Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
English Subtitles by ODK
Diterjemahkan Oleh: Banana_n✎m
Hidupku adalah serangkaian sesuatu yang mustahil.
Tapi, mustahil hanyalah anggapan, bukanlah kenyataan.
Membalikkan hal kemustahilan menjadi kemungkinan, itu sulit.
Dipenuhi dengan pukulan keras,
...sering meninggalkan bekas luka.
Tapi bekas luka adalah pertanda kau dapat melewati cedera.
Hanya satu hal yang memiliki kekuatan untuk melakukan itu,
...dan itu adalah cinta.
Begitulah, caraku memberinya trofi.
Dia berbicara omong kosong lagi.
Jika kalian terhibur, mulai pelajarannya!
Hentikan!
Ayo kita mulai!
Pengirim: Hwan Seung-hee
Hwan Seung-hee.
aku tak pernah tahu ada marga Hwan sampai hari itu.
-=On Your Wedding Day=-
Juni, 2005
Sini kau!
Berandal!
Pake senjata?
Kenapa kalian berkelahi terus?
Apa alasannya?
Katakan sesuatu!
Kenapa aku menghukummu?
Kau tahu?/ Ya!
Namun kau masih tetap begitu?
Ya yeobo.
Sonsaeng-nim, ada pindahan baru./ Apa yang terjadi?
Jangan kabur!
Duduk./ Ya.
Hwan Seung-hee...
Belum pernah menjumpai marga Hwan sebelumnya.
Aigoo...kau berasal dari Jeonju?
Nilaimu sangat bagus.
Pada umumnya, senior tak bisa pindah, kau akan baik-baik saja?
Tidak apa-apa.
Tunggu di sini sebentar./ Baik.
Hai, apa ini pindahan pertamamu?
Aku pindah ke sini, semester pertama tahun lalu.
Jika kau membutuhkan bantuan, jangan sungkan bicaralah denganku.
Aku Hwang Woo-yeon, kelas 1.
Walaupun kesan pertamanya buruk, tapi aku orang baik.
Hwang Woo-yeon, bagian pantatmu sobek
Sialan...
Ada seorang marga Hwan?
Dia berasal dari Jeonju
Sangat lucu!
Kau mendapatkan fotonya?
Matikan, brengsek.
Seung-hee!
Ayo kita berteman.
Dia orang yang keras.
Hei lihat!
Daging segar milik Taek-ki, jangan ganggu dia!
Lompat jauh!
2.7 m! Kau lihat?
Lompatan kedua!
Bodoh sekali.
Lihat itu.
Gadis yang Taek-ki cintai
Lagi apa?
Tidak ada…
Bajingan bodoh, sangat menjengkelkan.
Kau beradaptasi dengan cepat.
Sebagai sesama pindahan, ingin bermain Quickie?
Quickie: seks yang dilakukan dengan cepat, karena waktu yang terbatas dan tempat yang tidak biasa.
aku bingung, apa yang dia pikirkan?
Imanku jangan sampai goyah.
jangan pernah!
Haruskah begitu?
Jangan lihat ke atas, kubunuh kau!/ Aku tak melihat!
Cepat!/ Jangan lihat!
Aku ingin tteokbokki pedas.
Kau tahu tempat yang bagus?
Makanan di sini enak.
Apa kau sakit?
Tidak, aku sangat sehat.
Apa kau berasal dari Jeonju?
Daejeon.
Daejeon? Kau lahir di sana?
Kau sedang sensus penduduk?
Bisakah aku beli beberapa tempura dan hati?
Baik./ Terima kasih.
Toserba
Yo, ayo, ayo!
Apa yang kau beli?
Anu...
Anu? Rokok?
Kapan Quickie pertamamu?
Kelas 8?
Sungguh? Itu cepat…
Kau sangat mesum!
Kenapa itu mesum?
Cherry seusia itu jelas tak bersih.
Cherry? Apa itu?
Apa yang kau beli?/ Hentikan!
Perlihatkan padaku!/ Hentikan!
Pembohong!
Ayolah!
Kondom, Ekstra besar?
Kondom?!
Banyak kata "slangs" untuk membolos:
cutting class, playing hooky, atau bunking off dalam bahasa inggris.
Ada banyak kata slang yang lebih tepat untuk itu!
Bajingan mesum! Kau anggap aku apa!
Masih menjadi misteri kenapa di Jeonju memakai 'quicky'!
Kenapa kau tak menggunakan bahasa gaul universal ?!
Ini keterlaluan!
Dasar bodoh!
Apa? Kenapa?
Tidak ada Quickie hari ini?
Hentikan!
Quickie ?!/ Hentikan!
Kapan kau melakukannya?!/ Diam!
Seung-hee...
Tutup mulutmu!
Aku belum selesai, brengsek!
Kau sangat suka tteokbokki pedas.
Dan kau benar-benar suka berkelahi.
Jika kau sangat menyukainya, setidaknya kau harus dibayar untuk melakukannya.
Genk-nya Taek-ki mencarimu.
Terus?
Jika kau memberi tahu mereka bahwa kita berkencan, mereka takkan mengganggumu.
Kau bisa berpura-pura, atau mereka akan terus melecehkanmu.
Genk itu bajingan semua.
Lihatlah siapa yang berbicara, kau pun sama.
Aku punya alasan./ ya, alasan.
Seung-hee!
Tinggiku 164 cm saat pindah kesini.
Mereka menggunjing dan memanggilku ‘Orang udik’
tapi aku minum 3 botol susu setiap hari,
dan pertumbuhanku sangat cepat, lalu aku membalasnya.
Satu per satu.
Kau menjalani kehidupan yang sangat bodoh.
Jika kau akan mengatakan berkencan denganku.
Aku akan berjanji.
Bajingan...
Hei, Orang Udik dari Seoul.
Lagi makan siang?
Kau gila?!
Kita berkencan.
Bisakah kami makan siang dengan tenang?
Kita berkencan.
Hidupmu di sekolah akan menjadi sulit.
Bisakah kau meninggalkan kami?
Tepati janjimu./ Ya! Aku mengerti!
Jadi, kau akan menyerahkan balas dendam untuk cinta?
Aku mulai sakit mengayunkan pukulan.
Pada bajingan yang sama berulang-ulang.
Kau sudah dewasa sesudah quickie pertamamu?
Keparat bodoh.
Aku ingin dewasa juga.
Aku ingin menjadi seorang pria./ Tembak!
Apa yang terjadi? Seseorang memukulmu?
Ayahku memukuli saat menonton Drama.
Kenapa?
Dia melakukan kejahatan dan mendapatkan oral seks!
Apa katamu?!
Bodoh sekali!
Itu yang kudengar!
Lepaskan, dasar gila idiot.
Terima kasih.
Terima kasih.
Makanan ini tak cocok untuk calon mahasiswa kedokteran.
Kau tak perlu duduk di sini.
Apa yang salahnya duduk di kursi kosong?
Ada susu diwajahmu.
Apa yang dilakukannya?/ Dasar tolol...
Bukankah aku sangat bisa diandalkan?
Jika itu bukan karenaku, kau bisa saja dipukul.
Hei! Tunggu aku!
Dingin sekali!
Ini adalah ulang tahun pernikahanku yang ke-20! Kembalilah besok!
Mau pilih jurusan apa nanti?
Entah, belum memikirkannya.
Aku suka menggambar, tapi kuyakin itu bisa membuatku kelaparan.
Kenapa kau tak pernah belajar? Takkan kuliah?
Atau apa keluargamu kaya?
