninya kau melakukan ini tanpa wewenang?

Aku tak akan melupakannya.

Tn. Su.

Tahan hukumannya!

Feng Zicai.

Aku disini.

Lancang sekali kau

membunuh seorang petugas senior tanpa wewenang?

ini akan mencegah atasan dan prajurit bertarung dengan tekad bulat.

Prajurit.

Ikat dia dan bawa ke Gedung Gubernur.

Cepat, ikat dia.

Jangan bergerak.

Hentikan.

Letakkan senjata kalian.

Jendral.

Tn. Su, jangan marah.

Tolong periksalah ini.

Perang hampir dekat di tangan.

Aku tak punya pilihan lain selain membunuh dia

untuk melawan musuh dengan tekad bulat.

Kau tahu akibatnya

jika ini dilaporkan ke pengadilan istana.

Untungnya, aku tak melihat namamu ada disitu.

Apa maumu?

Sebagai seorang asisten yang mengatur pertahanan,

yang kupedulikan hanyalah perang.

Kuharap pasukan militermu bisa maju sekarang.

Mengenai masalah ini, sungguh aku tak punya waktu.

Bai Yuliang.

Tn. Su, mohon maafkan aku.

ini sudah jadi rutinitas di dalam militer.

Rutinitas?

Kau bermain api bila melakukan ini di Pasukan Cui.

Dia bahkan berani mengkritik Sekretaris Utama. Bukan menyebutkanmu.

Tn. Su,

aku sudah mengikutimu bertahun-tahun.

Mohon bantulah aku.

Tn. Feng telah banyak memberikan ide pada hal ini.

Tn.Su, terima kasih banyak karena memaafkanku.

Perintahkan pasukan untuk berkonvoy 10 kilometer

dan siapkan pertahanan di Gerbang Kedua.

Perintahkan petugas yang mengurus belanja militer menaikkan gaji Pasukan Cui

agar sama-sama senang seperti Pasukan Huai.

Semua petugas dan prajurit dalam semangat tinggi saat mereka menerima bayarannya.

Bagus. Xiangxian.

Pandu Batalyon Senapan untuk memberikan serangan kejutan pada kamp musuh

dan coba selamatkan para tentara yang ditawan.

Baik, aku familiar dengan tempat itu

karena pernah ditawan di sana.

Jendral, menurut Tn. Pan,

kita hanya perlu bertahan mati-matian untuk menghindari situasi yang lebih parah.

Tn. Wu,

Pasukan Huai tak perlu bergabung pada operasi kali ini.

Ya, pak.

Aku merasa sedih selama memikirkan tentara yang ditawan.

Berusahalah semampumu untuk menghancurkan gudang senjata musuh.

Bunuh mereka semua bila ada kesempatan.

Baik.

Gudang senjata di Wilayah Wenyuan itu lebih penting bagi penjajah Perancis.

Tak peduli kita berhasil atau tidak,

itu mungkin membuat penjajah Perancis meluncurkan serangan.

Pokoknya, mereka pasti menyerang, walau kita tak menyerang.

Kita bisa perlemah kekuatan meriam mereka

jika gudang senjata mereka dibom.

Tapi mereka akan ada persediaan.

Kita bisa pergi ke Vietnam

dan serang jalur persediaan mereka.

Aku sudah pikirkan ini beberapa hari.

Kita hanya bisa mencari kesempatan dengan mengambil resiko.

Jadi, kita harus berhasil dalam serangan kejutan.

Saat kita sudah mulai baku tembak,

prajurit yang di belakang pergi untuk mengebom gudang senjata

dan sisanya pergi selamatkan para tawanan di dalam sel.

Yang lain pergi ke tempat yang sudah ditentukan sebelumnya di grup.

Siapa itu?

Musuh datang.

Mulai tembakan,

Cepat.

Mundur!

Sungguh anak yang masih muda.

Mereka harus bayar 100 kali lipat dari ini.

Feng Zicai ingin bertempur.

Aku akan memuaskan dia.

Bedakan antara Perdana Menteri Jules Ferry dan Marshal Briere de l'Isle,

Aku sungguh hargai

persetujuanmu untuk menyerang pedalaman Guangxi,

yang itu berari kita akan

menduduki Cina barat-daya

dan membawa sejarah gemilang bagi Perancis.

Untuk Download Film BluRay 3gp , 360p , 480p , 720p , 1080p.

netServer mulai dari Google Drive, Uptobox, Racaty dan VPS berlokasi di Europe

KUNJUNGI www.3gpbluray.net

Ketika penjajah Perancis menyerang, pertempuran depan akan meluas.