Belajar sangat membosankan.
Membaca buku adalah kegiatan paling tidak menyenangkan.
Apa kau belajar untuk bersenang-senang? Berhenti membuang-buang hidupmu.
Aku akan hidup sampai usia 80 tahun, apakah salah hanya bersenang-senang selama 2-3tahun?
Bodoh, kau akan menjalani kehidupan yang sulit karena menyianyiakan 2-3 tahun itu.
Jadi, bersenang-senanglah dan jangan lupa belajar juga.
Apa kau melakukan itu dengan sengaja?
Berpura-pura tangguh, mengucapkan kata-kata kasar.
Terserah.
Aku benar.
Lihatlah, guru kita!
Hey! Kalian berdua!/ Guru ?!
Jangan biarkan aku menangkapmu!
Berhenti di sana!/ Berhenti!
Berhenti!
Aku akan menangkapmu!/ Jangan ikuti kami!
Aku akan membunuhmu!
Kau indil-indil!
Aku akan menangkapmu!
Kubilang berhenti! Berandal!
Aku akan menangkapmu!
Aku akan menemukanmu di sekolah!
Dimana mereka?
Hei, jerapah!
Indil-indil!
Aku bisa mendengar napasmu!
Akan ku maafkan, keluarlah sekarang.
Tidak keluar?/ Jangan bergerak!
Bisakah kau naik sedikit?/ Berhenti menggeliat!
Ayo keluar!/ Guru sialan...
Aku harus berhenti merokok.
Sepertinya dia sudah pergi.
Begitukah?/ Sepertinya begitu.
Kau membaca semuanya.
Aku hanya ingin tahu tentang segalanya.
Kapan ulang tahunmu?
Hari Ibu, 8 Mei.
Tapi tak pernah dirayakan.
Daebak. Hari ultahku tahun baru.
Hadiahku selalu berupa uang saku tahun baru.
dan kueku selalu sup nasi untuk Tahun Baru.
Oh ya, bagaimana jika nonton?
Baik.
Kau menulis kapan dan bagaimana kau membeli buku-buku ini?
Bisa dibilang hanya untuk mengingatnya, bukan sembarang nama.
Eh? Alien?
Genre mana yang kau suka? Komedi? Thriller?
Punya sesuatu yang erotis?
Aku mendengar pria bisanya punya yang begituan.
Erotis?
Ya kau mengerti lah.
Aku sudah membuang..
Tunggu!/ Hentikan!
Ini milik pecundang bernama Geun-nam,
dia meninggalkan ini di sini!
Apa pria melihat ini untuk masturbasi?
Aku penasaran, kapan pria mulai masturbasi?
Apaan sih?
Sekarang jaman sudah modern, kau dapat memberitahuku.
Kapan kau mulai?
Kapan?
Yah...
Sekitar jam 11 malam?
Tolol, dia tidak bermaksud waktu...
Kenapa aku tak mengatakan "ketika berumur 11 tahun"? Bodoh sekali...
Tengah malam untuk Cinderella, 11 malam untuk Woo-yeon!
Hentikan!
Kubunuh kau!
Baiklah, aku berjanji, aku akan berhenti.
Ketika waktu berlalu, itu bukan apa-apa.
Tersenyumlah.
Aku sangat suka lagu itu.
Ketika sedih, aku Mendengarkannya berulang kali,
dan aku merasa lebih baik.
Aku bisa berjalan sendiri dari sini.
Naik! Aku akan mengantarmu pulang.
Tidak apa-apa, sampai jumpa di sekolah.
Selamat malam! Sampai jumpa besok!
Dah!
Aku akan pergi! Dah!
Masukkan kode sandi baru
0508.
Simpan kode sandi baru?
Astaga! Siapa kau?!
Kampret kau!
Bisakah aku tinggal di sini selama beberapa hari? Aku terlalu malu.
Apa yang kau lakukan sekarang ?!
Aku mengalami hari yang buruk,
dan aku bersedih, lalu aku masturbasi.
aku mengunci pintuku,
dan menonton bokep.
kau tahu.
Dan, sialnya,...
aku melihat ke kananku dan melihat kue gulung dan jus.
Bodoh sekali.
Bukan itu saja!
Keluargaku datang hari ini,
itu bisa jadi bibiku,
sepupuku atau ibuku...
Entahlah...
Akankah ayah mengerti?
Bunuh diri sajalah kau!
Apa yang akan kau lakukan?
Apa ini? Kenapa?
Sudah cukup, ayo ke atas.
Atas mananya?
Aku harus mencambuk bokongmu untuk menjaga ketertiban di sini.
Bangun, brengsek!
Angkat tanganmu jika kau pikir kau lebih kuat dariku.
Nih.
Pertama, Taek-ki, siapa lagi?
Tidak ada lagi?/ Aku.
Kedua, Jin-sam.
Ada yang lain?!
Pertama, kedua,
dan kemudian aku.
Aku akan menjadi yang ketiga terkuat, kau puaskan?
Kau bermain-main denganku?
Hei, berhenti!
Ayolah, brengsek!
Puas?
Ayo berdamai saja.
Sialan!
Hentikan!
Aku mengakuimu, bukankah itu cukup?
Lepaskan aku!
Keparat!
Taek-ki! Ayolah!
Dia berlutut padamu!
Lepaskan aku!
Ayo berhenti!/ Dasar bajingan!
Kenapa dia tak melawan?
Apa ada sesuatu di wajahku?
Kau terkesan karena aku menepati janjiku kan?
Lagi apa?
Setiap ada kesempatan yang kau dapatkan...
Itu saja yang kau pikirkan.
Apanya?
Kenapa?
Hei.
Makanlah.
Kau melewatkan makan siang juga!
Mau kusuapin? Kau mau?
Kau sakit?
Haidmu sudah dimulai?
Atau bertengkar dengan ibumu?
Apa yang terjadi?!
Hentikan saja! Tinggalkan aku sendiri!
Temperamenmu...
Bodo amat! Makan atau tidak pun!
Angkat sudut mulutmu,
ini dunia yang indah!
Tersenyum lagi!
Senyumlah lebih lebar!
Ketika waktu berlalu, itu bukanlah apa-apa.
Tersenyumlah,
tersenyumlah lebih lebar.
Seperti seseorang,
Bajingan gila.
Tersenyum,
kau bisa melakukannya.
akupun marah,
...jengkel juga.
Meratapi kesedihanmu,
...cintaku tak pernah menjawabku,
...masa depanku terasa suram,
...sangat mudah menyerah.
Tapi itulah hidup,
...akan terasa seperti hanya Hal buruk yang terjadi.
Semua terserah padamu.
Senyumlah yang cerah!
Tada!
Benda mungil ini bisa menampung lebih dari 60 lagu!
Berterima kasihlah jika suka.
Aku sebenarnya tak bisa mengatakan itu, tak pernah mengatakannya.
Kenapa itu begitu sulit?
Entah, itu hanya seperti...
...sapaan.
Berikan tanganmu, aku juga punya sesuatu untukmu.
Nih.
Satu tangan saja.
Yang kiri./ Baiklah.
Jangan bergerak.
Jangan bergerak, diam.
Seung-hee tteokkbokki!
Dia mematikannya?
Meteor Delivery
Dia menghancurkan segalanya.
Bagaimana dia akan membuka toko?
Makanya itu…
Salon Rambut
Bagaimana dia bisa menyebut dirinya suaminya...
Kenapa aku menikah dengannya...
Kau tak menjawab telponku...
Pergi!
Sekarang juga!
Halo? Seung-hee?
Ya.
Kau baik-baik saja?
Dimana kau?
Pria itu adalah ayahku.
Dia pria yang baik, kecuali ketika mabuk.
Aku sudah melarikan diri dengan ibu.
Dia menemukan kita dengan cepat kali ini.
Woo-yeon?
Ya?
Kau pria baik, jagalah dirimu baik-baik.
Apa yang kau bicarakan?
Hei, Seung-hee!
Seung-hee!
Jika kau bolos menangis di sini seperti bayi,
Kau pikir Min-jung akan membawamu kembali?
Hei!
Kau benar-benar tak keluar?
Tinggalkan aku sendiri, Aku sedang gila!
Karena kau mengatakannya seperti itu, itu juga menyakitiku.
kau tahu apa yang aku lakukan sesudah sma?
Aku terlalu bodoh untuk kuliah, jadi aku menggoreng ayam.
Ada ayam biasa ataupun ayam kampus.
Benar-benar tipeku.
Kami berteman, aku membelikannya ayam dan kopinya.
Lalu aku mengajaknya keluar, tebak apa yang dikatakannya.
"Aku benci menolak kuliah."
Terima kasih.
Selamat makan! Sampai ketemu lagi!
Bir ini rasanya hambar.
Seorang mahasiswa gagal dilarang minum.
Apa nilaimu naik?
Jelas, aku naik ke level 3.
Jadi, Universitas mana?
Universitas Seoul, tentu saja.
Lihatlah, ayamnya sangat panas.
Panas sekali!
Aku akan mulai Menggunakan aksen Seoul.
Dan hanya minum Susu Seoul,
dan memakai gaya Gangnam, kaos polo dan lainnya.
Benarkan? Bukankah "Ayam" Seoul seksi?
Sangat seksi
Jadi kau ingin pergi ke kampusnya?
Ya.
Cinta dan kuliah, membunuh 2 burung dengan 1 batu.
Kami tak bisa menolaknya jika kau ingin belajar.
Jadi, Universitas mana?
Universitas Hankook.
Universitas Hankook?
Di Seoul?
Ya.
Jangan tertawa, aku akan melakukan ini.
Aku yakin kau mau, jurusan mana?
Pendidikan Jasmani./ Pendidikan Jasmani?
Kau pikir itu mudah?
Berhenti menertawakanku!
Aku ingin nasi campur untuk semua makanan ku!
Aku akan menghemat waktu makan!
Berhenti tertawa!
Kau iri karena Geun-nam pergi ke Seoul, kan?
Apa kalian berkuliah ?!
Seung-hee sekalian saja berkuliah di Harvard!
Itu mudah.
Pertimbangkan 2 perempuan sebagai 1./ Tapi ada 2.
Tapi!
Aku muak dengan ini! Lupakan Hankook!
Tapi itu 2...
480...
Aku memecahkannya! Itu 480!
Ruang Tes 3
Selamat Datang Mahasiswa Baru!
Dia terlihat seksi.
Aku mencari di dalam kampus Tapi tak ada apa-apa.
Aku bertanya tentang dia di kantor admin,
tapi mereka bilang itu pelanggaran privasi,
dihukum 3 tahun penjara dan denda $ 10.000.
Sambil berpikir tentang bagaimana menemukannya,
sebuah ide muncul.
Banyak sekali toko ttokbeokki...
Kenapa kelompokmu sangat aneh?
Benarkan? Aku melakukan semua pekerjaan.
Jangan lakukan itu.
Kau bukannya akan mendapatkan skor terbaik.
Tapi tak ada yang melakukannya!
Lalu abaikan saja seperti yang lainnya.
Seung-hee!
Bagaimana jika aku gagal?
Hei, Hwan Seung-hee!
Hah? Woo-yeon!
Hei!
Apa yang kau lakukan di sini?
Ini tak masuk akal,
aku yakin kau tidak mendapat beasiswa.
Aku seorang jenius, hanya saja aku malas.
Selamat, setidaknya kau sudah sadar.
Bagaimana kau berakhir dalam desain fashion?
Aku mendapat mimpi baru.
Aku ingin merilis merk ku sendiri.
Hei!
Apa kau melakukan banyak bimbingan?
Tidak terlalu, sesenggangnya saja.
Dia ada di sini lagi.
Kau kenal dia?
Dia menggoda pemilik kostku.
Dia menolaknya, tapi dia memberinya nasi dan bunga.
Itu yang kau lakukan ketika kau menyukai seseorang.
Dimana kau tinggal?
Dengarkan dulu!
Ya!/ Baik.
Tidak ada perjudian, menginap, dan membolos!
Tidak apa-apa membawa anak laki-laki atau perempuan,
tapi tak boleh macam-macam.
Bukan karena aku lajang, tapi demi orang tuamu.
Itu gosong, balikkan./ Baik.
Aku tahu apa yang dirasakan orang tuamu di rumah, mengerti?
Woo-yeon, Geun-nam!/ Ya?
Makan banyak sayuran, dan kurangi makanan cepat saji.
Sayuran mencegah pengerasan lemak./ Terima kasih.
Terima kasih!
Gong-ja, kau tak makan?
Aku sebenarnya hanya makan daging sapi.
Tapi kau terlihat seperti bisa makan seluruh babi.
Keluarlah ketika kusuruh!
Ambil./ Baik.
Terima kasih.
Jadi kita semua seumuran, ya?
Ya.
Kita berada di kapal yang sama, senang bertemu denganmu.
Aku jurusan Manajemen Hotel, Choi Su-pyo.
Ed, Hwang Woo-yeon./ Ok Geun-nam.
Desain fashion, Gu Gong-ja.
Dari Kota Putri, makanya aku seperti pangeran.
Kau sangat bergaya.
Makan itu?/ Tidak, makan saja.
Aku akan membuat nasi campur, mau?
Ayolah… Apa aku bilang sesuatu?
Dia memiliki reaksi alergi terhadap nasi campur.
Hei, Seung-hee!
Ayo, bergabung!/ Makan bersama kami!
Seonbae, bergabunglah!/ Kesini!
Woo-yeon, bisakah kita bicara?
Kau sudah makan malam? kau harus bergabung dengan kami.
Aku sudah punya pacar.
Begitukah?
Aku ingin memberitahumu, biar tak canggung.
Ini baik-baik saja.
Ini saja yang kau bicarakan?
Baiklah kalau begitu.
Gila...
Aku tak memikirkan itu...
Pacar…
Dengarlah!
Kemungkinan besar, lebih baik dia berkencan.
Berhenti bicara, tidurlah.
Cinta adalah tentang kemungkinan...
Apa yang kau lakukan?!/ Aku benci ranjang susun...
Bajingan gila...
Dengarkan.
Katakanlah ini dia, kaki panjang ini adalah kau,
maka kaki yang gemuk, sedang, dan kurus ini,
mereka semua adalah pesaingmu.
Tapi hanya seorang wanita,
kau bersaing hanya dengan 1 orang.
Kau mendapat 50% kesempatan, sama seperti Taek-ki.
Dasar bajingan!
Kau jenius!
Bajingan itu adalah kapten tim football.
Dasar bajingan...
Ready, set!
Hut!
QB luar biasa!/ Iya juga…
Oper, Oper!
Oper!
Jadi dia kapten, lihat rambutnya.
Sangat berkilau dan sempurna.
Wow, dia pasti populer.
Dia sedikit lebih tangguh dari Taek-ki.
Dia terlihat seperti germo.