Kau segeralah berangkat

untuk menyergap jalur persediaan mereka.

Dibandingkan jalur darat pegunungan, akan lebih cepat pergi lewat air.

Penjajah Perancis pastinya memilih jalur air.

Mereka mungkin keluar dengan kekuatan penuh.

Cobalah temui Liu Yuandao.

Kita pasti punya kesempatan menang

jika Pasukan Bendera Hitam menyerang mereka di Lang Son.

Baik, Akan kukirim pesan padamu lewat elangku.

Paman, para gadis Zhuang akan membantu

bila ada masalah air.

Yi'nan.

Paman, aku tahu yang ingin kau katakan.

Bila perang ini berakhir,

aku akan menikah dengan Xiangxian.

aku akan menurut perkataanmu,

"tetaplah di rumah sebagai istri dan ibu yang baik".

Xiangrong akan memimpin operasi ini.

Aku akan berusaha sebaik mungkin.

Gudang bawah tanah yang besar.

Kuminta kau ke sini

karena perang akan dimulai.

Jaga-jaga...

Sudah tak usah dijelaskan.

Cepat, ikuti aku.

Pak, musuh

sudah berusaha melewati bawah sungai karst.

Kita sudah pukul mundur mereka.

Pria itu pintar.

Mereka tak akan menyerah

dan mereka akan memilih posisi baru untuk menyergap.

Baik, pak.

Permukaan air lebih lebar setelah kita menyebrangi hutan. Dan tak ada komandan tinggi.

Sulit bagi kita dalam penyergapan.

Waktunya mepet. Kita tak ada pilihan lain.

Kita akan tembak dari kedua tepi sungai

saat kapal kargo Perancis tiba.

Pilih beberapa perenang handal

dan pasang peledak di kapal.

Baik.

Yi'nan, pimpin perenang wanita

untuk menyerang kapal dari dalam air.

Baik.

Menggen, kirim seseorang untuk menghubungi Pasukan Bendera Hitam

jaga-jaga kalau amunisi diangkut di darat.

Baik.

Jendral,

kami beberapa hari terlambat karena perjalanan yang berat.

Untungnya senjata sudah dikirim ke sini

dan tak ada penundaan pengerjaan.

Tn Su, aku hargai itu

atas nama para prajurit Pasukan Cui.

Jangan bilang begitu.

Aku jadi malu.

Tn. Mai.

Ya, pak.

Taruh separoh senjata di belakang hutan.

Untuk jaga-jaga saja.

Jangkauan senjata lebih pendek ketimbang senjatanya penjajah Perancis.

Jika kita menaruhnya di belakang...

Sudah jangan banyak omong.

Gali lubang di belakang hutan secepatnya

dan siapkan garis pertahanan kedua.

Ya, pak.

Perancis sudah bersiap.

Tembak.

Kakak

Lapor.

Penjajah Perancis sudah tiba di Jalur Zhennan

dan mulai mengerahkan pasukan.

Kabari aku kapan saja.

Ya, pak.

Jendral, waktunya hampir dekat

untuk penyergapan.

Manusia berkehendak tapi Tuhan yang menentukan.

Tak ada tempat buat kita untuk mundur.

Tn. Mai.

Siap.

Kibarkan bendera pengorbanan.

Ya, pak.

Penjajah Perancis sangat ganas.

Jika mereka masuk,

keluarga kita akan dibantai

seperti binatang oleh mereka.

Kita tak bisa mundur kemana-mana.

Yang bisa kita lakukan adalah melawan mati-matian

agar tidak dipermalukan

dan hidup dengan bermartabat.

Tubuh kita adalah garis pertahanan terakhir.

Jika kita gagal memasuki kapal

di Jalur Zhennan,

aku akan kembali, berbaring dalam peti mati.

Tentara mirip srigala sudah sangat dipuji di Cina

yang dikaitkan dengan upaya bersama dan perlawanan sengit kita.

Jangan sampai dipermalukan dan usir penjajah Perancis.

Kita tak akan kalah. Kita ditakdirkan untuk menang.

Tn. Mai.

Disini.

Pertahankan baterai di Gunung Daqing sampai detik terakhir.

Jangan sampai penjajah Perancis mendatangi dataran tinggi.

Ya, pak.

Feng Xiangxian.

Siap.

Pimpin Batalyon Supervisi untuk mengawasi di Gerbang Kedua.