Telapak tangan mu tidak boleh menyentuh,
letakkan jarimu di antara tali.
Siku di telingamu,
Seperti ini.
Woo-yeon, kau cobalah.
Bukan seperti itu.
Di antara tali.../ Sini, aku akan coba lagi.
Berat, kan?
Waktu istirahat!
Nih./ Terima kasih banyak.
Nih.
Terima kasih.
Jatuhkan tanganmu.
Aku membutuhkan ini.
Kau baik-baik saja? Tidak terluka?
Sedikit?
Oh ya.
Hei/ Ya?
Aturkan aku janji kencan dengannya.
Siapa?
Temanmu yang tinggi dan seksi dari rumah kostmu.
Dia?
Kenapa? Dia punya pacar?
Tidak, tidak begitu.
Tidak mau./ Kenapa?
Aku hanya tak mau.
Kalian berdua bisa menjadi pasangan yang baik.
Hwan Seung-hee.
Kau mengenalku dengan baik?
Jawab aku, tipe apa yang tepat untukku?
Lupakan saja, itu kerugianmu.
Biarkan aku membantumu!
Kesini, bantulah!
Kami baik-baik saja sendiri./ Aku akan membantumu.
Biarku bantu!
Kau tak perlu melakukannya.
Biarkan kami membantumu./ Aku dapat membantu.
Ini hanya sebentar./ Ya, sangat cepat.
Tak usah repot-repot./ tak apa-apa.
Belilah kabel sendiri, mahasiswa membutuhkan internet.
Maaf soal itu.
Terima kasih banyak!
Ambil ini.
Bagaimana mengatakan ‘fleksibel’ dalam bahasa Inggris?
Bendy.
Bendy...
Aku ingin berkencan dengan wanita...
Polisi!
Apa-apaan ini?
Halo?
Apa menonton porno ilegal?/ Diam!
Kita sangat kacau!
Buka pintu ini!/ Baik!
Kenapa?/ Minggir.
Ikutlah bersamaku./ Kenapa? Apa maksudnya ini?
Kau akan tahu!
Apa yang terjadi? Apa maksudnya ini?
Apa yang dia lakukan?
Aku tak tahu.
Apa maksudnya ini?
Kau bajingan mesum!
Aku tak melakukan apa-apa!/ Katakan padaku apa yang aku lakukan!
Seung-hee!/ Hey!
Ikutlah dengan kami!
Apa kau seorang polisi?
Kenapa mereka mengambil Seung-hee?
Apa karena kita mengunduh film porno?
Mereka pasti melacak IP-nya.
PC Woo-yeon.
Itu pasti itu! TI Korea sangat maju!
Bagaimana ini?
Apa yang harus aku lakukan dengan ini?
Kau harus menghancurkan semuanya!
Tunggu! Bukan yang ini!
Diam!
Jangan sentuh itu!
Orang mesum...
Itu Su-pyo...
Di sini, lihat, mereka mengambil uang.
Siapa yang menyangka para senior ini adalah pencuri?
Beritahu saja mereka!
Ajeossi, dia tak bersalah, bisakah kau membiarkannya pergi?
Kau ingin bersikap sok keren?
Ayo, kami hanya penasaran,
kami ingin melihat "anak ayam" putih, ayolah?
Bedebah ini menganggap polisi apa?
Bagaimana 6 tahun penjara?
6 tahun?/ Benarkah?
6 tahun untuk apa?
Kau./ Ya?
Berikan aku nomor kakek-nenekmu.
Kakek-nenekku? Mereka meninggal.
Meninggal?!
Aku memeriksanya dengan mataku sendiri!
Mereka meninggal ketika aku masih kecil, aku bahkan tak mengingatnya.
Jangan berbohong!
Kau bahkan akan berpura-pura tidak mengetahui ayahmu!
Ya, aku memutuskan hubungan dengannya, apa itu kejahatan ?!
Kenapa kau mempermasalahkannya?
Kau sialan!
Kalian keterlaluan!
Kenapa menyinggung keluarganya?!
Hey bung,
berapa uang yang kau ambil?
Uang apa?
Aku tahu kau mengambil uang itu!
Kau dibayar untuk menunjukkan pada mereka itu?
Kau salah paham! Aku tak mengambil uang!
Idiot!
Menunjukkan apa?
Mereka mendapat sesuatu yang lain, ini kesempatan!
Pak, tolong aku!
Apa yang kita lakukan? Di sel penjara...
Bisakah kalian diam?
Ayolah…
Kami menangkap para senior, tunggulah sebentar.
Baik.
Kenapa kau sangat senang dipukuli wanita?
Hei.
Apa?
Yoon-geun...
...kenapa kau menyukainya?
Kenapa tiba-tibe menanyakan itu?
Aku penasaran.
Hanya butuh 3 detik.
3 detik?
Ya.
Aku diberitahu hanya butuh 3 detik untuk jatuh cinta pada seseorang.
Bisa jadi cinta pada pandangan pertama,
atau bisa juga temanmu, tapi terasa seperti orang baru.
Aku mengambil ujian masuk dan menjatuhkan slip tesku.
Sampai jumpa di bulan Maret.
Itu...
...tepat 3 detik.
Itu dia.
Benarkah?/ Ya
Di depan asdos?
So-jung sangat malu,
dia bilang pada Bu-sun, "kenapa kau sangat lamban?"
Ajumma! Ini Woo-yeon, biarkan aku masuk!
Ajumma!
Ajumma!
Ada perlu apa?
Bukankah penting untuk menciptakan suasana akademis di sini?
Lalu?
Seharusnya tentram!
Pria dan wanita! Di kamar! Setiap malam!
Mengobrol dan tertawa!
Aku tak bisa belajar sama sekali!
Itu wajar, untuk mengatasi kesepian...
Siapa yang tak kesepian di sini? Kami semua dari luar kota!
Aku juga kesepian! Aku bisa mati karenanya!
Hai disana.
Aku minta maaf tentang semuanya.
Kami tak bermaksud mengganggu waktu belajarmu.
Kami merayakan hari ke 100 kami...
Maaf soal itu./ Kenapa kau minta maaf ?!
Hei!/ Ajumma!
Kami mengganggu waktu belajarmu!/ Tunggu dulu!
Hei!
Berapa nilaimu?/ Maafkan aku!
Kau minum setiap hari!/ Apa yang terjadi?
Tak bolehkah aku jatuh cinta juga ?!
Tolong hentikan…
Tak usah ikut campur!
Kau tahu cinta?
Kenapa ?!/ Tenangkan dia, sayang!
Kita harus menyelesaikan apa yang sudah kita mulai!
Jawab aku! Hei!
Kau mencuci laundry, kau mencampur warna untuk pakaian putih!
Jangan menyentuhku!
Ya Tuhan, astaga, siapa si pirang itu?
Dia pasti mahasiswi pertukaran Jerman...
Payudaranya berasal dari planet lain!
Siapa lagi yang bisa mendapatkan malaikat seperti itu? Pegang ini.
Halo?/ Halo.
Siapa namamu, sayang?
Catherine./ Catherine? Indahnya.
Dia sangat berani...
Dia menonton begitu banyak porno sehingga dia tak takut pada orang kulit putih.
Apa yang akan kau lakukan?
Permisi, halo?
Aku mahasiswa baru di sini, aku sedikit tersesat,
jalan mana menuju ke rumahmu?
Kau cantik.
Apa kita kuliah untuk berpacaran?
Aku yakin mereka tidak menelpon ibu mereka,
apalagi mengirim bunga.