Siapapun yang mundur harus ditembak.

Serahkan padaku. Kau keluarlah dulu.

GERBANG KEDUA

Xiangxian,

apa Batalyon Supervisi akan ikut bertempur?

Tentu saja, jika situasinya gawat.

Tn. Bai yang sebenarnya mengawasi.

Perintahkan semua prajurit di setiap jalur menjaga ketat.

Ya, pak.

Tembak.

Meriam Perancis mematikan.

Ayo lari.

Kalau tidak, kita semua akan mati disini.

Lari.

Jangan lari, berlindung.

Sampai dimana tim transportasi?

Sesuai perintahmu,

mereka berangkat satu hari setelah armada-armada kapal itu berangkat.

Mereka akan tiba disini paling tidak dalam 2 hari.

Kirim prajurit Vietnam ke depan

setelah pengeboman.

Kita lihat saja apakah musuh sudah hancur setelah pengeboman.

Ya, pak.

Letakkan senjata pada posisi dan infantri masuk ke pertempuran.

Bangun, semuanya.

Letakkan senjata pada posisi dan infantri masuk ke pertempuran.

Bangun.

Bangun selama masih bisa napas.

Cepat, bangun.

Infantri masuk ke pertempuran.

Tekan mereka dengan tembakan.

Kita harus taklukkan Gunung Daqing sebelum malam.

Tembak.

Mundur, sekarang.

Tn. Feng, mohon biarkan kami lewat.

Kami sudah tak tahan lagi.

Kalian, kembali.

Bagaimana dengan yang terluka?

Biarkan mereka lewat.

Perintah militer tak boleh dilanggar.

Jangan paksa aku.

Meriam Perancis memang mematikan.

Aku tak percaya kalau

Tn, Feng akan menembaki kita.

Ayo.

Cepat.

Tn. Feng,

bisa tak terkendali bila gerbang terbuka.

Kita semua bisa terpenggal karenanya.

Tembak.

Tn. Mai,

beberapa orang berusaha lari dari area medan tempur

dan ditembak mati oleh Tim Supervisi.

Tetap awasi.

Begitu banyak medan tempur sekitar Gunung Daqing.

Aku khawatir kita tak bisa pertahankan semuanya.

Diam.

Tembak.

Tembak.

Maju!

Bagus, kalian sudah buktikan dirimu itu prajuritku.

Kirimkan perintahku.

Hentikan pengejaran, masuk ke parit.

Jendral,

Nampaknya kita bertemu lawan yang kuat.

Kirimkan perintahku.

Infantri mundur, teruskan pengeboman.

Ya, pak.

Tn. Mai,

Semua posisi sekitar gunuhg telah terbakar.

Aku khawatir kita tak bisa bertahan lagi.

Ayo kita mundur ke Gerbang Pertama.

Diam.

Jendral, kenapa kau disini?

Apa ada berita dari Tim Penyergapan?

Meriam itu terlalu kuat

sehingga separoh prajurit tewas dan juga terluka.

Jika ini tak dihentikan, kita akan...

Bagaimana senjata yang di belakang hutan?

Mereka dalam kondisi yang baik.

Mundur ke belakang hutan sekaligus

dan tunggu kesempatan untuk melawan dengan senjata tajam.

Ya, pak.

Kirimkan perintahku.

Mundur ke belakang hutan.

Mundur ke belakang hutan.

Sekarang.

Para prajurit, dengar.

Serang depan sebisa mungkin.

Hadiah 1.000 francs 1 tentara yang mati

dan 3.000 francs untuk 1 atasan yang mati.

Maju!

Maju!

Tembak.

Si anjing tua akhirnya menunjukkan taringnya.

Artileri maju dan bom hutannya.

Ya, pak.

Serang!

Pak,

sebaiknya kau mundur ke Gerbang Pertama.

Kini berbahaya berada di Gunung Daqing.

Tenanglah.

Tn. Mo,

perintahkan kavaleri Batalyon Supervisi memasuki Gerbang Kedua

dan ikut bertempur di waktu yang tepat.

Ya, pak.

Bersiaplah bertempur pakai senjata tajam.

Ya, pak.

Bersiap tempur pakai pedang!

Bunuh mereka.

Siapapun yang mundur harus dibunuh.

Tn. Su.

Ayo.

Tn. Feng.

Pak,

Pasukan Qing 3 kalinya pasukanmu.

Tempur pakai pedang akan menguras energi pasukan kita.

Itu mungkin yang diharapkan Feng Zicai.

Mundur semuanya.

Hentikan serangan.

Ya, pak.

Jendral,

semua senjata di Gunung Daqing telah lenyap di bom.

Aku takutnya kalau besok...

Perintahkan prajurit mundur malam hari.

Taklukkan Gunung Daqing,

Penjajah Perancis akan menyiapkan artileri berat di puncak gunung

dan tembakan akan melindungi Gerbang Pertama dan Kedua.

Kita tak punya alternatif lain.

Sebaiknya kita sembunyi dulu, lalu nanti muncul.

Tn. Su, kita masih punya satu kesempatan

jika 20.000 pasukanmu tak mundur.

Hari ini kita kehilangan 30% prajurit.

Jika ini berlanjut selama 2 hari,

kita tak punya kesempatan lagi melihat matahari terbit.

Letakkan beberapa yang terluka disini.

Disini. Yang luka ringan ikuti aku.

Kumohon, bunuhlah aku.

Aku tak tahan lagi.

Kau akan bertahan bila tekadmu kuat.

Pak, aku sekarat.

Sebagai yatim,

aku selalu berharap memanggilmu ayah sekali saja.

Siapa namamu?

Namaku Wei Ashan.

Putraku,

Aku ingat.

Semua orang akan ingat.

Xiangxian, aku takut.

Aku ingin pulang.

Omong kosong, lari dari medan tempur pantas dihukum mati.

Xiangxian,

aku punya 2 saudara.

Satu tewas kena bom di Vietnam,

dan satunya kehilangan kakinya.

Hentikan.

Xiangxian, orangtuaku kerja di keluargamu selama hidupnya.

Sekarang, mereka sudah tua.

Aku tak punya pilihan lagi.

Kumohon.

Aku pernah menyelamatkanmu di Vietnam.

Biarkan aku pergi dari sini.

Xiangxian.

Berapa banyak bola meriam tersisa?

Kita bisa bertahan 1 hari lagi bila ada baku tembak sengit.

Bagus.

Perintahkan tim transportasi untuk tiba disini besok

dengan terpaksa konvoy siang dan malam.

Ya, pak.

TEBING HONGSHAN

Berhenti.

Waspada.

Itu Pasukan Bendera Hitam.

Bawa mereka maju.

Tingkatkan proses pertahanan.

Cepat.

Cepat.

Cepat.

Cepat.

Pak.

Pak, itu elangnya Menggen.

Kosong.

Karena elangnya kembali,

kita akan lihat hasilnya segera,

Lapor.

Kami menangkap seorang prajurit Pasukan Cui.

yang mencoba lari dari Gerbang Kedua.

Kami juga menangkap atasan yang membangkang perintah.

Pak, kami serahkan padamu keputusannya.

Bai Yuliang, apa yang ingin kau lakukan?

Lepaskan Xiangxian.

Pak,

Tn. Feng mengijinkan pengikut terpercayanya dia lari dari medan tempur

dengan memberinya tanda-simbol tanpa wewenang.

Kami temukan ini di sakunya.

Ini pengakuannya, tolong diperiksa.

Apa itu benar?

Aku bersalah.

Pak, memang tugasku mengawasi

namun putramulah yang melanggar aturan militer.

Aku tak berani bertindak gegabah,

maka kubawa dia kesini dan menyerahkan keputusan padamu.

Ayah, mohon bunuhlah aku.

Sekarang memang gampang bisa terbunuh.

Situasi medan tempur tak bisa diprediksi.

Kita mungkin kalah kapan saja.

Xiangxian, kau memang mengacau.

Pak, pak, pak.

sebaiknya menyuruh Xingxian untuk bertempur sampai mati

di medan tempur.

Ya betul pak, mohon pikirkan lagi.

Jendral Feng setelah memberi perintah bahwa

siapapun yang mundur harus dibunuh tak peduli pangkatnya.

Tn. Su menandatangani dan bersumpah di tempat bersamamu.

Ayah, aku masih ingin bertempur melawan penjajah Perancis.

Aku akan jadi hantu ganas untuk membantumu.

Yi'nan, maafkan aku.

Bisanya kau membalas kesalahan pribadi mengatasnamakan kepentingan umum?

Tn. Su,

hentikan.

Terlalu banyak yang tewas.

GUNUNG DAQING

Pastikan Pasukan Qing hancur

meski menguras

semua pemakaian bola meriam hari ini.

Ya, pak.