Sekarang Hari Ibu?
Jangan begini lagi, tanganku sudah penuh.
Aku harus pergi!
Dia anak yang baik...
Kau menyukainya?
Cantik.
Selamat ulang tahun.
Terima kasih.
September, 2007
Dia masih terlihat seperti gelandangan.
Aku menyesal memintamu menjodohkan dengannya.
Jika dia seperti itu, seharusnya pergi ke penampungan tunawisma saja.
Terima kasih tak menjodohkan dengannya...
Eonni!
Alismu itu, bagian ini lebih tebal.
Benarkah?/ Ya
Aku melukisnya dengan baik...
Periksa sajalah.
Cuci bajumu sekali saja.
Hwang Woo-yeon!
Hei! Berhenti mengabaikanku!
Hei!
Kenapa?! Ada apa!
Aku punya beberapa teman di Paris dan London.
Wow... Paris? London?
Aku belum pernah ke luar negeri.
Ingin pergi?
Tapi Eropa mahal.
Kenapa mengkhawatirkan itu? Aku yang mengajakmu.
Apa yang harus kukatakan pada orang tuaku?
Katakan saja kau akan melakukan piknik dengan teman.
Siap, hut!
Yoon-geun, larilah!
Fighting!/ Fighting!
Yoon-geun, kita mungkin benar-benar memenangkan permainan ini.
Makanya itu, aku juga gugup.
Aku bertaruh sesuatu di permainan ini.
Fighting!
Berapa banyak?
Bukan uang, taruhannya Seung-hee.
Jika kita menang, aku menjanjikannya perjalanan ke Eropa.
Dia tak tahu kita mungkin menang.
Terlalu dingin?/ Ya, sedikit.
Hei!
Apa yang kau lakukan?
Pergi ke Eropa?
Kau ingin pergi dengan bajingan itu?
Apa urusanmu?
Hwan Seung-hee, sadarkan kepalamu!
Pacarmu menggunakan Eropa untuk memikat seorang gadis.
Menghancurkan jendelanya tidak cukup untukmu?
Aku kecewa.
Satu gol untuk menang!
1 menit sudah cukup, Jangan menyerah, mengerti?
Baik!
Ready, set.
Hut!
Lakukan dengan benar! Lihatlah waktunya!
Jangan pedulikan waktu.
Sial, 3 detik!
Apa itu penting?
Aku akan melewatinya, lindungilah aku.
Apa-apaan ini, bro./ Kau?
Tersisa 3 detik...
Permainan belum berakhir jika bola ada di kita,
permainan masih aktif.
Aku percaya padamu.
Ready, set!
Hut!
Seseorang pernah berkata,
...cinta pertama seperti melangkah.
kau harus belajar untuk jatuh, agar bisa melangkah dengan benar.
Yang lain mengatakan,
mereka yang tak pernah mengalami cinta pertama adalah orang bodoh.
Mereka sangat menyedihkan.
Kerja bagus!
Hentikan dia!
Ada psikologi feminin dan remaja,
tapi tak ada laki-laki, menurutmu kenapa begitu?
Yah, karena... Kita semua...
...sangat suram?
Kenapa begitu?
Karena sama dengan psikologi remaja.
Jadi aku membiarkan bayiku melakukan apa pun yang dia suka.
Min-kyung, kau harus mempertimbangkan kembali.
Ini ayah, aku harus mengangkatnya.
Tentu saja! Silahkan!
Hai Ayah.
Kudengar dia berasal dari keluarga kaya.
Jika mereka membeli rumah, untuk kalian berdua, terimalah.
Terlalu dini untuk itu!
Hai bro, jadilah guru, itu saja sudah cukup.
Still got the performance test
Sepotong kue itu untuk kalian berdua.
Aku ingin berkencan dengan wanita Gangnam juga, tapi aku hanya mendapatkan wanita kampung.
Itu karena kau menargetkan wanita kost-kostan.
Mereka menyediakan makanan dan tempat tinggal, apa yang kau tahu tentang wanita?!
Imo!
3 porsi lagi, tolong! Ditraktir prajurit ini!
Apa-apaan ini, brengsek!
Beraninya kau mencoba membeli minuman dengan uang pajak!
Dan aku hanya makan 3 potong!
Bajingan pelit, dia tak pernah traktir.
COMSEC, Choi Su-pyo!
Minuman seorang prajurit!/ Dia menggunakan uang pajak!
Anggaran pertahanan nasional!/ Dia menyia-nyiakan semuanya!
Set terakhir!
Satu! Bagus! Postur yang bagus!
Dua, bernafas!
Mari berlatih!
Mari berlatih!
Nih!
Tidak, terima kasih.
Balikkan kepalamu perlahan, oke, bagus.
Seung-hee, coba sendiri.
Baik.
Lihatlah kamera./ Baik.
Tersenyum.
Bagus.
Coba gaya lain.
Ya itu bagus.
Bagus, tersenyumlah seperti itu, sangat bagus!
Aku melakukan pemodelan paruh waktu secara kebetulan,
dan aku dibayar $ 2.000.
Itu seperti beberapa bulan pertunjukan paruh waktu.
Lalu, aku akan mencari lagi pemodelan lainnya dan terus masih melakukannya.
Aku melihatmu di TV kabel.
Taste of Market./ Hentikan!
Sangat memalukan!
Itu dibatalkan dalam sebulan, kau melihatnya?
Ya…
Pacar?/ Ya
Namanya Min-kyung, seorang mahasiswa pascasarjana.
Oh.
Kau? Kencan dengan siapa?
Jangan membahasnya, aku tak tertarik.
Aku melihat begitu banyak orang aneh di bidang ini.
Sesuatu buruk?
Seorang teman seharusnya membantu, tapi dia tak dapat melakukannya kali ini.
Bantuan apa?
Aku mendapat banyak pekerjaan di luar kota, jadi dia menjadi supirku.
Sulit mengemudi sepanjang malam dan syuting di pagi hari.
Aku akan melakukannya, aku punya banyak waktu.
Benarkah?/ Ya
Panas!
Cut!
Kau bahkan tak bisa melakukan itu ?!/ Aku minta maaf!
Atur mejanya lagi!
Maafkan aku…
Hai!
Ikan harus mengepak-epakan, ini terasa membosankan.
Untuk penutupan syuting nya kau harus ke dalam air!
Apa?
Ke dalam air?
Ya, cobalah!
Cuacanya bagus, ayo lakukan itu.
Oh ya.
Yang terpenting, bayaranmu, terima kasih.
Selamat malam, dan sampai jumpa 2 hari lagi.
Tunggu!
Apa?
Jangan menyianyiakan itu.
2013 Rekrutmen Perancang Baru
Apa yang kau lakukan itu keren,
tapi kau lebih keren saat mendesain.
Itulah mimpi pertamamu.
Min-kyung: Mau nonton malam ini?
Kenapa tak meneleponku selama kau wamil?
Apa?
Tak ada waktu,
dan terlalu sibuk juga...
5 tahun yang lalu
Halo?
Kudengar, kau wamil.
Ya, besok pagi.
Aku naik bus ke sana.
Haruskah aku melihatmu pergi?
Aku malu.
Aku seharusnya mendengarkanmu.
Tak apa-apa, aku memukulnya untukmu.
Yoon-geun si keparat gila.
Agak tenang rasanya ketika mengatakan itu.
Yoon-geun si keparat gila.
Yoon-geun si keparat gila.
Yoon-geun si keparat gila.
Terima kasih./ Terima kasih.
Minum lah perlahan.
Rasanya seperti aku memaksamu untuk minum.
Hampir berakhir, tak ada waktu untuk makan.
Aku sudah membayar untuk bus terakhir.
Jangan mencoba membuatku mabuk, ketinggalan bus,
dan memaksaku tidur di sini bersamamu.
Lalu haruskah aku membuang uang untuk kondom lagi?
Ekstra besar?
Ayolah!
Dinginnya…
Ajumeoni!
Apa kau melihat temanku?
Kau tepar tanpa ditemaninya semalam.
Apa?
Hwang Woo-yeon!
Woo-yeon! Hei!
Kenapa sangat berisik?
Ajumeoni!
Sepertinya temanku yang mabuk tepar di sana.
Sudah 40 menit.
Tapi sangat dingin di kamar mandi.
Bagaimana ini?
Sebentar! Ajumeoni! Bagaimana ini!
Aku tak percaya ini!
kau berak dimana-mana sambil tepar!
Dia membersihkanmu dengan air panas,
mencuci pakaianmu dan pulang dengan bus pertama.
Dia gadis yang baik.
Dia melakukan itu?
Kau tak membersihkanku?
Kenapa aku harus membersihkan kotoranmu?!
Aku masih bisa menciumnya...
Kenakan popok lain kali. Mengerti?
Sialan!
Aku pulang lebih awal untuk menyelamatkanmu,
hubungi aku ketika kau ditugaskan.
Ya, Choi PD-nim!
Aku dalam perjalanan.
Ini adalah iklan TV pertamaku,
aku sangat merawat kulitku untuk...
Apa?
Woman 4’s been cut?
Bagaimana bisa kau memberitahuku beberapa jam sebelum syuting?
Halo?
Choi PD-nim!
Choi si keparat gila!
Choi si keparat bedebah gila!
Kau ingat itu?
Tentu saja aku ingat, kau mengajariku itu.
Choi si keparat gila!
Choi si keparat gila kampungan!
Masuklah, aku tahu suatu tempat.
Ayo kita makan siang saja.
Hei./ Apa?
Lupakan.
Tak mau.
Apa yang ingin kau tunjukkan padaku?
Benar-benar layak untuk walaupun menyelinap...
Karena kau tak menelepon sama sekali, kupikir kau melupakanku.
Bagaimana bisa aku lupa?
Setiap kali aku naik bus, aku terus mendengar 'pindah'.
Kenapa kita harus bertemu sebagai murid pindahan?
Aku sebenarnya sedikit memikirkanmu.
Bagaimana jika kau mabuk lagi,
lalu berak sembarangan dan tepar di toilet?
Hentikan.
Masih ada sesuatu yang lain, bolehkah aku mengatakannya?
Setiap jam 11 malam, pikirku, 'dia pasti sedang olah raga 5 jari!'
Hentikan.
Tengah malam untuk Cinderella, 11 malam untuk Woo-yeon!
Hentikan!
Kubunuh kau!
Dapat kau!
Kau akan menemui ajalmu!
Yoon-geun di Universitas, lalu Min-kyung.
Kami selalu memiliki hambatan.
Cinta adalah soal waktu.
Yang lebih penting dari gairahku padanya,
adalah ketika jalan kita bersebrangan.
inilah jalan takdirnya.
Sampai jumpa.
Seug-hee!
Hei,
Aku masih menyukaimu.
Kau?
Woo-yeon.
Aku bahagia ketika berada didekat mu, tapi...
Cukup.
Apa? Apa yang akan kau lakukan?
Hwang Woo-yeon!
Hei!
Ah sungguh
Ready!
Set!
Oppa!
Mungkin aku terlalu memberimu banyak kebebasan.
Temanmu itu cinta pertamamu, kan?
Ya.
Kau masih menyukainya?
Maafkan aku.
Aku sungguh minta maaf.
Kita lebih baik tak berjumpa lagi, maaf, Seung-hee
Apa tubuh Anda tak pernah lagi sama
sesudah pulih dari luka atau penyakit Anda?
Kami di klinik fisioterapi di...
Cut!
Kenapa?
Maafkan aku, PD-nim, sebentar.
Adegan 5.
Apa kau tak melihat pesanku? Kita tak bisa bertemu lagi.
Aku putus.
Aku memberitahunya apa arti dirimu bagiku.
Bagaimana? Apa arti diriku bagimu?
Kenapa kau begitu keras kepala?
Kau seperti ini karena perasaan lama dari masa muda kita.
Aku bukan gadis yang sama dengan yang kau dambakan saat itu.
Kau masih sama.
Kau tahu perkataan ini..
...ketika di bus, "separuh dari dunia adalah wanita!"
Populasi Seoul adalah 10 juta, setengah dari itu adalah 5 juta.
Wanita seusiaku 100.000.
Setengah dari itu wanita lajang.
Belum lagi wanita yang pernah ku kencani,
dan dari 1% tingkat keluarga kelas atas!
Dan teman dan kerabatku semuanya berkencan.
Itu hanya akan menjadi rumit.
Apa lagi…
Apa artinya setengah dari dunia?
Mereka bukanlah dirimu.
Aku harus pergi.
Seung-hee!
Kau baik-baik saja?
Bagaimana ini!
Tolong panggil ambulans!
Woo-yeon!
Hwang Woo-yeon!
Bagaimana ini! Woo-yeon!
Aku mendengar ujian kinerjamu kemarin.
Aku bisa mengulang setahun, aku pandai dalam hal itu.
Bukan saatnya bercanda.
Bagaimana bisa kau tertawa?
Aku senang kau tak terluka.
Apa?
Maaf./ Tak apa.
Dimana kau letakan otakmu?!
Apa salahku?
kau menyia-nyiakan satu bulan kerja paruh waktu untuk beginian?
Kau sangat tak ada harapan, bodoh!
Bodoh? Bagaimana bisa kau mengatakan itu?
Aku membelinya untukmu! Aku tak pernah memberimu hadiah yang tepat!
Jika kau menghemat $ 100 per bulan, kau bisa punya $ 600!
Apa kau tak punya rencana masa depan?
Bagaimana dengan tabungan dan deposito perumahan?
Lihatlah tagihan kartu kredit ini!
Hei bodoh! Setoran perumahan Seoul tidak dapat disimpan dalam satu atau dua tahun!
Jadi, kau akan menyewa seluruh hidupmu? Kau tak pernah memikirkanku?
Kau berencana tinggal denganku?
Aku ingin ciuman!
Cepat, berdiri!
Bagaimana jika aku punya hutang $ 1 juta?
Aku akan membayarnya dengan ginjalku.
Atau masuk penjara mewakilimu.
Bagaimana jika aku demensia? Aku tak dapat mengingat apa pun.
Dan aku buang berak sembarangan.
Aku akan menaruh ubin dan waterproof di tempat tidur.
Bagaimana jika aku mengalami kecelakaan, dan tak bisa berjalan lagi?
Itu hal yang baik, kau takkan pernah meninggalkanku saat itu.
Bagaimana jika aku kehilangan ini?
Kau gadis yang jahat.
Hampir selesai!
Apa itu?
Membuat jaket pacarku, tentu saja.
Bagus.
Lebarkan bahumu.
Pakai ini./ Baik.
Masih jauh.
Jangan di depan umum!
Tada!
Ini belum selesai./ Biarkan aku mencobanya!
Belum!/ Kau bilang sudah selesai!
Tidak, belum!
Sangat cocok.
Tentu saja, buatan kekasihku gitu.
Seung-hee!