Ayah,

gudang bawah tanah usia 100 tahun rakyat Zhuang berlokasi di goa karst di Gunung Xiaoqing.

Kita bisa membakarnya sebagai peristirahatan terakhir

agar hutan terbakar dan menghentikan penjajah Perancis.

Itu bisa mencegah kita dari kehancuran meskipun sulit untuk menang.

Pak, semua parit di seksi ketiga sudah diledakkan.

Sebagian besar prajurit Batalyon Bayonet terkubur.

Bawa semua granat tangan ke sana

setelah pengeboman.

Ya, pak.

Aku akan lawan mereka di depan dengan Batalyon Pisau.

Tim Zhuang menempati parit sebelah kanan.

Tn. Wu, kau lawan sebelah kiri dengan Batalyon Panah.

2 batalyon sisanya adalah Batalyon Cadangan

dan Batalyon cadangan lanjutkan sembunyi di hutan cemara.

Tiap batalyon jangan ada yang menembak.

Kita harus atur kekuatan

untuk tempur pedang.

Ya, pak.

Batalyon Cadangan, ingat

kau tak boleh meluncurkan serangan

sampai kuperintahkan.

Ya, pak.

Kau mundur ke Gerbang Kedua

dengan 300 prajurit Pasukan Berani Mati

Tidak, pak. Jika kau tetap disini, bagaimana kita bisa...

Jika kita kehilangan Gerbang Pertama,

Su Yinkui boleh mundur.

Dia harus pikir dua kali jika kau tetap di Gerbang Kedua.

Kita harus bersiap untuk kondisi terburuk.

Ingat, dalam kondisi hancur,

kau pergilah ke goa karst di Gunung Xiaoqing

dan bakar gudang bawah tanah di sana.

Paham?

Ya, pak.

Kawan,

ini adalah saat-saat terakhir.

Saudaraku...

Kita lihat saja siapa yang lebih kuat,

Prajurit srigalanya Feng Zicai

atau Pasukan Perancis?

Perintahkan Resimen Pertama dan Pasukan Vietnam serang bersamaan.

Pastikan Gerbang Pertama ditaklukkan.

Ya, pak.

Cepat, bawa granat ke sini, cepat.

Ambil granatnya.

Keluarkan semuanya, cepat.

Kawan-kawan, ambil granatnya.

Cepat.

Ambil granatnya.

Cepat.

Maju!

Lempar.

Jika aku mencoba mundur,

masing-masing kalian boleh menembak aku.

Maju!

Ayo.

Jendral, kita harus memperkuat mereka sekaligus.

Perang pedang itulah yang diharapkan Feng Zicai.

Tembak.

Prajurit kita akan terluka bila begitu.

Ini perintah, tembak.

Ya, pak.

Tembak.

Tn. Su.

Tn. Su,

Jendral Feng Zicai menyuruhku memberitahumu kalau

penjajah Perancis telah meledakkan dinding batu dan masuk

dan Gerbang Pertama di ambang kehancuran.

Dia berharap kau bisa

jepit baterai Perancis di Gunung Daqing

aku akan lawan di barisan depan.

Gunung Daqing mudah dipertahankan namun sulit diserang.

Itu di luar jangkauan senjata.

Kita akan tumbang semua jika kalah.

Ini titik temu yang ditentukan bagi kita mengelilingi Gerbang Kedua

dimana kita bisa bertahan atau mundur.

Juga, Tn. Pan telah memerintahkan kita

untuk menunggu kesempatan mundur.

GERBANG PERTAMA

Buka semua gucinya, cepat.

Baik, kalian keluarlah.

Makin jauh, makin baik.

Cepat.

Tidak, Tn. Mai, kau harus pergi dari sini.

Biar aku yang menyalakan.

Keluar.

Tn. Mai,

kaulah yang menyelamatkan nyawa kami.

Biar kubalas kebaikanmu.

Ya benar, Tn. Mai, mohon pergilah dari sini.

Kalian masih muda.

Tak peduli menang atau kalah,

berusahalah hidup dengan layak jika kau bisa.

Mohon, pergilah.

Kalau tidak, nanti terlambat.

Cepat!

Hutan kebakaran.

Loong (naga). Loong Api. Astaga.

Bunuh mereka.

Loong api turun dari langit.

Loong api turun dari langit. Penjajah Perancis ditakdirkan kalah.

Luncurkan serangan sekaligus.

Tembak.

Prajurit srigala akan melawan kita dengan berbagai cara.

Bombardir Gerbang Kedua sekarang.

Kau dengar aku?

Kita sudah pakai semua bola meriam.

Tim transportasi berhenti sekitar Tebing Hongshan.

Lapor.

Komando di Lang Son kirim telegram, tertulis

batalyon garnisun dikepung oleh Pasukan Bendera Hitam

dan di ujung pedang.

Jendral,

ayo mundur.

Pada Maret 1885, Pasukan Perancis dikalahkan dan Pasukan Qing berkesempatan melintasi Jalur Zhennan.

Ruan Yue, ayo.

Kau harus ikut kami.

Nona Ruan,

kau harus tahu tak punya pilihan lain.

Dengan kemenangan kita di Jalur Zhennan,

Perancis bersedia negosiasi dengan kita.

Kita mungkin tak dapat untung jika terus bertempur.

Yang Mulia, paduka bisa terbitkan dekrit kerajaan

dan memerintahkan Feng Zicai mundur ke Jalur Zhennan.

Apa kau bisa jamin kalau Perancis tak akan menyerbu lagi

bila Feng Zicai mundur?

Yang Mulia,

Perancis berkewajiban menyetujui

selama kita menyerahkan Vietnam berdasarkan perjanjian sebelumnya.

Ayah, adopsi budaya Barat, didasari budaya Cina sebagai tulang punggungnya.

Kita memang harus lawan penjajah Perancis namun terimalah korek mereka.

Kekalahan Perancis di Jalur Zhennan membuka jalan bagi kehancuran administrasi Jules Ferry. Sejak itu Pasukan Perancis tak pernah lagi melintasi Jalur Zhennan.

♪ Aku berdiri di tanah ini. ♪

♪ Akhir dunia menyebar ke semua arah. ♪

♪ Setiap orang ingin menunjukkan kesetiaannya. ♪

♪ Suaraku menggema di tanah kita. ♪

♪ Aku membangun dinding ini dengan darahku. ♪

♪ Aku tak akan berhenti menjaganya ♪ ♪ betapapun besarnya gelombang. ♪

♪ Patriotisme tak hanya terpatri di kulitmu saja. ♪

♪ Tanahku sama dengan namaku. ♪

♪ kita tak akan menyerahkan tanah kita. ♪

♪ Kita harus jaga negeri ini dan ♪ ♪ lindungi tanah air kita. ♪

♪ Kita tak akan menyerahkannya karena ♪ ♪ inilah kehormatan kita. ♪

♪ Semua harus bertanggung jawab atas ♪ ♪ jatuh bangunnya dunia ini. ♪

♪ Aku bersedia mempertahankan dengan gigih ♪ ♪ negaraku. ♪

♪ Putra putri harus pergi bertempur ♪ ♪ melawan musuh. ♪

♪ Kita tak akan menyerahkan tanah kita. ♪

♪ Kita harus menjaga negeri dan ♪ ♪ tanah air kita. ♪

♪ Kita tak akan menyerahkannya karena ♪ ♪ inilah kehormatan kita. ♪

♪ Semua harus bertanggung jawab atas ♪ ♪ jatuh bangunnya dunia ini. ♪

♪ Dalam harmoni yang kuat, ♪ ♪ kita harus memikul tanggung jawab. ♪

♪ Orang setia sangat tahu dalam benaknya. ♪

♪ Kita tak akan menyerahkan tanah kita. ♪

♪ Kita harus menjaga negeri dan ♪ ♪ tanah air kita. ♪

♪ Kita tak akan menyerahkannya karena ♪ ♪ inilah kehormatan kita. ♪

♪ Semua harus bertanggung jawab atas ♪ ♪ jatuh bangunnya dunia ini. ♪

♪ Dalam harmoni yang kuat, ♪ ♪ kita harus memikul tanggung jawab. ♪

♪ Orang setia sangat tahu dalam benaknya. ♪

brothermax, 26 Oktober 2018

no resync/re-upload/delete-credit brothermax, 26 Oktober 2018

w

ww

www

www.

www.3

www.3g

www.3gp

www.3gpb

www.3gpbl

www.3gpblu

www.3gpblur

www.3gpblura

www.3gpbluray

www.3gpbluray.

www.3gpbluray.n

www.3gpbluray.ne

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

www.3gpbluray.net

Untuk Download Film BluRay 3gp , 360p , 480p , 720p , 1080p.

netServer mulai dari Google Drive, Uptobox, Racaty dan VPS berlokasi di Europe

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.