Selamat atas promosimu!
Selamat!
Desainer Hwan!/ Aku senang kau berkencan dengan desain.
Di mana sopan santun mu!/ Kalian berdua sudah tua.
Minggir, biarkan dia duduk.
Formulir Aplikasi Pekerjaan
Sayang, makan ini.
Ini gosong./ Ayo minum.
Eonni, kenapa kau tak melakukannya juga?
Kau terlihat sangat cocok dalam gaun pengantin.
Benar juga!
Jangan buang waktu, langsung menikahlah.
Kau benar-benar harus./ Tapi itu…
Hei!
Apa menikah begitu mudah?
Ingat Nelson Mandela? Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian.
Dia mengalami penyiksaan selama 27 tahun di penjara gurun,
tapi bercerai dalam 6 bulan.
Kenapa bawa-bawa Nelson Mandela?
Jangan khawatir, dia terlalu pelit untuk membayar perceraian.
Dia tak pernah mentraktir tuak, Bagaimana rumah barumu?
Sangat bagus, berandal!
Tuan pemilik rumah! Selamat!
Pasti sebagian besar digadaikan ke bank. Ujung-ujungnya juga.
Sayang, oppa merencanakan semuanya,
percayalah padaku dan ikuti saja, mengerti?
Apa kehidupan selalu berjalan dengan baik?
Bahkan kadang berjalan seperti tak diinginkan.
Gong-ja meminjam uang untuk memulai bisnisnya,
tapi kehilangan segalanya dan mencari pekerjaan.
Idiot!
Geun-nam membeli mobil bekas untuk bekerja,
kemudian menghancurkan mobil mewahnya pada hari pertama dia bekerja.
Aku ingat itu, idiot bodoh.
Ayo pergi keluar dan Cari udara segar.
Lanjutkan./ Ayo.
Maaf tentang apa yang kukatakan./ Bukan apa-apa.
Choi Su-pyo!
Sebelum kau menikah,
hancurkanlah CD di kotak sepatu Adidas.
CD apa?
CD tutorial bahasa.
Bahasa apa?
Bahasa Inggris!/ Jepang!
Jerman!/ Bahasa Inggris!
Eh?
Kenapa?
Sepertinya itu semua karenaku.
Kau tak mendapatkan nilai yang layak untuk menjadi guru,
karena kau sakit.
Itu selalu menggangguku, dan melihatmu seperti ini...
Maaf.
Maafkan aku.
Kau tiba-tiba ingin ke sini?
Ya!
Tempat ini tak pernah berubah.
Masih terlihat sama seperti dulu.
Kita akan mengenang tentang perjalanan ini, ketika kita kembali lagi nanti.
Kota takkan pernah mengembangkan kembali jejak bersejarah ini.
Aku tak punya energi untuk berpikir sejauh itu.
Apa yang harus kita makan malam?
Perusahaanku mengirimku ke Belgia.
Berapa lama?
2 tahun, maksimal 3 tahun.
Lanjutkan.
Sesederhana itu?
Kenapa mesti dipersulit? Bagaimana jika aku tak setuju?
Kau akan tetap pergi.
Apa kau ingin tidur?
Yah…
Itu anak laki-laki?/ Tentu saja itu anak laki-laki!
Bukankah hari itu 12 minggu yang lalu?
Pada hari kau kehilangan koleksi pornomu.
Awalnya pada hari itu?/ Pecundang.
Kau membuatku benar-benar mabuk.../ Itu karena dia.
Aku terlalu mabuk sampai lupa pakai kondom.
Berikan padaku.
Ada apa denganmu belakangan ini?
Apanya?
Ceritakanlah, brengsek!
Lupakan.
Apa aku tak mengenalmu?
Dimanakah diriku, jika tak pernah bertemu Seung-hee?
Kau tak mungkin kuliah, brengsek!
Aku takkan terluka, dan mendapat pekerjaan sekarang.
Aku takkan melatih orang-orang setengah baya yang gemuk.
Kau akan segera mendapatkan pekerjaan, aku jamin itu.
Aku berusaha mati-matian untuk mendapatkan pekerjaan...
Aku sedang menulis surat lamaran,
Aku menulis ‘atlet’ sebagai mimpiku,
tapi aku terus beralih ke yang lain.
Tak konsisten, ini bukan aku.
Aku palsu.
Dengarkan aku.
Surat lamaranku adalah fiksi, sebuah novel fantasi.
Aku tak tahu harus berbuat Apa, bagaimana aku hidup?
Aku sangat menakutkan itu
Aku mungkin menyesal bertemu dengannya setiap kali kesulitan.
Bro, berhenti mengatakan omong kosong, mari kita mabuk saja.
Bukankah aku benar?
Tak peduli bagaimana aku memikirkannya,
hidupku menjadi kacau sejak itu.
Kacau?
Karena aku?
Apa kita datang ke sini untuk bermain-main ?!
Menyesal? Kau menyesalinya?
Bukan itu, maksudku, aku hanya khawatir.
Jadi itu yang tak bisa kau ceritakan padaku.
Tapi apakah ini yang kumau?
Terluka dan kita berkencan semuanya adalah pilihanmu.
Tapi kau menyesalinya?
Aku hanya asal bicara...
Karena keadaanku memburuk.
Aku minta maaf, aku tidak bersungguh-sungguh.
Kau tahu sendiri, aku tak seperti diriku akhir-akhir ini.
Aku tak percaya ini...
Bagaimana bisa kau...
...mirip seperti ayahku.
Setiap kali ada hal yang tidak berhasil, dia menyalahkan ibu.
Dia bilang, ibulah yang mengacaukannya.
Ayo putus saja.
Atau aku mungkin menyesalinya.
Apa itu masih berfungsi?
Setiap kali ayah mabuk, aku keluar dan mendengarkan ini,
sampai ibu memberitahuku semuanya sudah berakhir.
Tapi, tak terpikirkan, aku akan mendengarkan ini karenamu.
Aku...
Aku sangat menyesal.
Aku akan segera mendapatkan pekerjaan.
Aku mendapat telepon dari sekolah menengah profesorku merekomendasikanku.
Itu bagus. Sangat bagus.
Itu membuatku merasa lebih baik.
Tentu saja, itu baik-baik saja.
Aku memutuskan untuk pergi ke Belgia, ini adalah kesempatan yang baik.
Itu bagus! Aku akan menunggumu.
Anggap saja itu hukumanku.
Lalu, baikan kan?
Hei! Pukul aku saja!
Hwang Woo-yeon, kau idiot!
Sudah kubilang, aku bukanlah diriku.
Aku salah bicara, itu salah paham.
Tolong lupakan perkataanku.
Bukannya aku tak bisa melupakan itu,
itu adalah kenyataan
yang kau pikirkan.
Ini sudah melewati batas.
Semoga wawancaranya berhasil.
Ketangkasa dievaluasi dengan
berlari,
lompat jauh,
dan lompat tinggi.
Dan 50 m,
100 m lari.
Mau belajar sendiri? Pelajaran olah raga membosankan, kan?
Tak betah dikelas, kan?
Bukan kelasnya, pelajaranmu membosankan.
Sejak masuk, kau selalu terlihat marah.
Marah?
Ya, kenapa kau serius sekali?
Serius!
Beritahu kami tentang cinta pertamamu!
Ciuman pertama! Kumohon!
Ciuman pertama! Ciuman pertama!
Kau takkan menyukai kisah cinta pertamaku...
Beritahu kami!
Sangat intens, bisakah kau mengatasinya?
Ya!
Ada seorang gadis yang bekerja di Toko ttokbeokki yang kusuka,
pengganggu dari sekolah aku mengalahkannya.
Jadi aku bilang pada mereka untuk berhenti,
"kau siapa?" "Pacarnya."
Lalu, bam, bam! Dan mengalahkan 4 orang itu.
Tapi, mereka membawa 20 teman mereka!
Jadi aku menggenggam tangannya dan berlari!
Selanjutnya, ada pabrik arang disana.
Dan kami bersembunyi di dalamnya.
Arang mulai lembek karena hujan.
Aku seperti ini hanya untuk melindungi gadis itu.
Transfer diterima.
Transfer diterima.
Hari ini, 2017
Kau baik-baik saja?/ Sakit sedikit!
Dasar berandal!
Kapan kau kembali?
Sekitar sebulan yang lalu…
Kudengar, kau menjadi guru penuh waktu, selamat.
Terima kasih, mereka mengenali potensiku yang sebenarnya.
Kenapa kau ragu-ragu? Katakan saja jika mau menikah?
Ya…
Benarkah? Selamat.
Kupikir lebih sopan untuk memberitahumu langsung.
Walaupun kau akan mengetahuinya.
Aku tak ingin kau mengetahuinya dari orang lain.
Tentu, kau berada di usia yang tepat untuk menikah.
Menikah dan punya banyak anak yang sehat,
dan hiduplah dengan bahagia.
Terima kasih.
Apa dia orang Korea?
Ya, dia bekerja di perusahaan perdagangan di Belgia.
Oh…/ Ya…
Oh ya, pastikan untuk Mengirimiku...
...undangan pernikahan, mengerti?
Dari Hwan Seung-hee
Jadi dia benar-benar mengirimnya!
Itu hanyalah kiasan!
"Ayo minum bir kapan-kapan,"
semua orang mengatakan itu tapi tak ada yang mempedulikannya!
Dia bilang, lebih sopan untuk memberitahumu langsung.
Hancurkan itu! Dia merencanakannya!
Aku sangat mengenalnya!
Woo-yeon, minum air.
‘Jangan datang lagi!’
"Tak ingin melihatmu lagi!" Itu yang dia maksud!
Woo-yeon! Minumlah air terlebih dahulu.
Ini rasanya seperti soju!
Aku takkan pergi!
Kenapa aku harus? Benarkan?
Takkan pernah!
Menangis saja, atau tidurlah!
Takkan nangis! Aku takkan tidur!
Apa yang akan kau lakukan?
Kau mendapat telepon tentang pernikahan Eun-young.
Aku akan pergi, dan memberkatinya!
Bawa seratus orang untuk menaikkan biaya pernikahannya!
Ya!
Ayo!
Pergi ke suatu tempat terpencil!
Tempat terpencil.../ Apa?
Tempat terpencil?
Lebih seperti penculikan, brengsek.
Ini bagus.
Tak ada istri, tak punya anak, tak ada popok kotor,
Ini bagus.
Hei!
Apa kau masih menggunakan 0508 sebagai kode sandimu?
Rekening bank, pintu dan semuanya?
Bukan karena aku tak bisa melupakannya.
Aku terlalu malas.
Ada akun e-mail yang aku gunakan ketika berkencan dengan Hyun-joo.
Tak pernah digunakan sesudah kita putus.
Tapi klien ini terus mengirimiku email ke sana.
Aku melupakannya tapi PGST terus berlanjut.
Pasca gangguan stres traumatik?
Kau sedang bercanda?
Aigoo
Kita putus sesudah aku mendapatkan ini.
Ah otakku sangat stres.
Setiap kali aku pergi untuk menghilangkan tato ini dengan laser,
aku membayangkan membakar dahinya dan mencapnya...
Temui Eun-young lain, uangmu akan hemat.
Dapat satu! Besar!
Tahu siapa Eun-young?
Kerja bagus, aku bangga padamu.
Jika aku bertemu, haruskah aku mendapatkannya lagi?
Punya bir lagi?
Hei! Bir!
Kenapa tak ada yang bersenang-senang?
Kau sangat beruntung, kau mendapatkanku
Waktunya.
Ini semua tentang waktu.
Bro, bangun!
Aku akan pergi ke pesta pernikahan!
Sadarkan pikiranmu!
Aku bahkan tak punya jas!
Aku akan membelikanmu jas!/ Jas gratis!
Baik, siap-siap!
Bagaimana dengan sepatu?/ Aku akan membelinya!
Ajeossi!
Perahu!
Ajeossi!
Perahu!
Berhenti!
Ajeossi!
Tolong! Dia tenggelam!/ Ajeossi! Bantu kami!
Mempelai, luruskan punggungmu.
Pinggangku terasa mati rasa.
Satu dua tiga!
Selamat siang.
Kau ditempat yang terisolasi?
Apa katamu?
Aku tak tahu apa yang akan kau katakan, tapi lakukanlah sesudah pernikahan.
Dia akan menikah, tak boleh begitu!
Baik, aku akan di tengah.
Kanan./ Kiri.
Lakukan dengan baik.
Terima kasih, kupercayakan pada kalian.
Oke, Let's Go./ Baik.
Sudah 100 hari?/ Sangat cepat.
Sudah kau lihat?
Sangat menggemaskan!/ Aku ingin melihat fotonya.
Ingin lihat?/ Tunjukkan padaku bayinya.
Sebentar.
Apa kau pengiring pengantin?/ Benar.
MC ingin mendiskusikan sesuatu denganmu.
Aku?/ Ya.
Kenapa?/ Kau akan tahu.
Rambut pengantin pria Semuanya berantakan.
Dia sangat gemuk.
Terima kasih./ Selamat, sampai jumpa di dalam.
Sampai jumpa lagi.
Kemana semua orang pergi? Apa dia pergi ke kamar kecil?
Ini sangat sulit...
Tunggu sebentar!
Kau tak boleh masuk sekarang.
Tapi kita adalah teman Seung-hee.
Dia kesalahan dalam gaun pengantinya.
Apa dia gagal diet?
Mungkin saja itu hamil!
Mohon maaf!
Gaunnya cantik.
Bukan pengantinnya?
Kau datang.
Aku bilang padamu untuk mengirim undangan.
Aku ingin mengatakan sesuatu juga.
Hwan Seung-hee.
Aku benar-benar menyesali banyak hal.
Karena menyakitimu.
Karena mengatakan aku menyesal bertemu denganmu.
Itu justru sebaliknya.
Aku benar-benar bahagia akhir-akhir ini.
Mengajar juga sangat menyenangkan.
Itu semua berkatmu.
Aku mendapatkan mimpi baru karenamu.
Berkuliah, dan bertemu teman baik.
Menjadi guru.
Kau mengubahku menjadi diriku saat ini.
Aku menyia-nyiakan hidupku, tapi kau membuatku menjadi seorang manusia.
Terima kasih sudah mampir dalam hidupku, Seung-hee.
Berbahagialah.
Berbahagialah selalu.
Ketika aku…
mengunjungimu di sekolah, aku ingin mengatakan sesuatu.
Setiap kali aku kesepian, kehilangan arah dalam hidup,
melupakan mimpiku, atau ketika aku tersesat,
kau selalu di sisiku.
Hwang Woo-yeon!
Terima kasih banyak.
Mempelai, masuk!
Tolong sambut dia dengan tepuk tangan meriah!
Cantik sekali!/ Cantik!
Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana-nim... [FB : fb.me/lord.minho.69 || IG : banana_nim]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.